Beranda blog

Asap Hitam Mencekam! SPBU di Jalintim Pelalawan Rusak Dihantam Si Jago Merah,Diduga Akibat Minibus Korslet

0

​PELALAWAN-Warta.In – Suasana tenang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, seketika berubah menjadi kepanikan mencekam pada Jumat (14/8/2026) pagi. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi tepat di samping Rumah Makan Nilam Sari mengalami kerusakan di sejumlah fasilitas utamanya usai diamuk si jago merah sekitar pukul 09.30 WIB.
​Kobaran api beserta kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara mengejutkan warga sekitar dan menghentikan laju para pengguna jalan yang tengah melintas.
​Kronologi Kejadian: Api Menyambar dari Minibus
​Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian yang juga merupakan anggota DPRD Pelalawan, Nasaruddin US, insiden ini bermula saat sebuah mobil jenis minibus tengah melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di pompa Pertalite.
​”Kejadiannya sekitar jam 9 lewat atau mendekati jam 10. Api memercik dari mobil yang sedang isi minyak dan langsung membesar,” ujar Nasaruddin.
​Diduga kuat, terjadi korsleting pada sistem kelistrikan minibus tersebut hingga memicu percikan api. Dalam hitungan detik, api menyambar dispenser Pertalite, merembet cepat ke bagian atap SPBU, hingga merusakan area dispenser Solar di sekitarnya.
​Petugas Berlarian, Sopir Minibus Diduga Kabur
​Melihat kobaran api yang kian membesar, para petugas SPBU langsung berlarian menyelamatkan diri. Di tengah kepanikan tersebut, sang sopir minibus yang kendaraannya menjadi sumber api diduga langsung melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
​”Sopirnya melarikan diri, sudah tidak ada di lokasi setelah mobilnya terbakar,” tambah Nasaruddin.
​Dua Regu Damkar Dikerahkan
​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pelalawan, Indrawan Putra, membenarkan musibah kebakaran yang merusak beberapa unit pengisian BBM tersebut. Pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
​”Setelah menerima laporan, regu Damkar Sorek langsung saya perintahkan meluncur ke TKP, disusul bantuan dari regu Damkar Ukui. Tim langsung melakukan operasi pemadaman maraton sejak pagi,” jelas Indrawan.
​Berkat respons cepat tim pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke seluruh area SPBU. Petugas di lapangan masih terus melakukan pendinginan dan pengamanan area guna meminimalisir risiko serta menginventarisasi tingkat kerusakan peralatan secara pasti.

LIMBAD ALIAS WIJAYANTO TERUS BANGUN KEKOMPAKAN DAN KOLABORASI ANTAR MEDIA DI SURABAYA JAWA TIMUR

0

LIMBAD ALIAS WIJAYANTO TERUS BANGUN KEKOMPAKAN DAN KOLABORASI ANTAR MEDIA DI SURABAYA JAWA TIMUR

SURABAYA//Warta.in – Nama Limbad alias Wijayanto sudah tidak asing lagi di kalangan insan pers Surabaya. Sosok yang akrab disapa Limbad ini dikenal luas karena kepribadiannya yang terbuka, ramah, dan mudah bergaul dengan siapa saja, khususnya rekan-rekan media.

Dalam setiap pertemuan dan kegiatan, Limbad selalu menekankan pentingnya kebersamaan. Baginya, media di Jawa Timur akan semakin kuat jika semua pihak mau saling merangkul dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Yang penting kita jaga kekompakan. Media itu keluarga besar. Kalau kita bersatu, kerja-kerja kita jadi lebih ringan. Saling support, saling berbagi informasi, dan yang paling penting jaga silaturahmi,” ujar Limbad saat berbincang dengan rekan-rekan media.

Popularitas Limbad di dunia pers memang sudah lama terjaga. Ia sering menjadi jembatan penghubung antara media online, media cetak, hingga media elektronik. Ketika ada kegiatan atau informasi penting, Limbad lah yang biasanya mengajak dan mengkoordinasikan agar semua media bisa hadir bersama.

