26.4 C
Jakarta
Sabtu, Maret 14, 2026
Beranda blog

KILL dan Puan Laskar Pemuda Melayu Bagikan 1.000 Paket Takjil di Bundaran Digulis Pontianak

0

Pontianak,WARTA IN – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Laskar Pemuda Melayu (LPM) Provinsi Kalimantan Barat. Melalui Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) bersama Puan Laskar Pemuda Melayu (LPM), organisasi tersebut menggelar kegiatan sosial dengan membagikan sebanyak 1.000 paket takjil kepada masyarakat di kawasan Bundaran Tugu Digulis, Kota Pontianak, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu simpul lalu lintas strategis di Kota Pontianak tersebut menyasar para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi ini turut dihadiri sejumlah tokoh organisasi masyarakat di Kalimantan Barat, di antaranya Panglima Besar Laskar Pemuda Melayu Provinsi Kalimantan Barat Hadi Firmansyah, Ketua pang lima muda ishak,SH Lintas ormas melayu Mulayadi, (pak mok) Ketua DPP Perempuan Melayu Kalbar Donna,ketua DPD puan melayu wan ilak serta sejumlah pengurus dan tokoh organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan sosial yang bertujuan menumbuhkan kepedulian serta memperkuat solidaritas antar masyarakat, khususnya dalam momentum bulan Ramadan yang identik dengan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ketua Komando Inti Laskar Lapangan (KILL) Apriansyah, yang akrab disapa AAF, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini tidak sekadar membagikan makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat bagi berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat nilai empati dan kebersamaan.

“Ramadan merupakan momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan empati, memperbanyak amal kebaikan, sekaligus mempererat hubungan antar sesama warga,” ujar Apriansyah di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa sasaran utama dari kegiatan tersebut adalah masyarakat yang sedang dalam perjalanan dan belum sempat menyiapkan makanan berbuka puasa.

“Target kami adalah para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka. Dengan adanya pembagian takjil ini, setidaknya mereka dapat langsung berbuka puasa meskipun masih berada di perjalanan,” jelasnya.

Kegiatan sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara yang menerima paket takjil menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh keluarga besar Laskar Pemuda Melayu.

Selain membantu masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah menjelang waktu berbuka, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam memperkuat nilai solidaritas sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum Ramadan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial lainnya yang bertujuan membantu masyarakat dan mempererat hubungan antar elemen masyarakat di Kalimantan Barat.

Sumber : Tim Liputan

Felix P Teja,S.Psi.PenataBencanaAhliPertama Paparkan Manajemen & Siklus Penanggulangan Bencana – Kec. Ciparay

0

Ciparay, Jum’at, 13-3-2026. Warta. In
Anjar Lugiyana,S.Ip.M.Ip. Camat Ciparay Feat Felix P Teja,S.Psi. Penata Bencana Ahli Pertama Road Show Manajemen Dan Siklus Penanggulangan Bencana Di Kecamatan Ciparay.
Sosialisasi Ketahanan Tingkat Kewaspadaan Keluarga Kita Dalam Tanggap Bencana, Papar Anjar Lugiyana, S.Ip. M.Ip. Ciparay.
Potensi Bencana, di Atas Longsor, di Bawah Banjir, ada strategi dalam menghadapi bencana Longsor, Banjir, Setelah dapat Ilmu / Pencerahan, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya resiko korban jiwa karena Bencana Alam. Harapan Anjar.
Kemarau tahun ini, diprediksi panjang, antisipasi Kekeringan,Fentanelik perusahan bisa bantu kirim Tangki Air Bersih, Anjar Tutup Sambutannya.
Kesiapan Keluarga Dalam Menghadapi Bencana Yang Datangnya Tidak Bisa Kita Prediksi, Papar Felix. Dengan pemaparan ini akan melahirkan Keluarga Tangguh Bencana,
Longsong, fenomena alam, sementara Bencana Alam ada masyarakat yang dirugikan. Di Kabupaten Bandung 9 Jenis Bencana,Semua Ada ” Super Market Bencana “, Kecuali Tsunami, Jelas Felix.
Cesar adalah Pergeseran Lempeng Bumi, Sebabkan Gempa Bumi. Sesar Lembang, Terakhir Kejadian Cesar Kertasari, Pungkas Felix.<img src="http://warta.in/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260313_090658-300×300.jpg” alt=”” width=”300″ height=”300″ class=”alignnone size-medium wp-image-165440″ />

Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan 2025-2026 Dra. Hj. Tia Fitriani Anggota DPRD Jawa Barat F. Nasdem

0

Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jum’at, 13 Maret 2026. Warta. In
Dra. Hj. Tua Fitriani, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat F. Nasdem, Di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan 2025-2026.
Kegiatan di Desa Jelegong, di hadiri Porkopincam, Anen Ramdani Kades Jelegong, serta Ibu, Konstituen Dra. Hj. Tia, Serta Wartawan.
Program Unggulan KDM Gubernur Jawa Barat, Meliputi Fisik dan PJU. Minus 6 T. Anggaran Pusat Untuk Jabar,Saran Tia, Warga Berpatisipasi Mendownload Aplikasi SIPD ( Sistem Informasi Pemerintah Daerah ), Untuk Ajukan Anggaran Fisik, PJU, Stunting, Saran Tia Kepada Kepada Anen Ramdani Kades Jelegong beserta Ibu dan Masa Yang Hadir.
Dalam Nasdem, Posisi Sama dan Berhak Untuk Mencalonkan dan Di Calonkan, Nasdem Terus Melakukan Perubahan, Serta Kami Selalu Hadir Untung Menggaungkan Perubahan, Papar Tia menutup Sambutanya, di iringi Teluk Riuh Masa Tia Yang Hadir. Warta. In Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Sekda Banten Apresiasi Kinerja Bank Banten, Ingatkan Peningkatan Layanan dan Digitalisasi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Maret 2026  — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, memberikan apresiasi atas peningkatan kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat manajemen terlena dan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Memang kinerja Bank Banten lambat laun, pelan tapi pasti semakin baik. Kita harus bisa membuktikan bahwa Bank Banten bisa lebih baik dari hari ini,” ungkap Deden saat menghadiri agenda Buka Puasa Bersama dan Aksi Sosial Bulan Suci Ramadan di Graha Bank Banten, Kota Serang, Kamis (12/3/2026).

Deden menilai, perbaikan kinerja Bank Banten patut diapresiasi, namun sebagai bank pembangunan daerah, lembaga ini dituntut terus meningkatkan kualitas layanan agar mampu bersaing di industri perbankan. Ia menekankan pentingnya penguatan layanan berbasis digital, mengingat masyarakat kini semakin banyak menggunakan gadget dan telekomunikasi untuk bertransaksi.

“Identitas perusahaan itu penting agar masyarakat semakin mengenal Bank Banten. Kalau sudah kenal, maka kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh,” ujarnya.

Sekda Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya penguatan identitas korporat Bank Banten untuk membangun kepercayaan publik, serta memastikan fasilitas kantor cabang nyaman dan meyakinkan agar masyarakat lebih percaya menggunakan layanan dan menitipkan aset di bank tersebut.

“Performa kantor juga harus meyakinkan masyarakat agar mereka percaya menitipkan sesuatu yang berharga di Bank Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Banten Hoiruddin Hasibuan menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat seluruh karyawan dalam mendorong kemajuan Bank Banten ke depannya.

“Kegiatan buka bersama ini sebenarnya adalah kebersamaan kita seluruh karyawan. Di samping melaksanakan kegiatan keagamaan, kita berharap dengan adanya kegiatan ini semangat teman-teman dalam mengembangkan Bank Banten semakin besar,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, termasuk dengan memperkuat sistem teknologi informasi melalui kolaborasi bersama Bank Jatim.

