26 C
Jakarta
Sabtu, April 11, 2026
Beranda blog

BUPATI SAMOSIR TERIMA AUDIENSI KETURUNAN OPUNG TONGAM SITANGGANG SIPUKKA LUMBAN SILO PANGURURAN

0

Samosir, Menindaklanjuti disposisi Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Perihal  Permohonan Audiensi Keturunan Opung Tongam Sitanggang & OpuNg boru Sihotang Sorganimusu-Sipukka Lumban Silo Pangururan Samosir kepada Bupati Samosir, Camat Pangururan Robintang E Naibaho mengadakan pertemuan pada Jumat/10 April 2026 dimulai pukul 2 siang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pangururan

 Pertemuan dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Tata Kelola Pemerintahan dan SDM Rudi Siahaan. Turut hadir Kabag Hukum Setdakab Samosir Jaubat Harianja, yang mewakili Kepala Dinas Perkim TR, Kepala Desa Parsaoran 1 S Nainggolan

 Diawali dengan perkenalan dari keturunan Opung Tongam Sitanggang yaitu Darwin Sitanggang Pahompu Panggoaran yang menetap di Kabanjahe, Sudung Sitanggang yang menetap di Bontang Kaltim, Jonny Sitanggang yang menetap di Tebing Tinggi, Romuel Sitanggang yang menetap di Tebing Tinggi

 Selanjutnya Sudung Sitanggang memaparkan hasil penelusuran sejarah keluarga, dimana diketahui leluhur Martua Sitanggang mantan Wakil Bupati Samosir berasal dari Muara. Tanah sebagai pertanda tulang belulang leluhur Martua Sitanggang telah diambil oleh Rumayam boru Pakpahan istri kedua dari Wismar Sitanggang ayahanda Martua Sitanggang

 Sekalipun ada kuburan keluarganya di Lumban Silo, diketahui bahwa keluarga Martua Sitanggang belum pernah mengadakan upacara adat Batak penuh sebagai penghormatan tertinggi secara adat kepada leluhurnya yaitu MANGOKAL HOLI PANAKOK SARING SARING leluhurnya di Lumban Silo. Ayah Martua Sitanggang yaitu Wismar Sitanggang dan istrinya tidak di kuburkan di Lumban Silo karena dilarang oleh kakek kami, jelas Jonny Sitanggang.

 Mereka mulai menempati Lumban Silo sejak Djaiman Sitanggang kakek Martua Sitanggang datang dari Muara dan bekerja sebagai Mandor di Tele pada sekitar tahun 1910 an. Kakek kami yaitu Opung Sindak Sitanggang & Opung boru Nainggolan Lumban Raja yang mengijinkannya tinggal menumpang di Lumban Silo karena iba mendengar Djaiman Sitanggang menumpang di rumah marga Naibaho di Panahatan. Rumah papan yang dibangun Djaiman berada di mulut/pinggir lumban ketika itu. Karena sesuai dengan budaya Batak, Sipukka Lumban sebagai pemilik Lumban lah yang berhak membangun rumah Bataknya di tengah tengah lumban (kampung kecil) dan itulah Rumah Batak milik opung kami yaitu Opung Tongam Sitanggang & Opung boru Sihotang Sorganimusu.

 Menurut info dari keluarga Martua Sitanggang yang ada di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara, mertua dari Mandor Djaiman adalah marga Sianturi yang juga ada di Muara. Sedangkan ibunya adalah boru Siregar yang juga dari Muara. Sejak Mandor Djaiman menempati Lumban Silo, tidak pernah ada utusan keluarga Sianturi maupun Siregar dari Muara yang hadir di acara acara adat di Lumban Silo. Martua Sitanggang yang dilahirkan dari ibu boru Limbong lahir di Limbong.

 Yang menjadi pertanyaan kami adalah pada perkara Martua Sitanggang dan Saur Naibaho di Pengadilan Negeri Balige, perihal gugatan uang ganti rugi pembangunan kanal Tano Ponggol, tercantum para ahli waris Wismar Sitanggang adalah 1. Sihol Sitanggang, anak dari Berlin Sitanggang, 2. Sitor Sitanggang, 3. Martua Sitanggang, 4. Carles Sitanggang, 5. Udut Manotar Sitanggang, sedangkan istri keduanya yang masih hidup, ibu kandung dari Udut Manotar Sitanggang yaitu Rumayam boru Pakpahan, tidak turut sebagai ahli waris ? Dilain pihak, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan memohonkan ke Pengadilan Negeri Balige sebagai penerima Uang Ganti Rugi Lumban Silo adalah 1. Martua Sitanggang, 2. Jesse Sitanggang, 3. Udut Manotar Sitanggang, ungkap Darwin Sitanggang

Perwakilan Pemkab Samosir yang hadir yaitu Staf Ahli Bupati Tata kelola Pemerintahan-Rudi Siahaan, Camat Pangururan-Robintang Naibaho, Kabag Hukum SetdaKab Samosir-Jaubat Harianja, Kades Parsaoran 1-S Nainggolam hampir senada memberikan tanggapan atas hal hal yang disampaikan keturunan Opung Tongam Sitanggang & Opung boru Sihotang Sorganimusu-Sipukka Lumban Silo akan diteruskan sebagai laporan ke Bupati Samosir, dan berharap akan ada penyelesaian damai secara kekeluargaan. Adapun rencana untuk ajukan gugatan, kami hanya bisa sarankan agar disiapkan saksi saksi dan bukti bukti pendukung (red)

Dafam Pacific Caesar Surabaya Hadirkan Promo “MEESING” hingga Kuliner Sehat Selama April 2026

0

Warta.in||Surabaya, 10 April 2026 – Menjawab kebutuhan masyarakat urban akan keseimbangan antara produktivitas kerja dan relaksasi, Dafam Pacific Caesar Surabaya menghadirkan rangkaian promo menarik sepanjang April 2026. Melalui fasilitas Caesar Bar & Lounge, hotel ini menggabungkan konsep meeting, hiburan, hingga gaya hidup sehat dalam satu paket terpadu.

Salah satu program unggulan adalah paket MEESING (Meeting & Singing), konsep inovatif yang mengubah suasana rapat formal menjadi lebih santai dan kreatif. Paket ini menawarkan penggunaan ruang meeting selama 4 jam lengkap dengan hidangan ala carte, kopi, teh, Chef Platter, dan Fruit Platter, dengan harga Rp900.000 nett untuk enam orang.

General Manager Muhamad Muamar Khadafi mengatakan, suasana rileks diyakini mampu mendorong lahirnya ide-ide segar.

“Melalui konsep MEESING, kami ingin mendefinisikan ulang cara tim berkolaborasi, memadukan diskusi formal dengan hiburan karaoke untuk membangun sinergi yang lebih kuat,” ujarnya.


Tak hanya itu, bagi pengunjung yang ingin melepas penat setelah jam kerja, tersedia paket “Mic On, Beer On!” seharga Rp280.000 nett. Paket ini mencakup satu beer bucket, akses karaoke selama dua jam, serta snack platter.

Food and Beverage Supervisor Andri Bagus Prasetyo menyebut, konsep ini dirancang sebagai ruang pelarian yang menyenangkan bagi masyarakat.


“Kami ingin menciptakan pengalaman, bukan sekadar tempat. Kombinasi musik, makanan, dan suasana santai menjadi cara terbaik merayakan kebersamaan,” katanya.
Di sisi lain, hotel ini juga menghadirkan inovasi kuliner melalui program Rebellious Hunger, yang berfokus pada menu berbasis nabati (plant-based).

Program ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan yang diusung Artotel Group.
Chief Operating Officer Eduard Rudolf Pangkerego menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar tren sesaat.


“Menu plant-based akan menjadi bagian dari struktur menu jangka panjang sebagai upaya mendukung target ESG Artotel Group,” jelasnya.

Beberapa menu unggulan yang ditawarkan antara lain The Stack Burger, Nasi Uduk Roll, Nugget Caviar, hingga minuman seperti Banana Chocolate Shake dan Honey Soy Latte, dengan harga mulai Rp40 ribuan.


Sementara itu, Marketing Communication Maria Ristiany mengajak masyarakat untuk menikmati pengalaman berbeda di bulan April ini 2026.

“Kami ingin menghadirkan suasana hangat dan menyenangkan. Tidak hanya bernyanyi, tapi juga menikmati momen bersama dengan pilihan menu sehat,” ujarnya.

Untuk informasi dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi pihak hotel melalui layanan WhatsApp resmi Dafam Pacific Caesar Surabaya,(089505506432)a tau bisa hub Edy (087877869020),hub Josephine(082140611797),dan Nilam(085784149176)…(Red)

*Peran dan Peluang Wanita Indonesia Dalam Membangun Bangsa dan Negara*

0

*Peran dan Peluang Wanita Indonesia Dalam Membangun Bangsa dan Negara*

Warta.in, – Pertanyaan mendasar Jacob Ereste dalam dialog santai menjelang peringatan Hari Kartini 31 April 2026, sungguh relevan dilakukan, mengingat peluang dan kesempatan bagi kaum wanita Indonesia sudah lebih bebas dan terbuka dibanding sebelum dan awal kemerdekaan bangsa Indonesia di proklamirkan. Kecuali itu, sejumlah kemudahan – seperti kuota yang diberikan dari partai pilitik – bisa dimanfaatkan, sehingga peran dan peluang dapat maksimal dimanfaatkan untuk berperan membangun bangsa dan negara; agar tidak kembali terkesan dimonopoli oleh kaum laki-laki.

Karena itu, peran kaum wanita di partai politik, di parlemen, di kabinet hingga di dunia usaha dan aktivitas sosial kemasyarakatan perlu dicermati ulang, sudah seberapa banyak posisi yang strategis itu telah diisi oleh kaum wanita Indonesia yang selalu meneriakkan emansipasi pada setiap peringatan hari Kartini.

Menjelang hari Kartini 21 April 2026, Jacob Ereste yang telah menerbitkan Bunga Rampai “Menggugat Sastra, Wanita dan Budaya” tahun 1986 berkenan memberi komentar tentang sosok wanita Indonesia dalam perspektif kaum lelaki dalam berbagai bidang. Menurut jurnalis senior yang tetap aktif dan produktif menulis ini, kemuliaan seorang wanita itu bisa saja dicapai sebelum memperoleh julukan Ibu dari seorang anak. Karena nilai kesempurnaan dapat diraih – meski belum sepenuhnya komplit – dapat dimulai sejak masa anak-anak kemudian saat remaja. Kalau pun capaian puncak reputasi baru bisa diperoleh setelah usia yang matang, itu wajar saja. Sebab tidak sedikit puncak karier diperoleh setelah berusia tua.

Yang penting, upaya mandiri membangun karier dan reputasi bagi kaum perempuan yang sejati tidak bergantung lagi pada keluarga, apalagi suami yang perlu bebas dari terlalu banyak beban dalam kehidupannya sendiri. Baik sebagai kepala rumah tangga maupun pekerja profesi yang harus menekuni bidang pekerjaan yang menjadi pilihannya.

Kemuliaan wanita, perempuan hingga menjadi sosok seorang ibu dalam arti luas, menurut Jacob Ereste yang juga menaruh minat pada perilaku masyarakat, kaum Wanita Indonesia cukup berperan penting dalam sejarah peradaban manusia nusantara, tidak hanya Raden Ajeng Kartini yang selalu diperingati pada setiap 21 April untuk mengenang sosoknya yang telah ikut berperan memotipasi pergerakan kaum wanita Indonesia untuk berperan membangun karakter bangsa melalui kaum wanita Indonesia pada masanya.

Namun, toh jauh sebelum itu, menurut Jacob Ereste, cukup banyak kaum wanita Indonesia yang telah mengukir sejak yang lebih heroik, seperti Panglima Laut Malahayati dari Aceh yang begitu berani menghadapi penjajah hingga tewas di medan laga dengan meninggalkan sangat juang kepada Inong Bale untuk melanjutkan perjuangan yang pernah dia bangun dan dia pimpin langsung dengan contoh perlawanan yang tidak gentar menghadapi musuh, terutama bangsa penjajah di Nusantara ini.

Tjut Nya’ Dhien pun tak pernah mau menyatakan menyerah, meski taruhannya harus ditangkap dan diasingkan Belanda ke Sumedang, Jawa Barat hingga wafat di tempat pengasingannya yang jauh dari tanah kelahirannya.

Pada jaman kerajaan pun sosok wanita perkasa dari nusantara cukup banyak tercatat dalam sejarah. Mulai dari Ratu Sima, Ken dedes, Dyah Pitaloka, hingga menjelang dan setelah kemerdekaan bangsa Indonesia diproklamirkan, banyak tokoh wanita Indonesia yang telah ikut mengukir sejarah kepahlawanan.

Ada Dewi Sartika, Nyak Arief, Rasuna Said, Herawat i Diah, yang kini justru tidak banyak posisi dan kesempatan yang cukup terbuka bagi kaum wanita Indonesia terkesan tidak berminat untuk tampil sebagai tokoh publik untuk tampil dalam berbagai bidang yang semakin terbuka untuk berperan bagi kaum wanita Indonesia.

Karena itu, pada momentum Hari Kartini tahun 2026 ini, perlu direnungkan peran besar yang dapat dilakukan oleh kaum wanita Indonesia, agar peringatan hari Kartini tidak cuma sekedar seremonial belaka isi dan maknanya, kata Jacob Ereste pada kesempatan bincang-bincang ringan di sebuah Coffe bilangan Tangerang Selatan, Jum’at, 10 April 2026. (TIM HD/RAT)

*Diantara Kemuliaan Wanita, Perempuan dan Ibu*

0

*Diantara Kemuliaan Wanita, Perempuan dan Ibu*

Orang miskin belagak kaya, dan orang jaya belagak miskin, keduanya seperti membuktikan bahwa hukum alam itu memang dibuat berpasang-pasangan seperti lelaki dan perempuan. Kendati dalam sejarahnya pun narasi ini pun telah membuktikan bahwa lelaki itu ada terlebih dahulu dibanding perempuan. Kisah Adam dan Hawa agaknya bisa memperkuat alasan tersebut, walau kemudian yang lebih banyak disebut dalam perbendaharaan kata adalah kaum wanita yang sesungguhnya. Hingga seolah-olah kaum lelaki tidak begitu penting dibanding kaum wanita.

Ide pemikiran yang terkesan sektarian ini boleh jadi dipengaruhi oleh Sio Kambing dari mereka yang berbintang Aries pada bulan April ini yang jadi dominan menjadi miliknya kaum wanita. Padahal, tokoh wanita Indonesia tidak cuma Raden Ajeng Kartini semata, ada juga Rasuna Said, Tjut Nya Dhien bahkan Panglima Laut yang maha perkasa Malahayati yang tak pernah gentar menghadapi kaum penjajah yang datang ke Tanah Rencong semula sebagai kaum pedagang. Tapi karena tamak dan rakus laku berhasrat untuk menguasai semuanya. Tak hanya rempah-rempah, tapi juga jiwa dan raga leluhur nenek moyangku yang ada di Nusantara. Dan Aceh tidak pernah mau dan tidak bisa dijajah. Ingat, pesan terakhir Tjut Nya’ Dhien ketika hendak ditangkap tentara Belanda, beliau menolak untuk menyerah. Sebab sejarah bangsa nusantara todak boleh menyerah, meski harus kalah.

Begitulah kisah perlawanan perempuan bangsa nusantara, sehingga Tjut Nya’ Dhien siap di asingkan ke Jawa Barat hingga wafat.

Kisah tentang Keratuan yang ada di Lampung misalnya bermula dari Umpu Sairunting hingga kemudian menjadi Raja di Skala Berak, jelas mengisyaratkan metafora dari kemuliaan sosok perempuan sehingga adanya Keratuan Ratu Pemanggilan, Keratuan Dipuncak, Keratuan Pugung, Keratuan Pemanggilan, Keragtuan Darah Putih dan Keratuan Balaw. Dan pertanda dari kemuliaan kaum wanita yang berpuncak pada sebutan atau julukan Ibu, terbersit dalam sejumlah istilah. Mulai dari Ibu Kota, Ibu Tiri hingga Ibu Pertiwi yang penuh puja-puji dan sanjungan dalam beragam jenis nyanyian, seakan menjadi semacam mantra untuk memperoleh kemuliaan yang setara dan berkah sampai waras dan selamat dalam arti lahir maupun batin.

Sosok seorang Ibu, adalah cermin kasih dan sayang yang tidak terbilang. Karena itu dalam keyakinan agama – percaya bahwa do’a seorang bagi anak-anaknya sangat dipercaya akan langsung didengar oleh Tuhan, meski lirih suaranya dan juga diucapkan dengan terbata-bata. Begitu juga sebaliknya, kutukan atau sumpah dari seorang Ibu dipercaya sungguh dan sangat mujarab. Karena itu, betapa celakanya seorang anak yang durhaka terhadap Ibundanya yang patut dan wajib untuk dicintai serta disayangi.

Begitulah nilai-nilai sakral dan spiritual dari sosok seorang wanita yang tak semua bisa menjadi seorang Ibu. Demikian juga dengan sosok seorang perempuan – yang mungkin lebih dewasa sifat dan wataknya bahkan mungkin juga bijak – belum tentu layak dan pantas berjuluk Ibu. Karena sosok seorang Ibu itu sungguh mulia, seperti warga bangsa Indonesia saat hidmat menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. (HD)

Sumber: (Banten, 10 April 2026 Jakob Ereste)

*Nilai-nilai Etika Sebagai Cahaya Kepribadian Yang Sehati dan Otentik*

0

*Nilai-nilai Etika Sebagai Cahaya Kepribadian Yang Sehati dan Otentik*

Warta.in, 11 April 2026 – Etika itu dibangun oleh rasa malu, harga diri serta kehormatan sebagai manusia yang tahu adat untuk tidak dilanggar sebagai bentuk dari disiplin diri yang dibangun oleh kebiasaan hidup sehari-hari. Idealnya memang, etika itu — sebagai aturan yang tidak tertulis –sudah harus dipahami dan ditaati sejak masa anak-anak hingga dewasa dan terus sampai usia senja, tak boleh surut dan tudak boleh dikurangi sedikit pun. Idealnya, justru perlu terus ditingkatkan — lebih serius, lebih disiplin dan lebih taat untuk dipegang — karena etika sebagai aturan yang tidak tertulis itu dapat membentengi diri sebagai pribadi yang tangguh dan mengagumkan bagi banyak orang yang akan ikut serta meneladani sikap dan sifat yang mulia itu.

Etika itu biasanya mulai bertumbuh dari lingkungan tradisi keluarga, adat istiadat dalam masyarakat sekitar kehidupan sehari-hari. Lalu bisa berkembang atau diperkuat atau ikut diuji dalam tata pergaulan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah, tempat kuliah atau dari lingkungan pergaulan bersama sahabat hingga ke tempat kerja yang akan sangat menentukan sifat dan sikap yang akan tercermin dalam etika yang ada dalam setiap diri manusia. Hanya saja bentuk dan warna serta kadar dari kualitas etika itu yang bisa membedakan antara seseorang dengan kualitas dan kadar dari kekentalan etika itu antara seseorang dengan orang lain.

Betapa Penting dan perlunya etika ini,
maka sejumlah organisasi profesi membuat serta menyusun pedoman seperti kode etik profesi. Biasanya dibuat untuk organisasi wartawan, jurnalis, driver hingga sejumlah jenis dan bentuk pekerjaan atau aktivitas yang berkaitan dengan orang banyak. Termasuk saat berada ditempat umum, misalnya adanya larangan agar tidak merokok seperti yang mulai banyak diberlakukan saat berada di dalam kendaraan darat dan pesawat udara. Karena itu jika terjadi pelanggaran dari para penyandang pekerjaan tertentu — termasuk Tentara dan Polisi — akan diperiksa terlebih dahulu secara etik oleh Anggota Dewan Kehormatan atau satu lembaga yang khusus ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan atas pelanggaran yang telah dilakukan untuk menetapkan sanksi apa yang layak dikenakan kepada yang bersangkutan.

Biasanya, keputusan Dewan Etik akan sangat menentukan keputusan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan. Namun yang sulit, untuk beberapa jenis dan bentuk pekerjaan yang belum memiliki kode etik yang tertulis sebagai kesepakatan baku yang dapat menjadi pegangan bagi mereka yang bergiat dalam bidang atau pekerjaan tertentu. Sehingga yang dapat menjadi pegangan hanyalah kesepakatan yang tidak tertulis itu dengan takaran baik dan tidak baik yang diasandarkan pada moralitas atau kepatutan yang berlaku umum dalam lingkungan masyarakat setempat. Soalnya tatanan moralitas dari satu tempat biasanya relatif memiliki perbedaan yang cukup signifikan untuk tidak disandingkan begitu saja secara umum dengan etika yang berlaku.

Bahkan dalam perang yang bisa saling menghancurkan secara fisik dan mental hingga moral pun, ada etikanya. Maka itu penolakan Iran terhadap ajakan melakukan gencetan senjata dalam perang di kawasan Timur Tengah antara Iran melawan Israel yang didukung Amerika Serikat serta kroninya tak hendak diterima oleh Iran, karena sudah beberapa kali Iran diingkari dengan serangan, termasuk keculasan israel terhadap tentara yang mengusung misi perdamaian seperti tentara Indonesia yang tewas di Libanon sebafai daerah netral yang ada di kawasan Timur Tengah.

Jadi, betapa penting dan perlunya etika itu dimiliki dan dipatuhi oleh setiap orang untuk menjaga integritas dirinya sebagai manusia yang beradab. Karena itu dalam tara pergaulan, pekerjaan, kelompok, organisasi dan seterusnya yang belum memiliki kesepakatan tata etika yang tertulis secara baku, dapat merujuk pada tata etika yang tidak tertulis — yang dapat diterima secara umum — sebagai pedoman yang oebih bebas dengan berpegang pada hal-hal yang baik dan menghindari apa saja sekiranya yang dianggap buruk dan tidak pantas serta dirasa tidak patut untuk dilakukan, bisa menjadi pedoman dan pegangan demi keharmonisan tata hubungan dengan pihak manapun.

Itulah sebabnya, etika seseorang akan menunjukkan latar belakang adat, tradisi serta latar belakang dari keluarga hingga kualitas dari tingkat pendidikan yang menjadi latar belakang dari pola sikap serta sifat seseorang yang memiliki kepribadian yang khas. Sebab dari berbagai latar belakang yang mewarnai karakter bawaan seseorang dalam masyarakat, akan sangat menentukan kepribadian seseorang. Oleh karena itu, atas dasar inilah etika menjadi sangat penting dalam membangun kecerdasan dan kemampuan spiritual, karena kecerdasan dan kemampuan spiritual pun akan sangat menentukan nilai-nilai etika yang akan menjadi cahaya kepribadian yang sejati dan otentik dari diri seseorang untuk dianggap beradab atau tidak. (HD)

Sumber: (Banten, 10 April 2026 Jakob Ereste)

*Mali Resmi Mencabut Pengakuan terhadap SADR dan Dukung Kedaulatan Maroko*

0

*Mali Resmi Mencabut Pengakuan terhadap SADR dan Dukung Kedaulatan Maroko*

Bamako – Sebuah langkah diplomatik besar kembali mengguncang tatanan politik di benua Afrika. Pemerintah Mali secara resmi mengumumkan pencabutan pengakuannya terhadap entitas bentukan Polisario, yang dikenal sebagai Republik Demokratik Arab Sahrawi (SADR). Keputusan bersejarah ini diumumkan di tengah kunjungan kenegaraan Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, ke Bamako dalam rangkaian tur diplomatiknya di Afrika, baru-baru ini.

Menteri Urusan Luar Negeri Mali, Abdoulaye Diop, menyampaikan posisi terbaru negaranya setelah mengadakan pertemuan mendalam dengan Bourita. Keputusan ini menandai berakhirnya pengakuan resmi yang telah diberikan Mali kepada SADR sejak tahun 1980, sekaligus memberikan pukulan telak bagi narasi separatisme di kawasan Sahara Barat.

Pemerintah Mali menegaskan bahwa pergeseran kebijakan ini diambil setelah melakukan “analisis mendalam terhadap dokumen penting terkait Sahara, yang memiliki dampak signifikan terhadap perdamaian dan keamanan sub-regional.” Dengan langkah ini, Mali bergabung dengan daftar panjang negara-negara di dunia yang telah menarik dukungan mereka terhadap kelompok separatis Polisario yang didukung Aljazair.

Keputusan Mali tidak hanya berhenti pada pencabutan pengakuan. Secara resmi, Bamako juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap Rencana Otonomi Maroko (Morocco’s Autonomy Plan) sebagai satu-satunya basis yang serius, kredibel, dan paling realistis untuk menyelesaikan sengketa wilayah tersebut. Mali memandang bahwa otonomi asli di bawah kedaulatan Kerajaan Maroko adalah jalan keluar terbaik bagi stabilitas kawasan.

Perkembangan luar biasa ini mendapat perhatian dan apresiasi tinggi dari Indonesia. Wilson Lalengke, selaku Presiden Indonesia-Saharan Moroccan Brotherhood (Persisma), menyampaikan pernyataan dukungan yang kuat atas kerja sama antara Mali dan Maroko. “Sebagai Presiden Persisma, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Mali atas keputusan berani dan cerdas ini. Pencabutan pengakuan terhadap SADR adalah pengakuan terhadap realitas sejarah dan hukum internasional. Kami mendukung penuh perkembangan luar biasa ini, karena perdamaian di Sahara hanya bisa dicapai melalui persatuan, bukan separatisme,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Jumat, 10 April 2026.

Petisioner HAM PBB 2025 ini menambahkan bahwa langkah Mali ini merupakan kemenangan bagi diplomasi perdamaian yang digerakkan oleh Yang Mulia Raja Mohammed VI. “Persisma melihat bahwa dukungan terhadap Rencana Otonomi Maroko adalah solusi yang adil bagi semua pihak. Kami mengucapkan selamat kepada kedua negara, Maroko dan Mali, atas penguatan hubungan bilateral ini. Ini adalah sinyal kuat bahwa narasi usang masa lalu telah ditinggalkan demi masa depan Afrika yang lebih stabil dan makmur,” tegas tokoh pers nasional dan alumnus Lemhannas RI tersebut.

Keputusan Mali ini memperkuat momentum internasional yang semakin memihak pada Maroko. Hingga saat ini, lebih dari 120 negara di komunitas internasional memandang Rencana Otonomi sebagai jalur paling kredibel untuk mengakhiri perselisihan. Dukungan serupa juga datang dari Uni Eropa dan Amerika Serikat yang terus mendorong penyelesaian politik yang layak.

Pemerintah Mali juga menyatakan dukungannya terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2797 yang diadopsi pada Oktober tahun lalu. Resolusi tersebut menggambarkan Rencana Otonomi Maroko sebagai solusi politik yang tulus. Dalam resolusi tersebut, PBB juga mendesak rezim Aljazair untuk terlibat secara aktif dalam proses politik yang dipimpin PBB guna menemukan solusi yang permanen dan dapat diterima bersama.

Pemerintah di Bamako menegaskan bahwa keputusan baru ini akan segera dikomunikasikan kepada seluruh organisasi regional dan internasional di mana Mali menjadi anggotanya, serta kepada seluruh korps diplomatik mereka di seluruh dunia. Langkah ini semakin mengisolasi posisi kelompok separatis dan mempercepat terciptanya perdamaian yang langgeng di wilayah Sahara Maroko. (TIM/Red)

Polsek Penukal Abab & Pemdes Betung Selatan Tanam Jagung Bersama, Guna Perkuat Ketapang Desa

0

Sumatera Selatan, PALI — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung yang dilaksanakan di lahan pertanian seluas sekitar 2 hektar di Desa Betung Selatan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Penanaman jagung dilakukan secara gotong royong dengan metode manual menggunakan alat sederhana, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi pertanian di tingkat desa.

Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., melalui Kanit Binmas AIPTU Zeni Irwanto menyampaikan bahwa keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, sekaligus memastikan kegiatan pertanian berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga. Ke depan, kami juga akan terus memantau perkembangan tanaman hingga masa panen,” ujar AIPTU Zeni Irwanto.

Selain aparat kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan pemerintah kecamatan, kepala desa beserta perangkatnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), anggota PKK, serta warga yang ikut terlibat langsung dalam proses penanaman.

Kepala Desa Betung Selatan H. Darlani mengatakan bahwa pemanfaatan lahan pertanian untuk penanaman jagung menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian desa serta mendorong kemandirian pangan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan hasil yang maksimal dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis hasil panen nantinya akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Kegiatan penanaman jagung tersebut berjalan lancar, aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat. Pemerintah desa bersama pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen tiba.

 

 

Muhamad Randi  (tim)

Viral! Galian C Ilegal di Medan Sinembah Rusak Jalan dan Picu Kemarahan Publik

0

Warta.in Deli Serdang – Aktivitas Galian C ilegal di Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kian meresahkan masyarakat. Selain merusak infrastruktur jalan, praktik tambang tanpa izin tersebut juga mengancam kelestarian lingkungan dan keselamatan warga sekitar. Jumat (10/4/2026)

Truk-truk bermuatan material yang melintas setiap hari menyebabkan badan jalan rusak parah, berdebu saat kemarau, dan berlumpur ketika hujan. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta merugikan perekonomian daerah.
Menanggapi hal tersebut, Formappel’RI mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku tambang ilegal yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.

Ketua Umum Formappel’RI, R. Anggi Syaputra, mengecam keras aktivitas tersebut dan menilai praktik Galian C ilegal sebagai bentuk kejahatan lingkungan yang tidak dapat ditoleransi.
Pernyataan Ketua Umum FORMAPPEL’RI
“Kami mengecam keras aktivitas Galian C ilegal di Medan Sinembah.

Ini adalah kejahatan lingkungan yang nyata, merusak infrastruktur, mengancam keselamatan masyarakat, dan merampas hak rakyat atas lingkungan yang sehat. Aparat penegak hukum tidak boleh tinggal diam.”
Ia menegaskan bahwa negara mengalami kerugian besar akibat aktivitas tambang ilegal yang tidak memberikan kontribusi pajak maupun retribusi daerah.

“Kami mendesak Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait untuk segera menutup lokasi tambang ilegal tersebut serta menangkap para pelaku dan aktor intelektual di baliknya. Jangan sampai hukum kalah oleh kepentingan segelintir pihak.”

Lebih lanjut, R. Anggi Syaputra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas.
“Jika tidak segera ditindak, kami akan melaporkan secara resmi ke instansi penegak hukum dan pemerintah pusat. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat.”

Tuntutan FORMAPPEL’RI
Mendesak aparat penegak hukum segera menutup Galian C ilegal di Medan Sinembah. Menangkap dan mengadili pelaku serta aktor intelektual di balik aktivitas tambang ilegal.Meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan ketat dan evaluasi perizinan. Mendesak pemulihan lingkungan dan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak. Menuntut transparansi dan penegakan hukum tanpa tebang pilih.

FORMAPPEL’RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini demi tegaknya supremasi hukum, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Hentikan Galian C Ilegal! Selamatkan Lingkungan dan Infrastruktur Demi Masa Depan Bangsa.” (RN)

Tinawati Andra Soni Ajak UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 April 2026 — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik.

Ajakan tersebut disampaikan Tinawati saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana di Kota Serang, Kamis (9/4/2026).

“Memang kita membutuhkan database untuk mengambil kebijakan dan langkah dalam upaya pembangunan di Provinsi Banten,” ungkap Tinawati.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari peran rumah tangga, termasuk kontribusi perempuan dalam menggerakkan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam sensus ekonomi menjadi sangat penting sebagai tolok ukur keberhasilan pemberdayaan ekonomi.

