Beranda blog

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Pengumuman Penutupan Pendaftaran Perangkat Desa Kedungmentawar

0

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Pengumuman Penutupan Pendaftaran Perangkat Desa Kedungmentawar

LAMONGAN//Warta.In, – Dalam rangka Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban Masyarakat Personil Polsek Ngimbang Laksanakan Pengamanan Pengumuman Pendaftaran Perangkat Desa KedungMentawar Kecamatan Ngimbang, Jum’at (02/10/2026)

Pengumuman Penutupan pendaftaran Perangkat desa Tahap 1 pengisian Jabatan Kepala Dusun Mabang, Desa Kedungmentawar Kecamatan Ngimbang

Hadir dalam acara kegiatan tersebut
Suyami Kades Kedungmentawar beserta Perangkat Desa,
Ipda Istiono, S.H. Waka Polsek Ngimbang,
Pelda Suratman Bati Tuud Koramil Ngimbang 0812/06,
Aiptu Denny SP;
Aipda Akhmad Zaeni,
Aipda Dian Prasetyo, S.H. Kanit Reskrim,
Brigpol Elbiyun Farid Bhabinkamtibmas, Serda Puput Wijanarko Babinsa, Ibu Pujiati Ketua BPD, Tim Panitia dan Warga Masyarakat.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ipda Istiono, S.H, memberi keterangan saat di konfirmasi Awak media bahwa,
Pada hari Jum’at tanggal 02 Oktober 2026 sekitar pukul 15.00 WIB s/d 16.00 WIB bertempat di Balai Desa Kedungmentawar Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, telah dilaksanakan kegiatan pengumuman penutupan pendaftaran Perangkat Desa (Tahap I) jabatan Kepala Dusun Mabang Desa Kedungmentawar Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan.

Papan pengumuman dipasang di Balai Desa Kedungmentawar dan lokasi-lokasi strategis, agar mudah diakses dan dibaca oleh masyarakat luas. Langkah ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan keterbukaan informasi dalam proses penjaringan Perangkat Desa, terangnya

Polsek Ngimbang selaku Pengawas menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan setiap tahapan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Wakapolsek Ngimbang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan turut mengawasi proses penjaringan agar berlangsung secara jujur dan adil

Dan Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam mendukung pelaksanaan penjaringan Perangkat Desa yang transparan dan profesional, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman kondusif.

Dalam Keterangan Daftar Identitas calon peserta penjaringan Perangkat Desa jabatan Kepala Dusun Mabang Desa Kedungmentawar yaitu
1. Nama IRFAN HADI SUYATNO, LK, TTL : LMG, 26-07-1995, ISLAM, PELAJAR/MAHASISWA, ALAMAT DSN. MAMBANG RT 06 RW 03 DS. KEDUNGMENTAWAR.

2. Nama WINDY ADIA LESTARI, PR, TTL : NGANJUK, 14-10-2002, ISLAM, BELUM/TIDAK BEKERJA, ALAMAT DSN. KALEN RT 06 RW 05 DS. JATIKALEN KEC. JATIKALEN KAB. NGANJUK.

Kegiatan selesai pukul 16.00 WIB dan selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif, (roy)

Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

LAMONGAN//Warta. In – Dalam rangka kelancaran tugas dan menjaga kebersihan, Anggota Polsek Ngimbang melaksanakan pengecekan Inventaris dan pembersihan Mapolsek Ngimbang, Pada Hari Sabtu (03/10/2026)pukul 08.00 wib

Kegiagan ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang
Aiptu Muji. R, Aipda Erwan, Bripka Sujito dan Briptu Andika di Mapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “Bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek perlengkapan
Mapolsek Ngimbang antara lain ruang penjagaan, ruang pelayanan, kendaraan dinas dan cek senpi Polsek Ngimbang, ”

Sasaran untuk kesiap – siagaan tugas penjagaan, bersih – bersih mako, kendaran dan cek senpi ungkapnya.

