Beranda blog

Polres Lamongan Bantu Evakuasi Pengendara Motor Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Sambeng

0

Polres Lamongan Bantu Evakuasi Pengendara Motor Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Sambeng

Lamongan//Warta.in, 21/07/2026 – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Sambeng–Ngimbang, tepatnya di Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, pada Selasa (21/7) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda dengan nopol S-4364-JBW yang dikendarai MNA (16), seorang pelajar asal Kecamatan Sambeng, dengan Truk Colt Diesel nomor polisi S-9104-AB yang dikemudikan K (36), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Lamongan melalui Kasihumas IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan diduga terjadi akibat pengendara sepeda motor kehilangan kendali saat melintas di jalan menikung.

“Semula sepeda motor Honda nomor polisi S-4364-JBW yang dikendarai MNA melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalur menikung kendaraan melaju dan oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Truk Colt Diesel nomor polisi S-9104-AB yang dikemudikan K. Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat dan tidak dapat menghindar, tabrakan pun tidak dapat dihindari.” jelasnya.

Akibat benturan tersebut, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka yang dideritanya.

“Saat ini, Personel kami dari Polsek Sambeng dan Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan telah mendatangi tempat kejadian untuk melakukan Olah TKP, menolong korban untuk di evakuasi dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.” lanjutnya.

Polres Lamongan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, mengurangi kecepatan saat melintasi jalan menikung maupun jalur yang memiliki keterbatasan pandang, serta tetap mematuhi peraturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan.(**)

DiDuga Cemari Lingkungan Sisa Peleburan Logam di Benjeng Jadi Sorotan Komnas PPLH Dorong Verifikasi  Amdalnya

0

Di Duga Cemari Lingkungan Material Sisa Peleburan Logam di Benjeng Gresik Jadi Sorotan, Komnas PPLH Dorong Verifikasi  Amdalnya

GRESHIK //Warta.in – Dugaan keberadaan material sisa aktivitas peleburan logam di Gang Makam, Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, menjadi perhatian masyarakat karena dinilai berkaitan dengan aspek legalitas usaha, pengelolaan lingkungan hidup, serta efektivitas pengawasan oleh instansi yang berwenang.

Pemkab Muba Tertibkan Izin Perusahaan Demi Naikkan Pendapatan Daerah

0

 

Warta.in Musi Banyuasin.Sekayu, Muba — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) secara tegas mulai memasang kuda-kuda untuk menertibkan seluruh legalitas perizinan pelaku usaha di wilayahnya. Langkah strategis ini ditempuh guna mendongkrak potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memitigasi risiko permasalahan hukum di masa depan akibat beroperasinya perusahaan tanpa kelengkapan dokumen perizinan yang relevan.

Keseriusan tersebut tertuang dalam Rapat Kerja Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Pokja Legalitas Pelaku Usaha yang digelar di Ruang Rapat Serasan Sekate, Gedung Sekretariat Daerah Muba, Selasa (21/07/2026). Rapat penting yang diinisiasi atas arahan langsung Bupati Muba H. M. Toha Tohet dan Sekretaris Daerah ini dipimpin oleh Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba (Asisten II), Akhmad Toyibir, S.STP., MM.

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran dinas teknis lintas sektor, antara lain Kepala DPMPTSP Jonni Martohonan, AP., MM., Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Erdian Syahri, S.Sos., M.Si, Plt. Kepala Dinas Perkim Muhammad Ridho, ST., M.Si, Plt Kepala Dishub M. Hatta S.E. M.Si., serta perwakilan Disbun, Disdagperind, Bapperida, Bapenda, Dinkes, KPP Pratama Sekayu, hingga Tim Ahli Bupati Dr. Kohar Zuber dan H. Rizal Pahlevi.

Dalam arahannya, Plt. Asisten II Setda Muba Akhmad Toyibir membeberkan bahwa instruksi Bupati Muba sangat tegas agar seluruh pelaku usaha tertib administrasi perizinan. Dia menekankan pentingnya kesesuaian antara dokumen perizinan dan fakta fisik di lapangan.
“Bupati menginginkan seluruh pelaku usaha tertib. Keinginan utama kita adalah legalitas perizinan itu relevan dengan kondisi lapangan. Jangan sampai izinnya tertulis berapa, fakta lahan yang digarap justru melenceng jauh. Penertiban ini adalah upaya mitigasi agar daerah tidak terjebak dalam persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Akhmad Toyibir saat memberikan pengarahan.

