Beranda blog

Dari Mediasi hingga Pemantauan Irigasi, Polsek Lingsar Tingkatkan Pelayanan untuk Warga

0

Dari Mediasi hingga Pemantauan Irigasi, Polsek Lingsar Tingkatkan Pelayanan untuk Warga

Warta.in
Lombok Barat,NTB – Jajaran Polsek Lingsar kembali mengedepankan langkah humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui Bhabinkamtibmas, kepolisian memfasilitasi penyelesaian sengketa utang piutang di Desa Karang Bayan, sekaligus memantau pembangunan saluran irigasi di Desa Peteluan Indah.

Mediasi berlangsung di ruang mediasi Kantor Desa Karang Bayan, Kamis (16/7/2026). Bhabinkamtibmas Desa Karang Bayan Aiptu I Ketut Kertayasa mempertemukan dua warga, yang berselisih terkait pembayaran sebidang tanah. Hadir pula perangkat desa, kepala dusun, Babinsa, serta para saksi guna mencari solusi terbaik.

Setelah melalui dialog, kedua pihak memilih menempuh jalur kekeluargaan. Kesepakatan dituangkan dalam surat pernyataan bermeterai. Salah satu poin utama berisi komitmen pelunasan utang senilai Rp40 juta dalam waktu satu tahun, terhitung mulai 16 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027. Jika komitmen tersebut tidak dipenuhi, penyelesaian dapat dilanjutkan sesuai ketentuan hukum.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, penyelesaian melalui mediasi sering memberi ruang bagi warga untuk menemukan jalan keluar, tanpa memicu konflik berkepanjangan.

“Kami selalu mengedepankan musyawarah saat permasalahan masih dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Pendekatan seperti ini mampu menjaga hubungan baik antarwarga, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif,” ujar AKP Wiwin.

Selain memfasilitasi mediasi, personel Polsek Lingsar juga aktif mengawal pembangunan di wilayah binaan. Sehari sebelumnya, Bhabinkamtibmas Desa Peteluan Indah Aipda Made Artana bersama Babinsa, melaksanakan pemantauan pembangunan saluran irigasi tipe C sepanjang 375 meter di Dusun Bagik Nunggal Barat.

Di sela kegiatan, petugas turut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, serta mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur desa demi kepentingan bersama.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas juga Babinsa tidak sebatas menjaga keamanan. Personel juga mendampingi masyarakat, memantau pembangunan, memberi edukasi kamtibmas, serta membantu mencarikan solusi saat muncul persoalan di lingkungan warga,” kata AKP Wiwin.

Perwira Pertama (Pama) Polri tingkat ketiga itu berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, TNI, dan masyarakat terus terjalin sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai, sementara program pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi warga.(sr/hpm)

 

 

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

0

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Warta.in
Mataram, NTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi aaa1amaeaaambuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di aLapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026). Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus menguji kesiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan Porprov XII ditandai dengan penyalaan api Porprov oleh Gubernur didampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, Wakil Ketua Umum KONI Pusat, serta atlet-atlet kebanggaan NTB. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-NTB, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, pengurus KONI, serta ribuan atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota. Pembukaan semakin semarak dengan parade kontingen, tari kolosal Raga Budaya, dan pertunjukan seni yang menggambarkan semangat persatuan masyarakat NTB.

Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menjelaskan bahwa seluruh penyelenggaraan Porprov XII dirancang sebagai simulasi menuju PON XXII Tahun 2028. Karena itu, berbagai aspek teknis telah disesuaikan dengan standar nasional, termasuk penerapan sistem digital dalam pendaftaran atlet sebagai bagian dari modernisasi tata kelola olahraga.

“Porprov ini menjadi latihan bersama menuju PON 2028. Karena itu kami mulai menerapkan sistem yang lebih profesional, efisien, dan transparan agar seluruh perangkat penyelenggara terbiasa dengan standar nasional,” ujarnya.

