Beranda blog

Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Beton di Mompang Lombang, Buka Akses Warga dan Perkebunan

0

Warta.in Padang Lawas Utara – Pembangunan jembatan beton di Desa Mompang Lombang, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terus dikebut. Jembatan tersebut nantinya menghubungkan Desa Mompang Lombang dengan Desa Mompang Dolok sekaligus membuka akses masyarakat menuju kawasan perkebunan.

Pada Kamis (1/10/2026), pekerjaan pembangunan telah memasuki sejumlah tahapan, mulai dari pelangsiran bahan material, perakitan tulang pondasi hingga pengecoran pondasi. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan tercatat mencapai 15,7 persen.

Pembangunan jembatan ini merupakan Program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui TNI AD, yang diarahkan untuk membantu meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan sarana penghubung antardesa serta akses menuju sentra aktivitas warga.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Mompang Lombang dan Mompang Dolok. Selain mempermudah mobilitas warga, akses yang lebih baik juga dapat mendukung aktivitas masyarakat menuju perkebunan serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han. mengatakan, pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah, khususnya dalam penyediaan akses yang dapat menunjang aktivitas sosial dan perekonomian warga.

Pembangunan jembatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di sekitar wilayah tersebut juga dapat berjalan lebih lancar.

Seiring berjalannya pekerjaan, personel yang terlibat terus melaksanakan tahapan pembangunan sesuai kondisi di lapangan. Sinergi antara TNI AD dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan hingga jembatan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan warga. (RN)

Sumber : Pendam I/BB

Rapat Kedua Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi Bahas Legalitas dan Program Kerja Strategis

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at, 02 Oktober 2026

BEKASI — Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi menggelar rapat kedua sebagai bagian dari langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat legalitas, struktur kepengurusan, serta menyusun program kerja secara terarah dan berkelanjutan.

Rapat tersebut berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, di Jalan Dalang 1 Nomor 15–17, RT 05/RW 17, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi, Lasman Simbolon, S.T., didampingi Sekretaris Jenderal

Ir. Joni Simbolon, serta jajaran pengurus Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi.

Dalam rapat kedua ini, pengurus membahas sejumlah agenda strategis, terutama terkait legalitas punguan serta penyusunan program kerja yang mencakup jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Pembahasan legalitas menjadi salah satu fokus utama agar organisasi memiliki landasan administrasi dan kelembagaan yang semakin kuat dalam menjalankan seluruh kegiatan serta memberikan manfaat bagi anggota dan keluarga besar Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi.

Selain legalitas, rapat juga mulai mematangkan sejumlah program kerja jangka pendek yang akan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi organisasi.

Adapun bidang program kerja yang menjadi pembahasan meliputi:

1. Bidang Pendidikan, dengan perhatian pada pengembangan dan dukungan terhadap pendidikan generasi muda keluarga besar Parsadaan.

2. Bidang UMKM dan Ekonomi Bidang UMKM dan ekonomi menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha serta kemandirian ekonomi di lingkungan anggota Parsadaan.

3. Bidang Adat, sebagai upaya menjaga, melestarikan, dan memperkuat nilai-nilai adat serta budaya Batak di tengah perkembangan zaman.

4. Bidang Humas/Informasi, yang akan berperan dalam membangun komunikasi internal maupun eksternal serta menyampaikan berbagai kegiatan dan informasi organisasi secara terbuka dan terarah.

5. Bidang Pengkaderan, sebagai bagian dari upaya menyiapkan regenerasi kepengurusan dan meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam keberlangsungan organisasi.

Ketua Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi, Lasman Simbolon, S.T., bersama jajaran pengurus menempatkan konsolidasi organisasi sebagai salah satu langkah penting untuk memastikan seluruh program dapat berjalan secara terarah.

Rapat kedua ini sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan menyusun fondasi organisasi yang lebih kuat. Program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi dapat diwujudkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi anggota dan keluarga besar Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi.

Dengan semakin solidnya kepengurusan dan tersusunnya program kerja, Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi diharapkan mampu membangun organisasi yang berkelanjutan, menjaga nilai adat dan persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kota Bekasi.

(Alpin A.S)

Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Media melalui Coffee Morning

0

Wartainsumsel.id | Palembang, 2 Oktober 2026 – Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan Coffee Morningbersama insan media sebagai upaya memperkuat sinergi, komunikasi, dan hubungan yang baik dalam mendukung keterbukaan informasi publik di bidang pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung di Rutan Kelas I Palembang, Jumat (02/10).

Kegiatan yang diikuti jajaran Rutan Kelas I Palembang bersama insan media tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus ruang komunikasi untuk membangun hubungan yang lebih terbuka dan positif. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Palembang menyampaikan informasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan.

Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan diskusi dan pertukaran informasi mengenai penyelenggaraan pemasyarakatan. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi yang akurat, konstruktif, dan mudah dipahami masyarakat.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi, menyampaikan bahwa sinergi dengan insan media merupakan bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi serta memperkenalkan berbagai program positif yang dilaksanakan Rutan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap komunikasi dan sinergi antara Rutan Kelas I Palembang dengan insan media semakin baik. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pemasyarakatan kepada masyarakat secara objektif dan konstruktif,” ujar Aris.

Aris menambahkan, Rutan Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai pihak, termasuk insan media, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Kegiatan Coffee Morning berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Palembang dan insan media diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi pemasyarakatan yang positif kepada masyarakat.

GJLS: Berapi-Api Akhirnya Merilis Official Poster, Trailer, dan Original Soundtrack

0

Jakarta, warta.in — Setelah melalui dua kali proses revisi akibat drama menggelikan dari trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir dengan netizen penggemar GJLS,  akhirnya poster GJLS: Berapi-api resmi diizinkan tampil jelas tanpa sensor. Dalam perhelatan konferensi pers yang riuh di Lippo Mall Nusantara, rumah produksi Amadeus Sinemagna resmi meluncurkan paket lengkap promosi: revisi kedua Official Poster, Official Trailer, serta lagu orisinal resmi garapan Barasuara untuk film komedi drama GJLS: Berapi-Api.

Seremoni Nyaris Gagal: Hendak Tampil Heroik, Malah Diselamatkan Regu Damkar Sungguhan
Sesuai tradisi komedi GJLS, acara pembukaan tirai hitam raksasa penutup poster dan trailer tidak dibiarkan berjalan normal tanpa bumbu kepanikan. Niat hati ingin bergaya bak pahlawan penyelamat dengan menarik tirai secara serentak, trio abang-abang ini justru tersangkut tali dan gagal mengeksekusi seremoni hingga memicu tawa penonton di area mal.

Sadar situasi di panggung mulai melenceng dari naskah, Rigen langsung sigap menelepon panggilan darurat pemadam kebakaran. Suasana berubah drastis saat sirene berbunyi dan regu Algojo Api masuk dengan langkah tegap, mengambil alih panggung, lalu menarik tirai hitam tersebut secara sempurna diiringi tepuk tangan riuh para tamu undangan.

Official Trailer: Realitas Tugas Damkar dari Ambil Rapor Sampai Kepala Nyangkut Pagar
Materi official trailer yang baru diputar memperlihatkan pahit-manis perjuangan tiga sahabat masa kecil yang bertekad menjadi petugas pemadam kebakaran yang gagah. Namun, setelah melewati gemblengan tanpa ampun bersama regu Algojo Api, trio GJLS justru dihadapkan pada tugas-tugas lapangan yang tak terduga: mulai dari operasi darurat mengambil rapor anak SD hingga penyelamatan krusial mengeluarkan kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar.

Misi mulia berbalut kekacauan tersebut ditegaskan oleh para pemeran utama. “Tujuan kami di film ini ga cuma ingin menunjukkan film GJLS yang lucu dan seru, tapi juga ingin membawakan aksi heroik pemadam kebakaran yang selalu siap membantu kita, dan cerita yang dekat dengan kita semua,” papar Rigen Rakelna.

Membawa momen haru ketika ditanya mengenai tema persahabatan yang dibawa dalam film terbaru dari trio komedian ini, Ananta Rispo ternyata meneteskan air mata di tengah panggung press conference. Sulit berkata-kata karena emosinya yang tak terduga pecah di atas panggung, Rispo menekankan pentingnya momen ini dalam hidupnya. “Saya sangat bangga bisa ada di sini bersama kedua sahabat saya,” sebut Rispo di tengah pelukan Rigen dan Hifdzi.

“Intinya, di film ini kami mau membawakan sisi yang dicintai publik penggemar komedi di film pertama, tapi ke level yang lebih dalam segala hal,” ujar Hifdzi mengenai film terbaru mereka. “Ini adalah GJLS yang lebih lucu, lebih hangat, juga lebih bisa dinikmati berbagai kalangan dan usia.”

Sutradara Monty Tiwa menambahkan, “GJLS: Berapi-Api adalah film baru dengan cerita baru yang berbeda dengan GJLS: Ibuku Ibu-ibu. Ceritanya di-design untuk bisa ditonton bersama keluarga.”

Kemegahan Soundtrack Barasuara dan Jajaran Pemeran Lengkap
Energi film ini kian meledak berkat iringan official original soundtrack bertenaga dari band rock Barasuara yang berjudul “Api dan Mimpi” membuktikan bahwa perseteruan perebutan lagu antara Hifdzi dan Iga Massardi tempo hari resmi tuntas secara musikal.

Di bawah komando sutradara Monty Tiwa, film ini turut diperkuat oleh deretan bintang dan komika lintas generasi: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.

Catat Tanggal Tayangnya!
GJLS: Berapi-Api siap memadamkan stres dan mengocok perut penonton di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.

Saksikan Official Trailer resmi di kanal YouTube Amadeus Sinemagna dan pantau terus kabar terbarunya melalui akun media sosial resmi @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.

( Red*/TI )

 

 

 

UCAPAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS KENAIKAN PANGKAT SATU TINGKAT LEBIH TINGGI

0

UCAPAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS KENAIKAN PANGKAT SATU TINGKAT LEBIH TINGGI

Kepada Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, http://Sp.OG., MARS., C.C.D
Kepala Rumah Sakit Tk. II 03.05.01 Dustira Cimahi
Dari Keluarga Besar SURIYANTO LAW FIRM & DPP PWRI

 

Warta.in, Bandung – Dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan dengan rasa hormat serta bangga yang mendalam, kami Keluarga Besar SURIYANTO LAW FIRM dan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI) mengucapkan Selamat dan Sukses yang setinggi-tingginya atas Kenaikan Pangkat Satu Tingkat Lebih Tinggi kepada Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, http://Sp.OG., MARS., C.C.D.

Kenaikan pangkat ini adalah sebuah penanda penting, bukan hanya tentang perubahan tanda pangkat di pundak, melainkan sebuah pengakuan resmi dari Negara dan Pimpinan TNI Angkatan Darat atas integritas, kompetensi, dedikasi, dan loyalitas pengabdian Bapak yang telah teruji selama bertahun-tahun dalam menjaga kesehatan prajurit dan melayani masyarakat.

Rumah Sakit Tk. II 03.05.01 Dustira yang Bapak pimpin adalah rumah sakit legendaris. Berdiri sejak tahun 1930, Dustira adalah salah satu pilar utama sistem kesehatan TNI AD di Jawa Barat. Memimpin rumah sakit sebesar dan bersejarah seperti Dustira membutuhkan sosok yang tidak hanya cakap secara medis, tetapi juga kuat dalam manajerial dan kepemimpinan militer, dan sosok itu ada pada diri Bapak.

Sebagai seorang perwira Korps Kesehatan dengan kualifikasi dokter spesialis kandungan (Sp.OG), Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS), dan C.C.D, Bapak telah menunjukkan kepemimpinan yang paripurna. Bapak adalah dokter prajurit yang mampu menyeimbangkan antara tugas kemanusiaan di meja operasi dan tugas komando dalam mengelola sebuah institusi kesehatan militer yang besar dan kompleks.

Salah satu capaian paling nyata yang kami amati sejak Rumah Sakit Dustira berada di bawah kepemimpinan Bapak adalah terwujudnya pelayanan kesehatan prajurit yang komprehensif. Pelayanan ini tidak lagi parsial, tetapi menyeluruh, mulai dari aspek promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif bagi prajurit TNI AD, PNS, dan keluarga besar TNI, sehingga kesiapan tempur prajurit benar-benar terjaga secara optimal.

Inovasi kedua yang sangat monumental dan patut diapresiasi adalah peningkatan signifikan pada dana masyarakat umum. Sejak dipimpin oleh dr. Muchlas, kepercayaan publik terhadap Dustira meningkat tajam, sehingga partisipasi masyarakat umum untuk berobat ke Dustira naik secara signifikan. Ini adalah bukti bahwa manajemen yang profesional, pelayanan yang humanis, dan transparansi yang Bapak terapkan berhasil mengubah Dustira menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat Bandung Raya, bukan hanya untuk kalangan militer.

Dan yang paling membanggakan, terutama bagi kaum perempuan, adalah gagasan visioner Bapak tentang program kerja yang terukur pada program unggulan IGD Khusus Wanita. Sebagai seorang Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Bapak sangat memahami bahwa wanita membutuhkan penanganan gawat darurat yang berbeda, yang lebih privat, cepat, dan empatik. Program IGD Khusus Wanita yang sedang Bapak gagas ini adalah terobosan nasional dan akan menjadi yang pertama di lingkungan Rumah Sakit TNI.

Program IGD Khusus Wanita ini bukan sekadar ruangan baru, tetapi sebuah filosofi pelayanan. Kami mendapat informasi bahwa program ini dirancang dengan standar terukur, dengan tenaga medis perempuan yang siaga 24 jam, alur pelayanan yang menjaga privasi pasien, serta penanganan kegawatdaruratan kandungan, kekerasan terhadap perempuan, dan kasus sensitif lainnya secara profesional dan bermartabat.

Tiga program unggulan tersebut, yaitu pelayanan prajurit yang komprehensif, inovasi peningkatan dana masyarakat umum yang signifikan, dan gagasan IGD Khusus Wanita, adalah bukti nyata bahwa kenaikan pangkat Bapak sangat layak dan didasarkan pada hasil kerja yang konkret, terukur, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh prajurit dan rakyat.

Bagi kami di SURIYANTO LAW FIRM, dan DPP PWRI program-program Bapak memiliki korelasi kuat dengan dunia penegakan hukum. IGD Khusus Wanita misalnya, akan sangat membantu para penegak hukum dan korban dalam proses visum et repertum yang lebih manusiawi. Sementara pelayanan prajurit yang prima adalah jaminan kepastian hukum bagi prajurit yang sedang bertugas menjaga kedaulatan negara.

Oleh karena itu, kami dari DPP PWRI sebagai organisasi wartawan akan terus mengawal dan mempublikasikan setiap inovasi positif dari RS Dustira. Kami percaya, sinergi antara TNI AD melalui RS Dustira, dengan elemen masyarakat sipil seperti advokat dan wartawan, adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh dokter muda TNI dan perwira kesehatan. Bapak telah membuktikan bahwa dengan ilmu yang terus diasah, dengan manajemen rumah sakit yang modern, dan dengan hati yang tulus untuk melayani, seorang dokter TNI dapat berkarir cemerlang dan memberikan dampak yang luas bagi institusi dan masyarakat.

