Beranda blog

Yonif TP 887/KJM Lamongan Gelar Giat Karya Bakti Kesehatan, Berupa Pengobatan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis

0

Yonif TP 887/KJM Lamongan Laksanakan Kegiatan Karya Bakti Kesehatan, Berupa Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

LAMONGAN//Warta.in – Satuan Yonif TP 887/KJM Lamongan  melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,pada Sabtu (20/06/2026)

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat”

Dalam pelaksanaannya, prajurit Yonif TP 887/KJM turun langsung membantu warga melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Karya bakti seperti ini sejalan dengan berbagai kegiatan sosial sebelumnya yang juga dilakukan oleh Yonif TP 887/KJM di wilayah Ngimbang, sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.

Masyarakat tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diberikan, serta mengapresiasi kehadiran TNI yang turut membantu langsung di tengah-tengah warga. (**)

‎Safri Ancam Lapor ke BGN Pusat, SPPG PALI Dinilai Tak Transparan Soal Jalan Umum

0

‎Pali – Polemik terkait dugaan penggusuran jalan umum untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kantor Camat Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat.

‎Hingga kini, pihak yang diduga sebagai Koordinator SPPG PALI, Kholil, belum memberikan penjelasan kepada publik terkait persoalan yang menuai sorotan tersebut.

‎Tim ReaksiBerita.com telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kholil melalui pesan WhatsApp. Pesan yang dikirim berstatus telah diterima (centang dua), namun tidak mendapatkan tanggapan.

‎Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui panggilan WhatsApp. Meski panggilan berstatus berdering, tidak ada respons dari yang bersangkutan.

‎Sikap diam tersebut mendapat sorotan dari Ketua DPD Perkumpulan Gerakan Kabangsaan (PGK) PALI, Safri. Menurutnya, keterbukaan informasi sangat diperlukan mengingat program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

‎”Kami sangat menyayangkan sikap bungkam mereka. Ini adalah program prioritas Presiden yang seharusnya dijalankan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Safri. Kamis 18 Juni 2026

‎Ia menilai, minimnya penjelasan dari pihak terkait justru berpotensi menimbulkan kecurigaan publik terhadap proses pembangunan yang tengah berlangsung.

‎”Ketika pihak yang bertanggung jawab memilih diam, tentu akan muncul pertanyaan dan kecurigaan di tengah masyarakat. Apalagi yang dipersoalkan adalah dugaan penggusuran jalan umum yang dibangun menggunakan uang rakyat,” tegasnya.

‎Safri menegaskan bahwa pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi dengan melaporkannya kepada Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta.

‎Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan agar ada kejelasan mengenai status jalan yang dipersoalkan serta memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan kepentingan masyarakat.

‎”Kami akan melaporkan persoalan ini ke BGN Pusat agar ada pemeriksaan secara langsung dan persoalan ini bisa dibuka secara terang-benderang. Biarkan BGN Pusat turun tangan untuk melihat fakta yang sebenarnya di lapangan,” katanya.

‎Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Koordinator SPPG PALI maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan alih fungsi atau penggusuran jalan umum yang menjadi sorotan warga.

‎Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. ( red )

Isu Pernikahan Siri Legislator RKH Menggoyang DPRD Kota Sukabumi, BK Belum Ambil Sikap

0

Isu Pernikahan Siri Legislator RKH Menggoyang DPRD Kota Sukabumi, BK Belum Ambil Sikap

Warta In Jabar | KOTA SUKABUMI – Isu miring menerpa institusi DPRD Kota Sukabumi. Seorang legislator berinisial RKH, yang menjabat sebagai ketua fraksi dari salah satu partai politik, santer dikabarkan telah melangsungkan pernikahan siri dengan seorang wanita berinisial U.

​Informasi yang dihimpun dari sumber tepercaya menyebutkan, prosesi pernikahan siri tersebut diduga kuat dilaksanakan di wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Rumor ini pun menggelinding bak bola liar dan menjadi sorotan tajam, baik di tengah masyarakat maupun di lingkungan pemerintahan daerah.

