28 C
Jakarta
Minggu, Mei 31, 2026
Beranda blog

Tips Aman Atasi Lonjakan Kadar Kolesterol Ala RSUDMA Sumenep

0

Perayaan Idul Adha identik dengan konsumsi hidangan berbahan dasar daging merah (sapi, kambing, dan domba) seperti sate, gulai, dan rendang.

Hal ini tentu menimbulkan resiko bagi kesehatan, konsumsi daging berlebih yang diolah dengan santan atau minyak jenuh dapat memicu lonjakan kadar kolesterol jahat (LDL), asam urat, dan tekanan darah.
Sangat beresiko bagi individu dengan riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes,karena dapat memicu komplikasi.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah dr. H.Moh.Anwar (RSUDMA) Sumenep,menganjurkan untuk membatasi porsi daging,dengan memilih potongan rendah lemak,

“Perlu diwaspadai,efek dari terlalu banyak mengkonsumsi olahan daging kurban dapat memicu lonjakan kolesterol dan gangguan pencernaan,” kata Direktur RSUDMA Sumenep, dr Erliyati M.Kes, sabtu (31/05/26).

Pihaknya menghimbau supaya masyarakat dapat menyeimbangkannya dengan asupan sayur dan buah,

“Perbanyak konsumsi sayur dan buah serta banyak minum air putih merupakan solusi untuk melancarkan pencernaan dan mengikat lemak berlebih,” terangnya.

“Disamping itu,pengolahan daging dengan cara direbus atau dipanggang jauh lebih aman dan lebih disarankan daripada digoreng,” imbuhnya.

Erliyati juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan waspada dalam menjaga kesehatan tubuh, dengan lebih awal melakukan skrining kesehatan,

“Jika anda mulai merasakan keluhan seperti pusing, leher tegang, atau nyeri dada setelah konsumsi banyak daging, anda dapat berkonsultasi langsung atau melakukan pemeriksaan darah rutin di RSUDMA Sumenep,” tukasnya.(hrs)

Polres Jakpus Amankan 7 Orang dalam Operasi Cipta Kondisi Dini Hari

0

Warta.in Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Cipta Kondisi dan patroli stasioner di sejumlah titik rawan kriminalitas pada Minggu (31/5/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang terkait dugaan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 03.30 WIB itu melibatkan 160 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan seluruh Polsek jajaran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung mengatakan operasi cipta kondisi rutin dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah tindak kriminalitas jalanan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Pusat,” ujar Kombes Pol Reynold, Minggu (31/5/2026).

Dalam operasi tersebut, jajaran Polsek Metro Gambir mengamankan dua pria berinisial TW dan A yang diduga terkait kepemilikan narkotika jenis tembakau sintetis dan kristal putih. Polisi juga menyita plastik klip serta timbangan digital dari tangan para terduga pelaku.

Sementara itu, Polsek Metro Menteng mengamankan seorang pria berinisial GS terkait kepemilikan obat keras jenis tramadol.

Di wilayah Johar Baru, polisi mengamankan empat orang berinisial BP, DPR, RN, dan BP terkait kepemilikan satu klip tembakau sintetis, enam butir tramadol, dan empat butir eximer.

Selain itu, petugas juga menindak sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan sah maupun tanpa pelat nomor yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan.

Kombes Pol Reynold menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli kewilayahan dan operasi cipta kondisi guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli rutin dan operasi kewilayahan untuk menekan angka kriminalitas serta menjaga situasi Jakarta Pusat tetap aman dan kondusif,” katanya.

Saat ini seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran.

Kapolres Reynold juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui layanan kepolisian 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

PSIB Karawang Ajak Seluruh Anggota Dukung GOKAR, Aplikasi Transportasi Online Asli Karawang

0

PSIB Karawang Ajak Seluruh Anggota Dukung GOKAR, Aplikasi Transportasi Online Asli Karawang

KARAWANG | Warta In Jabar – Semangat mendukung karya anak daerah terus digaungkan oleh keluarga besar Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) Kabupaten Karawang. Melalui ajakan resmi yang disampaikan kepada seluruh pengurus, anggota, korwil, korda hingga simpatisan, PSIB mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan membesarkan GOKAR (Go Karawang), aplikasi transportasi online asli Karawang.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSIB Karawang, Kiki Supriyatna Huki, sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi digital yang lahir dari putra daerah Karawang.

