Beranda blog

BUMDes Mandek, PMD Cuci Tangan

0

Nias Barat, Warta.in – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Barat diduga menghindari konfirmasi awak media terkait pengelolaan anggaran dan mandeknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di 105 desa.

Alih-alih memberikan penjelasan sebagai penanggung jawab anggaran, Kadis PMD justru mengarahkan wartawan untuk melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Dinas (Sekdis).

Ketika gabungan media melakukan konfirmasi kepada Sekdis PMD Nias Barat, Penieli Waruwu, pada Jumat (9/10/2026) di ruang kerjanya, pernyataannya justru menimbulkan tanda tanya besar.

Saat ditanya sejauh mana pengawasan Dana Desa di 105 desa, Penieli Waruwu mengungkapkan, “Kalau Dinas PMD tidak mengawasi Dana Desa. Yang berhak mengawasi Dana Desa itu BPD, Camat. Kalau PMD hanya sebatas menerima laporan saja.”

Saat ditanya kembali bila Dana BUMDes tidak terealisasi dan hanya menjadi SiLPA, ia menjawab, “Ya tetap kita berpedoman di permohonan desa. Bila tidak terealisasi BUMDes-nya dijadikan SiLPA.”

*Pernyataan Bertentangan Dengan Regulasi BUMDes*

Pernyataan tersebut bertentangan dengan tugas pokok Dinas PMD dalam pembinaan BUMDes.

Sesuai *Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes Pasal 31 dan Pasal 33*, pengelolaan BUMDes wajib profesional, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Dipertegas dalam *Permendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pembinaan dan Pengawasan BUMDes Pasal 30 dan Pasal 32 Ayat (1):* Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melalui Dinas PMD *wajib* melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap BUMDes, meliputi fasilitasi pendirian, manajemen usaha, permodalan, dan pengembangan usaha.

Artinya, dalih PMD hanya menerima laporan saja adalah bentuk cuci tangan.

*Tindakan Wajib PMD Bila BUMDes Merugikan Negara*

Bila BUMDes tidak jalan, mandek, atau dananya mengendap menjadi SiLPA terus-menerus sehingga merugikan keuangan desa dan masyarakat, maka Dinas PMD wajib bertindak:

1. Sesuai Permendesa No. 3 Tahun 2021 Pasal 34 dan PP No. 11 Tahun 2021 Pasal 36: PMD wajib melakukan evaluasi kinerja, memanggil Pengurus, Penasihat (Kepala Desa) dan Pengawas BUMDes untuk dimintai pertanggungjawaban.

2. Sesuai Pasal 36 Permendesa No. 3 Tahun 2021: Jika merugikan keuangan desa, PMD bersama Camat dan Inspektorat wajib merekomendasikan Musyawarah Desa Khusus dan dapat merekomendasikan audit investigatif serta pemberhentian pengurus.

3. Sesuai UU No. 6 Tahun 2014 Pasal 26 Ayat (4) dan PP No. 11 Tahun 2021 Pasal 60: Jika ada unsur kerugian keuangan desa / negara, Kepala Desa dan pengurus BUMDes dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

4. Sesuai *Permendagri No. 20 Tahun 2018 Pasal 19: SiLPA Dana Desa tanpa alasan jelas adalah bentuk ketidakpatuhan perencanaan dan dapat menjadi temuan pemeriksaan.

Jika Dana BUMDes hanya dijadikan SiLPA setiap tahun tanpa pembinaan dari PMD, maka itu adalah pembiaran yang merugikan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat.

Kadis Diduga Lempar Tanggung Jawab

Sikap Kadis yang mengarahkan media ke Sekdis dinilai sebagai lempar tanggung jawab. Padahal Kadis adalah Pengguna Anggaran (PA) yang bertanggung jawab penuh.

Hal ini bertentangan dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 7 dan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 yang menjamin kemudahan akses informasi bagi pers.

