31.9 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 267

Diduga Miliki Narkotika Jenis Sabu, 4 Terduga Pelaku Diamankan Satresnarkoba Polres Tator

0

TANA TORAJA – Satresnarkoba Polres Tana Toraja, Polda Sulsel berhasil mengamankan 4 (empat) orang, terduga pelaku tindak pidana Narkotika di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Jumat (30/1/2026).

Para terduga pelaku tersebut berhasil diamankan pada hari Rabu (28/1/2026) saat kedapatan memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Humas Polres Tana Toraja bahwa penangkapan tersebut dilakukan saat operasi yang dilaksanakan selama 2 hari

Dimana operasi itu yang di pimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Iptu Arlin Allo Layuk bersama personilnya yang berhasil mengamankan 4 (empat) orang terduga pelaku dengan inisial MJ (25), D (35), AD (26) dan ET (41), bersama sejumlah barang bukti (BB).

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan, yang dikonfirmasi pada hari Jumat (30/1/2026) melalui Humas Polres Tana Toraja, mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan peredaran Narkotika jenis sabu dengan mengamankan 4 (empat) orang dan sejumlah barang bukti.

“Kerja keras dan serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tana Toraja sehingga berhasil mengamankan 4 (empat) orang terduga pelaku penyalahgunaan peredaran narkotika jenis sabu,” ungkap Kapolres AKBP Budi Hermawan.

Selain itu, AKBP Budi Hermawan juga menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut, dimana penangkapan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap terduga pelaku berikut barang bukti di Makale Kabupaten Tana Toraja yang kemudian dikembangkan ke Rantepao Kabupaten Toraja Utara.

Barang Bukti Yang Diamankan Satresnarkoba Polres Tator

“Kini ke 4 (empat) terduga pelaku beserta barang bukti berupa 2 (dua) sachet diduga berisi narkotika jenis sabu, 6 (enam) buah timbangan elektronik, 1 (satu) set alat isap (bong), 3 (tiga) buah handphone, 5 (lima) ball sachet plastic klip bening, 4 (empat) potongan pipet, 1 (satu) buah korek dan uang tunai Rp. 400.000 telah diamankan di Polres Tana Toraja guna proses penyidikan,” beber Kapolres.

Sementara untuk barang bukti kata Kapolres, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan pada unit labfor di Makassar untuk menentukan jenis maupun beratnya.

Dikesempatan yang sama juga, Kasat Reserse Narkoba Iptu Arlin Allolayuk, menegaskan bahwa apabila terbukti, maka para terduga pelaku dapat di jerat pasal pasal 114 ayat (1) atau ayat (2) Undang – Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Sumber: Humas Polres Tana Toraja

Team Satgas Pangan Polres Jember Perketat Pengawasan dan Menghimbau Tidak Lakukan Penimbunan

0
Ket Foto : Kanit Tipidter Polres Jember IPDA Harry Sasono, S.Tr.K., M. Si.

Warta.in, Jember – 30/01/2026 Menjelang hadirnya hari-hari besar bagi umat Islam, Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri satgas pangan Unit Tipidter Polres Jember, yang dipimpin oleh IPDA Harry Sasono, S.Tr.K., M. Si. perketat pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok serta gas LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Kabupaten Jember.

“Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan,” Ucapnya.

“Pihak kepolisian menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu panik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Stok bahan pokok maupun gas LPG subsidi 3 kg dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” Pungkas Ipda Harry Sasono.

Ipda Harry mengungkapkan, selain itu, Satgas Pangan juga mengimbau kepada para pelaku usaha dan distributor agar tidak melakukan penimbunan barang maupun mempermainkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Polres Jember menegaskan akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, khususnya penimbunan bahan pangan dan gas LPG subsidi 3 kg. Penindakan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Akan kita lakukan tindakan hukum sesuai dengan perundang-undangan dan akan kita kaji sesuai dengan undang-undang darurat apabila hingga terjadi kelangkaan karena sejati itu dapat menimbulkan keresahaan dan kegaduhan di masyarakat,” tegasnya.

Langkah tegas ini diambil untuk memberikan efek jera kepada pelaku yang ditemukan bermain curang, Serta menjaga stabilitas distribusi dan harga bahan pokok di pasaran agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Satgas Pangan Polres Jember berkomitmen akan lakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional, agen bahkan pangkalan LPG dengan berkolaborasi, mengajak pihak dari pemerintahan atau dinas – dinas terkait guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi penyimpangan.

Dengan adanya pengawasan intensif ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan maupun gas LPG subsidi.

