Beranda blog

Hibah Disbudpora Bekasi Rp8,65 Miliar, Rincian Tujuh Penerima Belum Diungkap

0

warta.in Bekasi ◊ Rabu 02,September 2026

*KABUPATEN BEKASI* – Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi mengungkap alokasi belanja hibah Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp8,65 miliar yang diperuntukkan bagi tujuh organisasi di bidang olahraga dan kepemudaan. Namun, dalam jawaban tertulis yang disampaikan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, besaran anggaran yang dialokasikan kepada masing-masing penerima belum dirinci.

Hal tersebut tertuang dalam surat Disbudpora Kabupaten Bekasi Nomor 200.1.4.4/4476/Disbudpora.3/2026 tertanggal 6 Agustus 2026, perihal Tanggapan Surat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya.

Surat tersebut merupakan jawaban atas surat PWI Bekasi Raya Nomor A.100.22/PWI-BR/VII/2026 tanggal 13 Juli 2026, perihal permohonan konfirmasi dan klarifikasi anggaran belanja hibah Tahun Anggaran 2026.

Dalam jawabannya, Disbudpora menjelaskan bahwa dasar hukum pengalokasian belanja hibah mengacu pada Peraturan Bupati Bekasi Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban serta Monitoring Hibah dan Bantuan Sosial.

Disbudpora juga secara tegas menyebut total anggaran hibah yang dialokasikan pada tahun berjalan.

“Bahwa dalam tahun anggaran 2026 pada Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga alokasi belanja hibah sebesar Rp8.650.000.000,00 saat ini belum terdapat Dokumen Perubahan,” demikian bunyi poin kedua surat tersebut.

*Tujuh Organisasi Masuk Daftar Penerima*

Dalam surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha, ST., M.Si., pemerintah daerah mencantumkan tujuh organisasi penerima hibah.

Ketujuh organisasi tersebut adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bekasi, Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Bekasi, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi, serta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Asosiasi Kabupaten Bekasi.

Meski nama tujuh penerima telah disampaikan, surat tersebut tidak mencantumkan pembagian nominal dari total Rp8,65 miliar kepada masing-masing organisasi.

Dengan demikian, dari jawaban tertulis tersebut belum dapat diketahui berapa nilai hibah untuk KONI, NPCI, Pramuka, KNPI, Bapopsi, KORMI maupun PSSI.

Surat itu juga belum menguraikan secara rinci mengenai status pencairan masing-masing penerima, dasar penetapan besaran hibah per organisasi, serta rincian peruntukan anggarannya.

*PWI Bekasi Raya Dorong Informasi Lebih Terbuka*

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin mengatakan pihaknya menghargai Disbudpora Kabupaten Bekasi yang telah memberikan tanggapan secara tertulis. Namun, menurutnya, jawaban tersebut masih menyisakan informasi yang perlu diperjelas agar masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai alokasi anggaran hibah.

“Total anggarannya sudah dijawab, yakni Rp8,65 miliar. Tujuh organisasi penerimanya juga sudah disebutkan. Tetapi pertanyaan berikutnya tentu sangat sederhana: masing-masing menerima berapa? Informasi itu belum tercantum dalam surat jawaban yang kami terima,” kata Ade, Selasa (1/9/2026).

Ia menegaskan bahwa permintaan keterbukaan informasi tersebut tidak boleh dimaknai sebagai tuduhan adanya penyimpangan terhadap Disbudpora maupun organisasi penerima hibah.

Menurutnya, transparansi justru diperlukan untuk mencegah munculnya persepsi ataupun spekulasi di tengah masyarakat.

“PWI tidak sedang menyimpulkan ada pelanggaran atau penyimpangan. Kami meminta informasi supaya terang. Kalau Rp8,65 miliar itu berasal dari anggaran daerah dan diberikan kepada tujuh organisasi, tentu publik berkepentingan mengetahui pembagiannya, peruntukannya, serta mekanisme pertanggungjawabannya,” paparnya.

Transparansi Bukan Tuduhan

PWI Bekasi Raya menilai keterbukaan terhadap rincian belanja hibah merupakan bagian penting dari akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Karena itu, informasi mengenai hibah dinilai idealnya tidak berhenti pada penyebutan total anggaran dan nama organisasi penerima.

“Transparansi bukan tuduhan. Justru dengan data yang terbuka, pemerintah dan organisasi penerima hibah dapat menjelaskan kepada masyarakat bahwa setiap rupiah anggaran memiliki dasar, peruntukan dan pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya.

PWI Bekasi Raya selanjutnya mendorong Disbudpora Kabupaten Bekasi untuk memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai nominal hibah masing-masing dari tujuh organisasi, dasar penetapan besarannya, peruntukan anggaran, serta status realisasi pencairannya pada Tahun Anggaran 2026.

Hingga merujuk pada substansi surat jawaban Disbudpora tertanggal 6 Agustus 2026 tersebut, belum terdapat rincian nominal hibah masing-masing dari tujuh organisasi penerima.

Karena itu, informasi lanjutan dari Disbudpora dinilai penting agar alokasi belanja hibah sebesar Rp8,65 miliar dapat diketahui publik secara lebih utuh, sekaligus menghindari kesimpulan yang tidak didasarkan pada data resmi.

(Alpin A.S)

Panen PM-AAS Capai 12,88 Ton per Hektare, Andra Soni Dorong Modernisasi Pertanian Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 02 September 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mendorong penerapan sistem pertanian modern melalui metode Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) diperluas dan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh sentra pertanian di Provinsi Banten.

Dorongan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri panen menggunakan teknologi PM-AAS di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (1/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Balai Besar Perakitan Modernisasi Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Harris Syahbuddin, serta sejumlah tamu undangan.

Andra Soni mengatakan, modernisasi pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Berdasarkan hasil penerapan PM-AAS, produktivitas padi dapat mencapai 12,88 ton per hektare, jauh lebih tinggi dibandingkan hasil normal sekitar 6 ton per hektare.

Ia mengaku senang melihat sejumlah kelompok tani di Kota Serang telah berhasil menerapkan pola tanam dan panen menggunakan teknologi PM-AAS. Menurutnya, penerapan teknologi tersebut tidak hanya berdampak terhadap peningkatan hasil panen, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan petani secara signifikan.

“Dengan menggunakan metode ini, para petani bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp49 juta per musim tanam dari setiap hektarenya. Artinya jika petani kita mempunyai lahan satu hektare saja, dengan pendapatan sebesar itu cukup sejahtera,” kata Andra Soni.

Meski demikian, Andra Soni menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan peningkatan produktivitas tersebut benar-benar dirasakan oleh para petani. Ia tidak ingin angka peningkatan produksi hanya menjadi indikator di atas kertas tanpa memberikan dampak nyata terhadap kehidupan petani.

“Bapak-bapak bener enggak angka-angka kenaikan itu?,” tanya Andra Soni kepada para perwakilan kelompok tani yang hadir.

Para petani dari tujuh kelompok tani yang hadir pun serentak membenarkan peningkatan tersebut.

Andra Soni kemudian menyatakan akan melakukan pengecekan langsung bersama Wali Kota Serang dan Kapolres Serang Kota untuk memastikan manfaat penerapan PM-AAS benar-benar diterima petani.

“Nanti saya bersama Wali Kota dan Kapolres Serang Kota akan mengecek langsung ke petaninya,” tambah Andra Soni.

Tingkatkan Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Andra Soni meyakini penerapan PM-AAS secara luas akan memperkuat sektor pangan Banten sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Namun, ia menilai keberhasilan modernisasi pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat dan teknologi. Petani juga harus mendapatkan pendampingan agar mampu mengoperasikan berbagai peralatan pertanian modern, termasuk drone.

“Saya minta para pendamping terus mengajarkan pengoperasian sejumlah peralatan itu kepada para petani kita sampai mahir dan bersertifikat. Sehingga ke depan bantuan peralatan baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota akan semakin banyak dan bisa difungsikan dengan baik oleh para petani kita,” jelasnya.

