Beranda blog

Momen Hari Kesaktian Pancasila, Rona Mairansyah Resmi Jabat Sekda Subang: Bupati Sebut Hasil Seleksi Terbuka

0

Momen Hari Kesaktian Pancasila, Rona Mairansyah Resmi Jabat Sekda Subang: Bupati Sebut Hasil Seleksi Terbuka

 

SUBANG, Warta In, Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang resmi berganti. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi yang akrab disapa Kang Rey, melantik Rona Mairansyah sebagai Sekda definitif menggantikan H. Asep Nuroni yang memasuki masa purna bakti.

 

Pelantikan bersejarah tersebut digelar di Pelataran Kantor Bupati Subang, Rabu (01/10/2026), usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Momentum tersebut sengaja dipilih sebagai bentuk efisiensi anggaran dan agar dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda.

 

Dalam sambutannya, Kang Rey menyampaikan permohonan maaf karena sempat terlambat hadir di upacara akibat kondisi kesehatan yang kurang fit.

 

“Kita panjatkan syukur kepada Allah SWT. Saya minta maaf tadi sempat terlambat karena harus disuntik dan diinfus dulu. Alhamdulillah untuk pelantikan Sekda baru ini bisa hadir langsung,” ujar Kang Rey mengawali pidatonya.

 

Apresiasi Untuk Pengabdian 40 Tahun Asep Nuroni.

 

Sebelum melantik pejabat baru, Kang Rey memberikan penghormatan khusus kepada Sekda sebelumnya, H. Asep Nuroni,S.Sos,M.Si, yang telah mengabdi hampir 40 tahun sebagai ASN di Kabupaten Subang.

 

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Subang, saya sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Asep Nuroni atas dedikasi dan kinerjanya selama ini,” kata Kang Rey.

 

Dengan gaya khasnya yang santai, Kang Rey pun sempat berkelakar soal masa purna tugas Asep Nuroni.

 

“Sudah 40 tahun mengabdi, sekarang sudah bebas Pak Asep. Tidak akan dimarahi Pak Gubernur lagi. Tugas itu sekarang dilimpahkan ke Pak Rona. Sekarang Bu Sekda bisa diajak liburan dulu,” canda Kang Rey yang mengundang gelak tawa Kapolres, Dandim, dan tamu undangan lainnya.

 

Seleksi Terbuka dan Demokratis.

 

Kang Rey menegaskan, proses seleksi Sekda kali ini berbeda dari sebelumnya. Prosesnya dilakukan secara terbuka, transparan, dan demokratis tanpa ada intervensi.

 

Ia menyebut, dari 10 ASN terbaik yang mendaftar, tim Pansel mengerucutkan menjadi 3 besar, dan akhirnya terpilih Rona Mairansyah sebagai yang terbaik.

 

“Terima kasih kepada 10 calon yang mendaftar, terutama 3 besar. Mereka adalah ASN pilihan terbaik Subang. Saya sengaja buat seleksi ini terbuka. Tidak ada main di belakang kamar,” tegas Kang Rey.

 

Bahkan, menurutnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah seleksi Sekda Subang, para Camat, Kabag, dan Kepala OPD dilibatkan untuk melakukan wawancara dan memberikan voting atau masukan langsung kepada calon Sekda.

 

“Baru kali ini seleksi Sekda dilakukan seperti ini. Para Eselon II dan Eselon III ikut memberikan penilaian. Ini penting agar Sekda yang terpilih benar-benar diterima oleh semua,” jelasnya.

 

Tugas Sekda Bukan Hanya Layani Bupati.

 

Pada kesempatan itu, Kang Rey juga menitipkan pesan khusus kepada Sekda baru. Menurutnya, tugas Sekda tidak hanya sekadar melayani Bupati dan Wakil Bupati, tetapi jauh lebih strategis dari itu.

 

“Sekda harus menjadi orkestrator, harus menjadi kolaborator, dan harus menjadi Bapak serta orang tua bagi seluruh ASN di Kabupaten Subang,” ujar Kang Rey.

 

Ia berharap Rona Mairansyah mampu mengkolaborasikan seluruh kekuatan OPD, Camat hingga staf di bawah untuk mewujudkan visi Subang yang lebih maju.

 

Di akhir sambutan, Kang Rey juga memberikan motivasi kepada 9 calon Sekda lainnya yang belum terpilih agar tidak patah semangat.

