Beranda blog

Puteri Komarudin Dorong Penguatan Keluarga Berkualitas, Sosialisasikan Bangga Kencana di Karawang

0

Warta.in, Karawang – Anggota DPR RI Komisi XI, Puteri Anetta Komarudin, mendorong penguatan pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan,
dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra kerja di GOR PGRI Rawamerta, Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S.Si., M.Si., Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karawang Drs. Imam Al Husaeri Bahanan, M.M., Camat Rawamerta Dadan Nurdiansyah, S.I.P., M.Kesos., serta Kepala Desa Sukamerta Ahmad Holidin, S.Pd.

Hadir pula masyarakat dan unsur aparatur pemerintahan desa yang mengikuti sosialisasi terkait pembangunan keluarga, pengelolaan kependudukan, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya perencanaan keluarga melalui program keluarga berencana.

Dalam pemaparannya, Puteri Komarudin menegaskan bahwa pembangunan keluarga tidak boleh dipandang sebatas persoalan kependudukan dan pengendalian angka kelahiran. Lebih dari itu, pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.

Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama sekaligus fondasi utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, memberikan pendidikan, serta membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan.

“Melalui program Bangga Kencana, kita ingin mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya membangun keluarga yang berkualitas. Keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter, pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi penerus bangsa,” ungkap Puteri dalam materi pernyataannya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program Bangga Kencana tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah pusat maupun BKKBN. Diperlukan sinergi dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga pendamping, hingga masyarakat.

Puteri menilai, kesadaran membangun keluarga berkualitas harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga itu sendiri. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui perencanaan keluarga yang matang, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, serta penerapan pola asuh yang baik.

Berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan agar tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, memiliki karakter kuat, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Lebih lanjut, Puteri berharap sosialisasi Bangga Kencana tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial atau penyampaian informasi. Namun, harus mampu mendorong perubahan pola pikir dan meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga nilai-nilai pembangunan keluarga dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Harapannya, melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga dan bersama-sama membangun keluarga yang sehat, harmonis, serta sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi pidatonya.

Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi antara pemerintah pusat, BKKBN, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memperluas pemahaman serta pelaksanaan program Bangga Kencana.

Penguatan program hingga tingkat desa menjadi langkah strategis agar pembangunan keluarga tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran bersama di tengah masyarakat.

Sebab, kualitas sebuah bangsa berawal dari kualitas keluarganya. Dari keluarga yang sehat, harmonis, terencana, dan memiliki pola pengasuhan yang baik, diharapkan lahir generasi penerus yang mampu menjadi kekuatan bagi masa depan Indonesia. (ds)

Guna Maksimalkan Pelayanan, Kapolsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Daerah Titik Rawan Kemacetan

0

Guna Maksimalkan Pelayanan, Kapolsek Ngimbang Gelar Commanderwish Pagi di Daerah Titik Rawan Kemacetan

LAMONGAN//Warta.In – Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. P, dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di pimpin langsung Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, bersama Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, dan personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi Aiptu Muji, Brigadir Rohmadi dan Brigadir Bayu

Sasaran di 2 Titik rawan kemacetan yaitu perempatan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Kamis (05/11/2026) pukul 06.30 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, menjelaskan “Bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat”.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.jelasnya

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas dan di laporkan situasi Perempatan Pasar Ngimbang dan SMP Negeri 1 Ngimbang dalam keadaan lancar

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Guna Dukung Program Ketahanan Pangan P2B Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Girik

0

Guna Dukung Program Ketahanan Pangan P2B Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Girik

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Hari Rabu (04/11/2026), pukul 09.00 wib

Personil Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Girik Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman Jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.50 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Personil Polsek Ngimbang Apda Ahmat Zaini bersama Bhabinkamtibmas Desa Girik

