Beranda blog

Hj. Eti Sumiati, Kopi Wanoja Mendunia Ekspor ke Saudi Arabia Dari Bumi Pasundan , Solokanjeruk, Kab. Bandung

0

Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Selasa, 27 Oktober 2026. WARTA. IN

Melalui akses keuangan berkelanjutan dari Bank BJB, OJK, serta Instansi terkait, Terutama Petani Kopi Kabupaten Bandung, melalui Hj. Eti Sumiati, Owner Kopi Wanoja Mendunia beserta Kelompok Petani Kopi, Selasa, 27 Oktober dari Solokanjeruk,  Fasilitas Center Of Exellence  (CoE) Kopi, Ekspor Kopi  Specialist  Java Preanger  Ke Saudi Arabia.

Penyediaan Akses  Perlindungan Jaminan Hari Tua Melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK),  Bagi Kelompok Tani Kopi. Acara Ekspor Kopi Ke Arab Saudi, di hadiri  Darwisman, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, BJB,  Distan, Diskop, UMKM,  Disperdagin,  Bagian Perekonomian, Camat Solokanjeruk,  dan Mahasiswa UNPAD semester 6. Tak ketinggalan Hj. Eti  Sumiati Owner Kopi Wanoja Mendunia.

  • WARTA.IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

 

Kades Radak Satu Apresiasi Program KDMP, Harap Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

0

KUBU RAYA, – Kepala Desa Radak Satu, Sumardi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas hadirnya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Program tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Sumardi, kehadiran KDMP merupakan salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

Ia menilai, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga membutuhkan pengelolaan yang profesional, transparan, serta partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait.

“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini sangat baik dan patut kita apresiasi. Kami berharap keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian desa,” harap Sumardi.

Lebih lanjut, pengelolaan koperasi secara terbuka dan bertanggung jawab dinilai penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan serta memperoleh kepercayaan masyarakat.
Dukungan dari pemerintah desa, pengurus koperasi, masyarakat, dan pihak terkait lainnya juga diperlukan untuk memastikan program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan adanya KDMP, Pemerintah Desa Radak Satu berharap peluang usaha masyarakat semakin terbuka dan kegiatan ekonomi desa dapat berkembang. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan sarana fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga.

Sumardi berharap program KDKMP dapat dilaksanakan secara optimal, dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Sumber: Tim Investigasi

 

“Kikis Silokrasi Data, Pemkab PALI Sabet Penghargaan Terbaik ke-4 Satu Data Indonesia se-Sumsel”

0

Warta.in//PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu motor penggerak transformasi birokrasi digital di Provinsi Sumatera Selatan. Dalam ajang penghargaan regional yang berlangsung khidmat di Kota Palembang pada Selasa (27/10/2026), Bumi Serepat Serasan sukses dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik ke-4 dalam Kategori Satu Data Indonesia (SDI) tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Pencapaian prestisius ini diraih berkat konsistensi Pemkab PALI dalam membangun arsitektur digital daerah, yang dibuktikan dengan capaian nilai indeks impresif sebesar 62,74. Penghargaan tersebut diserahkan di sela-sela agenda Rapat Koordinasi dan Deklarasi Komitmen Bersama Berbagi Pakai Data (Interoperabilitas) Portal Data Daerah. Kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) PALI, Kartika Yanti, SH., MH, yang memimpin langsung delegasi, menjadi sinyal kuat betapa krusialnya tata kelola data dalam arah kebijakan pembangunan PALI ke depan.

Meruntuhkan Ego Sektoral Lewat Interoperabilitas, Rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh elemen pemerintah daerah se-Sumatera Selatan ini fokus pada satu misi besar: membangun jembatan interoperabilitas. Konsep ini menekankan pada kemampuan sistem aplikasi dan basis data milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk saling berinteraksi, membaca, dan berbagi pakai data secara real-time dengan portal data di tingkat kabupaten/kota.

Selama ini, tantangan terbesar dalam dunia birokrasi adalah suburnya ego sektoral yang memicu lahirnya “silokrasi data” atau pulau-pulau informasi yang terisolasi. Akibatnya, proses validasi menjadi lambat dan menghambat pengambilan keputusan strategis. Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemkab PALI bersama daerah lain sepakat melebur sekat birokrasi tersebut demi menciptakan ekosistem data yang dinamis, bersih, dan transparan.

Data Sebagai Kompas Kebijakan, Bukan Sekadar Dokumen, Ditemui usai menerima penghargaan, Sekda PALI Kartika Yanti, SH., MH, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI. Menurutnya, proses sinkronisasi data sektoral bukanlah perkara mudah dan membutuhkan kerja keras kolektif.

