Proyek Jalan Desa Padamulya Mangkrak Rp149 Juta, Inspektorat Subang Siap Lakukan Pemeriksaan
Subang | Warta In Jabar — Proyek pembangunan jalan hotmix di Jln Makam Babakan Bandung, Desa Padamulya, Kecamatan Cipunagara, yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp149.000.000, hingga kini tak kunjung dikerjakan. Padahal, anggaran telah dicairkan sejak tahun lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sejak pencairan awal, pekerjaan baru sebatas penurunan material koral untuk lantai dasar. Setelah itu, kegiatan pembangunan tidak berlanjut hingga akhir 2025.

Seorang tokoh masyarakat Desa Padamulya menilai kondisi ini mencurigakan dan berpotensi menimbulkan persoalan laporan pertanggungjawaban (SPJ).
“Sejak awal hanya ada koral yang diturunkan. Pekerjaannya tidak berjalan sampai sekarang. Kalau SPJ sudah dibuat, sangat mungkin itu SPJ fiktif,” ujarnya.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Padamulya, Ade Supriatna, tidak berhasil. Nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif saat dihubungi.
Pendamping Dana Desa Desa Padamulya, Agus, membenarkan adanya keterlambatan penyelesaian pekerjaan tersebut. Ia mengaku sudah berkali-kali memberikan peringatan kepada pemerintah desa.
“Sudah beberapa kali saya ingatkan agar pekerjaan itu diselesaikan. Tapi hingga sekarang belum juga ada progres. Saya tidak punya kewenangan lebih, tugas saya hanya mengingatkan,” jelasnya.
Saat ditemui di kantornya pada Kamis (11/12/05), pejabat Inspektorat Subang Deden menyampaikan bahwa titik pembangunan tersebut belum termasuk dalam daftar audit tahun sebelumnya karena mekanisme pemeriksaan menggunakan random sampling.
Namun, Deden menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Betul, titik itu belum kami audit karena sistemnya random. Tetapi dengan adanya informasi seperti ini, kami akan menurunkan tim ke lapangan. Hasil pemeriksaannya nanti akan kami sampaikan setelah staf kami kembali dari lokasi,” ujarnya.
Langkah Inspektorat ini menjadi sinyal penting bahwa dugaan mangkraknya proyek Dana Desa Padamulya akan masuk dalam pemeriksaan resmi.
Masyarakat Desa Padamulya meminta pemerintah desa membuka secara transparan penggunaan Dana Desa 2024, terutama:
rincian penggunaan anggaran Rp149 juta,
alasan proyek tidak dikerjakan hingga melewati tahun anggaran,
serta kejelasan SPJ kegiatan yang telah disampaikan desa.
Warga juga berharap Camat Cipunagara, Dinas PMD Subang, Inspektorat, bahkan aparat penegak hukum dapat turun tangan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Padamulya, Ade Supriatna, masih belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi.
**RD**






























