Beranda blog

Polres Jember Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Personel, Gelar Penyuluhan Penyakit Jantung dan MCU

0

Warta.in, Jember — Menjaga kesehatan personel menjadi bagian penting dalam memastikan tugas kepolisian berjalan optimal. Karena itu, Polres Jember menggelar penyuluhan tentang penyakit jantung sekaligus pemeriksaan kesehatan melalui Medical Check Up (MCU) bagi anggota Polri dan ASN, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bhayangkara, Jalan PB Sudirman, Jember, tersebut dibuka oleh Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman, S.I.K., M.A. Puluhan personel Polri dan ASN mengikuti kegiatan tersebut sebagai langkah preventif sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini.

Dalam penyuluhan, personel mendapatkan pemahaman mengenai penyakit jantung dan pembuluh darah, mulai dari faktor risiko, pola hidup sehat, hingga pentingnya mengenali gejala penyakit sejak dini.

Materi disampaikan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RS Jember Klinik, dr. Efan Moeljono, Sp.JP. Edukasi tersebut diharapkan dapat membuka kesadaran personel bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dilakukan ketika tubuh mulai merasakan keluhan.

Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman menegaskan bahwa kondisi kesehatan personel memiliki kaitan erat dengan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.

“Kesehatan ini menjadi hal yang sangat penting bagi kita semua. Jangan menunggu sakit baru memeriksakan diri. Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong seluruh anggota untuk lebih peduli dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit, khususnya penyakit jantung,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah preventif untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, personel dapat melakukan evaluasi dan memperbaiki pola hidup agar tetap sehat dan bugar.

Selain memperoleh penyuluhan, para peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan melalui MCU. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Jember dalam menjaga kebugaran personel Polri maupun ASN, sehingga mereka tetap siap menjalankan tugas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Polres Jember berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan kesehatan rutin. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang harus dijaga oleh setiap personel.

Dengan tubuh yang sehat dan kondisi fisik yang prima, personel diharapkan mampu menjalankan tugas dengan lebih maksimal, profesional, serta hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember.

Gara gara Alamat Martua Sitanggang Tidak Jelas, Gugatan Dicabut. Teguran Keras Buat Sudung

0

Balige, warta.in – “Masa iya gugatan senilai Rp1,439 Miliar dicabut cuma gara-gara alamat?”
Pertanyaan itu kembali muncul setelah Ketua Majelis Hakim PN Balige menegur Adv. Deliana Simanjuntak dan memerintahkan pencabutan gugatan sengketa Lumban Silo yang diajukan Sudung Sitanggang Silo & Jonny Sitanggang Silo terhadap Martua Sitanggang Silo cs

Fakta di persidangan menambah keprihatinan. Dari sumber yqng terpercaya, diketahui ternyata Sudung Sitanggang Silo baru mengenal Adv. Deliana Simanjuntak pada 28 Mei 2026. Deliana sendiri bukan orang Samosir. Ia hanya mendengar cerita dari versi Sudung, lalu merasa mampu membuat gugatan.

Hasilnya? Gugatan cacat dan harus dicabut.

Syarat Formil yang Diabaikan

Dalam hukum acara perdata, isi surat gugatan sudah diatur jelas di *Pasal 118 HIR* dan Pasal 142 RBg. Gugatan wajib memuat nama dan tempat tinggal Penggugat, nama dan tempat tinggal Tergugat, uraian peristiwa, dasar gugatan, serta tuntutan.

Alamat Tergugat bukan hal sepele. Ini unsur wajib. Jika kosong atau tidak jelas, gugatan langsung “cacat formil” dan tidak bisa diperiksa hakim.

Logikanya sederhana. Pengadilan harus memanggil Tergugat. Kalau alamat Martua Sitanggang Silo saja tidak dicantumkan, surat panggilan mau dikirim kemana? Bagaimana persidangan bisa jalan jika salah satu pihak tidak bisa dihadirkan?

Ironisnya, alamat Martua Sitqnggang Silo sebenarnya gampang sekali diketahui. Leluhurnya asli dari Samosir dan identitasnya bisa dilacak lewat desa, KTP, atau KK.

Melindungi Hak untuk Didengar

Hukum acara perdata berpegang pada asas Audi Et Alteram Partem. Artinya setiap orang berhak didengar dan membela diri.


Tanpa alamat yang jelas, asas ini tidak bisa dijalankan. Jika dipaksakan, maka Martua tidak akan pernah tahu ada gugatan terhadap dirinya. Putusan yang keluar pun berisiko batal demi hukum di tingkat banding atau kasasi.

Itulah mengapa Ketua Majelis Hakim menegur keras dan meminta gugatan dicabut. Ini bukan mempersulit, tapi menjaga agar proses hukum tidak cacat sejak awal.

Risiko Buru-buru Bikin Gugatan

Kasus ini jadi cermin. Buru-buru menunjuk pengacara tanpa kenal dulu, buru-buru bikin gugatan tanpa siapkan data, hasilnya fatal.

Apa yang dialami Sudung Sitanggang Silo:
1. Rugi waktu – Proses harus diulang dari awal
2. Rugi biaya – Tetap harus bayar jasa pengacara untuk gugatan yang dicabut
3. Rugi nama – Malu di hadapan majelis hakim dan masyarakat karena masalah administrasi dasar

Mestinya sebelum menunjuk kuasa hukum, Sudung mengenali dulu rekam jejak dan domisili pengacaranya. Advokat yang menangani perkara Samosir idealnya paham medan, paham adat, dan paham administrasi pengadilan setempat.

Mestinya juga materi gugatan dipersiapkan dengan cermat. Bukti dikumpulkan, saksi dicari, alamat para pihak dipastikan. Baru kemudian gugatan didaftarkan.l

Jalan Keluar: Perbaiki dan Ajukan Lagi

Pencabutan bukan berarti kalah. Berdasarkan Pasal 271 RBg, gugatan masih bisa diajukan kembali.

Langkah yang harus dilakukan sekarang:
Pertama, cari alamat lengkap Martua Sitanggang Silo. Minta bantuan perangkat desa Parsaoran 1.
Kedua, pilih kuasa hukum yang benar-benar memahami perkara dan wilayah Samosir.
Ketiga, lengkapi semua bukti kepemilikan, silsilah, dan saksi.

Baru setelah itu gugatan baru bisa masuk ke pokok perkara: siapa ahli waris sah atas tanah Lumban Silo.

Pelajaran Penting: Jangan Asal Tunjuk Pengacara

Kasus ini memberikan 2 pelajaran besar untuk masyarakat:

Pertama, kenali dulu pengacaramu dengan teliti. Jangan hanya karena “katanya bisa”. Pengacara yang baik akan bertanya detail, minta dokumen, dan tidak buru-buru mendaftarkan gugatan jika data belum lengkap.

Kedua, persiapkan materi gugatan dengan matang. Gugatan bukan surat biasa. Ada bukti, ada saksi, ada dalil hukum. Kalau semua dipersiapkan asal-asalan, hasilnya seperti ini: rugi waktu, rugi uang, dan yang paling utama rugi wibawa.

Seperti pesan tersirat dari PN Balige: “Lebih baik lambat tapi sah, daripada cepat tapi batal.”

Sengketa Lumban Silo belum selesai. Tapi setidaknya, semua pihak sekarang tahu di mana letak kesalahannya.

Sebut Pegawai DPMD Nisel Terima Aliran Dana, Herman Jaya Halawa, S.Th Mantan Sekdes Lolohowa Asal Bicara.

0

Herman Jaya Halawa yang kini aktif sebagai guru PPPK paruh waktu di SMP Negeri 3 Lolowau belakangan menjadi sorotan publik setelah beredar kabar bahwa dirinya telah mengambil uang dari Tim Pelaksana kegiatan anggaran Desa Lolohowa untuk selanjutnya diberikan kepada oknum pegawai DPMD Nias Selatan bernama Daskar.

