27.8 C
Jakarta
Minggu, Mei 3, 2026
Beranda blog

Kesiapsiagaan Ditingkatkan, Polresta Deli Serdang Gelar Sispam Mako

0

Warta.in Deli Serdang – Polresta Deli Serdang melaksanakan kegiatan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pengamanan di lingkungan Mako dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Dalam kegiatan tersebut, personel ditempatkan di sejumlah titik dan objek vital guna memastikan seluruh area dalam kondisi aman dan terkendali. Penempatan personel meliputi pengamanan di bagian depan Mako Polresta Deli Serdang sebagai akses utama keluar masuk, bagian belakang Mako, pengamanan VIP, ruang tahanan (RTP), gudang senjata, dokumen penting, serta kawasan asrama Polresta Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa kegiatan Sispam Mako merupakan langkah strategis dalam memastikan keamanan markas tetap terjaga secara optimal.

“Seluruh personel harus meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjalankan tugas pengamanan di setiap titik yang telah ditentukan. Laksanakan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik,” tegas Kapolresta.

Kegiatan Sispam Mako ini sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi personel dalam menghadapi situasi kontinjensi, termasuk penanganan cepat apabila terjadi gangguan keamanan.

Dengan pelaksanaan Sispam Mako secara rutin, Polresta Deli Serdang diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan internal serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (RN)

SEKOLAH TINGGI KESEHATAN INDONESIA WIRAUTAMA “STKINDO” CIPARAY PMB 2026 BEBAS BIAYA SUMBANGAN BERKELANJUTAN

0

Manggungharja, STKINDO WIRAUTAMA, Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu, 2 Mei 2026. WARTA. IN
Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia Wirautama ” STKINDO ” WIRAUTAMA, Ciparay, Kabupaten Bandung,
Kampus 1. Jl. Raya Laswi No. 742 B Manggungharja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Kampus 2. Jl. Raya Andir No. 17 B, Ciparay Kabupaten Bandung.
PRODI :
S1 Kesehatan Masyarakat
S1 Keperawatan – Profesi NERS
S1 Kebidanan – Profesi Bidan.
D3 Kebidanan.
LPK Wirakarya Training Center ( WTC ), Lulusan di bantu di salurkan Program Kerja Luar Negeri, Jepang – Korea – Saudi – DLL.
GEL 1 : Januari – Maret 2026
GEL 2 : April – Juni 2026
GEL 3 : Juli – September 2026
CP. 0821-2179-2344- Dean
0816-1772-4912- Dewi
0812-4743-2406- Marten
0751-4213-9915- Lina
H. Asep Ikhsan, SE. S. Pd. MM. Ketua Yayasan YPPGMI, Ketua F. Demokrat DPRD Kabupaten Bandung. Dalam Kesempatan tersebut, H. Asep Ikhsan, mengucapkan Selamat Hardiknas, 2 Mei 2026.
Dr. H. Yusnan Yusup, SKM M. Km. Ketua STKINDO WIRAUTAMA Ciparay, Kabupaten Bandung. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Polresta Deli Serdang Uji Kesiapan Lewat Simulasi Sispam Kota

0

Warta.in Deli Serdang – Polresta Deli Serdang mematangkan kesiapan pengamanan melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota), Rabu (29/4/2026). Digelar di Lapangan Apel Polresta Deli Serdang, latihan ini menjadi cermin keseriusan aparat dalam mengantisipasi dinamika unjuk rasa yang berpotensi berkembang di lapangan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, dan melibatkan lintas instansi, mulai dari pemerintah daerah, TNI, dan Intansi Terkait. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan bahwa pengamanan bukan sekadar tugas kepolisian, melainkan kerja kolektif yang menuntut koordinasi solid.

Simulasi diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Mako Polresta Deli Serdang, lalu berlanjut pada skenario pergerakan massa menuju Kantor Bupati. Dalam tahap awal, aksi digambarkan berlangsung damai. Tim Dalmas awal dan negosiator tampil sebagai garda depan untuk menjaga komunikasi tetap terbuka.

Namun, skenario berubah ketika massa dinarasikan tidak puas terhadap hasil audiensi. Situasi pun memanas lemparan botol dan batu, hingga pembakaran ban menjadi titik eskalasi. Pada fase ini, personel Dalmas lanjutan diterjunkan, disusul tim Penanggulangan Huru-Hara (PHH) dari Brimob Polda Sumut untuk melakukan pengendalian.