KARYAWAN BRI KC PAMULANG GELAR KEGIATAN OLAHRAGA BERSAMA MAIN PADEL

0

Warta.in Pamulang, 20 Januari 2026
Karyawan BRI Kantor Cabang Pamulang menggelar kegiatan olahraga bersama dengan bermain padel di Persona Padel, Pamulang, sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antarpegawai.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Para karyawan dari berbagai unit kerja tampak antusias mengikuti pertandingan padel yang dikemas secara santai namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan kerja di luar aktivitas perkantoran.

Olahraga padel dipilih karena mampu mendorong kerja sama tim, koordinasi, serta gaya hidup sehat. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan yang diharapkan dapat berdampak positif terhadap kinerja dan kolaborasi di lingkungan kerja.

Kegiatan olahraga bersama ini menjadi salah satu bentuk komitmen BRI Kantor Cabang Pamulang dalam menciptakan lingkungan kerja yang solid, harmonis, dan produktif. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kerja positif.

BRI Kanca S. Parman Catat Closing Awal Tahun Produk Aurora Plus dengan Premi Rp6 Juta

0

Warta.in Jakarta, 8 Januari 2026 —
BRI Kantor Cabang (Kanca) S. Parman mencatat pencapaian positif di awal tahun 2026 melalui closing produk Aurora Plus dengan total premi sebesar Rp6 juta.

Pemimpin Cabang BRI Kanca S. Parman, Bapak Yogie Harris Nainggolan, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi awal yang baik dalam menjaga momentum kinerja sejak awal tahun, sekaligus mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layanan BRI.

Produk Aurora Plus hadir sebagai solusi perlindungan yang memberikan manfaat optimal dan fleksibel, sesuai dengan kebutuhan perencanaan keuangan nasabah, serta merupakan bagian dari penguatan sinergi layanan perbankan dan bancassurance BRI.

BRI Kanca S. Parman berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dengan menghadirkan solusi keuangan yang bernilai tambah dan berorientasi pada kebutuhan nasabah secara berkelanjutan.

BRI BO Jakarta Sparman Dorong Akuisisi QRIS UB untuk Perkuat Layanan Operasional

0

Warta.in Jakarta, 29 Januari 2026 —
BRI Branch Office (BO) Jakarta Sparman terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi melalui akuisisi QRIS UB sebagai bagian dari penguatan layanan operasional di lingkungan BO Jakarta Sparman.

Program akuisisi QRIS UB ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dan mitra operasional dalam menerima pembayaran non-tunai yang cepat, aman, dan efisien, sekaligus mendukung ekosistem transaksi digital yang terintegrasi.

Melalui pemanfaatan QRIS UB, BRI BO Jakarta Sparman menghadirkan solusi pembayaran digital yang praktis, membantu meningkatkan efektivitas pencatatan transaksi, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam aktivitas operasional.

Pemimpin Cabang BRI BO Jakarta Sparman, Bapak Yogie Harris Nainggolan, menyampaikan bahwa akuisisi QRIS UB merupakan salah satu langkah strategis BRI dalam memperluas adopsi layanan digital, khususnya di sektor operasional dan layanan usaha.

Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung program Bank Indonesia terkait perluasan penggunaan transaksi non-tunai serta mempercepat transformasi digital di berbagai sektor.

Dengan terus mendorong akuisisi QRIS UB, BRI BO Jakarta Sparman optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan operasional sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah dan mitra usaha.

BRI Kanca Pandeglang Lakukan Kunjungan ke Nasabah Existing Mass Affluent

0

Warta in Pandeglang, 29 Januari 2026 —
BRI Kantor Cabang (Kanca) Pandeglang yang diwakili oleh FTM Nice Juhaeriyah melaksanakan kunjungan ke nasabah existing segmen mass affluent, yaitu BPR Pusat Kanca Non Operasional Kertaraharja Gemilang Cikupa Balaraja.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari kegiatan maintenance hubungan nasabah, sekaligus untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara BRI dengan nasabah. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai kebutuhan dan potensi kerja sama perbankan guna mendukung kelancaran aktivitas keuangan nasabah.

BRI terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, khususnya pada segmen mass affluent, dengan mengedepankan pendekatan personal, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara BRI Kanca Pandeglang dan BPR Kertaraharja Gemilang dapat semakin solid serta memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Polres Jember Resmikan SPPG Mayang

0

Warta.in, Jember – Komitmen mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) makin nyata. Polres Jember resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Mayang, Jumat (30/1/2026).

Kehadiran dapur ini jadi langkah konkret untuk memastikan penyediaan makanan bergizi bisa dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Bhayangkari Cabang Jember, Pejabat Utama Polres Jember, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Suasana penuh semangat kebersamaan terasa dalam momen peluncuran fasilitas yang bakal berdampak besar bagi kesehatan generasi muda ini.