“Seorang pejabat publik yang digaji dari uang rakyat seharusnya tidak alergi terhadap wartawan. Ini bentuk lempar tanggung jawab dan patut diduga menghindar,” ujar tokoh masyarakat Nias Barat, Kamis (9/10/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, Kadis PMD Nias Barat belum memberikan keterangan resmi. Redaksi akan terus meminta klarifikasi kepada Bupati dan Inspektorat Nias Barat terkait pembiaran BUMDes bermasalah di 105 desa.

Warta.in

Bersambung.

Anjing Pelacak K-9 Sisir Tiga Zona MotoGP Mandalika, Polisi Pastikan Steril

0

Anjing Pelacak K-9 Sisir Tiga Zona MotoGP Mandalika, Polisi Pastikan Steril

Warta.in
Lombok Tengah,NTB – Enam anjing pelacak K-9 dikerahkan menyisir tiga zona pengamanan MotoGP Mandalika 2026, Jumat (9/10/2026) pagi. Sterilisasi bahan peledak dilakukan di zona barat, tengah, serta timur menjelang rangkaian balapan.

Kegiatan dimulai pukul 05.30 Wita, melibatkan 15 personel Unit Polsatwa Ditsamapta Polda NTB serta 11 personel BKO Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Bali. Tim turut berkoordinasi dengan Gegana Satbrimob Polda NTB.

Enam anjing K-9 bernama Rocky, Ira, Feia, Cora, Chiphas, serta Budhy Yacki menyisir area untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan bahan peledak. Hasil pemeriksaan menunjukkan, tidak ditemukan benda maupun bahan yang berkaitan dengan bahan peledak.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, sterilisasi menjadi bagian dari upaya memastikan keamanan seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di zona pengamanan. Kami ingin memastikan area kegiatan aman sehingga pembalap, ofisial, penonton, serta masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” ungkap Kombes Kholid.

Kombes Kholid juga mengimbau penonton mengikuti arahan petugas, serta melaporkan jika menemukan benda mencurigakan.

“Jangan menyentuh atau memindahkan benda yang mencurigakan. Segera laporkan kepada petugas terdekat agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.(sr/hpntb)

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

0

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Warta.in

Lombok Tengah,NTB – Gelaran MotoGP Mandalika 2026 membawa peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan merchandise bagi para penggemar balap motor. Pada hari pertama penyelenggaraan, aktivitas penjualan mulai menunjukkan geliat dengan sejumlah produk yang diminati pengunjung, terutama kaus bergambar pembalap Veda Ega Pratama dan Marc Marquez.

Darsono, salah seorang pedagang merchandise asal Semarang, mengungkapkan bahwa penjualan pada hari pertama sudah cukup ramai. Menurutnya, kaus bergambar Veda Ega Pratama dan Marc Marquez menjadi salah satu produk yang banyak diminati pembeli. Kaus yang dijual merupakan hasil produksi sendiri, dengan harga sekitar Rp150 ribu untuk ukuran dewasa dan Rp100 ribu untuk anak-anak.

“Untuk hari pertama ini, penjualan sudah lumayan ramai. Yang banyak diminati pembeli itu kaus Veda Ega Pratama dan Marc Marquez,” ujar Darsono.

Darsono datang dari Semarang untuk berjualan di kawasan Mandalika selama gelaran MotoGP 2026. Ia juga mengungkapkan bahwa proses perizinan untuk berjualan berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

“Perizinannya aman dan lancar, tidak ada kendala. Mudah-mudahan untuk hari kedua dan ketiga nanti semakin ramai, sehingga penjualan juga bisa lebih bagus,” tambahnya.

Menurut Darsono, kehadiran penonton dan penggemar balap motor menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan selama ajang internasional tersebut berlangsung. Ia berharap antusiasme masyarakat terus meningkat hingga akhir penyelenggaraan.

Sementara itu, Angga, salah seorang pengunjung MotoGP Mandalika 2026, mengaku tertarik membeli kaus pembalap untuk anak-anak. Ketertarikannya tersebut turut menunjukkan bahwa merchandise MotoGP tidak hanya diminati oleh penggemar dewasa, tetapi juga menjadi pilihan bagi orang tua yang ingin membelikan pakaian bertema balap motor untuk buah hati mereka.

