Beranda blog

Pegadaian Berhasil Raih Kerja Gemilang di Semester I 2026

0

Warta.in JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan menorehkan kinerja positif hingga 30 Juni 2026. Melalui strategi bisnis yang adaptif dan ekspansi ekosistem emas yang agresif, Pegadaian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 6,59 Triliun, tumbuh 84,4% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 sebesar Rp 3,58 Triliun.

Akselerasi performa gemilang ini juga tercermin dari realisasi total Aset yang kini mencapai Rp 186,33 Triliun, atau meningkat 53,9% dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 121,1 Triliun. Pertumbuhan aset ini ditopang kuat oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) gross yang melesat ke angka Rp 155,1 Triliun, naik 52,7% dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp 101,5 Triliun.

Pencapaian impresif ini berjalan beriringan dengan kualitas pembiayaan yang semakin sehat dan pruden. Hal ini dibuktikan dengan penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) secara signifikan dari 0,81% pada periode 30 Juni 2025 menjadi 0,71% pada 30 Juni 2026.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik saat ini. Terima kasih kepada Nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia, atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian terus meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan ekonomi, untuk MengEMASkan Indonesia,” ujar Damar.

Damar menambahkan, Pegadaian berkomitmen untuk terus bertransformasi untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat. “Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian. Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat. Dengan hadirnya Layanan Bank Emas, serta aplikasi Tring!, harapannya mampu mempermudah masyarakat dalam berinvestasi bersamaPegadaian”.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian, Dede Kurniawan, mengatakan bahwa capaian kinerja perusahaan pada Semester I 2026 menjadi motivasi bagi seluruh insan Pegadaian di wilayah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kinerja positif yang berhasil diraih Pegadaian pada Semester I 2026 menjadi bukti bahwa transformasi perusahaan berjalan pada arah yang tepat. Di Kanwil VIII Jakarta 1, kami berkomitmen untuk menerjemahkan semangat tersebut melalui pelayanan yang semakin cepat, terpercaya, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Dengan memperkuat ekosistem emas, memperluas pemanfaatan layanan digital melalui Tring!, serta menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik, kami optimistis dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan perusahaan sekaligus mendukung upaya MengEMASkan Indonesia bersama Danantara,” ujar Dede Kurniawan.

Pegadaian menghadirkan portofolio produk Layanan Bank Emas (Bullion Services) terlengkap di tanah air, meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas. Pegadaian dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang paling mumpuni untuk mengoperasikan sistem Bank Emas ini. Selain fakta bahwa 90% agunan gadai di Pegadaian berupa emas, perusahaan juga memiliki jaringan ruang penyimpanan emas (vault) dengan standar keamanan internasional terbaik di Indonesia.

“Emas terbukti menjadi aset aman (safe haven) yang paling diminati masyarakat. Dengan hadirnya layanan Bank Emas yang juga terintegrasi dengan Tring!, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap roda perekonomian nasional. Bersama Danantara, kami optimis untuk mewujudkan misi jangka panjang untuk MengEMASkan Indonesia,” tutup Damar.

Air Tak Mengalir tapi Tagihan Jalan Terus, Warga Kelurahan Pasar Bhayangkara Protes Kinerja PDAM Tirta PALI!

0

Warta.in//PALI, 27 Juli 2026 – Gelombang protes warga terhadap kualitas pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta PALI Anugerah kembali mencuat. Kali ini, warga di lingkungan Kampung Rambutan RT 19, Kelurahan pasar Bhayangkara tepatnya di belakang RSUD lama, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), secara terbuka mengeluhkan distribusi air bersih yang macet total namun tagihan bulanan tetap berjalan.

Salah satu warga berinisial (N) yang tidak mau di sebutkan namanya tersebut menjelaskan kepada media Kabiro warta.in//Pali, kurang lebih 11 rumah yang mengalami hal yang serupa dengan nya, ia meluapkan kekecewaannya karena hak warga mendapatkan air bersih tidak terpenuhi, sementara kewajiban membayar biaya beban meteran terus ditagih secara rutin.

