Warta.in, Jember – Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan pasar murah dan tebus murah sembako yang digelar Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Jember bersama Media Mitra Jaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026).
Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan kesempatan memperoleh kebutuhan pokok berupa satu kilogram gula dan satu botol minyak goreng ukuran 800 mililiter hanya dengan membayar Rp25 ribu. Warga yang ingin mengikuti program tersebut cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, warga juga merasakan langsung bentuk kepedulian sosial yang diarahkan untuk membantu meringankan kebutuhan rumah tangga.
Hj. Luluk, Bidang UMKM SOKSI Kabupaten Jember sekaligus pelaku usaha, mengatakan pasar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen SOKSI untuk membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan tebus murah sembako bukan program yang hanya dilakukan sesekali. Program tersebut telah berjalan secara berkala dan direncanakan digelar setiap empat bulan sekali di berbagai wilayah.
“Kami ingin masyarakat bisa menikmati program ini dan sedikit terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, baik di pelosok desa maupun wilayah perkotaan yang membutuhkan,” ujar Hj. Luluk.
Ia menjelaskan, program pasar murah sembako tersebut telah berjalan sejak 2019 dan terus dilaksanakan hingga 2026. Keberlanjutan program diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus membantu mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat.
“Harapan kami, tidak ada kesenjangan yang terlalu jauh. Masyarakat yang mampu maupun yang kurang mampu bisa sama-sama mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya.
Menurut Hj. Luluk, kepedulian SOKSI tidak hanya diwujudkan melalui pasar murah. Sejumlah program sosial lain juga tengah dipersiapkan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Salah satunya berupa program rehabilitasi rumah layak huni. Melalui kerja sama dengan pemerintah pusat, sekitar 349 unit rumah direncanakan mendapatkan bantuan rehabilitasi.
Selain itu, terdapat pula rencana revitalisasi sekolah yang saat ini masih dalam tahap persiapan. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas sarana pendidikan sehingga anak-anak di daerah memiliki lingkungan belajar yang lebih baik.
“Kami juga bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk program rehab rumah layak huni. Ada sekitar 349 unit rumah yang akan kami bantu untuk direhab. Kemudian ada revitalisasi sekolah, tetapi pelaksanaannya masih menyusul,” jelasnya.
Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga menjadi salah satu agenda yang akan dikembangkan. Koperasi tersebut diharapkan dapat hadir di setiap desa dan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hj. Luluk menegaskan, semangat dari berbagai program tersebut adalah memastikan kegiatan sosial benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus bergerak dan menjangkau berbagai wilayah.
Ia bahkan berharap program pasar murah yang selama ini berjalan di Kabupaten Jember dapat berkembang hingga ke berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kami berharap program ini tidak hanya ada di Kabupaten Jember. Mudah-mudahan seluruh Jawa Timur nantinya bisa terisi dengan program seperti ini, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pasar murah tersebut merupakan kegiatan sosial dan tidak memiliki hubungan dengan pinjaman online (pinjol).
“Kami tegaskan, program ini murni kegiatan sosial dan tidak ada hubungannya dengan pinjol,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku terbantu dengan harga sembako yang ditawarkan. Menurutnya, paket berisi satu kilogram gula dan satu botol minyak goreng ukuran 800 mililiter dengan harga Rp25 ribu cukup meringankan pengeluaran keluarga.
“Terima kasih karena adanya program ini sangat membantu dan meringankan beban masyarakat. Dengan Rp25 ribu sudah mendapatkan gula satu kilogram dan minyak satu botol. Persyaratannya juga cukup membawa KTP,” tuturnya.
Kegiatan pasar murah tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui program sederhana namun memberikan manfaat langsung. Kebutuhan pokok seperti gula dan minyak goreng menjadi kebutuhan sehari-hari yang dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.
SOKSI Kabupaten Jember bersama Media Mitra Jaya berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kegiatan. Tidak hanya menghadirkan sembako dengan harga terjangkau, tetapi juga mendorong berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial lainnya.
Dengan semangat kebersamaan, rangkaian program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan sosial berkelanjutan yang hadir dari desa ke desa, dari pelosok hingga perkotaan, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya dan memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri serta sejahtera.