Lebih lanjut, Akhmad Toyibir tidak memungkiri bahwa proses penertiban perizinan dan legalitas lahan di lapangan bukanlah pekerjaan yang mudah. Kendati demikian, komitmen bersama dari seluruh jajaran dinas menjadi kunci keberhasilannya.
“Pekerjaan menertibkan legalitas ini memang tidak gampang dan sangat sulit. Namun, jika kita lakukan bersama dengan persamaan persepsi seluruh OPD, tentu dapat diselesaikan walau secara perlahan,”ungkapnya optimis.

Dipilihnya sektor perkebunan kelapa sawit sebagai prioritas awal evaluasi Pokja Legalitas bukan tanpa alasan. Berdasarkan tutupan tata ruang Kabupaten Musi Banyuasin, sektor pertanian dan perkebunan merupakan penyumbang mata pencaharian terbesar masyarakat sekaligus penopang ekonomi utama daerah. Namun, potensi penerimaan daerah dari sektor ini dinilai belum termaksimalkan.

Sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 98 Tahun 2013, kepemilikan lahan di atas 25 hektar wajib memiliki izin usaha perkebunan, sementara kepemilikan di bawah 25 hektar wajib mengantongi Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB). Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak penguasaan lahan hingga ratusan hektar oleh entitas perorangan atau grup yang belum terdata dan terdaftar secara tertib dalam administrasi perizinan Pemkab.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jonni Martohonan bersama Kepala Dinas Perkim Muhammad Ridho membeberkan tantangan pendataan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Banyak perusahaan besar mendirikan pabrik, gudang, atau bangunan pendukung di areal perkebunan tanpa melaporkan penambahan fisik bangunan tersebut.

Untuk mengatasinya, Pemkab Muba berencana merangkul jajaran pemerintahan mulai dari Camat, Lurah, hingga Kepala Desa sebagai garda depan dalam pengawasan perizinan di lapangan. Pilot project pendataan bangunan terpadu ini diawali dari Kecamatan Sekayu sebelum diterapkan ke seluruh kecamatan di Musi Banyuasin.

Di akhir sesi, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Erdian Syahri menegaskan kesiapannya dalam mendukung pemutakhiran data luasan penguasaan lahan. Langkah pengukuran dan verifikasi luasan lahan usaha ini nantinya akan melibatkan tim Sistem Informasi Geospasial (GIS) OPD serta berkolaborasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Rapat ini menyepakati pembentukan basis data terpadu (data sharing) antar-OPD. Rencana aksi lapangan Pokja Legalitas Pelaku Usaha ini diyakini tidak hanya menertibkan iklim investasi di Musi Banyuasin, melainkan juga memberikan warisan (legacy) berupa peningkatan PAD yang signifikan dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.(Albert team)

Perkuat Hilirisasi Jagung dan Pengembangan UMKM Pertanian Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

0

Warta.in, Jember, 21 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) resmi meluncurkan Inkubator Agribisnis UKRI di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hilirisasi komoditas pertanian, khususnya jagung, melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, kementerian, dunia usaha, lembaga perbankan, serta petani dan kelompok tani.

Peluncuran Inkubator Agribisnis UKRI menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem agribisnis yang tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong lahirnya UMKM berbasis hasil pertanian, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Jember: Kolaborasi Menjadi Kunci Kemajuan Daerah

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus dilakukan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat.

“Kabupaten Jember memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Tantangan kita hari ini bukan hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi bagaimana hasil pertanian tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat melalui hilirisasi, pengembangan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja. Karena itu, kami menyambut baik kehadiran Inkubator Agribisnis UKRI sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun ekosistem agribisnis yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Gus Fawait.

Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi harus mampu menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

“Kami percaya perguruan tinggi memiliki peran penting dalam melahirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar hasil riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi petani, kelompok tani, UMKM, serta generasi muda yang ingin mengembangkan usaha di sektor pertanian. Kami berharap Jember dapat menjadi daerah percontohan pengembangan agribisnis berbasis inovasi dan kemitraan,” tambahnya.

UKRI Hadir Membangun Ekosistem Agribisnis Terpadu

Dekan Fakultas Pertanian UKRI, M. Arief A. Bisma, menjelaskan bahwa Inkubator Agribisnis UKRI dirancang sebagai pusat inovasi dan pendampingan yang menghubungkan seluruh rantai nilai agribisnis, mulai dari budidaya, hilirisasi, pembiayaan, hingga pemasaran.

“Inkubator Agribisnis UKRI bukan sekadar program pendampingan pertanian, tetapi sebuah ekosistem kolaborasi. Kami ingin menghadirkan model yang menghubungkan petani, kelompok tani, UMKM, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan perguruan tinggi sehingga hasil pertanian memiliki nilai tambah yang lebih besar dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar M. Arief A. Bisma.

Ia menambahkan bahwa salah satu fokus awal inkubator adalah hilirisasi komoditas jagung, yang diharapkan mampu mendorong tumbuhnya berbagai usaha mikro dan kecil berbasis pangan, sekaligus menciptakan agropreneur baru di Kabupaten Jember.

Kolaborasi Lintas Sektor

Inkubator Agribisnis UKRI dikembangkan melalui kolaborasi antara Fakultas Pertanian UKRI, Pemerintah Kabupaten Jember, Kementerian UMKM, PT Syngenta, PT YKB Merah Putih, lembaga perbankan, serta petani dan kelompok tani.

Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat:

* pendampingan budidaya jagung dan komoditas unggulan;
* hilirisasi hasil pertanian;
* pengembangan UMKM berbasis pertanian;
* peningkatan kapasitas petani dan kelompok tani;
* penguatan akses pembiayaan;
* pengembangan kemitraan usaha; dan
* perluasan akses pasar.

Melalui program ini, Kabupaten Jember diharapkan dapat berkembang sebagai salah satu model pengembangan agribisnis berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan inovasi perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hadiri Hut Ke 18 KLU, Wagub NTB Ingatkan Warisan Budaya Terus di Lestarikan

0

Hadiri Hut Ke 18 KLU, Wagub NTB Ingatkan Warisan Budaya Terus di Lestarikan

Warta.in
Lombok Utara,NTB – Keterbukaan masyarakat terhadap hadirnya pariwisata sangat diutamakan. Tetapi juga tidak melupakan adat dan budaya yang telah diwariskan.

Penegasan itu diungkapkan Wakil gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri perayaan hari jadi ke 18 Kabupaten Lombok
Utara, yang diselenggarakan di halaman kantor bupati pada Selasa, (21/7/2026).

Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa Lombok Utara memiliki keistimewaan dan modal besar dengan memiliki gili yang menjadi ikon dunia, yang menjadi magnet bagi semua orang untuk datang dan melihat Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, pemerintah, masyarakat untuk terus bahu-membahu menjaga alam dan melestarikan budaya yang ada.

“Karena semua budaya dan alam yang indah, menjadi warisan yang paling berharga bagi anak cucu kita ke depan,” ujarnya.

Wagub juga mengibaratkan bahwa di Usia 18 tahun adalah tanda kedewasaan. Ibarat seorang pemuda, Lombok Utara kini sedang berada di usia yang paling bertenaga, penuh semangat dan siap berlari kencang. Istilah semangat “keruan bagus”, semangat kolektif untuk berbuat yang terbaik bagi Gumi Paer harus dirawat.

“Kita semua harus menjadi saksi bagaimana Gumi Dayan Gunung ini bangkit dari segala ujian, tegak berdiri dengan fondasi gotong royong,” terangnya.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi tasyakuran yang dilaksanakan karena dirangkai dengan begitu indah dengan hadirnya parade budaya dan parade desa. Wagub menilai Parade ini adalah cerminan dari jiwa kita, ketika alat musik gendang belek bertalu-talu, ketika kain tenun sesek bermotif indah dipakai dengan bangga, dan pada saat yang sama, setiap desa unjuk kebolehan, disitulah kita melihat jati diri Lombok Utara yang sesungguhnya.

Di balik kebudayaan Dayan Gunung yang kaya nilai-nilai luhur, kearifan lokal dalam menjaga alam, serta yang paling membanggakan bagi masyarakat Lombok Utara, tersimpan keharmonisan antara umat beragama, menjadi modal sosial terbesar yang tidak ternilai harganya.

“Desa-desa di Lombok Utara adalah ujung tombak pembangunan jika desanya mandiri, budayanya lestari, maka daerahnya Insya Allah akan mancapai kemakmuran,” jelas Wagub Ummi Dinda.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengungkapkan, bahwa 18 tahun bukan sekedar perjalanan usia Melainkan perjalanan tentang mimpi, harapan serta perjuangan yang harus terus di bangun bersama. Oleh karena itu, peringatan hari jadi ini bukan hanya menjadi ruang untuk mengenang perjalanan yang telah dilalui, tapi juga menjadi momentum Untuk memperteguh tekat melanjutkan pembangunan demi kabupaten Lombok Utara yang semakin sejahtera.

“Ini menjadi momentum dan semangat inilah yang harus kita rawat sebagai landasan kita Menuju kabupaten Lombok utara yang terus berkembang mandiri dan sejahtera, tegas Najmul.

