Respons Cepat Laporan 110, Polsek Sandubaya Amankan Sejumlah Pelajar Diduga Terlibat Tawuran
Warta.in
Mataram, NTB – Merespons cepat laporan masyarakat melalui layanan darurat Call Center 110, personel piket fungsi Polsek Sandubaya bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Cakranegara Selatan bergerak menindaklanjuti dugaan aksi tawuran pelajar di halaman belakang TK Negeri Model Mataram, Jalan Rahwana, Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (03/11/2026).
Saat petugas tiba di lokasi, para pelajar yang diduga terlibat tawuran telah meninggalkan tempat kejadian. Namun, personel tidak langsung menghentikan pencarian dan melanjutkan patroli di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap aman.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sejumlah pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut ditemukan di sebuah gang di belakang Kampus II Universitas Mataram. Mereka diduga berada di lokasi tersebut untuk menghindari petugas.
Selanjutnya, para pelajar beserta sepeda motor yang terparkir di gang tersebut diamankan ke Mapolsek Sandubaya untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pembinaan.
Dari hasil pendataan awal, terdapat sekitar 22 pelajar SMP dan satu pelajar SMA yang diamankan. Setelah diketahui berasal dari salah satu SMP negeri di Kota Mataram, pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan sekolah untuk bersama-sama melakukan pembinaan.
Kapolsek Sandubaya, AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan adanya sejumlah pelajar yang diamankan untuk diperiksa dan diberikan pembinaan karena diduga terlibat dalam aksi tawuran.
“Sebelumnya kami mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya segerombolan pelajar di lokasi tersebut yang hendak melakukan tawuran. Begitu informasi kami terima, sejumlah piket fungsi langsung ke TKP dan mendapati mereka, para pelajar ini, yang diduga melakukan tawuran tersebut,” jelasnya.
Kapolsek menerangkan, pembinaan dilakukan oleh personel kepolisian dengan melibatkan pihak sekolah yang sengaja dipanggil ke Mapolsek Sandubaya. Langkah ini dilakukan agar pihak sekolah mengetahui kejadian tersebut sekaligus turut bertanggung jawab dalam mengawasi dan membina para siswanya.
“Kami juga datangkan pihak sekolah untuk melakukan pembinaan di Polsek, termasuk menandatangani surat pernyataan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ungkapnya.
Kapolsek juga mengingatkan bahwa pencegahan kenakalan remaja, khususnya aksi tawuran, membutuhkan peran aktif keluarga dan lingkungan pendidikan. Karena itu, ia berharap para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anaknya.
Menurutnya, kepedulian serta pengawasan keluarga sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Respons cepat terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110 ini menjadi bagian dari upaya Polsek Sandubaya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, sekaligus mencegah aksi tawuran pelajar berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.(sr/hpm)














