28.1 C
Jakarta
Jumat, Mei 8, 2026
Beranda blog

Borok Pengelolaan Dana Kapitasi Puskesmas Prumnas ; Transparansi Mati Suri, Nama Jabatan Oknum APH Dicatut ?

0

Warta.in-REJANG LEBONG.

Semangat UUD No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang menjamin hak rakyat atas akses informasi cepat dan sederhana tampaknya membentur tembok tebal di Puskesmas Perumnas , Kelurahan Batu Galing. Alih-alih menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan yang akuntabel, puskesmas ini justru menjadi sorotan tajam terkait pengelolaan dana pemerintah yang di duga jauh dari prinsip transparansi.

Setiap rupiah dana negara, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik untuk Kapitasi JKN, adalah uang rakyat yang peruntukannya wajib dibuka secara terang. Namun, temuan di lapangan menunjukkan pola pengelolaan yang sangat meragukan dan mencederai rasa keadilan publik.

Dugaan Manipulasi Data real yang Berobat : Penggelembungan Angka demi Angka?

Hasil penelusuran mendalam terhadap operasional di bawah kepemimpinan dr. Rini Karmila selaku Kepala Puskesmas mengungkap adanya indikasi kuat ketidaksesuaian input data peserta. Dana kapitasi yang seharusnya dicairkan berdasarkan data riil pasien dan peserta BPJS yang terdaftar diduga sengaja dimanipulasi.

Data yang dimasukkan (entry data) disinyalir sengaja “dipermak” atau dinaikkan dari kondisi nyata di lapangan. Tujuannya jelas, yaitu memperbesar nilai pencairan dana kapitasi agar membengkak melampaui kebutuhan riil. Praktik ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap sistem jaminan kesehatan nasional yang mengandalkan akurasi data untuk efisiensi anggaran negara.

Mencatut Nama Jabatan Oknum APH: Tameng untuk Bungkam serta Kritik?

Hal yang paling fatal dan memicu kritik pedas adalah sikap Kepala Puskesmas (Kapus) yang terkesan menggunakan nama Aparat Penegak Hukum (APH) saat dikonfirmasi mengenai pengelolaan Anggaran Pemerintah tersebut.

Membawa-bawa nama Oknum institusi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam pusaran pengelolaan uang negara bukanlah bentuk koordinasi, melainkan indikasi adanya upaya intimidasi terselubung terhadap kontrol sosial. Tindakan ini memicu pertanyaan besar di kalangan Masyarakat : Ada Apa dengan Dana Pemerintah di Puskesmas Perumnas sehingga konfirmasi publik harus dijawab dengan “tameng” Nama Jabatan Oknum APH?

Tuntutan Akuntabilitas

Masyarakat Rejang Lebong mengingatkan bahwa:

1. Hak Atas Informasi
Sesuai UUD KIP, masyarakat berhak mengetahui ke mana setiap rupiah dana kapitasi mengalir.

2. Audit Total
Diperlukan audit independen dan investigasi menyeluruh terhadap input data kapitasi dari tahun 2024 – April 2026 di Puskesmas Perumnas yang diduga ternyata data riil Puskesmas yang berobat per bulan harus sesuai dengan data Kapitasi per puskesmas, faktanya yang berobat lebih kurang setengah data kapitasi yang ada di puskesmas tersebut.

3. Stop Intimidasi
Penegak hukum tidak boleh dijadikan alat untuk menakut-nakuti masyarakat atau media yang sedang menjalankan fungsi kontrol terhadap anggaran negara.

Pengelolaan dana publik bukan tentang seberapa besar angka yang bisa dicairkan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat tanpa ada satu rupiah pun yang “diselundupkan” melalui manipulasi data rill yang berobat per bulan.(AM)

SMK KAL-1 Terima Beasiswa Dari Yayasan Baitul Maal PLN UID Jawa Timur

0

SMK KAL-1 Terima Beasiswa Dari Yayasan Baitul Maal PLN UID Jawa Timur

Surabaya,(07/05/26)
Sekolah Menengah Kejuruan Khusus Angkatan Laut (SMK KAL-1) untuk kedua kalinya menerima Beasiswa dari Yayasan Baitul Maal PLN UID Jawa Timur Kamis,(07/05/26) di Ruang Pelayanan Lantai 2 SMK KAL-1.

Beasiswa Cahaya Pintar ini merupakan salah satu bentuk Bantuan Pendidikan dari Yayasan Baitul Maal PLN UID Jawa Timur yang mana dalam hal ini simbolis penyerahannya diwakili oleh Satria Saiful Rohman yang di terima oleh Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd.

Satria Saiful Rohman sendiri merupakan alumni SMK KAL-1 tahun 2016 yang saat ini (Bag. Administrasi & Umum / Perwakilan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Surabaya Selatan).

Dalam kesempatan tersebut Kasatdik menyampaikan ucapan banyak terima kasih atas kepercayaan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Surabaya Selatan) kepada SMK KAL-1 yang telah memberikan sumbangan berupa beasiswa sebesar Rp. 49.670.000,-.

Kasatdik akan segera menyalurkan beasiswa tersebut kepada murid-murid yang membutuhkan khususnya dalam pembayaran SPP, diharapkan para murid tersebut akan lebih semangat, lebih giat belajar.

Sebelum penyerahan beasiswa, perwakilan murid-murid kelas X dari semua jurusan mengikuti Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan dan Sosialisasi Program Transisi Energi.

Materi Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan disampaikan oleh Bpk. Krisna Sutopo, sementara itu Sosialisasi Program Transisi Energi di sampaikan oleh Ibu Lucyana Harvianti.

Sosialisasi disampaikan secara singkat namun mudah di fahami oleh murid-murid SMK KAL-1 yang mengikuti mulai awal hingga akhir.

Pada sesi akhir Satria ( alumni ) SMK KAL-1 tahun 2016 menyampaikan beberapa pesan dan kesan kepada adik-adikya, “Tetap jaga kualitas skill kalian, jadilah orang yang specialist atau multitasking, pilih salah satu.”

Nampak hadir dalam sosialisasi tersebut tim dari PLN UP3 Surabaya Selatan :
Tyas Ariyunar Rahma (Assistant Manager Keuangan & Umum), Lucyana Harvianti (Senior Officer Performance to Manager), Anis Masruro (Team Leader Administrasi & Umum), Desinta (Bag. K3L & Kam), Mery Fauziah (Bag. Jaringan Distribusi), Krisna Sutopo (Team Leader K3L & Kam), Satria Saiful Rohman (Bag. Administrasi & Umum / Perwakilan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Surabaya Selatan) dan Munzir (Amil YBM PLN).

Seusai sosialisasi Tyas Ariyunar Rahma (Assistant Manager Keuangan & Umum menyerahkan cinderamata kepada Kasatdik SMK KAK-1 Munawar, S.Pd.,M.Pd dilanjutkan foto bersama peserta sosialisasi dengan Tim dari PLN UP3 Surabaya Selatan(yht/dar).

GELAR GAKTIBLIN DI POLRES BERAU, KABID PROPAM POLDA KALTIM TEKANKAN DISIPLIN DAN PROFESIONALISME PERSONEL

0

Warta In

Berau, 7 Mei 2026

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Mako Polres Berau, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Kaltim Kombes Pol Hariyanto, S.I.K selaku ketua tim.

Dalam pelaksanaannya, Kabid Propam Polda Kaltim didampingi Kasubbid Provos Bid Propam Polda Kaltim AKBP I Nyoman Suantara, S.H bersama tim pelaksana dari Bid Propam Polda Kaltim.

Kegiatan turut dihadiri Kapolres Berau, Wakapolres Berau, para pejabat utama, para perwira, serta ratusan personel Polres Berau dan personel dari empat Polsek terdekat.

Kombes Pol Hariyanto menyampaikan bahwa kegiatan Gaktibplin bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, dan kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

“Disiplin merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas anggota Polri. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kegiatan apel pagi, Kabid Propam memberikan arahan kepada sekitar 282 personel yang hadir terkait pentingnya menjaga sikap, etika, serta integritas sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, tim Gaktibplin melakukan pemeriksaan terhadap personel dengan sejumlah sasaran, di antaranya pengecekan sikap tampang, kelengkapan identitas diri, penggunaan gampol, pemeriksaan urine, hingga pengecekan senjata api beserta amunisi dan gudang penyimpanan senpi.

Selain itu, tim juga melakukan pengecekan ke ruang tahanan, ruang pelayanan publik seperti SPKT, pelayanan SKCK, pelayanan sidik jari, hingga ruang pelayanan SIM di Satlantas Polres Berau.

“Kegiatan ini bukan semata-mata mencari pelanggaran, tetapi sebagai langkah pengawasan dan pembinaan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal serta humanis,” jelas Kombes Pol Hariyanto.

Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan bebas pelanggaran.

 

Syafaat Sanusi

MoreFood Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka di JIExpo Kemayoran

0

Jakarta, warta.in – Industri Food & Beverage (F&B) Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, pada angka 7-8% di tahun 2026, sebagai salah satu sektor paling strategis di Asia Tenggara. Dengan pasar yang mencakup lebih dari 280 juta penduduk dan potensi ekspor yang masif, kebutuhan akan akses terhadap supplier berkualitas, teknologi terkini, dan inovasi menjadi krusial bagi para pelaku usaha. Menjawab tantangan tersebut, MoreFood Expo Indonesia 2026 resmi dibuka hari ini, Kamis (7/5), di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran berskala internasional ini diselenggarakan oleh Huamo Group bekerja sama dengan Panorama Media. MoreFood Expo Indonesia 2026 hadir secara sinergis bersama Café & Brasserie Expo dan FLEI Business Show, menciptakan sebuah ekosistem bisnis F&B dan peluang kemitraan komprehensif dalam satu area. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak KH Ma’ruf Amin SH, M. Hum, Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

“MoreFood bukan sekadar pameran, tetapi sebuah gerakan untuk membuka peluang baru dan menghubungkan industri F&B Indonesia dengan pasar global,” ucap Carrie Wang, General Manager of Huamo Group.

Menghubungkan Indonesia dengan pasar internasional, MoreFood Expo Indonesia 2026 menjadi solusi bagi pelaku bisnis yang sering menghadapi kendala dalam menemukan pemasok yang tepat dan efisien. Dengan menghadirkan lebih dari 1.200 pemasok internasional dan lokal, pameran ini menawarkan wadah pengadaan terpadu yang mencakup kategori bahan baku pangan, pengemasan, pengolahan makanan, produk siap saji, hingga solusi rantai pasok dari hulu ke hilir.

Sejumlah merek lokal ternama juga turut memeriahkan pameran ini, di antaranya Brewell, PT Sosrait Satu Rantai, Best Fresh, Panda Food, Bogaraya, serta berbagai merek unggulan lainnya.

“Pameran ini adalah jembatan perdagangan yang memungkinkan kolaborasi dua arah antara Indonesia dan pasar global, menciptakan peluang bisnis yang saling menguntungkan,” ujar Wang Guo Ping, Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group.

Hal senada diungkapkan oleh Wolfgang Qi, Ketua Asosiasi Makanan Impor Guangdong dan Direktur Utama Worldex China Exhibitions Co., Ltd.

“Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, dan MoreFood hadir sebagai platform yang efisien dan terpercaya untuk mempertemukan supplier dan buyer,” ujar Wolfgang.

Selain pameran produk, hari pertama MoreFood Expo diisi dengan berbagai aktivitas strategis, termasuk temu bisnis untuk membangun koneksi usaha jangka panjang serta konferensi bisnis dan seminar yang menghadirkan praktisi industri, manufaktur dunia, dan asosiasi guna membahas strategi rantai pasok, peluang ekspor-impor, hingga inovasi produk. Selain itu, terdapat pula sesi mencicipi produk dan peragaan memasak sebagai sarana demonstrasi langsung terhadap kualitas produk dari para peserta pameran.

MoreFood Expo Indonesia akan berlangsung hingga 10 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran. Pelaku bisnis, distributor, importir, hingga pemilik usaha HoReCa (Hotel, Restaurant, Café) diundang untuk hadir langsung, mengeksplorasi ribuan produk inovatif, dan menemukan mitra supplier yang tepat untuk meningkatkan skala bisnis mereka.

Informasi lebih lanjut mengenai agenda kegiatan dan registrasi kunjungan dapat diakses melalui situs https://morefoodexpo.com/ticket, kanal komunikasi resmi MoreFood Expo Indonesia, atau datang langsung ke lokasi pameran.

(Red*/TI)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Balita 1 Tahun Ditemukan Hanyut di Irigasi Sesaot

0

Balita 1 Tahun Ditemukan Hanyut di Irigasi Sesaot

 

Warta.in

Lombok Barat, NTB — Tangis histeris pecah di Dusun Penangke, Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Rabu (6/5/2026). Ghazi Dwi Pradipta, balita laki-laki berusia 1 tahun 3 bulan yang sempat hilang dari rumah, ditemukan hanyut di Saluran Daerah Irigasi Sesaot dalam kondisi meninggal dunia.

