29.9 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026
Beranda blog

Audiensi LBH IRO YUDHO WICAKSONO: Harap Kinerja Kejaksaan Sesuai Hukum dan Akuntabel

0

Kediri, 29 April 2026

LBH IRO YUDHO WICAKSONO telah melaksanakan audiensi dengan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri guna memperoleh penjelasan terkait tindak lanjut atas laporan yang sebelumnya telah disampaikan, setelah proses penanganan laporan tersebut berlangsung kurang lebih 6 (enam) bulan tanpa adanya informasi perkembangan secara resmi kepada pelapor.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri dan dilaksanakan secara terbatas di ruang Kepala Seksi Intelijen dengan jumlah perwakilan LBH yang dibatasi sebanyak dua orang sesuai ketentuan yang diberlakukan pada saat audiensi.

Dalam kesempatan tersebut, LBH IRO YUDHO WICAKSONO menyampaikan harapan agar setiap langkah dan kebijakan penanganan laporan benar-benar berdasarkan hukum yang berlaku, dapat dipertanggungjawabkan secara institusional, serta memberikan kepastian hukum yang jelas kepada masyarakat.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO menilai bahwa integritas, transparansi, dan akuntabilitas aparat penegak hukum merupakan elemen penting dalam menjaga kepercayaan publik, terlebih di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap berbagai proses penegakan hukum yang melibatkan institusi penegak hukum di berbagai daerah.

Oleh karena itu, LBH IRO YUDHO WICAKSONO berharap kinerja kejaksaan senantiasa berjalan sesuai koridor hukum, profesional, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga.

Audiensi ini juga menjadi momentum untuk mendorong kejelasan status penanganan laporan, arah tindak lanjut yang pasti, serta adanya komunikasi resmi kepada pelapor sebagai bentuk akuntabilitas institusional.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO menyambut baik adanya komunikasi lanjutan yang telah diagendakan sebagai bagian dari upaya memperoleh kejelasan administratif atas perkembangan penanganan laporan dimaksud.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini secara konstitusional, objektif, dan berbasis data, sebagai bentuk partisipasi publik dalam mendorong penegakan hukum yang berintegritas dan berkeadilan.

“Yang kami harapkan sederhana: hukum berjalan sebagaimana mestinya, proses dapat dipertanggungjawabkan, dan masyarakat memperoleh kepastian hukum yang jelas.”

Kapolda NTB Pimpin Anev Kamtibmas Triwulan I 2026, Tekankan Deteksi Dini dan Sinergi Lintas Sektoral

0

Kapolda NTB Pimpin Anev Kamtibmas Triwulan I 2026, Tekankan Deteksi Dini dan Sinergi Lintas Sektoral

Warta.in
Mataram, NTB – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Kegiatan Kamtibmas Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Rabu (29/04/2026).

Rapat strategis ini dihadiri langsung oleh Wakapolda NTB, para Pejabat Utama Polda NTB, serta seluruh Kapolres/ta jajaran. Sementara itu, pejabat utama di tingkat Polres/ta mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting dari wilayah masing-masing, dipimpin oleh Wakapolres setempat.

Dalam arahannya, Kapolda NTB menegaskan bahwa Anev Kamtibmas bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk melakukan pembenahan tata kelola operasional kepolisian agar lebih terintegrasi dan tidak berjalan secara parsial.

“Anev ini menjadi ruang evaluasi bersama agar pelaksanaan tugas kepolisian ke depan semakin terarah, terukur, dan terintegrasi,” tegas Irjen Pol. Edy Murbowo.

Ia menyoroti berbagai dinamika global dan nasional yang berpotensi berdampak pada situasi keamanan daerah, mulai dari perkembangan geopolitik, fenomena El Nino, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga agenda peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Perkuat Intelijen dan Pendekatan Humanis
Kapolda NTB menekankan pentingnya peran fungsi intelijen dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas. Ia juga mengingatkan agar setiap penanganan aksi unjuk rasa dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Semua fungsi harus bekerja optimal agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal, kemudian ditindaklanjuti dengan langkah preventif,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi situasi yang lebih besar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB juga menekankan penguatan integritas internal serta sinergitas lintas sektoral sebagai kunci keberhasilan menjaga stabilitas keamanan.

“Perkuat integritas dan sinergitas antar lembaga serta instansi terkait. Upaya pencegahan gangguan Kamtibmas tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama,” tegasnya.

