29.3 C
Jakarta
Rabu, Mei 20, 2026
Beranda blog

ANTARA MAUT DAN TAKDIR: MISTERI SELAMATNYA WAKIL GUBERNUR VASKO RUSEIMY

0

ANTARA MAUT DAN TAKDIR: MISTERI SELAMATNYA WAKIL GUBERNUR VASKO RUSEIMY; TUAH, PULUNG KEKUASAAN, DAN KEYAKINAN AKAN AMANAH BESAR DI MASA DEPAN

PADANG – Di tengah riwayat kehidupan manusia yang senantiasa berjalan beriringan dengan ketidakpastian dan kuasa takdir yang mutlak, sebuah peristiwa besar baru saja terjadi dan menyisakan kisah luar biasa yang kini menjadi pembicaraan hangat, perbincangan luas, serta bahan renungan mendalam di kalangan masyarakat luas. Peristiwa itu adalah kecelakaan hebat yang menimpa kendaraan yang ditumpangi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang meninggalkan kesan mendalam, rasa takjub, dan keheranan bagi siapa saja yang melihat langsung maupun mendengar ceritanya, mengingat betapa dahsyatnya benturan yang terjadi, namun sang pemimpin muda itu berhasil lolos dari cengkeraman maut tanpa halangan berarti.

Saya sempat menatap dan mengamati foto-foto dokumentasi lokasi kejadian dan kondisi kendaraan tersebut dalam waktu yang cukup lama, meneliti setiap detail kerusakan yang tergambar jelas di sana. Tampak dengan sangat nyata bahwa bagian depan kendaraan tersebut hancur lebur tak berbentuk lagi. Kap mesin yang seharusnya kokoh dan kuat tampak ringsek, penyok, dan masuk ke dalam seolah tidak memiliki daya tahan apa pun saat menghantam benda keras. Kaca-kaca jendela berhamburan berserakan ke segala arah, menjadi butiran kecil yang menyelimuti aspal tempat kejadian. Sementara itu, dalam rekaman video yang sempat beredar luas di tengah masyarakat, terlihat sekelompok orang berdiri mengelilingi kendaraan yang telah menjadi puing itu dengan raut wajah yang penuh ketegangan, kebingungan, dan rasa tidak percaya yang mendalam. Siapa pun yang melihat kondisi kendaraan yang hancur sedemikian rupa, pasti akan beranggapan bahwa kendaraan seperti itu, dengan tingkat kerusakan yang parah dan fatal, biasanya tidak menyisakan banyak kemungkinan bagi manusia yang berada di dalamnya untuk dapat keluar dengan selamat, apalagi tanpa luka yang berarti.

Namun, kenyataan berkata lain dan kuasa takdir menampakkan kebesaran-Nya: Vasko Ruseimy selamat.

Dan hal yang membuat masyarakat semakin sulit memahami, semakin bertanya-tanya, serta semakin meyakini adanya kekuatan lain yang bekerja di balik kejadian itu adalah apa yang terjadi sesudahnya. Hanya berselang satu malam pascakejadian yang nyaris merenggut nyawa itu, tepatnya pada keesokan paginya, Vasko terlihat kembali beraktivitas, berjalan sedikit tertatih namun tetap tegap, berwibawa, dan mampu menjalankan tugas kenegaraannya seperti biasa. Tidak berselang lama setelah itu, ia bahkan terbang menuju ibu kota Jakarta guna membawa kembali dan memperjuangkan berbagai kepentingan serta urusan penting bagi tanah kelahiran Sumatera Barat ke hadapan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Semua itu dilakukan seolah benturan keras, hantaman dahsyat, dan bahaya maut yang mengancam nyawanya pada malam itu sama sekali tidak mampu menghentikan langkahnya, tidak mampu melemahkan semangatnya, serta tidak mampu memutus amanah besar yang sedang dipikulnya.

Sangat wajar, sangat beralasan, dan sangat manusiawi rasanya jika kemudian banyak orang mulai berpikir, beranggapan, dan percaya dengan sepenuh hati bahwa ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang istimewa, serta sesuatu yang agung yang menyertai, melindungi, dan berada di balik diri Vasko Ruseimy.

Di tanah Minangkabau yang kaya akan budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai luhur peninggalan leluhur, masyarakat serta orang-orang tua sejak zaman dahulu kala memiliki keyakinan yang sangat kuat, mendasar, dan melekat erat dalam sanubari. Mereka percaya bahwa di dunia ini ada manusia-manusia tertentu yang telah dilahirkan ke tengah kehidupan dengan membawa tuah yang sangat besar, membawa kekuatan batin yang kokoh, serta membawa misi kehidupan yang mulia. Hidup manusia pilihan seperti itu senantiasa dijaga dengan ketat, langkah kakinya senantiasa dipayungi oleh kekuatan gaib yang tidak terlihat oleh mata biasa, serta roh-roh leluhur dan nenek moyang dipercaya senantiasa berjalan bersama, mengawal setiap gerak-geriknya. Para leluhur itu senantiasa mengawasi, melindungi, serta memastikan bahwa garis keturunan dan kehidupan manusia pilihan tersebut tidak akan jatuh, tidak akan berakhir, dan tidak akan terputus sebelum waktunya tiba, serta sebelum amanah besar yang dibawannya selesai diemban.

Karena landasan keyakinan budaya dan tradisi itulah, maka di dalam pandangan, pemahaman, dan tafsir masyarakat lama, ada jenis manusia yang sulit disentuh oleh maut. Bahaya kematian bisa datang mendekat, berada sangat dekat, bahkan mengancam seolah pasti akan membawa pergi nyawanya, namun selalu ada jalan keluar yang ajaib, selalu ada celah keselamatan yang terbuka, serta selalu ada pertolongan yang datang dari arah yang tak terduga untuk meloloskan dirinya. Orang-orang yang memiliki tanda kehidupan seperti itu, secara bulat dipercaya oleh masyarakat luas sedang dan akan dipersiapkan oleh semesta, oleh leluhur, maupun oleh Sang Pencipta untuk memikul amanah yang sangat besar, tugas kenegaraan yang berat, serta tanggung jawab kepemimpinan yang tinggi dan mulia bagi masyarakat dan bangsanya.

