Beranda blog

HUT ke-81 TNI di Meranti, Kapolres Gede Adi Tekankan Soliditas TNI-Polri dan Forkopimda

0

MERANTI – Polres Kepulauan Meranti memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri dan masyarakat di halaman Mako Polsek Tebing Tinggi, Jalan Pembangunan I, Selatpanjang, Senin (5/10/2026) malam.

Peringatan HUT TNI tersebut dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand serta sosialisasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu dihadiri Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, S.E., Danramil 02/Tebing Tinggi yang diwakili Serma K. Sembiring beserta personel Koramil 02/Tebing Tinggi, serta Danposal Selatpanjang yang diwakili Peltu Bek A.F. Sihombing.

Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Kepulauan Meranti, personel Polres Kepulauan Meranti, awak media, Komunitas Vespa Kabupaten Kepulauan Meranti, Komunitas E-Sport, Komunitas Pelari Kampong, komunitas konten kreator, perwakilan Pro Jek, Wak Gojek dan Start Jek.

Selain itu, hadir perwakilan Becak BMW dan Becak BOT, ASKAB PSSI Kabupaten Kepulauan Meranti serta masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., menyampaikan selamat HUT ke-81 TNI sekaligus memberikan apresiasi atas sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah.

“Selamat HUT ke-81 TNI. Sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama pemerintah daerah harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kebersamaan seluruh elemen menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, kerukunan serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Gede.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak TNI, Polri, ASN dan seluruh elemen masyarakat berperan aktif sebagai Agen Perlinsos. Menurutnya, kondisi Kepulauan Meranti sebagai wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam pendataan sehingga pemanfaatan teknologi digital diperlukan untuk membantu proses verifikasi dan validasi penerima manfaat.

Sosialisasi Perlinsos kemudian disampaikan Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Wan Mantazakka, S.H., M.H. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai mekanisme pendataan, verifikasi dan validasi penerima bantuan sosial, termasuk pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan nobar final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Nasional Indonesia akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 seusai bermain imbang 2-2.

Kemenangan Indonesia disambut antusias Forkopimda, TNI-Polri, komunitas, awak media dan masyarakat yang hadir. Kegiatan juga diisi kuis interaktif serta pembagian doorprize.

Seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, nobar dan sosialisasi Perlinsos berakhir dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

( Rilis: Humas Polres Meranti ).

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Zaeni, Aptu Denny, Aipda Erwan dan Briptu Andika di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Selasa (06/10/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas dan di laporkan situasi Perempatan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang dalam keadaan lancar

Wakapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Sisir Beberapa Tempat Di Daerah Rawan Kriminal Pada Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Sisir Beberapa Tempat Di Daerah Rawan Kriminal Pada Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin (05/10 /2026) pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang dan SPBU Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Polsek Ngimbang Gelar Kunjungan dan Beri Ucapan Kepada Koramil Ngimbang Dalam Rangka HUT TNI ke- 81

0

Polsek Ngimbang Gelar Kunjungan dan Beri Ucapan Kepada Koramil Ngimbang Dalam Rangka HUT TNI ke- 81

LAMONGAN//Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka Hari Ulang Tahun TNI yang ke 81 melaksanakan kunjungan dan beri ucapan kepada Danramil Ngimbang di Makoramil Ngimbang, Senin (05/10/2026)

Ucapan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 yang diperingati pada 5 Oktober 2026. Oleh Jajaran Kapolsek Ngimbang yang di Wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S, H. besama Personil Polsek Ngimbang Di terima Danramil Ngimbang yang di wakili Batituud Pelda Suratman bersama Anggota Koramil Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana. S. Tr. K. S, I. K, yang di wakili oleh Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H,
Mengucapkan Dirgahayu dan selamat HUT TNI yang ke 81 dan Apresiasi dan terima kasih kepada Jajaran Koramil Ngimbang

Terimakasi atas dedikasi, pengabdian dan semangat dalam menjaga persatuan Indonesia.
TNI kuat bersama rakyat.ujarnya

Ucapan ini menjadi bentuk nyata sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang saling menjaga kekompakan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan.