Dalam sambutannya, AKBP Bobby menegaskan bahwa program MBG merupakan prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Fokus utamanya bukan cuma membagikan makanan, tapi memastikan asupan gizi masyarakat khususnya anak-anak dapat terpenuhi secara tepat dan terukur.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang sesuai standar adalah pondasi penting untuk membentuk generasi sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Kehadiran SPPG ini pun disebut sebagai solusi jangka panjang dalam pengelolaan makanan bergizi secara sistematis.

“Ini bukan sekadar soal makan gratis, tapi investasi besar untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045,” tegas AKBP Bobby.

Dengan berdirinya dapur SPPG Polres Jember di Mayang, proses pengolahan makanan dalam jumlah besar kini bisa dilakukan lebih terkontrol. Mulai dari pemilihan bahan, proses masak, hingga distribusi, semuanya diawasi ketat demi menjaga kualitas dan kebersihan.

Kapolres juga menjelaskan bahwa peresmian ini menjadi penanda berakhirnya tahap uji coba operasional dapur sebelum distribusi penuh dilakukan ke sekolah-sekolah di wilayah Jember. Selama masa uji coba, berbagai aspek sudah dievaluasi, mulai dari kandungan gizi, standar higienitas dapur, hingga ketepatan waktu pengiriman makanan.

Ke depan, program MBG tak hanya menyasar pelajar. Sesuai arahan Presiden RI, program ini juga akan diperluas untuk ibu hamil, balita, dan lansia, sebagai langkah memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, kehadiran SPPG Mayang diharapkan jadi motor penggerak lahirnya generasi Jember yang lebih sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan.

Andra Soni Beri Penghormatan kepada Handayani, Atlet Boccia Banten Peraih Emas ASEAN Para Games

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 30 Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi kediaman atlet paralimpik asal Kota Cilegon, Handayani, di Lingkungan Temuputih, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Kamis (29/1/2026) malam. Kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas keberhasilan Handayani meraih medali emas cabang olahraga boccia klasifikasi BC1 pada ajang ASEAN Para Games 2026 di Thailand.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Andra Soni didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Syaukani.

Andra Soni menyampaikan bahwa Handayani merupakan satu-satunya atlet asal Provinsi Banten yang mewakili Indonesia pada ajang ASEAN Para Games 2026 dan berhasil mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di tingkat internasional.

“Mewakili masyarakat Banten, saya mengucapkan selamat dan menyampaikan rasa bangga kami. Dengan segala keterbatasannya, Handayani mampu menjuarai kejuaraan antarbangsa di Thailand,” ujar Andra Soni.

Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan bahwa saat ini Handayani menempati peringkat keempat dunia pada cabang olahraga boccia. Capaian tersebut dinilai sebagai modal penting untuk menghadapi ajang-ajang besar ke depan.

“Target ke depan adalah menjaga posisi ini agar lolos ke Asian Para Games di Nagoya dan puncaknya pada Paralimpiade Los Angeles 2028. Mari kita doakan bersama agar langkahnya dimudahkan,” tuturnya.

Terkait dukungan pemerintah daerah, Andra Soni menjelaskan bahwa pembinaan atlet paralimpik secara teknis berada di bawah koordinasi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Meski demikian, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memberikan dukungan moral serta menjalin koordinasi yang intensif demi keberlanjutan prestasi atlet paralimpik.

“Ini adalah hasil kerja keras NPCI. Namun, sebagai sesama warga Banten, saya sangat bangga atas pencapaian luar biasa ini,” tambah Gubernur.

Handayani, atlet boccia asal Cilegon kelahiran 5 Agustus 1996, merupakan sosok inspiratif yang menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan, dengan menyelesaikan studi S1 di FKIP Untirta pada 2021.

Ia telah menorehkan berbagai prestasi nasional dan internasional, termasuk emas Peparnas XVI Papua 2021 serta medali di ASEAN dan Asian Para Games.

“Dukungan ini sangat berarti dan menjadi semangat bagi saya untuk terus berprestasi. Fokus saya saat ini adalah menjalani latihan intensif enam hari dalam seminggu, menjaga kondisi fisik, pola makan, hingga kesiapan mental agar lebih tenang saat bertanding,” kata Handayani.

Handayani mengapresiasi perhatian Gubernur Banten yang menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus berlatih intensif dan berharap dukungan pemerintah terhadap atlet paralimpik semakin meningkat.(WartainBanten)

Aseng Kayu Diduga Dipelihara Aparat Buat Nambah Uang Saku

0

Warta.in Medan – Gurita bisnis Aseng Kayu kini telah terang – terangan terjadi di Sumatera Utara, bahkan bisnis tersebut saat ini diduga telah mendapat restu dari aparat kepolisian terutama Kapolda Sumut dan juga Dirkrimum.

