Beranda blog

APER Subang Siapkan Istighosah Akbar, Ajak Masyarakat Doakan Pemimpin dan Kemajuan Indonesia

0

Warta.in,Subang – Aliansi Penggerak Ekonomi Rakyat (APER) Kabupaten Subang akan menggelar kegiatan Istighosah Akbar dan Doa Bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mendukung kepemimpinan nasional serta keberhasilan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Agenda keagamaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026, di halaman Masjid Agung Al-Musabaqoh Subang. Kegiatan diperkirakan dihadiri ribuan peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM, pedagang, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum.

Rangkaian doa bersama akan dipimpin oleh KH. Arif Rustandi, H. Amirudin, dan Ustaz Kholil. Dalam kegiatan itu, para jamaah akan memanjatkan doa agar para pemimpin bangsa senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah demi terwujudnya Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Ketua APER Kabupaten Subang, Haris Rismawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan nasional, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral dari pelaku ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, para pelaku UMKM dan pedagang kecil memiliki harapan besar terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak pada penguatan ekonomi rakyat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami percaya pembangunan ekonomi yang berpihak kepada rakyat akan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha kecil. Karena itu, kami mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional,” ujar Haris.

Ia menambahkan, dukungan terhadap pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas ekonomi, tetapi juga melalui pendekatan spiritual dengan memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

“Melalui istighosah dan doa bersama ini, kami berharap para pemimpin bangsa senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengambil setiap kebijakan demi kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

APER Subang menilai keberhasilan pembangunan memerlukan sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Selain menjadi momentum ibadah bersama, kegiatan ini juga akan menjadi wadah berkumpulnya komunitas UMKM, pedagang, tokoh agama, dan masyarakat yang memiliki komitmen untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Dengan target ribuan peserta, APER Subang berharap pelaksanaan Istighosah Akbar dapat berlangsung dengan khidmat sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan kerja keras, tetapi juga melalui doa serta dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, APER Subang kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, mempererat solidaritas sosial, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.

Menuju 8 Dekade Polri, Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Tekan Tiga Poin Krusial Reformasi Kepolisian

0

Menuju 8 Dekade Polri, Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Tekan Tiga Poin Krusial Reformasi Kepolisian

Warta.in//PALI, SUMATERA SELATAN – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, mengingatkan bahwa usia delapan dekade harus menjadi momentum evaluasi total bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Politisi senior yang akrab disapa FH ini menegaskan bahwa peringatan tahun ini tidak boleh terjebak dalam seremonial belaka. Menurutnya, tantangan zaman menuntut Polri untuk terus bertransformasi demi menjaga fondasi keamanan daerah dan nasional. “Keamanan adalah prasyarat utama pembangunan. Kita mengapresiasi kerja keras Polda Sumsel dan Polres PALI dalam mengawal pesta demokrasi hingga memberantas kejahatan,” ujar Firdaus dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).

Sebagai Ketua DPW PGK Sumatera Selatan, Firdaus menggarisbawahi bahwa modal terbesar kepolisian adalah kepercayaan publik. Untuk itu, ia mendesak tiga poin penguatan institusi secara berkelanjutan:Respons Cepat tanpa Pamrih: Meningkatkan pelayanan publik yang bersih, cepat, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.

Hukum Tebas Samping, Bukan Tebang Pilih: Menjamin penegakan hukum yang objektif dan berpihak pada kebenaran, Wajah Humanis Korps Bhayangkara: Mengedepankan empati agar Polri tidak ditakuti, melainkan dicintai sebagai pelindung warga.

Sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, DPRD PALI berkomitmen penuh untuk terus bersinergi mendukung langkah transformatif kepolisian.”Di era keterbukaan informasi, masyarakat butuh Polri yang solutif atas dinamika sosial di lapangan. Sinergi ini adalah kunci mewujudkan PALI yang aman dan sejahtera,” tutupnya.

