26.6 C
Jakarta
Kamis, Maret 19, 2026
Beranda blog

Polsek Ngimbang Gelar  Apel Patroli Harkamtibmas Sinergitas Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

0

Polsek Ngimbang Gelar  Apel Patroli Harkamtibmas Sinergitas Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Menjelang Hari raya Idul fitri Polsek Ngimbanh melaksanakan Apel Harkamtibmas sinergitas bersama TNI dan Polri di Mapolsek Ngimbang, Rabu (18/03/2026)

Kegiatan Apel Harkamtibmas yang dipimpin oleh IPDA ISTIONO S.H waka Polsek Ngimbang, dar TNI Letnan Dua Infantri Firma H YON TP 887 JOKO MODO beserta 9 Personil Anggota, Anggota Koramil Ngimbang 5 personil dan Satpol PP 2 personil.

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, yang di wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menyampaikan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas

Yang sering terjadi tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor) dan aksi perang sarung di kalangan remaja, ungkapnya
Hal tersebut akan menimbulkan gesekan antar kelompok pemuda serta konvoi kendaraan yang menggunakan knalpot brong

Untuk itu kita harus Antisipasi dengan langkah-langkah meningkatkan kegiatan patroli terutama pada jam rawan (malam hingga dini hari).

Melaksanakan sambang dan pembinaan kepada kelompok pemuda dan bersinergi dengan TNI, Satpol PP, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang meresahkan masyarakat.

Untuk itu Kita harus mengedepankan pendekatan preventif dan humanis dalam setiap kegiatan apel Harkamtibmas berjalan lancar aman, tertib dan kondusif, pungkasnya ( roy)

Guna Cegah 3 C Polsek Ngimbang Gelar Patroli pengamanan Saat Sholat Subuh Menjelang Ramadhan

0

Guna Cegah 3 C Polsek Ngimbang Gelar Patroli pengamanan Saat Sholat Subuh Menjelang Ramadhan

LAMONGAN//Warta. in, Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Personil Polsek Ngimbang menggelar kegiatan Patroli Pengamanan Sholat Subuh di Masjid Miftahul Fallah Sendangrejo Ngimbang, Kamis (19/03/2026) pukul 04.30 Wib

Kegiatan Pengamanan ini di laksanakan di masjid di wilayah Ngimbang saat masyarakat melaksanakan sholat Subuh yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Aipda Erwan di masjid di Miftahul Fallah Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Lamongan

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S. H, Kegiatan Patroli pengamanan sholat Subuh menjadi langkah awal memperkuat sinergitas dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan perdamaian di wilayah Kecamatan Ngimbang

Patroli Pengamanan saat Sholat Subuh ini diharapkan demi terciptanya situasi dan cegah terjadinya 3 C serta kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif saat masyarakat menjalankan ibadah menjelang Ramadan, ujarnya

Patroli ini penting dalam menjaga kondusifitas wilayah dan
menjaga terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk sekaligus menangkal paham radikalisme dan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan humanis, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Obvit Guna Cegah Kriminalitas Di Daerah Rawan

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Obvit Guna Cegah Kriminalitas Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu siang (18/03/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Aipda Novan dengan sasaran Patroli di Pasar Ngimbang, SPBU Ngimbang dan Tokob Emas Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Inilah Warisan Tradisi Jawa “Colok – Colok Malem Songo” Simbul Tradisi Kearipan Lokal

0

Inilah Warisan Tradisi Jawa “Colok – Colok Malem Songo” Simbul Tradisi Kearipan Lokal

LAMONGAN//warta.in – Sebuah tradisi Jawa saat menjelang berakhirnya puasa bulan suci Ramadan, masyarakat di sejumlah wilayah Jawa khususnya Lamongan dan Sekitarnya masih menggelar tradisi “Colok-colok malam songo”, atau malam 29 Ramadan saat berakhirnya puasa Ramadhan, Kamis (18/03/2026)

Tradisi yang sudah turun-temurun bukan hanya malem songo saja tapi ada malem selikur, ini menjadi momen yang dinanti warga untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri (red Riyoyo) yang sudah lama di persiapkan dengan berbagai hidangan baik jajanan maupun makanan dengan penyabutan dengan penuh suka cita.

