29.6 C
Jakarta
Selasa, Maret 17, 2026
Beranda blog

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Akses Siswa SDN 18 Semulut Kini Lebih Aman

0

Meranti – Kepolisian meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di SD Negeri 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (17/3/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari agenda serentak di Provinsi Riau melalui sambungan virtual.

Kegiatan tersebut mencakup peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama pembangunan 83 jembatan baru di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Program ini diinisiasi sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.

Acara di SDN 18 Semulut dimulai sekitar pukul 12.45 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, diantaranya Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar, Ketua DPRD H Khalid Ali, Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Turut hadir pula tenaga pendidik, siswa, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya secara virtual, Kapolda Riau menyatakan program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri, kata dia, didorong untuk terlibat dalam percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di daerah terpencil.

Ia mengatakan, masih banyak wilayah di Riau yang memiliki akses jembatan tidak layak dan berisiko, terutama bagi pelajar yang harus melintasi jembatan kayu atau menyeberangi sungai untuk menuju sekolah.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, sebanyak 110 jembatan ditargetkan dibangun di seluruh Riau. Dari jumlah tersebut, 27 jembatan telah rampung dan diresmikan, sementara sisanya memasuki tahap pembangunan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan prasasti, dialog interaktif antara pejabat pusat dan daerah dengan masyarakat, serta simbolisasi dimulainya pembangunan tahap kedua. Dialog melibatkan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Kapolri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat penerima manfaat.

Pemerintah daerah Kepulauan Meranti menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Infrastruktur ini dinilai penting untuk mendukung akses pendidikan dan mobilitas warga, terutama di Dusun Semulut yang selama ini bergantung pada jalur terbatas menuju sekolah.

Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti Riau

“Zulfikar”

Gebyar myBCA 1447 H.di Desa Babakan & Desa Baros,Selasa,17Maret2026 di Sambut Warga Download Aplikasi myBCA

0

Babakan, Baros, Selasa, 17 Maret 2026. WARTA. IN
Gebyar myBCA di Sambut Antusias warga Desa Babakan, Kecamatan Ciparay dan Warga Desa Baros, dengan mudahnya syarat KTP dan HP Android, untuk Download Aplikasi myBCA, dalam hitungan 5-10 Menit myBCA Dalam Genggaman, dalam mempermudah Transaksi Perbankan.
Eman, S. Pd. Kades Babakan, mengucapkan terimakasih kasih Gebyar myBCA, sehingga saya dan warga dapat dengan mudah punya myBCA, Papar Eman, S.Pd.Tampak Raut Bahagia Eman dan Warganya setelah myBCA Aktif Dalam Genggaman HP.Bu
Hal senada, disampaikan juga oleh Abah Anton, Tokoh Masyarakat Baros. Saya dan warga, antusias menyambut Gebyar myBCA, sehingga kami memiliki myBCA, tanpa harus datang ke Kantor BCA, Papar Abah Anton, Bahagia.
Harapan Abah, susulan Gebyar myBCA,di Baros, setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat di Layani kembali, Harap Abah. WARTA.IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

KAPOLDA SUMSEL CEK POS PENGAMANAN OPS KETUPAT, BAGIKAN TALI ASIH DAN TAKJIL DI POS PELAYANAN SIMPANG 5 DPRD

0

Warta. In | Palembang – Semangat pelayanan tanpa batas ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan pada Selasa (17/3/2026). Di bawah komando langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, Polda Sumsel melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam), pemberian tali asih, dan pembagian takjil secara serentak di berbagai titik strategis.

Berpusat di Pos Simpang 5 DPRD Provinsi, Jalan Kapten A. Rivai, kegiatan ini menjadi komando pusat bagi pergerakan serupa yang dilakukan oleh seluruh satuan wilayah di Sumatera Selatan guna memastikan kesiapsiagaan penuh.

Komitmen Keserbagunaan dan Gerak Serentak
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan 39 personel gabungan di titik tersebut (Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, dan Senkom) adalah representasi dari pengamanan terpadu. Fokus utama adalah memastikan quick response dan kelayakan sarana prasarana patroli di seluruh lini.

Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menekankan pentingnya keseragaman aksi di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.

“Hari ini kita bergerak secara serentak di seluruh jajaran untuk memastikan tidak ada celah dalam pengamanan masyarakat. Pengecekan pos ini adalah bukti bahwa seluruh personel, mulai dari administrasi hingga armada patroli, berada dalam kondisi siap tempur untuk memberikan respons cepat di setiap sudut Sumatera Selatan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Sinergi Humanis: Ketegasan Berbalut Empati
Kehadiran Ketua dan Pengurus Bhayangkari mendampingi para Pejabat Utama (PJU) memberikan warna tersendiri. Ketegasan operasional di lapangan disempurnakan oleh sentuhan empati melalui pembagian tali asih kepada personel yang bertugas, sebagai wujud lead by example dari pimpinan.

Selain itu, pembagian takjil kepada pengguna jalan dilakukan sebagai strategi Cooling System untuk mendinginkan suasana sekaligus mengedukasi masyarakat tentang tertib berlalu lintas dengan cara yang persuasif.

“Kegiatan serentak ini juga membawa misi kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam ini, Polri tetap mengedepankan nilai kekeluargaan. Pembagian takjil serentak ini adalah cara kami menyapa masyarakat secara humanis, sekaligus mendinginkan suasana (cooling system) agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan hangat,” tambah Kapolda.

Aksi serentak ini membuktikan bahwa Polda Sumsel tidak hanya kuat secara manajerial, tetapi juga solid dalam menjaga semangat personel di lapangan melalui apresiasi nyata dan kedekatan dengan masyarakat.

Jelang Pawai Ogoh-Ogoh, Panitia dan Peserta diimbau Kamtibmas oleh Kapolsek Mataram

0

 

Jelang Pawai Ogoh-Ogoh, Panitia dan Peserta diimbau Kamtibmas oleh Kapolsek Mataram

Warta.in
Mataram, NTB – Menjelang pelaksanaan kegiatan ogoh-ogoh dalam rangka Hari Raya Nyepi, Kapolsek Mataram Polsek Mataram AKP Mulyadi, S.H., turun langsung melakukan kunjungan sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada panitia dan peserta di wilayah hukumnya, Selasa (17/03/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut menyasar sejumlah titik, salah satunya di Balai Banjar Ujung, Sekha Truna Truni (STT) Gajah Mada Pagesangan, Lingkungan Pagesangan Utara, Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram.

Dalam kunjungannya, Kapolsek didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan Aiptu I Gede Gunartha. Keduanya berdialog langsung dengan para pemuda serta memberikan apresiasi atas kreativitas generasi muda dalam menyambut tradisi ogoh-ogoh.

Kapolsek Mataram AKP Mulyadi menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh panitia dan peserta ogoh-ogoh agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Laksanakan kegiatan dengan tertib serta hindari hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas,” ujarnya.

Selain itu, Kapolsek juga menyarankan agar peserta dapat berangkat lebih awal menuju lokasi kegiatan di kawasan Karang Jangkong guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat pelaksanaan berlangsung.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab panitia dalam mengawasi seluruh peserta, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke lingkungan masing-masing.

“Panitia diharapkan dapat mengawasi seluruh peserta selama kegiatan berlangsung, sehingga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

Melalui kegiatan sambang dan dialog tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan ogoh-ogoh di wilayah Kota Mataram dapat berjalan lancar, aman, serta tetap menjaga kondusivitas masyarakat.(sr/hpm)

Keluarga Besar H Toni Hartono Membagikan Bingkisan THR Kepada Awak Media On Line Maupun Cetak Lamongan

0

Keluarga Besar H Toni Hartono Membagikan Bingkisan THR Kepada Awak Media On Line Maupun Cetak Lamongan

LAMONGAN//warta.in –Di momen penghujung Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah Keluarga Besar H Toni Hartono memberikan bingkisan yang berupa Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Para Awak Media On line maupun Cetak yang Tergabung di Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL) di Kantor Sekertariat Jalan Jombang – Babat Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, pada Selasa (17/03/2026)