Gaya Limbad yang santai dan tidak berjarak membuat banyak wartawan merasa nyaman. Tidak heran jika setiap ada diskusi, ngopi bareng, atau kegiatan silaturahmi media, nama Limbad pasti ada di dalamnya.

Lebih dari itu, Limbad juga konsisten mendorong kolaborasi antar media. Menurutnya, persaingan boleh ada, tapi tidak boleh sampai memecah. Justru dengan berkolaborasi, media bisa memberikan dampak yang lebih besar untuk masyarakat Surabaya, Jawa Timur

“Kita ini tujuannya sama, memberikan informasi yang benar dan bermanfaat. Kalau kita kompak, masyarakat juga yang diuntungkan. Jangan sampai karena beda institusi kita jadi jauh. Padahal kita ini satu profesi,” tambahnya.

Semangat yang dibangun Limbad ini mendapat sambutan baik dari rekan-rekan media di Se Jawa timur Banyak yang menilai kehadiran Limbat menjadi perekat yang membuat suasana pers di Surabaya lebih cair dan hangat.

Dengan terus membangun komunikasi dan kebersamaan, Limbad berharap insan pers Surabaya bisa semakin solid ke depan. Tidak hanya dalam meliput berita, tapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.(**)

Misteri Hilangnya Tas Rp 57 Juta di Lapak Bendera, Sosok di CCTV Mulai Terungkap

0

Misteri Hilangnya Tas Rp 57 Juta di Lapak Bendera, Sosok di CCTV Mulai Terungkap

SURABAYA//Warta.in – Seorang warga Kabupaten Blitar mengalami kerugian besar setelah menjadi korban pencurian di Kota Surabaya. Tas ransel miliknya yang berisi uang tunai Rp57 juta beserta sejumlah dokumen penting raib saat korban tertidur di lapak jualannya.

Peristiwa tersebut terjadi di lapak jual bendera di Jalan Jolotundo, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, pada hari Selasa (11 /08/2026 ) sekitar pukul 04.00 WIB.dini hari

Korban diketahui bernama Pitono (29), laki-laki, pekerja swasta, warga Dusun Sidorejo RT 04 RW 02, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar. Pitono datang ke Surabaya untuk berjualan bendera dan biasa beristirahat di lapak tempatnya berjualan.

Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) nomor STTLP/282/B/VIII/2026/JATIM/RESTABES SBY/SEK.TBSH, kejadian bermula ketika korban tertidur di dalam lapak jual bendera.

Di samping korban terdapat tas ransel warna hitam abu-abu merek ALTO. Tas tersebut berisi sejumlah barang berharga milik korban.

Saat terbangun sekitar pukul 04.00 WIB, Pitono mendapati tas tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Setelah mencari di sekitar lokasi dan tidak menemukan tas tersebut, korban menyadari barang miliknya diduga telah diambil orang tidak dikenal.

“Pelapor tertidur di lapak. Saat terbangun tas ranselnya sudah tidak ada,” demikian keterangan yang tercantum dalam laporan yang diterima Polsek Tambaksari.

Merasa dirugikan, korban kemudian mendatangi Polsek Tambaksari untuk melaporkan kejadian tersebut pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB.

Barang yang Hilang
Berdasarkan laporan korban, sejumlah barang yang berada di dalam tas dan ikut hilang antara lain uang tunai sebesar Rp57.000.000, baju dan pakaian pribadi, KTP, SIM A, SIM C, serta STNK kendaraan mobil Daihatsu Pick Up dengan nomor polisi AG 8446 KL.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp57 juta.

Laporan Pitono diterima dan diproses sebagai dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHP UU RI Nomor 1 Tahun 2023.

