Beranda blog

Pangdam XII/Tpr Pimpin Pelepasan Purna Tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia dan Pemusnahan Barang Bukti Ilegal

0

Kubu Raya – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin upacara pelepasan purna tugas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (6/7/2026).

Pelepasan ini ditujukan bagi personel Satgas Pamtas dari Yonarhanud 1/Purwa Bajra Cakti Kostrad dan Satgas Pamtas Yonkav 3/Andaka Cakti yang telah selesai melaksanakan operasi pengamanan wilayah perbatasan selama kurang lebih 12 bulan. Selanjutnya, estafet pengamanan perbatasan akan dilanjutkan oleh Satgas Pamtas yang baru, yakni dari Yonarmed 13/Nanggala dan Yonarmed 19/Bogani.

 

Bersamaan dengan upacara pelepasan tersebut, Pangdam XII/Tpr juga memimpin pemusnahan berbagai barang bukti ilegal hasil pengungkapan dan penindakan satgas selama masa penugasan. Pemusnahan ini turut disaksikan oleh jajaran TNI AL dan AU, BNN, Kepolisian, Kejaksaan, Bea Cukai dan Imigrasi.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari, Sabu 55.352,9 gram. Ganja 12.169,5 gram, dan 2 linting, Ekstasi 30 butir, senjata api rakitan sebanyak 52 pucuk (Lantak 17 pucuk, Bowmen 30 pucuk dan pistol 5 pucuk), Munisi Bowmen 51 butir dan Munisi Mortir 1 butir, sisik Trenggiling 1,598 Kg serta Miras sebanyak 312 botol.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa pengamanan di wilayah perbatasan darat RI-Malaysia memerlukan perhatian dan atensi yang sangat intens, terutama terkait aspek kedaulatan negara.

“Hari ini kita melaksanakan pemusnahan barang-barang bukti yang menjadi hasil dari penugasan Satgas, serta dukungan dari stakeholder yang ada. Ini sebagai bentuk komitmen kita dalam pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan, bahwa daerah wilayah perbatasan itu memerlukan perhatian dan atensi, terutama dari aspek kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Pangdam menambahkan, pengawasan di wilayah perbatasan sangat penting untuk menangkal berbagai aktivitas ilegal internasional yang dapat mengancam stabilitas dan keamanan negara.

“Tentunya kita harus menjaga teritorial yang ada, karena itu adalah salah satu pintu masuknya kegiatan-kegiatan transnational crime (kejahatan lintas negara), seperti narkoba, hewan langka, minuman keras, maupun ilegal lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memastikan bahwa operasi pengamanan wilayah perbatasan ini akan terus berjalan secara berkelanjutan. Sektor darat yang menjadi fokus utama saat ini juga diselaraskan dengan kesiapan sektor lain.

“Kegiatan ini akan terus berlanjut selama kegiatan pamtas, maupun selama NKRI ini ada. Kita terus melaksanakan pengamanan wilayah perbatasan, khususnya wilayah sektor darat. Tentunya di wilayah-wilayah lain juga akan menjadi atensi, sesuai dengan matra masing-masing, baik AL maupun AU, yang ikut mendukung dari kementerian/lembaga terkait yang ada relevansinya dan korelasinya dengan kegiatan pencegahan,” pungkas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito. (Pendam XII/Tpr)

Wartawan Anggota PWI Dilarang Lindungi Mafia Narkoba dan Perjudian

0

Warta.in Langkat – Wartawan yang menjadi anggota organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dilarang melindungi mafia narkoba dan perjudian, apalagi terlibat dalam bisnis haram tersebut.

Demikian ditegaskan Ketua PWI Pusat Akhmad Munir dalam acara Family Ghatering (FG) PWI Sumut di Jona Garden, Langkat, Sumut, pada Sabtu 4 Juli 2026.

Komitmen itu disampaikan Munir sebagai bentuk dukungan terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) dalam memberantas bisnis hitam yang merugikan masyarakat.

