25.9 C
Jakarta
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda blog

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Kepedulian dan Persaudaraan

0

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Kepedulian dan Persaudaraan

Warta.in
Mataram,NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB menunaikan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora Provinsi NTB. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan umat untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Miq Iqbal, sapaan Gubernur NTB ini.

Ia menambahkan,
Ramadan menggambarkan suasana yang penuh kehangatan mulai dari sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga momen kebersamaan saat berbuka yang menurutnya menjadi sumber kedamaian dan penyejuk hati.

Gubernur yang pernah Dubes Indonesia untuk Turki ini menekankan, bahwa nilai-nilai yang tumbuh di bulan suci tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu.

Miq Iqbal juga menyoroti inti ajaran puasa yang menekankan pentingnya menahan diri, baik dalam tindakan, ucapan, maupun perilaku sehari-hari.

Pengendalian diri, lanjutnya, merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan hidup dan keseimbangan alam.

“Puasa mendidik kita menahan diri dari haus dan lapar, juga menahan diri membeli walau mampu, berbicara walau bisa, dan bertindak walau mampu. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat di atas mudarat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa melalui puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan bukan hanya untuk satu orang, tetapi untuk seluruh manusia. Semangat berbagi perlu dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Miq Iqbal mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya karena tuntas menjalankan ibadah puasa, tetapi ketika umat mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan berbagi, dan langkah kita lebih kuat membantu sesama,” ujarnya.

Miq Iqbal menekankan pentingnya menguatkan komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB, baik atas nama pemerintah, pribadi, maupun keluarga.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberi kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya(sr/dkintb)

Kapolresta Apresiasi Pawai Takbiran dan Salat Idul Fitri di  Kota Mataram Tertib , Aman dan Lancar.

0

Kapolresta Apresiasi Pawai Takbiran dan Salat Idul Fitri di  Kota Mataram Tertib , Aman dan Lancar.

Warta.in
Mataram, NTB – Pelaksanaan Pawai Malam Takbiran hingga Salat Idul Fitri 1447 H di seluruh wilayah hukum Polresta Mataram berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang berarti di tengah masyarakat.

Sebanyak 9 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polresta Mataram sukses menyelenggarakan pawai takbiran dan salat Idul Fitri dengan tertib, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta merayakan lebaran penuh kebersamaan.

Ribuan Warga Antusias, 605 Kafilah Ramaikan Takbiran

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK., MH., menjelaskan bahwa seluruh kecamatan melaksanakan pawai takbiran di wilayah masing-masing dengan total ratusan kafilah yang turut serta.

Adapun rincian peserta pawai takbiran di masing-masing kecamatan sebagai berikut:

Ampenan: 51 kafilah
Sekarbela: 29 kafilah
Mataram: 58 kafilah
Selaparang: 40 kafilah
Cakranegara: 26 kafilah
Sandubaya: 37 kafilah
Narmada: 155 kafilah
Lingsar: 106 kafilah
Gunungsari: 103 kafilah

Total sebanyak 605 kafilah turut memeriahkan malam takbiran, dengan ribuan masyarakat berkumpul di titik-titik pelaksanaan kegiatan.

“Kita patut bersyukur karena seluruh kecamatan sukses melaksanakan pawai dengan aman. Meski ribuan orang berkumpul, situasi tetap kondusif,” ujar Kapolresta, Sabtu (21/03/2026).

Sinergitas Jadi Kunci Keberhasilan

Kapolresta menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari sinergi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.

Selain itu, kesiapan personel gabungan di lapangan turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pawai hingga salat Idul Fitri, berjalan tanpa hambatan.

Apresiasi dan Ucapan Idul Fitri

Atas keberhasilan tersebut, Kapolresta Mataram menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan personel pengamanan yang telah bekerja sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman,” tutupnya.(sr/hpm)

*UCAPAN TERIMA KASIH DARI DUBES RUSIA UNTUK PPWI*

0

*UCAPAN TERIMA KASIH DARI DUBES RUSIA UNTUK PPWI*

Nasional, 21 Maret 2026 – Surat resmi yang penuh makna telah tiba di meja Pengurus Pusat Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), yang diterima langsung oleh Ketua Umum Nasional PPWI, Bapak Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., sekaligus tokoh Hak Asasi Manusia internasional dari Indonesia. Dalam surat tersebut, Duta Besar Republik Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Bapak Sergei Tolchenov, dengan tulus menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh rekan pengurus, serta setiap anggota PPWI yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dan juga di berbagai wilayah luar negeri, atas partisipasi aktif yang diberikan dalam acara Telekonferensi Internasional yang sukses diselenggarakan pada hari Kamis, 19 Maret 2026 silam; acara yang secara khusus membahas dinamika kompleks dari perang yang tengah berlangsung antara Rusia dan Ukraina, dengan fokus utama pada dugaan kejahatan perang yang telah menyasar penduduk sipil yang tidak berdosa di wilayah Belgorod, Rusia.

