32.9 C
Jakarta
Senin, Mei 4, 2026
Beranda blog

Polda SumSel Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Saat Uji Coba CFD Sudirman -Jakabaring

0

Warta In

“PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan melalui Polrestabes Palembang memperkuat dukungan terhadap program peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan mengawal pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD) tahap II di Kota Palembang, Minggu (3/5/2026).

Pengamanan dilakukan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Fly Over Jakabaring, dengan melibatkan personel gabungan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ribuan warga memanfaatkan kawasan bebas kendaraan tersebut untuk berolahraga, berinteraksi sosial, serta menikmati ruang publik yang lebih sehat dan nyaman.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., turun langsung memantau jalannya kegiatan bersama unsur Pemerintah Kota Palembang. Turut mendampingi, Kasat Lantas AKBP Finan S. Radipta, S.H., S.I.K., M.H., serta instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Pariwisata.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.30 hingga 08.00 WIB ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang inklusif dan ramah lingkungan. Kehadiran Polri dalam pengamanan menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Selain pengamanan, kepolisian juga melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis, seperti kawasan Jembatan Musi 4, Musi 6, Simpang Gelora, hingga Kantor Pos Merdeka. Langkah ini bertujuan meminimalisir kepadatan akibat pengalihan arus selama CFD berlangsung.

Kapolrestabes Palembang menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Kami memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas warga lainnya melalui pengaturan lalu lintas yang presisi,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam mendukung program pemerintah daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Polda Sumsel mendukung penuh kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Kami memastikan setiap agenda publik berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kegiatan berlangsung tertib dengan beberapa titik kepadatan yang akan menjadi bahan evaluasi bersama Pemerintah Kota Palembang. Evaluasi ini penting untuk penyempurnaan konsep CFD ke depan agar semakin optimal, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun kelancaran lalu lintas.

Dengan pengamanan yang humanis dan terukur, Polda Sumsel memastikan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat terus dirasakan dalam setiap aktivitas publik di Sumatera Selatan.

(Zulkifli/tim)

Diduga Korupsi Proyek Irigasi Lemutu 7,1 Miliar, Anggota DPRD Muara Enim Dilaporkan ke Kejati Sumsel

0

Warta In

*MUARA ENIM* — Ketua HMI Kota Palembang periode 2011-2012, Hari Azwar, http://S.Kom, mendesak Kejati Sumsel segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu.

Raju candra siap Maju sebagai Calon Ketua PSSI Kota singkawang

0

SINGKAWANG – WartaIN – PSSI Kota Singkawang diperkirakan akan memasuki babak baru dalam kepemimpinan sepak bolanya. Raju Candra secara resmi menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai calon Ketua PSSI Kota Singkawang periode 2026–2030.

Dalam pernyataannya, Raju Candra menegaskan bahwa langkah ini dilandasi oleh semangat perubahan serta komitmen kuat untuk memajukan dunia olahraga, khususnya sepak bola di Singkawang.

“Sepak bola bukan sekadar permainan, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter, persatuan, serta kebanggaan daerah. Kota Singkawang memiliki potensi besar, baik dari sisi talenta pemain muda, komunitas pecinta sepak bola, hingga dukungan masyarakat yang luar biasa,” ujarnya, senin ( 4 / 5 ).

Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan agar mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat regional maupun nasional.

Visi

Raju Candra mengusung visi: Mewujudkan sepak bola Kota Singkawang yang maju, berprestasi, profesional, dan berkelanjutan melalui pembinaan usia dini, kompetisi yang sehat, serta tata kelola organisasi yang transparan dan modern.

Misi : Untuk mewujudkan visi tersebut, ia membawa sejumlah misi strategis, di antaranya:

Membangun sistem pembinaan usia dini yang terstruktur dan berkelanjutan Meningkatkan kualitas kompetisi lokal yang profesional dan berjenjang

Memperkuat manajemen organisasi yang transparan, akuntabel, dan modern Mendorong peningkatan kualitas pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan

Menjalin sinergi dengan pemerintah, swasta, dan seluruh stakeholder sepak bola Mengembangkan infrastruktur dan fasilitas olahraga yang memadai, Raju Candra juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat.

