26.7 C
Jakarta
Selasa, Februari 17, 2026
Beranda blog Halaman 84

Peringati Isra Mikraj di Pandeglang, Wagub Banten Tekankan Pentingnya Salat

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. tingkat Kabupaten Pandeglang, Kamis (15/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menekankan pentingnya menjaga ibadah salat sebagai inti dan pesan utama dari peristiwa Isra Mikraj.

Dalam sambutannya, Dimyati mengingatkan seluruh masyarakat Provinsi Banten, khususnya warga Kabupaten Pandeglang, agar senantiasa melaksanakan salat dalam kondisi apa pun

“Salat merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan walau dalam keadaan uzur,” tegas Dimyati.

Wagub menjelaskan bahwa salat memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan perintah langsung dari Allah Swt. yang diterima Nabi Muhammad saw. saat peristiwa Isra Mikraj. Menurutnya, dibandingkan dengan ibadah lain, salat relatif mudah dan tidak membutuhkan biaya besar, berbeda dengan ibadah haji yang memerlukan kesiapan fisik dan biaya yang cukup besar.

“Untuk itu, saya berpesan jangan tinggalkan salat. Ibadah ini adalah tiang agama yang harus tetap ditegakkan,” tambahnya

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyatakan bahwa peringatan Isra Mikraj menjadi momentum introspeksi dan perbaikan diri untuk mendukung terwujudnya Pandeglang yang religius.

“Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, kepedulian sosial, serta ukhuwah islamiah sebagai fondasi membangun masyarakat yang berakhlakulkarimah,” ujar Dewi.

Selain tablig akbar, acara juga diisi aksi sosial berupa santunan anak yatim serta bantuan pemberdayaan ekonomi berupa sepuluh paket peralatan ternak ayam petelur bagi santripreneur.

“Kami menyalurkan bantuan peralatan berternak ayam petelur sebanyak sepuluh paket kepada santripreneur. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan membangun keadilan ekonomi,” tuturnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Pandeglang, para ulama, santri, serta masyarakat setempat. Tausiah keagamaan disampaikan oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. Wawan Wahyudin.(WartainBanten)

Berbagai Kasih Bersama Mitra MBG Kecamatan Kesu’, Rudini Sasar Warga Kurang Mampu

0

TORAJA UTARA – Mitra MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang juga Pemilik dapur SPPG di Lembang Rinding Batu Kecamatan Kesu’, hari ini berbagi kasih dan berkat ke warga kurang mampu, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini saat dikonfirmasi langsung di sela-sela menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian sosial, Rudini menjelaskan jika kegiatan tersebut secara sukarela dan mandiri dalam berbagi berkat.

“Iya, ini bentuk kepedulian sosial secara mandiri yang didukung penuh oleh relawan SPPG Rinding Batu Kecamatan Kesu’. Dimana berbagi berkat ini didasarkan pada hati nurani yang penuh kesadaran bahwa keberadaan MBG di tengah masyarakat perlu disyukuri melalui bentuk peduli kasih kepada sesama yang membutuhkan uluran tangan,” jelas Rudini.

Jadi sebagai mahluk sosial yang menjalankan program MBG ini di tengah masyarakat, kita tidak tutup mata untuk saudara kita yang butuhkan uluran kasih. Setidaknya bisa berbuat yang mungkin tidak seberapa, tambahnya.

Selaku pemilik dapur SPPG yang bermitra dengan BGN dalam program MBG, Rudini juga menyebutkan kalau berbagi kasih ini sebenarnya mau dilakukan di bulan Desember pada masa perayaan sukacita Natal tapi padatnya kegiatan hingga belum sempat dilakukan.

Selain itu kata Rudini yang akrab disapa papa Angga, bahwa bantuan uluran kasih ini jangan dilihat dari nilainya namun ketulusan hati untuk bisa merasakan serta meringankan sedikit warga yang membutuhkan uluran kasih.

“Mungkin uluran kasih ini tidaklah seberapa tapi ketulusan hati bisa berbagi berkat walaupun sedikit untuk meringankan sedikit kepada sesama yang membutuhkan uluran tangan,” sebutnya.