Di tengah dominasi perusahaan transportasi online berskala nasional, kehadiran GOKAR menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Karawang. Aplikasi yang mengusung slogan “Dekat Bersahabat” dan filosofi Gerak Online Kendaraan Angkutan Rakyat itu dikembangkan di bawah naungan PT Gokar Digital Inovasi Nusantara.

Menariknya, pendiri sekaligus pemilik GOKAR merupakan putra asli Karawang yang juga bagian dari keluarga besar PSIB Karawang, yakni Syuhada Wisastra.

Menurut Kiki Supriyatna Huki, keberadaan GOKAR bukan sekadar aplikasi transportasi online, melainkan simbol kemandirian daerah yang patut mendapat dukungan bersama.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar PSIB Karawang untuk mendukung GOKAR karena ini adalah karya putra daerah yang harus kita banggakan bersama. Jika bukan kita yang membesarkan produk asli Karawang, lalu siapa lagi,” ujarnya. (Minggu, 31/5/2026)

Ia menilai, dukungan terhadap GOKAR merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap produk lokal yang mampu menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat Karawang.

“GOKAR bukan hanya aplikasi transportasi online, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat Karawang. Semakin banyak pengguna dan driver yang bergabung, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya.

Dalam ajakannya, PSIB mendorong seluruh anggota untuk menjadi bagian dari ekosistem GOKAR, baik sebagai pengguna maupun sebagai mitra pengemudi. Masyarakat diajak mengunduh aplikasi GOKAR melalui Google Play Store, melakukan registrasi, serta memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.

Selain itu, anggota PSIB juga diminta turut menyebarluaskan informasi mengenai GOKAR kepada keluarga, kerabat, sahabat, rekan kerja, komunitas, hingga masyarakat luas.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh penghasilan tambahan, GOKAR membuka kesempatan menjadi driver motor maupun mobil dengan persyaratan yang relatif mudah, yakni memiliki KTP, SIM, dan STNK yang masih berlaku. Sebagai bentuk dukungan kepada para mitra pengemudi, perusahaan juga menyediakan helm dan jaket gratis sesuai ketentuan yang berlaku.

Sinergi antara PSIB dan GOKAR juga akan diwujudkan melalui pembentukan Basecamp GOKAR di setiap kecamatan. Rencana tersebut diharapkan dapat menjadikan sekretariat atau basecamp PSIB sebagai pusat informasi, koordinasi, dan perekrutan driver di wilayah masing-masing.

“Kami berharap seluruh sekretariat PSIB di tingkat kecamatan dapat menjadi Basecamp GOKAR sehingga keberadaan organisasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” tutur Kiki.

Melalui program tersebut, setiap basecamp yang mendukung pengembangan GOKAR akan memperoleh spanduk resmi GOKAR secara gratis serta berkesempatan mengikuti berbagai program kemitraan dan kontribusi lainnya sesuai kebijakan perusahaan.

Kiki optimistis jaringan PSIB yang tersebar hingga tingkat desa dapat menjadi kekuatan besar dalam memperkenalkan dan mengembangkan GOKAR di tengah masyarakat.

“PSIB memiliki jaringan yang luas hingga tingkat desa. Jika seluruh anggota bergerak bersama mendukung GOKAR, saya yakin aplikasi ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Karawang,” tegasnya.

Langkah kolaboratif antara PSIB dan GOKAR ini dinilai sebagai upaya membangun ekonomi kerakyatan berbasis teknologi yang melibatkan masyarakat lokal secara langsung. Selain membuka lapangan kerja baru, keberadaan GOKAR juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha daerah di era digital.

Menutup ajakannya, Kiki mengingatkan bahwa setiap dukungan yang diberikan akan memiliki dampak besar bagi perkembangan GOKAR ke depan.

“Satu download sangat berarti, satu pengguna menambah kekuatan, dan satu driver membuka lapangan pekerjaan. Mari kita bergerak bersama untuk membesarkan GOKAR,” pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, PSIB Karawang berharap GOKAR dapat tumbuh menjadi kebanggaan masyarakat Karawang sekaligus menjadi bukti bahwa karya anak daerah mampu bersaing dan berkembang di tengah kemajuan teknologi nasional.

*Pancasila: Jiwa Bangsa dan Panduan Pengabdian dalam Gerak Juang Pemuda*

0

Pancasila: Jiwa Bangsa dan Panduan Pengabdian dalam Gerak Juang Pemuda.

Setiap tanggal 1 Juni tertera dalam lembaran kalender bangsa, bukan sekadar sebagai penanda pergantian hari atau serangkaian peristiwa masa lalu, melainkan sebagai momen suci yang senantiasa mengingatkan kita pada tonggak terpenting keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada tanggal inilah, kita memperingati hari lahirnya ideologi negara, sebuah nilai luhur yang mampu menyatukan ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, merajut ratusan suku bangsa dengan segala kekhasan budayanya, serta menyatukan ragam bahasa daerah di bawah satu bendera, satu tanah air, dan satu tekad yang kokoh. Pancasila adalah jiwa yang hidup di dalam sanubari seluruh rakyat Indonesia, fondasi kokoh yang menopang berdirinya negara ini, sekaligus menjadi pedoman utama dan arah langkah yang tak tergantikan dalam setiap bentuk pengabdian kita kepada tanah air tercinta.

Bagi segenap kader dan anggota Pemuda Pancasila di Kabupaten Cilacap, peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukanlah sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi alarm pengingat yang nyaring dan panggilan luhur bagi kita semua untuk kembali merenungkan makna sejati keberadaan organisasi ini di tengah masyarakat. Pancasila bukanlah semata-mata rangkaian kalimat indah yang hanya pantas diucapkan di atas mimbar atau dihafalkan saat upacara kenegaraan; lebih dari itu, Pancasila adalah nilai yang wajib dihayati secara mendalam, meresap ke dalam setiap nadi kehidupan, dan diamalkan dengan sepenuh hati serta tanggung jawab yang besar dalam setiap tindakan dan perilaku kita sehari-hari, baik di lingkungan organisasi, masyarakat, maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kelima sila yang menjadi pilar utama dasar negara ini, satu demi satu, harus tercermin dan termanifestasi secara nyata dalam setiap gerak juang, kinerja, dan pengabdian kita sebagai pemuda pelopor dan penggerak perubahan:

Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.
Ini adalah landasan moral dan spiritual yang paling fundamental. Sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib menjadi insan yang beriman teguh, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta senantiasa menjunjung tinggi akhlak mulia dan budi pekerti luhur. Nilai ketuhanan inilah yang akan menjadi benteng kokoh dan pagar diri bagi segenap pemuda, agar tidak tergelincir atau terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif, perbuatan yang melanggar norma agama, susila, maupun hukum yang berlaku di negeri ini. Keimanan adalah cahaya yang menuntun kita berjalan di jalan kebenaran dan kebaikan.

Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Kader Pemuda Pancasila haruslah menempatkan diri berada di garda terdepan sebagai pelindung dan pembela harkat serta martabat manusia. Kita dituntut untuk senantiasa menghargai derajat dan hak setiap orang tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, golongan, maupun status sosial. Keadilan yang beradab bermakna kita hadir untuk menegakkan kebenaran, menolak segala bentuk penindasan atau ketidakadilan, serta mengembangkan sikap saling menghormati, berbelas kasih, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan yang luhur di mana pun kita berada.

Ketiga, Persatuan Indonesia.
Menjaga keutuhan dan persatuan bangsa adalah tugas mulia dan tanggung jawab terbesar kita sebagai anak bangsa, khususnya bagi pemuda. Di tengah dinamika zaman dan keberagaman yang ada, sering kali muncul perbedaan pandangan atau kepentingan; namun, di tangan pemudalah nasib persatuan ini diletakkan. Kita harus menjadi perekat yang kuat yang menyatukan segala perbedaan tersebut menjadi kekuatan besar, bukan menjadi pihak yang memecah belah atau menebar perpecahan. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan adalah wujud nyata dari cinta tanah air yang sejati.

Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Prinsip ini mengajarkan kita untuk senantiasa mengedepankan cara-cara yang beradab dan berbudaya dalam menyelesaikan setiap persoalan. Baik di dalam lingkungan organisasi maupun di tengah masyarakat luas, segala perbedaan pendapat atau permasalahan yang timbul wajib diselesaikan melalui jalan musyawarah guna mencapai mufakat. Kita menempatkan akal sehat, kebijaksanaan, dan kepala dingin di atas segala emosi, serta menjunjung tinggi keputusan yang diambil secara bersama-sama demi kebaikan bersama pula. Demokrasi yang kita jalankan adalah demokrasi yang beradab, beretika, dan bertanggung jawab.

Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Kehadiran Pemuda Pancasila di Kabupaten Cilacap haruslah memberikan dampak yang nyata, bermanfaat, dan terasa manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Kita ada bukan hanya untuk diri sendiri atau kelompok semata, melainkan untuk berjuang mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan yang merata bagi seluruh rakyat. Gerak langkah kita harus selaras dengan upaya membantu mereka yang membutuhkan, memperjuangkan hak-hak masyarakat, serta turut serta mengangkat derajat kehidupan warga agar tercipta tatanan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera sesuai cita-cita negara.

Kepada segenap kader, simpatisan, dan seluruh elemen generasi muda yang ada di Kabupaten Cilacap, saya sampaikan ajakan yang tulus dan serius: jadilah generasi yang tak kenal lelah menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam setiap ucapan, pikiran, maupun perbuatan. Jangan pernah membiarkan ideologi luhur ini menjadi rapuh, luntur, atau tergerus diterjang arus zaman dan pengaruh asing yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa. Tegakkanlah nilai-nilai ini dengan keberanian, ketegasan, dan kesetiaan yang tak tergoyahkan, karena di sanalah letak kekuatan dan kedaulatan bangsa ini.

Sebagai penutup amanat ini, marilah kita tanamkan komitmen yang kuat di dalam dada dan amalkan semboyan luhur ini dalam setiap denyut nadi perjuangan kita:

“Bersatu dalam kebhinekaan, berdaulat dalam keadilan, maju dalam persatuan, kuat dalam Pancasila.”

Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 Juni.
Pancasila Abadi!

Sumber: Rio Aditya, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Cilacap.

Kegiatan ‘Studi Tiru’ PPWI OKI – Belajar dari Jurnalis Berpengalaman untuk Tingkatkan Profesionalisme Menulis

0

Kegiatan ‘Studi Tiru’ PPWI OKI – Belajar dari Jurnalis Berpengalaman untuk Tingkatkan Profesionalisme Menulis

Kayuagung – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme anggotanya, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggagas program khusus bertajuk “Studi Tiru”. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung dari praktik-praktik positif yang dapat dicontoh dan diterapkan dalam dunia jurnalistik.

Ketua PPWI OKI, M. Abbas Umar, menjelaskan bahwa program Studi Tiru bertujuan meningkatkan kemampuan anggota dalam menyampaikan informasi secara profesional, akurat, dan berkualitas.

“Kegiatan ini merupakan upaya meniru hal-hal positif melalui proses belajar, berdiskusi, dan bertanya langsung kepada jurnalis yang berpengalaman guna meningkatkan profesionalisme dalam menulis,” ujarnya.

Menurut Abbas, pembelajaran langsung dari praktisi pers yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik akan memberikan wawasan dan keterampilan yang lebih luas kepada anggota PPWI OKI. Melalui kegiatan tersebut, para anggota diharapkan mampu meningkatkan kemampuan menulis berita, memahami etika jurnalistik, serta menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa PPWI merupakan organisasi yang menjunjung tinggi nilai independensi, profesionalisme, dan kredibilitas dalam penyampaian informasi kepada publik.

“PPWI adalah organisasi yang independen, profesional, dan terpercaya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kapasitas setiap anggota agar dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Program Studi Tiru direncanakan menjadi agenda tahunan PPWI OKI. Dalam pelaksanaannya, anggota akan berkesempatan berinteraksi langsung dengan jurnalis berpengalaman dari berbagai media, baik lokal maupun nasional. Mereka akan mendapatkan pemahaman mengenai teknik penulisan berita, etika jurnalistik, verifikasi informasi, hingga strategi penyajian berita yang efektif dan mudah dipahami masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PPWI OKI berharap dapat melahirkan pewarta warga yang semakin profesional, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat menjadi lebih akurat, terpercaya, dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah. (Tim/Red)

Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau

0

MERANTI – Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari menyatakan menghormati kebijakan pemerintah terkait penertiban aktivitas panglong arang bakau di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk menghormati terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam serta melindungi wilayah pesisir dari abrasi.

Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pekerja dan pelaku usaha panglong arang bakau, agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pekerja panglong arang bakau untuk tetap menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban. Mari bersama-sama menghormati langkah pemerintah dalam melindungi dan melestarikan ekosistem mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari.

Menurutnya, perlindungan kawasan mangrove merupakan tanggung jawab bersama karena keberadaannya sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan, habitat berbagai biota, serta sumber kehidupan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Dengan adanya penertiban tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi yang baik, mematuhi ketentuan yang berlaku, dan bersama-sama mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti yang lebih baik.

