Beranda blog

Polsek Ngimbang Gelar Gerakan Aksi Nyata Penguatan Transisi Paud Ke SD( GERAI SI DILAN ) MPLS Tahun 2026

0

Polsek Ngimbang Gelar Gerakan Aksi Nyata Penguatan Transisi Paud Ke SD( GERAI SI DILAN ) MPLS Tahun 2026

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka pengenalan pada Anak usia Polsek Ngimbang menggelar kegiatan
Gerakan aksi nyata penguatan transisi PAUD Ke SD yang menyenangkan di Lamongan ( GERAI SI DILAN )

Kegiatan serentak se kabuoaten Lamongan MPLS Ramah Tahun ajaran 2026/ 2027. Mewujudkan budaya Sekolah nyaman dan aman di SDN Desa Slaharwotan Kecamatan Ngimbang.pada Hari Selasa (14/07/2026)

Hadir dalam kegiatan tersebut Anton sujarwo., S.pd. MM Camat Ngimbang bersama bunda paud kecamatan Ngimbang,
Lilik., S.pd Korwil bid pendidikan, Agus tri s, Kepala Desa Slaharwotan,
Ipda Istiono Wakapolsek, Erwan Subekti Kanit Binmas,
Junik., S.pd Kepala sekolah TK Dharma wanita Slaharwotan,
Wahyu luri s., S.Kel. Kepala sekolah KB Dwi Sartika dan
Tokoh Masyarakat Desa Slaharwotan serta
Perwakilan wali murid Sekecamatan Ngimbang

Rangkaian kegiatan acara yaitu,
1.Pembukaan
2.Menyanyikan lagu indonesia raya
3.Pembacaan ikrar
4.Sambutan Camat Ngimbang
5.Sambutan Kepala Desa Slaharwotan
6.Sambutan Kepala Skolah TK Dharma wanita Slaharwotan.
7.Penutup dan Doa
Kegiatan tersebut berjalan tertip dan lancar serta aman

Pewarta: roy

Gencar Patroli Blue Light Polsek Ngimbang Aktifkan Siskamtibmas Di Daerah Rawan Kriminal

0

Gencar Patroli Blue Light Polsek Ngimbang Aktifkan Siskamtibmas Di Daerah Rawan Kriminal

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Selasa (14/07/2026)

Kegiatan dlaksanakan pukul 21.00 wib di laksanakan oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, Aiptu Deni dan Aiptu Briptu Andika untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Swalan R3 Kambangan dan Terminal Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Ngimbang tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gencar Patroli Blue Light Polsek Ngimbang Guna Menjaga Siskamtibmas Di Daerah Rawan Kriminal

0

Polsek Ngimbang Gencar Laksanakan Patroli Blue Light Polsek Ngimbang Guna Menjaga Siskamtibmas Di Daerah Rawan Kriminal

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Selasa (14/07/2026)

Kegiatan dlaksanakan pukul 21.00 wib di laksanakan oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, Aiptu Deni dan Aiptu Briptu Andika untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Swalan R3 Kambangan dan Terminal Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Ngimbang tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)

Masyarakat SBU:Ruang Perawatan Puskesmas Tanjung Agung Rusak Parah,Warga SBU Minta Perhatian Pemda RL.

0

Warta.in-Rejang Lebong.

Beberapa bulan lalu pemberitaan telah tayang di sejumlah media online yang sama menjelaskan kondisi bangunan puskesmas Tanjung Agung Rusak Parah dan hari ini juga terkait kondisi ruang perawatan Puskesmas Tanjung Agung, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong. Namun hingga hari ini, kondisi ruang perawatan tersebut masih rusak parah dan tidak dapat digunakan,rabu 15/7/26.

Kerusakan tersebut membuat layanan rawat inap dan pelayanan kesehatan 24 jam di Puskesmas Tanjung Agung belum bisa berjalan optimal. Padahal puskesmas ini menjadi rujukan utama masyarakat dari beberapa desa di wilayah Sindang Beliti Ulu.

Warga mengaku sangat menantikan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong untuk segera membangun dan memperbaiki ruang pelayanan di Puskesmas Tanjung Agung agar memenuhi standar dan layak digunakan.

“Sejak diberitakan beberapa bulan lalu sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal kami butuh puskesmas yang bisa melayani 24 jam. Kalau ada yang sakit malam hari, harus dirujuk jauh ke kota,” ujar salah satu warga Tanjung Agung.

