32.1 C
Jakarta
Senin, April 13, 2026
Beranda blog

Upah Rp1 Juta di SPBU Jombang Disorot, Dugaan Pelanggaran UMK Mencuat

0

Warta.in, Jember — Persoalan upah pekerja kembali menjadi sorotan. Sejumlah karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, mengeluhkan besaran gaji yang dinilai jauh dari standar kelayakan. Mereka mengaku hanya menerima upah sekitar Rp1.000.000 per bulan, angka yang diduga berada di bawah ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang berlaku, Kamis (10/04/2026).

Keluhan tersebut disampaikan oleh beberapa karyawan yang meminta identitasnya dirahasiakan. Mereka menyebut telah bekerja secara rutin dengan sistem shift, melayani konsumen sejak pagi hingga malam hari. Namun, beban kerja tersebut dinilai tidak sebanding dengan upah yang diterima.

“Setiap hari kami bekerja bergantian shift, melayani konsumen dari pagi sampai malam. Tapi gaji yang kami terima hanya sekitar satu juta rupiah per bulan,” ungkap salah satu karyawan.

Para pekerja mendesak adanya perhatian serius dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait, khususnya Dinas Tenaga Kerja. Mereka meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengupahan, sekaligus pengawasan terhadap potensi pelanggaran norma ketenagakerjaan.

Selain itu, karyawan juga menyoroti ketidakjelasan status kerja mereka, apakah sebagai karyawan tetap, kontrak, atau tenaga harian lepas. Ketidakpastian ini dinilai berdampak langsung terhadap pemenuhan hak-hak normatif, termasuk upah layak, jaminan sosial, dan perlindungan kerja.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku. Jika terbukti terjadi pelanggaran, pemerintah melalui instansi berwenang didorong untuk tidak sekadar melakukan pembinaan, tetapi juga mengambil langkah tegas guna memastikan perlindungan hak pekerja.

Sementara itu, pihak SPBU melalui pengawas lapangan, Sarji, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa besaran gaji yang diterapkan telah melalui kesepakatan awal antara pekerja dan perusahaan.

“Gaji tersebut sudah menjadi kesepakatan di awal. Jika tidak berkenan, pekerja dipersilakan untuk tidak melanjutkan pekerjaan di sini,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Pernyataan tersebut justru memantik kritik, mengingat kesepakatan kerja seharusnya tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku, termasuk standar upah minimum yang tidak dapat dinegosiasikan di bawah batas yang telah ditetapkan pemerintah.

Sarji juga menyampaikan bahwa pihak direktur SPBU tidak bersedia ditemui secara langsung dan meminta seluruh komunikasi dilakukan melalui dirinya sebagai perwakilan di lapangan.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen atau direktur SPBU terkait dugaan ketidaksesuaian upah tersebut. Sementara itu, publik menunggu langkah konkret dari Dinas Tenaga Kerja untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan serta menjamin perlindungan bagi para pekerja.

DPC REPDEM Resmi Laporkan Dugaan Korupsi PLTS Dinkes Ke Kejari Purwakarta

0

Warta.in, Purwakarta – Pemasangan panel PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) di 20 PKM, diduga banyak kejanggalan dan menuai sorotan publik, kian memanas serta memasuki babak baru.

Pemasangan instalasi PLTS yang menghabiskan uang rakyat puluhan milyar ini dan baru setahun berjalan, di beberapa PKM ditemukan alatnya sudah tidak berfungsi sebagaimanamestinya. Ini kian menguatkan bahwa ada yang salah dalam pelaksanaannya.

Terkat hal ini, DPC REPDEM hari ini secara resmi melaporkan masalah dugaan korupsi dan carut marutnya pembangunan instalasi PLTS yang menelan anggaran puluhan milyar ini ke Kejaksaan Negeri Purwakarta, Senin, 13/04/2026.

Dalam keterangannya Ketua DPC REPDEM Purwakarta, Asep Yadi Rudiana atau yang akrab disapa Asep Bentar mengatakan bahwa DPC REPDEM secara resmi telah melaporkan temuin ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

“Kami dari DPC Repdem secara resmi sudah melaporkannya ke Kejari. Berkas laporan sudah kita masukan ke Kejari, tinggal menunggu tindak lanjutnya,” kata Asep Bentar.