“Menurut informasi dan data yang telah beredar, anggaran yang senilai 14 juta tersebut diberikan oleh Sekretaris Desa kepada pegawai DPMD Kabupaten Nias Selatan yang bernama Daskar tanpa dijelaskan alasan kegunaannya,” ungkap warga Desa Lolohowa yang namanya tidak ingin disebut.

Menurut warga, Mantan Sekdes Lolohowa asal bicara seakan-akan mencemarkan nama baik instansi DPMD Kabupaten Nias Selatan.

“Hingga saat ini Herman Jaya Halawa belum memperlihatkan bukti transaksi dari uang tersebut seakan-akan sengaja merusak atau mencemarkan nama baik instansi dinas PMD,” katanya.

Setelah kejadian ini, masyarakat Desa Lolohowa berharap agar mantan Sekdes Lolohowa mempertanggungjawabkan perbuatannya sehingga tidak berefek negatif terhadap instansi pemerintah seperti Dinas PMD, Pemdes Lolohowa dan teristimewa instansi Dinas Pendidikan tempat dia menjalankan tugas saat ini.

Selain itu, warga berharap agar Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Lolowau serta kepala desa Lolohowa memanggil yang bersangkutan untuk selanjutnya meminta pertanggungjawaban atas tindakannya.

“Sebagai warga menyesali kejadian tersebut, Seorang tokoh yang menyandang gelar Sarjana Theologia mestinya tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan agama,” ungkap warga.

Malang Tak pernah Terhidari Di Tinggal Merantau Surat Penting 2 Sertifikat Hilang tak ada Jejak

0

Malang Tak pernah Terhidari Di Tinggal Merantau Surat Penting 2 Sertifikat Hilang tak ada Jejak

LAMONGAN//Warta.in, –  Di tinggal merantau lama gak pulang, Surat – surat berharga termasuk 2 Sertifikat Atas nama, Warsinem, Sertifikat Tanah dan Sertifikat Rumah dengan Alamat Dusun Slegreng Rt 023/Rw 09 Desa Pataan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Hilang tak meninggalkan jejak, Rabu (26/08/2026)

Hilangnya  Surat – surat berharga  Surat Tanah termasuk 2 sertifikat Tanah, baru di ketahui setelah selama 5 tahun tidak pulang merantau di Sumatra buka usaha warung.

Rumah tersebut sebenarnya jarang di tempati dan surat – surat berharga di letakan dan di simpan di Almari dalam keadaan terkunci, baru di ketahui setelah kepulangan pada tanggal Sabtu (01/08/2026) membuka almari kunci dalam keadaan rusak dan surat- surat berharga termasuk 2 sertifikat hilang.

Dari keterangan Warsinem pemilik Rumah saat di mintai keterangan oleh Awak media bahwa Sudah lama meninggalkan Rumah selama 5 tahun dan merantau buka usaha warung di Sumatra, Surat – surat berharga baru di ketahui hilang saat membuka Almari kunci keadaan rusak dan di ketahui 2 Sertifikat Atas Nama Warsinem Dusun Slegreng Desa Pataan  berupa Sertipikat Rumah dan Sertifikat Tanah telah hilang, Ujarnya

Dan untuk rencana selanjutnya tidak akan mempermasalahkan kehilangan Surat – surat, tapi akan mengurus Duplikat surat Sertipikat Ke BPN
Saat berita ini di Naikan awak media akan mengkonfirmasi ke pihak – pihak terkait termasuk proses pembuatan Duplikat Sertipikat dari BPN, pungkasnya ( roy)

Malang Tak pernah Terhidari Di Tinggal Merantau Surat Penting Sertifikat Hilang tak ada Jejak

0

Malang Tak pernah Terhidari, Warsinem Asal Dusun Slegreng Di Tinggal Merantau  buka usaha Warung di Sumatra, Surat Penting Sertifikat Hilang tak ada Jejak

LAMONGAN//Warta.in, – Di tinggal merantau lama gak pulang, Surat – surat berharga termasuk 2 Sertifikat Atas nama, Warsinem, Sertifikat Tanah dan Sertifikat Rumah dengan Alamat Dusun Slegreng Desa Pataan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan, Hilang tak meninggalkan jejak, Rabu (26/08/2026)

Rusaknya Surat – surat berharga yang berupa Ijasah, Kartu KK dan Surat Tanah termasuk 2 sertifikat Tanah, baru di ketahui setelah selama 5 tahun tidak pulang merantau di Sumatra buka warung.