Rapat Anev ini juga diisi dengan pemaparan dari masing-masing satuan kerja (Satker) dan satuan wilayah (Satwil) terkait perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah hukum masing-masing. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar pengambilan langkah strategis ke depan.

Dengan digelarnya Anev ini, diharapkan seluruh jajaran Polda NTB semakin siap menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan serta mampu menjaga situasi Kamtibmas yang aman, kondusif, dan terkendali di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.(sr/hpntb)

Cegah Meletusnya  Tawuran, Polsek Mataram Bubarkan Kerumunan Pemuda di Lapangan Pajang

0

Cegah Meletusnya  Tawuran, Polsek Mataram Bubarkan Kerumunan Pemuda di Lapangan Pajang

Warta.in
Mataram, NTB – Aksi cepat ditunjukkan jajaran Polsek Mataram dalam mencegah potensi tawuran antar pemuda di kawasan Jalan Angsa 2, Kelurahan Pejanggik, tepatnya di Lapangan Pajang, Selasa malam (28/04/2026).

Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 milik Polresta Mataram sekitar pukul 21.20 WITA. Warga mengaku resah dengan adanya kerumunan pemuda di belakang Laboratorium Hepatika yang diduga hendak melakukan aksi saling serang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Patroli 6.01 Unit II Polsek Mataram yang dipimpin Pawas IPTU Romi Ramayadi langsung bergerak ke lokasi pada pukul 21.50 WITA.

“Kami segera mengerahkan personel, termasuk Bhabinkamtibmas dan tim dari Polresta, untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Benar ditemukan kerumunan pemuda di lokasi,” ujar Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H.

Di lokasi kejadian, petugas langsung mengambil langkah preventif dengan membubarkan kerumunan guna mencegah terjadinya bentrokan. Selain itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik juga berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Sinergi masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan,” tambah Kapolsek.

Berkat respon cepat aparat, situasi di Lapangan Pajang dan sekitarnya kembali kondusif. Kepolisian memastikan patroli malam akan terus ditingkatkan di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.(sr/,hpm)

Pemprov NTB Bangun Sektor Kesehatan Melalui Desa Berdaya

0

Pemprov Bangun Sektor Kesehatan Melalui Desa Berdaya

Warta.in
Mataram, NTB  – Tantangan utama pembangunan kesehatan di Nusa Tenggara Barat adalah data yang terintegrasi. Pemerintah provinsi menegaskan pentingnya kebijakan berbasis data (evidence-based policy) untuk menghasilkan intervensi yang tepat sasaran.

“Kami masih menghadapi persoalan data yang tersebar dan belum terintegrasi. Ke depan, kami mulai mengintegrasikan data rumah sakit dan puskesmas agar kebijakan kesehatan lebih akurat,” ungkap Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara resmi membuka Semiloka Nasional Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) 2026 yang diselenggarakan di Mataram, Selasa (28/4).

Sebagai solusi, Pemprov NTB mengembangkan program Desa Berdaya yang menitikberatkan pada pembangunan berbasis desa, termasuk penyusunan indeks kesehatan desa. Program ini juga memanfaatkan potensi 7.000 posyandu dengan sekitar 40.000 kader sebagai ujung tombak pengumpulan dan validasi data.

“Kunci dari program ini adalah orkestrasi dan kolaborasi lintas sektor. Semua pihak harus terlibat, mulai dari pemerintah hingga swasta dan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan tiga isu utama pembangunan NTB, yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata kelas dunia. Menurutnya, sektor kesehatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung ketiga prioritas tersebut.

“Kesehatan memang tidak disebut secara eksplisit sebagai prioritas, tetapi menjadi bagian yang melekat. Tidak mungkin kita mencapai tujuan tanpa kesehatan yang baik,” jelasnya.

Kegiatan bertema “Indonesia Sehat dari Desa” ini berlangsung pada 28 April hingga 1 Mei 2026, dengan fokus pada penguatan kapasitas dinas kesehatan daerah dalam menjawab tantangan pembangunan kesehatan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada ADINKES yang telah memilih NTB sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.

“Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi NTB untuk menyambut kepala dinas kesehatan se-Indonesia dan para ahli di bidang kesehatan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi kami dalam pembangunan kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTB saat ini tengah mendorong pengembangan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Event) sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan.

Sementara itu, Ketua Umum ADINKES, dr. Moh. Subuh, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi nasional dalam pembangunan kesehatan, khususnya melalui pemberdayaan desa.