Masyarakat berharap Pemda Rejang Lebong melalui Dinas Kesehatan dapat segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan ruang perawatan yang representatif. Dengan adanya fasilitas yang layak, diharapkan Puskesmas Tanjung Agung mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar secara menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan diharapkan bisa benar-benar berfungsi, terutama untuk penanganan kegawatdaruratan dan rawat inap ringan di wilayah kecamatan.

Warga Sindang Beliti Ulu pun berharap pembangunan ini menjadi prioritas, agar tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapat layanan kesehatan hanya karena keterbatasan sarana.

(Tim Redaksi)

Puskesmas Tanjung Agung Kini Miliki IPAL,Toren Air,& Panel Pompa untuk Jaga Sanitasi & Kesehatan Lingkungan.

0
oplus_0

Warta.in-RejangLebong.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga kesehatan lingkungan, Puskesmas Tanjung Agung kini dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah / IPAL, toren air, dan panel pompa.

Fasilitas ini dipasang untuk memastikan seluruh limbah cair dari kegiatan puskesmas diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan.

Komponen utama yang terpasang:

  1. Tangki IPAL warna hitam ,Berbentuk silinder horizontal. Fungsinya sebagai tempat pengolahan limbah cair komunal atau septic tank biodigester. Tangki ini dilengkapi pipa masuk dan pipa keluar.

  2. Panel box warna abu-abu, Berisi panel listrik dan mesin pompa. Berfungsi mengalirkan air limbah ke dalam IPAL serta memompa air bersih ke seluruh ruangan puskesmas.

  3. Pipa-pipa warna biru dan water meter biru, Pipa biru digunakan sebagai jalur air limbah masuk dan air hasil olahan keluar. Water meter berfungsi mengukur debit air yang masuk dan keluar dari sistem.

  4. Tutup beton di tanah, Merupakan manhole dan bak kontrol. Digunakan sebagai akses untuk perawatan dan pengecekan IPAL secara berkala.
    Manfaat untuk Puskesmas Tanjung Agung:

  • Mengolah limbah cair medis dan non-medis, dari kamar mandi, tempat cuci, laboratorium, dan ruang tindakan.

  • Memenuhi standar Kemenkes, Limbah puskesmas tidak boleh langsung dibuang ke selokan. Melalui IPAL, bakteri, zat kimia, dan bahan berbahaya dapat dikurangi sesuai standar.

  • Menjaga lingkungan tetap aman, Air hasil olahan IPAL sudah memenuhi baku mutu sehingga aman dibuang ke lingkungan.

  • Menjamin ketersediaan air bersih, Toren air dan pompa memastikan pasokan air bersih di puskesmas berjalan lancar.

Singkatnya, pemasangan IPAL, toren air, dan panel pompa merupakan bagian dari sistem sanitasi wajib di fasilitas kesehatan. Keberadaan sistem ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pencemaran, dan memutus rantai penularan penyakit yang berasal dari limbah puskesmas.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Agung Kab.Rejang Lebong dapat berjalan lebih aman, bersih, dan ramah lingkungan.

(Tim Redaksi)

KPK Periksa Istri Bupati Nonaktif beserta 8 Orang Saksi Lainnya dalam Kasus Suap di Kabupaten Rejang Lebong.

0
Oplus_16908288

Warta.in-RejangLebong,Bengkulu.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Intan Larasita (ITL), istri dari Bupati Rejang Lebong nonaktif, Muhammad Fikri Thobari, pada hari ini, Selasa (14/7/2026).

Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka pengumpulan bukti untuk kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong yang saat ini menjerat sang suami.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Intan Larasita akan diperiksa sebagai saksi di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bengkulu. Ia dipanggil bersama delapan orang lainnya dalam gelombang pemeriksaan yang sama.

“Pemeriksaan terhadap saudari ITL, seorang ibu rumah tangga, akan dilangsungkan di kantor BPKP Perwakilan Bengkulu,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan resminya.