Hal ini diketahui pada Jum’at (30/1/2026) dimana terdengar adanya bekingan dari oknum aparat berinisial BD yang diketahui menjabat sebagai Katim di unit Jatanras. Bahkan saat ini Aseng Kayu secara terang – terangan membuka usaha judi jenis Togel tersebut disejumlah daerah.

Usaha ilegal tersebut saat ini sangat mudah ditemui disejumlah tempat seperti di Pasar Bengkel, Sei Rampah dam Sergai. Sangat mudah ditemui kupon togel yang berserakan diatas meja, bahkan para penjual melengkapi dengan buku tafsir mimpi agar pembeli bisa melihat arti dari mimpinya.

Bahkan saat ini juga mencuat nama sang koordinatornya dengan inisial ES alias Erik Siahaan, lebih masif lagi di satu dusun saja ada beberapa penulis. Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu H.F, orang nomor satu ditubuh kepolisian daerah Sumut ini enggan untuk menjawab.

Begitu juga ketika dikonfirmasi kepada Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, Akpol 92 ini terkesan anti terhadap wartawan. Sedangkan melalui kabar yang didapat saat ini antara Kapolda dan Dirkrimum sedang terjadi Miss komunikasi. Itu dikarenakan Kapolda telah meminta agar Dirkrimum menutup segala bentuk perjudian, namun Dirkrimum terkesan enggan menutupnya. Ini patut diduga adanya pemberian sejumlah setoran karena Dirkrimum baru menjabat dan mungkin belum balik modal. Apalagi antara Kapolda dan Dirkrimum terdapat kesenjangan almamater dimana Kapolda merupakan almamater 94 dan Dirkrimum almamater 92. Jadi mana mungkin berani Kapolda melawan Kakak Asuhnya. Ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya demi keamanan tersebut. (RN)

Kurangi Ketergantungan TPA, Gubernur Andra Soni Perkuat TPS3R dengan Toren POC

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 30 Januari 2026  — Upaya mengurangi sampah organik dari sumber terus digencarkan Gubernur Banten Andra Soni melalui langkah-langkah konkret di tingkat paling dasar. Salah satunya dengan mendistribusikan Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan fasilitas biogas ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) serta bank sampah di Kota Tangerang Selatan.

Kebijakan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dengan mendorong pengolahan sampah sejak dari lingkungan warga, volume residu yang harus dibuang ke TPA diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Program pendistribusian Toren POC menyasar fasilitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satunya TPS3R di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Melalui fasilitas tersebut, sampah organik rumah tangga dapat diolah langsung menjadi pupuk cair dan energi alternatif, sehingga tidak lagi seluruhnya berakhir di TPA.

Gubernur Andra Soni menilai TPS3R dan bank sampah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. “Penguatan sarana di tingkat lingkungan adalah kunci. Jika sampah organik bisa selesai di sumbernya, beban TPA akan berkurang dan lingkungan menjadi lebih sehat,” ujar Andra Soni dalam keterangannya.

Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten. Menurutnya, kehadiran Toren POC menjadi penguat peran TPS3R di wilayahnya dalam mengelola sampah organik secara mandiri.

“Alhamdulillah, kami menerima toren pengolah sampah organik dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi fasilitas pendukung TPS3R di wilayah kami dalam mengurangi sampah organik,” ujar Dwi Santoso, Kamis (29/1/2026).

Pendampingan dan edukasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan pengelolaan sampah. Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menilai komitmen Gubernur Andra Soni terlihat dari pendekatan menyeluruh yang tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai dari rumah dan berkelanjutan.

“Bantuan toren Pengolah sampah dari Gubernur ini bentuk keseriusan untuk menangani sampah dari lingkup paling bawah. Targetnya jelas, menggeser kebiasaan warga agar bisa mengurangi residu ke TPA. Pendampingan itu maraton, bukan kegiatan sesaat,” ujar Ade.

Ade menegaskan perlunya pemantauan rutin TPS3R oleh para pemangku kepentingan agar fasilitas berfungsi optimal.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga, pengelolaan sampah organik dari sumber diyakini mampu menjadi solusi nyata atas darurat sampah di Tangerang Selatan,” tandasnya.

Dengan kolaborasi pemerintah, komunitas, dan warga, pengelolaan sampah organik dari sumber diyakini menjadi solusi nyata darurat sampah, sejalan dengan harapan Pemprov Banten untuk mengubah pola buang-angkut menjadi pengolahan mandiri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.(WartainBanten)