“Dan kami akan mengawal laporan ini sampai tuntas, karena ini menyangkut penggunaan uang negara,” tambah Ketua DPC REPDEM.

REPDEM menduga kuat proyek ini telah berpotensi menimbulkan kerugian uang negara.

“Kalau memang semua dikerjakan sesuai dengan spesifikasi semestinya, tentunya semuanya pasti terukur termasuk kualitas materialnya. Ini baru setahun masa sudah tidak berfungsi?” Ujar Asep Bentar.

Dibagian akhir keterangannya, Asep Bentar menegaskan kembali, DPC REPDEM akan terus mengawal dugaan korupsi ini sampai tuntas dan terang benderang.serta sudah menyiapkan langkah selanjutnya.

“Bila diperlukan kami akan melanjutkannya ke tingkatan yang lebih tinggi. Bila perlu ke Kejagung,” pungkasnya.

Sampai berita ini tayang belum ada keterangan resmi dari pihak Kejari Purwakarta.

H. Karya Tekankan Urgensi Infrastruktur Tani, Jalan Tegal Koneng Ditargetkan Mulai Dibangun Juni 2026

0
0-0x0-0-0#

H. Karya Tekankan Urgensi Infrastruktur Tani, Jalan Tegal Koneng Ditargetkan Mulai Dibangun Juni 2026

SUBANG | Warta In Jabar – Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi Partai Golkar, H. Karya, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar di Desa Rawa Mekar.

Dalam pertemuan bersama warga, politisi senior dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Blanakan, Ciasem, dan Patokbeusi ini menyampaikan bahwa perbaikan Jalan Tegal Koneng menjadi salah satu prioritas yang ditargetkan mulai direalisasikan pada Juni 2026.

Warga secara langsung menyampaikan kondisi jalan poros desa di wilayah Tegal Koneng sepanjang kurang lebih 200 meter yang saat ini dinilai rusak dan menghambat aktivitas masyarakat. Selain itu, usulan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) juga menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran distribusi hasil pertanian.

H. Karya menilai, infrastruktur pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas petani serta mendorong tercapainya swasembada pangan di daerah.

“Pembangunan jalan usaha tani sangat penting untuk menunjang aktivitas petani. Akses yang baik akan mempermudah pengangkutan hasil panen dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dikawal secara serius agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan daerah dan direalisasikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Kegiatan reses yang berlangsung pada 9 hingga 15 April 2026 ini dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memastikan kebutuhan riil di lapangan dapat diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD.

H. Karya juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Ini bukan sekadar usulan, tetapi kebutuhan nyata masyarakat yang harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

0
0-0x0-0-0#

H. Karya Tekankan Urgensi Infrastruktur Tani, Jalan Tegal Koneng Ditargetkan Mulai Dibangun Juni 2026

SUBANG | Warta In Jabar – Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi Partai Golkar, H. Karya, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar di Desa Rawa Mekar.

Dalam pertemuan bersama warga, politisi senior dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Blanakan, Ciasem, dan Patokbeusi ini menyampaikan bahwa perbaikan Jalan Tegal Koneng menjadi salah satu prioritas yang ditargetkan mulai direalisasikan pada Juni 2026.

Warga secara langsung menyampaikan kondisi jalan poros desa di wilayah Tegal Koneng sepanjang kurang lebih 200 meter yang saat ini dinilai rusak dan menghambat aktivitas masyarakat. Selain itu, usulan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) juga menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran distribusi hasil pertanian.

H. Karya menilai, infrastruktur pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas petani serta mendorong tercapainya swasembada pangan di daerah.

“Pembangunan jalan usaha tani sangat penting untuk menunjang aktivitas petani. Akses yang baik akan mempermudah pengangkutan hasil panen dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dikawal secara serius agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan daerah dan direalisasikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Kegiatan reses yang berlangsung pada 9 hingga 15 April 2026 ini dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memastikan kebutuhan riil di lapangan dapat diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD.

H. Karya juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Ini bukan sekadar usulan, tetapi kebutuhan nyata masyarakat yang harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sertijab Kepala Sekolah SDN Kiara II Berlangsung Khidmat, Dihadiri Korwil dan Komite Sekolah

0
0-0x0-0-0#

Sertijab Kepala Sekolah SDN Kiara II Berlangsung Khidmat, Dihadiri Korwil dan Komite Sekolah

KARAWANG | Warta In Jabar – Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Sekolah SDN Kiara II, Kecamatan Cilamaya Kulon, berlangsung khidmat pada Senin (13/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Nia Kurniawati resmi digantikan oleh Ayan Haryana yang sebelumnya bertugas di SDN Kiara III.

Acara sertijab digelar di lingkungan SDN Kiara II dan dihadiri oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan setempat, Samson, serta para guru dari SDN Kiara II dan SDN Kiara III.

Turut hadir pula unsur komite sekolah sebagai saksi dalam prosesi tersebut, yakni Ketua Komite SDN Kiara II Nuh Ridwan dan Ketua Komite SDN Kiara III H. Didi Sukadicari.

Dalam rangkaian acara, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, kemudian prosesi serah terima jabatan, dan ditutup dengan doa bersama.

Diketahui, Nia Kurniawati selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Sekolah di SDN Langensari 1.

Sertijab ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan mutu pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Cilamaya Kulon.

Diduga korupsikan Dana desa TA.2024.pj.kades onowaembo kec.lahomi di limpahkan kejari gunungsitoli.

0
Warga desa onowaembo kecamatan lahomi kabupaten nias barat desak kejari gunungsitoli untuk melakukan penyelidikan dugan tindak pidana korupsi yang telah di limpahkan Oleh inspektorat nias barat.
Yang mana dugaan tindak pidana korupsi tersebut yang di duga di lakukan oleh PJ.kepala desa alias KT.pada tahun anggaran 2024 sebagai berikut
1.satu init leptop merek anser warna silfer mode dialed id name:0018841/09 tartt:Er60422/18 mode name:9560D2W product Type wirells LAns,diduga tidak sesuai anggaran sebesar Rp.12.870.400(dua belas juta delapan ratis tujuh puluh empat ratus rupiah)leptop tersebut tidak sesuai harganya yang mana harga leptop tersebut saat di konfirmasi di salah satu toko di kota gunungsitoli harga sebesarRp.5.500.00- sehingga derdapat Mar-up Rp.7.370.400
2.dana stunting Rp.25.000.000-dimana dana yang di aloksikan untuk  barang dan jasa belanjakan di alokasikan tidak sesuai RAB,
 dan ada bebapa etem yang lebih fatal ya ng di duga mar-up pj kades onowaembo tersebut seperti bangunan bronjong tidak sesuai spesifikasi yang telah di tentukan di RAB
Media mencoba konfirmasi di kejari gunungsitoli pada tanggal 05/4-2026
Kasi datun An.Danieli sinaga mengatakan Benar,kami sudah terima Laporan pemeriksaan Inspektorat kabupaten nias barat(LHP)sudah di deposisikan oleh pak kejari sama saya ungkap daniel untuk melakukam penyelidikak kerugian negara.tapi masih belum saya undang pj.kadesnya dan inspektorat nias barat untuk melakukan mediasi kepada pj kepala desa alias KT mana tau ada etikat baiknya untuk mengambalikan kerugian ujar daniel sinaga
     
Media tanyakan kepada Deniel kapan kira-kira di undang pj kadesnya?jawab daniel Saya tidak pastikan,karena Bapak kepala kejaksaa sedang banyak kegiatan di luar kepulauan nias tentu kami undang PJ.kades onowaembo dan inspektorat kejari yang tanda tangani surat undangan tersebut ungkapnya.
Media ini mencoba wawancarai tokoh adat masyarakat desa onowaembo senin 13/04-2026 terkaitnya lambannya penyelidikan LHP desa onowaembo  yang telah diserahkan  inspektorat nias barat di kejari gunungsitoli
 alias AD ungkapkan di Harapkan agar kejari gunungsitoli melalui kasi datun kejari gunungsitoli segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi Dana desa onowaembo tersebut supaya masyarakat tau terang mnenerang pertanggung jawaban pj kades kami alias KT tersebut.

Diduga korupsikan Dana desa TA.2024.pj.kades onowaembo kec.lahomi di limpahkan di kejari gunungsitoli.

0
Warga desa onowaembo kecamatan lahomi kabupaten nias barat desak kejari gunungsitoli untuk melakukan penyelidikan dugan tindak pidana korupsi yang telah di limpahkan Oleh inspektorat nias barat.
Yang mana dugaan tindak pidana korupsi tersebut yang di duga di lakukan oleh PJ.kepala desa alias KT.pada tahun anggaran 2024 sebagai berikut
1.satu init leptop merek anser warna silfer mode dialed id name:0018841/09 tartt:Er60422/18 mode name:9560D2W product Type wirells LAns,diduga tidak sesuai anggaran sebesar Rp.12.870.400(dua belas juta delapan ratis tujuh puluh empat ratus rupiah)leptop tersebut tidak sesuai harganya yang mana harga leptop tersebut saat di konfirmasi di salah satu toko di kota gunungsitoli harga sebesarRp.5.500.00- sehingga derdapat Mar-up Rp.7.370.400
2.dana stunting Rp.25.000.000-dimana dana yang di aloksikan untuk  barang dan jasa belanjakan di alokasikan tidak sesuai RAB,
 dan ada bebapa etem yang lebih fatal ya ng di duga mar-up pj kades onowaembo tersebut seperti bangunan bronjong tidak sesuai spesifikasi yang telah di tentukan di RAB
Media mencoba konfirmasi di kejari gunungsitoli pada tanggal 05/4-2026
Kasi datun An.Danieli sinaga mengatakan Benar,kami sudah terima Laporan pemeriksaan Inspektorat kabupaten nias barat(LHP)sudah di deposisikan oleh pal kejari sama saya ungkap daniel untuk melakukam penyelidikak kerugian negara.tapi masih belum saya undang pj.kadesnya dan inspektorat nias barat untuk melakukan mediasi kepada pj kepala desa alias KT mana tau ada etikat baiknya untuk mengambalikan kerugian ujar daniel
Media tanyakan kepada Deniel kapan kira-kira di ungkan pj kadesnya?jawab daniel Saya tidak pastikan,karena Bapak kepala kejaksaa sedang banyak kegiatan di luar kepulauan nias tentu kami undang PJ.kades onowaembo dan inspektorat kejari yang tanda tangani surat undangan tersebut ungkapnya.
Media ini mencoba wawancarai tokoh adat masyarakat desa onowaembo senin 13/04-2026 terkaitnya lambannya penyelidikan LHP desa onowaembo  yang telah diserahkan  inspektorat nias barat di kejari gunungsitoli
 alias AD ungkapkan di Harapkan agar kejari gunungsitoli melalui kasi datun kejari gunungsitoli segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi Dana desa onowaembo tersebut supaya masyarakat tau terang mnenerang pertanggung jawaban pj kades kami alias KT tersebut.

Diduga korupsikan Dana desa TA.2024 PJ.onowaembo ke.lahomi telah di limpahkan dikejari gunungsitoli

0

 

Nias barat//warta.in
Warga desa onowaembo kecamatan lahomi kabupaten nias barat desak kejari gunungsitoli untuk melakukan penyelidikan dugan tindak pidana korupsi yang telah di limpahkan Oleh inspektorat nias barat.
Yang mana dugaan tindak pidana korupsi tersebut yang di duga di lakukan oleh PJ.kepala desa alias KT.pada tahun anggaran 2024 sebagai berikut
1.satu init leptop merek anser warna silfer mode dialed id name:0018841/09 tartt:Er60422/18 mode name:9560D2W product Type wirells LAns,diduga tidak sesuai anggaran sebesar Rp.12.870.400(dua belas juta delapan ratis tujuh puluh empat ratus rupiah)leptop tersebut tidak sesuai harganya yang mana harga leptop tersebut saat di konfirmasi di salah satu toko di kota gunungsitoli harga sebesarRp.5.500.00- sehingga derdapat Mar-up Rp.7.370.400
2.dana stunting Rp.25.000.000-dimana dana yang di untuk  barang dan jasa belanjakan di alokasikan tidak sesuai RAB,
 dan ada bebapa etem yang lebih fatal ya ng di duga mar-up pj kades onowaembo tersebut seperti bangunan bronjong tidak sesuai spesifikasi yang telah di tentukan di RAB
Media mencoba konfirmasi di kejari gunungsitoli pada tanggal 05/4-2026
Kasi datun An.Danieli sinaga mengatakan Benar,kami sudah terima Laporan pemeriksaan Inspektorat kabupaten nias barat(LHP)sudah di deposisikan oleh pal kejari sama saya ungkap daniel untuk melakukam penyelidikak kerugian negara.tapi masih belum saya undang pj.kadesnya dan inspektorat nias barat untuk melakukan mediasi kepada pj kepala desa alias KT mana tau ada etikat baiknya untuk mengambalikan kerugian ujar daniel
Media tanyakan kepada Deniel kapan kira-kira di ungkan pj kadesnya?jawab daniel Saya tidak pastikan,karena Bapak kepala kejaksaa sedang banyak kegiatan di luar kepulauan nias tentu kami undang PJ.kades onowaembo dan inspektorat kejari yang tanda tangani surat undangan tersebut ungkapnya.
Media ini mencoba wawancarai tokoh adat masyarakat desa onowaembo senin 13/04-2026 terkaitnya lambannya penyelidikan LHP desa onowaembo  yang telah diserahkan  inspektorat nias barat di kejari gunungsitoli
 alias AD ungkapkan di Harapkan agar kejari gunungsitoli melalui kasi datun kejari gunungsitoli segera melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi Dana desa onowaembo tersebut supaya masyarakat tau terang mnenerang pertanggung jawaban pj kades kami alias KT tersebut.