“Dengan adanya kerja sama KUB dengan Bank Jatim, peningkatan terhadap IT kita terus didiskusikan agar pelayanan terhadap nasabah bisa semakin baik dan komplain-komplain bisa berkurang,” katanya.

Di lokasi yang sama, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan menjadi komitmen utama manajemen, terutama untuk mencapai target perusahaan pada 2026 dan tahun-tahun mendatang.

“Peningkatan pelayanan sudah menjadi bagian dari komitmen kami. Salah satu strategi pencapaian target tahun 2026 adalah penguatan service excellence dan operational excellence,” ujarnya.

Bank Banten telah membentuk unit kerja khusus untuk menangani informasi nasabah dan penyelesaian keluhan secara cepat dan terintegrasi, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kita sudah membuat unit kerja khusus untuk melayani customer information dan penyelesaian customer complaint, sehingga permasalahan yang muncul bisa segera dicarikan solusi,” jelasnya.

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menjelaskan bahwa bank tengah melakukan rebranding untuk memperkuat identitas korporat agar masyarakat lebih mengenal jati diri Bank Banten dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Melalui proses rebranding ini kita ingin menyajikan kepada masyarakat luas warna dan jati diri Bank Banten, termasuk penguatan identitas perusahaan,” katanya.

Selain itu, Bank Banten menyalurkan bantuan kepada anak yatim di seluruh kantor cabang dan kantor cabang pembantu.(WartainBanten)

Warga Lebak Sambut Antusias Pembangunan Jalan dan Irigasi dari Pemprov Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Maret 2026  — Warga Kabupaten Lebak menyambut antusias pembangunan jalan dan irigasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Antusiasme tersebut terlihat saat Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau dua titik hasil program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dalam rangka Safari Ramadan, Kamis (12/3/2026).

Titik pertama yang dikunjungi adalah ruas Pasir Haur–Cikadu di Desa Malingping Utara. Jalan sepanjang 1.400,8 meter dengan lebar 3 meter ini kini telah dilapisi aspal hotmix dengan anggaran sebesar Rp3,3 miliar. Warga setempat menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jalan yang sebelumnya rusak parah selama belasan tahun.

“Jalannya bagus dan mulus, Pak, seperti pakai skincare,” seloroh Ade Widya (54), warga Desa Malingping Utara, saat menyambut kedatangan Dimyati.

Ia menambahkan, sebelumnya kondisi jalan berlubang dan aspal terkelupas kerap membahayakan pengguna, bahkan pernah menyebabkan kaca mobil pecah akibat lontaran batu.

Wagub Dimyati mengimbau warga untuk turut menjaga ketahanan jalan. Ia menyarankan agar warga tidak membuat polisi tidur sembarangan, tetapi memasang portal untuk membatasi kendaraan bertonase besar.

“Ini untuk mencegah aksi kebut-kebutan sekaligus membatasi kendaraan dengan muatan berlebih agar umur pakai jalannya awet,” ujar Dimyati.

Peninjauan dilanjutkan ke Desa Cikeusik, di mana Pemprov Banten membangun jalan beton sepanjang 1.700 meter dan lebar 3 meter dengan anggaran Rp3,8 miliar.

Warga setempat, Sunarta (45), menyatakan pembangunan ini berdampak positif pada sektor ekonomi, khususnya memperlancar distribusi hasil panen ke pasar.

“Sebelum dibangun, jalan desa sangat susah dilalui. Kalau musim hujan, kami harus pakai sepatu bot,” ungkapnya

Di akhir kunjungannya, Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat merawat infrastruktur yang dibangun. Ia menekankan bahwa program ini menunjukkan kehadiran pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan, serta agar manfaat jalan tersebut dapat dirasakan jangka panjang.(WartainBanten)

Buka Puasa Ramadhan PTBA Bersama Insan Pers Kabupaten Muara Enim, Lahat Sumatra Selatan.