Selain mendorong penggunaan teknologi, Pemprov Banten juga berkomitmen mempertahankan luas Lahan Baku Sawah (LBS) yang telah ditetapkan di sejumlah wilayah.

Menurut Andra Soni, keberadaan lahan sawah harus dijaga karena menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Pemprov Banten juga akan terus mengoptimalkan infrastruktur irigasi yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan pertanian.

“Saya optimis dengan penerapan teknologi ini, Provinsi Banten akan semakin kuat sebagai daerah penyangga pangan nasional, bahkan berkontribusi menuju cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045,” ujarnya.

PM-AAS Diterapkan di 100 Hektare

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Banten Andry Polos mengatakan, penerapan metode PM-AAS dalam kegiatan tanam dan panen kali ini mencakup lahan seluas 100 hektare

Lahan tersebut tersebar di tiga titik, yakni Kelurahan Margaluyu, Kilasah, dan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Para petani menggunakan varietas padi Inpari 32 dengan melibatkan tujuh kelompok tani.

Ketujuh kelompok tani tersebut terdiri atas Poktan Tani Bakti seluas 25 hektare, Poktan Sinar Pajar 13 hektare, Poktan Sri Asih 12 hektare, Poktan Sri Mekar 13 hektare, Poktan Sri Ambon 13 hektare, Poktan Sri Bunga Ambon Jaya 12 hektare, serta Poktan Masyarakat Guyub 12 hektare.

“Alhamdulillah, hasil tanam dari tiga titik itu cukup menggembirakan,” katanya.

Adapun berdasarkan hasil penelitian berbasis Survei Ubinan Tanaman Pangan, produktivitas tersebut juga dikonfirmasi melalui pengukuran langsung di lahan sawah.

Statistisi Ahli Madya BPS Kota Serang Suhandi menjelaskan, petugas melakukan pengukuran pada petak sampel berukuran 2,5 x 2,5 meter.

Dari petak sampel tersebut, diperoleh hasil panen padi seberat 8,05 kilogram. Setelah dikonversikan terhadap luasan satu hektare, produktivitas padi dengan metode PM-AAS mencapai 12,88 ton per hektare.

“Angka itu jika dikonversi ke dalam produktivitas sawah, dalam satu hektare dengan menggunakan metode PM-AAS bisa menghasilkan 12,88 ton,” katanya.

Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pemanfaatan teknologi pertanian modern memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi Banten sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.(WartainBanten)

Diboyong Warga 3 Dusun, H. Kobul Resmi Daftar Pertama Pilkades Cikaum Barat.

0

Diboyong Warga 3 Dusun, H. Kobul Resmi Daftar Pertama Pilkades Cikaum Barat.

SUBANG, Warta In. Tahapan Pemilihan Kepala Desa Pilkades Cikaum Barat, Kecamatan Cikaum resmi dimulai 30 Agustus 2026. H. Kobul langsung mencatatkan diri sebagai pendaftar pertama Bakal Calon Kepala Desa di kantor Desa Cikaum Barat, Minggu [30/8].

Sebelum mendaftar, H. Kobul diantar oleh puluhan warga dan tokoh masyarakat dari 3 dusun. Yakni Dusun Krajan, Cibungur, dan Sayuran. Titik kumpul berada di Posko Pemenangan kediaman putra sulungnya di Dusun Cibungur RT 10 RW 02.

Sejak pagi suasana sudah ramai. Warga disambut kopi hangat dan sarapan bersama. Keakraban begitu terasa saat warga satu per satu bersalaman dengan H. Kobul yang dikenal dengan gaya sederhananya.

“Insyaallah, sesuai namanya Kobul, semua hajat dan keinginannya bisa terkobul,” celetuk Ade, tokoh masyarakat Dusun Pulosari yang disambut tawa dan amin dari warga.

Dukungan juga datang dari Dusun Cibungur. Kisol, perwakilan warga, menyebut pencalonan ini murni untuk melanjutkan estafet pembangunan.
“Dulur kurung nyalonkeun, niatna hoyong ngalanjutkeun pangwangunan anu tos dirintis ku Pa Lurah Iswandi, sangkan Cikaum Barat nambah kamajuana,” ucapnya.

