Wartain Banten | Pemerintahan | 26 Februari 2026 — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan Provinsi Banten yang adil, merata, dan bebas dari praktik korupsi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung di Masjid Jami Awwabin, Jalan Raya Mauk, Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/2/2026).
“Visi yang ingin kita bangun adalah Provinsi Banten yang maju, adil merata, dan tidak korupsi. Kami memohon maaf jika masih terdapat keterlambatan dalam merespons aspirasi masyarakat, namun kami berkomitmen untuk senantiasa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Andra Soni di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni bersama istri, Tinawati Andra Soni, mengajak warga untuk mendoakan agar kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah selalu lancar, sehat, dan penuh keberkahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Banten.

Tinjau Infrastruktur dan Fasilitas Pendidikan
Gubernur Andra Soni meninjau proyek strategis Pemprov Banten di Sepatan, meliputi antisipasi banjir, pengerjaan teknis di Sungai Gelam dan pintu air Bendung Sarakan yang telah dilengkapi sistem hidrolik otomatis, serta gedung SMAN 33 Sepatan yang siap digunakan pada tahun ajaran 2026-2027.
Untuk perbaikan jalan rusak, Gubernur berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang, dengan larangan sementara bagi kendaraan berat demi keselamatan pengguna jalan.

Apresiasi Masyarakat dan Penyaluran Bantuan
Rombongan Gubernur disambut hangat oleh warga dan pengurus masjid. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Awwabin, KH Buchori Muslim, menyampaikan penghargaan atas kunjungan tersebut serta program-program konkret yang dibawa Pemprov Banten ke wilayah Sepatan.
“Terima kasih atas kunjungannya. Semoga kehadiran Bapak Gubernur membawa berkah bagi wilayah kami, dan program-program yang dijalankan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutur KH Buchori.

Dalam kegiatan Safari Ramadan, Gubernur menyerahkan bantuan simbolis berupa paket sembako, kursi roda dan alat bantu kesehatan, insentif untuk guru ngaji dan marbot, serta dukungan operasional masjid dan pondok pesantren.
Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Banten yang lebih baik.(WartainBanten)






