“Ini adalah salah satu tolok ukur bagaimana pemberdayaan perempuan dari segi ekonomi keluarga bisa diukur tingkat keberhasilannya di Provinsi Banten, dengan cara ikut berpartisipasi dalam pendataan sensus ekonomi yang diselenggarakan oleh BPS,” katanya.

Tinawati juga menegaskan bahwa sensus ekonomi tidak berkaitan dengan pajak atau penghasilan masyarakat. Ia meminta masyarakat tidak ragu untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh petugas sensus.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk memberikan informasi yang akurat,” imbuhnya.

Sebagai Ketua TP PKK, Tinawati turut mengimbau seluruh kader PKK di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk aktif berkolaborasi dengan BPS dalam menyosialisasikan pentingnya sensus ekonomi kepada masyarakat.

“Mari kita berkolaborasi bersama-sama memberikan informasi yang akurat, sehingga data ini dapat diakses oleh pemerintah pusat dan daerah untuk melihat bagaimana perkembangan ekonomi di Banten,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana menyampaikan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi ekonomi masyarakat.

“Sensus ekonomi ini dapat memberikan gambaran, termasuk terkait pendidikan dan berbagai aspek lainnya, sehingga kita bisa melihat bagaimana kualitas penduduk di Provinsi Banten,” ujarnya.

Ia menambahkan, data yang dihasilkan dari sensus ekonomi sangat penting sebagai dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah. Namun, keberhasilan pelaksanaannya sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.

“Sensus ekonomi ini sangat powerful untuk digunakan, namun sensus ini juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam turut serta menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” katanya.

Yusniar juga mengungkapkan bahwa pihaknya menggandeng TP PKK karena memiliki jaringan luas hingga tingkat rumah tangga, sehingga dinilai efektif dalam mendorong partisipasi masyarakat.

“Kami yakin Ibu-ibu PKK memiliki banyak komunitas dan mengelola massa yang besar, sehingga dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026,” jelasnya.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga Agustus 2026. Masyarakat diimbau untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan jawaban yang jujur agar data yang dihasilkan akurat dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan daerah.(WartainBanten)

Kuliah Umum di Untirta, Pemprov Banten Ajak Mahasiswa Hindari Investasi Bodong

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 April 2026 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajak mahasiswa untuk meningkatkan literasi keuangan guna menghindari praktik investasi ilegal yang kian marak menyasar generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan kuliah umum sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu 2026 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Auditorium Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Banten itu diikuti lebih dari 1.500 mahasiswa dan menghadirkan Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, sebagai keynote speaker mewakili Gubernur Banten.

Dalam pemaparannya, Rina menegaskan bahwa rendahnya literasi keuangan masih menjadi celah bagi maraknya investasi bodong yang merugikan masyarakat, khususnya mahasiswa.

“Literasi keuangan masyarakat kita masih perlu ditingkatkan. Kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui investasi bodong. Mahasiswa perlu mulai menabung, memiliki aset, berinvestasi, hingga menciptakan sumber pendapatan pasif sebagai langkah menuju kemandirian finansial,” kata Rina.

Rina Dewiyanti menegaskan bahwa literasi keuangan mencakup pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan dalam mengelola keuangan, serta mendorong mahasiswa merencanakan keuangan sejak dini melalui menabung, berinvestasi, dan membangun pendapatan pasif.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa tingkat literasi pasar modal di Indonesia masih tergolong rendah.

“Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025, literasi pasar modal baru mencapai 17,78 persen. Artinya, masih banyak masyarakat, termasuk mahasiswa, yang belum memahami investasi secara benar. Yang terlihat terlalu menggiurkan justru sering menjadi jebakan. Ini yang harus diwaspadai generasi muda,” kata Hasan.

Hasan Fawzi mengingatkan mahasiswa agar tidak tergiur keuntungan cepat, karena tawaran yang terlalu menggiurkan sering menjadi jebakan investasi ilegal. Menurutnya, maraknya kasus investasi ilegal dan pinjaman online ilegal menjadi bukti bahwa edukasi keuangan perlu terus diperkuat, terutama di lingkungan kampus.

Di sisi lain, Rektor Untirta Fatah Sulaiman menilai pemahaman terhadap pasar modal menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa di era digital saat ini.

“Mahasiswa perlu melek digital, mampu merencanakan keuangan sejak dini, serta memahami investasi jangka panjang sebagai bekal masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kampus siap mendukung upaya peningkatan literasi keuangan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk OJK.

“Kami menyambut baik inisiatif OJK dan siap memperkuat kolaborasi agar edukasi yang diberikan tidak hanya teoritis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia nyata,” katanya menambahkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin sadar akan pentingnya literasi keuangan dan mampu mengambil keputusan finansial yang cerdas serta terhindar dari praktik investasi ilegal.(WartainBanten)