Beranda blog

Public Expose PT Repower Asia Indonesia, Tbk di 2026

0

Warta.in | Jakarta – PT Repower Asia Indonesia, Tbk menggelar Public Expose pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Jakarta. Agenda RUPS menjadi momentum bagi manajemen untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja Perseroan sekaligus memaparkan strategi bisnis di tengah dinamika industri properti nasional.

Dalam laporan keuangan untuk periode yang berakhir 31 Maret 2026, PT Repower Asia Indonesia Tbk membukukan penjualan sebesar Rp1,5 miliar. Meski masih mencatat pendapatan operasional, Perseroan menghadapi tekanan kinerja akibat meningkatnya beban usaha sehingga membukukan rugi bersih sebesar Rp2,54 miliar pada kuartal I-2026.

Penjualan Perseroan pada tiga bulan pertama 2026 tercatat sebesar Rp1,5 miliar, sedikit menurun dibandingkan Rp1,71 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban pokok penjualan mencapai Rp990,86 juta, sehingga menghasilkan laba bruto Rp509,14 juta.

Namun, peningkatan beban administrasi dan umum menjadi Rp2,11 miliar, ditambah beban pemasaran serta beban lain-lain, membuat Perseroan mencatat rugi usaha sebesar Rp1,61 miliar.

Setelah memperhitungkan pajak final, rugi bersih periode berjalan mencapai Rp2,54 miliar, berbanding terbalik dengan laba bersih Rp203,33 juta pada kuartal I-2025.

Di tengah tekanan laba, kondisi fundamental Perseroan masih terjaga. Hingga 31 Maret 2026, total aset PT Repower Asia Indonesia Tbk tercatat sebesar Rp374,37 miliar, dengan aset terbesar berupa tanah untuk pengembangan senilai Rp298,20 miliar, yang menjadi modal penting bagi pengembangan proyek-proyek properti di masa mendatang.

Dari sisi struktur keuangan, Perseroan memiliki total ekuitas sebesar Rp372,31 miliar, sementara total liabilitas hanya Rp2,06 miliar. Rasio utang yang relatif rendah menunjukkan posisi permodalan yang kuat serta memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam menjalankan ekspansi bisnis secara berkelanjutan.

Sementara itu, posisi kas dan bank pada akhir Maret 2026 tercatat Rp376,79 juta, turun dibandingkan akhir 2025 sebesar Rp925,80 juta.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh penggunaan kas untuk aktivitas operasional sebesar Rp549 juta selama tiga bulan pertama tahun berjalan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembelian, penjualan, pengelolaan, dan pengembangan real estat, PT Repower Asia Indonesia Tbk tetap berfokus pada penguatan portofolio aset serta optimalisasi proyek-proyek properti yang dimiliki.

Melalui penyelenggaraan RUPS Tahunan 2026, Perseroan diharapkan memperoleh dukungan para pemegang saham dalam menjalankan strategi bisnis untuk meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan di tengah tantangan industri properti.

#PT Repower Asia Indonesia, Tbk

#Media Partners PT Repower Asia Indonesia, Tbk

Irwansyah Legowo Terima Pergantian Antar Waktu, Fokus Lanjutkan Pengabdian

0

Warta.In | MURATARA.– Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara), Irwansyah, menyatakan menerima keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dijatuhkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kepadanya.

Keputusan itu diambil setelah PDIP menggelar sidang Dewan Kehormatan Partai secara virtual melalui Zoom pada September 2024 lalu. Dalam sidang tersebut, Irwansyah dinilai tidak sejalan dengan keputusan partai terkait data hasil Pemilu Legislatif 2024.

“Saya menerima keputusan partai. Sebagai kader, saya harus tunduk dan legowo terhadap keputusan organisasi, apa pun bentuknya,” ujar Irwansyah kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

Ia menjelaskan, perbedaan data sempat menjadi sorotan. Berdasarkan rekapitulasi suaranya di seluruh TPS dapil, ia memperoleh 1.087 suara. Sementara dalam sidang Dewan Kehormatan Partai disebut memperoleh 1.027 suara, atau selisih 60 suara.

