Beranda blog

Pangdam I/BB Pimpin Tradisi Korps, Sertijab dan Wisuda Purna Wira

0

Warta.in Medan – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab), penyerahan jabatan, tradisi korps, serta Wisuda Purna Wira Perwira Menengah (Pamen) Kodam I/BB, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung A.H. Nasution Lantai II, Makodam I/BB, tersebut meliputi serah terima jabatan Kabekangdam I/BB, Katopdam I/BB, dan Danyonzipur 1/DD. Rangkaian acara diawali dengan tradisi korps penerimaan dan pernyataan resmi Pangdam I/BB, penyerahan tongkat komando, penanggalan dan penyematan tanda jabatan serta pangkat.

Prosesi sertijab juga ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas oleh Pangdam I/BB sebagai bagian dari proses pergantian kepemimpinan di lingkungan Kodam I/BB.

Selain sertijab, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Wisuda Purna Wira Pamen Kodam I/BB. Dalam kesempatan itu, Pangdam menyerahkan piagam penghargaan kepada para perwira yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama berdinas di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.

Dalam sambutannya, Pandam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi serta pengabdian kepada satuan, juga mengingatkan pentingnya menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, tegas, tetapi tetap mengedepankan sikap humanis terhadap anggota. Pangdam I/BB turut mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur, berdoa, menjaga semangat, dan bekerja dengan sungguh-sungguh dalam menghadapi tantangan ke depan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang melaksanakan sertijab oleh Pangdam I/BB, diikuti para pejabat lainnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan pemberian cinderamata. (RN)

Sumber : Pendam I/BB

PWI Half Marathon 2026 Jadi Rangkaian Kick Off HPN Lampung, PWI Pusat All Out Dukung

0

warta.in Bekasi ◊ Senin, 02 November 2026

*JAKARTA* – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang olahraga PWI Half Marathon 2026 sebagai rangkaian Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) Lampung. Dukungan tersebut disampaikan langsung dalam Rapat Laporan Ketua Panitia bersama PWI Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat PWI Pusat pada Senin, 2 November 2026.

Ajang lari bergengsi ini rencananya akan diselenggarakan di Lapangan Saburai Enggal, Bandar Lampung, pada hari Minggu, 29 November 2026, mulai pukul 05.00 WIB. Acara ini turut didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia serta berbagai sponsor terkemuka.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam rapat tersebut menyatakan apresiasi dan dukungan penuh Pengurus Pusat terhadap inisiatif PWI Lampung dan panitia pelaksana.

“Kami di PWI Pusat mendukung penuh inisiatif dan kesiapan PWI Lampung serta Panitia Pelaksana dalam menggelar PWI Half Marathon 2026. Ini merupakan langkah konkret insan pers dalam membangkitkan semangat berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat luas,” ujar Akhmad Munir.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PWI Pusat sekaligus Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN), M. Selamet Susanto, menegaskan bahwa PWI Half Marathon 2026 ini adalah pemanasan dan momentum konsolidasi penting menjelang gelaran HPN dan Porwanas 2027 di Lampung.

“PWI Half Marathon 2026 bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan juga bagian dari gelora semangat dan rangkaian Kick Off menuju Hari Pers Nasional (HPN) dan Porwanas 2027 yang akan datang di Lampung,” jelas M. Selamet Susanto.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah — yang didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Lampung Segan Petrus Simanjuntak serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Lampung Lukmansyah — menyampaikan rasa bangga dan kesiapan penuh jajaran PWI Lampung.

“PWI Lampung sangat siap menyukseskan PWI Half Marathon 2026 sebagai rangkaian Kick Off HPN Lampung. Kepercayaan dan dukungan penuh dari PWI Pusat menjadi penambah semangat bagi kami untuk menyajikan event lari yang aman, nyaman, dan berkesan,” tegas Wirahadikusumah.

Panitia menyediakan tiga kategori jarak lari, yaitu:

*Kategori 5K – Rp150.000*

*Kategori 10K – Rp170.000*

*Kategori 21K (Half Marathon) – Rp300.000*

Setiap peserta akan mendapatkan BIB with Chip Timing, Jersey eksklusif, Medals Finisher, Refreshment, serta hiburan. Khusus untuk kategori 21K, peserta juga akan mendapatkan Jersey Finisher tambahan.

