29.2 C
Jakarta
Sabtu, Mei 16, 2026
Beranda blog

Maling Beraksikah, Pohon Gaba Gaba Besi Taman Sitolu Hae Horbo Pangururan, Hilang

0

Samosir, warta.in – Riuh pembangunan dan penataan kota semestinya menjadi tanda kemajuan. Namun di sudut jantung Kota Pangururan, tepatnya di kawasan Taman Sitolu Hae Horbo, Pangururan, Samosir, sebagian masyarakat justru merasakan kegelisahan yang perlahan berubah menjadi luka budaya.

Taman yang berdiri megah di segitiga pintu masuk Kota Pangururan itu selama ini bukan hanya menjadi tempat warga menikmati sore, berbincang bersama keluarga, ataupun sekadar melepas penat. Lebih dari itu, taman tersebut telah lama hidup sebagai simbol identitas Bius Sitolu Hae Horbo — jejak sejarah yang diwariskan para leluhur kepada generasi penerus: Naibaho, Sitanggang dan Simbolon.

Kini, polemik muncul setelah sejumlah perubahan penataan dilakukan di kawasan taman. Keresahan warga semakin memuncak menyusul hilangnya ornamen pohon besi gaba-gaba salib yang dianggap sebagai bagian penting dari simbol budaya Sitolu Hae Horbo yang diikat dalam kasih beragama.

Bagi masyarakat adat, hilangnya simbol itu bukan perkara sederhana. Sudah mengarah sebagai penghinaan.

“Yang hilang bukan sekadar benda. Yang perlahan hilang adalah penghormatan terhadap sejarah,” ungkap seorang warga Pangururan saat menyaksikan kondisi penataan taman tersebut.

Efendy Naibaho, tokoh keturunan Sitolu Hae Horbo, menegaskan bahwa pembangunan seharusnya tidak memutus akar budaya yang telah tumbuh sejak lama di tanah Pangururan.

Menurutnya, Taman Sitolu Hae Horbo memiliki nilai historis yang tidak dapat diganti hanya dengan konsep estetika modern apalagi materi.

“Budaya bukan pajangan yang bisa dipindahkan sesuka hati. Di taman ini ada sejarah, ada identitas, ada warisan leluhur yang harus dihormati,” ujar Efendy Naibaho kepada wartawan, Jumat (16/5/2026) usai mengadu ke SPKT Polres Samosir.

Ia menilai, penataan kawasan semestinya dilakukan melalui komunikasi bersama tokoh adat dan keturunan Bius Sitolu Hae Horbo agar tidak menimbulkan kesan menghapus simbol budaya masyarakat.

“Kami tidak menolak kemajuan kota. Tetapi pembangunan harus tetap berpijak pada akar budaya. Jangan sampai masyarakat adat hanya menjadi penonton di tanah sejarahnya sendiri,” katanya dengan nada kecewa.

Arifin Naibaho (69), warga Pangururan, mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan hilangnya gaba-gaba salib itu ke Polres Samosir.

Sebelumnya Arifin Naibaho bersama Efendy Naibaho dan pomparan Sitolu Hae Horbo bersama Kapolsek Pangururan Pak Dalimunthe meninjau hilangnya gaba-gaba tersebut.

Laporan diterima petugas SPKT Polres Samosir, Jumat (16/5/2026), setelah pelapor mendapati ornamen yang sebelumnya berdiri di taman sudah tidak lagi berada di lokasi.

Arifin Naibaho berharap simbol budaya ke-Kristenan tersebut dapat dikembalikan dan dipasang kembali sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan Bius Sitolu Hae Horbo.

“Biar generasi muda tahu bahwa tempat ini punya sejarah. Jangan sampai anak cucu hanya mendengar cerita tanpa lagi melihat simbol budayanya,” ucapnya.

Di tengah berkembangnya Pangururan sebagai daerah wisata yang terus berbenah, masyarakat kini berharap pemerintah dan seluruh pihak dapat duduk bersama mencari solusi terbaik.

Sebab sebuah kota tidak hanya dibangun oleh beton dan lampu-lampu taman, tetapi juga oleh ingatan, sejarah, dan budaya adat serta simbol ke-Kristenan menjaga jati diri masyarakatnya tetap hidup dari generasi ke generasi.