Laporan warga langsung direspons cepat gabungan piket fungsi Polsek Narmada. Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. memimpin langsung kedatangan petugas ke lokasi untuk olah TKP, memeriksa saksi, sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

“Begitu informasi kami terima, personel langsung menuju TKP untuk membantu penanganan dan mengumpulkan seluruh keterangan di lapangan,” ungkap AKP I Kadek Ariawan.

Sebelum ditemukan, keluarga korban sempat panik mencari Ghazi sejak sekitar pukul 08.00 Wita. Nenek korban memberitahu warga jika cucunya mendadak tidak terlihat di rumah. Sejumlah warga lalu menyisir area jembatan, aliran sungai, hingga bendungan irigasi.

Pencarian berakhir pilu, saat I Made Sudarta menemukan tubuh korban mengapung terlentang di saluran irigasi Dusun Penangke. Warga itu langsung turun mengangkat balita malang tersebut, sambil berteriak meminta bantuan.

Korban lalu dibaringkan di pinggir saluran dan ditutupi pakaian, sebelum dipindahkan ke berugak (sekepat) menggunakan alas mukenah. Tak lama kemudian, warga lain berdatangan membantu sambil menunggu keluarga korban.

Sekitar pukul 10.00 Wita, ibu korban tiba di lokasi. Tangis tak terbendung saat melihat anaknya terbujur kaku. Sang ibu bahkan sempat pingsan di samping jasad buah hatinya.

Petugas medis dari Puskesmas Suranadi kemudian membawa korban untuk pemeriksaan. Dokter menemukan luka terbuka di dahi sepanjang sekitar 5 sentimeter, luka gores di kelopak mata kiri, serta luka gores di pipi kanan.

Kapolsek Narmada menegaskan, polisi langsung melakukan serangkaian tindakan lanjutan, bersama tim Inafis Polresta Mataram.

“Kami lakukan olah TKP, memintai keterangan para saksi, lalu berkoordinasi dengan keluarga untuk proses administrasi penolakan autopsi,” katanya.

Pihak keluarga menerima kejadian memilukan tersebut sebagai musibah, dan memilih tidak dilakukan autopsi. Polisi pun mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak kecil, saat bermain di sekitar saluran air dan sungai.(sr/hpm)

 

Disnakertrans Purwakarta Mediasi Kasus LPK Hikari Man Power

0

Warta.in, Purwakarta – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah siswa Program Engineering yang gagal diberangkatkan ke luar negeri.

Melalui forum mediasi resmi ini, Disnakertrans mempertemukan pihak LPK Hikari Man Power dengan para siswa untuk mencari solusi dan kepastian penyelesaian hak-hak korban, Kamis, 7 Mei 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Disnakertrans Purwakarta itu berkaitan dengan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret seseorang berinisial KH. Saat ini, laporan tersebut tengah ditangani oleh Polres Purwakarta.

Dalam forum tersebut, Erwinsyah selaku perwakilan LPK menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengganti 50 persen kerugian siswa sejak Februari 2026 sebagai bentuk tanggung jawab kepada peserta program.

“Dalam perundingan di Disnakertrans hari ini 50% sisanya telah LPK berikan dan hari ini kita lunasi semua. Berkaitan dengan penggantian kerugian siswa mengenal salinan data dan dokumennya telah disampaikan kepada pihak dinas serta dari jumlah siswa yang terdaftar, ada beberapa yang secara fakta belum bayar, jadi untuk siswa yang belum bayar tidak kita ganti,” ucap Erwin

Menurutnya, pada perundingan yang difasilitasi Disnakertrans kali ini, sisa penggantian kerugian sebesar 50 persen telah diselesaikan sepenuhnya kepada siswa yang tercatat melakukan pembayaran.

“Data serta dokumen penggantian kerugian sudah kami serahkan kepada pihak dinas. Namun ada beberapa siswa yang berdasarkan fakta belum melakukan pembayaran, sehingga tidak masuk dalam penggantian,” tambah Erwin.

Sementara itu, kuasa hukum LPK, Evi atau yang akrab disapa Aphonk, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Disnakertrans yang dinilai aktif membantu penyelesaian persoalan tersebut.

Ia menyebut pihaknya bersama para siswa sama-sama yang menjadi korban dalam kasus yang melibatkan KH. Setelah seluruh penggantian kerugian siswa diselesaikan, pihaknya kini akan fokus mengawal proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.

“Data serta dokumen penggantian kerugian sudah kami serahkan kepada pihak dinas. Namun ada beberapa siswa yang berdasarkan data belum melakukan pembayaran, sehingga tentu saja tidak masuk dalam penggantian,” ujar Erwin.

Kuasa hukum LPK, Evi atau yang akrab disapa Aphonk, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Disnakertrans yang dinilai pro aktif membantu penyelesaian persoalan tersebut.

Ia menyebut pihaknya bersama para siswa sama-sama menjadi korban dalam kasus yang melibatkan KH. Setelah seluruh penggantian kerugian siswa diselesaikan, pihaknya kini akan fokus mengawal proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.

Menurut Evi, pelaporan yang dilakukan kliennya bukan semata persoalan kerugian materi, melainkan sebagai langkah pencegahan agar tidak ada korban lain di kemudian hari.

“Bagi klien kami, kerugian materiil yang dibebankan terhadap LPK tidak menjadi soal, alasan penting klien kami melakukan pelaporan adalah upaya mencegah pihak lainnya agar tidak menjadi korban, cukup Klien kami saja yang mengalami,” tegasnya.

Langkah mediasi yang dilakukan Disnakertrans Purwakarta di bawah kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein dinilai menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian, solusi, dan perlindungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi persoalan hukum maupun sosial.

“Kami sangat mengapresiasi mediasi yang dilakukan hari ini, semoga ini menjadi pelajaran berharga buat kita semua,” jelas Evi mengakhiri.

Kapolda NTB Bersama Sekjen ABUJAPI Sepakat Perkuat Sinergitas Pengamanan Swakarsa

0

Kapolda NTB Bersama Sekjen ABUJAPI Sepakat Perkuat Sinergitas Pengamanan Swakarsa

Warta.in

Mararam, NTB – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dari Sekretaris Jenderal Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Ruang Kerja Kapolda NTB pada Kamis, 07 Mei 2026, pukul 12.30 WITA.

Dalam pertemuan ini, Kapolda NTB didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda NTB guna membahas penguatan peran satuan pengamanan (Satpam) di wilayah hukum Nusa Tenggara Barat.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K., MM, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menyelaraskan visi antara Polri dan badan usaha jasa pengamanan dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Hari ini Kapolda NTB menerima kunjungan dari Sekjen ABUJAPI dalam rangka mempererat silaturahmi dan koordinasi. Fokus utamanya adalah bagaimana kita terus meningkatkan profesionalisme anggota Satpam sebagai perpanjangan tangan Polri dalam fungsi pengamanan swakarsa,” ujar Kabid Humas.

ia juga menambahkan bahwa sinergi ini sangat krusial, mengingat dinamika keamanan di NTB yang terus berkembang, terutama sebagai destinasi wisata internasional.

Peningkatan Kompetensi: Pembahasan mengenai standarisasi pelatihan bagi personel Satpam agar memiliki kualifikasi yang mumpuni.

Legalitas BUJP: Penekanan pada pentingnya setiap Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di NTB untuk mematuhi regulasi dan administrasi yang berlaku sesuai Perpol No. 4 Tahun 2020.

Kolaborasi Operasional: Penguatan komunikasi koordinatif antara pihak kepolisian dan jasa pengamanan swasta dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di objek vital dan lingkungan masyarakat.

“Kapolda berharap ABUJAPI dapat terus membina perusahaan-perusahaan jasa pengamanan di bawah naungannya agar selalu sejalan dengan instruksi Polri. Keamanan wilayah bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kolektif yang salah satu pilar utamanya adalah rekan-rekan dari sektor pengamanan swasta,” tutup Kabid Humas.(sr/hpntb )

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur

0

Kepulauan Meranti – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Muchlisin M. Akbar melaksanakan pengecekan lahan jagung pipil Quartal I Tahun 2026 di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan pada lahan jagung seluas 0,5 hektare sebagai bentuk monitoring dan pendampingan terhadap program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah.

Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain melakukan pengecekan lahan, personel Polsek Merbau juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk sektor pertanian, khususnya budidaya jagung pipil yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung kebutuhan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti

Pemprov NTB Kunci Teluk Saleh Jadi Kawasan Konservasi, Arahkan Pariwisata Berbasis Ekosistem

0

Pemprov NTB Kunci Teluk Saleh Jadi Kawasan Konservasi, Arahkan Pariwisata Berbasis Ekosistem

Warta.in
Mataram, NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah strategis dengan menetapkan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi, sekaligus mengunci arah pembangunan pariwisata agar bertumpu pada perlindungan ekosistem, bukan eksploitasi jangka pendek.

Kebijakan ini dituangkan dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-196 Tahun 2026 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi dan Perlindungan Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh.

Penetapan tersebut menandai perubahan pendekatan pembangunan kawasan: konservasi ditempatkan sebagai fondasi utama, sementara aktivitas ekonomi dan pariwisata akan mengikuti batasan yang ditetapkan oleh daya dukung lingkungan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB dalam memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pada kekuatan ekosistem.

“Teluk Saleh tidak dibangun dari eksploitasi, tetapi dari perlindungan ekosistemnya. Di situlah letak daya saing dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya.

Kawasan seluas 73.165,05 hektare tersebut dicadangkan sebagai kawasan konservasi berbasis spesies kategori taman, yang melindungi habitat hiu paus (Rhincodon typus), termasuk area makan, pembesaran, serta jalur pergerakan alaminya sepanjang tahun.

Kebijakan Gubernur ini menegaskan bahwa seluruh rencana pengembangan, termasuk studi kelayakan pariwisata, wajib mengacu pada prinsip konservasi yang telah ditetapkan.

“Studi kelayakan harus mengikuti arah kebijakan konservasi, bukan sebaliknya,” tegas Pria yang akrab disapa Aka ini.

Pendekatan ini sekaligus memastikan bahwa pembangunan kawasan tidak mengorbankan ekosistem, melainkan menjadikannya sebagai kekuatan utama dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Pemprov NTB menilai, langkah ini akan memberikan kepastian arah bagi investasi, sekaligus menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan fondasi konservasi yang kuat, Teluk Saleh diarahkan menjadi destinasi pariwisata berbasis ekosistem yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang, pungkasnya.( sr/dkisntb)

 

18 Gajah Liar Kepung Permukiman di Suoh Selama 2 Pekan, Warga Mulai Ketakutan!

0

Lampung Barat, – Konflik manusia dan satwa liar di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, semakin mengkhawatirkan.

Sebanyak 18 ekor gajah liar dilaporkan bertahan di sekitar permukiman warga selama 15 hari terakhir dan belum berhasil digiring kembali ke habitatnya.

Kawanan gajah itu kini berada di kawasan Danau Lebar, Pekon Suka Marga, Kecamatan Suoh.

Dalam beberapa hari terakhir ini, pergerakan satwa dilindungi tersebut semakin dekat dengan aktivitas masyarakat, bahkan melintasi jalan dan jembatan di sekitar permukiman.

Warga sekitar menyebut kawanan gajah telah merusak sejumlah kebun milik masyarakat, terutama tanaman singkong dan pisang. Tidak hanya itu, fasilitas air bersih hingga area pemakaman warga turut terdampak.

Di Pekon Gunung Ratu, kawanan gajah juga dilaporkan merusak saluran pipa air bersih yang selama ini menjadi sumber kebutuhan masyarakat.

Upaya penghalauan terus dilakukan oleh Tim Sahabat Satwa Lembah Suoh bersama warga setempat. Namun hingga kini, kawanan gajah dinilai semakin agresif dan sulit dikendalikan.

Ketua Sahabat Satwa Lembah Suoh yang juga anggota DPRD daerah pemilihan Suoh, Sugeng Hari Kinaryo Adi, mengatakan kondisi kali ini berbeda dibanding konflik gajah sebelumnya.

“Gajah kali ini sangat agresif dan sulit digiring. Sudah 15 hari bertahan di sekitar Danau Lebar dan Hutan Marga. Bahkan sempat merusak makam serta rumah warga,” kata Sugeng, Selasa (5/5/2026).

Menurut dia, turunnya kawanan gajah ke permukiman diduga dipicu berkurangnya sumber pakan di dalam kawasan hutan.

“Diperkirakan ketersediaan makanan di habitat mereka mulai menipis sehingga kawanan turun mencari makan ke wilayah perkebunan warga,” ujarnya.

Situasi tersebut membuat warga mulai waswas. Terlebih, kawanan gajah beberapa kali terlihat mendekati pekon-pekon terdekat, termasuk wilayah Ringin Sari.

Warga kini mendesak pihak Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam segera mengambil langkah penanganan yang lebih serius untuk mencegah jatuhnya korban jiwa maupun kerusakan yang lebih luas.

Saat ini masyarakat bersama tim relawan masih melakukan ronda malam dan patroli di sejumlah titik rawan guna mencegah kawanan gajah masuk lebih jauh ke permukiman.