(Muhamad Randi)

Pemkab Muba Apresiasi Polres Gelar Doa Lintas Agama, Perkuat Keamanan Daerah

0

 

Warta.in Sekayu, Muba- Stabilitas keamanan daerah berawal dari persatuan dan kerukunan masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Polres Muba menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Selasa (30/06/2026) di Aula Alex Noerdin Polres Muba.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Muba H M. Toha Tohet SH diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Dr. Drs. Iskandar Syahrianto, MH., Ketua BAZNAS Muba H Muhammad Jaya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Dr. Iskandar Syahrianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Muba atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Doa bersama lintas agama ini menjadi strategi memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan mempererat sinergi antara pemerintah, Polri, tokoh agama, serta masyarakat. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan senantiasa mendapat kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui doa bersama dapat terus menjadi modal dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Muba yang terus aman, damai, dan harmonis.

Sementara, Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan sebagai fondasi utama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga memerlukan dukungan serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui doa bersama lintas agama ini, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pungkas.(Albert team)

Peduli Kemanusiaan Bhabinkamtibmas dampingi Pemeriksaan Kesehatan Rutin Warga

0

Peduli Kemanusiaan Bhabinkamtibmas dampingi Pemeriksaan Kesehatan Rutin Warga

LAMONGAN//Warta.in , 30/06/2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Sarirejo Polres Lamongan mendampingi petugas kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan rutin kepada warga di Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Selasa (30/6).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut merupakan pemeriksaan kesehatan rutin yang dilaksanakan oleh petugas dari UPT Dinas Kesehatan Kecamatan Sarirejo.

Pemeriksaan dilakukan kepada seorang warga lanjut usia berinisial L (71), yang menjalani perawatan akibat penyakit kusta, serta seorang warga berinisial M (47), yang merupakan penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Sarirejo AIPTU Huda turut membantu proses pendampingan guna memastikan pemeriksaan kesehatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta memberikan dukungan kepada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kapolsek Sarirejo IPTU Shokib, S.H melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan bahwa kehadiran anggota Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pelayanan kemanusiaan.

“Kehadiran anggota kepolisian dalam pendampingan pemeriksaan kesehatan ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan kesehatan.” ujarnya.

“Kami akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.” tutupnya.(**)

Talang Akar Zero Stunting 2026: Pemdes dan Lintas Sektor Sepakati Komitmen Anggaran Intervensi 1.000 HPK

0

Warta.in//PALI – Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Akar bersama seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholders) Kecamatan Talang Ubi berkomitmen penuh dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya. Komitmen nyata ini dikukuhkan melalui pelaksanaan Musyawarah Pemangku Kepentingan atau Rembuk Stunting Desa Talang Akar Tahun Anggaran 2026, yang digelar secara partisipatif di balai desa setempat Selasa (30/Juni/2026).

Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh program pencegahan stunting secara konvergen, guna memastikan setiap intervensi menyasar langsung pada sasaran prioritas, khususnya pemenuhan layanan dasar bagi Ibu Hamil dan Anak Usia di bawah dua tahun (Baduta), Sinergi Lintas Sektor Guna Kawal Generasi Emas PALI Rembuk stunting ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Talang Akar SUNARTO beserta seluruh jajaran perangkat desa, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, unsur UPT Puskesmas Kecamatan Talang Ubi, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Turut mengambil peran sentral dalam forum ini adalah para ujung tombak konvergensi stunting di tingkat dusun, yakni Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta para Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Desa Talang Akar. Dalam sambutannya, Kepala Desa Talang Akar SUNARTO menegaskan, bahwa penanggulangan stunting bukan sekadar menjalankan program kerja pemerintah, melainkan sebuah investasi kemanusiaan jangka panjang untuk menyelamatkan generasi masa depan di Bumi Serepat Serasan.

“Persoalan stunting ini adalah tanggung jawab bersama. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Melalui Rembuk Stunting ini, kita menyatukan data, menyamakan persepsi, dan mengunci anggaran desa agar intervensi yang kita lakukan benar-benar berdampak langsung secara fisik pada perbaikan gizi anak-anak kita di Talang Akar,” tegas SUNARTO.

Membedah Data Riil Lapangan dan Kesiapan Anggaran 2026 Agenda utama rembuk stunting diawali dengan pemaparan potret kondisi riil lapangan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Talang Akar. KPM menyajikan analisis tabel instrumen pemantauan layanan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Data ini memetakan secara detail jumlah ibu hamil, status gizi balita, hingga tingkat pemenuhan sanitasi serta akses air bersih di tiap-tiap lingkungan dusun. Berdasarkan hasil pemetaan dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), forum berhasil merumuskan beberapa rekomendasi program prioritas yang akan didanai melalui penguatan alokasi Dana Desa (DD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Talang Akar Tahun Anggaran 2026.