0

Warta In

“Muara Enim.PT BA Tanjung Enim undang insan pres dan porum kabupaten muara enim dan kabupaten Lahat,Sumatra selatan.dalam acara buka puasa bersama.acara tersebut dilaksanakan dimusiyum batubara tanjung enim,kecamatan Lawang kidul kabupaten muara Enim.

12 Maret 2026.

Sugandi Syarif ,Selaku public Relation and Corporate Administration Departemen Gaet PTBA.Mengungkap bahwa,acara ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadhan seperti yang sedang kita laksanakan bersama sama ini.yang dihadiri sejumla organisasi Insan Pers  LSM muara Enim juga dari kabupaten lahat Sumatera Selatan.

Momentum,dibulan suci ramadhan ini menjadikan kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi bersama rekan rekan insan pers muara Enim dan lahat.

Tambahnya,kami berharap  dengan adanya silahturahmi yang sudah terjalin dapat semaki kuat dan dapat ditingkatkan demi kebaikan kita bersama.

Dipenghujung acara dan diakhiri kata kami dari keluargah besar PT Bukit Asam    (Persero)  tbk yang diwakili Sugandi Syarif,mengucapkan terimakasi kepada rekan rekan ormas media LSM muara Enim dan lahat yang tela meluangkan waktu untuk dapat hadir di acara buka puasa bersama.diselingi juga dengan acara photo bersama.

Alhamdulillah selama acara hingga selesai berjalan dengan lancar dan tertib.

(Zulkifli)

 

Bersafari Ramadhan di KSB, Gubernur NTB Pantau Harga Pangan dan Dorong Peningkatan Produksi Hortikultura

0

Bersafari Ramadhan di KSB, Gubernur NTB Pantau Harga Pangan dan Dorong Peningkatan Produksi Hortikultura

Warta.in
Kabupaten Sumbawa Barat, NTB – Deretan lapak pedagang di Pasar Tana Mira, Kabupaten Sumbawa Barat, tampak ramai pada Jumat pagi (13/3). Di tengah aktivitas jual beli yang berlangsung, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah dalam safarai ramadhannya, menyusuri lorong-lorong pasar, berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga dan pasokan bahan pangan.

Satu per satu komoditas ditanyakan. Mulai dari cabai, minyak goreng, beras, gula, hingga kacang-kacangan. Gubernur ingin memastikan kondisi harga kebutuhan pokok tetap terkendali sekaligus memahami dinamika pasokan di tingkat pedagang.

Usai melakukan peninjauan, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal tersebut menyampaikan bahwa sebagian besar komoditas pokok yang berada dalam kewenangan pemerintah saat ini masih berada pada kondisi yang relatif stabil.

“Gula, minyak goreng, kemudian beras juga, relatif harganya bahkan di bawah harga acuan. Sama dengan harga acuan atau di bawah harga acuan. Artinya dengan kemampuan pemerintah melalui BULOG untuk melakukan intervensi pasar itu, harga tetap terjaga,” jelas Gubernur.

Namun, untuk komoditas yang sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar, seperti cabai, fluktuasi harga masih kerap terjadi. Kondisi tersebut, menurut Gubernur, semakin dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu.

Ia menjelaskan bahwa sebagian petani saat ini masih menunda panen cabai sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih stabil. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan pasokan di pasar.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan program penguatan produksi cabai melalui keterlibatan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh NTB. Dengan jumlah lebih dari 200 sekolah, program ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat produksi baru sekaligus menjadikan sekolah sebagai penggerak atau champion komoditas cabai di daerah.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga akan terus mendorong petani di setiap kabupaten dan kota untuk meningkatkan produksi hortikultura. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat pasar. (sr/dkintb)

 

 

Gubernur Banten Apresiasi Atlet SEA Games dan Pomnas 2025, Tekankan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Maret 2026  — Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet asal Provinsi Banten yang berlaga pada ajang SEA Games 2025 di Thailand dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025. Penghargaan ini disampaikan dalam acara silaturahmi di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (12/3/2026).