​Guna menguji kesahihan kabar tersebut dan menjaga keberimbangan berita, awak media telah berulang kali berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada RKH. Bahkan, seorang anggota dewan lain dikabarkan sempat mencoba memfasilitasi pertemuan agar persoalan ini dapat diklarifikasi secara jernih.

​Namun, hingga berita ini ditayangkan, RKH memilih bungkam dan enggan memberikan tanggapan resmi. Meski demikian, redaksi tetap memberikan ruang terbuka bagi RKH untuk menggunakan hak jawabnya agar polemik ini tidak menjadi bola liar di ruang publik.

​Mencuatnya isu ini langsung mengarah pada fungsi pengawasan Badan Kehormatan (BK) serta Ketua DPRD Kota Sukabumi selaku pimpinan lembaga. Publik kini menanti ketegasan BK sebagai garda terdepan penjaga kode etik dan marwah institusi legislatif.

​Sayangnya, hingga saat ini baik Badan Kehormatan maupun Ketua DPRD Kota Sukabumi terpantau belum mengeluarkan pernyataan resmi atau tindakan konkret untuk merespons dugaan pelanggaran etik tersebut. Redaksi akan terus mengawal kasus ini dan berupaya mendapatkan statmen resmi dari pimpinan dewan serta BK terkait langkah yang akan diambil ke depan.

*Mengurai Dugaan Skandal Asmara, Hukum Sandera, dan Runtuhnya Etika Publik di Pekanbaru*

0

Tembok Bungkam Penguasa: Mengurai Dugaan Skandal Asmara, Hukum Sandera, dan Runtuhnya Etika Publik di Pekanbaru.

Pekanbaru – Teori politik klasik selalu mengingatkan bahwa ujian terbesar seorang pemegang kekuasaan bukanlah kemampuannya menghadapi musuh dari luar, melainkan kepiawaiannya dalam menjaga moralitas domestik dan integritas personal. Ketika moralitas itu retak, seluruh bangunan legitimasi kepemimpinan akan ikut luruh.

Realitas pahit inilah yang kini sedang dipertontonkan secara vulgar di panggung birokrasi Kota Pekanbaru. Jagat maya dan ruang publik lokal mendadak diguncang oleh isu yang sangat sensitif sekaligus memuakkan: dugaan skandal asmara terlarang antara Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru dengan Putri Arum, istri dari bawahannya sendiri, Martin Manoluk, S.T., yang kini menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Sengkarut ini menjadi kian liar ketika saluran-saluran jurnalistik mencoba melakukan fungsi kontrol sosial demi menegakkan kebenaran. Menghormati Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan mengimplementasikan Kode Etik Pewarta Warga, sejumlah awak media telah mengirimkan pesan konfirmasi dan permintaan klarifikasi langsung ke nomor seluler pribadi sang Walikota maupun Martin Manoluk. Ruang seluas-luasnya telah diberikan kepada para pemegang otoritas tersebut untuk mencerahkan publik, meluruskan informasi, sekaligus memotong potensi fitnah agar tidak menggelinding menjadi bola liar.

Namun, tanggapan yang didapat justru nihil. Tembok kebungkaman yang kokoh dipilih oleh para petinggi Kota Pekanbaru tersebut. Di dalam sosiologi komunikasi massa, ada adagium hukum yang tak tertulis: “Qui tacet consentire videtur”—siapa yang berdiam diri dianggap memberikan persetujuan. Sikap bungkam seribu bahasa ini secara instan melahirkan persepsi sekaligus pembenaran di tengah masyarakat bahwa isu miring tersebut mengandung kebenaran materiil yang nyata.

Melihat pembusukan moral yang berjalan linier dengan penyalahgunaan wewenang ini, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, melayangkan kritik keras tanpa kompromi. Bagi alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, diamnya seorang pejabat dalam pusaran skandal bukanlah bentuk wibawa, melainkan cerminan dari ketakutan dan kepongahan struktural.

