Beranda blog

Patroli Rinjani Presisi Biddokkes Polda NTB Sambangi Taman Budaya Mataram, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

0

Patroli Rinjani Presisi Biddokkes Polda NTB Sambangi Taman Budaya Mataram, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Warta.in
Mataram, NTB – Polda NTB terus mengintensifkan patroli sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Kali ini, personel Biddokkes Polda NTB melaksanakan Patroli Rinjani Presisi di sepanjang kawasan Taman Budaya, Jalan Majapahit, Kota Mataram, Sabtu (22/08/2026).

Patroli menyasar kawasan yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat, terutama pada akhir pekan. Selain memantau situasi keamanan, personel juga melakukan monitoring aktivitas warga guna memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif.

Tak sekadar berkeliling, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog langsung bersama para pelaku UMKM, juru parkir, serta pengunjung. Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memberikan pelayanan kesehatan serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan sekitar.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan patroli tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

“Ini bentuk pelayanan kita di Polda NTB untuk menciptakan ketenteraman masyarakat. Dengan menyapa dan berdialog dengan masyarakat, diharapkan dapat mendorong kesadaran bersama mengenai pentingnya Harkamtibmas demi kelancaran aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Menurutnya, patroli merupakan salah satu langkah efektif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang rawan terjadi di kawasan ramai.

“Patroli ini juga merupakan upaya mencegah berbagai potensi tindakan kriminalitas. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tegasnya.

Polda NTB memastikan kegiatan Patroli Rinjani Presisi akan terus diintensifkan di berbagai titik aktivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Mataram yang aman, nyaman, dan kondusif.(sr/hpntb)

Semangat Pelajar SMPN 1 Wuluhan Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Akhlak dan Persaudaraan

0

Warta.in, Jember – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai keluarga besar SMP Negeri 1 Wuluhan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiulawal 1448 Hijriah (Agustus 2026).

Para pelajar tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dengan mengenakan seragam putih lengkap dengan atribut sekolah. Kebersamaan mereka juga terlihat saat membawa banner bertuliskan “Melangkah Bersama Rasulullah: Menebar Kasih Sayang, Mempererat Persaudaraan untuk Indonesia Damai.”

Momentum Maulid Nabi tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa.

Kepala SMP Negeri 1 Wuluhan, Agus Yudiarto, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa melalui peringatan Maulid Nabi tahun ini, dirinya berharap seluruh siswa dapat memiliki akhlak yang baik serta mampu meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ket foto : Siswa siswi SMP N 1 Wuluhan saat melakukan kirab memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Harapan kami, anak-anak mempunyai akhlak yang baik, yaitu akhlak yang mulia, serta mampu meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW. Terutama memiliki rasa simpati dan empati kepada teman, sehingga dapat menebarkan kasih sayang dan mempererat persaudaraan,” ungkap Agus.

Menurutnya, sikap saling menghargai dan peduli antarsiswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai dan rukun. Selain kepada sesama teman, para siswa juga diharapkan memiliki rasa hormat kepada guru sebagai bagian dari pembentukan karakter dan akhlak mereka.

Dengan tumbuhnya rasa simpati, empati, kasih sayang dan saling menghormati, Agus berharap suasana di lingkungan SMP Negeri 1 Wuluhan semakin aman, nyaman dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

“Semoga tercipta suasana yang damai dan rukun sesama teman, serta anak-anak memiliki rasa hormat kepada guru. Dengan begitu, sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar dan berkembang,” harapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pun diharapkan menjadi momentum bagi para siswa untuk tidak hanya mengenal sosok Rasulullah SAW, tetapi juga mengamalkan keteladanan beliau melalui perilaku nyata, baik di sekolah, keluarga maupun di tengah masyarakat.

Menutup harapannya, Agus menyampaikan pesan penuh optimisme untuk seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Wuluhan.

“Jihan Jaya, SMPN 1 Wuluhan tetap Jaya. Aamiin.”

Melalui semangat Maulid Nabi, keluarga besar SMP Negeri 1 Wuluhan berkomitmen menjadikan nilai kasih sayang, persaudaraan, akhlak mulia dan penghormatan kepada guru sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan sekolah.

