Beranda blog

PTBA dan PNRE Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

0

Warta In.

“Jakarta, 2 Juli 2026 ,”PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)  tentang Kerja Sama Pengembangan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Area Operasional PTBA. Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk sinergi kedua perusahaan untuk mempercepat transisi energi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi bangsa.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menuturkan, sinergi antara Perseroan dan PNRE menjadi momentum strategis untuk mengambil peran dalam pengembangan proyek PLTS yang tercantum dalam RUPTL 2025 – 2034.

“Sinergi ini menjadi milestone strategis bagi PTBA dalam percepatan transformasi bisnis energi, penguatan portofolio EBT, dan peningkatan kontribusi pendapatan energi masa depan,” jelas Bambang.

Sebagai perusahaan energi, PTBA memandang keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai bagaimana mengurangi emisi karbon, tetapi juga bagaimana memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara optimal melalui inovasi dan penguasaan teknologi.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto meyakini, Sustainability Through Technology merupakan salah satu kunci utama menuju masa depan energi yang berkelanjutan. Teknologi memungkinkan PTBA menjawab tantangan lingkungan tanpa harus mengorbankan ketahanan energi maupun pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Perseroan memandang batubara tidak semata-mata harus ditinggalkan.

“Menurut saya yang lebih penting adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan energi yang semakin bersih, lebih efisien, dan mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Di sisi lain, kita juga terus mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari portofolio energi masa depan Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan transformasi yang sedang dijalankan PTBA,” terang Turino.

Selain mengembangkan proyek-proyek hilirisasi batubara seperti Coal to DME, SNG dan Kalium Humat yang memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi intensitas emisi, PTBA juga terus memperluas pengembangan bisnis energi baru dan terbarukan, dimana total portfolio PLTS Perseroan telah mencapai 1,2 MWp.

Melalui proyek-proyek seperti ini, PTBA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon secara signifikan dan mendorong terciptanya ekosistem green business yang berdaya saing. Perseroan berharap portofolio di bidang Energi Bersih dapat menjadi batu loncatan untuk mendapatkan Green Funding untuk proyek-proyek hilirisasi ke depannya.

“Melalui kerja sama dengan PT Pertamina New & Renewable Energy, kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan asset nasional yang dimiliki PTBA, termasuk pemanfaatan lahan pascatambang sebagai kawasan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun berbagai potensi renewable energy lainnya yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan,” urainya.

Turino menilai, lahan pascatambang yang selama ini telah direklamasi dan direhabilitasi memiliki potensi untuk ditransformasikan menjadi pusat-pusat energi hijau. Dengan demikian, kawasan yang sebelumnya menjadi bagian dari aktivitas pertambangan dapat memiliki kehidupan baru sebagai sumber energi bersih yang mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia.

“Salah satu problem PLTS adalah penyediaan lahan, nah disisi lain kami banyak lahan pascatambang yang direklamasi. Maka alangkah baiknya setelah reklamasi bisa menjadi sumber energi baru. Kami ada ribuan hektar, mungkin yang awal saya dengar dari teman-teman kami punya lebih dari 250 Ha lahan pascatambang yang siap untuk digunakan,” paparnya.

Turino percaya, kolaborasi antara PTBA dan PNRE akan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi BUMN dapat berkontribusi dalam mempercepat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan optimalisasi aset nasional.

(Zulkifli)

KASIR ALFAMART SIMPANG 4 PANGURURAN, BERIKAN STRUK TANPA MEMANDANG WAJAH KONSUMEN

0

Samosir, warta.in – Baru sekitar seminggu, gerai Alfamart di Simpang Empat Jalan Gereja Pangururan Samosir buka untuk umum. Posisinya yang strategis, di pinggir jalan besar, ada tempat parkir, sehingga mengundang banyak warga untuk berbelanja.

Salah satu warga Pangururan, Rabu/1 Juli 2026 sekitar pukul setengah enam sore masuk ke Alfamart yang baru buka itu untuk membeli beberapa kebutuhan. Setelah mengumpulkan barang barang yang akan dibayar dalam keranjang, si ibu itu pun menuju ke kasir pertama untuk membayar. Lalu si ibupun membayar dengan metode kris melalui handphonenya. Setelah itu, barang barang belanjaanpun sudah dimasukkan kasir ke dalam 2 kantong plastik.

Pada saat menyerahkan struk belanjaan, si kasir berbicara ke rekannya di samping kirinya sambil memandang wajah rekannyaitu, sementara itu tangannya memegang struk dan menjulurkan tangannya ke ibu. Melihat caranya yang sangat tidak patut itu, si ibu tak mau menerima struk itu. Merasa struk nya tidak diambil si ibu, sang kasir pun baru memandang ke si ibu dan berkata, ini struknya bu. Barulah si ibu mengambil struk itu dari tangan si kasir lalu keluar meninggalkan Alfamart

Ibu yang tak ingin disebut namanya itu, mengharapkan setelah berita ini tayang, pemilik Alfamart itu agar memberikan pelatihan extra kepada para kasir supaya kedepannya melayani konsumen dengan tata krama, santun, tidak berbicara kepada rekannya ketika sedang menghitung belanjaan. Samosir sedang jadi tempat idaman para turis lokal dan pasti akan memilih belanja di mini market. Oleh karenanya para karyawan mini market pun harus dengan ramah dalam melayani pembeli {red} lll

Gubernur NTB Rombak Total Tata Kelola ASN, Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

0

Gubernur NTB Rombak Total Tata Kelola ASN, Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

Warta.in
Jakarta , NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memulai reformasi besar dalam tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN). Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan pengembangan karier dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB ke depan akan berlandaskan kompetensi, integritas, rekam jejak, potensi, dan kinerja sebagai fondasi membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam konsolidasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Pertemuan yang dipimpin Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, itu dihadiri Gubernur NTB bersama jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi NTB sebagai langkah mempercepat reformasi birokrasi melalui penerapan Manajemen Talenta berbasis sistem merit.

“Reformasi birokrasi harus dimulai dari reformasi tata kelola ASN. Jabatan bukanlah hak yang diberikan karena kedekatan, tetapi amanah yang harus dipercayakan kepada mereka yang memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kinerja terbaik. Ketika orang yang tepat ditempatkan pada posisi yang tepat, birokrasi akan bergerak lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin berkualitas,” tegas Gubernur Miq Iqbal.

Menurut Gubernur, kualitas birokrasi sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, reformasi ASN menjadi salah satu agenda prioritas Pemerintah Provinsi NTB untuk memastikan seluruh perangkat daerah diperkuat oleh sumber daya manusia yang profesional, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan bekerja secara efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Kebijakan tersebut diwujudkan melalui penerapan Manajemen Talenta, yaitu sistem pengelolaan ASN yang menempatkan kompetensi, potensi, rekam jejak, serta capaian kinerja sebagai dasar utama dalam pengembangan karier, promosi, mutasi, dan pengisian jabatan. Dengan pendekatan ini, setiap keputusan kepegawaian dilakukan secara objektif, terukur, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip sistem merit.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, reformasi ini bukan sekadar pembenahan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, langkah tersebut diarahkan untuk menghadirkan birokrasi yang semakin lincah, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, serta berkualitas. Melalui sistem ini, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan prestasi kerja.

Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat implementasi Manajemen Talenta. Menurutnya, penguatan sistem merit menjadi kunci dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin dinamis.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mengawal transformasi manajemen ASN agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan praktik terbaik pengelolaan birokrasi nasional.

Bagi masyarakat, reformasi tata kelola ASN diharapkan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik. Ketika jabatan strategis diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi terbaik, proses pengambilan keputusan akan berlangsung lebih cepat, pelaksanaan program pembangunan menjadi lebih efektif, dan pelayanan kepada masyarakat semakin profesional.

Reformasi tata kelola ASN menjadi salah satu fondasi utama Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berdaya saing. Dengan menempatkan kompetensi sebagai dasar utama dalam pengisian jabatan, Pemerintah Provinsi NTB optimistis mampu mempercepat transformasi birokrasi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia.(sr/dkisntb)

 

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

0

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

Warta in
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kepala Negara menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh setiap anggota Polri.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kedekatan dengan masyarakat harus menjadi jati diri seorang polisi. Menurut Presiden, setiap anggota Polri harus hadir saat masyarakat membutuhkan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjalankan tugas untuk melindungi rakyat.

“*Pertama*, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi.
*Kedua*, jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat. Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu, kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan. Kepala Negara meminta seluruh personel Polri untuk berani membela kebenaran, melindungi masyarakat yang lemah, serta tidak gentar menghadapi tekanan apa pun dalam menjalankan tugas.

“*Ketiga*, tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar. Beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Presiden.

Menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang, Presiden Prabowo juga mengingatkan Polri agar terus meningkatkan profesionalisme dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan. Menurut Presiden, kemampuan tersebut menjadi kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan di masa kini maupun masa depan.

“*Keempat*, terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan. Kuasai teknologi. Kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas, dan yang andal,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan oleh Polri seorang diri. Karena itu, sinergi dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, media, pelaku usaha, petani, nelayan, buruh, serta seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat.

“*Kelima*, perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Polri harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, bersama akademisi, bersama media, bersama pengusaha, bersama petani, nelayan, dan buruh, bersama seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah dan membangun institusi yang rendah hati serta terbuka terhadap perubahan. Presiden menegaskan bahwa institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar, sedangkan institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“*Keenam*, jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik. Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati,” pungkas Presiden.

Enam pesan tersebut menjadi penegasan arah pembinaan Polri ke depan, yakni membangun institusi yang semakin profesional, modern, berintegritas, serta senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat. Melalui kepercayaan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan profesionalisme, sinergi nasional, dan komitmen untuk terus berbenah, Polri diharapkan semakin kokoh sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus pengawal utama stabilitas nasional. (sr/hpntb/BPMI Setpres)

 

 

 

DPC PWRI Purwakarta Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

0

Warta.in, Purwakarta – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Ketua DPC PWRI Purwakarta, Didi Supriady, menyampaikan bahwa insan pers dan Polri memiliki hubungan kemitraan yang sangat penting dalam menjaga kondusivitas daerah serta membangun kesadaran masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Semoga Polri semakin profesional, humanis, modern, dan semakin dicintai masyarakat. Pers adalah sahabat Polri dalam menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta stabilitas bangsa,” ujar Didi, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, sinergitas yang selama ini terjalin antara insan pers dan aparat kepolisian, khususnya di Kabupaten Purwakarta, telah berjalan dengan baik dan harmonis. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik, menangkal penyebaran berita hoaks, serta menjaga suasana aman dan damai di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi dedikasi jajaran Polri yang terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, baik dalam pelayanan publik, pengamanan kegiatan masyarakat, penegakan hukum, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Polri memiliki tugas yang tidak ringan. Di usia ke-80 tahun ini, kami berharap Polri semakin kuat, presisi, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi yang humanis dan responsif sangat dibutuhkan demi menciptakan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat,” tambah Didi.

DPC PWRI Purwakarta juga menilai bahwa keberadaan pers sebagai mitra strategis Polri memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang membangun, menciptakan edukasi publik, serta menjaga demokrasi yang sehat.

Melalui semangat “Pers Sahabat Polri”, DPC PWRI Purwakarta berharap hubungan baik antara insan pers dan institusi kepolisian dapat terus terjalin erat demi menciptakan situasi yang kondusif, aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Purwakarta maupun secara nasional.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 juga diharapkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan institusi Polri agar semakin dipercaya masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman di era modern dan digital saat ini.

Di akhir pernyataannya, Ketua DPC PWRI Purwakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung tugas dan pengabdian Polri demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Polri Untuk Masyarakat. Pers Sahabat Polri,” tutupnya.

 

(ds)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Cegah Dan Daya Tangkal 4C Di Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Cegah Dan Daya Tangkal 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu (01/07/2026)pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh Aiptu Nopan, Brigadir Bayu dan Brigadir Deni dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang dan Gudang Tembakau Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Guna Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan di Daerah Rawan Bencana

0

Guna Antisipasi Pohon Tumbang Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dan Pengecekan di Daerah Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Ngimbang – Babat di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Rabu (01/07/2026) pukul 10.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara itu Kapolsek Ngimbang AKP Andian Permana, S.Tr.K.S.I.K, menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan dan pengecekan pohon tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut .

Untuk pengendara apabila melintas selalu hati – hati dan Polsek Ngimbang memberikan himbauan kamtibmas juga himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme di Siang Hari

0

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme di Siang Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu siang (01/07/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Totok, Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu dengan sasaran Jalan raya Ngimbang – Jombang dan SPBU Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, “Bahwa patroli yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Untuk menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkap Kapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Dinsos Rejang Lebong Salurkan Bantuan Sandang Pangan untuk Warga Kurang Mampu dan Lansia

0

Warta.in-REJANG LEBONG.

Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong membagikan bantuan berupa sandang dan pangan kepada masyarakat kurang mampu serta lansia, Rabu 1 Juli 2026.

Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong, Hambali, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan program dari pemerintah pusat yang wajib dijalankan daerah.

“Sudah program dari pusat untuk menjalankan kegiatan bantuan ini. Disalurkan kepada masyarakat yang berhak mendapatkannya,” ujar Hambali.

Ia menegaskan, meski saat ini dalam kondisi efisiensi anggaran, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan tugas sosial kepada masyarakat.

“Meskipun kita dalam keadaan efisiensi, kita tetap menjalankan tugas sosial kepada masyarakat,” tambahnya.

Hambali menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Sosial. Pemerintah pusat menyalurkan bantuan ke pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan yang diajukan daerah.

“Pemerintah pusat dari Kementerian Sosial menyalurkan bantuan kepada pemerintah daerah sesuai dari apa yang diminta untuk kebutuhan daerah,” kata Hambali.

Penyaluran bantuan sandang pangan ini menyasar warga yang tercatat sebagai keluarga kurang mampu serta kelompok lanjut usia di wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat penerima manfaat.

Kasus Kematian AJZ Belum Terungkap, Pengacara Pertanyakan Absennya Ama Tara Zebua dari Pemeriksaan

0

“Kasus Kematian AJZ Belum Terungkap, Pengacara Pertanyakan Absennya Ama Tara Zebua dari Pemeriksaan.

Gunungsitoli — Kasus kematian Agnis Jance Zebua (AJZ) yang ditemukan tewas di Desa Hilina’a, Kecamatan Alasa Talu Muzoi, Kabupaten Nias Utara pada 15 Mei 2026, hingga kini belum menemukan titik terang. Meski polisi telah memeriksa 53 orang saksi, belum ada bukti yang mengarah langsung kepada pelaku.

Tim hukum keluarga korban, Darma’eli Krismon Hulu, SH, menyatakan pihaknya masih menaruh harapan pada proses kepolisian, terutama pemeriksaan forensik digital yang sedang berjalan di Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara.

“Kami juga sudah meminta penyidik berkoordinasi dengan Telkomsel Gunungsitoli dan pihak META untuk membuka rekam jejak komunikasi korban sebelum kejadian,” ujar Krismon Hulu.

Namun, satu hal yang menjadi tanda tanya besar bagi pihak keluarga: mengapa Ama Tara Zebua belum diperiksa? Padahal berdasarkan dokumen SP2HP dan SPDP, jenazah AJZ ditemukan di kebun milik orang tersebut.

“Secara logika, yang paling tahu seluk-beluk lokasi itu pasti pemiliknya. Sangat ganjil jika pemilik kebun tidak dimintai keterangan sama sekali,” tegas Krismon Hulu.

Pihak pengacara berharap polisi segera melengkapi pemeriksaan, sekaligus mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk menyampaikannya ke penyidik atau tim hukum keluarga, agar kebenaran segera terungkap.(Tim/Redaksi)