Beranda blog

Atensi Cegah Kebakaran, Pangdam XII/Tpr Pimpin Apel Siaga Karhutla di Kubu Raya

0

Kubu Raya – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) wilayah Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada Kamis (16/7/2026).

Apel siaga ini digelar sebagai langkah preventif dan pengecekan kesiapan pasukan dalam menghadapi fase pergantian iklim yang berpotensi memicu bencana kebakaran. Apel diikuti oleh personel gabungan dari TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Manggala Agni, serta jajaran relawan peduli api.

Saat ini, Pangdam memang sangat menaruh perhatian besar (concern) terhadap penanganan Karhutla di wilayah Kalbar. Untuk itulah, dirinya turun langsung memimpin apel siaga di Kabupaten Kubu Raya guna memastikan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa seluruh unsur satgas harus meningkatkan kewaspadaan seiring dengan mulainya masa transisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat.

“Hari ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi Karhutla. Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini wilayah kita sudah mulai memasuki musim kering, di mana potensi terjadinya kebakaran lahan menjadi sangat tinggi,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Pangdam mengapresiasi tingginya respons dan antusiasme dari seluruh elemen yang terlibat—mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, pelaku usaha selaku pemilik lahan, hingga kelompok relawan masyarakat. Sinergitas ini dinilai krusial mengingat karakteristik geografis wilayah Kubu Raya yang didominasi oleh lahan gambut.

Lebih lanjut, Pangdam memberikan imbauan tegas kepada masyarakat terkait aktivitas pengelolaan lahan. Faktor kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan, sering kali menjadi pemicu utama kebakaran di area gambut yang sensitif.

“Kami mengimbau kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati dalam pengelolaan lahan. Harus lebih disiplin dalam menyalakan api ataupun menggunakan areanya. Apabila masyarakat melihat adanya potensi titik api, segera berkomunikasi dengan petugas agar bisa langsung dipadamkan,” tegasnya.

Meskipun data menunjukkan adanya dampak positif dari upaya pencegahan sebelumnya, jenderal bintang dua tersebut mengingatkan agar semua pihak tidak lengah.

“Alhamdulillah, tren (kebakaran) yang kelihatan terjadi saat ini cenderung menurun daripada tahun-tahun yang lalu. Namun, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang tidak kita harapkan, kita harus tetap mengecek dan memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan,” ujar Pangdam.

Senada dengan Pangdam, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan penuh dari jajaran TNI-Polri dan stakeholder lainnya. Kehadiran para pucuk pimpinan tersebut dinilai menjadi suntikan moral yang besar bagi pasukan di lapangan.

​”Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kubu Raya, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Pangdam XII/Tpr yang juga berkenan langsung menjadi inspektur apel kesiapsiagaan hari ini. Kehadiran Beliau bersama Danlanud, Dansat Brimob, dan seluruh unsur terkait tentu menambah semangat kami semua,” kata Sujiwo.

​Sujiwo menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral ini merupakan bukti keseriusan semua pihak dalam melindungi wilayah Kubu Raya dari ancaman kabut asap yang dapat berdampak buruk pada berbagai lini kehidupan.

​”Hari ini merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah bersama TNI-Polri, pihak swasta, Damkar Swasta, serta MPA (Masyarakat Peduli Api) untuk bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan. Perlawanan ini kami lakukan melalui upaya antisipasi, preventif, hingga penanggulangan,” tegas Bupati Kubu Raya. (Pendam XII/Tpr)

Pengalaman Mengerikan: Tukang Becak di Pangururan Bawa Kabur Kandang Ayam dan Belanjaan

0

Pangururan, warna.in – Saya ingin membagikan kejadian yang sangat meresahkan sekaligus memohon bantuan seluruh warga Pangururan dan pihak berwenang. Kejadian ini terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu saya berada di Pasar Onan Baru Pangururan, baru saja membeli 10 kilogram ubi dan 5 kilogram jipang seharga Rp75.000. Saya keluar dari gang di samping bengkel motor Honda Sihotang, lalu menghentikan becak yang lewat untuk meminta bantuan mengangkut barang.
Saya bertanya kepada pengemudi becak itu: “Bisa ke Lumban Suhi-Suhi?” Dia menjawab sudah pernah ke sana. Saya pun menjelaskan bahwa saya tidak bisa membawa kandang ayam di sepeda motor, mau diangkut pakai beca, jadi kita akan mengambilnya dulu di Toko Pakan Ternak Marga Simbolon, seberang panglong Marga Manik.
Kami pun berangkat beriringan melewati BRI Cabang Onan Baru, Toko Mas Surabaya, lalu belok kiri melewati Sekolahan Bunda Mulia, Toko Roti Daddy yang baru buka di sebelah kiri, melewati area BRI di sebelah kanan. Sesampainya di took pakan ternak, tukang becak itu memuat kandang ayam berukuran 75 cm x 75 cm berbentuk kotak kayu ke belakang becaknya, lalu mengikatnya dengan tali karet hitam.
Saya pun masuk ke dalam toko untuk membayar kandang seharga Rp130.000 lewat m-banking bersama anak pemilik toko, sebelumnya saya sudah berpesan jelas kepada tukang beca “Kita nanti mampir dulu ke Toko Si Gepeng Sitanggang di Simpang Empat ambil gas dan beras, ya. Kita jumpa di sana.”
Namun begitu saya selesai membayar dan keluar toko, tukang becak itu sudah hilang tak berbekas. Saya tetap menuju Simpang Empat dan menunggu hampir 15 menit di Toko Sitanggang, namun tukang beca tak kunjung datang. Sampai hari ini pun tidak ada kabar sama sekali. Artinya, dia dengan sengaja membawa kabur kandang ayam beserta seluruh belanjaan saya: ubi dan jipang tadi.
Saya sangat terkejut dan kecewa. Selama 5 tahun tinggal di Pangururan, saya belum pernah mengalami hal seperti ini. Biasanya saya tidak lagi menanyakan nama atau mencatat nomor plat becak, karena bisa dipercaya. Kebanyakan tukang becak di sini masih satu marga dengan saya, jadi saya pikir aman. Padahal kejadian ini terjadi saat hari masih terang benderang, di jalan utama yang ramai warga!
Ini sangat mengerikan. Di Pangururan yang luasnya tidak terlalu besar, kini sudah muncul penjahat yang menyamar sebagai tukang becak. Jika kasus ini dibiarkan, pasti akan ada warga lain yang menjadi korban berikutnya.
Saya sudah mengecek ke pedagang di seberang bengkel Sihotang, dan ternyata ada rekaman CCTV nya dan kemungkinanjuga ada CCTV di sepanjang rute perjalanan kami. Siang ini saya berencana melapor ke Polres Samosir agar didampingi petugas untuk melihat rekaman tersebut. Saya ingin mengetahui wajah orang tersebut dan nomor plat becaknya untuk membantu mengungkap pelaku dan mencegah kejadian serupa menimpa warga lain, ujar Rotua Wendeilyna Simarmata. Sampai saat ini belum ada pihak yang mengetahui keberadaan pengemudi becak maupun barang yang dibawanya. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diminta untuk segera menghubungi pihak kepolisian. (red)

Parade Atlet PORPROV XII NTB, Jalan Pejanggik Ditutup Sementara Kamis Siang

0

Parade Atlet PORPROV XII NTB, Jalan Pejanggik Ditutup Sementara Kamis Siang

Warta.in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara sejumlah ruas jalan di kawasan Kantor Gubernur NTB pada Kamis (16/7) dalam rangka Parade Atlet Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII NTB Tahun 2026.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, mengatakan penutupan jalan dilakukan untuk mendukung kelancaran rangkaian pembukaan PORPROV XII NTB sekaligus menjamin keamanan peserta maupun masyarakat.

“Untuk mendukung kelancaran Parade Atlet Pembukaan PORPROV XII NTB, akan dilakukan penutupan sementara arus lalu lintas mulai pukul 11.00 hingga 18.00 Wita. Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar Ahsanul Khalik di Mataram, Kamis (16/7).

Ia menjelaskan, penutupan dilakukan di Jalan Pejanggik, mulai dari Simpang Empat Bank Indonesia (BI) hingga Simpang Tiga Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, termasuk beberapa ruas jalan di sekitar kawasan Kantor Gubernur NTB yang terdampak pengaturan arus lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, arus kendaraan akan dialihkan melalui sejumlah ruas jalan alternatif, di antaranya Jalan Langko, Jalan Udayana, Jalan Caturwarga, Jalan Airlangga, Jalan Anggrek, Jalan Mawar, Jalan Melati, Jalan Seroja, Jalan Aipda Karel S. Tuban, Jalan WR. Supratman, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Veteran, serta ruas jalan lainnya sesuai pengaturan petugas di lapangan.

