ANTARA MAUT DAN TAKDIR: MISTERI SELAMATNYA WAKIL GUBERNUR VASKO RUSEIMY; TUAH, PULUNG KEKUASAAN, DAN KEYAKINAN AKAN AMANAH BESAR DI MASA DEPAN
PADANG – Di tengah riwayat kehidupan manusia yang senantiasa berjalan beriringan dengan ketidakpastian dan kuasa takdir yang mutlak, sebuah peristiwa besar baru saja terjadi dan menyisakan kisah luar biasa yang kini menjadi pembicaraan hangat, perbincangan luas, serta bahan renungan mendalam di kalangan masyarakat luas. Peristiwa itu adalah kecelakaan hebat yang menimpa kendaraan yang ditumpangi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang meninggalkan kesan mendalam, rasa takjub, dan keheranan bagi siapa saja yang melihat langsung maupun mendengar ceritanya, mengingat betapa dahsyatnya benturan yang terjadi, namun sang pemimpin muda itu berhasil lolos dari cengkeraman maut tanpa halangan berarti.
Saya sempat menatap dan mengamati foto-foto dokumentasi lokasi kejadian dan kondisi kendaraan tersebut dalam waktu yang cukup lama, meneliti setiap detail kerusakan yang tergambar jelas di sana. Tampak dengan sangat nyata bahwa bagian depan kendaraan tersebut hancur lebur tak berbentuk lagi. Kap mesin yang seharusnya kokoh dan kuat tampak ringsek, penyok, dan masuk ke dalam seolah tidak memiliki daya tahan apa pun saat menghantam benda keras. Kaca-kaca jendela berhamburan berserakan ke segala arah, menjadi butiran kecil yang menyelimuti aspal tempat kejadian. Sementara itu, dalam rekaman video yang sempat beredar luas di tengah masyarakat, terlihat sekelompok orang berdiri mengelilingi kendaraan yang telah menjadi puing itu dengan raut wajah yang penuh ketegangan, kebingungan, dan rasa tidak percaya yang mendalam. Siapa pun yang melihat kondisi kendaraan yang hancur sedemikian rupa, pasti akan beranggapan bahwa kendaraan seperti itu, dengan tingkat kerusakan yang parah dan fatal, biasanya tidak menyisakan banyak kemungkinan bagi manusia yang berada di dalamnya untuk dapat keluar dengan selamat, apalagi tanpa luka yang berarti.
Namun, kenyataan berkata lain dan kuasa takdir menampakkan kebesaran-Nya: Vasko Ruseimy selamat.
Dan hal yang membuat masyarakat semakin sulit memahami, semakin bertanya-tanya, serta semakin meyakini adanya kekuatan lain yang bekerja di balik kejadian itu adalah apa yang terjadi sesudahnya. Hanya berselang satu malam pascakejadian yang nyaris merenggut nyawa itu, tepatnya pada keesokan paginya, Vasko terlihat kembali beraktivitas, berjalan sedikit tertatih namun tetap tegap, berwibawa, dan mampu menjalankan tugas kenegaraannya seperti biasa. Tidak berselang lama setelah itu, ia bahkan terbang menuju ibu kota Jakarta guna membawa kembali dan memperjuangkan berbagai kepentingan serta urusan penting bagi tanah kelahiran Sumatera Barat ke hadapan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Semua itu dilakukan seolah benturan keras, hantaman dahsyat, dan bahaya maut yang mengancam nyawanya pada malam itu sama sekali tidak mampu menghentikan langkahnya, tidak mampu melemahkan semangatnya, serta tidak mampu memutus amanah besar yang sedang dipikulnya.
Sangat wajar, sangat beralasan, dan sangat manusiawi rasanya jika kemudian banyak orang mulai berpikir, beranggapan, dan percaya dengan sepenuh hati bahwa ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang istimewa, serta sesuatu yang agung yang menyertai, melindungi, dan berada di balik diri Vasko Ruseimy.