Porprov XII mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta 519 wasit, hakim, dan juri. Pertandingan berlangsung hingga 26 Juli 2026 dan tersebar di enam daerah penyelenggara, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Menurut Mori, pelaksanaan Porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Perputaran ekonomi selama penyelenggaraan diproyeksikan melampaui Rp100 miliar, didukung meningkatnya okupansi hotel, sektor transportasi, kuliner, serta aktivitas UMKM. Lebih dari 4.200 kamar hotel diperkirakan terisi, sementara jumlah penonton diproyeksikan mencapai lebih dari 150 ribu orang sepanjang pelaksanaan Porprov.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Porprov merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, sponsor, dan masyarakat yang bersama-sama mendukung kemajuan olahraga di daerah.

Sementara itu, Gubernur NTB Miq Iqbal menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga empat tahunan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

“Porprov ini bukan sekadar soal siapa yang menang dan kalah. Ini adalah embrio pembinaan atlet masa depan NTB. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang akan mengharumkan nama daerah pada PON maupun berbagai kejuaraan nasional dan internasional,” tegasnya.

Menurut Gubernur, terdapat dua misi besar yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan Porprov XII. Pertama, meningkatkan kualitas pembinaan sehingga prestasi atlet NTB pada PON XXII Tahun 2028 mampu melampaui capaian sebelumnya. Kedua, menjadikan Porprov sebagai wahana menguji kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON yang profesional, akuntabel, dan berstandar nasional.

“Kita ingin menjadi tuan rumah terbaik. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, bersih, transparan, akuntabel, dan tidak menyisakan persoalan hukum maupun administrasi,” ujar Miq Iqbal.

Kepada seluruh atlet, Gubernur berpesan agar menjadikan Porprov sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter. Menurutnya, prestasi harus berjalan seiring dengan sportivitas dan semangat persaudaraan.

“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar Nusa Tenggara Barat,” pesannya.

Porprov XII NTB bukan hanya menjadi panggung lahirnya atlet-atlet terbaik menuju PON XXII Tahun 2028, tetapi juga menjadi bukti kesiapan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap prestasi olahraga daerah terus meningkat, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga nasional. (sr/dkisntb)

251 Murid Baru SMK KAL-1 TP.2026/2027 Terima Materi MPLS Dari STTAL

0

251 Murid Baru SMK KAL-1 TP.2026/2027 Terima Materi MPLS Dari STTAL

Surabaya,(16/07/26)
Memasuki hari ke-4 MPLS bagi murid baru SMK KAL-1 Surabaya, 251 peserta MPLS menerima materi pembekalan kedisiplinan, smart leadership, PBB dan outbound dari personil Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Surabaya yang berlangsung di halaman sekolah, Kamis(16/07/26).

Di depan 251 murid baru, Kasatdik SMK KAL-1 Surabaya, Munawar, S.Pd., M.Pd menyampaikan secara singkat sejarah berdirinya SMK KAL- 1 pada tahun 1961 yang berada dalam naungan TNI AL hingga sekarang yang berada dalam naungan Yayasan Hang Tuah, dimana Ketua Pembinanya adalah Ny. Fera Muhammad Ali ( Istri Kepala Staf TNI AL).

Selanjutnya Kasatdik memperkenalkan Pamen STTAL serta para Bintara yang akan menyampaikan materi.

Pemateri dari personil STTAL tersebut di pimpin langsung seorang Perwira Menengah Letkol Laut(T) Rudi Hartono Siregar, S.T., M.T beserta 6 Bintara (Sertu Dimas Putri Wicaksono, Sertu Muhammad Nur Khalim, Sertu Firdaus Yosua Samosir, Sertu Andi Wahyu Syam, Sertu Tri Putra Wijaya dan Sertu Indra Perkasa.

Materi yang di samapaikan kepada 251 murid baru SMK KAL-1 dari jurusan TPM, TKR, TITL, TAV dan T. LOG meliputi : Smart Leadership, PBB, Outbound.

Letkol Laut(T) Rudi Hartono Siregar, S.T., M.T yang kesehariannya sebagai
Kabagjian STTAL di depan peserta MPLS SMK KAL-1 mengungkapkan bahwa terkait dengan materi yang disampaikan, bagaimana murid dalam menerima perintah atau tugas dari siapapun, harus jelas dulu semuanya baru dilaksanakan .