“Kita berkomitmen dan menjaga marwah PWI dimanapun. Saya ingatkan wartawan jangan sampai bekerjasama atau membekingi apalagi menghalangi petugas memberantas narkoba dan judi, maupun pengedar dan pemakai. Malah kita harus mendorong agar bisnis haram itu diberantas,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua Panitia FG Amrizal, Sekretaris FG Fahkrur Rozi, anggota Dewan Kehormatan PWI Sumut Anton Panggabean, Agus Safaruddin Lubis, Surya Lubis, serta pengurus PWI kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Munir kembali menegaskan wartawan PWI jangan sampai terlibat narkoba dan perjudian, apalagi menjadi pemakai dan pemain. Sebab, fenomena itu sudah ada terjadi di beberapa daerah.

“Apalagi Sumut rentan ancaman bahaya narkoba. Saya ingatkan jangan sampai ada kerjasama apalagi terlibat. Ayo kita jaga benar benar profesi jurnalistik, patuh kepada kode etik dan amanah Undang Undang Pers,” katanya.

Akhmad Munir juga mengapresiasi FG yang dilaksanakan PWI Sumut setiap tahun. Karena FG merupakan sesuatu yang penting untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

“Menjaga profesi wartawan yang bermartabat dan kinerja profesional menyajikan berita yang berkualitas di tengah masyarakat. PWI harus terus solit dan kompak,” katanya.

Munir juga menyampaikan PWI selaku organisasi profesi wartawan terbesar akan melakukan konsolidasi lewat paripurna. Seluruh anggota PWI agar merangkul wartawan muda dan tua menjadi anggota yang aktif.

“Kepada seluruh pengurus agar melakukan terus pembinaan untuk memahami kode etik jurnalistik, dan AD/ART. Mentaati segala peraturan profesi wartawan. Membangun bersama untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Akhmad Munir memastikan PWI Pusat akan melakukan kebijakan pemutihan kartu anggota yang masa berlakunya sudah habis.

“Masa berlaku kartu PWI yang habis silahkan diperpanjang paling lambat Desember 2026. Bagi wartawan yang masa berlaku habis sebelum tahun 2012 diberi dispensasi tidak harus UKW. Kebijakan ini akan kami konsolidasikan secara paripurna,” jelasnya.

Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik memastikan Family Gathering menjadi agenda rutin yang terus dipertahankan untuk membangun nilai efektif dan mempererat silaturahmi, serta kebersamaan antaranggota PWI dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

“Insha Allah agenda seperti ini (Family Gathring) akan terus kita laksanakan setiap tahunnya. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan ini harus kita pertahankan selamanya,” kata Farianda. (RN)

Yukk Ikuti Pelatihan Certified Contract Drafting (CCD) Via Zoom Meeting

0

Samosir, warta.in – 📜 TINGKATKAN KOMPETENSI ANDA MENJADI AHLI DALAM PENYUSUNAN KONTRAK PROFESIONAL!

Di era bisnis yang semakin kompleks, kemampuan menyusun kontrak yang efektif, komprehensif, dan memiliki kekuatan hukum merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh praktisi hukum, akademisi, perusahaan, maupun pelaku usaha.

🎓 Talent Legal Law School dengan bangga menghadirkan:

📖 PENDIDIKAN & PELATIHAN CERTIFIED CONTRACT DRAFTING (CCD)

Program Pendidikan & Pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun kontrak secara sistematis, profesional, serta berorientasi pada mitigasi risiko hukum.

👨‍🏫 Dibimbing langsung oleh para praktisi dan akademisi berpengalaman:
✅ Assoc. Prof. Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki, S.H., M.A., AWP., CIQnR., CRMO.
✅ Sunarto Efendi, S.H., M.H.

🗓 Pelaksanaan:
📅 Sabtu & Minggu, 22–23 Agustus 2026
🕑 Pukul 14.00 WIB s.d. selesai
💻 Live via Zoom Meeting

🎁 Fasilitas Peserta:
✔ Soft File Sertifikat Pelatihan
✔ Ujian Sertifikasi Non-Akademik CCD
✔ Sertifikasi Gelar Non-Akademik CCD
✔ Soft File Materi
✔ Rekaman Zoom Meeting
✔ Grup WhatsApp Diskusi
✔ Relasi & Networking Profesional

💰 PROMO SPESIAL! menjadi hanya Rp250.000 (Diskon 70%)

🎯 Siapa yang Wajib Mengikuti?
✅ Advokat
✅ Legal Officer & Corporate Legal
✅ Notaris/PPAT
✅ Dosen & Akademisi Hukum
✅ Mahasiswa Fakultas Hukum
✅ ASN/BUMN/BUMD
✅ HR, Procurement & Contract Administrator
✅ Pelaku Usaha dan Profesional
✅ Masyarakat Umum yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang kontrak.

🌟 Mengapa Harus Mengikuti Pelatihan Ini?
Karena kontrak bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen perlindungan hukum yang menentukan kepastian hak, kewajiban, serta meminimalkan potensi sengketa di masa depan.

Bangun kompetensi, tingkatkan kredibilitas, dan perluas jejaring profesional Anda bersama Talent Legal Law School.

📌 Kuota peserta terbatas! Segera amankan Kuota Pendaftaran sebelum Kuota Pendaftaran ditutup.

📲 Informasi lebih lanjut & Pendaftaran: wa.me/6285811518891 (Admin Talent Legal Law School)

👥 Silahkan bergabung ke dalam Grup WhatsApp INFO PELATIHAN HUKUM TALENT LEGAL LAW SCHOOL: https://chat.whatsapp.com/G7kgUBBfDgz05KcekMlGy3?s=cl&p=a&ilr=0

#TalentLegalLawSchool #CertifiedContractDrafting j#CCD #ContractDrafting #PelatihanHukum

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Malam Hari

0

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Minggu (05/07/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh Aiptu Muji, R. Aiptu Denny dan Briptu Andika dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Bank BRI Ngimbang dan Terminal Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Guna Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan di Daerah Rawan Bencana

0

Guna Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Ngimbang – Bluluk di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Minggu (05/07/2026) pukul 10.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Denny, S.P, Bripka Sujito dan Briptu Andika
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara itu Kapolsek Ngimbang AKP Andian Permana, S.Tr.K.S.I.K, menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan dan pengecekan pohon tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut .

Untuk pengendara apabila melintas selalu hati – hati dan Polsek Ngimbang memberikan himbauan kamtibmas juga himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

Polsek Ngimbang gelar pengecekan ke Ladang Pada Tanaman Jagung Program P2B di Desa Lamongrejo

0

Polsek Ngimbang gelar pengecekan ke Ladang Pada Tanaman Jagung Program P2B di Desa Lamongrejo

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Miinggu (05/07/2026), jajaran Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aiptu Denny didampingi Brigadir Sujito di Desa Lamongrejo

Pengecekan dilakukan di lahan jagung milik P wandi seluas 0.500 meter persegi yang berada di Dukuh Kambangan RT 09. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 140 sentimeter, daun berwarna hijau segar, usia tanam sekitar 40 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai mencukupi berkat pemanfaatan air tadah hujan selama musim penghujan. Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Dua Tahun Mengabdi untuk Informasi Publik, MSRI Teguhkan Integritas Pers di Era Digital

0

Dua Tahun Mengabdi untuk Informasi Publik, MSRI Teguhkan Integritas Pers di Era Digital

MOJOKERTO//, Warta. In – Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) menandai perjalanan dua tahunnya dengan penuh rasa syukur dan optimisme melalui peringatan Anniversary Ke-2 MSRI yang digelar di Villa Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu-Minggu (4-5 Juli 2026).

Mengusung tema “Meneguhkan Integritas Pers di Era Dinamika Informasi: Refleksi Dua Tahun MSRI”, peringatan hari jadi ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan peneguhan komitmen seluruh insan pers MSRI untuk terus menjaga marwah jurnalistik, menjunjung tinggi etika profesi, serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai rangkaian kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan media online dan media cetak, tokoh masyarakat, perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta mitra dan sahabat MSRI dari berbagai daerah.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MSRI yang menggema penuh semangat sebagai simbol persatuan, loyalitas, dan pengabdian seluruh insan pers dalam mengemban tugas jurnalistik demi kepentingan rakyat dan bangsa.

