Antisipasi Pencurian Hewan Ternak Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H Aipda Nanang Sumantri S.H. Galakan Patroli PEDDAL Kamtibmas
LAMONGAN//Warta.in – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, situasi keamanan hewan ternak menjadi perhatian serius jajaran Polsek Kembangbahu Polres Lamongan. Harga kambing dan sapi yang mulai merangkak naik membuat hewan ternak menjadi “primadona” bukan hanya bagi pembeli kurban, namun juga berpotensi mengundang aksi para pelaku pencurian.
Menyikapi hal tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti AIPDA NANANG SUMANTRI, S.H. atau yang akrab dikenal masyarakat dengan julukan “Wonge Negoro” turun langsung ke lapangan melaksanakan kegiatan PEDDAL KAMTIBMAS DDS SOBO KAMPUNG pada Senin malam, (11/05/2026 )
Kegiatan yang dilaksanakan di kandang ternak milik Bayu, Dusun Tanggungan, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan tersebut berlangsung penuh keakraban dan nuansa humanis. Sosok Mas Bhabin Wonge Negoro memang dikenal dekat dengan masyarakat. Dengan gaya santai namun penuh kepedulian, beliau menyambangi kandang-kandang ternak warga yang berada di area persawahan dan jauh dari pemukiman penduduk. Tidak sekadar datang memberikan imbauan, beliau juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan peternak, hingga memberikan solusi sederhana namun bermanfaat untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Nanang Sumantri, S.H. mengingatkan warga agar tidak lengah menjaga hewan ternaknya, terutama pada malam hari. Menurutnya, menjelang Idul Adha permintaan kambing dan sapi meningkat sehingga potensi tindak pencurian juga ikut meningkat. Ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat pintu kandang, memasang penerangan yang cukup, rutin melakukan pengecekan malam hari serta mengaktifkan kembali ronda malam. Dengan gaya khasnya yang humoris, Mas Bhabin juga menyampaikan pesan yang membuat warga tersenyum namun penuh makna, “Sekarang kambing harganya mahal, jadi yang muter malam bukan cuma panitia kurban, maling pun kadang ikut survei lokasi. Jangan sampai paginya yang tersisa cuma tali tambang dan kenangan.”
Tidak berhenti pada edukasi dan sosialisasi, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keamanan masyarakat, Mas Bhabin Wonge Negoro juga memberikan sarana kontak berupa lampu penerangan untuk dipasang di sekitar kandang ternak warga. Bantuan lampu tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena sangat membantu penerangan kandang yang sebelumnya minim cahaya. Dengan adanya penerangan tersebut diharapkan area kandang tidak lagi gelap gulita sehingga dapat meminimalisir kesempatan pelaku kejahatan melakukan aksinya. “Kalau kandang terang, kambing bisa tidur nyenyak, pemilik ternak juga tidak was-was bangun pagi sambil hitung kambing pakai perasaan,” canda beliau yang langsung disambut tawa warga.
Kehadiran AIPDA Nanang Sumantri, S.H. di tengah masyarakat kembali menunjukkan bahwa sosok Bhabinkamtibmas bukan hanya hadir saat ada masalah, namun benar-benar menjadi sahabat dan pelindung masyarakat. Dengan slogan “Hadir, Berbuat dan Bermanfaat bagi Masyarakat”, kegiatan PEDDAL KAMTIBMAS menjadi bentuk nyata Polri hadir di tengah warga untuk menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan emosional dengan masyarakat desa.
Warga Dusun Tanggungan pun mengaku senang dan merasa lebih aman dengan adanya patroli dialogis tersebut. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan karena selain memberikan rasa aman, masyarakat juga merasa diperhatikan dan tidak sendirian dalam menjaga lingkungan. Sosok Mas Bhabin Wonge Negoro dinilai sebagai polisi yang sederhana, dekat dengan rakyat dan selalu siap membantu kapan pun dibutuhkan.
Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.(roy)