Berbagai langkah taktis diperagakan secara terukur: formasi dorong, penggunaan kendaraan taktis water cannon, hingga penanganan provokator. Di saat bersamaan, tim medis bersiaga untuk memberikan pertolongan, menegaskan bahwa aspek kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam setiap operasi.

Simulasi tidak berhenti pada pengendalian massa. Respons cepat ditunjukkan aparat, dengan pengejaran dan penangkapan pelaku hingga situasi dinyatakan terkendali.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, menegaskan, latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya menguji kesiapan secara menyeluruh mulai dari personel, peralatan, hingga pola koordinasi lintas instansi.

“Melalui simulasi ini, kita pastikan seluruh unsur mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional menghadapi setiap dinamika di lapangan,” ujarnya.

Meski demikian, pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, namun ruang penyampaian aspirasi secara damai tetap dijamin. (RN)

(Humas Polresta DS)

 Sat Samapta Polresta Mataram Patroli Dialogis ke Permukiman Warga Hingga Kawasan Publik

0

 

Warta in

Mataram, NTB – Personel Satuan Samapta Polresta Mataram kembali menggelar patroli keamanan yang dipadukan dengan pendekatan dialogis di sejumlah wilayah Kota Mataram, Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan patroli kali ini menyasar berbagai titik, mulai dari kawasan perkampungan, kompleks perumahan hingga lokasi-lokasi publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel menyapa warga secara langsung serta berdialog humanis guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Selain memantau situasi, petugas juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan mempertahankan keamanan di lingkungan masing-masing. Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif yang terus dioptimalkan dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif dalam menjaga dan memelihara kamtibmas, sekaligus mendukung program prioritas Kapolri terkait harkamtibmas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga menggali berbagai informasi dari masyarakat sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Melalui patroli yang dilakukan secara rutin dan humanis, Polresta Mataram berharap situasi kamtibmas di wilayah Kota Mataram tetap aman dan kondusif, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan semakin meningkat.(sr/hpm)

 

 

 

Gowes Kamtibmas Polres Lombok Utara Menyapa Desa Jenggala Tanjung

0

 

Warta.in

Lombok Utara, NTB – Setelah sempat vakum beberapa waktu karena Ramadhan dan Idul Fitri program Gowes Kamtibmas Polres Lombok Utara kembali dilanjutkan dengan menyasar Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Sabtu pagi (Mei 2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan jajaran Kapolsek.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut mengambil start dari Mapolres Lombok Utara, kemudian melintasi sejumlah rute di wilayah Kecamatan Tanjung sebelum akhirnya tiba di Kantor Desa Jenggala sekitar pukul 07.50 WITA.

Tidak hanya sekadar olahraga bersama, Gowes Kamtibmas kali ini juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, serta silaturahmi bersama masyarakat setempat. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kapolsek Tanjung AKP Surya Irawan,S.H., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat bantuan sosial.

Dalam rangkaian kegiatan, Polres Lombok Utara melalui Seksi Dokes Polres Lombok Utara bekerja sama dengan Puskesmas Tanjung memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat Desa Jenggala. Selain itu, bantuan sembako juga disalurkan kepada sekitar 50 warga yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, lansia, dan warga yang membutuhkan.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Gowes Kamtibmas merupakan upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai informasi dan permasalahan yang ada di desa.

“Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang kami laksanakan secara bergiliran di 43 desa di Kabupaten Lombok Utara, dan saat ini sudah memasuki pelaksanaan ke-36. Tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi serta mengetahui langsung situasi kamtibmas di tengah masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia juga mengapresiasi situasi keamanan di Desa Jenggala yang dinilai tetap kondusif, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam penggunaan teknologi, khususnya kepada generasi muda, untuk menghindari dampak negatif seperti judi online, pinjaman online ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat memicu permasalahan sosial serius.

“Peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam menjaga generasi muda kita agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dengan melengkapi surat kendaraan dan menggunakan helm demi keselamatan bersama.

Kegiatan *Gowes Kamtibmas* yang mengusung jargon *“Aparat Sehat, Lotara Aman, Masyarakat Nyaman”* ini berakhir sekitar pukul 08.57 WITA dalam keadaan aman dan lancar, dengan pengamanan dari personel Polsek Tanjung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di KabupatenLombok Utara.(sr/hpntb)

 

Peringatan Hardiknas ke 67 , Pemprov NTB Tekankan Pendidikan Berkualitas

0

Peringatan Hardiknas ke 67 , Pemprov NTB Tekankan Pendidikan Berkualitas

Warta.in
Mataram, – Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menekankan kualitas pendidikan dalam akses belajar, kompetensi dan kesejahteraan guru. Sebagai apresiasi dan perhatian kepada guru berstatus Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK – PW), Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan anggaran untuk penghasilan tambahan minimal sebesar Rp 500 ribu bagi 1.759 guru mulai September mendatang.

“Khusus untuk guru P3K PW yang penghasilannya tergantung jam mengajar, kami berupaya di tengah keterbatasan fiskal untuk memberikan kesejahteraan yang lebih baik”, ucap Gubernur Dr. H.L.Muhamad Iqbal dalam upacara peringatan Hardiknas di lapangan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga di Mataram, Sabtu (02/05/2026).

Gubernur mengatakan, kebijakan bagi guru PPPK- PW ini dilakukan sebesar harapan daerah dalam memajukan dunia pendidikan.

Gubernur menegaskan bahwa Dinas Dikpora sebagai pengampu utama pendidikan, fokus kepada pembanguan manusia bukan sekadar fisik agar kualitas pendidikan meningkat.

“Kualitas pendidikan artinya dinas, kepala sekolah dan guru mulai memikirkan agar seluruh anak memiliki akses pendidikan. Memastikan tidak ada anak putus sekolah, memastikan kualitas bahan ajar dan kualitas guru”, tegasnya.

Dalam upacara peringatan Hardiknas ini, Gubernur menyampaikan amanat nasional pendidikan dasar dan menengah dalam lima kebijakan strategis nasional yakni, revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi, pemenuhan kualifikasi dan kompetensi guru sebagai teladan dan kesejahteraan dalam bentuk beasiswa kuliah bagi guru, penguatan pendidikan karakter melalui budaya dan lingkungan sekolah.

Kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi dan numerasi dalam science, technology, engineering and mathematics (STEM) dan tes kemampuan akademik termasuk olahraga dan kesenian.
Serta kebijakan layanan pendidikan yang mudah, murah dan fleksibel untuk berbagai penyebab putus sekolah dengan sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, komunitas belajar dan sekolah terbuka.

Untuk mewujudkan pendidikan bermutu, empat ekosistrm pendidikan dari sekolah, keluarga, masyarakat dan media diintegrasikan dalam regulasi dan kebijakan.

Dalam upacara peringatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karyasatya kepada tiga orang pengajar dari SMA Negeri 5 Mataram, Siti Nurhani, SLB Negeri 1 Mataram, Kamtono dan SMK Negeri 1 Mataram, Ahmad Quroni. (sr/dkisntb).

Laporan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pj Kades Tak Berlanjut, Pelapor Kecewa dan Minta Klarifikasi Kapolres Jember

0

Warta.in, Jember — Sejumlah video yang beredar di masyarakat memperlihatkan permintaan kepada Kapolres Jember untuk turun tangan membantu mengklarifikasi laporan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung.

Pelapor, Jumadi Made selaku Ketua RJM, mengaku kecewa terhadap penanganan laporannya yang dinilai tidak menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menyebut laporan yang telah disampaikan ke Polsek Ajung justru terkesan diabaikan oleh pihak Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim).

“Saya meminta kejelasan atas laporan yang sudah saya buat. Namun selama beberapa hari, tidak ada tindak lanjut yang jelas,” ujar Jumadi Made kepada awak media saat ditemui di kediamannya.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan mengapa laporan tersebut justru diajukan oleh staf desa, bukan langsung oleh pihak terkait. Menurutnya, sebagai warga negara sekaligus masyarakat Desa Pancakarya, dirinya berhak memperoleh transparansi, terutama terkait dugaan penyalahgunaan jabatan selama mantan Pj Kepala Desa Fauzi menjabat.

“Saya memiliki bukti dan data terkait dugaan tersebut. Ini menyangkut kepentingan masyarakat, sehingga perlu keterbukaan,” tegasnya.

Jumadi juga mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya Pasal 29 hingga 32, yang mengatur larangan bagi kepala desa, termasuk penjabat kepala desa, untuk menyalahgunakan wewenang, merugikan kepentingan umum, maupun melanggar peraturan perundang-undangan.

Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut telah disampaikan pada 15 April 2026. Pada 27 April 2026, ia sempat menerima informasi bahwa kasusnya akan dilimpahkan ke Polres Jember. Namun, pada 29 April 2026, ia justru mendapatkan kabar bahwa laporannya tidak dilanjutkan.

“Saya sangat kecewa. Seharusnya sebagai pelapor, saya mendapatkan informasi resmi terkait perkembangan laporan. Namun tiba-tiba dihentikan, apalagi setelah mantan Pj bertemu dengan Pj yang baru,” ungkapnya dengan nada geram.

Atas hal tersebut, Jumadi Made menegaskan akan membawa langsung laporan tersebut ke Polres Jember guna mendapatkan kejelasan serta penanganan yang lebih transparan dan profesional.

ALUMNI SMPPN 37 BALEBAT 83 Tepang Sono – Halal Bihalal SC ABORIGIN, Sabtu, 2 Mei 2026 Silaturahmi – Bahagia

0

Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, SC ABORIGIN, Sabtu, 2 Mei 2026. WARTA. IN
Alumni SMPPN 37 BALEBAT 83, Bale Endah-Buah Batu,SMPPN 37 ( SMAN 1 BALE ENDAH Kini ), SMAN Buah Batu ( SMAN 25 Kini ), Sabtu, 2 Mei 2026 mengadakan ” Tepang Sono & Halal Bihalal bertajuk ” Jalin Silaturahmi, Jangan Lupa Bahagia “.
Kedepannya, akan kita buat Kartu Nama, Plus Kelas masing-masing, supaya mempermudah mengingat nama dan kelas, Papar Tono, Ketua Panitia.
>60 Alumni yang hadir di SC ABORIGIN, Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Antusias alumni dalam mengikuti acara, sambil bercengkerama mengingat masa-masa sekolah. Mungkin mengingat kembali ” Kisah Kasih di Sekolah “.
Ada yang menyumbang Lagu, Saweran, doa bersama, ditutup Makan Bersama.
Hadir Alumni
1. IPS 1
2. IPA 2
3. IPS 2
4. IPS 4
5. BAHASA
6. IPA 3
7. IPA 1
8. IPS 3
9. IPS 5
10. IPA 4.
Ucapan terima kasih kepada Panitia, Tono, Yayan, Sarikurnia. Tak lupa Tedi SC ABORIGIN, yang telah memfasilitasi Tempat terselenggaranya acara tersebut, dan alumni yang hadir Balebat 83. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kepulauan Meranti

0

Meranti – Komitmen serius memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan kembali ditegaskan Polda Riau. Wakapolda Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti secara resmi mendeklarasikan Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Desa Banglas Barat tersebut berlangsung semarak melalui penyambutan adat, tari persembahan, penandatanganan deklarasi, pembentukan kader anti narkoba, hingga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.M., M.M., Karo SDM Polda Riau Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang, S.I.K., M.H., Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, S.I.K., Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., beserta Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, hingga ratusan masyarakat setempat.

Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. melalui Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki posisi strategis sekaligus rawan karena berada di jalur perbatasan yang kerap dimanfaatkan jaringan internasional untuk menyelundupkan narkoba dari negara tetangga, khususnya Malaysia.

“Deklarasi Kampung Tangguh Anti Narkoba ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah konkret membangun pertahanan masyarakat dari tingkat desa. Meranti merupakan salah satu pintu masuk narkoba di Riau, sehingga masyarakat harus menjadi garda terdepan menjaga lingkungannya,” tegas Wakapolda.

Ia mengungkapkan, dalam kurun waktu 15 bulan terakhir, Polda Riau rata-rata menangkap sekitar 310 tersangka narkoba setiap bulan. Bahkan dalam empat bulan terakhir saja, sebanyak 1.378 pelaku berhasil diamankan. Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman narkoba masih sangat serius dan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui pendekatan community policing atau kepolisian masyarakat, di mana warga berperan aktif mengawasi, mendata, dan melaporkan setiap indikasi peredaran narkotika.

“Kalau masyarakat kompak, nelayan waspada, tokoh adat bergerak, dan seluruh warga peduli, maka bandar narkoba tidak akan punya ruang di desa ini,” ujarnya.

