32.6 C
Jakarta
Senin, Mei 11, 2026
Beranda blog

Kandang Ayam BUMDes Ciasem Baru Diprotes, Audiensi Tertutup dan Media Dilarang

0
0-0x0-0-0#

Kandang Ayam BUMDes Ciasem Baru Diprotes Warga, Kades Minta Waktu Dua Minggu

SUBANG | Warta In Jabar – Polemik kandang ayam milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Dusun Keboncau, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, memicu ketegangan dalam audiensi yang digelar pada Senin (11/5/2026).

Warga mempersoalkan operasional kandang ayam yang diduga belum mengantongi izin lingkungan resmi serta menimbulkan dampak berupa bau menyengat dan serangan lalat ke permukiman warga.

Audiensi yang berlangsung tertutup itu juga menuai sorotan lantaran sejumlah awak media disebut tidak diperkenankan meliput jalannya pertemuan.

Hadir dalam audiensi tersebut perwakilan Kecamatan Ciasem yakni PMD Surahmat, Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Fajar Ferdianto, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Toto Suyanto, serta Plt MP Yono.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Ciasem Baru, Indah Aprianti, meminta waktu selama dua minggu kepada masyarakat untuk mencari solusi atas polemik kandang ayam BUMDes tersebut.

Permintaan itu akhirnya disetujui oleh masyarakat Dusun Keboncau dengan harapan pemerintah desa segera memberikan langkah konkret dan transparan terkait tuntutan warga.

“Warga memberi kesempatan dua minggu sesuai permintaan kepala desa, tetapi masyarakat berharap ada penyelesaian nyata, bukan hanya janji,” ujar salah seorang warga usai audiensi.

Meski demikian, warga menegaskan akan kembali mengambil langkah lebih besar apabila dalam tenggat waktu 14 hari tidak ada perkembangan terkait penyelesaian izin lingkungan maupun penanganan dampak kandang ayam terhadap masyarakat.

Usai audiensi, Kepala Desa Ciasem Baru disebut enggan memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggu di lokasi dengan alasan pusing sambil meninggalkan aula desa.

Sikap aparatur kecamatan yang hadir juga menjadi perhatian warga karena dinilai belum menunjukkan ketegasan dalam menyikapi dugaan persoalan perizinan tersebut.

Sebagai catatan, keterbukaan informasi publik dan kebebasan pers telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, termasuk dalam peliputan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat dan penggunaan aset desa.

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

0

warta.in Bekasi ◊ Senin, 11 Mei 2026

Jakarta — Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menegaskan media dan jurnalis memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.

Hal tersebut disampaikan Ace saat menerima jajaran Pengurus PWI Pusat yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Munir Akmad di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurut Ace, perkembangan informasi saat ini harus direspons secara adaptif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan agar tidak memicu disinformasi maupun konflik di tengah masyarakat.

“Media harus adaptif terhadap perkembangan, dan dalam konteks ketahanan nasional tentu harus disertai nilai-nilai kebangsaan,” ujar Ace.

Ia menjelaskan, di era digital saat ini masyarakat dapat dengan cepat menangkap berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan, terutama melalui media sosial. Karena itu, peran media dan jurnalis menjadi sangat penting dalam melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar sebelum menjadi konsumsi publik secara luas.

“Sekarang ini masyarakat bisa langsung catch terhadap kejadian di lapangan. Lalu fungsi media dan jurnalis adalah memverifikasi apakah informasi itu betul atau tidak. Kalau betul lalu ikut memviralkan, maka informasi itu bisa berkembang menjadi sebuah cerita besar di masyarakat,” katanya.

Ace menilai tantangan ketahanan nasional saat ini tidak lagi hanya berbentuk ancaman fisik atau militer, melainkan juga perang informasi yang dapat memengaruhi opini publik dan stabilitas nasional.