Rumah tersebut sebenarnya jarang di tempati dan surat – surat berharga di letakan di Almari dalam keadaan terkunci, baru di ketahui setelah kepulangan pada tanggal sabtu (01/08/2026) membuka almari dalam keadaan rusak dan surat- surat berharga termasuk 2 sertifikat hilang.

Dari keterangan Warsinem pemilik Rumah saat di mintai keterangan oleh Awak media bahwa Sudah lama meninggalkan Rumah selama 5 tahun dan merantau buka usaha warung di Sumatra, Surat – surat berharga baru di ketahui hilang saat membuka Almari kunci keadaan rusak dan di ketahui 2 Sertifikat Atas Nama Warsinem hilang, Ujarnya

Dan untuk rencana selanjutnya akan mengurus Duplikat surat Sertipikat Ke BPN
Saat berita ini di Naikan awak media akan mengkonfirmasi ke pihak – pihak terkait termasuk proses pembuatan Duplikat Sertipikat dari BPN, pungkasnya ( roy)

Polres Jember Gelar Apel Pasukan, Kapolres Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Cepat Jaga Kamtibmas

0

Warta.in, Jember — Memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Jember menggelar Apel Gelar Pasukan di lapangan apel Mako Polres Jember, Rabu (26/8/2026).

Apel dipimpin langsung Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Jember.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan setiap personel maupun satuan kerja benar-benar siap menjalankan tugas di lapangan. Selain mengecek kekuatan, apel juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, disiplin, serta soliditas internal jajaran Polres Jember.

Dalam arahannya, AKBP Alaiddin menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel tidak boleh hanya dilakukan ketika muncul persoalan. Setiap anggota harus senantiasa memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu mengambil langkah secara cepat dan tepat ketika dibutuhkan.

“Rekan-rekan harus selalu siap ketika sewaktu-waktu dibutuhkan. Jaga disiplin, kekompakan dan komunikasi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” tegas AKBP Alaiddin.

Kapolres juga meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah hukum Polres Jember. Menurutnya, dinamika kamtibmas dapat berkembang sewaktu-waktu sehingga diperlukan personel yang memiliki kesiapan fisik, mental, serta kemampuan profesional dalam menghadapi berbagai situasi.

Kesiapan tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan respons cepat sekaligus pelayanan yang tepat kepada masyarakat ketika terjadi gangguan keamanan.

“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita harus hadir, responsif, dan mampu memberikan rasa aman di tengah masyarakat,” pesannya.

Lebih jauh, AKBP Alaiddin mengingatkan agar setiap personel tetap menjaga kondisi fisik dan mental, sekaligus membangun komunikasi yang baik antaranggota. Kekompakan dinilai menjadi modal penting agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan efektif dan terkoordinasi.

Apel Gelar Pasukan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen jajaran Polres Jember dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Dengan dukungan personel yang siap, disiplin, solid, dan mengedepankan pendekatan humanis, Polres Jember diharapkan mampu menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Jember.

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Daerah Rawan

0

Pastikan Wilayah Ngimbang tetap Aman Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Senin (25/08 /2026) pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh Aipda Zaeni dan Brigadir Deni dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Bank BRI, ATM BNI dan Lapangan Bola Voli Kakatpenjalin Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Maksimalkan Pelayanan Commanderwish Pagi Hari

0

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Maksimalkan Pelayanan Commanderwish Pagi Hari

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji, R, Aiptu Suhadi, Aipda Zaeni dan Aipda Afis di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMP Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Rabu (26/08/2026) pukul 06.40 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat”.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Secara Rutin Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

0

Secara Rutin Polsek Ngimbang Laksanakan Pengecekan Barang Inventaris dan Kebersihan Mapolsek Ngimbang