Acara yang di kemas dengan berbuka puasa bersama yang di Hadiri oleh 50 Anggota jurnalis Media cetak maupun On line yang tergabung di “Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan” (JARKOWAL) dan Tergabung di Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI)

Haji Toni Hartono sebagai Penasehat Jaringan Komunikasih Wartawan Lamongan (JARKOWAL) mengapresiasi dan memberikan perhatian sangat besar dengan terbentuknya wadah perkumpulan Awak Media dan Jurnalis yang tergabung di JARKOWAL akan selalu memberi motivasi dan dukungan baik kegiatan pembinaan maupun bingkisan Hari Raya Idul Fitri

Pembina JARKOWAL yang mewakili Haji Toni Hartono, Bapak H Prapto, dalam kesempatan terpisah, “mengucapkan terima kasih kepada Teman – teman dan Saudara – saudara Media On Line dan Cetak yang tergabung di Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL)yang selama ini telah aktif menyampaikan Berita yang aktual yang sifatnya Kontrol sosial demi pembangunan khususnya Kabupaten Lamongan, Ujarnya

Harapan dari H Toni Hartono semoga Perkumpulan Awak Media dan jurnalis baik cetak maupun on line ini lebih Profesional dalam menyajikan berita dan mencari Narasumber yang benar Kredibel tidak Hoak

Bingkisan Hari Lebaran ini jangan di nilai besar kecilnya, tapi merupakan bentuk perhatian Haji Toni Hartono kepada rekan – rekan Awak Media maupun Jurnalis dan semoga Bingkisan di Hari Raya Idul ifitri di Tahun yang akan datang lebih besar, tandasnya H Prapto

Kami mohon do’anya semoga Haji Toni Hartono selalu di beri kesehatan dan dalam perlindungan Alloh Swt

Ketua Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL) Rohmat, S.P (roy) mengucapkan terima kasih kepada Haji Toni Hartono lewat Pembina Jarkowal H Prapto yang telah mengadakan dan memberikan bingkisan berupa THR kepada teman – teman Awak media maupun Jurnalis On line maupun cetak Lamongan.

Sebagaimana Terbentuknya Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL) Ini atas Dukungan dan suport dari Haji Toni Hartono, dengan pembinaan di harapkan rekan – rekan Awak media dan Jurnalis On line maupun cetak lebih profesional dalam menyajikan berita – berita yang Aktual dan terpercaya, ungkapnya

Legal Standyng Jarkowal Sudah di Notaris Tinggal Nunggu AHU dari Menkuham dan Jarkowal berkantor di Jalan Raya Jombang – Babat Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan dan juga tergabung di Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI)

Lanjut Rohmat bahwa Tujuan pembentukan Jarkowal yaitu tempat dan wadah Komunikasi dan perlindungan Jurnalis Lamongan di Bawah Naungan Penasehat Haji Toni Hartono dan Pembina H Prapto kedepan akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan mengawal Program – program Bupati Lamongan, sehingga bisa di harapkan meningkatkan kesejatraan para jurnalis yang tergabung di Jarkowal, pungkasnya (roy)

0

Keluarga Besar H Toni Hartono Membagikan Bingkisan THR Kepada Awak Media On Line Maupun Cetak Lamongan

LAMONGAN//Warta.in –Di momen penghujung Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah Keluarga Besar H Toni Hartono memberikan bingkisan yang berupa Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Para Awak Media On line maupun Cetak yang Tergabung di Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL) di Kantor Sekertariat Jalan Jombang – Babat Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, pada Selasa (17/03/2026)

Acara yang di kemas dengan berbuka puasa bersama yang di Hadiri oleh 50 Anggota jurnalis Media cetak maupun On line yang tergabung di “Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan” (JARKOWAL) dan Tergabung di Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI)

Haji Toni Hartono sebagai Penasehat Jaringan Komunikasih Wartawan Lamongan (JARKOWAL) mengapresiasi dan memberikan perhatian sangat besar dengan terbentuknya wadah perkumpulan Awak Media dan Jurnalis yang tergabung di JARKOWAL akan selalu memberi motivasi dan dukungan baik kegiatan pembinaan maupun bingkisan Hari Raya Idul Fitri

