Beranda blog

Bersama Pangdam II/ Sriwijaya Kapolda SumSel Pastikan Pengamanan RI.2 Berjalan Aman Dan Humanis

0

Warta In

“PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., meninjau langsung kesiapan pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Kota Palembang, Kamis (16/7/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memastikan agenda strategis kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sebagai fondasi pembangunan nasional.

Peninjauan dilakukan secara terpadu bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan. Sinergi lintas institusi tersebut menunjukkan soliditas aparat negara dalam mengawal agenda kenegaraan sekaligus memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Tiga objek strategis menjadi fokus peninjauan, yakni RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, Jembatan Musi V, dan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang. Selain memastikan kesiapan personel dan sistem pengamanan VVIP, Kapolda Sumsel bersama Pangdam II/Sriwijaya turut mendampingi secara langsung setiap rangkaian kegiatan Wakil Presiden Republik Indonesia pada seluruh titik kunjungan.

Dalam arahannya kepada seluruh personel, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan agenda kenegaraan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

“Pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia harus dilaksanakan secara profesional, terukur, dan penuh tanggung jawab. Namun yang tidak kalah penting, seluruh personel harus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur pengamanan menjadi kunci keberhasilan dalam mengawal agenda strategis negara sekaligus menjaga kondusivitas kamtibmas di Sumatera Selatan,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K., menjelaskan bahwa Polda Sumatera Selatan mengerahkan sebanyak 1.009 personel gabungan yang terbagi ke dalam berbagai satuan tugas dengan pola pengamanan yang terukur, dinamis, dan humanis.

“Prinsip utama kami adalah VVIP aman, namun denyut nadi rutinitas masyarakat tetap berjalan. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Personel di lapangan telah diinstruksikan untuk segera mengurai arus kendaraan setelah iring-iringan melintas sehingga tidak terjadi penumpukan lalu lintas yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pengamanan dan Forkopimda Sumatera Selatan dalam mendukung agenda strategis pemerintah.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda, pola pengamanan yang diterapkan mengutamakan keselamatan tamu negara sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, maupun PSEL Palembang bukan untuk membatasi ruang publik, melainkan memberikan pelayanan sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Inilah implementasi Polri Presisi yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Sinergi yang ditunjukkan Polda Sumatera Selatan bersama Kodam II/Sriwijaya dan Forkopimda menjadi cerminan soliditas penyelenggara negara dalam mengawal agenda nasional. Melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan terintegrasi, seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Keberhasilan tersebut semakin menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Sriwijaya.

(Zul/hms)

Somuntul Bunga Jalan Pasaribu “Tuan Sariburaja”: Disambut Ratusan Warga di Tano Ponggol Di Masanya

0

Pangururan, warta.in – Nama Somuntul Bunga Jalan Pasaribu, atau yang lebih dikenal dengan gelar Tuan Sariburaja, tak pernah lekang oleh waktu dalam ingatan masyarakat Pangururan, yang kini masuk wilayah Kabupaten Samosir.

Lahir tepat pada 4 Mei 1916, beliau bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia yang sangat dicintai rakyatnya.
Beliau beristrikan Tamelan boru Naibaho Sitangkaraen.

Penyambutan Hangat di Dermaga Tano Ponggol

Pada masa itu, akses menuju Pangururan didominasi jalur air. Setiap kali pulang kampung, kapal yang ditumpangi beliau pasti merapat di Dermaga Tano Ponggol.
Jalan dari dermaga hingga kediamannya saat itu masih berupa hamparan tanah lapang yang luas.
Berdasarkan cerita turun-temurun, sepanjang jalan tersebut sudah berjejer warga dari berbagai dusun untuk menyambut kedatangannya.
Suasana begitu hangat dan meriah. Beliau tak hanya menyapa dan bersalaman, tetapi juga dikenal sangat dermawan—satu per satu warga yang menyapa diserahkan uang sebagai tanda kasih sayang dan perhatian terhadap sesama.

Karena peristiwa ini terekam dalam ingatan warga dan tidak ada catatan resmi angka pastinya, diperkirakan pada penyambutan biasa hadir sekitar 100 hingga 500 orang. Jumlah ini bisa jauh lebih besar saat momen hari raya atau acara adat, bahkan mencapai ribuan orang dari berbagai pelosok Pangururan.

Biografi Singkat

Somuntul Bunga Jalan Pasaribu – Tuan Sariburaja
(4 Mei 1916 – 11 Mei 1986) | Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia Asal Samosir
Beliau lahir di Pangururan, Pulau Samosir, dan hidup melewati masa penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, hingga masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Atas pengabdiannya, pemerintah menganugerahi status Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia, dan makamnya ditetapkan sebagai Makam Perintis Kemerdekaan RI.

