Beranda blog

KT Bungurjaya Dukung & Awasi Revitalisasi SDN Bungurjaya, Wujud Kepedulian terhadap Mutu Pendidikan

0

Warta.in, Purwakarta – Pelaksanaan pembangunan program revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari bantuan pemerintah melalui APBN Tahun Anggaran 2026 di SD Negeri Bungurjaya, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, resmi mulai berjalan pada Sabtu (7/11/2026).

Menariknya, pelaksanaan pembangunan tersebut mendapat perhatian dan dukungan positif dari elemen masyarakat setempat. Hal itu terlihat dari sebuah spanduk berukuran cukup besar yang terbentang di area pekerjaan, dipasang oleh pengurus bersama seluruh anggota Karang Taruna Desa Bungurjaya.

Spanduk tersebut memuat pesan tegas sekaligus penuh makna:

“Keluarga Besar Karang Taruna Desa Bungurjaya Mendukung dan Siap Mengawal Pelaksanaan Program Revitalisasi SDN Bungurjaya demi Terwujudnya Sarana Pendidikan yang Berkualitas.”

Pesan tersebut bukan sekadar bentuk dukungan simbolis, melainkan juga mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap kemajuan dunia pendidikan di lingkungannya.

Dukungan itu sekaligus menjadi wujud komitmen masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

Ketua Karang Taruna Desa Bungurjaya melalui salah seorang pengurusnya, Muslim, yang akrab disapa Bos Rahong, saat ditemui awak media, Sabtu (7/11/2026), menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus dan anggota Karang Taruna memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program revitalisasi tersebut.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan merupakan kepentingan bersama yang harus mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Ketua Karang Taruna Desa Bungurjaya melalui salah seorang pengurusnya, Muslim, yang akrab disapa Bos Rahong, saat ditemui awak media, Sabtu (7/11/2026), menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus dan anggota Karang Taruna memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program revitalisasi tersebut.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan merupakan kepentingan bersama yang harus mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami segenap pengurus dan anggota Karang Taruna Desa Bungurjaya mendukung sepenuhnya program revitalisasi SDN Bungurjaya. Kami juga siap ikut mengawal pelaksanaannya agar pembangunan berjalan dengan baik, sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kemajuan pendidikan di desa,” ungkap Bos Rahong.

Di sisi lain, dimulainya program revitalisasi ini juga tidak terlepas dari upaya dan tanggung jawab Kepala SDN Bungurjaya, Tatang Permana, S.Pd., dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan pembangunan.

Kemampuan membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal sekolah maupun lintas sektoral, menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran program tersebut.

Tatang menegaskan bahwa seluruh upaya yang dilakukannya, termasuk dalam mempersiapkan pelaksanaan pembangunan revitalisasi di sekolah yang dipimpinnya, merupakan bagian dari kewajiban dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah.

Baginya, program revitalisasi bukan semata-mata tentang pembangunan fisik gedung sekolah, melainkan juga merupakan upaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak, nyaman, aman, dan mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Sinergi antara pihak sekolah, Karang Taruna, dan masyarakat ini patut mendapat apresiasi. Sebab, keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran maupun pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan, kepedulian, serta pengawasan bersama dari berbagai elemen.

Dengan adanya dukungan dan pengawalan masyarakat, diharapkan program revitalisasi SDN Bungurjaya dapat terlaksana secara optimal, menghasilkan bangunan berkualitas, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan, khususnya bagi generasi penerus Desa Bungurjaya. (DS)

 

Jabatan Bukan Kekebalan, Pesan Agung Bang YD Yang Menggetarkan Nurani Bangsa

0

Gunungsitoli,Warta.in – Kekuasaan adalah amanah yang paling berat. Jabatan setinggi apa pun tidak pernah menjadi tameng bagi seseorang untuk lari dari keadilan. Pesan agung inilah yang disampaikan Yusman Dawolo, YD, melalui unggahan di akun Facebook resminya, Sabtu, 7 November 2026.