Kami berharap dengan kesiap siagaan tugas penjagaan Polsek Ngimbang dapat dapat memperlancar pelayanan kepada Masyaralat dan wilayah Ngimbang tetap Aman dan Kondusif ( roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Sisir Beberapa Tempat Di Daerah Rawan Kriminal Pada Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Sisir Beberapa Tempat Di Daerah Rawan Kriminal Pada Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Jum’at (02/09 /2026) pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Aiptu Deny dan Aipda Zaeni dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, ATM BRI dan SPBU Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Kado Ulang Tahun Paling Pahit: Direksi Mandiri Potong Tumpeng, Ribuan Nasabah PALI Dipaksa “Gigit Jari”

0

Warta.in//PALI, SUMATERA SELATAN – Riuh rendah perayaan hari ulang tahun ke-28 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Jumat, 2 Oktober 2026 kemarin, menyisakan luka dan kekecewaan mendalam bagi ribuan nasabah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Di saat jajaran direksi perbankan pelat merah tersebut berpesta pora di ibu kota merayakan pencapaian korporasi dengan tema megah “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”, kenyataan di lapangan justru menyajikan pemandangan yang memedihkan hati. Fasilitas dasar berupa mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM) di Kantor Cabang Pendopo PALI dibiarkan rusak, uzur, dan telantar menjadi rongsokan besi tua selama bertahun-tahun.

Tema besar yang digelorakan dalam seremoni ulang tahun tersebut mendadak berubah menjadi lelucon pahit bagi masyarakat Bumi Serepat Serasan. Bagaimana mungkin sebuah bank berskala nasional dengan laba puluhan triliun rupiah mengklaim tumbuh bersama rakyat, sementara untuk urusan penarikan uang tunai saja nasabahnya dipaksa gigit jari. Fasilitas gerai ATM yang mati suri, kotor, dan tidak terawat kini tak ubahnya fasilitas terbengkalai yang kehilangan fungsi pelayanan publiknya.

Misteri Anggaran Pemeliharaan dan Gurita Korporasi Gelombang protes dari masyarakat kian menjerit ketika publik mulai menyoroti transparansi tata kelola anggaran. Secara sistem korporat, Bank Mandiri mengelola Belanja Modal (Capital Expenditure / Capex) pengadaan perangkat keras serta Belanja Operasional (Operational Expenditure / Opex) untuk pemeliharaan secara terpusat melalui divisi Strategic Procurement Group dengan standar sertifikasi ISO yang ketat. Anggaran tahunan untuk perawatan ruangan (premises), biaya utilitas, hingga asuransi uang tunai selalu dikucurkan secara rutin.

Pertanyaan besar yang kini menampar nurani manajemen adalah: ke mana aliran dana pemeliharaan tersebut bermuara selama bertahun-tahun ini? Jika anggaran perawatan cabang selalu terealisasi setiap tahunnya, mengapa mesin-mesin tua di Pendopo PALI tidak pernah mendapatkan peremajaan ataupun penggantian unit baru? Kondisi ini menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat bahwa angka-angka fantastis dalam pos anggaran tersebut hanya menjadi pemanis laporan di atas kertas, sementara realisasi fasilitas di daerah pelosok dibiarkan membusuk tanpa perhatian.

Pimpinan Cabang Bungkam, LSM SERAMPUH Desak Pencopotan Kebobrokan manajerial di tingkat daerah ini diperparah oleh sikap antikritik dari manajemen lokal. Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Mandiri Pendopo PALI diduga kuat bersikap arogan, alergi terhadap konfirmasi media, serta menutup mata atas kerugian yang dialami nasabah setianya setiap kali sistem transaksi fisik ini lumpuh total. Sikap abai ini mencerminkan hilangnya empati moral dari pejabat pemegang kendali daerah terhadap masyarakat yang uangnya mereka kelola sehari-hari.

Akumulasi kekecewaan massal ini akhirnya memicu reaksi keras dari elemen aktivis. Ketua LSM SERAMPUH secara terbuka melayangkan tuntutan keras kepada jajaran Direksi Pusat Bank Mandiri untuk segera mencopot Pimpinan Cabang Bank Mandiri Pendopo PALI dari jabatannya. Kegagalan total dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan membiarkan nasabah menderita di tanah kelahiran mereka sendiri dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Mosi Tidak Percaya dan Tuntutan Audit Independen Tepat di usia perbankan yang ke-28 ini, kado pahit berupa “bangkai besi” ATM Pendopo PALI menjadi bukti nyata rapuhnya implementasi pengawasan operasional di tingkat daerah. Aliansi masyarakat PALI bersama insan pers kini menuntut dilakukannya audit independen menyeluruh terhadap aliran dana pemeliharaan di kantor cabang tersebut.