Meski begitu, Irwansyah menegaskan tidak akan menempuh jalur protes atau aksi. Ia juga mengacu pada kesepakatan Deklarasi Pilkada Damai di Polres Muratara pada 16 Oktober 2024, di mana seluruh caleg sepakat menerima hasil penghitungan suara di Kecamatan Karang Jaya.

“Pada saat deklarasi itu kami semua sepakat menerima. Sekarang saya juga tetap berpegang pada semangat itu. Saya hargai keputusan partai dan tidak akan mengajukan tuntutan,” katanya.

Dengan sikap legowo tersebut, proses PAW terhadap Irwansyah akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Muratara dan KPU.

Hingga berita ini ditulis, wartawan masih berupaya mengonfirmasi Ketua DPC PDIP Muratara terkait tahapan PAW selanjutnya.

Gus Fawait Pastikan Anak Guru Ngaji Berpeluang Raih Beasiswa, Ajak Warga Manfaatkan Layanan Gratis

0

Warta.in, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, membawa kabar menggembirakan bagi para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kantor Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Senin (29/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan putra-putri guru ngaji dan ketua kelompok pengajian memiliki peluang besar untuk memperoleh beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Di hadapan ratusan peserta yang hadir, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik untuk mengubah masa depan seseorang. Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga, melainkan oleh ilmu pengetahuan dan semangat untuk terus belajar.

“Anak orang kaya belum tentu sukses kalau tidak punya ilmu. Sebaliknya, anak dari keluarga sederhana bisa menjadi kiai, pejabat, atau orang yang berhasil jika memiliki ilmu,” ujar Gus Fawait.

Ia pun mengajak para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian untuk terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar tidak berhenti mengenyam pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Gus Fawait menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember kembali melanjutkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Jember. Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, program beasiswa tersebut sebelumnya telah membantu lebih dari 7.000 mahasiswa asal Jember melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Tahun ini akan kami berikan lagi. Mudah-mudahan putra-putri panjenengan juga bisa mendapatkannya,” katanya.

Selain menyampaikan informasi mengenai program beasiswa, Gus Fawait juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Jember. Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi warga yang menunda berobat hanya karena terkendala biaya.

Saat ini, layanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dapat diakses secara gratis, termasuk pelayanan persalinan.

“Hari ini kalau sakit tidak boleh di rumah karena alasan biaya. Ke puskesmas gratis, ke rumah sakit gratis, termasuk melahirkan juga gratis,” tegasnya.

Tak hanya itu, Gus Fawait juga memastikan pelayanan administrasi kependudukan kini semakin mudah. Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat dilakukan secara gratis di kantor kecamatan, sementara ketersediaan blanko KTP disebut sudah tidak lagi menjadi persoalan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi kualitas pelayanan publik. Jika menemukan pelayanan yang berbelit-belit atau dipersulit, warga diminta segera melaporkannya melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada pelayanan yang dipersulit, sampaikan ke Wadul Gus’e,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Gus Fawait mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dengan memperbanyak membaca sholawat. Menurutnya, menjaga spiritualitas dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam membangun persatuan serta menjaga keselamatan bangsa.

“Selama masyarakat berpegang teguh pada sholawat, insya Allah Indonesia akan selamat. Jangan lupa baca sholawat,” pungkasnya.

Dandim 1204/Sanggau Hadiri Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat

0

Sanggau – Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., menghadiri Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (29/6/2026) pukul 07.57 WIB.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pejabat Pemerintah Kabupaten Sanggau, TNI-Polri, organisasi wanita, serta jajaran perangkat daerah.

Turut hadir di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Drs. Aswin Khatib, M.Si., Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau Raynaldo Bonatua Napitupulu, S.H., Dansubdenpom XII/1-2 Sanggau Kapten Cpm Hisar Silaban, Pasi Ops Yonif TP 833/BD Lettu Inf. Suwandi, serta Danki 3 Batalyon A Pelopor Sanggau Ipda Flayanus Hengki, S.E.

Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1204/Sanggau, Polres Sanggau, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BPBD Kabupaten Sanggau, serta ASN, tenaga kontrak, dan tenaga honorer Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Peristiwa Juang Mandor sebagai pengingat atas perjuangan dan pengorbanan para pahlawan Kalimantan Barat yang gugur pada masa pendudukan Jepang. Selanjutnya, Inspektur Upacara membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang menegaskan bahwa Hari Berkabung Daerah merupakan momentum untuk mengenang jasa para pejuang sekaligus menanamkan nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, persatuan, dan nasionalisme kepada seluruh generasi penerus. Peringatan Hari Berkabung Daerah diperingati setiap tanggal 28 Juni sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang gugur dalam Peristiwa Mandor.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan tema Hari Berkabung Daerah Tahun 2026, yaitu “Tidak Cukup Sekadar Anda Kenang, Tapi Kuharap Anda Teruskan Semangat Juangmu untuk Memerangi Segala Bentuk Penjajahan.” Tema tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian, pembangunan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kehadiran Dandim 1204/Sanggau dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam menghormati jasa para pahlawan serta memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa. Melalui momentum Hari Berkabung Daerah, diharapkan semangat perjuangan para pendahulu terus menjadi inspirasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mewujudkan Kalimantan Barat yang aman, maju, dan sejahtera.

(Pendim 1204/Sanggau)

Pelantikan Pengurus Pleno Exco Pusat dan Sayap Partai Buruh

0

Jakarta, warta.in – Partai Buruh resmi menggelar pelantikan Pengurus Pleno Exco Pusat dan sayap Partai Buruh pada Senin, 29 Juni 2026, untuk masa bakti 2026-2031.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jalan HR Rasuna Said Kav. C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan dengan dilantik langsung oleh Presiden Partai Buruh Said Iqbal tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil keputusan rapat Presidium Partai Buruh yang diselenggarakan pada 18 Juni 2026, dengan menetapkan susunan kepengurusan Pleno Exco Pusat Partai Buruh periode 2026-2031.

Dalam prosesi pelantikan, Said Iqbal menyatakan bahwa seluruh jajaran pengurus yang telah ditetapkan secara resmi telah sah menjalankan amanah organisasi.

“Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Senin, 29 Juni 2026, pukul 14.30 WIB, saudara-saudara sebagai Pengurus Pleno Exco Pusat dan organisasi sayap Partai Buruh saya nyatakan resmi dan sah.”

Usai membacakan pernyataan pelantikan, Said Iqbal mengajak seluruh pengurus untuk meneguhkan komitmen perjuangan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada peserta yang dijawab serempak dengan kata “Siap!”.

“Apakah saudara-saudara dan saudari-saudari siap berjuang untuk Partai Buruh?”

Dijawab serentak:

“Siap!”

Ia kembali bertanya mengenai kesiapan para pengurus dalam membesarkan organisasi.

“Apakah saudara dan saudari siap mengabarkan Partai Buruh?”

Kembali dijawab:

“Siap!”

Pertanyaan terakhir menegaskan orientasi perjuangan partai.

“Apakah saudara dan saudari siap bekerja untuk rakyat Indonesia? Siap bekerja untuk kelas pekerja?”

Seluruh peserta kembali menjawab dengan lantang:

“Siap!”

Pelantikan kemudian ditutup dengan yel-yel perjuangan yang dipimpin Said Iqbal dan diikuti seluruh peserta.

“Partai Buruh! Partai Buruh! Partai Buruh!”

Pelantikan Pengurus Pleno Exco Pusat Partai Buruh beserta organisasi sayap partai tersebut, diharapkan menjadi momen untuk memperkuat struktur kepengurusan nasional dalam menghadapi berbagai agenda politik dan perjuangan kaum buruh pada periode lima tahun ke depan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Partai Buruh menargetkan penguatan organisasi dari tingkat pusat hingga daerah, serta memperkuat sinergi dengan elemen serikat pekerja, petani, nelayan, guru, tenaga kesehatan, dan kelompok masyarakat pekerja lainnya dalam memperjuangkan hak-hak sosial, ekonomi, dan ketenagakerjaan.