Berikut adalah daftar sembilan saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan pada hari ini:

  1. Intan Larasita (Ibu Rumah Tangga)

  2. B. Daditama (Wakil Ketua I DPD PAN Kabupaten Rejang Lebong periode 2024-April 2026 & Tenaga Ahli RPJMD)

  3. Zakaria Efendu (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Rejang Lebong)

  4. Zulman Karnain (Kepala Sekolah SDN 50 Kab. Rejang Lebong)

  5. Sanusi Pane (Wiraswasta)

  6. Anton Doriska (Wiraswasta)

  7. Rendy Novian (PNS Dinas PUPRP Kab. Rejang Lebong)

  8. Santri Ghozali (PNS Dinas PUPRPKP Kab. Rejang Lebong)

  9. Rian Adeko (Direktur PT Saka Karya Perkasa & CV Salsabila Gemilang Abadi).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu:

  1. Muhammad Fikri Thobari (Bupati Rejang Lebong 2025-2030)

  2. Hary Eko Purnomo (Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong)

  3. Irsyad Satria Budiman (Pihak Swasta/PT Statika Mitra Sarana)

  4. Edi Manggala (Pihak Swasta/CV Manggala Utama)

  5. Youki Yusdiantoro (Pihak Swasta/CV Alpagker Abadi)

Bupati Fikri diduga menerima suap total sebesar Rp 1,7 miliar yang berasal dari beberapa proyek. Kasus ini terungkap bermula dari rencana pengerjaan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong pada awal tahun 2026.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa proyek-proyek tersebut berlokasi di Dinas PUPRPKP dengan total anggaran mencapai Rp 91,13 miliar.

Ia mengungkapkan bahwa suap “ijon” senilai Rp 980 juta diberikan secara bertahap melalui perantara. Selain itu, terdapat dugaan penerimaan lain yang diberikan kepada Fikri senilai Rp 775 juta, yang diduga merupakan tindakan yang berulang.

(Tim Redaksi)

*PERKUAT KOMITMEN BERSAMA: KAPOLRES MUKOMUKO ERATKAN SINERGI TNI–POLRI MELALUI SILATURAHMI KHUSUS DI MAKODIM*

0

*PERKUAT KOMITMEN BERSAMA: KAPOLRES MUKOMUKO ERATKAN SINERGI TNI–POLRI MELALUI SILATURAHMI KHUSUS DI MAKODIM*

Mukomuko, 14 Juli 2026 – Dalam semangat memperkokoh persaudaraan, kesatuan tujuan, dan sinergi yang tak terputus antara dua kekuatan utama penjaga keamanan negara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., secara khusus melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Distrik Militer 0428/Mukomuko, pada hari Selasa, 14 Juli 2026. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen tinggi untuk senantiasa menjaga keharmonisan serta memperkuat kerja sama yang erat antara jajaran Polri dan TNI di wilayah Kabupaten Mukomuko.

Kunjungan kehormatan ini disambut dengan hangat dan penuh keakraban oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0428/Mukomuko beserta jajaran pimpinan satuan di lingkungan Kodim. Suasana pertemuan berlangsung dalam nuansa yang akrab, terbuka, dan penuh saling menghargai, mencerminkan ikatan persaudaraan yang sudah terjalin kokoh selama ini. Turut hadir mendampingi Kapolres Mukomuko dalam kegiatan ini, Wakapolres Mukomuko, Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kepala Satuan Lalu Lintas, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan, serta Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat Humas Polres Mukomuko.

Silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Dandim ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk semakin mempererat hubungan kelembagaan yang sudah terjalin baik, sekaligus memperdalam kesepahaman dan memperkuat koordinasi strategis dalam menghadapi berbagai dinamika serta tantangan tugas pengamanan yang ada di wilayah Kabupaten Mukomuko. Kedua pimpinan institusi saling bertukar pandang, menyamakan persepsi, dan memperkuat tekad untuk senantiasa berjalan beriringan, bahu-membahu dalam satu barisan yang sama.

Melalui komunikasi yang jujur, terbuka, dan kolaborasi yang semakin erat, diharapkan kebersamaan antara TNI dan Polri di Mukomuko dapat semakin kokoh dan tak tergoyahkan. Kesatuan kekuatan ini menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, melindungi segenap lapisan masyarakat dari segala bentuk gangguan, serta memberikan dukungan penuh yang nyata bagi kelancaran percepatan pembangunan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Mukomuko.