*Antara Stetoskop dan Benang Rajut: Mengagungkan Kreativitas Tanpa Batas dr. Zuhria Novianty*

0

*Antara Stetoskop dan Benang Rajut: Mengagungkan Kreativitas Tanpa Batas dr. Zuhria Novianty*

JAKARTA, 13 April 2026 – Di tengah hiruk-pikuk dunia medis yang menuntut ketelitian dan ketegasan, terdapat sebuah kisah indah tentang keseimbangan hidup. Di balik kesibukannya yang padat sebagai seorang dokter spesialis patologi klinik, dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., menyimpan sisi lain yang begitu lembut dan penuh seni; sebuah kecintaan yang mendalam terhadap dunia kerajinan tangan.

Bagi istri dari Letkol Inf. Benu Supriyantoko yang juga aktif mengabdi dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad ini, kreativitas bukanlah sekadar hobi sesaat. Lebih dari itu, kreativitas baginya adalah napas kehidupan, sebuah jiwa seni yang telah tertanam sejak lama dan tidak pernah benar-benar pudar meski waktu terus berjalan.

Kecintaan terhadap dunia keterampilan tangan ini bukanlah sesuatu yang tumbuh dalam semalam. Benih-benih kesenian itu telah bersemi sejak masa kanak-kanak. Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat menghargai karya dan keindahan, membentuk karakter Zuhria yang gemar mencipta. Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, tangannya sudah terlatih untuk menghasilkan karya. Mulai dari membuat paper bag sederhana yang penuh imajinasi, belajar menjahit dengan penuh ketelitian, hingga mengenal keajaiban benang dan jarum rajut.

Pada masa itu, di tengah keterbatasan akses informasi dan referensi yang jauh dari kemudahan zaman sekarang, semangat belajarnya justru semakin membara. Keterbatasan bukan dijadikan alasan untuk berhenti, melainkan menjadi pemicu untuk terus bereksperimen dan menggali potensi diri. Ketika menginjak masa perkuliahan, minatnya terhadap dunia mode dan desain sempat menjadi bayang-bayang masa depan yang begitu menarik. Ia sering membayangkan hidup di tengah kain, warna, dan karya seni yang memukau.

Namun, takdir kehidupan memiliki jalannya sendiri. Pilihan untuk menekuni dunia seni sempat menemui kendala dan tidak sepenuhnya mendapatkan restu dari orang tua. Dengan kedewasaan dan rasa hormat yang tinggi, Zuhria akhirnya mengambil keputusan besar untuk menempuh jalan ilmu pengobatan. Ia memilih memasuki gerbang kedokteran, sebuah profesi luhur yang menuntut dedikasi tinggi, kedisiplinan yang luar biasa, serta tanggung jawab besar dalam mengabdikan diri bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Profesi sebagai dokter membawanya memasuki dunia yang penuh tantangan. Setelah menyelesaikan pendidikan, kehidupannya pun semakin sarat akan peran. Ia harus mampu membagi waktu dan energi dengan sempurna, menjadi tenaga medis yang handal, sekaligus menjalankan peran mulia sebagai istri dan ibu, serta aktif dalam berbagai organisasi sosial. Kesibukan yang demikian padat sempat membuat waktu untuk sekadar memegang jarum dan benang menjadi sangat terbatas.