868 Personel Dikerahkan, Patroli Rinjani Presisi Polda NTB Fokus Amankan Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

0

Warta.in
Mataram, NTB – Komitmen Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di Nusa Tenggara Barat dibuktikan melalui pelaksanaan Patroli Rinjani Presisi Polda NTB yang digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTB, Sabtu malam (30/05/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Kesiapan yang dipimpin langsung Kapolda NTB di Lapangan Islamic Center NTB. Apel dihadiri Wakapolda NTB, para Pejabat Utama Polda NTB, Kapolresta Mataram, serta ratusan personel yang terlibat dalam patroli skala besar tersebut.

Usai apel, Kapolda NTB secara langsung melepas rombongan patroli yang akan bergerak menyisir sejumlah titik strategis sesuai rute yang telah ditentukan. Patroli tidak hanya dilaksanakan oleh Polda NTB dan Polresta Mataram, tetapi juga dilakukan secara bersamaan oleh 10 Polres jajaran di seluruh wilayah NTB.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan bahwa Patroli Rinjani Presisi merupakan langkah nyata kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kita memahami bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif merupakan syarat utama bagi berlangsungnya seluruh aktivitas masyarakat. Oleh karena itu diperlukan langkah konkret untuk mewujudkannya, salah satunya melalui pelaksanaan Patroli Rinjani Presisi ini,” ujarnya.

Sebanyak 868 personel dari berbagai fungsi kepolisian diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas, gangguan ketertiban umum, hingga berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan menciptakan kamtibmas yang kondusif tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kami sangat berharap masyarakat ikut berperan dalam menjaga dan memelihara keamanan di lingkungannya masing-masing. Kamtibmas yang kondusif adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K. menjelaskan bahwa pelaksanaan patroli serentak tersebut dipantau langsung oleh Kapolda NTB untuk memastikan seluruh jajaran melaksanakan kegiatan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

“Patroli ini berlangsung serentak di seluruh Polres jajaran Polda NTB. Pelaksanaannya dipantau langsung oleh Kapolda NTB untuk memastikan kegiatan berjalan optimal dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, Patroli Rinjani Presisi akan menjadi agenda rutin Polda NTB sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan daerah. Dengan kehadiran polisi secara masif di tengah masyarakat, diharapkan stabilitas kamtibmas di Nusa Tenggara Barat semakin terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif.

Patroli berskala besar ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa Polda NTB terus meningkatkan langkah-langkah preventif guna menjaga keamanan daerah, sejalan dengan komitmen mewujudkan NTB yang aman, tertib, dan kondusif. (sr/hpntb)

Benarkah Jonny Sitanggang Bukan Keturunan Langsung Opung Tongam Sitanggang Sipukka Lumban Silo ?

0

Samosir, warta.in – Sejak Desember 2025, Sudung Sitanggang mulai menelusuri sejarah leluhurnya Opung Tongam Sitanggang yang diakuinya sebagai Sipukka Lumban Silo. Hingga saat ini bukti bukti surat dan saksi saksi sudah sangat menguatkan posisinya untuk Menggugat Penetapan Nomor: 11/Pdt.P-Kons/2022/PN.Blg yang menetapkan Penerima Ganti Rugi Lumban Silo atas Pembangunan Kanal tano Ponggol adalah 1. Martua Sitanggang, 2. Jesse Sitanggang, 3. Udut Manotar Sitanggang, 4. Sudung Sitanggang, 5. Jonny Sitanggang, 6. Dame Sitanggang

Silsilah kami sangat jauh dari Martua Sitanggang, Jesse Sitanggang, Udut Manotar Sitanggang. Kami sudah memiliki data yang sangat valid tentang Djaiman Sitanggang (kakek dari Martua Sitanggang). Nantilah di Pengadilan Negeri Balige akan diungkap di fakta persidangan, ujar Sudung Sitanggang yang merupakan cicit langsung dari Opung Tongam Sitanggang

Namun dengan ditemukannya bukti bukti sejarah masa lalu yang akan mempertegas posisi Sudung Sitanggang sebagai ahli waris Opung Tongam Sitanggang Sipukka Lumban Silo, diperoleh pula informasi dari pihak keluarga dekat bahwa sebenarnya Opung Tongam Sitanggang hanya memiliki 1 anak lelaki yaitu Opung Sindak Sitanggang

Ada ditulis di catatan leluhur bahwa Opung Tongam Sitanggang menikahi janda muda beranak 1 yaitu Opung boru Sihotang Sorganimusu yang sudah memiliki anak semata wayang bernama Opung Filipus Sitanggang