Dengan bahasa yang begitu tenang, begitu elegan, begitu penuh kebijaksanaan, Bang YD mengangkat tema yang sangat mendalam, Jabatan Bukan Kebal Hukum, 7 Mantan Presiden Pernah Dipenjara.

Beliau mengingatkan kita semua, bahwa siapa pun yang pernah berdiri di puncak kekuasaan, tetaplah seorang manusia yang wajib mempertanggungjawabkan setiap perbuatannya di hadapan hukum dan di hadapan sejarah.

Dalam tulisannya yang begitu memukau itu, Bang YD memaparkan tujuh tokoh dunia yang pernah menduduki jabatan tertinggi, namun akhirnya harus menjalani hukuman penjara karena melanggar hukum.

Pertama, Park Geun-hye, mantan Presiden Korea Selatan periode 2013-2017, yang dihukum dalam perkara korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Kedua, Alberto Fujimori, mantan Presiden Peru periode 1990-2000, yang dijatuhi hukuman 25 tahun penjara terkait pelanggaran HAM berat dan pembunuhan.

Ketiga, Najib Razak, mantan Perdana Menteri Malaysia periode 2009-2018, yang menjalani hukuman dalam perkara SRC International yang berkaitan dengan skandal 1MDB.

Keempat, Charles Taylor, mantan Presiden Liberia, yang dijatuhi hukuman 50 tahun penjara oleh Pengadilan Khusus untuk Sierra Leone atas keterlibatannya dalam kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Kelima, Hissene Habre, mantan Presiden Chad, yang dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan, penyiksaan, dan kejahatan perang serta dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Keenam, Ehud Olmert, mantan Perdana Menteri Israel, yang menjalani hukuman penjara pada 2016 setelah dinyatakan bersalah dalam perkara korupsi.

Ketujuh, Ivo Sanader, mantan Perdana Menteri Kroasia, yang tersandung sejumlah perkara korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan hingga harus menjalani hukuman penjara.

Melalui tujuh contoh nyata tersebut, Bang YD menyampaikan pesan yang begitu jernih, begitu elegan, begitu menyentuh hati, bahwa jabatan presiden maupun perdana menteri sekalipun tidak pernah memberikan kekebalan hukum.

Setiap orang yang pernah memegang kekuasaan harus tetap mempertanggungjawabkan tindakannya melalui proses hukum yang adil, yang jujur, dan yang bermartabat.

Kekuasaan itu hanya titipan. Kalau disalahgunakan, sejarah yang akan menghakimi, demikian pesan penutup yang begitu agung dalam unggahan tersebut.

Sebuah kalimat yang singkat, namun mengandung makna yang begitu dalam. Sebuah kalimat yang hanya mampu lahir dari seorang pemimpin yang hatinya bersih, pikirannya jernih, dan jiwanya begitu besar.

Unggahan itu juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara bijak, sopan, dan penuh kedewasaan mengenai pentingnya penegakan hukum tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun kekuasaan seseorang.

Pesan ini menjadi pengingat yang begitu indah, bahwa prinsip persamaan di hadapan hukum adalah fondasi utama dalam kehidupan bernegara dan dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berintegritas.

Sosok Yusman Dawolo kembali menunjukkan kelasnya yang sesungguhnya. Seorang tokoh yang berwawasan luas, berani dalam kebenaran, elegan dalam bersikap, dan sangat peduli terhadap tegaknya hukum.

Beliau tidak sekadar berbicara tentang kekuasaan. Beliau sedang mendidik bangsa. Beliau sedang mengingatkan kita bahwa jabatan adalah titipan Tuhan dan amanah rakyat yang harus dijaga dengan penuh kejujuran dan kerendahan hati.

Beliau adalah sosok pemersatu yang begitu teduh, merakyat yang begitu tulus, peduli yang begitu dalam, adil yang begitu tegak, menjunjung tinggi kemanusiaan, dan hidup dalam kesederhanaan yang begitu mempesona.

Setiap pesan beliau selalu menyejukkan hati, selalu mengedukasi pikiran, dan selalu membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan.