Ahsanul Khalik mengajak masyarakat untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan PORPROV XII NTB dengan mematuhi pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan.

“PORPROV merupakan pesta olahraga terbesar di Provinsi NTB yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota. Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dengan bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses,” katanya.

Pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB bersama Kepolisian, dengan dukungan Satpol PP Provinsi NTB dan Satpol PP Kota Mataram.

Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses penutupan jalan berlangsung serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan partisipasi masyarakat dalam mendukung suksesnya Pembukaan PORPROV XII NTB Tahun 2026.

Informasi Penutupan Jalan

Hari/Tanggal: Kamis, 16 Juli 2026.

Waktu: Pukul 11.00–18.00 Wita.

Ruas Jalan: Jalan Pejanggik, mulai Simpang Empat Bank Indonesia (BI) hingga Simpang Tiga Kantor BKD Provinsi NTB, beserta beberapa ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan sesuai rekayasa lalu lintas.

Kegiatan: Parade Atlet Pembukaan PORPROV XII NTB Tahun 2026.(sr/dkisntb)

AKP Wiwin Widarti Edukasi Ratusan Siswa SMAN 1 Lingsar soal Narkoba, Bullying, dan Call Center 110

0

 

AKP Wiwin Widarti Edukasi Ratusan Siswa SMAN 1 Lingsar soal Narkoba, Bullying, dan Call Center 110

Warta.in
Lombok Barat,NTB – Ratusan peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 1 Lingsar, Rabu (15/7/2026), mendapat pembekalan langsung dari Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti. Sebanyak 350 siswa baru mengikuti sesi edukasi seputar bahaya narkoba, pencegahan perundungan, hingga pentingnya menjaga keamanan lingkungan sejak usia sekolah.

Selain mengulas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), para peserta juga mendapat motivasi agar fokus mengembangkan kemampuan akademik, membangun karakter positif, serta memanfaatkan masa sekolah untuk meraih prestasi.

AKP Wiwin mengajak para pelajar menjadikan sekolah sebagai tempat belajar, berkarya, dan membangun masa depan tanpa terpengaruh perilaku negatif.

“Masa sekolah menjadi waktu terbaik untuk mengembangkan potensi diri. Fokuslah mengejar prestasi, bangun karakter yang baik, jauhi narkoba, hindari perundungan, serta isi hari-hari dengan kegiatan yang bermanfaat,” ujar AKP Wiwin.

Dslam kesempatan itu, Pama Polri tingkat tiga itu juga mengenalkan berbagai kanal informasi resmi Polresta Mataram dan Polsek Lingsar melalui media sosial. Langkah tersebut diharapkan membuat pelajar lebih mudah memperoleh informasi kamtibmas, sekaligus meningkatkan kedekatan antara kepolisian dan generasi muda.

Tak hanya itu, layanan Call Center Polri 110 ikut disosialisasikan, agar para siswa memahami cara meminta bantuan saat menemukan gangguan keamanan maupun situasi darurat.

“Kami ingin para pelajar mengenal layanan Call Center 110 serta memanfaatkan akun media sosial resmi kepolisian, untuk mendapatkan informasi yang benar. Jangan ragu melapor jika menemukan gangguan kamtibmas agar bisa segera ditindaklanjuti,” kata AKP Wiwin.

Ia berharap pembekalan selama MPLS mampu menumbuhkan kesadaran para siswa untuk saling menghormati, menjaga pergaulan sehat, serta menjadi pelopor keamanan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Kegiatan berlangsung penuh antusias. Para peserta aktif menyimak materi dan berdialog bersama Kapolsek Lingsar, hingga seluruh rangkaian MPLS berakhir dalam suasana aman, tertib, dan lancar.(sr/hpm)

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Di Pagi Hari Guna cegah Kemacetan di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Kamis Pagi (16/07/2026) pada pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aiptu Hadi Gunarto, S.H, untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan di wilayah Ngimbang

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana S.Tr.K. S.I.K, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (roy)

Kapolda NTB Terima Silaturahmi PMII, Ajak Mahasiswa Bersama Jaga Kondusivitas Kampus

0

Kapolda NTB Terima Silaturahmi PMII, Ajak Mahasiswa Bersama Jaga Kondusivitas Kampus