Belum diperoleh kepastiannya apakah suami pertama Opung boru Sihotang Sorganimusu itu adalah abang kandung Opung Tongam Sitanggang yang bernama Opung Daram Sitanggang atau orang lain. Namun keturunan langsung dari Opung Filipus Sitanggang ini mengakui adalah keturunan dari Opung Tongam Sitanggang Sipukka Lumban Silo. Salah satu keturunan Opung Filipus Sitanggang ini adalah Jonny Sitanggang

Hanya saja dari cerita ayah dan kakek saya, Opung Filipus Sitanggang merantau ke Perdagangan dan dimakamkan di Perdagangan. Tulang belulang yang ada di Tugu/Tambak keluarga kami di Hariara Tolu hanya berisi saring saring Opung Tongam Sitanggang dan keturunannya langsung

Jika informasi ini adalah valid, maka Jpnny Sitanggang tidak berhak mendapatkan Uang Ganti Rugi dan Tanah Pengganti Lumban Silo karena bukan merupakan keturunan langsung Opung Tongam Sitanggang

  1. Menjadi Dilema bagi Sudung Sitanggang dan keturunan Opung Tongam Sitanggang. Sanggupkah Sudung Sitanggang menyingkirkan Jonny Sitanggang dalam perkara melawan Martua Sitanggang dkk ? Jonny Sitanggang yang menetap di Tebing Tinggi sangat berperan dalam mengawal upaya Sudung Sitanggang untuk membuktikan bahwa Opung Tongm Sitanggang lah sebagai Sipukka Lumban Silo (red)

Ketua umum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

0

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketua umum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

https://Warta.in//PALI -, Langkah taktis dan progresif diambil oleh Forum Komite Sekolah Sumatera Selatan (FKS/SS) dalam menata kembali arah perjuangan transparansi pendidikan di daerah. Setelah melalui serangkaian pertimbangan matang, Mandat Resmi pembentukan kepengurusan Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara sah diserahkan kepada jurnalis senior yang dikenal vokal dan berintegritas, Efran. Langkah ini sekaligus menjadi babak baru bagi ekosistem pendidikan di Bumi Serepat Serasan yang selama ini kerap diwarnai riak-riak miring terkait tata kelola anggaran sekolah.

Misi yang dibawa tidak main-made: Transparansi Total
Ketua Umum FKS/SS, Suparman Romans, dalam pernyataan resminya yang disampaikan secara lugas dan tanpa basa-basi, Sabtu (30/5/2026), menegaskan bahwa penunjukan pemegang mandat baru ini adalah momentum krusial untuk mengembalikan khittah Komite Sekolah sebagai jembatan aspirasi, bukan alat legitimasi kebijakan sepihak apalagi menjadi ‘tameng’ pungutan liar (pungli) yang membebani orang tua siswa.

“Hari ini kita memberikan mandat kepada Saudara Efran sebagai mandatator untuk membentuk kepengurusan FKS Kabupaten PALI. Tentu saja harapan kami, mandat ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan secepat mungkin terbentuk kepengurusan FKS Kabupaten PALI,” ujar Suparman Romans dengan nada penuh penegasan.
Gerak Cepat Konsolidasi: Merangkul, Bukan Memukul
Suaprman langsung menginstruksikan kepada Efran agar segera melakukan konsolidasi total, koordinasi, dan konsultasi taktis dengan Dinas Pendidikan Kabupaten PALI. Langkah ini dinilai krusial agar formasi kepengurusan yang disusun nanti benar-benar representatif, komprehensif, dan mengakomodasi seluruh sumber daya manusia yang memiliki kepedulian tulus terhadap masa depan pendidikan.

“Mandataris segera melakukan konsolidasi, koordinasi, dan konsultasi, pertama tentu kepada Dinas Pendidikan Kabupaten PALI untuk meminta arahan dan petunjuk. Agar dalam merekrut calon-calon pengurus nanti itu betul-betul mengakomodir secara komprehensif dan representatif seluruh sumber daya manusia yang memang concern terhadap dunia pendidikan. Terutama prioritas utamanya adalah para pengurus komite sekolah dari tingkat SD, SLTP, dan SLTA, negeri dan swasta,” cetus Ketum FKS/SS tersebut.

