Beranda blog

Pj Sekdapro Sumut Harapkan HBB Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Masyarakat

0

Warta.in Medan – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor berharap organisasi masyarakat (Ormas) Horas Bangso Batak (HBB) dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Kehadiran HBB diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pelestarian budaya, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Harapan tersebut disampaikan Timur Tumanggor saat mewakili Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution pada pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HBB periode 2026–2031 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Sabtu (24/10/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Penasihat HBB Maruli Siahaan, Dewan Pakar Prof Robert Sibarani, Sultan Deli Mahmud Aria Lamantjiji, Ketua Umum DPP HBB Lamsiang Sitompul, serta jajaran pengurus dari berbagai provinsi.

Dalam sambutannya, Timur menyampaikan bahwa HBB merupakan wadah pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang tidak hanya tercermin melalui kesenian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Budaya bukan hanya tentang pakaian, bahasa, tarian, musik atau bentuk kesenian. Tetapi juga tercermin dalam sikap saling menghormati orang tua, menjaga kehormatan keluarga, tepat janji, gotong royong, serta saling bantu,” ujar Timur Tumanggor.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi HBB untuk berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik. Kontribusi itu dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, pelestarian kebudayaan, peningkatan kualitas SDM, serta dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.

Timur juga berharap HBB mampu mengoptimalkan potensi seluruh anggotanya agar dapat berperan aktif dalam pembangunan sesuai dengan keahlian dan bidang masing-masing. Selain itu, organisasi tersebut diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang positif antara masyarakat dan pemerintah.

“Kami juga berharap Horas Bangso Batak dapat mendorong anggotanya untuk berkontribusi sesuai dengan keahlian dan bidang masing-masing. Sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang konstruktif antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu kami ucapkan selamat menjalankan tugas organisasi bagi para pengurus,” jelas Timur.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HBB periode 2026–2031 Lamsiang Sitompul menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terhadap pelaksanaan pelantikan tersebut.

Menurutnya, dukungan Pemprov Sumut tidak hanya diwujudkan melalui fasilitasi kegiatan, tetapi juga melalui terbukanya peluang kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk HBB, untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. (RN)

(H13/DISKOMINFO SUMUT)

Dr.Sugianto Ketua DPD Partai Golkar Kab.Bandung 62Th PartaiGolkarBersamaRakyatKaryaNyataRakyat Sejahteras ra

0

P2SP PKBM Bela Negara,Desa Sukamanah, Kec. Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu, 24 Oktober 2026. WARTA.IN

Dr. Sugianto (Sugih), Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Dagus, S. Ip. Bendahara, bersama Firman B. Sumantri, MBA. Anggota DPRD Kabupaten Bandung F. Golkar, beserta Jajaran Kepengurusan,  menghadiri 62 Tahun Partai Golkar, 20 Oktober 1964 – 20 Oktober 2026, Partai Golkar Bersama Rakyat Karya Nyata Rakyat Sejahtera.

62 Tahun Partai Golkar,  Pagelaran Seni Budaya Wayang Bobodoran, Santunan Anak Yatim, Jompo, Khitanan Masal, Pengembangan Pelaku UMKM, Penyerahan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

  • WARTA.IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Beton Rianiate Capai Progres 45,10 Persen

0

Warta.in Tapanuli Selatan – Pembangunan jembatan beton di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus berlanjut. Hingga Kamis (22/10/2026), progres pengerjaan jembatan di wilayah Kodim 0212/Tapanuli Selatan tersebut telah mencapai 45,10 persen.

Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengukuran, pembersihan area, dan pengecoran pondasi. Personel Kodim 0212/TS bersama masyarakat setempat terlibat dalam pelaksanaan pembangunan sesuai tahapan pekerjaan di lapangan.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan infrastruktur perlu dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas konstruksi, ketepatan tahapan pekerjaan, dan keselamatan kerja agar hasilnya dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Pembangunan jembatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat di Kelurahan Rianiate. Wilayah ini memiliki potensi ekonomi di sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan yang perlu didukung oleh akses transportasi yang memadai.