Kegiatan ini menegaskan bahwa persaudaraan antara TNI dan Polri bukan sekadar bentuk hubungan kerja sama biasa, melainkan sebuah amanah luhur dan tekad bulat untuk senantiasa bersatu padu, menjaga kedamaian, serta menjadi benteng terdepan bagi keutuhan dan kemajuan daerah tercinta ini.

Pewarta: (HD)

*KAPOLRES MUKOMUKO ERATKAN SINERGI ANTAR APARAT PENEGAK HUKUM MELALUI SILATURAHMI KHUSUS KE KEJARI MUKOMUKO*

0
Oplus_131072

“KAPOLRES MUKOMUKO ERATKAN SINERGI ANTAR APARAT PENEGAK HUKUM MELALUI SILATURAHMI KHUSUS KE KEJAKSAAN NEGERI MUKOMUKO”.

Mukomuko, 14 Juli 2026 – Dalam semangat menyatukan langkah, menyelaraskan visi, dan memperkokoh kebersamaan di antara jajaran aparat penegak hukum, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K. melaksanakan kunjungan silaturahmi kehormatan ke Kantor Kejaksaan Negeri Mukomuko. Kegiatan berlangsung pada hari Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kunjungan ini disambut secara langsung dan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mukomuko beserta jajaran pimpinan. Suasana pertemuan berjalan dengan penuh keakraban, saling menghargai, dan diliputi semangat persaudaraan yang kental. Turut mendampingi Kapolres Mukomuko dalam kegiatan ini adalah Wakapolres Mukomuko, Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kepala Satuan Lalu Lintas, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan, serta Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat Humas Polres Mukomuko. Sementara dari pihak Kejaksaan Negeri Mukomuko hadir Kepala Seksi Pidana Umum dan Kepala Seksi Intelijen.

Silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk semakin memperkuat ikatan koordinasi, memperlancar jalur komunikasi, dan memperdalam kolaborasi strategis antara Polres Mukomuko dengan Kejaksaan Negeri Mukomuko. Pertemuan ini bukan sekadar mempererat hubungan kelembagaan, melainkan juga dijadikan wadah yang terbuka dan konstruktif untuk saling bertukar pandang, menyamakan persepsi mengenai berbagai isu hukum yang berkembang, serta merumuskan langkah guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di lapangan. Semuanya diarahkan demi terwujudnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan senantiasa berlandaskan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., menegaskan bahwa keharmonisan dan sinergi yang kokoh antara Polri dan Kejaksaan merupakan kunci utama dan fondasi tak tergantikan dalam mewujudkan sistem penegakan hukum yang berjalan optimal, tegas, dan berwibawa.

“Silaturahmi ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk senantiasa menjaga kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat koordinasi yang erat dengan Kejaksaan Negeri Mukomuko. Dengan hubungan yang harmonis, saling percaya, dan kerja sama yang solid, kami sangat optimistis pelaksanaan tugas penegakan hukum dapat berjalan jauh lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik serta rasa aman yang nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko,” ujar Kapolres dengan penuh ketegasan dan harapan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik yang telah terjalin selama ini semakin kokoh dan tak tergoyahkan, sehingga koordinasi dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas dapat terus ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan cita-cita mulia untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif, sekaligus menjamin tegaknya supremasi hukum dan keadilan yang mutlak di wilayah Kabupaten Mukomuko tercinta.

(HD)

*#Sumber: Humas Polres Mukomuko, Polda Bengkulu.*

Ada Bantuan Comben Di Jati Baru Tapi Kelompok Tani Merasa Bukan milik nya ! 

0

Ada Bantuan Comben Di Jati Baru Tapi Kelompok Tani Merasa Bukan milik nya !

Subang Warta In, Pemerintah Pusat melalui program bantuan pertanian kembali menyalurkan alat mesin pertanian ke Kabupaten Subang, Akhir Desember 2025 lalu, Desa Jati Baru, Kecamatan Ciasem menjadi salah satu wilayah penerima.

Tercatat ada 3 kelompok tani yang mendapatkan bantuan combine harvester atau yang dikenal “Comben”. Ketiganya adalah Poktan Sari Karya, Poktan Kacang, dan Poktan Laban. Masing-masing kelompok menerima 1 unit mesin pemanen padi tersebut.

Secara administrasi, bantuan itu sah atas nama kelompok tani, namun seiring waktu berjalan harapan para petani untuk bisa mengelola sendiri justru belum terwujud.

