Beranda blog

Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi Naik Pangkat, SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI Sampaikan Ucapan Selamat

0

Warta.in, Bandung – Kabar kenaikan pangkat Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, Sp.OG., MARS., C.C.D., mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Keluarga Besar SURIYANTO LAW FIRM, Advokat dan Konsultan Hukum, bersama Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI), menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi yang diterima Kepala Rumah Sakit Tk. II 03.05.01 Dustira Cimahi tersebut.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi dalam menjalankan tugasnya sebagai perwira TNI AD sekaligus tenaga medis yang memimpin salah satu rumah sakit militer bersejarah di Jawa Barat.

Bagi SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI, kenaikan pangkat bukan semata-mata perubahan tanda kepangkatan, tetapi juga merupakan amanah yang disertai tanggung jawab yang semakin besar dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Rumah Sakit Tk. II 03.05.01 Dustira sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pelayanan kesehatan di wilayah Cimahi dan sekitarnya. Keberadaannya menjadi bagian penting dalam sistem kesehatan TNI AD sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai Kepala Rumah Sakit Tk. II Dustira, Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi dituntut mampu mengintegrasikan kompetensi kedokteran, manajemen rumah sakit, kepemimpinan, serta disiplin militer dalam menghadapi perkembangan dan tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Latar belakangnya sebagai dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG.), ditambah pendidikan Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) serta kompetensi profesional lainnya, menjadi bagian dari kapasitas yang mendukung pelaksanaan tugasnya dalam memimpin rumah sakit.

SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI juga menilai bahwa pelayanan kesehatan memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan masyarakat, termasuk aspek kemanusiaan, profesionalisme, kepastian hukum, serta keterbukaan informasi publik.

Dalam konteks tersebut, keberadaan institusi kesehatan TNI seperti Rumah Sakit Tk. II Dustira memiliki posisi strategis, tidak hanya dalam memberikan pelayanan kepada prajurit dan keluarga besar TNI, tetapi juga dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai ketentuan dan kapasitas yang dimiliki.

“Kenaikan pangkat ini kami harapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan pengabdian, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan keluarga besar TNI,” demikian pesan Keluarga Besar SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI.

Mereka juga menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, Rumah Sakit Tk. II Dustira terus melakukan penguatan kualitas pelayanan, peningkatan sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan fasilitas dan layanan medis.

Menurut mereka, kemajuan pelayanan kesehatan membutuhkan sinergi banyak pihak, termasuk tenaga medis, manajemen rumah sakit, institusi TNI, masyarakat, insan pers, serta berbagai elemen profesi lainnya.

Karena itu, SURIYANTO LAW FIRM dan DPP PWRI menyatakan akan terus memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah positif dalam peningkatan pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi, Sp.OG., MARS., C.C.D. Semoga amanah dalam mengemban tugas, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, serta kelancaran dalam menjalankan setiap tanggung jawab,” demikian disampaikan.

Ucapan tersebut sekaligus menjadi doa agar kenaikan pangkat yang diterima dapat semakin memperkuat semangat pengabdian Kolonel Ckm dr. Muchlas Fahmi sebagai perwira TNI AD, dokter, pimpinan rumah sakit, dan pelayan masyarakat.

Selamat dan sukses atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Semoga semakin amanah, profesional, dan senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi TNI AD, bangsa, negara, dan masyarakat.

 

(ds/tim***)

Polda NTB Imbau Penonton MotoGP Mandalika 2026, Jaga Anak dan Tidak Buang Sampah Sembarangan

0

Polda NTB Imbau Penonton MotoGP Mandalika 2026, Jaga Anak dan Tidak Buang Sampah Sembarangan

Warta in
Lombok Tengah,NTB — Polda NTB menyiapkan 2.678 personel gabungan pada Operasi Mandalika Rinjani 2026, dalam rangka MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika. Penonton diminta mengikuti arahan petugas sekaligus menjaga kenyamanan dan kebersihan selama event berlangsung.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. usai mengikuti Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika Rinjani, Kamis (1/10/2026), di Raja Hotel, Kuta-Mandalika mengatakan, puncak pengamanan berlangsung pada 10-11 Oktober saat event MotoGP digelar.

“Puncaknya adalah tanggal 10-11 pada saat event MotoGP. Kita memastikan seluruh personel yang mendapatkan sprint (surat perintah tugas, red) pelaksanaan pengamanan mengerti tugas dan tanggung jawabnya,” kata Kombes Kholid.

Dikatakan, Personel disiapkan di kawasan sirkuit, jalur lalu lintas, pelabuhan hingga bandara. Sejumlah pos pengamanan juga disiapkan, termasuk titik parkir serta jalur keluar-masuk penonton.

Kabid Humas Polda NTB mengimbau penonton tidak membawa anak berusia di bawah 5 tahun (balita) ke area event. Imbauan tersebut disampaikan demi keamanan dan kenyamanan anak, selama berada di tengah keramaian MotoGP.

“Kami mengimbau penonton tidak membawa anak di bawah usia 5 tahun ke lokasi event. Kondisi keramaian dan suara kendaraan balap perlu menjadi perhatian orang tua,” ujarnya.

Penonton juga diminta menjaga kebersihan kawasan sirkuit, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Puntung rokok juga diminta tidak dibuang sembarangan, karena berpotensi memicu kebakaran, terutama dalam kondisi musim kemarau.

“Kami juga mengimbau penonton tidak membuang sampah sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Buang sampah dan puntung rokok pada tempat yang sudah disediakan,” tegas Kombes Kholid.

Polda NTB turut menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan, terutama saat penonton meninggalkan kawasan sirkuit.

“Kita memastikan nanti di jalan tidak ada kemacetan, pengunjung bisa nyaman memasuki lokasi dan saat bubaran. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan, apabila terjadi kemacetan akibat bubaran MotoGP,” jelasnya.

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ikut menjadi perhatian. Personel serta peralatan pemadam disiapkan di sejumlah titik, termasuk kawasan perbukitan sekitar sirkuit.

“Kita memastikan juga karena di MotoGP ini jangan sampai ada karhutla. Sekarang musim kemarau, kita pastikan tidak ada karhutla yang bisa mengganggu pelaksanaan race MotoGP ini,” ungkap Kombes Kholid.

Sebanyak 2.678 personel gabungan TNI-Polri dan stakeholder akan dilibatkan dalam pengamanan. Gelar pasukan dijadwalkan pada 5 Oktober sebagai tanda dimulainya Operasi Mandalika Rinjani 2026.(sr/hpntb)

Kapal Baca Polri Sambangi SDN 18 Semulut, Dalam Program Jalur Satpolair Meranti

0

Meranti,- Upaya menumbuhkan budaya membaca sekaligus kepedulian terhadap lingkungan terus dilakukan jajaran Kepolisian di Kabupaten Kepulauan Meranti Kamis (1/10/2026).

Tentunya Melalui program Kapal Baca Polri, para pelajar diajak mengenal dunia literasi dengan cara yang menyenangkan sekaligus menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di SDN 18 Semulut tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa.

” Kehadiran Kapal Baca menjadi pengalaman tersendiri bagi anak-anak yang tidak hanya diajak membaca buku, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.IK Melalui Kasat Polairud AKP Ridwan SH.MH.

Kasatpolair juga mengatakan, Suasana kegiatan semakin menarik ketika para siswa mengikuti sesi membaca bersama. Buku-buku yang disediakan menjadi jendela bagi mereka untuk mengenal berbagai pengetahuan dan cerita baru.

” Tentunya Tak berhenti pada kegiatan literasi, jajaran Polri juga mengajak para siswa memahami konsep Green Policing, yakni kepedulian terhadap lingkungan yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya,Pesan tersebut diwujudkan melalui kegiatan peduli lingkungan, termasuk penanaman pohon. Para siswa diperkenalkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, melainkan tanggung jawab bersama yang dapat dilakukan siapa saja.

“Dengan Melalui Kapal Baca, Polri berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. Polisi tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan, literasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Kasat juga menegaskan Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan pelajar sekaligus membangun kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan hijau merupakan bagian penting dari masa depan.