Air Mubazir di Tempat Lain, Rumah Warga Kering Kerontang Warga menilai ada ketidakadilan dan salah urus dalam sistem distribusi air. Di saat pipa-pipa menuju rumah warga di RT 19 kering kerontang, di beberapa titik lokasi lain justru terlihat air bersih mengalir bebas dan terbuang mubazir. “Air di rumah kami tidak kunjung mengalir, tapi setiap bulan selalu diminta bayar tagihan. Ini sangat merugikan kami sebagai konsumen,” keluh warga setempat dalam narasi yang beredar.

Bermacam cara Laporan Warga ada yang melalui akun WhatsApp dan messenger sering di abaikan dengan alasan kondisi air lagi susah saat kemarau, Kinerja PDAM TIRTA PALI ANUGERAH Dipertanyakan Hal yang paling disayangkan warga adalah lambatnya respons dari pihak manajemen operasional. (N) mengaku sudah melaporkan permasalahan teknis ini kepada pihak terkait agar dilakukan pengecekan langsung pada amper meteran air miliknya. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan nyata atau petugas yang datang ke lokasi untuk memeriksa kerusakan.

Sikap pasif dari pihak penyedia jasa air bersih ini memicu kritik tajam dari masyarakat luas. Kualitas kinerja, profesionalisme penanganan keluhan pelanggan, hingga kebijakan tarif beban dari PDAM Tirta PALI kini dipertanyakan besar-besaran oleh publik.

Warga mendesak jajaran direksi PDAM Tirta PALI dan Pemerintah Kabupaten PALI untuk segera turun tangan membenahi masalah ini. Mereka meminta adanya transparansi, perbaikan jaringan pipa, serta kompensasi atau penghapusan tagihan selama air tidak mengalir, demi rasa keadilan bagi masyarakat kecil.

 

(M.R)

Karier Aman dan Masa Depan Terjamin, CPNS Kian Diminati Generasi Muda

0

Wartain Banten | Artikel | 28 Juli 2026  — Profesi sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali menjadi salah satu pilihan karier yang paling diminati oleh generasi muda. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat dan kondisi ekonomi yang dinamis, status sebagai aparatur sipil negara (ASN) dinilai menawarkan kepastian karier, kesejahteraan, serta peluang pengembangan diri yang berkelanjutan.

Bagi banyak lulusan baru maupun pekerja muda, menjadi CPNS tidak lagi hanya dipandang sebagai pekerjaan bergengsi, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk memperoleh kehidupan yang lebih stabil. Jaminan penghasilan tetap, tunjangan, perlindungan sosial, hingga kesempatan pengembangan kompetensi menjadi faktor utama yang mendorong tingginya minat masyarakat setiap kali pemerintah membuka seleksi CPNS.

Selain itu, sistem rekrutmen yang kini semakin transparan dan berbasis teknologi memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta. Proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) juga dinilai lebih objektif sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap mekanisme penerimaan ASN.

Di sisi lain, perkembangan birokrasi digital turut mengubah pandangan generasi muda terhadap profesi ASN. Pemerintah kini membutuhkan talenta-talenta baru yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi, analisis data, komunikasi digital, hingga pelayanan publik yang inovatif. Hal tersebut membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Tidak sedikit pula yang melihat profesi ASN sebagai wadah untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui berbagai instansi pemerintah, para ASN berperan dalam merancang kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung pembangunan daerah, hingga memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional.

Meski demikian, tingginya minat terhadap CPNS juga diiringi dengan persaingan yang semakin ketat. Ribuan hingga jutaan pelamar bersaing memperebutkan formasi yang tersedia setiap tahunnya. Oleh karena itu, calon peserta dituntut mempersiapkan diri secara matang, mulai dari memahami materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), hingga terus meningkatkan kemampuan sesuai kebutuhan jabatan yang dilamar.