Setelah Sholat magrib warga berbondong – bondong membawa Berkat ( tumpeng) untuk di bawah secara bersamaan sambil membawa Colok – colok dan obor untuk di letakan di jalan menuju rumah Kepala Dusun atau Perempatan untuk di bacakan do’a oleh sesepuh Kampung.

Yang di rumah Anak Istri atau simbah menyalakan Colok – colok di luar rumah atau di dalam rumah, dalam perubahan jaman Masyarakat melenial sudah banyak yang tidak menggunakan colok- colok tapi menggunakan lilin dan lampu listrik sebagsi pengganti Obar

Pada dasarnya Colok – colok dulu terbuat dari bambu yang di beri sumbu dari kain terus di celupkan dengan minyak tanah, lalu dipasang di sepanjang jalan desa hingga depan rumah masing-masing.

Tidak hanya itu, sejumlah warga, terutama para pemuda dan Anak – anak juga terlihat mengarak obor keliling kampung sambil melantunkan takbir dan sholawat.

Suasana malam songo likuran pun tampak semarak dengan cahaya api yang berkelap – kerlip berjejer rapi, menciptakan pemandangan khas yang sangat  sakral sebagai simbul budaya jawa

Dari beberapa sumber pada masyarakat mengatakan tradisi ini sudah turun – temurun ada sejak dirinya belum lahir maupun masih kecil dan terus masih di laksanakan dan dilestarikan hingga sekarang biarpun cara pemakaian colok – colok berbeda dengan yang dulu

“Hal ini merupakan wujut syukur kepada Alloh yang selama 1 bulan penuh menjalankan puasa di bulan Ramadhan sekaligus untuk menyambut Lebaran. Hari raya Idul

Menurutnya, selain sebagai bentuk perayaan, tradisi ini juga mempererat kebersamaan dan silahturohmi antarwarga untuk menyambut Hari raya Idul Fitri

Pada saat tumpeng (berkat) selesai di bacakan do’ – do’a oleh sesepuh Kampung, tumpeng di bagikan oleh sesama warga sambil saling tukar jajanan dan lauk – pauk, inilah bukti tradisi jawa yang perlu di lestarikan, tradisi yang menjadi simbul bahwa kehidupan bermasyarakat itu saling berberbagi dan menjalin kekompakan

Tradisi colok-colok malam songo tidak hanya menjadi simbol kegembiraan menyambut Idul Fitri, tetapi juga menjadi warisan budaya yang memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan tradisi kearifan lokal masyarakat yang harus di lestarikan sampai akhir jaman, pungkasnya ( roy)

Satgas Inti Prabowo dan RENTAN Berbagi Takjil serta Buka Puasa Bersama

0

Warta.in Medan – Satgas Inti Prabowo Sumut yang dipimpin oleh Bunda Kumalawati dan organisasi kemanusiaan RENTAN (Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana) yang dipimpin oleh M. Yunus beserta seluruh anggotanya pada Rabu (18/3/2026) melakukan kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Jalan Gajahmada No. 15 Medan.

Kegiatan yang dilaksanakan di penghujung Ramadhan ini dilaksanakan dengan penuh sukacita ramadhan dan juga dihadiri oleh para tamu undangan seperti Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) dibawah pimpinan Sumitro, Gema Sadhana Sumut, Tim Ojol Sumut, DPP Demak dibawah pimpinan Rizal, serta seluruh pengurus dari organisasi yang ada.

Dalam acara pembagian takjil itu, SIP, RENTAN dan PPIR serta Demak turut turun ke jalan membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas di Alan’s Coffee itu.

Setelah pembagian takjil itu, SIP dan para tamu undangan melakukan buka puasa bersama dan ramah tamah antara organisasi yang hadir.

