KML Kwarcab Subang di Patokbeusi Resmi Ditutup, Api Unggun Jadi Simbol Semangat Pembina
PATOKBEUSI, SUBANG | Warta In Jabar – Kegiatan Kursus Mahir Lanjutan (KML) yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Subang di wilayah Kwartir Ranting (Kwarran) Patokbeusi resmi ditutup dengan khidmat, Senin malam (06/04/2026). Penutupan ditandai dengan prosesi pencabutan kapak serta upacara api unggun yang sarat makna.
Sebanyak 42 peserta yang merupakan pembina pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Subang telah mengikuti rangkaian kegiatan KML dengan penuh dedikasi. Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi penguatan kapasitas kepembinaan, mulai dari manajemen gugus depan hingga pengembangan metode pembelajaran kepramukaan yang inovatif.
Prosesi penutupan berlangsung simbolis melalui pencabutan kapak yang tertancap pada batang kayu. Ritual ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KML tahun 2026 di Kwarran Patokbeusi.
“Dengan pencabutan kapak ini, sebagai tanda bahwa pelaksanaan KML Kwarcab Subang di Kwarran Patokbeusi dengan jumlah peserta 42 orang dinyatakan selesai,” ujar Prayogi dalam sambutannya.
Suasana semakin khidmat saat malam penutupan dilanjutkan dengan upacara api unggun. Di tengah gelapnya malam, nyala api unggun menjadi simbol semangat, kebersamaan, dan jiwa pengabdian yang terus hidup dalam diri setiap pembina pramuka.
Para peserta tampak membentuk lingkaran besar sambil memegang obor, memberikan penghormatan kepada bendera Pusdiklatcab Giri Aji Satria Bakti. Momen ini menjadi refleksi perjalanan mereka selama mengikuti kursus sekaligus penguat komitmen dalam menjalankan tugas pembinaan ke depan.

Selain itu, dilakukan pula penyematan tanda kelulusan secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan di gugus depan masing-masing, menghadirkan inovasi dalam metode latihan pramuka, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bendera kegiatan dan sesi foto bersama, mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antar pembina pramuka di Kabupaten Subang.




























