30.9 C
Jakarta
Selasa, April 7, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Tuntut Transparansi CSR & Tenaga Kerja, Koalisi Masyarakat Lematang Gelar Aksi Damai di Pertamina Field Adera

SUMATERA SELATAN, Kabupaten PALI– Banyaknya massa yang tergabung dalam Aliansi Koalisi Masyarakat Lematang (KML) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan gerbang operasional PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Adera, Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (07/04/2026).

Aksi ini dipicu oleh keresahan warga terkait minimnya keterbukaan informasi mengenai penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta mekanisme rekrutmen tenaga kerja yang dinilai belum memprioritaskan putra daerah.

Poin-Poin Tuntutan Utama, Transparansi CSR, Koalisi Masyarakat Lematang (KML) mendesak manajemen PT Pertamina Field Adera untuk memaparkan secara publik realisasi anggaran dan program CSR tahun berjalan agar tepat sasaran bagi pembangunan desa di ring satu.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Massa meminta perusahaan memberikan kuota khusus dan transparansi dalam proses rekrutmen, sehingga warga lokal Kecamatan Abab tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

Keterlibatan Pengusaha Lokal, Menuntut pemberdayaan vendor atau pengusaha lokal dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan.

Koordinator Aksi Koalisi Masyarakat Lematang (KML) Abu Rizal’ menyatakan bahwa aksi ini merupakan langkah terakhir setelah jalur komunikasi sebelumnya dianggap tidak membuahkan hasil yang konkret bagi kesejahteraan masyarakat Lematang.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa kehadiran Pertamina di wilayah kami membawa manfaat nyata, bukan sekadar polusi atau kebisingan.

Kami butuh transparansi soal CSR dan jaminan bahwa anak-anak kami bisa bekerja di sini,” tegas salah satu perwakilan KML dalam orasinya.

Aksi yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan tertib di bawah pengawalan ketat personil Polres PALI dan TNI. Hingga berita ini diturunkan, perwakilan massa sedang melakukan mediasi dengan pihak manajemen PT Pertamina Field Adera untuk mencari titik temu atas tuntutan yang disampaikan.

Pihak keamanan menghimbau massa untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak melakukan tindakan anarkis selama proses negosiasi berlangsung.

 

(M.R)

Berita Terkait