Pembina JARKOWAL yang mewakili Haji Toni Hartono, Bapak H Prapto, dalam kesempatan terpisah, “mengucapkan terima kasih kepada Teman – teman dan Saudara – saudara Media On Line dan Cetak yang tergabung di Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL)yang selama ini telah aktif menyampaikan Berita yang aktual yang sifatnya Kontrol sosial demi pembangunan khususnya Kabupaten Lamongan, Ujarnya

Harapan dari H Toni Hartono semoga Perkumpulan Awak Media dan jurnalis baik cetak maupun on line ini lebih Profesional dalam menyajikan berita dan mencari Narasumber yang benar Kredibel tidak Hoak

Bingkisan Hari Lebaran ini jangan di nilai besar kecilnya, tapi merupakan bentuk perhatian Haji Toni Hartono kepada rekan – rekan Awak Media maupun Jurnalis dan semoga Bingkisan di Hari Raya Idul ifitri di Tahun yang akan datang lebih besar, tandasnya H Prapto

Kami mohon do’anya semoga Haji Toni Hartono selalu di beri kesehatan dan dalam perlindungan Alloh Swt

Ketua Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL) Rohmat, S.P (roy) mengucapkan terima kasih kepada Haji Toni Hartono lewat Pembina Jarkowal H Prapto yang telah mengadakan dan memberikan bingkisan berupa THR kepada teman – teman Awak media maupun Jurnalis On line maupun cetak Lamongan.

Sebagaimana Terbentuknya Jaringan Komunikasi Wartawan Lamongan (JARKOWAL) Ini atas Dukungan dan suport dari Haji Toni Hartono, dengan pembinaan di harapkan rekan – rekan Awak media dan Jurnalis On line maupun cetak lebih profesional dalam menyajikan berita – berita yang Aktual dan terpercaya, ungkapnya

Legal Standyng Jarkowal Sudah di Notaris Tinggal Nunggu AHU dari Menkuham dan Jarkowal berkantor di Jalan Raya Jombang – Babat Desa Sidokumpul Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan dan juga tergabung di Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI)

Lanjut Rohmat bahwa Tujuan pembentukan Jarkowal yaitu tempat dan wadah Komunikasi dan perlindungan Jurnalis Lamongan di Bawah Naungan Penasehat Haji Toni Hartono dan Pembina H Prapto kedepan akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan mengawal Program – program Bupati Lamongan, sehingga bisa di harapkan meningkatkan kesejatraan para jurnalis yang tergabung di Jarkowal, pungkasnya (Pras/roy)

Ahmad Munawar,S.Ip. Kades Sumbersari, Beserta Ibu, Berbagi “Berkah Ramadhan” 1447 H. Kepada Wartawan Ciparay

0

Sumbersari, Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa, 17 Maret 2026. WARTA. IN
Ahmad Munawar, S. Ip. Kepala Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa, 17 Maret 2026, sebagai ucapan terima kasih, telah meliput kegiatan Desa Sumbersari, memberikan Kadeudeuh Berkah Ramadhan 1447 H. Kepada Wartawan Ciparay.
Atas nama Lembaga Desa dan Keluarga, saya ucapkan terima kasih, mohon maaf bila selama bermitra ada sikap, ucapan, perbuatan yang sengaja maupun tidak disengaja, karena saya manusia Biasa, Papar Amun, Sapaan Akrab Kades Sumbersari.
Semoga kemitraan yang telah terbina baik, dapat diteruskan, Pungkas Ahmad Munawar. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