Andra Soni menegaskan bahwa keberhasilan menembus ajang olahraga bertaraf internasional maupun nasional merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah, terlepas dari perolehan medali. Menurutnya, perjuangan hingga kompetisi tersebut membutuhkan dedikasi dan kerja keras yang tinggi.

“Dapat medali atau tidak, pencapaian hingga ke SEA Games adalah sebuah prestasi yang harus kita apresiasi. Penghargaan kepada atlet berprestasi tidak selalu diukur dari materi, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras mereka,” ujar Gubernur.

Gubernur Andra Soni juga menekankan bahwa prestasi olahraga bersifat dinamis sehingga proses pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia memberi contoh, catatan waktu atlet saat ini bisa menjadi standar biasa dua tahun ke depan jika pembinaan tidak diteruskan

“Kalau hari ini Anda memiliki rekor waktu 10,20 detik untuk lari 100 meter, dua tahun lagi catatan itu bisa menjadi hal yang biasa. Maka, proses pembinaan harus terus berjalan,” tambahnya.

Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi peran Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Banten dalam membina atlet mahasiswa berprestasi dan mendorong mereka terus mengembangkan potensinya.

Sementara itu, Ketua KONI Banten Agus Rasyid menyatakan bangga atas kedisiplinan dan semangat juang para atlet, menegaskan bahwa atlet berprestasi adalah aset berharga bagi Provinsi Banten.

“Dalam dunia olahraga, prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses yang sangat panjang. Para atlet ini adalah aset yang harus terus dirawat menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di NTT–NTB mendatang,” kata Agus.

Ketua Bapomi Banten Agus Sjafari menyatakan bahwa apresiasi dari pemerintah daerah menjadi motivasi besar bagi para atlet.

Saat ini, Bapomi Banten fokus membina atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus atau September 2026.(WartainBanten)

Tiga Terduga Curanmor dan Penadah Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

0

Tiga Terduga Curanmor dan Penadah Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Warta.in
Mataram, NTB – Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataram kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Mataram. Dalam pengungkapan tersebut, tiga pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dan penadahan berhasil diamankan pada Kamis dini hari (13/03/2026) di wilayah Seganteng, Kecamatan Cakranegara.

Ketiga terduga yang diamankan masing-masing berinisial SH, MS, dan BA.
Dua di antaranya, yakni SH dan MS, diduga sebagai pelaku utama pencurian, sementara BA berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan yang masuk ke Polresta Mataram.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban terkait pencurian sepeda motor yang terjadi di rumahnya di wilayah Babakan, Kecamatan Sandubaya.

Motor Hilang Saat Pemilik Salat Tarawih

Peristiwa tersebut terjadi pada 19 Maret 2026. Saat itu korban memarkir sepeda motornya di depan rumah dalam kondisi terkunci stang, kemudian pergi melaksanakan salat tarawih di masjid yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.

Namun ketika korban kembali sekitar pukul 20.00 Wita, sepeda motor yang diparkir sebelumnya sudah tidak berada di tempat. Menyadari kendaraannya hilang, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Mataram.

Terungkap dari CCTV dan Keterangan Saksi

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas para terduga akhirnya berhasil diketahui hingga akhirnya diamankan di wilayah Seganteng.

“Yang kami amankan ada tiga orang, dua di antaranya pelaku utama dan satu orang diduga sebagai penadah. Salah satu pelaku utama, yakni SH, juga merupakan residivis kasus pencurian,” jelas AKP I Made Dharma.

Selain mengamankan para terduga, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban.

Terancam Hukuman Penjara

Saat ini ketiga terduga tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Mataram. Mereka dijerat dengan Pasal 477 dan Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dan pertolongan jahat (penadahan).

