Perjuangan Tak Kenal Lelah Choirul Huda–Rahmadi AB Berbuah Hasil Gemilang,
Kabupaten Mukomuko Sukses Kantongi Alokasi Dana Inpres Irigasi Senilai Rp80 Miliar
Mukomuko, Warta.in – Harapan besar yang telah lama digantungkan oleh ribuan petani di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko, serta cita-cita luhur untuk memajukan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah tersebut, akhirnya menemukan titik terang yang sangat menggembirakan dan membanggakan. Perjuangan panjang, kerja keras tanpa henti, serta keseriusan penuh yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Mukomuko di bawah kepemimpinan dinamis, sinergis, dan visioner Bupati Choirul Huda beriringan dengan Wakil Bupati Rahmadi AB, kini membuahkan hasil yang sangat manis dan membanggakan. Hal ini terwujud secara nyata setelah pemerintah pusat memberikan persetujuan dan mengalokasikan anggaran besar melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Bidang Irigasi, dengan nilai fantastis mencapai Rp80 miliar, yang dikhususkan sepenuhnya untuk mendukung, memperkuat, dan memajukan ketahanan pangan serta pembangunan infrastruktur pertanian di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Besaran alokasi anggaran yang luar biasa besar dan signifikan ini menjadi bukti nyata, sah, dan tak terbantahkan, bahwa segala upaya keras, lobi intensif, koordinasi berjenjang, serta komitmen tinggi yang terus-menerus dilakukan dan diperjuangkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Mukomuko guna mengangkat harkat sektor pertanian daerah, telah mendapat perhatian serius, apresiasi, dan kepercayaan penuh dari pemerintah pusat. Dana besar yang berasal dari program prioritas nasional ini nantinya akan difokuskan penggunaannya sepenuhnya untuk memperbaiki, merevitalisasi, memperkuat, serta memperluas jaringan irigasi utama dan jaringan irigasi tersier yang ada di berbagai wilayah kecamatan dan desa. Langkah strategis ini ditujukan secara mutlak untuk memastikan ketersediaan air yang cukup, merata, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat secara drastis, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mengamankan pasokan pangan daerah maupun nasional.
Keberhasilan Kabupaten Mukomuko dalam mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp80 miliar ini dinilai sebagai sebuah capaian yang sangat strategis, prestisius, dan membanggakan, terlebih lagi diperoleh di tengah berbagai tantangan besar, keterbatasan, serta kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diberlakukan secara nasional. Di saat banyak daerah harus bersaing ketat dan berjuang keras untuk mendapatkan perhatian pusat, keberhasilan ini menjadi tanda pengakuan atas kesiapan dan kinerja Mukomuko. Keberhasilan ini juga menegaskan posisi vital irigasi sebagai urat nadi kehidupan pertanian, yang menjadi sumber penghidupan bagi ribuan hektare lahan persawahan yang ada di wilayah kabupaten ini, serta menjadi tulang punggung utama perekonomian dan sumber penghasilan terbesar bagi mayoritas masyarakat Mukomuko. Tanpa sistem irigasi yang andal, modern, dan terpelihara baik, mustahil pertanian dapat berjalan maksimal, dan hal inilah yang menjadi fokus utama perhatian pemerintah daerah sejak awal menjabat.
Komitmen kuat, konsistensi tinggi, serta keteguhan hati pemerintahan yang dipimpin oleh pasangan Choirul Huda dan Rahmadi AB dalam memajukan, membela, dan membesarkan sektor pangan serta pertanian memang terlihat nyata, jelas, dan tak terelakkan sejak hari pertama pelantikan. Dalam berbagai kesempatan, forum, dan pertemuan strategis, pemerintahan ini terus mendorong, memfasilitasi, dan memperkuat pengembangan produksi pertanian melalui berbagai kebijakan pro-rakyat. Mulai dari penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang memadai, penyaluran bibit unggul berkualitas tinggi, menjamin ketersediaan pupuk tepat waktu dan tepat jumlah, hingga memberikan pendampingan teknis serta pelatihan berkelanjutan kepada kelompok-kelompok tani agar semakin mandiri, berilmu, dan berdaya saing.
Belum lama ini, suasana sukacita dan semangat baru pun terpancar jelas saat pelaksanaan panen raya yang berlangsung meriah di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang. Momen bersejarah tersebut menjadi simbol nyata, bukti keberhasilan, serta lambang optimisme baru yang semakin tumbuh subur terkait masa depan ketahanan pangan Kabupaten Mukomuko. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah secara tegas menegaskan pemahaman mendasar dan pandangan jauh ke depan, bahwa sektor pertanian bukanlah sekadar urusan soal produksi beras, menanam, atau memanen hasil bumi semata. Lebih dari itu, sektor ini dipandang sebagai pilar utama yang kokoh dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, menjamin ketersediaan pangan, serta menentukan arah, wajah, dan masa depan kemajuan daerah tercinta ini.
Masuknya alokasi dana Inpres irigasi senilai puluhan triliun rupiah ini diperkirakan akan menjadi pendorong utama yang sangat dahsyat dalam mempercepat pencapaian berbagai target pembangunan pertanian yang telah ditetapkan. Di antaranya adalah percepatan peningkatan indeks pertanaman, perluasan areal tanam, serta peningkatan kualitas dan kuantitas produktivitas sawah di seluruh penjuru Mukomuko. Dengan perbaikan dan modernisasi jaringan irigasi yang semakin baik, tertata, dan terjaga mutunya, maka peluang serta kesempatan bagi para petani untuk meningkatkan frekuensi musim tanam—mulai dari satu kali panen setahun, meningkat menjadi dua kali, bahkan hingga tiga kali panen dalam satu tahun—semakin terbuka lebar, pasti, dan sangat menjanjikan keuntungan berlipat ganda bagi masyarakat.
Langkah besar, strategis, dan berani yang diambil oleh pemerintahan Choirul Huda dan Rahmadi AB ini sekaligus semakin mempertegas, mengokohkan, dan mengangkat nama baik Kabupaten Mukomuko sebagai salah satu daerah yang sangat potensial, andal, dan berperan sentral sebagai penyangga utama ketahanan pangan di wilayah Provinsi Bengkulu. Di bawah arahan, bimbingan, dan kepemimpinan yang tegas, berwibawa, serta penuh semangat kerja keras ini, pembangunan pertanian kini tidak lagi sekadar menjadi janji manis di atas kertas, wacana, atau rencana indah semata, melainkan telah berubah wujud menjadi kenyataan nyata, karya agung, dan hasil manfaat besar yang dapat dirasakan, dinikmati, serta dibanggakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Mukomuko demi kesejahteraan bersama.
(TIM REDAKSI)










Syafaat S