25.9 C
Jakarta
Selasa, April 14, 2026
Beranda blog

MUARA ENIM DILANDA BANJIR POLISI HADIR MENJADI HARAPAN WARGA BHABINKAMTIBMAS SUSURI RUMAH DI PASAR 11

0

Warta In

“Muara Enim,” Selasa (14/4/2026). Saat sebagian warga masih tertidur air perlahan merangkak naik dari aliran Sungai Aur. Hujan deras sejak malam membuat sungai meluap, merendam rumah-rumah warga di Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim.

Di tengah kepanikan itu, hadir sosok penenang. Aipda M. Yunus, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar II Polres Muara Enim, turun langsung sejak pagi. Menyusuri genangan air yang kian meninggi, ia memastikan keselamatan warga satu per satu.

Dengan penuh kepedulian, ia mengetuk pintu rumah warga, mengingatkan agar tetap waspada dan segera mengungsi bila debit air kembali meningkat. Perhatian khusus ia berikan kepada anak-anak di bantaran Sungai Aur agar tidak bermain di sekitar arus berbahaya.

Air setinggi setengah hingga satu meter menggenangi puluhan rumah. Di RT 03 RW 04 tercatat 31 rumah terdampak, sementara di RT 01 RW 04 sebanyak 21 rumah turut terendam. Di balik angka itu tersimpan kecemasan, harapan, dan perjuangan warga yang berusaha bertahan.

Namun di saat seperti inilah kehadiran Polri terasa begitu dekat. Bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai pelindung yang hadir dengan hati.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kasi Humas AKP RTM. Situmorang menegaskan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga yang tertimpa musibah adalah bentuk nyata pengabdian Polri.

“Dalam situasi seperti ini, Polri harus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, membantu, dan memastikan keselamatan warga. Ini wujud kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat,” ungkap AKP RTM. Situmorang.

Ia mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi, serta segera mengungsi ke tempat aman bila kondisi memburuk.

Di balik genangan dan langit yang masih mendung, ada harapan yang terus menyala. Hadir dari kepedulian, tumbuh dari kebersamaan. Karena sejatinya, di saat musibah datang, kemanusiaanlah yang menjadi kekuatan terbesar.

(Hms//zulkifli)

*Dok. Humas Polres Muara Enim#PolresMuaraEnim #PoldaSumsel #Bhabinkamtibmas #PolriPeduli #BanjirMuaraEnim #PolriHumanis #PolriPresisi #PasarII

 

Cik Ujang Katakan Keinginan Rakyat Merupakan Program Kerja Partai Demokrat

0

Warta.In | Palembang – ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Selatan Cik Ujang katakan program kerja Partai Demokrat merupakan implementasi dari keinginan rakyat.

Hal ini disampaikan Cik Ujang dalam kegiatan konsolidasi dan halal bi halal bersama kepengurusan DPC Partai Demokrat kota Palembang, Selasa (14/04/2026)

Menurut Cik Ujang, bahwa partai Demokrat lahir dari sebuah harapan dan keinginan rakyat yang selama ini tidak tersampaikan secara maksimal.

” Lahirnya Demokrat bukan tanpa sebuah alasan, Demokrat lahir karena sebuah impelentasi atau perwujudan dari keinginan rakyat dalam menyampaikan harapannya sebagai warga negara”, kata Cik Ujang Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan

Dilanjutkannya, Jadi perlu diingat bahwa sudah seharusnya setiap program kerja partai Demokrat haruslah membawa harapan rakyat yang bertujuan membangun sebuah peradaban negara maju.

Bahkan dalam kesempatan ini Cik Ujang memyampaikan agar semua kader Demokrat bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan partai Demokrat.

” Sesuai dengan arahan, instruksi dan amanah DPP Demokkrat bahwa semua kader, kepengurusan hingga akar rumput Demokrat harus bekerja keras mengembalikan kejayaan partai Demokrat”, tegas Cik Ujang Ketua DPD Partai Demokrat Sekaligus Wakil Gubernur Sumatera Selatan

Menutup pidatonya Cik Ujang menyampaikan komitmennya untuk bekerja lebih maksimal mewujudkan setiap perjuangan partai Demokrat.

