33.4 C
Jakarta
Jumat, April 3, 2026
Beranda blog

*Satpol PP-Damkar Pessel Bertindak Tegas, Menertibkan Orgen Tunggal yang Langgar Jam Operasional di Bayang*

0
Oplus_131072

*Satpol PP-Damkar Pessel Bertindak Tegas, Menertibkan Orgen Tunggal yang Langgar Jam Operasional di Bayang*

PESISIR SELATAN – Komitmen kuat dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) serta menjaga ketenteraman dan ketertiban umum kembali ditunjukkan oleh jajaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dalam operasi penertiban yang dilakukan secara mendadak, pihaknya menindak tegas sebuah kegiatan hiburan orgen tunggal yang dinilai telah melanggar aturan dan beroperasi di luar waktu yang diperbolehkan.

Aksi penertiban tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 1 April 2026, dini hari, tepatnya sekitar pukul 01.30 WIB. Lokasi kejadian berada di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Bayang. Langkah cepat ini diambil oleh petugas setelah menerima laporan resmi dari Camat Bayang terkait aktivitas hiburan yang dianggap telah melewati batas waktu operasional serta berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat sekitar.

Pelaksana Tugas (Plh.) Kepala Satpol PP dan Damkar Pessel, Dongki Agung Pribumi, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa begitu laporan diterima dari pemerintah kecamatan, tim lapangan langsung dikerahkan untuk melakukan tindakan nyata sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“Tim kami segera turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Camat. Penertiban ini merupakan langkah nyata kami dalam menjalankan aturan yang berlaku,” ujar Dongki Agung dengan tegas.

Dalam pelaksanaan operasi kali ini, Satpol PP tidak bekerja sendirian. Sinergi dan koordinasi yang sangat baik dibangun bersama berbagai elemen pemerintahan dan keamanan. Personel gabungan yang terdiri dari pihak Kecamatan Bayang, Kepolisian Sektor (Polsek) setempat, serta Wali Nagari turut hadir memastikan bahwa proses penertiban berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Tindakan tegas yang diambil ini tentu memiliki landasan hukum yang kuat, yakni mengacu pada Perda Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum. Di lokasi kejadian, petugas terlebih dahulu melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman dan teguran keras kepada pihak penyelenggara acara mengenai pentingnya mematuhi regulasi yang ada, sebelum akhirnya kegiatan tersebut dihentikan sepenuhnya.

“Alhamdulillah, proses penghentian kegiatan berjalan tertib. Situasi di lapangan tetap aman dan kondusif tanpa ada gangguan keamanan,” tambahnya.

Ke depannya, Dongki Agung menegaskan bahwa pengawasan terhadap segala aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum akan terus ditingkatkan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Melalui himbauan yang disampaikannya, ia mengingatkan agar seluruh masyarakat maupun para penyelenggara acara hiburan dapat lebih disiplin dan selalu mematuhi aturan jam operasional yang telah ditetapkan, demi terciptanya kenyamanan dan keamanan bersama di lingkungan masyarakat.

(TIM/RED)

#pedulipessel #pessel #pesisirselatan

*Polsek Pancung Soal Beri Teguran Keras ke Nagari Muara Sakai Terkait Hiburan Orgen Tunggal’ Melanggar Norma*

0
Oplus_131072

*Polsek Pancung Soal Beri Teguran Keras ke Pemerintahan Nagari Muara Sakai Terkait Hiburan Orgen Tunggal yang Melanggar Norma*

PESISIR SELATAN – Dalam upaya tegas menjaga ketertiban umum serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesusilaan dan norma agama, jajaran kepolisian dari Polsek Pancung Soal mengambil langkah serius dengan memberikan teguran keras kepada Pemerintah Nagari Muara Sakai, Inderapura. Tindakan ini merupakan respon langsung atas viralnya sebuah video yang menampilkan pertunjukan hiburan orgen tunggal yang dinilai sangat melanggar norma kesopanan serta tidak memiliki izin resmi dari pihak yang berwenang.

Pertemuan klarifikasi dan pembinaan tersebut berlangsung di Kantor Wali Nagari Muara Sakai pada hari Selasa, tanggal 31 Maret 2026, siang. Acara dipimpin langsung oleh Kepala Unit Intelijen Keamanan (Kanit Intelkam) Polsek Pancung Soal, Aipda Fakril Rozzi, S.H., yang didampingi oleh anggotanya. Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian menyampaikan berbagai poin penting terkait pengelolaan acara keramaian di wilayah tersebut.