“Rivalitas antarnegara sekarang bukan hanya secara fisik. Saat ini perang informasi menjadi bagian penting yang harus kita waspadai bersama,” tegasnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

(Alpin A.S)

Polres Ogan Ilir Laksanakan Pengamanan Pelepasan 218 Jemaah Calon Haji di Masjid Agung An-Nur

0

Warta.In | OGAN ILIR — Polres Ogan Ilir bersama Polsek Indralaya melaksanakan pengamanan kegiatan pelepasan keberangkatan Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026 yang berlangsung di Masjid Agung An-Nur KPT Tanjung Senai Pemkab Ogan Ilir, Senin (11/05/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebanyak 218 jemaah calon haji asal Kabupaten Ogan Ilir secara resmi dilepas untuk menuju Asrama Haji Kota Palembang sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, SH., MH mewakili Bupati Ogan Ilir, Sekda Kabupaten Ogan Ilir Dicky Syailendra, Kabag Ops Polres Ogan Ilir AKP Alias Suganda, S.H., M.Si mewakili Kapolres Ogan Ilir, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para jemaah calon haji.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, personel gabungan Polres Ogan Ilir dan Polsek Indralaya diterjunkan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H selaku Kapamwil.

Selain melakukan pengamanan di lokasi pelepasan, Sat Lantas Polres Ogan Ilir juga melakukan pengawalan terhadap rombongan bus yang membawa para jemaah menuju Asrama Haji Kota Palembang.

Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jemaah maupun keluarga yang mengantar.

“Polri hadir untuk memastikan kegiatan pelepasan jemaah calon haji berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami juga turut mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Suasana haru tampak menyelimuti area Masjid Agung An-Nur saat para keluarga melepas keberangkatan para calon tamu Allah SWT. Tangis haru dan doa mengiringi langkah para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan pelepasan keberangkatan Jemaah Calon Haji Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026 selesai sekira pukul 07.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

*HUMAS RES OI*

Panen Jagung di Semende, Bukti Semangat Warga dan Polisi Jaga Ketahanan Pangan

0

Warta.In | MUARA ENIM – Semangat menjaga ketahanan pangan terus ditunjukkan masyarakat bersama jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Muara Enim. Melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Semende Darat Laut, panen jagung berhasil dilaksanakan di Desa Tebing Abang, Kecamatan Semende Darat Tengah, Senin (11/05/2026).

Kegiatan panen tersebut berlangsung penuh kebersamaan antara aparat kepolisian, pemerintah desa, serta kelompok tani setempat.

Kapolres Muara Enim Hendri Syaputra, SIK melalui Kasi Humas Polres Muara Enim RTM Situmorang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat petani.

“Ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan mampu memberikan semangat, motivasi, serta pendampingan agar masyarakat terus produktif dan mandiri,” ujar AKP RTM. Situmorang.

Panen jagung tersebut dilaksanakan di lahan seluas satu hektar milik Yulisman yang dikelola bersama Kelompok Tani Bringin Jaya dan Bundes Desa Tebing Abang. Hasil panen diperkirakan mencapai kurang lebih dua ton jagung.

Keberhasilan panen ini tidak diraih dengan mudah. Tanaman jagung yang pertama kali ditanam pada Desember 2025 sempat mengalami gagal tumbuh akibat faktor cuaca dan kondisi tanah gambut. Namun, semangat para petani tidak surut. Dengan kerja keras dan penanaman kembali pada Februari 2026, tanaman jagung akhirnya tumbuh dengan baik hingga berhasil dipanen.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir PS Kanit Binmas AIPTU Sukarseno dan Bhabinkamtibmas BRIGPOL Juli Andika Putra, SH bersama Kepala Desa Tebing Abang, perangkat desa, anggota BPD, pendamping desa kecamatan, serta kelompok tani setempat.

Suasana panen berlangsung hangat dan penuh rasa syukur. Kebersamaan antara masyarakat dan aparat kepolisian menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Muara Enim berharap semangat para petani terus tumbuh sehingga sektor pertanian di wilayah Semende semakin maju dan mampu mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Dukung Program Strategis Nasional, Polda Sumsel Bangun Kolaborasi Peradaban Bersama UIN Raden Fatah Palembang

0

Warta.In | PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi strategis dengan kalangan akademisi dan perguruan tinggi dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan harmoni sosial di Sumatera Selatan. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Kapolda Sumsel saat menerima audiensi jajaran pimpinan UIN Raden Fatah Palembang di Mapolda Sumatera Selatan.

Pertemuan berlangsung di Ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan, Senin, 11 Mei 2026. Audiensi ini menjadi forum koordinasi strategis antara kepolisian dan dunia akademik guna memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, kesadaran hukum, moderasi sosial, hingga pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan memiliki kesadaran hukum.