Rudini juga mengatakan kalau berbagi kasih ini jika Tuhan menghendaki dan diberikan kesehatan selalu maka itu akan dilaksanakan sekali seminggu kepada 2 warga.

“Ini direncanakan tapi ini hanyalah rencana kita sebagai manusia biasa dan jika Tuhan menghendaki akan dijalankan setiap seminggu sekali kepada 2 Rumah Tangga yang sementara ada 12 KK di Rinding Batu sebagai tahap awal,” pungkas Rudini.

Dan secara khusus untuk keluarga Mama Anto’ di Lembang Rinding Batu, yang sudah dikunjungi hari ini karena dekat dari dapur maka secara pribadi sebagai pemilik SPPG akan memberikan setiap harinya makanan siap saji.

Untuk diketahui jika paket berbagi kasih yang disalurkan oleh Rudini, yakni 4 sak beras 5 Kg, Telur 2 rak, Indomie 2 Dos, Minyak Goreng 2 Liter, 1 Bungkus Gula 1 Kg dan 2 Paket Lauk Siap Saji.

Kerugian Banjir dan Longsor di Rembang Capai Rp 2 Miliar

0

Warta.in || Jateng Rembang || Bencana selalu menimbulkan dampak yang merugikan, baik korban jiwa maupun ekonomi. Begitu pula halnya bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada tanggal 8-14 Januari 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang Sri Jarwati mengungkapkan dampak tanah longsor dan banjir di wilayah Kabupaten Rembang menimbulkan kerugian dan kerusakan bangunan rumah, fasilitas umum serta ekonomi masyarakat diperkirakan sekitar Rp 2 Miliar yang meliputi bidang pendidikan, pertanian, pekerjaan umum, perikanan, kesehatan.

Sri Jarwati mengatakan secara umum penanganan darurat berjalan dengan cukup baik melalui koordinasi lintas sektor terkait berjalan dengan baik. Masa tanggap darurat hingga 8-14 Januari 2026. BPBD terus bergerak dalam penanganan darurat,” terang Sri Jarwati kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (15/1/2026)

Untuk meningkatkan ekonomi lokal masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir, mengingat selama bencana masyarakat tidak dapat bekerja sehingga tidak memiliki penghasilan maka pemerintah memberikan bantuan sembako, pakaian, terpal dll.

Menurutnya, BPBD memberikan bantuan kepada 23 Desa yang rumah yang terdampak langsung banjir dan longsor. Total kerugian per tanggal 14 Januari 2026, sebesar Rp 2 miliar. Selain itu BPBD dan pemerintah desa yang terdampak mengadakan kegiatan, antara lain kerja bakti lingkungan dan permukiman, perbaikan darurat sarana prasarana lingkungan, dan sebagainya.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah yang terkena banjir sudah aktif kembali, tetapi beberapa anak yang rumahnya terdampak belum kembali bersekolah.

Bantuan dan partisipasi dari Stick holderhingga pemerintah daerah saat ini cukup besar dan terus berdatangan. Beberapa objek fasilitas umum telah selesai dibersihkan. BPBD tidak akan meninggalkan pemerintah desa ketika terjadi darurat bencana. Saat ini, secara umum kondisi masyarakat sebagian masih mengungsi di rumah saudaranya.

Sri Jarwati menambahkan BPBD Kabupaten Rembang terus mengingatkan warga di daerah perbukitan dan bantaran sungai tentang pentingnya evakuasi mandiri. Masyarakat dihimbau untuk mengenali karakteristik dan potensi kebencanaan di wilayah masing-masing. “Sehingga saat terjadi peristiwa, mereka dapat melakukan evakuasi mandiri dan meminimalisir dampak kerugian dan jatuhnya korban jiwa,” pungkasnya.

Sri Jarwati berujar Kendala ditimbulkan untuk penanganan bencana belum bisa dilakukan dikarenakan cuaca yang sangat ekstrim, maka kita menunggu cuaca normal kembali baru ada penanganan dari dinas teknis.