Yang paling penting lagi, Taman Sitolu Hae Horbo itu bukan jadi tempat pajangan baliho (red)

Karya Kreatif (KK)- NTB 2026 Dibuka, Gubernur Dorong UMKM NTB Naik Kelas

0

Karya Kreatif (KK)- NTB 2026 Dibuka, Gubernur Dorong UMKM NTB Naik Kelas

Warta.in
Mataram,NTB — Gelaran Karya Kreatif Nusa Tenggara Barat (KK-NTB) 2026 kembali menjadi panggung penguatan UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Pemerintah Provinsi NTB menargetkan penguatan kualitas produk, kapasitas pelaku usaha, serta daya saing UMKM sebagai fondasi untuk menembus pasar nasional hingga global.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat membuka KK-NTB 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di Atrium Lombok Epicentrum Mall (LEM), Jumat (15/5).

Ratusan pengunjung tampak memadati area pameran yang menampilkan beragam produk unggulan UMKM NTB, mulai dari fesyen, kriya, kopi, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif dari berbagai kabupaten/kota di NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia NTB dalam melakukan pembinaan dan inkubasi UMKM secara berkelanjutan.

Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat pondasi UMKM sebelum memperluas penetrasi pasar ke tingkat nasional dan internasional.

“Tahun ini kami fokus memperkuat pondasi UMKM terlebih dahulu sebelum lebih agresif masuk ke pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui pameran, tetapi harus dibangun melalui proses inkubasi yang mampu melahirkan pelaku usaha baru yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Kehadiran 15 UMKM baru hasil program inkubasi yang telah lolos kurasi dan tampil pada KK-NTB 2026 dinilai menjadi indikator positif bahwa proses pembinaan mulai menunjukkan hasil nyata.

“Selama ini pameran sering diisi pelaku yang sama dari tahun ke tahun. Sekarang mulai muncul UMKM baru yang siap tampil dan berkembang. Ini progres yang sangat baik,” katanya.

Miq Iqbal juga menilai keberagaman budaya Lombok dan Sumbawa merupakan kekuatan besar yang dapat dikembangkan menjadi identitas ekonomi kreatif NTB, termasuk melalui penguatan produk kopi unggulan daerah.

Menurutnya, kopi-kopi NTB memiliki karakter khas yang dapat dipadukan menjadi racikan premium sebagai identitas baru NTB di pasar nasional maupun internasional.

“Kultur masyarakat NTB yang telah berbaur selama ratusan tahun juga tercermin dalam kekayaan produk kita. Ini kekuatan yang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Meski banyak menerima undangan pameran nasional dan internasional, Pemerintah Provinsi NTB memilih fokus memperkuat kualitas produk dan kesiapan UMKM terlebih dahulu. Namun demikian, NTB dijadwalkan menjadi salah satu tamu kehormatan pada pameran ASEAN–China di Tiongkok pada September mendatang atas undangan Kementerian Perdagangan RI.

Gubernur berharap UMKM NTB yang telah melalui proses pembinaan dan kurasi mampu tampil lebih percaya diri, memiliki daya saing tinggi, dan menjadi representasi produk unggulan daerah di pasar global.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, mengatakan KK-NTB 2026 menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses pasar dan pembiayaan UMKM daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Mei 2026 tersebut melibatkan 119 UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia dari seluruh wilayah NTB, termasuk 15 UMKM baru hasil program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI).

“KK-NTB tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga business matching, edukasi keuangan, fashion show, art performance, hingga promosi ekonomi kreatif daerah,” jelasnya.

Menurut Hario, salah satu fokus utama KK-NTB 2026 adalah memperkuat branding kopi lokal NTB melalui kolaborasi dengan Lombok Coffee Hub dan enam coffee shop terbaik di NTB untuk menghadirkan berbagai signature menu berbahan kopi asli NTB.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan Indonesia,” pungkasnya. (sr/dkisntb)

Turnamen Mini Soccer IKA UNHAS, Tim Bupati Toraja Utara Berhasil Kalahkan Tim PSM Legend

0

MAKASSAR – Menteri Pertanian RI l, Andi Amran Sulaiman yang sekaligus sebagai Ketum Ikatan Alumni Unhas, secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer IKA UNHAS “AAS CUP II 2026”, Sabtu (16/5/2026)

Pembukaan Turnamen tersebut dilaksanakan di Lapangan Karsa Mini Soccer Makassar pada hari Jumat (15/05/2026).

Turnamen ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua yang kembali menjadi ajang silaturahmi, sportivitas, dan penguatan solidaritas antar alumni Universitas Hasanuddin dari berbagai daerah dan profesi.

Dimana Turnamen yang digagas langsung oleh Ketua Umum IKA UNHAS tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

Pada sambutannya, Mentan RI Amran Sulaiman menyampaikan bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan media untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menanamkan semangat sehat dan sportif di tengah masyarakat.

