Beranda blog

Polsek Ngimbang Secara Rutin Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Secara Rutin Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

LAMONGAN//Warta. In – Dalam rangka kelancaran tugas dan menjaga kebersihan, Anggota Polsek Ngimbang melaksanakan pengecekan Inventaris dan pembersihan Mapolsek Ngimbang, Pada Hari Senin (14/09/2026)pukul 08.00 wib

Kegiagan ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang
Aiptu Djudi, Aiptu Denny, Aipda Zaini dan Brigadir Bayu

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “Bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek perlengkapan
Mapolsek Ngimbang antara lain ruang penjagaan, ruang pelayanan, kendaraan dinas dan cek senpi Polsek Ngimbang, ”

Sasaran untuk kesiap – siagaan tugas penjagaan, bersih – bersih mako, kendaran dan cek senpi ungkapnya.

Kami berharap dengan kesiap siagaan tugas penjagaan Polsek Ngimbang dapat dapat memperlancar pelayanan kepada Masyaralat dan wilayah Ngimbang tetap Aman dan Kondusif ( roy)

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aiptu Suhadi, Aiptu Djudi, Aipda Afis dan Brigadir Bayu di Simpang 4 Pasar Ngimbang dan SMA/SMP Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Senin (14/09/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan yaitu Di Perempatan Pasar Ngimbang dan penyeberangan anak sekolah SMA Negeri Ngimbang serta pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Wujudkan Sumsel Zero Conflict, Cipayung Plus Gelar Fun Game Mini Soccer

0

Warta.In | Palembang – Merajut kebersamaan dan menjaga kekompakan dalam mewujudkan Sumsel Zero Conflict, sejumlah elemen organisasi mahasiswa ekstra kampus yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar Fun Game Mini Soccer.

Kegiatan yang dihelat di Taman Sultan Mini Soccer Jl Sukabangun II Soak Simpur Palembang ini turut dihadiri oleh Direktur Dit Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo SIK MH ini berlangsung meriah.

Diantara perwakilan organisasi kemahasiswaan yang turut serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM).

Ada juga Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Turut pula bergabung elemen mahasiswa dari Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (Kompas).

Sorak sorai dan teriakan pembakar semangat terdengar riuh rendah dan memenuhi seantero arena Taman Sultan Mini Soccer. Sesekali saat ada yang berhasil mencetak sorak Sorai pendukung di tribun terdengar.

Menurut Koordinator Fun Game Mini Soccer kali ini, Dodi Hari Utama kegiatan ini sebagai bentuk merajut silaturahmi sekaligus konsolidasi bagi seluruh elemen organisasi kemahasiswaan ekstra kampus yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumsel.

“Ya, kegiatan ini murni atas inisiatif dari kawan-kawan yang tergabung dalam Cipayung Plus. Dan kebetulan kita kedatangan Pak Dir Intelkam Polda Sumsel yang di sela-sela kesibukannya menyempatkan hadir dan menonton langsung,” sebut Dodi yang merupakan mantan Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Sumsel ini.

Hal senada juga disampaikan oleh mantan Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Raden Fatah Palembang Rudianto Widodo yang juga ikut berpartisipasi di kegiatan Fun Game Mini Soccer kali ini.

Yang berharap agar kegiatan semacam ini rutin digelar selain sebagai ajang silaturahmi sekaligus juga ajang menjaga kebugaran tubuh.

“Yang namanya Fun Game Mini Soccer pastinya untuk kesenangan dan menjaga kebugaran tubuh. Lumayan juga bisa olah tubuh sekaligus bertemu dengan rekan-rekan sesama elemen organisasi kemahasiswaan ekstra kampus yang tergabung di Cipayung Plus Sumsel,” sebutnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut diakhir dengan foto bersama dengan Direktur Dit Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo.(*)

Pastikan Wilayah Ngimbang Kondusif Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Blue Light 4C Di Malam Hari

