Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Teras Udayana, Polisi Lakukan Evakuasi
Warta.in
Mataram, NTB – Warga dikejutkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Taman Teras Udayana, Mataram, Rabu pagi (19/08/2026).
Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., didampingi Kanit Reskrim Polsek Ampenan Ipda Komang Gede Puja Artana, S.H., bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Kanit Reskrim Polsek Ampenan Ipda Komang Gede Puja Artana mengatakan, informasi penemuan mayat pertama kali diterima dari warga melalui Call Center 110. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram sebelum melakukan pemeriksaan di lokasi.
“Begitu kami mendapat informasi tersebut, Polsek Ampenan langsung menuju TKP setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram,” ungkap Ipda Komang.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas di lokasi, pria tersebut diduga sebelumnya beristirahat di kawasan Taman Teras Udayana karena mengalami kelelahan setelah melakukan aktivitas.
Dalam kondisi tersebut, korban diduga terjatuh di area trotoar tempatnya beristirahat. Petugas menemukan adanya luka pada bagian mata sebelah kanan yang diduga akibat benturan saat terjatuh.
Korban kemudian ditemukan dalam posisi miring menghadap ke arah barat. Namun, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian pria tersebut.
“Korban diduga meninggal akibat kelelahan. Saat ditemukan, terlihat sedikit darah di bagian mata kanan yang diduga akibat terjatuh sebelum korban beristirahat dalam posisi miring menghadap ke arah barat,” jelas Ipda Komang.
Untuk memastikan penyebab kematian sekaligus kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban dievakuasi ke RSUP NTB untuk dilakukan pemeriksaan forensik.
Hingga proses evakuasi dilakukan, identitas korban belum diketahui. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan forensik untuk mendapatkan kepastian terkait penyebab kematian serta identitas korban.
“Korban masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui lebih jelas penyebab kematiannya. Identitas korban juga belum ada. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan forensik,” pungkasnya.(sr/hpm)