Selain itu, ajang ini juga bertabur hadiah fantastis dengan doorprize dan hadiah podium mencapai ratusan juta rupiah, termasuk sepeda motor dan berbagai perangkat elektronik.

Pendaftaran dibuka online melalui *https://bit.ly/PWI-RUN* atau scan QR code pada poster resmi.

Info lebih lanjut: Instagram @eventlari_lampung, @kawanlari_lampung, @pwi_lampung, atau HP/WA *0895-2308-1523.*

*HUMAS PWI PUSAT*

(Alpin A.S)

Gubernur NTB Buka Sekolah Rakyat di Lombok Utara, 595 Anak Raih Kesempatan Rintis Masa Depan

0

Gubernur NTB Buka Sekolah Rakyat di Lombok Utara, 595 Anak Raih Kesempatan Rintis Masa Depan

Warta.in
Lombok Utara,NTB — Sebanyak 595 anak dari keluarga kurang mampu di Nusa Tenggara Barat (NTB) memperoleh kesempatan menempuh pendidikan gratis melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lombok Utara. Program ini menjadi wujud kehadiran negara dalam membuka jalan bagi anak-anak untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara langsung membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lombok Utara, Senin (2/11/2026). Sekolah yang berlokasi di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, tersebut menyelenggarakan pendidikan berasrama bagi siswa jenjang SD, SMP, dan SMA.

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu membutuhkan lebih dari sekadar kurikulum dan fasilitas pembelajaran. Mereka memerlukan lingkungan yang mendukung, pemenuhan kebutuhan gizi, pendampingan, serta perhatian menyeluruh agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Tidak cukup lagi dengan memberi mereka kurikulum yang lebih baik, kelas yang lebih baik, tapi dia butuh dicabut dari kehidupannya, kemudian pemerintah negara hadir di situ di tengah mereka,” ujar Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu menegaskan, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan meraih cita-cita. Pemerintah, menurutnya, memiliki tanggung jawab memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang.

“Kalau Indonesia harus maju maka semua harus maju bersama-sama. No one left behind, tidak boleh ada yang tertinggal dalam perjalanan kebangsaan ini,” tegasnya.

Kepada para siswa, Gubernur berpesan agar tidak pernah mengecilkan mimpi hanya karena keadaan ekonomi keluarga. Ia berharap Sekolah Rakyat menjadi ruang bagi anak-anak untuk membangun keberanian, kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik.

“Mulai hari ini kalian tidak punya alasan lagi untuk mematikan mimpi-mimpi kalian. Ekonomi tidak lagi menjadi alasan untuk tidak tetap bermimpi,” kata Iqbal memberi motivasi.

Gubernur juga menyampaikan rencana pemerintah untuk memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat ke sejumlah daerah lain di NTB, antara lain Sumbawa, Bima, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. Perluasan ini diharapkan semakin banyak menjangkau anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan dan pendampingan yang memadai.

Perhatian khusus juga disiapkan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pemerintah merencanakan pemanfaatan sebagian fasilitas Sekolah Rakyat di Lombok Timur untuk mendukung pendidikan anak-anak PMI, termasuk pendampingan psikologis dan komunikasi rutin melalui panggilan video dengan orang tua mereka.

Menurut Miq Iqbal, menjaga hubungan emosional antara anak dan orang tua merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang. Ia menceritakan pengalaman ketika anak-anak dapat mendengar langsung ungkapan kerinduan dari ayah mereka melalui panggilan video.

“Percayalah perpisahan ini untuk sesuatu yang lebih baik, untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan berada di bawah naungan Kementerian Sosial. Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan melalui sistem pendidikan berasrama, dengan pendekatan pembelajaran, pengasuhan, dan pembentukan karakter secara terpadu.

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menyambut kehadiran Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh anak di daerahnya memperoleh hak pendidikan. Ia berharap tidak ada lagi anak yang putus sekolah atau kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan ekonomi.

“Sejak awal, begitu kita peletakan batu pertama Sekolah Rakyat ini, saya ingin mendeklarasikan bahwa di Lombok Utara tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak sekolah karena ketidakmampuan ekonomi,” ujar Najmul.

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan kepercayaan diri, kedisiplinan, kebiasaan positif, dan karakter anak. Ia berharap para guru serta pendamping menjalankan amanah dengan kesabaran, ketulusan, dan kepedulian.

“Mudah-mudahan sekolah ini menjadi sekolah yang berkah dan membawa kebaikan buat kita semua seperti yang dicita-citakan oleh pencetusnya, yaitu Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.

Kepala Asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lombok Utara, Syarifudin, melaporkan bahwa peserta didik terdiri atas 145 siswa tingkat SD, 245 siswa SMP, dan 210 siswa SMA. Mereka didampingi 32 guru, 50 wali asuh, dan 24 wali asrama yang seluruhnya merupakan aparatur sipil negara (ASN) hasil seleksi nasional pada 2026.

Syarifudin menjelaskan, pendampingan selama berada di asrama menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan siswa terpenuhi, baik dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari. Kehadiran guru, wali asuh, dan wali asrama diharapkan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan akademik dan karakter setiap anak.

“Izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Bapak, Ibu, terutama orang tua. Mohon ikhlaskan anaknya dan doakan kami agar kami bisa menjalankan amanah yang sudah diberikan,” ujarnya.

Pembukaan MPLS tersebut turut dihadiri jajaran kepala perangkat daerah Provinsi NTB, Bupati Lombok Utara beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPR RI Komisi VIII dan V, serta para orang tua siswa dan undangan lainnya. Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan pidato dalam empat bahasa yang dibawakan langsung oleh siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Di balik seremoni pembukaan, Sekolah Rakyat membawa harapan yang lebih besar: memastikan anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan memiliki ruang untuk belajar, tumbuh, dan menemukan potensi terbaik dalam dirinya. Pendidikan bukan sekadar memberikan pengetahuan, melainkan membuka kesempatan bagi setiap anak untuk menentukan masa depannya sendiri.

Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir bukan hanya untuk memastikan anak-anak bersekolah, tetapi juga untuk menemani mereka tumbuh dengan martabat, membangun harapan, dan melangkah menuju masa depa Sebab, setiap anak berhak bermimpi besar, dan tidak boleh ada masa depan yang terhenti hanya karena keterbatasan hari ini.(sr/dkisntb)

Ekspor NTB Melonjak 244 Persen, Daya Beli Petani Menguat

0

Ekspor NTB Melonjak 244 Persen, Daya Beli Petani Menguat

Warta.in
Mataram,NTB — Kinerja ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan penguatan signifikan, ditandai dengan nilai ekspor yang melonjak 244,23 persen sepanjang Januari–September 2026. Di tengah capaian tersebut, daya beli petani turut menguat dan produksi padi serta jagung diperkirakan meningkat, mempertegas kontribusi sektor perdagangan dan pertanian terhadap ketahanan ekonomi daerah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Drs. Wahyudin, M.M., mengungkapkan bahwa nilai ekspor NTB selama Januari–September 2026 mencapai US 382,77 juta atau tumbuh 119,36 persen secara tahunan. Data tersebut disampaikan dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis di Aula Tambora, Kantor BPS Provinsi NTB, Senin (2/11/2026).

Pada September 2026, ekspor NTB didominasi komoditas perhiasan dan permata dengan nilai US 154,59 juta atau 40,39 persen. Selebihnya berasal dari buah-buahan, ikan dan udang, serta kendaraan dan bagiannya.

Dari sisi negara tujuan, Swiss menjadi pasar utama ekspor NTB dengan kontribusi 26,68 persen, disusul Uni Emirat Arab sebesar 18,84 persen, Thailand 12,67 persen, Hong Kong 11,72 persen, dan Tiongkok 11,12 persen. Komposisi ini memperlihatkan peran sejumlah pasar internasional dalam menopang perdagangan luar negeri NTB.