0

Pastikan Wilayah Ngimbang Kondusif Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Blue Light 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Minggu (13/09 /2026) pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aipda Novan, Aipda Afis dan Briptu Andika dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang dan SPBU Ngimbang, Toko Awam dan Terminal Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

SEKDA TEGASKAN PEMKAB SUKABUMI MENDUKUNG PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN IKATAN DOKTER INDONESIA

0

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dokter. Pasalnya dokter bukan hanya sekadar tenaga profesional yang memberikan pelayanan medis semata, namun bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

“Terima kasih IDI (Ikatan Dokter Indonesia) yang telah menggelar kegiatan pertemuan ilmiah tahunan ini. Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan kesehatan saat ini,” ujarnya saat menutup Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ke-9 IDI Kabupaten Sukabumi, di salah satu hotel berbintang di Kota Sukabumi, Minggu, 13 September 2026.

 

Apalagi materi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan primer sangatlah dibutuhkan. Mengingat, pelayanan primer merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

“Kemampuan tenaga medis dalam mengambil keputusan klinis yang tepat dan terampil dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keselamatan pasien. Ilmu yang didapat ini, Insya Allah dapat diterapkan dalam melayani masyarakat,” ucapnya.

 

Selain itu semua, kolaborasi dan sinergitas menjadi hal yang sangat penting. Terutama tenaga kesehatan dengan pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Tanpa kolaborasi, semua akan sulit. Jadi, mari kita jaga kebersamaan dan kekompakan ini untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah). Kegiatan ini perlu dilanjutkan lagi di tahun tahun berikutnya,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Sukabumi H. Asep Suherman mengatakan, dokter di Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk membantu pemerintah. Terutama dalam menangani permasalahan kesehatan.

 

“Kegiatan ini pun menjadi tanggungjawab untuk memberikan kegiatan bermanfaat dan menambah wawasan, pengembangan skill, dan kompetensi bagi para dokter,” bebernya.

 

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, diyakininya akan sangat bermanfaat. Terutama bagi para dokter terutama yang di Puskesmas ataupun UGD.

“Para dokter diberi materi terkait antisipasi penangan pasien korban bencana, hingga gigitan ular, ataupun lainnya yang berkaitan pelayanan primer. Kami menghadirkan narasumber yang kompeten dalam hal ini,” terangnya.

 

Melihat materi yang disampaikan, dirinya mengakui antusias para dokter sangatlah tinggi. Bahkan pesertanya pun mencapai 208 orang.

 

“Jumlah yang ikut ini berasal dari berbagai kota. Ada Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Bogor, hingga Jakarta. Antusiasnya luar biasa. Semoga acara berikutnya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (Alfi yonimar)

PENUTUPAN SUKABUMI EXPO 2026, JOB FAIR JADI MAGNET PENCARI KERJA DAN BAHAN EVALUASI PENYELENGGARAAN

0

PENUTUPAN SUKABUMI EXPO 2026, JOB FAIR JADI MAGNET PENCARI KERJA DAN BAHAN EVALUASI PENYELENGGARAAN

 

Palabuhanratu– Sukabumi Expo 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 resmi ditutup di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Minggu (13/9/2026). Salah satu agenda yang menjadi perhatian masyarakat dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan job fair yang menghadirkan peluang kerja bagi para pencari kerja.

 

Berdasarkan data panitia, sebanyak 542 pencari kerja mendatangi job fair yang melibatkan sembilan lembaga pelatihan kerja (LPK) dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Dari jumlah tersebut, tercatat 166 orang menyatakan minat terhadap berbagai lowongan yang tersedia.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan bahwa job fair merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat melalui rangkaian kegiatan Sukabumi Expo.“Job fair (Alfi yonimar)

Kadisdik Sulsel Terbitkan SE Dampak BBM Langka, 4 SMA di Toraja Utara Besok Belajar Daring

0

SULAWESI SELATAN – Terjadinya kelangkaan ketersediaan BBM di sejumlah daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor : 100.3.4/8413/DISDIK, yang ditujukan kepada semua Kepala Cabang Dinas dan Kepala UPT Sekolah SMA dan SMK, Minggu (13/9/2026).

SE tersebut diterbitkan untuk dilakukan pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/SLB di Sulawesi Selatan.

Dalam SE itu dijelaskan bahwa terjadinya kelangkaan dan antrian pengambilan BBM yang berpotensi mengganggu mobilitas murid, pendidik dan tenaga kependidikan maka diambil langkah-langkah antisipatif keberlangsungan proses pembelajaran.

Adapun antisipatif tersebut memuat 7 poin yang intinya bahwa satuan pendidikan SMA dan SMK ataupun SLB agar melaksanakan proses pembelajaran secara daring mulai tanggal 14-18 September 2026.

Namun pelaksanaan proses pembelajaran secara luring bisa tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kondisi wilayah masing-masing akan ketersediaan BBM.

Sementara menyikapi SE tersebut saat dikonfirmasi langsung via WhatsApp ke Kepala Cabang Dinas Wilayah X yang mencakup Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara dan Enrekang, Tien Suharti menjelaskan bahwa untuk Wilayah X hingga hari Minggu 13/9/2026) malam, baru ada 4 Sekolah yang fix melaporkan akan laksanakan pembelajaran daring.

“Ada beberapa sekolah yang mau tatap muka, dengan alasan masih aman BBM. Besok baru kami ambil datanya yang daring dan luring,” tulis Tien Suharti.

Berdasarkan laporan dari 4 sekolah di Toraja Utara yang akan laksanakan pembelajaran daring yang disampaikan Tien Suharti selaku Kacabdin Wilayah X antara lain, SMA 1, SMA 4, SMA 7 dan SMA 11.

Dari keempat sekolah tersebut, SMA 1 Toraja Utara akan laksanakan pembelajaran daring selama 2 hari baru dievaluasi, sementara untuk SMA 4 Toraja Utara pembelajaran secara daring dilaksanakan hari Senin (14/9) akan tetapi jika listrik sering padam berdampak pada pemanfaatan jaringan maka akan Luring hari selanjutnya.

Kemudian untuk SMA 7 dan SMA 11 Toraja Utara, pelaksanaan pembelajaran secara daring, juga mulai hari Senin (14/9) sambil melihat situasi serta kondisi apakah akan lanjut daring hari berikutnya.

Kuasai Trotoar, Pangkalan Ojek Online di Stasiun Tanjung Priok Harus Ditertibkan

0

JAKARTA UTARA, warta.in |13 September 2026 — Seorang wartawan bersama rekan-rekannya mengalami perlakuan kurang menyenangkan saat hendak beristirahat dan makan di warung bakso di kawasan depan Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kejadian tersebut menunjukkan dugaan sikap tidak ramah, ancaman, serta kesewenang-wenangan yang dilontarkan oleh sejumlah pengemudi Ojek Online yang mangkal di lokasi tersebut — seolah-olah area trotoar yang merupakan fasilitas umum adalah wilayah pribadi mereka.

 

Kronologi bermula ketika wartawan tersebut bersama rekan-rekannya baru saja menyelesaikan tugas liputan dan kembali naik kereta dari Citayam. Setelah tiba di Stasiun Tanjung Priok, wartawan tersebut memarkirkan kendaraannya di area parkir stasiun, lalu berpindah ke dekat warung bakso di depan stasiun untuk makan sebentar. Sebelum memarkirkan kendaraan, ia terlebih dahulu meminta izin kepada salah satu pengemudi Ojek Online yang mangkal di lokasi.

 

“Bang, numpang sebentar ya,” ucapnya sopan.

 

Pengemudi tersebut bertanya, “Lama nggak, Mbak?”

 

“Enggak kok Bang, hanya makan sebentar,” jawabnya.

 

Pengemudi pun mengizinkan, “Ya sudah, silakan luruskan saja motornya.”

