33.3 C
Jakarta
Sabtu, Maret 14, 2026
Beranda blog

Masuk usia 7 Tahun RSUD Jatisampurna “Menguatkan Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat”

0

Warta.in Jabar ◊ Sabtu, 14 Maret 2026.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisampurna memperingati hari jadinya yang ke-7 pada tanggal 10 Maret 2026. Dalam perjalanan tujuh tahun pengabdiannya, RSUD Jatisampurna terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui berbagai inovasi, pengembangan layanan, serta pencapaian prestasi di tingkat daerah maupun nasional.

Sejak diresmikan tanggal 10 Maret 2019, RSUD Jatisampurna telah menunjukkan perkembangan yang signifikan baik dari sisi mutu pelayanan, fasilitas kesehatan, maupun tata kelola rumah sakit. Berbagai pencapaian penting telah berhasil diraih sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Beberapa capaian dan pengembangan layanan yang telah diwujudkan RSUD Jatisampurna antara lain:

  1. Akreditasi Paripurna Tahun 2023

Pada tahun 2023, RSUD Jatisampurna berhasil meraih Akreditasi Paripurna, yang merupakan tingkat tertinggi dalam penilaian akreditasi rumah sakit. Capaian ini menjadi bukti bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien secara optimal.

  1. Pengembangan Layanan Rawat Inap Pasien Jiwa (Maret 2023)

RSUD Jatisampurna mengembangkan layanan kesehatan jiwa dengan membuka layanan rawat inap pasien jiwa, yang hingga saat ini menjadi satu-satunya layanan rawat inap kesehatan jiwa di Kota Bekasi. Layanan ini diharapkan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan mental yang lebih komprehensif bagi masyarakat.

  1. Pengembangan Layanan PERINA/NICU (September 2023)

Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan bayi, RSUD Jatisampurna mengembangkan Pelayanan Perinatologi (PERINA/NICU) guna memberikan penanganan optimal bagi bayi baru lahir dengan kondisi khusus atau membutuhkan perawatan intensif.

  1. Pengembangan Layanan CT Scan (November 2023)

RSUD Jatisampurna juga memperkuat layanan penunjang diagnostik melalui pengadaan CT Scan (Computed Tomography Scan), yang memungkinkan pemeriksaan radiologi lebih akurat dan cepat guna mendukung penegakan diagnosis penyakit.

  1. Juara 1 Inovasi Daerah Kota Bekasi Tahun 2024

RSUD Jatisampurna meraih Juara 1 Inovasi Daerah Tingkat Kota Bekasi Tahun 2024 melalui inovasi SEHATI (Kesehatan Jiwa Terintegrasi). Inovasi ini menjadi terobosan dalam pelayanan kesehatan jiwa yang terintegrasi antara fasilitas kesehatan, masyarakat, dan lintas sektor.

  1. Pengembangan Poli Tumbuh Kembang Anak (Juli 2025)

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan anak, RSUD Jatisampurna mengembangkan Poli Tumbuh Kembang Anak yang memberikan layanan pemantauan dan penanganan tumbuh kembang secara komprehensif.

  1. Peringkat 1 Pemanfaatan Antrean Mobile JKN Terbaik (Agustus–November 2025)

RSUD Jatisampurna juga berhasil meraih Peringkat 1 Pemanfaatan Antrean Mobile JKN Terbaik untuk periode Agustus hingga November 2025, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN.

  1. Predikat A Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Tahun 2025

Pada tahun 2025, RSUD Jatisampurna menerima Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Predikat A. Penghargaan ini mencerminkan kualitas pelayanan publik yang sangat baik dan profesional.

  1. Usulan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026

Pada tahun 2026, RSUD Jatisampurna diusulkan untuk ditetapkan sebagai Unit Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Direktur RSUD Jatisampurna menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-7 ini menjadi momentum refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Pencapaian yang diraih selama tujuh tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga kesehatan dan dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi serta kepercayaan masyarakat. Ke depan, RSUD Jatisampurna akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima, mudah diakses, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Dengan semangat 7 tahun melayani, RSUD Jatisampurna berkomitmen untuk terus berkembang menjadi rumah sakit daerah yang unggul, profesional, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bekasi.