” Yang jelas kami sebagai kader partai Demokrat berkomitmen akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkan setiap perjuangan partai Demokrat, karena keinginan rakyat menjadi program kerja Demokrat”, tandas Cik Ujang Ketua DPD Partai Demokrat Sekaligus Wakil Gubernur Sumsel (Irfan)

Ketua TP PKK Banten Kunjungi SKh Al-Mawaddah, Dorong Dukungan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengunjungi Sekolah Khusus (SKh) Al-Mawaddah di Kota Serang, Selasa (14/4/2026), dalam rangka program PKK Mengajar. Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para guru, wali murid, serta siswa berkebutuhan khusus.

Suasana haru dan bahagia tampak dari para wali murid yang merasa mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah daerah. Salah satu wali siswa, Wiwi, mengaku terharu atas kehadiran Tinawati yang dinilai memberikan semangat dan kekuatan bagi para orang tua yang mendampingi anak-anak istimewa.

“Ya Allah, masya Allah, Ibu Tina pastinya sibuk sekali. Alhamdulillah banget, kita seperti dikasih kekuatan sebagai orang tua yang memang dipercaya mengurusi anak spesial,” kata wali siswa bernama Wiwi.

Ia juga berharap ke depan fasilitas di SKh Al-Mawaddah dapat lebih diperhatikan agar mendukung proses belajar mengajar bagi siswa disabilitas.

Sementara itu, Kepala Sekolah SKh Al-Mawaddah, Lailatul Fitriyah, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan dampak positif bagi sekolah. Menurutnya, melalui program PKK Mengajar, sekolah mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, kegiatan PKK Mengajar berjalan dengan lancar, tadi juga pengisian materi sudah disampaikan oleh PKK dari masing-masing pokja. Yang mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan terus sampai dengan nanti selanjutnya karena ini adalah bagian dari program penting yang memang bisa membantu perkembangan sekolah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga memberikan motivasi kepada para guru dan wali murid untuk terus semangat mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan dalam kehidupan.

“Allah menitipkan kita anak-anak istimewa bukan tanpa maksud, kita dipilih karena kita adalah orangtua yang mampu dan bisa mendampingi tumbuh kembang anak kita dengan segala keterbatasan yang ada, semoga ibu-ibu semuanya terus semangat. Kami pun akan terus selalu memberikan dukungan jika itu terkait dengan Pendidikan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Banten berharap dapat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan inklusif serta memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.(WartainBanten)

Sekda Deden Tekankan Belanja Daerah Berbasis Asta Cita di Rakor Keuangan dan Aset Banten 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang selaras dengan arah pembangunan nasional berbasis Asta Cita. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Aula BPKAD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (14/4/2026).

Menurut Deden, pembelanjaan anggaran pemerintah daerah harus mampu mendukung pencapaian target pembangunan nasional, termasuk mengawal belanja daerah agar sejalan dengan Asta Cita, 17 program prioritas, serta target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Pengelolaan keuangan daerah harus mampu mendukung pencapaian target pembangunan nasional, termasuk pengawalan belanja daerah agar selaras dengan Asta Cita, 17 program prioritas, serta target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen,” ungkap Deden.

Ia menegaskan, pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian integral dari penyelenggaraan pemerintahan yang harus dilakukan secara tertib, taat regulasi, efisien, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, diperlukan penyelarasan kebijakan daerah dengan agenda strategis nasional seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, akses pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Deden juga menyoroti tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, khususnya terkait pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD. Ia mengakui hampir seluruh daerah menghadapi kesulitan dalam memenuhi ketentuan tersebut.

“Kami di daerah menghadapi tantangan besar dalam memenuhi ketentuan ini. Hampir seluruh daerah mengalami kesulitan yang sama. Oleh karena itu, kami berharap adanya solusi dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deden memaparkan langkah efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN. Langkah tersebut meliputi pengurangan perjalanan dinas, optimalisasi kerja secara hybrid, serta efisiensi penggunaan fasilitas pemerintah.