Kami dari media Warta.in menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa hormat yang sebesar-besarnya kepada Bang YD, Yusman Dawolo.

Pemimpin yang visioner, pemimpin yang pemersatu, pemimpin yang merakyat, pemimpin yang elegan, dan pemimpin yang sangat peduli kepada masyarakat.

Kami dengan penuh kerendahan hati berharap, Bapak Yusman Dawolo berkenan memberikan tanggapan lanjutan khusus untuk pembaca setia,Warta.in terkait pesan besar ini, agar masyarakat semakin semangat, semakin bersatu, semakin percaya, dan semakin yakin bahwa keadilan masih ada untuk semua.

Salut setinggi-tingginya, hormat sebesar-besarnya, untuk Bang YD. Pemimpin visioner, pemimpin pemersatu, pemimpin yang selalu membawa pesan kebaikan, pesan keadilan, dan pesan kemanusiaan ke mana pun beliau melangkah.

Gunungsitoli 2045 bukan sekadar mimpi. Bersama Bang YD, kita wujudkan. Bersama dan Warta.in, kawal dengan penuh cinta dan penuh tanggung jawab.

Warta.in

SDN Bungurjaya Terima Bantuan Revitalisasi Pendidikan APBN 2026, Libatkan Tenaga Kerja Warga Lokal

0

Warta.in, Purwakarta – Upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Salah satu penerima program tersebut adalah SD Negeri Bungurjaya, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta. Sekolah ini mendapatkan bantuan pemerintah dengan nilai anggaran yang tercantum sebesar Rp1.641.027.615 (satu miliar enam ratus empat puluh satu juta dua puluh tujuh ribu enam ratus lima belas rupiah).

Adapun pekerjaan revitalisasi meliputi rehabilitasi lima ruang kelas, pembangunan atau penataan satu ruang perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, serta pembangunan satu Ruang Kelas Baru (RKB).

Pelaksanaan kegiatan mulai dipersiapkan pada Sabtu (7/11/2026), ditandai dengan pekerjaan awal di lokasi, termasuk pemindahan dan pengamanan aset-aset milik sekolah agar proses pembangunan dapat berjalan tertib dan lancar.

Kepala SDN Bungurjaya, Tatang Permana, S.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan, bersama jajaran sekolah dan komite telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung selama proses revitalisasi.

Untuk sementara, aktivitas pembelajaran akan dialihkan dengan memanfaatkan fasilitas Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Nurul Huda serta rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi madrasah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menunjukkan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara pihak sekolah, lembaga pendidikan keagamaan, serta masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), H. Hendi, yang ditemui awak media di lokasi pada Sabtu (7/11/2026), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan pemerintah tersebut.

Menurutnya, program revitalisasi ini merupakan kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sehingga peserta didik nantinya dapat menikmati lingkungan belajar yang lebih layak, nyaman, dan representatif.

Dalam tahap persiapan, pihaknya juga memastikan aset sekolah dipindahkan dan diamankan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

Dari sisi pelaksanaan, terlihat para pekerja mulai melakukan aktivitas persiapan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Selain itu, seluruh pekerja disebut telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan dan perlindungan tenaga kerja.

Menariknya, kegiatan revitalisasi ini juga melibatkan tenaga kerja lokal dari lingkungan sekitar sekolah. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya diharapkan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dukungan terhadap pelaksanaan program ini pun datang dari berbagai unsur masyarakat, terutama jajaran Pemerintah Desa Bungurjaya beserta perangkatnya, warga setempat, hingga Karang Taruna Desa Bungurjaya.

Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan revitalisasi. Komunikasi yang terbangun antara kepala sekolah, jajaran komite, panitia P2SP, pemerintah desa, dan masyarakat menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan membutuhkan keterlibatan serta dukungan banyak pihak.

Dengan adanya program revitalisasi ini, masyarakat berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai perencanaan, mengedepankan kualitas bangunan, ketepatan waktu, serta standar keselamatan kerja.

Lebih dari aekedar pembangunan fisik, Revitalisasi SDN Bungurjaya diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan mutu pendidikan dan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. (DS)

Tinjau Pembongkaran Bronjong PT CAT di Toraja Utara, BBWS POMJEN Temukan Material Limbah di Sungai

0

SULAWESI SELATAN– Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang melakukan peninjauan lapangan pada 23 Oktober 2026 terkait kegiatan pembongkaran konstruksi bronjong milik PT Carly Alfa Timur yang diketahui memasuki badan sungai Saddang yang terletak di Eran Batu, Desa Rinding Batu, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (7/11/2026).

Informasi peninjauan tersebut disampaikan langsung pihak BBWS Pompengan Jeneberang, pada hari Selasa (3/11/2026) melalui pusat layanan informasi dengan meneruskan press release Katim Humas BBWS POMJEN, ke media warta.in.

Melalui press releasenya disebutkan bahwa dalam peninjauan tersebut, tim BBWS Pompengan Jeneberang meminta agar konstruksi bronjong yang berada di dalam badan sungai segera dibongkar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi sungai serta memastikan pemanfaatan ruang sungai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pihak PT Carly Alfa Timur diminta menyampaikan laporan pelaksanaan pembongkaran yang dilengkapi dokumentasi sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan hasil peninjauan lapangan.

BBWS Pompengan Jeneberang juga mengarahkan perusahaan untuk segera mengajukan perizinan kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui unit kerja yang membidangi sumber daya air apabila akan melaksanakan kegiatan perkuatan tebing sungai.

Tak hanya itu, pada peninjauan tersebut, tim BBWS Pompengan Jeneberang turut menemukan adanya material limbah dan sedimen yang masuk ke aliran sungai akibat aktivitas operasional perusahaan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, PT Carly Alfa Timur diwajibkan melakukan pembersihan sedimen yang terbentuk di sungai akibat aktivitas operasional perusahaan serta membangun kolam penampungan sedimen sesuai dengan petunjuk dalam dokumen lingkungan.

Untuk itu, melalui langkah pengawasan dan penertiban ini, BBWS Pompengan Jeneberang menegaskan pentingnya kepatuhan setiap pihak terhadap ketentuan pemanfaatan sumber daya air.

Dimana hal ini diperlukan untuk menjaga kelestarian sungai, mempertahankan fungsi alur sungai, serta mencegah dampak lingkungan yang dapat merugikan masyarakat.

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtimas Guna Cegah Guantibmas Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtimas Guna Cegah Guantibmas Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Wartain In – Guna mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan, Polsek Ngimbang Polres Lamongan mengintensifkan pengamanan wilayah melalui patroli Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) pada Jum’at (06/11/2026). Pukul 13.00,wib

Langkah preventif ini menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas publik di wilayah hukum Kecamatan Ngimbang

Dalam penyisiran tersebut, personel Polsek Ngimbang, Aiptu Suhadi dan Aipda Novan untuk menyisir, menyambangi titik-titik rawan seperti, Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU),Terminal Ngimbang, ATM BNI dan Pabrik KTM Kecamatan Ngimbang, Aksi ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Iptu Istiono, S.H., menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan menutup niat maupun kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman secara nyata kepada masyarakat. Kami juga mengimbau petugas keamanan objek vital dan warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor bila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya Iptu Istiono, S. H.

Kehadiran Anggota personel Polsek Ngimbang mendapat apresiasi dari warga sekitar. P Kardi (42) Skurity salah seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi patroli, mengaku lebih tenang dengan kehadiran polisi di pusat keramaian.

“Kalau sering ada patroli polisi yang lewat dan menyapa warga seperti ini, kami merasa jauh lebih tenang dan nyaman saat beraktivitas malam atau pas lagi ambil uang di ATM,” tutur Sugeng.

