27.8 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 279

Tekankan UHC Berkualitas, Gus Bupati; Fasilitas Pelayanan Pasien Harus Lebih Baik Dari Pejabat

0

Warta.in, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menjangkau seluruh masyarakat, tetapi juga berkualitas. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Puskesmas dinilainya menjadi kunci utama keberhasilan UHC karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Dalam arahannya, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.
Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas. Kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien, kata Gus Fawait, harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan dengan fasilitas internal pegawai, termasuk kepala puskesmas.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” ujarnya.

Ket foto : Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat mengunjungi pasien di Puskesmas Rambipuji Jember.

Di sisi lain, Gus Fawait mendorong pengelolaan keuangan puskesmas dilakukan secara presisi dan berbasis potensi. Optimalisasi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dibarengi dengan efisiensi dan transparansi agar berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemkab Jember akan menerapkan penilaian kinerja fasilitas kesehatan secara rutin setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut dilakukan secara proporsional dan sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia serta kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah.

“Transformasi layanan kesehatan membutuhkan SDM yang siap, profesional, dan berintegritas. Evaluasi ini adalah bagian dari proses tersebut,” kata Gus Fawait.

Arahan tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti kebijakan Bupati Jember, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan dan penataan fasilitas yang lebih berpihak kepada pasien.

“Kami siap memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi agar pelayanan menjadi lebih cepat, nyaman, dan profesional, sehingga manfaat UHC benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tekankan UHC Berkualitas, Gus Bupati; Fasilitas Pelayanan Pasien Harus Lebih Baik Pejabat

0

Warta.in, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menjangkau seluruh masyarakat, tetapi juga berkualitas. Penegasan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Puskesmas dinilainya menjadi kunci utama keberhasilan UHC karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Gus Fawait.

Dalam arahannya, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh Puskesmas Rambipuji, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.
Pelayanan kesehatan, menurutnya, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas. Kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien, kata Gus Fawait, harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan dengan fasilitas internal pegawai, termasuk kepala puskesmas.

“Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal perspektif pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” ujarnya.

Ket foto : Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat mengunjungi pasien di Puskesmas Rambipuji Jember.

Di sisi lain, Gus Fawait mendorong pengelolaan keuangan puskesmas dilakukan secara presisi dan berbasis potensi. Optimalisasi dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dibarengi dengan efisiensi dan transparansi agar berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan.

“Jika kapitasi dikelola dengan tepat dan efisien, kualitas layanan akan meningkat tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemkab Jember akan menerapkan penilaian kinerja fasilitas kesehatan secara rutin setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut dilakukan secara proporsional dan sekaligus menjadi bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia serta kaderisasi pimpinan rumah sakit daerah.

“Transformasi layanan kesehatan membutuhkan SDM yang siap, profesional, dan berintegritas. Evaluasi ini adalah bagian dari proses tersebut,” kata Gus Fawait.

Arahan tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti kebijakan Bupati Jember, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan dan penataan fasilitas yang lebih berpihak kepada pasien.

“Kami siap memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi agar pelayanan menjadi lebih cepat, nyaman, dan profesional, sehingga manfaat UHC benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Wagub Banten Instruksikan Percasi Cetak Grandmaster dari Usia Dini

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menginstruksikan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Banten untuk menggencarkan pembinaan dan pencarian bibit pecatur sejak usia dini. Langkah strategis ini bertujuan agar Provinsi Banten mampu mencetak pecatur kelas dunia dengan gelar Grandmaster.

Instruksi tersebut disampaikan Dimyati usai menghadiri kegiatan ‘Ngeround Bareng’ bersama pengurus Percasi se-Provinsi Banten di Situ Rawa Arum, Kelurahan Tegalwangi, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu (24/1/2026).

“Percasi harus mulai melakukan klasterisasi bibit-bibit pecatur, dimulai dari tingkat sekolah dasar,” ujar Dimyati.

Wagub menekankan pentingnya pembinaan terstruktur agar ekosistem olahraga catur di Banten terus berkembang dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi catur di Banten sangat besar karena olahraga ini diminati oleh berbagai lapisan usia, dari anak-anak hingga dewasa. Sifat permainan yang sederhana dan mudah diakses membuatnya menjadi kegemaran banyak anak-anak.

