29.3 C
Jakarta
Selasa, Mei 26, 2026
Beranda blog

Transportasi Online Lokal GOKAR Dapat Dukungan DPRD Karawang, Dinilai Dorong Ekonomi dan Teknologi Daerah

0

Transportasi Online Lokal GOKAR Dapat Dukungan DPRD Karawang, Dinilai Dorong Ekonomi dan Teknologi Daerah

KARAWANG | Warta In Jabar – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan layanan transportasi berbasis aplikasi, kehadiran aplikasi transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) mulai mendapat perhatian sekaligus dukungan dari berbagai kalangan di Kabupaten Karawang. Platform digital karya anak daerah tersebut dinilai menjadi angin segar bagi kemajuan teknologi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dukungan itu salah satunya datang dari Anggota DPRD Kabupaten Karawang periode 2024–2029 dari Fraksi Partai NasDem, H. Erick Heryawan Kusumah. Ia menilai hadirnya GOKAR menjadi bentuk nyata kreativitas putra daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

Dukungan tersebut disampaikan saat Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, melakukan pertemuan silaturahmi dengan H. Erick Heryawan di salah satu kafe di Karawang pada Senin malam, 25 Mei 2026. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, keduanya membahas perkembangan transportasi online lokal hingga potensi ekonomi digital di Kabupaten Karawang.

Menurut Erick, lahirnya aplikasi transportasi online lokal patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa masyarakat Karawang mampu menciptakan inovasi berbasis teknologi yang dapat bersaing dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Pertama saya sangat mengapresiasi berdirinya GOKAR yang benar-benar lahir dari putra asli Karawang. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena anak daerah mampu membuat platform digital yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai kehadiran GOKAR dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang tengah mencari peluang pekerjaan, khususnya di tengah tantangan ekonomi saat ini. Dengan sistem kemitraan driver, aplikasi tersebut dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Karawang.

“GOKAR tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi warga yang saat ini belum memiliki pekerjaan. Dengan menjadi driver atau mitra, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan bahkan menjadi sumber pendapatan utama,” katanya.

Lebih lanjut, Erick menyebut perkembangan usaha digital lokal seperti GOKAR juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, apabila perusahaan lokal terus berkembang, maka dampak ekonominya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Kalau usaha lokal seperti ini berkembang dengan baik, tentu akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Karawang,” tambahnya.

Tak hanya itu, Erick juga menyoroti komitmen GOKAR dalam meningkatkan kesejahteraan driver serta pelayanan kepada masyarakat pengguna aplikasi.

“Saya melihat GOKAR tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan driver dan terus meningkatkan pelayanan bagi pengguna. Ini penting agar masyarakat merasa nyaman dan para mitra driver juga bisa bekerja dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Karawang.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan yang diberikan. Kami melihat anggota DPRD benar-benar hadir mendukung usaha rakyat serta memberikan respon yang baik dan cepat terhadap perkembangan usaha lokal seperti GOKAR,” ujar Syuhada.

Ia menegaskan, GOKAR akan terus berupaya menghadirkan layanan transportasi online yang aman, nyaman, terjangkau, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Karawang.

“Kami ingin GOKAR menjadi kebanggaan masyarakat Karawang dan terus berkembang bersama warga. Fokus kami bukan hanya layanan aplikasi, tetapi juga bagaimana bisa membantu kesejahteraan para driver dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat luas,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara Founder GOKAR dan H. Erick Heryawan. Dalam kesempatan itu, Syuhada Wisastra juga menyerahkan secara simbolis kaos resmi GOKAR kepada H. Erick Heryawan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pengembangan transportasi online lokal di Kabupaten Karawang.

Cooling System Humanis Polri Jadi Perekat Kebersamaan Warga dalam Menjaga Keamanan Wilayah

0

Warta.in Jakarta Pusat – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan cooling system, patroli wilayah, dan sambang dialogis yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Aipda Mahajin Simanjuntak, di wilayah RW 07 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Gunung Sahari IV RT 008 RW 07 tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan para tokoh masyarakat dan warga setempat. Dalam kesempatan itu, Aipda Mahajin Simanjuntak bertemu dengan Ketua RW 07 Bapak Ramdhan, Ketua FKDM Kelurahan Gunung Sahari Selatan Bapak Ahmad Daresa, warga Bapak Arie, serta Bapak Yapi selaku petugas keamanan Gereja GKI.

Melalui dialog yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, berbagai informasi terkait perkembangan situasi keamanan lingkungan dibahas bersama. Selain bertukar informasi kewilayahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Dalam sambangnya, Bhabinkamtibmas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diimbau agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang mencurigakan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa keamanan wilayah dapat terwujud apabila terdapat komunikasi dan kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat.

“Cooling system merupakan langkah preventif yang terus kami kedepankan untuk menjaga stabilitas kamtibmas. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kebersamaan, memperkuat persatuan, serta menyerap berbagai informasi yang dapat mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis,” ujar Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang dialogis merupakan salah satu sarana efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang intensif dan pendekatan humanis, kami berharap terbangun kepercayaan yang semakin kuat sehingga masyarakat bersama Polri dapat menjaga keamanan wilayah secara bersama-sama,” ungkap Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Mendengar, Melayani, dan Melindungi, Bhabinkamtibmas Kemayoran Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga

0

Warta.in Jakarta Pusat – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diwujudkan melalui kehadiran langsung anggota di tengah warga. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemayoran, Aiptu Dwi Yulianto, yang melaksanakan patroli lingkungan dan sambang warga binaan di Jalan Gardu Asem RW 06, Kelurahan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Dwi Yulianto berdialog langsung dengan warga, di antaranya Saudara Gatot dan Bapak Rusli. Selain memantau situasi kamtibmas, kegiatan sambang ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi, mendengarkan masukan masyarakat, serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.

Dengan pendekatan humanis, Aiptu Dwi Yulianto mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan berbagai modus tindak pidana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Warga juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

Kegiatan patroli dialogis dan sambang warga ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat guna menciptakan situasi keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan lingkungan.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Oleh karena itu, kami terus mendorong anggota untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi warga, memberikan solusi, serta membangun kolaborasi yang kuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi wujud nyata Polri yang selalu siap melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” ujar Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis dan sambang warga merupakan kegiatan rutin yang efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui komunikasi yang baik dan pendekatan humanis, kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai sahabat dan mitra dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi yang kuat antara warga dan kepolisian merupakan kunci utama dalam mewujudkan wilayah Kemayoran yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas,” ungkap Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kabel PLN di Ruas Jalan Purun – Simpang Empat Betung Membahayakan Pengguna Jalan

0
oplus_1024

PALI – Kondisi kabel listrik milik PLN di ruas jalan Purun menuju Simpang Empat Betung dikeluhkan warga karena posisinya nyaris menyentuh tanah dan tertutup semak belukar di sisi jalan.

oplus_1024

Keberadaan kabel yang menjuntai rendah tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama pengendara roda dua maupun warga yang melintas pada malam hari. Selain mengganggu akses jalan, kondisi semak-semak yang menutupi area kabel juga membuat keberadaan kabel sulit terlihat dan berpotensi memicu kecelakaan maupun korsleting listrik.

oplus_1024

Warga berharap pihak terkait, khususnya PLN serta instansi yang berwenang, segera turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan semak belukar dan perbaikan jaringan listrik sebelum menimbulkan korban.

oplus_1024

“Kalau dibiarkan terus sangat berbahaya, apalagi saat hujan atau malam hari. Kabel sudah terlalu rendah dan tertutup semak,” ungkap salah seorang warga yang melintas di lokasi.

oplus_1024

Masyarakat meminta adanya tindakan cepat demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah potensi gangguan jaringan listrik di kawasan tersebut.

Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Malam Hari

0

Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Senin (25/05/2026)

Kegiatan di laksanakan pukul 22.00 wib oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aiptu Hadi Gunarto, S.H, untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan Poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Pabrik Rokok R3 Ngimbang, Ruko depan RSUD Ngimbang dan Warkop Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Klumprit tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin (25/04/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aipda Afis dan Brigadir Elbiyun dengan sasaran di SPBU Ngimbang, ATM BNI,SPBU Ngimbang, dan Ruko depan RSUD yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Senin (25/05/2026) pukul 10.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aipda Afis dan Brigadir Elbiyun
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

0

Samosir, warta.in – Untuk mengawali tayangnya media online TaromboTVMedia ini, saya akan adakan Ibadah Peluncuran Media Online TaromboTVMedia ini pada hari Rabu 27 Mei 2026 Pukul 1 siang di Rumah Makan Sederhana {milik Juan Simarmata) di Jl Sisingamangaraja samping Polsek Pangururan

Ibadah akan dipimpin oleh Inang Pdt N Sihombing Pendeta Ressot HKBP Pangururan Gereja Bolon

Saya berharap, berita berita yang ditayangkan oleh Media Online Tarombo TV Media ini bisa memberikan informasi yang akurat valid berimbang kepada para pembaca media online Tarombo TV Media ini

Ucapan terima kasih saya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh sehingga media online ini bisa hadir di dunia maya (red)

Momentum Hari Arafah, Dicky Priyandani Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

0

Momentum Hari Arafah, Dicky Priyandani Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Warta In | Subang — Wakil Ketua LSM Harimau Kabupaten Subang sekaligus anggota Warta IN Subang, Dicky Priyandani, mengajak masyarakat menjadikan Hari Arafah sebagai momentum memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurut Dicky, Hari Arafah yang diperingati setiap 9 Dzulhijjah memiliki makna spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam. Selain menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah haji, Hari Arafah juga dikenal sebagai hari penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT.

“Hari Arafah merupakan momentum untuk membersihkan hati, memperbanyak istighfar, doa, dzikir, dan muhasabah diri agar kehidupan kita dipenuhi keimanan, keikhlasan, serta rasa kasih sayang terhadap sesama,” ujar Dicky Priyandani.