“Hasil efisiensi anggaran tersebut diproyeksikan mencapai sekitar Rp200 miliar dan akan dialokasikan untuk program yang berdampak langsung kepada masyarakat, seperti program pembangunan infrastruktur jalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, efisiensi anggaran juga akan mendukung program prioritas lainnya, termasuk perluasan akses pendidikan gratis yang pada tahun ajaran baru mendatang akan mencakup madrasah swasta di Provinsi Banten.

Deden berharap rapat koordinasi menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mencari solusi bersama atas berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.(WartainBanten)

PKK Mengajar di SMKN 2 Pandeglang Dorong Lingkungan Ramah Anak Anti-Bullying di Sekolah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak dan bebas dari perundungan (bullying). Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan PKK Mengajar di SMKN 2 Pandeglang, Senin (13/4/2026).

Tinawati mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan kondisi tertentu pada teman sebagai bahan perundungan. Ia berharap tidak ada lagi sekolah yang terindikasi kekerasan terhadap anak.

“Kita berharap tidak ada lagi sekolah yang terindikasi kekerasan anak-anak kita. Sekolah harus bisa merepresentasikan lingkungan yang ramah anak,” kata Tinawati

Dalam kegiatan PKK Mengajar tersebut, materi yang disampaikan meliputi cara berkomunikasi yang baik dengan orang tua, etika dalam pergaulan, serta pengenalan kewirausahaan. Program ini merupakan bentuk kepedulian TP PKK dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui jalur non-formal.

Menurut Tinawati, TP PKK Provinsi Banten ingin berkontribusi dalam membekali para siswa sebagai calon ibu dan bapak di masa depan. Ia juga menegaskan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah sekaligus wadah pemberdayaan perempuan, khususnya ibu rumah tangga.

“Kalian adalah kader-kader PKK di masa mendatang. Kami juga dulunya bersekolah dan punya cita-cita,” katanya.

Tinawati turut berpesan agar para siswa tekun belajar karena pendidikan merupakan salah satu jalan untuk keluar dari kemiskinan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga harapan, mengontrol pergaulan, serta bijak dalam menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif.

Ia juga menyebut SMKN 2 Pandeglang sebagai salah satu sekolah yang siap mendukung pengembangan pendidikan generasi muda, sehingga menjadi sasaran program PKK Mengajar.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Pandeglang, Ade Firdaus, menyampaikan bahwa saat ini jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 1.800 orang dengan delapan program keahlian. Sekolah juga menjadi salah satu model SMK di Provinsi Banten dalam penerapan Kurikulum Pembelajaran Mendalam (deep learning).

“SMKN 2 Pandeglang juga telah memanfaatkan energi hijau atau berkelanjutan dengan memanfaatkan panel sinar matahari (solar cell) dengan kapasitas maksimal 25 kWh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga meninjau sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari laboratorium teknik komputer dan jaringan, perpustakaan, ruang pengolahan hasil pertanian, otomotif, agribisnis hortikultura, listrik, hingga aula utama sekolah.(WartainBanten)

Wagub Dimyati: Pemprov Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur tahun 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan telah dialokasikannya anggaran untuk mendukung pelaksanaan ajang bergengsi tersebut.

“Pemprov Banten sudah menganggarkan untuk Kejurnas Catur tahun 2026,” kata Dimyati saat menghadiri halal bihalal Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon di Restoran Istana Sari Galuh Cilegon, Kota Cilegon. Minggu (12/4/2026).

Menurut Dimyati, momentum Kejurnas harus dimanfaatkan untuk semakin memasyarakatkan olahraga catur, khususnya di kalangan generasi muda. Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini karena catur dinilai mampu melatih konsentrasi, kecerdasan, dan karakter anak.

“Maka dimasyarakatkan olahraga catur supaya mendidik anak, terutama anak-anak usia dini. Mendidik anak usia dini itu sangat penting karena mereka usia emas,” ujarnya.