“Saya tertarik membeli baju pembalap untuk anak-anak. Selain menarik, baju ini juga bisa menjadi kenang-kenangan dari MotoGP Mandalika,” ujar Angga.

Antusiasme pedagang dan pengunjung tersebut menjadi bagian dari semarak MotoGP Mandalika 2026. Momentum ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan penyelenggaraan.(sr/dkisntb)

Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, Lalu Lintas Kondusif, Petugas Siaga di Jalur Menuju Sirkuit

0

Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, Lalu Lintas Kondusif, Petugas Siaga di Jalur Menuju Sirkuit

Warta.in

Lbok Tengah,NTB – Kondisi lalu lintas di sejumlah jalur menuju Sirkuit Mandalika pada hari pertama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 terpantau kondusif. Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Polri, dan TNI disiagakan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta mengantisipasi potensi kepadatan selama gelaran berlangsung.

Koordinator Lapangan Perhubungan di Pos BIL, Suartini, menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas pada hari pertama masih relatif landai karena jumlah penonton yang menuju sirkuit belum terlalu banyak. Untuk sementara, belum dilakukan pengalihan arus lalu lintas.

“Namun, rekayasa lalu lintas dapat diterapkan apabila volume kendaraan dan jumlah penonton meningkat signifikan, sebagaimana yang dilakukan pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya

Sementara itu, dari jalur Sengkol, arus kendaraan yang berasal dari arah Mataram dan wilayah luar Lombok Tengah mulai mengalami peningkatan. Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan di kawasan Bundaran Bizam, AKP Agus Rahman, menyampaikan bahwa sekitar 15 personel telah disiagakan untuk melaksanakan pengaturan dan penyekatan arus lalu lintas bersama panitia penyelenggara dan tim Sirkuit Mandalika.

“Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan informasi mengenai pengaturan lalu lintas tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut AKP Agus Rahman, sejauh ini belum ditemukan kendala berarti di lapangan. Informasi disampaikan melalui papan petunjuk yang dipasang panitia serta sosialisasi oleh personel Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan.

AKP Agus Rahman mengimbau masyarakat yang akan menyaksikan MotoGP Mandalika 2026, khususnya pada hari kedua dan ketiga, agar mematuhi peraturan lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

“Pengendara sepeda motor diingatkan untuk menggunakan helm, sedangkan pengendara mobil wajib mengenakan sabuk pengaman. Masyarakat juga diminta menjaga kecepatan kendaraan dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ungkapnya.

Dengan koordinasi petugas gabungan dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku, diharapkan arus lalu lintas menuju kawasan Mandalika tetap lancar, aman, dan kondusif selama gelaran MotoGP Mandalika 2026 berlangsung.(sr/dkisntb)

Menkomdigi, Meutya Hafid Pastikan Komunikasi MotoGP Mandalika Tanpa Gangguan

0

Menkomdigi, Meutya Hafid Pastikan Komunikasi MotoGP Mandalika Tanpa Gangguan

Warta.in

Ma,NTB — Sehari menjelang MotoGP Mandalika 2026, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid tiba di Nusa Tenggara Barat dan langsung memastikan salah satu penopang paling vital ajang balap dunia itu bekerja tanpa gangguan: sistem komunikasi.

Meutya tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sekitar pukul 12.00 WITA, Kamis (8/10/26), dan diterima langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Setelah berbincang sejenak, Meutya melanjutkan perjalanan menuju Pertamina Mandalika International Circuit untuk mengecek langsung kesiapan dukungan komunikasi menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung 9–11 Oktober.

Di Mandalika, Komdigi telah mengamankan lebih dari 250 kebutuhan frekuensi radio untuk berbagai keperluan penyelenggaraan MotoGP, mulai dari komunikasi tim balap, operasional dan keselamatan perlombaan, hingga produksi serta distribusi siaran internasional. Empat Base Transceiver Station (BTS) bergerak juga disiapkan untuk memperkuat kapasitas layanan telekomunikasi di kawasan sirkuit.

“MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama Indonesia ke dunia. Dukungan komunikasi harus berjalan tanpa gangguan, baik untuk keselamatan pembalap, operasional penyelenggara, penyiaran ke berbagai negara, maupun kenyamanan masyarakat yang hadir langsung. Karena itu, seluruh kesiapan teknis harus dipastikan sebelum balapan dimulai,” ujar Meutya.

Kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi dalam MotoGP bukan sekadar urusan jaringan telekomunikasi atau siaran televisi. Di balik balapan yang berlangsung dalam hitungan detik, terdapat sistem komunikasi yang menopang pengawasan lintasan, keselamatan pembalap dan petugas, pertukaran data teknis, hingga koordinasi penyelenggara.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sekaligus Vice Chairman MotoGP 2026, Ananda Mikola, menjelaskan bahwa frekuensi radio memiliki peran penting dalam mendukung berbagai sistem tersebut.

Salah satunya adalah telemetri yang memungkinkan tim teknis menerima dan menganalisis berbagai data dari sepeda motor secara langsung, termasuk kondisi mesin, ban, suspensi serta penggunaan gas dan rem.

“Frekuensi ini bukan hanya untuk tayangan televisi. Saat motor melaju, berbagai data teknis harus dapat diterima dan dianalisis oleh tim secara langsung. Karena itu, sistem komunikasinya harus andal dan tidak boleh terganggu,” ujar Ananda.

Komunikasi juga menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan balapan. Informasi dari race control harus dapat diterima petugas lintasan secara cepat ketika terjadi insiden, sehingga tindakan yang diperlukan dapat segera dilakukan.

Untuk menjaga keteraturan penggunaan spektrum, Komdigi melalui Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Mataram melakukan pengawasan dan pengendalian penggunaan frekuensi selama penyelenggaraan MotoGP. Langkah ini ditujukan untuk mengantisipasi potensi interferensi antarsistem komunikasi.

Di sisi lain, empat BTS bergerak disiapkan melalui koordinasi dengan operator seluler untuk memperkuat kapasitas layanan ketika trafik komunikasi meningkat akibat konsentrasi pengunjung di kawasan sirkuit. Dengan jumlah penonton yang diperkirakan mencapai hingga 200 ribu orang selama penyelenggaraan, kapasitas konektivitas menjadi bagian penting dari kenyamanan publik.

Ananda mengapresiasi dukungan Komdigi dalam mengantisipasi kebutuhan komunikasi MotoGP. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan kepastian bagi penyelenggara terhadap kebutuhan teknis yang harus bekerja secara bersamaan selama balapan berlangsung.

Meutya menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan selama penyelenggaraan MotoGP untuk mengantisipasi potensi gangguan frekuensi maupun kendala layanan telekomunikasi.

“Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah ajang internasional juga ditentukan oleh kesiapan infrastruktur pendukungnya. Kami ingin memastikan seluruh sistem komunikasi bekerja dengan baik, balapan berlangsung aman, siaran ke dunia berjalan lancar, dan masyarakat dapat menikmati MotoGP Mandalika dengan nyaman,” tegasnya.

Kunjungan Meutya ke Mandalika melengkapi kesiapan lintas sektor menjelang balapan. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, penyelenggara, operator telekomunikasi dan berbagai unsur pendukung bekerja pada ruang masing-masing untuk memastikan satu penyelenggaraan berlangsung tanpa celah.