“Ini adalah aset berharga. Tugas Percasi saat ini adalah mengoptimalkan potensi tersebut melalui pembinaan yang lebih terarah,” imbuhnya.

Wagub Dimyati mencatat antusiasme tinggi anak-anak dalam kegiatan pertandingan catur (*ngeround*), menandakan minat generasi muda terhadap olahraga ini terus meningkat.

Ia juga berpartisipasi dalam laga persahabatan melawan pengurus Percasi, termasuk pertandingan melawan Ketua Percasi Kota Cilegon, Hasan Saidan.

Ketua Percasi Kota Cilegon, Hasan Saidan, menyatakan peserta kegiatan catur berasal dari berbagai wilayah Banten.

“Tercatat sebanyak 17 peserta pada kategori junior dan 87 peserta pada kategori senior,” jelas Hasan.

Hasil pertandingan menunjukkan dominasi pecatur Kota Cilegon, memotivasi pengurus untuk memperkuat pembinaan atlet cilik secara berkelanjutan.

Hasan menekankan fokus pada pengembangan pecatur junior agar dapat mengharumkan nama Banten di tingkat nasional dan internasional, sesuai arahan Wagub Dimyati.(WartainBanten)

Kades Pengabuan Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Ceruk Satu

0

PALI, 25 Januari 2026 , Warta.in

Kepala Desa Pengabuan, Supriyanto, S.H, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang bocah berusia 8 tahun yang tenggelam saat mandi di areal persawahan Ceruk Satu, Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Peristiwa duka tersebut terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, di areal percetakan sawah wilayah Ceruk Satu, tepatnya di Kampung Empat (IV), Desa Pengabuan.

Korban diketahui bernama Syakila, bocah perempuan berusia 8 tahun, warga Desa Pengabuan Timur, yang meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di lokasi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Pengabuan membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Pengabuan.

“Atas nama Pemerintah Desa Pengabuan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Supriyanto.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama yang bermain atau mandi di saluran air maupun areal persawahan.

Menurutnya, saat ini debit air di saluran dan persawahan sedang tinggi akibat curah hujan yang cukup deras dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut membuat debit air menjadi meningkat dan aliran air menjadi lebih deras.

“Kami menghimbau kepada seluruh orang tua agar benar-benar mengontrol dan mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak mandi atau bermain di areal persawahan atau saluran air, karena saat ini sangat berisiko,” tambahnya.

Pemerintah Desa Pengabuan juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan saling mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Team/red

Nasi dan Mie Goreng Anglo Pak Min, Porsi Kenyang

0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Warta.in || Jateng Rembang || Punya uang pas-pasan tapi ingin makan enak dan kenyang? Yuk datang saja ke Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min yang berada di Desa Sawahan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Tepatnya sebelah Utara salon Monalisa.

Hanya dengan uang Rp15 ribu, kamu bisa mendapatkan nasi atau mie goreng dengan ukuran jumbo yang dapat dimakan dua orang.

Warta.in sempat berkunjung ke Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min. Kemudian memesan seporsi nasi goreng dan mie godok. Betul saja, saat hendak memasak nasi dan mie yang digunakan sewajan kecil, lalu dicampur dengan sayuran dan banyak topping seperti ayam, dan ditambah dua tusuk sate ayam.

Harga nasi dan mie goreng ini dibandrol Rp15 ribu per porsi. Meski kadang dianggap mahal, saat melihat isinya anda akan tercengang karena isinya banyak.

“Seporsi Rp15 ribu. Harga satu orang, bisa dimakan dua orang,” kata Pak Ngarmin (60), penjual Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min saat membuka perbincangan dengan Warta.in

Selain nasi dan mie goreng, di tempatnya ada juga capcay goreng. Ada juga yang berkuah, seperti, mie godog dan capcay godog, ditambah nasi mawut dan rica rica ayam.

Disinggung mengapa usahanya masih bertahan dan tetap eksis sampai saat ini, Ngarmin sebut kualitas makanan tetap dijaga sehingga rasanya nasi dan mie goreng tetap sama, tidak berubah.