Dimyati juga mendorong Percasi sebagai penyelenggara untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional, sehingga pelaksanaan Kejurnas berjalan sukses dan memberikan kesan positif bagi para peserta dari berbagai daerah.

Ketua Percasi Kota Cilegon, Hasan Saidan, mengapresiasi kehadiran Wagub Dimyati dalam acara silaturahmi dan halal bihalal. Ia menilai Dimyati peduli terhadap perkembangan catur di Banten dan kehadirannya menjadi motivasi untuk terus mengembangkan olahraga tersebut di daerah.(WartainBanten)

Siswa CMBBS Banten Raih Emas di Youth International Science Fair 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi atas prestasi gemilang yang diraih siswa SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) Pandeglang dalam ajang Youth International Science Fair 2026. Tim Intelecta berhasil meraih medali emas dan mengharumkan nama daerah di kancah global.

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di Provinsi Banten mampu bersaing di tingkat internasional.

“Siswa CMBBS ini patut diacungkan jempol. Mereka mampu menunjukkan bahwa pelajar Banten memiliki daya saing tinggi dan mampu berprestasi di kancah internasional,” ujar Dimyati saat berada di Istana Sari Galuh, Kota Cilegon, Minggu (12/4/2026).

Ajang Youth International Science Fair 2026 merupakan kompetisi sains yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian inovatif di bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga pada 6 hingga 9 April 2026, dan diikuti oleh 520 tim dari 16 negara.

Negara peserta antara lain Thailand, Hong Kong, India, Amerika Serikat, Vietnam, Mesir, Turkiye, Korea Selatan, Islandia, Singapura, Rusia, Brasil, China, Filipina, serta Uni Emirat Arab (UEA). Ketatnya persaingan menjadikan capaian Tim Intelecta semakin membanggakan.

Tim Intelecta terdiri dari enam siswa, yakni Rayno Fathir Qurniawan, Rakha Arkana Hanania, Rafi Rahmat Dihatjo, Virgia Kamaluna Nusrullah, Zahra Putri Nursya’bani, dan Neyla Ghina Husnaini. Mereka unggul melalui penelitian di bidang energi terbarukan dengan memanfaatkan limbah minyak goreng (minyak jelantah) yang dikombinasikan dengan minyak atsiri kencur.

Riset tersebut menawarkan inovasi pengembangan biodiesel yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi solusi alternatif dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Dengan pendekatan berbasis standar internasional, penelitian ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam mendukung ketahanan energi berkelanjutan.

Menurut Dimyati, prestasi ini tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa potensi sumber daya lokal dapat diolah menjadi inovasi bernilai global. Pemprov Banten, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendidikan.

“Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan infrastruktur pendidikan, baik sarana maupun prasarana, agar kualitas pendidikan semakin merata dan kompetitif,” katanya.

Selain itu, Pemprov Banten juga mendorong perluasan akses pendidikan melalui program sekolah gratis, termasuk bagi sekolah swasta. Ia berharap capaian siswa SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.(WartainBanten)

*DINAS PERTANIAN MUKOMUKO AKSELERASIKAN PROGRAM PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT TAHUN 2026*

0
Oplus_131072

*DINAS PERTANIAN MUKOMUKO AKSELERASIKAN PROGRAM PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT TAHUN 2026*

MUKOMUKO – Sebuah langkah strategis dan visioner diambil oleh Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk mengukir masa depan agribisnis yang lebih gemilang. Melalui Dinas Pertanian, pemerintah daerah terus menegaskan komitmennya yang kuat dalam upaya meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan para pelaku usaha perkebunan, khususnya para pekebun kelapa sawit yang merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat.

Upaya nyata tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung khidmat dan tertib di Aula Kantor Camat Mukomuko Kota, pada Selasa, 14 April 2026. Acara ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah momentum penting yang menjadi jembatan penghubung antara kebijakan pemerintah dengan aspirasi serta kebutuhan nyata di lapangan.