Potensi perikanan didukung keberadaan Sungai Batang Toru dan Danau Siais, sedangkan kelapa sawit dan karet menjadi komoditas perkebunan yang turut menunjang perekonomian warga. Ketersediaan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membantu aktivitas masyarakat dan mendukung kelancaran kegiatan ekonomi setempat.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami mendorong agar pelaksanaannya berjalan sesuai tahapan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja, sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Hingga saat ini, pembangunan jembatan beton di Kelurahan Rianiate masih berlangsung dengan capaian 45,10 persen. Personel Kodim 0212/TS bersama masyarakat setempat melanjutkan pekerjaan sesuai tahapan yang direncanakan. (RN)

Perampokan Toko Emas Murni Jember Terungkap, Dua Tersangka Ditangkap Saat Hendak ke Bali

0

Warta.in, Jember — Satreskrim Polres Jember Polda Jatim bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.

Kurang dari 24 jam setelah beraksi, dua tersangka berhasil diringkus di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Kamis (22/10/2026) malam.

Kapolres Jember, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil penyelidikan intensif tim gabungan bersama polres jajaran sekitar.

Petugas melacak keberadaan pelaku melalui petunjuk di lapangan serta kendaraan yang digunakan saat beraksi.

“Kedua tersangka berinisial DBM dan DS ditangkap sekitar pukul 22.30 WIB di Banyuwangi. Mereka diduga hendak melarikan diri ke Bali menggunakan kendaraan umum,” ujar AKBP Alaiddin dalam konferensi pers, Jumat (23/10/2026).

Aksi perampokan yang terjadi pada Kamis pagi tersebut sempat menggegerkan warga.Berdasarkan penyidikan sementara, aksi ini telah direncanakan. Kedua tersangka datang menggunakan mobil Toyota Yaris putih bernopol G-1217-EG, lalu masuk ke dalam toko emas yang baru saja buka.

Di dalam toko, tersangka menyerang pemilik toko dan anaknya menggunakan pisau. Akibatnya, pemilik toko, TLT (72), mengalami luka sayatan terbuka di kepala. Sementara anaknya, AK (50), menderita luka di tangan kiri, jari telunjuk, dan kaki. Kedua korban saat ini masih menjalani perawatan medis.

Dari toko tersebut, pelaku menggasak satu tas berisi berbagai valuta asing, mulai dari dolar Singapura, yen Jepang, hingga won Korea. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Selain menangkap kedua tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu bilah pisau beserta sarungnya, pakaian yang digunakan saat beraksi, mobil Toyota Yaris putih, rekaman CCTV, serta tas berisi valuta asing milik korban.

Mengenai motif, Polisi mengungkapkan salah satu tersangka inisial DBN, nekat merampok karena terlilit utang pinjaman online (pinjol).

Sementara tersangka DS bertugas mengawasi situasi dan menyandera karyawan toko. Namun, Polisi masih mendalami pembagian peran ini secara menyeluruh.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf c dan d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Keduanya terancam hukuman pidana maksimal 9 hingga 12 tahun penjara.

DPD PKS Purwakarta Gelar Donor Darah, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

0

Warta.in, Purwakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus kontribusi nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat, Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan donor darah bertema “Bersama Berbagi, Memperkuat Kemanusiaan”, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor DPD PKS Purwakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 30, Purwakarta, ini diikuti jajaran pengurus dan simpatisan partai serta terbuka bagi masyarakat umum.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga tampak antusias mendatangi lokasi untuk mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

Ketua DPD PKS Kabupaten Purwakarta, Patria Riza, mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu kegiatan sosial rutin yang dilaksanakan sebagai wujud khidmat dan pengabdian PKS kepada masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan darah dapat muncul sewaktu-waktu, terutama ketika seseorang mengalami kecelakaan, menjalani operasi, atau menghadapi kondisi medis yang membutuhkan transfusi darah. Karena itu, ketersediaan stok darah harus terus dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan pasien secara cepat.

“Ini merupakan bagian dari khidmat kami kepada masyarakat. Kita tidak pernah tahu kapan musibah datang dan kapan seseorang membutuhkan darah. Dalam kondisi darurat, kebutuhan darah sering kali tidak bisa ditunda. Karena itu, kami ingin ikut berkontribusi membantu menjaga ketersediaan stok darah, baik melalui PMI maupun untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit,” ujar Patria Riza kepada awak media warta.in.

Ia menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut pada dasarnya merupakan agenda rutin DPD PKS Purwakarta yang biasanya dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Meski pelaksanaan kali ini sedikit terlambat dari jadwal biasanya, pihaknya berharap kegiatan tersebut tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Patria mengungkapkan, dalam setiap pelaksanaan donor darah, jumlah kantong darah yang berhasil dikumpulkan bervariasi. Pihaknya menargetkan sedikitnya 30 kantong darah dapat terkumpul dalam kegiatan kali ini. Bahkan, dalam pelaksanaan sebelumnya, jumlah darah yang berhasil dihimpun pernah mencapai 80 kantong.

“Alhamdulillah, dalam beberapa kegiatan sebelumnya kami pernah mengumpulkan hingga 80 kantong darah. Mudah-mudahan, darah yang terkumpul kali ini juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Patria menegaskan bahwa PKS merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Ia bersama jajaran pengurus DPD PKS Purwakarta berkomitmen untuk terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat, meskipun dilakukan melalui langkah-langkah sederhana.

“Bagi kami, partai bukan hanya hadir dalam aktivitas politik, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa pun yang bisa kami lakukan untuk kebaikan masyarakat, tentu akan kami upayakan. Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah,” tegasnya.

PMI Purwakarta: Stok Darah Masih Relatif Aman

Sementara itu, petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purwakarta, Dian, yang bertugas dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa ketersediaan stok darah di PMI Purwakarta saat ini masih relatif aman.

Ia menyebutkan, stok darah yang tersedia mencapai sekitar 700 kantong dari berbagai golongan darah.

“Untuk saat ini, stok darah di PMI Purwakarta masih relatif aman, dengan jumlah sekitar 700 kantong dari berbagai golongan darah. Terlebih menjelang akhir bulan, kami terus memastikan ketersediaan stok agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelas Dian.

Meski demikian, pihak PMI tidak berhenti melakukan upaya untuk menjaga stabilitas persediaan darah. Koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi.

“Sesuai arahan pimpinan, kami terus menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan stok darah di PMI Purwakarta agar tetap aman,” tambahnya.

Dian juga mengapresiasi tingkat kesadaran masyarakat Purwakarta yang dinilainya sudah baik dalam berpartisipasi pada kegiatan donor darah.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah, mengingat kebutuhan transfusi dapat terjadi kapan saja.

Atas nama pimpinan dan seluruh petugas PMI Kabupaten Purwakarta, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Semoga kepedulian ini terus tumbuh karena setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

Kegiatan donor darah ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang berdampak besar.

Di tengah kebutuhan darah yang harus selalu terpenuhi, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, partai politik, PMI, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas serta nilai-nilai kemanusiaan di Kabupaten Purwakarta. (ds)

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

0

Warta.in Medan — Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu kilogram diamankan dalam pengungkapan tersebut.

Kasus ini dipaparkan dalam konferensi pers yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Pelabuhan Bandar Deli, Belawan, Kota Medan, Jumat (23/10/2026). Berdasarkan data yang disampaikan, barang bukti tersebut dikemas dalam 58 karung.

Setiap karung berisi 20 paket, sehingga total barang bukti yang dilaporkan mencapai sekitar 1.160 kilogram atau 1,16 ton. Informasi mengenai berat dan jenis barang bukti masih menunggu pemeriksaan serta pengujian laboratorium oleh pihak berwenang.