Di tanah Minangkabau yang kaya akan budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur peninggalan leluhur, masyarakat serta orang-orang tua sejak zaman dahulu kala memiliki keyakinan yang sangat kuat, mendasar, dan melekat erat dalam sanubari. Mereka percaya bahwa di dunia ini ada manusia-manusia tertentu yang telah dilahirkan ke tengah kehidupan dengan membawa tuah yang sangat besar, membawa kekuatan batin yang kokoh, serta membawa misi kehidupan yang mulia. Hidup manusia pilihan seperti itu senantiasa dijaga dengan ketat, langkah kakinya senantiasa dipayungi oleh kekuatan gaib yang tidak terlihat oleh mata biasa, serta roh-roh leluhur dan nenek moyang dipercaya senantiasa berjalan bersama, mengawal setiap gerak-geriknya. Para leluhur itu senantiasa mengawasi, melindungi, serta memastikan bahwa garis keturunan dan kehidupan manusia pilihan tersebut tidak akan jatuh, tidak akan berakhir, dan tidak akan terputus sebelum waktunya tiba, serta sebelum amanah besar yang dibawannya selesai diemban.
Karena landasan keyakinan budaya dan tradisi itulah, maka di dalam pandangan, pemahaman, dan tafsir masyarakat lama, ada jenis manusia yang sulit disentuh oleh maut. Bahaya kematian bisa datang mendekat, berada sangat dekat, bahkan mengancam seolah pasti akan membawa pergi nyawanya, namun selalu ada jalan keluar yang ajaib, selalu ada celah keselamatan yang terbuka, serta selalu ada pertolongan yang datang dari arah yang tak terduga untuk meloloskan dirinya. Orang-orang yang memiliki tanda kehidupan seperti itu, secara bulat dipercaya oleh masyarakat luas sedang dan akan dipersiapkan oleh semesta, oleh leluhur, maupun oleh Sang Pencipta untuk memikul amanah yang sangat besar, tugas kenegaraan yang berat, serta tanggung jawab kepemimpinan yang tinggi dan mulia bagi masyarakat dan bangsanya.
Dan kini, setelah peristiwa luar biasa itu menimpa dirinya, banyak orang mulai melihat, menafsirkan, dan menemukan tanda-tanda kebesaran itulah pada diri Vasko Ruseimy.
Sebab jika kita meninjau kembali, mengamati secara saksama, dan merenungkan betapa parahnya kerusakan kendaraan yang ditumpanginya, kejadian itu sesungguhnya sudah melewati batas-batas pemahaman logika biasa, penjelasan akal sehat, maupun hitungan ilmiah manusiawi. Besi yang seharusnya keras dan kuat menjadi remuk tak berbentuk, bodi kendaraan hancur lebur, dan bagian depan kendaraan nyaris hilang habis tak bersisa. Namun di balik semua kehancuran materi itu, sosok Vasko tetap keluar hidup, selamat, utuh, dan bahkan mampu kembali bekerja serta berjuang untuk kepentingan rakyat pada keesokan harinya dengan semangat yang tak surut sedikit pun.
Dalam tata nilai, kepercayaan, dan pandangan hidup masyarakat adat Jawa yang juga sangat kaya makna, dikenal istilah agung yang disebut sebagai pulung kekuasaan. Orang-orang Jawa meyakini dengan keyakinan yang tak tergoyahkan bahwa ada cahaya kepemimpinan, cahaya keagungan, dan cahaya kekuasaan yang turun secara khusus, terbatas, dan istimewa kepada manusia-manusia pilihan tertentu yang memang telah ditakdirkan untuk memimpin. Pulung kekuasaan itu tidak akan pernah datang, jatuh, atau menyertai sembarang orang, tidak berpihak pada kekayaan, dan tidak tunduk pada jabatan semata. Ia memiliki kekuatan sendiri untuk memilih, menentukan, dan jatuh hanya ke tempat-tempat yang memang layak dan pantas menerimanya. Orang yang telah terpilih, dipayungi, dan diiringi oleh pulung kekuasaan biasanya memiliki jalan hidup yang sangat berbeda, unik, serta penuh dengan kisah keajaiban. Mereka berkali-kali mendapatkan keselamatan, berkali-kali lolos dari ancaman bahaya, dan berkali-kali selamat dari keadaan yang seharusnya sudah pasti menghancurkan, membinasakan, atau mengakhiri riwayat hidup manusia biasa.
Alasannya sangat jelas dan penuh makna: karena kehidupan mereka sedang dibawa, diarahkan, dan dituntun menuju sesuatu yang besar, sesuatu yang mulia, serta sesuatu yang abadi bagi sejarah kehidupan bangsa dan negaranya.