Untuk diketahui, perayaan hari jadi ke 18 kabupaten Lombok Utara tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, dimana tahun ini Pemkab KLU menghadirkan Parade Budaya Parade Desa dengan berbagai produk unggulan serta kerajinan lokal dari Gumi Tata Tioq Tunaq. (sr/dkisntb).

Tingkatkan Layanan Kepada Masyarakat, SAMSAT Kabupaten Bekasi Fokus Kepada Tiga Pilar 

0

Jakarta, warta.in – Sebagai wujud komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik, SAMSAT Kabupaten Bekasi terus melakukan pembenahan besar-besaran di sektor administrasi kendaraan bermotor. Komitmen ini diwujudkan melalui modernisasi sarana, digitalisasi layanan, dan penguatan sumber daya manusia agar proses pembayaran pajak lebih cepat, nyaman, dan transparan.

Langkah strategis ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi yang terus meningkat dan menuntut pelayanan yang profesional.

3 Pilar Utama Peningkatan Layanan SAMSAT Bekasi

1. Modernisasi Sarana dan Prasarana

SAMSAT Kabupaten Bekasi memperbarui seluruh fasilitas pelayanan. Area kantor kini tampil lebih tertata dan modern dengan:

– Ruang tunggu representatif dan nyaman

– Sistem antrean digital untuk memangkas waktu tunggu

– Area parkir yang lebih luas

– Fasilitas ramah disabilitas dan lansia

Tujuan utamanya adalah menciptakan suasana pelayanan yang ramah masyarakat dan bebas antrean panjang.

2. Digitalisasi dan Layanan Terpadu

Transformasi digital menjadi prioritas untuk memangkas birokrasi yang berbelit. Beberapa inovasi yang dioptimalkan:

– Pembayaran pajak elektronik melalui bank dan kanal digital

– Sistem informasi pelayanan terpadu untuk akses data yang cepat

– Kanal informasi resmi agar wajib pajak mudah dapat info akurat

Selain itu, SAMSAT juga memperluas jangkauan lewat *Samsat Keliling*, gerai di pusat keramaian, dan kerja sama dengan perbankan. Ini solusi bagi masyarakat dengan keterbatasan waktu dan jarak.

3. Penguatan SDM yang Humanis dan Profesional

Peningkatan fasilitas tidak lepas dari kualitas petugas. SAMSAT Kabupaten Bekasi secara berkelanjutan memberikan:

– Pelatihan pelayanan publik dan komunikasi

– Penguatan integritas untuk meminimalisir praktik percaloan

– Pembinaan pemanfaatan teknologi digital

“Dengan SDM yang kompeten, kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang ramah, cepat, dan solutif,” ujar pihak SAMSAT Kabupaten Bekasi.

Komitmen: Transparan, Efisien, dan Bebas Calo

Seluruh pembenahan ini adalah bagian dari komitmen membangun tata kelola pelayanan publik yang akuntabel dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Proses administrasi yang transparan juga terus diperkuat untuk memberantas praktik percaloan.

Ke depan, SAMSAT Kabupaten Bekasi akan terus melakukan evaluasi dan inovasi agar sistem pelayanan selalu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang dinamis.

Dengan 3 pilar ini, SAMSAT Kabupaten Bekasi optimistis dapat menjadi contoh pelayanan publik yang modern, efisien, transparan, dan terpercaya bagi seluruh wajib pajak di Kabupaten Bekasi.

Masyarakat diimbau untuk aktif memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor tepat waktu demi mendukung tertib administrasi dan pembangunan daerah.

Tentang SAMSAT Kabupaten Bekasi

SAMSAT Kabupaten Bekasi adalah unit pelayanan terpadu untuk administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di wilayah Kabupaten Bekasi.

( Red*/TI )

 

 

Panen Kangkung Capai 72,2 Kilogram, Rutan Kelas I Palembang Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

0

Warta.In | Palembang – Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pelaksanaan panen kangkung di area branggang Rutan, Rabu (21/7). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, bersama jajaran pejabat struktural ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan lahan sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan.

Panen kangkung tersebut berhasil menghasilkan sebanyak 72,2 kilogram dengan kualitas yang baik dan siap dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan di lingkungan Rutan Kelas I Palembang. Hasil ini merupakan buah dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan melalui program pembinaan kemandirian warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan melakukan pemantauan langsung terhadap proses panen guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai target. Muhammad Rolan juga memberikan motivasi kepada seluruh jajaran agar terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pertanian di lingkungan Rutan sebagai sarana pembinaan yang produktif dan bernilai manfaat.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk optimalisasi lahan yang tersedia, tetapi juga menjadi implementasi nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional serta pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat,” ujar Muhammad Rolan.