Momentum HUT ke-81 ini diharapkan TNI semakin profesional, modern, dan selalu dicintai rakyat.pungkasnya

Sebagai bentuk Solidaritas TNI – Polri Polsek Ngimbang Memberikan Tumpeng/ ucapan selamat kepada Koramil Ngimbang (roy)

Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Meranti, Indonesia Juara, Warga Larut dalam Kegembiraan

0

Meranti — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai halaman Mako Polsek Tebing Tinggi, Jalan Pembangunan I, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (5/10/2026) malam.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, komunitas masyarakat, awak media dan warga berkumpul dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia menghadapi Thailand.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut tidak sekadar menjadi ajang menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan Polri bersama masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, S.E., perwakilan Koramil 02 Tebing Tinggi, Danposal Selatpanjang, para pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, personel TNI-Polri serta berbagai komunitas dan masyarakat.

Sejumlah komunitas turut memeriahkan kegiatan, di antaranya komunitas awak media, Vespa, E-Sport, Pelari Kampong, konten kreator, Pro Jek, Wak Gojek, Start Jek, Becak BMW, Becak BOT, ASKAB PSSI Kabupaten Kepulauan Meranti serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI sekaligus mengapresiasi sinergitas yang selama ini terjalin antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan dan kondusivitas wilayah.

Selain itu, Kapolres menyampaikan pentingnya Program Perlindungan Sosial (Perlinsos), khususnya dalam memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria mendapatkan bantuan sosial secara tepat sasaran.

Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti yang memiliki karakteristik wilayah 3T menghadapi tantangan tersendiri dalam pendataan masyarakat penerima manfaat. Karena itu, pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi berbagai pihak dinilai penting untuk mendukung proses pendataan, verifikasi dan validasi.

“Seluruh elemen, baik TNI, Polri, ASN maupun masyarakat, dapat berperan aktif sebagai Agen Perlinsos untuk membantu memastikan data masyarakat yang berhak menerima bantuan benar-benar akurat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sosialisasi Perlinsos kemudian disampaikan oleh Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Wan Mantazakka, S.H., M.H. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai mekanisme pendataan, verifikasi dan validasi penerima manfaat serta pentingnya pembaruan data agar bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Usai rangkaian sosialisasi, perhatian peserta pun tertuju ke layar besar. Pertandingan final Indonesia kontra Thailand berlangsung sengit dan membuat suasana Nobar semakin meriah.

Sorak-sorai terdengar dari para peserta setiap kali Timnas Indonesia menciptakan peluang. Ketegangan semakin terasa hingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2 dan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam adu penalti, Indonesia akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2.

Kemenangan tersebut sontak disambut sorakan dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta Nobar. Wajah-wajah penuh kegembiraan terlihat di tengah suasana kebersamaan masyarakat Meranti.

Selain menyaksikan pertandingan, panitia juga menggelar kuis interaktif dan membagikan doorprize kepada peserta. Kegiatan tersebut semakin mencairkan suasana dan membuat malam Nobar terasa semakin hangat.

Bagi masyarakat yang hadir, malam itu menjadi lebih dari sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas, wartawan dan masyarakat menjadi gambaran kuatnya hubungan dan sinergi di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.

( Rilis: Humas Polres Kepulauan meranti ).

Kejutan Manis di Mako Koramil Dau, Potret Kekompakan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Dau – Malang

0

Kejutan Manis di Mako Koramil Dau, Potret Kekompakan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Dau Kabupaten Malang

MALANG//Warta.In — Suasana hangat penuh kebersamaan dan keakraban mewarnai Markas Koramil 0818-29 Dau, yang beralamat di Jalan Raya Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Senin (5/10/2026) siang. Jajaran Polsek Dau bersama Pemerintah Kecamatan Dau memberikan kejutan spesial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Dau, Kompol Purwanto Sigit Raharjo, S.H., M.H., dan Camat Dau, Desy Ariyanti, S.STP., M.M., tiba di Mako Koramil Dau sekitar pukul 13.25 WIB dengan membawa tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kemitraan yang erat. Kehadiran rombongan Muspika ini disambut hangat oleh Danramil 0818-29 Dau, Kapten Czi Gatot Sumardiono, beserta seluruh jajaran prajurit Koramil.

Acara penyerahan tumpeng secara simbolis dilakukan pukul 13.30 WIB dari Camat dan Kapolsek Dau kepada Danramil Dau, disaksikan oleh jajaran personel Polsek, Koramil, serta ASN Kecamatan Dau.

