26.6 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Memupuk Iman Sejak Dini, Bentuk Siswa Berakhlak Mulia, Giat Pondok Ramadhan SMP Negeri 1 Wuluhan

Warta.in, Jember – Senin, 09/03/2026 Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, tahun ini menjadi tahun penuh berkah bagi SMPN 1 Wuluhan. Selain pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka, bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan pastinya banyak agenda kegiatan.

Salah satunya adalah Pondok Ramadhan atau pesantren kilat yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para siswa dan siswi untuk belajar serta menyalurkan kreativitas mereka dalam suasana yang penuh berkah, sekaligus untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah.

“Ini sebagai upaya kita memberikan satu bentuk penguatan nilai-nilai pemahaman keagamaan dari kegiatan ini kita berikan materi sekaligus praktek,” ujar Siti Koimah, S.PdI selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Bulan Ramadhan ini tentu dapat berdampak positif bagi seluruh siswa sekaligus sarana mencapai peningkatan keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan moment untuk mengajarkan akhlak yang mulia.

“Dari pagi kita sudah memulai kegiatan ini dengan melaksanakan Shalat Dhuha berjama’ah untuk putra, sedangkan untuk putri membacakan Al-Qur’an yaitu Juzz Amma secara bersamaan,” pungkas Siti Koimah.

Guru bidang studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 Wuluhan menambahkan bahwa melalui kegiatan ini ditekankan kepada para siswa untuk benar-benar memahami hal yang sangat erat hubungannya dengan iman yaitu kebersihan atau kesucian diri maka materi dan praktik utama yang dikhususkan adalah Thaharah, lalu dilanjutkan dengan praktik shalat.

“Kegiatan ini kami lakukan selama 6 hari secara bergantian, materi pertama yang kita berikan yaitu terkait dengan berwudhu yang benar serta mandi besar, untuk wuduh itu kami nilai dan dipraktikkan langsung oleh tiap siswa di materi kedua yaitu shalat,” kata M Ikhwan Muttaqin, S.PdI yang juga guru agama (PAI).

Ket foto : Praktik wudhu yang dilakukan oleh siswa-siswi dan dinilai oleh Dewan Guru.

Selama kegiatan Pondok Ramadhan di sekolah para siswa mengikuti arahan belajar ilmu agama sejak pagi dengan baik mulai shalat dhuha, puasa, tadarus Al-Quran dan nantinya akan dilanjutkan dengan giat luar sekolah yaitu distribusi pembagian Zakat Fitrah.

“Nanti kita juga akan bagikan juga Zakat Fitah kepada masyarakat sekitar ataupun kepada siswa yang kurang mampu akan kita data, kita berikan,” lanjut ikhwan.

Moderasi beragama juga diterapkan kepada siswa di SMPN 1 Wuluhan karena terdapat 2 siswa yang berbeda agama diantara mereka, toleransi diajarkan agar rasa saling menghormati antar umat beragama tumbuh kepada para siswa.

“Ada 2 siswa kami yang Non Muslim kami tawarkan jika ingin ikut serta hadir tidak apa-apa namun mereka memilih belajar dirumah, Namun untuk kegitan lain di Hari Besar seperti isra miraj itu mereka ikut, jika yang lain kami wajibkan membawa nasi box dari rumah, untuk mereka ini tidak, namun saat pembagian makanan mereka juga kita berikan untuk makan bersama,” ungkap ikhwan dan koimah.

Tentunya dalam kegiatan ini terdapat aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, tiga aspek yang diberikan menjadi satu kesatuan dalam rangka pengkayaan keimanan serta akhlak bagi para siswa SMPN 1 Wluhan.

Pondok Ramadhan SMPN 1 Wuluhan juga akan terus diupayakan untuk menjadi agenda tahunan yang digelar, karena akan memberi dampak positif bagi seluruh siswa

Sementara itu, kegiatan Pondok Ramadhan SMPN 1 Wuluhan, yang telah berlangsung selama ini mendapat respons positif dari para siswa. Mereka dapat menimbah ilmu agama dan membentuk karakter yang baik di dalam diri mereka serta mengasah kreativitasnya serta menambah
pengetahuan pada nilai-nilai keagamaan.

Ilham wahyudi S. Pd. M. Pd selaku Humas di SMPN 1 Wuluhan berikan apresiasi kepada para dewan guru, dengan adanya kegiatan seperti ini, selain memberikan efek positif, melalui kegiatan ini para siswa juga diajarkan untuk berbagi, memberikan Zakat Fitrah dengan turun langsung kepada masyarakat serta merasakan keadaan, yang dirasakan oleh para fakir miskin juga anak yatim piatu yang tinggal diyayasan.

“Siswa bisa membayangkan seandainya mereka seperti itu, pasti ini akan memberikan dampak dan wawasan yang luas kepada mereka sebagai generasi penerus bangsa nanti, hal ini juga sejalan dengan Bupati yang reka jejaknya adalah sebagai seorang santri, selain dibidang prestasi, akhlak mulia juga harus di junjung tinggi,” tandas Ilham Wahyudi.

Ilham Wahyudi juga menambahkan bahwa berjalannya kegiatan ini adalah tidak lain berkat peran serta juga dukungan penuh dari Kepala Sekolah Agus Yudiarto, S.Pd.M.SI. yang menjadikan tingkat kualitas pendidikan di SMPN 1 Wuluhan terus berkembang.

Berita Terkait