27.9 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 3

Sejumlah Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati, Bro Deddy: ada Beberapa Prioritas Ditindaklanjuti

0

‎TORAJA UTARA – Sejumlah rekomendasi DPRD Toraja Utara terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025, direspon positif oleh Frederick Viktor Palimbong, Kamis (14/5/2026)

Selaku Bupati Toraja Utara, Frederick Viktor Palimbong yang akrab disapa Bro Deddy saat dikonfirmasi usai mengikuti Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025, menyebutkan bahwa bahwa dari sekian rekomendasi tersebut ada yang memang harus ditindaklanjuti dan ada yang sudah.

“Ada yang memang harus kita tindaklanjuti, ada yang sebenarnya sudah. Kan ini pertanggungjawaban Pemda tahun 2025 dan ada yang sudah kita koreksi,” ungkap Frederick Viktor Palimbong, pada hari Selasa 12/5/2026) sore, usai mengikuti Paripurna.

Sementara sejumlah rekomendasi yang akan ditindaklanjuti kata Bupati Frederick Viktor Palimbong, salah satunya terkait management Multi Talenta yang akan segera launching serta akses jalan yang akan diprioritaskan.

“Ada beberapa yang akan ditindaklanjuti seperti management Multi Talenta akan segera launching, beberapa akses jalan akan diprioritaskan dan termasuk pengoperasian RS Pongtiku,” sebut Frederick Viktor Palimbong.

Polri Peduli, Polsek Rindingallo Torut Bersama Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran

0

TORAJA UTARA -Sebagai bentuk nyata empati dan kepedulian Polri terhadap Masyarakat yang tertimpa musibah, Polsek Rindingallo bersama Bhayangkari Cabang Toraja Utara melaksanakan aksi kemanusiaan di Kecamatan Baruppu, Kamis (14/5/2026).

Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu (13/05/2026), dengan mengunjungi langsung dan menyerahkan bantuan kepada korban bencana.

Mewakili Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto, Kapolsek Rindingallo AKP Yosep Randanan, turun langsung menyerahkan bantuan sosial kepada para korban kebakaran yang menghanguskan permukiman adat.

Kehadiran jajaran Polsek Rindingallo bersama para Bhayangkari di lokasi pengungsian disambut haru oleh warga.

Di kesempatannya saat mengunjungi korban, AKP Yosep Randanan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari Kapolres Toraja Utara sebagai bentuk dukungan moril maupun materil bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Kami turut prihatin sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Baruppu. Bantuan sosial ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban pasca-insiden kebakaran tersebut,” ujar AKP Yosep Randanan.

Musibah kebakaran hebat ini sebelumnya terjadi pada Senin dini hari, 04 Mei 2026, sekitar pukul 02.00 WITA. Mengingat sebagian besar bangunan berbahan kayu dan terjadi saat warga terlelap, api dengan cepat melahap kompleks permukiman tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, kerugian yang dialami warga sangat signifikan, mencakup bangunan adat dan rumah tempat tinggal seperti 5 Tongkonan (Rumah Adat Toraja), 4 Alang (Lumbung) dan 3 Rumah Panggung ludes terbakar dalam kejadian tersebut.

Seluruh bangunan tersebut dilaporkan ludes terbakar. Hingga saat ini, para korban masih membutuhkan uluran tangan untuk memulihkan kondisi ekonomi dan tempat tinggal mereka.

Selain memberikan bantuan sembako dan kebutuhan pokok, personel Polsek Rindingallo juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para korban guna memberikan penguatan psikologis. Aksi ini menegaskan peran Polri yang tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang hadir di tengah kesulitan Masyarakat.

Polsek Ngimbang Gelar Pelaksanaan Pendampingan Kegiatan Mobil VCT Oleh Pukesmas Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Pelaksanaan Pendampingan Kegiatan Mobil VCT Oleh Pukesmas Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Personil Polsek Ngimbang Polres Lamongan bersama personil Anggota Koramil 0812/06 dan Sat Pol PP Ngimbang Melaksanakan pendampingan kegiatan oleh Pukesmas Ngimbang, Rabu (13/05/2026) pukul 10.30 Wib

Berdasarkan Surat dari Kepala Puskesmas Ngimbang, nomor : 400.7.8/087/413.102.5.21/2026, tanggal 11 Mei 2026 perihal pemberitahuan dan permohonan bantuan tim kegiatan mobil VCT Pukesmas Ngimbang

Dengan Sasaran Warung-warung yang berada di sepanjang Jalan Raya Babat-Jombang turut tanah Desa Lamongrejo, Desa Munungrejo dan Desa Girik.

Kegiatan di pimpin oleh Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, bersama personil Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi,
Brigpol Elbiyun dari Koramil Ngimbang
Serka Widoyo,
Puskesmas Ngimbang 3 personil, Sat Pol PP Ngimbang 2 personil

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, yang di wakili Wakapolsek Ipda Istiono, S.H, memberikan keterangan saat di konfirmasi Awak Media, bahwa Personil Polsek Ngimbang bersama anggota Koramil Ngimbang 0812/06 dan Sat Pol PP Kec. Ngimbang melaksanakan pendampingan kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas Ngimbang, melaksanakan kegiatan mobil VCT, pengecekan kesehatan keliling. Terangnya

Kegiatan di laksanakan secara acak yang bertujuan untuk pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit menular.