“RSNU & UNU” BERDIRI PERTAMA DI KAB. BANDUNG IDE BUPATI BANDUNG DI RAKOR PIMPINAN CABANG NU KAB. BANDUNG

0

Jongor, Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa, 17 Maret 2026. WARTA. IN
Ada hal yang luar biasa dalam Rakor Pimpinan Cabang NU Kabupaten Bandung, yang dihadiri Bupati Bandung Dr H. Dadang Supriatna, S. Ip. M. Si. Sepulang Umroh, melontarkan Ide, gagasan untuk mendirikan RSNU Rumah Sakit Nahdlatul Ulama dan UNU Universitas Nahdatul Ulama yang Pertama di Kabupaten Bandung.
NU Ormas Besar, yang turut berjuang merebut Kemerdekaan Indonesia, Papar Kang DS,Sapaan Akrab Bupati Bandung, di depan Masa PCNU Kabupaten Bandung, Selasa, 17 Maret 2026.
Kaderisasi sudah berjalan, NU fokus tidak berhenti di konsep, tetapi Program harus jalan.
Kelemahan NU, Sektor Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, belum Wujud Secara Fisik, Kalau bisa mulai dari Jawa Barat, NU salah satu yang Melahirkan NKRI, NU harus punya Rumah Sakit’, NU juga harus punya Perguruan Tinggi, Papar Kang DS Melontarkan Ide dan Gagasannya.
Saya sudah konsultasi dengan Kang H. Cucun, Wakil Ketua DPR RI, saat Umroh di Mekkah , yaitu Program Toilet Mesjid, Sanitasi untuk Pesantren dan Mesjid yang belum punya Toilet. Bekali DS Data NU untuk perbaiki Data Base. Pungkas Kang DS. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Toraja Utara Serahkan Zakat ke BAZNAS Toraja Utara

0

TORAJA UTARA – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Toraja Utara menyerahkan zakat fitrah dan Infaq personel kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Toraja Utara, Selasa (17/3/2026).

Penyerahan zakat fitrah dan infaq diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Toraja Utara Firmansyah, pada hari Selasa (17/3) di Sekretariat Baznas yang beralamat di Jalan Abdul Gani No. 49, Toraja Utara.

Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan setiap umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, pada akhir Ramadan hingga sebelum sholat Idul Fitri.

Dimana tujuannya untuk menyucikan diri setelah puasa dan membantu fakir miskin.

Penyerahan Zakat ini saat dikonfirmasi ke Kapolres Toraja Utara melalui Kanit Intelkam Polsek Rantepao, IPTU Mansyur menyampaikan jika itu merupakan komitmen Polres Toraja Utara dalam mendukung program sosial keagamaan serta sebagaibbentuk sinergitas dengan BAZNAS.

“Penyerahan zakat fitrah dan infaq ini merupakan bagian dari komitmen Polres Toraja Utara dalam mendukung program sosial keagamaan serta mempererat sinergi dengan Baznas dalam membantu Masyarakat yang kurang mampu,” ungkap IPTU Mansyur.

Selain itu, IPTU Mansyur juga mengapresiasi dan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Toraja Utara yang telah menjadi mitra dalam pengelolaan zakat fitrah dan infaq personel Polri.

“Dengan penyaluran zakat ini, diharapkan dapat meringankan beban Masyarakat yang membutuhkan serta dapat mengangkat ekonomi umat dan keumatan terkhusus di Kabupaten Toraja Utara,” ujar IPTU Mansyur.

Kegiatan ini pun kata IPTU Mansyur akan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial serta semangat berbagi di kalangan personel Polres Toraja Utara dan Jajaran.

Sumber: Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel

Ratusan Miliar Mengalir, Nyawa Melayang: Kota Bekasi Disorot, Lalai atau Kejahatan Lingkungan?

0

warta.in Bekasi ◊ Selasa, 17 Maret 2026

KOTA BEKASI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya melontarkan kritik keras terhadap tata kelola pengelolaan TPST Bantargebang pasca insiden longsor yang menelan korban jiwa. Peristiwa ini dinilai tidak bisa lagi dianggap sekadar musibah, melainkan harus dibedah secara serius dari sisi tanggung jawab hukum, pengawasan, dan keselamatan publik.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, SH, menegaskan bahwa tragedi tersebut menjadi alarm keras bagi semua pihak, baik pengelola maupun pemerintah daerah yang terdampak.

“Ketika ratusan miliar mengalir, tapi nyawa melayang, maka publik berhak bertanya: ini musibah, kelalaian, atau sudah masuk kategori kejahatan lingkungan?” tegas Ade Muksin, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, dalam konteks kewenangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pengelola TPST Bantargebang merupakan pihak yang memiliki tanggung jawab utama secara teknis terhadap keselamatan operasional di lapangan.

