Beranda blog

Belajar Tak Hanya di Kelas, Siswa SD Al Fityah Binjai Jelajahi Wawasan Kemaritiman di KRI Torani

0

Warta.in Belawan — Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral) I. Sebanyak 71 siswa Sekolah Dasar (SD) Al Fityah Binjai didampingi 7 guru melaksanakan kunjungan edukatif ke Markas Komando Daerah TNI Angkatan Laut I (Mako Kodaeral I), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dipusatkan di KRI Torani sebagai sarana pembelajaran untuk mengenal lebih dekat dunia kemaritiman dan peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan wawasan kemaritiman kepada generasi muda sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung lingkungan kapal perang Republik Indonesia serta mengenal kehidupan dan aktivitas prajurit TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selama berada di KRI Torani, para siswa mendapatkan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah dengan mengenal berbagai aspek kemaritiman. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa mengenai dunia kelautan, fungsi kapal dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut, serta pentingnya menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia.

Selain menambah wawasan, kunjungan edukatif ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan kepada para siswa. Pengenalan terhadap tugas dan pengabdian prajurit TNI Angkatan Laut diharapkan mampu membangun rasa bangga terhadap kekayaan maritim Indonesia.

Kegiatan kunjungan ini sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi para siswa SD Al Fityah. Dengan melihat secara langsung lingkungan kapal perang, para siswa diharapkan semakin tertarik untuk mempelajari dunia kemaritiman serta memahami bahwa laut memiliki peranan strategis bagi kehidupan masyarakat dan masa depan bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan edukatif tersebut, Kodaeral I turut mendukung upaya peningkatan pengetahuan kemaritiman bagi generasi muda sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa yang berwawasan kebaharian. Diharapkan, kunjungan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap laut Indonesia sekaligus memperkuat kesadaran generasi penerus akan pentingnya menjaga dan melestarikan potensi maritim Nusantara. (RN)

(Dispen Kodaeral I)

Ucapan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol, Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. ,MH.,”Selamat Hari Santri”

0
Oplus_16908288

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol, Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. ,MH., mengucapkan:

“Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026.”

“Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban  Dunia.”

Santri merupakan generasi penerus bangsa yang berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai ke agamaan, men jaga persatuan dan kesatuan,serta memperkuat semangat kebangsaan demi terwujud nya Indonesia yang aman,damai, dan sejahtera. Mari jadikan momentum  Hari Santri Nasio nal sebagai penguat sinergi dalam menjaga toleransi, merawat kerukunan, serta bersama-sama menjaga keama nan dan ketertiban masyarakat demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Santri Berdaya, Indonesia Jaya!

Polda Bengkulu Bersama Masyarakat : Ramah, Humanis, dan Profesional

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Polemik IGD RSUD Soegiri Lamongan, BPJS Gresik Siap Turun Tangan

0

Polemik IGD RSUD Soegiri Lamongan, BPJS Gresik Siap Turun Tangan

LAMONGAN//Warta.In — Pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan kembali memicu polemik. Kali ini dialami oleh AL (76), seorang pasien lansia yang dilarikan ke IGD RSUD Dr. Soegiri Lamongan dalam kondisi lemas dan tangan serta kakinya tidak dapat digerakkan. Meski berstatus sebagai peserta BPJS Kesehatan aktif, keluarga pasien terpaksa merogoh kocek hingga jutaan rupiah saat keluar dari rumah sakit pada Selasa (13/10/2026).

Pihak keluarga menuding manajemen rumah sakit sengaja mengalihkan status pasien menjadi pasien umum sejak awal masuk ruang gawat darurat.

“Bahkan pegawai atau perawat yang jaga pada hari Sabtu 10 Oktober 2026 pukul 10.09 WIB dipintu masuk IGD depan pendaftaran pasien kata-katanya terkesan kurang humanis kepada keluarga pasien. Berbanding terbalik dengan konsep 5S RSUD Dr. Soegiri Lamongan, dengan memiliki Motto Senyum, Salam, Sapa, Sentuh dan Do’akan Semoga Lekas Sembuh.

Berdasarkan kronologinya: Pasien AL dilarikan ke IGD RSUD Dr. Soegiri Lamongan pada Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 10.09 WIB tanpa melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) karena menurutnya kondisi darurat. Setelah pemeriksaan laboratorium, dokter menyatakan pasien harus menjalani rawat inap dan dimasukkan ke Ruang Bougenville Lantai 4 Kamar 402. Pasien diperbolehkan pulang (checkout) pada Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 15.41 WIB dengan total tagihan mandiri sebesar Rp 2.134.422. Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), dr. Eko Budisantoso, Sp.PD, mendiagnosis pasien mengalami Osteoarthritis (OA) manus D et S dan Rheumatoid Arthritis (radang serta pengapuran sendi).

Widiyawati, anak kandung pasien AL, melayangkan protes keras terhadap prosedur pelayanan di IGD. Menurutnya, sejak awal tiba di IGD, perawat dan dokter jaga saat itu mengarahkan agar ibunya masuk sebagai pasien umum dengan dalih bisa diarahkan ke poliklinik atau menunggu hasil laboratorium terlebih dahulu.

“Penyakit ibu saya ini masuk kategori yang di-cover penuh oleh BPJS. Bahkan pada hari Senin 12 Oktober, dr. Eko Budisantoso selaku DPJP menegaskan bahwa diagnosis osteoarthritis dan osteoporosis,” ujar Widiyawati dengan nada kecewa.

Keluarga menilai pihak RS mengabaikan regulasi baku. Berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2014 dan Perpres No. 82 Tahun 2018, indikasi medis yang diderita ibunya sudah sangat jelas dan berhak mendapatkan penjaminan penuh tanpa biaya tambahan. “Ibu saya lemas tidak bisa bergerak, itu darurat bagi kami. Mengapa di IGD malah ditekan untuk masuk jalur umum?” cecarnya membidik regulasi rumah sakit.

Menanggapi tudingan tersebut, pihak RSUD Dr. Soegiri dan BPJS Kesehatan Gresik (yang membawahi wilayah kerja Lamongan) memberikan pembelaan berbasis regulasipembelaa

Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan dr. Abdur Rohman, Sp.PD., FINASIM., M.EK., melalui Kasub Bagian (Kasubag) Hukum, Organisasi, dan Pemasaran di RSUD Dr. Soegiri Lamongan, Tadi, S.Kep., Ners., menjelaskan bahwa status penjaminan BPJS untuk pasien yang masuk lewat IGD sangat bergantung pada perkembangan klinis.

“BPJS baru bisa menjamin jika dalam waktu 3×24 jam rawat inap terdapat perkembangan klinis dan data penunjang yang mendukung kriteria rawat inap BPJS. Jika hasil pemeriksaan tidak memenuhi kriteria kedaruratan BPJS, maka status penjaminan otomatis mengikuti status saat awal masuk, yaitu pasien umum.

Melalui humas RSUD Dr. Soegiri Lamongan juga menyatakan bahwa sering terjadinya kesalahpahaman antara pasien, kelurga pasien dengan pihak rumah sakit dikarenakan kurangnya upadate regulasi yang disosialisasikan oleh pihak BPJS selama ini,” tegas Tadi menendang argumen keluarga.

Terpisah, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gresik Janoe Tegoeh Prasetijo melalui Bagian Humas KC BPJS Gresik Qury Aini tentang pasien BPJS berinisial AL menyampaikan, “Kalau misal nanti kita fasilitasi ketemu. Jadi nanti pihak rumah sakit sama dari PBJS. Ketemu langsung tiga belah pihak. Nanti kita jadwalkan dulu ya. Segera kita sampaikan jadwal pertemuannya ya,” ujar Aini.

Diketahui, bahwa jika pasien tidak masuk kategori emergency dan tidak tercover BPJS pastinya akan dikembalikan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau di IGD ketegori observasi sebagai pasien umum. Namun pihak dokter jaga waktu itu menyatakan pasien rawat inap. Selanjutnya dinyatakan pasien terdeteksi mengindap penyakit osteoporosis. Berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2014 dan Perpres No. 82 Tahun 2018, indikasi medis yang diderita ibunya sudah sangat jelas dan berhak mendapatkan penjaminan penuh tanpa biaya tambahan. Kamis 22 Oktober 2026.
Sampai berita ini diturunkan, uang jutaan rupiah milik keluarga pasien lansia tersebut diduga tetap tertahan di kas rumah sakit akibat adanya perbedaan penafsiran batas “kondisi darurat” antara keluarga pasien dan pihak medis.(roy)

Pemprov NTB Gelar GPM di Jempong Baru Kota Mataram tuk Jaga Stabilitas Harga

0

Pemprov NTB Gelar GPM di Jempong Baru Kota Mataram tuk Jaga Stabilitas Harga

Warta.in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Jempong Baru, Lingkungan Mapak Dasan, Kota Mataram, pada Kamis , (22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia yang dilaksanakan serentak secara nasional, sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan, Irene Selviani, mengatakan bahwa GPM bertujuan memastikan masyarakat dari berbagai lapisan dapat mengakses bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Tujuan GPM tentunya untuk menjaga stabilitas harga, sehingga pangan murah dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujarnya.