Masyarakat memperingatkan, jika manajemen pusat tetap bergeming dan mengabaikan jeritan nasabah di pelosok daerah, gelombang mosi tidak percaya serta aksi massa siap digelorakan untuk mengguncang kantor cabang operasional PALI. Slogan korporasi yang megah tidak akan pernah bisa menutupi bobroknya realitas pelayanan terpinggirkan di ujung negeri. Selamat ulang tahun ke-28 Bank Mandiri—teruslah bertumbuh, namun jangan biarkan nasabah daerah terus merugi.(Tim)

Proyek Rp11,9 Miliar Di Nias Barat Jadi Sorotan

0

Nias Barat Warta.in — Kejanggalan fatal ditemukan pada proyek peningkatan struktur jalan provinsi di ruas Siwalawa II – Sirombu, Kabupaten Nias Barat. Proyek dengan nilai fantastis  Rp11.947.537.000 dari Apbd Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 itu diduga melanggar prinsip transparansi.

Berdasarkan papan informasi proyek yang diterima redaksi, proyek milik *Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi Dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara itu dilaksanakan oleh CV Diori  dengan konsultan pengawas  PT. Arss Baru Kso Balakosa.

Dalam papan tersebut tertulis:

Nama Pekerjaan: Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Pada Ruas Siwalawa II – Sirombu Di Kab. Nias Barat
Nilai Kontrak: Rp11.947.537.000
Nomor Kontrak: 620/16/Sp/Uptd-Bmck/Gst/Viii/2026
Tanggal Kontrak: 14 Agustus 2026
Waktu Pelaksanaan: 130 Hari Kalender

Di Mana Letak Janggalnya?

Inilah yang menjadi sorotan tajam publik. Papan informasi hanya menulis 130 Hari Kalender, namun *tidak menuangkan secara jelas kapan tanggal dimulai (Start Date) dan kapan tanggal selesai (Finish Date).

Padahal, sesuai standar papan informasi proyek pemerintah, wajib mencantumkan tanggal mulai dan tanggal selesai agar masyarakat bisa ikut mengawasi. Jika hanya ditulis 130 hari tanpa tanggal pasti, publik tidak akan pernah tahu kapan proyek itu harus selesai dan kapan kontraktor bisa didenda jika terlambat.

Ini menimbulkan pertanyaan besar: Apa Sebenarnya Yang Ditutupi?

Jalan Seperti Kubangan Lumpur, Rawan Telan Korban Jiwa

Kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan. Jalan masih becek, berlubang, dan seperti kubangan lumpur seperti yang terlihat pada foto warga. Belum ada tanda-tanda peningkatan struktur jalan.

Kondisi berlumpur dan licin ini sangat rawan mengakibatkan kecelakaan dan bisa menelan korban jiwa. Pengendara sepeda motor bisa terpeleset dan terjatuh, kendaraan roda empat bisa terperosok, anak sekolah dan warga bisa celaka saat melintas. Jika dibiarkan tanpa penanganan dan tanpa rambu peringatan, jalan ini menjadi jebakan maut bagi pengguna jalan.

Dugaan Modus Hindari Denda

Praktik tidak mencantumkan tanggal selesai secara transparan sering kali diduga sebagai modus untuk menghindari sanksi denda keterlambatan. Dengan hanya menulis 130 hari, kontraktor bisa beralasan kapan saja mulainya, sehingga tidak bisa dihitung keterlambatannya.

Padahal, jika dihitung dari tanggal kontrak 14 Agustus 2026 130 hari kalender, seharusnya proyek ini wajib selesai pada sekitar 22 Desember 2026. Namun hingga awal Oktober 2026, kondisi jalan masih kubangan lumpur.

Melanggar Undang-Undang

Papan informasi yang tidak lengkap dan kondisi jalan yang membahayakan tersebut diduga melanggar:

1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Pasal 2 dan Pasal 10: Setiap informasi publik yang berkaitan dengan penggunaan anggaran negara wajib dibuka secara transparan dan dapat diakses publik.

2. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Jo Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah: Mengatur kewajiban transparansi dan akuntabilitas pekerjaan.

3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Uu Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan: Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas tentang penyelenggaraan jalan.

4. Peraturan Menteri Pupr Nomor 9 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Keamanan Konstruksi: Papan informasi wajib memuat secara lengkap untuk keselamatan dan pengawasan publik. Kontraktor wajib menjamin keselamatan pengguna jalan, membiarkan jalan berlumpur tanpa pengaman adalah pelanggaran.

Masyarakat Nias Barat mendesak Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara untuk menegur keras CV. Diori dan PT. Arss Baru Kso Balakosa. Papan informasi harus diperbaiki dan dicantumkan tanggal mulai dan tanggal selesai yang jelas, serta volume pekerjaan.

