Warta.in | Jakarta – Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar kegiatan “Experience Papua Selatan: The Untouched Paradise of Indonesia” di Jakarta, Jumat (24/7/2026), sebagai langkah memperkenalkan potensi daerah sekaligus mengubah pandangan masyarakat terhadap Papua.
Melalui kegiatan ini, Papua Selatan ingin menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang damai, terus berkembang, kaya akan budaya, serta memiliki peluang besar di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghapus stigma lama yang selama ini masih melekat terhadap Papua.
“Selama ini masih ada anggapan bahwa Papua adalah daerah yang kacau, tertinggal, dan terbelakang. Melalui Experience Papua Selatan, kami ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Papua adalah tanah yang damai, terus berkembang, dan tetap teguh berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Soleman.
Menurutnya, masyarakat Papua memiliki semangat besar untuk membangun daerah melalui peningkatan pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera.
Ia menegaskan, Papua Selatan kini mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi pembangunan maupun kualitas sumber daya manusia. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya putra-putri asli Papua yang dipercaya mengemban jabatan strategis di tingkat nasional maupun daerah.
Soleman menambahkan, kehadiran Papua Selatan di Jakarta bukan sekadar mempromosikan potensi wisata, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi dengan berbagai daerah di Indonesia.
“Kami selama ini banyak menerima produk dari daerah lain. Kini kami juga memiliki berbagai produk unggulan UMKM yang siap dipasarkan secara nasional. Kami ingin membangun kolaborasi yang saling menguntungkan,”katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Papua Selatan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari hasil perikanan, kerajinan tangan, batik khas Papua, produk fesyen, hingga berbagai hasil ekonomi kreatif masyarakat yang mencerminkan perkembangan UMKM di daerah.
Menurut Soleman, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu kunci memperkuat perekonomian nasional. Kami memiliki hasil laut yang melimpah, sementara daerah lain memiliki keunggulan masing-masing. Mari saling melengkapi, saling bertukar produk, dan bersama-sama memperkuat ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Papua Selatan, dengan ibu kota di Merauke, juga dikenal sebagai “Miniatur Indonesia” karena dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Merauke menjadi bukti nyata tingginya toleransi di Papua. Hampir seluruh suku di Indonesia ada di sana dan hidup bersama dengan damai. Masyarakat asli Papua juga sangat terbuka menerima saudara-saudara dari berbagai daerah,” jelas Soleman.
Ia menegaskan bahwa Papua Selatan merupakan wilayah yang aman dan kondusif, sehingga layak menjadi destinasi wisata sekaligus tujuan investasi..Melalui Experience Papua Selatan: The Untouched Paradise of Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap masyarakat Indonesia semakin mengenal wajah Papua yang sesungguhnya, yaitu daerah yang kaya akan keindahan alam, budaya, kreativitas, toleransi, serta memiliki masyarakat yang terbuka untuk berkolaborasi membangun Indonesia.
“Kami ingin menghapus cara pandang lama tentang Papua. Kini saatnya masyarakat Indonesia melihat Papua Selatan sebagai daerah yang maju, aman, penuh potensi, dan siap menjadi mitra kolaborasi bagi seluruh Nusantara,” tutup Soleman Jambormias.