Telekonferensi internasional yang berpusat di Kota Vienna, Austria, telah berhasil menarik perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat dunia, dengan jumlah peserta delegasi yang mencapai lebih dari 200 orang yang berasal dari berbagai negara dan organisasi internasional ternama; di mana dalam kesempatan yang berharga tersebut, perwakilan PPWI telah menyampaikan pernyataan yang bernuansa konstruktif dan penuh kedalaman pemikiran, yang pada intinya menyerukan kepada seluruh komunitas internasional agar segera mengambil langkah nyata serta konkret, untuk mendorong semua pihak yang terlibat dalam konflik tersebut – terutama lembaga Pemerintah Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) – agar dapat segera melakukan proses penghentian pertempuran dengan secepat mungkin, dan bersama-sama mengupayakan terwujudnya perdamaian yang abadi serta berkelanjutan di kawasan Eropa Timur.

Dalam isi surat yang ditulis dengan bahasa yang hangat dan penuh penghargaan tersebut, Duta Besar Sergei Tolchenov menyatakan bahwa kontribusi berharga yang diberikan oleh PPWI dalam acara internasional tersebut tidak hanya menunjukkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap kondisi perang dan nasib rakyat sipil yang menjadi korban, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa komunitas warga Indonesia memiliki pemahaman yang luas dan mendalam tentang dinamika geopolitik dunia, serta memiliki komitmen yang kuat dan tak tergoyahkan terhadap nilai-nilai perdamaian dan keadilan internasional; hal ini, menurutnya, sangat berarti dan memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam upaya mewujudkan pemahaman yang lebih baik antara bangsa Rusia dan bangsa Indonesia, serta antara kedua negara besar tersebut dengan komunitas internasional secara keseluruhan.

Duta Besar tersebut juga dengan tegas menegaskan bahwa ucapan terima kasih yang disampaikan ini bukan hanya untuk beberapa individu atau kelompok tertentu dalam lingkungan PPWI, melainkan secara khusus untuk seluruh keluarga besar PPWI yang telah bekerja sama dengan sangat baik dan menunjukkan solidaritas yang tinggi dalam menghadapi berbagai isu-isu penting yang menyangkut masa depan dunia; ia dengan harap mendalam menyampaikan bahwa hubungan yang erat dan penuh rasa saling menghargai antara Republik Federasi Rusia dengan PPWI, serta dengan seluruh bangsa Indonesia, akan terus terjaga dengan baik dan semakin diperkuat di masa yang akan datang, melalui berbagai bentuk kerja sama yang bermanfaat dan menguntungkan bagi kedua belah pihak serta bagi dunia pada umumnya.

Sebagai bagian penutup dari surat dan pesan yang disampaikan kepada seluruh anggota PPWI, Bapak Sergei Tolchenov juga tidak lupa dengan hangat menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah bagi seluruh umat Islam di Indonesia, dan juga bagi seluruh anggota PPWI yang merayakannya; di samping itu, ia juga dengan sikap yang rendah hati mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada semua pihak, sebagai wujud penghormatan yang tulus terhadap tradisi budaya dan nilai-nilai kebersamaan yang sangat dijunjung tinggi serta menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat di tanah air Indonesia.

Demikianlah pesan yang penuh makna dan ucapan terima kasih yang tulus dari Duta Besar Republik Federasi Rusia untuk Indonesia yang disampaikan kepada seluruh keluarga besar PPWI; semoga kontribusi yang telah diberikan dapat menjadi bagian yang berharga dari upaya bersama untuk membawa perubahan positif bagi dunia, serta dapat memperkuat peran serta aktif Indonesia dan Rusia dalam membangun dunia yang lebih damai, lebih adil, dan lebih sejahtera bagi semua umat manusia.