Menurut Kapolda, sinergi antara Polri dan kampus juga menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri yang menempatkan pendekatan dialogis, transparansi, dan keterbukaan terhadap kritik konstruktif sebagai fondasi penguatan institusi.

Dalam audiensi tersebut, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menyampaikan apresiasi terhadap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polda Sumsel dan civitas akademika UIN Raden Fatah.

Ia menilai Sumatera Selatan hingga saat ini tetap mampu menjaga stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat secara baik, termasuk dalam menjaga wilayah tetap kondusif dari konflik horizontal maupun isu intoleransi.

Selain itu, pihak kampus juga memaparkan potensi lebih dari 21 ribu mahasiswa UIN Raden Fatah yang dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui penguatan moderasi beragama, edukasi hukum, pengabdian masyarakat, serta pengembangan literasi sosial di tengah masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyambut baik peran aktif kalangan akademisi dan mahasiswa dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga stabilitas kamtibmas.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan, kritik, maupun evaluasi dari kalangan kampus. Perspektif akademis sangat penting bagi Polda Sumsel untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum yang semakin profesional, transparan, dan humanis,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyoroti pentingnya dukungan akademis terhadap program strategis penataan sumur minyak rakyat di Sumatera Selatan agar dapat berjalan legal, aman, dan berkelanjutan sesuai ketentuan pemerintah.

Menurutnya, kontribusi perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk memberikan kajian ilmiah terkait aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan dampak pemberdayaan masyarakat dari program tata kelola energi tersebut.

Sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi ini diharapkan mampu menciptakan ruang komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan aparat keamanan, sehingga aspirasi masyarakat dapat disalurkan melalui jalur intelektual yang konstruktif tanpa mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterbukaan Polri terhadap dunia akademik merupakan bagian dari transformasi institusi menuju pelayanan publik yang lebih modern dan adaptif.

“Kami berkomitmen terus membangun kolaborasi dengan dunia pendidikan karena kampus memiliki peran penting dalam membentuk budaya hukum, kesadaran sosial, dan kualitas sumber daya manusia. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung produktivitas masyarakat sekaligus menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan harmonis,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperluas kerja sama di bidang penelitian sosial, pengabdian masyarakat, peningkatan literasi hukum, serta penguatan moderasi sosial dan keagamaan demi mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan.

Iptu Roland KS Baemamenteng Resmi Jabat Kapolsek Tanjung Agung

0

Warta.In | MUARA ENIM – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan serah terima jabatan Kapolsek Tanjung Agung yang digelar di Rupatama Polres Muara Enim, Sabtu (08/05/26).

Jabatan Kapolsek Tanjung Agung resmi diserahterimakan dari IPTU Michael Leonardo Weluka, S.Tr.K kepada Iptu Roland. KS. Baemamenteng, S.Tr.K, M.Si.
Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K.

Dalam amanatnya, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K menyampaikan ucapan selamat datang kepada Iptu Roland. KS. Baemamenteng, S.Tr.K, M.Si sebagai Kapolsek Tanjung Agung yang baru.
Kapolres berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi wilayah hukum Polsek Tanjung Agung serta terus menjaga pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada IPTU Michael Leonardo Weluka, S.Tr.K atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Kapolsek Tanjung Agung. Diketahui, IPTU Michael Leonardo Weluka telah mengikuti pendidikan STIK-PTIK sebagai bagian dari pengembangan karier di institusi Polri.

Kegiatan serah terima jabatan tersebut turut dihadiri Waka Polres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H, para Pejabat Utama (PJU) Polres Muara Enim, para Kapolsek jajaran serta anggota Polres Muara Enim.

Meski dilaksanakan secara sederhana, prosesi sertijab berlangsung penuh makna dan menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polres Muara Enim.
Ok
Usai pelaksanaan sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit yang berlangsung hangat di ruang lobby Polres Muara Enim sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat silaturahmi antar personel.

Jaga Ketahanan Pagan Nasional Polsek Merbau Sembang Peternak Sapi

0

Meranti,- Polsek Merbau Polres Kepulauan Meranti melaksanakan Kegiatan Sambang terhadap Peternak Sapi Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung Seluruh Program Ketahan Pagan dan Swasembada Pangan Nasional.

Selain itu, para Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Muchlisin M.Akbar bersama jajaran Polsek Merbau menyembangi Peternak Sapi di Wilayah Hukum Polsek Merbau.

Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Muchlisin M. Akbar mengatakan bahwa melaksanakan kegiatan sambang terhadap Peternak Sapi di Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional.

” Semoga kegiatan yang kita lakukan ini, dapat menjaga ketahanan pagan dan Swasembada Pagan Nasional di Wilayah Hukum Polsek Merbau,” Jelas
Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Muchlisin M. Akbar Senin (11/5/2026).

Ia berharap, dengan kegiatan menjaga ketahan pagan ini, tentunya dapat menjaga Kamtibmas di wilayah hukum polsek Merbau.

Sekedar Informasi, Polres Kepulauan Meranti juga menghimbau apabila ada tindakan yang mencurigakan atau ada tindakan kriminal lainya segera hubung di call center kami 110 Polres Meranti siap sedia melayani masyarakat Kepulauan Meranti (Humas Polres Meranti).

Jaga Stabilitas Ekonomi dan Integritas, Pemkab PALI Ikuti Rakor Inflasi 2026 & Launching Buku Antikorupsi

0

Warta.in//PALI, 11 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Hal ini diwujudkan dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 sekaligus peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara daring, Senin (11/05).

Sekretaris Daerah Kabupaten PALI, Kartika Yanti, SH., MH, memimpin langsung jalannya rapat dari Ruang Command Center, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kamriadi, S.Pd., M.Si, serta Plt. Asisten II Ristanto Wahyudi, ST., MT.

Dalam arahannya, Sekda Kartika Yanti menekankan bahwa pengendalian inflasi di tahun 2026 akan difokuskan pada empat pilar utama (4K): Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, Keterjangkauan harga, dan Komunikasi efektif.

“Langkah strategis lintas sektor sangat diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat PALI. Kami instruksikan seluruh OPD terkait untuk memperkuat pemantauan harga di lapangan secara berkala,” ujar Sekda.

Selain fokus pada ekonomi, agenda ini juga menjadi momentum penguatan integritas melalui peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi. Pemkab PALI berencana mengintegrasikan bahan ajar tersebut ke dalam kurikulum pendidikan daerah serta program pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Pendidikan antikorupsi adalah fondasi untuk membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas. Dengan adanya buku panduan ini, kita harapkan budaya jujur dan bersih tertanam kuat sejak dini, baik di sekolah maupun di lingkungan birokrasi,” tambahnya.

Melalui sinergi antara pengendalian ekonomi dan penguatan moralitas pemerintahan, Pemkab PALI optimis dapat menciptakan iklim daerah yang kondusif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

HATI PEDULI DAN EMPATI NEGERIKU MENUJU CITA-CITA LUHUR

0

Samosir, warta.in – Kadiman Pakpahan Mr Dreamer. mengawalinya dengan suatu kutipan
“Kepedulian dan empati kecil bertumbuh akan menyelamatkan banyak orang yang belum beruntung”.
Kutipan ini punya makna yang sangat dalam kalau kita tarik ke konteks kemajuan bangsa. Intinya adalah tentang kekuatan kolektif dari aksi nyata yang sederhana.
Berikut adalah beberapa poin maknanya untuk memajukan Indonesia:
1.Memutus rantai ketimpangan, “kepedulian kecil” bisa berupa berbagi ilmu, donasi ringan, atau sekadar memberi kesempatan kerja. Jika ini dilakukan secara masif, kita bisa membantu saudara-saudara yang “belum beruntung” untuk naik kelas, yang pada akhirnya mengurangi angka kemiskinan nasional.
2.Membangun budaya gotong royong, majunya sebuah bangsa bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab sosial kita semua. Kutipan ini mengajak kita tidak menunggu menjadi “besar” atau “kaya” untuk berkontribusi. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
3.Efek domino (“snowball effect”), kata “bertumbuh” menunjukkan bahwa satu kebaikan kecil bisa menginspirasi orang lain. Ketika kepedulian menjadi tren positif, tercipta jaring pengaman sosial alami yang menyelamatkan banyak orang dari keterpurukan ekonomi maupun pendidikan.
4.Investasi sumber daya manusia, menyelamatkan mereka yang belum beruntung berarti memberi mereka kesempatan untuk ikut berkarya. Semakin banyak orang yang “diselamatkan” dan berdaya, semakin besar pula tenaga penggerak untuk kemajuan ekonomi dan inovasi bangsa.
Singkatnya, bangsa yang maju adalah bangsa yang rakyatnya tidak saling abai, namun saling menarik tangan untuk maju bersama melalui tindakan-tindakan nyata di lingkungan sekitar.