“Siapa yang mengelola, dia yang paling bertanggung jawab. DKI tidak bisa lepas dari tanggung jawab teknis atas apa yang terjadi di Bantargebang,” ujarnya.

Namun demikian, Ade juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi tidak bisa sepenuhnya lepas tangan, mengingat wilayah Bantargebang berada di Bekasi dan selama ini Pemkot Bekasi menerima dana kompensasi hingga ratusan miliar rupiah.

“Memang pengelolaan ada di DKI. Tapi Bekasi adalah wilayah terdampak sekaligus penerima kompensasi. Artinya, ada tanggung jawab moral dan pengawasan yang tidak bisa diabaikan. Tidak bisa hanya menerima manfaat, tapi abai terhadap risiko,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa tragedi ini harus menjadi momentum untuk mengevaluasi secara menyeluruh pola hubungan antara pengelola dan pemerintah daerah, terutama dalam hal pengawasan dan perlindungan masyarakat.

“Kalau ada aliran dana kompensasi yang besar, maka harus sebanding dengan perhatian terhadap keselamatan warga dan lingkungan. Jangan sampai uangnya berjalan, tapi pengawasannya hilang,” ujarnya tajam.

Ade juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menghindar dari tanggung jawab dalam peristiwa yang telah menelan korban jiwa tersebut.

“Jangan ada yang cuci tangan dalam tragedi ini. Pengelola tidak boleh lalai, dan pihak yang menerima dampak tidak boleh diam. Ini bukan hanya soal kewenangan, tapi soal tanggung jawab terhadap nyawa manusia,” tegasnya.

Selain persoalan Bantargebang, PWI Bekasi Raya juga menyoroti sejumlah isu lain dalam tata kelola pemerintahan Kota Bekasi, mulai dari pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) hingga lemahnya sistem pengawasan internal.

“CSR jangan hanya jadi panggung pencitraan. Dana itu besar, tapi kalau tidak dikelola transparan dan tepat sasaran, maka masyarakat tidak akan merasakan manfaatnya,” katanya.

Sorotan juga diarahkan pada kosongnya jabatan Inspektur definitif di Inspektorat Kota Bekasi, yang dinilai sebagai titik lemah dalam sistem pengawasan pemerintahan.

“Inspektorat itu benteng pengawasan. Kalau bentengnya kosong, maka wajar publik bertanya: siapa yang mengawasi jalannya pemerintahan?” ujarnya.

Dalam aspek hukum, PWI Bekasi Raya juga menyoroti adanya informasi mengenai keberadaan jaksa aktif di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, yang dinilai harus dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan persepsi konflik kepentingan.

“Harus jelas dasar hukumnya, harus transparan mekanismenya. Jangan sampai menimbulkan konflik kepentingan atau merusak kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan,” tegas Ade.

Ia menegaskan bahwa prinsip checks and balances tidak boleh kabur dalam tata kelola pemerintahan.

“Pengawasan harus independen. Penegakan hukum harus berdiri di tempatnya. Kalau ini bercampur tanpa kejelasan, maka yang dirugikan adalah kepercayaan publik,” lanjutnya.

Dalam konteks nasional, Ade juga mengingatkan bahwa saat ini aparat penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tengah gencar melakukan penindakan terhadap kepala daerah.

“Situasi hari ini jelas. KPK sedang bergerak di banyak daerah. Banyak kepala daerah tersandung kasus karena bermain dengan anggaran. Maka jangan ada yang merasa aman. Jangan tutup mata, jangan tutup kuping terhadap kritik,” tegasnya.

Ade menutup dengan pernyataan tegas bahwa kritik ini adalah bagian dari tanggung jawab pers dalam mengawal kepentingan publik.

“Pers tidak hadir untuk diam. Pers hadir untuk mengingatkan. Dan ketika nyawa sudah melayang, maka diam bukan lagi pilihan,” pungkasnya.

(Alpin A.S)