Dan kini, setelah peristiwa luar biasa itu menimpa dirinya, banyak orang mulai melihat, menafsirkan, dan menemukan tanda-tanda kebesaran itulah pada diri Vasko Ruseimy.

Sebab jika kita meninjau kembali, mengamati secara saksama, dan merenungkan betapa parahnya kerusakan kendaraan yang ditumpanginya, kejadian itu sesungguhnya sudah melewati batas-batas pemahaman logika biasa, penjelasan akal sehat, maupun hitungan ilmiah manusiawi. Besi yang seharusnya keras dan kuat menjadi remuk tak berbentuk, bodi kendaraan hancur lebur, dan bagian depan kendaraan nyaris hilang habis tak bersisa. Namun di balik semua kehancuran materi itu, sosok Vasko tetap keluar hidup, selamat, utuh, dan bahkan mampu kembali bekerja serta berjuang untuk kepentingan rakyat pada keesokan harinya dengan semangat yang tak surut sedikit pun.

Dalam tata nilai, kepercayaan, dan pandangan hidup masyarakat adat Jawa yang juga sangat kaya makna, dikenal istilah agung yang disebut sebagai pulung kekuasaan. Orang-orang Jawa meyakini dengan keyakinan yang tak tergoyahkan bahwa ada cahaya kepemimpinan, cahaya keagungan, dan cahaya kekuasaan yang turun secara khusus, terbatas, dan istimewa kepada manusia-manusia pilihan tertentu yang memang telah ditakdirkan untuk memimpin. Pulung kekuasaan itu tidak akan pernah datang, jatuh, atau menyertai sembarang orang, tidak berpihak pada kekayaan, dan tidak tunduk pada jabatan semata. Ia memiliki kekuatan sendiri untuk memilih, menentukan, dan jatuh hanya ke tempat-tempat yang memang layak dan pantas menerimanya. Orang yang telah terpilih, dipayungi, dan diiringi oleh pulung kekuasaan biasanya memiliki jalan hidup yang sangat berbeda, unik, serta penuh dengan kisah keajaiban. Mereka berkali-kali mendapatkan keselamatan, berkali-kali lolos dari ancaman bahaya, dan berkali-kali selamat dari keadaan yang seharusnya sudah pasti menghancurkan, membinasakan, atau mengakhiri riwayat hidup manusia biasa.

Alasannya sangat jelas dan penuh makna: karena kehidupan mereka sedang dibawa, diarahkan, dan dituntun menuju sesuatu yang besar, sesuatu yang mulia, serta sesuatu yang abadi bagi sejarah kehidupan bangsa dan negaranya.

Masyarakat Jawa zaman dahulu kala meyakini dengan sepenuh jiwa bahwa salah satu tanda paling nyata, paling kuat, dan paling sah dari manusia yang telah mendapat limpahan pulung kekuasaan adalah ketika maut datang menghampiri, berada sangat dekat, mengancam habis, namun akhirnya gagal, tidak berdaya, dan tidak mampu mengambil nyawanya. Dari peristiwa-peristiwa kritis seperti itulah, orang-orang mulai membaca tanda, mulai meyakini kebesaran, dan mulai memahami bahwa hidup seseorang itu sedang dijaga, dikawal, dan dilindungi oleh kekuatan yang sangat besar, kekuatan yang jauh melampaui kemampuan manusia biasa.

Dan Indonesia adalah negeri yang sangat kaya budaya, sangat menjunjung warisan leluhur, serta sangat percaya sepenuh hati pada tanda-tanda, pertanda, dan kebesaran takdir seperti itu.

Kemajuan zaman, gelombang modernitas, serta perkembangan ilmu pengetahuan tidak pernah benar-benar mampu menghapus, mengikis, atau mematikan keyakinan-keyakinan luhur yang telah tertanam ratusan tahun lamanya di dalam sanubari masyarakat nusantara. Hingga hari ini, masyarakat tetap percaya dan meyakini sepenuh hati bahwa ada manusia-manusia tertentu yang sejak awal kehidupan, sejak dalam kandungan, memang telah dipilih, ditunjuk, dan disiapkan untuk memimpin, mengayomi, serta membawa perubahan besar. Ada orang-orang yang hidupnya senantiasa dikawal oleh kekuatan gaib yang tidak terlihat oleh mata telanjang. Ada manusia-manusia yang setiap langkah kakinya senantiasa dijaga oleh semesta alam, oleh roh leluhur, dan oleh Sang Maha Kuasa, karena sejarah besar sedang menyiapkan tempat yang luas, tinggi, dan mulia untuk mereka di masa depan.

Oleh sebab itulah, tepat dan sangat beralasan jika setelah peristiwa kecelakaan yang penuh keajaiban tersebut, banyak orang mulai memandang, menatap, dan melihat sosok Vasko Ruseimy dengan cara yang berbeda, dengan pandangan yang lebih dalam, serta dengan rasa hormat yang semakin menjulur tinggi.

Di mata masyarakat luas, ia tidak lagi hanya sekadar terlihat sebagai seorang pemimpin biasa, atau sekadar pemimpin muda yang penuh semangat dan gagasan brilian semata.

Ada aura lain yang tampak melingkar, menyelimuti, dan mengelilingi dirinya.
Ada kesan kuat yang terbangun di benak banyak orang, bahwa dirinya sedang, telah, dan akan terus dipayungi oleh sesuatu yang sangat besar, sangat agung, dan sangat mulia.