Berbeda dengan ekspor, nilai impor NTB sepanjang Januari–September 2026 tercatat sebesar US 8,90 juta, dengan komoditas utama berupa karet dan barang dari karet, mesin dan peralatan mekanis, serta sejumlah produk industri lainnya.

Di sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada Oktober 2026 mencapai 130,66 atau meningkat 1,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh indeks harga yang diterima petani (It) yang meningkat 1,45 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) turun 0,12 persen.

Seluruh subsektor pertanian mencatat NTP di atas 100. Subsektor hortikultura mencatat indeks tertinggi sebesar 182,32, diikuti tanaman pangan 129,29, peternakan 117,50, perikanan 112,20, dan perkebunan rakyat 112,63. Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) mencapai 134,41 atau meningkat 1,28 persen.

NTP merupakan indikator yang menggambarkan perbandingan daya tukar antara produk yang dihasilkan petani dan barang maupun jasa yang dikonsumsi serta digunakan dalam kegiatan produksinya. Peningkatan NTP menunjukkan perbaikan posisi tukar petani secara relatif, meskipun belum serta-merta menggambarkan tingkat kesejahteraan seluruh petani secara merata.

Perkembangan positif juga terlihat pada produksi pangan. Berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA), luas panen padi sepanjang 2026 diperkirakan mencapai 326,67 ribu hektare, meningkat 1,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) diproyeksikan mencapai 1,73 juta ton, tumbuh 1,08 persen atau bertambah sekitar 18,52 ribu ton. Sementara produksi beras untuk konsumsi penduduk diperkirakan mencapai 983,69 ribu ton.

Untuk komoditas jagung, luas panen diperkirakan mencapai 180,76 ribu hektare, meningkat 4,43 persen. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen diproyeksikan sebesar 1,25 juta ton, naik 6,26 persen atau sekitar 73,61 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya.

BPS mengingatkan bahwa perkembangan produksi pada periode berikutnya tetap perlu dicermati, terutama dengan adanya potensi dampak fenomena El Niño terhadap kondisi pertanian. Karena itu, peningkatan produksi pada periode awal tahun perlu diikuti upaya menjaga produktivitas dan stabilitas produksi pada periode selanjutnya.

Sementara itu, perkembangan harga pada Oktober 2026 menunjukkan deflasi sebesar 0,56 persen secara bulanan. Meski demikian, inflasi tahunan NTB tercatat sebesar 3,24 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,63. Secara tahun kalender, inflasi mencapai 2,15 persen.

Deflasi bulanan terutama dipengaruhi oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan, antara lain ikan layang, ikan tongkol, cumi-cumi, udang basah, dan daging ayam ras. Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah, tarif angkutan udara, dan emas perhiasan. Sebaliknya, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah, kubis, tomat, air minum kemasan, dan sepeda motor.

Pada sektor pariwisata, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada September 2026 tercatat sebesar 44,86 persen, turun 6,93 poin dibandingkan Agustus. TPK hotel nonbintang juga mengalami penurunan menjadi 31,17 persen atau turun 0,87 poin secara bulanan.

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid tercatat sebanyak 7.657 orang, turun 18,86 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1.294.580 perjalanan, turun 4,53 persen secara bulanan, tetapi masih tumbuh 1,99 persen dibandingkan September 2025.

Penurunan sejumlah indikator pariwisata dan transportasi pada September perlu dibaca dalam konteks dinamika mobilitas masyarakat serta pergerakan kunjungan setelah periode puncak perjalanan pada bulan sebelumnya.

Secara keseluruhan, perkembangan indikator BPS Oktober 2026 memperlihatkan penguatan pada sektor perdagangan dan pertanian, disertai dinamika pada harga, pariwisata, dan mobilitas masyarakat. Capaian ini menjadi pijakan penting bagi NTB untuk menjaga momentum pertumbuhan, memperkuat daya beli masyarakat, serta meningkatkan ketahanan ekonomi dan pangan secara berkelanjutan.(sr/dkisntb)

Lewat Polisi Peduli Pendidikan, Kapolda NTB Ajak Pelajar SMPN 2 Mataram Jauhi Narkoba Patuhi Tiblantas