“Dari sebuah buku, lahir pengetahuan. Dari sebuah pohon, tumbuh harapan. Melalui Kapal Baca Polri, keduanya dipertemukan untuk membangun generasi muda Meranti yang cerdas, peduli, dan mencintai lingkungannya,” tutupnya.

( Rilis: Humas Polres Meranti ).

Satu Busana Sejuta Cerita : Wastra NTB Unjuk Pesona di Kriyanusa 2026

0

Satu Busana Sejuta Cerita : Wastra NTB Unjuk Pesona di Kriyanusa 2026

Warta.in
Jakarta,NTB — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sinta M. Iqbal, mewakili NTB dalam Fashion Show 38 Provinsi yang menjadi bagian dari rangkaian Kriyanusa 2026. Dalam ajang tersebut, NTB menampilkan kekayaan wastra dan kriya daerah yang dipadukan dalam satu busana, dengan mengangkat karakter, filosofi, dan keberagaman budaya dari sejumlah daerah di NTB.

Busana yang dikenakan Sinta M. Iqbal memadukan Motif Gumilang Betulung dari Desa Kebon Ayu, Lombok Barat, dengan Kain Tenun Bima bermotif Lomba Moti To’i atau Gari (Garis).

Motif Gumilang Betulung merepresentasikan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Lombok Barat. Sementara motif Gari dari Bima, melalui susunan garis yang teratur, melambangkan kejujuran, ketegasan, konsistensi, serta ketekunan.

Kombinasi warna marun, putih, dan kuning keemasan memberikan karakter kuat sekaligus elegan pada busana yang ditampilkan.

“Melalui fashion show ini, kita ingin menunjukkan bahwa NTB memiliki kekayaan wastra dan kriya yang sangat beragam. Setiap daerah memiliki motif, filosofi, dan karakter yang berbeda, tetapi semuanya menjadi bagian dari satu identitas budaya NTB,” ujar Sinta M. Iqbal.

Menurutnya, keberagaman tersebut tidak hanya penting untuk dilestarikan, tetapi juga perlu terus dikembangkan melalui inovasi sehingga wastra dan kriya NTB dapat semakin dikenal dan memiliki nilai tambah bagi para perajin.

“Wastra bukan hanya tentang kain, tetapi juga tentang cerita, tradisi, keterampilan, dan identitas masyarakat yang ada di dalamnya. Karena itu, kita ingin kekayaan ini terus hidup, berkembang, dan memberikan manfaat bagi para perajin serta masyarakat,” lanjutnya.

Penampilan tersebut juga dilengkapi tas ketak khas Lombok Tengah, yang dibuat secara handmade dari serat tanaman ketak. Kriya tersebut menjadi bagian dari kekayaan kerajinan NTB yang dikerjakan dengan keterampilan dan ketelitian para pengrajin secara turun-temurun.

Sebagai pelengkap, digunakan pula perhiasan mutiara khas NTB bernuansa emas. Kilau mutiara memberikan sentuhan elegan sekaligus merepresentasikan salah satu kekayaan alam dan produk kerajinan unggulan NTB.

Keikutsertaan Ketua Dekranasda NTB dalam Fashion Show Parade Wastra Indonesia menjadi momentum untuk memperkenalkan keberagaman wastra dan kriya NTB di panggung nasional.

Dari tenun Lombok Barat, tenun Bima, kriya ketak Lombok Tengah, hingga mutiara Lombok, setiap elemen membawa cerita dan karakter tersendiri. Seluruhnya kemudian dipadukan menjadi satu tampilan yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat.(sr/dkisntb)

Menjelang musim penghujan sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas, Polsek Bunut kembali menggelar Jumat Curhat

0

BUNUT — Jumat, 2 Oktober 2026, Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri ini dilaksanakan untuk mendengarkan secara langsung keluhan, aspirasi, serta permasalahan Kamtibmas dari masyarakat setempat demi menghadirkan solusi yang tepat dan cepat dari pihak kepolisian.