CCTV Diduga Rekam Sosok Terduga Pelaku

Informasi yang dihimpun media menyebutkan terdapat rekaman CCTV di sekitar lokasi yang diduga merekam aktivitas seseorang yang berkaitan dengan hilangnya tas milik korban.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, sosok yang diduga terekam CCTV tersebut disebut bernama Rochman, yang menurut informasi warga berdomisili di Pacar Keling Gang 6, Surabaya.

Namun, informasi mengenai identitas tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian. Dengan demikian, Rochman belum dapat disebut sebagai pelaku dan informasi tersebut masih sebatas dugaan yang perlu diverifikasi melalui penyelidikan.

Warga sekitar mengaku mengenali ciri-ciri orang yang diduga terekam dalam CCTV tersebut. Rekaman CCTV diharapkan dapat diperiksa secara menyeluruh oleh penyidik untuk memastikan identitas orang yang terlihat dalam rekaman serta kaitannya dengan kejadian hilangnya tas milik korban.

Diduga Uang Digunakan Membeli Motor Beat

Selain informasi mengenai sosok yang diduga terekam CCTV, media juga memperoleh informasi dari warga terkait dugaan penggunaan uang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dugaan uang hasil pencurian tersebut digunakan untuk membeli sepeda motor Honda Beat. Informasi ini masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Warga berharap informasi mengenai pembelian sepeda motor tersebut dapat turut ditelusuri oleh penyidik, termasuk waktu pembelian, sumber dana, pihak yang melakukan transaksi, serta hubungan transaksi tersebut dengan perkara yang dilaporkan korban.

Jika informasi tersebut benar dan memiliki keterkaitan dengan perkara, penelusuran terhadap sepeda motor Honda Beat tersebut dapat menjadi salah satu petunjuk bagi kepolisian untuk mengungkap keberadaan uang yang hilang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang menyatakan bahwa sepeda motor Honda Beat tersebut dibeli menggunakan uang milik Pitono yang hilang dalam peristiwa pencurian.

Polisi Diharapkan Bergerak Cepat

Dengan adanya informasi mengenai rekaman CCTV, dugaan identitas orang yang terekam, serta informasi mengenai dugaan pembelian sepeda motor Honda Beat, pihak kepolisian diharapkan dapat bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Pemeriksaan CCTV secara detail, pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi, pendalaman keterangan korban, serta penelusuran terhadap dugaan aliran uang menjadi langkah penting untuk mengungkap perkara tersebut.

Kecepatan penyelidikan juga dinilai penting karena barang yang hilang berupa uang tunai dalam jumlah besar serta sejumlah dokumen penting milik korban.

Di sisi lain, korban juga menilai terdapat bagian dalam laporan polisi yang diterimanya yang kurang jelas, sehingga diharapkan pihak kepolisian dapat memberikan penjelasan serta memastikan seluruh informasi terkait kronologi, barang yang hilang, dan perkembangan penanganan perkara tercatat secara jelas dan lengkap.

Hal tersebut penting agar korban memperoleh kepastian mengenai proses hukum atas laporan yang telah dibuat.

Tindak Lanjut Penyelidikan

Unit Reskrim Polsek Tambaksari diharapkan melakukan sejumlah langkah penyelidikan, antara lain memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi, mendalami keterangan korban, mengamankan dan memeriksa rekaman CCTV, mencocokkan rekaman dengan keterangan saksi, serta menelusuri keberadaan barang-barang milik korban.

Penyidik juga diharapkan memastikan identitas orang yang terekam CCTV dan menelusuri informasi mengenai sepeda motor Honda Beat yang diduga dibeli menggunakan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Imbauan kepada Masyarakat

Kasus ini menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya pedagang yang berjualan di ruang terbuka, agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga.

Masyarakat disarankan tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di dalam tas yang diletakkan di tempat terbuka. Apabila harus beristirahat di lokasi berjualan, barang berharga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang lebih aman dan tetap berada dalam pengawasan.