0

Lewat Polisi Peduli Pendidikan, Kapolda NTB Ajak Pelajar SMPN 2 Mataram Jauhi Narkoba Patuhi Tiblantas

Warta.in
Mataram,NTB — Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan “Polisi Peduli Pendidikan” yang merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” sekaligus implementasi program 100 hari Quick Wins Kapolri. Kegiatan ini digelar di SMPN 2 Mataram, pada Senin (02/11/2026) mulai pukul 08.00 WITA.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian daerah NTB tersebut disambut hangat oleh pihak sekolah, dewan guru, serta ratusan siswa-siswi SMPN 2 Mataram.
Dalam arahannya di hadapan para pelajar, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Beliau memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini, mengingat usia remaja kerap rentan terhadap pelanggaran aturan berkendara di jalan raya.
Selain itu, Kapolda NTB juga secara tegas mengingatkan para siswa untuk menjauhi bahaya penyalahgunaan narkoba serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda bangsa.

“Generasi muda adalah aset masa depan bangsa. Mari kita bersama-sama membentengi diri dari pengaruh buruk narkoba serta senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya,” pesan Kapolda NTB kepada para pelajar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat kemitraan antara Polri dan dunia pendidikan.
“Melalui program ‘Polisi Bersama Masyarakat’ ini, Polri ingin hadir lebih dekat di tengah-tengah pelajar untuk memberikan edukasi preventif, membentuk karakter generasi muda yang taat hukum, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif,” pungkas Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa melalui sesi tanya jawab seputar keselamatan berlalu lintas dan pencegahan kenakalan remaja.(sr/hpntb)

Wakapolda NTB Turun Atur Lalu Lintas Pagi di Bundaran Jempong , Wujud Nyata Program “Polmas”

0

Wakapolda NTB Turun Atur Lalu Lintas Pagi di Bundaran Jempong ,
Wujud Nyata Program “Polmas”

Mataram,NTB – Mengimplementasikan Program Prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, Wakapolda Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Hari Nugroho S.I.K turun langsung ke jalan untuk memimpin dan melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi pada Senin (02/11/2026) pukul 06.30 WITA berlokasi di titik padat Bundaran Jempong, Kota Mataram.

Kehadiran pimpinan tinggi Polda NTB di tengah persimpangan jalan pada jam rawan mobilitas pagi ini merupakan bentuk pelayanan nyata kepolisian guna memberikan kenyamanan, keamanan, serta mengurai titik-titik potensi kemacetan saat warga mulai beraktivitas menuju tempat kerja dan sekolah.

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda NTB Kombespol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan pagi oleh unsur pimpinan dan jajaran merupakan komitmen Polda NTB dalam menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta selalu ada di tengah-tengah warga.

“Kehadiran jajaran Polda NTB, termasuk Bapak Wakapolda di jalan raya sejak pukul 06.30 WITA, merupakan wujud pelayanan langsung Polri kepada masyarakat. Bundaran Jempong merupakan salah satu gerbang utama masuk Kota Mataram dengan intensitas kendaraan yang tinggi di pagi hari, sehingga kehadiran anggota di lapangan sangat krusial untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kabid Humas Polda NTB.

Kabid Humas menambahkan bahwa melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”, Polda NTB ingin membangun sinergi dan kedekatan emosional dengan warga. Polisi tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan, pelindung, serta pengayom masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Selain mengatur arus lalu lintas, petugas di lapangan juga memberikan edukasi secara humanis kepada pengendara untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar SNI, mengutamakan keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.
Polda NTB mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum di jalan raya serta mendukung terciptanya kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di wilayah Nusa Tenggara Barat.(sr/hpntb)

 

Pelaku Pembacokan Kenjeran Di Buru Polisi: Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

0

Pelaku Pembacokan Kenjeran Di Buru Polisi: Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Surabaya//Warta.In – Unit Jatanras (Satreskrim) Polrestabes Surabaya kini tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap dua pelaku pembacokan yang menimpa pada sorang remaja di kawasan Jalan Kenjeran, tepatnya di depan Gang Lebak Jaya 2 Surabaya.Senin (02/11/2026)

Pria yang menjadi korban itu berinisial MAS (17), korban dibacok oleh dua pelaku menggunakan senjata tajam jenis clurit di bagian lengan kiri saat korban menonton balap sepeda onthel, pada hari Sabtu (24/10/2026) sekira pukul 00:30 wib.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung saat di temui mengatakan bahwa kasus pembacokan yang terjadi di jalan Kenjeran Surabaya, pada Sabtu (24/10) masih dalam proses penyidikan dan kasusnya di tangani Unit Jatanras.