Harapan kami, dengan pangkat baru yang semakin tinggi, Bapak diberikan amanah yang lebih besar lagi dalam jajaran Kesehatan TNI AD. Semoga semua program unggulan yang sedang Bapak gagas, terutama IGD Khusus Wanita, dapat segera terwujud dan diresmikan, sehingga menjadi legacy dan warisan pelayanan terbaik Bapak untuk Dustira dan untuk Indonesia.

Kami mendoakan Bapak Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan oleh Allah SWT dalam setiap langkah pengabdian. Semoga keluarga besar Bapak senantiasa diberikan kebahagiaan, dan semoga Rumah Sakit Tk. II Dustira di bawah komando Bapak semakin maju, unggul, dan dicintai oleh prajurit serta masyarakat.

Akhir kata, sekali lagi selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Teruslah mengabdi untuk prajurit, untuk masyarakat, dan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dustira Bangga, TNI AD Jaya, Rakyat Sehat.

Polisi Sahabat Anak,Kapolres AKBP Yuriko F, Turut Hadir dalam Keg.Outing Clas TK Bhayangkari 30 Kepahiang

0

Warta.in-Kepahiang, Bengkulu.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. turut hadir dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak yang dilaksanakan bersama peserta didik TK Bhayangkari 30 Kepahiang dalam rangka kegiatan Outing Class, Jum’at (2/10) pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keceriaan dan keakraban. Para siswa TK Bhayangkari 30 Kepahiang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya senam bersama yang turut diikuti oleh Kapolres Kepahiang bersama jajaran.

Kehadiran Kapolres Kepahiang menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sosok polisi kepada anak-anak sejak usia dini. Melalui kegiatan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan, anak-anak diajak untuk mengenal polisi sebagai sosok yang ramah, humanis, serta dekat dengan masyarakat.

Dalam kegiatan senam bersama tersebut, suasana semakin meriah dengan antusiasme para siswa yang mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat. Kapolres Kepahiang juga berinteraksi secara langsung dengan anak-anak sehingga tercipta suasana yang hangat dan menyenangkan.

Kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada generasi penerus bangsa. Selain memberikan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, serta rasa percaya diri anak-anak.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan bersama anak-anak merupakan kesempatan yang baik untuk membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat sejak usia dini.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengenalkan bahwa polisi merupakan sahabat anak. Anak-anak tidak perlu takut kepada polisi, tetapi justru dapat mengenal dan berinteraksi dengan polisi dalam suasana yang menyenangkan,” ujar Kapolres Kepahiang.

Lebih lanjut, kegiatan Outing Class TK Bhayangkari 30 Kepahiang diharapkan dapat memberikan pengalaman positif dan berkesan bagi para peserta didik. Dengan adanya interaksi langsung bersama personel kepolisian, anak-anak juga dapat mengenal tugas dan peran polisi dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keceriaan. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan antusias oleh para murid, guru, serta pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, Polres Kepahiang terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan generasi penerus, sekaligus menghadirkan sosok polisi yang humanis, ramah, dan dekat dengan anak-anak serta masyarakat. (Tim Redaksi)

Dituduh Curi Laptop, Warga Wuluhan Mengaku Diintimidasi dan Dipaksa Mengaku

0

Warta.in, Jember — Tuduhan pencurian laptop membuat FN, warga Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, mengaku mengalami tekanan psikologis. Ia menyebut dirinya mendapat perlakuan yang menurutnya mengarah pada intimidasi saat dimintai keterangan terkait hilangnya sebuah laptop.

FN menuturkan, persoalan tersebut bermula dari tuduhan yang diarahkan kepadanya oleh pamannya sendiri. Ia kemudian dipanggil ke SPPG Taman Sari Wuluhan tempat pamannya bekerja pada Selasa, 29 September 2026, untuk dimintai keterangan mengenai laptop yang disebut telah hilang.

Namun, menurut pengakuan FN, pemanggilan tersebut tidak sekadar berupa permintaan keterangan. Ia mengaku mendapat tekanan agar mengakui telah mengambil laptop tersebut.

“Saya dipanggil untuk diinterogasi dan diminta mengakui bahwa saya mencuri laptop,” ujar FN.

Dalam keterangannya, FN mengaku dirinya juga disebut akan dipenjarakan apabila tidak mengakui tuduhan tersebut. Di sisi lain, ia mengaku sempat ditawari benda berharga apabila bersedia mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya.

Tekanan yang dirasakan FN, menurut pengakuannya, semakin kuat ketika pihak yang menanyainya menyebut telah menemukan sidik jari miliknya serta memiliki saksi yang disebut mengetahui kejadian tersebut.

FN juga mengaku diminta melakukan sumpah menggunakan Al-Qur’an dalam situasi tersebut.

Kendati demikian, FN tidak membantah bahwa dirinya pernah meminjam laptop yang kini dipersoalkan. Ia menjelaskan bahwa peminjaman tersebut terjadi beberapa kali, namun sudah berlangsung cukup lama.

Setelah itu, FN mengaku tidak pernah lagi meminjam laptop tersebut hingga kemudian dirinya mengetahui barang tersebut dinyatakan hilang.

“Saya memang dulu pernah beberapa kali memakai. Tapi setelah itu sudah tidak pernah lagi, sampai laptop itu hilang. Bahkan sekarang saya sudah lupa mereknya apa karena memang sudah lama sekali tidak pernah memakai lagi,” jelasnya.

Menurut FN, tuduhan tersebut kini tidak hanya berdampak terhadap dirinya. Persoalan itu juga memengaruhi kondisi keluarganya.

Ia mengaku mengalami tekanan karena harus menghadapi tuduhan pencurian, sementara kedua orang tuanya juga ikut terpengaruh oleh persoalan tersebut.

FN mengatakan, orang tuanya kini mulai meragukan keterangannya. Kondisi itu bahkan disebut memicu pertengkaran antara ayah dan ibunya.

“Orang tua saya juga tertekan dan menekan saya. Sekarang mereka tidak percaya kepada saya. Bapak sama ibu sampai bertengkar,” ungkap FN.

Atas kejadian tersebut, FN berharap persoalan hilangnya laptop dapat diungkap berdasarkan fakta dan bukti yang sebenarnya. Ia juga berharap tidak ada pihak yang memberikan tekanan maupun membuat kesimpulan sebelum dugaan pencurian tersebut benar-benar dapat dibuktikan.

FN menilai, apabila memang terdapat bukti berupa sidik jari maupun keterangan saksi sebagaimana yang disebutkan kepadanya, bukti tersebut seharusnya dapat diperiksa melalui mekanisme yang semestinya.

Sementara itu, terkait tuduhan pencurian laptop maupun dugaan intimidasi yang disampaikan FN, hingga berita ini ditulis belum diperoleh keterangan dari pihak yang disebut sebagai penuduh. Karena itu, seluruh tuduhan dan dugaan intimidasi dalam pemberitaan ini masih merupakan keterangan sepihak dari FN dan memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi Naik Pangkat, SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI Sampaikan Ucapan Selamat

0

Warta.in, Bandung – Kabar kenaikan pangkat Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, Sp.OG., MARS., C.C.D., mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Keluarga Besar SURIYANTO LAW FIRM, Advokat dan Konsultan Hukum, bersama Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI), menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi yang diterima Kepala Rumah Sakit Tk. II 03.05.01 Dustira Cimahi tersebut.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi dalam menjalankan tugasnya sebagai perwira TNI AD sekaligus tenaga medis yang memimpin salah satu rumah sakit militer bersejarah di Jawa Barat.