“Kondisi kesehatan kita saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, kita ingin bangkit dari desa, karena dari sanalah upaya mewujudkan masyarakat sehat bisa dimulai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengendalian faktor risiko kesehatan, seperti kebiasaan merokok pada usia dini yang berdampak pada berbagai penyakit, termasuk stunting dan tuberkulosis.

“Pengendalian rokok, khususnya pada remaja, menjadi salah satu tantangan besar yang harus kita hadapi bersama,” tambahnya.

Semiloka Nasional ADINKES merupakan agenda tahunan yang membahas strategi dan kebijakan kesehatan nasional, termasuk pengendalian penyakit dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dinas kesehatan dari seluruh Indonesia serta pemangku kepentingan terkait guna merumuskan langkah strategis menuju sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, dimulai dari desa sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan nasional.(sr/dkisntb)

May Day 2026: KSPN Dorong Reformasi Upah, Perlindungan Pekerja, dan Perluasan Lapangan Kerja

0

Warta.in Jakarta, 29 April 2026 — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi, S.T., S.H., menyampaikan sejumlah aspirasi strategis pekerja Indonesia usai konferensi pers peringatan May Day 2026 yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (29/04).

 

Dalam keterangannya, Ristadi menegaskan bahwa momentum Hari Buruh tahun ini tidak semata-mata diwarnai tuntutan, melainkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang telah lama diperjuangkan sekaligus apresiasi kepada pemerintah atas respons terhadap sebagian aspirasi pekerja.

 

“Besok itu bukan tuntutan, tapi penyampaian aspirasi yang sebelumnya sudah kami sampaikan. Bahkan sebagian sudah direspons oleh pemerintah dan DPR,” ujar Ristadi.

 

Adapun sejumlah isu utama yang disoroti KSPN meliputi pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK), pengaturan ulang sistem outsourcing, serta percepatan pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

 

Soroti Ketimpangan Upah

 

KSPN juga menekankan pentingnya reformasi sistem pengupahan yang lebih adil dan berimbang. Ristadi menyoroti adanya kesenjangan signifikan antara upah pekerja di sektor yang sama di daerah berbeda.

 

“Pekerja di sektor otomotif dengan jam kerja sama, tapi upah di Yogyakarta dan Karawang bisa berbeda hingga dua setengah kali lipat. Ini tidak adil,” tegasnya.

 

Menurutnya, perbedaan biaya hidup antar daerah tidak cukup signifikan untuk membenarkan kesenjangan tersebut. KSPN mendorong pemerintah melakukan survei bersama untuk memastikan standar kebutuhan hidup layak yang lebih objektif.

 

Dinamika Regulasi Ketenagakerjaan

 

Terkait revisi regulasi ketenagakerjaan, Ristadi mengungkapkan bahwa proses politik masih berjalan dan akan melibatkan tarik-menarik kepentingan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

 

Ia juga mengakui potensi benturan antara regulasi lama dan rencana undang-undang baru, khususnya terkait fleksibilitas outsourcing.

 

“Presiden sudah menyampaikan akan ada perubahan, minimal kembali ke aturan sebelumnya yang lebih membatasi outsourcing. Ini tentu akan menjadi perdebatan,” jelasnya.

 

Dorong Perlindungan dan Lapangan Kerja

 

KSPN mencatat sekitar 20 juta masyarakat Indonesia berada dalam kondisi rentan pekerjaan. Oleh karena itu, pemerintah didorong untuk memperluas lapangan kerja sekaligus memperkuat perlindungan bagi pekerja aktif.

 

Selain itu, KSPN menekankan pentingnya perlindungan industri dalam negeri melalui pembatasan impor, pemberantasan impor ilegal, serta dukungan terhadap modernisasi industri nasional.

 

“Kalau industri dalam negeri kuat, pekerja akan lebih terlindungi dari ancaman PHK,” katanya.

 

Isu Pajak dan Jaminan Sosial

 

Dalam aspek kesejahteraan, KSPN juga mendorong penghapusan pajak penghasilan bagi pekerja serta perluasan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja, termasuk pekerja mandiri.

 

Tantangan Teknologi dan Perubahan Generasi

 

Menanggapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), Ristadi menilai dampaknya tidak merata di semua sektor. Sektor industri padat karya dinilai relatif lebih aman, namun perubahan pola kerja generasi muda menjadi perhatian serius.

 

“Generasi muda sekarang cenderung memilih pekerjaan fleksibel seperti jualan online atau menjadi konten kreator. Ini harus diantisipasi agar tidak berdampak pada keberlangsungan industri,” ujarnya.