Adapun paket program konvergensi yang disepakati terbagi menjadi dua intervensi utama: Intervensi Spesifik (Sektor Kesehatan): Pengadaan alat ukur tumbuh kembang anak (Antropometri) standar Kemenkes untuk seluruh Posyandu, pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi balita gizi kurang dan ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis), serta pemantauan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri dan calon pengantin.

Intervensi Sensitif (Sektor Non-Kesehatan): Alokasi ketahanan pangan desa melalui pembagian paket bantuan nutrisi keluarga berisiko, peningkatan edukasi pola asuh anak yang melibatkan peran aktif ayah, serta penguatan infrastruktur dasar berupa fasilitasi akses air bersih desa dan pembangunan jamban sehat keluarga, Komitmen Bersama dalam Berita AcaraSebagai bentuk legalitas dan keseriusan, seluruh rangkaian rembuk stunting ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Rembuk Stunting Desa Talang Akar Tahun 2026.

Dokumen ini nantinya akan menjadi dasar wajib (legal standing) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2026, Pihak UPT Puskesmas Kecamatan Talang Ubi mengapresiasi langkah cepat Pemdes Talang Akar. Melalui sinkronisasi data yang akurat dan intervensi yang tepat sasaran, target Pemerintah Kabupaten PALI untuk menekan angka prevalensi stunting menuju Zero Stunting optimis dapat dicapai secara bertahap dan berkelanjutan.

 

(Muhamad Randi)

Public Expose PT Paramita Bangun Sarana Tbk di 2026

0

Warta.in | Jakarta (30 Juni 2026) – PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) menegaskan optimisme terhadap prospek bisnis sepanjang 2026 dalam Public Expose yang digelar di Cendana Meeting Room, Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, Jakarta Barat, Selasa (30/6). Perseroan menyampaikan bahwa kinerja operasional tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Sepanjang kuartal I 2026, PBSA berhasil membukukan pendapatan sebesar *Rp410,57 miliar*, meningkat sekitar *46,8%* dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp279,64 miliar. Pertumbuhan tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas proyek konstruksi yang dikerjakan Perseroan serta keberhasilan dalam menjaga momentum bisnis di berbagai segmen.

Seiring peningkatan pendapatan, laba bruto Perseroan turut naik menjadi *Rp95,05 miliar* dari sebelumnya Rp62,39 miliar, sementara laba usaha meningkat menjadi *Rp81,34 miliar*, menunjukkan efisiensi operasional yang tetap terjaga di tengah ekspansi bisnis.

Meski demikian, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas tercatat sebesar *Rp1,41 miliar*.

Penurunan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun lalu terutama dipengaruhi oleh rugi perubahan nilai wajar investasi yang bersifat non-operasional, sementara kinerja inti usaha konstruksi tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Dari sisi neraca, PBSA mempertahankan fundamental keuangan yang kuat dengan total aset mencapai *Rp1,40 triliun* hingga 31 Maret 2026. Total ekuitas tercatat sebesar *Rp911,52 miliar*, sedangkan total liabilitas berada pada level *Rp492,23 miliar*, mencerminkan struktur permodalan yang sehat untuk mendukung pengembangan usaha ke depan.

Perseroan juga mencatat peningkatan piutang usaha menjadi *Rp269,23 miliar* serta tagihan bruto kepada pemberi kerja sebesar *Rp246,32 miliar*, yang menggambarkan tingginya aktivitas proyek yang sedang berjalan.

Selain itu, nilai persediaan meningkat menjadi *Rp58,66 miliar*, sejalan dengan kebutuhan pelaksanaan proyek konstruksi pada awal tahun.

Dalam aspek pendanaan, PBSA tetap menjaga likuiditas dan disiplin keuangan. Perseroan memiliki investasi jangka pendek sebesar *Rp207,92 miliar* dan kas serta setara kas sebesar *Rp64,43 miliar*, yang menjadi modal penting dalam mendukung kebutuhan operasional maupun ekspansi bisnis.

Selain memaparkan kinerja keuangan, manajemen juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas peluang proyek konstruksi, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan fundamental yang tetap kuat, pertumbuhan pendapatan yang signifikan, serta portofolio proyek yang terus berkembang, PBSA optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2026 sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional yang adaptif dan berdaya saing tinggi.

