Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Pro ASN 2026, Pemprov NTB Bangun Peta Talenta Birokrasi

Pro ASN 2026, Pemprov NTB Bangun Peta Talenta Birokrasi

Warta.in
Mataram,NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai memetakan potensi dan kompetensi aparatur sipil negara melalui Program Profiling ASN (Pro ASN) Tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta untuk memastikan setiap ASN dapat dikembangkan dan ditempatkan sesuai kompetensi, potensi, serta kebutuhan organisasi.

Kegiatan Pro ASN Tahun 2026 dilaksanakan di UPSCPKP ASN BKN Mataram, Kamis (27/8/2026), dan dibuka oleh Kepala UPSCPKP ASN BKN Mataram, Waisul Qorni, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M.Si.

Pelaksanaan Pro ASN mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling Aparatur Sipil Negara dalam rangka percepatan penerapan manajemen talenta instansi pemerintah.

Melalui profiling, pemerintah memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi, kompetensi, karakteristik, dan profil ASN secara objektif dan terukur. Data tersebut selanjutnya menjadi salah satu dasar penting dalam pengembangan kompetensi, perencanaan karier, penempatan pegawai, hingga pengisian jabatan berdasarkan prinsip sistem merit.

Bagi Pemprov NTB, Pro ASN menjadi bagian penting dari langkah membangun manajemen talenta yang efektif dan berkelanjutan. Pemetaan berbasis data diharapkan mampu mengidentifikasi talenta ASN secara lebih tepat sehingga pengembangan karier dan penempatan pegawai tidak semata-mata bertumpu pada aspek administratif, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas dan potensi setiap individu.

Pelaksanaan profiling ini juga sejalan dengan komitmen Pemprov NTB dalam memperkuat kualitas birokrasi dan menyiapkan aparatur yang profesional, adaptif, serta mampu menjawab tuntutan perubahan.

“Melalui pemetaan yang objektif, kita ingin memastikan setiap ASN memiliki ruang untuk berkembang dan dapat memberikan kontribusi terbaik sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi,” demikian semangat yang dibangun Pemprov NTB dalam penerapan manajemen talenta.

Data hasil Pro ASN akan menjadi salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya aparatur. Pemerintah daerah diharapkan dapat memperoleh peta talenta yang lebih akurat untuk memperkuat pengembangan kompetensi, mobilitas dan penempatan pegawai, serta menyiapkan kader-kader kepemimpinan birokrasi di masa depan.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Asta Cita serta visi pembangunan daerah. Ketersediaan ASN yang kompeten dan ditempatkan secara tepat diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pro ASN 2026 pada akhirnya bukan sekadar kegiatan pemetaan aparatur. Dari proses inilah Pemprov NTB sedang membangun fondasi birokrasi yang lebih berbasis merit dan data: menemukan talenta, mengembangkan kapasitas, serta menempatkan aparatur terbaik pada ruang pengabdian yang paling tepat untuk mewujudkan NTB Makmur Mendunia.(sr/dkisntb)

Berita Terkait