27.2 C
Jakarta
Kamis, Februari 12, 2026
Beranda blog

Dari FGD ke Aksi Nyata, KTH PALI Didorong Kelola Hutan Secara Legal dan Lestari

0

Sumatra Selatan, Upaya pelestarian kawasan hutan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat, khususnya Kelompok Tani Hutan (KTH). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Kantor Pemerintah Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (12/02/2026).

Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kolektif sekaligus mendorong peran aktif dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dari berbagai ancaman kerusakan, perambahan liar, eksploitasi berlebihan, serta alih fungsi lahan yang tidak terkendali dan berpotensi merusak keseimbangan ekosistem

Upaya pelestarian hutan ini juga sejalan dengan pemerintah pusat, di mana perlindungan lingkungan dan penguatan ketahanan ekologi menjadi salah satu fokus dalam agenda pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto. Penguatan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, dinas kehutanan, serta para pendamping lapangan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem hutan. Kawasan hutan dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyangga kehidupan, tetapi juga sebagai sumber penghidupan.

Dalam sosialisasi itu, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai fungsi hutan sebagai pengatur tata air, penyerap karbon, serta benteng alami dalam mencegah bencana ekologis seperti banjir dan tanah longsor. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap Kelompok Tani Hutan tidak hanya memanfaatkan hasil hutan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikannya,” ujar salah satu perwakilan penyelenggara kegiatan, Mualimin dari KHDTK Benakat.

Advokasi juga difokuskan pada penguatan kelembagaan KTH, termasuk penyusunan rencana kerja, tata kelola administrasi, hingga pemanfaatan hasil hutan bukan kayu secara produktif dan ramah lingkungan.

Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat tanpa harus merusak kawasan hutan.

Para peserta menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai sosialisasi dan pendampingan sangat membantu dalam memahami aturan serta peluang yang dapat dimanfaatkan secara legal dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan adanya sosialisasi dan advokasi ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat sehingga kawasan hutan di Kabupaten PALI tetap terjaga kelestariannya untuk generasi mendatang.(Tim)

POLSEK PATOKBEUSI POLRES SUBANG DAN POL PP RAZIA MIRAS MENJELANG BULAN RAMADHAN TAHUN 2026.

0

POLSEK PATOKBEUSI POLRES SUBANG DAN POL PP RAZIA MIRAS MENJELANG BULAN RAMADHAN TAHUN 2026.

Subang | Warta In Kabar — Kepolisian Sektor Patokbeusi Polres Subang dan Pol PP Kecamatan Patokbeusi meningkatkan razia minuman keras atau miras menjelang Bulan Ramadhan di tempat tempat yang sering jualan Minuman keras.

Sesuai perintah Kapolres Subang maupun Kapolsek Patokbeusi, Patroli KRYD ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, terlebih ini sudah mendekati Bulan Ramadhan,” kata Kapolsek Patokbeusi, Rabu, 11 Februari 2026.

Dari beberapa lokasi penjualan miras di wilayah Patokbeusi, Petugas gabungan berhasil merazia miras sebanyak 110 botol dari berbagai merk, 9 botol miras jenis ciu siap pakai dan 1 jeligen kosong.

Razia miras dilakukan di Toko kelontongan sepanjang jalur pantura Patokbeusi , dengan hasil didapat 110 botol miras berbagai merk, 9 botol miras jenis ciu dan 1 jerigen kosong.

Razia miras ini juga untuk mencegah terjadinya tindak kriminal. Dan, kita akan terus gencarkan untuk menekan penyakit masyarakat seperti miras, narkoba, perjudian, premanisme, dan curat, curas, curanmor (3C), kata Kapolsek.

Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras. Penindakan akan terus kami lakukan secara masif demi menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat, tegasnya.

Selain penindakan, Polsek Patokbeusi juga menghimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga saat bulan Ramadan tiba dengan melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui

Layanan Kepolisian 110 Polres Subang adalah pusat panggilan darurat 24 jam gratis untuk melaporkan tindak kriminal, kecelakaan, atau gangguan keamanan di wilayah Subang. Laporan langsung terhubung ke petugas piket Polres/Polsek terdekat untuk respon cepat. Alternatif darurat: WhatsApp 0811-3110-110, tambah Kapolsek (Humas Polsek Patokbeusi)

Cetak Mekanik dan Operator Andal, PTBA Gelar Seleksi Psikotes Bersama UT School

0

Warta In

“Tanjung Enim, 10 Februari 2026 ,”PT Bukit Asam Tbk melaksanakan kegiatan seleksi psikotes bagi calon peserta pelatihan dasar mekanik bersama UT School dari United Tractors pada 4 hingga 9 Februari 2026.

Seleksi psikotes ini merupakan bagian dari proses rekrutmen peserta program pelatihan dasar yang bertujuan menyiapkan sumber daya manusia lokal yang kompeten dan siap kerja di bidang mekanik serta pengoperasian alat berat sesuai standar industri.

Profesi mekanik dan operator alat berat menuntut tidak hanya penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental, kedisiplinan, ketelitian, serta tingkat kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Oleh karena itu, Seleksi psikotes menjadi tahapan krusial untuk memastikan calon peserta memiliki kesiapan mental, karakter kerja, serta sikap profesional yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja di bidang mekanik dan operator alat berat,” ujar Dedy Saptaria Rosa, Sustainability Division Head PT Bukit Asam Tbk.

Dedy menuturkan, program ini merupakan bagian dari komitmen PTBA dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal, khususnya bagi lulusan SMA dan SMK di wilayah sekitar operasional perusahaan, guna meningkatkan kompetensi, daya saing tenaga kerja, serta peluang kerja berkelanjutan di sektor pertambangan dan jasa penunjangnya.

PIC Program Muhammad Fatkhullah mengungkapkan, seleksi batch pertama dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026 bertempat di SMK Bukit Asam, Tanjung Enim, dengan total peserta sebanyak 151 orang yang terdiri dari lulusan SMA dan SMK dari berbagai sekolah.

Selanjutnya, seleksi psikotes dilaksanakan secara bertahap di beberapa sekolah, yaitu di SMK PGRI 2 Lahat pada Kamis, 5 Februari 2026, SMKN 1 Merapi Timur pada Jumat, 6 Februari 2026, SMKN 2 Muara Enim pada Sabtu, 7 Februari 2026, serta SMK Bukit Asam pada Senin, 9 Februari 2025.

“Peserta yang dinyatakan lolos seleksi psikotes akan mengikuti beberapa tahapan seleksi lanjutan sesuai dengan standar industri dan keselamatan kerja yang berlaku,” jelas Fatkhullah.

(Zulkifli)

Keluarga Besar Bapenda Subang Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Tausiyah

0

Keluarga Besar Bapenda Subang Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Tausiyah

SUBANG | Warta In – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Keluarga Besar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang menggelar kegiatan tausiyah dan silaturahmi yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bapenda Subang, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai dan staf Bapenda Subang sebagai bentuk kesiapan spiritual serta upaya mempererat kebersamaan menjelang bulan penuh berkah.

Kepala Bapenda Kabupaten Subang, Hj. Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadhan harus dimaknai sebagai ajang introspeksi diri serta peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momentum memperbaiki diri, meningkatkan kejujuran, kedisiplinan, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” ujar Hj. Yeni.

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan bulan suci sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan soliditas di lingkungan kerja, sehingga pelayanan publik, khususnya dalam bidang pendapatan daerah, dapat semakin optimal.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh KH. Arip Rustandi yang mengingatkan pentingnya membersihkan hati dan memperbanyak amal ibadah menjelang Ramadhan. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa keberkahan Ramadhan akan diraih oleh mereka yang mempersiapkan diri sejak dini.

“Persiapan terbaik menyambut Ramadhan adalah dengan memperbaiki niat, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian sosial. Aparatur pemerintah harus menjadi contoh dalam akhlak dan pelayanan,” tutur KH. Arip Rustandi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh jajaran Bapenda Subang diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, serta kemudahan dalam mengemban amanah tugas.

Suasana penuh kekeluargaan dan kekhidmatan terasa sepanjang acara, menjadi penanda semangat baru menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan komitmen pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Subang.