*REMBUK WARGA TALANG SEPAKAT PERKUAT PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENUNTASAN STUNTING*

0

*REMBUK WARGA TALANG SEPAKAT PERKUAT PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENUNTASAN STUNTING*

“Dukungan Penuh Terhadap Program Pemerintah Pusat Guna Mewujudkan Generasi Berkualitas dan Sejahtera.

MUKOMUKO – Dalam upaya mendukung sepenuhnya kebijakan dan program strategis Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat, sekaligus menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul dan tangguh, Pemerintah Desa Talang Sepakat, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, menyelenggarakan kegiatan Rembuk Warga guna membahas peran serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penuntasan stunting Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 29 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Talang Sepakat.

Acara tersebut dihadiri secara lengkap oleh berbagai unsur penyelenggara pemerintahan dan komponen masyarakat setempat. Kehadiran peserta meliputi Kepala Desa beserta seluruh jajaran perangkat desa, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), petugas Bimbingan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas), serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mewakili unsur keamanan dan ketertiban wilayah. Selain itu, turut hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala kaum, tokoh pemuda yang menjadi penggerak semangat warga, tim tenaga kesehatan dari Puskesmas V Koto, kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), serta perwakilan dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang memiliki peran sentral dalam pendampingan keluarga di tingkat desa.

Sebagai tamu undangan utama, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Bapak Camat V Koto beserta jajaran staf dari lingkungan Pemerintah Kecamatan, yang menandakan perhatian dan dukungan penuh dari jenjang pemerintahan yang lebih tinggi terhadap keberhasilan program yang diselenggarakan di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Talang Sepakat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko maupun Pemerintah Kecamatan V Koto atas dukungan yang diberikan dalam mewujudkan program pencegahan dan penuntasan stunting secara berkelanjutan. Menurutnya, penanganan masalah stunting bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan memerlukan kerja sama yang terpadu dan kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami menyadari bahwa upaya ini harus dilakukan secara terus-menerus dan terencana agar hasilnya dapat dirasakan secara nyata. Tujuan utamanya adalah memastikan generasi penerus di Desa Talang Sepakat tumbuh dan berkembang secara optimal, memiliki kualitas sumber daya manusia yang unggul, sehat jasmani dan rohani, sehingga kelak dapat diandalkan dalam membangun desa dan daerah ini ke arah yang lebih maju,” tegas Kepala Desa.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan rembuk ini menjadi wadah yang sangat strategis untuk menyamakan persepsi, menyampaikan informasi yang benar dan akurat mengenai bahaya serta dampak stunting, serta merumuskan langkah-langkah nyata yang akan dilaksanakan bersama-sama. Melalui pertemuan ini, diharapkan setiap warga memahami pentingnya asupan gizi yang seimbang, pola hidup bersih dan sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi ibu hamil dan balita sebagai langkah awal mencegah terjadinya stunting.

Para peserta yang hadir turut menyampaikan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya program tersebut. Tokoh masyarakat dan tokoh agama menekankan pentingnya peran serta keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam menjaga tumbuh kembang anak, sedangkan tenaga kesehatan memberikan penjelasan mendalam mengenai cara pencegahan yang sederhana namun efektif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya rembuk ini, diharapkan terbentuk sinergi yang kuat antara pemerintah desa, unsur keamanan, tenaga kesehatan, dan seluruh lapisan masyarakat. Semua pihak sepakat bahwa keberhasilan pencegahan dan penuntasan stunting adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan Desa Talang Sepakat, serta turut menyukseskan visi besar pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan memiliki generasi yang berkualitas tinggi.

Hingga kegiatan berakhir, suasana berlangsung dengan penuh kekeluargaan, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, menandakan keseriusan seluruh komponen warga dalam mendukung program strategis ini demi kesejahteraan bersama. (HD)

Public Expose PT Jaya Agra Wattie, Tbk di 2026

0

JAYA AGRA WATTIE (JAWA) TEGASKAN KOMITMEN PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN DI PUBLIC EXPOSE 2026, OPTIMIS PRODUKSI KARET DAN SAWIT MENINGKAT

Warta.in | Jakarta (30 Juni 2026) – PT Jaya Agra Wattie Tbk (BEI: JAWA) menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan perkebunan berkelanjutan, peningkatan produktivitas berbasis teknologi, serta penguatan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Pernyataan strategis ini disampaikan manajemen dalam acara Paparan Publik (Public Expose) Tahun 2026 yang diselenggarakan hari ini, Selasa (30/6/2026), di Orchardz Hotel Industri, Jakarta.