Pada kesempatan kali ini, Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga, S.H., M.H., diwakili oleh Kanit Binmas Polsek Bunut, Aipda S.E. Pardosi. Dalam arahannya, beliau menyoroti kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca yang kini mulai memasuki musim hujan.

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan penyumbatan saluran air. Selain itu, potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Bunut juga tetap harus diantisipasi bersama,” ujar Aipda S.E. Pardosi.

Dalam pertemuan tersebut, Polsek Bunut membahas tiga topik utama serta menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat:

1. Pencegahan Narkoba dan Judi Online Polsek Bunut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berkolaborasi memutus rantai peredaran narkotika dan praktik judi online. Warga diimbau untuk segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi pelanggaran tersebut agar dapat langsung ditindaklanjuti.

2. Pencegahan Kenakalan Remaja dan Perlindungan Anak Masyarakat diminta untuk memperketat pengawasan dalam lingkup rumah tangga guna mencegah anak terjebak dalam pergaulan bebas, aksi bullying, hingga bahaya LGBT. Pihak kepolisian menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memberikan edukasi serta sosialisasi untuk mencegah kasus persetubuhan maupun kekerasan terhadap anak di bawah umur.

3. Bahaya dan Sanksi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kanit Binmas juga menegaskan larangan keras membuka lahan dengan cara membakar. Pihaknya mengingatkan bahwa ada sanksi hukum tegas bagi siapa saja yang terbukti memicu atau menyebabkan terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polsek Bunut.

Melalui program Jumat Curhat ini, Polsek Bunut berharap hubungan silaturahmi dan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga situasi keamanan di Kecamatan Bunut dapat terus terjaga dengan kondusif.

Kecelakaan Tiga Kendaraan Terjadi di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, Tiga Pengemudi Selamat

0

Warta.in-REJANG LEBONG

Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, tepatnya di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.25 WIB.

Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas Polres Rejang Lebong, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit Toyota Avanza warna putih, satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel warna hitam, dan satu unit Mitsubishi Fuso warna oranye.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka. Ketiga pengemudi kendaraan yang terlibat, yakni Heriyanto (46), Indra (55), dan Muslim (51), dilaporkan tidak mengalami luka.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada ketiga kendaraan. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.

Diduga Mengalami Rem Bermasalah, Menurut kronologi sementara yang tercantum dalam laporan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Mitsubishi Fuso yang dikemudikan Muslim melaju dari arah Curup menuju Lubuklinggau.Saat melintasi jalan yang lurus dan agak menurun, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kendaraan kemudian menghantam bagian kanan Toyota Avanza yang melaju di jalur tersebut.Toyota Avanza kemudian terseret sekitar 15 meter dan selanjutnya menabrak sebuah rumah yang berada di sisi kiri jalan jika dilihat dari arah Curup menuju Lubuklinggau.

Setelah itu, Mitsubishi Fuso melanjutkan pergerakan dan sekitar 200 meter kemudian terlibat benturan dengan truk Mitsubishi Colt Diesel. Benturan tersebut menyebabkan truk Colt Diesel terpental ke arah kanan. Mitsubishi Fuso akhirnya berhenti setelah menabrak pembatas atau dinding jalan di sisi kiri.Polisi mengklasifikasikan kejadian tersebut sebagai kecelakaan lalu lintas dengan pola tabrak depan-belakang. Namun, penyebab pasti kecelakaan dan pihak yang bertanggung jawab tetap menjadi kewenangan penyidik untuk menentukan berdasarkan hasil pemeriksaan, keterangan saksi, kondisi kendaraan, serta alat bukti lainnya.

Polisi Lakukan Penanganan, Kondisi jalan di lokasi kejadian dilaporkan berupa jalan nasional dengan bentuk jalan lurus. Saat kejadian, cuaca dalam kondisi cerah pada sore hari dan arus lalu lintas terpantau ramai namun lancar.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Rejang Lebong telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan di tempat kejadian perkara (TKP), mencari dan meminta keterangan saksi yang mengetahui kejadian, serta membuat laporan polisi.

Salah satu saksi yang dimintai keterangan adalah Mastani (58), seorang buruh yang berdomisili di Kota Palembang, Sumatera Selatan.Peristiwa tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor : LP/A/…/IX/2026/SPKT.LANTAS/ BENGKULU/RESOR REJANG LEBONG, tertanggal 1 Oktober 2026. Dalam laporan tersebut, perkara disebut diduga berkaitan dengan ketentuan Pasal 310 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.Penanganan perkara selanjutnya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Tim Redaksi)

Mengusung Tema “Batik Berlayar”, PALI Siap Pancarkan Pesona Khazanah Budaya di Hari Batik Nasional 2026.

0

Warta.in//PALI, 2 Oktober 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara resmi menggaungkan semangat pelestarian budaya melalui tema sentral “Batik Berlayar”. Peringatan tahun ini menjadi momentum krusial bagi Bumi Serepat Serasan untuk menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga, merawat, sekaligus mengembangkan warisan takbenda dunia asli Indonesia tersebut agar tetap relevan di tengah arus modernisasi.

Bupati PALI, Asgianto,ST. menyampaikan bahwa filosofi “Batik Berlayar” membawa pesan mendalam mengenai arah gerak kebudayaan lokal. Menurutnya, batik tidak boleh sekadar menjadi pajangan masa lalu atau pakaian formal konvensional, melainkan harus terus “berlayar” mengarungi zaman, beradaptasi dengan tren global, dan mampu menjadi pilar penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

“Hari Batik Nasional bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Lewat tema ‘Batik Berlayar’, kita ingin batik khas daerah kita terus bergerak maju, dikenal lebih luas, dan mampu mengarungi ketatnya persaingan industri kreatif. Ini adalah identitas bangsa yang harus melekat erat dalam sanubari setiap generasi, khususnya di Kabupaten PALI,” ujar Asgianto dalam keterangan resminya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten PALI, Dwi Septaria, menekankan pentingnya peran aktif komunitas, perajin lokal, dan kaum perempuan dalam ekosistem pelestarian ini. TP PKK PALI berkomitmen penuh untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM batik lokal agar mampu menghasilkan karya yang berdaya saing tinggi.

“Kain batik adalah perpaduan antara seni, ketekunan, dan cerita rakyat yang dituangkan dalam selembar kain. Melalui momentum Hari Batik Nasional 2026 ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bangga mengenakan batik buatan lokal. Kami di TP PKK akan terus mendorong inovasi motif-motif baru yang mencerminkan kekayaan alam dan budaya PALI, agar kain kita memiliki daya pikat yang unik di pasar nasional,” ungkap Dwi Septaria.

Pemerintah Kabupaten PALI juga mengajak seluruh jajaran instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, pihak swasta, hingga masyarakat luas untuk serentak mengenakan batik pada hari bersejarah ini. Langkah ini diharapkan mampu memantik perputaran roda ekonomi para perajin dan pedagang batik lokal secara signifikan.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat, peringatan Hari Batik Nasional 2026 dengan semangat “Batik Berlayar” ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan besar bagi Kabupaten PALI untuk membawa produk kriya daerah menuju panggung yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

 

(Rilis: Randi)

Rayakan Hari Batik, Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Serukan Aksi Lestarikan Budaya.

0

Warta.in//PALI, 2 Oktober 2026 – Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat, 2 Oktober 2026, menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan kembali kekayaan budaya nusantara. Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, seruan untuk menjaga dan merawat warisan luhur ini menggema kuat dari kalangan legislatif.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH., MH., menyampaikan pesan mendalam dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2026. Politisi senior dari Partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa batik bukan sekadar selembar kain bermotif indah, melainkan identitas kolektif yang merekatkan keberagaman suku dan budaya di Indonesia.

Batik Sebagai Bahasa Persatuan tanpa Kata, Dalam pernyataan resminya, Firdaus Hasbullah menjabarkan makna filosofis yang terkandung di dalam setiap helai kain batik. Menurut tokoh hukum dan politik Kabupaten PALI ini, batik memiliki kekuatan magis sebagai media pemersatu.