@bobby cengos

Banten Kembangkan Padi Organik PS-08, Panen Raya Capai 753 Hektare

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Februari 2026  — Pemerintah Provinsi Banten berhasil mengembangkan padi organik varietas PS-08 yang dipanen perdana di lahan seluas 753 hektare di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (11/2/2026). Varietas ini digadang-gadang menjadi padi unggulan nasional karena merupakan hasil persilangan beberapa galur padi unggulan.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, mengatakan panen raya tersebut menjadi tonggak awal pengembangan lebih luas varietas PS-08 di Banten.

“Alhamdulillah, hari ini kita menghadiri acara panen raya padi organik varietas PS-08,” kata Agus.

Menurutnya, PS-08 merupakan jenis padi organik yang termasuk dalam kelompok bibit unggul. Varietas ini dikembangkan melalui proses persilangan dari beberapa garis keturunan padi unggulan, sehingga memiliki potensi hasil yang baik serta kualitas yang kompetitif.

Pengembangan varietas PS-08 dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Bakti Bela Negara. Ke depan, varietas ini ditargetkan tidak hanya menjadi unggulan daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.

“Hasil pembicaraan antara Dinas Pertanian Provinsi Banten dengan Yayasan Bakti Bela Negara, jenis ini akan dikembangkan lebih luas. Tapi secara teknis juga, akan segera didaftarkan galur varietas PS-08 untuk diproses menjadi sertifikasi benih unggul nasional,” ujarnya.

Penanaman padi organik varietas PS-08 pertama kali dilakukan di Provinsi Banten sebagai proyek percontohan oleh Yayasan Bhakti Bela Negara. Banten dipilih karena sejumlah daerah lain, seperti Karawang, telah mengalami alih fungsi lahan menjadi kawasan industri.

Program ini juga mendapat dukungan pemerintah pusat yang menetapkan Banten sebagai salah satu lumbung padi nasional sekaligus lokasi pengembangan PS-08.

“Mohon dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat, Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat di Jakarta, itu cita-cita kami dari Yayasan Bhakti Bela Negara,” kata Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Adjie.

Pemkab Pandeglang menyatakan kesiapan menyediakan 50 ribu hektare lahan sawah untuk kerja sama penanaman, yang akan digarap secara bertahap dimulai dari 3 ribu hektare. Pada tahap awal, penanaman telah dilakukan di lahan seluas 753 hektare.

“Keunggulan padi varietas PS-08 ini tahan cuaca, tahan hama dan perhektarnya bisa lebih dari 10 ton” ungkapnya.

Varietas PS-08 memiliki keunggulan tahan cuaca dan hama dengan potensi hasil lebih dari 10 ton per hektare. Yayasan juga menyiapkan jaringan konsumen tetap untuk memastikan hasil panen cepat terserap dan petani tidak mengalami kendala distribusi.(WartainBanten)

DLH PALI, Kembali Panggil Pihak Ke 3 Untuk Klarifikasi, Dinkes Pali Seolah Tak Bersalah,,?😱😱

0

Sumatra Selatan, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  Dinas Lingkungan hidup (DLH) akhirnya memanggil pihak ketiga pengelola limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis untuk dimintai klarifikasi terkait temuan limbah medis di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah ini dilakukan setelah mencuat dugaan adanya pembuangan limbah medis B3 yang tidak sesuai prosedur, yang diduga melibatkan oknum tenaga medis. Limbah medis yang seharusnya dikelola secara ketat dan melalui mekanisme khusus justru ditemukan bercampur dengan sampah umum.

Temuan tersebut bukan persoalan sepele. Limbah Medis B3 seperti jarum suntik bekas, alat kesehatan terkontaminasi, hingga material infeksius memiliki potensi tinggi menyebarkan penyakit menular dan infeksi serta mencemari lingkungan. Jika terjadinya kelalaian atau pelanggaran prosedur, maka ini mencerminkan lemahnya pengawasan serta minimnya terhadap keselamatan masyarakat.

Dr. Aryansyah, S.T., M.T., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI mengatakan  kepada awak media/wartawan bahwa pihak ketiga yang mengangkut limbah medis B3 merupakan perusahaan yang berkontrak melalui Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit.