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, GPM yang dilaksanakan serentak dalam rangka Hari Pangan Sedunia tersebut juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan sosial dan edukatif. Di antaranya lomba memasak nasi goreng menggunakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang merupakan bagian dari program cadangan pangan pemerintah, serta pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu dan lanjut usia (lansia).

Lurah Jempong Baru, Tika Hartarti, mengapresiasi pelaksanaan GPM di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena memberikan kesempatan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Kelurahan Jempong Baru ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.

Ia mengatakan, kehadiran GPM memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus harus dipenuhi. Sejumlah komoditas yang banyak diminati masyarakat di antaranya beras, minyak goreng, gula, telur, serta berbagai bumbu dapur.

Antusiasme warga dalam kegiatan tersebut, lanjut Tika, menunjukkan bahwa program pangan murah masih sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa lebih sering dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan begitu, warga dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan pengeluaran yang lebih hemat,” katanya.

Melalui pelaksanaan GPM dalam momentum Hari Pangan Sedunia, pemerintah terus berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga serta memperkuat upaya menjaga stabilitas pangan di daerah.(sr/dkisntb)

 

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Purwakarta Gelar Aksi Donor Darah, Kumpulkan 35 Labu

0

Warta.in, Purwakarta — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta menggelar aksi kemanusiaan donor darah dengan mengusung tema “Donor Darah, Setetes Darah Sejuta Harapan”. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/10/2026), berhasil menghimpun sebanyak 35 labu darah.

Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian Partai Demokrat terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menegaskan bahwa peringatan hari jadi partai tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga momentum untuk menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Dengan semangat “Bersama Kita Peduli, Bersama Kita Berbagi”, kegiatan donor darah tersebut melibatkan kader partai, simpatisan, masyarakat umum, hingga insan pers yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, Asep Chandra TK, mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang mengedepankan kepedulian sosial dan aksi nyata bagi sesama.

“Di usia 25 tahun ini, Demokrat ingin hadir lebih dekat dengan rakyat melalui kegiatan yang bermanfaat. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa menjadi harapan bagi sesama,” ujarnya.

Antusiasme para peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Partisipasi berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi keselamatan jiwa orang lain.

Berdasarkan hasil pengumpulan, PMI Kabupaten Purwakarta berhasil menghimpun 35 labu darah, dengan rincian golongan darah A sebanyak 14 labu, golongan darah B sebanyak 9 labu, golongan darah O sebanyak 9 labu, dan golongan darah AB sebanyak 3 labu.

Capaian tersebut diharapkan dapat membantu mendukung ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan di Kabupaten Purwakarta.

Melalui kegiatan ini, DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta berharap aksi donor darah tidak berhenti sebagai agenda peringatan hari jadi semata, tetapi dapat menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang mendorong semakin banyak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah.

Sebab, bagi mereka yang membutuhkan transfusi, setetes darah bukan sekadar sumbangan, melainkan harapan untuk bertahan hidup. (ds)

425 Murid SMK KAL-1 Periksa Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Morokrembangan Surabaya

0

425 Murid SMK KAL-1 Periksa Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Morokrembangan Surabaya

Surabaya, (22/10/26)
Sebanyak 425 murid SMK KAL-1 Surabaya, Kamis(22/10/26) mendapat pemeriksaan kesehatan secara gratis dari tim Medis Puskesmas Morokrembangan Surabaya yang berlangsung di ruang
Teaching Factory (TEFA) dan ruang pelayanan SMK KAL-1.

Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung terdiri 251 murid kelas X, 174 murid kelas XI dari semua jurusan yang ada di SMK KAL-1,(TPM, TKR, TITL, TAV danT.LOG) oleh tim medis dari Puskesmas Morokrembangan terletak di Jln. Kalianak Barat No.151 dengan menghadirkan Bidan Maya Rizky AMd.Keb, Firania Agustin AMd.Kep, Jeanry hetharia., AM.d. Kep Gi, Galih Agata Pascariti, S.Tr.Kes, Hilda Nadia Nadlif, S.Psi dan Elva Aprilia Adella, S.KM.

