27.2 C
Jakarta
Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog

IDUL ADHA 1447 H, BUPATI TEGASKAN PENTINGNYA AKTUALISASI NILAI EMPATI, GOTONG ROYONG DAN KEPEDULIAN SOSIAL

0

IDUL ADHA 1447 H, BUPATI TEGASKAN PENTINGNYA AKTUALISASI NILAI EMPATI, GOTONG ROYONG DAN KEPEDULIAN SOSIAL

Warta In Jabar | Sukabumi i — Pemerintah Kabupaten Sukabumi memusatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Alun-Alun Kecamatan Jampangtengah. Maka dari itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Forkopimda, hingga kepala perangkat daerah hadir di lokasi yang menjadi kebanggaan warga Jampangtengah.

Berdasarkan pantauan, warga pun berbondong-bondong ikut melaksanakan salat Idul Adha di tempat tersebut. Bahkan memadati daerah Alun-Alun yang memiliki luas sekitar 4000 meter persegi.

Pelaksaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Jampangtengah ini, diimami oleh H. Saprudin dan Khotib KH. Abdul Wahab

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H.Asep Japar mengatakan, terdapat dua dimensi yang dapat dimaknai dalam Idul Adha. Pertama berkaitan ibadah dan kedua ialah sosial. Sebab, Idul Adha atau yang sering disebut Idul Kurban ini mengajarkan umat muslim untuk berempati dan peduli terhadap seksama.

“Nilai empati, gotong-royong, selang saling membantu yang terkandung dalam Idul Kurban ini sangat relevan ketika diaktualisasikan dalam bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.

Semua hal tersebut tidak terlepas dari sejarah Nabi Ibrahim AS. Di mana dalam sejarah tersebut, mengajarkan keikhlasan, kepasrahan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

“Setiap pengorbanan yang didasari keimanan dan ketakwaan, pasti dapat balasan terbaik oleh Allah SWT,” ucapnya.

Maka dari itu, Idul Adha ini, menjadi momen evaluasi dan muhasabah diri. Menjadi umat lebih baik, dan peduli kepada lingkungan sekitar.

“Mari kita jadikan Idul Adha ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya

Selain itu, bupati pun mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang berkurban. Termasuk masyarakat yang turut menyembelih hewan kurban.

“Terima kasih kepada semuanya. Semoga pelaksaan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban berjalan baik dan tertib,” harapnya.

Tak hanya itu saja, bupati pun mengajak masyarakat untuk mendoakan masyarakat yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci

“Mari kita doakan saudara kita yang sedang beribadah haji. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran beribadah, dan kembali ke tanah suci sebagai haji mabrur,” doanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, Pemkab Sukabumi menyedekahkan hewan kurban untuk masyarakat mencapai 322 ekor. Hal itu meliputi 22 ekor sapi dan 300 domba.

“Alhamdulillah sedekah hewan kurban tahun ini lebih banyak dibanding sebelumnya,” bebernya

Dari sejumlah hewan kurban tersebut, Pemkab Sukabumi pun menyerahkan satu ekor sapi untuk warga Kecamatan Jampangtengah. Hal itu termasuk pemberian sapi kurban dari Presiden RI H. Prabowo Subianto.

“Untuk warga Jampangtengah ada pemberian hewan kurban dari Pak Bupati dan Pak Presiden,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati pun menyerahkan hewan kurban (Alfi yonimar)

Polres Meranti Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban Iduladha 1447 H

0

MERANTI – Polres Kepulauan Meranti melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Mapolres Kepulauan Meranti, Rabu (27/5).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Kepulauan Meranti, serta panitia kurban.

Tahun ini, Polres Kepulauan Meranti menyembelih sebanyak 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari personel Polres Kepulauan Meranti serta dukungan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Rinciannya, satu ekor sapi berasal dari PT Timah, satu ekor sapi dari PT ITA, satu ekor sapi dari PT RAPP, serta tiga ekor sapi dari kelompok kurban personel Polres Kepulauan Meranti.