Outbound Game terkait bagaimana menjadi leader dan Followers serta bagaimana komunikasi yang baik dalam kelompoknya.

Sedangkan dengan pemberian materi PBB kepada para peserta MPLS diharapkan dapat menanamkan kedisiplinan, membentuk fisik yang tangkas, melatih kerja sama tim, serta menumbuhkan sikap mental yang bertanggung jawab dan solidaritas antaranggota.

MPLS SMK KAL-1 hari ke-4 (16/07/26) diakhiri dengan kegiatan pengarahan Kasatdik SMK KAL-1, Munawar, S.Pd., M.Pd dengan materi Profil sekolah , visi-misi dan ke unggulan sekolah terkait BMW ( setelah lulus mau Bekerja atau melanjutkan Kuliah/Studi atau berwirausaha) yang berlangsung di masjid Bahrul ‘Ilmi SMK KAL-1 (yht/dar).

Korsleting Listrik Di Siang Bolong 9.30 Hanguskan Rumah Keluarga Hendar – Lilis, Jadi Abu, di Desa Cibeureum

0

Desa Cibeureum, Kamis, 16 Juli 2026. WARTA. IN.
Korsleting Listrik di Siang Bolong, 9.30, Rabu, 15 Juli 2026, sebabkan kebakaran Rumah Hendar – Lilis, tak tersisa di Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Blok Lapang Sari. Tidak ada Korban Jiwa dalam kejadian tersebut.
Rumah tersebut, berdiri di atas Lahan Carik Desa Cebeurem, Jelas H. Atep Ahmad Syarif Hidayat, S. Pdi. Kepala Desa Cibeureum.
Sehari berselang, Kamis, 16 Juli 2026, Berkunjung Malaikat Tak Bersayap, orang baik,dermawan, KH. Dr. Cucun Ahmad S. Wakil Ketua DPR RI F. PKB, mengutus Team di dampingi H. Atep Ahmad Syarif Hidayat, S. Pdi. Kepala Desa Cibeurum, bersedia membangun Baru Rumah Hendar – Lilis, bahkan 2 Rumah sekaligus, Jelas H. Atep, Kepala Desa Cibeurum.
Bukti hadirnya Negara, membantu warganya yang di timpa Musibah, supaya berdaya kembali. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Bupati dan Wakil Bupati Samosir Kunjungi Rumah Duka Alm Opung Ramses Naibaho Boru di Siogung ogung

0

Pangururan, warta.in – Bupati Samosir didampingi Wakil Bupati Samosir, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Camat Pangururan hadir di rumah duka di Huta Siantar Matio, Kelurahan Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (16/7/2026)

Kedatangan rombongan untuk menyampaikan secara langsung ucapan turut berduka cita atas berpulangnya ke Rumah Bapa di Surga, alm Opung Ramses Naibaho Boru, ibunda dari Hotdon Naibaho Sitangkaraen dan Niolando Naibaho Sitangkaraen

Dalam kesempatan itu, Bupati Samosir mengenang sosok alm sebagai pribadi yang ceria. Meski sudah masuk kategori lanjut usia, alm tetap aktif dan selalu menyapa dengan ramah apabila berpapasan dengan Bupati di berbagai kegiatan masyarakat.
Selain itu, beliau sangat menyayangi serta memperhatikan anak dan cucunya,” ujar Bupati.

Pada kunjungan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan uang duka kepada anak tertua alm Janti Naibaho.
Prosesi pemakaman Alm Opung Ramses Naibaho Boru dilaksanakan pada sore hari ini di makam keluarga (Tambak/Tugu), yang berlokasi di lahan milik keluarga di tepian Tano Ponggol. Ibadah pemakaman dipimpin oleh Pendeta dari Gereja HKBP Kota.
Keluarga besar dan kerabat turut berduka cita, semoga alm diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan (red)

Penulis Cerita, Eskul SMPN 1 Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Merambah Ke Tingkat Nasional