Dalam sambutannya, Kapolsek Dau Kompol Purwanto Sigit Raharjo menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya kepada TNI yang kini menginjak usia ke-81 tahun, mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Menariknya, Kapolsek Dau juga membacakan bait puisi khusus yang dipersembahkan untuk menyambut peringatan HUT TNI kali ini:

“Di bawah sang saka yang berkibar gagah,
TNI berdiri, kokoh tak tergoyahkan.
Setia menjaga setiap jengkal tanah air,
Menjadi perisai benteng kebanggaan.
Bahu-membahu kita di garis terdepan,
TNI, POLRI, dan Pemerintah, rekat dalam pengabdian.
Bersatu menjaga damai dan ketenteraman,
Demi senyum rakyat dan kejayaan Indonesia.
Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia,
TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.”

“Kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan di lapangan, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang selama ini terus berkolaborasi dan bersinergi demi mewujudkan wilayah Kecamatan Dau yang aman, kondusif, dan tenteram,” tutur Kompol Sigit.

Sementara itu, Danramil 0818-29 Dau, Kapten Czi Gatot Sumardiono, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta kejutan yang diberikan oleh jajaran Muspika Dau. “Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Camat, Kapolsek, dan seluruh jajaran. Mari kita terus jaga soliditas dan kekompakan yang tak tergoyahkan ini demi menjaga keamanan wilayah Dau,” ujar Kapten Czi Gatot Sumardiono.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, pemotongan tumpeng, ramah tamah, serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 14.15 WIB tersebut berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan.(roy)

0

Kejutan Manis di Mako Koramil Dau, Potret Kekompakan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Dau HUT TNI Ke-81

MALANG//Warta.In — Suasana hangat penuh kebersamaan dan keakraban mewarnai Markas Koramil 0818-29 Dau, yang beralamat di Jalan Raya Sengkaling, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Senin (5/10/2026) siang. Jajaran Polsek Dau bersama Pemerintah Kecamatan Dau memberikan kejutan spesial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Dau, Kompol Purwanto Sigit Raharjo, S.H., M.H., dan Camat Dau, Desy Ariyanti, S.STP., M.M., tiba di Mako Koramil Dau sekitar pukul 13.25 WIB dengan membawa tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kemitraan yang erat. Kehadiran rombongan Muspika ini disambut hangat oleh Danramil 0818-29 Dau, Kapten Czi Gatot Sumardiono, beserta seluruh jajaran prajurit Koramil.

Acara penyerahan tumpeng secara simbolis dilakukan pukul 13.30 WIB dari Camat dan Kapolsek Dau kepada Danramil Dau, disaksikan oleh jajaran personel Polsek, Koramil, serta ASN Kecamatan Dau.

Dalam sambutannya, Kapolsek Dau Kompol Purwanto Sigit Raharjo menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya kepada TNI yang kini menginjak usia ke-81 tahun, mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Menariknya, Kapolsek Dau juga membacakan bait puisi khusus yang dipersembahkan untuk menyambut peringatan HUT TNI kali ini:

“Di bawah sang saka yang berkibar gagah,
TNI berdiri, kokoh tak tergoyahkan.
Setia menjaga setiap jengkal tanah air,
Menjadi perisai benteng kebanggaan.
Bahu-membahu kita di garis terdepan,
TNI, POLRI, dan Pemerintah, rekat dalam pengabdian.
Bersatu menjaga damai dan ketenteraman,
Demi senyum rakyat dan kejayaan Indonesia.
Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia,
TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.”

“Kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan di lapangan, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang selama ini terus berkolaborasi dan bersinergi demi mewujudkan wilayah Kecamatan Dau yang aman, kondusif, dan tenteram,” tutur Kompol Sigit.

Sementara itu, Danramil 0818-29 Dau, Kapten Czi Gatot Sumardiono, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta kejutan yang diberikan oleh jajaran Muspika Dau. “Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Camat, Kapolsek, dan seluruh jajaran. Mari kita terus jaga soliditas dan kekompakan yang tak tergoyahkan ini demi menjaga keamanan wilayah Dau,” ujar Kapten Czi Gatot Sumardiono.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, pemotongan tumpeng, ramah tamah, serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 14.15 WIB tersebut berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan.(roy)

Dirgahayu TNI ke-81, Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak, Semoga TNI Semakin Kuat dan Garda Terdepan NKRI

0

Dirgahayu TNI ke-81, Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak: Semoga TNI Semakin Kuat, Modern, dan Garda Terdepan NKRI

SURABAYA//Warta.In — Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia yang jatuh pada Senin, 5 Oktober 2026, Kasat Narkoba Polres Tanjung Perak Surabaya, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa dan harapan bagi seluruh keluarga besar TNI.