Berdasarkan data BPBD, Rabu (14/1/2026), akibat banjir dan longsor BPBD merekap kerusakan yang ditimbulkan cukup luas meliputi 23 Desa di 10 kecamatan yang berada di Kabupaten Rembang.

( wik )

Revitalisai SDN Wringin Agung 04 Jember Munculkan Harapan Baru Bagi KS Beserta Dewan Guru

0

Warta.in, Jember – 15/01/2026 Gedung, Atap serta ruangan kelas yang kurang layak di SDN Wringin Agung 04 Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember berubah menjadi seperti layaknya sebuah istana yang indah dan mewah usai laksanakan program revitalisasi.

Sebelumnya, Sekolah yang ada diplosok bagian barat kota jember itu dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
“Awal saya ditugaskan disini mas tahun 2022, Genteng itu sudah tidak beraturan mleyok mleyok, Plavon hampir jatuh dan saat hujan, Bocor dimana mana” kata Siti Qomarul Isriyah Selaku KS SD Negeri wringin agung 04 menjelas.

“Ga lama setelah saya disini, itu kejadian mas, Pagi hari saya dilaporin warga, Bu sekolahnya jatuh, Saya lihat ternyata internet/plavon itu benar2 jatuh untung kejadian itu setelah anak2 pulang sekolah” lanjutnya.

Dengan adanya fakta yang harus dihadapinya, KS menggandeng komite sekolah memikirkan bagaimana cara agar dapat memperbaiki lembaga sekolahnya itu demi kenyamanan dan keselamatan muridnya dalam menempuh pendidikan.

Kondisi sekolah yang kurang layak juga menjadikan hambatan bagi kepala sekolah untuk mencapai target siswa dalam penerimaan murid baru (SPMB).

“SD 4 itu sekolahnya jelek mending sekolah dilainnya saja, Saya sempat mendengar omongan seperti itu mas di masyarakat makanya murid kita kurang, Sampai anak2 ini juga bilang kesaya mau urunan buat nambal tembok yang bolong dalam hati itu saya menangis mas” Tandasnya.

Berbekal doa serta kesabaran, Usaha yang dilakukan KS, Operator dan Komite sekolah dengan pengajuan proposal sejak tahun 2022 akhirnya ditahun 2025 sekolah tersebut mendapat program revitalisasi dari pemerintah.

“Waktu dikabari itu saya sujud syukur bersama dewan guru disini mas alhamdulillah semua usaha terwujudkan” pungkasnya.

Informasi Menu Revit yang didapatkan SD Negeri Wringin Agung 04 meliputi 6 ruang kelas rehab, 1paket toilet, ruang guru beserta ruang perpustakaan juga UKS.

Setelah selesainya program revitalisasi ini KS beserta dewan guru yang ada dilembaga sekolah berharap kepada masyarakat sekitar di SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun ajaran berikutnya berbondong-bondong untuk menyekolahkan putra-putrinya karena sarana dan prasana belajar mengajar sudah sepenuh layak.

“Sekarang masyarakat jangan khawatir anaknya tertimpa reruntuhan atap sekolah kita sudah bagus, Sudah Kokoh pasti aman dan nyaman” Ucap Siti Qomarul Isriyah.

Selain suasana sekolah yang baru Siti Qomarul Isriyah juga berkomitmen akan memberikan bimbingan/pelajarajaran tambahan secara bergantian kepada siswa-siswinya, Hal ini dilakukan agar dapat menjadikan para siswanya nanti lebih unggul dan berprestasi apabila sudah memasuki jenjang berikutnya.

Para dewan guru, Komite beserta Kepala Sekolah juga menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada semua pemerintah terkait atas bantuan revitalisasi yang telah diberikan. Semua pihak lembaga sekolah juga berjanji adanya Sarana, prasana yang sudah baik akan selalu dirawat dan dipelihara dengan baik.