Ruang aula terasa begitu hidup dengan kehadiran puluhan pekebun yang antusias, disertai para tokoh masyarakat, serta pengurus koperasi yang hadir untuk menyerap informasi secara langsung. Fokus utama dari pertemuan bermakna ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme pengusulan program PSR yang dapat diakses melalui koperasi dengan skema yang memudahkan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Transformasi Lahan Menuju Produktivitas Optimal

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan paparan yang inspiratif dan penuh semangat. Ia menekankan bahwa program peremajaan ini bukanlah sekadar kegiatan fisik berupa penggantian tanaman tua dengan yang baru, melainkan sebuah investasi besar yang menyasar pada fondasi ekonomi daerah dan kesejahteraan jangka panjang.

“Kami memiliki visi yang jelas, yaitu memastikan bahwa pada tahun 2026 dan tahun-tahun mendatang, tidak ada lagi lahan perkebunan rakyat yang terbengkalai atau terlantar hanya karena produktivitasnya yang mulai menurun. Program Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR ini hadir sebagai solusi nyata dan jawaban dari pemerintah untuk memulihkan serta meningkatkan hasil panen,” ujar Hari Mustaman dengan nada tegas namun penuh harap.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan dari program strategis ini sangat bergantung pada ketepatan administrasi serta kekuatan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh mengenai alur dan syarat menjadi sangat penting agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, tepat guna, dan memberikan dampak yang luar biasa bagi kemajuan sektor pertanian di Mukomuko.

Peran Sentral Koperasi sebagai Garda Terdepan

Salah satu poin yang menjadi sorotan utama dan sangat krusial dalam sosialisasi ini adalah pentingnya peran koperasi sebagai wadah resmi dan terpercaya. Koperasi hadir bukan hanya sebagai pengelola, melainkan sebagai mitra strategis yang siap menjembatani para pekebun untuk dapat mengakses berbagai program unggulan pemerintah dengan lebih mudah, transparan, dan terorganisir.

Koperasi KP-SMMM tampil sebagai salah satu garda terdepan yang siap mengawal aspirasi petani. Ketua Koperasi KP-SMMM, David Damri, dalam sambutannya menegaskan kesiapan penuh pihaknya untuk mendampingi para pekebun mulai dari tahap awal pengajuan hingga proses pelaksanaan nanti.

“Kami mengimbau dan mengajak seluruh rekan-rekan pekebun, khususnya yang berada di wilayah Mukomuko Kota dan sekitarnya, untuk segera menyatukan langkah dan merapatkan barisan. Melalui Koperasi KP-SMMM, kami berkomitmen penuh untuk membantu memfasilitasi segala kebutuhan administrasi, penyediaan bibit unggul yang telah tersertifikasi resmi, hingga pendampingan teknis di lapangan,” tegas David Damri.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak menyia-nyiakan peluang emas yang hadir di tahun 2026 ini. “Mari kita manfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk meremajakan kebun kita. Ubah lahan yang produktivitasnya menurun menjadi perkebunan modern yang jauh lebih menghasilkan, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya dengan optimisme yang menular.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan yang besar agar sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, koperasi, dan para pekebun dapat melahirkan sektor perkebunan kelapa sawit yang semakin kuat, mandiri, dan menjadi sumber kebanggaan serta kemakmuran bagi Kabupaten Mukomuko.

(HD)

Andra Soni Dorong Banten-Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Gubernur Banten Andra Soni mendorong Provinsi Banten bersama Provinsi Lampung menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 sebagai upaya mendongkrak prestasi sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga di daerah.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri final Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten Tahun 2026 di UH Tenis Center, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, pencalonan Banten sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Lampung menjadi langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur olahraga dari daerah lain, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

”Bagi kami ini penting dalam rangka membangun infrastruktur. Supaya kita tidak terlalu tertinggal jauh dari Jakarta contohnya. Juga dalam mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, hingga penutupan pendaftaran, hanya Provinsi Banten dan Lampung yang mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2032. Tim dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pun telah melakukan visitasi untuk mengecek kesiapan fasilitas olahraga di Banten.

Menurutnya, kesiapan menjadi tuan rumah PON 2032 membutuhkan kolaborasi dan dukungan seluruh pihak agar pelaksanaannya berjalan sukses dan mampu mengharumkan nama daerah.