(JS)

RSUD Jatisampurna Gelar Edukasi Kesehatan tentang Osteoporosis , Osteoarthritis bagi Siswa Sekolah Lansia Kun

0

Warta.in Jabar ◊ Minggu, 14 Maret 2026.

Jatisampurna, 14 Maret 2026 – RSUD Jatisampurna melaksanakan kegiatan Edukasi Kesehatan bagi siswa Sekolah Lansia Kasih Untuk Negeri (Kun) di Kecamatan Jatisampurna pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang dan sendi.

Edukasi kesehatan disampaikan oleh dr. Rizky Julana, Sp.OT, yang memberikan materi mengenai osteoporosis dan osteoarthritis, dua penyakit yang kerap dialami pada usia lanjut. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa osteoporosis merupakan kondisi menurunnya kepadatan tulang sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah, sedangkan osteoarthritis adalah penyakit degeneratif pada sendi yang dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, dan keterbatasan gerak.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Jatisampurna, Lurah Jatisampurna, Rm. A. Yakin Ciptamulya dari Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka, Paroki Kranggan, serta perwakilan dari Sekolah Lansia Kasih Untuk Negeri (Kun), sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok lanjut usia di wilayah Kecamatan Jatisampurna.

Melalui kegiatan edukasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan, seperti menjaga pola makan bergizi, rutin melakukan aktivitas fisik yang sesuai, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

RSUD Jatisampurna berharap kegiatan edukasi kesehatan ini dapat meningkatkan kesadaran para lansia untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi sehingga tetap aktif, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang baik di usia lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen RSUD Jatisampurna dalam memberikan pelayanan kesehatan promotif dan preventif kepada masyarakat.

(Red)

Wagub Banten Achmad Dimyati Tinjau Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Merak

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, meninjau Posko Mudik BPJS Kesehatan di Sosoro Mall, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik maupun arus balik.

Dimyati menjelaskan, keberadaan posko ini diharapkan dapat membantu pemudik yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera dan sebaliknya. Posko Mudik BPJS Kesehatan juga menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk beristirahat, relaksasi, serta pemeriksaan kesehatan selama perjalanan.

“Posko BPJS Kesehatan yang dilaksanakan oleh BPJS ini tujuannya adalah untuk membantu masyarakat yang mudik maupun yang akan melakukan arus balik. Ke depan kita berharap bantuan BPJS ini bisa berguna dan bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang ingin beristirahat, relaksasi, juga cek kesehatan,” ujar Dimyati.

Pemprov Banten memberikan apresiasi atas kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan di wilayah Banten, terutama di Pelabuhan Merak, yang menjadi perlintasan utama pemudik antara Jawa dan Sumatera.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membangun poskonya di Banten. Pemprov Banten tentu menyambut baik hal tersebut,” tambahnya.

Dimyati juga menegaskan, pelaksanaan layanan kepada pemudik melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk kerja sama BPJS Kesehatan dengan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur keamanan, dan tim pengendali arus mudik.

Selain itu, Pemprov Banten terus memantau potensi kendala selama periode mudik, seperti kemacetan dan pengaturan arus kendaraan di pelabuhan, termasuk penggunaan feri dan dermaga untuk penyeberangan.

“Kami juga melihat dan memantau kemungkinan yang terjadi seperti potensi kemacetan atau traffic jam, serta bagaimana pengaturan terkait dengan feri atau dermaga yang digunakan untuk penyeberangan,” jelasnya.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyatakan bahwa Posko Mudik BPJS Kesehatan merupakan wujud komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat menjelang Idulfitri.

“Semangat inilah yang mendasari penyelenggaraan Posko Mudik BPJS Kesehatan tahun 2026 sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Pada 2026, Posko Mudik BPJS Kesehatan beroperasi selama enam hari (13–18 Maret) di titik strategis jalur mudik nasional, termasuk Pelabuhan Merak, Terminal Pulogebang, sejumlah rest area tol, Terminal Purabaya, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Posko ini beroperasi 24 jam dengan tenaga medis profesional dan ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan pemudik.

