30.6 C
Jakarta
Kamis, April 9, 2026
Beranda blog

Akselerasi Program Presisi, Polda Sumsel Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Personel Jajaran

0

Warta.In | Palembang, — Polda Sumatera Selatan terus mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan latihan peningkatan kemampuan personel yang berfokus pada profesionalisme dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis, 9 April 2026, dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres jajaran, baik secara langsung maupun melalui sarana daring.

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan bahwa latihan ini menjadi instrumen penting untuk menyelaraskan tindakan personel di lapangan dengan standar etika profesi kepolisian modern, khususnya dalam penggunaan kekuatan yang proporsional dan berbasis HAM.

“Latihan ini bukan sekadar peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter personel agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjadikan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 sebagai pedoman utama dalam penggunaan kekuatan. Hal ini bertujuan memastikan setiap tindakan kepolisian tetap berada dalam koridor hukum, etika, dan moralitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri, yang menuntut transformasi pelayanan publik agar lebih responsif, transparan, dan berkeadilan. Dengan peningkatan kompetensi personel, diharapkan potensi konflik sosial dapat diminimalisir serta stabilitas kamtibmas tetap terjaga sebagai fondasi pembangunan daerah.

Kapolda Sumsel turut mengingatkan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran polisi yang humanis dan profesional.

“Pengabdian terbaik adalah ketika masyarakat merasa aman dan terlayani. Karena itu, setiap personel harus mengedepankan empati, etika, dan tanggung jawab dalam bertugas,” ujar Sandi Nugroho.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan agenda berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Penguatan kompetensi internal menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik. Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan personel yang profesional, modern, dan terpercaya,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung stabilitas keamanan yang menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan nasional di wilayah Sumatera Selatan.

Remaja 16 Tahun Korban Hanyut Temburun Nanas Ditemukan dan Dievakuasi di Bendungan Menintig

0

 

Remaja 16 Tahun Korban Hanyut Temburun Nanas Ditemukan dan Dievakuasi di Bendungan Menintig

Warta.in
Lombok Barat, NTB – Pencarian korban hanyut di aliran Air Terjun Temburun Nanas, Desa Bukit Tinggi, Gunungsari, Kamis (7/4/2026) pagi, akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan menemukan jenazah remaja mengapung di hulu Bendungan Meninting.

Penemuan berawal dari laporan warga, yang melihat sosok tubuh mengapung dalam posisi tengkurap di aliran sungai. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti tim gabungan yang tengah melakukan penyisiran.

Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra saat dikonfirmasi terpisah menyampaikan, proses evakuasi berjalan cepat setelah lokasi dipastikan.

“Begitu menerima informasi dari warga, tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi menggunakan perahu karet,” ungkapnya.

Jenazah kemudian dibawa menuju dermaga Bendungan Meninting, sebelum dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Identitas korban diketahui bernama Heri Saputra (16), pelajar asal Praya Tengah. Keluarga korban membenarkan identitas tersebut, setelah proses koordinasi dilakukan di rumah sakit.

“Keluarga korban telah memastikan identitas dan menerima kejadian ini sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi,” kata Kapolsek Adnyana.

Setelah proses administrasi dan penanganan selesai, jenazah dimandikan serta dikafani di RS Bhayangkara, kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung lancar dengan dukungan tim SAR, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat.(sr/hpm)

Patroli Kota Presisi Polda NTB Sasar Kawasan Publik di Malam Hari, Perkuat Rasa Aman Warga

0

 

Patroli Kota Presisi Polda NTB Sasar Kawasan Publik di Malam Hari, Perkuat Rasa Aman Warga

Warta.in
Mataram, NTB – tuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polda NTB menggelar Patroli Kota Presisi yang dilaksanakan oleh personel Direktorat Samapta pada malam hari, Rabu (08/04/2026).

Dalam patroli tersebut, sejumlah kawasan publik menjadi sasaran, di antaranya kawasan Udayana, Lombok Epicentrum Mall, kawasan perumahan Riverside Cakranegara, serta sejumlah gerai ATM di wilayah Cakranegara yang dinilai rawan aktivitas kejahatan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K. menjelaskan bahwa Patroli Kota Presisi merupakan inovasi Direktorat Samapta untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan antara polisi dan masyarakat.

“Patroli ini merupakan terobosan untuk meningkatkan interaksi dengan masyarakat sekaligus sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari, menjadi langkah strategis dalam mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk tindak pidana konvensional yang kerap terjadi di kawasan publik.

“Melalui patroli ini, kami berupaya mengantisipasi berbagai gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain melakukan pemantauan, personel juga menyapa masyarakat serta memberikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan di lingkungan sekitar.