“Kebungkaman Walikota Pekanbaru dan Martin Manoluk adalah penghinaan nyata terhadap hak tahu masyarakat (public’s right to know). Ketika jurnalis memberikan ruang hak jawab tetapi diabaikan, itu membuktikan mereka tidak memiliki hujah moral untuk membela diri. Lebih jauh, skandal asmara ini berkelindan dengan indikasi korupsi yang sangat kental. Bagaimana mungkin seorang istri ASN biasa bisa mengoleksi puluhan tas mewah bernilai ratusan juta rupiah jika tidak ada pasokan dana haram atau gratifikasi fasilitas dari sang pemegang kekuasaan tertinggi?” tegas Wilson Lalengke dari Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Lantaran aroma transaksional jabatan sangat menyengat, di mana Martin Manoluk diduga diberikan karpet merah sebagai Plt. Kadis Perkim demi menyumpal skandal domestik ini, lulusan sarjana pendidikan darFKIP Universitas Riau itu mendesak lembaga penegak hukum pusat untuk segera bertindak. Pria asal Pekanbaru, Riau, yang sekarang tinggal di Jakarta ini meminta dengan sangat demi marwah negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) agar member atensi serius terkait masalah sinyalemen amoral pejabat di kampungnya itu.

“KPK dan Kejagung jangan tinggal diam! Segera panggil, periksa, dan selidiki kedua pejabat ini. Audit investigatif seluruh aset kekayaan mereka, terapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Rakyat tidak boleh terus-menerus disuguhi tontonan kebejatan moral birokrat yang membarter jabatan publik demi memuaskan hasrat birahi dan keserakahan materiil,” seru lulusan pasca sarjana bidang Applied Ethics dari Utrecht University, The Netherlands, dan Linkoping University, Sweden, ini.

Secara filosofis, skandal kebungkaman dan dugaan perselingkuhan transaksional di Pekanbaru ini membentur pemikiran etika mendasar dari filsuf besar Jerman, Immanuel Kant (1724-1804), mengenai Kewajiban Moral (Deontologi). Kant menyatakan bahwa tindakan seorang pemimpin harus didasarkan pada prinsip yang dapat dijadikan hukum universal.

Ketika seorang pemimpin menggunakan posisinya untuk melanggar batas etika perkawinan dan memanfaatkan struktur jabatan untuk meredam protes suami sah, ia telah mereduksi nilai kemanusiaan dan merusak hukum moral universal. Kekuasaan tidak lagi dijalankan atas dasar kewajiban publik, melainkan demi kepuasan nafsu privat yang egois.

Sejalan dengan Kant, filsuf politik Thomas Hobbes (1588-1679) dalam Leviathan mengingatkan bahwa jika para penguasa yang diberi mandat untuk menjaga keteraturan justru menjadi pelaku utama kerusakan moral dan hukum, maka tatanan sosial akan bergeser menuju kekacauan. Negara atau pemerintah lokal kehilangan hak moralnya untuk dipatuhi apabila para pemimpinnya bertindak amoral dan memperlakukan hukum acara pidana sekadar sebagai alat pemukul untuk membungkam para aktivis yang membongkar borok mereka.

Kasus ini juga merupakan pelanggaran telanjang terhadap nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Pejabat yang beradab tidak akan menyembunyikan kebenaran di balik tembok bungkam, dan tidak akan mengkriminalisasi warga negara yang menuntut transparansi. Penyelewengan wewenang ini juga menabrak Sila Kelima, karena ketika jabatan publik dan anggaran daerah tersedot untuk mengamankan kenyamanan gaya hidup mewah segelintir elite, hak-hak keadilan sosial bagi seluruh rakyat Pekanbaru telah dirampas secara paksa. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dari KPK dan Kejagung kini menjadi satu-satunya jalan untuk mengembalikan marwah keadilan di bumi Riau. (TIM/Red)

Polsek Tebing Tinggi Amankan Dua Pria Kasus Kekerasan Seksual Anak

0

Kepulauan Meranti- Polsek Tebing Tinggi mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak perempuan berumur 14 tahun di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Polisi menahan dua terduga pelaku, yaitu pria dewasa berinisial S (21) dan pelaku anak berinisial A (15).