Usai doa dan dukungan, H. Kobul bersama warga berjalan kaki menuju kantor desa dengan diiringi puluhan warga pendukung nya.

Dengan penyerahan berkas pendaftaran, H. Kobul menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan Pilkades hingga 7 September 2026.

Warga berharap, siapapun yang terpilih nanti bisa melanjutkan program H. Iswandi, Kades sebelumnya yang tidak maju lagi, demi kesejahteraan Desa Cikaum Barat.
(Boby Chengos)

Dihadiri 15 Kabupten Kota SeLampung Bupati Parosil buka Festival Kreasi GTK Ditandai Pemukuln Gamolan Pekhing

0

WARTA.in Lampung Barat — Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus membuka Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 yang dipusatkan di GOR Aji Saka, Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (1/9/2026).

Pembukaan Festival KREASI GTK tersebut ditandai dengan pemukulan gamolan pekhing, alat musik tradisional khas Lampung.

Festival yang berlangsung selama empat hari, mulai 31 Agustus hingga 3 September 2026, diikuti perwakilan guru dan tenaga kependidikan dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Mengusung tema “Pembelajaran Mendalam Berakar Budaya”, Festival KREASI GTK menjadi wadah bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk berbagi gagasan, inovasi, kreativitas, serta praktik baik dalam dunia pendidikan.

Festival KREASI GTK tidak hanya diisi dengan forum diskusi dan berbagi pengalaman, tetapi juga menghadirkan bazar serta pameran karya dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Berbagai karya yang ditampilkan meliputi inovasi pembelajaran, produk unggulan sekolah hingga kerajinan tangan.

Para peserta juga mengikuti talk show inovatif yang menghadirkan guru dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pembelajaran.

Rangkaian kegiatan lainnya meliputi berbagai perlombaan, kegiatan senam Anak Indonesia Hebat bersama Yayasan Jantung Indonesia, serta pengumuman dan pemberian penghargaan kepada peserta.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan soft launching Unit Layanan Disabilitas Akomodasi yang Layak (ULD AYL) yang ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Bidang Peningkatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, M.A., Ph.D., yang mewakili Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Turut hadir Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Arif Jamali, S.Pd., M.Pd., Kepala BGTK Lampung Hendra Apriawan, S.T., Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK, Ketua IKAD, Ketua organisasi wanita, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, camat, serta kepala sekolah jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Lampung Barat.

Bupati Lampung, Barat Parosil Mabsus, mengatakan Festival KREASI GTK menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi pendidikan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, pola pendidikan tidak dapat diseragamkan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Setiap wilayah memiliki budaya, karakter masyarakat dan kondisi lingkungan yang berbeda sehingga perlu menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan pendidikan.

“Bagaimana kita melakukan sinergi antarinstansi pendidikan di Lampung. Tidak bisa disamakan satu daerah dengan daerah yang lain, terutama dalam budaya pendidikannya. Festival ini menjadi salah satu wadah untuk kita berkolaborasi,” kata Parosil.

Ia berharap pelaksanaan Festival KREASI GTK dapat membawa suasana baru bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Lampung Barat.

Parosil menilai pembelajaran perlu terus dikembangkan agar lebih menyenangkan, kreatif dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Selain penguatan pembelajaran, menurut Parosil, pemerintah daerah juga harus memastikan program pendidikan yang dijalankan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam rangkaian Festival KREASI GTK, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menyerahkan seragam sekolah gratis kepada siswa tingkat SD/MI dan SMP/MTs di Kecamatan Balik Bukitt sebanyak 1.998 penerima.

Selain program seragam gratis, Pemkab Lampung Barat juga telah menggulirkan sejumlah program beasiswa, termasuk beasiswa kedokteran, seni budaya dan bidang lainnya.

Menurut Parosil, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan evaluasi untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat.

“Saya siap dikritik jika program yang digulirkan pemerintah tidak memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Peningkatan STEM, Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, mengatakan transformasi pendidikan tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah. Perubahan harus dapat dirasakan langsung oleh peserta didik di dalam ruang kelas.