Pelantikan ini juga menjadi penanda dimulainya masa kerja kepengurusan Exco Pusat Partai Buruh periode 2026-2031, yang diharapkan mampu menjalankan amanat organisasi serta memperluas peran Partai Buruh dalam mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat pekerja.

(Red*/TI)

Praperadilan Lambok Nababan Resmi Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Penerbitan SP3 Cacat Formil dan Materiil

0

warta.in Bekasi ◊ Senin, 29 Juni 2026

Kota Bekasi, 29 Juni 2026 – Sidang perdana praperadilan dengan Nomor Register 9/Pid.Pra/2026/PN Bks yang diajukan oleh Bilher Situmorang, S.H. bersama tim kuasa hukum Hj. Nanih, S. Rochmani, S.H., M.H., Yosephvan Aldika Situmorang, S.H., dan Riduan Situmorang, S.H., selaku kuasa hukum pemohon Lambok Nababan, telah digelar pada Senin, 29 Juni 2026 di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi.

Sidang tersebut berkaitan dengan permohonan praperadilan atas tindakan hukum yang dinilai berkaitan dengan penghentian penyidikan (SP3) serta pelaksanaan eksekusi pengosongan rumah milik Lambok Nababan.

Meskipun pelaksanaan sidang mengalami keterlambatan sekitar satu jam, persidangan tetap berjalan dan dipimpin oleh Hakim Ketua Majelis Fahzal Hendri, S.H., M.H., dengan didampingi Panitera Pengganti Yuniar Praptiwi, S.H.

Dalam sidang perdana tersebut, pihak termohon yakni Kapolres Metro Bekasi Kota cq. Kasat Reskrim cq. Penyidik Unit Harda Polres Metro Bekasi Kota tidak hadir. Ketidakhadiran tersebut disampaikan dengan alasan bahwa pihak termohon belum memiliki surat kuasa hukum maupun surat perintah tugas (sprint) untuk menghadiri persidangan.

Atas kondisi tersebut, Majelis Hakim kemudian menunda persidangan praperadilan dan menjadwalkan sidang lanjutan pada Senin, 6 Juli 2026.

Kuasa hukum pemohon, Bilher Situmorang, S.H., menyampaikan bahwa pengajuan praperadilan ini dilakukan karena pihaknya menilai penerbitan SP3 belum memenuhi ketentuan formil dan materiil sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Kami mengajukan praperadilan ini karena SP3 yang dikeluarkan dinilai tidak memenuhi syarat formil dan materiil sesuai KUHAP. Prinsipnya, masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum dan keadilan. Untuk itu, sidang ini akan kami kawal secara terbuka,” tegas Bilher Situmorang, S.H.

Pihak pemohon menyatakan akan terus mengikuti seluruh tahapan persidangan dan berharap proses praperadilan ini dapat menjadi sarana untuk memperoleh kejelasan hukum serta memastikan terpenuhinya prinsip keadilan bagi seluruh pihak.

(Alpin A.S)

Membangun SDM Unggul Dimulai dari Sistem Kompensasi yang Berkeadilan

0

Warta.In

Muara Enim ,”Di tengah tuntutan peningkatan mutu pendidikan nasional, perhatian publik masih banyak tertuju pada kurikulum, teknologi pembelajaran, dan infrastruktur sekolah. Ada satu aspek yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana lembaga pendidikan menghargai tenaga pendidiknya. Guru adalah aktor utama dalam proses pendidikan. Sebagus apa pun kurikulum yang dirancang, keberhasilannya sangat bergantung pada motivasi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru sebagai pelaksana di lapangan.

Ironisnya, pembahasan mengenai kesejahteraan guru sering kali dipersempit hanya pada besaran gaji. Padahal, sistem penghargaan terhadap tenaga pendidik jauh lebih luas. Pembayaran berbasis kinerja, pemberian insentif, tunjangan, dan pelayanan pengembangan sumber daya manusia merupakan satu kesatuan strategi yang menentukan kualitas pendidikan dalam jangka panjang. Keempat aspek tersebut saling melengkapi untuk meningkatkan motivasi, profesionalisme, serta kesejahteraan tenaga pendidik.