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP JA Lubis, menjelaskan bahwa kasus terungkap setelah keluarga korban melapor ke polisi. Penanganan kasus ini mengacu pada Pasal 414 ayat (2) dan Pasal 473 ayat (2) b KUHP jo UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Setelah menerima laporan, kami langsung memeriksa saksi, mengumpulkan bukti, dan mengamankan kedua pelaku,” kata AKP JA Lubis, Sabtu (20/6/2026).

Berdasarkan penyelidikan, kekerasan seksual terjadi pada 16 dan 17 Juni 2026 di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Kasus terungkap karena keluarga curiga korban pulang larut malam. Setelah ditanya, korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarga.

Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi dipimpin IPDA Sapta Anwar langsung bergerak melacak pelaku menggunakan jalur perairan. Bekerja sama dengan perangkat kecamatan setempat, kedua pelaku akhirnya ditangkap pada Jumat (19/6/2026) pagi.

Polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian dan saat ini sedang melengkapi berkas perkara untuk dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

AKP JA Lubis menegaskan penanganan kasus ini mengedepankan prinsip perlindungan anak, baik bagi korban maupun salah satu pelaku yang masih di bawah umur.  Polisi mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak di lingkungan sekitar.

Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti

Pangdam I/BB Dampingi Wakasad Kunjungan Kerja ke Yonif 852/ABY

0

Warta.in Deli Serdang – Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa,turut mendampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengunjungi Batalyon TP 852/Abhinaya Bala Yudha (ABY) di Desa Percut Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026).

Setibanya di Yonif TP 852/ABY, Wakasad menerima laporan satuan dari Danyonif TP 852/ABY Letkol Inf Eko Damuna, yang dilanjutkan dengan foto bersama di depan Markas Komando Yonif TP 852/ABY serta penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Dalam kunjungannya Wakasad memberikan pengarahan kepada prajurit bahwa disiplin, loyalitas, dan profesionalitas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, setiap prajurit dituntut untuk senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memegang teguh loyalitas kepada bangsa, negara, dan institusi TNI AD,”tegas jenderal bintang tiga yang sebelumnya menjabat Pangkostrad.

Selain itu, Wakasad juga mengingatkan pentingnya menjaga moral, soliditas, dan semangat pengabdian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan satuan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekompakan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh prajurit.

Dalam kesempatan tersebut, Wakasad bersama Pangdam I/Bukit Barisan juga meninjau berbagai program ketahanan pangan yang dikembangkan oleh satuan. Program tersebut meliputi pengelolaan _greenhouse_, peternakan ayam petelur, serta pemanfaatan hasil produksi yang dikelola secara mandiri oleh Yonif TP 852/ABY.

Sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan, Wakasad dan Pangdam I/BB turut melakukan penebaran 1.200 bibit ikan patin pada area budidaya perikanan milik satuan. Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian satuan.

Melalui pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan secara terpadu, Yonif TP 852/ABY diharapkan mampu menjadi salah satu model pembinaan satuan yang tidak hanya mendukung kesiapan operasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah binaan.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan penulisan kesan dan pesan serta penyerahan cinderamata dari Danyonif TP 852/ABY kepada Wakasad sebagai simbol kebersamaan dan penghargaan atas perhatian pimpinan terhadap pembinaan satuan serta kesejahteraan prajurit. (RN)

Damkar Rembang Kebanjiran Permintaan Pelatihan, Kesadaran Keselamatan Kebakaran Masyarakat Meningkat

0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Rembang// Warta.in// Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan mitigasi kebakaran di Kabupaten Rembang terus meningkat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya sekolah, instansi pemerintah, hingga perusahaan yang menggandeng Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Rembang untuk memberikan edukasi penanganan kebakaran.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Rembang, Erwin Rahadiyan, menyebutkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir permintaan sosialisasi dan pelatihan penanganan kebakaran terus bertambah. Materi yang diberikan tidak hanya terkait teknik pemadaman api, tetapi juga mencakup langkah pencegahan serta penyelamatan diri dalam kondisi darurat.

Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi hal penting agar masyarakat memiliki pemahaman dasar dalam menghadapi kebakaran, terutama kebakaran skala kecil yang masih dapat dikendalikan sebelum meluas.

“Kebakaran merupakan api yang tidak terkendali dan bisa mengakibatkan kerugian, baik harta benda maupun korban jiwa. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui cara penanganan awal yang benar,” ujarnya.

Salah satu lembaga pendidikan yang baru-baru ini mengikuti pelatihan adalah SMK Negeri 2 Rembang. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta teknik pemadaman sederhana dengan peralatan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Pelatihan ini dinilai penting karena sebagian siswa SMK Negeri 2 Rembang akan menjalani praktik kerja di kapal, sehingga pemahaman tentang keselamatan kerja dan penanganan kebakaran menjadi bekal yang wajib dimiliki sebelum terjun ke dunia kerja.

Selain keterampilan teknis, para siswa juga dibekali kemampuan untuk tetap tenang dan tidak panik saat menghadapi situasi kebakaran. Sikap panik dinilai dapat menghambat proses evakuasi maupun upaya pemadaman awal.

Tidak hanya menyasar pelajar tingkat menengah, edukasi yang diberikan Damkar Rembang juga menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga instansi pemerintah dan sektor swasta.

Melalui program edukasi tersebut, Damkar BPBD Kabupaten Rembang berharap budaya keselamatan dan kesiapsiagaan terhadap kebakaran semakin tertanam di masyarakat. Dengan pengetahuan yang memadai, risiko kerugian akibat kebakaran diharapkan dapat diminimalkan melalui penanganan cepat dan tepat sejak awal kejadian.

( wik )

Suksesss, Ducati Indonesia Resmi Meluncurkan DesertX V2 di 2026

0

Warta.in | Jakarta (18 Juni 2026) – Ducati Indonesia resmi menghadirkan Ducati DesertX V2 di pasar Indonesia. Peluncuran generasi terbaru motor adventure premium ini bertepatan dengan pembukaan showroom baru Ducati di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat layanan dan pengalaman premium bagi para pelanggan.

Selain menghadirkan showroom baru, Ducati Indonesia juga memperkenalkan Ducati Coffee Shop yang berada di area depan showroom sebagai ruang berkumpul komunitas Ducatisti dan pecinta sepeda motor premium.

Pada saat yang sama, Ducati turut merelokasi bengkel resminya ke kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, guna menghadirkan layanan purna jual yang lebih optimal.

Peluncuran DesertX V2 di Indonesia dilakukan tidak lama setelah model tersebut diperkenalkan secara global pada ajang Ducati World Première 2026 di Bologna, Italia.

COO Ducati Indonesia, Eja Donalsha, mengatakan kehadiran DesertX V2 merupakan bagian dari komitmen Ducati untuk terus menghadirkan produk terbaik sekaligus meningkatkan pengalaman kepemilikan bagi para pelanggan di Indonesia.

“Kehadiran DesertX V2 di Indonesia merupakan bagian dari strategi bisnis Ducati Indonesia untuk terus menghadirkan produk-produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti di Indonesia.

Bersamaan dengan itu, kami juga memperkenalkan fasilitas baru yang lebih representatif sebagai bagian dari strategi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kepuasan pelanggan, serta pengalaman premium yang menjadi ciri khas Ducati,” ujar Eja Donalsha.

Terinspirasi dari Pengalaman di Medan Ekstrem DesertX V2 dikembangkan berdasarkan pengalaman Ducati di berbagai ajang reli dan kompetisi off-road dunia seperti Erzbergrodeo di Austria, Rally of Albania, Transanatolia, hingga reli gurun NORRA Mexican 1000.