Bahkan, foto-foto kondisi kendaraan yang hancur lebur, remuk, dan ringsek itu justru bukannya menakutkan, melainkan menjadi bukti nyata, alat bukti sejarah, serta penguat utama bagi tumbuhnya keyakinan masyarakat tersebut. Orang-orang melihat betapa hancurnya besi dan kendaraan yang ditumpanginya, lalu melihat betapa utuh, tegar, dan kokohnya Vasko tetap hidup, berdiri tegak, serta kembali bekerja seperti biasa. Di dalam benak, pikiran, dan pemahaman banyak orang, peristiwa nahas itu perlahan berubah makna menjadi sebuah pertanda agung, menjadi bukti sejarah, serta menjadi tanda sah bahwa dirinya memang bukanlah manusia pada umumnya, manusia biasa, atau manusia sembarangan. Bahwa di dalam dirinya tersimpan, mengalir, dan bersemayam tuah yang sangat besar.

Bahwa ada roh-roh leluhur dan nenek moyang yang senantiasa hadir, berjalan, dan menjaga setiap langkah kakinya.

Bahwa ada pulung kepemimpinan yang mulia, agung, dan besar yang sedang, akan, dan terus mengiringi setiap perjalanan hidupnya.

Dan bahwasanya, Vasko Ruseimy memang telah, sedang, dan akan terus dilahirkan, dipersiapkan, serta ditakdirkan untuk mengemban amanah kepemimpinan yang jauh lebih besar, jauh lebih luas, dan jauh lebih bermakna bagi masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia tercinta ini.

(TIM HD/Redaksi)

Oleh: Arvindo Noviar

KLARIFIKASI TERLAKSANA, PT CCUK DAN KUASA HUKUM PELAPOR SEPAKAT TIDAK MEMPERPANJANG PERMASALAHAN

0

Surabaya, 20 Mei 2026

Menindaklanjuti persoalan yang sebelumnya berkembang terkait dugaan penggunaan data pribadi dalam proses penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), pihak PT. Citra Catur Utama Karya (CCUK) akhirnya menunjukkan itikad baik dengan menemui kuasa hukum dari pelapor guna memberikan klarifikasi secara langsung.

Langkah klarifikasi tersebut dilakukan berdasarkan adanya berbagai pemberitaan media yang selama ini beredar di tengah masyarakat, sehingga pihak PT. CCUK merasa perlu memberikan penjelasan secara langsung agar persoalan tidak berkembang menjadi informasi yang simpang siur maupun bola liar di masyarakat.

Pertemuan dan audiensi klarifikasi tersebut dilaksanakan di salah satu café di Surabaya dan dihadiri oleh pihak PT. CCUK serta perwakilan kuasa hukum pelapor dari LBH IRO YUDHO WICAKSONO, yang diwakili oleh Ketua DPD Jawa Timur, Adv. Muhammad Taufiq, S.H., CLA.

Dalam klarifikasinya, pihak PT. CCUK menjelaskan bahwa selama proses penempatan PMI, perusahaan pada prinsipnya hanya menerima dokumen dari calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang melakukan pendaftaran. Adapun terkait pengurusan maupun kelengkapan dokumen, pihak PT. CCUK menyampaikan bahwa hal tersebut tidak dilakukan oleh perusahaan dan diserahkan sepenuhnya kepada CPMI yang bersangkutan.

Melalui audiensi tersebut, pihak kuasa hukum pelapor menyatakan telah memperoleh kejelasan mengenai pokok persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian dan polemik.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO menyambut baik adanya itikad baik dan komunikasi terbuka dari pihak PT. CCUK sehingga permasalahan yang berkembang dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan persoalan yang berkepanjangan.

Ketua DPD Jawa Timur LBH IRO YUDHO WICAKSONO, Adv. Muhammad Taufiq, S.H., CLA menyampaikan:

> “Kami menghargai itikad baik dari pihak PT. CCUK yang telah bersedia hadir dan memberikan klarifikasi secara langsung. Dengan adanya penjelasan tersebut, kami memperoleh kejelasan terhadap pokok permasalahan yang sebelumnya berkembang.”

Dengan adanya klarifikasi dan komunikasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk tidak mempermasalahkan maupun memperpanjang persoalan ini ke tahap selanjutnya.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO menegaskan bahwa penyelesaian secara terbuka, komunikatif, dan profesional merupakan langkah yang baik dalam menjaga kepastian hukum serta menghindari kesalahpahaman yang dapat berkembang di tengah masyarakat.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO tetap berkomitmen menjalankan fungsi pendampingan hukum dan kontrol sosial secara objektif, profesional, dan sesuai koridor hukum yang berlaku.

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN DI MUKOMUKO DINILAI TUMPUL KE ATAS; LP KPK TEGUR SATGAS PKH

0

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN DI MUKOMUKO DINILAI TUMPUL KE ATAS; LP KPK TEGUR SATGAS PKH: JANGAN TEBANG PILIH, KORPORASI DAN OKNUM PEJABAT JUGA WAJIB DITINDAK

MUKOMUKO, Warta.in – Sebuah sorotan tajam, kritik mendalam, dan peringatan keras kini dilontarkan secara terbuka, berani, dan penuh wibawa oleh Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Komisi Kabupaten Mukomuko, menyikapi pelaksanaan penegakan hukum serta penertiban kawasan hutan yang dilakukan oleh Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Berdasarkan pengamatan langsung, pemantauan rinci, dan penelusuran fakta yang dilakukan tim lembaga tersebut pada hari ini, Selasa (19 Mei 2026), ditemukan bukti nyata adanya ketimpangan perlakuan yang sangat mencolok, ketidakadilan proses hukum, serta pola kerja yang dinilai hanya tajam ke bawah namun tumpul dan enggan menyentuh pihak-pihak besar yang sesungguhnya diduga berkontribusi besar atas kerusakan dan perubahan fungsi kawasan hutan di daerah ini.

Berdasarkan data lengkap, fakta hukum, dan catatan lapangan yang telah terverifikasi kebenarannya hingga saat ini, tercatat baru ada dua badan usaha atau perusahaan yang telah dikenai sanksi tegas berupa pembekuan izin operasional. Tindakan itu diambil setelah kedua entitas tersebut terbukti secara sah melakukan pelanggaran administratif yang berat, serta dinilai tidak memenuhi kewajiban-kewajiban hukum, teknis, maupun lingkungan yang telah ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara ini. Kedua perusahaan yang telah ditindak dan dibekukan izinnya itu adalah PT BAT dan PT API. Di luar kedua nama besar itu, seolah belum ada langkah signifikan, tindakan tegas, maupun sanksi berat yang dijatuhkan kepada pihak lain, padahal fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh lebih besar dan kompleks.