Gubernur Andra Soni Kukuhkan Pengurus PPTI Banten, Perkuat Kolaborasi Eliminasi TBC 2030

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni secara resmi mengukuhkan kepengurusan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Provinsi Banten masa bakti 2024–2029. Pengukuhan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) menuju target nasional tahun 2030.

Pengukuhan dan Rapat Kerja PPTI Provinsi Banten digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Kamis (15/1/2026).

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa amanah yang diemban para pengurus PPTI merupakan tanggung jawab kemanusiaan yang besar. Menurutnya, PPTI berada di garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit menular.

“Tuberkulosis masih menjadi tantangan serius kesehatan masyarakat, tidak saja secara nasional tetapi juga di Provinsi Banten. Oleh karena itu, penanggulangannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan semata, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat,” ujar Andra Soni.

Ia mengingatkan bahwa TBC dapat menyerang siapa saja tanpa memandang status sosial. Namun demikian, penyakit ini dapat disembuhkan apabila ditemukan sejak dini dan diobati secara tepat serta tuntas.

“Ayo kita temukan, kita obati sampai sembuh,” tegasnya

Lebih lanjut, Andra Soni berharap PPTI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait pencegahan, deteksi dini, dan kepatuhan pengobatan TBC.

Terkait kinerja penanganan TBC, Andra Soni mengungkapkan bahwa Provinsi Banten telah menerima penghargaan sebagai provinsi dengan penemuan kasus TBC tertinggi di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan upaya maksimal dalam mendeteksi kasus yang sebelumnya belum terdata sehingga pasien dapat segera ditangani.

“Artinya kita telah bekerja maksimal, tinggal dioptimalkan agar semakin banyak kasus yang ditemukan dan ditindaklanjuti pengobatannya,” imbuhnya.

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk Banten, potensi penularan TBC juga meningkat. Oleh karena itu, Gubernur meminta agar koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat.

“Tidak ada cara lain selain kita bersama-sama menemukan kasus baru TBC dan melakukan pengobatan sampai sembuh. Kita optimistis eliminasi TBC 2030 dapat tercapai melalui gerakan bersama,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PPTI Provinsi Banten dr. Temmasonge Rad’i Pakki menegaskan komitmen seluruh jajarannya untuk memberikan dukungan maksimal terhadap program pemerintah daerah.

“PPTI akan lebih menguatkan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Banten dan seluruh jajaran kabupaten/kota untuk bersama-sama menyukseskan program eliminasi TBC tahun 2030,” katanya.

Ketua Umum PPTI Pusat Ir. Yani Panigorodalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Umum PPTI, Drg. Dyah Erti Mustikawati, menegaskan bahwa TBC masih menjadi masalah kesehatan utama secara global dan nasional serta mendorong pengurus PPTI Banten untuk memperkuat advokasi, komunikasi, dan mobilisasi sosial agar pemahaman masyarakat tentang TBC semakin baik.

“PPTI adalah mitra pemerintah berbasis masyarakat yang hadir dari tingkat pusat hingga desa. Saya ucapkan selamat bekerja, menjadi pengurus PPTI adalah pengabdian untuk memberi manfaat bagi masyarakat luas,” pesannya.

Dalam acara tersebut, Tinawati Andra Soni juga dikukuhkan sebagai Ketua Badan Kehormatan PPTI Provinsi Banten bersama jajaran pengurus lainnya.(WartainBanten)

Kolaborasi Pemprov Banten–Brigif TP 87 Dinilai Strategis Wujudkan Ketahanan Pangan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan jajaran Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 87/Salakanagara dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan mewujudkan ketahanan pangan nasional di wilayah Banten.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Komandan Brigif TP 87/Salakanagara, Kolonel Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata, di Marshalling Area Kompleks Pergudangan Permata, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Rabu (14/1/2026) malam.

Menurut Andra, keberadaan Brigif TP 87 di Provinsi Banten menjadi energi dan motivasi baru bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan, khususnya di sektor ketahanan pangan. Ia meyakini keterlibatan aktif prajurit Brigif akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang kuat dan berkelanjutan.