Masa Muda dan Perjuangan

Sejak muda, Tuan Sariburaja dikenal pekerja keras, berjiwa kepemimpinan, dan peduli tinggi terhadap nasib masyarakat.
Pada masa pendudukan Jepang, beliau bahkan beberapa kali ditahan karena keberaniannya membela kepentingan bangsa Indonesia.

Pelopor Usaha dan Tokoh Masyarakat

Setelah kemerdekaan, beliau menjadi pelopor dunia usaha di Pangururan:
• Perintis layanan angkutan bus pertama di kawasan Samosir
• Pemilik kilang padi yang membantu menggerakkan ekonomi warga
• Tokoh masyarakat yang dihormati atas kepemimpinan dan pengabdiannya

Keberhasilan usahanya membuka akses transportasi serta memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat setempat.

Kiprah Politik dan Pertemuan Kenangan

Beliau aktif sebagai pengurus Partai Nasional Indonesia (PNI).
Ketika Presiden Ir. Soekarno berkunjung ke wilayah Tapanuli pada dekade 1950-an, Tuan Sariburaja termasuk tokoh yang ikut menyambut langsung kedatangan Kepala Negara.

Kehidupan Keluarga dan Peristirahatan Terakhir

Dari pernikahannya dengan Tamelan boru Naibaho Sitangkaraen, lahir putri-putri yang kemudian menyambung kehidupan keluarga besar.
Putri bungsunya, Maria Magdalena boru Pasaribu, menikah dengan Raja Patuan Sori Sinambela, keturunan Raja Sisingamangaraja XII.

Tuan Sariburaja wafat pada 11 Mei 1986 dalam usia 70 tahun.
Beliau dimakamkan berdampingan dengan istrinya di kompleks pemakaman belakang HKBP Pangururan Gereja Bolon.

Sekitar tahun 1996–1997, Departemen Sosial membangun penanda khusus di lokasi tersebut sebagai penghormatan resmi.

Warisan Keteladanan

Hingga kini, nama Tuan Sariburaja dikenang sebagai tokoh yang menyatukan semangat perjuangan, jiwa wirausaha, kepemimpinan, dan pengabdian tulus.
Beliau membuktikan bahwa perjuangan bagi bangsa tidak hanya dilakukan di medan perang, melainkan juga melalui pembangunan ekonomi, pelayanan kepada sesama, dan menjaga nilai kehidupan berbangsa (red)

Kepala Dinkes Jember Belum Respons Dugaan Skandal di Salah Satu Puskesmas

0

Warta.in, Jember – Dugaan skandal yang melibatkan dua oknum pegawai di salah satu puskesmas di Kabupaten Jember terus menjadi perhatian publik. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kasus tersebut telah diketahui oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, bahkan Kepala Puskesmas yang bersangkutan telah membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai langkah maupun sanksi yang akan diberikan kepada kedua oknum tersebut. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai tindak lanjut penanganan kasus oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si. Konfirmasi dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari menghubungi melalui sambungan telepon, mengirimkan pesan WhatsApp, hingga mendatangi langsung Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi tersebut. Belum adanya respons membuat media belum memperoleh penjelasan resmi mengenai sikap Dinas Kesehatan maupun bentuk sanksi yang akan dijatuhkan terhadap kedua oknum yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Dalam praktik jurnalistik, konfirmasi kepada narasumber merupakan bagian dari prinsip keberimbangan agar setiap pihak memiliki kesempatan menyampaikan penjelasan maupun klarifikasi atas informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Di sisi lain, pejabat publik juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, terutama terkait persoalan yang menyangkut pelayanan publik dan integritas aparatur.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember masih belum memberikan tanggapan atas berbagai upaya konfirmasi yang telah dilakukan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari yang bersangkutan apabila memberikan penjelasan di kemudian hari sebagai bentuk komitmen terhadap pemberitaan yang berimbang.

Gandeng FKS, Kadisdik PALI Komitmen Dongkrak Mutu Pendidikan Tanpa Intimidasi.

0
module: NormalModule; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 41.0;

Warta.in//PALI, [16-07-2026] – Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) siap membangun era baru dalam pengelolaan dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, S.H., M.H., menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung penuh eksistensi dan program kerja Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten PALI.

Rapat kordinasi pembentukan forum komite sekolah

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat koordinasi antara pemerintah, pihak sekolah, dan orang tua murid demi melahirkan ekosistem pendidikan yang bersih, berprestasi, dan berintegritas.