Warga yang mengetahui informasi mengenai kejadian tersebut, keberadaan barang milik korban, rekaman CCTV, maupun informasi lain yang dapat membantu penyelidikan diharapkan menyampaikannya kepada pihak kepolisian. (Roy)

Pekan Silaturahmi Bapenda, sambut HUT RI

0

Pekan Silaturahmi Bapenda, sambut HUT RI

Subang Warta In, Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Subang menggelar “Pekan Silaturahmi Bapenda”.

Kegiatan yang diikuti seluruh pegawai di lingkungan Bapenda ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Berbagai lomba tradisional dan olahraga digelar untuk memeriahkan suasana.

 

Beberapa lomba yang dilaksanakan antara lain lomba memindahkan tepung menggunakan kayu lewat mulut, lomba voli bal, serta perlombaan lainnya yang menguji kekompakan dan sportivitas peserta. tawa dan semangat terlihat dari seluruh peserta selama perlombaan berlangsung.

 

Kepala Bapenda Kabupaten Subang, Rona Mariansyah, yang baru beberapa hari ini dipercaya memimpin badan tersebut mengatakan, kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar pegawai.

“Acara ini memang kita adakan dalam rangka menyambut HUT RI ke-81. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk lebih mempererat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Bapenda,” ujar Rona.

Ia berharap, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat berdampak positif pada peningkatan kinerja dan pelayanan Bapenda kepada masyarakat Kabupaten Subang.

Pekan Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga dengan membangun solidaritas dan kekeluargaan di internal orgpanisasi.

(Boby Chengos)

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun di Semester I 2026, Berkat Transformasi Danantara

0

Warta in Jakarta, 13 Agustus 2026 – Program transformasi di bawah komando Danantara berhasil mendongkrak laba pupuk PT Pupuk Indonesia (Persero) secara signifikan sepanjang tahun 2026. Capaian kinerja yang baik ini merupakan hasil dari penerapan operational excellence dan cost leadership yang disiplin.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026 Pupuk Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp8,51 triliun, tumbuh 253% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp59,67 triliun, tumbuh 51% dengan peningkatan EBITDA sebesar 140% menjadi Rp14,28 triliun, seiring pertumbuhan volume produksi dan efisiensi biaya operasional yang sejalan dengan upaya transformasi dan bisnis perusahaan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa efisiensi operasional dan disiplin biaya yang dijalankan Perusahaan secara konsisten sesuai agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan atau tanpa momentum siklus harga komoditas.

“Berkat dukungan pemerintah melalui Danantara transformasi bisnis secara menyeluruh sudah mulai membuahkan hasil berupa capaian kinerja keuangan yang membanggakan. Dengan fondasi keuangan yang semakin kuat, kami optimistis pertumbuhan ini berkelanjutan, bukan hanya untuk kinerja perusahaan, tapi juga untuk kontribusi yang lebih besar terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan bahwa transformasi memperkuat daya tahan bisnis Pupuk Indonesia melalui strategi yang memastikan kinerja perusahaan tetap adaptif dan berkelanjutan, meski di tengah dinamika ekonomi global. Perusahaan menerapkan diversifikasi sumber pendapatan dengan memperkuat kontribusi segmen non-subsidi dan produk non-pupuk, serta memperluas sumber pasokan dan skema kontrak bahan baku untuk meredam dampak volatilitas harga komoditas global terhadap struktur biaya.

Selain itu, selama beberapa tahun terakhir, Pupuk Indonesia terus melakukan upaya transformasi bisnis secara menyeluruh melalui operational & digital excellence, penguatan holding business streamlining, hingga distribusi public service obligation serta penguatan komersial. Dari sisi tata kelola transformasi perusahaan didukung oleh penerbitan Peraturan Presiden Nomor 113 tahun 2025 yang menjadi titik balik efisiensi operasional perusahaan.

