Tangerang Selatan | 21 Desember 2025 | Wartain Banten: Kenyamanan lingkungan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang produktivitas karyawan, khususnya pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut terungkap dalam mini riset yang dilakukan oleh Alfiana Zahwa Husnia, Desmita Mutiara Andani, Muhammad Rifki Fauzi, Ubaidillah. mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang di UMKM Waroeng Kangen.
Mini riset ini mengkaji bagaimana kondisi lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan dalam menjalankan aktivitas operasional sehari-hari. Mini riset yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan karyawan serta pengelola usaha, dan dokumentasi yang berkaitan dengan aktivitas kerja di lokasi mini riset.
Hasil mini riset menunjukkan bahwa kondisi lingkungan kerja fisik di UMKM Waroeng Kangen masih menghadapi sejumlah kendala. Suhu udara yang cenderung panas, sirkulasi udara yang kurang optimal, serta kebersihan lingkungan sekitar menjadi faktor yang mengurangi kenyamanan kerja karyawan. Selain itu, lokasi usaha yang berada di area basement turut memengaruhi kualitas udara dan suasana kerja, sehingga berdampak pada stamina karyawan dan kenyamanan pelanggan.
Aktivitas usaha lain di sekitar lokasi, seperti proses pengolahan makanan yang menimbulkan aroma menyengat, juga dinilai mengganggu suasana kerja. Kondisi tersebut membuat pelanggan tidak berlama-lama berada di lokasi, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap intensitas kerja karyawan dan potensi pendapatan usaha.
Selain aspek fisik, mini riset ini juga menyoroti lingkungan kerja nonfisik. Ditemukan adanya ketidakteraturan penerapan jam kerja, terutama bagi karyawan paruh waktu, serta belum adanya sistem lembur yang jelas. Situasi ini memunculkan perasaan kurang adil di kalangan karyawan dan berpotensi menurunkan motivasi kerja. Meski demikian, penerapan jam kerja bagi karyawan tetap telah menyesuaikan dengan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.
Para karyawan menyampaikan bahwa perbaikan fasilitas kerja, kejelasan aturan, serta komunikasi yang lebih terstruktur antara pimpinan dan karyawan sangat diperlukan untuk menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman dan produktif. Lingkungan kerja yang tertata dengan baik dinilai mampu meningkatkan semangat kerja serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Berdasarkan temuan mini riset tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembenahan lingkungan kerja, baik dari sisi fisik maupun nonfisik, merupakan langkah strategis bagi UMKM dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hasil mini riset ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaku UMKM agar lebih memperhatikan aspek lingkungan kerja sebagai bagian dari upaya pengembangan usaha. (Wartain Banten)
Penulis: Ubaidillah ( Mahasiswa Universitas Pamulang)



