Catata : Dibuka Hak Koreksi Dan Hak jawab Kepada Pihak Yang terkait.

Editor : Warta.in

*Petisioner HAM PBB 2025 Desak Dugaan Penggelapan Kapal Rp30 Miliar*

0

*Petisioner HAM PBB 2025 Desak Dugaan Penggelapan Kapal Rp30 Miliar, Pemerasan Rp75 Juta dan Dugaan Perlindungan Pejabat Diusut Tuntas sampai ke Akar-Akarnya*

Jakarta — Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., yang disebut sebagai petisioner dalam forum Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2025, mendesak agar dugaan penggelapan kapal tongkang senilai sekitar Rp30 miliar, dugaan pemerasan Rp75 juta, serta dugaan perlindungan terhadap oknum pejabat dalam penanganan perkara tersebut diusut secara menyeluruh hingga ke akar persoalan.

Desakan itu berkaitan dengan laporan Hanjono Susanto mengenai dugaan permintaan uang Rp75 juta oleh AKP Taufik Ismail yang disebut dikaitkan dengan kebutuhan menghadirkan saksi ahli. Laporan tersebut tercatat dalam STTLP/B/1451/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN tertanggal 31 Agustus 2026.

Wilson juga menyebut telah mengadukan Kapolda Sumatera Selatan dan tiga pejabat lainnya kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pada 21 September 2026. Pengaduan tersebut meminta agar proses penanganan perkara diperiksa secara transparan, termasuk dugaan adanya tindakan atau keputusan yang berpotensi menghambat pengungkapan perkara.

Menurut Wilson, pemeriksaan tidak seharusnya berhenti pada dugaan permintaan uang. Seluruh rangkaian perkara perlu ditelusuri, mulai dari dugaan penggelapan kapal, proses penyelidikan dan penyidikan, penggunaan kewenangan, hingga dasar setiap keputusan yang diambil oleh pihak terkait.

“Kasus ini harus dibuka secara terang. Jangan hanya melihat satu mata rantai, tetapi telusuri seluruh prosesnya sampai ke akar persoalan. Jika ditemukan pelanggaran, siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum,” tegas Wilson.

Ia meminta Propam Polri dan institusi penegak hukum terkait memastikan setiap laporan masyarakat diperiksa berdasarkan bukti, prosedur, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Prinsip penegakan hukum yang berkeadilan juga pernah disampaikan Prof. Mahfud MD. Ia menekankan bahwa hukum berdasarkan Pancasila berintikan keadilan dan harus mengayomi masyarakat tanpa pandang bulu.

Sementara filsuf John Rawls, melalui gagasannya dalam A Theory of Justice, menempatkan keadilan sebagai prinsip penting dalam penyelenggaraan institusi sosial. Prinsip tersebut relevan dengan kebutuhan agar kewenangan publik dijalankan secara adil dan konsisten.

Wilson menegaskan, pengusutan menyeluruh diperlukan untuk memastikan tidak ada bagian penting dari perkara yang terlewat.

“Periksa secara objektif, buka fakta berdasarkan bukti, dan pastikan setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum. Jangan ada mata rantai yang terputus,” ujarnya.

Ia berharap hasil pemeriksaan Propam terhadap pengaduan tersebut dapat memberikan kejelasan kepada publik, sementara perkara pokok terkait kapal tongkang ditangani berdasarkan alat bukti dan mekanisme hukum yang berlaku. (Tim/Red PPWI)

Referensi:

*Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel ke Divpropam Mabes Polri*

Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Beton di Mompang Lombang, Buka Akses Warga dan Perkebunan

0

Warta.in Padang Lawas Utara – Pembangunan jembatan beton di Desa Mompang Lombang, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terus dikebut. Jembatan tersebut nantinya menghubungkan Desa Mompang Lombang dengan Desa Mompang Dolok sekaligus membuka akses masyarakat menuju kawasan perkebunan.

Pada Kamis (1/10/2026), pekerjaan pembangunan telah memasuki sejumlah tahapan, mulai dari pelangsiran bahan material, perakitan tulang pondasi hingga pengecoran pondasi. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan tercatat mencapai 15,7 persen.

Pembangunan jembatan ini merupakan Program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui TNI AD, yang diarahkan untuk membantu meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan sarana penghubung antardesa serta akses menuju sentra aktivitas warga.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Mompang Lombang dan Mompang Dolok. Selain mempermudah mobilitas warga, akses yang lebih baik juga dapat mendukung aktivitas masyarakat menuju perkebunan serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han. mengatakan, pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah, khususnya dalam penyediaan akses yang dapat menunjang aktivitas sosial dan perekonomian warga.