“Penghargaan Kategori Satu Data Indonesia dengan nilai 62,74 ini adalah buah dari komitmen bersama. Bagi Pemkab PALI, data bukan sekadar tumpukan angka mati di atas kertas atau dokumen formalitas di dalam komputer. Data adalah kompas utama kami. Tanpa data yang valid dan mutakhir, kebijakan yang kita rumuskan berisiko salah sasaran,” tegas Kartika Yanti.

Ia menambahkan bahwa peringkat ke-4 ini bukanlah titik akhir perjuangan, melainkan sebuah konfirmasi dan penyemangat bahwa jalur transformasi digital yang telah diambil oleh Pemkab PALI sudah berada di trek yang benar menuju tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Akselerasi Pelayanan Publik dan Kebijakan Berbasis Bukti, Dampak dari integrasi data ini dipastikan akan langsung menyentuh masyarakat luas. Sistem data yang terbuka dan terintegrasi secara horizontal antar-OPD maupun secara vertikal dengan Pemprov akan memangkas rantai birokrasi yang selama ini dinilai berbelit-belit.

Secara teknis, pembaruan sistem ini akan mempercepat waktu respons pemerintah terhadap aduan masyarakat, serta menutup celah eror dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) agar benar-benar tepat sasaran. Langkah nyata ini menjadi fondasi kokoh bagi Pemkab PALI untuk menerapkan evidence-based policy atau kebijakan yang dirumuskan berdasarkan bukti dan data riil di lapangan.

Dengan semangat sinergi yang dideklarasikan hari ini, Kabupaten PALI menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi pilar utama penyokong integrasi digital di Sumatera Selatan. Optimisme tinggi kini diusung oleh jajaran Pemkab PALI untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan informasi publik, dan membawa daerah melangkah lebih cepat menuju kabupaten yang maju, mandiri, serta berdaya saing tinggi di era digital.

Guru Ikhlas Mendidik TK/Paud Tunas Ceria Soiwa Nias Barat, Tetap Semangat Meski Tanpa BOP Dan Fasilitas Minim

0

Nias Barat,Warta.in – Di balik keterbatasan dan minimnya perhatian, ada kisah ketulusan dan keikhlasan yang patut menjadi teladan di TK/Paud Swasta Tunas Ceria Soiwa, Kabupaten Nias Barat.

Hasil pantauan Warta.in, Selasa (27/10/2026), sekolah yang berada di pelosok Soiwa ini tetap berdiri kokoh bukan karena megahnya gedung, tapi karena ikhlasnya para guru mendidik.

Meski tidak menerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) hingga tahun 2027 mendatang akibat keterlambatan data, dan meski guru-guru sama sekali tidak mendapatkan honor, mereka tetap datang setiap pagi dengan senyum menyambut anak-anak.

*Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Yang Sesungguhnya Ada Di Soiwa*

Operator sekolah, Juli Waruwu, bersama Ketua Yayasan Ama Jun Waruwu dan Ama Jestin Waruwu, adalah sosok-sosok pejuang pendidikan yang sesungguhnya.

Mereka tidak mengeluh. Mereka tidak menyerah. Dengan mobiler yang sangat kekurangan, jalan masuk sekolah yang belum ada, bahkan harus melewati lumpur, mereka tetap sulap sekolah kecil itu menjadi taman surga belajar bagi anak-anak usia dini.

“Guru-guru kami di sini luar biasa ikhlas. Tidak ada gaji, tidak ada BOP, tapi mereka tetap mendidik dengan penuh kasih sayang. Inilah sekolah dengan hati,” ujar Juli Waruwu bangga.

Pengawas TK Kecamatan yang ikut dalam kunjungan pun memberikan apresiasi tinggi.

“Saya sebagai pengawas sangat bangga dengan TK Tunas Ceria Soiwa. Sekolah ini contoh nyata sekolah yang mendidik dengan hati, bukan dengan materi. Kekurangan fasilitas bukan alasan untuk berhenti mencerdaskan anak bangsa,” puji Pengawas.

Sekolah Kecil Dengan Cita-Cita Besar

TK/Paud Tunas Ceria Soiwa mungkin kecil, mungkin jalan masuknya belum ada, mobilernya masih minim, namun semangat dan cita-citanya besar.

Di tangan dingin Ama Jun Waruwu selaku Ketua Yayasan, sekolah ini menjadi rumah kedua yang penuh cinta bagi puluhan anak-anak Soiwa. Anak-anak diajarkan berdoa, mengenal huruf, bernyanyi, dan sopan santun dengan penuh keceriaan.