“Layanan yang tersedia mulai dari konsultasi, pemeriksaan kesehatan sederhana, pemberian obat-obatan, serta tindakan medis sederhana yang bersifat gawat darurat hingga merujuk ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan,” jelasnya.

BPJS Kesehatan telah menyiapkan ambulans dan berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat untuk menangani kondisi darurat pemudik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir jika memerlukan penanganan medis lanjutan.(WartainBanten)

Menko PMK Dampingi Gubernur dan Wagub Banten Cek Pelabuhan Merak untuk Arus Mudik Lebaran

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Gubernur Banten, Andra Soni, bersama Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, meninjau langsung kesiapan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (13/3/2026), menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kunjungan ini juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, serta sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara.

Tampak hadir dalam peninjauan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala BMKG Prof. Teuku Faisal Fathani.

Rombongan meninjau beberapa titik strategis di Pelabuhan Merak, termasuk Terminal Eksekutif yang menjadi jalur utama penyeberangan kendaraan kecil dan pejalan kaki menuju Pulau Sumatra, serta armada kapal yang akan beroperasi selama masa mudik. Tujuannya adalah memastikan layanan penyeberangan berjalan optimal dan aman.

Menko PMK Pratikno menyatakan, kunjungan ini sekaligus untuk memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi lonjakan arus mudik, yang diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta pemudik. Ia menekankan pentingnya keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan bagi seluruh masyarakat.

“Target kita tentu saja agar mudik berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat,” kata Pratikno.

Menurut Pratikno, puncak arus mudik diperkirakan terjadi sekitar 18 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada akhir Maret. Dengan adanya cuti bersama, akhir pekan, dan libur Hari Raya Nyepi serta Idulfitri, diharapkan pergerakan pemudik dapat tersebar merata.

Ia juga menekankan kesiapan seluruh pihak di lapangan untuk menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk cuaca dan kondisi operasional pelabuhan, serta perlunya respons cepat petugas bila terjadi kendala.

“Kepada masyarakat juga kami imbau untuk selalu mengikuti informasi resmi serta arahan petugas agar perjalanan mudik berjalan aman, nyaman, lancar, dan selamat,” pungkasnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Merak, pemerintah menyiapkan penguatan fasilitas, termasuk buffer zone dan pelabuhan alternatif seperti Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera, serta penggunaan Jalan Lingkar Selatan Cilegon.

“Selain itu, ada pelabuhan yang bisa dijadikan sebagai alternatif ketika kondisi antrean cukup panjang, yakni Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera,” jelas Listyo.

Ia juga menekankan pentingnya command center dan media center untuk menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat selama arus mudik.(WartainBanten)

Wagub Banten Achmad Dimyati Tinjau Fasilitas Belajar di SMAN 1 Wanasalam dan SMKN 5 Cikeusik

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, melakukan peninjauan berbagai fasilitas dan sarana prasarana kegiatan belajar di SMAN 1 Wanasalam, Kabupaten Lebak, dan SMKN 5 Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Kamis (12/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dimyati juga melaksanakan salat zuhur berjamaah bersama para siswa dan dewan guru serta memberikan motivasi belajar, khususnya memanfaatkan momentum bulan Ramadan.

Ia meninjau sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari tempat ibadah, toilet, ruang kelas, ruang guru, menu Makan Bergizi Gratis (MBG), perpustakaan, hingga workshop praktikum. Menurutnya, kenyamanan belajar siswa sangat bergantung pada kualitas fasilitas yang tersedia.

“Anak-anak harus belajar dengan nyaman, makanya kita harus berikan fasilitas yang terbaik,” ujar Dimyati saat meninjau SMAN 1 Wanasalam.

Dimyati menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten saat ini fokus pada peningkatan pendidikan yang adil dan merata. Tujuannya adalah mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

“Itu kuncinya ada di pendidikan. Makanya pendidikan kita harus berkualitas,” tambahnya.

Saat salat zuhur berjamaah di SMAN 1 Wanasalam, Dimyati juga memberikan nasihat dan motivasi selama tujuh menit. Ia menekankan hikmah dan keistimewaan bulan Ramadan, sekaligus pentingnya pendidikan bagi setiap siswa.