Ketua Umum RENTAN M. Yunus yang hadir bersama anggotanya itu dalam kata sambutannya mengatakan bahwa, dirinya mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan oleh Satgas Inti Prabowo (SIP). Semoga dengan acara buka puasa bersama ini, silaturahmi antar organisasi dapat terus terjalin dengan baik, ujar Ketum RENTAN M. Yunus. Acara itu sendiri berakhir dengan dilakukannya photo bersama dan pembagian bingkisan untuk berlebaran bagi para tamu undangan. (RN)

Polres Lamongan Beri Pengamanan Kepulangan 868 Santri Ponpes Sunan Drajat Jelang Idul Fitri

0

Polres Lamongan Beri Pengamanan Kepulangan 868 Santri Ponpes Sunan Drajat Gelombang Terakhir Jelang Idul Fitri

LAMONGAN//Warta.in, 17/03/2026 – Pelayanan Pengamanan kepulangan santri Gelombang 3 (terakhir) Pondok Pesantren Sunan Drajat berlangsung tertib dan lancar pada Selasa, (17/03).

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Sunan Drajat, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan Pelayanan dilakukan oleh jajaran Polsek Paciran Polres Lamongan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti,S.E bersama Personel Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2026.

Kehadiran Personel Polri bertujuan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta keamanan para santri yang akan kembali ke daerah asal masing-masing.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pelayanan kepulangan santri menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Pada gelombang ketiga atau terakhir ini, sebanyak 868 santri diberangkatkan secara bersama-sama menggunakan berbagai armada transportasi, yang terdiri dari 8 unit bus besar, 5 unit bus medium, 4 unit Elf Giga, 6 unit Elf Long, 14 unit Elf Short, serta 2 unit kendaraan Pregio.

Selain itu, terdapat sekitar 400 santri yang dijemput langsung oleh keluarga masing-masing.

Para santri yang mengikuti program mudik bersama ini berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk daerah Blora, Kendal, Rembang, dan sekitarnya.

Dengan pengamanan yang optimal, proses keberangkatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Kapolsek Paciran, AKP Erni Sugihastuti, SE. Melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M.Hamzaid,S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keselamatan para santri selama proses kepulangan.

Beliau juga mengimbau kepada seluruh pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan demi memastikan para santri dapat sampai ke tujuan dengan selamat.

Pewarta: roy

Lakukan Anev Konsolidasi Ops Ketupat Hari Ke-5, Kapolda Sumsel Pastikan Pos Pam Jadi Pusat Solusi Masyarakat

0

Wartainsumsel.com | Palembang – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung agenda Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 pada Rabu (18/3/2026). Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Kapolda memberikan instruksi tegas agar seluruh jajaran mengedepankan empati dan memastikan kehadiran Polri memberikan dampak nyata bagi kenyamanan pemudik.

​Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa setiap personel harus memiliki kepekaan tinggi dan tidak hanya terjebak pada rutinitas penjagaan. Ia menegaskan bahwa fasilitas pengamanan di lapangan harus berfungsi optimal sebagai titik pelayanan publik yang aktif. “Pos Pengamanan (Pospam) bukan hanya untuk mengatur lalu lintas di depannya saja, tetapi juga memberikan layanan informasi publik. Jangan sampai Pospam hanya jadi pajangan atau simbol keberadaan petugas tanpa memberikan solusi bagi masyarakat,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

​Terkait kondisi arus mudik yang mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan, Kapolda memberikan gambaran realistis mengenai situasi di jalur lintas Sumatera. Menurutnya, prioritas utama jajaran adalah memastikan roda kendaraan tetap bergerak meski dalam kondisi padat. “Macet waktu mudik itu hal yang biasa dan wajar. Tetapi ketika stuck sampai berjam-jam, itu yang harus kita antisipasi. Prinsipnya, tidak mungkin tidak macet, tetapi sepanjang roda mobil itu masih berputar, itu tandanya masih aman” ujarnya.

​Untuk menjamin kelancaran tersebut, sebanyak 2.361 personel Polda Sumsel telah disiagakan dengan dukungan teknologi digital. Kapolda menginstruksikan penggunaan drone dan overlay peta kerawanan untuk memantau titik-titik krusial secara presisi, termasuk mengantisipasi pasar tumpah sebelum kemacetan terjadi. Ia mengingatkan jajarannya agar tidak bersikap reaktif seperti “pemadam kebakaran”, melainkan harus hadir lebih awal di titik-titik rawan.
​Di sisi lain, mengingat pelaksanaan mudik tahun ini berdekatan dengan perayaan keagamaan lainnya, aspek harmoni dan toleransi turut menjadi perhatian utama pimpinan Polda Sumsel. “Kita harus mengedepankan empati bersama. Saya minta jajaran mengomunikasikan dengan baik agar saudara-saudara kita yang melaksanakan Hari Raya Nyepi dapat beribadah dengan tenang, dengan mengedepankan toleransi antarumat beragama di lingkungan sekitar,” pesan Kapolda.