“Saya percaya, dengan kerja sama, komitmen, dan semangat kebersamaan, kita dapat membawa sepak bola Kota Singkawang ke arah yang lebih baik dan berprestasi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pencalonannya bukan semata soal jabatan, melainkan bentuk pengabdian untuk kemajuan sepak bola daerah.

“Ini bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang pengabdian untuk kemajuan sepak bola daerah yang kita cintai. Mari bersama kita bangun sepak bola Singkawang yang lebih hebat,” tutup Raju Candra. ( TIM ).

Roadshow AFC di Jember, Dr. Luigi Tegaskan Fokus Edukasi Kesehatan dan Peluang Bisnis

0
Ket Foto : Dr Luigi Ariawan Bushindo of AFC.

Warta.in, Jember – Kegiatan roadshow yang digelar di Hotel Aston Jember oleh AFC (Asayama Family Club) pada Minggu 3 Mei 2026, kembali menjadi ajang sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Luigi selaku perwakilan Bushindo AFC menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus memberikan pemahaman yang komprehensif terkait produk kesehatan sekaligus peluang bisnis yang ditawarkan.

Dr. Luigi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang telah beberapa kali dilaksanakan. Kehadiran jajaran manajemen, termasuk General Manager Nicola Rampisela, disebut sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat.

“Acara ini memang kami fokuskan untuk mempresentasikan dan mereview aspek kesehatan serta peluang bisnis dari AFC. Tujuan kami jelas, agar masyarakat Jember mendapatkan informasi yang benar dan utuh. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” ujar Dr. Luigi.

Lebih lanjut, ia menilai potensi pengembangan produk AFC di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, sangat menjanjikan. Khusus di Jember, Dr. Luigi mengungkapkan bahwa telah tersedia consignment atau perwakilan distribusi produk, yang dinilai menjadi indikator awal pertumbuhan yang positif.

“Respons masyarakat Jember sangat baik. Dari beberapa rekan yang kami temui, terlihat antusiasme yang cukup tinggi. Ini menjadi sinyal positif untuk pengembangan ke depan,” imbuhnya.

Secara personal, Dr. Luigi juga mengungkapkan motivasinya bergabung dalam bisnis AFC. Ia menyebut adanya dorongan untuk membalas kebaikan orang-orang terdekat, termasuk keluarganya. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan tim yang telah membersamainya hingga mencapai posisi saat ini.

“Bagi saya ini bukan hanya bisnis, tetapi juga bentuk tanggung jawab dan loyalitas terhadap tim. Tanpa mereka, saya tidak akan sampai pada titik ini. Ini adalah kerja tim,” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Luigi juga menjelaskan sejarah masuknya AFC ke Indonesia. Perusahaan yang berasal dari Jepang tersebut awalnya bukan berbasis sistem network marketing. Namun, atas permintaan mitra di Indonesia, sistem tersebut kemudian diadopsi dan mendapatkan persetujuan serta dukungan resmi, termasuk dari pihak terkait, hingga akhirnya mulai dipasarkan sejak 2018.

Seiring perkembangannya, AFC disebut telah melahirkan banyak pelaku usaha sukses di Indonesia. Bahkan, perusahaan ini juga berhasil meraih berbagai penghargaan, termasuk dalam ajang Helmy Attamimi Award yang diselenggarakan oleh AP2LI (Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia), dengan memborong sejumlah kategori penghargaan.

Tak hanya berfokus pada bisnis, AFC juga menunjukkan kepedulian sosial melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR). Di antaranya pembangunan fasilitas kesehatan seperti puskesmas pembantu, serta bantuan kendaraan operasional untuk kebersihan yang diserahkan kepada Dinas Kesehatan di Makassar.