“Kaus ini tidak berhenti, tetapi kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan membutuhkan pelakunya. Sebab selain viral di medsos atas aksi pelaku, korban sudah melaporkan,”ujar David Manurung di temui saat konferensi pers,

Berdasarkan informasi yang di himpun Media ini, kasus ini tak hanya di tangani oleh Unit Jatnras, Unit PPA dan PPO Polrestabes Surabaya juga menangani kasus kekerasan yang menimpa korban MAS.

Benar kasus ini unit PPA dan PPO juga menangani atas kekerasan yang disertai pembacokan itu, kami hanya diperbantukan untuk melakukan proses pemeriksaan terhadap sejumlah korban

“Katanya sebab korban usianya masih anak di bawah umur, jadi untuk kasusnya di tangani Reskrim.” Ucap AKBP Melatisari Kasat PPA dan PPO Satreskrim Polrestabes Surabaya saat ditemui diruang kerjanya.

Berdasarkan surat laporan polisi Nomor: LP/B/2133/X/2026/SPKT/ Polrestabes Surabaya/ Polda Jatim, pada Minggu 25 Oktober 2026. korban yang di bantu Kuasa hukumnya Dodik Firmansyah resmi melaporkan dua pelaku.

Dua pelaku yang dilaporkan oleh korban, berinisial RI dan KN, keduanya merupakan warga kapas Baru serta kapas Lor Surabaya. Sementara pelaku yang membacok korban berinisial KN.

Dari hasil penelusuran oleh awak media ini, Informasi pelaku sudah di panggil oleh Polsek Tambaksari melalui surat tembusan kepada keluarga, namun, panggilan tersebut pelaku tidak menghadiri .

Bahkan, keluarga pelaku mendatangi kediaman korban untuk melakukan mediasi perdamaian, tatapi korban tetap menolak sebab korban harus mendapatkan keadilan serta pelaku di tangkap dan dihukum sesuai atas perbuatanya.

“Saya sempat ditemui pihak keluarga pelaku, meraka meminta untuk mediasi perdamaian, tapi permasalahan ini tetap berlanjut supaya kejadian ini tidak terulang kembali pada saya.” Pintanya MAS.

Sementara kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku, namun, hingga kini pelaku masih bebas keliaran dan belum ada keterangan ditangkap oleh Polrestabes Surabaya

“Korban berharap agar kasus ini segera di tuntaskan meski penyidik sedah mengumpulkan barang bukti dan memeriksa dua saksi korban berinisial AMP dan WY, keduanya merupakan saksi mata peristiwa itu.” Tandasnya.(Roy)

Satlantas Polres Gresik Edukasi Driver Ambulans, Tekankan Keselamatan dan Etika Berkendara

0

Warta.in||GRESIK – Satlantas Polres Gresik mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Kali ini, edukasi keselamatan berlalu lintas menyasar para pengemudi ambulans yang tergabung dalam Paguyuban Driver Ambulance Jawa-Madura-Bali.

 

Kegiatan tersebut dikemas melalui sosialisasi safety riding dalam agenda Kopdargab III Paguyuban Driver Ambulance Jawa-Madura-Bali di Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Minggu (1/11/2026).

Dalam kegiatan itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama anggotanya hadir memberikan edukasi langsung kepada para driver ambulans.

Tidak hanya mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, petugas juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan sirine dan lampu rotator sesuai ketentuan perundang-undangan.

 

Hal tersebut dinilai penting karena ambulans memiliki tugas kemanusiaan membawa pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. Namun, dalam menjalankan tugasnya, keselamatan pengemudi, pasien, maupun pengguna jalan lainnya tetap harus menjadi prioritas.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan humanis.

