Wartain Banten | Olahraga | 20 Juli 2026 — Ribuan warga dari berbagai daerah di Provinsi Banten memadati halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, pada Senin (20/7/2026) dini hari untuk mengikuti nonton bareng (nobar) babak final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol. Momentum tersebut dimanfaatkan Gubernur Banten Andra Soni untuk mengajak masyarakat membangun semangat juara demi kemajuan Provinsi Banten.
Masyarakat yang hadir berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Labuan, Kabupaten Pandeglang, hingga Kota Cilegon. Antusiasme warga terlihat sejak malam hari dengan suasana nobar yang semakin semarak berkat penampilan band lokal, pembagian doorprize, serta penyediaan makanan dan minuman gratis.
Keramaian itu juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka stan di sekitar lokasi. Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk memasarkan berbagai produk kuliner dan kerajinan kepada ribuan pengunjung.
Dalam kegiatan itu, Gubernur Andra Soni didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, pimpinan instansi vertikal, pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.
Di hadapan masyarakat, Andra Soni mengatakan keberhasilan Argentina dan Spanyol menembus partai final merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, disiplin, dan kekompakan.
“Menjadi juara itu perlu proses, bukan satu atau dua tahun,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi inspirasi bagi masyarakat Banten dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju.
“Kalau ingin Banten maju, kita harus bekerja sama dan kompak,” kata Andra Soni menambahkan.
Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara nobar hingga dini hari. Ia memastikan aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten tetap berjalan normal meskipun final Piala Dunia digelar pada malam hingga dini hari.
Selain menjadi ajang kebersamaan masyarakat, nobar final Piala Dunia 2026 juga dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Banten untuk menyampaikan arah pengembangan olahraga daerah. Andra Soni menegaskan bahwa Banten bersama Provinsi Lampung telah ditetapkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Untuk mendukung penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut, Pemprov Banten mulai menyiapkan berbagai fasilitas olahraga di kawasan Banten International Stadium (BIS). Sarana yang akan dibangun meliputi lapangan terbuka, fasilitas olahraga dalam ruangan (indoor), stadion atletik, hingga berbagai infrastruktur pendukung lainnya.
“Target kita bukan hanya sukses sebagai penyelenggara PON 2032, tetapi juga sukses dalam prestasi,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pengembangan kawasan sport center, Pemprov Banten juga telah mengusulkan pelebaran ruas Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang menghubungkan Simpang Palima di Kota Serang hingga Pasar Baros, Kabupaten Serang, kepada pemerintah pusat guna meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan Banten International Stadium.
Pada kesempatan tersebut, Andra Soni juga mengingatkan masyarakat bahwa seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara gratis melalui siaran Televisi Republik Indonesia (TVRI), pemegang hak siar resmi turnamen tersebut.
“Kita menikmati euforia Piala Dunia karena seluruh masyarakat bisa menyaksikannya secara gratis. Ini merupakan fasilitas negara yang bisa dinikmati bersama,” tutur Andra Soni
Ia berharap kemudahan akses siaran Piala Dunia tidak hanya mempererat kebersamaan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui berbagai kegiatan nonton bareng yang melibatkan pelaku UMKM.
Melalui semangat sportivitas dan kebersamaan yang tercermin dalam perhelatan Piala Dunia 2026, Andra Soni mengajak seluruh masyarakat Banten untuk terus bersatu, bekerja sama, dan menumbuhkan semangat juara sebagai modal utama dalam mewujudkan Banten yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.(WartainBanten)

