(*TIM PPWI/HD*)

SPBU Tien Esa Amongpraja,Ciparay,bIdul Fitri 1447 H. Tetap Buka Melayani Pembeli, Sapa,Senyum,di Mulai Dari 0

0

Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu, 21 Maret 2026. WARTA. IN
SPBU Tien Esa Amongpraja, Ciparay Takbir Lebaran Berkumandang, bergema di seantero Jagat, Kami Operator Nozle, Satpam, Supervisor, dengan Sapa, Senyum, di Mulai Dari 0, ya Pak, Bu, Tetap setia Melayani.
Sapa, Senyum, Mulai dari O, Tidak di Gantung, tidak di Silang.
Kami melayani konsumen dengan Hati sebagai bagian dari Pelayanan Masyarakat, Papar Ninda, Sang Operator Nozle, berseragam Merah Putih.
Undang, Operator Nozle Senior, tetap setia mengabdi di SPBU Tien Esa Amongpraja Ciparay, setelah silih berganti Supervisor Berseragam Hitam.
Seragam Hijau Daun, dikenakan Sang Cleaning Servis, yang Setia Menjaga Kebersihan di lingkungan Area SPBU, dari Taman yang terlihat dan tertata asri dan rapih, sampai dengan Kebersihan Toilet Gratis.
Sang penjaga keamanan, berseragam Hitam, supaya kondusif, aman, nyaman bagi pelanggan, maupun lingkungan sekitaran SPBU. WARAY.
Bagi Pelanggan yang Harus, tersedia Teh Cup, Yang Kurang Angin tersedia isi Nitrogen, sementara yang ingin menghilangkan Pusing, Masuk Angin, tersedia Rujak Motor, di Samping Pintu Keluar SPBU Tien Esa Amongpraja Ciparay. Tersedia juga ATM BNI 46, Gas Melon 3 Kg. Serta Oli Mesin Pertama. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Dr. Iman S. SKM. S. Psi. S. Sos. MPH. M. Psi. M. Si. Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

0

Palembang, Sabtu, 21 Maret 2026. WARTA. IN
Dr. Iman S. SKM. S. Psi. S. Sos. MPH. M. Psi. M. Si. Atas nama pribadi, Keluarga di Palembang dan Serang Banten RS Adhyaksa Serang Banten, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. “Mohon Maaf Lahir Bathin”, Kepada Keluarga Besar Peniron Family. Atas Sikap, perbuatan yang terjadi selama tahun 2026.
Semoga Keluarga Besar Peniron Family, yang berada di Peniron, Kebumen, di Jakarta, di Lampung, di di Bengkulu, di Cilacap, di Pangandaran, di Kawunganten, di Yogyakarta, dan di manapun berada, semoga di beri kesehatan, umur panjang, murah rejeki dan jangan Lupa Senyum dan Bahagia, Karena, Senyum dan Bahagia, Obat Manjur Sehat dan awet muda, papar Dr. Iman.
Terutama buat Ibnu S -Teti, Tito- Ida Paket Momy Hebat, Dewi Luran – Budi Paket Mom’s Smart, Tri Antingah Paket Ibu Hebat, Yunita Kampung Jawa Jakarta, Antingah, Suparjo, Keluar Besar Edy Nalapraya, Hudaya, Kastini, Muktini dan tidak lupa kepada Ajure Ramane BOREK. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Anjar Lugiyana,S.Ip.M.Ip.Camat Ciparay Beserta Kapolsek, Danramil Melaksanakan Shalat Idul Fitri1447H.di MBC

0

Ciparay, Sabtu, 21 Maret 2026. WARTA. IN
Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar. Anjar Lugiyana, S. Ip. M. Ip. Camat Ciparay, Bersama AKP. Ilmansyah, SE. MH. CPHR. Kapolsek Ciparay. Deni Imam Firdaus, SH. Danramil Ciparay, Melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H. Di MBC. Mesjid Besar Ciparay, Selasa, 21 Maret 2026.
Pelaksana Shalat Idul Fitri 1447 H. di MBC, Khatib/Imam, Drs. H. Ma’wan Rahayu, MM. Kepala KUA Ciparay.
Hari penuh berkah, Rayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Hari kemenangan setelah Saum 1 (Satu) Bulan, Momentum kepada Kesucian, Kepedulian, tumbuhkan semangat kebersamaan, ketaqwaan selama bulan Ramadhan, bisa diteruskan ke Bulan-bulan berikutnya. Atas nama Pribadi, Keluarga dan Lembaga, Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. “Mohon Maaf Lahir Bathin”. Papar Drs. H. Dadang Supriatna , S. Ip. M. Si. Bupati Bandung, yang di Bacakan Anjar Lugiyana, S. Ip. M. Ip. Camat Ciparay.
8 bulan sebagai Camat Ciparay, Kami merasa banyak kekurangan, dalam pelayanan publik kepada masyarakat Ciparay, untuk itu kami mohon bantuan kolaborasi, sinergitas, untuk melaksanakan program pembangunan untuk Kecamatan Ciparay “Kapi Raray” yang lebih baik. Atas nama Pribadi, Keluarga, Staf Kecamatan Ciparay, “Mohon Maaf Lahir Bathin”, dan kami “Berkomitmen” untuk Kecamatan Ciparay yang lebih maju. Papar Anjar.
Di Era Digitalisasi, keterbukaan informasi, terutama Medsos, Media seharusnya digunakan untuk kemajuan Informasi dan Pendidikan, bahkan di Era Digitalisasi sekarang, Nikah, Daftar, Bayar Via Online. Papar Drs. H. Ma’wan Rahayu, MM. Ketua KUA Kecamatan Ciparay Dalam menutup Khutbah Idul Fitri 1447 H.
Turut hadir YKM, DKM, MBC, Porkopincam Ciparay, TOMAS Ciparay, Warga Masyarakat dan Jamaah MBC. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Kabiro Warta IN Sampaikan Ucapan Idul Fitri