Martua Sitanggang Silo Kembali Gugat Saur Naibaho Hutaparik cs di PN Balige, Sengketa Lumban Silo Memanaslo

0

Balige, warta.in — Sengketa hak atas tanah dan uang ganti rugi pengadaan tanah di kawasan Lumban Silo, Tano Ponggol, Pangururan, Kabupaten Samosir, kembali memanas. Perselisihan yang telah bergulir sejak 2019 itu mempertemukan klaim dari sejumlah pihak, terutama antara Drs. Martua Sitanggang Silo, MM, mantan Wakil Bupati Samosir, dan Saur Naibaho Hutaparik.
Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan hak atas tanah dan uang ganti rugi pembangunan Kanal Tano Ponggol, tetapi juga telah berkembang pada perdebatan mengenai silsilah, sejarah kampung, penguasaan tanah secara turun-temurun, hingga status pihak yang dianggap memiliki hak atas tanah di kawasan Lumban Silo.
Nilai uang ganti rugi yang menjadi bagian dari perselisihan tersebut mencapai lebih dari Rp1,6 miliar berdasarkan riwayat perkara dan berbagai klaim yang muncul dalam sengketa ini.
Awal Sengketa Tercatat Sejak 2019
Berdasarkan riwayat perkara yang tercatat di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Balige, sengketa terkait tanah di kawasan Lumban Silo telah bergulir setidaknya sejak tahun 2019.
Salah satu perkara yang tercatat adalah Nomor 130/Pdt.G/2019/PN Blg, dengan Saur Naibaho dan Seria Naibaho sebagai penggugat. Perkara tersebut melibatkan sejumlah pihak dalam sengketa hak atas tanah yang kemudian berkaitan dengan persoalan pengadaan tanah dan uang ganti rugi.
Riwayat perkara ini menunjukkan bahwa konflik mengenai tanah Lumban Silo bukanlah persoalan baru. Sebelum gugatan terbaru yang diajukan pada tahun 2026, para pihak telah beberapa kali menempuh proses hukum di Pengadilan Negeri Balige.
Tahun 2022, Penetapan Konsinyasi Memicu Perselisihan
Perselisihan semakin mencuat pada tahun 2022 ketika proses pengadaan tanah untuk pembangunan Kanal Tano Ponggol memasuki tahap penetapan uang ganti kerugian.
Dalam proses tersebut, tercatat perkara penetapan konsinyasi terkait uang ganti rugi pengadaan tanah dengan nilai sekitar 1,6 milyard. Persoalan konsinyasi kemudian mempertemukan pihak-pihak yang sama-sama mengklaim memiliki hak atas tanah maupun uang ganti kerugian tersebut.
Perbedaan klaim itu kemudian berkembang menjadi pembantahan dan sengketa lanjutan antara pihak keluarga Sitanggang Silo dan pihak Naibaho Hutaparik.
Dengan demikian, sengketa Lumban Silo tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan fisik tanah, tetapi juga menentukan siapa yang secara hukum berhak menerima uang ganti kerugian akibat pembangunan proyek Kanal Tano Ponggol.
Gugatan Martua Sitanggang Tahun 2025 Berakhir dengan Putusan NO
Pada tahun 2025, Martua Sitanggang mengajukan gugatan terhadap Saur Naibaho dan pihak lainnya di Pengadilan Negeri Balige.
Perkara tersebut tercatat dengan Nomor 35/Pdt.Bth/2025/PN Blg. Namun, proses tersebut tidak berlanjut hingga pemeriksaan pokok sengketa setelah gugatan berakhir dengan putusan Niet Ontvankelijke Verklaard (NO) atau gugatan dinyatakan tidak dapat diterima.
Putusan NO pada dasarnya merupakan putusan yang berkaitan dengan persoalan formil gugatan, sehingga pokok perkara mengenai siapa yang paling berhak atas tanah dan uang ganti rugi belum diperiksa dan diputus secara substansial dalam perkara tersebut.
Putusan itu sekaligus tidak menutup kemungkinan bagi pihak yang berkepentingan untuk kembali mengajukan gugatan baru sepanjang kekurangan formil yang menjadi alasan putusan sebelumnya telah diperbaiki.
Saur Naibaho Hutaparik Bantah Klaim Martua Sitanggang Silo
Sengketa kembali menjadi perhatian publik pada Februari 2026. Sejumlah media online memuat pernyataan Saur Naibaho Hutaparik yang secara terbuka membantah klaim Martua Sitanggang Silo atas tanah dan uang ganti rugi di Lumban Silo.
Dalam pemberitaan tersebut, Saur Naibaho Hutaparik menyampaikan versi sejarah dan silsilah yang menurutnya menjadi dasar klaim pihak Naibaho Nutaparik atas tanah di kawasan tersebut.
Saur Naibaho Hutaparik juga membantah pandangan bahwa Martua Sitanggang Silo merupakan pemilik asli atau pihak yang memiliki hak utama atas tanah di Lumban Silo. Menurut versi yang disampaikannya kepada sejumlah media, leluhur Martua Sitanggang Silo disebut berasal dari daerah lain dan bukan pemilik awal Lumban Silo.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam memanasnya sengketa karena persoalan kemudian tidak lagi semata-mata mengenai dokumen pertanahan. Sengketa berkembang ke perdebatan mengenai sejarah kampung, asal-usul leluhur, silsilah keluarga dan dasar penguasaan tanah secara turun-temurun.
Namun, klaim dan pernyataan dari masing-masing pihak tersebut masih merupakan bagian dari perselisihan yang perlu diuji melalui proses hukum berdasarkan alat bukti yang diajukan para pihak.
Martua Sitanggang Silo Kembali Menggugat
Di tengah belum selesainya perdebatan mengenai hak atas tanah dan uang ganti rugi tersebut, Martua Sitanggang Silo kembali menempuh jalur hukum.
Gugatan baru didaftarkan pada 11 Agustus 2026 di Pengadilan Negeri Balige dengan Nomor Perkara 132/Pdt.G/2026/PN Blg.
Dalam gugatan tersebut, Saur Naibaho Hutaparik dan sejumlah pihak lainnya tercatat sebagai tergugat. Gugatan juga melibatkan sejumlah instansi dan pejabat pemerintahan yang berkaitan dengan persoalan pertanahan dan administrasi pengadaan tanah.
Sidang perdana perkara ini dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2026 di Pengadilan Negeri Balige.
Gugatan terbaru ini menjadi perhatian karena sebelumnya gugatan yang diajukan Martua Sitanggang Silo terhadap pihak yang berkaitan dengan sengketa Lumban Silo pernah berakhir dengan putusan NO.
Publik kini menantikan apakah gugatan terbaru tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan formil sehingga dapat dilanjutkan ke tahap pemeriksaan pokok perkara.
Sengketa Tanah, Silsilah dan Hak Ganti Rugi
Sengketa Lumban Silo memperlihatkan kompleksitas konflik pertanahan yang melibatkan beberapa aspek sekaligus.
Di satu sisi terdapat persoalan hukum pertanahan dan administrasi pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan. Di sisi lain, terdapat klaim mengenai sejarah huta, silsilah keluarga dan penguasaan tanah secara turun-temurun.
Karena itu, proses pembuktian di persidangan nantinya akan menjadi penting untuk menguji dasar klaim masing-masing pihak.
Apabila perkara dapat diperiksa hingga pokok perkara, para pihak berpotensi mengajukan berbagai alat bukti, termasuk dokumen pertanahan, surat-surat terkait penguasaan tanah, keterangan saksi, sejarah penguasaan objek sengketa, hingga bukti lain yang dianggap relevan dengan klaim masing-masing.
Publik Menunggu Sidang 1 September 2026
Sidang perdana perkara terbaru antara Martua Sitanggang Silo dan Saur Naibaho Hutaparik bersama para pihak lainnya dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2026 di Pengadilan Negeri Balige.
Tahapan persidangan tersebut akan menjadi babak baru dalam sengketa panjang Lumban Silo yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.9
Apakah gugatan terbaru Martua Sitanggang Silo akan berhasil melewati pemeriksaan persyaratan formil dan dilanjutkan hingga pemeriksaan pokok perkara ? Ataukah sengketa mengenai tanah, silsilah dan uang ganti rugi Kanal Tano Ponggol kembali menghadapi persoalan hukum di tahap awal persidangan?
Jawabannya akan mulai terlihat dalam perkembangan persidangan di Pengadilan Negeri Balige.
Redaksi MediaSumatera akan terus mengikuti perkembangan perkara ini dan menyajikan informasi berdasarkan fakta, dokumen perkara serta keterangan yang terungkap dalam proses persidangan.
Sumber: Data SIPP Pengadilan Negeri Balige, riwayat perkara perdata terkait sengketa Lumban Silo, serta pemberitaan sejumlah media mengenai pernyataan para pihak (red)

Jalan Sehat Meriahkan HUT RI ke-81, 2.500 Pelajar Lojejer Tumpah Ruah

0

Warta.in, Jember – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Ribuan pelajar dari jenjang SD, MI hingga MTs mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar PGRI Ranting Lojejer berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Lojejer.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.500 peserta. Suasana semakin semarak dengan antusiasme para siswa yang berjalan bersama guru dan pendamping, menikmati momentum peringatan kemerdekaan dalam suasana penuh kebersamaan.

Kegiatan jalan sehat ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lojejer Muhammad Sholeh bersama Ketua PGRI Ranting Lojejer, Usman Hadi, S.Pd. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81, kegiatan tersebut juga merupakan event lanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh PGRI Ranting Lojejer.

Bagi para peserta, jalan sehat bukan sekadar kegiatan olahraga. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara siswa, guru, serta seluruh elemen pendidikan di Desa Lojejer.

Ketua PGRI Ranting Lojejer, Usman Hadi, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kemerdekaan di kalangan pelajar sekaligus memperkuat kekompakan para guru.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan dan kemerdekaan perlu terus dikenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan yang positif, sehat, dan menyenangkan.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus PGRI Ranting Lojejer, khususnya para guru, dapat terus menanamkan nilai-nilai kemerdekaan kepada siswa-siswi,” ujar Usman Hadi.

Ia juga berharap kekompakan yang selama ini terjalin di antara para guru di lingkungan PGRI Ranting Lojejer dapat terus dipertahankan dan semakin kuat.

“Yang tidak kalah penting adalah mempertahankan kekompakan yang sudah terjalin antar guru. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan,” tambahnya.

Sementara itu, kolaborasi antara PGRI Ranting Lojejer dengan Pemerintah Desa Lojejer menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang melibatkan dunia pendidikan dan masyarakat secara bersama-sama.

Dengan ribuan pelajar yang ikut ambil bagian, jalan sehat tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan, kesehatan, pendidikan karakter, serta penanaman rasa cinta terhadap bangsa sejak usia dini.

Kemeriahan HUT RI ke-81 di Perum ANR Desa Muktiwari Anak-Anak Tampil Memukau dengan Baju Adat dan Sepeda Hias

0

BEKASI. MUKTIWARI – Suara gelak tawa dan gemuruh tepuk tangan warga memecahkan keheningan Sore hari di Perumahan Abdi Negara Residence, Desa Muktiwari. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, warga perumahan menggelar acara karnaval budaya yang berlangsung sangat meriah dan penuh warna.

Karnaval tahun ini berfokus pada keceriaan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Sejak pagi hari, area utama perumahan sudah dipadati oleh peserta dan orang tua yang antusias mengikuti jalannya acara.

Pesona Pakaian Adat NusantaraKarnaval ini menjadi ajang unjuk kreativitas bagi anak-anak di Perumahan Abdi Negara Residence. Anak-anak perempuan dan laki-laki tampak menggemaskan sekaligus anggun mengenakan berbagai busana adat tradisional dari sabang sampai merauke. Ada yang memakai baju adat Jawa, Minang, Bali, Bugis, hingga Papua. Parade pakaian adat ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan mengenalkan keberagaman budaya Indonesia sejak dini kepada anak-anak.

 

Kreativitas Tanpa Batas Sepeda HiasTidak kalah menarik, deretan anak laki-laki ikut meramaikan barisan dengan sepeda yang telah dihias sedemikian rupa. Berbekal kertas krep, bendera merah putih berukuran kecil, kardus bekas, dan pernak-pernik khas kemerdekaan, sepeda-sepeda tersebut disulap menjadi kendaraan yang unik. Ada sepeda yang dibentuk menyerupai tank tempur, pesawat terbang, hingga burung garuda. Riuh bunyi bel sepeda yang bersahutan menambah semarak suasana pawai keliling perumahan.

Semangat Gotong Royong Warga Ketua panitia pelaksana menyatakan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari kekompakan dan semangat gotong royong seluruh warga Perumahan Abdi Negara Residence. Selain karnaval, perayaan HUT RI ke-81 ini juga diisi dengan berbagai perlombaan tradisional untuk anak-anak dan orang dewasa.

Acara karnaval ditutup dengan pembagian doorprize dan foto bersama. Senyum sumringah terpancar dari wajah anak-anak, menandakan suksesnya acara yang berhasil memupuk rasa nasionalisme sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga Desa Muktiwari.