 

Namun di tengah mereka makan, terdengar percakapan pengemudi Ojek Online lainnya yang berkomentar sinis sambil menunjuk kendaraan tersebut. “Tahu nih motor siapa, enak sekali asal parkir, cari yang gratis, tidak mau bayar. Lihat saja nanti saya kempesin ban motor itu.”

 

Setelah selesai makan dan hendak melanjutkan perjalanan, wartawan tersebut melewati pengemudi yang tadi berbicara. Pengemudi itu masih berucap sambil menatapnya, “Biarkan saja, nanti motor ini saya kempesin.”

 

Merasa tidak terima dengan ancaman tersebut — apalagi setelah seharian bertugas dan hanya berhenti sebentar — ia berhenti dan menegur pengemudi tersebut. “Bang, siapa yang mau dikempesin motornya? Motor saya? Sini kempesin saja sekarang juga, di depan saya.”

 

Wartawan tersebut kemudian menjelaskan bahwa ia dan rekan-rekannya baru saja menyelesaikan tugas jurnalistik dan hanya berhenti makan sebentar. Mendengar penjelasan tersebut, sikap pengemudi itu berubah seketika. “Oh baru selesai liputan? Maaf Bu, saya tidak tahu.”

 

“Maaf saja tidak cukup,” tegasnya. “Tadi bicara seolah sangat berkuasa, ingin merusak kendaraan orang lain. Padahal ini trotoar umum, bukan milik pribadi siapa pun.”

 

Tidak lama kemudian datang rekan pengemudi lainnya dan mencoba melerai, bahkan menyuruhnya pergi dengan alasan menghambat jalan. Hal ini justru memperburuk situasi, apalagi salah satu pengemudi lainnya justru menantang untuk melaporkan saja, seolah tidak menghiraukan keberadaan awak media.

 

Merasa tidak diperlakukan dengan baik dan mendapat perlakuan yang tidak pantas, wartawan tersebut berniat untuk melaporkan hal ini kepada pihak terkait, mulai dari Kepala Stasiun Tanjung Priok, pihak kelurahan, hingga dinas terkait. Langkah ini diambil agar pengelolaan pangkalan Ojek Online di kawasan tersebut lebih tertib, tidak lagi menempati trotoar yang merupakan fasilitas umum, dan tidak ada lagi warga maupun pengguna jasa transportasi yang diperlakukan secara semena-mena di lokasi tersebut.

 

“Jangan sampai perbuatan ini berulang. Saya akan melaporkan hal ini kepada pihak pengelola stasiun, kelurahan, maupun instansi terkait agar lokasi ini tertib dan tidak ada lagi yang merasa berhak menguasai fasilitas umum untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

 

Mendengar hal itu, pengemudi yang tadi mengancam langsung memohon maaf. Sebaliknya, pengemudi yang menyuruh pergi tetap bersikukuh dan menantang untuk dilaporkan.

 

Perlu diketahui bahwa pangkalan Ojek Online tersebut berada di atas trotoar depan Stasiun Tanjung Priok, yang merupakan jalur pejalan kaki milik publik. Keberadaan pangkalan di lokasi tersebut dinilai menyempitkan akses pejalan kaki menuju maupun keluar dari stasiun, serta menimbulkan kesan kesewenang-wenangan seolah area tersebut dikuasai secara pribadi.

 

Peristiwa ini menyoroti perlunya pengelolaan dan pengaturan pangkalan Ojek Online yang tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum, serta sikap pelayanan yang ramah dan tidak kesewenang-wenangan terhadap pengguna jasa transportasi maupun warga sekitar.

Tinjau 3 SPBU, Kapolres Toraja Utara: Jangan Ada Pengisian Berulang Untuk Kendaraan yang Sama

0

TORAJA UTARA – Memastikan ketersediaan BBM bersubsidi tetap aman dan distribusinya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, Kapolres Toraja Utara, AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, turun langsung melakukan pengecekan stok, pendistribusian, dan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Toraja Utara, Minggu (13/9/2026).