“Bulan Ramadan ini merupakan momentum baik bagi kita semua untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meminta ampun atas segala kesalahan yang pernah kita lakukan,” pungkasnya.

Wagub Banten Dimyati menekankan bulan Ramadan sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan.

Kepala SMAN 1 Wanasalam, Jaka, menyebut prestasi siswa sekolahnya membanggakan, baik akademik maupun nonakademik, dengan 974 siswa dan 28 rombongan belajar.

“Tahun lalu menjadi juara pertama lomba teater tingkat nasional. Lalu prestasi paskibranya juga cukup membanggakan,” katanya.

Sementara SMKN 5 Cikeusik memiliki sekitar 730 siswa di lima jurusan, dengan fokus pembelajaran penguatan nilai-nilai keagamaan selama Ramadan, kata Kepala Sekolah Ahmad Zaenudin Anwar.(WartainBanten)

Nelayan Cikeusik Berharap Modernisasi KNMP Dongkrak Harga Jual Ikan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Para nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang berharap program modernisasi kawasan pesisir yang dilakukan pemerintah dapat meningkatkan harga jual ikan hasil tangkapan mereka.

Nelayan setempat, Mawardi (70), mengungkapkan selama ini harga ikan yang dijual para nelayan masih relatif rendah. Akibatnya, pendapatan yang diperoleh dari hasil melaut sering kali tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan.

Menurut Mawardi, salah satu pengeluaran terbesar saat melaut adalah biaya bahan bakar solar yang harus dibeli dengan harga berbeda dan lokasi pengambilan yang cukup jauh.

“Ya itu tadi. Pertama kita kan ada pengeluaran untuk solar. Itu ngambilnya cukup jauh dan harganya berbeda,” ujarnya.

Selain bahan bakar, biaya operasional dan logistik selama melaut juga menjadi beban bagi para nelayan. Pendapatan yang diperoleh sering kali hanya tersisa sedikit setelah dikurangi berbagai kebutuhan selama melaut.

Ia menambahkan, hasil tangkapan juga harus dibagi dengan kru kapal karena nelayan tidak dapat melaut sendirian.

“Karena nggak bisa melaut sendiri,” katanya.

Mawardi juga menyoroti kondisi cuaca yang dalam setahun terakhir dinilai kurang bersahabat. Hal tersebut membuat sebagian nelayan memilih tidak melaut karena risiko yang cukup tinggi, sementara sebagian besar masyarakat di wilayah Cikeusik menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

“Itu juga seharusnya bisa diperhatikan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan nelayan lainnya, Yusuf Khudaeri. Ia berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih dapat benar-benar meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah tersebut.

Menurutnya, sebagian besar nelayan di Cikeusik masih menggunakan peralatan tangkap tradisional, sehingga membutuhkan dukungan fasilitas dan pendampingan agar dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka.

“Oleh karena itu, kami berharap fasilitas yang disediakan pemerintah ini tidak hanya sampai selesai pembangunannya saja, tapi juga dilakukan pendampingan kepada para nelayan di sini agar bisa naik kelas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini berupaya mendorong kesejahteraan nelayan melalui berbagai program, salah satunya pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurutnya, kawasan KNMP di Desa Cikiruhwetan menjadi salah satu proyek percontohan modernisasi wilayah pesisir di Provinsi Banten.

“Pelelangan yang dulu kumuh, melalui program KNMP dibuat lebih bersih, rapi dan tertata dengan baik. Termasuk pengelolaannya juga lebih modern,” kata Dimyati.

Wagub Banten, Dimyati, menjelaskan bahwa pembangunan KNMP mencakup tempat pelelangan ikan modern, dermaga, bengkel perahu, dan balai nelayan untuk pelatihan.

Ia mengimbau masyarakat menjaga fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.(WartainBanten)

Setahun Lumpuh, Nurhedi Kembali Berharap Usai Dapat Tongkat dari Wagub Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Harapan untuk kembali beraktivitas mulai tumbuh dalam diri Nurhedi (42), warga Kampung Batujaya, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Setelah setahun lumpuh akibat terjatuh dari atap rumah, ia kini mendapat bantuan tongkat jalan dari Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, saat kegiatan Safari Ramadan pada Kamis (12/3/2026).