“Keberadaan Brigif di Provinsi Banten ini menjadi motivasi dan energi baru bagi kami dalam melaksanakan pembangunan. Saya yakin dengan keterlibatan teman-teman dari Brigif, proses pembangunan dan ketahanan pangan di daerah akan semakin cepat terwujud secara kuat,” ujar Andra.

Andra juga menilai Brigif TP 87 memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah. Semangat juang tinggi para prajurit yang dikolaborasikan dengan program pemerintah diyakini mampu memberikan manfaat dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banten.

“Jadi sekarang pasukan saya bertambah banyak. Kesempatan ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni turut mengutip pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait makna pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, pesan tersebut sejalan dengan tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya rasa, dengan posisi kita semua saat ini, kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Banten secara luas,” tambahnya.

Danbrigif TP 87/Salakanagara Kolonel Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata menyatakan kesiapan penuh jajarannya mendukung program pembangunan daerah dan nasional sesuai arahan Gubernur Banten.

“Kami semua di sini, dengan segenap tumpah darah, siap membantu menyukseskan program pembangunan yang telah direncanakan, termasuk menyukseskan program pembangunan nasional,” ujar Henra di hadapan ratusan prajurit.

Brigif TP 87 telah melakukan koordinasi untuk menyelaraskan program dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam tiga bulan ke depan, dengan salah satu aksi nyata berupa pelaksanaan panen raya jagung.

Dalam waktu dekat juga kita akan melakukan panen raya jagung yang sudah ditanam oleh masing-masing satuan,” pungkasnya.anaan panen raya jagung.

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 878/Galuh Pakuan Letkol Infanteri Allaen Rahardian, Danyonif TP 840/Golok Sakti Letkol Infanteri Brama Fathayasa, Danyonif TP 841/Sulangkar Letkol Infanteri Sandra Setiyawan, Danyonif TP 842/Badak Sakti Letkol Infanteri Mulya Adi Dharma, serta ratusan prajurit Brigif TP 87/Salakanagara.(WartainBanten)

Suryana,SE.Lantik 5 Pengurus Sekolah Lansia Setia Bugar Kecamatan Ciparay,diikuti 37 Murid Lansia

0

Ciparay, Warta In.
Suryana, SE. Sekcam Ciparay, mewakili Camat Ciparay, Kamis, 15 Januari 2026, melantik 5 Pengurus Sekolah Lansia Setia Bugar Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung Jawa Barat, sekaligus dilaksanakan pembelajaran pertama, terhadap 37 murid Lansia.
Sekolah Lansia, memberi semangat kepada Lansia untuk menuntut ilmu, jelas Suryana.
12 % Lansia, harus berdaya, sehat, dan berhak bahagia, jela Bidan Farida Aryani, Am.Keb. Kepala DALDUK PK. Dengan Lansia mengikuti kegiatan Sekolah Lansia, akan memupuk kebersamaan dan membuat lansia tidak pikun, karena mereka terus aktif, tambah Bidan Farida.
Sementara Ketua IRL Kabupaten Bandung, Drs. H. Bambang B. M.Si. di usia Lansia, kita harus tetap aktif dan mandiri, tidak merepotkan keluarga, jelasnya Bambang.
Pembelajaran pertama sekolah Lansia Setia Bugar, mengenal proses penuaan di bawakan Eni Hayati, MM.Sementara untuk Tepung Lansia oleh Bu Edi.
Acara dihadiri, Forkopincam Ciparay, Kepala UPT DALDUK PK Bidan Farida Aryani, Am. Keb.Pengurus IRL Putri Tresna , SKM,MKM. Ketua LLI Kabupaten Bandung Drs. H. Bambang B. M.Si. Ketua LLI Kecamatan Ciparay, Ketua MUI, Kepala Puskesmas DTP Ciparay, Pakutandang, Sumbersari, Pengawas Disdik, TKSK, Pendamping, Ketua Forum Pos KB Kecamatan dan Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati SM 5 yang sedang melaksanakan PKL di Kecamatan Ciparay. Warta In. Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Proyek Jalan Rawak Molor Hingga Januari 2026, Kinerja PUPR Provinsi Kalbar Dipertanyakan

0

SEKADAU, WARTA IN – Proyek rekonstruksi ruas Jalan Rawak-Nanga Taman Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau, hingga kini belum juga rampung meski masa kontrak telah berakhir. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terhadap kinerja pelaksana proyek dan pengawasan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (15/01/25).