Saat ini banyak sekolah telah memberikan tunjangan dan insentif kepada guru. Namun, tidak sedikit pula yang masih menerapkan sistem penghargaan secara administratif tanpa mempertimbangkan kualitas kinerja. Guru yang aktif mengembangkan inovasi pembelajaran, menghasilkan karya ilmiah, atau berhasil meningkatkan prestasi peserta didik terkadang menerima penghargaan yang sama dengan guru yang hanya memenuhi kewajiban minimal. Kondisi seperti ini berpotensi menurunkan motivasi guru untuk terus berkembang.

Sistem pembayaran berbasis kinerja (pay for performance) menawarkan pendekatan yang lebih adil. Dalam sistem ini, penghargaan diberikan berdasarkan capaian kerja yang terukur, baik dalam kualitas pembelajaran, inovasi, kontribusi akademik, maupun pengembangan sekolah. Tujuannya bukan semata-mata memberikan tambahan penghasilan, melainkan membangun budaya profesional yang menghargai prestasi dan kompetensi.

Meski demikian, penerapan sistem tersebut tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. Penilaian kinerja guru harus menggunakan indikator yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika proses penilaian masih dipengaruhi kedekatan personal atau pertimbangan nonprofesional, sistem pembayaran berbasis kinerja justru dapat menimbulkan rasa ketidakadilan, persaingan yang tidak sehat, bahkan menurunkan semangat kerja pendidik.

Selain penghargaan atas kinerja, kesejahteraan guru juga harus diperkuat melalui pemberian tunjangan yang memadai. Tunjangan kesehatan, transportasi, keluarga, maupun tunjangan profesi bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi bentuk perlindungan sosial yang memungkinkan guru bekerja dengan tenang dan fokus. Guru yang tidak lagi dibebani persoalan kesejahteraan akan memiliki ruang yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membimbing peserta didik secara optimal.

Namun, kesejahteraan finansial saja belum cukup. Dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang terus berkembang, mulai dari transformasi digital, perubahan karakter peserta didik, hingga tuntutan inovasi pembelajaran. Oleh karena itu, pelayanan kepada guru harus menjadi bagian dari strategi pengembangan SDM. Pelatihan berkelanjutan, fasilitas mengajar yang memadai, layanan konseling, serta kesempatan mengembangkan kompetensi merupakan bentuk investasi yang akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.

Berbagai penelitian maupun praktik di sejumlah lembaga pendidikan menunjukkan bahwa guru yang merasa dihargai cenderung memiliki motivasi lebih tinggi, lebih inovatif dalam mengajar, dan lebih loyal terhadap institusi tempat mereka bekerja. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh guru, tetapi juga oleh peserta didik melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar. Sebaliknya, ketika guru merasa kurang diapresiasi, organisasi akan menghadapi risiko meningkatnya perpindahan tenaga pendidik, menurunnya komitmen kerja, dan terganggunya stabilitas proses pendidikan.

Lembaga pendidikan perlu mulai mengubah paradigma bahwa kompensasi hanyalah pengeluaran rutin. Sesungguhnya, sistem kompensasi merupakan investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia pendidikan. Sekolah yang mampu menerapkan sistem penghargaan secara adil, transparan, dan berbasis kinerja akan lebih mudah mempertahankan guru-guru berkualitas sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran.

Tentu saja, kemampuan anggaran setiap sekolah berbeda. Namun, penghargaan kepada guru tidak selalu harus berbentuk finansial. Kesempatan mengikuti pelatihan, penghargaan atas inovasi pembelajaran, promosi jabatan, dukungan pengembangan karier, maupun pengakuan atas prestasi merupakan bentuk apresiasi yang sama pentingnya dalam membangun motivasi kerja.