Inilah potret sekolah yang sesungguhnya. Tidak mewah, tapi penuh berkah. Tidak kaya fasilitas, tapi kaya keikhlasan.

TK/Paud Tunas Ceria Soiwa layak mendapat acungan jempol dan perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat. Karena dari sekolah kecil inilah, lahir generasi besar Nias Barat di masa depan.

Salut Untuk Guru-Guru Ikhlas TK Tunas Ceria Soiwa!

Tim Warta.in – Nias Barat

Pengukuhan Pengurus DPC PKB Kota Pontianak 2026–2031, Mantapkan Langkah Menuju Kemenangan Pemilu 2029

0

PONTIANAK, WARTA IN KALIMANTAN BARAT — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pontianak bersiap memperkuat konsolidasi organisasi dan memantapkan strategi politik dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Mengusung semangat “PKB Pontianak: Heading Towards Victory in the 2029 Election”, partai ini menempatkan penguatan kepengurusan dan soliditas kader sebagai bagian penting dalam membangun langkah menuju kemenangan.

Momentum tersebut ditandai dengan agenda Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Pontianak Masa Bakti 2026–2031, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Mercure Pontianak City Center, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Pengukuhan ini menjadi agenda strategis bagi PKB Kota Pontianak dalam memperkuat fondasi organisasi, menyatukan visi perjuangan, serta meningkatkan kesiapan seluruh jajaran partai dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.

Kepengurusan masa bakti 2026–2031 diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi yang solid, progresif, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Dengan demikian, keberadaan partai tidak hanya terlihat melalui struktur kepengurusan, tetapi juga melalui kerja nyata dan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Perkuat Konsolidasi, Bangun Soliditas Organisasi

Dalam perjalanan sebuah partai politik, konsolidasi organisasi memiliki peran penting untuk memastikan seluruh elemen bergerak dalam satu arah perjuangan. Kesamaan visi, komunikasi yang baik, serta koordinasi yang berkesinambungan menjadi modal utama dalam membangun kekuatan politik yang terstruktur.

Melalui pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Pontianak, diharapkan terbangun semangat baru untuk memperkuat koordinasi antarpengurus, meningkatkan peran kader, serta memperluas jangkauan pengabdian partai di tengah masyarakat.

Pengurus yang mendapatkan amanah juga diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Kekuatan organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya kader atau besarnya struktur kepengurusan. Lebih dari itu, kekuatan partai tercermin dari kemampuan membangun kepercayaan publik, menjaga konsistensi perjuangan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menuju Pemilu 2029, Target Kemenangan Harus Disertai Kerja Nyata

Tema “Heading Towards Victory in the 2029 Election” mencerminkan orientasi politik PKB Kota Pontianak untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.

Namun, target kemenangan membutuhkan persiapan yang matang, strategi yang terukur, serta kerja organisasi yang konsisten. Penguatan kaderisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemetaan aspirasi masyarakat, dan komunikasi politik yang santun merupakan sejumlah langkah penting yang dapat mendukung pencapaian tujuan tersebut.

Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal utama bagi partai politik dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Karena itu, kehadiran kader di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui kegiatan sosial, dialog terbuka, serta keterlibatan aktif dalam memahami kebutuhan warga.

Dengan pendekatan yang mengedepankan keterbukaan, kedekatan, dan tanggung jawab, PKB Kota Pontianak diharapkan mampu memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas perjuangan politiknya.

Pemilu 2029 pun menjadi tantangan bagi seluruh jajaran partai untuk membuktikan bahwa komitmen politik tidak berhenti pada slogan, melainkan diwujudkan melalui kerja yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.

Amanah Kepengurusan dan Harapan bagi Masyarakat Pontianak

Masa bakti 2026–2031 merupakan periode penting bagi DPC PKB Kota Pontianak untuk membangun organisasi yang semakin matang serta memperkuat kontribusinya dalam kehidupan demokrasi daerah.

Kepengurusan yang solid diharapkan dapat menjalankan fungsi partai secara optimal, mulai dari menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan gagasan pembangunan, hingga mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik melalui mekanisme demokrasi yang berlaku.

Di tengah dinamika pembangunan Kota Pontianak, partai politik juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat, memperkuat persatuan, serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat.