Selain itu, terdapat empat ekor kambing yang berasal dari Polsek Rangsang Barat sebanyak dua ekor, Polsek Tebingtinggi satu ekor, dan satu ekor lainnya merupakan qurban dari Iptu Mada Surya.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan, ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan antara kepolisian dengan masyarakat.

“Momentum Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” kata AKBP Aldi.

Setelah proses penyembelihan selesai, panitia melakukan pemotongan dan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat penerima kupon yang telah didata sebelumnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara personel kepolisian dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Polres Kepulauan Meranti juga melibatkan sekitar 30 warga sekitar Mapolres yakni Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Keterlibatan masyarakat tersebut merupakan bagian dari program Sabuk Kamtibmas yang dijalankan Polres Kepulauan Meranti untuk memperkuat kemitraan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.

Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti

2 Terduga pengguna dan Pengedar Sabu Digerebek Jelang Subuh di Ampenan

0

2 Terduga pengguna dan Pengedar Sabu Digerebek Jelang Subuh di Ampenan

Warta.in
Mataram, NTB – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram kembali mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kota Mataram. Kali ini, penggerebekan dilakukan di sebuah rumah di Lingkungan Karang Ujung, Kelurahan Dayen Peken, Kecamatan Ampenan, Rabu menjelang subuh (27/05/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua terduga yaitu seorang Pria dan Seorang Perempuan berinisial YWU, Pria (33) dan DO, Perempuan (25) yang keduanya merupakan warga Kecamatan Ampenan.

Saat penggeledahan berlangsung, petugas menemukan narkotika jenis sabu seberat 1,31 gram, serta sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkoba, seperti alat konsumsi sabu, alat komunikasi, dan uang tunai.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan bersama kedua terduga untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP Remanto, SH., membenarkan pengungkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah tim menerima laporan masyarakat dan melakukan penyelidikan mendalam.

“Kasus ini terungkap berkat informasi dari masyarakat yang kemudian kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Setelah informasi dinyatakan akurat, tim langsung melakukan operasi penggerebekan,” jelasnya.

Menurut AKP Remanto, berdasarkan barang bukti yang ditemukan di lokasi, kedua terduga tersebut diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kedua terduga diamankan menjelang subuh. Dari barang bukti yang ditemukan, kuat dugaan mereka merupakan pengedar ataupun pengguna aktif narkoba,” tambahnya.

Kini kedua terduga tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram untuk mendalami peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Atas perbuatannya, para terduga dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 KUHP jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polresta Mataram dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke lingkungan permukiman warga, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian.n menjadi pengingat bahwa nilai keikhlasan, persaudaraan, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat NTB yang harmonis, religius, dan saling menguatkan.(sr/hpm)

Idul Adha di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Menggemakan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

0

Idul Adha di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Menggemakan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Warta.in
Mataram, NTB — Ribuan umat Islam memadati Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5), dengan pesan kuat tentang keikhlasan, kesetaraan manusia, dan pentingnya memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa sejak pagi hari ketika masyarakat dari berbagai kalangan datang memenuhi halaman Kantor Gubernur NTB untuk melaksanakan Shalat Idul Adha bersama.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, turut hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan ribuan jamaah yang mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut.

Sebelum Shalat dimulai, Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, mewakili Gubernur NTB mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Idul Adha mengajarkan nilai kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun latar belakang kehidupan.

Bertindak sebagai imam Shalat Idul Adha, Dr. TGH. Sabarudin Abdurrahman, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr. TGH Muslihuddin Mustaqim.

Dalam khutbahnya, Dr. TGH Muslihuddin Mustaqim mengajak umat Islam meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurutnya, Idul Adha bukan sekedar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi momentum menghadirkan nilai pengorbanan, kasih sayang, dan solidaritas sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS telah memberikan teladan agung tentang keikhlasan dan ketaatan. Pengorbanan yang mereka lakukan bukan karena kepentingan duniawi, melainkan semata-mata untuk menjalankan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menyoroti makna kesetaraan yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah haji, ketika seluruh umat Islam hadir tanpa sekat jabatan, kekayaan, maupun status sosial.