Acara yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Harijadi Soedarjo, bersama Direktur Harli Wijayadi dan Direktur Ryan N., ini dihadiri oleh para investor, pemegang saham, analis pasar modal, serta insan media.

Manajemen memaparkan kinerja operasional Perseroan sepanjang tahun buku 2024, strategi bisnis terkini, serta proyeksi prospek usaha untuk tahun 2025.

Fokus pada Produktivitas dan Keberlanjutan

Direktur Utama Harijadi Soedarjo menekankan bahwa pertumbuhan berkelanjutan merupakan prioritas utama Perseroan.

“Kami optimistis strategi yang dijalankan Perseroan akan mampu memperkuat fundamental bisnis serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang,” ujar Harijadi dalam paparannya.

Untuk mewujudkannya, JAWA terus mengembangkan komoditas unggulan berupa karet dan kelapa sawit dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat.

Perseroan juga menjalankan empat misi utama: menjadi perusahaan terpercaya yang peduli lingkungan, menerapkan manajemen yang sejahtera bagi karyawan, meningkatkan nilai bagi pemegang saham, serta berkontribusi pada pembangunan nasional melalui produk perkebunan berkualitas tinggi.

Sebagai wujud sinergi dan koordinasi, manajemen secara rutin melakukan kunjungan ke unit-unit perkebunan karet, kelapa sawit, kopi, dan teh yang tersebar di Pulau Jawa dan Kalimantan.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat kebersamaan antara Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan.

Proyeksi Produksi 2025: Karet dan Sawit Siap Bertumbuh

Menatap tahun 2025, JAWA menunjukkan optimisme yang didukung oleh kematangan aset perkebunannya. Pada sektor karet, sekitar 68 persen areal telah memasuki fase Tanaman Menghasilkan (TM), sementara sisanya masih dalam tahap Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).

Berkat kondisi tersebut, produksi karet diproyeksikan meningkat sebesar 1,37 persen, dari 16.002 ton pada 2024 menjadi 16.221 ton pada 2025. Saat ini, penjualan karet masih didominasi pasar domestik dengan kontribusi mencapai 80 persen.

Sementara itu, pada komoditas kelapa sawit, tingkat kematangan lahan bahkan lebih tinggi dengan 78 persen areal sudah berstatus TM. Kondisi ini menjadi modal kuat bagi Perseroan untuk terus memacu produksi Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Portofolio Aset yang Diversifikasi dan Solid

Berdasarkan data per 30 Desember 2024, JAWA mengelola aset perkebunan yang signifikan dan terdiversifikasi. Di Pulau Jawa, Perseroan mengelola 7.305 hektare karet, 435 hektare kopi, dan 504 hektare teh, dengan fasilitas pabrik karet remah berkapasitas 10.850 ton/tahun dan pabrik pengolahan kopi 400 ton/tahun.

Di Pulau Kalimantan, portofolio aset jauh lebih masif dengan 17.790 hektare karet, 21.470 hektare kelapa sawit inti, dan 6.512 hektare kebun plasma.

Fasilitas produksi di wilayah ini meliputi pabrik karet remah berkapasitas 19.020 ton/tahun dan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas mencapai 533.000 ton CPO per tahun.

Struktur kepemilikan saham JAWA per akhir 2024 tercatat sangat solid, dengan 92,5 persen saham dimiliki oleh PT Sadaran Agro Investama sebagai pemegang saham pengendali, dan 7,5 persen dimiliki oleh masyarakat publik, dengan total saham beredar sebanyak 16.232.951.842 lembar.

Manajemen mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemegang saham, mitra usaha, pelanggan, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya atas dukungan yang telah diberikan, sehingga Perseroan mampu mempertahankan kinerja positif sepanjang 2024.

Ke depan, JAWA berkomitmen menjaga kesinambungan usaha dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh stakeholders.

#PT Jaya Agra Wattie Tbk

#Media Partners PT Jaya Agra Wattie Tbk

Peringati Hari Bhayangkara Ke -80 Polres Meranti Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi.