Materi pemeriksaan terdiri dari pemeriksaan pada remaja usia produktif ini berfokus pada kesiapan fisik dan pencegahan anemia kronis: meliputi :
• Status gizi, gula darah, mata, telinga, gigi, dan mulut
• Skrining kesehatan jiwa dan reproduksi
• Skrining penyakit (TBC, Thalassemia, Hepatitis B & C)
• Pemeriksaan Anemia (khusus untuk remaja putri kelas 10)
• Evaluasi gaya hidup (tingkat aktivitas fisik dan perilaku merokok)

Sementara itu 40 murid kelas XII menerima sosialiasi kesehatan jiwa, bahaya penggunaan rokok dan napza, bahaya pelecehan seksual yang di sampaikan oleh dr.Melati Wahyurini dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Seusai sosialisasi dilaksanakan pemeriksaan kepada 32 murid dengan menggunakan Co Analyzer dengan tujuannya untuk mengetahui tingkat kadar Co 2 dalam tubuh yang diakibatkan asap rokok, ini bisa terjadi dari perokok aktif dan pasif.

Dengan adanya pemeriksaan kesehatan bagi murid SMK KAL-1, Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd mengucapkan banyak terima kasih kepada tim medis Puskesmas Morokrembangan yang telah rutin setip tahun (pada awal tahun pelajaran) selalu memberikan pemeriksaan kepada muridnya.

Harapannya semoga hasil pemeriksaan ini dapat diketahui dengan pasti sehingga kendepan para murud dapat menjaga kesehatan dengan baik dan di kemudian hari tidak menjadi penghalang dalam meniti karier setelah lulus dari SMK KAL-1(yht/dar).

Gagalkan Jaringan Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9 Kg Sabu asal Malaysia

0
  Meranti – Polres Kepulauan Meranti berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional dan menyita barang bukti berupa sabu-sabu dengan berat kotor kurang lebih 9 kilogram. Narkoba bernilai miliaran rupiah tersebut diketahui diselundupkan dari Malaysia menuju wilayah Indonesia melalui jalur laut.
Kapolres Kepulauan Meranti menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya rencana pengiriman barang terlarang dengan sistem estafet melalui jaringan terputus. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satres Narkoba Polres Kepulauan Meranti langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengawasan secara tertutup di wilayah Rangsang Barat.
“Pada hari Selasa, 6 Oktober 2026, tim memantau situasi di lapangan. Pada waktu subuh dalam kondisi cuaca yang masih agak gelap, tim mendeteksi adanya kendaraan motor yang mencurigakan keluar dari lokasi dan menyeberang menuju Selat Panjang,” ujar Kapolres Kepulauan Meranti dalam konferensi pers yang didampingi oleh jajaran TNI, Posal AL, pihak Kejaksaan, Pengadilan, serta Kasat Narkoba, Pemda.
Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 9 kantong plastik diduga berisi narkotika jenis sabu yang dibawa oleh seorang kurir. Setelah dilakukan uji laboratorium forensik, barang bukti tersebut dinyatakan positif narkotika jenis sabu.
Dua Tersangka Ditangkap, Identitas Bandar Malaysia Sudah Dikantongi
Dari hasil pengembangan awal, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di Rangsang Barat, masing-masing berinisial Z dan F.
“Tersangka Z berperan sebagai kurir yang membawa barang, sedangkan tersangka F berperan sebagai pengawas atau pemantau jalur,” jelas Kapolres.
Berdasarkan pengakuan tersangka F, aksi penyelundupan ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sejak bulan Juli hingga Oktober 2026, ia mengaku sudah 5 kali meloloskan pengiriman narkoba dari Malaysia. Untuk setiap bungkus atau kilogram sabu yang berhasil diawasi, tersangka menerima upah sebesar Rp5 juta.
Sementara itu, pihak kepolisian juga masih melakukan pengejaran terhadap dua terduga pelaku lainnya yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu S dan K.
Terkait jaringan ini, Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda Riau. “Seluruh identitas orang maupun bandar besar yang berada di Malaysia sudah kami lakukan profiling dan datanya telah kami serahkan ke pihak Direktorat untuk proses penanganan lebih lanjut,” tegas Kasat Narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sabu tersebut rencananya akan dibawa dan diedarkan ke wilayah Pekanbaru. Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 132 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau 20 tahun penjara.
Pemusnahan Barang Bukti dan Sinergi Bersama Media
Setelah menggelar press release, Polres Kepulauan Meranti langsung melakukan pemusnahan terhadap 9 kg sabu tersebut sesuai dengan ketetapan hukum yang berlaku agar tidak melanggar batasan waktu undang-undang (KUHAP). Pemusnahan ini juga disaksikan langsung oleh perwakilan instansi hukum terkait.
Di sisi lain, Kapolres turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan jurnalis dan media yang selama ini konsisten membantu mempublikasikan serta mengamplifikasi kinerja kepolisian, khususnya dalam menyebarluaskan pesan-pesan kamtibmas dan imbauan pencegahan narkoba kepada masyarakat.
“Di era digitalisasi saat ini, peran Humas dan media online sangat penting. Dukungan rekan-rekan jurnalis membuat informasi pencegahan serta penindakan hukum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok-pelosok desa,” pungkas Kapolres.
 ( “Sumber kompresi pers Polres Meranti”).

Wakapolda NTB Hadiri Hari Santri 2026, Generasi Muda Diajak Siapkan Indonesia Emas

0

Wakapolda NTB Hadiri Hari Santri 2026, Generasi Muda Diajak Siapkan Indonesia Emas

Warta.in

Mataram,NTB — Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho bersama Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Kamis (22/10/2026) pukul 07.00 Wita, mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, Lombok Barat. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan ini menyoroti peran santri dalam menyiapkan masa depan bangsa.

“Santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai keagamaan, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Brigjen Hari Nugroho.

Wakapolda mengatakan, tema Hari Santri Nasional 2026 mengajak santri mengambil bagian dalam menjawab tantangan bangsa, dengan membawa nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Semangat tersebut juga sejalan dengan cita-cita menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Nilai keislaman yang membawa kedamaian dan kemaslahatan, perlu terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” katanya.

Disebutkan, ada empat modal utama yang perlu diperkuat dalam diri santri, yakni ilmu yang mendalam, karakter yang kuat, tradisi yang berakar, serta keberanian berinovasi. Keempatnya menjadi bekal untuk menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Santri perlu menguasai ilmu, menjaga akhlak, menghargai tradisi, serta berani melahirkan gagasan baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Brigjen Hari.

Kehadiran Wakapolda NTB dalam upacara tersebut turut mencerminkan pentingnya sinergi antara kepolisian, Kementerian Agama, dan lingkungan pesantren dalam menjaga kerukunan serta membangun generasi muda.

“Kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif,” tuturnya.

Melalui peringatan Hari Santri 2026, semangat santri diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial dalam pembangunan bangsa.

“Kami berharap para santri terus belajar, menjaga nilai-nilai luhur, dan mengambil peran positif dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing,” tutup Brigjen Hari Nugroho.(sr/hpntb)

Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Secara Rutin Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Secara Rutin Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

LAMONGAN//Warta. In – Dalam rangka kelancaran tugas dan menjaga kebersihan, Anggota Polsek Ngimbang melaksanakan pengecekan Inventaris dan pembersihan Mapolsek Ngimbang, Pada Hari Kamis (22/10/2026)pukul 08.00 wib

Kegiagan ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang
Aiptu Suhadi, Aipda Novan, Aipda Afis dan Brigadir Deny

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “Bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek perlengkapan
Mapolsek Ngimbang antara lain ruang penjagaan, ruang pelayanan, kendaraan dinas dan cek senpi Polsek Ngimbang, ”

Sasaran untuk kesiap – siagaan tugas penjagaan, bersih – bersih mako, kendaran dan cek senpi ungkapnya.

Kami berharap dengan kesiap siagaan tugas penjagaan Polsek Ngimbang dapat dapat memperlancar pelayanan kepada Masyaralat dan wilayah Ngimbang tetap Aman dan Kondusif ( roy)

Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Secara Rutin Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Secara Rutin Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

LAMONGAN//Warta. In – Dalam rangka kelancaran tugas dan menjaga kebersihan, Anggota Polsek Ngimbang melaksanakan pengecekan Inventaris dan pembersihan Mapolsek Ngimbang, Pada Hari Kamis (22/10/2026)pukul 08.00 wib

Kegiagan ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang
Aiptu Suhadi, Aipda Novan, Aipda Afis dan Brigadir Deny

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “Bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek perlengkapan
Mapolsek Ngimbang antara lain ruang penjagaan, ruang pelayanan, kendaraan dinas dan cek senpi Polsek Ngimbang, ”

Sasaran untuk kesiap – siagaan tugas penjagaan, bersih – bersih mako, kendaran dan cek senpi ungkapnya.

Kami berharap dengan kesiap siagaan tugas penjagaan Polsek Ngimbang dapat dapat memperlancar pelayanan kepada Masyaralat dan wilayah Ngimbang tetap Aman dan Kondusif ( roy)