​Menutup evaluasi ini, Kapolda menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 yang berlangsung hingga 25 Maret mendatang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pihaknya akan terus memantau setiap perkembangan di lapangan, termasuk memastikan area blank spot komunikasi teratasi dengan sarana pendukung seperti internet satelit, guna menjamin koordinasi pengamanan tetap solid hingga arus balik nanti.

Kapolres Jember Cek Situasi Pos Terpadu, Pastikan Kamtibmas Aman serta Kondusif Jelang Nyepi dan Lebaran

0

Warta.in, Jember – Menjelang momen besar Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra, turun langsung melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di sejumlah titik strategis. Rabu, (18/3/2016)

Salah satunya adalah Pos Pelayanan Terpadu yang berada di Alun-Alun Kabupaten Jember. Di lokasi ini, Kapolres memastikan seluruh personel gabungan dalam kondisi siap siaga, serta sarana dan prasarana pendukung pelayanan masyarakat berjalan optimal.

Tak hanya itu, pengecekan juga dilanjutkan ke Pos Pelayanan di Terminal Tawang Alun yang menjadi salah satu titik vital pergerakan masyarakat, khususnya para pemudik yang menggunakan transportasi umum.

Dalam keterangannya, Kapolres Jember menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, serta arus lalu lintas berjalan lancar.

“Melalui pengecekan ini, kami ingin memastikan seluruh personel dan fasilitas di Pos Terpadu maupun Pos Pelayanan benar-benar siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Kami berkomitmen menjaga kamtibmas tetap aman serta memastikan arus lalu lintas tetap lancar, khususnya selama periode mudik Lebaran dan Nyepi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta tidak ragu memanfaatkan pos-pos pelayanan jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Dengan kesiapan yang matang dari aparat kepolisian dan dukungan masyarakat, diharapkan suasana mudik tahun ini dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar tanpa hambatan berarti.

Kapolda Sumsel Pimpin Anev Ops Ketupat Hari ke-6, Tegaskan Pospam Harus Jadi Pusat Solusi Pemudik

0

Wartainsumsel.com | Palembang — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memimpin langsung Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai bagian dari pengendalian pengamanan arus mudik nasional. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Kapolda menegaskan bahwa seluruh Pos Pengamanan (Pospam) harus berfungsi sebagai pusat solusi dan pelayanan masyarakat, bukan sekadar titik penjagaan.

Kapolda Sumsel mengarahkan seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan agar setiap personel tidak hanya menjalankan rutinitas pengamanan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pospam harus menjadi pusat informasi, bantuan, serta solusi bagi pemudik yang menghadapi kendala selama perjalanan.

“Pos Pengamanan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas di depannya, tetapi harus memberikan layanan informasi dan solusi. Jangan sampai hanya menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kapolda.

Seiring meningkatnya volume kendaraan pada arus mudik, Kapolda memberikan penekanan strategis kepada seluruh jajaran agar memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa kepadatan arus merupakan hal yang wajar, namun kondisi berhenti total harus diantisipasi secara maksimal.

“Kepadatan arus saat mudik adalah hal yang biasa, tetapi yang harus kita cegah adalah kondisi berhenti total. Selama kendaraan masih bergerak, situasi masih terkendali,” ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polda Sumsel telah mengerahkan sebanyak 2.361 personel yang didukung teknologi pemantauan modern. Kapolda menginstruksikan pemanfaatan drone serta sistem overlay peta kerawanan guna memantau titik-titik rawan secara presisi.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif. Ia meminta seluruh jajaran hadir lebih awal di titik-titik rawan, termasuk kawasan pasar tumpah, sehingga potensi perlambatan arus dapat diurai sebelum berkembang menjadi kepadatan panjang.

Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah momentum mudik yang berdekatan dengan perayaan keagamaan lainnya.

“Kami mengedepankan empati dan toleransi. Pastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat secara luas.