Melalui Patroli Kota Presisi ini, Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis, sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.(sr/hpntb)

Strategi Keadilan Bencana, Ikhtiar NTB Menuju Resiliensi Iklim 2027

0

 

Strategi Keadilan Bencana, Ikhtiar NTB Menuju Resiliensi Iklim 2027

Warta.in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempertegas komitmennya dalam menghadapi ancaman perubahan iklim melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Kebencanaan dan Perubahan Iklim. Forum strategis ini menjadi momentum penting untuk menggeser pendekatan penanganan bencana dari yang semula reaktif menjadi proaktif, terintegrasi, dan inklusif.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., dalam sambutannya menekankan bahwa kondisi geografis NTB memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi. Sepanjang tahun 2025 tercatat 105 kejadian banjir, sementara hingga April 2026 jumlahnya telah mencapai 60 kejadian. Fenomena cuaca ekstrem dan gangguan hidrometeorologi menjadi faktor utama yang harus diantisipasi sejak dini.

“Bencana memang tidak selalu bisa diprediksi, tetapi dengan tingkat kerentanan yang kita miliki, perencanaan yang matang dan keberpihakan anggaran menjadi sebuah keharusan,” tegas Wagub di Mataram, Kamis (9/4).

Dalam forum tersebut, Wagub memperkenalkan konsep “Keadilan Bencana” sebagai landasan utama dalam kebijakan penanggulangan bencana di NTB. Konsep ini menitikberatkan pada dua aspek penting, yaitu:
Keadilan Distributif, yakni kehadiran negara secara nyata dalam penyediaan bantuan, pembangunan kembali infrastruktur, serta pemulihan ekonomi secara merata tanpa ada wilayah yang terabaikan.
Keadilan Prosedural, yakni pelibatan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, perempuan, dan lansia dalam proses perencanaan kebijakan agar lebih inklusif dan tepat sasaran.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wagub menginstruksikan seluruh perangkat daerah mulai dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial hingga Dinas Kesehatan agar meninggalkan ego sektoral dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyusunan program tahun anggaran 2027.

“Urusan kebencanaan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus memastikan kesiapan logistik, ketahanan pangan pascabencana, hingga pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap risiko iklim ekstrem,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa indikator kemakmuran tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Berkaca dari gempa Lombok 2018, NTB dituntut bertransformasi menjadi daerah yang tangguh, adaptif, sekaligus berdaya saing sebagai destinasi wisata dunia.

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., mengungkapkan bahwa secara geografis NTB termasuk wilayah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Dari 11 jenis potensi bencana nasional, tujuh di antaranya terdapat di NTB, meliputi banjir, kekeringan, gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, letusan gunung api, dan kebakaran hutan.

“Lebih dari 50 persen jenis bencana nasional ada di NTB. Ini menjadi tantangan sekaligus dasar bagi kita untuk memperkuat perencanaan berbasis mitigasi risiko,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara dokumen perencanaan dan implementasi anggaran. Selama ini, menurutnya, masih terjadi ketimpangan di mana perencanaan terlihat ideal, namun realisasi anggaran di lapangan belum optimal akibat keterbatasan fiskal.

“Kami ingin memastikan perencanaan selaras dengan kemampuan keuangan daerah. Jangan sampai anggaran OPD habis untuk belanja rutin, sementara program prioritas kebencanaan terabaikan,” tegasnya.

Musrenbang Tematik ini turut didukung oleh Program SIAP SIAGA sebagai bentuk kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia dalam penguatan manajemen risiko bencana. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan akan diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) NTB Tahun 2027.

Melalui forum ini, Pemprov NTB menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi “NTB Makmur Mendunia” melalui pembangunan yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan iklim, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(sr/dkisntb)

 

DPC Projo Jember Siap Sukseskan KONFERDA di Malang

0

Warta.in, Jember – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Jember menyatakan kesiapan untuk turut menyukseskan Konferensi Daerah (KONFERDA) Projo Jawa Timur yang akan digelar di Malang pada 12 April mendatang. Menjelang pelaksanaan acara tersebut, dinamika dan semangat konsolidasi mulai terasa di internal organisasi.

Ketua DPC Projo Jember, H. Muhamad Sholeh, SH., M.Si., dipastikan akan menghadiri KONFERDA tersebut bersama jajaran pengurus lainnya. Ia menegaskan bahwa Projo tetap berkomitmen berada di garis rakyat dan siap mendukung penuh agenda rutin yang diselenggarakan oleh DPD Projo Jawa Timur.