Langkah cepat yang diambil oleh aparat kepolisian ini tidak lepas dari adanya laporan dan unggahan di media sosial. Sebuah akun Instagram bernama “Media Pessel” membagikan rekaman video yang memperlihatkan suasana acara pembagian hadiah lomba selaju sampan yang digelar pada hari Sabtu, 28 Maret 2026. Dalam video tersebut, terlihat jelas pertunjukan artis yang tampil dengan busana yang dinilai terlalu minim serta gerakan tarian yang dianggap tidak etis dan bertentangan dengan adat istiadat setempat. Hal ini kemudian menjadi sorotan tajam masyarakat luas dan memicu kritik karena dinilai merusak citra daerah.

Menanggapi hal tersebut, Wali Nagari Muara Sakai, Darmantoni, A.Md., dalam keterangannya mencoba memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa insiden penampilan yang mengundang kontroversi tersebut sebenarnya terjadi di luar kendali dan pengawasan penuh dari perangkat nagari. Menurut penuturannya, aksi yang tidak senonoh itu berlangsung setelah acara resmi pembagian piala selesai dilaksanakan, dan pada saat yang bersamaan, petugas keamanan yang ditugaskan sudah meninggalkan lokasi acara.

Namun demikian, alasan tersebut tidak serta-merta menghilangkan tanggung jawab pihak nagari sebagai penyelenggara dan penanggung jawab wilayah. Pihak Polsek Pancung Soal tetap menekankan perlunya kedisiplinan dan pengawasan yang lebih ketat. Kepolisian menegaskan agar Pemerintah Nagari ke depannya lebih selektif dalam mengizinkan atau bahkan tidak lagi memfasilitasi kegiatan hiburan orgen tunggal yang berpotensi melanggar regulasi daerah serta norma-norma yang hidup di tengah masyarakat “Negeri Sejuta Pesona”.

“Setiap keramaian di tempat umum wajib memiliki izin resmi dan harus mematuhi norma kesopanan yang berlaku,” tegas Aipda Fakril Rozzi dengan tegas dalam sela-sela pertemuan pembinaan tersebut.

Pertemuan yang berlangsung dengan suasana kondusif tersebut akhirnya ditutup dengan adanya komitmen bersama yang kuat dari Pemerintah Nagari Muara Sakai. Pihak nagari berjanji akan menutup ruang dan peluang bagi terselenggaranya hiburan serupa di masa mendatang yang dapat mencederai rasa sopan santun masyarakat. Selain itu, mereka juga menyatakan kesediaannya untuk selalu berkoordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, guna memastikan segala sesuatu berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

(TIM/RED)

#pedulipessel #pessel #pesisirselatan

Polresta Mataram Siagakan Personel di Gereja Saat Jumat Agung, Pastikan Ibadah Aman dan Lancar

0

 

Warta.in
Mataram, NTB – Polresta Mataram menerjunkan personel pengamanan di sejumlah gereja dan rumah ibadah di wilayah hukumnya dalam rangka pengamanan perayaan Jumat Agung/Paskah, Jumat (03/04/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjamin keamanan dan kelancaran ibadah umat Kristiani yang melaksanakan rangkaian perayaan hari besar keagamaan tersebut.

Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, Kasat Samapta Polresta Mataram, AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, SH., MH., turun langsung melakukan patroli dan monitoring ke sejumlah gereja di Kota Mataram. Kegiatan ini bertujuan mengecek kesiapan serta pelaksanaan tugas personel di lapangan.

“Hari ini pelaksanaan Hari Raya Paskah/Jumat Agung. Untuk menjamin keamanan dan kelancaran ibadah tersebut, Polresta Mataram telah menempatkan personel di sejumlah titik pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kasat Samapta juga memberikan arahan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan agar melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Ia menegaskan, kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya ibadah.

Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polresta Mataram dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga seluruh jemaat dapat menjalankan ibadah Jumat Agung dengan aman, nyaman, dan khidmat.(sr/hpm)

 

Bidpropam Polda NTB Laksanakan Gaktiblin dan Mitigasi di Mako Ditpolairud

0

 

Bidpropam Polda NTB Laksanakan Gaktiblin dan Mitigasi di Mako Ditpolairud

Warta in
Mataram,NTB – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda NTB melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) serta mitigasi di Mako Ditpolairud Polda NTB. Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan senjata api (senpi) milik personel.(2/4/2026)

Pemeriksaan meliputi kebersihan senpi, kelengkapan administrasi, serta kondisi fisik dan kelayakan senjata api yang digunakan oleh anggota. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubbid Paminal Bidpropam Polda NTB, AKBP Budhi Eko Prasetyo, S.Pd., S.I.K.

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah pengawasan internal guna memastikan seluruh personel mematuhi aturan dan prosedur dalam penggunaan senjata api.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, khususnya terkait penggunaan dan perawatan senjata api dinas,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan Gaktibplin dan mitigasi ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran serta meminimalisir potensi penyalahgunaan senjata api di lingkungan Polri, khususnya di jajaran Ditpolairud Polda NTB.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi kerja yang tertib, aman, dan profesional, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(sr/hpntb)

Strategi NTB Entaskan Kemiskinan Ekstrem Dengan Menakar Efektivitas Program Desa Berdaya

0

Hjhhfd

Strategi NTB Entaskan Kemiskinan Ekstrem Dengan Menakar Efektivitas Program Desa Berdaya

Warta.in
​Mataram,NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah memacu program “Desa Berdaya” sebagai senjata utama dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Bumi Gora. Program ambisius ini dirancang untuk menyentuh akar persoalan di tingkat desa melalui dua skema utama: Tematik dan Transformatif.

​Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ir. Lalu Hamdi, M. Si., mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan sebuah gerakan terintegrasi yang memanfaatkan sumber daya sosial dan ekonomi lokal.

​”Inti dari Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan melalui penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi wisata desa agar menjadi destinasi mendunia,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).

​Skema Tematik: Lompatan Ekonomi Desa

Dalam skema Tematik, Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh desa (1.021) dan kelurahan (145) di NTB mendapatkan bantuan keuangan khusus hingga tahun 2029. Untuk tahun 2026, sebanyak 256 desa dan kelurahan terpilih menjadi pionir dengan kucuran dana masing-masing sebesar Rp300 juta.
​Namun, Lalu Hamdi menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan. Pemerintah telah menyiapkan ‘menu’ kegiatan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang harus dipatuhi.

​”Ini bantuan keuangan khusus. Desa harus mengajukan proposal sesuai potensi keunggulan mereka agar terjadi lompatan pertumbuhan ekonomi. Kami akan melakukan verifikasi administrasi dan substansi sebelum merekomendasikan penetapan kepada Gubernur,” jelasnya.

​Skema Transformatif: Intervensi Langsung ke Kepala Keluarga

Berbeda dengan skema Tematik yang berbasis wilayah, skema Transformatif menyasar langsung unit terkecil, yakni Kepala Keluarga (KK) miskin ekstrem. Berdasarkan data hasil sinkronisasi dengan BPS melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), teridentifikasi 6.711 KK di 40 desa yang akan diintervensi pada tahap pertama tahun 2026.

​Lalu Hamdi memaparkan bahwa pemilihan 40 desa tersebut dilakukan dengan pertimbangan matang, mencakup karakteristik wilayah mulai dari pesisir, rural, lingkar hutan, hingga kawasan pertanian, serta tingkat kedalaman kemiskinannya.

​”Setiap KK sasaran akan menerima bantuan sosial sebesar Rp7 juta. Uang ini diarahkan untuk membangkitkan mata pencaharian mereka,” tambahnya.

​Pendampingan Ketat dan Revitalisasi Usaha

Guna memastikan ketepatan sasaran dan penggunaan dana, Pemprov NTB mengerahkan 144 pendamping desa. Para pendamping ini akan menjalani diklat khusus pada 6-8 April mendatang untuk membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan keuangan, kewirausahaan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.
​Pasca diklat, para pendamping diwajibkan turun langsung menemui keluarga sasaran untuk menentukan jenis usaha yang paling relevan dengan minat dan potensi lokal.

​”Kami ingin melihat apakah mereka punya keahlian yang sempat mati suri, misalnya karena dampak pandemi lalu. Fokus kita adalah revitalisasi usaha. Pendamping akan membantu menentukan mata pencaharian yang pas agar bantuan Rp7 juta tersebut benar-benar menjadi modal produktif, bukan konsumtif,” pungkasnya.

​Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, hingga pihak swasta (filantropi), program Desa Berdaya diharapkan mampu mengubah wajah desa di NTB dari wilayah tertinggal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.(sr/dkisntb)

TP PKK Banten Siapkan Lomba Pemberdayaan Keluarga untuk HKG 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 03 April 2026 — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten menyiapkan berbagai perlombaan pemberdayaan keluarga dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pemantapan program, salah satunya melalui pembinaan kepada pengurus TP PKK di delapan kabupaten/kota.

“Hari ini melakukan pembinaan terkait tertib administrasi,” kata Tinawati usai rapat bersama seluruh pengurus secara daring dan luring pada Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian peringatan HKG PKK akan diisi dengan sejumlah lomba, di antaranya lomba peduli kesehatan serta lomba Aku Hatinya PKK. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat, terutama dengan adanya banyak kader baru di tubuh PKK.

“Ini untuk memantapkan informasi dan edukasi, karena memang ada banyak kader baru,” paparnya.

Tinawati berharap, seluruh pengurus TP PKK di berbagai tingkatan dapat memahami program yang telah disusun, sehingga manfaat dari gerakan pemberdayaan keluarga dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pengurus mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga provinsi, guna memastikan program berjalan optimal dan berkelanjutan.

Lomba jelang Rakornas Juli 2026 akan digelar berjenjang dari desa hingga provinsi, dengan harapan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.(WartainBanten)

Gubernur Banten Andra Soni Sambut Pemeriksaan LKPD 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 03 April 2026 — Gubernur Banten, Andra Soni, menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menilai, proses tersebut menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai mengikuti Entry Meeting pemeriksaan LKPD 2025 yang digelar BPK RI di kantor BPK Perwakilan Jakarta, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Banten terbuka dan mendukung penuh jalannya pemeriksaan yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Ia juga memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan bersikap kooperatif selama proses audit berlangsung.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik,” katanya.

Kegiatan Entry Meeting tersebut diikuti oleh 16 provinsi yang hadir langsung bersama pimpinan DPRD masing-masing serta kepala perwakilan BPK daerah. Sementara itu, pemerintah kabupaten dan kota lainnya mengikuti kegiatan secara hibrida.

Entry Meeting dipimpin oleh Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi. Dalam arahannya, Bobby menekankan pentingnya penguatan kondisi fiskal daerah agar pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih mandiri dan optimal.

“Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan penurunan kemiskinan,” ujarnya.

Selain itu, BPK juga menyoroti implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) sebagai salah satu elemen penting dalam tata kelola pemerintahan. Penggunaan sistem tersebut dinilai berpengaruh terhadap penentuan opini atas laporan keuangan daerah.

BPK turut mengingatkan pentingnya pengelolaan aset daerah yang baik dan perlunya mitigasi bersama untuk memastikan seluruh aspek tata kelola keuangan berjalan sesuai ketentuan.

Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan Pemerintah Provinsi Banten dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.(WartainBanten)

Pasca Idul Fitri, Polsek Bunut Tingkatkan Kamtibmas.

0

PELALAWAN – Polsek Bunut jajaran Polres Pelalawan terus berupaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui langkah-langkah persuasif. Pada Jumat (03/04/2026) sekira pukul 09.30 WIB, Polsek Bunut kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat sekaligus Cooling System yang menyasar langsung warga di wilayah hukumnya.

Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, S.H., yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Bunut, Aipda S.E. Pardosi.

Pesan Kamtibmas dan Edukasi Hukum

Dalam suasana dialogis yang hangat, Aipda S.E. Pardosi menyampaikan beberapa pesan penting dari Kapolsek Bunut kepada masyarakat, di antaranya:

1. Penguatan Siskamling: Warga diajak berperan aktif dalam mencegah tindak kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) dengan menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna menciptakan situasi yang tertib dan kondusif.

2. Perang Terhadap Narkoba dan Judi Online: Mengingat pemerintah sedang gencar memberantas judi daring melalui Satgas khusus, Polsek Bunut menghimbau warga agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online maupun penyalahgunaan Narkoba. Pihak kepolisian juga memberikan pemahaman terkait sanksi hukum berat bagi pelanggarnya.

3. Perlindungan Anak dan Norma Sosial: Menjelang Bulan Suci Ramadhan, masyarakat diingatkan untuk menjaga norma-norma susila, mencegah kenakalan remaja seperti bullying, pengaruh LGBT, serta mencegah kekerasan seksual atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

4. Stop Karhutla: Kanit Binmas menekankan larangan keras membuka lahan dengan cara membakar (Karhutla), mengingat tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang berakibat pada sanksi pidana serius.