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 4.942.952.000,00 yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2025 tersebut dikerjakan oleh Cv. Sarana Indo Putra Berdasarkan kontrak, pekerjaan seharusnya selesai pada Desember 2025, namun hingga Januari 2026 pekerjaan belum  rampung.

Pantauan tim di lokasi proyek pada Rabu (14/01/2026) alat exapator, mesin molen, semen masih di lokasi di lokasi proyek, Fakta ini mengindikasikan adanya keterlambatan penyelesaian pekerjaan dari jadwal yang telah tetapkan.

“Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang telah diubah dengan Perpres Nomor 12 Tahun 2021, setiap keterlambatan pekerjaan proyek pemerintah dikenakan denda sebesar 1/1.000 (satu per seribu) dari nilai kontrak per hari keterlambatan. Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah sanksi tersebut telah diterapkan.

Saat di komfirmasi melalui whatsapp kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat tidak di respon.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kota Pontianak maupun pihak pelaksana proyek terkait alasan keterlambatan tersebut.

Publik kini menanti sikap tegas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan aparat penegak hukum untuk mengusut keterlambatan proyek ini sekaligus membuka secara terang-benderang proses lelang yang diduga bermasalah. Sebab, proyek yang dibiayai uang rakyat semestinya dikerjakan tepat waktu, berkualitas, dan bebas dari praktik korupsi.

Sumber: Tim Investigasi

2 Kelas Ditempatkan Dalam 1 Ruangan, Toilet Memprihatinkan Kini Menjadi Masa Lalu Berkat Program Revitalisasi

0

Warta.in, Jember – Bantuan Pemerintah yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025, SD Negeri Wringin Agung 02, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember kini terlepas dari masa kelamnya melalui dukungan rehabilitasi sarana-prasarana sekolah yaitu program revitalisasi.

Kepala SD Negeri Wringin Agung 02, Eni Khusniyah menjelaskan bahwa sebenarnya disekolahnya ruang kelas sudah mencukupi namun karena ada beberapa ruang dengan kondisi yang memprihatinkan maka ada beberapa kelas yang di jadikan satu diruang aula yang hanya di skat ala kadarnya begitu dengan ruang guru dijadikan satu dengan ruang perpustakaan yang ada disekolah.

“Ruang kelas lama itu kondisi mengkhawatirkan mas maka saya ambil inisiatif saya tempatkan di aula, aula itu juga berfungsi sebagai musholla untuk digunakan jadi saya kasih pembatas ala kadar wong kita tidak ada biaya mas buat memperbaiki ruang kelas lama” Ungkap Eni dengan nada haru.

Eni juga menjelaskan bahwa toilet yang ada disekolahnya tidak dapat dipergunakan dengan baik karena terkesan tertutup dan kecil sehingga khawatir apabila ada salah satu siswa yang akan memakai toilet tersebut.

” Saya juga takut mas kalo anak2 ketoilet, takut terjadi apa pas ditoilet karena tidak kelihatan dan lepas dari perhatian kami” Lanjut eni.

Namun kini semua itu sudah menjadi masa lalu bagi SD Negeri Wringin Agung 02, Masa masa kelam yang mereka rasakan telah terlewati dengan adanya program revitalisasi yang diberikan oleh pemerintah pusat yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

Bantuan ini mencakup perbaikan sarana prasarana dengan mekanisme swakelola yang melibatkan sekolah dan masyarakat melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), dengan pemantauan oleh Kemendikdasmen, dan berfokus pada menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

” Saya bersama para guru disini tidak menyangka mas waktu itu dapat kabar kita mendapatkan revit disekolah saya sangat senang sekali tidak bisa diungkapkan mas doa saya dan para guru sudah terjawab” pungkas eni dengan raut wajah yang sumringah.