Menurutnya, mekanisme pengangkutan yang selama ini dilakukan berdasarkan perintah dari Dinas Kesehatan. Artinya, limbah baru diangkut ketika ada instruksi. Padahal, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), pengangkutan limbah medis B3 wajib dilakukan secara berkala, minimal setiap 30 hari, tanpa harus menunggu perintah.

“Kami menemukan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme tersebut. Hal ini menjadi ranah Dinas Kesehatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki SOP yang telah berjalan,” katanya pada Rabu (11 Febuari 2026).

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas temuan limbah medis di TPA, Kepala DLH meminta pihak ketiga untuk segera membersihkan seluruh limbah medis yang ada. Seluruh biaya pembersihan, pengangkutan, hingga pemusnahan limbah menjadi tanggung jawab penuh perusahaan pengelola.

“Semua pembiayaan ditanggung oleh pihak ketiga. Mereka wajib membersihkan, mengangkut, dan memusnahkan limbah tersebut yang ada di TPA sesuai ketentuan,”Dr. Aryansyah ujarnya.

Dr. Aryansyah Kepala Dinas Lingkungan Hidup juga menegaskan, setelah proses pembersihan dilakukan, tidak boleh lagi ada limbah medis B3 yang masuk ke TPA. Kesepakatan ini telah dibuat bersama.

“kami masih mengedepankan langkah pembinaan. Jika ke depan masih ditemukan limbah medis B3 masuk ke TPA, kami tidak akan segan-segan melaporkan secara pidana sesuai peraturan yang berlaku,” tandasnya.

Sementara  itu Agus Manajer PT Teman Sejati saat di wawancarai mengatakan bahwa, pihaknya melakukan pengangkutan limbah medis dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Puskesmas maupun Rumah Sakit menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

“Prosedur kami, limbah diangkut dari TPS puskesmas dan rumah sakit ke TPA berdasarkan jadwal. Jika pihak puskesmas meminta pengangkutan setiap bulan, maka kami lakukan setiap bulan. Untuk limbah yang belum terangkut, kemungkinan karena volumenya belum penuh atau saat kami datang limbahnya memang belum tersedia,” katanya Agus.

Terkait hasil rapat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Agus menyebut Kepala Dinas sangat responsif dan menunjukkan perhatian serius terhadap persoalan limbah B3 medis.

“Dalam rapat hari ini, Kepala Dinas sangat respons dan perhatian terhadap limbah medis B3. Kami diminta untuk segera membersihkan limbah yang ada di TPA, dan kami menyatakan siap. Tinggal mengatur jadwal pelaksanaannya,”ungkapnya.

Agus juga memaparkan bahwa saat ini PT Teman Sejati memiliki kontrak langsung dengan satu rumah sakit. Sementara untuk seluruh puskesmas, kerja sama dilakukan melalui Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk tempat praktik kesehatan mandiri, kontrak dilakukan secara pribadi. Terkait teknis pengangkutan, berdasarkan titik dan jadwal yang telah ditentukan.

“Untuk teknis di lapangan, termasuk mana yang diangkut lebih dulu, itu ditentukan oleh pihak Dinas Kesehatan. Kami sebagai pengangkut mengikuti titik dan waktu yang sudah ditetapkan,”jelasnya

Atasi Darurat Sampah, Kodam I/BB Buat Incinerator Ramah Lingkungan

0

Warta.in Medan – Kodam I/Bukit Barisan (BB) membuat alat incinerator ramah lingkungan, baik skala rumah tangga maupun incinerator mobile, untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah di titik-titik strategis sekitar kompleks Kodam dan wilayah sekitarnya. Pembuatan incinerator tersebut dilaksanakan oleh Satuan Peralatan Kodam I/BB di Bengrah I/Medan, Jalan Helvetia, Kota Medan, Selasa (10/2/2026).

Incinerator tersebut merupakan alat pembakar sampah berbasis teknologi yang dirancang efektif dan efisien. Selain menekan volume sampah, sarana ini juga mendukung peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah melalui penggunaan alat bantu yang praktis dan mudah digunakan.