“Kami mengapresiasi dan siap menyukseskan KONFERDA sebagai bagian dari konsolidasi organisasi,” ujar Muhamad Sholeh saat ditemui wartawan.

Menurutnya, KONFERDA kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi total mesin relawan. Ia menekankan pentingnya keselarasan dalam satu komando, dengan mengedepankan soliditas, loyalitas, serta kesiapan menghadapi dinamika politik ke depan.

“Kami dari DPC Projo Jember siap memberikan dukungan penuh kepada DPD Jawa Timur. Seluruh elemen relawan, dari tingkat daerah hingga akar rumput, diharapkan hadir dan menunjukkan soliditas tanpa celah,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Projo Jawa Timur menyampaikan bahwa gaung KONFERDA sudah terasa hingga ke basis-basis militan yang selama ini menjadi tulang punggung gerakan Projo.

“Ini bukan sekadar KONFERDA, tetapi momentum penegasan arah dan kekuatan organisasi. Seluruh kader harus berada dalam satu barisan, tanpa ruang bagi sikap ambivalen,” tegasnya.

Kota Malang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai kota strategis dengan dinamika politik yang cukup tinggi, Malang juga dinilai sebagai simbol kebangkitan gerakan relawan yang konsisten mengawal agenda kebangsaan.

Pengamat politik lokal, Gus Sa’dulloh, menilai KONFERDA ini berpotensi menjadi titik balik dalam konsolidasi relawan di Jawa Timur. Menurutnya, Projo memiliki posisi strategis sebagai kekuatan non-partai yang mampu memberikan pengaruh signifikan dalam peta politik nasional.

“Jika mesin relawan ini benar-benar dioptimalkan, dampaknya bisa meluas hingga tingkat nasional. Ini bukan gerakan biasa,” ujarnya.

Sejumlah isu strategis diperkirakan akan menjadi pembahasan utama dalam KONFERDA, mulai dari arah dukungan politik ke depan, penguatan jaringan relawan, hingga strategi menghadapi kontestasi politik mendatang. Selain itu, sejumlah figur potensial juga diprediksi akan turut mewarnai dinamika forum.

Ketua Bidang OKK Projo Jawa Timur, Sulistyanto, memastikan bahwa jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan hadir langsung dalam agenda tersebut.
KONFERDA yang akan digelar pada 12 April mendatang diharapkan menjadi momentum penting untuk menguji soliditas, menghitung kekuatan, serta menentukan arah perjuangan organisasi ke depan.

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Banyuwangi Aksi Bersih-Bersih Lingkungan dan Tempat Ibadah

0

Warta.in||BANYUWANGI – Menyongsong peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar aksi bakti sosial bersih-bersih lingkungan, Kamis (9/4). Kegiatan ini melibatkan jajaran pejabat struktural, pegawai, hingga perwakilan Warga Binaan.

 

Aksi gotong royong ini difokuskan pada dua titik utama, yakni Masjid Nurul Yasin Fatimah yang berlokasi di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, serta area perkantoran Lapas.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian nasional untuk memperkuat budaya pemeliharaan lingkungan di lingkup Satuan Kerja Pemasyarakatan. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata adalah fondasi utama dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.

“Optimalisasi peran pemasyarakatan dalam membina warga binaan dan melayani masyarakat memerlukan lingkungan kerja yang sehat, tertib, dan representatif. Kondisi lingkungan yang baik akan memicu suasana kerja yang produktif dan proses pembinaan yang lebih kondusif,” ujarnya.

 

Selain untuk internal, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial petugas dan warga binaan terhadap fasilitas publik. Pembersihan Masjid Nurul Yasin Fatimah dilakukan agar sarana ibadah tersebut tetap nyaman digunakan, baik oleh petugas maupun warga binaan yang sedang menjalani program kemandirian di SAE.

Langkah konkret ini diambil sebagai implementasi dari semangat profesionalisme aparatur. Lingkungan yang tertata dianggap mencerminkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan secara menyeluruh serta kedisiplinan budaya organisasi.

 

“Hal ini sejalan dengan motto kami bahwa Pemasyarakatan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan terus bertransformasi menjadi institusi yang peduli dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan tertib. Diharapkan, aksi ini mampu memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat mereka beraktivitas sehari-hari…(kus)

Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Jalan Kecamatan Tanah Abang Pali.

0

Palembang, aaaaAAKejaksaan Tinggi Sumatera Selatan tengah mengusut dugaan penyimpangan pekerjaan proyek peningkatan yang menghubungkan Kecamatan Tanah Abang – Kecamatan Abab,Pali.