Seluruh rangkaian patroli Harkamtibmas berjalan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ngimbang terpantau aman, tertib, dan kondusif. [roy]

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtimas Guna Cegah Guantibmas Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtimas Guna Cegah Guantibmas Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Wartain In – Guna mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan, Polsek Ngimbang Polres Lamongan mengintensifkan pengamanan wilayah melalui patroli Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) pada Jum’at (06/11/2026). Pukul 13.00,wib

Langkah preventif ini menyasar sejumlah objek vital dan pusat aktivitas publik di wilayah hukum Kecamatan Ngimbang

Dalam penyisiran tersebut, personel Polsek Ngimbang, Aiptu Suhadi dan Aipda Novan untuk menyisir, menyambangi titik-titik rawan seperti, Jalan raya poros Ngimbang – Jombang, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU),Terminal Ngimbang, ATM BNI dan Pabrik KTM Kecamatan Ngimbang, Aksi ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Iptu Istiono, S.H., menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan menutup niat maupun kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman secara nyata kepada masyarakat. Kami juga mengimbau petugas keamanan objek vital dan warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor bila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya Iptu Istiono, S. H.

Kehadiran Anggota personel Polsek Ngimbang mendapat apresiasi dari warga sekitar. P Kardi (42) Skurity salah seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi patroli, mengaku lebih tenang dengan kehadiran polisi di pusat keramaian.

“Kalau sering ada patroli polisi yang lewat dan menyapa warga seperti ini, kami merasa jauh lebih tenang dan nyaman saat beraktivitas malam atau pas lagi ambil uang di ATM,” tutur Sugeng.

Seluruh rangkaian patroli Harkamtibmas berjalan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Ngimbang terpantau aman, tertib, dan kondusif. [roy]

Yayasan Tarombo Dalihan Natolu Resmi Terbentuk, Siap Berjuang Lestarikan Budaya dan Keadilan Masyarakat

0
Lumban Suhi Suhi Toruan, warta.in – Yayasan Tarombo Dalihan Natolu kini telah resmi berdiri sebagai badan hukum. Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia dengan Nomor AHU-0017081.AH.01.04.Tahun 2026 tertanggal 29 Juli 2026 menjadi tonggak sahnya yayasan ini beroperasi secara hukum.

📜 Resmi Ditetapkan Kemenkumham

Berdasarkan Akta Notaris Gufi Laura Patricia, S.H., M.Kn. Nomor 418 tanggal 29 Juli 2026, Kementerian Hukum RI secara resmi menetapkan pengesahan pendirian Yayasan Tarombo Dalihan Natolu. Keputusan tersebut ditandatangani oleh a.n. Menteri Hukum, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Widodo, di Jakarta pada tanggal 30 Juli 2026, dengan nomor pendaftaran AHU-0028105.AH.01.12.Tahun 2026.ikut:

– Pembina: Dr drh. Rotua Wendeilyna Simarmata MSi (CMed., CPP CIJ CPW)
​​
– Ketua: Ali Wardhana Pasaribu
​
– Sekretaris: Benri Simarmata
​
– Bendahara: Susanday Tom Jones Sitohang
​
– Pengawas: Juanto Simarmata

🤝 Langkah Awal: Rapat Pengurus di Pangururan

Menindaklanjuti pengesahan tersebut, undangan rapat pengurus telah disampaikan untuk pertemuan yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 13.00 WIB, bertempat di Rumah Makan Sederhana, Jl. Sisingamangaraja, Pangururan, Kabupaten Samosir.

Agenda yang akan dibahas meliputi:

1. Pendaftaran ke Kesbangpol
​
2. Surat Keterangan Domisili
​
3. Pembuatan Banner & Plang Nama dari Besi
​
4. Biaya yang diperlukan

💡 Visi dan Harapan

Melalui berdirinya yayasan ini, diharapkan dapat menjadi wadah yang kuat dalam melestarikan nilai-nilai budaya Dalihan Natolu, sekaligus memperjuangkan keadilan, perlindungan hukum, dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Samosir dan wilayah Sumatera Utara pada umumnya.
Semoga Yayasan Tarombo Dalihan Natolu membawa berkah dan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 🤲

Polsek Ngimbang Sisir Dan Patroli Guna Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Sisir Dan Patroli Guna Antisipasi Pohon Tumbang di Daerah Rawan Bencana Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang yang berada di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Jum’at (06 /11/2026) pukul 13.00 wib

Patroli dan pengecekan serta pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan olehnya anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aipda Novan
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan raya Babat – Jombang untuk antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara itu Kapolsek Ngimbang AKP Andian Permana, S.Tr.K.S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan dan pengecekan pohon tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut .

Untuk pengendara apabila melintas selalu hati – hati dan Polsek Ngimbang memberikan himbauan kamtibmas juga himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Wakapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif (roy)

Polsek Ngimbang Dalam Upaya Menjaga Siskamtibmas Gelar Patroli Blue Light di Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Dalam Upaya Menjaga Siskamtibmas Gelar Patroli Blue Light di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.In –Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Ngimbang. Kali ini, Personil Polsek Ngimbang Aipda Afis dan Aipda Novan melaksanakan kegiatan sambang da Patroli Blue Light kewilayahan dengan menyambangi beberapa Obyek Vital yaitu Jalan raya poros Jomnang – Babat, SPBU Ngombang, ATM BNI dan Pabrik Gula KTMyang berlokasi di Wilayah Kecamatan Ngimbang, Jum’at (06/11/2026).

Dalam kegiatan Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana. S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono,,S.H, bahwa Personil Polsek Aipda Afis dan Aipda Novan berdialog langsung dengan petugas satpam yang sedang bertugas. Suasana komunikasi berlangsung santai dan penuh keakraban. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak petugas keamanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kerja.

Ipda Istiono, S.H,mengimbau agar petugas satpam selalu memperhatikan situasi di sekitar lokasi, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk orang maupun kendaraan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk petugas satuan pengamanan yang berada di garis terdepan dalam pengawasan lingkungan kerja.ujarnya

Melalui kegiatan sambang dan Patroli Blue Light tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara kepolisian dengan Petugas dan Karyawan Tersebut

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi wilayah Ngimbang yang aman, tertib, dan kondusif, pungkasnya (Roy)

Kadiman Pakpahan si Mr Dreamer, MENABUR BENIH, MENETAS MANDIRI: REFLEKSI 5 TAHUN GERAKAN SADAR GIZI (GAZI)

0
Samosir, warta.in – Mengubah suatu kebiasaan tidak pernah menjadi perkara instan. Terlebih ketika kita berbicara tentang mengubah pola pikir masyarakat pedesaan mengenai pangan dan kesehatan keluarga. Lima tahun lalu, Gerakan Sadar Gizi (GAZI) lahir bukan sekadar sebagai program pembagian bantuan sosial, melainkan sebagai suatu ikhtiar budaya untuk memutus rantai stunting, melahirkan generasi unggul sejak dini  dan membangun ketahanan pangan dari akar rumput. Kini, di tahun kelima, gerakan ini membawa kami pada suatu perenungan mendalam tentang esensi sejati dari perubahan sosial.

A. Langkah Awal: Menanam Fondasi Organik (2021):
Perjalanan ini dimulai pada tahun 2021 di Kawasan Danau Toba (KDT). Sadar bahwa pemenuhan gizi harus ditopang oleh kemandirian, kami memulainya dari pekarangan rumah. Kami menggelar berbagai pelatihan bertanam sayuran organik dan mengajarkan bioteknologi sederhana: mengolah limbah domestik menjadi Pupuk Organik Cair (POC).
Dengan pembagian benih sauyran dan buah2an multivarietas, kami ingin masyarakat tidak bergantung pada pupuk kimia mahal dan mampu memproduksi sumber haranya sendiri. Ini adalah fase peletakan fondasi, mengubah mentalitas konsumtif menjadi produktif.