0

Pacet, Kabupaten Bandung Kamis, 16 Juli 2026. WARTA. IN
MPLS SMPN 1 Pacet, Kamis, 16 Juli 2026, Demo Eskul di hadapan Peserta Didik Baru. Demo Ekskul, meliputi, Bengkel Sastra, PMR, Silaturahmi Sindo, Paskibra, Pramuka, Seni, OSIS.
Eskul Penulis Cerita SMPN 1 Pacet, ternyata sudah merambah dan di akui di Tingkat Nasional.
Demo dilaksanakan, dengan harapan menarik minat peserta didik baru, tertarik dan akhirnya bergabung dalam Eskul yang mereka minati.
Tampak kemerihan Demo Ekskul, di sambut Antusias Peserta Didik Baru, memperhatikan, meresapi, pada muaranya menjatuhkan pilihan Eskul, sesuai minatnya.
Di sela MPLS, tampak 2 Mahasiswi Fakultas Tarbiyah STAI Manggala, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, melaksanakan Penelitian Skripsi.
Bapak, Ibu Guru, tampak memantau, MPLS dan Demo Ekskul, berjalan lancar, tertib dan sukses. WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO Hadiri Sidang Pengajuan Akta Van Dading di PN Blitar

0

Blitar, 16 Juli 2026 – Adv. Muhammad Taufiq, S.H., CLA., selaku perwakilan LBH IRO YUDHO WICAKSONO, menghadiri sidang lanjutan perkara perdata Nomor 10/Pdt.G/2026/PN Blt di Pengadilan Negeri Blitar.

Perkara tersebut diajukan oleh Edi Purwanto dan Ernik Widyati selaku pemilik CV Putra Bahagia sebagai Para Penggugat, terhadap PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Blitar sebagai Tergugat, serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang sebagai Turut Tergugat.

Pada persidangan hari ini, agenda pembahasan difokuskan pada penyelesaian sengketa melalui mekanisme Akta Van Dading (Akta Perdamaian). Para pihak pada prinsipnya telah mencapai kesepahaman untuk mengakhiri sengketa melalui jalur perdamaian yang dituangkan dalam naskah kesepakatan bersama.

Pokok-pokok kesepakatan tersebut antara lain meliputi penyelesaian kewajiban para pihak melalui mekanisme penebusan salah satu objek agunan, penghentian proses lelang terhadap objek yang menjadi bagian dari kesepakatan, serta pengakhiran perkara perdata secara damai dengan tetap memperhatikan hak dan kewajiban masing-masing pihak sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Namun demikian, pada sidang hari ini Majelis Hakim belum menetapkan Akta Van Dading. Persidangan ditunda guna memberikan kesempatan kepada seluruh pihak untuk menyempurnakan proses perdamaian,karna pihak Turut Tergugat pada hari ini berhalangan untuk hadir.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Kamis, 23 Juli 2026, para pihak akan kembali hadir di Pengadilan Negeri Blitar dengan agenda mediasi lanjutan sekaligus penandatanganan Kesepakatan Perdamaian (Akta Van Dading).

Selanjutnya, Kamis, 30 Juli 2026, Majelis Hakim dijadwalkan membacakan putusan Akta Van Dading (Akta Perdamaian). Apabila dikabulkan dan disahkan oleh Majelis Hakim, akta perdamaian tersebut akan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap sehingga mengikat seluruh pihak yang berperkara.

Adv. Muhammad Taufiq, S.H., CLA., menyampaikan apresiasi atas itikad baik seluruh pihak yang memilih penyelesaian melalui musyawarah.

> “Penyelesaian sengketa melalui perdamaian merupakan salah satu mekanisme yang memberikan kepastian hukum sekaligus mencerminkan semangat musyawarah untuk mencapai solusi yang dapat diterima oleh seluruh pihak. Kami berharap seluruh tahapan yang telah dijadwalkan dapat berjalan dengan baik hingga Majelis Hakim menetapkan Akta Van Dading sebagai dasar penyelesaian perkara ini.”