Melalui kegiatan roadshow ini, AFC berharap dapat terus memperluas jangkauan informasi sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk dan sistem bisnis yang ditawarkan.

Hadirkan Edukasi Langsung, AFC Perkuat Pemahaman Masyarakat di Jember

0

Warta.in, Jember – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan dan produk farmasi berbasis non-kimia terus digencarkan oleh AFC melalui kegiatan roadshow di berbagai daerah. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Jember dengan mengusung tujuan utama sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pada Minggu 3 Mei 2026.

General Manager AFC, Nicolas Rampisela, dalam wawancara usai acara roadshow LOP di Hotel Aston Jember menegaskan pentingnya kehadiran langsung pihak manajemen di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kesalahan informasi, seperti klaim berlebihan maupun penyampaian yang tidak tepat terkait produk.

“Jika manajemen tidak turun langsung, kami khawatir akan muncul banyak miskomunikasi di masyarakat, baik terkait overclaim maupun cara penyampaian yang keliru. Karena itu, kami rutin mengadakan roadshow di kurang lebih 240 kota, dari Aceh hingga Papua,” ujarnya.

Menurut Nicolas, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi para member. AFC juga menekankan pentingnya pendekatan langsung ke masyarakat, mengingat tidak semua daerah di Indonesia efektif dijangkau melalui sistem digital.

“Memang era sekarang serba online, namun di beberapa wilayah justru tidak efektif. Maka kami hadir langsung untuk menjelaskan fungsi produk, alasan harga, hingga bagaimana produk ini berperan dalam mendukung kesembuhan pasien. Dalam setiap kegiatan, kami juga didampingi oleh tenaga medis,” tambahnya.

AFC sendiri merupakan perusahaan farmasi non-kimia asal Jepang yang telah berdiri lebih dari 200 tahun. Di Indonesia, perusahaan ini mulai berkembang sekitar delapan tahun terakhir dan kini telah memiliki sekitar 3,6 juta member.

Meski demikian, Nicolas mengakui bahwa perkembangan di setiap daerah berbeda-beda, tergantung pada kondisi ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan pertumbuhan di Jember yang cenderung stabil namun lebih lambat dibandingkan kota besar seperti Surabaya yang mengalami peningkatan signifikan.

Terkait harga produk yang berkisar antara Rp 1.800.00 hingga Rp 1.950.000, pihak manajemen menilai persepsi mahal sangat bergantung pada kondisi ekonomi masyarakat. Namun, dalam konteks kesehatan, khususnya penyakit kronis, biaya pengobatan memang tidak bisa dikatakan murah.

“Dalam upaya mencari kesembuhan, khususnya untuk penyakit kronis, biaya yang dikeluarkan pasti besar. Jadi perspektif mahal itu relatif, tergantung bagaimana masyarakat memandang pentingnya kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, AFC menegaskan bahwa kehadirannya bukan sebagai alternatif pengobatan medis, melainkan sebagai pelengkap. Perusahaan ini mengedepankan kolaborasi dengan tenaga medis untuk memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang tepat.

“Masih banyak masyarakat yang ketika sakit justru mencari pengobatan alternatif yang tidak jelas, karena kurangnya edukasi. Kami hadir untuk melengkapi medis, bukan menggantikannya. Kami berjalan bersama dokter,” tegas Nicolas.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, AFC berharap masyarakat semakin memahami pentingnya edukasi kesehatan, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga dan memulihkan kondisi kesehatan mereka.

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama*

0

BOGOR | Menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 yang jatuh setiap tanggal 3 Mei, Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia bersama World Peace Organization (WPO) berkolaborasi menghelat agenda internasional tersebut dengan mengangkat tema “Peace is Action, Peace is a Must”, 2-3 Mei 2026 di Cisarua, Bogor.

