29.3 C
Jakarta
Minggu, Maret 8, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Sekda Banten Deden Apriandhi Buka Konsolidasi Mitra Kerja, Dorong Optimalisasi MBG 3B Tahun 2026

Wartain Banten | Pemerintahan | 08 Maret 2026  — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Banten membuka Konsolidasi Mitra Kerja Penguatan Program Prioritas MBG 3B Provinsi Banten Tahun 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (4/3/2026).

Dalam sambutannya, Deden menekankan pentingnya konsolidasi lintas sektor untuk menyamakan persepsi dan memperkuat program MBG 3B, yang menjadi program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B).

“Melalui konsolidasi yang solid dan kolaboratif, program MBG 3B diharapkan dapat lebih cepat diterima masyarakat dan diimplementasikan secara optimal. Program ini tidak bersifat jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Deden.

Kegiatan ini dihadiri Plt Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Wahyuniati, Plt Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten Yuda Ganda Putra, perangkat daerah kabupaten/kota, TNI, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Deden menjelaskan bahwa MBG 3B bukan sekadar pemberian makanan, melainkan bagian dari strategi pembangunan manusia yang komprehensif. Berdasarkan data 2025, terdapat 38.534 ibu hamil, 14.114 ibu pascasalin, dan 60.768 balita non-PAUD. Sementara itu, dari 1.081 SPPG yang terbentuk, baru 258 unit yang melayani MBG 3B, sehingga perlu penambahan dan optimalisasi peran SPPG agar cakupan layanan meningkat.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat, serta kejelasan mekanisme dan sasaran program sebagai kunci keberhasilan implementasi MBG 3B di daerah.

“Pemprov Banten bersama Kemendukbangga/BKKBN dan seluruh mitra akan melakukan akselerasi melalui penguatan konsolidasi dan kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.

Plt Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Wahyuniati, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi, terutama dalam pendistribusian dan edukasi oleh pendamping keluarga.

Program MBG 3B akan disalurkan langsung ke keluarga sasaran melalui distribusi harian, disertai edukasi rutin setiap bulan mengenai perilaku hidup sehat dan pola asuh anak di bawah lima tahun. Ibu hamil didorong rutin memeriksakan kesehatan, sementara ibu menyusui mendapat edukasi tentang pentingnya ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum