Beranda blog

APSI Perluas Edukasi Properti Syariah Demi Hadirkan Hunian Berkualitas bagi Masyarakat

0

Warta.in | – Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) menggelar Pelatihan Developer Rumah Subsidi selama dua hari, 25–26 Juli 2026, di Cileungsi, Bogor. Kegiatan yang diinisiasi APSI Jabodebek ini menjadi langkah strategis untuk mencetak pengembang rumah subsidi yang profesional, berintegritas, serta mampu menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam seluruh proses bisnis properti.

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan praktisi dan pengurus APSI, diantaranya Muhammad Abubakar selaku Ketua Umum APSI, Sandi Fitriadi selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APSI, Ir. Hadiana selaku Direktur Utama PT. Kreasi Prima Nusantara, sekaligus Hj Royzani Sjachril, St selaku CEO Mahatama Group serta Ustadz Dr. Arifin Badri, Lc MA selaku Dewan Pengawas Syariah APSI yang memberikan materi mengenai konsep bisnis properti syariah.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan APSI terhadap program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat melalui target pembangunan 3 juta rumah, termasuk rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Perkuat Kompetensi Developer

Foto: Bapak Ir. Hadiana Direktur Utama PT. Kreasi Prima Nusantara

Ir. Hadiana selaku Direktur Utama PT. Kreasi Prima Nusantara mengatakan pelatihan ini dirancang tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung di lapangan. Pada hari kedua, peserta diajak mengunjungi proyek rumah subsidi agar memahami seluruh tahapan pembangunan secara nyata.

“Kami ingin para developer tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung proses pembangunan di lapangan sehingga ketika kembali ke daerah masing-masing mereka siap membangun proyek rumah subsidi dengan baik,” ujar Hadiana.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program perumahan nasional sekaligus meningkatkan profesionalisme para pengembang.

Dukung Program Pemerintah

Foto: Bapak Sandi Fitriadi selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APSI

Sementara itu, Sandi Fitriadi selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APSI menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata APSI dalam membantu pemerintah mengurangi backlog perumahan yang hingga kini masih cukup tinggi.

“Pemerintah sedang mendorong peningkatan produktivitas pembangunan rumah subsidi. Kami ingin para developer berlomba-lomba menghadirkan rumah yang berkualitas sekaligus memenuhi kaidah syariah,” katanya.

Ia menambahkan, pengembang syariah tidak cukup hanya mengusung label syariah, tetapi juga wajib menghadirkan kualitas bangunan yang baik, legalitas yang jelas, pelayanan yang profesional, serta akad yang sesuai syariat.

Bangun Ekosistem Properti Syariah

Foto: Ustadz Dr. Arifin Badri, Lc MA selaku Dewan Pengawas Syariah APSI

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Dr. Arifin Badri, Lc MA selaku Dewan Pengawas Syariah APSI menjelaskan bahwa tantangan utama pengembangan properti syariah bukan hanya persoalan pembangunan fisik, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan pengembang, lembaga keuangan syariah, investor, dan masyarakat.

Menurutnya, selama ini masih terdapat kesenjangan pemahaman di antara para pelaku industri mengenai konsep properti syariah yang benar.

“Properti syariah bukan sekadar mengganti istilah atau memberi label syariah. Yang terpenting adalah seluruh proses, mulai dari produksi, pembiayaan, akad hingga pelayanan kepada konsumen, harus berjalan sesuai prinsip syariat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa akad syariah mengedepankan keadilan, transparansi, perlindungan bagi seluruh pihak, serta tanggung jawab penuh terhadap kualitas produk yang diterima konsumen.

Edukasi dan Literasi Terus Diperluas

Foto: Bapak Hj Royzani Sjachril, St selaku CEO Mahatama Group

Hj Royzani Sjachril, St selaku CEO Mahatama Group, menilai edukasi menjadi kunci utama dalam memperluas penerapan konsep properti syariah di Indonesia.

Menurutnya, masih banyak masyarakat maupun developer yang beranggapan bahwa sistem syariah lebih rumit dibandingkan sistem konvensional.

“Padahal konsep syariah justru memberikan kepastian, keberkahan, serta mengajarkan bisnis yang jujur dan transparan. Yang diperlukan adalah kemauan untuk belajar,”ujarnya.

Royzani mengatakan APSI akan terus menggelar pelatihan, seminar, pameran, dan berbagai kegiatan literasi agar masyarakat memahami konsep properti syariah secara benar.

Ubah Mindset Masyarakat

Para narasumber sepakat bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah pola pikir masyarakat yang masih menganggap properti syariah sama saja dengan sistem konvensional atau bahkan lebih mahal.

Padahal, menurut mereka, konsep syariah menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari kepastian akad, transparansi harga, perlindungan konsumen, tanggung jawab pengembang terhadap kualitas bangunan, hingga skema pembiayaan yang lebih memberikan kepastian kepada masyarakat.

Selain itu, developer syariah juga dituntut menjaga legalitas proyek, memperhatikan dampak lingkungan, serta tidak melakukan praktik yang merugikan konsumen.

Komitmen Bangun Hunian Berkualitas

Melalui pelatihan ini, APSI berharap lahir lebih banyak developer rumah subsidi yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan hunian yang layak, berkualitas, serta sesuai dengan prinsip syariah.

Organisasi ini juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem properti syariah yang sehat, sekaligus mendukung percepatan program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

Dengan meningkatnya kapasitas para pengembang dan semakin luasnya edukasi kepada masyarakat, APSI optimistis properti syariah akan menjadi salah satu pilar penting dalam penyediaan hunian yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan di Indonesia, sesuai dengan kondisi dan karakter bangsa Indonesia dengan predikat sebagai muslim terbesar di dunia.

#Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI)

#Media Partners Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI)

Kebaktian Minggu VIII Dung Trinitatis di HKBP Pangururan Gereja Bolon

0

Pangururan, warta.in – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP Ressort Pangururan) Gereja Bolon, Distrik VII Samosir gelar rangkaian kegiatan rohani dan sosial pada Minggu VIII Dung Trinitatis, *26 Juli 2026* dengan topik _“Panumpak Ni Debata Di Angka Na Pinillitna / Karya Allah Bagi Orang Pilihannya”_.

Kegiatan dipusatkan di HKBP Pangururan Gereja Bolon, Jl. Gereja No. 09 A, Kel. Pangururan.

Ibadah dilaksanakan 2 kali kebaktian:
– Pukul 08.00 WIB: Dilayani Gr. Pergaulan Gajah. Koor _Mother Song, Ina Sektor IV_. Song Leader: Mother Song. Organis: Lusiana Br. Sirait
– Pukul 10.00 WIB*: Dilayani Pdt. Nurhayati Br. Sihombing STh, Koor _Jumat Manna, Ama Sektor 4_. Song Leader: Agape. Organis: Mazmur Pakpahan

Rangkaian Kegiatan Sepanjang Minggu Ini
1. *Apresiasi Siswa Berprestasi*
Minggu 26 Juli 2026 Pkl. 10.00 WIB akan diberikan penghargaan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK yang meraih Juara 1, 2, 3. Penyerahan dilakukan Dewan Diakonia.

2. Pelepasan & Syukuran Naposo Bulung
Untuk Naposo Bulung akandiadakan di Lumban Manik setelah ibadah Pkl. 08.00 WIB.

3. Seminar Lingkungan Hidup dan Eco-Worship
Biro Oikumene HKBP bekerja sama dengan HKBP Pangururan menggelar:
– *Kamis, 30 Juli 2026*: Seminar lingkungan hidup dan workshop pembuatan pupuk dari sampah rumah tangga di Hotel Sitiotio Aek Rangat, dilanjutkan penanaman pohon.
Jumat, 31 Juli 2026 : Ibadah Raya Oikumene Lingkungan Hidup Pkl. 09.00 WIB di gereja, dipimpin pimpinan HKBP. Acara dilanjutkan pembagian bibit pohon. Jemaat diimbau mengutus 10 orang dari setiap punguan kategorial.

4. Partangiangan PHD Punguan Lansia
Sabtu, 01 Agustus 2026 akan diadakan kebaktian khusus Lansia usia 60 tahun ke atas, dilanjutkan senam sehat.

5. Pasahaton Ulos Holong
Ulos holong akan diserahkan kepada Inang Nursia Br. Simbolon 70 tahun dari Lingkungan V pada minggu sadarion.

Kesuksesan Porprov NTB 2026 Dijadikan Gubernur Sebagai Batu Loncatan Menyambut PON 2028

0

Kesuksesan Porprov NTB 2026 Dijadikan Gubernur Sebagai Batu Loncatan Menyambut PON 2028

Warta.in
Mataram — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 resmi ditutup dengan meriah. Ajang olahraga terbesar di Nusa Tenggara Barat ini berakhir sukses dan meninggalkan kesan mendalam setelah ditutup secara resmi oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, di GOR Turide Mataram, Kamis (25/07/26).

Momen sakral penutupan ditandai dengan pemadaman api Porprov oleh Gubernur yang didampingi oleh Sekda NTB Abul Chair, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, serta para perwakilan bupati dan wakil bupati dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Dalam pidatonya, Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kontingen, atlet, dan official.

“Selamat kepada peraih medali baik emas, perak, dan perunggu. Selamat juga kepada mereka yang belum meraih medali. Kalau ada yang bertanya siapa yang menang Porprov kali ini, yang menang adalah kita semua,” ucap Miq Iqbal penuh kehangatan.

Gubernur menegaskan bahwa kelancaran penyelenggaraan Porprov 2026 merupakan sebuah lompatan krusial dan batu loncatan utama menuju persiapan menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028. Menurutnya, baik buruknya pelaksanaan ajang ini adalah cerminan dari kerja keras bersama.

“Saatnya kita mulai belajar dan membenahi segala kekurangan selama penyelenggaraan Porprov. Yang baik kita tingkatkan, adapun kekurangan-kekurangan yang terjadi mari sama-sama kita benahi kedepannya. Menjadi tuan rumah PON Tahun 2028 mendatang adalah keniscayaan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTB menetapkan dua target utama dalam penyelenggaraan Porprov kali ini. Pertama, Peningkatan Prestasi Atlet: Memaksimalkan potensi atlet-atlet asli daerah dari NTB. Kedua, Penyelenggaraan Terbaik: Sukses secara prestasi, akuntabel, clean, clear, menerapkan good governance, serta tidak menyisakan masalah hukum atau administratif di kemudian hari.

Atas nama masyarakat dan pemerintah provinsi, Miq Iqbal juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan, sekaligus menegaskan komitmen penuh untuk terus mendampingi persiapan para atlet dan pengurus KONI kabupaten/kota se-NTB menghadapi PON 2028.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, dalam laporan resminya memaparkan data fantastis dari perhelatan olahraga ini. Porprov XII melibatkan 51 cabang olahraga (cabor), 702 nomor pertandingan, serta mencatatkan lebih dari 6.000 babak pertandingan.

Beberapa cabor dengan intensitas tinggi di antaranya pencak silat (25 medali emas dari 75 babak), tinju, kempo, sepak bola (13 pertandingan), hingga futsal (14 pertandingan putra dan 6 pertandingan putri).

“Mayoritas pertandingan berjalan lancar dan hasilnya sesuai yang kita inginkan,” ujar Mori Hanafi

Meski demikian, ia mencatat hanya ada sedikit insiden kecil dari total lebih dari enam ribu babak yang dipertandingkan—membuktikan tingginya kedewasaan berolahraga di NTB.

Dampak positif Porprov 2026 juga dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Tercatat sebanyak 200 ribu penonton memadati berbagai arena cabor, yang turut menggerakkan roda perekonomian daerah dengan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Ketegangan dan persaingan ketat antar-kabupaten/kota akhirnya bermuara pada klasemen akhir perolehan medali Porprov NTB 2026. Kota Mataram keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 200 medali emas.

Berikut daftar lengkap perolehan medali emas seluruh kabupaten/kota se-NTB:

Peringkat Kabupaten / Kota Perolehan Medali Emas
1 Kota Mataram 200 Medali Emas
2 Kabupaten Lombok (Induk/Tengah) 117 Medali Emas
3 Kabupaten Lombok Barat 74 Medali Emas
4 Kabupaten Sumbawa Barat 64 Medali Emas
5 Kabupaten Lombok Timur 63 Medali Emas
6 Kabupaten Sumbawa 54 Medali Emas
7 Kota Bima 45 Medali Emas
8 Kabupaten Dompu 44 Medali Emas
9 Kabupaten Bima 16 Medali Emas
10 Kabupaten Lombok Utara 15 Medali Emas

“Selamat kepada Kota Mataram yang tiga kali berturut-turut berhasil mempertahankan gelar juara umum. Sehingga piala bergilir akan menjadi milik Kota Mataram sepenuhnya sesuai ketentuan,” puji Mori Hanafi.

Menutup rangkaian kegiatan, KONI NTB langsung bergerak cepat dengan melakukan pemetaan terhadap cabor, nomor pertandingan, dan menyeleksi atlet-atlet terbaik untuk dipersiapkan secara matang menghadapi pemusatan latihan menuju PON 2028. (sr/dkisntb)

 

Personil Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka kedekatan masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman saat masyarakan menjalankan ibadah kaum Nasrani di wilayah Ngimbang

Kali ini petugas personil Polsek Ngimbang melaksanakan kegiatan pengamanan giat masyarakat umat Kristiani diwilayah Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang, minggu (26/07/2026) pukul 07.30 wib sampai selesai

Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Kaum Nasrani ini personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Deni hadir dalam melaksanakan kegiatan pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati.

Kegiatan pengamanan Ibadah umat Kristiani di Gereja GKJTU dan GJWI yang bertempat di Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang dalam persembahyangan Minggu pagi umat Kristiani digereja GKJTU dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

Sementara itu Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, melalui Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R saat dikonfirmasi oleh awak media, “Bahwa pengamanan ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi yang menjalankan Ibadah di Hari Minggu dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati “Terangnya

Kami berharap dengan adanya Patroli pengamanan secara rutin di Hari Minggu ini masyarakat dalam menjalankan Ibadah bisa tenang dan nyaman sehingga wilayah Ngimbang tetapaman dan kondusif,pungkasnya ( roy)

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Daerah Rawan

0

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Sabtu (25/07/2026) pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Sabtu siang (25/07/2026) pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aipda Novan dan Brigadir Bayu dengan sasaran Jalan raya Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimban dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, “Bahwa patroli yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Untuk menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkap Kapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Satu Kayuhan Jalin Kebersamaan: Kodam XII/Tpr Sukses Gelar Tour De Singkawang

0

Kubu Raya – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68, Kodam XII/Tanjungpura menggelar sepeda santai atau gowes bertajuk Tour De Singkawang, Sabtu (25/7/2026). Ratusan cyclist dari berbagai daerah antusias menaklukkan rute menantang sepanjang 150 kilometer yang membentang dari Pontianak hingga Singkawang.

Tour de Singkawang kali ini diikuti langsung oleh Wakasad, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman, Mayjen TNI (Purn) Muhammad Nur Rahmat dan para pejabat utama Kodam XII/Tpr.

Pelepasan peserta dipimpin Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, S.E., M.Sos., dari Makodam XII/Tpr, Kubu Raya, tepat pukul 05.30 WIB. Para cyclist kemudian melahap jalur lintas kabupaten/kota—meliputi Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang—sebelum akhirnya menembus garis finish di Kantor Walikota Singkawang pada pukul 12.30 WIB.

Meski melintasi jarak yang cukup jauh, karakter rute cenderung bersahabat atau flat dengan variasi tanjakan ringan. Sepanjang perjalanan, para peserta dimanjakan oleh panorama megah dan deretan ikon khas Kalimantan Barat, mulai dari Jembatan Kapuas 1, Tugu Khatulistiwa, hingga eksotisme pesisir pantai dan lanskap khas ‘Kota Seribu Kelenteng’ Singkawang.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran dan keselamatan jalannya kegiatan ini.

​”Alhamdulillah kami sudah finish dan kami sangat mengapresiasi serta berterima kasih atas keramahan (hospitality) dari Pemerintah Kota Singkawang, sehingga rangkaian kegiatan bisa finish dalam keadaan aman,” ujar Pangdam XII/Tpr.

​Pangdam menambahkan bahwa event ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan wujud apresiasi dan tradisi yang dilanjutkan untuk mempererat tali silaturahmi.

​”Event ini merupakan wujud apresiasi atas ulang tahun ke-68 Kodam XII/Tpr. Ini adalah fun bike kelas master, di mana yang terpenting adalah kebersamaan dan bisa finish dengan selamat,” tambahnya

Menutup pernyataannya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengungkapkan harapannya agar Tour De Singkawang dapat menjadi event tahunan rutin setiap peringatan HUT Kodam XII/Tpr. Ia juga mengumumkan agenda olahraga mendatang di wilayah Kalbar.

​”Semoga event ini bisa menjadi event rutin setiap tahun Ulang Tahun Kodam XII/Tpr. Sebagai tambahan, nanti pada tanggal 26 September juga akan digelar lomba tingkat internasional kriteria (criterium) di Kota Pontianak sebagai mandat dari Bapak Panglima TNI untuk menggairahkan dunia sepeda,” pungkasnya.

Tak sekadar mengayuh pedal, event ini juga sarat akan aksi kemanusiaan. Kodam XII/Tpr menyisipkan agenda Bakti Sosial di setiap titik peristirahatan atau pit stop, yakni, Pit Stop 1 Yonkav 12/BC, Pit Stop 2 Nordu Mempawah, Pit Stop 3 SDN 01 Sungai Raya, Pit Stop 4 Dayang Resort.

Melalui aksi sosial di tiap titik singgah tersebut, Kodam XII/Tpr berharap kehadiran ratusan cyclist ini dapat memberikan manfaat nyata dan dampak positif langsung bagi warga lokal yang dilintasi rute Tour De Singkawang dan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat.(Pendam XII/Tpr)

Satresnarkoba Polres Lamongan Edukasi Ratusan Pelajar SMAN 1 Ngimbang tentang Bahaya Narkoba

0

Satresnarkoba Polres Lamongan Edukasi Ratusan Pelajar SMAN 1 Ngimbang tentang Bahaya Narkoba

LAMONGAN//Warta.in, 24/07/2026 – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Satresnarkoba Polres Lamongan menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba di SMAN 1 Ngimbang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kasat Resnarkoba Polres Lamongan AKP Tulus Haryanto, S.E., M.H., Kepala Sekolah SMAN 1 Ngimbang, anggota Satresnarkoba, para guru, serta sekitar 300 siswa-siswi SMAN 1 Ngimbang.

Dalam sambutannya, AKP Tulus Haryanto mengajak seluruh pelajar untuk membentengi diri dari pengaruh negatif narkoba yang dapat merusak masa depan.

Beliau menegaskan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Pada sesi penyuluhan, AKP Tulus Haryanto menyampaikan berbagai materi, mulai dari pengertian narkotika, jenis-jenis narkotika, dampak dan efek samping penyalahgunaan narkoba, hingga sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkotika sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, agar para pelajar mengetahui konsekuensi hukum maupun dampak kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar bahaya narkoba dan upaya pencegahannya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar semakin memahami jenis-jenis narkoba, dampak buruk yang ditimbulkan, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Lamongan dalam menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

“Melalui edukasi secara langsung di lingkungan sekolah, kami berharap para pelajar memiliki pengetahuan yang kuat tentang bahaya narkoba, memahami konsekuensi hukumnya, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Lamongan yang bersih dari narkoba.” ujarnya.(roy)

Experience Papua Selatan di Jakarta, Pemprov Kenalkan Wajah Baru Papua yang Damai, Maju, dan Penuh Potensi

0

Warta.in | Jakarta – Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar kegiatan “Experience Papua Selatan: The Untouched Paradise of Indonesia” di Jakarta, Jumat (24/7/2026), sebagai langkah memperkenalkan potensi daerah sekaligus mengubah pandangan masyarakat terhadap Papua.

Melalui kegiatan ini, Papua Selatan ingin menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang damai, terus berkembang, kaya akan budaya, serta memiliki peluang besar di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghapus stigma lama yang selama ini masih melekat terhadap Papua.

“Selama ini masih ada anggapan bahwa Papua adalah daerah yang kacau, tertinggal, dan terbelakang. Melalui Experience Papua Selatan, kami ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Papua adalah tanah yang damai, terus berkembang, dan tetap teguh berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Soleman.

Menurutnya, masyarakat Papua memiliki semangat besar untuk membangun daerah melalui peningkatan pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera.

Ia menegaskan, Papua Selatan kini mengalami kemajuan signifikan, baik dari sisi pembangunan maupun kualitas sumber daya manusia. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya putra-putri asli Papua yang dipercaya mengemban jabatan strategis di tingkat nasional maupun daerah.

Soleman menambahkan, kehadiran Papua Selatan di Jakarta bukan sekadar mempromosikan potensi wisata, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi dengan berbagai daerah di Indonesia.

“Kami selama ini banyak menerima produk dari daerah lain. Kini kami juga memiliki berbagai produk unggulan UMKM yang siap dipasarkan secara nasional. Kami ingin membangun kolaborasi yang saling menguntungkan,”katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Papua Selatan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari hasil perikanan, kerajinan tangan, batik khas Papua, produk fesyen, hingga berbagai hasil ekonomi kreatif masyarakat yang mencerminkan perkembangan UMKM di daerah.

Menurut Soleman, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu kunci memperkuat perekonomian nasional. Kami memiliki hasil laut yang melimpah, sementara daerah lain memiliki keunggulan masing-masing. Mari saling melengkapi, saling bertukar produk, dan bersama-sama memperkuat ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Papua Selatan, dengan ibu kota di Merauke, juga dikenal sebagai “Miniatur Indonesia” karena dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.

“Merauke menjadi bukti nyata tingginya toleransi di Papua. Hampir seluruh suku di Indonesia ada di sana dan hidup bersama dengan damai. Masyarakat asli Papua juga sangat terbuka menerima saudara-saudara dari berbagai daerah,” jelas Soleman.

Ia menegaskan bahwa Papua Selatan merupakan wilayah yang aman dan kondusif, sehingga layak menjadi destinasi wisata sekaligus tujuan investasi..Melalui Experience Papua Selatan: The Untouched Paradise of Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua Selatan berharap masyarakat Indonesia semakin mengenal wajah Papua yang sesungguhnya, yaitu daerah yang kaya akan keindahan alam, budaya, kreativitas, toleransi, serta memiliki masyarakat yang terbuka untuk berkolaborasi membangun Indonesia.

“Kami ingin menghapus cara pandang lama tentang Papua. Kini saatnya masyarakat Indonesia melihat Papua Selatan sebagai daerah yang maju, aman, penuh potensi, dan siap menjadi mitra kolaborasi bagi seluruh Nusantara,” tutup Soleman Jambormias.

Kapolsek Lingsar Edukasi Anti-Bullying dan Mediasi Dua Remaja Kabur dari Rumah

0

Kapolsek Lingsar Edukasi Anti-Bullying dan Mediasi Dua Remaja Kabur dari Rumah

Warta.in

Lombok Barat,NTB – Komitmen Polsek Lingsar melindungi anak dan remaja kembali terlihat melalui dua agenda berbeda. Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti memberikan sosialisasi anti-perundungan di SDN 1 Saribaye, Sabtu (25/7/2026), setelah sehari sebelumnya memimpin mediasi terkait kenakalan remaja di Mapolsek Lingsar.

Kegiatan di SDN 1 Saribaye diikuti Kepala Desa Saribaye Abdurrahman, Kepala Sekolah Bq. Sahruniwati, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Lingsar mengajak anak-anak memahami dampak buruk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.

“Bullying bukan sekadar candaan. Tindakan menghina, mengejek, mengucilkan, mempermalukan, atau menyebarkan konten yang merendahkan teman bisa meninggalkan luka yang sangat dalam. Karena itu, jangan pernah melakukannya,” ujar AKP Wiwin Widarti.

Ia juga mengingatkan para siswa agar berani berbicara saat mengalami ataupun menyaksikan perundungan. Menurutnya, sikap saling peduli menjadi kunci menghadirkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Jika menjadi korban, jangan diam. Ceritakan kepada orang tua, guru, atau kepolisian. Jika melihat teman dirundung, jangan ikut menonton apalagi merekam untuk disebarkan. Jadilah teman yang berani membantu dan melindungi,” katanya.

AKP Wiwin mengajak seluruh siswa menghargai setiap perbedaan, serta membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.

“Mari kita ciptakan sekolah yang ramah dan bebas dari perundungan. Stop bullying, jangan merundung, jangan diam, berani melapor, dan berani melindungi,” tegasnya.

Sementara itu, pada Jumat (24/7/2026) sekira pukul 20.00 Wita, Kapolsek Lingsar memimpin mediasi terkait dua remaja inisial FA asal Desa Mekarsari dan inisial I asal Kelurahan Pagutan, yang meninggalkan rumah lalu mendatangi Yayasan Peduli Anak di Desa Langko. Karena usia keduanya jenjang remaja, pihak yayasan meminta bantuan Polsek Lingsar untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam proses tersebut, petugas menggali keterangan dari kedua remaja dan keluarga masing-masing. Mediasi berlangsung secara humanis setelah diketahui keduanya memiliki persoalan keluarga. Kepolisian juga memberi penjelasan mengenai langkah hukum, jika salah satu pihak ingin menempuh proses lanjutan melalui Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram.

“Setiap persoalan yang melibatkan anak dan remaja perlu ditangani dengan hati-hati. Kami mengedepankan dialog, pendampingan, dan perlindungan terhadap hak anak agar solusi terbaik bisa tercapai tanpa mengabaikan aturan hukum,” tutur AKP Wiwin.

Ia berharap orang tua terus memperkuat komunikasi dengan anak, agar persoalan keluarga tidak berkembang menjadi tindakan yang berisiko bagi keselamatan mereka.

“Kehangatan dalam keluarga, perhatian orang tua, dan komunikasi yang baik menjadi benteng utama, agar anak tidak mudah mengambil keputusan yang dapat merugikan dirinya sendiri,” tutup AKP Wiwin Widarti.

Melalui edukasi di sekolah dan penyelesaian masalah secara dialogis, Polsek Lingsar terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, ramah anak, serta kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.(sr/hpm)