 

Harapan May Day 2026

 

Menutup pernyataannya, Ristadi berharap momentum May Day 2026 menjadi titik penguatan sinergi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adil, berkelanjutan, dan berdaya saing.

 

“Kami berharap ke depan lapangan kerja semakin luas, perlindungan meningkat, dan kesejahteraan pekerja terus membaik,” pungkasnya.

Lusi, Pilih Jaipong UPRAK Ujian Praktek Kelas IX SMPN 2 Solokanjeruk, Rabu, 29 April 2026

0

Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Rabu, 29 April 2026. WARTA. IN
UPRAK Ujian Praktek Kelas IX SMPN 2 Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Lusi, tampilkan Jaipong dalam UPRAK Ujian Praktek Seni Kelas IX SMPN 2 Solokanjeruk, Rabu 29 April 2026.
Siswa lain UPRAK Exambel Musik, Menyanyi di iringi Gitar, Tari tradisional yang mereka kuasai, sebagai syarat UPRAK untuk mendapatkan Nilai Kelulusan dan mendapatkan Ijazah SMP Tahun 2026.
Terlihat antusias siswa dan Juri Guru, dalam menilai UPRAK yang dilakukan Siswa, terlihat ada yang unik Kostum Bunga Matahari yang dikenakan Juri Guru, sementara siswa lain memperhatikan, menonton, dan ada yang berjaga di pintu Gerbang masuk Sekolah.
Bersamaan dengan MBG, siswa dengan lahap santap siang di Sekolah, menambah semangat dan giat mengikuti proses belajar di SMPN 2 Solokanjeruk. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Pemprov NTB Raih Green Card Kedua , Bukti Pengakuan Dunia Pada Kualitas konservasi Geopark Rinjani

0

 

Warta.in
Mataram, NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa keberhasilan Geopark Rinjani-Lombok mempertahankan status UNESCO Global Geopark melalui perolehan Green Card kedua merupakan bukti nyata pengakuan dunia atas kualitas tata kelola kawasan berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menanggapi hasil revalidasi internasional UNESCO yang berlangsung di Paris, Prancis, pada 28 April 2026.

“Capaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi validasi global bahwa pengelolaan Geopark Rinjani-Lombok telah berjalan pada standar internasional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan mempertahankan status tersebut justru lebih menantang dibandingkan saat pertama kali diperoleh, karena menuntut konsistensi dan peningkatan kualitas pengelolaan secara berkelanjutan.

Menurut Ahsanul Khalik, Geopark Rinjani-Lombok saat ini tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi telah berkembang menjadi ruang edukasi, laboratorium alam, serta pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

“Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh pihak—pemerintah, pengelola, masyarakat, hingga komunitas—yang bersama-sama menjaga dan mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat pengelolaan geopark melalui sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan konservasi berbasis masyarakat, penguatan literasi geologi, pengembangan ekonomi lokal, serta integrasi mitigasi bencana dalam pengelolaan kawasan.

Selain itu, promosi Geopark Rinjani-Lombok di tingkat global juga akan diperluas untuk meningkatkan daya saing pariwisata NTB di kancah internasional.

“Kami ingin Geopark Rinjani-Lombok tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang menjadi ikon dunia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat posisi NTB di tingkat global,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pengelolaan geopark lainnya di Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga warisan geologi sebagai aset strategis bangsa.(sr/dkisntb)

SDN Keboncau Ciasem Gelar Hari Pertama Ujian TKA, 39 Siswa Ikuti Numerasi Matematika

0
0-0x0-0-0#

SDN Keboncau Ciasem Gelar Hari Pertama Ujian TKA, 39 Siswa Ikuti Numerasi Matematika

Subang | Warta In Jabar – SDN Keboncau, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, melaksanakan hari pertama Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 39 siswa yang dibagi ke dalam dua sesi pelaksanaan.

Pada hari pertama, materi yang diujikan adalah numerasi matematika. Sesi pertama dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB, sementara sesi kedua berlangsung pukul 09.15 hingga 11.15 WIB.

Pelaksanaan ujian didukung oleh tim penyelenggara yang telah ditunjuk, dengan Ahmad Aprian, A.Md. bertugas sebagai proktor dan Ade Hawariani, S.Pd. sebagai teknisi. Sementara itu, pengawasan ujian dilakukan oleh Lufi Rahmayani, S.Pd. dari SDN Purawinaya guna memastikan kelancaran dan integritas pelaksanaan ujian.

Kepala SDN Keboncau, Agus Mulyana, S.Pd., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian hari pertama berjalan dengan tertib dan lancar.