Dari hasil pelaksanaan mobil VCT memperoleh sampel sebanyak 15 orang dan
kegiatan selesai pukul 12.30 WIB, selama kegiatan berjalan kondusif terkendal

Pewarta: roy

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme di Siang Hari

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Harkamtibmas Guna Cegah Kriminalitas Dan Premanisme di Siang Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang hari ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas Secara dialogis guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu siang (13/05/2026)pukul 10.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Harkamtibmas ini di dilaksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Brigadir Elbiyun dengan sasaran Patroli jalan poros Babat – jombang, Gudang Sampoerna, Pabrik Rokok R3 Ngimbang dan masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngimbang.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, patroli Harkamtibmas ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi kejahatan dan premanisme untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang dan menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya

Kapolsek Ngimbang berkometmen dengan Secara rutin patro Obyek Vital di Wilayah Ngimbang sehingga tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Menjaga Siskamtibmas Daerah Rawan Kriminal Di Wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in – Peran Polsek Ngimbang sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengembangan pengamanan siskamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Ngimbang sendiri, peran pengamanan sangat di butuhkan selain pengama swakarsa s
Kondisi ini Polri harus bisa mengayomi ratusan bahkan ribuan warga di wilayanya Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngimbang secara rutin di laksanakan Patroli Blue Light, Rabu (13/05/2026)

Kegiatan di laksanakan pukul 22.00 wib oleh petugas jaga Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Brigadir Elbiyun untuk menyasar daerah- daerah rawan kriminalitas di Jalan Poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Bank BRI Ngimbang dan Warkop Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Jumlah personel tentu terbatas, sehingga keamanan lingkungan akan lebih kuat jika masyarakat ikut berperan. Kekuatan terbesar sebenarnya ada pada masyarakat itu sendiri untuk menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir dengan pendekatan humanis yang dekat dengan masyarakat.

Polri dituntut menjadi garda terdepan yang serba bisa, mampu berkomunikasi, menyelesaikan masalah di masyarakat, hingga menjadi jembatan antara warga dan kepolisian.

Iptu IWayan Sumantra, S.H, juga mengimbau warga Masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang portal di pintu masuk kampung serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling.

“Kalau siskamling hidup dan warga saling peduli, pelaku kejahatan seperti pencuri kendaraan bermotor tentu akan berpikir dua kali. Lingkungan yang kompak biasanya membuat pelaku kejahatan langsung ciut atau ‘kena mental’,” jelasnya.

Dengan kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Klumprit tetap terjaga, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman, pungkasnya (roy)