Dalam sambutannya Presiden WPO Dr. Bambang Herry Purnomo SH. MH, menegaskan bahwa WPO dan FWJ Indonesia berdiri di panggung yang sama bukanlah sebuah kebetulan, namun percaya bahwa perdamaian dan pers adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

“FWJ Indonesia telah membuktikan bahwa jurnalis bukan hanya pencatat berita. Namun sebagai penjaga denyut nadi demokrasi Indonesia. Dan WPO bangga bisa berjalan bersama kalian di Hari Kebebasan Pers Sedunia ini,” ujarnya.

“Artinya, damai bukan wacana. Damai adalah kerja. Dan kerja pertama perdamaian adalah *menjaga kebenaran tetap hidup,” tambahnya.

Dirinya juga menyinggung beberapa tantangan bersama yang harus dihadapi demi iklim pers yang lebih sehat seperti disinformasi yang lahir lebih cepat dari fakta di lapangan.

Selain itu, menurut Dr. Bambang, ancaman digital yang mengintai jurnalis di lapangan serta tekanan ekonomi yang menggoda independensi ruang redaksi masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Karena itulah Word Peace Organization yang memiliki anggota lebih dari 100 Negara dibelahan dunia bersama Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menjawab hal tersebut dengan tiga komitmen bersama.

“Pertama, Press Freedom is Peace Freedom. Bersama FWJI, WPO berkomitmen mengadvokasi perlindungan jurnalis Indonesia dan dunia. Tidak boleh ada lagi wartawan dikriminalisasi karena beritanya,” tegas Bambang.

“Yang kedua adalah Ethical Journalism is Peace Journalism. Kebebasan yang menjadi ruang kerja jurnalis harus sama-sama dijaga dengan mengedepankan marwah, pemberitaan akurat, berimbang, dan tidak memecah belah. Karena pena yang bebas harus juga bertanggung jawab,” tambahnya.

“Dan yang ketiga, Solidarity for Truth. Kebersamaan dalam membela kebenaran, menyajikan fakta akurat berbasis data dan investigasi semata-mata untuk kebenaran,” jelas Dr. Bambang.

Dari peringatan Hari Kebabasan Pers Sedunia ini, WPO dan FWJI mengingatkan Pemerintah/Negara manapun di dunia untuk tidak lagi adanya penyekatan serta ruang pelanggaran HAM terhadap jurnalis.

“Ingat! setiap berita jujur yang kalian tulis dari Indonesia adalah cermin untuk Dunia. Kalau Indonesia damai karena persnya sehat, Dunia ikut damai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Bambang menjelaskan bahwa WPO sendiri memiliki dua jalan menuju damai: jalan panjang dan jalan pendek.

“Sementara jalan panjang adalah konflik mahal dan berdarah. Jalan pendek adalah musyawarah, saling menghargai, hidup berdampingan. FWJ Indonesia dan WPO hari ini memilih jalan pendek. “Jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa WPO dan FWJI memiliki tujuan yang sama yakni Indonesua damai, Dunia damai. Kita semua Citizens of the Earth.

*Pers Sehat, Pers Bermartabat*

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang akrab disapa Opan mengingatkan bahwa di tengah tantangan era digital, perlu adanya dorongan untuk menciptakan ekosistem media Indonesia yang lebih sehat dan bermartabat.

Kehadiran ekosistem yang kolaboratif dan sinergis itu jelas menjadi sebuah keniscayaan. “Hal yang perlu juga diingat, kolaborasi ini tidak cukup hanya sebuah bentuk seremoni. Tapi harus diikuti dengan kolaborasi aksi menciptakan iklim pers yang sehat,” tegas pria yang akrab disapa Opan ini.

Kepada insan pers, Opan berpesan bahwa pers yang sehat dan bermartabat memiliki ketajaman untuk menyoroti sudut-sudut gelap kekuasaan, mengungkap ketidakadilan yang tersembunyi, dan memastikan bahwa transparansi bukan sekadar jargon politik.

“Pers adalah mata yang bertugas melihat apa yang luput dari pandangan publik dan pers adalah telinga yang setia mendengar keresahan masyarakat. Pers harus mampu menangkap keresahan di akar rumput. Tanpa pers lanjut dia diibaratkan seperti mata yang buta dan telinga yang tuli.