Wakapolda juga menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap pelaku narkoba, termasuk bagi anggota Polri yang terlibat. Menurutnya, narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan moral, memicu kriminalitas, dan merusak masa depan generasi bangsa.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polda Riau atas langkah nyata menjadikan Banglas Barat sebagai desa percontohan anti narkoba.

Ia menegaskan, keberhasilan Polres Kepulauan Meranti mengungkap kasus besar 27 kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi beberapa waktu lalu menjadi bukti bahwa pemerintah dan aparat serius melindungi masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas polisi atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai generasi muda Meranti hancur karena narkoba. Desa Banglas Barat harus menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain,” ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan program, Pemerintah Desa Banglas Barat juga telah menerbitkan keputusan resmi pembentukan Kader Anti Narkoba yang bertugas melakukan pencegahan, edukasi, dan pengawasan di tengah masyarakat.

Dengan deklarasi ini, Desa Banglas Barat diharapkan menjadi model kampung pesisir yang bersih, tangguh, dan berani melawan narkoba, sekaligus menginspirasi kawasan lain di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk membangun gerakan serupa demi menyelamatkan generasi masa depan.

*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Kabid Humas Polda Riau

Konferensi Pers PW HIMMAH Sumut : Desak Pemecatan Kompol DK Terkait Skandal Vape Getar

0

Warta.in Medan – Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) menggelar konferensi pers pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Sekretatiat PW HIMMAH Sumut guna menanggapi video viral yang melibatkan oknum perwira polisi berpangkat Kompol berinisial DK.

Dalam video yang beredar luas, oknum tersebut diduga tengah menggunakan narkotika jenis pot/vape getar serta melakukan tindakan asusila di tempat umum. Pihaknya menilai tindakan tersebut telah mencederai martabat kepolisian dan menuntut langkah tegas dari pimpinan tertinggi Polri.

Ketua PW HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai menegaskan bahwa perbuatan DK tidak bisa ditoleransi. “Kami meminta kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kapolri, Kapolda Sumut, Kadiv Propam Mabes Polri, dan Ketua Komisi III DPR RI untuk segera memecat atau melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Kompol DK. Jangan karena ulah satu oknum, citra seluruh institusi Polri hancur di mata masyarakat,” tegasnya.

PW HIMMAH Sumut juga menyoroti pernyataan Kabid Humas Polda Sumut yang dinilai memberikan pembelaan yang tidak logis.

1. Anomali Waktu Kejadian: Kabid Humas menyatakan video diambil tahun 2025. Faktanya, lokasi kejadian (angkringan di Jalan Gatot Subroto, Medan) baru beroperasi pada tahun 2026. Hal ini membuktikan perbuatan tersebut dilakukan baru-baru ini saat DK menjabat sebagai Kasubag Binopsnal Ditsamapta Polda Sumut, bukan saat ia bertugas di Ditresnarkoba.

2. Bantahan Alibi Penyamaran: Narasi yang menyebutkan DK sedang melakukan tugas penyamaran (undercover) dinilai sebagai pembodohan publik. Video menunjukkan DK menikmati vape getar dan melakukan perbuatan mesum dengan wanita di tempat umum secara sadar, bukan dalam konteks tugas kepolisian.

3. Bukti Video Berulang: Pernyataan bahwa DK hanya sekali menggunakan vape tersebut diragukan. Video yang beredar menunjukkan DK berada di lokasi yang berbeda-beda dengan pakaian yang berbeda pula, menunjukkan perilaku tersebut adalah kebiasaan, bukan ketidaksengajaan.

PW HIMMAH Sumut menegaskan bahwa langkah ini diambil atas dasar kecintaan terhadap institusi Polri, bukan kebencian.

“Kami cinta polisi, itulah alasan kami ingin membantu membersihkan institusi ini dari oknum-oknum nakal. Kepercayaan masyarakat terhadap Polri sedang dipertaruhkan. Jika Kapolda Sumut tidak berani mengambil sikap tegas memecat DK, maka kredibilitas Polri di Sumatera Utara akan terus merosot,” ujar Imransyah Pasai.

Masyarakat saat ini sudah cerdas dan mampu menilai fakta di lapangan. PW HIMMAH Sumut mendesak agar tidak ada lagi upaya “memplesetkan” fakta demi membela oknum yang jelas-jelas melanggar kode etik dan profesi Kepolisian Republik Indonesia serta pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis, 7 Mei 2026 di Mapolda Sumut. (RN)