Seiring dengan agenda transformasi, perusahaan juga berkomitmen melakukan peremajaan atau revitalisasi 7 pabrik dalam 5 tahun ke depan sejalan dengan arahan Danantara untuk mengoptimalkan portofolio aset BUMN agar lebih produktif dan bernilai tambah. Tak hanya itu, dalam beberapa tahun ke depan Pupuk Indonesia juga menyiapkan sejumlah langkah strategis pengembangan, di antaranya ekspansi dan diversifikasi portofolio produk seperti pengembangan metanol dan turunannya; pengembangan bisnis clean ammonia; pengembangan bisnis industrial support, dan sebagainya.

Transformasi yang dijalankan Pupuk Indonesia juga memberikan dampak positif bagi petani, dengan semakin mudahnya akses terhadap pupuk bersubsidi. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil menyalurkan 8.110.571 ton pupuk bersubsidi, meningkat 10,68% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didukung oleh implementasi sistem i-Pubers yang mempercepat dan mempermudah proses penebusan, serta penerapan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang menyederhanakan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi sehingga distribusi menjadi lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran. Hingga 12 Juli 2026 Pupuk Indonesia sudah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 5,13 juta ton atau 52% dari alokasi 9,8 juta ton yang ditetapkan Pemerintah.

“Sejalan dengan agenda transformasi BUMN yang didorong Danantara, semua perubahan struktural ini bermuara pada satu hal, pupuk yang terjangkau dan lebih cepat sampai ke petani, dengan cost yang lebih sehat bagi negara serta menjaga ketahanan pangan,” ungkap Rahmad.

Di sisi operasional, Pupuk Indonesia menjadikan efisiensi dan optimalisasi aset sebagai praktik bisnis yang berkelanjutan sehingga mampu menjaga daya saing perusahaan dalam jangka panjang. Dengan kapasitas produksi nasional sekitar 14,8 juta ton per tahun, perusahaan memiliki ruang yang memadai untuk menjamin kebutuhan pupuk dalam negeri sekaligus merespons peluang pasar global tanpa mengganggu pasokan bagi petani Indonesia.

“Bagi kami, keberlanjutan laba bukan soal mengejar angka tertinggi tiap tahun, tapi memastikan fondasi yang cukup kuat untuk tetap tumbuh meski kondisi global berubah-ubah. Ketahanan bisnis kami bukan hanya soal bertahan dari gejolak industri, tapi juga soal memastikan pertumbuhan ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil dan petani di akar rumput,” pungkas Rahmad.

Terkuak!!! Dana Desa Tarahoso Rp873 Juta Diduga Bermasalah, PMD Nias Barat Justru Cairkan Dana 2026

0

Warta.in, NIAS BARAT – Tata kelola Dana Desa di Kabupaten Nias Barat kembali memanas. Realisasi Dana Desa Tarahoso, Kecamatan Mandrehe Utara, TA 2025 senilai Rp873.111.000* kini jadi sorotan publik karena diduga tidak sesuai fakta di lapangan.

Yang lebih mengagetkan, di tengah laporan pertanggungjawaban 2025 yang dinilai belum tuntas, *Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nias Barat* justru telah merekomendasikan pencairan *Dana Desa Tahap 1 TA 2026.

Kondisi ini memicu dugaan adanya pembiaran sistematis* dan lemahnya fungsi pengawasan dari Bupati Nias Barat hingga nspektorat

Data Tak Bohong, Fakta di Lapangan Minim

Berdasarkan data keterbukaan informasi publik, Desa Tarahoso berstatus “TERTINGGAL” dengan pagu Rp902.811.000. Realisasi yang sudah cair Rp873.111.000* melalui 2 tahap. Tahap 1: Rp531.786.600* dan Tahap 2: Rp341.324.400.