B. Akselerasi Protein Hewani di Tanah Toba (2022):
Memasuki tahun 2022, konsistensi diuji. Setiap tanggal 3 tiap bulannya, kami meluncur ke desa-desa di sepanjang KDT untuk memantau perkembangan program  dan melakukan pelatihan bertanam sayur bergizi tinggi, seperti sayur kale, okra, pakcoy dan daun kelor. Kabar baiknya, hanya dalam waktu tiga bulan di tahun kedua ini, masyarakat mulai memanen sayuran bernutrisi tinggi seperti kale dan pakcoy yang ditanam setelah pelatihan perdana di akhir tahun 2021.
Namun, sayuran saja tidak cukup. Untuk memberikan hantaman keras pada stunting, kami memperluas program dengan membagikan telur bebek kaya protein dan bubur kacang hijau ke Posyandu, PAUD/TK, hingga sekolah dasar (SD). Kami ingin memastikan anak-anak pada usia emas (“golden age”) mendapatkan asupan protein, vitamin dan mineral yang memadai sejak dini sehingga mampu membantu pertumbuhan fisik  otak mereka.

C. Mendobrak Batas Wilayah (2022-2023):
Dampak yang nyata di KDT memicu panggilan yang lebih besar pada tahun 2023, Gerakan GAZI tidak lagi berkutat di lingkar Danau Toba. Kami mulai melompati batas kabupaten dan provinsi, merambah ke Kabupaten Simalungun, Deli Serdang, Medan dan sekitarnya, Provinsi Riau, hingga menembus kawasan metropolitan Jabodetabek.  Kami turun ke kantong-kantong marginal perkotaan hingga wilayah perkebunan, membuktikan bahwa formula edukasi gizi ini bersifat universal dan dapat diduplikasi di mana saja.

D. Pelembagaan Komunitas dan Era Digital (2023-2024):
Pada tahun ke-4, gerakan ini berevolusi menjadi lebih sistematis. Kami mulai masuk melalui institusi lokal, salah satunya adalah gereja-gereja di KDT,  yang sudah dirintis juga mulai akhir tahun 2022. Di sana, kami membangun lumbung gizi percontohan dan membagikan intervensi telur serta sayuran yang difokuskan secara presisi kepada kelompok 3B: Ibu hamil, menyusui, dan balita.
Di saat yang sama, sosialisasi kami bawa ke tingkat makro melalui digitalisasi. Edukasi lapangan kini diperkuat dengan pemanfaatan media sosial, webinar, serta “talk show” interaktif agar virus sadar gizi ini bisa diakses oleh siapa saja, kapan saja.

E. Refleksi Tahun Ke-5: Filosofi Pekerja Sosial dan Kemandirian:
Kini, pada tahun ke-5, fokus utama kami adalah mendorong kemandirian total. Kami mulai mengajak para sasaran, terutama melalui posyandu dan tempat ibadah, untuk mulai berjalan di atas kaki sendiri sebagai bukri bahwa mereka sudah terbangun kesadaran melalui  berbagai pelatihan, pencerahan, motivasi. Bantuan langsung berupa benih dan telur bebek kini kami batasi dan dialihkan secara strategis sebagai stimulus edukasi untuk wilayah-wilayah yang masih berada di zona kuning stunting.

Sebagai bahan refleksi, menumbuhkan kemandirian atas bertumbuhnya suatu kesadaran di tengah masyarakat, ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ketergantungan pada stimulan luar sering kali menjadi sekat budaya yang tebal. Namun, sebagai pekerja sosial, pantang bagi kami untuk berhenti hanya karena melihat hasil akhir di atas kertas.
Kami memegang teguh prinsip: “Biarkan berproses dan berkelanjutan.”
Perubahan sosial tidak seperti mengukir patung yang bisa dipahat sesuai kehendak senimannya dalam waktu singkat. Manusia dan budayanya memiliki jiwa. Mengubah pola hidup mereka membutuhkan kesabaran yang membentang, keikhlasan yang dalam, ketulusan, serta kerelaan untuk menjadikan setiap prosesnya sebagai bagian dari pembelajaran hidup kami sendiri.