Masyarakat Jawa zaman dahulu kala meyakini dengan sepenuh jiwa bahwa salah satu tanda paling nyata, paling kuat, dan paling sah dari manusia yang telah mendapat limpahan pulung kekuasaan adalah ketika maut datang menghampiri, berada sangat dekat, mengancam habis, namun akhirnya gagal, tidak berdaya, dan tidak mampu mengambil nyawanya. Dari peristiwa-peristiwa kritis seperti itulah, orang-orang mulai membaca tanda, mulai meyakini kebesaran, dan mulai memahami bahwa hidup seseorang itu sedang dijaga, dikawal, dan dilindungi oleh kekuatan yang sangat besar, kekuatan yang jauh melampaui kemampuan manusia biasa.
Dan Indonesia adalah negeri yang sangat kaya budaya, sangat menjunjung warisan leluhur, serta sangat percaya sepenuh hati pada tanda-tanda, pertanda, dan kebesaran takdir seperti itu.
Kemajuan zaman, gelombang modernitas, serta perkembangan ilmu pengetahuan tidak pernah benar-benar mampu menghapus, mengikis, atau mematikan keyakinan-keyakinan luhur yang telah tertanam ratusan tahun lamanya di dalam sanubari masyarakat nusantara. Hingga hari ini, masyarakat tetap percaya dan meyakini sepenuh hati bahwa ada manusia-manusia tertentu yang sejak awal kehidupan, sejak dalam kandungan, memang telah dipilih, ditunjuk, dan disiapkan untuk memimpin, mengayomi, serta membawa perubahan besar. Ada orang-orang yang hidupnya senantiasa dikawal oleh kekuatan gaib yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Ada manusia-manusia yang setiap langkah kakinya senantiasa dijaga oleh semesta alam, oleh roh leluhur, dan oleh Sang Maha Kuasa, karena sejarah besar sedang menyiapkan tempat yang luas, tinggi, dan mulia untuk mereka di masa depan.
Oleh sebab itulah, tepat dan sangat beralasan jika setelah peristiwa kecelakaan yang penuh keajaiban tersebut, banyak orang mulai memandang, menatap, dan melihat sosok Vasko Ruseimy dengan cara yang berbeda, dengan pandangan yang lebih dalam, serta dengan rasa hormat yang semakin menjulur tinggi.
Di mata masyarakat luas, ia tidak lagi hanya sekadar terlihat sebagai seorang pemimpin biasa, atau sekadar pemimpin muda yang penuh semangat dan gagasan brilian semata.
Ada aura lain yang tampak melingkar, menyelimuti, dan mengelilingi dirinya.
Ada kesan kuat yang terbangun di benak banyak orang, bahwa dirinya sedang, telah, dan akan terus dipayungi oleh sesuatu yang sangat besar, sangat agung, dan sangat mulia.
Bahkan, foto-foto kondisi kendaraan yang hancur lebur, remuk, dan ringsek itu justru bukannya menakutkan, melainkan menjadi bukti nyata, alat bukti sejarah, serta penguat utama bagi tumbuhnya keyakinan masyarakat tersebut. Orang-orang melihat betapa hancurnya besi dan kendaraan yang ditumpanginya, lalu melihat betapa utuh, tegar, dan kokohnya Vasko tetap hidup, berdiri tegak, serta kembali bekerja seperti biasa. Di dalam benak, pikiran, dan pemahaman banyak orang, peristiwa nahas itu perlahan berubah makna menjadi sebuah pertanda agung, menjadi bukti sejarah, serta menjadi tanda sah bahwa dirinya memang bukanlah manusia pada umumnya, manusia biasa, atau manusia sembarangan. Bahwa di dalam dirinya tersimpan, mengalir, dan bersemayam tuah yang sangat besar.
Bahwa ada roh-roh leluhur dan nenek moyang yang senantiasa hadir, berjalan, dan menjaga setiap langkah kakinya.
Bahwa ada pulung kepemimpinan yang mulia, agung, dan besar yang sedang, akan, dan terus mengiringi setiap perjalanan hidupnya.
Dan bahwasanya, Vasko Ruseimy memang telah, sedang, dan akan terus dilahirkan, dipersiapkan, serta ditakdirkan untuk mengemban amanah kepemimpinan yang jauh lebih besar, jauh lebih luas, dan jauh lebih bermakna bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia tercinta ini.
(TIM HD/Redaksi)
Oleh: Arvindo Noviar



