Pembangunan jembatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di sekitar wilayah tersebut juga dapat berjalan lebih lancar.

Seiring berjalannya pekerjaan, personel yang terlibat terus melaksanakan tahapan pembangunan sesuai kondisi di lapangan. Sinergi antara TNI AD dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan hingga jembatan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan warga. (RN)

Sumber : Pendam I/BB

Rapat Kedua Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi Bahas Legalitas dan Program Kerja Strategis

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at, 02 Oktober 2026

BEKASI — Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi menggelar rapat kedua sebagai bagian dari langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat legalitas, struktur kepengurusan, serta menyusun program kerja secara terarah dan berkelanjutan.

Rapat tersebut berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, di Jalan Dalang 1 Nomor 15–17, RT 05/RW 17, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi, Lasman Simbolon, S.T., didampingi Sekretaris Jenderal

Ir. Joni Simbolon, serta jajaran pengurus Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi.

Dalam rapat kedua ini, pengurus membahas sejumlah agenda strategis, terutama terkait legalitas punguan serta penyusunan program kerja yang mencakup jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Pembahasan legalitas menjadi salah satu fokus utama agar organisasi memiliki landasan administrasi dan kelembagaan yang semakin kuat dalam menjalankan seluruh kegiatan serta memberikan manfaat bagi anggota dan keluarga besar Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi.

Selain legalitas, rapat juga mulai mematangkan sejumlah program kerja jangka pendek yang akan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi organisasi.

Adapun bidang program kerja yang menjadi pembahasan meliputi:

1. Bidang Pendidikan, dengan perhatian pada pengembangan dan dukungan terhadap pendidikan generasi muda keluarga besar Parsadaan.

2. Bidang UMKM dan Ekonomi Bidang UMKM dan ekonomi menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha serta kemandirian ekonomi di lingkungan anggota Parsadaan.

3. Bidang Adat, sebagai upaya menjaga, melestarikan, dan memperkuat nilai-nilai adat serta budaya Batak di tengah perkembangan zaman.

4. Bidang Humas/Informasi, yang akan berperan dalam membangun komunikasi internal maupun eksternal serta menyampaikan berbagai kegiatan dan informasi organisasi secara terbuka dan terarah.

5. Bidang Pengkaderan, sebagai bagian dari upaya menyiapkan regenerasi kepengurusan dan meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam keberlangsungan organisasi.

Ketua Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi, Lasman Simbolon, S.T., bersama jajaran pengurus menempatkan konsolidasi organisasi sebagai salah satu langkah penting untuk memastikan seluruh program dapat berjalan secara terarah.

Rapat kedua ini sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan menyusun fondasi organisasi yang lebih kuat. Program jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi dapat diwujudkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi anggota dan keluarga besar Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi.

Dengan semakin solidnya kepengurusan dan tersusunnya program kerja, Parsadaan Simbolon Sipitu Sohe Boru Bere Bekasi diharapkan mampu membangun organisasi yang berkelanjutan, menjaga nilai adat dan persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kota Bekasi.

(Alpin A.S)

Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Media melalui Coffee Morning

0

Wartainsumsel.id | Palembang, 2 Oktober 2026 – Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan Coffee Morningbersama insan media sebagai upaya memperkuat sinergi, komunikasi, dan hubungan yang baik dalam mendukung keterbukaan informasi publik di bidang pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung di Rutan Kelas I Palembang, Jumat (02/10).

Kegiatan yang diikuti jajaran Rutan Kelas I Palembang bersama insan media tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus ruang komunikasi untuk membangun hubungan yang lebih terbuka dan positif. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Palembang menyampaikan informasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan.

Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan diskusi dan pertukaran informasi mengenai penyelenggaraan pemasyarakatan. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi yang akurat, konstruktif, dan mudah dipahami masyarakat.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi, menyampaikan bahwa sinergi dengan insan media merupakan bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi serta memperkenalkan berbagai program positif yang dilaksanakan Rutan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap komunikasi dan sinergi antara Rutan Kelas I Palembang dengan insan media semakin baik. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pemasyarakatan kepada masyarakat secara objektif dan konstruktif,” ujar Aris.

Aris menambahkan, Rutan Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai pihak, termasuk insan media, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Kegiatan Coffee Morning berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Palembang dan insan media diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi pemasyarakatan yang positif kepada masyarakat.