“Kehadiran berbagai tim dari lintas daerah menunjukkan bahwa semangat kekeluargaan alumni UNHAS terus tumbuh kuat dan memberi energi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” sebut Amran Sulaiman

Untuk itu selaku Ketum IKA UNHAS, Amran Sulaiman mengharapkan Turnamen Mini Soccer AAS Cup menjadi ruang kolaborasi dan penguatan jejaring alumni yang mampu melahirkan semangat kebersamaan, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Sementara pada Turnamen itu salah satu pertandingan yang paling menyita perhatian publik adalah laga antara Tim Bupati Toraja Utara melawan tim PSM Legend.

Dalam pertandingan penuh semangat dan gengsi tersebut, Tim Bupati Toraja Utara berhasil tampil impresif dan keluar sebagai pemenang setelah menunjukkan permainan yang solid, disiplin, dan penuh determinasi. Kemenangan tersebut disambut meriah oleh para pendukung dan peserta turnamen yang memadati arena pertandingan.

Sebagai bentuk apresiasi atas semangat juang dan performa luar biasa yang ditunjukkan, selaku Ketua Umum IKA UNHAS, Andi Amran Sulaiman,. secara langsung memberikan hadiah sebesar Rp100 juta kepada Tim Bupati Toraja Utara.

Pemberian apresiasi tersebut menjadi momen istimewa yang menambah semarak turnamen sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus menjunjung tinggi nilai sportivitas, kekompakan, dan persaudaraan.

HPL Pasar Bolu Proses Daftar ke Milik Pemda Torut, HGB Akan Prioritas Bagi Pengguna Sebelumnya

0

TORAJA UTARA – Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di pasar Bolu Kecamatan Tallunglipu sudah melalui proses pelepasan dan berproses pendaftaran ke milik Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Jumat (15/5/2026)

Hal tersebut disampaikan Frederick Viktor Palimbong selaku Bupati Toraja Utara pada penyampaian tanggapan terhadap beberapa rekomendasi DPRD di Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan hari Selasa (12/5/2026) di kantor DPRD Toraja Utara.

Bupati Frederick Viktor Palimbong menyebutkan jika Pemda telah bentuk tim penanganan HPL Pasar Bolu dan pelepasan hak dari Pemda Tana Toraja sudah terlaksana.

“Kita sudah membentuk tim penanganan HPL (Hak Pengelolaan Lahan) untuk pasar bolu dan pelepasan sudah terlaksana yang kini pada proses pendaftaran ke milik Pemda Toraja Utara,” sebut Frederick Viktor Palimbong.

Kemudian untuk Hak Guna Bangunan (HGB), menurut Frederick Viktor Palimbong, itu akan diprioritaskan bagi pengguna yang sudah ada sebelumnya tapi perlu juga ada pembatasan kepemilikan HGB agar adil.

Namun HGB itu bisa saja batal dengan sendirinya saat semua pengelolaan sepenuhnya di Pemda Toraja Utara.

“Juga di sana itu Dinda, ada yang sudah SHM jadi perlu diteliti juga,” sebut Bupati Frederick Viktor Palimbong.

ARIFIN NAIBAHO LAPORKAN KE POLRES SAMOSIR OTK POTONG POHON DI TAMAN SITOLU HAE HORBO

0

Samosir, warta.in – Sangat ironis, pohon gaba gaba yang ada di Taman Sitolu Hae Horbo yang posisinya tepat di seberang Kantor Polsek Pangururan Samosir telah dipotong oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Pengurus Yayasan Sitolu Hae Horbo, Arifin Naibaho didampingi Efendi Naibaho, Harisma Simbolon mengunjungi Taman Sitolu Hae Horbo Pangururan pagi ini Sabtu 16/5/2026 dan menyaksikan langsung sisa pohon yang telah digergaji. Kami sangat prihatin ulah oknum yang tak bertanggung jawab ini. Tidak tahu kapan dilakukan pemotongan pohon gaba gaba ini, namun pelakunya itu tampak terbiasa menggergaji dan dilakukan dengan cepat tanpa rasa takut padahal lokasi ini berserangan dengan kantor Polsek Pangururan

Kami langsung melaporkan ulah vandalisme ini ke Polres Samosir dan diterima petugas piket Patri Sihaloho SH dengan Nomor STPL/B/158/V/2026/SPKT/POLRES SAMOSIR/POLDA SUMATERA UTARA. Semoga segera ditindaklanjuti dengan mencari petunjuk dari CCTV yang ada di sekitar Taman Sitolu Hae Horbo, ujar Arifin Naibaho (red)