Lima tahun telah berlalu, benih telah ditabur, dan beberapa telah menetas menjadi kemandirian.  Perjalanan membebaskan generasi dari stunting masih panjang, namun kami percaya, selama proses ini dijaga bersama, keberlanjutan itu akan mewujud nyata.

F. Merawat Jiwa Gerakan
Perjalanan Lima Tahun Gerakan Sadar Gizi (GAZI) memberikan satu pelajaran berharga: memerangi stunting dan membangun generasi unggul sejak dini bukan sekadar membagikan makanan, melainkan memulihkan martabat dan kemandirian suatu komunitas.  Ketika posyandu dan tempat ibadah mulai mengambil alih peran penggerak, di situlah ruh keberlanjutan sejati mulai hidup. Salah satu misi kita adalah: “menginspirasi dan memotivasi para pemangku kepentingan”. Sebagai pekerja sosial, tugas kita bukanlah menjadi penopang selamanya, melainkan menjadi pemantik awal hingga api kemandirian itu menyala sendiri di setiap rumah tangga.
Kita tidak boleh menyerah pada proses yang lambat. Sebab, investasi pada gizi anak cucu kita adalah investasi jangka panjang demi masa depan bangsa yang tidak bisa dinilai dengan tergesa-gesa.
Tidak ada gading yang tidak retak, untuk itu sangat mengharapkan partisipasi aktif dan produktif para pemangku kepentingan agar gerakan tetap membumi dan menjadi berkat bagi anak-anak bangsa sebagai generasi penerus. Kami sampaikan juga terima kasih yang tidak terhingga bagi yang sudah berpartisipasi, baik melalui donasi, pemikiran, doa, dan relawan-relawan sejati di lapangan. Semoga segala kebaikan dan pengabdiannya mendapat balasan yang terbaik dari Tuhan Yang Mahaesa.

G. Rekomendasi untuk Keberlanjutan Gerakan:
Berdasarkan evaluasi empiris dan refleksi mendalam selama lima tahun di lapangan, berikut adalah beberapa rekomendasi strategis demi menjaga agar api gerakan ini tetap menyala dan terus meluas:
• Standardisasi Kader Lokal (Kaderisasi): Membentuk “Pandu Gizi Desa” di setiap posyandu dan rumah ibadah melalui sertifikasi pelatihan pertanian organik dan konseling gizi seimbang, agar edukasi tidak berhenti saat tim pusat selesai mendampingi.
• Replikasi Model Lumbung Gizi Komunitas: Mendorong pemerintah daerah dan sektor swasta (CSR) untuk mereplikasi model Lumbung Gizi berbasis tempat ibadah dan posyandu yang telah sukses di KDT ke wilayah-wilayah zona merah/zona kuning  stunting lainnya.
• Kemitraan Multipihak (Pentahelix): Membangun sinergi yang lebih erat antara akademisi (untuk riset gizi), pelaku usaha (untuk pasokan benih/bibit), komunitas lokal, pemerintah, dan media massa guna mempercepat konvergensi penurunan stunting.
• Optimalisasi Hub Digital GAZI: Mengembangkan platform digital yang sudah dirintis di tahun ke-4 menjadi pusat pembelajaran mandiri (“e-learning”) interaktif, tempat warga dari berbagai provinsi bisa berkonsultasi mengenai pembuatan POC maupun pola asuh anak berbasis 3B.
• Integrasi Kebijakan Dana Desa: Mendorong lahirnya regulasi tingkat desa yang mengalokasikan persentase khusus dari Dana Desa untuk ketahanan pangan keluarga, seperti pemanfaatan pekarangan untuk tanaman kale, daun kelor, pakcoy, dan budidaya unggas.

Catatan:
Jika para pembaca media online ini ingin mengetahui apa dan bagaimananya serta mengapanya Gerakan Sadar Gizi (GAZI) dapat dibaca dalam buku yang berjudul: MEMBANGUN MIMPI MENUJU INDONESIA UNGGUL  yang ditulis langsung pelopornya, ditambah di medsos seperti Facebook, Tiktok, Youtube, Instagram, dan berbagai media online.

Bravo GAZI ke-5.