Salah satu Ketua Poktan di Jati Baru mengaku kecewa dengan mekanisme penyaluran dan pengelolaan saat ini. Menurutnya, Comben memang ada secara fisik. Mesin itu disimpan di salah satu tempat di wilayah Ciasem. Tapi kelompok tani tidak pernah dilibatkan untuk merawat, mengelola, apalagi menentukan kebijakan pemanfaatannya.

“Kami itu secara nama penerima, tapi secara rasa tidak memiliki. Comben ada, tapi kami tidak pegang kuncinya, tidak tahu siapa yang ngatur jadwalnya,” ujarnya saat ditemui Warta In, Senin 14/07/2026.

Ia juga menyoroti proses serah terima bantuan yang dinilai tidak transparan. Berita Acara penandatanganan dilakukan di Kota Subang, bukan di Kantor Dinas atau di Balai Desa setempat. Bahkan ia sendiri sudah lupa lokasi pastinya.

“Waktu itu dipanggil ke Subang kota untuk tanda tangan, Setelah itu kami tidak pernah diajak rapat lagi soal Comben ini bahkan Berita Acara (BA) tentang penerimaan pun kami tidak pegang karena tidak diberikan” ujarnya

Padahal, harapan awal para petani sangat besar. Dengan adanya Comben di tingkat kelompok, biaya panen bisa ditekan, antrian panen bisa lebih cepat, dan keuntungan bisa diputar lagi untuk kegiatan kelompok serta membantu petani lain di sekitar Kecamatan Ciasem.

“Kalau dikelola kelompok, kita bisa atur sendiri. Buat anggota dulu, baru bantu warga lain dengan harga bersahabat. Kan tujuannya biar mensejahterakan,” jelasnya.

Fakta di lapangan, saat musim panen tiba kelompok tani tetap bisa menggunakan Comben tersebut. Tapi dengan status meminjam dan membayar sewa sesuai tarif umum yang sudah ditentukan pengelola.

“Tetap bayar, Sama seperti petani lain yang nyewa. Jadi mau dibilang bantuan milik kami, ya tidak juga,” ucapnya lirih.

Kondisi ini menimbulkan ironi. Bantuan yang semestinya menjadi aset produktif kelompok, justru terasa jauh dan tidak berpihak kepada penerima.

Hingga berita ini diturunkan, Warta In masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait siapa pihak yang saat ini memegang penguasaan 3 unit Comben di Desa Jati Baru.

(RD)

Diduga Tutupi Pemadaman, Admin PLN ULP Nias Barat Blokir Nomor Wartawan

0

Nias Barat : warta.in – Kebebasan pers kembali diuji di Nias Barat. Nomor WhatsApp wartawan media warta.in diduga diblokir oknum admin PT.PLN Persero ULP Nias Barat. Pemblokiran terjadi setelah media warta.in berulang kali melakukan konfirmasi terkait pemadaman listrik yang terjadi tidak beraturan dan tanpa pemberitahuan.

Peristiwa itu terjadi Senin, 14/07/2026 malam. Saat mencoba konfirmasi di grup resmi PLN ULP Nias Barat soal pemadaman di malam hari padahal cuaca cerah, nomor media warta.in mendadak tidak bisa menghubungi salah satu admin.

“Ini bentuk pembungkaman. Setiap kami konfirmasi soal pemadaman, akses kami justru diputus. Padahal masyarakat berhak tahu alasan pemadaman,” ujar jurnalis media warta.in.

Keresahan yang sama juga dirasakan warga Nias Barat. Sejumlah pelanggan mengaku sudah muak dengan pemadaman bergilir yang tidak jelas jadwalnya.

“Listrik mati tiap malam. Kami bayar tepat waktu, tapi pelayanan PLN tidak jelas. Tolong Pak Manager UP3 Kepulauan Nias dan Manager ULP Nias Barat copot petugas yang arogan itu,” kata seorang warga yang namanya minta dirahasiakan.

Warga mendesak pimpinan PLN segera mengevaluasi kinerja petugas ULP Nias Barat. Mereka menilai ada upaya menutup-nutupi informasi kepada publik terkait penyebab pemadaman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN ULP Nias Barat belum memberikan klarifikasi resmi. Media warta.in tetap membuka ruang hak jawab dan konfirmasi seluas-luasnya sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999.

Laporan : Sabar