Hal yang kemudian menjadi sorotan utama, titik berat permasalahan, sekaligus alasan mengapa lembaga pengawas ini angkat bicara adalah kecenderungan pola kerja, arah sasaran, dan fokus penindakan yang dilakukan oleh Satgas PKH selama ini. Dalam setiap pelaksanaan operasi, penertiban, maupun langkah penindakan hukum yang dijalankan, tim satgas tersebut dinilai jauh lebih cenderung, lebih agresif, dan lebih fokus menyasar kepada para pelaku di tingkat lapangan, masyarakat kecil, warga lokal, maupun segelintir pengusaha berskala menengah atau lokal. Perlakuan tegas, langkah cepat, serta ketegasan sikap yang ditunjukkan kepada kelompok-kelompok tersebut sangat jauh berbeda, sangat kontras, dan sama sekali tidak seimbang jika dibandingkan dengan apa yang dilakukan, diterapkan, dan diberikan kepada para korporasi besar, perusahaan berskala nasional, konglomerat, maupun para pelaku kekuasaan lainnya yang bergerak bebas tanpa gangguan berarti.

Di sinilah letak ketidakadilan yang sangat nyata itu terlihat jelas dan terbuka untuk diketahui publik, di mana terdapat dugaan kuat yang beralasan, berdasar, dan didukung data bahwa para korporasi besar yang bergerak aktif dan mendominasi usaha di sektor perkebunan kelapa sawit justru jauh lebih luas jangkauannya, jauh lebih masif penguasaannya, dan jauh lebih dominan peranannya dalam hal penguasaan lahan kawasan hutan. Diduga kuat, korporasi-korporasi inilah yang paling banyak melakukan perubahan wujud, pembukaan lahan, dan pengalihfungsian kawasan hutan secara besar-besaran, sistematis, dan terencana menjadi lahan perkebunan produktif milik mereka, namun anehnya hingga detik ini keberadaan, aktivitas, maupun pelanggaran mereka belum tersentuh sama sekali oleh langkah penegakan hukum yang setimpal dan berimbang.

Berdasarkan data rinci, peta persebaran, serta bukti-bukti yang telah terhimpun rapi di dalam dokumen pemantauan resmi tim LP KPK Mukomuko, tercatat setidaknya ada tiga nama besar perusahaan perkebunan yang menjadi sorotan utama dan fokus kajian mendalam karena disinyalir telah melakukan perambahan, penguasaan, dan pembukaan kawasan hutan secara luas dan masif sepanjang puluhan tahun belakangan ini. Ketiga perusahaan besar tersebut adalah PT Agromuko, PT DDP, serta PT Alno Agro Utama. Kawasan hutan yang diduga telah beralih fungsi, dikuasai, dan diubah peruntukannya oleh ketiga perusahaan ini pun sangat luas jangkauannya, mencakup berbagai tingkatan status hutan, mulai dari kawasan Hutan Produksi (HP), Hutan Produksi Terbatas (HPT), hingga masuk ke wilayah Hutan Pelestarian Kawasan (HPK) yang seharusnya dijaga kelestariannya secara mutlak dan tidak boleh diganggu gugat.

“Ketiga perusahaan besar ini telah menjadi sorotan utama kami karena disinyalir kuat, terdata jelas, dan terlihat nyata telah melakukan perambahan, pembukaan, serta penguasaan kawasan hutan secara masif, berkelanjutan, dan sistematis selama puluhan tahun belakangan ini. Jangkauan lahan yang dikuasai dan diubah fungsinya sangat luas, melampaui batas izin, dan menjangkau kawasan-kawasan yang dilindungi undang-undang, mulai dari kawasan Hutan Produksi, Hutan Produksi Terbatas, hingga masuk ke wilayah Hutan Pelestarian Kawasan yang seharusnya terjaga kelestariannya,” ungkap Sekretaris LP KPK Mukomuko, Ringgo Dwi Septio, saat memberikan keterangan pers secara resmi, tegas, dan lugas.

Ia meneruskan penjelasannya dengan menyoroti ketimpangan perlakuan hukum yang sangat menyakitkan rasa keadilan masyarakat. Menurutnya, jika pemerintah melalui Satgas PKH bersikap tegas, berani, dan keras mengusir masyarakat kecil, warga lokal, maupun pelaku lapangan dari kawasan-kawasan yang dianggap terlarang, kawasan hutan, maupun kawasan lindung, maka sudah menjadi tuntutan mutlak keadilan, kewajiban moral, dan kewajiban hukum bahwa perlakuan yang sama persis, tekanan yang setara, serta penindakan yang sama beratnya juga harus diterapkan kepada para korporasi besar, perusahaan-perusahaan raksasa, maupun pihak-pihak berkuasa lainnya yang terbukti melakukan pelanggaran yang sama, bahkan jauh lebih besar skalanya, jauh lebih luas dampaknya, dan jauh lebih merugikan negara. Tidak boleh ada ukuran ganda di depan hukum.

Lebih jauh lagi, dalam hasil pemantauan, penelusuran, dan investigasi mendalam yang telah dilakukan timnya, juga terendus adanya dugaan yang sangat kuat, beralasan, dan memiliki bukti awal mengenai keterlibatan sejumlah oknum pejabat daerah yang diduga ikut bermain, terlibat langsung, memberikan perlindungan, maupun mengatur alur perizinan dalam praktik-praktik penguasaan dan alihfungsi kawasan hutan secara ilegal tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat LP KPK Mukomuko menuntut dan meminta secara tegas, keras, dan terbuka agar seluruh proses penegakan hukum, penindakan, maupun penertiban kawasan hutan yang dilakukan ke depannya berjalan murni, objektif, transparan, dan sama sekali tidak bersifat tebang pilih. Hukum harus tegak lurus ke bawah maupun ke atas tanpa pandang bulu.

“Sampai saat ini, kondisi ketimpangan dalam pelaksanaan penertiban yang dilakukan oleh Satgas PKH di Kabupaten Mukomuko masih sangat terlihat nyata, sangat gamblang, dan sangat terasa ketidakadilannya oleh masyarakat luas. Masih banyak sekali aktor-aktor besar, kekuatan ekonomi raksasa seperti korporasi yang bergerak di sektor perkebunan sawit, para oknum pejabat yang memiliki kekuasaan, serta pihak-pihak bermodal besar lainnya yang sejauh ini masih bergerak aman, belum tersentuh, dan belum sama sekali terkena tindakan hukum, padahal jejak pelanggaran mereka sangat jelas terlihat di peta maupun di lapangan,” imbuh Ringgo menegaskan kembali posisi tegas lembaganya yang tidak mau kompromi.

Selain menyoroti luasnya perambahan dan ketimpangan penindakan, pihak LP KPK Mukomuko juga menyoroti secara khusus, mendalam, dan terperinci dugaan adanya kelebihan luas lahan garapan yang jauh melewati batas ketentuan izin Hak Guna Usaha (HGU) yang resmi dimiliki oleh salah satu perusahaan besar tersebut, yakni PT Agromuko. Tidak hanya itu, sorotan tajam dan bukti awal yang kuat juga ditujukan pada dugaan keras adanya perubahan fungsi kawasan hutan yang bersifat konservasi dan lindung, yang seharusnya menjadi paru-paru daerah dan tempat menjaga keanekaragaman hayati, namun diduga telah berubah wujud menjadi kebun-kebun produktif milik perusahaan tersebut.

“Kami tegaskan kepada publik, saat ini kami sudah mengantongi dokumen sah berupa peta digital maupun peta fisik yang lengkap, rinci, dan akurat, yang memuat batas-batas garapan, luas wilayah, status lahan, serta lokasi persis penguasaan lahan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut. Data, bukti, dan analisis yang telah kami himpun saat ini akurasinya sudah mencapai hampir 90 persen, sangat kuat, dan sulit dibantah kebenarannya. Kami juga saat ini sedang menyusun, merapikan, dan mempersiapkan laporan resmi yang lengkap, disertai bukti-bukti kuat, data sah, serta peta yang akurat, yang rencananya akan kami sampaikan langsung dan kami laporkan secara resmi kepada pihak Satgas PKH tingkat Pusat guna mendapatkan perhatian, peninjauan ulang, serta penindakan yang lebih tegas, lebih berani, dan lebih adil,” pungkasnya menutup keterangan dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab.

Pernyataan keras, bukti nyata, serta teguran yang disampaikan oleh LP KPK Mukomuko ini kini menjadi sorotan publik yang sangat besar, sekaligus menjadi ujian berat bagi integritas, keberanian, dan kredibilitas Tim Satgas PKH di daerah ini. Masyarakat luas kini menanti satu hal yang pasti: apakah penegakan hukum di negeri ini benar-benar sama rata, atau masih tetap tajam ke bawah namun tumpul ke atas sebagaimana yang terjadi selama ini.

(TIM HD/Redaksi)

Rutan Kelas I Palembang Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-118

0

Warta.In | Palembang — Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-118 dengan khidmat pada Selasa pagi di lapangan upacara Rutan Kelas I Palembang. Kegiatan ini mengusung tema *“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”* sebagai bentuk komitmen dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Upacara diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf pegawai, serta magang pada Rutan Kelas I Palembang. Bertindak selaku inspektur upacara, pimpinan upacara menyampaikan amanat mengenai pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat karakter generasi penerus bangsa demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Semangat kebangkitan nasional juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Kepala Rutan Kelas I Palembang menegaskan bahwa tema *“Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”* mengandung makna pentingnya menjaga dan membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.

Melalui pelaksanaan upacara ini, Rutan Kelas I Palembang berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional dapat terus tertanam dalam diri seluruh pegawai sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Wujudkan Koalisi Antar Ormas Se-Kota Palembang Yang Aman dan Kondusif

0

Warta.In | Palembang, – Organisasi Masyarakat (Ormas) Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Polda Sumsel serta Ormas di Kota Palembang gelar Silaturahmi dengan tema Dengan Semangat Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Reformasi Kita Tingkatkan Silaturahmi dan Wujudkan Koalisi Antar Ormas Se-Kota Palembang yang aman dan kondusif, kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (20/05/26).

Hadir dalam silaturahmi tersebut, Dirintelkam Polda Sumsel, KBP Tony Budhi Susetyo SIK MH yang di Wakili oleh Wakil Direktur Intelkam Polda Sumsel AKBP Mario Ivanry, SE, MM, Ketua PMPB Sumsel M Yusuf Malaya, Kabid Ormas Kesbangpol Prov. Sumsel Irawan Ridwan, SH. MM, Akademisi sekaligus Dosen Unisa Zulfikar SH.MH, Sekjen Ormas PMPB Sumsel Bpk. Sofan Sofian, S.Pd, CEE, serta beberapa ormas yang ada di Kota Palembang.

Dirintelkam Polda Sumsel, KBP Tony Budhi Susetyo SIK MH yang di Wakili oleh Wakil Direktur Intelkam Polda Sumsel AKBP Mario Ivanry, SE, MM, mengatakan sinergitas acara silaturahmi ormas hari ini dapat menimbulkan dampak yang positif dalam upaya mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondisif di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan terutama di Kota Palembang.

“Dimana saat ini kita mengetahui bersama banyak terdapat aksi-aksi premanisme maupun tindakan yang berawal dari hukum sehingga dengan adanya kegiatan silaturahmi kita dapat menjadi penggerak dalam memberikan teladan bagi masyarakat maupun organisasi yang ada di kota Palembang dengan langkah nyata memperkuat persatuan antar ormas sekaligus mendorong kontribusi dalam menjalankan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat sesuai undang-undang nomor 17 tahun 2023,”ujarnya.

Lebih lanjut, Mario menjelaskan fungsi organisasi masyarakat adalah sebagai penyalur aspirasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, pelayanan sosial kontrol dan pemersatu bangsa.

Dan, kami sangat harapkan peran nyata dari organisasi masyarakat untuk bekerja dengan fungsi, sesuai dengan fungsinya, kegiatan dan komunikasi antar kepolisian pemerintah dan ormas masih perlu ditingkatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa menimbulkan konflik sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran serta Ormas se-kota Palembang yang selalu hadir menjaga Kamtibmas, harapan kami terciptanya situasi yang aman kondusif dan nyaman bagi seluruh masyarakat, dan mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk memperkuat komitmen kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kota Palembang maupun provinsi Sumatera Selatan,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malayah, mengatakan hari ini PMPB Sumsel gelar Silaturahmi untuk mewujudkan Koalisi antar Ormas Se-Kota Palembang yang aman dan kondusif.

“Kita menyikapi hal tersebut, kita harus menjaga ketertiban dan keamanan, dan PMPB siap berkontribusi serta bersinergi kepada siapapun dalam hal ini ormas yang ada di kota Palembang untuk menjaga kota Palembang dari ganguan Kamtibmas.

“Harapannya dengan terselengarannya kegiatan ini, PMPB siap terdepan untuk menjaga ke amana dan ketertiban,”pungkasnya

SEMOGA DIBERI KEKUATAN DAN SOLUSI TEPAT ATAS TEKANAN GLOBAL, NAIKNYA HARGA BBM JADI KERESAHAN UTAMA

0

DOA DAN HARAPAN RAKYAT KEPADA PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO: SEMOGA DIBERI KEKUATAN DAN SOLUSI TEPAT ATAS TEKANAN GLOBAL, NAIKNYA HARGA BBM JADI KERESAHAN UTAMA NELAYAN

JAKARTA – Sebuah pesan tulus, doa yang penuh hikmah, serta harapan besar yang menjulur tinggi kini disampaikan langsung oleh rakyat Indonesia kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto. Lewat pesan yang sarat akan rasa hormat, keyakinan, dan kepercayaan penuh terhadap kepemimpinan tertinggi bangsa ini, masyarakat menyampaikan harapan agung semoga Sang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan kekuatan lahir batin, kesehatan yang paripurna, serta kemudahan dalam setiap langkah, keputusan, dan kebijakan yang diambil Bapak Presiden dalam memimpin, mengayomi, dan membawa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini melintasi segala samudera tantangan menuju cita-cita luhur bangsa. Doa yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan dan ketulusan hati ini diharapkan segera terwujud, cepat diijabah, dan dikabulkan oleh Allah Yang Maha Esa, sebagai dukungan spiritual yang kokoh bagi pemimpin negara dalam memikul amanah berat yang dipanggulnya demi kesejahteraan seluruh anak bangsa.

Tak hanya doa, rakyat juga menyampaikan harapan besar agar Bapak Presiden senantiasa mampu memberikan solusi cerdas, langkah strategis, serta bantuan nyata dan tepat sasaran dalam menghadapi gejolak ketidakstabilan ekonomi serta tekanan keadaan global yang belakangan ini terasa semakin kuat dampaknya. Seluruh elemen masyarakat sangat memahami bahwa gejolak ekonomi dunia dan pergerakan nilai tukar mata uang asing merupakan hal yang berada di luar kendali sepenuhnya, namun imbas dan dampak nyata yang ditimbulkan dari tekanan global tersebut justru dirasakan paling berat, paling dalam, dan paling menyakitkan oleh rakyat kecil di tanah air kita ini. Dampak itu menjalar luas hingga ke pelosok desa, menekan daya beli, dan membuat rakyat banyak menjadi korban dari melambungnya harga berbagai kebutuhan pokok maupun bahan penunjang kehidupan sehari-hari yang harganya kian tak terjangkau.

Salah satu contoh nyata yang sangat terasa, sangat menyakitkan, dan kini menjadi keresahan terbesar yang mendera hati rakyat adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi secara drastis dan signifikan. Hal ini dirasakan paling nyata dan memilukan oleh para nelayan, yang merupakan garda terdepan penyedia pangan negara dan penggerak ekonomi pesisir. Kenaikan harga bahan bakar jenis solar yang dulunya dapat diperoleh dengan harga sekitar Rp17.000 rupiah per liternya, namun kini telah melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp30.000 rupiah per liternya, menjadi pukulan telak yang mematikan mata pencaharian mereka. Akibat lonjakan harga yang tidak masuk akal ini, ribuan bahkan puluhan ribu nelayan di berbagai wilayah nusantara terpaksa menghentikan aktivitas melaut mereka. Kapal-kapal kayu yang seharusnya mengarungi samudera mencari rezeki kini terparkir diam di pinggir pantai, bersandar lesu tanpa daya, karena biaya operasional untuk berlayar menjadi jauh lebih mahal dibandingkan hasil tangkapan ikan yang akan diperoleh. Dampak nyata dari penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat dan gejolak ekonomi global itu kini telah memakan korban yang sangat besar: para nelayan kita, para pahlawan pangan di tengah lautan.

Perlu dipahami bersama, bahwa bagi para nelayan, aktivitas mengarungi samudera itu bukan sekadar pekerjaan biasa, bukan sekadar rutinitas mencari ikan semata. Lebih dari itu, melaut adalah satu-satunya jalan hidup, satu-satunya harapan, dan satu-satunya cara mereka mencari nafkah halal yang berkah untuk menopang kehidupan, menyambung nyawa, serta mencukupi kebutuhan sandang dan pangan bagi istri serta anak-anak tercinta di rumah. Ketika mereka tidak mampu lagi melaut karena harga bahan bakar yang melambung tinggi, maka sama saja harapan hidup keluarga mereka pun ikut terombang-ambing dan hampir karam di tengah kesulitan.