Pada akhirnya, peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya melalui perubahan kurikulum atau pembangunan gedung sekolah. Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang berada di dalamnya. Karena itu, membangun sistem pembayaran kinerja, insentif, tunjangan, dan pelayanan yang adil bukan sekadar kebijakan manajemen, melainkan langkah strategis untuk melahirkan guru yang profesional, sejahtera, dan berkomitmen. Ketika guru dihargai secara layak, sekolah akan berkembang, peserta didik akan memperoleh pembelajaran yang lebih bermutu, dan cita-cita membangun pendidikan Indonesia yang berkualitas akan semakin dekat untuk diwujudkan.

Artikel Membangun SDM Unggul Dimulai dari Sistem Kompensasi yang Berkeadilanini hasil Rangkuman Oleh Kesni Merianti (251012700023).

(Tim/Red)

Selamat Ulang Tahun Pak Ivan/ Teodorus Simarmata SH MHum

0

Samosir, w


arta.in – Selamat Ulang Tahun Adinda Teodorus Simarmata SH MHum 29/6/2026. Rhema untuk hari ini dari Kolose 3:1–2*Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.*👉Rasul Paulus dalam firman Tuhan mengingatkan kita bahwa hidup tujuan hidup kita bukan di dunia ini, melainkan di sorga kelak yang disediakan Kristus oleh kebangkitan-Nya, sehingga kita harus mencari-Nya.
👉Di zaman yang penuh tantangan sekaligus banyak godaan yang menggiurkan, kekhawatiran, dan ambisi duniawi, firman ini mengajak kita untuk memprioritaskan perkara sorgawi sebab dari Dia-lah hidup kita dan akan kembali pada-Nya.
👉Memang kebutuhan duniawi penting karena kita kita masih tinggal di dunia, namun jauh lebih penting mengutamakan perkara sorgawi agar kita hidup sesuai kehendak-Nya.
👉Mencari perkara sorgawi berarti senantiasa lebih dulu hidup bersekutu dengan Tuhan, sebab Dia yang menjamin hidup kini dan esok. Amin. IMMANUEL, Shalom (red-Dr drh R Wendeilyna Simarmata MSi CMed CPP CIJ CPW)

Sinergi Ulama-Umara: Firdaus Hasbullah Tekankan Peran Strategis PCNU Kawal Pembangunan PALI

0

Sinergi Ulama-Umara: Firdaus Hasbullah Tekankan Peran Strategis PCNU Kawal Pembangunan PALI

Warta.in//PALI, 29 Juni 2026 – Di tengah padatnya agenda kerja legislatif, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., menyempatkan diri untuk hadir dan membuka secara resmi Konferensi Cabang (Konfercab) III Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten PALI.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan ini digelar Senin (29/6/2026), bertempat di Gedung Lantai II Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mamba’ul Hikam PALI, Jalan Merdeka KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.Kehadiran tokoh politik terkemuka yang akrab disapa FH ini disambut hangat oleh jajaran ulama, pengurus PCNU, badan otonom (Banom) NU, serta ratusan tamu undangan yang memadati lokasi acara. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk komitmen nyata umara (pemerintah/legislatif) dalam mendukung eksistensi organisasi keagamaan di Bumi Serepat Serasan.

Pilar Persatuan di Tengah Disrupsi GlobalDalam sambutannya, Firdaus Hasbullah menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama senantiasa menjadi pilar persatuan yang kokoh dalam menjaga kondusivitas, kedamaian, serta kerukunan umat di Kabupaten PALI. Ia menggarisbawahi pentingnya kemitraan yang harmonis antara ulama dan umara demi kelancaran roda pembangunan daerah, “Di tengah dinamika zaman dan disrupsi global yang luar biasa saat ini, peran jam’iyah Nahdlatul Ulama menjadi sangat krusial. NU memiliki andil besar, khususnya dalam menjaga dan membina mental spiritual masyarakat, serta memperkuat ketahanan keluarga dan persatuan umat,” ujar politisi senior dari Partai Demokrat tersebut.

Lebih lanjut, FH menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya musyawarah tertinggi tingkat cabang ini. Ia berharap momentum Konfercab III dapat melahirkan kepengurusan yang solid, adaptif, serta mampu merumuskan program kerja inovatif yang sejalan dengan visi kemajuan Kabupaten PALI, “Selamat melaksanakan Konfercab III. Semoga hasil-hasil keputusan yang dirumuskan membawa keberkahan dan kemajuan, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten PALI,” tambahnya.