Kapolri menegaskan pentingnya kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat untuk menutup ruang peredaran narkotika. juga menyampaikan apresiasi kepada aparat yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Sebagai bentuk komitmen nyata keseriusan aparat negara, hari ini kita bisa mengungkap dan menangkap sebuah kapal MT Global 168.

Kapal Global 168 merupakan kapal pengangkut produk minyak atau oil products tanker/liquid bulk carrier yang tercatat berbendera Mongolia. Kapal tersebut dibuat pada 1993 dan memiliki nomor IMO 9078347.

Kapolri tiba di Pelabuhan Bandar Deli sekitar pukul 10.03 WIB. Ia kemudian meninjau kapal Global 168 sebelum mengikuti konferensi pers yang diawali dengan pemutaran video penangkapan kapal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama, Kabareskrim Polri Asep Safrudin, Kapolda Sumut Sonny Irawan, serta sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, dan instansi terkait.

Kehadiran lintas instansi itu mencerminkan keterlibatan berbagai unsur pemerintah dalam penanganan perkara narkotika yang menjadi perhatian bersama. Selain pemaparan pengungkapan kasus, kegiatan tersebut diisi dengan deklarasi bersama antara kepolisian dan masyarakat Sumatera Utara untuk menolak peredaran narkoba.

Dalam deklarasi itu, para peserta menyatakan penolakan terhadap segala bentuk peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara, mendukung kolaborasi dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum, serta berkomitmen mewujudkan Sumut yang bebas dari narkoba. Setelah deklarasi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Penanganan kasus ini diharapkan dapat mengungkap rangkaian penyelundupan secara menyeluruh sekaligus memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (RN)

Sumber: Pendam I/BB

Prabowo dalam Lima Perspektif

0

Setelah dua tahun berkuasa, apa yang bisa dinilai dari Presiden Prabowo? Pelajaran apa yang perlu digariswawahi?

Ada lima perspektif yang bisa dimanfaatkan. Perspektif (1) kekuasaan, (2) kepemerintahan, (3) kepemimpinan, (4) kewibawaan, dan (5) keinfrastrukturan. Perspektif tersebut tidak harus urut, dari mana saja masuknya bisa.

Apakah sebagai presiden, Prabowo berkuasa? Benar, sebagai presiden Prabowo berkuasa penuh. Bahkan dengan tingkah lakunya yang aneh-aneh, dan berbagai kebijakannya yang tidak jelas, hal itu justru mempertontonkan bahwa Prabowo sedang berkuasa.

Sejauh ini, kekuasaannya memang bisa dikritik, bisa digugat. Seolah seperti ada perdebatan dan demokrasi. Demonstrasi terus berlangsung. Prabowo di beberapa kesempatan tampak merespons kritik terhadap dirinya. Tapi, kritik dan gugatan tidak mengurangi kekuasaannya.

Bagaimana kepemerintahan Prabowo? Kalau melihat menteri-menterinya dan sejumlah pejabat penting Prabowo, juga relasi kerja sama antarkementerian, maka situasinya semrawut. Hampir tidak ada kementerian yang memperlihatkan kinerja dan hasil suatu pekerjaan yang bisa dirasakan manfaatnya. Hal itu dapat dilihat dari begitu banyak masalah yang dihadapi, karhutla, masalah BBM, listrik, sembako, tidak tertangani dengan baik.

Seorang teman saya, Farid Gaban, menyatakan, “Pemerintahan ini akan implode, runtuh dari dalam oleh konflik dan ketegangan di dalam pemerintahan sendiri: konflik kepentingan; rebutan anggaran antar menteri; sentralisasi fiskal yg membuat marah daerah dan bahkan desa yang dananya dirampok untuk KDMP.”

Menurut saya tidak. Seperti diperlihatkan Prabowo selama ini, untuk memberi kesan ia tanggap, sambil menutupi kelemahanan kepemerintahannya, Prabowo bongkar pasang penjabatnya, tentu sambil beli waktu. Ia akan melakukan itu terus, tergantung arah angin ke mana. Prabowo hanya berbagi jabatan, bukan kekuasaan.