Adapun menu yang didapatkan dari revitalisasi ini meliputi 3menu yaitu rehab 3 ruang kelas lama, 1 paket toilet, 1 ruang guru/administrasi.

 

Kini semua bangunan yang ada di SD Negeri Wringin Agung 02 kembali berfungsi dengan semestinya dan pembangunan ini diharapkan mampu mengangkat kualitas sekolah, memperkuat semangat belajar para siswa, serta meningkatkan kenyamanan guru dalam menjalankan tugasnya yaitu mencetak putra-putri daerah yang membawa kemajuan bagi bangsa khususnya Kabupaten Jember.

” Saya mewakili semua dewan guru serta para wali murid disini mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo, Satuan pendidikan juga Gus Bupati sebagai fasilitator yang memberikan bantuan ini” Tandas Eni.

Dua Kelas Ditempatkan Dalam Satu Ruangan Toilet Memprihatinkan Kini Menjadi Masa Lalu Berkat Program Revitalisasi

0

Warta.in, Jember – Bantuan Pemerintah yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025, SD Negeri 02 Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember kini terlepas dari masa kelamnya melalui dukungan rehabilitasi sarana-prasarana sekolah yaitu program revitalisasi.

Kepala SD Negeri Wringin Agung 02, Eni Khusniyah menjelaskan bahwa sebenarnya disekolahnya ruang kelas sudah mencukupi namun karena ada beberapa ruang dengan kondisi yang memprihatinkan maka ada beberapa kelas yang di jadikan satu diruang aula yang hanya di skat ala kadarnya begitu dengan ruang guru dijadikan satu dengan ruang perpustakaan yang ada disekolah.

“Ruang kelas lama itu kondisi mengkhawatirkan mas maka saya ambil inisiatif saya tempatkan di aula, aula itu juga berfungsi sebagai musholla untuk digunakan jadi saya kasih pembatas ala kadar wong kita tidak ada biaya mas buat memperbaiki ruang kelas lama” Ungkap Eni dengan nada haru.

Eni juga menjelaskan bahwa toilet yang ada disekolahnya tidak dapat dipergunakan dengan baik karena terkesan tertutup dan kecil sehingga khawatir apabila ada salah satu siswa yang akan memakai toilet tersebut.

” Saya juga takut mas kalo anak2 ketoilet, takut terjadi apa pas ditoilet karena tidak kelihatan dan lepas dari perhatian kami” Lanjut eni.

Namun kini semua itu sudah menjadi masa lalu bagi SD Negeri Wringin Agung 02, Masa masa kelam yang mereka rasakan telah terlewati dengan adanya program revitalisasi yang diberikan oleh pemerintah pusat yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

Bantuan ini mencakup perbaikan sarana prasarana dengan mekanisme swakelola yang melibatkan sekolah dan masyarakat melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), dengan pemantauan oleh Kemendikdasmen, dan berfokus pada menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

” Saya bersama para guru disini tidak menyangka mas waktu itu dapat kabar kita mendapatkan revit disekolah saya sangat senang sekali tidak bisa diungkapkan mas doa saya dan para guru sudah terjawab” pungkas eni dengan raut wajah yang sumringah.

Adapun menu yang didapatkan dari revitalisasi ini meliputi 3menu yaitu rehab 3 ruang kelas lama, 1 paket toilet, 1 ruang guru/administrasi.

Kini semua bangunan yang ada di SD Negeri Wringin Agung 02 kembali berfungsi dengan semestinya dan pembangunan ini diharapkan mampu mengangkat kualitas sekolah, memperkuat semangat belajar para siswa, serta meningkatkan kenyamanan guru dalam menjalankan tugasnya yaitu mencetak putra-putri daerah yang membawa kemajuan bagi bangsa khususnya Kabupaten Jember.

” Saya mewakili semua dewan guru serta para wali murid disini mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo, Satuan pendidikan juga Gus Bupati sebagai fasilitator yang memberikan bantuan ini” Tandas Eni.