Peringatan ke-81 ini menandai perjalanan panjang TNI sejak berdirinya pada 5 Oktober 1945 hingga kini. Mengusung semangat “TNI Modern, Bersama Rakyat, Siap Mengawal Indonesia Maju”, peringatan ini menjadi momen memperteguh peran TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara.

Dalam pesannya, AKP Adik Agus Putrawan menyampaikan:

“Semoga TNI semakin kuat, profesional, modern, dan selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara serta keutuhan NKRI. TNI Prima, Indonesia Maju.”

Ucapan ini sekaligus mencerminkan sinergi dan kebersamaan antara jajaran Kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan bangsa demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.(LIMBAD/IMAM))

Tiang dan Kabel WiFi Semrawut di Purwakarta: Mengapa Pejabat Berwenang Seolah Diam?

0

Oleh: Didi Supriady*)

Warta.in, Purwakarta — Perkembangan teknologi digital adalah keniscayaan. Internet bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pendidikan, pelayanan publik, UMKM, dunia usaha, hingga komunikasi sehari-hari kini sangat bergantung pada ketersediaan jaringan internet.

Karena itu, pertumbuhan penyedia layanan internet dan pembangunan jaringan WiFi di berbagai wilayah Purwakarta pada dasarnya merupakan perkembangan yang patut diapresiasi.

Namun, ada persoalan lain yang tidak boleh dianggap sepele: ketika pembangunan jaringan tumbuh lebih cepat daripada penataan infrastrukturnya.

Tiang berdiri di berbagai titik, kabel melintang dan bertumpuk, sebagian mengikuti jalur yang tidak jelas, bahkan berpotensi mengganggu estetika lingkungan serta keselamatan pengguna jalan.

Di sinilah pertanyaan publik menjadi relevan: siapa yang mengatur, siapa yang mengawasi, dan siapa yang bertanggung jawab ketika pemasangan infrastruktur tersebut menimbulkan persoalan?

Pertanyaan yang lebih tajam lagi adalah: mengapa pejabat dan perangkat daerah yang memiliki kewenangan terkesan belum menunjukkan respons yang kuat terhadap kesemrawutan tersebut?

Tentu, mengatakan pemerintah “diam” harus dibuktikan dengan fakta. Bisa jadi pengawasan sedang dilakukan, penertiban sedang dipersiapkan, atau kewenangan memang terbagi di antara beberapa instansi. Karena itu, persoalannya bukan semata-mata mencari siapa yang harus disalahkan.

Persoalannya adalah kejelasan tata kelola.
Jika tiang dan kabel telekomunikasi menggunakan ruang publik, masyarakat berhak mengetahui apakah pemasangannya memiliki izin, memenuhi standar teknis, memperhatikan keselamatan, serta tidak mengganggu fungsi jalan dan lingkungan.

Jangan sampai ruang publik akhirnya menjadi seperti “ruang tanpa tuan”, tempat berbagai kepentingan memasang infrastruktur tanpa kejelasan siapa yang mengendalikan dan siapa yang wajib memastikan semuanya tertata.

Jangan Sampai Pemerintah Kalah Cepat oleh Perkembangan Teknologi

Perusahaan penyedia jaringan tentu memiliki kepentingan bisnis. Itu sesuatu yang sangat wajar. Masyarakat juga membutuhkan internet dengan harga terjangkau dan jaringan yang semakin luas.

Tetapi kepentingan bisnis tidak boleh berjalan sendirian.

Di sisi lain, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan pembangunan infrastruktur digital berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai aturan.

Di sinilah, mestinya pemerintah daerah dituntut hadir bukan untuk menghambat investasi atau memperlambat perluasan akses internet, melainkan mengatur agar pertumbuhan tersebut tanpa mengorbankan kepentingan publik.

Sebab teknologi boleh berkembang cepat, tetapi tata kelolanya tidak boleh tertinggal.