 

“Jujur saya bingung, tiga besar kemarin semuanya dekat dengan saya dan punya kemampuan luar biasa. Tapi karena Sekdanya hanya satu, mau tidak mau harus dipilih satu. Untuk yang belum terpilih, jangan kendor semangatnya,” pungkas Kang Rey.

 

Pelantikan yang dibarengkan dengan Upacara Hari Kesaktian Pancasila tersebut dihadiri lengkap oleh Forkopimda Subang, para Kepala OPD, Camat, dan ASN di lingkungan Pemkab Subang.

(Boby Chengos)

BREAKING: Pondasi Bangunan Sukma Nias Rp 87 MILIAR Diduga Gagal,

0

Gunungsitoli,Warta.in -Dugaan bobroknya proyek revitalisasi SMA Negeri Unggulan SUKMA Nias senilai Rp 87 Miliar di Jl. Nias Tengah Km 7,5 Desa Faekhu akhirnya terbukti.

Fakta paling mencolok yang berhasil dihimpun redaksi, *pagar tembok sekolah setinggi 3 meter yang baru beberapa minggu Dikerjakan dibangun sudah longsor dan tumbang. Padahal dalam DED resmi, pagar tersebut dirancang dengan struktur sloof, kolom 15×15 dan ring balok beton bertulang lengkap dengan pondasi pasangan batu kali.

Longsornya pagar tersebut menjadi bukti sahih bahwa *keseluruhan pondasi bangunan dasar diduga tidak dilaksanakan sesuai DED.

PONDASI BORE PILE 13,4 METER HANYA DI ATAS KERTAS?

Dalam DED, bangunan utama SMA SUKMA wajib menggunakan Pondasi Bore Pile diameter 40cm, kedalaman dua titik 13,4 meter, mutu beton 35 MPa.Dan dua Titik Pedalaman 11.8 meter Namun di lapangan, kuat dugaan pondasi tersebut tidak dibor sesuai kedalaman.

Begitu juga dengan DPT (Dinding Penahan Tanah) Tipikal IV setinggi 4,1 meter* yang menjadi kunci penahan tebing di lokasi berkontur curam, diduga dikerjakan asal jadi tanpa pasangan batu kali dan pasir urug sesuai spesifikasi. Akibatnya, tanah tidak tertahan dan pagar pun tumbang.

“Kalau pagar yang baru hitungan minggu saja sudah longsor, bagaimana dengan pondasi gedung utama yang menopang 12 rombel? Kami khawatir gedung ini akan ambruk saat siswa sudah masuk Januari 2027 nanti,” tegas sumber LSM.

PPK, KONSULTAN, DIREKSI MENGHILANG

Seperti biasa, saat pagar longsor dan pondasi dipersoalkan, *PPK, Konsultan Pengawas dan Direksi Proyek kembali menghilang dari lokasi. Padahal aksi demo Ormas dan LSM sudah berkali-kali dilakukan menuntut pertanggungjawaban.

Tidak ada penjelasan, tprogres yang jelas, dan setiap wartawan datang, ke direksi kosong melompong.

Publik Nias kini mendesak Gubernur Sumut Bobby Nasution yang pada 16 Juli 2026 lalu meninjau langsung proyek tersebut untuk tidak tutup mata. Audit forensik oleh Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera dilakukan sebelum uang rakyat Rp 87 Miliar benar-benar sia-sia menjadi bangunan gagal konstruksi.

KAPOLRES REJANG LEBONG BESERTA STAF, JAJARAN DAN BHAYANGKARI MENGUCAPKAN SELAMAT HARI  KE SAKTIAN PANCASILA.

0

Warta.in, RejangLebong,Bengkulu.

Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting bagi kita untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan.

Pancasila merupakan dasar negara dan menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila harus senantiasa kita amalkan dalam  kehidupan sehari-hari sebagai pedoman untuk menjaga persatuan, toleransi, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga per satuan dan keutuhan NKRI.”Ucap Kapolres Rejang Lebong, AKBP Syahrul Hariady, S.I.K.,M.H.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Indonesia Tangguh dan Bersatu”.

(Tim Redaksi)

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, Aptu Suhadi Aipda Afis dan Brigadir Sujito di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Kamis (01/10/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas dan di laporkan situasi Perempatan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang dalam keadaan lancar

Wakapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Sat Samapta Polres Rejang Lebong Gelar Patroli Rutin, Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas

0

Warta.in-RejangLebong, Bengkulu. Satuan Samapta Polres Rejang Lebong melalui Tim Bonte melaksanakan patroli rutin dalam rangka mengantisipasi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Kegiatan patroli dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 00.10 WIB hingga selesai. Patroli tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: SP/787/IX/Pam.1.3/2026 yang ditandatangani Kapolres Rejang Lebong.Patroli dipimpin oleh Katim Bonte Aipda M. Romi Junaidi, bersama personel Sat Samapta  Polres Rejang Lebong.

Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah titik di wilayah Kecamatan Curup Tengah,Curup Timur,CurupKota, Curup Utara, dan Curup Selatan.Adapun wilayah yang dilalui meliputi sejumlah kelurahan dan desa, antara lain Kelurahan Talang Rimbo Baru, Pelabuhan Baru, Sidoarjo, Air Sengak, Kepala Siring, Sukarajo, Kesambe Baru, Talang Ulu, Desa Cawang Lama, Desa Duku Ulu, Desa Duku Ilir, Kelurahan Karang Anyar, Pasar Tengah, Talang Benih, Air Rambai, Sawah Baru, Dusun Curup, Tunas Harapan, Makam Pahlawan, Air Putih Baru, Tempel, Desa Teladan, dan Desa Rimbo Recap.

Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel yang dipimpin oleh Katim Bonte. Dalam arahannya, personel diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selama patroli, personel juga memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing.  Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya agar aktivitas pada malam hari tidak mengganggu waktu istirahat warga.

Di wilayah Desa Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur, personel turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas serta tidak melakukan perbuatan yang dapat mengarah pada tindak pidana, termasuk membawa senjata tajam.Personel Sat Samapta juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi Layanan Polisi 110 maupun kepolisian terdekat apabila mengetahui atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas.

Dari hasil pelaksanaan patroli, situasi kamtibmas di wilayah yang dilalui terpantau aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya kelompok gengster maupun tindak pidana lainnya selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Tim Bonte Sat Samapta Polres Rejang Lebong di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Kegiatan patroli tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi arus lalu lintas terpantau ramai, lancar, dan kondusif serta Cuaca juga dalam kon disi cerah.Polres Rejang Lebong terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.Karena Polri Untuk Masyarakat ” PRESISI: Prediktif,  Respon sibilitas,Transparansi, Berkeadilan, Bersama Tim Bonte Sat Samapta Polres Rejang Lebong.

(Tim Redaksi)

Intensifkan Patroli Harkamtipmas Polsek Ngimbang Sisir Beberapa Obyek Vital Di Wilayah Ngimbang

0

Intensifkan Patroli Harkamtipmas Polsek Ngimbang Sisir Beberapa Obyek Vital Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Wartain – Guna mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan, Polsek Ngimbang Polres Lamongan mengintensifkan pengamanan wilayah melalui patroli Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) pada Rabu (30/09/2026). Pukul 09.00,wib

Langkah preventif ini menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas publik di wilayah hukum Kecamatan Ngimbang

Dalam penyisiran tersebut, personel Polsek Ngimbang Bripka Sujito dan Brigadir Deni menyisir, menyambangi titik-titik rawan seperti, Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), R3 Lamongrejo dan Galeri ATM BNI Aksi ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Iptu Istiono, S.H., menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan menutup niat maupun kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman secara nyata kepada masyarakat. Kami juga mengimbau petugas keamanan objek vital dan warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor bila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya Iptu Istiono, S. H.

Kehadiran Anggota personel Polsek Ngimbang mendapat apresiasi dari warga sekitar. Wardi (42), salah seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi patroli, mengaku lebih tenang dengan kehadiran polisi di pusat keramaian.

“Kalau sering ada patroli polisi yang lewat dan menyapa warga seperti ini, kami merasa jauh lebih tenang dan nyaman saat beraktivitas malam atau pas lagi ambil uang di ATM,” tutur Wardi

Seluruh rangkaian patroli Harkamtibmas berjalan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ngimbang terpantau aman, tertib, dan kondusif. [roy]

Revitalisasi SDN 2 Bedudu Rp 833.998.975 Disorot, Mekanisme Swakelola dan APD Jadi Pertanyaan

0

Lampung Barat, — Revitalisasi SDN 2 Bedudu,Kecamatan Belalau, Lampung Barat, dengan nilai bantuan mencapai Rp 833.998.975 dari APBN Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan.

Pantauan di lokasi menemukan sejumlah aspek pelaksanaan yang perlu mendapat penjelasan, mulai dari mekanisme swakelola, struktur Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), hingga penerapan keselamatan kerja.

Berdasarkan papan informasi yang terpampang di lokasi, pekerjaan tersebut tercantum sebagai Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender.

Besarnya anggaran membuat pelaksanaan Revitalisasi SDN 2 Bedudu penting diawasi secara terbuka,Terlebih, program tersebut menggunakan dana negara yang penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

Revitalisasi SDN 2 Bedudu dan Mekanisme Swakelola Sesuai petunjuk teknis Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, pelaksanaan revitalisasi menggunakan mekanisme swakelola yang melibatkan satuan pendidikan dan masyarakat.

Dalam mekanisme tersebut, P2SP memiliki posisi penting. Panitia bertugas mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, pengadaan barang dan jasa, dokumentasi, hingga pertanggungjawaban kegiatan.

Kepala Satuan Pendidikan juga memiliki kewenangan dalam menetapkan P2SP. Struktur tersebut sekurang-kurangnya mencakup penanggung jawab, ketua, sekretaris/logistik, bendahara, dan kepala pelaksana.

P2SP juga berkaitan dengan penetapan tenaga kerja serta pembagian pekerjaan berdasarkan kualifikasi dan keahlian.

Namun, ketika dikonfirmasi di lokasi, seorang pria yang mengaku sebagai komite (MS) atau kepala pelaksana pembangunan mengaku belum mengetahui secara jelas bentuk kepanitiaan yang bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut.

“Saya tidak tahu bentuk panitia, nanti saya tanyakan kepada kepala sekolah.”

Keterangan tersebut menjadi bagian yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, Sebab, apabila yang bersangkutan memang ditetapkan secara resmi sebagai kepala pelaksana, perlu dipastikan apakah namanya tercantum dalam struktur P2SP dan apa kewenangan yang diberikan kepadanya.

Sebaliknya, jika dirinya hanya bekerja sebagai tenaga pelaksana di lapangan, status dan hubungan kerjanya juga perlu diperjelas agar tidak muncul kesimpulan yang belum didukung dokumen.

Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga Perlu Dibuktikan Dari kondisi tersebut muncul pertanyaan mengenai bagaimana pekerjaan sebenarnya dikelola.

Adanya dugaan keterlibatan pihak ketiga tidak semestinya langsung disimpulkan hanya berdasarkan keterangan seorang pekerja.

Hal tersebut harus diuji melalui dokumen resmi, termasuk SK P2SP, dokumen pelaksanaan kegiatan, perjanjian kerja sama, dokumen pengadaan, serta bukti pertanggungjawaban penggunaan dana.

Jika terdapat pihak lain di luar struktur yang mengambil alih pengelolaan pekerjaan atau anggaran, perlu diketahui dasar kewenangannya.

Sebaliknya, apabila seluruh proses telah sesuai dengan mekanisme swakelola, pihak pengelola memiliki ruang untuk menunjukkan dokumen dan memberikan penjelasan kepada publik.

Prinsipnya sederhana: dugaan harus dibuktikan dengan dokumen, sementara pengelolaan uang negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Revitalisasi SDN 2 Bedudu Disorot dari Sisi Keselamatan Selain mekanisme pelaksanaan, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja melakukan aktivitas konstruksi dan pembongkaran. Dalam pengamatan tersebut, penggunaan alat pelindung diri (APD) terlihat belum merata.

Disamping papan anggaran dan belum adanya terpampang jelas sebuah peringatan wajib memakai APD namun fakta dilapangan hanya beberapa orang yang mengenakan helm.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan standar keselamatan kerja selama pekerjaan berlangsung.

Aktivitas konstruksi memiliki risiko kecelakaan,Karena itu, penggunaan APD semestinya disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan risiko yang dihadapi pekerja.

Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) menjadi salah satu rujukan dalam penerapan keselamatan konstruksi.

APD pada pekerjaan konstruksi dapat mencakup helm keselamatan, pelindung mata, sarung tangan, sepatu keselamatan, rompi keselamatan, serta perlengkapan lain sesuai risiko pekerjaan.

Pertanyaannya, apakah kewajiban penggunaan APD sudah dimasukkan dalam pengendalian risiko pekerjaan revitalisasi tersebut ?

Dan jika sudah diatur, siapa yang bertanggung jawab memastikan ketentuan keselamatan itu benar-benar di terapkan di lapangan?

Kepala Sekolah Belum Berhasil Dikonfirmasi Upaya INC MEDIA meminta penjelasan langsung kepada Kepala SDN 2 Bedudu belum membuahkan hasil.

Saat media hendak meminta klarifikasi mengenai struktur P2SP, mekanisme swakelola, penggunaan tenaga kerja, pengelolaan anggaran, serta penerapan keselamatan kerja, kepala sekolah disebut tidak berada di sekolah.

Padahal, dalam pelaksanaan program, Kepala Satuan Pendidikan memiliki peran penting, termasuk dalam penetapan P2SP dan pelaksanaan kerja sama program revitalisasi.

Karena itu, klarifikasi dari pihak sekolah menjadi penting agar pemberitaan tidak hanya bertumpu pada hasil pengamatan lapangan dan keterangan komite dan pekerja.

Rp 833.998.975 Lebih Harus Dipertanggungjawabkan Nilai bantuan Revitalisasi SDN 2 Bedudu mencapai Rp 833.998.975 nggaran sebesar itu tentu bukan angka kecil.

Karena bersumber dari APBN, publik berhak mengetahui apakah pelaksanaannya telah sesuai dengan petunjuk teknis, perjanjian kerja sama, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Pertanyaan publik juga tidak berhenti pada kualitas fisik bangunan. Mekanisme pengelolaan dana, pihak yang terlibat, penggunaan tenaga kerja, pengadaan material, hingga keselamatan pekerja merupakan bagian dari tata kelola yang patut diperhatikan.

Jika seluruh proses telah berjalan sesuai ketentuan, dokumen dan penjelasan resmi akan menjadi jawaban yang paling kuat.

Sebaliknya, apabila ditemukan pelanggaran, pihak berwenang dapat melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya.

Karena itu, beberapa pertanyaan penting masih membutuhkan jawaban: Siapa saja yang ditetapkan sebagai P2SP?

Apakah pria yang mengaku sebagai Komite pelaksana tercantum dalam SK P2SP?

Bagaimana mekanisme swakelola diterapkan dalam pekerjaan tersebut?

Apakah terdapat pihak lain yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan?

Bagaimana mekanisme pengadaan barang dan jasa dilakukan?

Siapa yang melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran?

Apakah seluruh pekerja telah mendapatkan APD sesuai risiko pekerjaan?

Siapa yang bertanggung jawab terhadap penerapan keselamatan kerja di lokasi?

Pertanyaan tersebut kini menunggu penjelasan dari Kepala SDN 2 Bedudu, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat, serta instansi terkait yang memiliki kewenangan dalam pengawasan dan pendampingan program.

INC Media Buka Ruang Klarifikasi,INC Media menegaskan bahwa pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk memvonis atau menyimpulkan telah terjadi pelanggaran.

Informasi mengenai dugaan ketidakteraturan pelaksanaan masih membutuhkan klarifikasi dan pemeriksaan dokumen dari pihak-pihak terkait.

INC Media membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi Kepala SDN 2 Bedudu, P2SP, Dinas Pendidikan kabupaten Lampung Barat, Kemendikdasmen/BPMP, pelaksana pekerjaan, maupun pihak lain yang terkait.

Setiap pihak yang disebut atau berkaitan dengan pemberitaan ini memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan penjelasan berdasarkan fakta dan dokumen.

Pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik pada akhirnya bukan semata-mata soal mencari kesalahan.

Yang lebih penting adalah memastikan setiap rupiah uang negara digunakan sesuai peruntukan, dikelola secara transparan, pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan, dan keselamatan pekerja tidak diabaikan.

INC Media akan terus mengikuti perkembangan dan menelusuri informasi terkait pelaksanaan Revitalisasi SDN 2 Bedudu berdasarkan data, dokumen, serta keterangan dari pihak-pihak yang berwenang.

 

Bersambung…

Polsek Ngimbang Guna Cegah Dan Daya Tangkal 4C Gelar Patroli Blue Light Di Malam Hari

0

Personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, dan Brigadir Deni Guna Cegah Dan Daya Tangkal 4C Gelar Patroli Blue Light Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu (30/09 /2026) pukul 21.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R, dan Brigadir Deni dengan sasaran beberapa titik rawan di jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Terminal Ngimbang, ATM BRI dan R3 Lamongrejo serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Kapolda Bengkulu dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

0
Oplus_16908288

Warta.In-BENGKULU.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu beserta seluruh staf dan jajaran mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026. Peringatan Hari Ke saktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang dan meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol.Yudhi sulistianto Wahid,S.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa Indonesia, khususnya peristiwa yang terjadi pada 30 September hingga 1 Oktober 1965 yang dalam sejarah Indonesia dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S).

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen kita dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila merupakan dasar negara dan menjadi landasan dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kapolda Bengkulu.

Menurutnya, semangat Hari Kesaktian Pancasila hendaknya diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan dan kesatuan, mengedepankan toleransi, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Kapolda Bengkulu juga mengajak seluruh personel Polda Bengkulu dan jajaran untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan semangat Pancasila, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Bengkulu berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta bersama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Bengkulu yang aman, damai, dan kondusif.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026
“Pancasila Pemersatu Bangsa, Indonesia Tangguh dan Bersatu”.

(Tim Redaksi)

Gelorakan Semangat 1 Oktober, Wakil Ketua DPRD PALI: Pancasila Adalah Pengikat Abadi Bangsa.

0

Warta.in//PALI, 1 Oktober 2026 – Momentum bersejarah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober kembali menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat fondasi ideologi negara. Dalam semangat memperingati hari bersejarah tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., menyampaikan pesan mendalam yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga persatuan nasional dan merawat keberagaman.

Sebagai salah satu pimpinan legislatif di Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar lambang negara atau hafalan teks semata. Lebih dari itu, Pancasila adalah jiwa, pandangan hidup, dan tameng utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai dinamika serta ancaman kebangsaan yang terjadi dari masa ke masa.

“Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum berharga bagi kita semua untuk menoleh kembali pada sejarah, bagaimana ideologi landasan negara kita tetap kokoh berdiri menerjang badai ujian sejarah. Keberadaannya membuktikan bahwa nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial merupakan pengikat abadi bagi bangsa yang majemuk ini,” ujar Firdaus Hasbullah dalam keterangannya.

Dalam peringatan tahun ini, politisi Partai Demokrat tersebut secara khusus menyoroti pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila di tingkat daerah, khususnya di wilayah Kabupaten PALI. Menurutnya, kerukunan antar warga dan stabilitas daerah hanya dapat terwujud apabila asas-asas kebersamaan senantiasa dikedepankan.

Ia mengusung seruan moral yang kuat guna memotivasi elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan: “Bersama kita jaga persatuan, junjung toleransi, dan wujudkan Indonesia yang lebih baik.” Pesan ini dinilai sangat relevan di tengah tantangan era modern, di mana arus informasi yang cepat dan potensi polarisasi sosial menuntut kedewasaan berpikir segenap warga negara.

Lebih lanjut, Firdaus Hasbullah memaparkan tiga poin krusial yang harus diresapi dalam memaknai Kesaktian Pancasila di kehidupan sehari-hari:

• Menjaga Persatuan Erat: Menolak segala bentuk provokasi dan perpecahan yang dapat merusak hubungan persaudaraan sesama warga daerah maupun sesama anak bangsa.

• Menjunjung Tinggi Toleransi: Menghormati perbedaan suku, ras, agama, dan golongan sebagai kekayaan khazanah bangsa, serta memastikan ruang dialog yang harmonis terus tercipta.

• Mewujudkan Aksi Nyata untuk Indonesia yang Lebih Baik: Berkontribusi positif di bidang masing-masing demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat luas secara berkeadilan.

Sebagai penutup, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI ini berharap agar peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak terjebak dalam seremonial tahunan belaka. Ia mendorong generasi muda, khususnya di Kabupaten PALI, untuk menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam perkembangan teknologi maupun pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan Pancasila sebagai nafas dalam setiap tindakan gotong royong kita. Dengan persatuan yang kokoh dan toleransi yang tinggi, kita optimis mampu membawa Kabupaten PALI dan Indonesia melangkah ke arah yang jauh lebih baik, adil, dan makmur,” pungkasnya.