Kapolda memastikan bahwa sistem pengendalian operasi berjalan optimal melalui pemantauan berkelanjutan. Polda Sumsel juga mengantisipasi kendala komunikasi di lapangan dengan menyiapkan dukungan teknologi, termasuk internet satelit di wilayah blank spot.

Langkah ini bertujuan menjaga koordinasi antar personel tetap solid dan respons terhadap dinamika lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi hingga periode arus balik.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 harus dijalankan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Polda Sumatera Selatan berkomitmen memastikan setiap pemudik mendapatkan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pengamanan mudik nasional hingga seluruh rangkaian Lebaran selesai.

Diduga Melamun, Brio Putih Tabrak Pekerja Rumah Makan dan Pengunjung

0

Warta.in Binjai – Hari apes memang tidak terdaftar dikalender, itulah yang dialami oleh pengendara Brio Putih dengan Nopol BK 1796 RAA Bernama Mike Rahayu (25) yang bertempat tinggal di Jalan Langsat Lk II Kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kotamadya Binjai pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 22.45 Wib.

Pengemudi yang mengendarai mobil Brio Putih dan tidak memiliki SIM itu diketahui pertama kali mengemudi, dan mungkin gugup sehingga memijak gas terlalu kencang. Oleh karena itu pengendara mobil tersebut pun menabrak 5 orang yang sedang bekerja dirumah makan dimana 3 diantaranya Pekerja dan 2 pengunjung.

Kejadian yang begitu cepat itu terjadi di Jalan Jend. Ahmad Yani Kelurahan Pekan Binjai Kecamatan Binjai Kota, saat mengendarai mobilnya sang supir terlihat gugup dam salah menginjak pedal sehingga mobil tersebut melaju terlalu kencang sehingga menabrak orang lain.

Mengetahui akan hal tersebut, aparat kepolisian dari Polres Binjai pun langsung turun ke TKP dan mengamankan situasi. Petugas pun melakukan interogasi terhadap pengemudi dan juga membawa para korban ke RSU Dr. Djoelham Binjai untuk penanganan medis lebih lanjut.

Adapun identitas para korban tersebut yaitu :

– Wahyudi Syahputra (47) pria yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Gg. Kenanga Lingkungan VI Kelurahan Setia Kecamatan Binjai dan mengalami dada terasa sesak.
– Astria Nina (30) wanita yang beralamat di Jalan G.B Josua No. 82 A Lingkungan V kelurahan Jati Karya kecamatan Binjai Utara dan mengalami pinggul sebelah kanan memar.
– Fitra Ramadhan (34) Pria yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 72 F Lingkungan VI Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai dan mengalami kaki terasa sakit.
– Mohwammad Rheza Anfasyavira (28) pria yang beralamat Jalan T. Imam Bonjol Gg. Kenanga Lingkungan IV Kelurahan Satria Kecamatan Binjai Kota dan mengalami lutut luka lecet.
– Jhon Alfredo Sinurat (24) Pria yang beralamat di Jalan Lingkungan IV Fraksional Desa Sawit Seberang Kabupaten Langkat dan mengalami kaki teras sakit, serta
– Mike Rahayu (25) wanita yang beralamat di Jalan Langsat Lingkungan II Kelurahan Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai.

Saat dilakukan interogasi dan pemeriksaan oleh aparat kepolisian Polres Binjai, pengemudi yang tidak memiliki SIM itu mengatakan bahwa dirinya gugup dalam berkendara dn terjadilah kecelakaan itu. Pengemudi yang dilakukan oleh Polisi itu pun dinyatakan bersih dari Narkoba. Adapun jumlah kerugian dari musibah tersebut adalah Rp 20.000.000 (Dua Puluh Juta). Kendaraan yang mengalami kecelakaan itupun saat ini telah diamankan ke Polres Binjai. Sementara kasus itupun diselesaikan secara kekeluargaan oleh para korban dan pengemudi.

Kapolres Binjai AKBP. Mirzal Maulana melalui Kasi Humas AKP Junaidi membenarkan hal tersebut dan mengatakan bahwa pengemudi tidak dalam pengaruh narkoba ataupun alkohol. Ujar Kasi Humas yang dikenal dekat dengan rekan media itu. (RN)