Warta.in
Mataram, NTB – Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE.,MH., menerima kunjungan silaturahmi pengurus dan perwakilan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB di ruang kerjanya, Rabu (15/07/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan mahasiswa dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Kapolda NTB mendengarkan berbagai informasi dan pandangan dari para mahasiswa mengenai dinamika kehidupan kampus serta kondisi kemahasiswaan di sejumlah perguruan tinggi di Kota Mataram, khususnya yang berkaitan dengan kader PMII.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar gagasan mengenai pentingnya menjaga stabilitas keamanan di lingkungan akademik agar aktivitas pendidikan, organisasi, dan pengembangan intelektual mahasiswa dapat berjalan dengan baik.

Kapolda NTB menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh kader PMII NTB untuk terus berkontribusi dalam memelihara keamanan dan ketertiban, terutama di lingkungan kampus, serta menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi secara santun dan bertanggung jawab.

“Polda NTB dan jajarannya siap membantu setiap kegiatan yang diselenggarakan PMII sepanjang itu sesuai dan diatur dalam peraturan. Kami berharap adik-adik akan menjadi contoh di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.

Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara Polda NTB dan organisasi kemahasiswaan semakin erat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan lingkungan kampus yang aman, kondusif, serta mendukung lahirnya generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah maupun bangsa.(sr/hpntb)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Rabu (15/07/2026)

Kegiatan di laksanakan pukul 22.00 wib oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aiptu Hadi Gunarto, S.H, untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang, Pasar Ngimbang, ,Swalan R3 Tanjung, dan PLN Kakatpenjalin Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr.K.S.I.K, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Ngimbang tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Kegiatan Binlu Pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) Di SMP N 1 Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Kegiatan Binlu Pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) Di SMP N 1 Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in.– Dalam rangka Antisipasi Kenakalan raja pada usia Sekolah, Polsek Ngimbang menggelar
pembinaan / penyuluhan tentang Bahaya PenyalahgunanNarkoba dan Bahaya Bulying serta kenakalan Remaja pada Anak Sekolah di SMP Negeri 1 Ngimbang pada Hari Rabu (15/07/2026)
pukul 11.00 Wib s/d selesai

Kegiatan Bimbingan penyuluhan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aipda Erwan Subekti Kanit Binmas dan
Aipda Dian Prasetyo, S. H Kanit Reskrim.

Dengan Sasaran yaitu Siswa Reguler SMP Negeri 1 Ngimbang untuk memberi pemahaman tentang disiplin dan bahaya Narkoba dan kenakalan remaja kepada
Siswa /Siswi SMP Negeri 1 Ngimbang

Kapolsek Ngimbang AKP andriam Permana, S. Tr.K.S.I.K, lewat Kanit Reskrim Aipda Dian Prasetya, S.H, memberikan pemahaman dan menjelaskan
tentang bahaya narkoba dan Bulying cara pencegahan dalam penanggulangan Serta pencegahan kenalan Remaja

Peran serta Orang tua,Guru dan bekal agama yang kuat diperlukan guna membentengi diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba

Acara Kegiatan berjalan lancar dan kondusuf
pewarta: roy

P Gajah : Jadilah Pemimpin Suatu Komunitas Dengan Hikmat Tuhan Dan Bertanggung Jawab

0

Samosir, warta.in – Firman Tuhan untuk para pembaca media online pada hari ini dari Bilangan 27:16-17 yang berbunyi ;
*Biarlah TUHAN, Allah dari roh segala makhluk, mengangkat atas umat ini seorang yang mengepalai mereka waktu keluar dan masuk dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.*
👉Nas ini merupakan bagian dari doa Musa saat ia tak bisa memimpin Israel lagi ke Kanaan. Namun nas ini mengajarkan bahwa umat Tuhan memerlukan gembala yang bisa memimpin dengan hikmat-Nya dan bertanggung jawab.
👉Gembala yang baik adalah yang berintegritas untuk membimbing, melindungi, dan membawa umat berjalan sesuai kehendak Tuhan agar tak mudah tersesat.
👉Demikian kita mempunyai Gembala Agung yaitu Yesus Kristus yang memberikan nyawa-Nya bagi keselamatan kita.
👉Sekiranyapun Tuhan mengangkat kita sebagai gembala yang mengepalai suatu komunitas, maka mintalah hikmat Tuhan untuk memimpin. Amin. Selamat beraktifitas. Salam 🤝🤝🙏🙏Shalom dari P Gajah Guru Huria HKBP Pangururan Gereja Bolon (red)