LBH IRO YUDHO WICAKSONO memandang penyelesaian perkara melalui Akta Van Dading merupakan langkah yang mengedepankan asas sederhana, cepat, dan berbiaya ringan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pihak tanpa harus melanjutkan proses pembuktian yang lebih panjang. Oleh karena itu, LBH IRO YUDHO WICAKSONO akan terus mengawal jalannya proses persidangan hingga seluruh tahapan penyelesaian perkara selesai sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Seminar Nasional Partai Buruh Satu Gerakan, Satu Tuntutan

0

Jakarta, warta.in  – Partai Buruh menggelar Seminar Nasional bertajuk “Satu Gerakan, Satu Tuntutan: Undang-Undang Ketenagakerjaan Baru yang Inklusif dan Berkeadilan Sosial” di Gedung Joeang 45 Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026)

 

Sebagai upaya memperkuat konsolidasi gerakan buruh dalam mendorong lahirnya regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja sekaligus mampu menjawab tantangan dunia kerja di masa depan.

 

Seminar ini menjadi wadah bagi serikat pekerja, akademisi, praktisi hukum, serta berbagai elemen masyarakat untuk membahas arah pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang dinilai lebih adil, inklusif, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

 

Dalam forum Partai Buruh tersebut, Wakil Ketua Komisi Xl DPR RI Drg.Hj.Putih Sari, M.M.,’menegaskan bahwa penyusunan regulasi ketenagakerjaan harus mengedepankan prinsip keadilan sosial, perlindungan hak-hak pekerja, jaminan kepastian kerja, pengupahan yang layak, kebebasan berserikat, serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis”.

 

Melalui tema “Satu Gerakan, Satu Tuntutan”, Partai Buruh mengajak seluruh elemen gerakan buruh untuk menyatukan langkah dalam mengawal proses penyusunan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru. Regulasi tersebut diharapkan mampu mengakomodasi aspirasi pekerja, dunia usaha, dan pemerintah secara seimbang tanpa mengurangi perlindungan terhadap hak-hak dasar pekerja.

 

Seminar nasional ini juga menjadi ruang dialog untuk menghimpun berbagai masukan yang nantinya akan menjadi rekomendasi dalam pembahasan kebijakan ketenagakerjaan di tingkat nasional. Partai Buruh menilai keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar lahir undang-undang yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi, teknologi, dan dinamika pasar kerja.

 

Melalui seminar ini, Partai Buruh menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan kaum pekerja serta mendorong terwujudnya sistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif, berkeadilan sosial, dan mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia , tutup Putih.Selain itu, Rivaldi berharap regulasi baru juga mampu memberikan kepastian status hubungan kerja, perlindungan terhadap pekerja kontrak, serta menghapus berbagai bentuk ketidakpastian yang selama ini dirasakan oleh kaum buruh.

 

Ia juga menekankan bahwa perjuangan buruh tidak boleh berhenti hanya pada pembahasan pasal-pasal normatif. Menurutnya, solidaritas politik dan persatuan gerakan buruh menjadi faktor penting untuk memastikan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru benar-benar berpihak kepada kepentingan kelas pekerja, bukan kepentingan pemilik modal.

 

“Kita tidak ingin lagi regulasi ketenagakerjaan dikuasai oleh kepentingan pemilik modal. Kita menginginkan undang-undang yang melindungi seluruh pekerja tanpa terkecuali, mulai dari pekerja perikanan, pelaut, pekerja kampus, pengemudi ojek daring, tenaga medis, hingga seluruh bentuk pekerjaan yang berkembang saat ini,” katanya.

 

Rivaldi juga mengungkapkan bahwa hingga kini masih beredar beberapa versi draf Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan serikat pekerja. Oleh karena itu, ia berharap proses penyusunannya dilakukan secara transparan dan melibatkan organisasi buruh secara aktif.

 

Diakhir sambutannya, Rivaldi mengajak seluruh elemen gerakan buruh untuk terus memperkuat solidaritas dalam mengawal penyusunan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru.

 

“Satu gerakan, satu perjuangan adalah modal utama kelas pekerja. Tidak ada kata lain selain solidaritas untuk memenangkan perjuangan ini. Mari kita lahirkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang adil, inklusif, dan mampu memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja Indonesia,” pungkasnya.