Dengan kombinasi antara keamanan karier, kesejahteraan, peluang pengembangan kompetensi, serta kesempatan mengabdi kepada negara, profesi CPNS diperkirakan akan tetap menjadi salah satu pilihan karier favorit bagi generasi muda Indonesia di masa mendatang. Pemerintah pun berharap masuknya talenta-talenta muda berkualitas mampu mempercepat transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang semakin modern, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(WartainBanten)

Ketua DPRD Samosir Perintahkan Fraksi Periksa Alasan Ketidakhadiran 8 Anggota Pada Rapat Paripurna 27 Juli

0

Samosir, warta.in – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir menggelar Rapat Paripurna pada Senin, 27 Juli 2026, dengan agenda utama pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Sampah serta Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas lembaga, melainkan pelaksanaan amanat hukum sekaligus tolok ukur tanggung jawab dan kedisiplinan wakil rakyat.

Namun, rapat yang seharusnya menjadi momen krusial bagi pembangunan daerah ini justru diwarnai ketidakhadiran sejumlah anggota. Dari keseluruhan anggota dewan, tercatat 8 orang tidak hadir saat rapat digelar.

Dalam arahannya, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon memerintahkan setiap Ketua Fraksi untuk segera memeriksa alasan ketidakhadiran anggota yang bersangkutan. Ketegasan ini patut diapresiasi, dan kini masyarakat menanti hasil klarifikasi mengapa delapan wakil rakyat tersebut mangkir dari kewajiban.

 Melalui pesan singkat, awak media telah berupaya menanyakan kepada Sekretaris DPRD Samosir Ricky Rumapea terkait identitas anggota yang tidak hadir, daerah pemilihan asal, serta alasan ketidakhadiran. Menurut Ricky, sekretariat bertugas untuk menyampaikan undangan. Sedang alasan ketidakhadiran disampaikan ke Ketua masing masing. Dari apa yang telah disampaikan oleh Ketua DPRD Samosir, berarti alasan ketidakhadiran 8 anggota DPRD tersebut tidak diketahui Ketua DPRD Samosir

 Fenomena ini memancing perhatian publik, mengingat proses pemilihan anggota legislatif di Samosir sering kali diwarnai praktik yang masyarakat kenal dengan istilah togu-togu ro – pemberian uang atau bantuan dari calon kepada pemilih sebelum pencoblosan.

 Biaya politik yang tinggi ini memunculkan anggapan di sebagian kalangan bahwa setelah terpilih, kritikan terhadap kinerja wakil rakyat seakan menjadi hal yang tertutup, seolah sudah selesai secara transaksional.

 Kini, ketidakhadiran delapan anggota tersebut justru memunculkan dugaan arogansi, seolah merasa tidak ada pihak yang berhak menegur mereka atas pelalaian tugas konstitusional.

 Efendy Naibaho, mantan anggota DPRD Sumut yang hadir menyaksikan rapat paripurna kemaren, juga menyesalkan 8 anggota DPRD yang bolos itu. Ada nama nama di meja yang kosong tapi saya enggan memfotonya, biarlah pihak DPRD yang umumkan alasan ketidakhadirannya. Rapat Paripurna ini adalah rapat tertinggi bagi anggota DPRD. Sungguh mengherankan jika ada anggota DPRD yang mangkir. Jadwalnya juga sudah ditetapkan jauh jauh hari, tidak ada alasan untuk bolos

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai landasan hukum, tugas pokok, serta aturan sanksi yang berlaku:

  1. Dasar Hukum Penyelenggaraan Rapat Paripurna

Penyelenggaraan rapat paripurna didasari peraturan perundang-undangan yang mengikat seluruh anggota DPRD:

  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 96 beserta aturan turunannya yang mengatur kedudukan, fungsi, tata cara kerja, serta kewajiban anggota DPRD.
  • Peraturan DPRD Kabupaten Samosir Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD, yang secara rinci mengatur jenis rapat, mekanisme penyelenggaraan, kewajiban kehadiran, hingga tata cara pengambilan keputusan. Dalam Pasal 97 ditegaskan secara tegas bahwa rapat paripurna merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan kolektif, sehingga kehadiran seluruh anggota menjadi kewajiban mutlak.
  • Peraturan Menteri Dalam Negeri serta Kode Etik Anggota DPRD yang menjadi pedoman perilaku dan disiplin kerja wakil rakyat di seluruh tingkatan daerah.

Rapat ini menjadi wadah utama menjalankan mandat lembaga: mulai dari menyusun aturan daerah, menetapkan anggaran, hingga mengawasi kinerja pemerintah daerah.

  1. Tugas Pokok dan Fungsi Anggota DPRD Kabupaten Samosir

Sesuai amanat undang-undang dan peraturan internal lembaga, setiap anggota DPRD Samosir memikul empat fungsi utama yang harus dijalankan secara bertanggung jawab:

  • Fungsi Legislasi: Mengusulkan, membahas, dan menyepakati rancangan peraturan daerah, serta menetapkannya bersama Bupati demi kepentingan masyarakat luas.
  • Fungsi Anggaran: Mengkaji, membahas, dan menyetujui rancangan APBD beserta pertanggungjawabannya, memastikan setiap alokasi dana tepat sasaran dan bermanfaat bagi rakyat.
  • Fungsi Pengawasan: Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan peraturan daerah, kebijakan pemerintah, serta penggunaan keuangan negara agar berjalan sesuai aturan dan tujuan yang telah ditetapkan.
  • Fungsi Representasi: Menampung, mengolah, dan memperjuangkan aspirasi, keluhan, serta harapan masyarakat ke dalam forum resmi dewan sebagai perwujudan amanat pemilih.

Selain itu, anggota wajib menjalankan tugas tambahan seperti menjadi anggota komisi, badan anggaran, atau badan kehormatan, serta menjaga nama baik lembaga dan menjunjung tinggi sumpah jabatan. Kehadiran dalam rapat paripurna adalah wujud nyata pelaksanaan seluruh amanat tersebut.

  1. Ketentuan Sanksi bagi Anggota yang Tidak Hadir

Terkait ketidakhadiran pada Rapat Paripurna 27 Juli 2026, sanksi berlaku secara bertahap tergantung alasan dan frekuensinya:

  • Dengan alasan sah (sakit dibuktikan surat dokter, tugas kedinasan resmi, atau halangan mendesak lainnya): Tetap dimaafkan selama melapor secara tertulis kepada Pimpinan DPRD melalui pimpinan fraksi sebelum rapat dimulai.
  • Tanpa keterangan sah: Akan dicatat dalam daftar hadir resmi, kemudian Pimpinan Fraksi atau Badan Kehormatan akan memanggil yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan dan dikenakan teguran lisan.
  • Jika berulang tanpa alasan yang dapat diterima: Teguran ditingkatkan menjadi teguran tertulis, hingga pada tahap paling berat dapat diajukan usulan pemberhentian antar waktu sesuai ketentuan perundang-undangan.
  • Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Samosir akan memantau dan menindaklanjuti setiap pelanggaran disiplin secara objektif, guna menjaga kehormatan lembaga serta kepercayaan masyarakat yang telah memberikan mandat.

 

Kehadiran anggota dalam rapat paripurna bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan tanggung jawab moral dan konstitusional wakil rakyat kepada masyarakat yang telah memilihnya. Setiap keputusan yang dihasilkan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Samosir ke depannya. Masyarakat berhak mendapatkan kejelasan: siapa saja yang tidak hadir, dari daerah pemilihan mana, dan apa alasan sesungguhnya mereka melalaikan tugas (red)

Pejabat Sering ‘Saling Silang’ Tak di Tempat, Pelayanan BPKAD PALI Menuai Sorotan Tajam Warga.

0

Warta.in//PALI – Kinerja pelayanan publik di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai kritik pedas dari masyarakat. Instansi yang mengurusi keuangan daerah ini dinilai lambat, berbelit-belit, dan menyulitkan warga yang sedang mengurus administrasi penting. Keluhan tersebut mencuat setelah salah satu warga, Dedi, membagikan pengalaman buruknya saat mengurus pemberkasan di Kantor BPKAD PALI pada Selasa (28/7/2026).

Ia mengaku sangat kecewa dengan pola kerja birokrasi internal yang terkesan tidak sinkron dan minim koordinasi.”Ketika Kepala Badan masuk kantor, Kepala Bidang (Kabid) yang kita butuhkan justru tidak ada. Sebaliknya, saat Kabid-nya masuk, giliran Kepala Badan yang tidak berada di tempat. Kondisi seperti ini membuat masyarakat harus bolak-balik dan sangat merepotkan,” ungkap Dedi dengan nada kecewa menyampaikan kepada awak media.

Menurutnya, ketidakhadiran para pejabat penentu kebijakan secara bersamaan ini sangat merugikan masyarakat. Waktu, biaya, dan energi warga habis hanya untuk menunggu kepastian yang tidak jelas akibat buruknya manajemen kehadiran di internal BPKAD.

Melihat kondisi pelayanan yang memprihatinkan ini, warga mendesak Pemerintah Kabupaten PALI untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

Secara khusus, warga meminta Bupati PALI, Asgianto, ST, untuk segera turun tangan melakukan pembenahan total terhadap kedisiplinan para pejabat. “Jangan sampai banyaknya persoalan hukum yang terjadi di Kabupaten PALI belakangan ini justru membuat para pejabat menjadi lesu, takut melangkah, dan lambat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pelayanan yang cepat, profesional, dan bertanggung jawab,” tegas Dedi.

Masyarakat di Bumi Serepat Serasan berharap bupati dapat merespons keluhan ini secepat mungkin agar roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan prima dan kembali produktif. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala BPKAD Kabupaten PALI, Anita, belum berhasil dikonfirmasi. Upaya hubung yang dilakukan berulang kali oleh awak media untuk mendapatkan tanggapan resmi terkait keluhan pelayanan di instansinya belum membuahkan jawaban.

 

(Muhamad Randi)

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan di Wilayah Ngimbang

0

Personil Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Selasa Pagi (28/07/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aipda Afis, S. untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan di wilayah Ngimbang

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana S.Tr.K. S.I.K, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Senin (27/07/2026)

Kegiatan di laksanakan pukul 22.00 wib oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aipda Afis. S untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Pabrik Rokok R3 Tanjung, Ruko Depan RSUD Ngimbang dan Warkop Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Ngimbang tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin siang (27/07/2026) pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Harkamtibmas ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aipda Afis, S. dengan sasaran Jalan raya Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimban, Pabrik Rokok dan ATM BNI serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, “Bahwa patroli yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Untuk menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkap Kapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Pendaftaran Pilkades Muktiwari Resmi Dibuka, H. Rusdi Jadi Calon Pertama yang Mendaftar

0

BEKASI – Muktiwari.selasa  28 juli 2026

Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Muktiwari secara resmi membuka masa pendaftaran bagi para calon kepala desa pada hari ini, Selasa (28/7/2026).

Momentum hari pertama ini langsung dimanfaatkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, Bapak Haji Rusdi, untuk mendaftarkan diri secara resmi sebagai calon Kepala Desa Muktiwari.

Kehadiran H. Rusdi di sekretariat panitia disambut langsung oleh jajaran panitia Pilkades. Proses penyerahan berkas administrasi berjalan lancar dan tertib, menandai dimulainya kontestasi politik di tingkat desa tersebut.

