Samosir, warta.in – Rapidin Simbolon, anggota DRP RI, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, ketika menjabat sebagai Bupati Samosir, telah maksimal memberikan perhatiannya, kinerjanya untuk kemajuan Kabupaten Samosir. Pengabdiannya yang tulus untuk tempat kelahirannya, asal muasal leluhurnya memberikannya semangat yang penuh untuk kesejahteraan masyarakat Samosir. Inilah antara lain, hasil pencapaian kinerja Rapidin Simbolon ketika menjabat sebagai Bupati Samosir : 1. Status jalan menjadi jalan nasional 2. Saran pelabuhan dan transportasi danau yang berkelas di Kabupaten Samosir, 3. Usulan Pembuatan Waterfront City Pangururan dan sudah berhasil dibangun dan kini sudah bisa memberikan damapk pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Samosir, 4. Ravitalisasi Jembatan dan Terusan Tano Ponggol dan sudah selesai pembangunannya, 5. Revitalisasi Menara Pandang Tele dan sudah selesai pembangunannya, 6. Dukungannya terhadap Pembangunan Patung Yesus Sibeabea. Inilah hasil kerja nyata Rapidin Simbolon ketika menjabat sebagai Bupati Samosir. Hal ini membuktikan suatu fakta untuk mengatakan dirinya sebagai Sosok Pembangunan Pembangunan Infrastruktur Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Samosir demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat samosir
(red)
Sosok Tangguh, Rapidin Simbolon, Tokoh Pembangunan Infrastruktur & Ekonomi Samosir
Polsek Ngimbang Gelar Kegiatan Pendampingan Pengawasan Hewan Ternak Antisipasi Penyakit Menular
Polsek Ngimbang Gelar Kegiatan Pendampingan Pengawasan Hewan Ternak Antisipasi Penyakit Menular
LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka Antisipasi Penyakit menular Hewan ternak, Polsek Ngimbang bersama Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan Hewan ternak yang akan di jual di pasar di Jalan raya Kabuh – Sukorame,tepatnya di Desa Ganggangtingan,Minggu (17/05/2026)
Kegiatan ini menyasar Kendaraan pengangkut hewan ternak yang melintas di wilayah hukum Polsek Ngimbang.
Dengan Hewan ternak jenis sapi, kambing, domba dan ternak lainnya yang keluar maupun masuk wilayah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini guna ntisipasi penyebaran penyakit menular hewan ternak seperti PMK dan LSD serta memberikan imbauan kepada peternak maupun sopir pengangkut ternak agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan hewan ternak.
Hadir dalam kegiazan ini, Serda Eko Adi W Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang,Brigpol Bayu Susila Kumara Ba Polsek Ngimbang, Dr. Sofia Nurhayati, S.P., M.Si. Kepala Dinas Peternakan Kab. Lamongan, drh. Rahendra P. ES Sekertaris Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan, drh. Azit, Kustiawan Kabid Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, drh. Icha Firdausi Petugas kesehatan hewan Kecamatan Ngimbang dan drh. Beny Petugas kesehatan hewan Kecamatan Ngimbang
Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, Polsek Ngimbang bersama Petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan bersama Anggota Koramil 0812/06 Ngimbang melaksanakan pendampingan dan pengawasan lalu lintas hewan ternak yang akan masuk ke Kabupaten Lamongan tepatnya di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ungkapnya
Kegiatan ini untuk memeriksa kondisi fisik dan kesehatan hewan ternak guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular pada hewan dan
memberikan imbauan kepada pemilik maupun sopir pengangkut ternak agar selalu menjaga kesehatan hewan ternak dan segera melapor apabila ditemukan gejala penyakit menular
Dr. Sofia Nurhayati, S.P M. Si. Kepala dinas Peternakan Kabupaten Lamongan, menjelaskan bahwa Kegiatan Pengawasan pada hewan Ternak telah terlaksana dengan aman dan lancar serta tidak ditemukan hewan ternak yang terindikasi penyakit menular.ujarnya
Kami berharap dengan koordinasi antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan dengan Polsek Ngimbang dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit hewan ternak dan Antisipasi Penyakit Menular pada hewan ternak, pungkasnya ( roy)
Lele Naik Kelas! Sego Lele Berdayakan Karyawan Disabilitas,
Lele Naik Kelas! Sego Lele Berdayakan Karyawan Disabilitas, Darsih Jadi Inspirasi Semangat Kerja
KARAWANG | Warta In Jabar — Usaha kuliner Lele Naik Kelas! Sego Lele menghadirkan kisah inspiratif tentang semangat kerja dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Salah satu karyawannya, Darsih Darsita, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk tetap produktif dan mandiri.
Darsih merupakan penyandang disabilitas dengan kondisi pertumbuhan tubuh yang tidak berkembang sebagaimana mestinya. Meski begitu, ia tetap aktif menjalankan pekerjaannya di Lele Naik Kelas! Sego Lele.
Dalam aktivitas sehari-hari, Darsih dipercaya membantu memasak hingga mengantarkan pesanan kepada pelanggan. Semangat dan ketekunannya menjadi perhatian tersendiri bagi pemilik usaha maupun pelanggan.
Owner Lele Naik Kelas! Sego Lele, Ibu Licha mengatakan bahwa dirinya ingin membuka ruang kerja yang setara bagi siapa saja, termasuk penyandang disabilitas.
“Kami ingin masyarakat melihat kemampuan mereka, bukan keterbatasannya. Darsih punya semangat kerja yang luar biasa dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya, Sabtu (17/5/2026).
Ia juga menyebut, keberadaan Darsih di lingkungan kerja memberikan motivasi tersendiri bagi tim lainnya.
“Salut untuk teman-teman disabilitas yang tetap produktif dan mau terus berjuang. Mereka juga punya kesempatan yang sama untuk berkembang,” katanya.
Selain mengedepankan nilai sosial, Lele Naik Kelas! Sego Lele juga menawarkan menu lele premium yang diklaim memiliki kualitas prima dan lebih sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
“Pilihan makan lele bersertifikat kualitas prima untuk hidup yang lebih sehat ada di Sego Lele. Kami ingin menghadirkan makanan berkualitas sekaligus membawa dampak sosial yang positif,” tambahnya.
Langkah usaha kuliner tersebut dinilai menjadi contoh bahwa pelaku UMKM juga dapat berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Di tengah masih terbatasnya kesempatan kerja bagi kelompok difabel, kisah Darsih menjadi bukti bahwa kesempatan dan dukungan dapat membuka ruang bagi mereka untuk berkarya dan hidup lebih mandiri.
Masyarakat yang ingin melakukan pemesanan atau mengetahui informasi lebih lanjut mengenai Lele Naik Kelas! Sego Lele dapat menghubungi nomor Contact sego lele 085285966734
Seminar Nasional Malahayati di Sukabumi Bawa Solusi Cerdas untuk Korban Pinjol
Membawa Harapan Baru! Malahayati Konsultan Hadirkan Solusi Cerdas dan Pulihkan Mental Korban Pinjol di Sukabumi
Sukabumi | Warta In Jabar – Di tengah tantangan ekonomi dan maraknya isu finansial digital saat ini, sebuah angin segar berembus bagi masyarakat Sukabumi Raya dan Cianjur. Malahayati Konsultan, lembaga yang bergerak di bidang jasa konsultasi keuangan dan pendampingan risiko, sukses menggelar Acara Akbar Seminar Nasional, bertempat di Hotel Augusta, Jl. Raya Cikukulu No.72, Cisande, Kec. Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, bertajuk “Sosialisasi Bahaya Pinjol, Judol, dan Investasi Ilegal” di Kabupaten Sukabumi.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan optimisme ini bukan sekadar sosialisasi biasa, melainkan sebuah gerakan moral untuk merangkul masyarakat, mengembalikan kesehatan mental, dan memberikan jalan keluar yang konkret (solutif) bagi mereka yang tengah terjebak dalam lingkaran masalah keuangan.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen puncak Malahayati Konsultan, antara lain:
• Bapak Ahmad Maulana selaku Chief Operating Officer (COO) Malahayati Pusat
• Bapak Maulana Akbar selaku Wakil COO 1
• Bapak Sayuti Mahmud selaku Kepala Cabang Malahayati Sukabumi
• Bapak Heri Iskandar selaku Kepala Cabang Malahayati Srengseng, Jakarta Barat
• Bapak Argi selaku Pendamping Psikolog
• Bapak Yudi dari bagian Agen dan Hubungan Masyarakat (Humas)
• Serta seluruh jaringan perwakilan Malahayati se-Sukabumi Raya dan Cianjur, tokoh masyarakat, dan ratusan tamu undangan yang hadir dengan antusiasme tinggi.
Memperluas Kepedulian: Malahayati Hadir di 12 Kota Besar Indonesia
Dalam sesi wawancara mendalam bersama awak media, COO Malahayati Konsultan, Bapak Ahmad Maulana, membagikan kabar baik mengenai perkembangan lembaga yang dipimpinnya. Saat ini, Malahayati telah memiliki 12 kantor cabang resmi yang tersebar di berbagai kota strategis di Indonesia, meliputi:
• Jakarta, Srengseng, Mampang, dan Serang (Banten).
• Bogor, Sukabumi, Bekasi, dan Bandung (Jawa Barat).
• Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Probolinggo.
Bapak Ahmad Maulana menjelaskan bahwa penempatan cabang-cabang ini didasarkan pada komitmen kuat untuk membantu wilayah-wilayah yang menurut data empiris memiliki urgensi tinggi terkait permasalahan pinjaman online (pinjol).
”Kami hadir langsung di tengah masyarakat karena kami melihat ada realita yang memprihatinkan di lapangan sepanjang tahun 2025 lalu. Berdasarkan pengamatan kami, tingkat kepanikan masyarakat akibat tekanan pinjol sangat tinggi, bahkan hingga memicu tindakan ekstrem yang mengorbankan nyawa. Kehadiran Malahayati adalah untuk memutus rantai keputusasaan tersebut dan menegaskan bahwa selalu ada jalan keluar yang aman,” ujar Bapak Ahmad Maulana dengan nada optimis.
Edukasi sebagai Kunci: Upgrade Knowledge, Hilangkan Rasa Cemas
Salah satu misi utama yang diusung oleh Malahayati Konsultan melalui seminar nasional ini adalah melakukan edukasi massal secara terukur. Banyak masyarakat yang terjebak pinjol merasa was-was, khawatir, dan panik karena mereka tidak tahu harus berbuat apa ketika menghadapi intimidasi atau penagihan yang tidak beretika.
Malahayati hadir untuk memberikan jawaban atas ketidaktahuan tersebut. Dari sekitar 200 penyedia jasa konsultan serupa di Indonesia, Malahayati menonjol sebagai pilihan utama karena memiliki dua keunggulan kompetitif yang sangat kuat:
• Tim Berpengalaman dan Profesional: Seluruh personel dan konsultan di Malahayati memiliki latar belakang kokoh di industri pembiayaan, baik dari sektor perbankan konvensional maupun praktisi industri pinjaman online itu sendiri. Mereka memahami betul regulasi, celah hukum, dan sistem kerja pembiayaan.
• Fokus pada Pembinaan Berkelanjutan: Berbeda dengan lembaga lain, Malahayati tidak melepaskan klien begitu saja setelah sesi konsultasi selesai. Klien akan diintegrasikan ke dalam wadah komunitas secara gratis untuk mendapatkan bimbingan jangka panjang.
Wadah-wadah interaktif dan edukatif yang disediakan secara gratis ini meliputi:
• Seminar Nasional Terbuka untuk pembaruan regulasi finansial.
• Home Sharing sebagai ruang diskusi kelompok kecil yang intim.
• Konsolidasi Keuangan untuk merumuskan strategi pelunasan.
• Makarena (Malam Keakraban Nasabah), sebuah konsep unik yang memadukan hiburan, relaksasi, dan penguatan mental antarsesama anggota.
Pulihkan Mental, Tata Kembali Literasi Keuangan Masyarakat
Senada dengan hal tersebut, Wakil COO 1 Malahayati, Bapak Maulana Akbar, menekankan pentingnya aspek pemulihan mental (psikis) dalam menghadapi risiko penyebaran data pribadi yang kerap dilakukan oleh oknum penagih pinjol ilegal.
”Fokus terbesar kami di setiap kantor cabang adalah mental recovery. Kami ingin memastikan bahwa klien kami tidak merasa sendiri. Ketika mental mereka sudah tenang dan stabil, barulah kita bersama-sama menata ulang literasi keuangan mereka agar terus bertumbuh menjadi lebih baik,” jelas Bapak Maulana Akbar.
Lebih lanjut, ia memaparkan solusi finansial logis yang ditawarkan Malahayati. Setelah mental nasabah pulih, tim konsultan akan mendampingi proses penyelesaian utang dengan cara yang elegan dan sesuai hukum, seperti program restrukturisasi utang atau negosiasi pelunasan dengan potongan (diskon) beban bunga.
Menanggapi fenomena tingginya angka pinjaman konsumtif di Indonesia yang menembus angka ratusan triliun rupiah di tengah perlambatan ekonomi, Bapak Maulana Akbar mengimbau pemerintah untuk memperketat regulasi dan kalau bisa menutup platform pinjol yang merugikan. “Harapan kami, masyarakat bisa benar-benar bebas dari jerat tagihan yang tidak sehat agar ekonomi keluarga dapat bangkit kembali,” tambahnya.
Sinergi Ilmu dan Sentuhan Psikologis untuk Sukabumi Bangkit
Keberhasilan acara ini juga ditopang oleh kontribusi luar biasa dari para pemateri. Kepala Cabang Malahayati Srengseng, Bapak Heri Iskandar, membagikan kiat-kiat praktis mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga dan pentingnya menyebarkan energi positif serta ilmu pengetahuan finansial kepada lingkungan terdekat.
Dari sudut pandang medis dan psikis, Bapak Argi selaku Pendamping Psikolog Malahayati, menggarisbawahi bahwa penanganan masalah finansial tidak akan tuntas tanpa adanya terapi kesehatan mental.
”Tekanan dari pinjol sering kali memicu kecemasan akut (anxiety). Melalui layanan konseling psikologis yang kami sediakan di Malahayati, para korban dibimbing untuk melepaskan beban emosionalnya terlebih dahulu. Jiwa yang sehat akan melahirkan pikiran yang jernih untuk menyelesaikan masalah,” tutur Bapak Argi.
Komitmen Penuh untuk Masa Depan Sukabumi yang Lebih Cerah
Sebagai tuan rumah, Kepala Cabang Malahayati Sukabumi, Bapak Sayuti Mahmud, menutup rangkaian acara dengan menyampaikan rasa syukur dan komitmennya yang mendalam untuk wilayah Sukabumi, baik kota maupun kabupaten. Ia menegaskan bahwa layanan jasa konsultan Malahayati sudah teruji secara nyata di berbagai daerah dalam membantu memulihkan perekonomian masyarakat.
”Kami siap memberikan layanan terbaik dan maksimal di Sukabumi. Harapan besar kami, warga Sukabumi tidak perlu lagi merasa takut atau terisolasi jika menghadapi masalah pinjol. Datanglah kepada kami, pintu kami selalu terbuka untuk berdiskusi mencari jalan keluar terbaik. Jangan biarkan aset berharga, keharmonisan keluarga, apalagi nyawa, terancam hanya karena masalah pinjaman online. Sukabumi harus bangkit, cerdas finansial, dan sejahtera!” pungkas Bapak Sayuti Mahmud disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Melalui sosialisasi ini, Malahayati Konsultan sukses menyebarkan pesan optimisme: bahwa seberat apa pun masalah keuangan yang dihadapi, dengan pendampingan profesional yang tepat, edukasi yang konsisten, dan mental yang sehat, masyarakat pasti mampu keluar sebagai pemenang dan menata masa depan finansial yang lebih cerah. (AL)
Kapolsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Siskamtibmas 4C Guna Cegah Kriminalitas Di Malam Hari
Kapolsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Siskamtibmas 4C Guna Cegah Kriminalitas Di Malam Hari
LAMONGAN//Warta.in –Kapoksek Ngimbang bersama Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)pada Malam liburan Sabtu Malam minggu agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi dan balap liar Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada, Minggu malam (17/05/2026)
Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di Pimpin Langsung olek Kapolsek Ngimbang Iptu Ini Wayan Sumantra, S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang Brigadir Bayu dan Brigadir Deny dengan sasaran empat lokasi Pabrik rokok R3, SPBU Ngimbang, Gudang R3 tanjung dan Warko – warkop yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari
Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi balap liar, premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari
Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.
Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Ngimbang atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang
Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light siskamtibmas di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya
“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.
Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.
Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)
Pesan Moril dari Hotler Pakpahan Usai Nobar Film ‘PESTA BABI’
Samosir warta.in, inilah pesan moril dan Hotler Pakpahan usai Nobar Film “PESTA BABI”. Pemerintah harus tegas menutup PSN di Papua Selatan.
Setelah tayang di penjuru Tanah Air, Film dokumenter karya Dandhy Laksono, menyoroti Proyek Strategis Nasional ( PSN ) di Papua Selatan, yang dinilai berdampak dahsyat terhadap lingkungan hidup, kawasan hutan, dan hak masyarakat adat Papua.
Film tersebut juga merekam penolakan warga secara tegas dan jelas terhadap alih fungsi lahan untuk proyek perkebunan industri yg dikaitkan dengan program ketahanan pangan dan transisi energi.
Pembukaan lahan di Papua Selatan, dimulai sejak 2022 pada masa rezim Jokowi, bersamaan dengan pemekaran wilayah di Papua.
Dan program tersebut kemudian dilanjutkan pemerintahan Prabowo Subianto, sebagai bagian agenda terselubung oleh residu rezim Jokowi.
Dengan ditayangkannya ‘Film Pesta Babi’ tersebut, yang membawa kerusakan lingkungan hidup dan hak masyarakat adat Papua, pemerintah harus segera menutup aktivitas atau memberhentikan secara permanen PSN di Papua Selatan, ini semata mata demi menjaga integritas masyarakat Papua, pemerintah harus hadir ditengah suasana yang meneriakkan bahwa hak hak mereka jangan dirampas oleh oligarki harus dikembalikan dalam keadaan utuh, agar aktivitas masyarakat adat Papua Selatan tetap terjaga dan terawat. s a l a m. M e r d e k a….!!! (red)
Azizah Salsabila Harumkan Nama PALI di Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Rektor III
PALI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Azizah Salsabila, atlet dari perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang PALI, IKSPI Kera Sakti Ranting Penukal, berhasil meraih juara dalam ajang Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Rektor III Universitas Bina Darma Tahun 2026.
Kejuaraan bergengsi tersebut digelar pada 14–17 Mei 2026 di GOR Dempo Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pertandingan itu, Azizah tampil penuh percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil membawa pulang medali, piagam penghargaan, serta trofi kemenangan untuk kategori usia dini.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang PALI, serta masyarakat Kabupaten PALI. Di usia muda, Azizah dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Pihak perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang PALI menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat latihan yang selama ini ditunjukkan Azizah. Prestasi itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat.
“Alhamdulillah, ini hasil dari latihan dan dukungan semua pihak. Semoga ke depan bisa terus membawa nama baik daerah,” ujar pelatih Wingki.

Azizah Salsabila juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelatihnya, Wingki, yang selama ini selalu membimbing, melatih, dan memberikan semangat hingga dirinya mampu berada di posisi sekarang. Berkat dukungan dan latihan yang konsisten, Salsa kini telah berhasil meraih 4 medali, 4 piala, dan 4 sertifikat dari berbagai kejuaraan yang diikutinya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih Wingki yang selalu sabar membimbing saya selama latihan. Terima kasih juga kepada keluarga besar IKSPI Kera Sakti Penukal dan semua yang telah mendukung saya. Semoga saya bisa terus berprestasi dan membawa nama baik PALI,” ujar Azizah Salsabila.
Ajang Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Rektor III sendiri menjadi salah satu event tahunan yang mempertemukan atlet-atlet muda berbakat dari berbagai provinsi untuk mengasah kemampuan dan prestasi di dunia pencak silat nasional.
Pelepasan Siswa-Siswi UPTD,SMP.N.1.Lolofitu Moi Bupati Nias Barat Bersama wakil DPRD Menghadiri.

Satu Pengedar dan Dua Pengguna Narkoba Diciduk Polres Binjai
Warta.in Binjai – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali berhasil menangkap 3 (tiga) orang laki-laki sebagai pengedar narkoba dii wilayah hukum polres Binjai, Sabtu (16/5/26).
Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan 3 (tiga) orang tersangka sebagai pengedar dengan inisial *AP (26)*, desa Sei Semayang Kecamatan sunggal ditangkap di TKP, jalan Apel kelurahan Sukaramai kecamatan Binjai Barat pukul 15.00 wib.
Sedangkan *EY (26)*, desa tanjung ibus kecamatan secanggang bersama *AS (28), desa perdamaian kecamatan Stabat kabupaten langkat, diamankan oleh TIM pemburu Begal dibawah pimpinan IPDA Novriko Sijabat, S.H., saat melaksanakan hunting di jalan Megawati kecamatan Binjai Timur, pukul 19.00 wib ucap Katim
Pengungkapan jaringan ini diawali dengan adanya informasi masyarakat yang direspon langsung oleh Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., untuk menindak lanjuti informasi tersebut, kemudian menerintahkan Timnya untuk melakukan penyelidikan.
Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti dari tangan ketiga pelaku :
” Dari pelaku AP (26) diamankan barang bukti : 3 (tiga) paket narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik klip transparan dengan berat brutto 3,01 gram, 1 (satu) buah kotak rokok surya (tempat menyimpan sabu) serta 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio dengan No. Pol : BK 5344 SY.
” Terhadap pelaku EY (26) & AS (28) diamankan barang bukti berupa : 1 (satu) plastik klip transparan berisikan narkotika jenis sabu, Berat Brutto : 0,59 gr, 1 (satu) unit Hp Merk Realme warna biru serta 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario BK 5856 IP.
Terhadap AP (26), EY (26) & AS (28) dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU. RI No.1 tentang KUHP Jo UU. RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, dengan hukuman penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun.,
Sedangkan terhadap EY (26) & AS (28) dijerat dengan pasal 127 ayat (1) huruf A UU. RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika., tegas AKP Ismail Pane.
Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, keberhasilan pengungkapan kasus narkoba ini diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba di Wilkum Polres Binjai. tegas AKBP Mirzal. (RN)
Humasresbinjai
Narasumber FGD Memberikan Masukan Mengenai KHUP dan KUHAP, Berikut Disampaikan Ketua Stihpada Palembang
Warta.In | Palembang,- Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang melaksanakan Focus Grup Discussion (FGD).
Adapun FGD ini sendiri yakni “Membedah KHUP dan KUHAP” dinamika perubahan sebagai wujud reformasi hukum pidana nasional. Adapun FGD ini sendiri dipusatkan di gadung aula griya STIHPADA Palembang, Sabtu (16/5/2026)
Adapun sebagai moderator pada kegiatan FGD ini yakni Dr H Bambang Sugianto, S.H., M.H, sebagai narasumber yakni dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Pengacara Indonesia (Peradi) Prof Dr Hj Nurmalah, S.H., M.H., CLA, Perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Dody Afriyanto, S.H., M.M, Perwakilan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel Dr Muhammad Ikhsan, S.H., M.H.
Turut hadir didalam kegiatan ini Ketua STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr H Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN, Wakil Ketua I STIHPADA Palembang, Wakl Ketua II STIHPADA Palembang, Wakil Ketua III STIHPADA Palembang, Kepala Program Studi Sarjana Strata Dua (S2) STIHPADA Palembang, dan undangan lainnya
Dikatakan Ketua STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr H Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN, Kita dari STIHPADA menyelenggarakan acara FGD yang membedah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KHUP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), di mana kita melihat adanya perubahan sebagai wujud daripada Reformasi hukum di Indonesia.
Dan acara ini terselenggara berkat inisiatif darri program studi sarjana strata dia (S2) magister hukum stihpada khususnya mahasiswa S2 angkatan 17 serta angkatan 18.
“Jadi KHUP dan KUHAP yang terbaru yaitu Undang-Undang Nomer 1 Tahun 2023 dan juga Undang-Undang Nomer 20 Tahun 2025 itu banyak sekali perubahan signifikan yang perlu kita pahami bersama,” ujarnya.
Kemudian, sehingga dalam pelaksanaan penegakan hukum tidak ada menyalahi norma maupun pasal yang telah diaturnya. Untuk itulah kami menyelenggarakan FGD ini untuk memberikan pemahaman sekaligus juga diskusi.
Agar kedepannya para penegak hukum dapat selaras dalam atau melaksanakan KHUP dan KUHAP nasional tersebut. Secara substansi itu cukup banyak, seperti di KUHP baru ini dan juga lebih mengedepankan Restorative Justice.
“Dan tentunya ini semua harus di pahami oleh semua aparat penegak hukum, dari mulai Advokat, Jaksa, Kepolisian, Hakim sampai kepada Lapas, dan banyak hal-hal baru disana yang diatur,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, tenntunya kita harapkan agar penerapan atau implementasi KHUP dan KUHAP yang terbaru ini dapat memberikan secercah keadilan bagi masyarakat.
Kalau melihat dari secara substantif, secara keseluruhan, banyak sekali keuntungan dari KUHP dan KUHAP ini untuk bagi terdakwa ataupun tersangka. Lebih menguntungkan, lebih humanis, kalau dilihat dari keadilan kalau saya membacanya.
“Hanya saja yang kita diskusikan ini agar kiranya implementasi penegak hukum itu bisa memahami dan selaras dengan apa yang telah diatur didalam KHUP dan KUHAP nasional tersebut,” katanya.
Masih dilanjutkannya, jadi materi yang disampaikan oleh para narasumber tadi itu sangat bagus mengupas daripada KHUP dan KUHAP yang terbaru ini. Dari hasil diskusi dengan peserta diskusi cukup banyak masuk-masukan yang insya Allah nanti kita akan tuangkan dalam berita acara dan dapat kita sampaikan kepada para pemangku kebajikan.
Tentunya kedepan kita harapkan kepada seluruh aparat penegak hukum agar bisa memahami substansi KUHP dan KUHAP nasional yang terbaru, dan bisa menegakan keadilan, kepastian, dan kemanfaatan bagi masyarakat.
“Tentunya harapan kepada pemerintah dalam hal ini bisa melihat dan juga bisa menebarkan rasa keadilan di masyarakat. Dan perubahan KHUP serta KUHAP merupakan tombak penting dalam sejarah pembaharuan hukum di Indonesia,” ucapnya.
Menurut Kepala Program Studi Sarjana Strata Dua (S2) STIHPADA Palembang Assist Prof Dr Windi Arista, S.H., M.H, sebagaimana kita ketahui bersama, pembaharuan hukum pidana nasional merupakan bagian dari proses reformasi hukum yang terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat, nilai keadilan, serta kebutuhan penegakan hukum yang lebih modern dan berkeadilan.
Melalui forum ini diharapkan terbangun pemahaman yang komprehensif mengenai substansi perubahan hukum pidana baik dari aspek normatif, filosofis maupun implementatif.
“Selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan analisis kritis mahasiswa kami dalam memahami isu-isu umum aktual, kemampuan dalam memahami khususnya terkait dengan pembaharuan hukum nasional,” imbuhnya.

(red)