“Setiap guratan batik adalah simbol persatuan. Kain batik adalah bahasa tanpa kata, yang menceritakan kisah perjalanan panjang bangsa kita melalui keindahan motif dan kekayaan warna,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan bahwa di tengah dinamika zaman dan gempuran modernisasi, keberadaan batik justru semakin relevan sebagai jangkar budaya. Keberagaman motif dari Sabang sampai Merauke mencerminkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, di mana perbedaan corak justru melahirkan keselarasan estetika yang diakui dunia.

Panggilan Aksi: Merawat dan Melestarikan Warisan Indah Indonesia Tidak hanya sekadar memberikan ucapan selamat, Firdaus Hasbullah yang tampil berwibawa mengenakan kemeja batik bernuansa biru khas dalam unggahan resminya, turut menyelipkan ajakan konkret (call to action) kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Bumi Serepat Serasan (julukan Kabupaten PALI).

“Selamat Hari Batik Nasional 2026. Mari kita bersama-sama secara konsisten terus merawat, menjaga, dan melestarikan warisan indah Indonesia ini. Jangan sampai kebanggaan ini luntur atau bahkan diklaim oleh pihak lain karena kelalaian kita dalam menjaganya,” tegas Wakil Ketua DPRD PALI tersebut.

Menurutnya, langkah konkret pelestarian bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti:

1. Mengenakan Batik dalam Aktivitas Keseharian: Menggunakan pakaian batik tidak hanya pada acara formal atau kedinasan, tetapi juga menjadikannya tren mode sehari-hari.

2. Mendukung Pengrajin Lokal: Memprioritaskan pembelian batik tulis atau batik cap hasil karya UMKM lokal guna menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

3. Edukasi Generasi Muda: Mengenalkan nilai sejarah dan cara pembuatan batik kepada anak-anak sejak usia dini agar rantai regenerasi budaya tidak terputus.

Komitmen Legislatif Terhadap Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Sebagai pimpinan di DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah juga menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus mendukung regulasi dan program kerja pemerintah daerah yang berorientasi pada pengembangan kebudayaan lokal serta pemberdayaan pengrajin batik.

Sektor ekonomi kreatif berbasis budaya, termasuk industri batik lokal Sumatra Selatan, dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat pasca-pandemi dan di tengah transisi ekonomi global. Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, diharapkan geliat industri kreatif berbasis wastra nusantara semakin bergairah.

Segenap keluarga besar DPRD Kabupaten PALI bersama Partai Demokrat regional mengucapkan: “Selamat Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2026. Batik adalah Kita, Identitas Bangsa Indonesia.”

 

(Randi)

Guna Cegah Kemacetan Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Beberapa Titik Rawan Kemacetan

0

Guna Cegah Kemacetan Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Beberapa Titik Rawan Kemacetan

LAMONGAN//Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Deny, Aiptu Suhadi, Aipda Afis dan Brigadir Bayu di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Jum’at (02/10/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas dan di laporkan situasi Perempatan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang dalam keadaan lancar

Wakapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Secara Rutin Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

0

Secara Rutin Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

LAMONGAN//Warta.In – Dalam rangka kelancaran tugas dan menjaga kebersihan, Anggota Polsek Ngimbang melaksanakan pengecekan Inventaris dan pembersihan Mapolsek Ngimbang, Pada Hari Jum’at (02/10/2026)pukul 08.00 wib

Kegiagan ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang
Aiptu Djudi,Aiptu Deny Aipda Zaeni dan Brigadir Bayu

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “Bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek perlengkapan
Mapolsek Ngimbang antara lain ruang penjagaan, ruang pelayanan, kendaraan dinas dan cek senpi Polsek Ngimbang, ”

Sasaran untuk kesiap – siagaan tugas penjagaan, bersih – bersih mako, kendaran dan cek senpi ungkapnya.

Kami berharap dengan kesiap siagaan tugas penjagaan Polsek Ngimbang dapat dapat memperlancar pelayanan kepada Masyaralat dan wilayah Ngimbang tetap Aman dan Kondusif ( roy)