0

Kepulauan Meranti – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Selasa (30/6/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Esti Aldi Alfa, jajaran Pejabat Utama Polres, pengurus Bhayangkari, personel Polres, serta perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya Imigrasi Selatpanjang, TNI AL Pos Selatpanjang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Meranti, KSOP Kelas IV Selatpanjang, dan unsur pengamanan perbankan.

Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian Polri melalui aksi kemanusiaan. Setetes darah yang didonorkan hari ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi wujud kepedulian serta semangat kebersamaan dalam membantu sesama,” ujar Kapolres.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh peserta dan instansi yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang terbangun menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Semoga kolaborasi ini terus terjaga dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tambahnya.

Pelaksanaan donor darah diawali dengan proses registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb), kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah oleh tim tenaga kesehatan sesuai standar medis.

Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Kehadiran personel Polri bersama unsur TNI, instansi pemerintah, lembaga vertikal, dan mitra kerja menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan bakti kesehatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta menjadi salah satu bentuk implementasi tema pengabdian Polri kepada masyarakat dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

( Rilis Humas Polres Meranti )

Pemprov NTB Jajaki Kolaborasi Global Bersama Chain of Deeds, Perkuat Lombok Destinasi Wisata Berkualitas

0

Pemprov NTB Jajaki Kolaborasi Global Bersama Chain of Deeds, Perkuat Lombok Destinasi Wisata Berkualitas

Warta.in

Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperluas jejaring internasional dalam upaya memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata berkualitas.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, bersama perwakilan Chain of Deeds, sebuah jejaring internasional yang berfokus pada pengembangan komunitas, kewirausahaan, investasi, dan kolaborasi lintas negara di Mataram, Senin (29/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa arah pembangunan pariwisata NTB tidak berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan semata, melainkan mengedepankan quality tourism atau pariwisata berkualitas yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengorbankan identitas budaya dan nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter Lombok.

“Kita ingin mengembangkan pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar mengejar jumlah wisatawan. Nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat harus tetap menjadi fondasi pembangunan. Lombok harus dikenal sebagai destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata berkualitas sekaligus menjaga jati diri daerah,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyambut baik berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan dalam audiensi tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB terbuka terhadap kolaborasi internasional yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik melalui promosi pariwisata, investasi, maupun pengembangan ekonomi syariah.

Untuk itu, Gubernur meminta agar seluruh gagasan yang dibahas dapat dituangkan dalam sebuah roadmap sebagai dasar pembahasan dan tindak lanjut bersama.

Selain membahas promosi pariwisata, audiensi juga menyoroti peluang penguatan ekosistem ekonomi syariah, kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga keuangan syariah di NTB, serta kebutuhan pengembangan fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) guna mendukung penyelenggaraan agenda berskala internasional di Lombok.

Sementara itu, perwakilan Harun Taylor dan Usman, Perwakilan dari Chain of Deeds menyampaikan bahwa Lombok memiliki daya tarik yang kuat di mata komunitas Muslim internasional. Menurut mereka, tren global menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mencari destinasi dengan lingkungan yang aman, religius, serta menawarkan kualitas hidup yang baik.

Chain of Deeds menilai Lombok memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertemuan komunitas global melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional yang mempertemukan investor, pelaku usaha, filantropis, kreator, hingga komunitas Muslim dari berbagai negara. Melalui jejaring internasional yang dimiliki, mereka menyatakan kesiapan untuk membantu memperkenalkan Lombok kepada mitra-mitra di kawasan Timur Tengah, Eropa, Australia, dan Amerika Utara.

Sebagai langkah awal, Chain of Deeds mengusulkan penyelenggaraan forum atau festival internasional yang dapat menjadi wadah kolaborasi antara komunitas Muslim dunia, investor, dan pelaku usaha. Menurut mereka, kegiatan tersebut tidak hanya akan memperkuat citra Lombok sebagai destinasi wisata halal berkelas dunia, tetapi juga membuka peluang investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas bagi NTB.

Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan strategis antara Pemerintah Provinsi NTB dan Chain of Deeds untuk mendorong promosi Lombok di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai destinasi wisata berkualitas yang mengedepankan nilai, budaya, datnn keberlanjutan. (sr/dkisntb)