Beranda blog

Ketua RW 030 Ajak Warga Perum Abdi Negara Residence Muktiwari Tetap Jaga Kondusivitas Jelang Pilkades 2026

0

BEKASI . CIBITUNG – MUKTIWARI .Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026, Pengurus Rukun Warga (RW) 030 Perumahan Abdi Negara Residence, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi secara resmi mengimbau seluruh elemen warga untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan.

 

Ketua RW 030, Bapak Mujiono, menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam alam demokrasi. Pihaknya berharap dinamika politik menjelang Pilkades tidak sampai memicu perpecahan yang dapat merusak kerukunan warga yang selama ini sudah terjalin erat.”Kami mengajak seluruh warga RW 030 di Perumahan Abdi Negara Residence untuk menyambut Pilkades 2026 dengan kedewasaan ,13 Agustus 2026.

Pilihan boleh berbeda, tetapi persatuan, silaturahmi, dan keamanan lingkungan kita harus tetap menjadi prioritas utama,” ujar Mujiono.Sebagai langkah konkret pencegahan konflik dan penjagaan ketertiban, pihak pengurus RW 030 menekankan tiga poin utama kepada masyarakat:Saring informasi: Warga diminta bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax) atau isu-isu yang memecah belah. Tingkatkan siskamling: Kegiatan ronda malam di lingkungan perumahan akan lebih diaktifkan guna meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hormati perbedaan: Seluruh warga diimbau untuk saling menghargai pilihan masing-masing tetangga guna menciptakan suasana lingkungan yang sejuk dan damai. Melalui sinergi dan komitmen bersama antara pengurus lingkungan dan warga, Perumahan Abdi Negara Residence diharapkan dapat menjadi contoh wilayah yang aman, damai, dan kondusif sepanjang pelaksanaan seluruh tahapan Pilkades Desa Muktiwari tahun 2026.

Rotua Wendeilyna Simarmata, Berhentilah Sejenak Dari Melakukan Social Comparison.

0

Lumban Suhi Suhi Toruan, warta.in – Dalam perjalanan menuju Alngit Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, setelah seminggu mendampingi ayahanda OH Simarmata SH Opung Reiner Parlindungan di RS Elisabeth Medan, Dr drh Rotua Wendeilyna Simarmata MSi (CMed CPP CIJ CPW) sepakat dengan pendapat bahwa Setiap Orang Memiliki Jalannya Sendiri, dan kini membagikannya untuk para pembaca media online ini

Pernahkah kita merasa hidup orang lain tampak lebih mudah?

Melihat teman yang kariernya melesat, keluarga yang terlihat harmonis, usaha yang berkembang, atau anak-anak yang tampak berhasil, kadang tanpa sadar hati mulai bertanya, Mengapa hidupku tidak seperti mereka ?

Namun, semakin saya menjalani kehidupan, semakin saya menyadari bahwa yang kita lihat hanyalah “halaman depan” dari kisah hidup seseorang.

Kita tidak melihat malam-malam ketika mereka menangis.

Kita tidak melihat kegagalan yang pernah mereka sembunyikan.

Kita tidak melihat doa-doa yang mereka panjatkan dalam diam, ataupun perjuangan panjang yang membentuk mereka menjadi seperti sekarang.

Begitu pula orang lain tidak mengetahui seluruh perjalanan yang sedang kita tempuh.

Tuhan menulis kisah setiap orang dengan cara yang berbeda. Tidak semua orang memulai dari titik yang sama, berjalan dengan kecepatan yang sama, atau tiba pada waktu yang sama.ena itu, saya belajar untuk tidak lagi sibuk membandingkan perjalanan hidup, melainkan mensyukuri setiap langkah yang sedang Tuhan percayakan kepada saya.

Damai hadir ketika kita berhenti membandingkan jalan kita dengan orang lain, lalu memilih setia melangkah di jalan yang Tuhan sediakan bagi kita.

Dalam psikologi, kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain dikenal sebagai *social comparison*. Perbandingan ini memang dapat menjadi sumber motivasi, tetapi jika dilakukan terus-menerus, justru dapat menumbuhkan rasa kurang, iri hati, dan kehilangan syukur.

Pertumbuhan yang sehat bukan diukur dari seberapa jauh kita dibandingkan orang lain, melainkan dari seberapa jauh kita bertumbuh dibandingkan diri kita sendiri.

Ketika kita fokus pada proses, bukan perlombaan, kita lebih mudah menikmati perjalanan hidup dan menghargai setiap kemajuan, sekecil apa pun.

Hari ini, berhentilah sejenak dari membandingkan diri.

Tanyakan kepada diri sendiri:

*”Apa satu hal yang sudah bertumbuh dalam diriku dibandingkan satu tahun yang lalu?”*

Bersyukurlah atas kemajuan itu, lalu teruslah melangkah dengan tenang. Tuhan tidak meminta kita menjadi seperti orang lain. Dia mengundang kita menjadi versi terbaik dari diri yang Dia ciptakan.

*”Jangan ukur hidupmu dengan langkah orang lain. Ukurlah dengan kesetiaanmu untuk terus bertumbuh di jalan yang Tuhan percayakan.”*

Setiap langkah membawa kita semakin mampu *menyalakan harapan, menumbuhkan makna, dan menjalani hidup dengan bijaksana.(Sumber : Just Believe. Esensi— Ani Fegda*

Darurat Sampah Pasar Mandrehe Langgar UU 18/2008, Warga Tagih Tanggung Jawab Bupati Nias Barat

0

Warta.in, NIAS BARAT – Kondisi kebersihan di Pasar Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, kini berada dalam taraf darurat. Tumpukan sampah yang dibiarkan menggunung telah memicu keluhan massal dari pedagang dan pengunjung akibat bau busuk menyengat serta serbuan lalat yang mengancam kesehatan masyarakat.

Berdasarkan pantauan lapangan pada Rabu 12 Agustus 2026, pengelolaan limbah di pusat ekonomi tersebut dinilai mandek. Sampah rumah tangga dan sisa dagangan menumpuk tanpa ada pengangkutan selama beberapa hari, menimbulkan aroma busuk yang mengganggu aktivitas jual beli.

Keluhan mendasar datang langsung dari masyarakat kecil yang beraktivitas di pasar. Salah seorang ibu rumah tangga dengan tegas menyampaikan pesan menohok yang kini menjadi perbincangan hangat di tengah publik:

“Maunya Bapak Bupati jangan hanya memungut sampah sampai di Nias Selatan, tetapi buktikan dan berikan contoh juga di daerahmu yang sedang Bapak jabat. Kami menunggu kedatangan Bapak.”

Pernyataan ini menjadi sorotan tajam karena mencerminkan kerinduan sekaligus kekecewaan masyarakat terhadap kehadiran fisik dan tindakan nyata dari pemimpin daerahnya sendiri.

Tokoh masyarakat Mandrehe juga menyayangkan kondisi ini. Menurutnya sangat ironis ketika retribusi pasar tetap dikutip setiap hari, namun pelayanan kebersihan justru jalan di tempat.

“Retribusi jalan terus. Tapi lihat ini, sampah dibiarkan menggunung. Bahaya ini, bisa membawa penyakit. Pemerintah jangan tutup mata,” ujarnya.

Diduga Langgar UU No. 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah

Pembiaran sampah menumpuk di fasilitas umum diduga kuat melanggar *UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah*.

Dalam Pasal 20 UU tersebut ditegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten/Kota wajib menyelenggarakan pengelolaan sampah yang meliputi pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah.

Lebih lanjut Pasal 21 menyebutkan Pemerintah Kabupaten/Kota wajib menyediakan sarana dan prasarana Tempat Penampungan Sementara atau TPS serta menjamin terselenggaranya pengangkutan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA sesuai jadwal.

Selain itu *Peraturan Menteri Kesehatan No. 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Pasar* juga mewajibkan pasar memiliki sistem pengelolaan sampah yang tidak menimbulkan pencemaran dan gangguan kesehatan.

3 Tuntutan Warga Kepada Bupati Nias Barat:
1. Transparansi Alokasi Retribusi*: Jelaskan ke mana dana retribusi pasar jika pengangkutan sampah harian tidak berjalan sesuai UU.
2. *Penanganan Darurat*: Kerahkan armada Dinas Lingkungan Hidup untuk angkut sampah di Pasar Mandrehe sebelum memicu wabah penyakit.
3. *Evaluasi Total*: Benahi sistem manajemen kebersihan pasar agar sesuai amanat UU 18/2008 dan tidak terulang.

Persoalan ini bukan sekadar masalah estetika. Ketika bau busuk dan lalat menjadi pengunjung tetap di area pangan, maka kebersihan pasar berubah menjadi persoalan pelayanan publik, pelanggaran hukum, dan ancaman krisis kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perdagangan Kabupaten Nias Barat belum memberikan keterangan resmi terkait kendala armada ataupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Warta.in membuka ruang klarifikasi dan hak jawab seluas-luasnya bagi instansi dan dinas terkait di Kabupaten Nias Barat untuk memberikan kepastian solusi bagi masyarakat.

Reporter: Tim Warta.in

DaruratSampah UUPengelolaanSampah PasarMandrehe BupatiNiasBarat DLHNiasBarat

Maksimalkan Pelayanan Pagi kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish di Wilayah Ngimbang

0

Maksimalkan Pelayanan Pagi kepada Masyarakat Polsek Ngimbang Gelar Commanderwish di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi, Aiptu Muji. R, Aiptu Djudi, Brigadir Elbiyun dan Brigadir Deni di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Kamis (13/08/2026) pukul 05.40 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

0

Personil Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C Di Daerah Rawan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu (12/08/2026)pukul 23.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan Anggota jaga Poksek Ngimbang Aiptu Denny, S. H.,Brigadir Elbiyun dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, dan Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, yang di wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Drujugurit

0

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B, Personil Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Drujugurit

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Hari Rabu (12/08/2026), pukul 10.00 wib

Anggota jaga Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Drujugurit Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aiptu Denny S.H, didampingi Bhabinkamtibmas di Desa Drujugurit

Pengecekan dilakukan di lahan jagung milik P Rawan seluas 0.400 meter persegi yang berada di Dukuh Gurit RT 04. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 80 sentimeter, daun berwarna hijau segar, usia tanam sekitar 40 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai mencukupi berkat pemanfaatan air tadah hujan selama musim penghujan. Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Gunungsitoli Barat, Harga Tembus Rp30 Ribu

0

Warta.in, GUNGSITOLI – Warga Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli kembali menjerit. Kelangkaan gas Elpiji 3 Kg bersubsidi terjadi dalam beberapa hari terakhir dan membuat harga di pasaran tembus jauh dari harga normal.

Biasanya Elpiji 3 Kg dijual Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per tabung. Namun saat ini warga harus membeli dengan harga Rp25 ribu sampai Rp30 ribu di tingkat pengecer.

“3 hari ini susah cari gas. Kalau ada di warung harganya Rp28 ribu, bahkan ada yang jual Rp30 ribu. Biasanya cuma Rp16 ribu,” kata seorang warga Gunungsitoli Barat, Selasa (12/8/2026).

Kelangkaan ini memicu tanda tanya besar: *Ada apa di balik langkanya Elpiji 3 Kg di Kota Gunungsitoli?* Warga menduga ada penimbunan oleh oknum dan distribusi yang tidak merata.

*Desak Pemerintah Bertindak Tegas*

Kelangkaan dan lonjakan harga ini diduga melanggar aturan distribusi barang bersubsidi. Berdasarkan *Peraturan Presiden No. 104 Tahun 2007* dan *Peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2024*, Elpiji 3 Kg merupakan barang bersubsidi yang peruntukannya khusus untuk rumah tangga miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa penjualan Elpiji 3 Kg harus sesuai HET dan melalui pangkalan resmi. Setiap pihak yang menimbun, memperjualbelikan di luar ketentuan, atau menjual di atas HET dapat dikenai sanksi pidana sesuai *Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi* jo *Pasal 62 UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen*.

“Pemkot Gunungsitoli, Pertamina, dan aparat penegak hukum harus turun tangan. Jangan biarkan subsidi negara ini dipermainkan oknum. Segera lakukan sidak ke pangkalan dan tindak tegas pengecer nakal,” tegas warga.

Warga juga mendesak Pemkot Gunungsitoli membentuk tim pengawasan distribusi agar kelangkaan tidak terus berulang dan subsidi tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak distributor maupun Pertamina terkait penyebab kelangkaan dan langkah penertiban harga di Gunungsitoli Barat.

*Reporter:tim Warta.in*
*Editor: Red*

KelangkaanElpiji HETElpiji Gunungsitoli Pertamina WartaIn*

Ketua RW 030 Mujiono ajak para Warga Perumahan Abdi Negara Residence peduli lingkungan jaga kebersihan

0

Bekasi – Muktiwari Pengurus RW 030 Perumahan Abdi Negara Residence secara resmi mengajak seluruh elemen warga untuk lebih peduli dan aktif menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar 13 Agustus 2026.

 

Ajakan ini diserukan guna mengantisipasi perubahan cuaca sekaligus menciptakan suasana hunian yang lebih sehat, asri, dan nyaman untuk ditinggali.Ketua RW 030 menegaskan bahwa kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu lingkungan rumah masing-masing.

Melalui sinergi yang kuat antar-warga, diharapkan Perumahan Abdi Negara Residence bisa menjadi role model kawasan hunian yang hijau dan bebas dari tumpukan sampah maupun genangan air.

Waktunya Gerak! RW 030 Ajak Semua Warga Jaga Lingkungan Bersama 📢🌿Lingkungan yang bersih dan sehat berawal dari kepedulian kita sendiri! Pengurus RW 030 Perumahan Abdi Negara Residence mengajak seluruh warga tercinta untuk saling bahu-bahu dalam menjaga kebersihan lingkungan perumahan kita.

Yuk, kita mulai dari langkah kecil:Buang & pilah sampah pada tempatnya dari rumah.

Jaga kebersihan selokan depan rumah agar aliran air lancar.Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti rutin di lingkungan RT/RW.Hijaukan pekarangan dengan menanam pohon atau tanaman hias.Kalau bukan kita yang menjaga perumahan kita, siapa lagi? Mari kita wujudkan RW 030 yang bersih, sehat, aman, dan guyub!

#RW030Peduli #Abdi NegaraResidence

#JagaLingkungan #WargaKompak #AyoKerjaBakti #LingkunganSehat #PerumahanAsri

URC Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB Sikat Jaringan Curanmor Sekotong 3 Unit Motor Diamankan

0

URC Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB Sikat Jaringan Curanmor Sekotong 3 Unit Motor Diamankan

Warta.in
Mataram,NTB — Unit Reaksi Cepat Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membongkar jaringan tindak pidana pencurian kendaraan motor (curanmor) dan penadahan di wilayah hukum Polda NTB. Dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada Rabu dini hari (12/8/2026) di kawasan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, petugas mengamankan seorang terduga penadah beserta barang bukti tiga unit sepeda motor.
Pengungkapan ini berawal dari laporan warga bernama Drs. Ade Rukman terkait hilangnya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam di areal parkir Masjid Raudatul Jannah, Pagutan Barat, Kota Mataram, pada pertengahan April lalu. Modus yang digunakan pelaku utama terbilang nekat, yakni masuk melalui pintu samping masjid saat korban sedang melaksanakan ibadah Shalat Asar, mengambil kunci kontak di dalam bangunan, lalu melarikan kendaraan korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol. Arinsandi, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan Unit Reaksi Cepat Puma ini merupakan hasil pengembangan intensif dari tersangka utama curanmor berinisial M alias Ram yang saat ini tengah diproses di Polsek Mataram.
“Berdasarkan petunjuk dan arahan yang kami terapkan, Tim Puma Jatanras di bawah pimpinan Kanit Puma AKP Agus Eka Artha, S.H., bergerak cepat melakukan penelusuran jaringan distribusi barang hasil curian tersebut. Hasilnya, petugas berhasil melacak keberadaan barang bukti yang dikuasai oleh terduga penadah berinisial IMA di wilayah Sekotong,” ujar Kombes Pol. Arinsandi.

Dari penggeledahan di kediaman pelaku IMA, tim tidak hanya menemukan sepeda motor Bead milik korban, tetapi berhasil menyita dua unit sepeda motor lainnya yang diduga kuat berasal dari tindak kejahatan serupa, di antaranya 1 unit Yamaha Mio Soul GT 125 warna ungu dan 1 unit Honda Beat Street warna hitam. Saat ini terduga penadah beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda NTB guna proses hukum dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K. M.M, mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan curanmor, terutama di area-area publik dan tempat ibadah.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lengah dalam mengamankan barang berharga milik pribadi. Pastikan kendaraan selalu dalam keadaan terkunci ganda saat diparkir, dan hindari meninggalkan kunci kontak maupun dokumen penting seperti STNK di area yang mudah dijangkau oleh pelaku kejahatan,” imbaunya.

Kabid Humas juga menegaskan agar masyarakat tidak ragu melapor ke kantor kepolisian terdekat apabila melihat atau mencurigai adanya aktivitas penadahan maupun kendaraan tanpa identitas yang jelas di lingkungannya. Polda NTB berkomitmen untuk terus menindak tegas segala bentuk tindak kejahatan guna menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat, tutupnya. (sr/hpntb)

Ribuan Warga Turun kejalan Meriahkan Gebyar Semarak Agustusan 2026 di Kecamatan Sukakarya 

0

BEKASI. WARTA.IN.SUKAKARYA — Semangat kemerdekaan terasa di Kecamatan Sukakarya. Ribuan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Sukakarya untuk mengikuti berbagai lomba dalam rangkaian Gebyar Semarak Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu 12/8/2026.

Acara secara resmi dibuka Plt Camat Sukakarya, Bahrul Ulum yang juga menjabat Kabid TIK Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi.

Berbagai lomba digelar mulai dari gerak jalan, fashion show, e-sport, hingga lomba rakyat lainnya. Panitia juga menyediakan hadiah langsung dan puluhan doorprize untuk peserta.

“Walaupun Sukakarya letaknya di ujung utara Kabupaten Bekasi, antusiasme warga tidak kalah. Hari ini ada ribuan peserta gerak jalan, 21 peserta fashion show, dan lomba e-sport. Saya berharap kegiatan ini bisa terus jadi energi positif bagi masyarakat,” ujar Bahrul Ulum.

*Lintas Instansi dan Komunitas Turut Meriahkan*

Peserta berasal dari berbagai unsur. Mulai dari PGRI, sekolah, perwakilan 7 desa di Sukakarya, kepolisian, SPPG, hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

“Ini bukti koordinasi antar stakeholder di Sukakarya berjalan baik dan kompak,” kata Bahrul.

Untuk memeriahkan acara, panitia menyiapkan sekitar 50 item hadiah. Di antaranya sepeda listrik, handphone, dan tablet. Hadiah tersebut merupakan dukungan dari Bank BJB, sejumlah perusahaan di wilayah Sukakarya, serta para kepala desa.

Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kasi PMD Kecamatan Sukakarya, Yus Yusmana, mengaku kaget dengan tingginya partisipasi warga.

“Untuk gerak jalan awalnya kami siapkan 1000 kupon doorprize. Tapi ternyata yang datang lebih dari 2000 peserta. Akhirnya kupon kami tambah sesuai jumlah peserta,” ungkap Yus.

Menurutnya, kemeriahan tahun ini tidak lepas dari ide dan arahan langsung Plt Camat Sukakarya.

“Alhamdulillah semua rangkaian berjalan lancar. Doorprize sudah dibagikan langsung. Untuk pemenang lomba lainnya akan diumumkan saat acara puncak HUT RI ke-81 nanti,” pungkasnya.

Bahrul menambahkan, munculnya bakat anak muda di lomba e-sport seperti Mobile Legends dan Football menunjukkan potensi besar warga Sukakarya. Ia berharap gebyar semacam ini bisa digelar rutin setiap tahun sebagai ruang hiburan dan kegiatan positif bagi masyarakat.