Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi atas prestasi gemilang yang diraih siswa SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) Pandeglang dalam ajang Youth International Science Fair 2026. Tim Intelecta berhasil meraih medali emas dan mengharumkan nama daerah di kancah global.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di Provinsi Banten mampu bersaing di tingkat internasional.
“Siswa CMBBS ini patut diacungkan jempol. Mereka mampu menunjukkan bahwa pelajar Banten memiliki daya saing tinggi dan mampu berprestasi di kancah internasional,” ujar Dimyati saat berada di Istana Sari Galuh, Kota Cilegon, Minggu (12/4/2026).
Ajang Youth International Science Fair 2026 merupakan kompetisi sains yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian inovatif di bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga pada 6 hingga 9 April 2026, dan diikuti oleh 520 tim dari 16 negara.
Negara peserta antara lain Thailand, Hong Kong, India, Amerika Serikat, Vietnam, Mesir, Turkiye, Korea Selatan, Islandia, Singapura, Rusia, Brasil, China, Filipina, serta Uni Emirat Arab (UEA). Ketatnya persaingan menjadikan capaian Tim Intelecta semakin membanggakan.
Tim Intelecta terdiri dari enam siswa, yakni Rayno Fathir Qurniawan, Rakha Arkana Hanania, Rafi Rahmat Dihatjo, Virgia Kamaluna Nusrullah, Zahra Putri Nursya’bani, dan Neyla Ghina Husnaini. Mereka unggul melalui penelitian di bidang energi terbarukan dengan memanfaatkan limbah minyak goreng (minyak jelantah) yang dikombinasikan dengan minyak atsiri kencur.
Riset tersebut menawarkan inovasi pengembangan biodiesel yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi solusi alternatif dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Dengan pendekatan berbasis standar internasional, penelitian ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam mendukung ketahanan energi berkelanjutan.
Menurut Dimyati, prestasi ini tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa potensi sumber daya lokal dapat diolah menjadi inovasi bernilai global. Pemprov Banten, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendidikan.
“Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan infrastruktur pendidikan, baik sarana maupun prasarana, agar kualitas pendidikan semakin merata dan kompetitif,” katanya.
Selain itu, Pemprov Banten juga mendorong perluasan akses pendidikan melalui program sekolah gratis, termasuk bagi sekolah swasta. Ia berharap capaian siswa SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.(WartainBanten)