Ia menilai, berkumpulnya jutaan umat Islam di Padang Arafah menjadi simbol persamaan derajat manusia di hadapan Allah SWT. Menurutnya, tidak ada perbedaan berdasarkan jabatan, kekayaan, maupun kedudukan sosial, karena kemuliaan sejati hanya ditentukan oleh ketakwaan dan amal saleh.

Dicky juga menegaskan bahwa nilai-nilai Hari Arafah sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat saling peduli.

“Hari Arafah mengajarkan ketulusan, kesederhanaan, dan persaudaraan. Di tengah berbagai dinamika kehidupan saat ini, masyarakat harus tetap menjaga ukhuwah, menebarkan kebaikan, serta menciptakan suasana yang damai dan harmonis,” tuturnya.

Sebagai aktivis sosial di Kabupaten Subang, Dicky mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Arafah sebagai sarana memperbaiki diri sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mendoakan seluruh jamaah haji agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemabruran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta berharap Kabupaten Subang senantiasa menjadi daerah yang religius, aman, harmonis, dan penuh keberkahan.

@Boceng

Kadiman Pakpahan Mr Dreamer : “MEMBELI KEHORMATAN”

0
  1. Damosir, warta.in – Pada dasarnya, kehormatan tidak dapat dibeli dengan materi atau uang karena nilai transaksional merusak hakikat kehormatan itu sendiri. Kehormatan (*honor*) bukanlah komoditas komersial, melainkan sesuatu pengakuan moral, integritas, dan martabat individu yang tumbuh dari tindakan nyata dan kebajikan.
    Perubahan merupakan hukum alam yang bersifat abadi. Waktu merupakan pengadil atas berbagai perubahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.
    Seiring dengan berjalannya waktu, pernak pernik dan gelombang pasang surutnya kehidupan menjadi penghias sejati.                         Arah dan tujuan dalam kehidupan umat manusia sungguh beraneka ragam.
    Di dalam mencapai suatu rasa nikmat dan kebahagiaan, umat manusia dapat menggapainya dengan berbagai cara tanpa mengusik para tetangga. Namun, tidak dapat dipungkiri, selalu ada saja yang memiliki gaya yang tidak dapat diyakini dan diterima para tetangga. Pemaksaan kehendak dan keyakinan, terkadang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Pembenaran sering menjadi jargon pamungkas bagi sebagian orang.
    Adanya perbedaan yang sangat tajam ditengah tengah bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tidak terlepas dari  tingkat kemajuan dari PERADABAN anak-anak bangsa itu sendiri.
    Dengan berbagai dalih, terkadang, ada saja dari anak-anak bangsa mau menghalalkan segala cara demi suatu KEHORMATAN (tidak sebangun dengan hasangapon). Harta dunia dan jabatan menjadi lipstik yang sering diperalat demi suatu kehormatan, bagaikan hero dan superior ditengah tengah kaum inferior dan kaum marginal.  Akhir-akhir ini, sering terjadi pemaksaan kehendak atas dasar pembenaran yang dikemas dengan cara-cara tidak terhormat, menjadi suatu pertunjukan yang sering kita saksikan, baik itu yang bersifat informal maupun formal.
    Tidak jarang pula, bungkus dan kemasan menjadi bagian dari pembenaran demi suatu kehormatan. Sebaiknya, bingkai  kehormatan menjauhkan diri dari cermin yang retak agar penampakannya utuh dan menggambarkan yang sebenarnya.
    Kita sadar bahwa setiap umat manusia memiliki keberuntungan, walau bentuk, waktu dan penafsirannya beraneka ragam. Ada yang merasa beruntung dalam hidupnya karena memliki harta yang berlimpah, tapi tidak jarang juga ada yang merasa beruntung karena hidupnya dapat bersuka cita walau hanya sekedar makan minum ala kadarnya, dan lain sebagainya.
    Sejatinya, kehormatan yang sesungguhnya ada pada umat manusia mana kala sanggup mengedepankan nilai-nilai harkat dan martabat serta harga diri di atas godaan yang mengingkari panggilan hati nurani dan akal sehat.
    Seseorang bisa membeli posisi, gelar, kekuasaan, atau kepatuhan orang lain menggunakan uang.
    Namun, kepatuhan yang dibeli hanyalah kepura-puraan (*pseudo-respect*). Rasa hormat yang sejati (*authentic respect*) lahir dari sukarela dan pengakuan orang lain terhadap kebajikan seseorang, bukan karena ketergantungan ekonomi.
    Membeli kehormatan ibarat membeli bayangan, kita bisa memiliki objek tiruannya secara visual, namun kehilangan substansi esensial di dalamnya. Kehormatan sejati didapatkan dari cara hidup yang terjaga dimana terkelola dengan baik dan benar, bukan dari jumlah kekayaan yang dibelanjakan, ungkap Kadiman Pakpahan Mr Dreamer (red)