Pengecekan dilakukan di lahan Tanaman Jaging milik P Wasis seluas 0.500 meter persegi yang berada di Dukuh Cerme RT 05 Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman Jagung menunjukkan pertumbuhan sangat sempurna dengan tinggi rata-rata sudab mencapai sekitar 150 sentimeter, daun berwarna hijau segar tanam sekitar 70 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai cukup karena menggunakan Pengairan sumur bor, Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ipda Istiono, S.H, “Dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, Ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Cegah Dan Daya Tangkal 4C di Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Cegah Dan Daya Tangkal 4C di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.In –Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Ngimbang. Kali ini, Personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Aiptu Deni melaksanakan kegiatan sambang da Patroli Blue Light kewilayahan dengan menyambangi beberapa Obyek Vital yaitu Jalan Raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang dan Gudang Tembakau yang berlokasi di Wilayah Kecamatan Ngimbang, Rabu (04/11/2026).

Dalam kegiatan Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana. S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono,,S.H, bahwa Personil Polsek Djudi dan Aiptu Deni berdialog langsung dengan petugas satpam yang sedang bertugas. Suasana komunikasi berlangsung santai dan penuh keakraban. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak petugas keamanan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kerja.

Ipda Istiono, S.H,mengimbau agar petugas satpam selalu memperhatikan situasi di sekitar lokasi, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk orang maupun kendaraan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk petugas satuan pengamanan yang berada di garis terdepan dalam pengawasan lingkungan kerja.ujarnya

Melalui kegiatan sambang dan Patroli Blue Light tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara kepolisian dengan Petugas dan Karyawan Tersebut

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi wilayah Ngimbang yang aman, tertib, dan kondusif, pungkasnya (Roy)

Disaksikan Bobby Nasution dan 22 Ribu Suporter, PSMS Tahan Imbang Persija 1- 1

0

Warta.in Deli Serdang – PSMS Medan berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 1-1 dalam laga pembuka Grup A I League Cup 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Selasa (3/11/2026) malam. Pertandingan yang disaksikan langsung Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution itu berlangsung meriah dengan kehadiran sekitar 22 ribu penonton yang memadati stadion kebanggaan masyarakat Sumut tersebut.

Sebelum pertandingan dimulai, terlebih dahulu digelar upacara pembukaan (opening ceremony) I League Cup 2026/2027. Laga PSMS Medan kontra Persija Jakarta sekaligus menandai dimulainya kompetisi tersebut.

Pertandingan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu berlangsung sengit sejak menit awal. PSMS sempat mencetak gol melalui sundulan M Ragil pada menit ke-40, memanfaatkan tendangan bebas Rangga Muslim. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Ragil berada dalam posisi offside.

Persija kemudian unggul lebih dahulu pada menit ke-43. Figo Dennis melepaskan tembakan jarak jauh setelah menerima operan Kwon Chang-hoon dan berhasil membobol gawang PSMS yang dikawal M Natshir. Skor 1-0 untuk keunggulan Persija bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSMS melakukan perubahan komposisi pemain dengan memasukkan Phillerson dan Pramoedya Putra untuk menggantikan Rizdjar Nurviat dan Ragil. Pergantian tersebut membuat permainan PSMS semakin agresif dan mampu meningkatkan penguasaan bola.

Upaya PSMS membuahkan hasil pada menit ke-80. Phillerson berhasil menyambar bola liar setelah Rangga Muslim melewati sejumlah pemain Persija dan mengirimkan umpan terobosan. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang ini membuat PSMS Medan dan Persija Jakarta masing-masing mengantongi satu poin pada laga perdana Grup A.

Dalam pertandingan tersebut, Persija tampil tanpa pelatih kepala Shin Tae-yong yang tengah menjalani perawatan. Selain Gubernur Bobby Nasution, turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir untuk menyaksikan laga pembuka I League Cup 2026/2027.

Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto mengaku takjub dengan antusiasme suporter yang memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara. Menurutnya, dukungan sekitar 22 ribu penonton tersebut memberikan energi dan motivasi tambahan bagi para pemain PSMS saat menghadapi Persija.

“Untuk suporter, kita luar biasa. Baru sekarang ini penonton full. Kita harapkan kedepannya tidak hanya di Copa, di kompetisi juga sama, karena suporter sangat antusias dan bisa menambah semangat untuk kita,” ucap Eko. (RN)

(H17/DISKOMINFO SUMUT)

RUTAN PALEMBANG HADIRI KENAL PAMIT KEPALA KANTOR WILAYAH DITJENPAS SUMATERA SELATAN, SAMBUT KEPEMIMPINAN BARU

0

Warta.In | PALEMBANG – Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menghadiri kegiatan Kenal Pamit Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan dari Bapak Yulius Sahruzah kepada Bapak Dr. Gun Gun Gunawan, yang berlangsung di Grand Atyasa Palembang, Rabu (04/11/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi Bapak Yulius Sahruzah selama menjalankan amanah sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Pada kesempatan yang sama, seluruh jajaran turut menyambut kehadiran Bapak Dr. Gun Gun Gunawan sebagai pimpinan baru yang akan melanjutkan kepemimpinan dan penguatan penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi semangat baru dalam meningkatkan kualitas kinerja organisasi, memperkuat koordinasi dan sinergi antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta mendorong pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan yang semakin optimal, profesional, dan berintegritas.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi, menegaskan kepada seluruh jajaran agar senantiasa menjaga loyalitas kepada organisasi dan pimpinan, meningkatkan kedisiplinan, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Seluruh pegawai juga diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan arah kebijakan dan program kerja pimpinan yang baru serta memberikan dukungan penuh terhadap setiap kebijakan organisasi.

Rutan Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan jajaran Kantor Wilayah maupun UPT Pemasyarakatan lainnya, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengoptimalkan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Melalui momentum Kenal Pamit ini, diharapkan kesinambungan kepemimpinan dapat berjalan dengan baik serta semakin mempererat kebersamaan seluruh jajaran Pemasyarakatan di Sumatera Selatan.

Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Bapak Yulius Sahruzah, serta selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Dr. Gun Gun Gunawan. Semoga amanah kepemimpinan yang baru membawa semangat, inovasi, dan kemajuan bagi Pemasyarakatan di Sumatera Selatan.

*DUGAAN OKNUM WARTAWAN KUASAI KAWASAN HPK TAPAN: WARGA MENGALAMI TEKANAN DAN DIMINTA UANG*

0

*DUGAAN OKNUM WARTAWAN KUASAI KAWASAN HPK TAPAN: WARGA MENGALAMI TEKANAN DAN DIMINTA UANG, DEMI KEUNTUNGAN PRIBADI*

Pesisir Selatan, BAB Tapan — Hasil penelusuran mendalam yang dilakukan oleh awak media bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di wilayah Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengungkap dugaan serius terhadap seorang individu yang berprofesi sebagai wartawan dan memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) pers. Sosok tersebut diduga keras menyalahgunakan status dan perlindungan profesinya untuk menguasai lahan seluas puluhan hektar di kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) dan mengelolanya sebagai perkebunan kelapa sawit.

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada individu tersebut melalui pesan singkat maupun panggilan telepon WhatsApp tidak memperoleh tanggapan, bahkan diketahui nomor awak media telah diblokir oleh yang bersangkutan.

Berdasarkan data dan keterangan yang berhasil dihimpun, lahan kawasan hutan negara yang dikuasainya tidak hanya dimanfaatkan sendiri, namun diduga telah dibagikan pula kepada anggota keluarga terdekat untuk dikelola dan diambil manfaat ekonominya. Hal ini terlihat sangat kontradiktif dengan sikap yang kerap ditunjukkannya di hadapan publik. Dalam berbagai kesempatan, individu tersebut kerap menyatakan bahwa kawasan HPK adalah aset negara yang wajib dilindungi, namun kenyataannya justru diduga menguasai dan mengalihfungsikan wilayah yang sama untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