 

(Red*/TI)

Mas Bhabin Sidomukti tanamkan Disiplin dan antisipasi perundungan sejak dini pada peserta MPLS

0

Mas Bhabin Sidomukti tanamkan Disiplin dan antisipasi perundungan sejak dini pada peserta MPLS

LAMONGAN// Warta. In – Mas Bhabin Sidomukti Berikan Pembinaan dan Motivasi kepada Peserta MPLS SPS SEDAP, KB/TK Dharma Wanita, dan SDN Sidomukti. Edukasi disiplin, pembentukan karakter, serta pencegahan perundungan menjadi pesan utama demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SPS SEDAP, KB/TK Dharma Wanita, dan SD Negeri Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti Aipda Nanang Sumantri, S.H. atau yang akrab disapa Mas Bhabin Sidomukti hadir memberikan pembinaan, motivasi, sekaligus edukasi kepada para peserta didik agar memiliki karakter disiplin, berakhlak baik, dan saling menghargai sejak usia dini.Rabu (15/07/2026)

Kehadiran Mas Bhabin menjadi perhatian para siswa, guru, dan wali murid. Dengan penyampaian yang hangat dan mudah dipahami anak-anak, ia mengajak seluruh peserta didik untuk rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, menaati tata tertib sekolah, serta berani berbuat baik kepada sesama teman. Menurutnya, kebiasaan positif yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang berprestasi dan berkarakter.

Dalam pembinaannya, Mas Bhabin juga memberikan penekanan khusus mengenai pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa setiap anak berhak merasa aman, nyaman, dan bahagia saat belajar. Anak-anak diajak untuk saling menyayangi, tidak mengejek, tidak mengucilkan teman, serta berani melaporkan kepada guru apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan. Pesan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.
Tidak hanya kepada siswa, Mas Bhabin juga mengajak para orang tua dan dewan guru untuk memperkuat komunikasi dan pengawasan terhadap perkembangan anak. Menurutnya, sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan Polri merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan maupun perundungan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan karakter sejak usia dini. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berakhlak mulia, saling menghormati, serta mampu menciptakan budaya sekolah yang bebas dari perundungan.(**)

Satpolairud Polres Lamongan Bekali Santri Al Manar Keterampilan Berenang dan Pertolongan di Air

0

Satpolairud Polres Lamongan Bekali Santri Al Manar Keterampilan Berenang dan Pertolongan di Air

Lamongan//Warta.in, 16/07/2026 – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan keselamatan di perairan sejak usia dini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan menggelar kegiatan pengenalan berenang dan teknik pertolongan di air kepada para santri Pondok Pesantren Modern Al Manar Sedayulawas, Kamis (16/7).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 di Kolam Renang Malindo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama personel Satpolairud dan didukung personel Satpolair BKO Polda Jawa Timur. Sebanyak 80 santri putra dan putri Pondok Pesantren Modern Al Manar mengikuti pelatihan dengan penuh semangat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dasar mengenai kemampuan berenang sebagai bekal memberikan pertolongan di air, teknik membawa korban tenggelam, hingga prosedur pertolongan pertama yang aman dan benar saat terjadi kecelakaan di perairan.

Selain teori, para santri juga diajarkan praktik teknik penyelamatan korban tenggelam yang meliputi metode Reach, yaitu memberikan pertolongan dari pinggir kolam atau dermaga dengan cara meraih korban menggunakan alat bantu. Throw, yakni melemparkan alat apung kepada korban. Row, yaitu mendekati korban menggunakan perahu kemudian melakukan metode Reach atau Throw. Go, yakni penolong mendekati korban dengan membawa alat bantu apung apabila lokasi korban tidak memungkinkan dijangkau menggunakan perahu, serta Tow/Carry, yaitu teknik penyelamatan dengan kontak langsung untuk membawa korban ke tempat yang aman.

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi sekaligus upaya preventif untuk menanamkan kesadaran keselamatan di perairan kepada generasi muda.

“Dengan mengenalkan teknik berenang dan pertolongan di air sejak dini, kami berharap para santri memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun membantu orang lain apabila terjadi kondisi darurat di perairan.” ujar Ipda Hamzaid

Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres Lamongan berharap budaya keselamatan di perairan dapat terus ditanamkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu meminimalkan risiko kecelakaan maupun korban tenggelam di wilayah perairan.(**)