Di Mandalika, yang terlihat adalah gemuruh mesin dan persaingan para pembalap. Namun di baliknya, ada sistem komunikasi yang harus bekerja dalam hitungan detik, nyaris tanpa boleh gagal. Ketika sistem itu berjalan baik, Indonesia bukan hanya sedang menggelar balapan dunia, tetapi juga menunjukkan kemampuan menjadi tuan rumah yang bekerja dengan standar dunia.(sr/dkisntb)

R Wendeilyna Simarmata, Yuk Simak, The Power of Forgiving

0

Lumban Suhi Suhi Toruan, warta.in – Memaafkan Bukan Tanda Kelemahan, Melainkan Kekuatan untuk Berdamai dengan Diri Sendiri

Di tengah kehidupan yang penuh dinamika, setiap orang berpotensi mengalami kekecewaan, terluka oleh perkataan orang lain, atau merasa dikhianati oleh seseorang yang pernah dipercaya. Tidak semua luka mudah disembuhkan. Ada yang dapat dilupakan seiring waktu, tetapi ada pula yang terus membekas dalam ingatan.

Dalam situasi seperti itu, memaafkan menjadi sebuah pilihan yang tidak selalu mudah, tetapi layak dipertimbangkan. Memaafkan bukan berarti menganggap perbuatan yang menyakitkan sebagai sesuatu yang benar. Memaafkan juga tidak berarti seseorang harus melupakan kejadian yang pernah melukai dirinya.

Sebaliknya, memaafkan dapat menjadi langkah untuk melepaskan diri dari beban emosi yang terus mengganggu ketenangan batin.

Mengapa Memaafkan Itu Penting?

Pembina Yayasan Tarombo Dalihan Natolu – Dr drh R Wendeilyna Simarmata MSi (CMed CPP CIJ CPW) menegaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, rasa marah, kecewa, dan sakit hati merupakan respons manusiawi ketika menghadapi perlakuan yang tidak menyenangkan. Perasaan tersebut tidak perlu disangkal atau dipaksakan hilang dalam sekejap.

Namun, ketika kemarahan terus dipelihara, seseorang dapat terjebak dalam pengalaman buruk yang sebenarnya sudah berlalu. Pikiran terus kembali kepada kejadian yang sama, sementara kesempatan untuk menikmati kehidupan saat ini menjadi berkurang.

Wendeilyna berpendapat memaafkan dapat menjadi salah satu cara untuk mengelola perasaan tersebut. Prosesnya membutuhkan waktu, kesadaran, dan keberanian untuk menerima kenyataan bahwa sesuatu yang telah terjadi tidak selalu dapat diubah.

Dengan memaafkan, seseorang berusaha mengambil kembali kendali atas kehidupannya sendiri, tanpa harus terus membiarkan kesalahan orang lain menentukan suasana hatinya.

Memaafkan Tidak Sama dengan Membenarkan Kesalahan

Salah satu kesalahpahaman yang sering muncul adalah anggapan bahwa memaafkan berarti membiarkan orang lain mengulangi kesalahannya.

Padahal, keduanya merupakan hal yang berbeda.

Seseorang dapat memaafkan, tetapi tetap menuntut pertanggungjawaban atas perbuatan yang merugikan dirinya. Seseorang juga dapat memberikan maaf tanpa harus kembali menjalin hubungan dekat dengan orang yang pernah menyakitinya.

Dalam keadaan tertentu, menjaga jarak dan menetapkan batas yang sehat justru diperlukan agar luka yang sama tidak terus berulang.

Dengan demikian, memaafkan bukan berarti kehilangan harga diri, mengabaikan keadilan, atau menyerahkan diri untuk kembali disakiti. Memaafkan merupakan keputusan pribadi untuk menghadapi luka dengan cara yang lebih sehat.

Hubungan Memaafkan dengan Kesehatan

Ketenangan pikiran dan pengelolaan emosi merupakan bagian penting dari kesejahteraan seseorang. Konflik yang berkepanjangan dapat menjadi sumber stres, terutama ketika seseorang terus-menerus memikirkan pengalaman yang menyakitkan.

Belajar memaafkan dapat membantu sebagian orang mengurangi beban emosional tersebut. Meski demikian, proses ini berbeda bagi setiap individu dan bukan jaminan bahwa semua masalah kesehatan akan hilang.

Memaafkan juga bukan kewajiban yang harus dilakukan secara terburu-buru. Orang yang mengalami luka mendalam berhak mengambil waktu untuk memulihkan diri dan mencari dukungan yang dibutuhkan.