“Hari ini pendaftaran resmi dibuka, dan berkas pendaftaran dari Bapak H. Rusdi telah kami terima. Selanjutnya, panitia akan melakukan tahapan verifikasi serta validasi terhadap seluruh dokumen persyaratan yang diserahkan,” ujar perwakilan panitia Pilkades Muktiwari.

Sementara itu, H. Rusdi menyatakan bahwa keputusan dirinya maju dalam Pilkades tahun ini didasari oleh niat tulus untuk membawa perubahan positif dan memajukan Desa Muktiwari di berbagai sektor. Ia juga berharap seluruh proses pemilihan dapat berjalan dengan damai, jujur, dan adil.

Warga Desa Muktiwari menyambut antusias dimulainya tahapan pendaftaran ini. Panitia mengimbau kepada putra-putri terbaik desa lainnya yang ingin mengabdi untuk segera mempersiapkan berkas dan mendaftarkan diri sebelum batas waktu pendaftaran ditutup.

Azizah Salsabila Ukir Prestasi Nasional, Kampung Inggris Tempirai Buktikan Kualitas Pembinaan

0

PALI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Azizah Salsabila, siswi SDN 6 Penukal, sukses mengharumkan nama Kabupaten PALI setelah tampil sebagai perwakilan Kampung Inggris Tempirai pada kegiatan Storytelling bertema “Lahan Basah Sungai Musi” dalam acara Menyelamatkan Wayang Palembang Bersama Generasi Muda yang digelar di Gedung Pameran Amri Yahya, Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (26/7/2026).

Tidak hanya menjadi peserta, Azizah berhasil meraih Penghargaan sebagai Penampil Story Telling Terbaik. Penghargaan tersebut diberikan oleh Rumah Sriksetra sebagai bentuk apresiasi atas penampilan terbaiknya dalam menyampaikan cerita menggunakan bahasa Inggris di hadapan para tamu undangan, pegiat budaya, dan perwakilan instansi.

Berdasarkan Surat Tugas dan Rekomendasi dari Yayasan Kampung Internasional Tempirai Indonesia, Azizah menjadi salah satu dari tiga peserta yang ditunjuk mewakili Kampung Inggris Tempirai bersama peserta dari SMPN 4 Penukal Utara dan SMPN 1 Talang Ubi.

Keberhasilan Azizah tidak diraih secara instan. Di balik prestasi tersebut terdapat peran besar Mr. Abri, S.M., C.T., selaku Ketua Yayasan Kampung Internasional Tempirai Indonesia, yang turun langsung melatih dan membimbing kemampuan bahasa Inggris Azizah bersama para tutor Kampung Inggris Tempirai-PALI.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada Mr. Abri, S.M., C.T. beserta seluruh tutor Kampung Inggris Tempirai-PALI yang telah sabar mendidik, membimbing, dan memberikan ilmu hingga Azizah mampu menguasai bahasa Inggris dengan baik serta tampil sebagai Penampil Story Telling Terbaik.

Berkat pembinaan yang konsisten, Azizah Salsabila kini telah dua kali meraih sertifikat nasional pada ajang Storytelling Bahasa Inggris. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan Kampung Inggris Tempirai mampu melahirkan generasi muda berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga, SDN 6 Penukal, Kampung Inggris Tempirai, dan seluruh masyarakat Kabupaten PALI. Keberhasilan Azizah membuktikan bahwa putra-putri daerah memiliki potensi besar apabila mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kesempatan yang tepat.

“PALI kembali melahirkan anak emas.” Dengan torehan dua sertifikat nasional Storytelling Bahasa Inggris dan penghargaan sebagai Penampil Story Telling Terbaik, Azizah Salsabila diharapkan mampu melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Insyaallah, pada kesempatan berikutnya Azizah dapat mewakili Provinsi Sumatera Selatan di tingkat nasional, bahkan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.