Menurutnya, guru memiliki posisi penting dalam menentukan pengalaman belajar yang diterima siswa.

“Kita membutuhkan guru yang kreatif dalam merancang pembelajaran sekaligus menanamkan karakter untuk kemajuan siswa,” ujar Maila.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi guru maupun peserta didik.

Maila mengatakan perlindungan terhadap guru perlu diperkuat agar pendidik dapat menjalankan tugas secara profesional, termasuk ketika melakukan pendisiplinan di lingkungan sekolah.

“Semangat KREASI ini bertemu dengan tema perlindungan guru. Kita ingin guru terlindungi dalam melakukan pendisiplinan di kelas. Arah kebijakan perlindungan hukum bagi guru ini perlu diterjemahkan untuk melindungi guru kita,” jelasnya.

Maila juga mencontohkan perjalanan Parosil Mabsus yang pernah menjadi seorang murid sebelum akhirnya menjadi kepala daerah.

“Pak Bupati hari ini dulunya adalah murid dan kemudian menjadi bupati berkat guru. Ini menunjukkan bahwa satu kesempatan yang diberikan kepada siswa bisa mengubah hidupnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala BGTK Lampung Hendra Apriawan mengatakan Festival KREASI GTK bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi para pendidik.

“Kami hadir bukan seremoni, tetapi untuk menguatkan barisan. Kami meyakini tugas kami bukan tugas yang mudah. Mendidik generasi muda adalah sesuatu yang harus dipersiapkan sebaik mungkin,” kata Hendra.

Ia berharap festival tersebut dapat menjadi ruang untuk menemukan gagasan dan semangat baru dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di Provinsi Lampung.

“Kita masih banyak pekerjaan rumah di Provinsi Lampung yang harus kita selesaikan. Mudah-mudahan momen ini menjadi momentum bagi kita untuk terus berkolaborasi dan bersinergi,” pungkasnya.

H. Kobul Usung Jargon “Lanjutkan Pembangunan”, Resmi Mendaftar Pilkades Cikaum Barat

0

SUBANG, Warta In, Hari pertama pendaftaran Pilkades Serentak Kabupaten Subang dibuka, Desa Cikaum Barat, Kecamatan Cikaum sudah memiliki bakal calon. H. Kobul resmi mendaftarkan diri ke Panitia Pilkades di Kantor Desa Cikaum Barat pada Sabtu, 30 Agustus 2026.

Kedatangan H. Kobul tidak sendiri. Ia diarak dan diantar oleh perwakilan tokoh dan warga dari tiga dusun, yaitu Krajan, Cibungur, dan Sayuran. Aksi ini menjadi simbol dukungan awal yang solid dari basis masyarakat.

Ribuan warga sejak pagi sudah memadati Posko Pemenangan di Dusun Cibungur. Nuansa kekeluargaan dibangun melalui dialog dan sarapan bersama sebelum bergerak ke kantor desa.

Dalam sambutannya di hadapan warga, Kisol dari Dusun Cibungur menegaskan garis perjuangan pencalonan ini.
“Tujuannya jelas, melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis almarhum Pa Lurah H. Iswandi. Kami tidak mau pembangunan berhenti,” tegasnya dalam bahasa Sunda.

Hal senada disampaikan Ade dari Dusun Pulosari yang menitipkan harapan lewat nama. “Kobul, mudah-mudahan hajatnya dikobul jadi pemimpin yang membawa kemajuan,” ujarnya.

Didampingi Mbah Tito Perintis, H. Kobul kemudian berjalan kaki menuju sekretariat pendaftaran. Ia menegaskan siap mengikuti seluruh mekanisme yang ditetapkan panitia hingga 7 September 2026.