Bupati Samosir Agar Periksa Pemilik Homestay Yang Diduga Tawarkan Kerja ke Pria Papua

0

Samosir, warta.in – Tayang di tiktok @Djefri Hutapea, 17 jam lalu, tanpa menyebutkan nama aslinya, kapan mulai tiba di Samosir, dimana lokasi homestay yang menjanjikan lapangan kerjanya, seorang lelaki mengaku dari Papua sudah kehabisan uang dan tak punya uang untuk ongkos ke Medan

Hal yang dialami Pria Papua ini harus diperiksa kebenarannya karena apa yang disampaikannya melalui media sosial tiktok itu tidak memberikan petunjuk apapun.

Dr drh Rotua Wendeilyna Simarmata MSi CMed pemilik Simarmata Wendeilyna Homestay di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Dusun 3 Alngit, meminta agar pihak Polres Samosir segera lakukan pemeriksaan atas apa yang disampaikan pria Papua tersebut. Begitu juga Bupati Samosir agar menugaskan bawahannya untuk memeriksa pemilik homestay yang menjanjikan pekerjaan kepada Pria Papua itu. Tayangan tersebut telah menciderai Kabupaten Samosir dan harus dilakukan klarifikasi kebenarannya.

Tagline Samosir Naik Kelas yang dikumandangkan Pemkab Samosir harus terjaga dengan baik oleh semua pihak. Hal hal yang seperti ini tidak boleh lagi terjadi, jika nantinya ditemukan hasil bahwa apa yang disampaikan pria Papua itu adalah faktual (red)

BAWA KABUR MOBIL KORBAN, PELAKU GJ TAK BERKUTIK SAAT DICEGAT POLISI DI KELAY

0

​Media Investigasi

Tanjung Redeb, 15 Mei 2026

Jajaran Polsek Tanjung Redeb berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian mobil yang terjadi di wilayah hukumnya pada Jumat (15/5/2026). Dalam waktu kurang dari lima jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti kendaraan milik korban.

Kapolsek AKP Amin Maulani menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula sekitar pukul 15.30 Wita di Jalan H. Isa III, depan Mie Gacoan, Tanjung Redeb. Korban bernama Nurul (22) saat itu baru tiba di Tanjung Redeb dari Kabupaten Bulungan bersama pelaku yang sebelumnya menumpang kendaraan miliknya menuju Berau.

“Korban sempat berhenti di kawasan Jalan H. Isa III untuk membeli makanan di Mie Gacoan, sementara pelaku menunggu seorang diri di dalam mobil korban yang diparkir di pinggir jalan,” ujar AKP Amin Maulani.

Namun, saat korban kembali sekitar pukul 16.00 Wita, kendaraan miliknya sudah tidak berada di lokasi parkir semula. Menyadari mobilnya hilang, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Tanjung Redeb langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Petugas melakukan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta melakukan tracking terhadap nomor handphone terduga pelaku. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Jatanras dan jajaran Polsek Kelay guna mempersempit ruang gerak pelaku yang diduga melarikan diri menggunakan kendaraan korban menuju arah Samarinda.

“Berkat kerja sama dan respon cepat anggota di lapangan, sekitar pukul 20.00 Wita pelaku berhasil diamankan di Jalan Poros Berau–Samarinda Kilometer 105, Kecamatan Kelay,” jelasnya.

Dari tangan pelaku berinisial GJ (26), polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Sigra warna putih beserta kunci kontak kendaraan tersebut. Setelah diamankan, pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Tanjung Redeb guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Tanjung Redeb menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjung Redeb.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat memarkirkan kendaraan maupun memberikan akses kendaraan kepada orang yang belum dikenal sepenuhnya,” pungkasnya.

 

Syafaat S

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Selasa (21/04/2026) pukul 09.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Bripka Sujito dan Briptu Andika
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah –Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Jum’at (15/05/2026) pukul 10.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Bripka Sujito dan Briptu Andika
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Selasa Jum’at (15/04/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Bripka Sujito dan Briptu Andika dengan sasaran di SPBU Ngimbang, ATM BNI dan Masyarakat Desa Lamongrejo yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Guna Menjaga Siskamtibmas di  Daerah Rawan Kriminal Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 

0

Guna Menjaga Siskamtibmas di  Daerah Rawan Kriminal Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Jum’at (15/05/2026)

Kegiatan di laksanakan pukul 22.00 wib oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji, R. dan Briptu Andika untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan Poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Bank BRI Ngimbang, R3 Lamongrejo dan Warkop Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Klumprit tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)