Peringatan Anniversary Ke-2 MSRI juga semakin semarak dengan penampilan kesenian tradisional Lembuh Gumarang dari Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, yang dipimpin oleh Eko. Penampilan seni tradisi yang sarat nilai budaya, semangat kebersamaan, dan kearifan lokal tersebut berhasil memukau seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir.

Kehadiran Lembuh Gumarang tidak hanya menjadi hiburan dalam peringatan hari jadi ke-2 MSRI, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Nusantara di tengah derasnya arus modernisasi dan dinamika informasi. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari seluruh keluarga besar MSRI dan para tamu undangan.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa pers tidak hanya memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengangkat, memperkenalkan, dan melestarikan seni budaya bangsa sebagai bagian dari identitas dan kekayaan Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Utama sekaligus Pemimpin Redaksi MSRI, Slamet Pramono, yang akrab disapa Cak Bram, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, terdapat lima pilar yang harus menjadi pedoman bagi setiap wartawan MSRI, yakni:
1. Menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap pemberitaan;
2. Mengedepankan objektivitas dan keberimbangan informasi;
3. Profesional dalam menjalankan tugas dan fungsi kemediaan;
4. Taat dan patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik;
5. Membangun serta menjaga kepercayaan publik terhadap MSRI.

“Lima prinsip inilah yang akan menjaga marwah profesi kita. Wartawan bukan sekadar pencari berita, tetapi juga penyambung lidah masyarakat dan penjaga kepentingan publik,” ujar Cak Bram.

Momentum anniversary tersebut juga mendapat apresiasi dari Dewan Penasihat Hukum MSRI, Edi Sumarno, S.H., M.M., atau yang akrab disapa Mbah Ganthol. Ia menilai perjalanan dua tahun MSRI merupakan bukti nyata dari semangat, dedikasi, dan kerja keras seluruh keluarga besar MSRI dalam membangun media yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya. Kesuksesan harus diawali dengan niat yang baik, diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, dan dijaga dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Mbah Ganthol juga menegaskan bahwa kehadiran MSRI memiliki peran penting sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan keadilan.

“MSRI adalah penyambung suara rakyat. Dari suara yang semula nyaris tak terdengar, menjadi jelas dan menggema. Media ini hadir sebagai jembatan antara rakyat dan para pemangku kebijakan,” katanya.

Dengan penuh semangat, ia kembali mengingatkan pentingnya sinergi antara kekuatan pena dan penegakan hukum.

“Ketika pena dan pasal berjalan seiring, maka ketidakadilan akan gentar. Ketika MSRI tetap presisi, profesional, dan berintegritas, maka kepercayaan publik akan semakin kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Penasihat MSRI, Roetan Setiawan, S.T., M.Si., yang akrab disapa Cak Goerih, mengajak seluruh keluarga besar MSRI untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap langkah perjuangan.

“Segala sesuatu harus diawali dengan doa dan diakhiri dengan doa. Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa, Insyaallah perjalanan MSRI ke depan akan senantiasa diberi keselamatan, kelancaran, dan keberkahan,” ujarnya.

Apresiasi dan Harapan dari Insan Pers

Momentum Anniversary Ke-2 MSRI juga mendapat sambutan hangat dari sejumlah insan pers yang hadir. Mereka menilai perjalanan dua tahun MSRI merupakan bukti bahwa media yang dibangun dengan semangat kebersamaan, integritas, dan keberanian dalam menyuarakan kepentingan rakyat akan terus tumbuh dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Salah seorang pimpinan media online yang hadir menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan MSRI yang dinilai semakin matang dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

“Di usia yang masih muda, MSRI telah menunjukkan eksistensinya sebagai media yang konsisten menjaga independensi dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. Semoga ke depan MSRI semakin besar dan menjadi rujukan informasi yang kredibel,” ujarnya.

Sementara itu, seorang wartawan senior yang turut mengikuti rangkaian kegiatan anniversary menilai bahwa tema Meneguhkan Integritas Pers di Era Dinamika Informasi sangat relevan dengan tantangan dunia jurnalistik saat ini.

“Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya berita yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan, integritas menjadi benteng utama bagi insan pers. Saya berharap MSRI tetap menjaga marwah jurnalistik dan terus menghadirkan berita yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat,” tuturnya.

Senada dengan itu, salah seorang jurnalis peserta anniversary mengungkapkan rasa bangga dapat menjadi bagian dari keluarga besar MSRI.

“Anniversary ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, evaluasi, dan penguatan semangat bagi seluruh wartawan. Kami semakin termotivasi untuk bekerja lebih profesional, menjaga nama baik media, serta terus menjadi penyambung suara rakyat,” ungkapnya.

Sementara perwakilan media cetak yang hadir berharap agar MSRI terus membangun sinergi dengan seluruh insan pers dan berbagai elemen masyarakat.

“Pers yang kuat lahir dari kebersamaan dan saling mendukung. Kami berharap MSRI terus berkembang, menjaga solidaritas antarjurnalis, dan tetap konsisten mengawal kepentingan publik melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Anniversary Ke-2 MSRI yang juga menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi MSRI, Hari Setiawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan rangkaian kegiatan Anniversary Ke-2 MSRI.

Menurutnya, peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat soliditas organisasi, serta meneguhkan kembali semangat pengabdian seluruh keluarga besar MSRI dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Alhamdulillah, Anniversary Ke-2 MSRI dapat terselenggara dengan lancar, aman, dan penuh kebersamaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, rekan-rekan media, para mitra kerja, sponsor, serta seluruh tamu undangan dan keluarga besar MSRI yang telah memberikan dukungan dan partisipasinya.
Keberhasilan acara ini merupakan hasil dari kerja sama, kekompakan, dan semangat kebersamaan kita semua,” ujar Hari Setiawan.

Ia berharap, memasuki usia yang kedua, MSRI semakin matang dalam menjalankan fungsi jurnalistik, semakin profesional dalam berkarya, serta terus menjaga integritas dan independensi sebagai media yang konsisten menjadi penyambung suara rakyat.

“Perjalanan dua tahun ini merupakan pijakan awal untuk melangkah lebih jauh. Dengan semangat kebersamaan, loyalitas, dan komitmen yang kuat, kami optimistis MSRI akan terus berkembang, semakin dipercaya masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas,” tambahnya.

Sebagai puncak peringatan Anniversary Ke-2 MSRI, digelar prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Direktur Utama sekaligus Pemimpin Redaksi MSRI, Slamet Pramono (Cak Bram), didampingi jajaran pimpinan dan dewan penasihat MSRI. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan dua tahun MSRI yang telah dilalui dengan penuh perjuangan, dinamika, dan berbagai pencapaian.

Pemotongan tumpeng berlangsung khidmat dan penuh keakraban, disaksikan oleh seluruh pimpinan, dewan penasihat, wartawan, tamu undangan, serta keluarga besar MSRI. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan harapan agar MSRI terus tumbuh menjadi media yang profesional, berintegritas, serta istiqamah dalam mengawal aspirasi masyarakat.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti seluruh peserta yang hadir. Kebersamaan yang terbangun dalam momentum Anniversary Ke-2 MSRI menjadi energi baru untuk terus melangkah, memperkuat solidaritas, dan menjaga semangat pengabdian demi terwujudnya pers yang independen, profesional, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Pada momentum yang penuh makna ini, keluarga besar MSRI kembali menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh instansi terkait, pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, rekan-rekan media, mitra kerja, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga rangkaian Anniversary Ke-2 MSRI dapat terselenggara dengan sukses, lancar, dan penuh keberkahan.

Anniversary Ke-2 MSRI bukan sekadar peringatan perjalanan waktu, melainkan tonggak untuk terus memperkuat integritas, menjaga independensi pers, dan meneguhkan komitmen sebagai media yang setia menjadi penyambung suara rakyat Indonesia.