Yang menjadi bahan renungan, apakah perbaikan gizi sejak dini dan pendidikan yg bermutu menjadi bagian dari solusi? Keduanya adalah pilar utama yang sangat selaras dengan kutipan tersebut. Perbaikan gizi dan pendidikan bukan sekadar bantuan, melainkan “kepedulian kecil” yang dampaknya paling permanen untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
Begini kaitan keduanya sebagai solusi:
1.Perbaikan gizi sejak dini (fondasi fisik dan otak), ini adalah langkah paling awal untuk menyelamatkan mereka yang “belum beruntung”.
a.Mencegah stunting, anak yang kekurangan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan akan sulit mengejar ketertinggalan kognitif di masa depan.
b.Memutus rantai kemiskinan, dengan gizi yang baik, anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki peluang fisik dan kecerdasan yang sama dengan anak lainnya untuk bersaing di dunia kerja nantinya.
2.Pendidikan yang bermutu (alat perubahan), jika gizi adalah “mesinnya”, maka pendidikan adalah “bahan bakarnya”.
a.Meningkatkan kelas sosial, pendidikan adalah cara tercepat bagi seseorang untuk keluar dari lingkaran kemiskinan (mobilitas vertikal).
b.Membangun pola pikir, pendidikan yang bermutu melahirkan warga negara yang kritis, inovatif, kreatif dan mampu menyelesaikan masalah bangsanya sendiri, bukan sekadar menjadi penonton.
Hubungannya dengan kutipan sebelumbya adalah memberi makan bergizi atau mengajar seorang anak mungkin terlihat seperti “kepedulian kecil” hari ini. Namun, saat anak itu tumbuh sehat dan cerdas, ia akan “bertumbuh” menjadi penggerak ekonomi yang bisa “menyelamatkan” keluarganya dan ribuan orang lain di sekitarnya.
Tanpa perbaikan gizi dan pendidikan, bantuan lain biasanya hanya bersifat sementara (seperti memadamkan api tapi tidak menghilangkan sumber percikannya) (red)

Diduga Langgar Permendikbud, Kepala Sekolah sman.7 Surabaya  Tak Boleh Intervensi Pemilihan Komite

0

Warta.in||Surabaya — Polemik pergantian pengurus komite sekolah kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai masih ada kepala sekolah yang diduga melampaui kewenangannya dengan ikut campur dalam proses penentuan pengurus komite sekolah.

Padahal, dalam aturan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah serta Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2023, mekanisme pembentukan komite telah diatur secara jelas dan tegas.(11/5/2026)

Dalam statemen yang disampaikan salah satu pemerhati pendidikan, disebutkan bahwa apabila kepala sekolah benar-benar memahami aturan, maka proses pembentukan pengurus komite harus diserahkan sepenuhnya kepada wali murid melalui forum musyawarah.
“Yang benar itu kepala sekolah memberikan kesempatan kepada para orang tua siswa untuk bermusyawarah menentukan pengurus komite yang baru.

Bukan malah menunjuk si A jadi ketua, si B jadi sekretaris, dan seterusnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, setelah proses musyawarah selesai dan pengurus komite terpilih secara demokratis, barulah kepala sekolah menjalankan fungsi administratif dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus.

“Peran kepala sekolah hanya menetapkan melalui SK. Bukan ikut terlibat memilih atau mengarahkan siapa yang harus menjadi pengurus komite,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi kritik keras terhadap dugaan adanya intervensi pihak sekolah dalam proses pergantian komite di sejumlah sekolah negeri. Praktik semacam itu dinilai mencederai prinsip transparansi, demokrasi, dan partisipasi wali murid dalam dunia pendidikan.

Pengamat pendidikan menilai, apabila kepala sekolah ikut menentukan struktur kepengurusan komite, maka hal itu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan menghilangkan fungsi kontrol komite terhadap kebijakan sekolah.

Masyarakat pun diminta lebih kritis mengawasi proses pembentukan komite sekolah agar tidak dijadikan alat kepentingan tertentu oleh pihak internal sekolah.(bersambung)