Kalau hari ini kabel semrawut dianggap persoalan kecil, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan persoalannya justru semakin sulit ditata. Infrastruktur yang terlanjur terpasang akan semakin banyak, sementara penertiban di kemudian hari bisa menjadi jauh lebih rumit dan mahal.

Publik Tidak Hanya Membutuhkan Internet, Tetapi Juga Keselamatan
Internet memang penting. Namun keselamatan masyarakat jauh lebih penting.

Tiang yang tidak tertata, konstruksi yang tidak jelas, kabel yang menjuntai atau melintang pada lokasi yang tidak semestinya bukan hanya persoalan estetika kota. Dalam kondisi tertentu, keberadaan infrastruktur yang tidak tertata dapat menimbulkan risiko bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, pemerintah tidak cukup hanya hadir ketika persoalan sudah menjadi viral.
Pengawasan idealnya dilakukan sejak awal: siapa yang memasang, di mana dipasang, atas dasar izin apa, bagaimana standar konstruksinya, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaannya.

Jika semua itu sudah memiliki mekanisme yang jelas dan berjalan, masyarakat tentu tidak perlu bertanya-tanya.

Sebaliknya, jika belum ada sistem yang kuat, inilah saatnya pemerintah melakukan evaluasi.

Saatnya Pemerintah Membuka Data dan Menjelaskan Kewenangan

Pertanyaan masyarakat sebenarnya sederhana:

Berapa banyak penyedia jaringan yang beroperasi di Purwakarta? Berapa yang telah memenuhi ketentuan? Bagaimana mekanisme izin pemasangan tiang dan kabel? Instansi mana yang bertanggung jawab melakukan pengawasan? Apakah terdapat standar penataan kabel? Dan bagaimana mekanisme penertiban terhadap infrastruktur yang tidak sesuai?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap teknologi.
Justru sebaliknya, ini merupakan bagian dari tuntutan agar transformasi digital berjalan sehat.

Pemerintah daerah, penyedia layanan internet, dan masyarakat memiliki kepentingan yang sama: jaringan internet harus tersedia, tetapi infrastrukturnya juga harus aman dan tertata.

Karena itu, publik patut menunggu sikap yang lebih terbuka dari pejabat dan instansi berwenang di Purwakarta. Bukan sekadar pernyataan normatif, melainkan langkah konkret berupa pendataan, pengawasan, penataan, dan bila diperlukan penertiban sesuai aturan.

Sebab ketika kabel semakin banyak dan tiang semakin menjamur, persoalannya bukan lagi sekadar “semrawut atau tidak”.

Persoalannya adalah apakah pemerintah masih memegang kendali atas tata ruang dan keselamatan ruang publiknya sendiri.

Internet boleh menembus pelosok Purwakarta. Teknologi boleh berkembang tanpa batas. Tetapi jangan sampai kemajuan digital justru meninggalkan kekacauan fisik di ruang publik.

Pada akhirnya, masyarakat tidak sedang meminta pemerintah menghentikan pembangunan jaringan internet.

Masyarakat hanya meminta satu hal yang sangat mendasar:

kalau ruang publik digunakan untuk kepentingan bisnis dan pelayanan digital, maka harus ada aturan yang jelas, pengawasan yang nyata, serta pihak yang bertanggung jawab.

Sebab pemerintah tidak harus memasang setiap kabel.

Tetapi pemerintah harus memastikan setiap kabel yang menggunakan ruang publik berada dalam tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kalau tidak sekarang kapan lagi…?

Inilah saatnya Purwakarta membenahi tata kelola yang ada, karena Purwakarta bukanlah wilayah tanpa aturan.

Kami, rakyat Purwakarta menunggu langkah pasti. Agar Purwakarta Istimewa bukan hanya sekedar jargon tanpa makna. Karena kami selaku rakyat Purwakarta  harapannya sama dengan harapan pejabat berwenang yakni kemajuan teknologi harus disertai dengan hadirnya tata kelola yang baik dan patuh pada regulasi.

*). Ketua DPC PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia) Kabupaten Purwakarta.

Grib Jaya PALI Resmi Layangkan Surat ke Polres: Siap Setop Total Truk Batu Bara PT BSEE!