NONI SITUMORANG JADWALKAN RDP DPRD SAMOSIR DENGAN WARGA BONTANG

0

Samosir, tarombotvmedia, Dengan alasan 3 anggota Komisi 1 DPRD Samosir yaitu BASARUDIN SITUMORANG dkk meminta agar Sudung Sitanggang dihadirkan di Rapat Dengar Pendapat ( RDP), Noni Situmorang Ketua Komisi 1 DPRD Samosir pun membatalkan RDP pada Rabu 13/5/2026. Baik Noni Situmorang maupun 3 anggota Komisi 1 DPRD Samosir yang hadir itu tidak menunjukkan dasar hukum atau tata tertib DPRD Samosir yang mengatur jika pengirim surat tidak bisa hadir maka yang mewakili harus membawa surat kuasa yang mewakili. Bahkan di surat undangan pun tak tercantum aturan yang disampaikan Noni Situmorang itu. Pada kesempatan itu agar terlihat demokratis dan prosedural, Noni Situmorang Ketua Komisi 1 DPRD Samosir pun membatalkan RDP yang dijadwalkan pada Rabu 13/5/2026 oleh Komisi 1 DPRD Samosir tersebut dengan alasan pengirim surat Sudung Sitanggang tidak hadir. Diketahui bahwa ketidakhadiran Sudung Sitanggang karena sedang memasang teralis di rumah anak perempuan pertamanya yang tinggal di Tangerang. Undangan RDP dikirim melalui handphone oleh staf Komisi 1 yang bernama Dance ke Sudung Sitanggang pada Senin 11/5/2026. Seharusnya sebelum dijadwalkan di konfirmasi dulu dengan saya untuk menyesuaikan waktu RDP itu, sehingga saya pun bisa hadir, jelas Sudung melalui sambungan telepon. Saya pun baru mengetahui ada RDP pada hari ini Rabu 13/5/2026 dari pesan singkat yang dikirim Sdri Noni Situmorang pada Selasa 12/5/2026 pukul 07.00 WIB. Lalu saya pun menghubungi Sdr Sudung Sitanggang untuk memintanya hadir, namun Sdr Sudung Sitanggang tidak bersedia hadir karena sedang menunggu tukang memasang teralis jendela rumah anak perempuan pertamanya di Tangerang. Karena saya yang membuat konsep dan sesuai undangan agar membawa dokumen pada RDP tentang pengusulan nama jalan, maka saya pun membalas pesan ke Sdri Noni bahwa saya akan hadir dengan membawa dokumen yang diperlukan. Saya juga memberitahukan kepada Sdr Noni Situmorang bahwa Sdr Sudung Sitanggang itu adalah warga ber KTP Bontang Kaltim, bukan warga Samosir. Selama berada di Sumatera Utara pun, Sdr Sudung Sitanggang tinggal di Kampung Pon Kabupaten Serdang Bedagai. Sdr Sudung Sitanggang mengaku sebagai salah satu keturunan Opung Tongam Sitanggang pemilik Rumah Batak yang ada di Lumban Silo Pangururan Samosir, namun bukan merupakan keturunan langsung garis pertama atau Pahompu Panggoaran. Diketahui bahwa Pahompu Panggoaran Opung Tongam Sitanggang adalah Darwin Sitanggang warga Kabanjahe Kabupaten Karo. Memang dapat diterima keputusan Sdri Noni Situmorang dan 3 anggota Komisi 1 DPRD Samosir itu yang membatalkan RDP karena ketidakhadiran pengirim surat Sdr Sudung Sitanggang, namun Sdri Noni Situmorang pun sebelumnya telah ABAI MEMERIKSA DENGAN TELITI data diri Sdr Sudung Sitanggang si pengirim surat. Sekalipun mengaku sebagai salah satu keturunan Opung Tongam Sitanggang pemilik satu satunya rumah Batak yang ada di Lumban Silo Panguruan Kabupaten Samosir, tetapi Sdr Sudung Sitanggang tidak pernah menetap di Lumban Silo Pangururan Kabupaten Samosir. Sdr Sudung Sitanggang adalah warga Bontang Kalimantan Timur. Jika memang bersikap prosedural, taat aturan, Sdri Noni Situmorang, Sdr Basarudin Situmorang dan 2 anggota Komisi 1 DPRD Samosir itu pun dari awal tidak menjadwalkan RDP, karena Sdr Sudung Sitanggang bukan warga Samosir. Anggota DPRD Samosir itu dipilih oleh warga Samosir, untuk menerima aspirasi warga Samosir, namun mengapa RDP ini menjadwalkan RDP dengan Sdr Sudung Sitanggang yang bukan warga Samosir. Jika hendak menjalankan aturan yang dibuatnya sendiri, seharusnya Sdri Noni Situmorang, Sdr Basarudin Situmorang dan 2 anggota lainnya itu memeriksa terlebih dahulu jati diri pengirim surat. Setelah diketahui bukan warga Samosir, maka RDP pun tak perlu dijadwalkan, ungkap seseorang yang tak ingin disebutkan namanya. RDP itu membahas usulan nama jalan sesuai surat yang ditanda tangani Sudung Sitanggang tertanggal 15 April 2026. Bukan permasalahan yang penting atau mendesak, bukan pula hal yang rahasia, sehingga Sdr Edis Naibaho, anggota Komisi 1 DPRD Samosir, dapat menerima kehadiran yang mewakili Sdr Sudung Sitanggang pada Rabu 13/5/2026 di ruang rapat Komisi 1 DPRD Samosir walau tidak membawa surat kuasa mewakili karena waktu terbatas, tidak memungkinkan lagi megirim surat kuasa mewakili dari Tangerang ke Samosir dalam waktu 1 hari namun membawa dokumen yang diperlukan sebagaimana isi undangan RDP tersebut. Dengan kemajuan teknologi, pada saat RDP tersebut, walaupun berada di Tangerang, jika menginginkan kehadiran Sudung Sitanggang, tentunya bisa melalui video call sehingga RDP tetap berjalan, Kasus ini unik, surat usulan ke Ketua DPRD Samosir yang ditandatangai oleh Sdr Sudung Sitanggang warga Bontang Kaltim, namun karena sedang memasang teralis di rumah anak perempuan pertamanya di Tangerang yang bersamaan dengan jadwal RDP yang ditetapkan oleh Komisi 1 DPRD tersebut, sehingga Sudung Sitanggang tak bersedia hadir. Saya sudah sampaikan ke Sdr Noni Situmorang agar RDP ditunda karena Sdr Sudung Sitanggang berada di Tangerang, namun Sdri Noni Situmorang menolaknya. Karena saya yang membuat konsep surat dan yang mengantarnya ke kantor DPRD, maka dengan di dampingi Sdr Juan Simarmata, Sdr Sasnaek Naibaho (keturunan ibunda dari Opung Tongam Sitanggang) dan Sdr Selo Sihotang Sorganimusu (keturunan dari istri Opung Tongam Sitanggang), Sdr Hayun Gultom, hadir di kantor DPRD Samosir Rabu 13/5/2026 pukul 13.30 WiB. Setelah menunggu lebih dari 1.5 jam, sekitar pukul 15.15 WIB barulah kami masuk ke ruang rapat Komisi 1 DPRD Samosir. Hanya dengan keterangan lisan dari Sdri Noni Situmorang pun mengatakan harus ada surat kuasa dari Sdr Sudung Sitanggang, jika tidak ada maka RDP batal, namun tidak disebutkan dasar hukum atau tata tertib yang mengaturnya. Di undangan pun hanya tercantum membawa dokumen yang diperlukan. Ketika itu Sdri Noni Situmorang menyampaikan bahwa saat ini tidak sedang saling berdebat dan tidak menerima tanggapan apapun. Jika ingin menjalankan aturan RDP, seharusnya Sdr Noni Situmorang juga laksanakan secara holistik. Tentunya aneh anggota Komisi 1 DPRD Samosir jadwalkan RDP dengan warga Bontang Kaltim. Seharusnya Sdri Noni Situmorang, Sdr Basarudin Situmorang dan 2 orang anggota Komisi 1 DPRD Samosir itu menerima aspirasi warga Samosir karena dipilih oleh warga Samosir bukan warga yang ber KTP diluar Kabupaten Samosir dan tidak tinggal di Samosir (red)

Maknai MTQ Sebagai Wadah Syiar dan Pengamalan Nilai Islam

0

Maknai MTQ Sebagai Wadah Syiar dan Pengamalan Nilai Islam, Sekda Provinsi Bengkulu Ajak Lahirkan Generasi Qurani yang Unggul dan Berakhlak Mulia

Seluma, 13 Mei 2026 – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan seni baca Kitab Suci Al-Qur’an semata, melainkan merupakan wadah agung syiar Islam, sarana pembinaan akhlak, serta wahana strategis dalam pembentukan karakter generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berilmu. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam acara pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026, yang berlangsung khidmat dan penuh rasa tanggung jawab di Gedung Serasan Seijoan, Kompleks Rumah Dinas Bupati Seluma, pada hari Rabu, 13 Mei 2026. Pelantikan ini menandai dimulainya satu babak penting dalam rangkaian persiapan dan pelaksanaan ajang bergengsi tahunan tersebut, yang untuk tahun ini seluruh kegiatan dan pusat penyelenggaraannya berlangsung di wilayah Kabupaten Seluma, sebagai tuan rumah yang telah siap menyambut dan memfasilitasi seluruh rangkaian acara dengan sebaik-baiknya.

Momen pelantikan dewan hakim ini memegang kedudukan yang sangat vital dan menjadi bagian tak terpisahkan serta sangat penting dalam seluruh rangkaian persiapan menuju pelaksanaan puncak kegiatan MTQ tingkat provinsi. Para hakim yang telah dilantik dan diambil sumpahnya tersebut merupakan para tokoh, ahli, dan tenaga profesional yang memiliki kompetensi, pengetahuan mendalam, serta pemahaman luas mengenai kaidah-kaidah, hukum, seni, dan keindahan bacaan Al-Qur’an, sehingga keberadaan mereka menjadi jaminan utama atas mutu, kualitas, dan kehormatan ajang yang sangat mulia ini. Secara tegas dan lugas, Sekretaris Daerah berharap segenap anggota Dewan Hakim yang telah menerima amanah besar ini senantiasa mampu menjalankan seluruh tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang dibebankan di atas bahu mereka dengan standar kerja yang sangat tinggi, yakni profesional, objektif, jujur, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan yang mutlak, ketat, dan tidak memihak dalam setiap proses penilaian yang dilakukan terhadap seluruh cabang perlombaan yang diperlombakan, mulai dari cabang tilawah, tahfiz, hingga pemahaman dan penerapan isi kandungan Al-Qur’an.

Dalam sambutan resminya yang disampaikan dengan wibawa, penuh ketegasan, dan sarat akan makna mendalam, Herwan Antoni kembali mengingatkan dan menegaskan peran strategis yang melekat erat pada diri setiap anggota dewan hakim. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan mereka adalah kunci utama dalam menjaga, memelihara, dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan, serta marwah atau kehormatan besar yang melekat pada nama besar kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran itu sendiri. Amanah suci yang telah diberikan kepada mereka, menurut beliau, wajib dilaksanakan, diemban, dan dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab yang mendalam, integritas pribadi yang kokoh, serta kemandirian sikap yang utuh, sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar lahir dari penilaian yang murni, jujur, dan berdasar pada kebenaran.

“Dewan Hakim yang kita lantik hari ini merupakan garda terdepan sekaligus ujung tombak yang menentukan standar kualitas pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan MTQ ini. Karena kedudukannya yang sangat penting itu, saya berharap dengan sepenuh hati agar seluruh anggota dewan hakim dapat bekerja dengan prinsip objektif, penuh kejujuran, ketelitian yang tinggi, serta profesionalisme yang tidak diragukan lagi. Sikap ini mutlak diperlukan agar kita mampu melahirkan para qari dan qariah terbaik, pilihan, dan benar-benar berkompeten, yang kelak nantinya akan berangkat membawa serta nama baik, kehormatan, dan citra positif Provinsi Bengkulu dalam ajang-ajang kompetisi yang lebih tinggi, hingga ke tingkat nasional,” ujar Herwan Antoni dengan nada bicara yang tegas, jelas, dan berwibawa di hadapan para hadirin.

Lebih jauh lagi, beliau menekankan pemahaman yang mendasar dan sangat penting untuk disepakati bersama oleh seluruh elemen masyarakat, peserta, panitia, maupun penyelenggara. Bahwa pelaksanaan MTQ ini tidaklah boleh hanya dipandang, dimaknai, dan dijadikan sekadar agenda rutin tahunan yang bersifat seremonial belaka, atau sekadar kegiatan formalitas yang berlalu begitu saja. Lebih dari itu, kegiatan besar ini haruslah mampu memberikan dampak positif yang nyata, manfaat yang luas, serta perubahan yang konstruktif dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya dalam upaya terus-menerus menanamkan, menumbuhkan, serta memantapkan nilai-nilai luhur, ajaran, dan pesan-pesan suci yang terkandung di dalam Al-Qur’an di tengah kehidupan generasi muda penerus bangsa.

“Melalui penyelenggaraan MTQ yang agung ini, kita memiliki satu tujuan besar dan cita-cita mulia yang ingin kita wujudkan bersama, yaitu membangun dan mencetak generasi Qurani sejati. Generasi yang tidak hanya pandai, fasih, dan indah dalam membaca ayat-ayat Allah semata, melainkan juga generasi yang memahami makna, isi, kandungan, dan pesan di balik setiap ayat yang dibacanya, serta yang paling utama adalah generasi yang senantiasa mengamalkan, menerapkan, dan menjadikan nilai-nilai suci tersebut sebagai pedoman hidup dalam seluruh aspek kesehariannya,” tambah beliau menguraikan visi besar di balik kegiatan ini.

Selain penekanan pada aspek penilaian dan pembinaan keagamaan, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu juga mengajak, menghimbau, dan mengundang seluruh pihak yang terlibat, baik itu para peserta perlombaan, para ofisial pendamping, panitia penyelenggara, tokoh masyarakat, maupun seluruh lapisan masyarakat yang turut hadir dan mendukung, untuk bersama-sama menjaga, memelihara, dan menciptakan suasana pelaksanaan MTQ yang tetap kondusif, aman, damai, tertib, serta penuh kekeluargaan. Ajang ini juga ditekankan fungsinya sebagai sarana yang paling efektif untuk semakin mempererat ikatan persaudaraan, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta mempertebal rasa persatuan dan kesatuan antardaerah, antarkabupaten dan kota yang ada di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

“Kegiatan yang kita laksanakan dengan penuh semangat ini diharapkan mampu menjadi perekat yang semakin kuat bagi ukhuwah Islamiyah kita semua, sekaligus menjadi wahana pembinaan karakter dan akhlak dalam rangka melahirkan generasi Qurani yang tangguh, berilmu, dan berakhlak mulia di tanah kelahiran kita tercinta, Bumi Merah Putih,” pungkas Herwan Antoni mengakhiri amanatnya dengan kalimat yang penuh harapan dan semangat.

Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu yang berpusat di Kabupaten Seluma ini, diikuti oleh rombongan kafilah yang datang dari seluruh penjuru wilayah, mencakup kesepuluh kabupaten dan kota yang berada di bawah naungan Provinsi Bengkulu. Para kafilah hadir dengan membawa persiapan matang, semangat juang yang tinggi, serta berpartisipasi aktif dalam beragam jenis cabang perlombaan yang mencakup seni baca, penghafalan, hingga pemahaman mendalam terhadap isi kandungan Al-Qur’an, menjadikan kegiatan ini sebagai pesta akbar kebanggaan masyarakat Bengkulu yang sarat nilai keagamaan dan kebudayaan.

(Tim Redaksi)

Wapres Tinjau Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A

0

Wapres Tinjau Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, Tegaskan Transportasi Publik Modern Sebagai Prioritas Nasional

Jakarta, 12 Mei 2026 – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melakukan peninjauan langsung terhadap kemajuan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A yang membentang pada jalur koridor Utara–Selatan, pada Selasa pagi. Kegiatan peninjauan ini berlangsung di tengah semangat mempercepat penyediaan sarana perhubungan yang andal bagi masyarakat ibu kota dan wilayah sekitarnya. Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Presiden didampingi secara langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi; Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Pramono Anung; serta Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, beserta jajaran pimpinan terkait lainnya.

Di lokasi pembangunan, Wakil Presiden mendengarkan paparan rinci mengenai perkembangan fisik maupun administrasi proyek, serta meninjau langsung kondisi lapangan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, standar keselamatan, dan jadwal yang telah ditetapkan. Dalam pernyataannya di hadapan para pejabat dan awak media, Wakil Presiden menegaskan bahwa pembangunan sistem transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi sepenuhnya merupakan prioritas utama pemerintah pusat. Langkah strategis ini ditempuh sebagai upaya nyata untuk mendorong peningkatan kualitas mobilitas masyarakat perkotaan, mengatasi kemacetan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan produktivitas warga Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan kepada Wakil Presiden di lokasi kegiatan, progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A saat ini telah mencapai angka 59 persen dari keseluruhan tahapan pekerjaan yang direncanakan. Pemerintah telah menargetkan segmen jalur yang menghubungkan kawasan Bundaran HI hingga kawasan Monas dapat tersambung dan mulai beroperasi secara penuh guna melayani masyarakat pada akhir tahun 2027 mendatang. Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan hingga mencapai kawasan Stasiun Kota, dengan target penyelesaian seluruh pekerjaan pembangunan pada akhir tahun 2029.

Lebih lanjut, Wakil Presiden juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian kinerja dan pelayanan yang telah ditunjukkan oleh MRT Jakarta pada tahap pertama pembangunan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak kurang lebih 47 juta orang telah memanfaatkan layanan MRT Jakarta dalam kurun waktu satu tahun operasional pelayanan. Angka tersebut, menurut Wakil Presiden, merupakan bukti nyata yang sangat menggembirakan mengenai tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan transportasi publik yang modern, teratur, dan berstandar tinggi. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan pemerintah dalam mengubah pola perjalanan masyarakat menuju penggunaan sarana angkutan umum massal.

Tidak hanya terbatas pada proyek MRT, Wakil Presiden juga turut memberikan apresiasi besar terhadap pengembangan jaringan Lintas Rel Terpadu atau LRT, serta perluasan jangkauan layanan bus TransJakarta yang kini telah merambah hingga ke wilayah-wilayah penyangga dalam kawasan aglomerasi Jakarta. Integrasi antar moda transportasi ini dinilai sangat penting agar manfaat layanan dapat dirasakan oleh lebih banyak warga. Selain itu, Wakil Presiden juga memberikan penghargaan khusus atas kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka memberikan kemudahan aksesibilitas, yakni pembebasan tarif layanan transportasi publik bagi 15 golongan masyarakat, yang meliputi antara lain lansia, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat lain yang memerlukan perhatian khusus. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah mulia yang sejalan dengan semangat pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Sebagai penutup kunjungannya, Wakil Presiden kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung setiap tahapan pembangunan infrastruktur transportasi di ibu kota. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga mutu pekerjaan, serta senantiasa memegang teguh prinsip keselamatan kerja agar seluruh proyek dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

(Tim Redaksi)

Teknologi Kecerdasan Buatan di Pontianak, Dorong Anak Muda Kuasai Peluang Era Digital

0

Ibu Selvi Gibran Rakabuming Tinjau Workshop Pengembangan Produk dan Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan di Pontianak, Dorong Anak Muda Kuasai Peluang Era Digital

Pontianak, 13 Mei 2026 – Dalam rangkaian kunjungan kerja dan kegiatan sosialnya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Ibu Selvi Gibran Rakabuming didampingi oleh jajaran pengurus dan anggota Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan bengkel kerja atau workshop yang mengusung tema pengembangan kurasi produk serta pemanfaatan alat bantu berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan yang sarat makna strategis ini berlangsung di lingkungan Kompleks Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, pada hari Rabu, 13 Mei 2026, dan berjalan dengan penuh semangat serta suasana yang hangat, antusias, dan penuh harapan ke depan.

Kedatangan Ibu Selvi dan rombongan disambut dengan sukacita oleh para penyelenggara, para narasumber, serta seluruh peserta yang hadir, yang sebagian besar merupakan para pemuda, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta insan industri kreatif yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini disusun secara khusus sebagai wadah pembekalan ilmu, peningkatan keterampilan, dan penguasaan teknologi baru, guna mempersiapkan sumber daya manusia daerah yang tidak hanya tangguh, namun juga mampu beradaptasi dan berdaya saing tinggi di tengah gelombang transformasi digital yang kini berlangsung sangat cepat dan masif di segala bidang kehidupan.

Dalam peninjauan yang dilakukannya, Ibu Selvi menyempatkan diri untuk menyimak secara saksama seluruh materi yang disampaikan, serta melihat dan menilai langsung hasil-hasil karya dan pembelajaran yang telah dihasilkan oleh para peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan. Secara khusus, beliau menaruh perhatian besar pada sesi pembelajaran yang membahas strategi penyusunan dan pembangunan merek atau branding produk yang kuat, menarik, dan memiliki karakteristik khas. Di era keterbukaan informasi dan pasar digital yang sangat luas serta kompetitif ini, kemampuan membangun identitas produk yang jelas dan berdaya tarik tinggi menjadi kunci utama agar produk-produk unggulan daerah dapat dikenal luas, diminati masyarakat, dan mampu menembus pasar yang lebih besar, hingga ke tingkat nasional maupun pasar internasional.

Tidak hanya berhenti pada penyimakan materi dan penilaian hasil karya, Ibu Selvi juga terlihat sangat akrab dan luwes membaur serta turut mendampingi para peserta untuk berlatih secara langsung dalam sesi praktik keterampilan teknik pengisian suara atau voice over. Dalam sesi yang menarik dan penuh semangat belajar ini, beliau menyimak dengan teliti setiap penampilan peserta, memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan, serta memberikan dorongan moril dan petunjuk sederhana namun sangat berharga agar para peserta semakin percaya diri, mampu mengolah intonasi suara, menyampaikan pesan dengan jelas, dan menghasilkan karya audio yang berkualitas. Keterampilan ini dipandang sangat penting sebagai bagian dari pendukung promosi produk dan konten kreatif, yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan pemasaran berbasis media sosial dan platform digital lainnya.

Ibu Selvi dalam setiap kesempatannya senantiasa menyampaikan pesan yang mendalam dan penuh semangat, bahwa kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kesiapan, keberanian, dan keinginan kuat generasi mudanya untuk terus belajar, menggali ilmu, serta menguasai berbagai kemajuan teknologi yang ada di hadapannya. Beliau menekankan bahwa teknologi kecerdasan buatan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari, melainkan harus dipandang sebagai sahabat, alat bantu, dan sarana pendukung yang luar biasa besar manfaatnya untuk mempermudah pekerjaan, meningkatkan kualitas hasil karya, serta memperluas jangkauan usaha dan kreativitas anak bangsa.

Lebih jauh disampaikan pula, bahwa kehadiran Seruni KMP dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian, perhatian, dan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda, dalam mengembangkan potensi diri serta kekayaan daerah. Keterampilan mengelola produk, memanfaatkan teknologi, hingga menguasai seni komunikasi dan penyampaian pesan adalah bekal berharga yang akan menjadikan para pelaku usaha dan insan kreatif di daerah semakin tangguh, mandiri, dan mampu mengangkat harkat serta martabat ekonomi keluarga maupun masyarakat luas.

Di penghujung kegiatan yang penuh kesan dan manfaat ini, terukir harapan yang luhur dan indah dari hati Ibu Selvi Gibran Rakabuming, agar semangat untuk terus belajar, terus berinovasi, dan terus berkarya senantiasa tumbuh, berkembang, dan menyala terang di dalam hati sanubari seluruh generasi muda Indonesia, di mana pun mereka berada. Bahwa setiap ilmu yang dipelajari dan setiap keterampilan yang dikuasai adalah modal emas bagi diri sendiri, bagi keluarga, bagi daerah, serta bagi kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia tercinta di masa depan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi yang kokoh antara elemen masyarakat, organisasi sosial kemasyarakatan, serta lembaga keuangan negara dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif, penguatan ekonomi kerakyatan, dan percepatan transformasi digital di seluruh pelosok tanah air, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat yang kaya akan potensi sumber daya dan kemanusiaan.

#SeruniKMP #IndustriKreatif #DigitalTransformation #UMKMKalbar #VoiceOverIndonesia

(Tim Redaksi)

Ibu Selvi Gibran Rakabuming Kunjungi Kampung Wisata Caping Pontianak: Lestarikan Warisan Budaya

0

Ibu Selvi Gibran Rakabuming Kunjungi Kampung Wisata Caping Pontianak: Lestarikan Warisan Budaya, Perkuat Ekonomi Kreatif, dan Berdayakan Perempuan

Pontianak, 13 Mei 2026 – Ibu Selvi Gibran Rakabuming, dalam kapasitasnya selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), melaksanakan kunjungan kerja yang penuh makna dan nilai strategis ke Kampung Wisata Caping, yang berlokasi di wilayah Kelurahan Bansir Laut, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, pada hari Rabu, 13 Mei 2026. Kunjungan kerja yang dilakukan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan merupakan wujud nyata, konkret, dan penuh ketulusan dari dukungan serta komitmen yang kokoh terhadap visi besar yang digariskan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni untuk terus memperkuat fondasi ekonomi kreatif nasional, sekaligus memperluas ruang gerak dan peran aktif kaum perempuan sebagai penggerak utama roda perekonomian di setiap daerah di seluruh penjuru tanah air.

Kedatangan Ibu Selvi ke kampung wisata yang dikenal kaya akan tradisi dan kearifan lokal ini disambut dengan sukacita, kehangatan, dan antusiasme yang luar biasa tinggi oleh warga setempat, para pengrajin, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan daerah yang turut hadir mendampingi kegiatan. Kampung Wisata Caping sendiri telah lama dikenal sebagai pusat keberlangsungan hidup sebuah warisan budaya yang berharga, di mana keterampilan menenun dan mengolah caping telah diwariskan dari generasi ke generasi, menjadi identitas sekaligus tanda kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat yang senantiasa dijaga kelestariannya hingga masa kini.

Di tengah suasana kampung yang asri dan kental akan nuansa budaya tersebut, Ibu Selvi meluangkan waktu yang cukup panjang untuk berdialog secara langsung, akrab, dan penuh kekeluargaan dengan para perempuan tangguh yang menjadi tulang punggung keberlangsungan kerajinan caping di wilayah itu. Salah satu momen yang paling menyentuh hati dan meninggalkan kesan mendalam adalah saat beliau berbincang dengan Mak Beng Jubay, seorang pengrajin perempuan yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari 40 tahun lamanya untuk melestarikan, menjaga, dan meneruskan keterampilan pembuatan caping yang ia dapatkan secara turun-temurun dari orang tua dan leluhurnya. Di hadapan Ibu Selvi, Mak Beng Jubay menceritakan dengan penuh haru dan semangat mengenai perjalanan panjangnya dalam menekuni kerajinan ini, mulai dari proses pemilihan bahan baku alam, teknik penenunan yang rumit dan teliti, hingga cara-cara tradisional yang dijaga kemurniannya agar nilai estetika dan kualitas hasil karya tetap terjaga tinggi.

Ibu Selvi sangat mengapresiasi ketekunan, kesabaran, dan dedikasi luar biasa yang telah ditunjukkan oleh Mak Beng Jubay serta para pengrajin lainnya. Beliau menyampaikan rasa kagumnya atas perubahan besar dan transformasi indah yang telah terjadi pada produk caping itu sendiri. Dulu, caping dikenal sederhana hanya sebagai alat pelindung kepala dari terik matahari maupun guyuran hujan bagi para petani atau warga yang beraktivitas di luar ruangan. Namun, berkat semangat inovasi, kreativitas, dan keberanian para pengrajin untuk mengembangkan desain serta bentuk, kini caping telah berubah wujud menjadi sebuah produk kriya bernilai tinggi, memiliki nilai seni yang indah, berfungsi sebagai barang hiasan, oleh-oleh khas, hingga produk mode yang diminati banyak kalangan. Transformasi ini membuktikan bahwa warisan budaya tidak harus kaku dan tertinggal zaman, melainkan dapat dikembangkan agar tetap relevan, bernilai ekonomi tinggi, dan mampu bersaing di tengah pasar yang terus berkembang pesat.

Selain meninjau langsung proses pembuatan dan hasil karya kerajinan, Ibu Selvi juga berkesempatan mendalami serta menikmati kekayaan rasa dan keunikan kuliner tradisional daerah yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Di hadapannya tersaji hidangan legendaris yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat, yaitu Pacri Nenas, hidangan olahan nanas yang dipadukan dengan bumbu rempah khas yang kaya rasa, serta Ikan Asam Pedas, masakan ikan dengan kuah yang segar, gurih, dan memiliki perpaduan rasa asam serta pedas yang khas dan menggugah selera. Ibu Selvi mencicipi kedua hidangan istimewa tersebut dengan penuh rasa nikmat, serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pengolah makanan atas keahlian mereka dalam menjaga resep dan cita rasa asli yang telah ada sejak beratus tahun silam. Beliau menekankan bahwa kuliner tradisional adalah salah satu kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya, yang harus dijaga, dipromosikan, dan dikembangkan agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang maupun masyarakat luas.

Kegiatan kunjungan tersebut semakin terasa hangat dan berkesan saat Ibu Selvi menyempatkan diri berkunjung ke Rumah Budaya yang menjadi ikon legendaris di wilayah tersebut. Di tempat yang penuh dengan sejarah dan nilai budaya itu, beliau bercengkerama dengan penuh kasih sayang dan keakraban bersama anak-anak warga setempat yang sedang berkumpul dan beraktivitas. Suasana kebersamaan yang terjalin sangat indah, di mana Ibu Selvi mendengarkan cerita-cerita sederhana dari anak-anak, memberikan semangat belajar, serta menanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap budaya dan tanah air sejak usia dini. Kehadiran beliau di kalangan generasi muda ini menjadi pesan tersirat bahwa masa depan pelestarian budaya ada di tangan mereka, dan setiap anak berhak mendapatkan dukungan untuk tumbuh besar di tengah lingkungan yang menghargai warisan leluhurnya.

Menutup rangkaian kunjungan yang penuh kesan dan manfaat ini, Ibu Selvi Gibran Rakabuming kembali menegaskan pentingnya dukungan yang terus-menerus, berkelanjutan, dan menyeluruh bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, khususnya produk-produk yang berbasis pada kearifan dan kekayaan budaya daerah. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, maupun pihak terkait, untuk bersatu hati, bergandengan tangan, dan saling menguatkan dalam mendorong produk dalam negeri agar semakin berdaya saing, semakin berkembang, semakin kokoh pondasi ekonominya, serta mampu menembus pasar yang lebih luas hingga dikenal dan diakui keindahan serta kualitasnya oleh dunia internasional.

Langkah-langkah nyata seperti ini menjadi bukti bahwa penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan perempuan bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan besar yang dijalani dengan kesungguhan hati, demi mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan bangsa Indonesia yang tetap berdiri tegak di atas kekayaan budaya dan potensi diri sendiri.

#Dekranas #SeruniKMP #Pontianak #KampungCaping #ekonomikreatif

(Tim Redaksi)