Bagi SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI, kenaikan pangkat bukan semata-mata perubahan tanda kepangkatan, tetapi juga merupakan amanah yang disertai tanggung jawab yang semakin besar dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Rumah Sakit Tk. II 03.05.01 Dustira sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pelayanan kesehatan di wilayah Cimahi dan sekitarnya. Keberadaannya menjadi bagian penting dalam sistem kesehatan TNI AD sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai Kepala Rumah Sakit Tk. II Dustira, Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi dituntut mampu mengintegrasikan kompetensi kedokteran, manajemen rumah sakit, kepemimpinan, serta disiplin militer dalam menghadapi perkembangan dan tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Latar belakangnya sebagai dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG.), ditambah pendidikan Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) serta kompetensi profesional lainnya, menjadi bagian dari kapasitas yang mendukung pelaksanaan tugasnya dalam memimpin rumah sakit.

SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI juga menilai bahwa pelayanan kesehatan memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan masyarakat, termasuk aspek kemanusiaan, profesionalisme, kepastian hukum, serta keterbukaan informasi publik.

Dalam konteks tersebut, keberadaan institusi kesehatan TNI seperti Rumah Sakit Tk. II Dustira memiliki posisi strategis, tidak hanya dalam memberikan pelayanan kepada prajurit dan keluarga besar TNI, tetapi juga dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai ketentuan dan kapasitas yang dimiliki.

“Kenaikan pangkat ini kami harapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan pengabdian, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan keluarga besar TNI,” demikian pesan Keluarga Besar SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI.

Mereka juga menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, Rumah Sakit Tk. II Dustira terus melakukan penguatan kualitas pelayanan, peningkatan sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan fasilitas dan layanan medis.

Menurut mereka, kemajuan pelayanan kesehatan membutuhkan sinergi banyak pihak, termasuk tenaga medis, manajemen rumah sakit, institusi TNI, masyarakat, insan pers, serta berbagai elemen profesi lainnya.

Karena itu, SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI menyatakan akan terus memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah positif dalam peningkatan pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, Sp.OG., MARS., C.C.D. Semoga amanah dalam mengemban tugas, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, serta kelancaran dalam menjalankan setiap tanggung jawab,” demikian disampaikan.

Ucapan tersebut sekaligus menjadi doa agar kenaikan pangkat yang diterima dapat semakin memperkuat semangat pengabdian Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi sebagai perwira TNI AD, dokter, pimpinan rumah sakit, dan pelayan masyarakat.

Selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Semoga semakin amanah, profesional, dan senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi TNI AD, bangsa, negara, dan masyarakat.

 

(ds/tim***)

Polda NTB Imbau Penonton MotoGP Mandalika 2026, Jaga Anak dan Tidak Buang Sampah Sembarangan

0

Polda NTB Imbau Penonton MotoGP Mandalika 2026, Jaga Anak dan Tidak Buang Sampah Sembarangan

Warta in
Lombok Tengah,NTB — Polda NTB menyiapkan 2.678 personel gabungan pada Operasi Mandalika Rinjani 2026, dalam rangka MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika. Penonton diminta mengikuti arahan petugas sekaligus menjaga kenyamanan dan kebersihan selama event berlangsung.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. usai mengikuti Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika Rinjani, Kamis (1/10/2026), di Raja Hotel, Kuta-Mandalika mengatakan, puncak pengamanan berlangsung pada 10-11 Oktober saat event MotoGP digelar.

“Puncaknya adalah tanggal 10-11 pada saat event MotoGP. Kita memastikan seluruh personel yang mendapatkan sprint (surat perintah tugas, red) pelaksanaan pengamanan mengerti tugas dan tanggung jawabnya,” kata Kombes Kholid.

Dikatakan, Personel disiapkan di kawasan sirkuit, jalur lalu lintas, pelabuhan hingga bandara. Sejumlah pos pengamanan juga disiapkan, termasuk titik parkir serta jalur keluar-masuk penonton.