0

Lampung Barat,warta.in,,Sabtu, 21 Maret -2026 – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kabiro media Warta In, Semi Asih menyampaikan ucapan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pembaca dan mitra kerja media.

Ucapan tersebut disampaikan melalui rilis resmi yang juga disertai dengan visual publikasi menampilkan sosok Asih.

Dalam pernyataannya, Asih yang merupakan kabiro warta in Lampung Barat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang introspeksi diri serta memperkuat nilai-nilai kejujuran dan integritas.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Asih dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa sebagai kabiro media online warta in, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Media diharapkan dapat menjadi pilar informasi yang terpercaya di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Asih juga menyoroti pentingnya menjaga independensi pers di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks.

Menurutnya, Idul Fitri menjadi momen yang tepat untuk memperkuat kembali semangat profesionalisme insan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga kebenaran dan keadilan. Oleh karena itu, integritas harus selalu menjadi landasan utama dalam setiap pemberitaan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia berharap momentum Idul Fitri dapat mempererat hubungan antara media, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, serta membawa keberkahan bagi semua pihak.

Ucapan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh tim redaksi, jurnalis, dan mitra kerja yang selama ini telah berkontribusi dalam membangun dan menjaga kredibilitas media.

Kapolres Metro Bekasi Kota dan Jajaran Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H tahun 2026 di Halaman Mapolres

0

warta.in Bekasi â—Š Sabtu, 21 Maret 2026

Bekasi – Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Metro Bekasi Kota di Jalan Pangeran Jayakarta No. 28, Medan Satria, Sabtu (21/3/2026) pagi. Ratusan personel kepolisian bersama masyarakat sekitar melaksanakan sholat Idul Fitri 1447 H tahun 2026 berjamaah dengan penuh kekhusyukan.

Salat Id berjamaah ini dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro S.H S.I.K M.H, bersama Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara S.I.K M.I.Kom. Tampak hadir pula jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres dan para Kapolsek se-Kota Bekasi yang berbaur bersama warga dalam barisan saf.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah bersama anggota dan masyarakat di lingkungan Mapolres. Ini merupakan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro seusai pelaksanaan salat.

Pelaksanaan salat Id di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota ini berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Seusai salat, jajaran Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan halal bi halal sederhana untuk saling bermaaf-maafan dan memperkuat rasa kekeluargaan antar personel.

(Alpin A.S)

Amankan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H, Kapolsek Ngimbang Gelar Apel Pengamanan Bersama TNI

0

Amankan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H, Kapolsek Ngimbang Gelar Apel Pengamanan Bersama TNI dan Forkopimcam Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polsek Ngimbang bersama TNI dan Anggota Perguruan Silat menggelar apel siaga gabungan di Wilayah Ngimbang, Jumat (20/3/2026) pukul 22.00 wib malam.

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H beserta diikuti oleh personel Polsek Ngimbang anggota Koramil, Satpol PP dari TNI Yon TP 887 Joko Modo dan Anggota Pesilat (BKP) Kecamatan Ngimbang

Dalam arahannya, Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumatra, S.H menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya saat masyarakat melaksanakan malam takbiran.

“Kami melaksanakan apel siaga pengamanan Idul Fitri malam takburan ini, dilanjutkan dengan patroli ke seluruh wilayah Kecamatan Ngimbang. Hal ini untuk menjaga kamtibmas dan kelancaran lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan takbiran di mushola maupun masjid,” ujar Iptu IWayan Sumantra, S.H

Ia juga menekankan kepada seluruh petugas agar melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kerumunan di tepi jalan raya, termasuk menertibkan kegiatan takbir keliling yang menggunakan Soun Horeg jalur nasional.