 

“Teman-teman driver ambulans memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.

 

Menurutnya, penggunaan sirine dan rotator bukan berarti pengemudi ambulans bisa mengabaikan keselamatan. Pemahaman terhadap aturan dan etika berkendara sangat diperlukan agar perjalanan membawa pasien tetap aman.

 

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para driver ambulans semakin memahami aturan lalu lintas,” tambahnya.

 

Sementara itu, kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan. Selain sosialisasi lalu lintas dan sesi tanya jawab, acara juga diisi dengan potong tumpeng, parade sirine, santunan anak yatim, hingga simulasi PPGD dan patient safety dari RS Semen Gresik.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli BGN Kabupaten Gresik Imron Rosyadi, Kabag Humas RS Semen Gresik Dr. Habibur Rahman, Ketua PDA RSUD Pamekasan Rudi Hartono, serta para driver ambulans dari berbagai daerah di Jawa, Madura, dan Bali.

 

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik berharap terbangun sinergi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ambulans dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

 

Satlantas Polres Gresik juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau layanan pengaduan Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006.

(Kus)

Ungkap Kasus Pembunuhan, Kasubdit Jatanras Polda Jatim Terima Piagam Penghargaan Dari Media Berita Cakrawala

0

Ungkap Kasus Pembunuhan, Kasubdit Jatanras Polda Jatim Terima Piagam Penghargaan Dari Media Berita Cakrawala

SURABAYA//Warta.In – Media Cetak dan online Berita Cakrawala memberikan piagam penghargaan kepada Kasubdit Jatanras Polda Jawa Timur beserta Kanit Unit III, Senin (2/11/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kinerja tinggi dalam mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun yang menjadi perhatian publik.

Kasubdit Jatanras AKBP Arbaridi Jumhur, A.Md., S.H. didampingi Kasubnit III Aipda Sigit Dwi Susanto panggilan sapaan Hellboy menyampaikan kami berterima kasih kepada Media berita Cakrawala yang telah support dan bersinergi terhadap anggota kami yang selama ini.

” Dan kami berharap adanya Media ini bisa memberikan informasi yang akurat, aktual kepada masyarakat Jawa Timur” Tegasnya.

Tak luput pula, Sanjaya Pimpinan Redaksi didampingi para anggota(Crew) Media Berita Cakrawala menambahkan kami berikan Piagam penghargaan terhadap Unit Jatanras Polda Jatim, atas prestasinya luar biasa dalam pengungkapan kasus Pembunuhan ibu dan anak di Madiun.

Berkat pengabdian, dedikasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penyelidikan serta penyidikan sehingga kasus tersebut berhasil diungkap dengan cepat dan tepat sesuai hukum yang berlaku” Tuturnya.

Di sisi akhir acara  Media Berita Cakrawala penyerahan Piagam Penghargaan tersebut” Pungkasnya.(roy)

Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks

0

MERANTI – Penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial menjadi perhatian Polres Kepulauan Meranti. Untuk mengantisipasi dampaknya, jajaran kepolisian turun langsung ke lingkungan sekolah guna memberikan edukasi kepada para pelajar agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Edukasi tersebut dilaksanakan melalui program Quick Win Kapolri QW 1 Kegiatan 2 Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMA Negeri 2 Selatpanjang, Senin (2/11/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu dipimpin Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., didampingi Kasat Binmas IPTU Abdul Roni, S.H., KBO Satlantas IPDA Noprizal, S.E., serta personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran berita hoaks, terutama melalui media sosial. Mereka diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, apalagi ikut menyebarkannya tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga mengatakan, kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus mencegah berbagai perilaku negatif sejak dini.

“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, kami ingin mengajak para pelajar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Kami juga mengajak para siswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi kepada generasi muda penting dilakukan agar lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun kesadaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan Polidik tersebut, Polres Kepulauan Meranti berharap kehadiran Polri dapat menjadi mitra para pendidik dalam mencegah kenakalan anak dan penyebaran berita hoaks di kalangan pelajar.

Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Kepulauan Meranti dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

( Rilis: Humas Polres Meranti ).