Yang terpenting, seseorang tidak perlu terus-menerus menyiksa dirinya sendiri dengan kemarahan yang tidak kunjung menemukan jalan keluar.

Belajar Memaafkan, Belajar Melanjutkan Kehidupan

Tidak semua persoalan harus berakhir dengan rekonsiliasi. Tidak semua hubungan harus kembali seperti semula. Namun, seseorang tetap dapat berusaha menjalani kehidupan tanpa menjadikan kepahitan masa lalu sebagai pusat dari seluruh pengalamannya.

Memaafkan dapat dimulai dengan langkah sederhana: mengakui bahwa diri sendiri sedang terluka, memahami perasaan yang muncul, kemudian perlahan-lahan memilih cara untuk melanjutkan kehidupan.

Pada akhirnya, memaafkan bukan semata-mata tentang memberikan sesuatu kepada orang lain. Dalam banyak keadaan, memaafkan juga merupakan upaya memberikan ruang bagi diri sendiri untuk kembali merasa tenang.

Melalui tema The Power of Forgiving, pembaca media online ini diajak merenungkan satu hal penting: kita mungkin tidak dapat mengubah apa yang telah dilakukan orang lain, tetapi kita masih dapat belajar menentukan bagaimana kita akan menjalani kehidupan setelahnya.

Memaafkan bukan berarti melupakan pelajaran dari masa lalu. Memaafkan adalah belajar agar masa lalu tidak terus-menerus merampas kedamaian hari ini (red)

Polres Lamongan bersama Masyarakat Evakuasi Lansia Meninggal Dunia  Di Pinggir Jalan Desa Lembung Kidul

0

Polres Lamongan bersama Masyarakat Evakuasi Lansia Meninggal Dunia  Di Pinggir Jalan Desa Lembung Kidul

Lamongan//Warta.In, 9/10/2026 – Seorang pria lanjut usia berinisial Sup (70), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan Dusun Lembung Kidul Desa Tunjungmekar Kecamatan Kalitengah, pada Jumat (9/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan kejadian tersebut.

Almarhum sebelumnya diketahui sedang mengendarai sepeda motor usai mencari rumput untuk pakan ternak, kemudian berhenti dan duduk sejenak di tempat duduk berbahan bambu sebelum akhirnya merebahkan diri.

“Saat didatangi warga saudara Sup tidak bergerak kemudian Warga memanggil bidan untuk memeriksa nadi dan diketahui saudara Sup sudah dalam keadaan meninggal dunia.” jelasnya.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Kalitengah AKP Heri Prasetyo Wibowo bersama anggota mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan, dan berkoordinasi dengan bidan desa, pemerintah desa, serta keluarga almarhum.

“Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum.” lanjutnya.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit dan menduga mengalami kelelahan.

“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.” tambahnya.

Polres Lamongan mengajak masyarakat untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan kejadian darurat di lingkungan sekitar.(roy)

Warung Legen Di Mantup Terbakar, Polres Lamongan Cegah Api Merembet Ke Rumah Warga

0

Warung Legen Di Mantup Terbakar, Polres Lamongan Cegah Api Merembet Ke Rumah Warga

Lamongan//Warta.In, 8/10/2026 – Kebakaran terjadi di sebuah warung legen yang berada di depan makam, Dusun Mantup Selatan, Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (7/10) sekitar pukul 18.30 WIB. Warung tersebut milik AF (53), warga Dusun Mantup Selatan, Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian.

“Setelah menerima laporan warga, Kapolsek Mantup AKP Sukardi bersama anggota langsung mendatangi lokasi dan menghubungi Dinas PMK Ngimbang.” jelasnya.

Api kemudian berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar bersama personel Polsek Mantup, Koramil Mantup dan masyarakat, sehingga tidak merembet ke rumah warga di sekitar lokasi.

“ Kebakaran tersebut diduga berasal dari konsleting listrik.” lanjutnya.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp25 juta.” tambahnya.

IPDA M. Hamzaid, S.Pd. mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya kebakaran.(roy)

Revitalisasi SDN Karangrejo 05 Jember Bawa Semangat Baru, Guru Berharap Siswa Makin Nyaman Belajar

0

Warta.in, Jember — Program revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026 membawa harapan baru bagi keluarga besar SDN Karangrejo 05, yang beralamat di Jalan P. Tendean Gang Mojopahit Nomor 70, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah tersebut menjadi angin segar bagi para guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan lingkungan belajar yang lebih baik, pihak sekolah berharap para siswa semakin nyaman, bersemangat, dan mampu mengembangkan potensi mereka secara optimal.

Kepala SDN Karangrejo 05, Aida Mufliha Fidiyati, menjelaskan bahwa revitalisasi tahun ini mencakup rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang kepala sekolah dan ruang guru, ruang tata usaha (TU), toilet, serta penataan lingkungan sekolah, termasuk taman.

Adapun anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi tersebut sebesar Rp961.597.270.

Menurut Aida, perbaikan ini sangat dibutuhkan mengingat bangunan SDN Karangrejo 05 telah berdiri sejak sekitar tahun 1975. Seiring berjalannya waktu, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, mulai dari kayu yang keropos hingga atap yang bocor ketika musim hujan tiba.

Bahkan, plafon atap sekolah pernah jatuh. Beruntung, peristiwa tersebut terjadi di luar waktu kegiatan belajar mengajar sehingga tidak sampai membahayakan siswa maupun guru yang sedang beraktivitas di sekolah.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pembenahan sarana dan prasarana sekolah demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Aida berharap, melalui revitalisasi ini, semangat para guru dalam mendampingi dan memberikan pembelajaran kepada siswa semakin meningkat. Baginya, setiap anak memiliki potensi besar yang perlu diasah melalui pendidikan, bimbingan, serta perhatian yang berkelanjutan.

Ket Foto : Kepala Sekolah SDN 05 Karangrejo Aida Mufliha Fidiyati saat menunjukkan bangunan revitalisasi.

“Anak-anak kita ini calon bintang yang pastinya akan bersinar terang. Maka dari itu, kami akan berusaha memberikan ilmu serta pembelajaran yang terbaik kepada mereka,” ungkap Aida.

Ia juga berharap, setelah seluruh pekerjaan revitalisasi selesai, para siswa semakin giat belajar dan merasa betah berada di lingkungan sekolah.

“Semoga nantinya, setelah semua pekerjaan selesai, anak-anak juga makin giat belajar, makin semangat, dan betah di lingkungan sekolah dengan fasilitas-fasilitas yang sudah bagus,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik bangunan, Aida memandang revitalisasi ini sebagai kesempatan untuk membangun suasana belajar yang lebih kondusif. Dengan fasilitas yang memadai, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih optimal sehingga mampu mendukung perkembangan akademik maupun karakter siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Aida turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan sekolah di lingkungan Kelurahan Karangrejo.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Ia berharap peningkatan fasilitas sekolah dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan putra-putri mereka di SDN Karangrejo 05.

Aida bersama jajaran dewan guru juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas bantuan revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait atas dukungan terhadap peningkatan kualitas satuan pendidikan di Kabupaten Jember.

Pihak sekolah berharap pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan lancar, sesuai dengan rencana, serta selesai tepat waktu tanpa kendala berarti.

“Semoga pembangunan ini lancar dan tidak ada kendala hingga waktu pelaksanaannya selesai,” pungkas Aida.

Melalui revitalisasi ini, SDN Karangrejo 05 berharap dapat menghadirkan lingkungan pendidikan yang semakin layak dan nyaman. Sebab, di balik ruang kelas yang lebih baik, terdapat harapan besar agar setiap siswa memperoleh kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih cerah.

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Aptu Denny, Aipda Erwan dan Briptu Andika di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Jum’at (09/10/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas dan di laporkan situasi Perempatan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang dalam keadaan lancar

Wakapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)