Melalui kegiatan panen kangkung ini, Rutan Kelas I Palembang berharap produktivitas lahan pertanian terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat nyata, baik dalam mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Rutan maupun memperkuat keberhasilan program pembinaan warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Keberhasilan panen ini menjadi bukti komitmen Rutan Kelas I Palembang dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang produktif, mandiri, serta berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Tak Cukup 24 Jam Usai Dilaporkan, 3 Pelaku Pembunuhan di Tikala Diringkus Polres Toraja Utara

0

TORAJA UTARA – Tidak berselang 24 jam dari laporan polisi kasus pembunuhan di Tikala, Tim URC Sat Reskrim Polres Toraja Utara, berhasil meringkus tiga terduga pelaku, Selasa (21/7/2026).

Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, IPTU Ruxon, didampingi Kanit I Sat Reskrim IPDA Fritz Pasulu, Panit II Unit Polsek Rantepao AIPDA Febrianto, serta Kanit Resmob AIPDA Simbara Buntu Lipa.

Ketiga terduga pelaku diringkus tanpa perlawanan, pada hari Senin (20/07/2026) sekitar pukul 10.30 WITA di sebuah rumah di kawasan La’bo, Kecamatan Sanggalangi’, Kabupaten Toraja Utara.

Peristiwa berdarah tersebut diduga terjadi pada Minggu (19/07/2026) dini hari di Jalan Poros Tikala-Rantepao, Kia’ Kayurame, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara.

Dimana korbannya diketahui bernama Elius Sonda Randanan (18), warga Kia’ Kayurame, Kecamatan Tikala.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, Sonda Randanan, awalnya pamit ke pasar malam bersama rekan-rekannya. Usai dari pasar malam, Korban sempat singgah di rumah temannya di Jalan Singki, Kecamatan Rantepao, sebelum akhirnya berpamitan untuk pulang lebih awal. Namun, Korban tidak kunjung sampai di rumah.

Pagi harinya, pihak keluarga dikagetkan oleh unggahan di media sosial mengenai penemuan mayat di Jalan Poros Tikala.

Pelapor yang merupakan paman korban, Anton Salosso’ (51), bersama pihak keluarga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengonfirmasi identitas Korban, sebelum akhirnya resmi melayangkan laporan ke Polres Toraja Utara.

Hal ini saat dikonfirmasi ke Kapolres Toraja Utara melalui Kasat Reskrim IPTU Ruxon, membenarkan kejadian tersebut dan usai menerima laporan dari Keluarga korban, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam.

Dari hasil penyelidikan mendalam dan petunjuk awal, kata IPTU Ruxon, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku sehingga tak butuh waktu lama, tim gabungan melacak keberadaannya dan mengepung lokasi persembunyian mereka di kediaman orang tua salah satu pelaku di Kecamatan Sanggalangi’.

“Dalam pengungkapan tersebut petugas berhasil mengamankan tiga pelaku yakni HP (22) warga Tikala, YS (23), warga Tikala, dan NT (29), warga Kesu’ tanpa adanya perlawanan”, ungkap IPTU Ruxon.

Selaku Kasat Reskrim, IPTU Ruxon juga menjelaskan jika dari hasil interogasi awal para terduga pelaku mengakui telah melakukan aksi pembunuhan tersebut.

“Adapun motif di balik tindakan keji ini didasari karena dendam lama yang dipendam oleh terduga Pelaku terhadap Korban,” beber IPTU Ruxon.

Dari penangkapan itu juga, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 bilah pisau yang sebelumnya digunakkan melakukan pembunuhan, 3 unit sepeda motor milik para terduga pelaku dan Korban, pakaian yang digunakan para terduga pelaku saat kejadian, serta Rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian perkara (TKP).

“Saat ini, ketiga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Toraja Utara untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan hukum lebih lanjut,” jelas Kasat Reskrim.

Sumber: Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Selasa Pagi (21/07/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, dan Aiptu Denny untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan di wilayah Ngimbang

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana S.Tr.K. S.I.K, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Guna Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan Guna Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Ngimbang – Jombang di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Senin (20/07/2026) pukul 10.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan olehnya anggota jaga Polsek Ngimbang Bripka Sujito dan Briptu Andika
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara itu Kapolsek Ngimbang AKP Andian Permana, S.Tr.K.S.I.K, menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan dan pengecekan pohon tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut .

Untuk pengendara apabila melintas selalu hati – hati dan Polsek Ngimbang memberikan himbauan kamtibmas juga himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)