Ia menambahkan bahwa forum ini harus menjadi wadah keberhimpunan yang nyata: “Sehingga betul-betul nanti Forum Komite Sekolah yang ada di PALI ini mencerminkan wadah keberhimpunan, wadah aspirasi, dan wadah pengayoman untuk seluruh komite sekolah yang ada di Kabupaten PALI.”
Meluruskan Persepsi: Membedakan ‘Sumbangan’ dan ‘Pungutan’
Dalam kesempatan tersebut, Suparman Romans juga membedah polemik klasik yang selama ini kerap menjadi momok menakutkan sekaligus celah hukum di lingkungan sekolah—yakni kerancuan antara ‘sumbangan’ dan ‘pungutan’. Perbedaan yang tipis ini sering kali berujung pada kasus hukum yang menjerat oknum sekolah maupun komite.

“Tujuan kita membentuk kepengurusan ini, yang pertama adalah dalam rangka menyamakan visi-misi dan persepsi tentang keberadaan, fungsi, tugas, dan tanggung jawab komite, yang selama ini tentu masih banyak penafsiran-penafsiran yang simpang siur. Ada anggapan komite ini melegalkan adanya pungutan-pungutan di sekolah, memberatkan orang tua siswa, kemudian tidak ada regulasi. Nah, ini yang kita luruskan persepsinya di masyarakat bahwa komite itu adalah satu lembaga resmi, dilindungi, dan diatur dalam regulasi, khususnya Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang peran komite,” papar Suparman.

Namun, ia memberikan garis pembatas yang sangat tebal dan tegas: Komite sekolah hanya boleh menghimpun sumbangan, MUTLAK dilarang melakukan pungutan, apalagi iuran wajib.
“Tugas pokoknya mendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan di sekolah dengan partisipasi dari semua pihak—baik pemerintah daerah, perusahaan swasta (BUMN, BUMD, BUMS), maupun dari orang tua siswa sendiri. Dan sudah ada garisan tegas, bahwa komite hanya boleh untuk menghimpun sumbangan. Tidak boleh merupakan pungutan, apalagi iuran! Itu yang dilarang oleh Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. Menyamakan persepsi inilah yang menjadi tugas dan misi kita,” tegasnya memeringatkan.

Pesan Moral untuk PALI: Jembatan Mutu, Bukan Beban Rakyat
Menutup pernyataannya, Suparman Romans menyampaikan pesan moral yang mendalam dan tajam kepada seluruh komite sekolah di PALI dan masyarakat luas. Ia menyerukan agar komite sekolah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri tanpa arah, atau justru tunduk pada tekanan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi demi keuntungan jangka pendek.

“Pesan moral saya, mari kita bangun, mari kita menjalankan tupoksi komite ini sebagai pendukung untuk percepatan kebijakan-kebijakan sekolah, tapi kita juga harus patuh bahwa ada aturan-aturan yang harus kita laksanakan.

Jangan sampai ini nanti justru berimbas atau berdampak hukum, hanya karena kita punya persepsi yang keliru di dalam menerapkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. Terutama yang sering terjadi banyak kasus adalah pengertian antara pungutan dan sumbangan yang beda-beda tipis. Jadi harus betul-betul hati-hati,” ujarnya mengingatkan ancaman pidana yang mengintai jika komite melanggar aturan.

Kepada masyarakat dan wali murid, ia menitipkan pesan keterbukaan: “Kepada masyarakat, terutama para orang tua siswa, mohon kiranya memberikan pemahaman bahwa komite ini hadir pertama untuk membela dan mengayomi kepentingan anak-anak siswa. Di sisi lain juga menjadi jembatan komunikasi dengan pihak sekolah yang membuat program dan kebijakan layanan pendidikan.”

“Tujuan akhir kita adalah anak-anak kita mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Kita proyeksikan mereka untuk mendapatkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, masuk sekolah atau perguruan tinggi unggulan, atau bisa langsung masuk ke dunia kerja dengan bekal yang terbaik,” pungkasnya.

Komitmen Efran: Transparansi Tanpa Kompromi
Gayung bersambut, Efran yang dipercaya menakhodai mandat ini menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan mendasar di Kabupaten PALI. Mengacu pada laporan tintamerah.co sebelumnya, Efran mengusung misi besar yang berfokus pada keterbukaan informasi dan akuntabilitas.

https://Warta.in//PALI

“Misi utama kami di Kabupaten PALI adalah transparansi. Kami ingin memastikan bahwa seluruh komite sekolah memahami batasan hukum dan peran mereka yang sebenarnya, yaitu sebagai jembatan komunikasi yang sehat antara pihak sekolah dan wali murid, bukan sebagai beban,” tutur Efran dalam komitmennya.