“Untuk menjadikan Provinsi Banten sebagai daerah maju,” tegas Andra Soni.

Selain itu, Andra Soni menjelaskan bahwa Turnamen Tenis Antar Forkopimda Piala Gubernur Banten Tahun 2026 juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melalui olahraga, diharapkan tercipta keakraban dan soliditas dalam mendukung pembangunan daerah.

“Ini penting karena banyak hal bisa didiskusikan sambil santai, seperti bermain tenis,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten atas penyelenggaraan turnamen yang mempertandingkan kategori prestasi dan eksekutif.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Banten, Irjen Hengki, menyampaikan bahwa turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya mengolahragakan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar pecinta tenis.

Ia juga menyoroti potensi atlet tenis Banten yang telah berprestasi di tingkat nasional dan perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Banyak atlet berprestasi yang harus menjadi kebanggaan Provinsi Banten,” ungkap Hengki.

Lebih lanjut, Hengki mendorong keterlibatan sektor industri dalam mendukung pembinaan olahraga di Banten, termasuk melalui peran sebagai “bapak angkat” bagi para atlet.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menyatakan bahwa turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan Banten Sehat dan Banten Kuat.

Selain meningkatkan kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan mendorong olahraga masyarakat dan prestasi, serta memperkuat sinergi antar Forkopimda dalam mendukung pembangunan daerah.(WartainBanten)

70 Persen Venue Lolos Verifikasi, Banten Dinilai Layak Jadi Tuan Rumah PON 2032

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 April 2026 — Sebanyak 70 persen venue olahraga di Provinsi Banten dinyatakan telah memenuhi persyaratan untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII 2032. Hasil tersebut diperoleh dari visitasi dan verifikasi tim penyaringan tuan rumah ke sejumlah venue yang diusulkan sebagai bagian dari proses penilaian kesiapan.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa Banten layak menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032 mendatang.

“Alhamdulillah, sebanyak 70 persen diterima dan Provinsi Banten layak sebagai tuan rumah PON XIII Tahun 2032 mendatang,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (11/4/2026).

Pernyataan itu disampaikan usai dirinya mewakili Gubernur Banten Andra Soni dalam menyaksikan final Kompetisi Sepak Bola Liga IV Piala Gubernur Banten musim 2025/2026 antara Nathan FC Kabupaten Lebak melawan Harin FC Kota Tangerang Selatan.

Syaukani menambahkan, penetapan tuan rumah PON XXIII 2032 akan dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada Mei 2026. Ia berharap Provinsi Banten bersama Lampung dapat lolos sebagai tuan rumah.

“Kami minta doanya, mudah-mudahan kita menjadi tuan rumah PON XXIII Tahun 2032 yang akan datang,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni terus berkomitmen mengembangkan ekosistem olahraga, termasuk sepak bola. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai agenda dan kompetisi olahraga di daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten selalu mendukung ekosistem olahraga, khususnya sepak bola,” katanya. 

Sebagai bagian dari penguatan sektor olahraga, Pemprov Banten juga telah merencanakan dua agenda besar pada 2026, yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kota Cilegon dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Tangerang Selatan.

“Kita sama-sama sukseskan dua multi-event olahraga di Provinsi Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Banten, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan bahwa Liga 4 Piala Gubernur Banten musim 2025/2026 diikuti oleh 14 klub dari seluruh kabupaten/kota di Banten. Ia menyebut, juara dan runner-up kompetisi tersebut akan mewakili Banten di Liga 4 Nasional.

“Juara I dan II akan mengikuti Kompetisi Liga 4 Nasional,” kata Pilar.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi ajang melahirkan pemain-pemain sepak bola berkualitas serta terus berlanjut dengan penyelenggaraan yang lebih kompetitif di masa mendatang.

Dalam partai final yang digelar, Nathan FC Kabupaten Lebak berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Harin FC Kota Tangerang Selatan dengan skor 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Sirvi Arvani pada menit ke-13.(WartainBanten)