Namun, rasa cinta terhadap dunia kerajinan tangan itu ibarat api yang tak pernah padam. Meskipun tertutup oleh kesibukan, apinya tetap menyala di dalam hati. Dan akhirnya, setelah berhasil menuntaskan pendidikan spesialisnya, dr. Zuhria kembali menemukan ruang dan waktu yang dinanti-nantikan. Ia kembali menyambung benang-benang kreativitasnya, kembali mencipta keindahan melalui karya rajut, membuktikan kepada dunia bahwa di tangan yang tangguh menangani stetoskop, pun mampu menciptakan kelembutan dan keindahan yang memukau.

(TIM/Red)

Ulama, Zuama, dan Cendekiawan Satu Suara: Stop Perang, Tegakkan Keadilan Global Sekarang

0

JAKARTA, 13 April 2026 — Sebanyak 53 tokoh ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim Indonesia menyuarakan sikap tegas atas eskalasi konflik global yang kian memanas, khususnya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dinilai memicu tragedi kemanusiaan baru, di tengah belum usainya krisis kemanusiaan di Gaza.

Seruan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations dan Global Fulcrum of Wasatiyyat Islam di Hotel Ambhara, Senin (13/4/2026).

Tokoh-tokoh yang hadir antara lain Din Syamsuddin selaku Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam, Zaitun Rasmin selaku Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Dr. Syarfi Hutauruk Ketua Umum DPP Tarbiyah Indonesia dan Lainnya.

Termasuk didalam 53 tokoh terdapat Jusuf Kalla ,Mantan Wakil Presiden dan juga menjabat Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia

Desakan Tegas ke Dunia Internasional

Dalam pernyataan resminya, para tokoh menilai bahwa serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan berpotensi memperluas konflik global.

Mereka secara tegas mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga internasional terkait untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk:

Menjatuhkan sanksi tegas dan berat terhadap pihak-pihak yang memicu konflik

Menghentikan segala bentuk agresi militer terhadap negara berdaulat

Menjamin tidak terulangnya penjajahan dan pendudukan, khususnya di Palestina

Selain PBB, lembaga internasional lain seperti International Criminal Court dan forum kerja sama global juga diminta untuk bertindak cepat dan adil dalam merespons krisis ini.

Sorotan: Gaza Belum Usai, Konflik Baru Muncul

Para tokoh menegaskan bahwa dunia internasional belum sepenuhnya menyelesaikan tragedi kemanusiaan di Gaza. Namun kini, konflik baru kembali pecah yang berpotensi memperburuk situasi global dan memperluas penderitaan sipil.

“Dunia tidak boleh diam. Ketidakadilan yang dibiarkan akan melahirkan konflik yang lebih besar,” menjadi salah satu poin utama dalam seruan tersebut.

Seruan Persatuan Dunia Islam

Di tengah situasi geopolitik yang memanas, para ulama dan cendekiawan juga menyerukan pentingnya persatuan umat Islam di seluruh dunia.

Mereka menekankan bahwa perbedaan mazhab seperti Sunni dan Syiah, maupun latar belakang etnis seperti Arab dan Persia, tidak boleh menjadi sumber perpecahan.

Sebaliknya, umat Islam diingatkan untuk kembali pada nilai persaudaraan sebagai satu umat yang memiliki:

Satu kitab suci, Al-Qur’an

Satu kiblat

Satu tujuan untuk menciptakan perdamaian dan keadilan global

Seruan ini juga menjadi peringatan agar umat Islam tidak terjebak dalam politik adu domba yang dapat melemahkan solidaritas internal.

Menuju Tata Dunia Baru yang Berkeadaban

Konferensi pers ini menghasilkan satu pesan utama: perlunya membangun tata dunia baru yang lebih adil, damai, sejahtera, dan beradab.

Para tokoh menilai bahwa dominasi kekuatan global yang tidak berimbang telah menciptakan ketidakadilan struktural. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif negara-negara dan masyarakat sipil dunia, termasuk umat Islam, untuk mendorong perubahan arah geopolitik global.

Melalui forum ini, para tokoh berharap suara moral dari Indonesia dapat menjadi bagian dari gerakan global untuk menghentikan konflik, menegakkan keadilan, dan memperkuat perdamaian dunia.

Konferensi pers ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kembali memainkan peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai moderasi dan perdamaian di tingkat internasional.