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Maksimalkan Pelayanan Commanderwish Pagi Hari

0

Guna Antisipasi Kemacetan Bebwrapa Personil Polsek Ngimbang Maksimalkan Pelayanan Commanderwish Pagi Hari di Daerah Rawan

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi, Aiptu Djudi, Aipda Afis dan Bripka Bayu di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Senin (24/08/2026) pukul 05.40 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat”.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Pemberangkatan Karnaval Tingkat SMP/SMA Sederajat Tahun 2026

0

Wakapolsek Ngimbang Bersama Forkopimcang Melepas Pemberangkatan Karnaval Tingkat SMP/SMA Sederajat Tahun 2026 di Kecamatan Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Dalam rangka memperingati HUT RI ke 81 tahun 2026, Polsek Ngimbang bersama Forkopimcam melaksanakan Pengamanan Pemberangkatan Peserta Karnaval Tingkat SMP/SMA Sederajat se-Kecamatan Ngimbang, Minggu (23/08/2026) pukul 13.00 wib

Kegiatan ini dalam rangka Memperingati HUT RI Ke-81, Start Jalan raya Ngimbang – Blulluk Desa Drujugurit Kecamatan Ngimbang sampai dengan Finish Lapangan Diknas UPT Kec Ngimbang Dusun Ngimbang Desa Ngimbang Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan.

Hadir dalam kegiatan pemnerangkatan peserta Karnaval tingkat SMP/SMA Sederajat,
Kapolsek Ngimbang AKP Andrean Permana, S. Tr. K. S. I. K, di wakili oleh IPDA ISTIONO, S.H Wakapolsek Ngimbang, Camat Ngimbang Anton Sujarwo, S. Pd. MM, Sujadi Kasi Pol PP Kecamatan Ngimbang, Danramil Ngimbang di wakili Pelda Suratman
Koramil Ngimbang,
Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Ngimbang,
Karsum Ketua Panitia PHBN, Sipuk Ketua Panitia Karnaval Kecamatan Ngimbang, dan
Peserta karnaval sebanyak 3 team.peserta

Pengamanan di laksanakan dari Polsek Ngimbang :14 personil, Koramil Ngimbang 5 personil, Sat Pol PP Kec Ngimbang 2 personil.

Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S. H, memberikan keterangan bahwa Hari ini Minggu Tanggal 23 Agustus 2026 telah di laksanakan kegiatan Karnaval tingkat SMP/SMA Sederajat yang di mulai
pukul 13.00 Wib, Kegiatan dimulai dengan pembacaan tata tertib kegiatan Karnaval oleh Panitia HUT RI KE-81 Sipuk

Pada pukul 13 00 wib Pemberangkatan peserta Karnaval tingkat SMP/SMA Sederajat Oleh IPDA ISTIONO, S.H, Wakapolsek Ngimbang dan Camat Ngimbang, Kepala SatpolPP Sujadi, Pelda Suratman Koramil Ngimbang secara bergantian sebanyak 3 team peserta Karnaval se-kecamatan Ngimbang ditandai dengan pengangkatan bendera Start.

Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.( roy)

Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Harkamtibmas Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C

0

Polsek Ngimbang Gencar Gelar Patroli Blue Light Harkamtibmas Guna Daya Cegah Dan Tangkal 4C

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Minggu (23/08/2026)pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan Anggota jaga Poksek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Bripka Andika dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang,Ruko Ngimbang dan Terminal Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K, yang di wakili Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Skandal apbd & dana desa nias barat: bibit babi ilegal tanpa lab asf, bumd & bupati wajib diperiksa kpk!

0

Nias Barat,WARTA.IN – Dugaan penyelewengan anggaran di Kabupaten Nias Barat semakin menguat. Selain gagal total, proyek peternakan babi senilai ratusan miliar yang memakai *Dana Desa & APBD kini dituding *melanggar prosedur dan hukum karantina hewan.

Tokoh masyarakat Dermawan Daeli dalam rekaman viral Minggu (23/8/2026) menyebut ada 2 bom waktu: Kandang amburadul dan bibit babi masuk tanpa sertifikat kesehatan.

Diduga Langgar Hukum: Bibit Masuk Tanpa Hasil Lab ASF
Pukulan telak datang dari sisi teknis. Dermawan menuding pengadaan bibit babi ternak dilakukan tidak sesuai prosedur.

“Ini yang paling bahaya. Diduga bibit babi yang dibeli BUMD dan didistribusikan ke desa-desa itu tidak memiliki hasil Laboratorium ASF dari Balai Besar Veteriner. Masuk begitu saja tanpa karantina!” tegas Dermawan.