“Kami menghimbau petugas untuk menertibkan apabila terdapat Konvoi kendaraan dan kerumunan di tepi jalan raya. Selain itu, takbir keliling di jalan nasional akan dibatasi dengan pendekatan persuasif dan humanis guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel langsung diberangkatkan untuk melaksanakan patroli gabungan di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Ngimbang

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana malam Idul Fitri yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat, pungkasnya ( roy)

*Nilai-nilai Spiritual Dari Acara Pulang Mudik ke Kampung Halaman*

0
Oplus_131072

*Nilai-nilai Spiritual Dari Acara Pulang Mudik ke Kampung Halaman*

BUDAYA, – Tradisi pulang mudik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia, yang dilakukan untuk merayakan hari-hari penting seperti Lebaran, hari raya Natal, dan Tahun Baru bersama sanak keluarga, kerabat, serta handai taulan lainnya. Tradisi mudik ini sungguh bermanfaat secara ekonomi maupun budaya; karena peredaran uang dan roda ekonomi akan menggelinding hingga ke pelosok desa, yang pada hari biasa nyaris tidak terjamah dan mengalami distribusi yang tidak merata. Maka itu, momentum Lebaran atau perayaan Natal bersama keluarga di kampung halaman memiliki nilai yang luar biasa, setidaknya untuk merekatkan kembali jalinan persaudaraan dan pertemanan yang ada di desa atau kampung halaman agar tidak sampai melekang dan hilang begitu saja.

Selain itu, dalam perspektif budaya, acara pulang mudik membuktikan adanya keterikatan spiritual maupun emosional dari masyarakat urban di perkotaan dengan sahabat, kerabat, serta keluarga yang masih tinggal di kampung halaman. Artinya, akar budaya dari setiap individu yang merasa mendapatkan nilai tambah dari acara mudik ini masih terpelihara dengan baik, dan belum sepenuhnya tercerabut dari akar budaya tradisional tempat asal kelahiran mereka.

Karena itu, berbahagialah bagi siapa saja yang masih memiliki kesempatan untuk mudik. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menjaga dan memperkuat tradisi mudik sebagai bagian dari kekayaan budaya yang khas Indonesia, meski acapkali harus dilakukan dalam kondisi yang tidak semudah yang diharapkan. Terkadang, keterbatasan dana ekstra membuat kita tidak dapat memenuhi segenap hasrat selama berada di kampung halaman, termasuk keinginan untuk berbagi dengan keluarga, saudara, serta sahabat masa lalu yang sangat mungkin juga pulang ke kampung pada saat yang sama, setelah sekian lama kita merantau atau mencari nafkah di daerah lain.

Oleh karena itu, banyak hal yang perlu dipersiapkan, tak hanya sekedar aspek finansial atau semacam buah tangan untuk semua anggota keluarga, saudara, dan sahabat yang masih setia menunggu di kampung halaman agar tempat tersebut tidak kosong dan merana setelah ditinggalkan oleh sebagian warga untuk merantau. Mudik juga bisa memberi banyak peluang untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dan membahagiakan, tidak hanya dalam arti finansial, tetapi juga untuk hal-hal yang bermakna dan bernilai spiritual mendalam.

Apalagi, momentum untuk pulang mudik ke kampung halaman ini tidak dapat dilakukan oleh semua masyarakat, lantaran berbagai alasan mulai dari masalah dana, keterbatasan waktu, hingga alasan lain yang membuat mereka tidak dapat pulang kampung untuk menikmati acara yang pasti akan membahagiakan dan menyenangkan. Di kampung halaman, kita bisa mengenang sejumlah nostalgia masa lalu yang mungkin sudah mulai samar dalam memori ingatan dan nyaris hilang. Maka itu, kesempatan pulang mudik yang tepat waktunya namun tidak dapat dilakukan bisa menimbulkan rasa kecewa dan nelangsa, yang perlu dijinakkan agar tidak berkembang liar hingga menimbulkan kerugian yang tidak perlu dan menambah beban hidup yang sudah terasa berat di masa kini.

Kendati begitu, acara mudik ke kampung halaman—meskipun terkadang memakan biaya yang besar dan melelahkan—tetap mampu membahagiakan hati dan pikiran. Sebab, pengalaman bathin yang baru akan diperoleh, setidaknya memperkaya khazanah kejiwaan yang tidak bisa dikonversikan dalam bentuk apapun. Acara pulang mudik ke kampung halaman seperti sebuah upacara ritual yang tersamar, yang menyimpan energi dan gairah hidup dari realitas historikal, sekaligus menggamit semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik dan membahagiakan. (HD)