Nafsu kekuasaan Prabowo jauh lebih menakutkan daripada bersaing antarmenteri, atau bahkan para menteri tidak berani terlihat menonjol. Banyak menteri tidak mengambil resiko seperti matahari yang juga bersinar. Banyak meteri, atau pejabat tinggi lainnya, hanya mengambil peran menjadi senter-senter kecil di ruang kerjanya masing-masing.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa sebenarnya Prabowo tidak tahu cara memilih menteri dan penjabatnya. Pertimbangan utamanya lebih karena kroni, pernah berjasa, mengabil hati partai politik yang berpotensi menjadi lawannya, orang yang patuh, dan sedikit balas budi. Bukan pertimbangan kemampuan dan kinerja.

Bagaimana soal kepemimpinan? Kepemimpinan Prabowo lumayan buruk, bahkan nyaris tidak punya etika. Dan itu sudah diperlihatkannya. Tapi, itu tidak masalah. Karena kepemimpinan yang buruk tidak menjatuhkan kekuasaan. Banyak raja dan presiden yang sangat buruk, tapi tetap berkuasa. Jadi, kepemimpinan memang tidak penting bagi kekuasaan Prabowo.

Soal kewibawaan? Hal wibawa berwajah ganda dan kadang tumpang tindih. Karena Prabowo berkuasa, maka terkesan ia berwibawa. Karena semua omongan dan kebijakannya dianut orang-orangnya. Akan tetapi, karena kepemerintahannya buruk, kepemimpinannya tidak sopan, maka kita tahu, Prabowo banyak menjadi bahan olok-olok.

Bagaimana dengan kondisi keinfrastrukturan? Prabowo masih sibuk ngumpulin uang. Menterinya sibuk konsolidasi. Secara fisik cukup banyak bangunan kopdes di hampir seluruh desa Indonesia. Tapi, kayaknya belum menggerakkan garis ekonomi baru. Perekonomian masih memanfaatkan jalur-jalur ekonomi yang lama.

Yang jelas, uang sudah banyak berhamburan untuk MBG dan Kopdes, tapi bahkan kebijakan itu hingga hari ini cuma minus dan menjadi ajang korupsi. Sudah cukup banyak pengamat dan peneliti memperlihatkan kegagalan program itu. Belum lagi kerugian akibat banyaknya siswa dan pelajar yang keracunan. Ini bagian yang paling parah.

Kesimpulan apa yang bisa didapatkan? Kalau belajar dari kepresidenan Prabowo, maka negara, masyarakat, dan bangsa Indonesia terserap dalam satu dimensi kekuasaan tertentu yang tidak membawa Indonesia ke mana-mana. Indonesia sibuk berkutat di dalam dirinya, sibuk menghadapi totalitarianisme.

Orang pemerintah tetap melakukan seremonialisasi kekuasaan penguasanya. Para menteri sibuk buka acara ini acara itu. Sebagian warga-rakyat sibuk mengatasi masalah keseharian hidupnya, tetap kerja keras agar bisa bertahan. Kayaknya, situasi ini akan berlangsung lama, jika Prabowo tidak mengubah karakter kekuasaannya.

Aprinus Salam, Guru Besar di FIB UGM.

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Menggerakkan Ekonomi Rakyat

0

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Warta.in
Jakarta, NTB — Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tercermin dalam angka. Ukuran keberhasilannya juga terletak pada sejauh mana pertumbuhan itu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Gagasan inilah yang dibawa Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Di hadapan para pemangku kepentingan ekonomi kreatif dari berbagai negara, Miq Iqbal menekankan bahwa ekonomi kreatif harus menjadi kekuatan yang menghubungkan pertumbuhan dengan kesejahteraan rakyat. Bagi NTB, pengembangan ekonomi kreatif bukan sekadar membangun industri baru, melainkan memperluas sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan manfaat pembangunan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dalam forum tersebut, Miq Iqbal tampil bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menjadi pembicara dalam sesi berbeda, bersama sejumlah tokoh industri kreatif, di antaranya Ernest Prakasa dan Angga Dwimas Sasongko.