Namun di tengah gempuran masalah yang berat dan kesusahan yang melilit, ada satu hal yang tak pernah pudar dari sanubari rakyat kecil ini: keyakinan yang kokoh, kepercayaan yang mendalam, dan optimisme yang tinggi akan kemampuan, kecerdasan, serta kekuatan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Rakyatmu yakin sepenuhnya, percaya sepenuh hati, dan meyakini mutlak bahwa Bapak Presiden memiliki kemampuan luar biasa, memiliki jalan pikiran yang brilian, serta memiliki langkah strategis yang tepat guna memberikan solusi terbaik, pertolongan yang cepat, serta jalan keluar yang mencerahkan dari segala peliknya masalah ini.

Rakyatmu berharap besar dan sangat optimis, bahwa lewat tangan dingin, kebijakan arif, serta kepemimpinan yang tegas dan berwibawa dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, bangsa ini akan segera keluar dari jerat keterpurukan dan kesusahan yang disebabkan oleh dampak tekanan ekonomi global, kenaikan nilai tukar dolar, serta mahalnya harga bahan bakar yang kini melambung tinggi. Rakyat yakin bahwa masa depan kehidupan ekonomi akan berangsur pulih kembali, kesejahteraan akan tercipta kembali merata ke seluruh pelosok negeri, dan kemakmuran yang hakiki akan segera dirasakan kembali oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Demikianlah pernyataan tulus, lugas, dan tegas yang disampaikan oleh salah satu anak bangsa, salah satu dari rakyatmu yang penuh dengan keyakinan tinggi serta optimisme yang tak tergoyahkan terhadap kebesaran jiwa dan kewibawaan kepemimpinan Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto. Doa dan harapan ini dipanjatkan agar pemerintah senantiasa hadir, peduli, dan membawa rakyat segera menuju keadilan dan kemakmuran sejati.

(TIM Redaksi)

Tak Ada Surat Resmi, LBH IYW Kecewa Progres Laporan Kejari Kabupaten Kediri Hanya Disampaikan Lewat Telepon

0

Kediri, 20 Mei 2026

LBH IRO YUDHO WICAKSONO pada hari ini dijadwalkan menghadiri audiensi lanjutan dengan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri sebagaimana kesepakatan dalam audiensi sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 29 April 2026.

Audiensi lanjutan tersebut sebelumnya disepakati untuk membahas tindak lanjut serta surat keluar dari pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri terkait laporan yang telah disampaikan oleh LBH IRO YUDHO WICAKSONO.

 

Namun demikian, LBH IRO YUDHO WICAKSONO sangat menyayangkan karena agenda audiensi pada hari ini dibatalkan secara sepihak tanpa adanya pemberitahuan maupun konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak LBH.

Berdasarkan komunikasi melalui telepon, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri menyampaikan alasan bahwa Kepala Seksi Intelijen sedang mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) di luar kota, sementara dua staf Intelijen lainnya juga sedang tidak berada di tempat, masing-masing karena tugas dinas luar serta cuti mendadak.

Selain itu, salah satu staf juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak kejaksaan belum dapat mengeluarkan surat terkait perkembangan laporan dimaksud karena masih menunggu hasil audit dari Inspektorat.

Atas penjelasan tersebut, LBH IRO YUDHO WICAKSONO kembali menyampaikan kekecewaannya terhadap tidak adanya kepastian administratif maupun komunikasi resmi yang jelas kepada pelapor selama proses penanganan laporan berlangsung.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO menilai bahwa sikap pasif dalam menunggu proses audit tanpa adanya penjelasan resmi kepada pelapor berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakjelasan terhadap arah penanganan laporan yang telah berjalan cukup lama.

Oleh karena itu, LBH IRO YUDHO WICAKSONO berharap agar ke depan setiap perkembangan, proses, maupun kebijakan yang berkaitan dengan penanganan laporan dapat disampaikan secara resmi dan tertulis, baik oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri maupun Inspektorat.

Sebab hingga saat ini, LBH IRO YUDHO WICAKSONO belum memperoleh surat resmi dari kedua instansi tersebut terkait progres maupun proses penanganan laporan yang telah disampaikan.

LBH IRO YUDHO WICAKSONO tetap berkomitmen mengawal proses ini secara konstitusional, objektif, dan sesuai koridor hukum sebagai bagian dari partisipasi publik dalam mendorong penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Kami hanya berharap adanya kepastian, komunikasi resmi, dan proses yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.”

Lindungi Lahan Pertanian, Pemprov NTB Arahkan Bangunan Perumahan Vertikal Rusun Bersubsidi

0

Lindungi Lahan Pertanian, Pemprov NTB Arahkan Bangunan Perumahan Vertikal Rusun Bersubsidi

Warta.in
Mataram, NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai mengarahkan pembangunan perumahan vertikal atau rumah susun bersubsidi sebagai solusi menjaga keberlanjutan lahan pertanian di tengah keterbatasan ruang kawasan perkotaan, khususnya di Pulau Lombok.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pembangunan rumah tapak di kawasan perkotaan semakin sulit dilakukan karena sebagian besar wilayah telah masuk dalam kawasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang harus dilindungi.

Menurutnya, pembangunan perumahan ke depan tidak bisa lagi mengorbankan lahan produktif pertanian yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

“Pulau Lombok ini kecil. Karena itu, NTB harus mulai menjadi model pembangunan rumah susun bersubsidi agar lahan pertanian tetap terjaga,” ujar Gubernur, Selasa (19/5).

Ia menjelaskan, setiap pembangunan kawasan perumahan baru otomatis mengurangi luasan KP2B di suatu daerah. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi kawasan perkotaan seperti Kota Mataram dan Kota Bima yang memiliki keterbatasan ruang pengembangan.

“Nah setiap lahan yang dipakai untuk perumahan otomatis mengurangi kawasan KP2B. Sementara kota-kota seperti Mataram dan Kota Bima cukup sulit memenuhi target luasan KP2B,” katanya.