Dengan demikian, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari pencapaian elektoral, tetapi juga dari kualitas pengabdian, integritas kader, dan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Menguatkan Langkah, Menatap Masa Depan

Agenda pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Pontianak Masa Bakti 2026–2031 di Mercure Pontianak City Center diharapkan menjadi momentum untuk memperbarui semangat perjuangan, memperkuat komitmen organisasi, dan menyatukan langkah menuju Pemilu 2029.

Melalui konsolidasi yang berkesinambungan, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta kerja politik yang dekat dengan rakyat, PKB Kota Pontianak memiliki kesempatan untuk terus memperkuat eksistensi dan membangun kepercayaan publik.

Pada akhirnya, perjalanan menuju kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan menghadapi pemilu, tetapi juga oleh kemampuan partai menjaga amanah, merawat kebersamaan, dan menghadirkan perjuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

PKB Kota Pontianak — memperkuat soliditas, mengabdi kepada masyarakat, dan memantapkan langkah menuju Pemilu 2029…

M.supandi kaperwil kalbar…

Polres Meranti Serahkan Kasus 25 Ton Beras Tanpa Sertifikat Karantina ke Balai Karantina Riau

0

MERANTI – Sebanyak 25 ton beras yang diangkut menggunakan KM Kota Banyuwangi diamankan Satpolairud Polres Kepulauan Meranti karena diduga tidak dilengkapi sertifikat kesehatan karantina. Perkara tersebut kini diserahkan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Riau untuk penanganan lebih lanjut.

Penyerahan perkara dan barang bukti itu dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., dalam konferensi pers di Mapolres Kepulauan Meranti, Selasa (27/10/2026).

Kapolres menjelaskan, kasus tersebut terungkap ketika personel Satpolairud memeriksa aktivitas bongkar muat beras di sebuah gudang di Jalan Tebing Tinggi, Kelurahan Selatpanjang Kota, pada Jumat (9/10) malam. Saat pemeriksaan, petugas menemukan muatan beras dari Tanjung Berlian, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, tidak disertai sertifikat kesehatan karantina.

“Pemeriksaan terhadap muatan kapal menunjukkan bahwa beras tersebut tidak memiliki sertifikat kesehatan yang dipersyaratkan. Dokumen ini penting untuk memastikan lalu lintas komoditas yang menjadi objek pengawasan karantina memenuhi ketentuan,” ujar Gede Adi.

Total barang bukti mencapai 1.000 karung atau 25 ton, terdiri atas 600 karung beras merek Istana Rumah Gadang dan 400 karung merek Dunia Kita. Setiap karung memiliki berat 25 kilogram.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengangkutan beras itu melibatkan dua orang berinisial NH, nakhoda KM Kota Banyuwangi, dan IS, yang diduga mengatur pengangkutan sekaligus menerima muatan di Selatpanjang. Keduanya telah dimintai keterangan, tetapi belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti AKP Ridwan, S.H., M.H., mengatakan penyidik masih mendalami keterlibatan pihak-pihak terkait serta menelusuri proses pengiriman beras tersebut.

“Sejauh ini, dua orang yang telah dimintai keterangan masih berstatus saksi. Kami masih mendalami keterangan yang diperoleh dan melengkapi bahan penyelidikan sebelum menentukan langkah berikutnya,” kata Ridwan.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, beras tersebut belum diserahkan kepada distributor di Selatpanjang dan masih berada dalam penguasaan IS.

“Muatan beras itu belum sampai ke tangan distributor. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, barang masih berada dalam penguasaan pihak yang terkait dengan pengiriman tersebut,” ungkapnya.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Riau Abdur Rohman, S.ST.Pi., M.Si., menegaskan bahwa setiap produk tumbuhan yang dilalulintaskan wajib memenuhi persyaratan karantina, termasuk sertifikat kesehatan.

Menurutnya, persyaratan tersebut diperlukan untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit tumbuhan melalui perpindahan komoditas antardaerah. Karena itu, kondisi beras yang diamankan akan diperiksa lebih lanjut sebelum ditentukan penanganannya.

“Nasib beras ini akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan. Jika ditemukan hama atau penyakit yang membahayakan, pemusnahan dapat menjadi langkah yang diambil. Namun, jika hasil pemeriksaan menyatakan beras aman dan layak dikonsumsi, penanganan berikutnya akan dikoordinasikan sesuai aturan,” jelas Abdur Rohman.

Perkara tersebut disangkakan melanggar Pasal 35 ayat (1) huruf a juncto Pasal 88 huruf a Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Pelanggaran itu diancam pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Kegiatan konferensi pers turut dihadiri Kasi Humas Polres Kepulauan Meranti IPTU Iskandar Nopianto, Ketua Tim Penegakan Hukum Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Riau Abdul Aziz Nasution, serta sejumlah wartawan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima perkara dan barang bukti kepada pihak balai karantina untuk proses lebih lanjut.