“Ibadah haji mengajarkan kepada kita bahwa manusia adalah setara. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin, antara pejabat dan rakyat biasa. Semua berdiri di hadapan Tuhan yang sama,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial. Ketika kita berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan, di situlah nilai pengorbanan, kasih sayang, dan keadilan sosial diwujudkan,” ungkapnya.

TGH Muslihuddin Mustaqim berharap nilai-nilai Iduladha tidak berhenti pada seremoni ibadah semata, tetapi terus hidup dalam kehidupan masyarakat melalui sikap saling membantu, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kebersamaan.

“Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan diridhai Allah SWT,” tutupnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Lapangan Bumi Gora berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat hingga akhir pelaksanaan.

Salah seorang jamaah, Muhammad Ali, warga Lingkungan Karang Kelok, mengaku bersyukur dapat mengikuti Shalat Idul Adha bersama masyarakat di halaman Kantor Gubernur NTB.

“Alhamdulillah saya bisa hadir mengikuti Shalat Idul Adha di halaman Kantor Gubernur ini. Semoga tahun depan pelaksanaannya semakin baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Farida, warga Kampung Jawa, yang berharap pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun mendatang semakin tertata sehingga suasana ibadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk.(sr/dkisntb)

Polda NTB Sembelih Ratusan Hewan Kurban, Daging Dibagikan Kepada Masyarakat Penerima Manfaat

0

Polda NTB Sembelih Ratusan Hewan Kurban, Daging Dibagikan Kepada Masyarakat Penerima Manfaat

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polda NTB menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Baitussalam Polda NTB, Rabu (27/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE., MH., dan dihadiri para pejabat utama Polda NTB, panitia kurban, pengurus Masjid Baitussalam, serta perwakilan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, Polda NTB bersama seluruh Polres/ta jajaran tahun ini menyalurkan sebanyak 216 ekor sapi dan 45 ekor kambing sebagai hewan kurban yang tersebar di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.

Rinciannya, Polda NTB menyembelih 24 ekor sapi dan 14 kambing, Sat Brimob Polda NTB 21 sapi dan 1 kambing, Polresta Mataram 9 sapi, Polres Lombok Barat 7 sapi dan 4 kambing, Polres Lombok Tengah 8 sapi dan 1 kambing, Polres Lombok Timur 26 sapi dan 8 kambing, Polres Lombok Utara 2 sapi dan 1 kambing, Polres Sumbawa Barat 54 sapi, Polres Sumbawa 9 sapi, Polres Dompu 16 sapi, Polres Bima Kabupaten 25 sapi, serta Polres Bima Kota 7 sapi.

Dalam keterangannya, Kapolda NTB menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk keteladanan Nabi Ibrahim AS sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

“Kita bersyukur pada Hari Raya Idul Adha tahun ini Polda NTB kembali dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Daging hewan kurban tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, di antaranya anak yatim piatu, kaum duafa, purnawirawan Polri, janda, serta warga kurang mampu lainnya di seluruh wilayah NTB.

“Daging hewan kurban ini disalurkan melalui Polda NTB dan seluruh Polres/ta jajaran di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Kapolda NTB berharap momentum Hari Raya Kurban dapat meningkatkan nilai keimanan dan keikhlasan personel Polri, sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTB.

“Semoga keberkahan dari niat baik dan keikhlasan ini menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” tutupnya. (sr/hpntb)

Polsek Lawang Kidul Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

0

Warta In

“MUARA ENIM – Dalam momentum perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, Polsek Lawang Kidul melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban berupa satu ekor sapi di halaman Musolah Amanah Mapolsek Lawang Kidul, Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polsek Lawang Kidul sebagai bentuk kebersamaan serta meningkatkan nilai kepedulian sosial.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong. Personel Polsek Lawang Kidul turut terlibat dalam proses pelaksanaan kegiatan mulai dari persiapan hingga pendistribusian daging kurban.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lawang Kidul, IPTU Zakwan Rifqi, S.Tr.K., mengatakan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, serta mempererat hubungan antarpersonel dan masyarakat.

“Kegiatan kurban ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan. Melalui Idul Adha, kami berharap semangat berbagi dan gotong royong dapat terus tumbuh,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kurban juga menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas di lingkungan kepolisian agar semakin kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan rasa persaudaraan, baik di lingkungan internal maupun dengan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan Kapolres Muara Enim  agar seluruh jajaran terus menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta memperkuat sinergitas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Melalui momentum Idul Adha 1447 H, Polsek Lawang Kidul menunjukkan bahwa semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

(Zulkifli/tim)

Unej Sembelih 17 Hewan Kurban, Ratusan Paket Daging Dibagikan kepada Warga

0

Warta.in, Jember — Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, Universitas Jember (Unej) melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Al-Hikmah Unej, Jumat (tanggal menyesuaikan).

Pada pelaksanaan tahun ini, panitia kurban menyembelih total 17 hewan kurban yang terdiri dari 5 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi dosen serta mahasiswa sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Dari proses penyembelihan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 500 bungkus daging kurban yang selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat sekitar kampus dan pihak yang membutuhkan.

Ketua Panitia Kurban Unej, Muhammad Mukhlis Ridho, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan kurban tahun ini. Ia menilai antusiasme dan kontribusi seluruh pihak sudah berjalan dengan baik, khususnya dalam proses distribusi daging kurban kepada masyarakat.

“Untuk pelaksanaan tahun ini saya rasa sudah cukup baik, terutama dari sisi pendistribusian dan kontribusi panitia. Harapannya ke depan kepanitiaan bisa lebih berkembang lagi, termasuk membuka relawan atau volunteer agar sistem kerja semakin terstruktur dan proses distribusi lebih mudah,” ujarnya.

Mahasiswa angkatan 2025 tersebut juga berharap kegiatan kurban di lingkungan Unej dapat terus menjadi sarana mempererat kebersamaan, menumbuhkan nilai kepedulian sosial, serta meningkatkan semangat gotong royong antar civitas akademika dan masyarakat.

Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) Gelar Berbagi Qurban satu Ekor Sapi di Dusun Nogo Sambeng Lamongan

0

Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) Gelar Berbagi Qurban satu Ekor Sapi di Dusun Nogo Sambeng Lamongan

LAMONGAN //Warta.in – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah 2026 Masehi, Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) menggelar kegiatan bertajuk “ABJI Berqurban dan Berbagi” di Dusun Nogo, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, pada Rabu (27/05/2026)

Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat,pada kegiatan qurban tahun ini, ABJI menerima bantuan 1 ekor sapi dari Haji Tony Hartono yang kemudian disembelih dan dibagikan kepada warga sekitar. Proses pembagian daging qurban dilakukan secara tertib dengan melibatkan anggota ABJI serta masyarakat setempat.

Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia Suliono, S.H, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Haji Toni Hartono yang telah memberikan 1 ekor sapi untuk keluarga besar ABJI. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi beliau beserta keluarga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi qurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial ABJI kepada masyarakat serta sebagai upaya mempererat tali silaturahmi.

“Momentum Idul Adha ini mengajarkan kita tentang keikhlasan, kebersamaan, dan saling berbagi kepada sesama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Masyarakat Dusun Nogo pun mengaku senang dan terbantu dengan adanya pembagian daging qurban tersebut. Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan itu juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antara organisasi dan warga sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, ABJI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan (Roy)

Dugaan Masalah Pengelolaan Dana BOS di SMK Negeri 1 Hilisalawa Ahe

0
Nias selatan — warta.in
Kepala SMK Negeri 1 Hilisalawa Ahe berinisial LAN diduga menghindari konfirmasi wartawan terkait penggunaan Dana BOS, terutama dana pemeliharaan sarana dan prasarana.
Poin-Poin yang Disorot:
 Media mengaku sudah beberapa kali mencoba konfirmasi, tapi kepala sekolah disebut sulit ditemui dan sering menghindar.
Kejanggalan Penggunaan Anggaran
 Kepala sekolah menyatakan dana pemeliharaan sudah dipakai untuk kegiatan sekolah.
-Namun, sekolah baru pindah ke gedung baru yang belum resmi serah terima kunci. Muncul pertanyaan: pemeliharaan apa yang dimaksud?
 Kehadiran & Fasilitas Sekolah :
Kepala sekolah disebut jarang hadir. Saat wartawan datang, dari  20 guru hanya 10 yang ada di tempat.
Gedung baru diduga belum rampung dan tidak ada papan proyek.
Gedung lama sudah tidak layak, atap bocor saat hujan sehingga mengganggu KBM.
Tuntutan Publik:
Masyarakat meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sumut dan aparat penegak hukum segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut.
 Dasar Hukum yang Disinggung
UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
Larangan:_ Menutup akses informasi anggaran, tidak transparan dalam pengelolaan Dana BOS.
UU No. 40/1999 tentang Pers
Larangan :Menghalangi kerja jurnalistik dan proses konfirmasi wartawan.
UU No. 31/1999 jo UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Larangan : Menyalahgunakan Dana BOS, membuat laporan fiktif, menyalahgunakan jabatan.
PP No. 94/2021 tentang Disiplin PNS
Kewajiban: ASN menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Kepsek SMAN 1 Hilisalawa Ahe Disorot Soal Dana BOS

0
Nias Selatan – warta.in
Dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Hilisalawa Ahe, Kabupaten Nias Selatan, kembali menjadi sorotan publik.
Hal ini mencuat setelah seorang oknum Kepala Seksi (Kasi) SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah Nias Selatan diduga memblokir nomor WhatsApp wartawan yang berupaya melakukan konfirmasi terkait penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2020 hingga 2025.
Peristiwa berawal ketika wartawan menghubungi oknum Kasi SMA untuk meminta klarifikasi mengenai pengelolaan anggaran pendidikan di sekolah tersebut. Setelah wartawan memperkenalkan diri sebagai insan pers, komunikasi tiba-tiba terputus dan nomor yang bersangkutan diduga diblokir.
Selain itu, pihak sekolah juga dinilai tertutup. Tim wartawan yang mendatangi langsung SMAN 1 Hilisalawa Ahe mengaku tidak berhasil menemui kepala sekolah. Nomor telepon sekolah yang sebelumnya aktif kini tidak dapat dihubungi.
Sikap tertutup ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat terkait transparansi penggunaan Dana BOS yang bersumber dari APBN dan diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan siswa.
*Dasar Hukum yang Diduga Dilanggar
1. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik*
   Badan publik wajib menyediakan informasi yang benar, akurat, dan tidak menyesatkan. Menghambat akses informasi publik tanpa alasan hukum dapat dikategorikan sebagai pelanggaran.
2. UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers*
   Kemerdekaan pers dijamin undang-undang. Menghalangi kerja jurnalistik, termasuk menghambat konfirmasi dan peliputan, merupakan tindakan yang dilarang.
3. UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi*
   Setiap penyalahgunaan wewenang yang berpotensi merugikan keuangan negara dapat diproses hukum.
4. Petunjuk Teknis Dana BOS Kemendikdasmen*
   Pengelolaan Dana BOS wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Laporan fiktif dan penutupan akses informasi penggunaan anggaran termasuk pelanggaran juknis.
Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Inspektorat, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan evaluasi serta audit terhadap pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Hilisalawa Ahe guna memastikan tidak ada penyimpangan