 

Pengusutan itu sebagai tindak lanjut Laporan Pengaduan Society Corruption Investigation ( SCI ) ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan beberapa bulan yang lalu.

“Kami dapat kabar dari Tim Kejati Sumsel,kasusnya tengah di proses di Pidsus,” ujar Asmawi,HS,Koordinator Nasional Society Corruption Investigation kepada Wartawan Kamis.

 

Seperti Berita yang ditayangkan beberapa waktu yang lalu, pekerjaan Proyek Peningkatan jalan yang menghubungkan Kecamatan Tanah Abang – Kecamatan Abab,Pali,diduga terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan Negara Milyaran Rupiah.

 

Proyek yang bersumber dari APBD Pali Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang,Pali dengan nilai Rp.9.910.014.000 itu dikerjakan CV.Hamdi Aminullah Jaya.

 

Jalan yang menghubungkan antar Kecamatan Tanah Abang dengan Kecamatan Abab,Pali tersebut menjadi perhatian serius warga.Mereka mengeluhkan kualitas aspal yang dipergunakan sangat buruk dan tidak memenuhi standar.Sangat tipis,bisa dicongkel dengan tangan.

 

Pantauan dilapangan menunjukkan kondisi jalan dengan permukaan tidak rata dan beberapa bagian terlihat lembek serta mudah tergenang air.Hasil pengukuran menunjukkan lapisan aspal jauh dibawah standar ketebalan jalan.

 

Sebagai tindak lanjut temuan itu,SCI membuat Laporan Pengaduan ke Kejaksaan Tinggi Sumsel ( Hares )

Ketua Kwarda Sumut Lantik Bupati Deli Serdang sebagai Mabicab, Tegaskan Komitmen Sukseskan Jambore Daerah XI

0

Ketua Kwarda Sumut Lantik Bupati Deli Serdang sebagai Mabicab, Tegaskan Komitmen Sukseskan Jambore Daerah XI Tanpa Biaya Peserta

Deli Serdang ( Warta.In ) –  Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dikky Anugerah Panjaitan, melantik Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deli Serdang Masa Bakti 2026–2031.(8 April 2026)

Pelantikan berlangsung khidmat di Lapangan Cadika Kwarcab Deli Serdang dan dirangkaikan dengan konsolidasi organisasi serta penguatan agenda strategis menuju Jambore Daerah XI Sumatera Utara.

Pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam pembinaan generasi muda serta mendukung pembangunan daerah. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen, memperkuat tanggung jawab, serta menyatukan langkah dalam menggerakkan roda organisasi di tingkat cabang agar semakin maju, relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Salah satu agenda besar yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Jambore Daerah XI Sumatera Utara yang akan digelar pada bulan Juli mendatang di Bumi Perkemahan Sibolangit. Kegiatan ini bukan hanya ajang pertemuan Pramuka, tetapi juga wahana pembinaan, pengembangan diri, serta mempererat persaudaraan antaranggota dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Menariknya, pada pelaksanaan Jambore Daerah tahun ini diterapkan kebijakan berbeda dengan tidak membebankan biaya kepada peserta. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen agar semangat dan euforia jambore benar-benar dirasakan seluruh penggalang tanpa hambatan biaya.

“Jambore ini harus menjadi momentum menghidupkan kembali peradaban Bumi Perkemahan Sibolangit serta memperkuat semangat kebersamaan dan kualitas generasi muda,” tegasnya dalam sambutan.

Selain menyukseskan jambore, seluruh Kwartir Cabang didorong mempersiapkan peserta terbaik, tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan, tetapi juga pada kualitas dan prestasi. Momentum ini juga diharapkan menjadi ajang promosi potensi daerah, termasuk budaya, kearifan lokal, dan keunggulan masing-masing wilayah.

Dalam konteks pembangunan daerah, Gerakan Pramuka ditegaskan harus hadir sebagai kekuatan strategis. Kwartir Cabang diminta menjadi mitra kerja nyata pemerintah daerah, bukan sekadar mitra simbolik atau formalitas, melainkan mitra aktif dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan karakter generasi muda.

Pengurus Kwartir Cabang juga didorong untuk:

1. Menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan pembangunan daerah

2. Membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah

3. Menjadikan Pramuka sebagai mitra solutif atas berbagai persoalan sosial di daerah

Selain itu, penguatan kemandirian ekonomi organisasi menjadi perhatian penting agar Gerakan Pramuka tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah. Kemandirian tersebut diharapkan mampu menopang berbagai program pendidikan dan pembinaan karakter, kegiatan sosial kemasyarakatan, pelestarian lingkungan hidup, hingga pencegahan narkoba dan kenakalan remaja.