Lebih mengkhawatirkan, warga sekitar melaporkan adanya dugaan tindakan penekanan, intimidasi, hingga pungutan tidak sah yang dilakukan oleh oknum tersebut terhadap masyarakat yang bekerja di kawasan hutan, termasuk mereka yang menggunakan alat berat berjenis ekskavator. Individu ini diduga kerap menggunakan alasan status kawasan sebagai Hutan Produksi Konversi untuk menegur, menuduh, dan menakut-nakuti warga, dengan tujuan akhir yang diduga kuat adalah untuk memperoleh keuntungan materi. Pola ini diduga dilakukan secara berulang — ancaman hukum dan aturan kehutanan dijadikan sarana tekanan demi keuntungan pribadi. Tak hanya itu, sosok yang bersangkutan juga diduga turut memperjualbelikan kawasan hutan negara di wilayah Tapan tersebut.

Seluruh rangkaian tindakan yang diduga dilakukan memiliki konsekuensi hukum yang berat, sebagaimana diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia:

DASAR HUKUM DAN SANKSI YANG BERLAKU

“Penguasaan Kawasan Hutan Tanpa Hak — Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan

Kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) adalah wilayah hutan yang merupakan kekayaan dan aset negara. Setiap bentuk penguasaan, pemanfaatan, atau perubahan fungsi lahan di kawasan ini wajib memiliki izin resmi dari instansi yang berwenang.

Pasal 78 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999: Setiap orang yang dengan sengaja menguasai, memakai, atau mengubah fungsi kawasan hutan tanpa hak atau izin sah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah). Jika perbuatan dilakukan secara berkelompok, untuk keuntungan diri sendiri atau orang lain, atau menyebabkan kerusakan lingkungan, ancaman pidana dapat diperberat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Penyalahgunaan Kedudukan, Pemerasan, dan Penguasaan Tanah — KUHP serta Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999

Tindakan yang diduga dilakukan dengan menggunakan status wartawan dan KTA pers sebagai tameng untuk menekan, menakut-nakuti, dan meminta keuntungan materi dari warga memenuhi unsur tindak pidana berikut:

– Pasal 368 KUHP — Tentang Pemerasan dan Pengancaman, dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.

– Pasal 426 KUHP — Tentang Penguasaan Tanah yang Bukan Haknya.

– Pasal 13 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 — Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, karena diduga menyalahgunakan kedudukan dan profesi jurnalisme untuk keuntungan pribadi.

“Redaksi: Tuduhan-tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi dan keterangan yang dihimpun dari masyarakat serta data yang tersedia. Pihak yang disebutkan berhak memberikan penjelasan, sanggahan, maupun tanggapan secara terbuka terhadap isi pemberitaan ini. Prinsip praduga tak bersalah tetap berlaku sepenuhnya sampai adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

(Tim Redaksi)

*WAKIL GUBERNUR BENGKULU DAN BUPATI MUKOMUKO SERAHKAN UNIT COMBINE HARVESTER KEPADA KELOMPOK TANI*

0

*PERKUAT KETAHANAN PANGAN, *WAKIL GUBERNUR BENGKULU DAN BUPATI MUKOMUKO SERAHKAN UNIT COMBINE HARVESTER KEPADA KELOMPOK TANI*

Mukomuko, 4 November 2026 — Langkah nyata memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mukomuko terus diwujudkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama mitra strategis. Pada Rabu, 4 November 2026, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Bupati Mukomuko, H. Chairul Huda, S.H., serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, secara resmi menyerahkan satu unit mesin panen modern jenis Combine Harvester kepada Kelompok Tani Mekar Sari di Desa Tirta Mulya, Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko.

Penyerahan alat mesin pertanian (alsintan) ini merupakan wujud nyata sinergi yang kokoh antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bank Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor pertanian Kabupaten Mukomuko — yang telah lama dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi terbesar di Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyampaikan bahwa kehadiran alat canggih ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi para petani di lapangan.