Namun warga mempertanyakan 4 pos besar yang diduga bermasalah:

1. Penyertaan Modal BUMDES: Rp290.000.000
Bentuk usaha tidak ada, dampak nihil di lapangan
2. Kegiatan SDGs Desa
Tidak ada data dan kegiatan nyata yang bisa ditunjukkan
3. Operasional Pemdes 3%: Rp27.084.000
Rincian penggunaan tidak transparan
4. Kegiatan Non-Fisik Lain: Rp278.932.600
Keadaan Mendesak Rp133.200.000, Penyusunan Profil Desa Rp78.732.600, Posyandu Rp67.000.000 diduga di-mark up

“Apa dasar hukum PMD berani rekomendasikan dana 2026? SPJ 2025 saja belum jelas. Ini pembiaran yang merugikan negara!” tegas tokoh masyarakat setempat.

Bupati dan Inspektorat Didesak Bertindak

Warga menilai Bupati Nias Barat menutup mata dan membiarkan kepala desa bergerak tanpa sanksi tegas. Inspektorat Kabupaten Nias Barat* dituding mandul karena tidak menjalankan fungsi audit investigatif.

Camat Mandrehe Utara dan Dinas PMD sebagai garda terdepan verifikasi juga dituntut bertanggungjawab jika terbukti meloloskan berkas cacat prosedur.

“Ini ujian integritas Pemkab Nias Barat. Kami minta Inspektorat segera lakukan Audit Khusus atau Riksus. Jangan biarkan dana rakyat menguap begitu saja,” kata warga.

Sebagai desa berstatus “Tertinggal”, anggaran sebesar ini seharusnya mampu mendongkrak kesejahteraan, bukan menguap dalam tata kelola yang tidak akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, *Pj Kepala Desa Wira Join Daeli, S.Pd, Kepala Dinas PMD, dan Inspektur Kabupaten Nias Barat* belum memberikan klarifikasi resmi.

Catatan
_Warta.in membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan klarifikasi seluas-luasnya kepada semua pihak terkait untuk memberikan keterangan disertai data pendukung yang valid demi keberimbangan informasi._

Reporter: Tim Warta.in

Penolakan Penutupan Perlintasan Rel Kereta Api Pabrik Kunir Selatan

0

Tulungagung,WARTA IN,13Agustus 2026,jam 10.00 wib sampai selesai Masyarakat Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung berharap rencana penutupan perlintasan rel kereta api di wilayah Pabrik Kunir Selatan dapat ditinjau kembali. Perlintasan tersebut selama ini menjadi salah satu jalur alternatif yang sangat penting dan bermanfaat bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalan tersebut digunakan oleh masyarakat untuk menuju tempat kerja, sekolah, pasar, fasilitas kesehatan, serta berbagai kepentingan lainnya yang mendukung perekonomian dan mobilitas warga.

Apabila perlintasan tersebut ditutup, masyarakat akan mengalami kesulitan karena harus memutar melalui jalur yang lebih jauh. Selain menambah waktu perjalanan, kondisi tersebut juga akan meningkatkan biaya transportasi serta berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas pada jalan-jalan lain yang menjadi akses utama. Oleh karena itu, warga berharap kebijakan yang akan diambil dapat mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Permasalahan ini telah menjadi bahan pembahasan dalam pertemuan yang dilaksanakan di Balai Desa Gilang, Kecamatan Ngunut. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Gilang, Bapak Bambang, beserta perangkat desa, perwakilan Kecamatan Ngunut, Bapak Babinkamtibmas, serta perwakilan dari PT Kereta Api Indonesia. Dalam suasana musyawarah yang penuh keterbukaan, seluruh pihak menyampaikan pandangan dan masukan terkait fungsi serta manfaat perlintasan bagi masyarakat.

Kepala Desa Gilang menyampaikan bahwa perlintasan tersebut telah lama menjadi akses penting bagi warga dan keberadaannya sangat membantu aktivitas masyarakat. Pemerintah desa berharap ada solusi terbaik yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api.