Padahal berdasarkan UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta UU No. 41 Tahun 2014 tentang Peternakan, setiap pemasukan dan peredaran ternak wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan / SKKH dan bebas wabah ASF.

“Wajar kalau sekarang jadi wabah. Ini bukan salah babi. Ini salah manusia yang memasukkan bibit sakit ke Nias Barat. Ini pembunuhan massal pakai uang negara!” katanya.

APBD & Dana Desa Berubah Jadi ‘Bangkai Babi’*
Dermawan menyebut proyek ini cacat ganda. Secara teknis gagal, secara administrasi diduga bodong.

“APBD dan Dana Desa rakyat telah dijadikan bangkai babi. Kandang dibangun 5-10 meter dari rumah warga. Tidak ada disinfektan. Tidak ada biosecurity. Ditambah lagi bibitnya diduga sakit. Lengkap sudah penderitaan rakyat,” ujarnya.

Ia menyayangkan dana ratusan miliar itu tidak dipakai untuk jalan rusak, sekolah bocor, dan jembatan ambruk.

Desak BPK, KPK, dan Karantina Pertanian Usut
Karena ada unsur kesehatan masyarakat dan keuangan negara, Dermawan menuntut 4 lembaga turun:

1. BPK RI Perwakilan Sumut: Audit Investigasi. Hitung kerugian negara akibat ternak mati
2. KPK / Kejati Sumut : Usut dugaan korupsi dan mark-up pengadaan bibit ilegal
3. Badan Karantina Pertanian : Periksa dari mana asal bibit. Siapa yang loloskan tanpa Lab ASF?
4. DPRD Nias Barat: Panggil *Bupati Eliyunus Waruwu, Kadis Peternakan, dan Dirut BUMD dalam RDP. Jika terbukti, proses pemakzulan!

“Kalau bibit masuk tanpa Lab ASF, itu pidana. Yang tanda tangan, yang meloloskan, yang terima, semua harus bertanggung jawab,” desaknya.

“Ini Kejahatan Terhadap Rakyat dan Hewan”
Dermawan menutup dengan nada pilu.
“Anak-anak kami jalan kaki di lumpur karena jalan rusak. Tapi uangnya habis untuk beli babi sakit. Ini kejahatan terhadap rakyat dan terhadap hewan itu sendiri.”

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Nias Barat, Kadis Peternakan, BUMD, dan Badan Karantina belum memberikan klarifikasi.

*Reporter: Tim

UsutPengadaanBabiNias ASFNiasBarat AuditDanaDesa KPKPeriksaBUMD CopotKadisPeternakan

Bantu Pemadaman dan Evakuasi Kebakaran Desa Sade, Brimob Polda NTB Turunkan Water Cannon

0

Bantu Pemadaman dan Evakuasi Kebakaran Desa Sade, Brimob Polda NTB Turunkan Water Cannon

Warta.in
Lombok Tengah, NTB – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam (22/08/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WITA tersebut membuat warga panik dan membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah api meluas.

Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda NTB langsung bergerak ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Selain mengerahkan personel, Brimob juga menurunkan satu unit mobil water cannon untuk membantu petugas pemadam kebakaran menjinakkan kobaran api.

Di lokasi, personel Brimob bersama jajaran Polres Lombok Tengah turut membantu proses pemadaman, melakukan evakuasi barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan, serta mengamankan area sekitar lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian membantu masyarakat dalam situasi darurat sekaligus memastikan keselamatan warga.

“Begitu mendapat informasi, Kompi 2 Batalyon A Pelopor langsung bergerak menuju lokasi bersama satu unit mobil water cannon untuk membantu proses pemadaman api yang melanda Desa Sade, Lombok Tengah,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Kobaran api diketahui menghanguskan sebagian besar bangunan yang berada di kawasan tersebut. Banyak bangunan yang menggunakan material mudah terbakar sehingga api dengan cepat merambat dan menghanguskan sejumlah bangunan.

Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penanganan pihak terkait.

Selain membantu pemadaman, personel Brimob juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Warga yang hendak mendekati area kebakaran diarahkan menjauh karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.

“Selain membantu pemadaman, personel juga membantu melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi demi keselamatan warga,” tambahnya.

Polda NTB memastikan personel di lapangan akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan hingga situasi di lokasi kebakaran kembali aman dan kondusif. (sr/hpntb)