“Porsi dan bumbu jangan dikurangi, biar tetap terasa, selain pembeli baru, banyak juga pembeli yang datang dari kalangan orang tua dan anak muda,” tutur bapak tiga anak ini. Kepada wartawan Warta.in, Sabtu (24/1/2026) malam

Berbagai cerita menarik didapatkan Ngarmin sejak awal usahanya keliling mulai dari Tasikagung hingga Magersari pada tahun 1982 lalu. Menurutnya, itu pernah saya lakukan. Mengingat, saya sudah tua jualan keliling dengan mendorong gerobak saya hentikan, kemudian pada tahun 2006, Ngarmin memutuskan untuk mangkal berjualan mie dan nasi gorengnya hingga sekarang.

“Banyak cerita menariknya, biasanya jualan nasi dan mie goreng pukul 22.30 masih 10 porsi, langsung saya bawa ke Tasikagung,gak ada 15 menit pulang karena habis,” jelasnya.

Saya buka mulai pukul 18.00WIB, dagangan mie dan nasi goreng habis tidak habis pada pukul 01.00 WIB dini hari harus pulang. “Alhamdulillah habis terus mas,”ungkapnya

Jika datang dikala makan malam, jangan heran jika harus menunggu untuk mendapatkan seporsi nasi atau mie goreng. Memang dilihat banyak antrian, tapi pembeli yang datang biasa beli lebih dari satu porsi.

Pembeli asal Desa Ketanggi Keysha (11) mengatakan, dia baru pertama membeli Nasi & Mie Goreng Anglo Pak Min

“Rasanya tradisional, aroma arangnya terasa pas memasak nasi gorengnya. Saya baru kali ini ke sini, kebetulan rumah dari Ketanggi” ujar Keysha

Menurut Keysha, nasi dan mie gorengnya bikin kangen dan dia akan balik lagi, meski kapan, beku tahu dalam sebulan hanya dua hingga tiga kali datang.

“Saya baru beli ke sini. waktu itu nyoba sekali ternyata rasanya bikin kangen, sejak dua tahun lalu. Saya selalu pesan nasi goreng, atau kwetiau, saya porsi kecil, kalau yang gede gak kuat makan sendiri,” tuturnya.

Keysha juga sebut, topping nasi dan mie gorengnya tidak main-main dan bikin puas para pembeli. “Ayamnya banyak dan telurnya terasa, nggak pelit pokoknya,” pungkasnya.

( wik )

Hadiri Pengajian PCNU Pandeglang, Wagub Banten Sebut Majelis Taklim Pererat Silaturahmi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa pengajian atau majelis taklim memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi antarwarga masyarakat. Melalui silaturahmi tersebut, menurutnya, Allah SWT akan memanjangkan umur dan melimpahkan rezeki bagi umat-Nya.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri pengajian rutin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pandeglang yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Kallam Kadudahu, Desa Banyuresmi, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (24/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati mengingatkan pentingnya menjalankan salat sebagai kewajiban utama umat Islam. Ia menegaskan bahwa salat merupakan perintah langsung dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW.

“Salat adalah perintah langsung dari Allah SWT. Jika ingin selamat, dirikanlah salat,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Menurutnya, peristiwa luar biasa tersebut hanya dapat diyakini oleh orang-orang yang beriman.

Dimyati menambahkan, dalam perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW juga diperlihatkan gambaran surga dan neraka sebagai pelajaran bagi umat manusia.

“Mudah-mudahan kita termasuk orang yang selamat di dunia dan akhirat. Amin,” tambahnya.

Dimyati menyampaikan bahwa selain ibadah yang berat dan membutuhkan biaya besar seperti haji dan pembangunan masjid, terdapat ibadah ringan dan terjangkau, salah satunya dengan menghadiri pengajian atau majelis taklim.

“Manfaatnya adalah terjalinnya silaturahmi, dipanjangkan umur, dan dilimpahkan rezekinya. Saya menyambut baik kegiatan pengajian seperti ini,” tuturnya.

Dimyati mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh yang membutuhkan. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan Rp10 juta dari UPZ Baznas Pemprov Banten kepada Pondok Pesantren Al-Kallam Kadudahu sebagai bentuk kepedulian.(WartainBanten)

Istihanah, S.Ag. Turun Langsung Pimpin Guru Bersihkan SDN Ciasem 2 Meski Masih Banjir

0

Istihanah, S.Ag. Turun Langsung Pimpin Guru Bersihkan SDN Ciasem 2 Meski Masih Banjir

SUBANG, Ciasem | Warta In Jabar – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Ciasem selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik. Luapan Kali Cijengkol turut merendam fasilitas pendidikan, salah satunya SDN Ciasem 2 yang berlokasi di Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang.

Genangan air mulai masuk ke lingkungan sekolah sejak Sabtu dan masih terlihat hingga Minggu, 25 Januari 2026. Air merendam ruang kelas, ruang guru, serta area kantor sekolah, sehingga mengganggu fasilitas belajar mengajar.

Meski hari Minggu merupakan waktu libur, Kepala Sekolah SDN Ciasem 2, Istihanah, S.Ag., tetap turun langsung ke sekolah dan memimpin para guru serta staf melakukan aksi bersih-bersih. Mereka bergotong royong membersihkan sisa air, lumpur, dan sampah yang terbawa banjir agar sekolah dapat segera digunakan kembali.

Dalam sebuah video berdurasi sekitar satu menit yang beredar, tampak Istihanah, S.Ag. bersama para guru membersihkan ruang guru yang sebelumnya tergenang air. Dengan peralatan seadanya seperti sapu lidi, ember, dan gayung plastik, mereka bahu-membahu menghalau air keluar dari ruangan. Meski kondisi di luar sekolah masih digenangi banjir, suasana kebersamaan dan kekompakan tetap terlihat, bahkan sesekali diselingi canda.

“Di hari kedua banjir ini, tepat di hari Minggu, kami bersama-sama membersihkan seluruh ruangan yang kemarin terendam cukup parah. Kami ingin memastikan sekolah siap dan nyaman saat siswa kembali belajar,” ujar Istihanah, S.Ag.

Langkah cepat ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar lumpur tidak mengeras, bau tidak sedap tidak muncul, serta meminimalkan risiko penyakit akibat sisa genangan air. Pembersihan difokuskan pada ruang guru, ruang kelas, dan area pelayanan sekolah.

Dedikasi Istihanah, S.Ag. bersama para guru SDN Ciasem 2 menjadi contoh nyata kepemimpinan dan pengabdian di dunia pendidikan. Mereka rela mengorbankan waktu libur demi menjaga lingkungan sekolah tetap layak dan aman bagi para siswa.

Pihak sekolah berharap adanya perhatian dari instansi terkait terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi akibat luapan Kali Cijengkol, agar kejadian serupa tidak terus mengganggu aktivitas pendidikan ke depannya.

Hadiri Musda KNPI Banten, Dimyati Dorong Pemuda Aktif Berorganisasi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong generasi muda untuk aktif terlibat dalam organisasi kepemudaan. Menurutnya, organisasi merupakan wadah strategis bagi pemuda untuk membangun karakter, mengasah jiwa kepemimpinan, serta memperkuat persatuan.

Hal tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten yang mengusung tema “Satu Pemuda, Satu KNPI, Pemuda Banten Bersatu”. Kegiatan itu digelar di Hotel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (24/1/2026).

Pemuda sebagai Pilar Pembangunan

Dimyati menegaskan bahwa pemuda berperan sebagai penegak persatuan dan motor pembangunan. Pemuda diharapkan memiliki moral dan budi pekerti yang baik, unggul, berdampak positif, serta melek teknologi.

Ia juga menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas kepada bangsa dan negara, serta peran pemuda sebagai agen perubahan untuk mengatasi berbagai persoalan dan mendorong kemajuan daerah.

Wadah Kaderisasi Pemimpin

Dimyati menilai KNPI sebagai wadah strategis pembentukan kepemimpinan dan karakter pemuda melalui pengalaman berorganisasi dan pelayanan masyarakat.

“KNPI adalah organisasi senior yang diakui. Rata-rata Ketua Umum KNPI berkesempatan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Itulah estafetnya,” tambah Dimyati.

Ia menyebut KNPI sebagai organisasi senior yang telah melahirkan banyak pemimpin nasional, serta berharap Musda VIII menghasilkan pemimpin dan program kerja yang memperkuat peran pemuda demi terwujudnya generasi Banten yang unggul dan berdaya saing.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Kepala Dispora Banten, Ahmad Syaukani, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kepemudaan positif untuk membangun kemampuan manajerial calon pemimpin masa depan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah menyatakan komitmen KNPI sebagai mitra strategis pemerintah melalui aksi nyata, termasuk program ketahanan pangan panen jagung di Lebak.

 “DPP KNPI mendukung penuh seluruh program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Ali.

Kegiatan turut dimeriahkan dengan seni debus dan santunan anak.(WartainBanten)

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram Amankan 2 Tdg Penjual Sabu saat duduk di pinggir jalan

0

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram Amankan 2 Tdg Penjual Sabu saat duduk santai di pinggir jalan

Warta.in
Mataram, NTB – Dua pria asal Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, masing-masing berinisial MY (32) dan HA (29), diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram saat tengah duduk santai di pinggir jalan Jalan Peternakan, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WITA (24/01/2026).

Keduanya diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat terkait dugaan peredaran gelap Narkotika. Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi Narkoba di lokasi tersebut.

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., membenarkan penangkapan dua terduga pelaku tersebut. Menurutnya, pengungkapan berawal dari laporan warga yang resah dengan aktivitas kedua pria itu.

“Sebelumnya kami menerima informasi adanya pria yang diduga menjual sabu di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, tim Opsnal mendapati dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan di pinggir jalan Selagalas. Keduanya diduga sedang menunggu pembeli yang sebelumnya telah berkomunikasi melalui telepon,” jelas AKP Ngurah Bagus.

Saat hendak diamankan, kedua terduga sempat mengelak dan mengaku tidak memiliki Narkoba. Namun, setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan satu poket sabu seberat 0,32 gram. Selain Narkotika, polisi juga mengamankan handphone dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil transaksi sabu.

Tak berhenti di lokasi penangkapan, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah para terduga di wilayah Kecamatan Lingsar. Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan berbagai alat yang diduga digunakan untuk konsumsi sabu.

“Di rumah terduga yang masih merupakan bersaudara kandung ini kami menemukan pipet plastik yang diruncingkan, pipa kaca, jarum kompor sabu, serta tutup botol yang telah terpasang pipet plastik. Seluruh barang tersebut kami amankan sebagai barang bukti karena berkaitan dengan tindak pidana Narkoba,” tambahnya.

Saat ini, kedua terduga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram. Polisi juga telah mengamankan seluruh barang bukti guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, MY dan HA akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 ttg Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No 1 Tahun 2023 ttg KUHP jo UU RI No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polresta Mataram dalam memberantas peredaran gelap Narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.(sr/hpm)

Rakernis Anggaran 2027 Polda NTB Tekankan Efisiensi dan Kualitas Belanja

0

Rakernis Anggaran 2027 Polda NTB Tekankan Efisiensi dan Kualitas Belanja

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam rangka memperkuat kualitas perencanaan dan pengelolaan anggaran, Polda NTB menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) penyusunan kertas kerja RKA-K/L rencana kebutuhan anggaran Satker/Satwil Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Susilo Setiawan, di Ballroom Hotel Lombok Garden Mataram, Jumat (23/01/2026).

Rakernis diikuti Kabagren Polres/ta jajaran, Kasubbagrenmin Satker Polda NTB, serta seluruh operator SAKTI. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat ketepatan perencanaan anggaran sejak awal.

Dalam arahannya, Karo Rena Polda NTB mengingatkan bahwa hingga tahun terakhir Polda NTB konsisten masuk 10 besar Polda se-Indonesia sebagai pelopor kualitas belanja yang baik. Capaian tersebut, menurutnya, harus dijaga melalui perencanaan yang terukur, berorientasi hasil (outcome), dan efisien.

“Seluruh Polda saat ini menghadapi kebijakan efisiensi, sehingga alokasi anggaran mengalami penyesuaian dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena itu dibutuhkan analisis yang jeli dan perencanaan yang matang dalam penggunaan anggaran,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun belanja barang. Satker dan Satwil diminta mengukur kemampuan serapan anggaran agar tidak terjadi penumpukan belanja besar yang berisiko tidak terserap hingga akhir tahun anggaran.

“Saya berharap seluruh Satker dan Satwil dapat menghindari belanja dengan nominal besar yang tidak realistis penyerapannya. Fokuskan pada kebutuhan prioritas dan manfaat nyata bagi kinerja,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Karo Rena mengimbau seluruh peserta mengikuti Rakernis secara serius agar materi dan kebijakan yang disampaikan benar-benar dipahami dan dapat diimplementasikan secara optimal. Melalui Rakernis ini, Polda NTB menegaskan komitmennya menjaga tata kelola anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel demi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin profesional.(sr/hpntb)