Dalam proses pembuatannya, incinerator mobile dirancang menggunakan rangka baja beroda agar mudah dipindahkan. Sistem pembakaran memanfaatkan drum logam sebagai ruang bakar yang dilengkapi saluran udara, sementara asap hasil pembakaran dialirkan melalui sistem filter berbahan penyaring untuk mengurangi polutan sebelum dilepaskan ke udara.

Sementara itu, incinerator rumah tangga dibuat dengan desain lebih sederhana dan aman untuk lingkungan permukiman. Alat ini menggunakan drum logam dengan sistem sirkulasi udara, rak pembakaran, serta saluran asap yang diarahkan menjauhi bangunan, sehingga cocok digunakan di area terbuka dengan pengawasan.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa pembuatan incinerator rumah tangga dan mobile tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam I/BB dalam mendukung penanganan darurat sampah nasional. Melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang sederhana dan ramah lingkungan, Kodam I/BB berupaya menekan volume sampah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. (RN)

Sumber: Pendam I/BB

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan

0

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Kamis Pagi (12/02/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Bripka Erwan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang, TNI, Pol PP, Pemdes Dan Pelajar Kerja Bakti Pembersihan Sampah

0

Polsek Ngimbang Bersama TNI, POL PP, Pemdes Dan Pelajar Kerja Bakti Bersih Sampah Di  Pinggir Jalan Songowarareng – Tanjung  

LAMONGAN//Warta.in–Dalam rangka kedekatan dengan masyarakat dan ciptakan lingkungan yang bersih Dari Sampah

Polsek Ngimbang Bersama Koramil Ngimbang, Pol PP,pelajar SMA Negeri 1 Ngimbang dan pemerintah Desa Purwokerto, Munungrejo dan Lawak menggelar kegiatan Kerja Bakti Bersih Sampah yang Ada di Pinggir Jalan raya Tanjung – Songowareng Kecamatan Ngimbang, Rabu, (11/02/2026) pukul 08,00 wib.

Hadir dalam kegiatan bersih sampah Camat Ngimbang ANTON SUJARWO S.Pd, MM, IPTU I WAYAN SUMANTRA, SH Kapolsek Ngimbang, KAPTEN INF MUSTHOHA Komandan Koramil Ngimbang, SIPUK Kades Munungrejo, TARMIDI Kades Purwokerto,juAnggota Polsek Ngimbang,Anggota Koramil Ngimbang,Anggota Pol PP, Banser dan Siswa SMAN 1 Ngimbang .

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “Kegiatan ini merupakan sinergitas TNI – Polri – Poll PP Pemdes, Banser dan siswa SMAN 1 Ngimbang bahu- membahu melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sampah yang ada dipinggir jalan, ” Ujarnya

Pembuangan sampah sampai menumpuk karena terjadi kurangnya kesadaran masyarakat / membuang sampah sembarangan tidak pada tempatnya yang tidak memperhatikan terhadap dampak lingkungan bagi kesehatan dan pencemaran lingkungan.

Kegiatan Bakti sosial pembersihan dengan menggunakan tenaga manual dan dan kendaraan unit tossa sebagai transportasi pembuangannya.

Kami berharap kepada masyarakat Setelah dilakukan pembersihan perlu adanya tindak lanjut dari Dinas Bina marga kegiatan normalisasi sungai dan selokan/ parit agar aliran air hujan bisa lancar serta pemerintahan desa mensosialisasi kepada warganya dan pemasangan bener himbauan agar tidak membuang sampah sembarangan di tepi jalan dan sungai

Perlu adanya kesadaran masyarakat bersama dalam membuang sampah tidak sembarangan, pungkasnya ( roy)

Guna Cegah Dam Daya Tangkal 4C Kaoolsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

0

Guna Cegah Dam Daya Tangkal 4C Kaoolsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu (011/02/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di dipimpin langsung oleh Aiptu Muji dan Briptu Andika dengan sasaran Patroli jalan poros Jomnang – Babat, di SPBU Ngimbang,BRI Ngimbang dan Pasar Ngimbang serta Masyarakat Desa Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)