Perwakilan masyarakat juga menyampaikan harapan agar sebelum keputusan final diambil, dilakukan kajian yang lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi yang akan ditimbulkan. Warga menilai bahwa keberadaan akses alternatif tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan beberapa wilayah yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, pihak terkait menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Namun demikian, masyarakat berharap solusi yang dihasilkan tidak hanya berupa penutupan total, melainkan dapat berupa peningkatan sistem keamanan, pemasangan rambu-rambu tambahan, penjagaan yang lebih baik, atau alternatif lain yang mampu menjaga keselamatan tanpa menghilangkan akses yang selama ini dimanfaatkan warga.

Melalui musyawarah dan komunikasi yang baik antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, PT KAI, dan masyarakat, diharapkan dapat ditemukan keputusan yang bijaksana dan menguntungkan semua pihak. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting dalam menyelesaikan persoalan ini secara damai dan konstruktif.

Masyarakat Desa Gilang berharap aspirasi mereka dapat didengar dan menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Harapan besar warga adalah agar perlintasan rel kereta api Pabrik Kunir Selatan tetap dapat dimanfaatkan sebagai jalan alternatif yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas. Dengan adanya dialog yang berkelanjutan serta kerja sama yang baik antarinstansi, diharapkan solusi terbaik dapat terwujud demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Pewarta : pauji(kabiro tulungagung)

Dengarkan Aspirasi Warga, Polsek Bunut Gelar Jumat Curhat Bahas Narkoba, Karhutla, hingga Perlindungan Anak

0

Pelalawan-Warta.In — Dalam upaya memberikan rasa aman serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, Polsek Bunut kembali menggelar kegiatan rutin Jumat Curhat pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang digagas oleh Kapolsek Bunut, AKP Markus Timbul Sinaga, S.H., M.H., kali ini diwakili oleh Aiptu D. Sihombing bersama sejumlah personel Polsek Bunut. Acara berlangsung interaktif bersama warga setempat.

Jumat Curhat merupakan bagian dari Program Quick Wins Presisi Kapolri yang bertujuan untuk mendengarkan secara langsung permasalahan, keluhan, maupun masukan masyarakat terkait Situasi Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Sitkamtibmas) sehingga Polri dapat memberikan solusi yang cepat dan tepat.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kepolisian menyampaikan tiga poin krusial kepada masyarakat:

  • Sinergi Pemberantasan Narkoba dan Judi Online: Masyarakat diimbau untuk aktif berkolaborasi dengan Polri dalam mencegah peredaran narkotika dan praktik judi online. Warga diminta tidak ragu memberikan informasi jika menemukan peredaran atau aktivitas mencurigakan, dan pihak kepolisian berjanji akan segera menindaklanjutinya.
  • Penguatan Lingkungan Keluarga dan Perlindungan Anak: Orang tua diminta lebih ketat menjaga lingkungan rumah tangga agar anak-anak terhindar dari pergaulan bebas. Pihak kepolisian juga mengedukasi warga mengenai bahaya pergaulan LGBT serta pencegahan tindakan kejahatan seksual/persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Selain itu, warga diajak melibatkan generasi muda dalam kegiatan sosial positif.
  • Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla): Polsek Bunut mengingatkan secara tegas bahaya membuka lahan dengan cara membakar. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan membakar hutan maupun lahan memiliki sanksi hukum dan pidana yang berat bagi para pelakunya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Bunut berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis di wilayah hukum Polsek Bunut.

 

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

0

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Kamis (13/08/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan Anggota jaga Poksek Ngimbang Aipda Zeni, Aipda Erwan dan Brigadir Deni dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, ATM BRI Ngimbang dan Lapang Bola Voli Kakatpenjalin Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, yang di wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme, Polsek Ngimbang Patroli Kamtibmas Di Obvit

0

Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme, Polsek Ngimbang Patroli Kamtibmas Di Obvit

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli kamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Kamis siang (13/08/2026) pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Zeni, Bripka Sujito dan Brigadir Deni dengan sasaran Jalan raya Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang dan PLN Kakatpenjalin serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, “Bahwa patroli yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Untuk menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkap Kapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)