Mendengar dan Memberi Solusi

Kegiatan Jumat Curhat ini merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri. Tujuannya adalah mendengarkan secara langsung keluhan, saran, maupun permasalahan yang dialami masyarakat terkait situasi Kamtibmas.

“Kami hadir untuk mendengar. Dengan berdialog langsung, Polri dapat memberikan solusi cepat atas permasalahan warga sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga,” ujar Aipda S.E. Pardosi menutup kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Masyarakat menyambut baik kehadiran personel Polri yang rutin menyambangi mereka untuk memberikan rasa aman.

Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Wagub Banten Sampaikan Duka Mendalam

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 03 April 2026 — Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian di Lebanon. Ketiga prajurit tersebut tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Turut berduka cita dan merasa sedih. Itu adalah perjuangan. Mudah-mudahan almarhum diterima Allah SWT dan mereka mati syahid karena berjuang membela kebenaran dan perdamaian internasional,” ujar Dimyati usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Kabupaten Pandeglang di Gedung DPRD Pandeglang, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pengabdian para prajurit tersebut bukan sekadar menjalankan tugas negara, melainkan bagian dari misi kemanusiaan yang mulia. Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, turut merasakan kehilangan yang mendalam atas gugurnya para penjaga perdamaian tersebut.

Tiga prajurit yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Mereka merupakan bagian dari Kontingen Garuda yang bertugas menjaga stabilitas serta melindungi warga sipil di wilayah konflik Lebanon Selatan.

Insiden tragis yang merenggut nyawa ketiganya terjadi dalam dua peristiwa berbeda pada 29 hingga 30 Maret 2026. Serangan artileri yang menghantam markas pasukan serta ledakan saat pengawalan konvoi logistik menjadi penyebab gugurnya para prajurit, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, menegaskan bahwa kehadiran pasukan Indonesia di Lebanon bukan untuk berperang, melainkan sebagai penjaga perdamaian dunia.

“Mereka bertugas jauh dari tanah air, bukan untuk berperang, bukan untuk menyerang siapa pun. Pasukan perdamaian Indonesia hadir untuk memastikan tidak ada lagi korban sipil akibat konflik bersenjata,” katanya.

Rizki mengecam serangan terhadap pasukan perdamaian sebagai pelanggaran serius hukum internasional, mendesak investigasi menyeluruh dan transparan, serta mengajak memberi penghormatan dan doa bagi prajurit yang gugur serta ketabahan bagi keluarga mereka.(WartainBanten)

Sat Samapta Polres Lamongan Gelar Patroli Bersepeda, Dukung Efisiensi BBM dan Jaga Kamtibmas

0

Sat Samapta Polres Lamongan Gelar Patroli Bersepeda, Dukung Efisiensi BBM dan Jaga Kamtibmas

LAMONGAN//Warta.in, 02/04/2026 – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sat Samapta Polres Lamongan melaksanakan kegiatan patroli bersepeda pada Kamis (2/4).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh IPDA Musyafak selaku Kanit Patroli Sat Samapta Polres Lamongan.

Patroli menyasar sejumlah titik keramaian dan lokasi strategis di wilayah Kabupaten Lamongan.

Adapun rute patroli meliputi Alun-Alun Lamongan, Pasar Tingkat Lamongan, BRI Cabang Lamongan, lingkungan RT 04 RW 03 Sukomulyo, Perumahan Pagerwojo, Jalan Pahlawan, Jalan Sunan Drajat, hingga Mapolres Lamongan.

Kegiatan patroli bersepeda ini tidak hanya sebagai bentuk inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, namun juga sebagai langkah konkret mendukung program pemerintah dalam penghematan BBM.

Selain itu, patroli dilakukan secara dialogis dengan menyapa masyarakat secara langsung guna membangun kedekatan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menimbulkan efek pencegahan (deterrent effect) terhadap potensi tindak kriminalitas jalanan.

Kasat Samapta Polres Lamongan, AKP Yossy Eka Prasetya Suwandana, S.H., melalui Kasihumas IPDA M.Hamzaid, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersepeda ini merupakan bagian dari upaya Polres Lamongan dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, serta selaras dengan program pemerintah.

“Melalui patroli ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung efisiensi penggunaan BBM. Selain itu, pendekatan dialogis juga menjadi sarana untuk lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Polres Lamongan berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli rutin dengan berbagai inovasi guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

Pewarta: roy