Komitmen Bersama: Pendidikan Berkualitas Tanpa Intimidasi Dalam pernyataannya, Kadisdik PALI Harun, S.H., M.H., menekankan bahwa memajukan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bersandar pada program dinas semata. Diperlukan kemitraan yang kuat dengan wadah seperti FKS untuk menjembatani aspirasi masyarakat dan kebijakan sekolah.

“FKS PALI adalah mitra strategis kami. Kami memberikan dukungan penuh terhadap pergerakan ini. Bersama FKS, kita berkomitmen untuk mewujudkan transparansi anggaran, meningkatkan mutu belajar-mengajar, serta membentengi sekolah-sekolah dari praktik pungutan liar (pungli) maupun intimidasi dari pihak luar yang merugikan dunia pendidikan,” ujar Harun tegas.

Gebrakan FKS PALI: Pakta Integritas dan Kanal Aduan Mendapat lampu hijau dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan, pengurus FKS PALI bergerak cepat. Di bawah kepemimpinan ketua terpilih, FKS PALI langsung merumuskan beberapa langkah taktis operasional, antara lain:

Penyusunan Pakta Integritas Komite: Menjadi pedoman resmi agar setiap keputusan sumbangan sukarela diambil secara demokratis dan tidak membebani wali murid kurang mampu.

Standardisasi Fungsi Komite: Memastikan peran komite di setiap sekolah berjalan sesuai regulasi dan tidak sekadar menjadi formalitas penandatangan kebijakan kepala sekolah.

Kanal Aduan Terbuka: Menyediakan wadah komunikasi langsung bagi wali murid untuk melaporkan segala bentuk kejanggalan administrasi keuangan di lingkungan sekolah.

Sinergi Demi Masa Depan Anak Bangsa Melalui kolaborasi erat ini, Dinas Pendidikan dan FKS PALI berharap tidak ada lagi sumbatan informasi antara pihak sekolah dan orang tua. Dengan transparansi yang terjaga, fokus utama seluruh elemen pendidikan di Kabupaten PALI dapat dikembalikan sepenuhnya pada peningkatan prestasi siswa dan kesejahteraan tenaga pendidik.

 

(Muhamad Randi)

Gandeng FKS, Kadisdik PALI Komitmen Dongkrak Mutu Pend

0
module: NormalModule; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 41.0;

Warta.in//PALI, [16-07-2026] – Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) siap membangun era baru dalam pengelolaan dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, S.H., M.H., menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung penuh eksistensi dan program kerja Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten PALI.

Rapat kordinasi pembentukan forum komite sekolah

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat koordinasi antara pemerintah, pihak sekolah, dan orang tua murid demi melahirkan ekosistem pendidikan yang bersih, berprestasi, dan berintegritas.

Komitmen Bersama: Pendidikan Berkualitas Tanpa Intimidasi Dalam pernyataannya, Kadisdik PALI Harun, S.H., M.H., menekankan bahwa memajukan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bersandar pada program dinas semata. Diperlukan kemitraan yang kuat dengan wadah seperti FKS untuk menjembatani aspirasi masyarakat dan kebijakan sekolah.

“FKS PALI adalah mitra strategis kami. Kami memberikan dukungan penuh terhadap pergerakan ini. Bersama FKS, kita berkomitmen untuk mewujudkan transparansi anggaran, meningkatkan mutu belajar-mengajar, serta membentengi sekolah-sekolah dari praktik pungutan liar (pungli) maupun intimidasi dari pihak luar yang merugikan dunia pendidikan,” ujar Harun tegas.

Gebrakan FKS PALI: Pakta Integritas dan Kanal Aduan Mendapat lampu hijau dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan, pengurus FKS PALI bergerak cepat. Di bawah kepemimpinan ketua terpilih, FKS PALI langsung merumuskan beberapa langkah taktis operasional, antara lain:

Penyusunan Pakta Integritas Komite: Menjadi pedoman resmi agar setiap keputusan sumbangan sukarela diambil secara demokratis dan tidak membebani wali murid kurang mampu.

Standardisasi Fungsi Komite: Memastikan peran komite di setiap sekolah berjalan sesuai regulasi dan tidak sekadar menjadi formalitas penandatangan kebijakan kepala sekolah.

Kanal Aduan Terbuka: Menyediakan wadah komunikasi langsung bagi wali murid untuk melaporkan segala bentuk kejanggalan administrasi keuangan di lingkungan sekolah.

Sinergi Demi Masa Depan Anak Bangsa Melalui kolaborasi erat ini, Dinas Pendidikan dan FKS PALI berharap tidak ada lagi sumbatan informasi antara pihak sekolah dan orang tua. Dengan transparansi yang terjaga, fokus utama seluruh elemen pendidikan di Kabupaten PALI dapat dikembalikan sepenuhnya pada peningkatan prestasi siswa dan kesejahteraan tenaga pendidik.

 

(Muhamad Randi)

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Dimyati Perkuat Tata Kelola Keuangan Akuntabel

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 17 Juli 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk terus mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hal tersebut disampaikan Dimyati dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten dengan agenda Persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (16/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Dimyati mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Pemprov Banten dan DPRD Provinsi Banten dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan Provinsi Banten kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

“Proses tata kelola pemerintahan Tahun Anggaran 2025 telah kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Dimyati.

Ia menjelaskan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan tahapan akhir dalam siklus pengelolaan keuangan daerah setiap tahun. Sebelum Raperda disusun, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) terlebih dahulu diperiksa oleh BPK RI sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah.

“Hal ini menunjukkan komitmen bersama antara Pemprov dan DPRD Banten untuk selalu bersinergi dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik dan akuntabel,” lanjutnya.

Dimyati menuturkan, persetujuan DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Banten untuk menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) tentang Penjabaran Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, kedua dokumen tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) paling lambat tiga hari kerja setelah persetujuan bersama ditetapkan.

“Dokumen tersebut akan dievaluasi terlebih dahulu oleh Kemendagri sebelum resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” jelas Dimyati.

Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Banten atas berbagai pandangan umum, masukan, serta saran konstruktif yang telah diberikan selama pembahasan Raperda.

Menurutnya, berbagai masukan dari fraksi-fraksi DPRD menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Harapan kita bersama, sinergitas ini terus ditingkatkan demi mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan serta akuntabel untuk kesejahteraan masyarakat Banten,” pungkasnya.(WartainBanten)

Polsek Bunut Gelar “Jumat Curhat”, Ajak Warga Wujudkan Kamtibmas Kondusif

0

PELALAWAN.Warta.In – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, Polsek Bunut Polres Pelalawan kembali menggelar kegiatan “Jumat Curhat”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026 sekira pukul 09.30 WIB di wilayah hukum Polsek Bunut.Kegiatan yang merupakan Program Quick Wins Kapolri ini dipimpin langsung oleh Aipda Pardosi selaku Ps. Kanit Binmas Polsek Bunut, di bawah arahan Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga, S.H., M.H.Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah pesan penting terkait Harkamtibmas kepada masyarakat yang hadir.5 Poin Himbauan Utama Polsek Bunut:Jaga Keamanan LingkunganWarga dihimbau untuk aktif melaksanakan Siskamling di area tempat tinggal guna mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti Curat, Curas, dan Curanmor. “Keamanan dimulai dari kita bersama,” tegas petugas.Berantas Narkoba dan Judi OnlinePolsek Bunut memberikan pemahaman hukum dan sanksi terkait penyalahgunaan narkoba. Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak terlibat permainan judi online dalam bentuk apapun. Saat ini pemerintah telah membentuk Satgas khusus pemberantasan judi online.Cegah Kenakalan RemajaMasyarakat diminta berperan aktif mencegah kenakalan remaja berupa bullying, LGBT, dan persetubuhan anak di bawah umur yang meresahkan serta melanggar norma.Sosialisasi KarhutlaUnit Binmas memberikan pemahaman bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana.Jaga Norma dan KamtibmasWarga juga diimbau untuk tidak melakukan perbuatan asusila yang dapat melanggar hukum dan norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat.Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga, S.H., M.H melalui Aipda Pardosi menyampaikan bahwa “Jumat Curhat” bertujuan untuk mendengarkan langsung permasalahan dan keluhan masyarakat terkait situasi Kamtibmas maupun permasalahan lainnya. Dengan begitu, Polri dapat segera memberikan solusi yang tepat.”Kami mengedepankan langkah-langkah persuasif dan humanis. Silakan sampaikan aspirasi, keluhan, maupun informasi kepada kami. Mari bersama-sama menjaga Bunut tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat yang hadir.

FKS PALI Tancap Gas: Reformasi Komite Sekolah Demi Pendidikan Transparan

0
module: NormalModule; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 39.0;

FKS PALI Tancap Gas: Rakor Pembentukan Pengurus Baru Siap Kawal Transparansi dan Dongkrak Mutu Pendidikan Seluruh Sekolah!

Warta.in//PALI – Langkah segar untuk mereformasi dunia pendidikan di Bumi Serepat Serasan resmi dimulai. Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sukses menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Kepengurusan Kamis (16/07/2026).