Kabid Humas Polda NTB mengimbau penonton tidak membawa anak berusia di bawah 5 tahun (balita) ke area event. Imbauan tersebut disampaikan demi keamanan dan kenyamanan anak, selama berada di tengah keramaian MotoGP.

“Kami mengimbau penonton tidak membawa anak di bawah usia 5 tahun ke lokasi event. Kondisi keramaian dan suara kendaraan balap perlu menjadi perhatian orang tua,” ujarnya.

Penonton juga diminta menjaga kebersihan kawasan sirkuit, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Puntung rokok juga diminta tidak dibuang sembarangan, karena berpotensi memicu kebakaran, terutama dalam kondisi musim kemarau.

“Kami juga mengimbau penonton tidak membuang sampah sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Buang sampah dan puntung rokok pada tempat yang sudah disediakan,” tegas Kombes Kholid.

Polda NTB turut menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan, terutama saat penonton meninggalkan kawasan sirkuit.

“Kita memastikan nanti di jalan tidak ada kemacetan, pengunjung bisa nyaman memasuki lokasi dan saat bubaran. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan, apabila terjadi kemacetan akibat bubaran MotoGP,” jelasnya.

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut menjadi perhatian. Personel serta peralatan pemadam disiapkan di sejumlah titik, termasuk kawasan perbukitan sekitar sirkuit.

“Kita memastikan juga karena di MotoGP ini jangan sampai ada karhutla. Sekarang musim kemarau, kita pastikan tidak ada karhutla yang bisa mengganggu pelaksanaan race MotoGP ini,” ungkap Kombes Kholid.

Sebanyak 2.678 personel gabungan TNI-Polri dan stakeholder akan dilibatkan dalam pengamanan. Gelar pasukan dijadwalkan pada 5 Oktober sebagai tanda dimulainya Operasi Mandalika Rinjani 2026.(sr/hpntb)

Kapal Baca Polri Sambangi SDN 18 Semulut, Dalam Program Jalur Satpolair Meranti

0

Meranti,- Upaya menumbuhkan budaya membaca sekaligus kepedulian terhadap lingkungan terus dilakukan jajaran Kepolisian di Kabupaten Kepulauan Meranti Kamis (1/10/2026).

Tentunya Melalui program Kapal Baca Polri, para pelajar diajak mengenal dunia literasi dengan cara yang menyenangkan sekaligus menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di SDN 18 Semulut tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa.

” Kehadiran Kapal Baca menjadi pengalaman tersendiri bagi anak-anak yang tidak hanya diajak membaca buku, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.IK Melalui Kasat Polairud AKP Ridwan SH.MH.

Kasatpolair juga mengatakan, Suasana kegiatan semakin menarik ketika para siswa mengikuti sesi membaca bersama. Buku-buku yang disediakan menjadi jendela bagi mereka untuk mengenal berbagai pengetahuan dan cerita baru.

” Tentunya Tak berhenti pada kegiatan literasi, jajaran Polri juga mengajak para siswa memahami konsep Green Policing, yakni kepedulian terhadap lingkungan yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya,Pesan tersebut diwujudkan melalui kegiatan peduli lingkungan, termasuk penanaman pohon. Para siswa diperkenalkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, melainkan tanggung jawab bersama yang dapat dilakukan siapa saja.

“Dengan Melalui Kapal Baca, Polri berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. Polisi tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan, literasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Kasat juga menegaskan Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan pelajar sekaligus membangun kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan hijau merupakan bagian penting dari masa depan.

“Dari sebuah buku, lahir pengetahuan. Dari sebuah pohon, tumbuh harapan. Melalui Kapal Baca Polri, keduanya dipertemukan untuk membangun generasi muda Meranti yang cerdas, peduli, dan mencintai lingkungannya,” tutupnya.

( Rilis: Humas Polres Meranti ).