33.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 28, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Bersama Warga, Polsek Merbau Evakuasi Bocah yang Tenggelam di Sungai Melibur

MERBAU – Pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Melibur, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan pencarian sejak Rabu sore, korban bernama Muhammad Herdiansyah (5) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre SH MH, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang usai pergi memancing di sekitar area pelabuhan dekat rumah neneknya di Jalan Nelayan, Desa Mayang Sari.

Peristiwa itu bermula pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat mendatangi rumah neneknya, Ayang, yang berada di kawasan pelabuhan. Saat itu, bocah tersebut berniat memancing seperti biasanya.

Namun, sang nenek sempat melarang dan menyembunyikan alat pancing milik korban agar ia tidak pergi ke tepian sungai. Sebelum meninggalkan rumah, Herdiansyah sempat meminta minum dan memperlihatkan umpan berupa siput yang telah ia cari sendiri.

“Korban kemudian pergi dari rumah neneknya dan sejak saat itu tidak lagi terlihat,” ujar AKP Jimmy Andre, Kamis (28/5/2026).

Dari keterangan saksi, korban diduga tetap pergi memancing dengan menggunakan kayu lain sebagai alat pengganti pancing. Karena hingga malam hari korban tidak kunjung pulang, keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir ia terlihat.

Upaya pencarian melibatkan sekitar 10 personel kepolisian dan lebih dari 100 warga setempat. Pencarian dilakukan menyusuri area pelabuhan hingga perairan Sungai Melibur.

Korban akhirnya ditemukan pada Kamis siang oleh seorang warga bernama Basri Andriki yang turut membantu pencarian. Saat itu, Basri menggunakan akar rotan berduri untuk menyisir dasar perairan di sekitar pesisir pelabuhan.

Ketika alat tersebut ditarik, ia merasakan beban cukup berat dari dalam air. Tak lama kemudian terlihat pakaian berwarna kuning yang dikenali sebagai pakaian terakhir yang dikenakan korban.

“Setelah memastikan itu korban, warga langsung membantu proses evakuasi jenazah ke atas pelabuhan,” jelas Kapolsek.

Jenazah kemudian diperiksa oleh pihak medis dari UPT Puskesmas Teluk Belitung. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menduga korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Melibur saat berada di area pelabuhan. Dugaan itu diperkuat dari fakta bahwa korban tidak bisa berenang dan ditemukan tidak jauh dari lokasi terakhir ia terlihat.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memilih untuk tidak dilakukan autopsi lebih lanjut. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti

Berita Terkait