GJLS: Berapi-Api Akhirnya Merilis Official Poster, Trailer, dan Original Soundtrack

0

Jakarta, warta.in — Setelah melalui dua kali proses revisi akibat drama menggelikan dari trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir dengan netizen penggemar GJLS,  akhirnya poster GJLS: Berapi-api resmi diizinkan tampil jelas tanpa sensor. Dalam perhelatan konferensi pers yang riuh di Lippo Mall Nusantara, rumah produksi Amadeus Sinemagna resmi meluncurkan paket lengkap promosi: revisi kedua Official Poster, Official Trailer, serta lagu orisinal resmi garapan Barasuara untuk film komedi drama GJLS: Berapi-Api.

Seremoni Nyaris Gagal: Hendak Tampil Heroik, Malah Diselamatkan Regu Damkar Sungguhan
Sesuai tradisi komedi GJLS, acara pembukaan tirai hitam raksasa penutup poster dan trailer tidak dibiarkan berjalan normal tanpa bumbu kepanikan. Niat hati ingin bergaya bak pahlawan penyelamat dengan menarik tirai secara serentak, trio abang-abang ini justru tersangkut tali dan gagal mengeksekusi seremoni hingga memicu tawa penonton di area mal.

Sadar situasi di panggung mulai melenceng dari naskah, Rigen langsung sigap menelepon panggilan darurat pemadam kebakaran. Suasana berubah drastis saat sirene berbunyi dan regu Algojo Api masuk dengan langkah tegap, mengambil alih panggung, lalu menarik tirai hitam tersebut secara sempurna diiringi tepuk tangan riuh para tamu undangan.

Official Trailer: Realitas Tugas Damkar dari Ambil Rapor Sampai Kepala Nyangkut Pagar
Materi official trailer yang baru diputar memperlihatkan pahit-manis perjuangan tiga sahabat masa kecil yang bertekad menjadi petugas pemadam kebakaran yang gagah. Namun, setelah melewati gemblengan tanpa ampun bersama regu Algojo Api, trio GJLS justru dihadapkan pada tugas-tugas lapangan yang tak terduga: mulai dari operasi darurat mengambil rapor anak SD hingga penyelamatan krusial mengeluarkan kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar.

Misi mulia berbalut kekacauan tersebut ditegaskan oleh para pemeran utama. “Tujuan kami di film ini ga cuma ingin menunjukkan film GJLS yang lucu dan seru, tapi juga ingin membawakan aksi heroik pemadam kebakaran yang selalu siap membantu kita, dan cerita yang dekat dengan kita semua,” papar Rigen Rakelna.

Membawa momen haru ketika ditanya mengenai tema persahabatan yang dibawa dalam film terbaru dari trio komedian ini, Ananta Rispo ternyata meneteskan air mata di tengah panggung press conference. Sulit berkata-kata karena emosinya yang tak terduga pecah di atas panggung, Rispo menekankan pentingnya momen ini dalam hidupnya. “Saya sangat bangga bisa ada di sini bersama kedua sahabat saya,” sebut Rispo di tengah pelukan Rigen dan Hifdzi.

“Intinya, di film ini kami mau membawakan sisi yang dicintai publik penggemar komedi di film pertama, tapi ke level yang lebih dalam segala hal,” ujar Hifdzi mengenai film terbaru mereka. “Ini adalah GJLS yang lebih lucu, lebih hangat, juga lebih bisa dinikmati berbagai kalangan dan usia.”

Sutradara Monty Tiwa menambahkan, “GJLS: Berapi-Api adalah film baru dengan cerita baru yang berbeda dengan GJLS: Ibuku Ibu-ibu. Ceritanya di-design untuk bisa ditonton bersama keluarga.”

Kemegahan Soundtrack Barasuara dan Jajaran Pemeran Lengkap
Energi film ini kian meledak berkat iringan official original soundtrack bertenaga dari band rock Barasuara yang berjudul “Api dan Mimpi” membuktikan bahwa perseteruan perebutan lagu antara Hifdzi dan Iga Massardi tempo hari resmi tuntas secara musikal.

Di bawah komando sutradara Monty Tiwa, film ini turut diperkuat oleh deretan bintang dan komika lintas generasi: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.

Catat Tanggal Tayangnya!
GJLS: Berapi-Api siap memadamkan stres dan mengocok perut penonton di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.

Saksikan Official Trailer resmi di kanal YouTube Amadeus Sinemagna dan pantau terus kabar terbarunya melalui akun media sosial resmi @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.

( Red*/TI )