0

Warta.in//PALI, SUMATERA SELATAN (05 Oktober 2026) – Eskalasi kemarahan masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terhadap aktivitas angkutan batu bara yang melintasi jalan umum tampaknya telah mencapai puncaknya. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) Jaya Kabupaten PALI secara resmi telah melayangkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi ke Kepolisian Resor (Polres) PALI.

 

 

Langkah ini diambil sebagai bentuk protes keras dan tuntutan penutupan total mobilitas angkutan batubara milik PT BSEE yang dituding melanggar hukum secara terang-terangan.

Aksi unjuk rasa besar-besaran tersebut dijadwalkan akan turun ke jalan dengan kekuatan penuh pada Senin, 12 Oktober 2026.

Menentang Instruksi Gubernur dan Diduga Tak Berizin, Ketua DPC Grib Jaya PALI, Gerry Richard Kosasih, menegaskan bahwa langkah radikal ini diambil bukan sekadar isapan jempol atau “omon-omon” belaka. Pihaknya menilai PT BSEE secara kasat mata telah menentang Instruksi Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/instruksi/dishub/2025.

Regulasi tersebut secara eksplisit dan tanpa pengecualian menetapkan bahwa terhitung per 1 Januari 2026, seluruh armada angkutan batu bara dilarang keras melintasi jalan umum—baik jalan negara, provinsi, maupun kabupaten/kota. Perusahaan diwajibkan penuh untuk mengalihkan mobilitas logistik mereka ke jalur khusus pertambangan, menggunakan moda transportasi sungai, atau bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Selain menabrak instruksi gubernur, Grib Jaya PALI juga mengindikasikan adanya dugaan kuat bahwa aktivitas mobilitas komoditas tambang oleh PT BSEE ini belum cukup melengkapi atau mengantongi surat izin resmi yang dipersyaratkan oleh otoritas terkait.

Jeritan Warga: Jalur Umum Berubah Menjadi ‘Jalur Neraka’ Dampak dari pembiaran operasional ini dirasakan langsung secara menyakitkan oleh warga lokal setiap harinya. Fasilitas jalan umum yang dibangun menggunakan uang rakyat kini kondisinya hancur lebat dan berubah fungsi layaknya koridor tambang pribadi.

Grib Jaya menyoroti tiga dampak krusial yang kini meresahkan ruang hidup masyarakat PALI:

• Kemacetan Horor: Keberadaan armada truk bertonase besar memicu kemacetan panjang yang melumpuhkan aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga.

• Kerusakan Infrastruktur: Struktur aspal jalan umum mengalami kerusakan parah akibat beban muatan yang melebih kapasitas jalan (overload).

• Ancaman ISPA: Kepulan polusi debu pekat yang beterbangan setiap kali armada melintas kini mengancam kesehatan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan di sepanjang jalur lintasan.

Ultimatum Terakhir untuk Pemerintah dan Korporasi, Menyikapi situasi yang kian tidak terkendali dan terkesan dibiarkan, DPC Grib Jaya PALI melayangkan peringatan keras (ultimatum) kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten PALI, Dishub Provinsi Sumatera Selatan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten dan DPRD PALI. Mereka dituntut untuk segera mengambil tindakan represif yang nyata, memanggil paksa manajemen PT BSEE, serta menjatuhkan sanksi administratif berupa pembekuan izin operasional.

Gerry Richard Kosasih memperingatkan, jika dalam beberapa hari ke depan pemerintah daerah masih menunjukkan sikap gamang, ragu, atau terkesan “melindungi” kepentingan korporasi di atas penderitaan rakyat, maka Grib Jaya memastikan akan mengambil langkah memblokir jalan.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan konkret, ketegasan, dan sanksi nyata dari Dishub PALI, Dishub provinsi, maupun Pemkab dan DPRD, kami dari Grib Jaya PALI siap turun ke jalan dengan kekuatan penuh. Kami akan mengadakan aksi demonstrasi besar-besaran untuk menyetop total seluruh aktivitas angkutan batu bara PT BSEE di lapangan,” ujar Gerry Richard Kosasih dengan nada tinggi saat memberikan keterangan pers, Senin (5/10/2026).

Gerry menutup pernyataannya secara lugas bahwa aksi ini murni gerakan membela hak hidup masyarakat. “Tidak boleh ada satu pun truk mereka yang lewat sebelum jalur khusus mereka selesai. Ini demi kenyamanan, keselamatan, dan keadilan bagi masyarakat PALI,” pungkasnya.