Dalam peringatan Hari Pers Sedunia itu, hadir dewan pendiri, pembina dann penasehat, yakni Puguh Kribo, WS Laoli, Bambang Yudi Baskoro, segenap pengurus Pusat, pengurus Daerah, pengurus korwil Kota / Kabupaten serta para anggota keluarga besar FWJ Indonesia.

*Jurnalisme Harus Mampu jadi Jembatan*

Sementara Wakil Presiden World Press Organization (WPO) Zona Eropa, Dr. Rabit Sadiku, secara resmi menyampaikan dukungan penuh dan ucapan selamat kepada Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Pers Sedunia 2026.

Dalam sambutan resmi yang disampaikan secara virtual dari kantor pusat Zona Eropa, Dr. Sadiku menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang ditunjukkan FWJI dalam menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalis, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga menegaskan bahwa peran organisasi pers saat ini menjadi semakin krusial, terlebih di tengah arus tantangan penyebaran disinformasi yang terjadi secara global.

“Kebebasan bagi seorang jurnalis adalah keberanian untuk menyampaikan kebenaran, yang dikemas dalam informasi yang beretika dan mampu mendamaikan dunia,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, di tahun 2026 ini jurnalisme harus mampu menjadi jembatan perdamaian antar bangsa. Informasi yang akurat dan disajikan dengan prinsip etika dipandang sebagai instrumen paling efektif untuk meredam potensi konflik serta menyatukan berbagai narasi demi terwujudnya kesejahteraan bersama.

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Senin Pagi (04/05/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Aipda Erwan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme di wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang,Minggu siang (03/05/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Briptu Andika dan Bripka Sujito dengan sasaran jalan poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Pos Satpam dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Pastikan Wilayah Ngimbang Tetap Kondusif Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Cegah 4C Di Malam Hari

0

Pastikan Wilayah Ngimbang Tetap Kondusif Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Cegah 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di Paska Hari Raya Idul fitri di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Minggu (03/05/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh Aiptu Muji. R dan Briptu Andika dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang,SPBU Ngimbang dan Terminal Ngimbang serta Masyarakat yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Topi Koboi Dibungkus Ulos Karya Dr drh R Wendeilyna S MSi CMed Untuk Hatorangan Simarmata

0

Samosir, Kembali PT Simarmata Wendeilyna Ulos yang berada di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Dusun 3 Alngit Kec Pangururan Kab Samosir membuat topi koboi dibungkus ulos ragi hotang untuk Hatorangan Simarmata, mantan.Sekda Kabupaten Samosir, yang tinggal di Desa Simarmata. Saya hanya membuat 1 topi koboi dibungkus ulos ragi hotang. Mungkin nanti di waktu yang akan datang, saya buatkan lagi topi koboi dibungkus ulos untuk.keluarga lainnya yang tinggal di Desa Simarmata, jelas Dr drh Rotua Wendeilya Simarmata MSi CMed yang biasa disapa Wendy pemilik PT Simarmata Wendeilyna ulos

Sekalipun umkm saya ini sudah berbadan hukum melalui PT perorangan yaitu PT Simarmata Wendeilyna Ulos, saya hanya membuat topi ulos berdasarkan pesanan. Tidak menjual di marketplace ataupun lewat media sosial, karena saya harus berbagi waktu dengan kegiatan lain. Untuk membuat topi koboi dibungkus ulos, memerlukan banyak perhatian, dari mulai memilih jenis topi, lalu buat pola topinya, memotong motong ulos. Yang memberatkan adalah ongkos kirim. Jika ada orderan yang akan dikirim dari Pangururan ke luar daerah, ongkos kirim tinggi, sehingga saya harus menjadwalkan pengirimannya bersamaan ketika saya tugas ke Medan. Pengiriman dari Medan, ongkosp lebih murah dan lebih cepat tiba di alamat pemesan (red)