Bukan Sekadar Suksesi KepemimpinanUsai mengikuti prosesi pembukaan, Firdaus Hasbullah kembali menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar PCNU Kabupaten PALI atas kedewasaan berorganisasi yang ditunjukkan dalam forum ini. Menurutnya, Konfercab memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar pergantian nakhoda organisasi, “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama PALI. Forum musyawarah ini bukan sekadar memilih anggota pengurus baru, tetapi menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada umat, bangsa, dan daerah,” papar Firdaus.

Ia juga memuji konsistensi NU dalam mengusung nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Nilai-nilai inilah yang dinilai berhasil menjadikan NU sebagai penguat moderasi beragama, benteng toleransi, perekat persaudaraan, dan pengobar semangat cinta tanah air. Tantangan Zaman dan Kemitraan StrategisMenutup pernyataannya, Firdaus mengingatkan bahwa tantangan zaman ke depan akan semakin kompleks. Mulai dari derasnya arus informasi dan hoaks, potensi polarisasi sosial, krisis moral generasi muda, hingga persoalan penguatan ekonomi umat pasca-pandemi. Dalam situasi seperti ini, kehadiran NU yang sejuk sangat dibutuhkan sebagai penstabil kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kabupaten PALI membutuhkan NU yang kuat, mandiri, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah. Kita harus bahu-bahu dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Konfercab III PCNU Kabupaten PALI ini berjalan dengan aman dan lancar, Agenda utama forum lima tahunan ini meliputi evaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya, penyusunan peta jalan (roadmap) program kerja untuk lima tahun ke depan, serta pemilihan Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten PALI untuk periode berikutnya.

 

(Muhamad Randi)

LBH IRO YUDHO WICAKSONO Siapkan Program P4GN dan Rehabilitasi Bersama BNN Kota Kediri

0

Kediri, 29 Juni 2026 – Menindaklanjuti hasil pertemuan rutin LBH IRO YUDHO WICAKSONO yang salah satu pembahasannya terkait program Yayasan Rehabilitasi Narkoba Griya Damar Panuluh (GDP) yang akan dijalankan sebagai bagian dari pengembangan program sosial dan kemasyarakatan LBH IRO YUDHO WICAKSONO, pada hari Senin (29/06/2026) LBH IRO YUDHO WICAKSONO melaksanakan audiensi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri.

 

Audiensi tersebut diterima dan diwakili secara langsung oleh Kepala BNN Kota Kediri, Bapak Yudha Wirawan, S.E., M.M. Sementara dari pihak LBH IRO YUDHO WICAKSONO hadir Ketua DPD Jawa Timur Adv. Muhammad Taufiq, S.H., CLA., Sekretaris Jenderal DPD Jawa Timur Joko Widodo, S.T., Humas DPD Sahru Munir, serta Firdaus selaku perwakilan DPC Kota Kediri.

 

Dalam pertemuan tersebut, LBH IRO YUDHO WICAKSONO menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi fokus program ke depan, antara lain:

 

1. Mendorong pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi di tingkat desa maupun lingkungan kampus terkait Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), termasuk memberikan pemahaman mengenai dampak hukum akibat penyalahgunaan narkoba.

 

2. Mengajukan rencana kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Yayasan Rehabilitasi Griya Damar Panuluh (GDP) dengan BNN Kota Kediri, khususnya dalam bidang layanan rehabilitasi berupa rawat jalan maupun rawat inap bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan rehabilitasi.

 

Ketua DPD Jawa Timur LBH IRO YUDHO WICAKSONO, Adv. Muhammad Taufiq, S.H., CLA., menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal membangun sinergi yang lebih luas dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika serta meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

 

“Kami berharap melalui sinergi yang baik bersama BNN Kota Kediri, program-program yang akan dijalankan tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba, tetapi juga menghadirkan solusi melalui layanan rehabilitasi yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

LBH IRO YUDHO WICAKSONO berharap langkah awal ini dapat menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terciptanya masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.