Dengan mundurnya H. Iswandi dari pencalonan, Pilkades Cikaum Barat kini menjadi penentu arah pembangunan desa 6 tahun ke depan. Masyarakat menaruh harapan besar agar pemimpin baru mampu menjaga kesinambungan program dan meningkatkan kesejahteraan warga.
(Boby Chengos)

0

H. Kobul Usung Jargon “Lanjutkan Pembangunan”, Resmi Mendaftar Pilkades Cikaum Barat.

SUBANG, Warta In, Hari pertama pendaftaran Pilkades Serentak Kabupaten Subang dibuka, Desa Cikaum Barat, Kecamatan Cikaum sudah memiliki bakal calon. H. Kobul resmi mendaftarkan diri ke Panitia Pilkades di Kantor Desa Cikaum Barat pada Sabtu, 30 Agustus 2026.

 

Kedatangan H. Kobul tidak sendiri. Ia diarak dan diantar oleh perwakilan tokoh dan warga dari tiga dusun, yaitu Krajan, Cibungur, dan Sayuran. Aksi ini menjadi simbol dukungan awal yang solid dari basis masyarakat.

Ribuan warga sejak pagi sudah memadati Posko Pemenangan di Dusun Cibungur. Nuansa kekeluargaan dibangun melalui dialog dan sarapan bersama sebelum bergerak ke kantor desa.

 

Dalam sambutannya di hadapan warga, Kisol dari Dusun Cibungur menegaskan garis perjuangan pencalonan ini.

“Tujuannya jelas, melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis almarhum Pa Lurah H. Iswandi. Kami tidak mau pembangunan berhenti,” tegasnya dalam bahasa Sunda.

 

Hal senada disampaikan Ade dari Dusun Pulosari yang menitipkan harapan lewat nama. “Kobul, mudah-mudahan hajatnya dikobul jadi pemimpin yang membawa kemajuan,” ujarnya.

 

Didampingi Mbah Tito Perintis, H. Kobul kemudian berjalan kaki menuju sekretariat pendaftaran. Ia menegaskan siap mengikuti seluruh mekanisme yang ditetapkan panitia hingga 7 September 2026.

 

Dengan mundurnya H. Iswandi dari pencalonan, Pilkades Cikaum Barat kini menjadi penentu arah pembangunan desa 6 tahun ke depan. Masyarakat menaruh harapan besar agar pemimpin baru mampu menjaga kesinambungan program dan meningkatkan kesejahteraan warga.

(Boby Chengos)

 

Apel Rutin Pagi, Wakapolsek Lawang Kidul Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Personel

0

Warta In

“Tanjung Enim ,Muara Enim,”Jajaran Polsek Lawang Kidul melaksanakan apel rutin pagi di halaman Mako Polsek Lawang Kidul, Rabu (2 September 2026).

Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Lawang Kidul IPDA Pajrimin, SH dan diikuti oleh personel Polsek Lawang Kidul.

Kegiatan apel rutin ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta meningkatkan koordinasi antarpersonel dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat Lawang Kidul

Dalam arahannya, Wakapolsek Lawang Kidul menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Apel pagi merupakan sarana untuk menyampaikan arahan sekaligus mengevaluasi kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan. Setiap anggota diharapkan tetap disiplin, profesional dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar IPDA Pajrimin, SH (Bang Jek)

Selain sebagai sarana penyampaian arahan pimpinan, apel pagi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan soliditas seluruh personel Polsek Lawang Kidul.

Usai apel, personel selanjutnya melaksanakan tugas dan kegiatan rutin sesuai dengan fungsi masing-masing dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Lawang Kidul.

(Zulkifli/hms)

Polres Meranti Perkuat Pengamanan dan Imbauan Kamtibmas di Pelabuhan Tanjung Harapan

0

Kepulauan Meranti- Aktivitas di Terminal Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, berlangsung aman dan lancar sepanjang Selasa (1/9/2026). Sebanyak 725 penumpang tercatat berangkat melalui pelabuhan tersebut, sementara 647 penumpang lainnya tiba di Terminal Tanjung Harapan.

Dari data pelayanan pelabuhan sejak pukul 08.00 hingga 17.45 WIB, arus keberangkatan didominasi perjalanan domestik. Tercatat 18 armada domestik mengangkut 505 penumpang. Sementara untuk rute internasional terdapat dua armada dengan total 220 penumpang, terdiri dari 208 WNI dan 12 WNA.