Motor ini tetap mempertahankan karakter khas DesertX dengan roda depan 21 inci, namun kini hadir dengan platform yang lebih modern, ringan, serta lebih mudah dikendalikan dalam berbagai kondisi.

Ducati DesertX V2 dibekali mesin Ducati V2 terbaru berkapasitas 890 cc yang menghasilkan tenaga sebesar 110 hp pada 9.000 rpm dan torsi maksimum 92 Nm pada 7.000 rpm. Sekitar 70 persen torsi maksimum telah tersedia sejak 3.000 rpm sehingga memberikan respons tenaga yang lebih spontan di berbagai kondisi jalan. Teknologi Intake Valve Timing (IVT) turut mendukung distribusi tenaga yang lebih merata di seluruh rentang putaran mesin.

Untuk mendukung kebutuhan perjalanan jarak jauh, Ducati kini menggunakan sistem valve spring konvensional, menggantikan sistem Desmodromic yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Perubahan ini memungkinkan interval perawatan yang lebih panjang, dengan pemeriksaan celah katup setiap 45.000 kilometer dan penggantian oli setiap 15.000 kilometer atau dua tahun sekali. Tangki Baru Tingkatkan Kenyamanan Berkendara.

Director of After Sales Ducati Indonesia, Dito Mulyawadi, mengungkapkan bahwa salah satu masukan terbesar dari pengguna DesertX generasi sebelumnya adalah panas yang terasa pada area tangki saat digunakan dalam perjalanan jauh maupun medan off-road.

Menjawab kebutuhan tersebut, Ducati menghadirkan tangki berbahan polimer yang lebih ringan dan tidak menghantarkan panas seperti tangki logam. Selain meningkatkan kenyamanan, desain tangki baru berkapasitas 18 liter tersebut juga memberikan grip yang lebih baik saat berkendara dalam posisi berdiri serta mendukung ergonomi pengendara ketika menghadapi berbagai medan.

DesertX V2 juga menggunakan rangka monokok baru yang memanfaatkan mesin sebagai bagian struktural utama sehingga menghasilkan konstruksi yang lebih ringan dan memiliki karakter pengendalian yang lebih presisi.

Di sektor kaki-kaki, Ducati membekali motor ini dengan suspensi depan KYB upside-down 46 mm dengan travel 230 mm serta monoshock KYB di belakang dengan travel 220 mm.

Kombinasi tersebut dipadukan dengan roda jari-jari tubeless ukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang serta ban Pirelli Scorpion Rally Street, sehingga mampu memberikan kenyamanan saat touring maupun kemampuan maksimal di medan off-road.

Didukung Paket Elektronik Generasi Terbaru
Ducati DesertX V2 dibekali paket elektronik berbasis IMU enam sumbu yang mengatur berbagai fitur keselamatan dan performa seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), Engine Brake Control (EBC), serta Ducati Quick Shift (DQS) 2.0.

Pengendara dapat memilih enam mode berkendara yang terdiri dari Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally, dengan beberapa fitur elektronik yang dapat disesuaikan atau dinonaktifkan saat digunakan di medan off-road.

Product Specialist Ducati Indonesia, Youk Tanzil, menjelaskan bahwa fitur Engine Brake Control menjadi salah satu teknologi yang sangat membantu ketika menghadapi jalur ekstrem.

“Fitur ini memberikan rasa percaya diri yang lebih tinggi kepada pengendara, terutama ketika menghadapi medan off-road yang menantang,” kata Youk Tanzil.

Seluruh informasi kendaraan ditampilkan melalui layar TFT 5 inci beresolusi tinggi yang telah mendukung Ducati Multimedia System (DMS), navigasi turn-by-turn, serta fitur cruise control untuk menunjang perjalanan jarak jauh.