Miq Iqbal menjelaskan, tantangan pembangunan NTB bukan hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesempatan ekonomi.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, ekonomi NTB yang mengalami kontraksi 1,47 persen pada semester I 2025 berbalik tumbuh 10,42 persen pada semester I 2026. Capaian itu menunjukkan dinamika ekonomi yang signifikan. Namun, menurut Miq Iqbal, pertumbuhan yang tinggi harus terus diikuti upaya memperluas manfaatnya agar tidak berhenti pada capaian makroekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi yang cepat di tengah kemiskinan yang tinggi hanya akan membuat banyak masyarakat tertinggal. Kita ingin membangun NTB tanpa meninggalkan siapa pun,” ujar Miq Iqbal.

Ia menguraikan, dalam kurun 15 tahun, nilai produk domestik regional bruto (PDRB) NTB meningkat dari sekitar Rp52 triliun pada 2010 menjadi Rp170 triliun pada 2025. Perkembangan tersebut perlu disertai penguatan struktur ekonomi agar sumber pertumbuhan tidak bertumpu pada sektor-sektor tertentu saja.

Pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam strategi itu. Pertanian bertumpu pada potensi produksi dan sumber daya lokal, pariwisata membuka akses terhadap pasar yang lebih luas, sedangkan ekonomi kreatif memungkinkan masyarakat meningkatkan nilai tambah melalui inovasi, desain, pengolahan produk, dan cara pemasaran yang lebih baik.

Bagi Miq Iqbal, kreativitas tidak harus dimulai dari industri besar. Ia mencontohkan pengalaman seorang pedagang kelapa muda di sekitar penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang mampu meningkatkan harga jual produknya hingga tiga kali lipat setelah berinovasi menyajikannya sebagai coconut smoothie dengan kemasan yang lebih menarik.

“ Apa yang berubah? Bukan sekadar nama atau kemasannya. Yang berubah adalah kepercayaan diri untuk berinovasi,” ungkap Iqbal.

Contoh tersebut memperlihatkan bahwa peluang ekonomi tidak selalu menuntut modal besar atau teknologi yang rumit. Dengan membaca kebutuhan pasar, memperbaiki kualitas, dan menghadirkan nilai baru, usaha sederhana pun dapat memiliki daya jual yang lebih tinggi. Kreativitas menjadi jalan untuk mengubah potensi yang sudah ada menjadi sumber pendapatan yang lebih baik.

Dari pengalaman Mandalika, Miq Iqbal ingin menegaskan bahwa manfaat sebuah ajang internasional tidak boleh berhenti pada promosi destinasi atau meningkatnya kunjungan wisatawan. Momentum tersebut juga harus menjadi kesempatan bagi produk lokal untuk masuk ke pasar, bagi pelaku UMKM untuk memperluas usaha, dan bagi masyarakat setempat untuk mengambil bagian dalam pergerakan ekonomi.

Dengan demikian, pariwisata tidak berdiri sendiri. Sektor ini perlu terhubung dengan pertanian, industri pengolahan, kerajinan, kuliner, fesyen, dan berbagai subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh dari kekhasan daerah. Keterhubungan itulah yang memungkinkan belanja wisatawan dan penyelenggaraan kegiatan berskala internasional memberi dampak yang lebih luas bagi perekonomian lokal.

