27.3 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Wagub Banten Dimyati Dorong Perusahaan Bentuk UPZ, Permudah Pengelolaan Zakat Karyawan

Wartain Banten | Pemerintahan | 18 April 2029 – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong setiap perusahaan yang beroperasi di Provinsi Banten untuk membentuk Unit Pengelola Zakat (UPZ) yang dilegalkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Langkah tersebut dinilai dapat mempermudah dan mempercepat proses pembayaran zakat bagi karyawan maupun jajaran pimpinan perusahaan.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri acara Halal Bihalal di kantor PT Chosen Mitra Abadi (CMA) bersama BAZNAS Provinsi Banten di Desa Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, pembentukan UPZ di setiap perusahaan, khususnya pabrik, akan berdampak signifikan terhadap peningkatan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dengan demikian, penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan juga dapat dilakukan lebih luas dan masif.
“Maka dari itu, BAZNAS harus gerak cepat ini. Membentuk UPZ-UPZ di setiap pabrik atau perusahaan, sehingga keberadaan mereka menjadi legal dan tidak ada indikasi pungutan liar,” jelasnya.
Ia menjelaskan, dalam teknis pengelolaannya, dana ZIS yang terkumpul dapat dibagi dua. Sebagian dapat dikelola oleh perusahaan sesuai peruntukannya, sementara sisanya disalurkan melalui BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota.
“Sehingga bisa maslahat bagi semua,” ujarnya
Di hadapan ratusan karyawan PT CMA dan para tamu undangan, Dimyati juga menegaskan pentingnya menyalurkan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang ditunjuk oleh negara. Menurutnya, BAZNAS memiliki data penerima yang akurat dan program penyaluran yang jelas.
“BAZNAS sudah mempunyai datanya by name by adress. Termasuk untuk jenis penyalurannya seperti rumah tidak layak huni, bantuan pendidikan, kesehatan, operasi katarak serta kegiatan sosial lainnya,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan PT Chosen Mitra Abadi, Hosin, menyampaikan bahwa pihaknya telah lama menjalin sinergi dengan BAZNAS. Ia berharap kerja sama tersebut terus diperkuat, terutama dengan rencana pembentukan UPZ di lingkungan perusahaan.
“Kedepan mungkin dari BAZNAS atau UPZ kalau sudah terbentuk nanti, bisa mengadakan kegiatan pengajian setiap awal bulan bagi seluruh pimpinan dan karyawan perusahaan,” katanya..
Hosin menjelaskan bahwa perusahaannya memproduksi alas kaki bermerek Bacorocco, hasil akuisisi dari perusahaan Italia sejak 14 tahun lalu. Produk tersebut kini telah diekspor ke 21 negara dan bekerja sama dengan berbagai institusi seperti TNI dan Polri.
Ia berharap produk asal Banten ini semakin dikenal secara global, terutama dengan dukungan teknologi kesehatan PCT.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum