Beranda blog

*Surat Terbuka Istri Aktivis Larshen Yunus, Desak Pengusutan Penyalahgunaan Wewenang*

0

“Surat Terbuka Istri Aktivis Larshen Yunus, Desak Pengusutan Penyalahgunaan Wewenang.

Pekanbaru – Sebuah surat pengaduan masyarakat yang bersifat “Sangat Penting Sekali” tertanggal 2 Juli 2026 menjadi sorotan publik di Riau. Surat nomor 002/LAPDUMAS/LY/Pra penuntutan/VI/2026 tersebut dilayangkan oleh Evi Friska Simanjuntak, istri dari aktivis Larshen Yunus Naek Simamora, bersama tim penasihat hukumnya.

Surat tersebut ditujukan langsung kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Pekanbaru. Dalam suratnya, Friska menyampaikan permohonan pemeriksaan berkas perkara pra-penuntutan atas register SPDP Nomor: B/SPDP/2015/VI/Res.1.24/2026/RESKRIM.

Larshen Yunus, yang menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Riau sekaligus Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran, saat ini ditahan di Rutan Mapolresta Pekanbaru. Dalam pengaduannya, Friska menegaskan bahwa suaminya adalah Tahanan Politik (Tanpol) akibat perkara pesanan (request) dari oknum pejabat Pemerintah Kota Pekanbaru yang anti-kritik.

Pihak keluarga menduga kuat adanya intervensi kekuasaan yang mendikte aparat kepolisian demi memaksakan kasus perdata ke pidana umum. Hal itu sangat jelas terlihat dari tidak terpenuhinya unsur perbuatan pemerasan, pengancaman, dan penipuan yang dituduhkan, serta minimnya bukti formil maupun materil.

*Kriminalisasi Warga adalah Kejahatan Kemanusiaan*

Kasus ini memancing reaksi keras dari seorang tokoh pers nasional, Wilson Lalengke. Alumnus PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini memberikan komentar menohok terkait dugaan kriminalisasi yang menimpa aktivis KNPI tersebut. Menurutnya, rekayasa kasus terhadap warga negara yang kritis adalah tindakan biadab, sebuah kejahatan kemanusiaan yang mencederai marwah supremasi hukum di Indonesia.

Untuk itu, pria asal Pekanbaru yang tinggal di Jakarta ini menaruh harapan besar agar Kejaksaan Negeri Pekanbaru dan Pengadilan Negeri Pekanbaru mampu berdiri tegak sebagai benteng terakhir keadilan. Ia mendesak agar kedua institusi tersebut memeriksa perkara secara objektif berdasarkan fakta-fakta lapangan yang riil dan kebenaran materiil (actus reus dan mens rea), bukan berdasarkan pesanan penguasa korup di lingkungan Pemkot Pekanbaru.

Di sisi lain, Wilson Lalengke juga menuntut Kejaksaan Negeri Pekanbaru untuk bersikap proaktif. Ketimbang menghabiskan energi untuk menuruti syahwat politik pejabat yang antikritik, Kejaksaan dituntut berani merespons laporan masyarakat, termasuk yang beredar luas di media massa, mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) serta sinyalemen penyelewengan dana negara oleh oknum pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.

*Hukum, Kekuasaan, dan Keadilan*

Fenomena yang menimpa Larshen Yunus membawa kita pada perenungan filosofis yang mendalam mengenai hakikat hukum. Filsuf besar Romawi, Cicero (106-43 SM), pernah menyatakan bahwa “Summum ius, summa iniuria, keadilan tertinggi (jika diterapkan secara kaku dan manipulatif) bisa menjadi ketidakadilan yang tertinggi. Ketika hukum pidana diadopsi secara prosedural semata, dicocok-cocokkan demi melegitimasi penahanan seorang kritikus, hukum kehilangan roh keadilannya dan berubah menjadi instrumen penindasan.

Dalam pandangan Thomas Hobbes (1588-1679) melalui teori Leviathan, negara diberikan kekuasaan untuk menciptakan ketertiban. Namun, jika kekuasaan tersebut digunakan secara sewenang-wenang untuk membungkam suara rakyat, maka kontrak sosial telah cedera. Sebaliknya, sebagaimana dikemukakan oleh St. Thomas Aquinas (1225-1274), hukum yang tidak adil sejatinya bukanlah hukum (lex iniusta non est lex).

Institusi yudisial di Pekanbaru kini sedang diuji. Apakah mereka akan menjadi stempel bagi kesewenang-wenangan penguasa, ataukah berdiri anggun sebagai instrumen pencari keadilan hakiki yang bersandarkan pada kebenaran empiris? Publik kini menunggu keberanian Korps Adhyaksa dan Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk memutus rantai kriminalisasi ini dan menegakkan hukum yang seadil-adilnya. (TIM/Red)

Diduga Tahan Istri Dan Anak Sejak April Temazisokhi  Akan  Laporkan Iparnya ke polres Nias

0
,Nias Utara : Warta.in – Temasokhi Mendrofa Alias Ama Sandi Resmi Menuntut Iparnya Ke Jalur Hukum. Ia Menuding Jerisman Jaya Zebua Menahan Istri Dan Anaknya Tanpa Izin Sejak April 2025.
Ama Sandi, Warga Desa Sinarikhi, Kecamatan Hiliduho, Menyebut Istrinya Fenima Zebua Alias Ina Sandi Dibawa Oleh Jerisman Ke Desa Hilinaa, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Pada Senin, 7 April 2025.
“Sejak Tanggal Itu Istri Dan Anak Saya Tidak Dipulangkan. Ini Sudah Masuk Tuntutan Saya Ke Ranah Hukum Karena Dia Menahan Mereka Di Rumahnya,” Ujar Ama Sandi, Kamis 2/07/2026.
Tuntut Dengan Pasal 332 KUHP
Dalam Tuntutannya, Ama Sandi Mendalilkan Jerisman Melanggar *Pasal 332 Ayat 1 KUHP* Tentang Membawa Dan Menahan Seorang Istri Dari Kediaman Suami.
“Saya Menuntut Secara Pidana. Unsur Penahanannya Ada Karena Setiap Kali Kami Mau Jemput Selalu Dihalangi. Ancamannya 7 Tahun Penjara,” Tegasnya.
Ia Mengaku Akan Segera Melengkapi Laporan Ke Polres Nias Bersama Saksi Dan Bukti Terkait.
Buka Hak Jawab
Hingga Berita Ini Tayang, Belum Berhasil Mendapatkan Keterangan Dari Jerisman Jaya Zebua. Warta.in. Memberikan Ruang Seluas-Luasnya Untuk Hak Jawab Sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Sabar

Kapolda NTB Terima Kunjungan Wagub, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Daerah

0

Kapolda NTB Terima Kunjungan Wagub, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Daerah

Warta.in
Mataram, NTB – Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Wakil Gubernur NTB Indah Damayanti Putri di ruang kerjanya, Kamis (02/07/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antara Pemerintah Provinsi NTB dan Polda NTB, sekaligus mempererat komunikasi serta koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.

Selain bersilaturahmi, kunjungan Wakil Gubernur NTB itu juga diisi dengan hearing yang membahas berbagai isu strategis, termasuk upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polda NTB. Ia berharap institusi kepolisian di NTB semakin kuat, profesional, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polda NTB semakin sukses dan semakin kuat sehingga pengabdiannya dapat terus memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat NTB,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan komitmen Polda NTB untuk mendukung seluruh program Pemerintah Provinsi NTB demi mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polda NTB tentu siap membantu dan mendukung seluruh pelaksanaan program Pemerintah NTB, terutama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah NTB,” tegas Kapolda.

Ia juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi NTB terhadap berbagai pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kita berharap sinergi yang telah terbangun solid antara Polda NTB dan Pemerintah Provinsi NTB ini dapat terus dipelihara demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(sr/hpntb)

Kapolres Padang Lawas Pimpin Upacara Pelantikan dan Sertijab Wakapolres

0

Warta.in Padang Lawas – Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., memimpin langsung Upacara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat utama di lingkungan Polres Padang Lawas yang berlangsung di Lapangan Mapolres Padang Lawas, Kamis (02/07/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. Perwira Upacara Kasat Lantas AKP Andrea Nasution, dan Komandan Upacara Kbo Narkoba. IPDA Eben Pakpahan.

Upacara tersebut dihadiri para pejabat utama (PJU) Polres Padang Lawas., Barisan Personil Polres Padang Lawas dan Personil Polsek Jajaran Polres Padang Lawas., Barisan Perwira Polres Padang Lawas serta Pengurus Bhayangkari cabang Polres Padang Lawas.

Prosesi sertijab berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kapolda Sumut tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Sumut, dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab, doa bersama hingga penyimpanan Air Bunga Kepada Personil yang Naik Pangkat dan lainnya.

Dalam mutasi tersebut, pejabat yang mengalami rotasi jabatan,
1. Kompol Sugianto, S.Pd, Jabatan Lama Wakapolres Padang Lawas, Jabatan Baru yang dipercaya menjabat sebagai Kanit 1 Bag Wassidik Ditressaiber Polda Sumut.
2. Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, SH, jabatan Lama Kasikorwas Polsus Subdit Binsatpam/Polsus Dit Binmas Polda Sumut. Jabatan Baru dipercaya menjabat Sebagai Wakapolres Padang Lawas.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. dal amanatnya menyampaikan Puji dan syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada pagi hari ini kita dapat mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolres Padang Lawas sekaligus Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian Personel Polres Padang Lawas TMT 1 Juli 2026 dalam keadaan sehat walafiat.

Pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan selamat kepada pejabat Wakapolres yang melaksanakan serah terima jabatan. Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepada pejabat lama Kompol Sugianto, S.Pd, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, pengabdian, serta berbagai kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di Polres Padang Lawas. Semoga pengalaman yang diperoleh menjadi bekal dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru.

Dan Kepada pejabat baru Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, S.H., saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Polres Padang Lawas. Saya berharap saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah, serta membangun sinergi dengan seluruh personel sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan optimal.

Pada hari ini kita juga melaksanakan kenaikan pangkat reguler dan kenaikan pangkat pengabdian kepada personel Polres Padang Lawas. Kenaikan pangkat bukanlah hadiah ataupun hak yang diperoleh secara otomatis, melainkan merupakan bentuk penghargaan negara atas prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, integritas, serta pengabdian yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Pada periode TMT 1 Juli 2026 ini, terdapat 40 personel Polres Padang Lawas yang memperoleh kenaikan pangkat, dengan rincian 38 personel Bintara; 1 personel Perwira;1 personei Perwira yang memperoleh kenaikan pangkat pengabdian. Atas nama pimpinan Polres Padang Lawas dan keluarga besar Polri, saya mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang hari ini menerima kenaikan pangkat. Semoga kenaikan pangkat ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme, disiplin, tanggung jawab, dan semangat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Khusus kepada personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi atas loyalitas serta pengabdian yang telah diberikan hingga menjelang masa purna tugas. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk terus mengabdikan diri dengan penuh integritas hingga akhir masa dinas. Akhirnya, kepada seluruh personel Polres Padang Lawas, saya mengajak untuk terus bekerja dengan penuh keikhlasan, menjaga nama baik institusi, serta menjadikan setiap amanah sebagai ladang pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

“Selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat.
– Selamat bertugas kepada pejabat Wakapolres yang baru. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan petunjuk, perlindungan, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara”. Pungkas Kapolres mengakhiri Amanatnya. (RN)

(Humas Polres Padang Lawas)

Humas ABJI Tegaskan ABJI dan ABJ Memiliki Struktur Organisasi yang Berbeda

0

Humas ABJI Tegaskan ABJI dan ABJ Memiliki Struktur Organisasi yang Berbeda

SURABAYA//Warta.in – Humas Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) menegaskan bahwa ABJI (Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia) dan ABJ (Alam Bersatu Jaya) merupakan organisasi yang berbeda, baik dari segi legalitas, kepengurusan, maupun struktur organisasi.
ABJI merupakan organisasi resmi yang berkantor pusat di Surabaya dan memiliki kepengurusan di berbagai daerah sesuai dengan struktur organisasi yang telah ditetapkan.

Setiap organisasi memiliki aturan, tata kelola, dan mekanisme kepengurusan yang berbeda-beda sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga masing-masing.

“Kami menegaskan bahwa ABJI dan ABJ adalah dua organisasi yang berbeda. Oleh karena itu, tidak tepat apabila keduanya disamakan dalam pemberitaan maupun penyampaian informasi kepada publik. Setiap organisasi memiliki struktur, aturan, dan kebijakan yang berdiri sendiri,” ujar Humas ABJI dalam keterangannya.pada Rabu (01/07/2026)

ABJI berharap seluruh pihak, termasuk media massa dan masyarakat, dapat memahami perbedaan tersebut serta melakukan verifikasi informasi sebelum mempublikasikan atau menyebarluaskan berita yang berkaitan dengan organisasi.

Melalui klarifikasi ini, ABJI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan kegiatan organisasi sesuai hukum yang berlaku serta menjaga transparansi dan profesionalisme dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan tidak lagi terjadi kerancuan informasi mengenai identitas dan kedudukan organisasi ABJI maupun organisasi lain yang memiliki nama serupa.(**)

PTBA dan PNRE Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

0

Warta In.

“Jakarta, 2 Juli 2026 ,”PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)  tentang Kerja Sama Pengembangan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Area Operasional PTBA. Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk sinergi kedua perusahaan untuk mempercepat transisi energi nasional sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi bangsa.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menuturkan, sinergi antara Perseroan dan PNRE menjadi momentum strategis untuk mengambil peran dalam pengembangan proyek PLTS yang tercantum dalam RUPTL 2025 – 2034.

“Sinergi ini menjadi milestone strategis bagi PTBA dalam percepatan transformasi bisnis energi, penguatan portofolio EBT, dan peningkatan kontribusi pendapatan energi masa depan,” jelas Bambang.

Sebagai perusahaan energi, PTBA memandang keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai bagaimana mengurangi emisi karbon, tetapi juga bagaimana memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara optimal melalui inovasi dan penguasaan teknologi.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto meyakini, Sustainability Through Technology merupakan salah satu kunci utama menuju masa depan energi yang berkelanjutan. Teknologi memungkinkan PTBA menjawab tantangan lingkungan tanpa harus mengorbankan ketahanan energi maupun pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Perseroan memandang batubara tidak semata-mata harus ditinggalkan.

“Menurut saya yang lebih penting adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan energi yang semakin bersih, lebih efisien, dan mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Di sisi lain, kita juga terus mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari portofolio energi masa depan Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan transformasi yang sedang dijalankan PTBA,” terang Turino.

Selain mengembangkan proyek-proyek hilirisasi batubara seperti Coal to DME, SNG dan Kalium Humat yang memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi intensitas emisi, PTBA juga terus memperluas pengembangan bisnis energi baru dan terbarukan, dimana total portfolio PLTS Perseroan telah mencapai 1,2 MWp.

Melalui proyek-proyek seperti ini, PTBA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon secara signifikan dan mendorong terciptanya ekosistem green business yang berdaya saing. Perseroan berharap portofolio di bidang Energi Bersih dapat menjadi batu loncatan untuk mendapatkan Green Funding untuk proyek-proyek hilirisasi ke depannya.

“Melalui kerja sama dengan PT Pertamina New & Renewable Energy, kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan asset nasional yang dimiliki PTBA, termasuk pemanfaatan lahan pascatambang sebagai kawasan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun berbagai potensi renewable energy lainnya yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan,” urainya.

Turino menilai, lahan pascatambang yang selama ini telah direklamasi dan direhabilitasi memiliki potensi untuk ditransformasikan menjadi pusat-pusat energi hijau. Dengan demikian, kawasan yang sebelumnya menjadi bagian dari aktivitas pertambangan dapat memiliki kehidupan baru sebagai sumber energi bersih yang mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia.

“Salah satu problem PLTS adalah penyediaan lahan, nah disisi lain kami banyak lahan pascatambang yang direklamasi. Maka alangkah baiknya setelah reklamasi bisa menjadi sumber energi baru. Kami ada ribuan hektar, mungkin yang awal saya dengar dari teman-teman kami punya lebih dari 250 Ha lahan pascatambang yang siap untuk digunakan,” paparnya.

Turino percaya, kolaborasi antara PTBA dan PNRE akan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi BUMN dapat berkontribusi dalam mempercepat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan optimalisasi aset nasional.

(Zulkifli)

KASIR ALFAMART SIMPANG 4 PANGURURAN, BERIKAN STRUK TANPA MEMANDANG WAJAH KONSUMEN

0

Samosir, warta.in – Baru sekitar seminggu, gerai Alfamart di Simpang Empat Jalan Gereja Pangururan Samosir buka untuk umum. Posisinya yang strategis, di pinggir jalan besar, ada tempat parkir, sehingga mengundang banyak warga untuk berbelanja.

Salah satu warga Pangururan, Rabu/1 Juli 2026 sekitar pukul setengah enam sore masuk ke Alfamart yang baru buka itu untuk membeli beberapa kebutuhan. Setelah mengumpulkan barang barang yang akan dibayar dalam keranjang, si ibu itu pun menuju ke kasir pertama untuk membayar. Lalu si ibupun membayar dengan metode kris melalui handphonenya. Setelah itu, barang barang belanjaanpun sudah dimasukkan kasir ke dalam 2 kantong plastik.

Pada saat menyerahkan struk belanjaan, si kasir berbicara ke rekannya di samping kirinya sambil memandang wajah rekannyaitu, sementara itu tangannya memegang struk dan menjulurkan tangannya ke ibu. Melihat caranya yang sangat tidak patut itu, si ibu tak mau menerima struk itu. Merasa struk nya tidak diambil si ibu, sang kasir pun baru memandang ke si ibu dan berkata, ini struknya bu. Barulah si ibu mengambil struk itu dari tangan si kasir lalu keluar meninggalkan Alfamart

Ibu yang tak ingin disebut namanya itu, mengharapkan setelah berita ini tayang, pemilik Alfamart itu agar memberikan pelatihan extra kepada para kasir supaya kedepannya melayani konsumen dengan tata krama, santun, tidak berbicara kepada rekannya ketika sedang menghitung belanjaan. Samosir sedang jadi tempat idaman para turis lokal dan pasti akan memilih belanja di mini market. Oleh karenanya para karyawan mini market pun harus dengan ramah dalam melayani pembeli {red} lll

Gubernur NTB Rombak Total Tata Kelola ASN, Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

0

Gubernur NTB Rombak Total Tata Kelola ASN, Jabatan Kini Berbasis Kompetensi

Warta.in
Jakarta , NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memulai reformasi besar dalam tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN). Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan pengembangan karier dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB ke depan akan berlandaskan kompetensi, integritas, rekam jejak, potensi, dan kinerja sebagai fondasi membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam konsolidasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Pertemuan yang dipimpin Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, itu dihadiri Gubernur NTB bersama jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi NTB sebagai langkah mempercepat reformasi birokrasi melalui penerapan Manajemen Talenta berbasis sistem merit.

“Reformasi birokrasi harus dimulai dari reformasi tata kelola ASN. Jabatan bukanlah hak yang diberikan karena kedekatan, tetapi amanah yang harus dipercayakan kepada mereka yang memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kinerja terbaik. Ketika orang yang tepat ditempatkan pada posisi yang tepat, birokrasi akan bergerak lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin berkualitas,” tegas Gubernur Miq Iqbal.

Menurut Gubernur, kualitas birokrasi sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, reformasi ASN menjadi salah satu agenda prioritas Pemerintah Provinsi NTB untuk memastikan seluruh perangkat daerah diperkuat oleh sumber daya manusia yang profesional, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan bekerja secara efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Kebijakan tersebut diwujudkan melalui penerapan Manajemen Talenta, yaitu sistem pengelolaan ASN yang menempatkan kompetensi, potensi, rekam jejak, serta capaian kinerja sebagai dasar utama dalam pengembangan karier, promosi, mutasi, dan pengisian jabatan. Dengan pendekatan ini, setiap keputusan kepegawaian dilakukan secara objektif, terukur, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip sistem merit.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, reformasi ini bukan sekadar pembenahan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, langkah tersebut diarahkan untuk menghadirkan birokrasi yang semakin lincah, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, serta berkualitas. Melalui sistem ini, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan prestasi kerja.

Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mempercepat implementasi Manajemen Talenta. Menurutnya, penguatan sistem merit menjadi kunci dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin dinamis.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mengawal transformasi manajemen ASN agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan praktik terbaik pengelolaan birokrasi nasional.

Bagi masyarakat, reformasi tata kelola ASN diharapkan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik. Ketika jabatan strategis diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi terbaik, proses pengambilan keputusan akan berlangsung lebih cepat, pelaksanaan program pembangunan menjadi lebih efektif, dan pelayanan kepada masyarakat semakin profesional.

Reformasi tata kelola ASN menjadi salah satu fondasi utama Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berdaya saing. Dengan menempatkan kompetensi sebagai dasar utama dalam pengisian jabatan, Pemerintah Provinsi NTB optimistis mampu mempercepat transformasi birokrasi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia.(sr/dkisntb)

 

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

0

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

Warta in
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kepala Negara menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh setiap anggota Polri.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kedekatan dengan masyarakat harus menjadi jati diri seorang polisi. Menurut Presiden, setiap anggota Polri harus hadir saat masyarakat membutuhkan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjalankan tugas untuk melindungi rakyat.

“*Pertama*, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi.
*Kedua*, jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat. Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu, kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan. Kepala Negara meminta seluruh personel Polri untuk berani membela kebenaran, melindungi masyarakat yang lemah, serta tidak gentar menghadapi tekanan apa pun dalam menjalankan tugas.

“*Ketiga*, tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar. Beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Presiden.

Menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang, Presiden Prabowo juga mengingatkan Polri agar terus meningkatkan profesionalisme dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan. Menurut Presiden, kemampuan tersebut menjadi kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan di masa kini maupun masa depan.

“*Keempat*, terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan. Kuasai teknologi. Kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas, dan yang andal,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan oleh Polri seorang diri. Karena itu, sinergi dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, media, pelaku usaha, petani, nelayan, buruh, serta seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat.

“*Kelima*, perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Polri harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, bersama akademisi, bersama media, bersama pengusaha, bersama petani, nelayan, dan buruh, bersama seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah dan membangun institusi yang rendah hati serta terbuka terhadap perubahan. Presiden menegaskan bahwa institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar, sedangkan institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“*Keenam*, jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik. Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati,” pungkas Presiden.

Enam pesan tersebut menjadi penegasan arah pembinaan Polri ke depan, yakni membangun institusi yang semakin profesional, modern, berintegritas, serta senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat. Melalui kepercayaan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan profesionalisme, sinergi nasional, dan komitmen untuk terus berbenah, Polri diharapkan semakin kokoh sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus pengawal utama stabilitas nasional. (sr/hpntb/BPMI Setpres)

 

 

 

DPC PWRI Purwakarta Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

0

Warta.in, Purwakarta – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Ketua DPC PWRI Purwakarta, Didi Supriady, menyampaikan bahwa insan pers dan Polri memiliki hubungan kemitraan yang sangat penting dalam menjaga kondusivitas daerah serta membangun kesadaran masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Semoga Polri semakin profesional, humanis, modern, dan semakin dicintai masyarakat. Pers adalah sahabat Polri dalam menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta stabilitas bangsa,” ujar Didi, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, sinergitas yang selama ini terjalin antara insan pers dan aparat kepolisian, khususnya di Kabupaten Purwakarta, telah berjalan dengan baik dan harmonis. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik, menangkal penyebaran berita hoaks, serta menjaga suasana aman dan damai di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi dedikasi jajaran Polri yang terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, baik dalam pelayanan publik, pengamanan kegiatan masyarakat, penegakan hukum, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Polri memiliki tugas yang tidak ringan. Di usia ke-80 tahun ini, kami berharap Polri semakin kuat, presisi, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi yang humanis dan responsif sangat dibutuhkan demi menciptakan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat,” tambah Didi.

DPC PWRI Purwakarta juga menilai bahwa keberadaan pers sebagai mitra strategis Polri memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang membangun, menciptakan edukasi publik, serta menjaga demokrasi yang sehat.

Melalui semangat “Pers Sahabat Polri”, DPC PWRI Purwakarta berharap hubungan baik antara insan pers dan institusi kepolisian dapat terus terjalin erat demi menciptakan situasi yang kondusif, aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Purwakarta maupun secara nasional.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 juga diharapkan menjadi momentum evaluasi dan penguatan institusi Polri agar semakin dipercaya masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman di era modern dan digital saat ini.

Di akhir pernyataannya, Ketua DPC PWRI Purwakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung tugas dan pengabdian Polri demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Polri Untuk Masyarakat. Pers Sahabat Polri,” tutupnya.

 

(ds)