JAKARTA ( Warta.In ) — Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) terus memperkuat langkah transformasi digital di lingkungan Gerakan Pramuka. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Pusdatin Kwartir Daerah se-Indonesia guna mematangkan persiapan peluncuran program AyoPramuka Activity Award 2026.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pusdatin Kwarnas, Ria Yusnita, yang menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun sistem digital kepramukaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Waka Humas Kak Hendra Utama menyampaikan amanah kepada Kak Selamet untung mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, AyoPramuka Activity Award 2026 tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga instrumen utama dalam mendorong pencatatan aktivitas kepramukaan secara sistematis melalui platform digital.
“Melalui program ini, kita ingin menghadirkan basis data aktivitas Pramuka yang terintegrasi. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program yang lebih terarah,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital Gerakan Pramuka dengan mendorong keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi. Dengan meningkatnya aktivitas dalam platform AyoPramuka, citra Gerakan Pramuka diyakini akan semakin modern, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kapusdatin kwarnas menyampaikan Sebagai bagian dari implementasi program, Kwarnas menargetkan sebanyak 25 persen Gugusdepan (Gudep) di tingkat nasional dapat terdaftar dalam platform tersebut. Setiap Gudep juga diharapkan memiliki sedikitnya 32 akun anggota yang aktif, sehingga aktivitas kepramukaan dapat terdokumentasi secara optimal, mulai dari pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), hingga berbagai kegiatan lainnya.
AyoPramuka Activity Award 2026 dirancang untuk melibatkan seluruh elemen Gerakan Pramuka, mulai dari Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting, andalan dan badan kelengkapan, Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), para Pembina, hingga seluruh anggota Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.
Peluncuran resmi program ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, pukul 13.30 WIB. Momen tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong pengelolaan aktivitas kepramukaan yang lebih modern, terukur, dan saling terhubung secara digital.
Dengan langkah ini, Gerakan Pramuka Indonesia semakin menegaskan komitmennya dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat perannya dalam membina generasi muda di era digital.(su16)





