( Rilis: Humas Polres Meranti).

Polemik Penampungan Galian C, Pelaku Usaha Disarankan Lengkapi Izin

0

TORAJA UTARA – Hasil pertemuan bersama antara pihak Polres Toraja Utara dengan para pelaku usaha penampungan hasil tambang galian C menghasilkan kesepahaman untuk legalitas izin usaha, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan yang dilaksanakan pada hari Sabtu (24/10/2026), di Mapolres Toraja Utara dihadiri langsung Wakil Ketua DPRD Toraja Utara, Prianto Soma bersama Kasat Reskrim Polres Toraja Utara dan Unit Tipidter Polres Toraja Utara.

Melalui sambungan WhatsAppnya yang dikonfirmasi hari ini Selasa (27/10/2026), IPTU Ruxon selaku Kasat Reskrim Polres Toraja Utara mengatakan bahwa hasil pertemuan tersebut pihak pelaku usaha penampungan hasil tambang galian C agar mengurus izin usaha di PTSP.

Sementara secara terpisah melalui sambungan WhatsApp juga hari ini, selaku Wakil Ketua DPRD Toraja Utara, Prianto Soma membenarkan jika sudah diadakan pertemuan bersama pada hari Sabtu kemarin (24/10/2026) di Mapolres.

Prianto Soma sebagai perwakilan rakyat daerah menyebutkan jika yang hadir pada pertemuan tersebut dari Stokpile, para sopir truk, dan juga dihadiri langsung Kasatreskrim.

“Yang hadir, Stokpile, sopir truk, dan Kasatreskrim bersama jajarannya dari pihak Polres Toraja Utara. Hasil Galian C diarahkan untuk membuat ijin di penampungan,” sebut Prianto Soma.

Selain itu, menurut Prianto Soma bahwa dari saran tersebut, para pihak pelaku usaha sepakat untuk urus izin dan sampai hari ini sudah melakukan pengurusan izin.

“Harus kita mengikuti aturan, dan ini juga bisa menambah PAD apabila kita tertib aturan. Dan teman-teman para pelaku usaha sudah melakukan pengurusan izin juga sebagaimana yang disarankan,” beber Prianto Soma.

Polsek Ngimbang Gelar “Police Goes To School”, Polisi Jadi Pembina Upacara Di SMP Negeri 2 Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar “Police Goes To School”, Polisi Jadi Pembina Upacara Di SMP Negeri 2 Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Polsek Ngimbang, Polres Lamongan bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan menugaskan Pejabat Utama Kapolsek Ngimbang.

Wapolsek Ngimbang bersama jajaran sebagai pembina upacara secara serentak di SMP Negeri 2 Ngimbang Dusun Brumbun Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Senin (26/10/2026) pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan di hadiri oleh Wapolsek Ngimbang, Ipda Istiono, S.H, Wakapolsek Ngimbang, Aipda Eriy Cahyono. S. Pd
Bspak Zaenuri, S. Pd. M. Pd, (Pj Kepala SMP Negeri 2),Dewan Guru dan Siswa Siswi SMP negeri 2 Ngimbang

Kegiatan tersebut merupakan langkah preemtif Polsek Ngimbang, Polres Lamongan dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas di wilayah kabupaten Lamongan

Selain itu, kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminalitas.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, yang di Wakili oleh Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H,
“Menjelaskan, kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus membangun komunikasi positif dengan para pelajar dan lembaga pendidikan”, ujarnya

Wakapolsek Ngimbang berharap Melalui kegiatan Police Goes To School, kami memberikan edukasi kepada para siswa untuk menjauhi narkoba, perkelahian, perundungan atau bullying, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Para pelajar juga kami imbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,pungkasnya (roy) .

Kapolsek Ngimbang Demi Antisipasi Kemacetan Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Kapolsek Ngimbang Demi Antisipasi Kemacetan Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.In – Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. P, dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di pimpin langsung Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, bersama Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, dan personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Aiptu Deni,Aipda Erwan dan Briptu Andika

Sasaran di 2 Titik rawan kemacetan yaitu perempatan Pasar Ngimbang dan SMP Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Selasa (27/10/2026) pukul 06.00 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, menjelaskan “Bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat”.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas dan di laporkan situasi Perempatan Pasar Ngimbang dan SMP Negeri 1 Ngimbang dalam keadaan lancar

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Demi Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Malam Hari

0

Demi Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin (26/10 /2026) pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)