“Kami bersyukur pelaksanaan hari pertama ujian TKA berjalan dengan baik tanpa kendala berarti. Terima kasih kepada seluruh panitia, pengawas, serta siswa yang telah mengikuti ujian dengan disiplin. Kami berharap anak-anak dapat mengerjakan soal dengan maksimal dan memperoleh hasil yang terbaik,” ujar Agus Mulyana.

Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian ujian TKA dapat berlangsung sukses serta para siswa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.

POLRES MUARA ENIM GELAR SIMULASI PENANGGULANGAN RUSUH MASSAL, KESIAPSIAGAAN PERSONEL DIUJI TOTAL

0

Warta In

“Muara Enim – Polres Muara Enim menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka penanggulangan rusuh massal di GOR Pancasila Muara Enim, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini berlangsung tegas, terukur, dan penuh disiplin sebagai bentuk kesiapan aparat dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas.

Simulasi tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Muara Enim, Kompol Toni Arman, SH didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polres Muara Enim.

Dalam arahannya, Kompol Toni Arman menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan evaluasi sekaligus penguatan kemampuan personel dalam menghadapi situasi nyata.

“Simulasi yang kita laksanakan hari ini adalah untuk mengulas kembali pengalaman pengamanan Sispamkota pada Pileg dan Pilpres. Laksanakan dengan serius dan sungguh-sungguh. Kita asumsikan kali ini terjadi rusuh massa akibat kenaikan harga BBM,” tegasnya.

Kegiatan yang berada di bawah kendali Kabag Ops, Kompol Herry Widodo, SH berlangsung tertib dan lancar dengan skenario yang disusun secara realistis dan bertahap.

Dalam simulasi, digambarkan massa berkumpul di depan Gedung DPRD Muara Enim untuk menyampaikan aspirasi menuntut penurunan harga BBM. Aksi orasi yang awalnya berjalan kondusif berubah menjadi tidak terkendali ketika perwakilan massa tidak menerima keputusan pihak DPRD.

Situasi memanas, aksi dorong-mendorong dengan tim Dalmas Awal pun tidak terhindarkan. Seiring meningkatnya eskalasi, Dalmas Inti diterjunkan untuk mengendalikan massa yang semakin agresif dan brutal.

Tak berhenti di situ, tim Raimas bergerak cepat menggunakan sepeda motor untuk memecah konsentrasi massa.

Puncaknya, kendaraan taktis AWC (Armoured Water Cannon) dikerahkan guna menyemprotkan air bertekanan tinggi, hingga akhirnya massa berhasil dibubarkan secara terukur dan profesional.

Seluruh rangkaian simulasi menunjukkan kesiapan personel Polres Muara Enim dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan di lapangan.

Di akhir kegiatan, pimpinan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan simulasi yang berjalan dengan serius, disiplin, dan sesuai prosedur.

“Terima kasih atas pelaksanaan simulasi hari ini. Seluruh personel telah menunjukkan dedikasi dan kesiapan yang baik. Ini menjadi bekal penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Muara Enim,” pungkasnya.

(zulkifli//tim)

SPPG Warungkadu Pasawahan #002 Purwakarta, Banjir Apresiasi

0
oppo_0

Warta.in, Purwakarta – Keberadaan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Warung Kadu Pasawahan #002, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta yang mulai beroperasi sejak bulan Desember 2025 ini mendapat apresiasi luar biasa dari para penerima manfaat.

Dalam pantauan awak media, yang sengaja mendampingi pengriman ke SDN Margasari 1 menyaksikan langsung kehadiran program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG Warungkadu Pasawhan #002 tampak disambut antusias, wajah bahagia terlihat jelas terpancar dari raut wajah para siswa setempat. (Rabu, 29/04/2026).

Asep, salah satu siswa SDN Margasari 1 menyatakan kegembiraannya, “Makanannya sangat enak dan kami berharap program ini dapat berkelanjutan,” katanya yang diaminkan teman-temannya.

Kepala SPPG Warung Kadu, Rifki Rizkiyawan, menyampaikan bahwa total penerima manfaat dalam kegiatan tersebut mencapai 2334 penerima manfaat.

“Kami tetap berkomitmen melayani dengan hati dan tetap menjaga kualitas,” kata Rifki mengawali.

Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di SPPG warungkadu Pasawahan #002 Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar gizi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rifki, Kepala SPPG yang dikenal ramah ini.

Ia juga menambahkan bahwa SPPG Warungkadu Pasawahan #002 akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas layanan agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.