Selain pengecekan serta pengawasan langsung pendistribusian BBM tersebut yang dilakukan pada hari Minggu (13/09/2026) siang, juga untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat antrean kendaraan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasat Reskrim IPTU Ruxon, Kasat Intelkam IPTU Desi Salinding, dan Kanit Tipidter IPDA Abdi Musrya, dimana ada 3 titik SPBU yang menjadi target pengecekan.

Dari 3 lokasi SPBU yang ditinjau yaitu SPBU PT. H.M. Yunus Kadir di Jalan Poros Rantepao-Palopo Kelurahan Tallunglipu Matallo, SPBU PT. Baruka Permai di Jalan Pongtiku Kelurahan Karassik, dan SPBU PT. Sinar Ratte di Jalan Poros Rantepao-Makale Lembang Tallulolo.

Melalui peninjauan serta pengawasan tersebut, Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, mengingatkan pihak SPBU agar pendistribusian BBM bersubsidi benar-benar disalurkan sesuai peruntukannya. Pihak pengelola diminta tidak melayani pengisian berulang pada kendaraan yang sama.

“Kami ingin memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran, tidak ada penyalahgunaan maupun praktik yang merugikan Masyarakat,” tegas Kapolres di sela-sela peninjauan.

Tak hanya itu, Kapolres juga meminta pengelola SPBU untuk aktif mengatur kendaraan konsumen agar ketertiban di sekitar lokasi tetap terjaga.

“Pengelola SPBU harus mengatur antrean kendaraan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kemacetan di sekitar area pelayanan,” pesan Kapolres.

Kapolres Toraja Utara juga menekankan kepada pihak SPBU agar segera berkoordinasi dengan Pertamina jika stok menipis agar pasokan dapat segera dipenuhi dan pelayanan kepada Masyarakat tetap optimal.

Sumber: Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel

Respon Cepat Laporan 110, Tim URC Puma Polda NTB Bubarkan Pesta Miras dan Gagalkan Potensi Begal

0

Respon Cepat Laporan 110, Tim URC Puma Polda NTB Bubarkan Pesta Miras dan Gagalkan Potensi Begal

Warta.in
Mataram,NTB — Dalam mengantisipasi kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor), balap liar, serta gangguan kamtibmas, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB menggelar patroli strong point pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Patroli yang dipimpin oleh Kanit URC Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H., ini menyisir sejumlah titik vital dan kawasan rawan di Kota Mataram hingga Lombok Barat, mulai dari Jalan Udayana, Jalan Airlangga, Taman Budaya, Tembolak Pelangi, hingga Jalur Bypass Mataram-Gerung.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan maksimal serta menjaga kondusivitas wilayah.
“Patroli strong point ini kami tingkatkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, aksi balap liar, maupun potensi tawuran yang kerap meresahkan masyarakat pada jam-jam rawan,” tegas Kombes Pol Arisandi.

Dalam aksinya sekitar pukul 02.30 WITA, petugas mendapati sekelompok remaja yang sedang mengonsumsi minuman keras di kawasan Taman Budaya. Petugas mengambil tindakan tegas dan persuasif dengan membubarkan kelompok tersebut demi mencegah terjadinya bentrokan.

Tak hanya itu, tim juga merespon cepat aduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait kerumunan remaja ugal-ugalan di Jalan Airlangga, serta laporan warga mengenai dugaan indikasi aksi pembegalan di Jalur Bypass Mataram-Gerung pada pukul 03.30 WITA.
“Setiap informasi dan laporan dari masyarakat, baik melalui call center maupun yang disampaikan langsung di lapangan, langsung kami tindak lanjuti secara cepat. Alhamdulillah, seluruh lokasi yang disisir dalam keadaan aman dan kondusif,” tambah Arisandi.

Kombes Pol Arisandi juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para orang tua untuk turut menjaga anak-anaknya agar tidak keluyuran hingga dini hari, guna menghindari keterlibatan dalam aksi pergaulan bebas, miras, maupun kejahatan jalanan.(sr/hpntb)