Bantuan tersebut menjadi titik awal bagi Nurhedi untuk kembali menata kehidupannya. Selama setahun terakhir, ia hanya berdiam diri di rumah bersama istri dan anaknya karena keterbatasan fisik setelah mengalami kecelakaan.

Ia mengaku sebelumnya harus menggunakan tongkat sederhana yang dibuat ayahnya dari bambu agar bisa sedikit bergerak.

“Ini juga dibuatkan tongkat jalan dari bambu oleh bapak supaya saya bisa sedikit beraktivitas, sudah sekitar enam bulan lalu,” ungkapnya.

Dengan tongkat baru yang diterimanya, Nurhedi merasa bersyukur dan mulai memiliki harapan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Ia berencana membuka usaha kecil berupa toko kelontong agar tetap bisa mencari nafkah meski dengan keterbatasan.

Pada kesempatan yang sama, bantuan juga diberikan kepada warga lainnya di Kecamatan Cikeusik. Damiri (86), warga Kampung Baru, Desa Sumur Batu, serta Iyoh (71), warga Kampung Gadel, Desa Umbulan, menerima bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masing-masing sebesar Rp25 juta.

Selama ini, Damiri diketahui tinggal di rumah bilik dengan lantai tanah. Sementara Iyoh hidup bersama cucunya di rumah yang juga tidak layak huni dan mengandalkan bantuan dari tetangga serta kerabat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dimyati meminta pemerintah desa dan kecamatan setempat turut mengawasi penggunaan bantuan tersebut agar benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah penerima.

“Saya titip kepada kepala desa dan camat setempat agar bantuan itu benar-benar digunakan untuk renovasi rumah. Tolong juga kepada para tetangga untuk bersama-sama membantu proses renovasinya,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama selama bulan Ramadan.

“Kalau sudah kuat, kita tidak akan mudah dipecah belah,” ujarnya.

Selain bantuan tongkat jalan dan renovasi rumah, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan berbagai bantuan lainnya, antara lain kursi roda, bantuan untuk masjid sebesar Rp10 juta, bantuan pondok pesantren Rp5 juta, serta insentif bagi tiga guru ngaji dan marbot masing-masing Rp500 ribu.

Tak hanya itu, turut diserahkan santunan ahli waris dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga nelayan yang meninggal dunia sebesar Rp42 juta, serta 100 paket sembako bagi masyarakat setempat.(WartainBanten)

Gubernur Andra Soni Apresiasi Banten Jadi Pilot Project Program Jaga Desa Kejagung RI

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Gubernur Banten, Andra Soni, mengapresiasi penunjukan Provinsi Banten sebagai proyek percontohan pelaksanaan optimalisasi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengawasan tata kelola keuangan di tingkat desa.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan Jaga Desa dan Rapat Koordinasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Lemo Hotel Serpong, Kamis (12/3/2026).

“Alhamdulillah, Provinsi Banten menjadi proyek percontohan dari kegiatan optimalisasi program Jaga Desa Kejagung RI,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, melalui program tersebut diharapkan pengawasan terhadap pembangunan dan pengelolaan keuangan desa dapat berjalan lebih efektif. Andra menilai optimalisasi program Jaga Desa perlu melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan pendampingan dari pihak kejaksaan.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan BPD sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan desa dapat berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Agar semua program, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, bisa berjalan maksimal dan hasilnya bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, menyatakan program Jaga Desa mendukung tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel melalui sinergi dengan peran pengawasan BPD.

“Agar para anggota BPD bisa lebih tajam dalam pengawasannya, maka disinergikan dengan program Jaga Desa. Ini bukan dalam rangka mencari kesalahan atau melakukan kriminalisasi,” tegas Reda.

Ia menegaskan program ini bukan untuk mencari kesalahan, serta meminta BPD tetap melakukan pengawasan langsung di lapangan meski laporan keuangan desa sudah terintegrasi dalam sistem Siskeudes dan aplikasi Jaga Desa.(WartainBanten)

Petani Wanasalam Minta Wagub Banten Bangun Irigasi Tersier ke Sawahnya

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Seorang petani asal Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Sunarta (68), meminta Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, untuk membangun saluran irigasi tersier menuju area persawahannya. Permintaan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di wilayah tersebut.