Dirgahayu Ke-2 Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI). Bersama Menjaga Integritas, Bersama Menyuarakan Aspirasi Rakyat Indonesia. {**}

Satpol PP Berencana Eksekusi Tanpa Dasar Pembatalan SKGR Resmi dari  PN, PT dan MA

0

Kepulauan Meranti — Ketegangan membayangi Swandi Pemilik sebidang tanah sah di Gang Beringin, Jalan Ibrahim, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing tinggi setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berencana mengesekusi pagar senk yang dibangun Swandi disuruh bongkar paling lambat tanggal 26 Juni 2026 tentera dengan Nomor : 331.1/SATPOL PP-DAMKAR/2026/051 ( bersifat Penting ), akan melakukan eksekusi sepihak terhadap lahan miliknya yang telah dipagari senk Rencana pembongkaran dan pengosongan paksa ini memicu tanda tanya besar terkait kepatuhan penegak perda terhadap supremasi hukum.

Pasalnya, hingga saat ini, tidak ada satu pun putusan pengadilan yang membatalkan dokumen kepemilikan SKGR sah miliknya.

Kronologi dan Status Hukum Lahan
Swandi mengantongi dokumen kepemilikan berupa Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR NO. REG : 50/SKGR/KSS/2018 ) yang legal dan belum pernah dibatalkan oleh instansi mana pun. Berdasarkan penelusuran hukum, SKGR Tahun 2018 Masih Berlaku : Belum ada putusan pembatalan dari Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT), maupun Mahkamah Agung (MA).

Taat Pajak : Nomor NOP : 14.13.040.015.001.2073.0, Nama Wajib Pajak : SWANDI, Jumlah Bayar : 332.800
Pembayaran pajak untuk tahun 2026 pada
1 Juli 2026, Swandi secara konsisten memenuhi kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahunnya kepada negara.

Penguasaan Fisik Legal: Pemagaran dilakukan di atas lahan sendiri sebagai bentuk hak perlindungan properti warga negara.

Rencana tindakan represif dari Satpol PP ini dinilai mencederai rasa keadilan. Secara regulasi, Satpol PP tidak memiliki kewenangan mengeksekusi sengketa lahan privat tanpa adanya perintah eksekusi resmi dari Ketua PN, PT maupun MA Tindakan pemaksaan di lapangan tanpa dasar putusan inkracht yang menyatakan SKGR tersebut cacat hukum dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum oleh penguasa (OOD) serta potensi pelanggaran pidana perusakan properti.

Sumber: Data dan kuasa Hukum Swandi

NTB Matangkan Kafilah Hadapi MTQ Nasional XXXI

0

NTB Matangkan Kafilah Hadapi MTQ Nasional XXXI

Warta.in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) NTB, terus memantapkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 dengan menggelar Training Center (TC) bagi kafilah terbaik NTB. Pemusatan latihan yang berlangsung di Asrama Haji Kelas I Lombok, Mataram, Minggu (5/7/2026), menjadi bagian dari upaya melahirkan kafilah yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani.

Training Center secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair. Sebanyak 58 peserta terpilih mengikuti pembinaan intensif yang didampingi 16 pelatih lokal pada 8 cabang musabaqah dan 21 golongan. Pemusatan latihan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 5 hingga 15 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara luring dan daring hingga pelaksanaan MTQN XXXI di Semarang pada 11–20 September 2026.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pembinaan kafilah MTQ merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Visi NTB Makmur Mendunia tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata. NTB akan benar-benar makmur apabila masyarakatnya kaya ilmu, dan akan mendunia apabila generasi mudanya memiliki karakter Qur’ani. Kita ingin melahirkan generasi yang mampu membaca dunia tanpa kehilangan petunjuk wahyu,” ujar Abul Chair.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat sistem pembinaan yang lebih terukur, disiplin, dan profesional. Tahun ini, evaluasi peserta dilakukan secara sistematis melalui platform digital sehingga perkembangan kemampuan peserta maupun efektivitas pembinaan dapat dipantau secara objektif.

“Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi instrumen untuk terus memperbaiki kualitas pembinaan sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, selama masa pemusatan latihan diterapkan disiplin yang lebih ketat, mulai dari pengaturan waktu, pembatasan kunjungan, hingga penggunaan telepon seluler. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun fokus, kedisiplinan, dan kesiapan mental peserta dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Sekda berharap seluruh peserta memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya sebagai ikhtiar mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional XXXI. Menurutnya, setiap peserta bukan hanya membawa nama pribadi dan daerah, tetapi juga mengemban amanah sebagai duta Al-Qur’an yang diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Provinsi bersama LPTQ akan memberikan dukungan terbaik selama proses pembinaan. Namun keberhasilan pada akhirnya sangat ditentukan oleh kesungguhan dalam berlatih, kedisiplinan, keikhlasan, dan doa. Semoga seluruh ikhtiar ini menjadi jalan bagi NTB untuk meraih prestasi terbaik sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan daerah,” tuturnya.

Melalui pembinaan yang terstruktur, disiplin, dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi NTB optimistis kafilah NTB mampu tampil maksimal pada MTQ Nasional XXXI di Semarang. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, pembinaan ini merupakan ikhtiar melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, pungkasnya.(sr/dkisntb)

Polda NTB Intensifkan Patroli di Gili Trawangan, Wisatawan Diimbau Waspada

0

Polda NTB Intensifkan Patroli di Gili Trawangan, Wisatawan Diimbau Waspada

Warta.in
Mataram,NTB — Ditpamobvit Polda NTB mengintensifkan patroli dan pengamanan kawasan wisata Gili Trawangan saat libur akhir pekan. Patroli difokuskan pada pemantauan arus wisatawan, pengamanan objek wisata, serta pemberian imbauan kamtibmas kepada pengunjung dan pelaku usaha.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. saat dikonfirmasi menjelaskan, patroli berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 Wita sesuai Surat Perintah Direktur Pamobvit Polda NTB, tentang pengamanan kawasan wisata Gili Tramena.

“Pengamanan kawasan wisata terus kami lakukan, untuk memastikan masyarakat dan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, serta tertib,” ujar, Ahad (5/7/2026).

Dijelaskan, selama patroli personel melakukan pemantauan aktivitas penyeberangan di pelabuhan public boat dan fast boat. Arus naik turun penumpang, baik wisatawan mancanegara maupun domestik, terpantau ramai namun tetap berjalan lancar.

Petugas juga berkomunikasi dengan kapten kapal, porter, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, guna menyerap informasi terkait situasi keamanan.

“Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas penyeberangan berlangsung aman dan lancar. Meski jumlah wisatawan cukup ramai, situasi tetap kondusif,” kata Kombes Kholid.

Selain memantau pelabuhan, lanjut Kabid Humas, personel menyambangi sejumlah penginapan, di antaranya Gili Exotic Villa dan Gili Atlas Hostel. Patroli dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem keamanan, termasuk kamera pengawas (CCTV) serta alat pemadam api ringan (APAR).

Hasil pengecekan menunjukkan Gili Exotic Villa memiliki sembilan kamar dengan tujuh kamar terisi. Sementara Gili Atlas Hostel memiliki 14 kamar dengan tingkat hunian mencapai 11 kamar. Fasilitas CCTV dan APAR di dua lokasi tersebut berfungsi dengan baik.

Dalam patroli keliling, personel menggunakan motor listrik untuk menjangkau sejumlah titik di kawasan wisata. Pengunjung diingatkan agar selalu menjaga barang bawaan, sedangkan pelaku usaha diminta meningkatkan kewaspadaan serta melengkapi sarana pendukung keamanan.

“Kami mengimbau wisatawan agar tetap berhati-hati terhadap barang bawaan selama berada di kawasan wisata. Pelaku usaha juga kami ajak bersama-sama menjaga keamanan demi kenyamanan seluruh pengunjung,” ungkap Kholid.

Dilaporkan, cuaca di Gili Trawangan selama kegiatan berlangsung terpantau cerah berawan, dengan kondisi laut relatif tenang. Seluruh rangkaian patroli berjalan lancar tanpa kendala maupun gangguan kamtibmas.

“Polda NTB berkomitmen terus menghadirkan rasa aman di seluruh destinasi wisata. Sinergi antara petugas, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci terciptanya kawasan wisata yang aman dan nyaman bagi semua,” pungkas Kombes Pol. Mohammad Kholid.(sr/hpntb)