“Barang bukti sudah diamankan dan kasus ini masih terus kami kembangkan,” tutup Kasat Reskrim.(sr/hpm)

Di Duga Di Tipu Oknum Juru Sita PN Lamongan Warga Desa Centini Lapor Ke Bawas MA

0

Di Duga Di Tipu Oknum Juru Sita PN Lamongan Warga Desa Centini Lapor Ke Bawas MA

LAMONGAN//warta.in –Merasa di duga di tipu oleh SK Oknum Pegawai Juru Sita Pengadilan Negeri Lamongan, SA (36) warga Desa Centini, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, melaporkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Negeri (PN) Lamongan atas dugaan penipuan terkait perkara eksekusi lahan rumah miliknya.jum’at (13/03/2026)

Hal itu berkaitan dengan perkara hukum yang sempat diajukan hingga tingkat Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA).

SA mengaku dimintai uang ratusan juta rupiah ( dengan bukti WA dan bukti Tranfer) oleh SK dengan janji perkara tersebut dapat dimenangkan dan rumahnya tidak akan dieksekusi oleh pihak pengadilan.

“Padahal justru yang menipu itu Pak SK. Saya dimintai uang 400 juta untuk biaya perkara PK. Awalnya dia minta 750 juta, tapi saya bilang tidak punya uang sama sekali,” ungkap SA saat menuturkan kepada Media

Ia merinci permintaan tersebut dibayarkan dalam dua tahap. “200 juta saya bayar bulan Februari 2024 dan 200 juta lagi pada bulan Mei 2024. Uangnya itu semua hasil hutang,” terusnya.

SA mengaku percaya kepada SK karena yang bersangkutan saat itu menjabat sebagai Pegawai juru sita di PN Lamongan, dengan berkata menyakinkan SK Menjamin bahwa rumah miliknya tidak akan dieksekusi apabila ia memenuhi permintaan pembayaran tersebut.

“Dia bilang ini taruhannya jabatan saya, sampean harus percaya sama saya. Jadi saya percaya. Saya sampai hutang-hutang 400 juta dan sampai sekarang belum lunas,” bebernya.

Lebih lanjut, SA mengaku sempat dijanjikan apabila perkara PK tersebut tidak dimenangkan, maka seluruh uang yang telah diberikan akan dikembalikan. Namun hingga kini janji tersebut belum sepenuhnya terealisasi.

“Katanya kalau nanti tidak menang uangnya dikembalikan semua. Tapi sampai sekarang tidak dikembalikan. Baru setelah dibantu Temanya dikembalikan 220 juta. Dan hasil PK itu bulan April sudah ditolak, tapi bulan Mei dia masih minta sisa uangnya. Berarti kan sudah penipuan,” ujarnya.

Saat ini, SA tengah menjalani proses persidangan lanjutan terkait perkara tersebut di PN Lamongan dengan agenda pembuktian. Ia menyebut sejumlah bukti telah disiapkan, termasuk percakapan pesan singkat dan bukti transfer uang kepada SK.

“Hari ini agenda sidang pembuktian terkait chat-chat dengan SK dan bukti transfer uang. Semua harus dilegalisasi sesuai arahan majelis hakim,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PN Lamongan, Yogi Rahmawan, membenarkan bahwa sebelumnya terdapat gugatan dengan nomor perkara 51 yang melibatkan salah satu aparatur PN Lamongan sebagai penggugat.

“SK ini sebelumnya memang bertugas di sini sebagai juru sita, tetapi sekarang sudah pindah ke PN Mojokerto,” kata Yogi.

Ia menegaskan, terkait dugaan penerimaan uang atau janji tertentu kepada pihak berperkara masih perlu dibuktikan dalam proses yang sedang berjalan. “Adapun dugaan bahwa beliau menerima sesuatu atau menjanjikan sesuatu kepada pihak tertentu, itu perlu dibuktikan. Perkaranya masih berjalan,” ujarnya.

Yogi menambahkan, pihak PN Lamongan juga telah menerima pengaduan terkait dugaan tersebut dan langsung meneruskannya ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung.

“Pengaduannya sudah kami terima dan langsung kami teruskan ke Bawas karena itu domain mereka. Nanti terbukti atau tidak, kita tunggu hasil dari Badan Pengawasan,” pungkasnya.(roy)