Sunarta mengungkapkan bahwa selama ini lahan persawahannya belum teraliri langsung oleh jaringan irigasi yang ada. Akibatnya, ia harus menyedot air secara mandiri agar sawahnya tetap mendapatkan pasokan air untuk bercocok tanam.

Menurutnya, lahan miliknya saat ini belum masuk dalam cakupan area yang dialiri oleh irigasi Cibinuangeun. Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dapat membangun saluran irigasi tersier setelah pembangunan irigasi sekunder Cibinuangeun selesai.

“Saluran irigasi yang sekarang sudah bagus. Saya juga meminta pemerintah provinsi membangun saluran tersier agar petani makin sukses,” ujar Sunarta.

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan pihaknya siap menampung dan menindaklanjuti aspirasi para petani.

“Ini perintah petani, juga rakyat. Siap kami tampung aspirasinya. Kami akan selalu hadir. Jangan lihat soal kewenangan, untuk rakyat atau masyarakat pasti kita prioritaskan sesuai dengan skala prioritas,” kata Dimyati.

Dialog tersebut berlangsung saat Dimyati melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Lebak pada Kamis (12/3/2026). Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk meninjau hasil program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) serta pembangunan saluran irigasi Cibinuangeun.

Dimyati berharap berbagai program pembangunan yang telah dilakukan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan bulan Ramadan ini penuh berkah. Hasil pembangunan diharapkan bermanfaat bagi masyarakat karena telah menggelontorkan anggaran yang cukup besar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pembangunan saluran irigasi sekunder Cibinuangeun dilakukan dengan alokasi anggaran sebesar Rp8,4 miliar. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu mengairi sekitar 2.400 hektare lahan persawahan di wilayah Kecamatan Wanasalam.

“Kalau tidak dibangun, airnya bisa kering. Pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat di sini sekaligus untuk mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Banten,” tuturnya.

Dimyati mengimbau masyarakat menjaga fasilitas irigasi agar tetap awet dan tidak dirusak, sehingga dapat terus mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.(WartainBanten)

Kapolres Lamongan Tinjau Langsung Kesiapsiagaan Pospam dan Posyan Operasi Ketupat Semeru 2026

0

Kapolres Lamongan Tinjau Langsung Kesiapsiagaan Pospam dan Posyan Operasi Ketupat Semeru 2026

LAMONGAN//Warta.in, 14/03/2026 – Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan kunjungan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Lamongan, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.15 WIB hingga 17.30 WIB tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan.

Rangkaian kunjungan diawali dengan kedatangan Kapolres Lamongan bersama rombongan di Pospam Babat. Kedatangan rombongan disambut oleh Kapospam Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H. bersama personel gabungan yang terdiri dari Polri serta instansi terkait yang bertugas dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lamongan meninjau secara langsung kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Pelayanan (Posyan) Terminal.

Kedatangan Kapolres Lamongan disambut oleh Kaposyan Terminal Ipda Kukuh Suprasetyo, S.H. bersama personel gabungan dari Polri beserta stakeholder terkait.

Pada kesempatan tersebut, Kaposyan Terminal memberikan paparan kepada Kapolres mengenai ruang lingkup tugas pokok personel Posyan Terminal.

Paparan termasuk pola pengamanan serta cara bertindak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang memanfaatkan transportasi umum.

Dalam arahannya kepada Kapospam dan seluruh personel yang bertugas, Kapolres Lamongan menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta respon cepat terhadap setiap laporan maupun kejadian di lapangan.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas dengan stakeholder terkait dalam pelaksanaan tugas pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, menerapkan body system dalam setiap pelaksanaan tugas, serta tetap mengutamakan keselamatan diri selama menjalankan tugas di lapangan,” tegasnya.

Melalui kegiatan kunjungan ini diharapkan seluruh personel yang bertugas di Pospam maupun Posyan Ops Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Lamongan

Dapat melaksanakan tugas secara optimal dalam memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Pewarta : roy