Meranti — Polres Kepulauan Meranti terus memperkuat langkah preventif dalam menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui program Police Goes To School dalam rangka Operasi Antik LK-26.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di SMP dan SMK Patria Dharma Selatpanjang, Jalan Rumbia, Kecamatan Tebing Tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, KOMPOL Wan Mantazakka, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Paroqi.
Dalam amanatnya, disampaikan bahwa kehadiran Polri melalui program Police Goes To School merupakan bentuk komitmen nyata dalam membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus memberikan edukasi langsung terkait bahaya narkoba.
“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah konkret Polri dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini,” tegasnya.
Kapolres Kepulauan Meranti melalui perwakilannya juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba, baik di kalangan pelajar maupun masyarakat umum, melalui edukasi, sosialisasi, dan pendekatan persuasif yang berkelanjutan.
Selain itu, Polres Kepulauan Meranti berkomitmen memperkuat sinergi dengan pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh narkoba.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Aguslan, S.H., Kasi Humas IPTU Iskandar Noprianto, jajaran personel Polres Kepulauan Meranti, kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMP dan SMK Patria Dharma Selatpanjang.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops juga mengajak para pelajar untuk menjaga lingkungan sejak dini, antara lain dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, serta menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan sehat sebagai bagian dari konsep green policing.
Isu bahaya narkoba menjadi penekanan utama dalam kegiatan ini. Ditegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Narkoba adalah musuh bangsa. Sekali mencoba, dampaknya bisa menghancurkan prestasi hingga merenggut masa depan. Jauhi dan berani katakan tidak,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
Para pelajar juga diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, perundungan, serta konsumsi minuman keras. Sebaliknya, mereka didorong untuk menyalurkan energi pada kegiatan positif seperti olahraga, seni, organisasi, dan prestasi akademik.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, dimulai dari upacara bendera hingga penyerahan simbolis bibit pohon kepada pihak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba serta upaya penanggulangannya.
Secara umum, kegiatan ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam membangun kesadaran hukum dan kedisiplinan pelajar sejak dini, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Polres Kepulauan Meranti menegaskan akan terus mengintensifkan kegiatan serupa guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman,
tertib, dan bebas dari pengaruh negatif.
Polres meranti Call center 110 .Kalau ada kejadian yg mendesak atau kriminal perlu bantuan Polri.Khusus polres meranti.(Gratis bebas pulsa)
Rilis Humas Polres Kepulauan Meranti Riau