LAMONGAN// Warta. In Dalam rangka kelancaran tugas dan menjaga kebersihan, Anggota Polsek Ngimbang melaksanakan pengecekan Inventaris dan pembersihan Mapolsek Ngimbang, Pada Hari Rabu (26/08/2026)pukul 07.30 wib

Kegiagan ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang
Aiptu Suhadi Aipda Novan, Aipda Afis dan Briptu Andika

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “Bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk mengecek perlengkapan
Mapolsek Ngimbang antara lain ruang penjagaan, ruang pelayanan, kendaraan dinas dan cek senpi Polsek Ngimbang, ”

Sasaran untuk kesiap – siagaan tugas penjagaan, bersih – bersih mako, kendaran dan cek senpi ungkapnya.

Kami berharap dengan kesiap siagaan tugas penjagaan Polsek Ngimbang dapat dapat memperlancar pelayanan kepada Masyaralat dan wilayah Ngimbang tetap Aman dan Kondusif ( roy)

Pukau Ratusan Warga PALI, Aksi Mistis Jaranan ‘Turonggo Setyo Budoyo’ Meriahkan HUT RI ke-81

0

PALI, Warta.in 26 Agustus 2026 – Ratusan warga Kelurahan Talang Ubi Timur, Kebun Sayur, tumpah ruah memadati area pertunjukan pada Sabtu (22/8/2026) sore. Langkah kaki mereka tertuju pada satu titik kemeriahan: pementasan Seni Jaranan Turonggo Setyo Budoyo. Kesenian tradisional Jawa asli ini sukses menghipnotis penonton dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Kelompok seni yang bermarkas di Jalan Perigi RT 02/RW 01, Kelurahan Handayani Mulya, Pendopo PALI ini memboyong kelincahan tari kuda anyaman bambu ke tengah masyarakat. Tidak hanya dari dalam kelurahan, penonton dari luar daerah hingga pelosok desa pun tampak menyemut demi menyaksikan langsung pertunjukan yang dikenal sarat akan nilai budaya dan atraksi magis ini.”Sore ini kami merasa sangat terhibur. Pertunjukan dari seni Jawa Setyo Budoyo ini seru sekali, bikin betah menonton sampai selesai,” kata Bungah (bukan nama sebenarnya), salah satu warga setempat yang hadir di lokasi.

Secara historis, Jaranan Turonggo Setyo Budoyo mengusung akar budaya Ponorogo yang kuat. Gerakannya terinspirasi dari ketangguhan Pasukan Wengker zaman dahulu saat berjuang memenangkan sayembara kerajaan. Ciri khas ini melekat pada visualisasi barongan berbentuk macan bermahkota bulu merak.

Memasuki inti acara, atmosfer berubah magis saat para penari mulai masuk ke fase kesurupan (trans). Atraksi yang memicu adrenalin ini merupakan bagian dari pakem Reog Thek atau Jaranan Thek yang lahir sejak abad ke-15. Terinspirasi dari Legenda Telaga Ngebel, kesenian ini identik dengan barongan bermulut naga/kuda berwajah seram dengan gigi taring yang runcing.

Melalui pementasan ini, paguyuban juga meluruskan kekeliruan silsilah cerita yang sering terjadi di masyarakat. Tokoh Barongan Naga berwujud ular naga pada Jaranan Thek seharusnya disebut sebagai Baruklinting, bukan Singo Barong yang merupakan karakter singa/macan pada Reog Dadak Merak. Edukasi budaya ini disisipkan agar masyarakat PALI tidak salah mengenali karakter seni nusantara.

Bagi masyarakat Kabupaten PALI dan sekitarnya yang ingin memeriahkan berbagai acara—mulai dari pernikahan, khitanan, tasyakuran, hingga perayaan hari besar—Paguyuban Turonggo Setyo Budoyo menyatakan kesiapannya untuk menghibur warga hingga malam hari. Pemesanan jadwal pertunjukan dapat dilakukan secara langsung dengan menghubungi kontak manajemen di nomor 0813-6897-9773.