Pada sisi kedatangan, sebanyak 20 armada juga tercatat memasuki Terminal Tanjung Harapan. Rinciannya, dua armada internasional membawa 142 penumpang, terdiri dari 132 WNI dan 10 WNA. Sedangkan 18 armada domestik membawa 505 penumpang.

Kepadatan aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan mendapat perhatian dari personel kepolisian yang melakukan pengamanan sekaligus pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Pengamanan tersebut melibatkan personel Satuan Samapta, yakni IPTU Suryadi, AIPDA Joko Sani dan BRIPDA Ahmad Raja Maulana Subagia, serta personel Satuan Polairud BRIPDA Ibnu Azhari Putra.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., mengatakan kehadiran personel di pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan pengamanan arus penumpang, tetapi juga untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

“Personel kami melakukan pemantauan situasi di kawasan pelabuhan, termasuk pada titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kami juga mengingatkan penumpang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita.

Menurutnya, pengamanan di kawasan pelabuhan menjadi penting mengingat Terminal Tanjung Harapan merupakan salah satu titik mobilitas masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.

Selain memantau arus kedatangan dan keberangkatan, petugas juga menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat, khususnya penumpang yang hendak berangkat maupun mereka yang baru tiba di Selatpanjang.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif, memperhatikan barang bawaan dan lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi kepolisian apabila menemukan gangguan keamanan maupun situasi yang membutuhkan kehadiran petugas.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat adanya gangguan Kamtibmas, jangan ragu untuk menghubungi Call Center 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian,” tambahnya.

Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya gangguan yang berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas di kawasan Terminal Tanjung Harapan.

Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas pelabuhan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

( Rilis Humas Polres Meranti )

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Kegiatan Resepsi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026

0

Personil Polsek Ngimbang bersama Koramil Ngimbang dan Yon TF 887 KJM Gelar Pengamanan Kegiatan
Resepsi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka antisipasi Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Dalam Resepsi peringatan HUT Kemerdekaan RI ke- 81 tahun 2026,Polsek Ngimbang bersama Koramil Ngimbang dan Yon TF 887 KJM gelar pengamanan di Lapangan Slegi Desa Pasarlegi Kecamatan Sambeng Selasa (01/09/2026) pukul 19.00 wib

Kegiatan Gebyar malam resepsi dalam rangka Peringatan HUT RI KE-81 tahun 2026 di lapangan Ngimbang Dsn. Slegi Desa Pasarlegi Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan.

Pengamanan di laksanakan
Polsek Ngimbang 9 personil,
Koramil Ngimbang 7 personil, Yon TP 887 KJM : 10 personil

Hadir dalam Kegiatan Anton Sujarwo,S.Pd.MM Camat Ngimbang, AKP ANDRIAN PERMANA, S.Tr.K., S.I.AK Kapolsek Ngimbang, Kapten Arm Yusniady Danramil Ngimbang, Karsum (Ketua Panitia PHBN Kecamatan Ngimbang, Seluruh Panitia kegiatan PHBN dan masyarakat Kecamatan Ngimbang.

Rangkaian Kegiatan yaitu, Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya,menyanyikan lagu mars Lamongan dan sambutan – sambutan

Untuk sambutan pertama Anton Sujarwo,S.Pd.MM Camat Ngimbang di lanjutkan sambutan Karsum Ketua Panitia PHBN di akhiri dengan Doa dan hiburan Campur wong Jowo

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S. H, memberi keterangan bahwa, “Pelaksanaan Kegiatan pengamanan secara terbuka dan tertutup sebelum dan sesudah kegiatan Gebyar malam resepsi Peringatan HUT RI ke 81 tahun 2026.

Koordinasi dengan panitia Peringatan HUT RI ke 81 agar bersama sama menjaga keamanan.jelasnya

Memberikan himbauan kepada pengunjung agar selalu ikut menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.( Roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Selasa (01/09/2026)

Kegiatan di laksanakan pukul 21.00 wib oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aipda Novan dan Aipda Afis untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Ruko Depan RSUD dan Pujasera 1 Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Ngimbang tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)