Selain mengarahkan pembangunan hunian vertikal, Pemprov NTB juga mulai mempercepat sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di kabupaten/kota.

Menurut Gubernur, langkah tersebut penting karena sebagian besar RTRW daerah masih belum selesai sehingga pengembangan kawasan perumahan kerap terkendala kepastian tata ruang.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov NTB menyiapkan skema “subsidi silang” kawasan KP2B antarwilayah. Kekurangan luasan KP2B di wilayah perkotaan nantinya dapat ditopang daerah lain yang masih memiliki potensi pengembangan lahan pertanian, seperti Kabupaten Sumbawa.

“Kalau di tingkat provinsi kita bisa melakukan subsidi silang kawasan. Daerah yang kekurangan KP2B bisa ditopang wilayah lain yang masih memiliki potensi lahan pertanian,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTB bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga telah bersepakat mempercepat penyelesaian RTRW dan RDTR di daerah agar pengembangan kawasan perumahan memiliki kepastian hukum dan arah pembangunan yang jelas.

“Anggarannya sudah disiapkan tahun ini untuk membantu percepatan penyusunan RDTR. Kita ingin kabupaten/kota segera menyelesaikan tata ruangnya sehingga arah pengembangan perumahan menjadi lebih jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak huni, termasuk melalui pembangunan rumah bersubsidi.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota yang dinilai mendukung percepatan pembangunan perumahan melalui kemudahan perizinan bagi pengembang.

Menurut Maruarar, pembangunan perumahan ke depan harus tetap memperhatikan tata ruang dan keberlanjutan lingkungan agar kebutuhan hunian masyarakat dapat berjalan seimbang dengan perlindungan kawasan produktif.

Dukungan serupa juga disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang mendorong pemerintah daerah memberikan pelayanan maksimal dalam penyediaan rumah bagi masyarakat, mulai dari percepatan perizinan hingga penyelesaian persoalan tata ruang.

Ia menegaskan pemerintah pusat terus memperkuat koordinasi lintas kementerian guna menyelesaikan berbagai hambatan tata ruang yang selama ini menjadi kendala pengembangan kawasan perumahan di daerah.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap kebutuhan hunian masyarakat dapat terus terpenuhi tanpa mengorbankan keberlanjutan lahan pertanian dan ketahanan pangan daerah.(sr/dkisntb)

 

Anjar Lugiyana,S.Ip. M.Ip. Camat Ciparay BUKA LOKTRI II TK Kec. Ciparay 2026 di Dampingi Kapolsek, Danramil

0

Kecamatan Ciparay,” Kapirarai “, Kabupaten Bandung. WARTA. IN
Anjar Lugiyana,S.Ip. M.Ip. Camat Ciparay, di dampingi AKP Sugiharto Rudi Hartono, SH. MH. Kapolsek Ciparay, Kapten. Inf. Deni Iman Firdaus, SH. Danramil 2408 Ciparay, diwakili Sersan Yusup.
LOKTRI II 2026 di hadiri, dr. Tatun Nurfiatun Kapus Ciparay, Bidan Kokon N. M. Ter. Keb. Kapus Pakutandang, drg. Ailsa Kapus Sumbersari, Kades Se-Kecamatan Ciparay, Ibu Kades, dan unsur terkait.
Menu SPPG, hampir Sama, B 3 – Balita – SD – SMP – SMA ( Sekolah ), Papar Bidan Kokon N. M.Ter. Keb. Kapus Pakutandang.
Menu tidak sesuai secara Kesehatan, Papar drg. Ailsa Kapus Sumbersari.
Duduk bersama, SPPG – Camat – Kapolsek – Danramil – Kapus Ciparay, Kapus Pakutandang, Kapus Sumbersari, Kades Se-Kecamatan Ciparay, monitoring, Papar dr. Tatun Nurfiatun Kapus Ciparay, atas usulan Kades Sarimahi.
Ahli Gizi Puskesmas, hampir semua Pengawas Gizi SPPG, tidak koordinasi.
Siklus menu versi Ahli Gizi Puskesmas, 5 – 10 hari, terstruktur sesuai Sistem.
Kami Ahli Gizi Puskesmas, datang ke SPPG, tidak boleh masuk, dianggap orang lain, mereka membentengi diri, dibalik Gerbang.
Materi yang disampaikan dalam LOKTRI II, :
1. SPPG
2. Campak
3. Ahli Gizi Puskesmas,tidak diijinkan koordinasi dengan Pengawas Gizi SPPG
4. Menu sama rata, antara B3 – Balita – Usia Sekolah SD – SMP – SMA
5. Solusi, Duduk Bersama SPPG – Camat – Kapolsek – Danramil – Kepala Desa – Kepala Puskesmas.
WARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Koperasi Merah Putih Pinangsari Terima Dua Unit Cator KTM di Kodim 0605 Subang

0
0-0x0-0-0#

Koperasi Merah Putih Pinangsari Terima Dua Unit Cator KTM di Kodim 0605 Subang

SUBANG | Warta In Jabar — Koperasi Merah Putih Pinangsari menerima dua unit cator merek KTM pada Rabu (20/5/2026). Penyerahan dan pengambilan bantuan tersebut dilaksanakan di Kodim 0605 Subang.

Bantuan diterima langsung oleh Kepala Desa Pinangsari, Haji Adang, didampingi Ketua Koperasi Merah Putih Pinangsari, Irwan.

Kepala Desa Pinangsari Haji Adang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dua unit cator tersebut diharapkan dapat membantu menunjang aktivitas operasional koperasi serta mendukung kebutuhan masyarakat desa.

Sementara itu, Irwan selaku Ketua Koperasi Merah Putih Pinangsari mengatakan bantuan tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin demi mendukung kegiatan koperasi dan pelayanan kepada warga.

Dengan adanya bantuan ini, Koperasi Merah Putih Pinangsari diharapkan semakin berkembang dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pelayanan di lingkungan desa.