Di tengah tantangan global seperti arus digitalisasi, perubahan sosial, ancaman narkoba, hingga persoalan lingkungan dan kebencanaan, Gerakan Pramuka diharapkan menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing.

Pelantikan ini menjadi penegasan bahwa Kwartir Cabang adalah ujung tombak Gerakan Pramuka di daerah. Sinergi antara Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang menjadi kunci untuk saling menguatkan organisasi demi kemajuan Sumatera Utara.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Gerakan Pramuka diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi yang berakar di masyarakat, memiliki jaringan luas, serta menjadi penggerak nyata pembangunan generasi muda Indonesia.(**)

Muspika Kencong Lakukan Sidak LPG, Imbau Pedagang Patuhi Ketentuan Harga

0

Warta.in, Jember -Kamis, 9 April 2026 Menindaklanjuti aduan masyarakat, Muspika Kecamatan Kencong melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan dan pedagang gas LPG di wilayah setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan gas LPG bagi masyarakat tetap aman dan terjangkau.

Sidak tersebut melibatkan unsur Muspika, Polsek, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Kencong. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan langsung ke beberapa titik distribusi guna memastikan penyaluran LPG berjalan sesuai ketentuan.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan secara persuasif kepada para pedagang agar tetap mematuhi harga eceran yang telah ditetapkan. Hal ini penting agar masyarakat tidak terbebani, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perwakilan Muspika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi di lapangan sekaligus upaya menjaga situasi tetap kondusif. “Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga keteraturan distribusi dan harga LPG demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Muspika juga mengingatkan agar tidak ada praktik penimbunan ataupun upaya mencari keuntungan berlebih yang dapat merugikan masyarakat. Apabila ditemukan pelanggaran, penanganan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, diharapkan distribusi gas LPG di Kecamatan Kencong dapat berjalan lebih tertib, harga tetap stabil, serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Diduga APH Tutup Mata Maraknya Judi Tembak Ikan Yang Dikelola Cici dan Asen

0

Warta.in Labuhan Deli – Praktik perjudian jenis tembak ikan di wilayah Medan Utara kian mengkhawatirkan.

Aktivitas ilegal tersebut terpantau semakin meluas dan berlangsung secara terbuka, seolah tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH). Medan.

Berdasarkan hasil penelusuran tim awak media, jaringan perjudian ini diduga dikelola oleh seorang wanita yang dikenal dengan nama Cici, yang beroperasi di bawah bendera GBM 99.

Sumber menyebutkan, jaringan tersebut juga diduga berada di bawah kendali seorang pemodal besar berinisial AS, warga keturunan Tionghoa.

Tidak hanya beroperasi di satu titik, praktik perjudian ini disebut telah menyebar hampir ke seluruh wilayah Medan Utara, meliputi Kecamatan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Deli, hingga kawasan Labuhan Deli seperti Helvetia dan Desa Manunggal.

Di sejumlah lokasi, aktivitas perjudian berlangsung terang-terangan. Seperti di Jalan M. Basir, Komplek Marelan Point, yang beroperasi tanpa henti di pinggir jalan utama.

Selain itu, di Jalan Swadaya ditemukan dua unit tempat perjudian, masing-masing berisi meja tembak ikan serta mesin dingdong.

Lokasi lain juga teridentifikasi di Gang Sawit, Jalan Utama, dan Gang Perjuangan yang masing-masing memiliki beberapa unit meja perjudian. Bahkan di Jalan Veteran Pasar VIII, Desa Manunggal, praktik serupa juga masih berlangsung aktif.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa lokasi-lokasi tersebut sempat tutup secara serentak, namun hanya berlangsung singkat.

“Biasanya tutup kalau ada isu razia, tapi tidak lama kemudian buka lagi seperti biasa,” ujarnya, Senin (07/04/2026).

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat secara institusional kepolisian telah menyatakan komitmen untuk memberantas segala bentuk perjudian.

Namun, praktik di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dinilai masih jauh dari harapan.

Sosok Cici bahkan disebut-sebut sebagai pemain lama yang memiliki jaringan luas dan kemampuan dalam mengatur operasional bisnis perjudian secara rapi dan terstruktur. Beberapa wilayah seperti Marelan, Helvetia dan Desa Manunggal diduga menjadi basis utama aktivitasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait maraknya praktik perjudian di wilayah Medan Labuhan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, S.I.K., S.E., M.M belum memberikan tanggapan sampai berita ini di turunkan, Kamis (09/04/26).

Maraknya praktik perjudian tembak ikan di Medan Utara diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Penindakan tegas dinilai penting guna menekan potensi meningkatnya tindak kriminal serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. (RN)