Wartain Banten | Pemerintahan | 20 April 2026 — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Bumi sebagai momentum refleksi sekaligus gerakan bersama dalam menjaga lingkungan hidup. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan peringatan Hari Bumi yang digelar di Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara), Jl. Parung Panjang Desa Cirarab, Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang. Sabtu (18/4/2026).
Tinawati menegaskan, bumi yang ditempati, udara yang dihirup, dan air yang digunakan merupakan titipan yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan secara individu, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.
“Dimulai dari hal-hal kecil di keluarga, dari ibu rumah tangga hingga anak-anak,” ucapnya.
Ia menekankan, peran keluarga menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran menjaga lingkungan. Menurutnya, kebiasaan baik dapat ditanamkan sejak dini melalui peran ibu rumah tangga hingga anak-anak di lingkungan keluarga.
“Bisa dengan membangun kesadaran untuk memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Tinawati juga menilai peran perempuan, khususnya kader PKK, sangat strategis dalam membentuk pola hidup ramah lingkungan. Dari tangan ibu yang peduli lingkungan, kata dia, akan lahir generasi yang lebih bertanggung jawab dan mencintai alam.
Dalam kesempatan itu, Tinawati turut mengapresiasi inisiatif Pusbatara dalam menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus menjadi gerakan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan alam sekitar,” katanya.
Sementara itu, Humas Yayasan Pusbatara, Suwandy Tasmadi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Banten bersama jajaran, termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang dan anggota dari Kecamatan Legok.
Menurutnya, pada peringatan Hari Bumi tahun ini, Pusbatara berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan menggelar berbagai kegiatan, seperti talkshow serta pelatihan pembuatan eco enzyme bagi anggota TP PKK.
“Pada Peringatan Hari Bumi tahun ini, Pusbatara berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan kegiatan talkshow, dan pelatihan pembuatan eco enzyme bagi anggota TP PKK,” katanya.
Ia menjelaskan, Pusbatara dirancang sebagai pusat kegiatan yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pengembangan budaya positif dari berbagai daerah di Nusantara.
“Di sini adalah tempat berkumpulnya semua kegiatan-kegiatan yang bersifat tentang lingkungan, tentang budaya kasih alam, kemudian juga tentang budaya-budaya yang positif dari setiap daerah. Jadi nanti tempat ini kenapa disebut pusat budaya karena menjadi pusat budaya alam Nusantara. Jadi nanti budaya-budaya yang ada di Nusantara akan dijadikan satu di tempat ini,” terangnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peringatan Hari Bumi juga diisi dengan pelatihan pembuatan eco enzyme yang dipandu oleh Relawan Eco Enzyme Nusantara Cabang Jabodebek.(WartainBanten)