“Bantuan alat mesin pertanian ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani, menekan biaya panen, serta mempercepat proses pengolahan hasil pertanian agar kualitas gabah terjaga dan kerugian pascapanen dapat diminimalkan,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Mian menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus berdiri bersama para petani melalui berbagai program pembangunan pertanian, termasuk memperkuat kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia dan pemerintah kabupaten/kota di seluruh wilayah Bengkulu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan harapan agar alat yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, terawat dengan baik, dan benar-benar membawa manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh anggota kelompok tani.

“Bank Indonesia akan terus bersinergi dalam program pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan daerah melalui dukungan penyediaan alat mesin pertanian, pendampingan teknis, serta penguatan kelembagaan kelompok tani agar semakin mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Bupati Mukomuko, H. Chairul Huda, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu serta Bank Indonesia kepada masyarakat petani di daerahnya.

“Semoga bantuan ini menjadi pemicu semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan bersama. Mukomuko akan terus berupaya menjaga komitmen sebagai lumbung pangan yang andal bagi Bengkulu,” ungkap Bupati.

Acara penyerahan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh harap, dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait, Camat Kecamatan Air Manjuto, Kepala Desa Tirta Mulya, penyuluh pertanian, serta puluhan anggota Kelompok Tani Mekar Sari yang menyambut baik kehadiran bantuan tersebut.

(HD)

Karutan Kelas I Palembang Terima Penghargaan dari BNNP Sumsel atas Kontribusi dalam Pemberantasan Narkoba

0

Warta.In | PALEMBANG – Prestasi membanggakan kembali diraih jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Juanda, S.H., M.Si., menerima penghargaan dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan pada Selasa (04/11/2026), bertempat di Kantor BNN Provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan peran aktif Juanda dalam mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Pemberian penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan Nomor KEP/232/XI/KA/HM.08/2026/BNNP tanggal 03 November 2026.

Penghargaan ini menjadi bukti pentingnya sinergi dan kolaborasi antara jajaran Pemasyarakatan dengan BNN dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, khususnya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penghargaan yang diterima oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi, komitmen, serta kontribusi jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Lebih lanjut, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pegawai Rutan Kelas I Palembang untuk senantiasa meningkatkan integritas, kedisiplinan, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Rutan Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama BNN serta aparat penegak hukum lainnya dalam mendukung pemberantasan narkoba dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di lingkungan Rutan.

Melalui penghargaan ini, Rutan Kelas I Palembang menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama, memperkuat integritas, dan mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.

Warga Sapta Marga Mataram Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita

0

Warga Sapta Marga Mataram Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita

Warta.in
Mataram,NTB — Komitmen Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) dalam memberantas jaringan narkotika kembali membuahkan hasil. Kali ini, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB menggerebek sebuah lokasi di Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, pada Selasa (3/11/2026) malam.

Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba serta dihadiri Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, aparat berhasil mencokok seorang pria berinisial IS. Tak tanggung-tanggung, dari tangan terduga pelaku, polisi menyita barang bukti fantastis berupa 2 kilogram lebih sabu yang dibagi dalam 16 bungkus besar, serta 265 butir ekstasi.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 19.00 Wita ini bermula dari kepekaan masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Menanggapi laporan tersebut, tim Ditresnarkoba bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan di kediaman IS. Selain narkotika, petugas juga mengamankan barang bukti pendukung seperti satu unit sepeda motor Yamaha biru dan klip sabu yang dibawa pelaku.

Di sela-sela penindakan, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Ia pun mengajak seluruh elemen—mulai dari kepala lingkungan, tokoh masyarakat, hingga para orang tua—untuk memperketat pengawasan di tingkat keluarga guna membentengi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Mari kita gerakkan perang terhadap narkoba, perangi bersama, dan cegah sejak dini mulai dari lingkungan keluarga,” tegas Kapolda NTB.
Saat ini, penyidik Ditresnarkoba Polda NTB masih terus mendalami kasus ini guna membongkar jaringan dan asal-usul barang haram tersebut. Pengungkapan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat kepolisian tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika di bumi NTB.(sr/hpntb)