Rapat kordinasi pembentukan forum komite sekolah

Agenda besar ini dirancang khusus untuk memperkuat struktur internal organisasi. Target utamanya adalah melahirkan sistem pengawasan yang solid demi mendongkrak mutu pendidikan dari tingkat SD hingga SMA di seluruh wilayah Kabupaten PALI.

Ketua FKS PALI, Efran, menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan baru ini bukan sekadar formalitas di atas kertas. Kehadiran wajah-wajah baru dalam struktur organisasi ini membawa misi besar untuk menjadikan komite sekolah sebagai motor penggerak perubahan. FKS PALI berkomitmen penuh untuk hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan pihak sekolah yang kritis, solutif, serta transparan.

Memutus Rantai Masalah, Mengawal Transparansi Selama ini, peran komite sekolah sering kali dianggap hanya sebagai pelengkap administratif. FKS PALI di bawah kepemimpinan Efran siap mendobrak stigma tersebut. Forum ini akan memposisikan diri sebagai mata dan telinga masyarakat untuk mengawal setiap kebijakan serta pengelolaan anggaran di lingkungan sekolah.

“FKS PALI dibentuk untuk menjadi mitra strategis yang mengawal transparansi di sekolah. Kita ingin memastikan tidak ada lagi sekat informasi antara pihak sekolah, orang tua murid, dan masyarakat. Jika pengelolaan sekolah transparan, maka lingkungan belajar yang sehat akan tercipta dengan sendirinya,” ujar Efran dalam sambutannya di hadapan para peserta rakor.

Transparansi ini dinilai menjadi kunci utama untuk menghindari potensi penyimpangan anggaran, seperti pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun sumbangan sukarela masyarakat. Dengan adanya pengawasan ketat dari FKS, setiap rupiah yang keluar harus benar-benar berdampak langsung pada fasilitas belajar siswa.

Sinkronisasi Mutu dari SD hingga SMA Tantangan pendidikan di Kabupaten PALI saat ini adalah pemerataan kualitas. Melalui rakor ini, FKS PALI menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang untuk menyinkronkan standar pelayanan pendidikan. Forum ini akan menjadi wadah berbagi solusi (sharing platform) bagi komite-komite sekolah di tingkat kecamatan.

Ada tiga pilar utama yang menjadi fokus FKS PALI ke depan:Standardisasi Peran Komite: Memastikan seluruh komite sekolah memahami fungsi mereka sebagai pengawas, bukan sekadar penandatangan dokumen.

Advokasi Hak Siswa: Menjamin anak-anak di pelosok PALI mendapatkan fasilitas, buku, dan kualitas pengajaran yang setara dengan sekolah di pusat kota.

Sinergi Lintas Sektoral: Membangun komunikasi yang kuat dengan Dinas Pendidikan Kabupaten PALI dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan guna menyelaraskan program kerja lapangan.

Langkah Strategis Pasca-Rakor Setelah struktur kepengurusan ini rampung difinalisasi, FKS PALI dijadwalkan akan segera melakukan audiensi dengan Bupati PALI serta jajaran Pemkab setempat. Langkah ini diambil untuk mengesahkan legalitas organisasi sekaligus menyerap aspirasi pemerintah daerah terkait peta jalan (roadmap) pendidikan PALI ke depan.

Masyarakat menaruh harapan besar pada kepengurusan FKS PALI yang baru ini. Kehadiran forum yang vokal dan independen diharapkan mampu membawa perubahan instan bagi performa akademis maupun non-akademis pelajar di Kabupaten PALI.

 

(Muhamad Randi)

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Gelar Pengcekan Jagung di Desa Ganggangtingan

0

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Laksanakan Pengcekan Tanaman Jagung di Desa Ganggangtingan

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Hari Kamis (16/07/2026),

Anggota jaga Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Ganggangtingan Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aiptu Djudi didampingi Brigadir Bayu di Desa Ganggangtingan

Pengecekan dilakukan di lahan jagung milik P karmin seluas 0.500 meter persegi yang berada di Dukuh Tingan RT 06. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 170 sentimeter, daun berwarna hijau segar, usia tanam sekitar 50 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai mencukupi berkat pemanfaatan air tadah hujan selama musim penghujan. Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas di Siang Hari

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Di Obvit Guna Cegah Kriminalitas di Siang Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Objek Vital (Obvit) guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, kamis siang (16/07/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Obyektif vital ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi bdan Brigadir Bayu dengan sasaran Jalan raya Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimban dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, “Bahwa patroli yang di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang di Obyek Vital ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.

Untuk menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkap Kapolsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)