Ia siap bergerak cepat merangkul seluruh elemen pendidikan di PALI guna menyatukan barisan demi melahirkan layanan pendidikan yang bermutu tinggi dan berdaya saing bagi anak-anak di Bumi Serepat Serasan.

Dengan resminya mandat ini di tangan Efran, publik kini menunggu gebrakan nyata FKS Kabupaten PALI dalam membersihkan praktik-praktik transaksional berkedok komite, sekaligus membuktikan bahwa transparansi di Bumi Serepat Serasan bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan sebuah perjuangan yang harus dituntaskan secara berani.

Laporan: FKS/PALI, Ketua Umum Forum Komite Sekolah Sumatera Selatan (FKS/SS) Suparman Romans (kiri) memberikan arahan strategis kepada pemegang mandat FKS Kabupaten PALI, Efran (kanan), di Sekretariat FKS/SS, Sabtu (30/5/2026). Suparman menegaskan pentingnya pembentukan kepengurusan yang representatif guna mengawal transparansi pendidikan di Bumi Serepat Serasan.

 

 

 

 

 

(Tim)

Kades Nias  Barat Menguat Tagih Janji Pengukuhan 8 Tahun Ke Bupati Eliyunus Waruwu.

0
NIAS BARAT, — Warta.In. Janji pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa 8 tahun di Kabupaten Nias Barat pada  Triwulan II 2025 hingga 31 Mei 2026 tak kunjung terealisasi. Kondisi ini membuat seluruh Kades se-Kabupaten Nias Barat menguatkan tuntutan dan menagih langsung komitmen *Bupati Eliyunus Waruwu
Padahal amanat  UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa sudah berlaku nasional. *Surat Edaran Mendagri No. 100.3.3/4179/SJ memerintahkan Bupati/Wali Kota mengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kades paling lambat minggu ke-4 Agustus 2025.
Isu  tahun 2025 Berujung Nihil
Beredarnya informasi bahwa pengukuhan akan dilakukan pada Triwulan II 2025 sempat menumbuhkan harapan. Namun hingga batas waktu tersebut lewat, Surat Keputusan perpanjangan masa jabatan belum diterbitkan Pemkab Nias Barat.
“Informasi pengukuha  2025 sudah kami dengar dari berbagai pihak. Tapi buktinya sampai hari ini SK-nya tidak ada. Kami tidak menuntut lebih, hanya menagih janji dan kepastian hukum sesuai UU Desa,” tegas beberapa kades yang tak mau di sebut namanya   saat dikonfirmasi Hari rabu tanggal 27 mei 2026,
Lanjut menyebutkan Bahkan Audensi Kades ke Bupati Tak Membuahkan Hasil
Upaya seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Nias Barat melakukan audensi resmi ke Bupati Eliyunus Waruwu juga belum membuahkan kejelasan. Status hukum Kades, perangkat desa, hingga penyusunan RPJMDes 8 tahun tetap menggantung tanpa kepastian.
Inti UU No. 3 Tahun 2024 yang Belum Jalan:
Masa jabatan Kades diperpanjang dari 6 tahun menjadi  8 tahun per periode maksimal 2 periode.
 Kades yang masa jabatannya berakhir 1 Nov 2023 s.d 31 Jan 2024 berhak +2 tahun.
Penyesuaian Periode Kades yang masih menjabat, sisa masa jabatannya dihitung sampai genap 8 tahun total.
 menyelesaikan RPJMDes tanpa gangguan Pilkades 6 tahunan.
Tuntutan Konkret ke Bupati Eliyunus Waruwu:
Jelaskan ke publik alasan batalnya janji pengukuhan Q2 2025
Segera umumkan jadwal pasti pengukuhan, bukan janji tanpa tanggal
3. Terbitkan SK perpanjangan masa jabatan Kades sesuai amanat UU No. 3/2024
4. Jika ada kendala, sampaikan secara terbuka agar tidak jadi spekulasi
Masyarakat meminta *Kemendagri u.p. Dirjen Bina Pemdes* dan *DPRD Nias Barat Komisi I mengawasi implementasi UU Desa di Nias Barat agar tidak ada kepala daerah yang mengabaikan perintah undang-undang,
Hingga berita  ini  diturunkan wartawan sedang berupaya konfirmasi ke bupati Nias barat.