Dalam forum yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat kontribusi ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional. Dukungan kebijakan, akses pembiayaan, investasi, serta pengembangan ekosistem usaha menjadi bagian penting agar pelaku kreatif dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Bagi NTB, agenda berikutnya adalah memastikan potensi kreatif masyarakat terhubung dengan peluang pasar secara berkelanjutan. Pemerintah daerah perlu memperkuat ekosistem yang memungkinkan pelaku usaha berinovasi, meningkatkan mutu produk, memperluas pemasaran, dan membangun kemitraan tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Gagasan yang dibawa Miq Iqbal ke WCCE 2026 pada akhirnya menempatkan ekonomi kreatif sebagai bagian dari strategi pembangunan yang lebih besar: menjadikan potensi daerah sebagai sumber nilai tambah dan menjadikan pertumbuhan sebagai jalan menuju kesejahteraan yang lebih merata.

Sebab, keberhasilan ekonomi kreatif bukan semata-mata ketika produk lokal dikenal di panggung dunia, melainkan ketika kreativitas membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, memperkuat usaha masyarakat, dan memberi lebih banyak keluarga kesempatan untuk keluar dari kemiskinan.(sr/dkisntb)

 

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan di Bandar Purba, Progres Capai 43,1 Persen

0

Warta.in Karo – Pembangunan jembatan beton di Desa Bandar Purba, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mencapai progres 43,1 persen hingga Jumat (23/10/2026). Pengerjaan yang berada di wilayah Kodim 0205/Tanah Karo tersebut kini memasuki tahap pengecoran sayap jembatan.

Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan permukiman warga dengan kawasan persawahan dan perkebunan. Keberadaannya diharapkan dapat mempermudah akses petani menuju lahan pertanian serta mendukung kelancaran pengangkutan hasil panen.

Pengecoran sayap jembatan menjadi salah satu tahapan konstruksi yang tengah dikerjakan. Personel Kodim 0205/Tanah Karo bersama masyarakat setempat terus melaksanakan pekerjaan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pembangunan di lapangan.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pedesaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aksesibilitas dan aktivitas ekonomi warga. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk mendukung pengembangan potensi wilayah serta memperlancar kegiatan masyarakat.

Desa Bandar Purba memiliki potensi pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung, yang menjadi bagian dari sumber penghidupan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan jembatan diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas pertanian sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap kawasan produktif.

Pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas petani, mendukung distribusi hasil pertanian, dan mendorong perkembangan ekonomi masyarakat Desa Bandar Purba.

Pembangunan jembatan beton tersebut terus dilanjutkan melalui tahapan konstruksi dengan melibatkan personel Kodim 0205/Tanah Karo dan masyarakat setempat hingga selesai dan siap dimanfaatkan. (RN)

Wujud Kepedulian Polri, Polda Bengkulu Fasilitasi Rujukan Pasien ke Palembang

0

Warta.in – BENGKULU. 

Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan Polda Bengkulu melalui pelayanan kemanusiaan. Dalam semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Bengkulu memberikan dukungan bagi proses rujukan seorang pasien dari Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan.

Dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi yang dilaksanakan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat II Polda Bengkulu, AKBP dr. Sukardi Yunus, Sp. An., M.Kes., dengan pihak RSHD Kota Bengkulu. Koordinasi ini bertujuan mendukung kelancaran proses rujukan agar pasien dapat memperoleh penanganan medis lanjutan di rumah sakit tujuan.

Sebagai tindak lanjut, Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu menyiapkan satu unit ambulans beserta tim medis pendamping untuk mengantar pasien ke Palembang. Kesiapan sarana transportasi dan tenaga medis tersebut menjadi bagian dari upaya membantu proses pemindahan pasien agar dapat berjalan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Tidak hanya memberikan bantuan transportasi dan pendampingan medis, Polda Bengkulu juga menyerahkan santunan kepada keluarga pasien. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bentuk dukungan moril di tengah situasi yang sedang dihadapi.

Langkah tersebut mencerminkan peran Polri dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir melalui aksi nyata yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Bengkulu terus mendorong kehadiran Polri yang responsif terhadap kebutuhan warga. Dukungan terhadap proses rujukan pasien ini menjadi salah satu wujud kepedulian tersebut, sekaligus upaya membantu masyarakat mendapatkan akses penanganan medis lanjutan.

“POLISI BERSAMA MASYARAKAT”

(TimRedaksi)