Jubir Pemprov NTB Tegaskan Tak Ada Perbedaan Data Temuan BPK

0

Jubir Pemprov NTB Tegaskan Tak Ada Perbedaan Data Temuan BPK

Warta in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan tidak terdapat perbedaan data antara penjelasan Inspektorat Provinsi NTB dan Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, terkait tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Perbedaan persepsi yang berkembang di ruang publik muncul karena kedua penjelasan tersebut membahas objek yang berbeda, sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menanggapi pemberitaan iNewsLombok.id tanggal 15 Juli 2026 berjudul “Beda Data Tindak Lanjut Temuan BPK antara Inspektorat dan Jubir Iqbal, Bukti Komunikasi Publik Lemah”, yang memuat pandangan Pengamat Politik Dr. Alfisahrin.

Menurut pria yang akrab disapa Aka ini, penting memberikan penjelasan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap konteks informasi yang berkembang.

Aka menjelaskan bahwa pernyataan yang disampaikannya sebagai Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB saat itu merupakan tanggapan atas pemberitaan Siar Post tanggal 12 Juli 2026 berjudul “Uang Negara Masuk Kantong Pribadi! BPK Temukan Kebobolan Retribusi di 7 Unit Kerja Pemprov NTB, Potensi Rugi Ratusan Juta.” Pemberitaan tersebut secara khusus mengulas temuan BPK terkait pengelolaan retribusi daerah pada tujuh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

“Karena itu, penjelasan yang kami sampaikan juga fokus pada tindak lanjut atas temuan di tujuh UPTD tersebut. Pernyataan itu tidak dimaksudkan untuk menggambarkan progres penyelesaian seluruh rekomendasi BPK terhadap Pemerintah Provinsi NTB,” ujar Aka.

Sementara itu, lanjutnya, penjelasan Inspektur Provinsi NTB Budi Herman membahas perkembangan penyelesaian seluruh rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun Anggaran 2025 yang mencakup seluruh perangkat daerah, termasuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Dengan demikian, kedua pernyataan tersebut berada dalam konteks yang berbeda. Pernyataan saya menjelaskan tindak lanjut atas temuan yang menjadi objek pemberitaan Siar Post, sedangkan Inspektorat menyampaikan progres penyelesaian seluruh rekomendasi BPK. Karena objek yang dibahas berbeda, tentu tidak tepat jika kemudian disimpulkan terdapat perbedaan data ataupun lemahnya komunikasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB,” tegasnya.

Menurut Aka, dalam komunikasi publik, konteks merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fakta. Ketika konteks tidak dipahami secara utuh, sebuah informasi dapat melahirkan persepsi yang berbeda dari substansi yang sebenarnya.

Sebagai bentuk keterbukaan, Aka mengaku memilih melakukan komunikasi langsung dengan Dr. Alfisahrin untuk memperoleh pemahaman secara utuh mengenai pandangan yang disampaikannya.

“Bagi saya, tabayyun merupakan bagian dari etika komunikasi publik. Karena itu saya memilih menghubungi langsung Dr. Alfisahrin agar memahami secara utuh maksud pernyataan beliau, bukan hanya berdasarkan kutipan yang berkembang di media,” katanya.

Dalam komunikasi tersebut, Dr. Alfisahrin menjelaskan bahwa pandangannya bersifat normatif dan disampaikan secara hati-hati. Ia juga menyampaikan apresiasi atas langkah konfirmasi yang dilakukan oleh Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB sebagai bentuk komunikasi yang baik dan terbuka.

“Bahkan di akhir komunikasi, kami saling mendoakan agar senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas masing-masing. Bagi saya, inilah semangat yang harus terus dibangun. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi komunikasi yang terbuka akan melahirkan saling pengertian dan memperkuat kepercayaan,” ujar Aka.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB akan terus terbuka terhadap kritik, masukan, dan pandangan dari berbagai kalangan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kritik adalah bagian penting dalam demokrasi. Namun, komunikasi publik yang baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan informasi dipahami secara utuh. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB akan terus mengedepankan keterbukaan, dialog, dan tabayyun dalam setiap komunikasi publik. Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan dipercaya masyarakat,” tutup Aka (sr/dkisntb)