Dengan mesin baru yang lebih mudah dirawat, ergonomi yang semakin nyaman, sasis yang lebih ringan, serta teknologi elektronik yang semakin lengkap, Ducati DesertX V2 hadir sebagai pilihan motor adventure premium yang dirancang untuk memberikan performa maksimal baik di jalan raya maupun medan off-road.

#DUCATI INDONESIA

#Media Partners DUCATI INDONESIA

Ratusan Warga Tumpah Ruah di Alun-Alun Rembang, Zumba Massal KSH Gaungkan Gaya Hidup Sehat

0

Rembang// Warta.in// Alun-alun Kota Rembang pagi tadi, Sabtu (20/6/2026) berubah jadi lautan warna-warni. Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Rembang, KSH bersama PT Keluarga Caveral sukses menggelar event “Sweat Today, Shine Tomorrow” Zumba. Ratusan peserta dari komunitas senam, karyawan, dan masyarakat umum tumpah ruah sejak pukul 06.00 WIB.

“Sweat Today, Shine Tomorrow itu ajakan. Keringat yang kita keluarkan hari ini adalah tabungan kesehatan untuk masa depan. KSH ingin Rembang lebih sehat, bukan hanya saat sakit.”

Sambutan dari Direktur Utama PT Keluarga Coverall dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng. pembangunan RS Keluarga Sehat Rembang sudah jadi, gedung megah, yang paling unik bisa jadi icon kota Rembang. Sudah 20 tahun, dan KSH grup menambahkan satu lagi RS modern.

Mengapresiasi antusiasme warga. “Kami percaya pencegahan lebih baik dari pengobatan. Kolaborasi dengan KSH ini bentuk nyata kepedulian kami pada kesehatan masyarakat Rembang,” terangnya.

Bupati Rembang Harno SE, dalam sambutannya mendukung penuh gerakan preventif. “Pemkab Rembang terus dorong gaya hidup aktif. Kalau warga sehat, Rembang juga kuat. Terima kasih KSH dan PT Keluarga Caveral sudah menggerakkan warga ke alun-alun.”

Setelah memberikan sambutan Bupati Rembang bersama jajaran direksi KSH dan PT Keluarga Coverall membuka acara secara resmi dengan membunyikan sirine. Detik setelah itu, puluhan instruktur langsung tampil flashmob. Koreografi energik diiringi musik upbeat membuat peserta langsung ikut bergerak. Alun-alun mendadak jadi panggung dansa massal.

Momen yang ditunggu tiba. Sesi zumba dipandu Zin Effi dan Zin Sinta. Gerakan mudah diikuti semua usia, dari ibu-ibu sampai bapak-bapak. Selama 1 jam penuh peserta berkeringat, tertawa, dan kompak mengikuti instruksi. “Zin Effi dan Zin Sinta berhasil bikin zumba terasa fun, bukan beban,” kata salah satu peserta.

Direktur KSH menutup acara: “Terima kasih Rembang sudah ‘sweat today’. Semoga besok kita semua ‘shine tomorrow’ dengan tubuh lebih bugar. Sampai jumpa di event sehat berikutnya.”

Event ditutup sesi foto bersama Bupati, direksi,dan seluruh peserta dengan latar alun-alun Rembang.

( wik )

Polsek Merbau Panen Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0

MERANTI – Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau bersama Kelompok Tani Desa Bagan Melibur dan personel Polsek Merbau melaksanakan panen jagung pipil sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., yang menegaskan komitmen jajaran Polsek Merbau dalam mendukung sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kami melaksanakan panen jagung pipil ini sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Polsek Merbau siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produksi pangan,” ujar AKP Jimmy Andre.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan kelompok tani menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong terwujudnya kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga berharap kegiatan budidaya jagung yang dilakukan kelompok tani dapat terus berkembang dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan daerah maupun nasional.

“Kami berharap kegiatan panen jagung pipil ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Polsek Merbau akan terus mendukung penuh kegiatan para kelompok tani dalam mewujudkan program ketahanan dan swasembada pangan nasional,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Merbau tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama masyarakat dan kelompok tani setempat.

Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti