30.3 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 282

Kios 4×6 Milik Pemda Berau di Jln Akb Sanipah Diduga Mark Up Kejaksaan Usut Kasusnya

0

Warta In – SEBANYAK 36 DARI 78 KIOS MILIK PEMKAB BERAU DI JALAN AKB SANIPAH I MENUNGGAK SEWA SELAMA 9 TAHUN (2017-2025) DENGAN TOTAL RP1,1 MILIAR, UTANG PER PENYEWA BERKISAR RP20-40 JUTA.

Kontrak baru tahun 2028 mewajibkan pelunasan utang lama secara dicicil, namun penyewa mengeluhkan beban yang berat karena biaya sewa saat ini Rp400 ribu-Rp600 ribu per bulan, sementara sebagian memiliki kondisi ekonomi tidak mampu, bahkan ada yang menjadi hunian dan bukan usaha produktif.

Terdapat indikasi alih fungsi kios menjadi hunian (terutama di jalan Padat Karya) dan praktik sewa berlapis dengan harga jauh lebih tinggi dari tarif resmi (Rp6 juta/tahun resmi, namun ada yang mencapai puluhan juta/tahun), yang berpotensi menyebabkan kebocoran PAD.

Ditemukan dugaan mark-up tarif oleh oknum tertentu, di mana penyewa dipaksa membayar hingga Rp25-40 juta/tahun padahal tarif resmi hanya Rp4,8-7,2 juta/tahun, bahkan ada informasi beberapa petak lahan telah beralih status menjadi milik pribadi secara ilegal.

Sementara itu, adanya kecurangan dan indikasi Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh oknum – oknum tertentu, Kejaksaan Negeri Berau telah menerima laporan dan sedang menyelidiki dugaan permainan sewa, termasuk lemahnya substansi kontrak sewa-menyewa.

Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) telah berusaha mencari solusi seperti memberikan keringanan pelunasan maksimal 2 tahun, namun upaya tersebut belum maksimal terealisasi. Mereka juga mengingatkan bahwa kios seharusnya digunakan untuk usaha bukan hunian.

Suara yang sama juga di lontarkan oleh DPRD Berau. DPRD Menilai ada kelalaian OPD terkait dalam mengelola aset daerah. Mereka menyarankan revitalisasi kios menjadi ruko atau sentra usaha yang lebih representatif untuk meningkatkan PAD dan mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum terkait pengelolaan aset daerah.

Penulis Syafaat S

 

Gubernur Andra Soni Dukung 234 SC Provinsi Banten Jadi Mitra Pembangunan Daerah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 23 Januari 2026  — Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan dukungan penuh kepada organisasi 234 Solidarity Community (SC) Provinsi Banten untuk menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah. Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan dan konvensi wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 SC Provinsi Banten yang digelar di Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Jumat (23/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPW 234 SC Provinsi Banten yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, serta bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan selamat kepada pengurus 234 SC Provinsi Banten. Semoga dapat menjalankan amanat organisasi dan bersama-sama pemerintah membangun ekosistem pembangunan yang positif di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

Menurut Andra, 234 SC adalah organisasi yang lahir dari komunitas anak muda yang memiliki semangat persatuan dan gotong royong. Ia meyakini bahwa organisasi ini memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Banten, terutama dalam bidang sosial, olahraga, dan budaya. Selain itu, Andra juga menilai nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan yang dijunjung tinggi oleh 234 SC dapat membantu menciptakan ketertiban dan keamanan di masyarakat.

“234 SC berawal dari komunitas anak muda dari berbagai generasi. Usia itu hanyalah angka, tetapi pengabdian adalah keabadian,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur Banten mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti 234 SC, untuk bersama-sama membangun Provinsi Banten yang lebih maju, adil, dan merata.

“Saya melihat visi 234 SC jelas, bergerak di bidang sosial, olahraga, dan budaya, serta siap berkontribusi menjaga kondusivitas di Banten,” imbuhnya.

Gubernur menekankan bahwa kunci kemajuan daerah terletak pada persatuan dan komitmen bersama untuk memanfaatkan potensi yang ada, mengingat Banten memiliki lokasi strategis yang dekat dengan pusat pemerintahan nasional.

“Kunci kemajuan itu persatuan dan komitmen bersama. Kalau potensi ini benar-benar dimanfaatkan, Banten akan semakin dekat dengan keberhasilan,” jelasnya.

Ketua Umum DPP 234 SC, K.R.M.H. Sahid Abishalom Soerjosoemarno, menegaskan bahwa pelantikan dan konvensi wilayah merupakan awal amanah dan tanggung jawab untuk menjadikan 234 SC semakin bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar acara seremonial.

“234 SC lahir dari semangat persaudaraan dan solidaritas. Nilai dasar organisasi seperti nasionalisme, gotong royong, persatuan, dan saling membantu harus terus dijaga,” tegasnya.

Ketua DPW 234 SC Provinsi Banten, Kian Maulana, menyatakan kesiapan organisasi untuk bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, serta menjadi mitra strategis dalam menjaga kondusivitas, mendukung pembangunan, dan memperkuat solidaritas sosial.(WartainBanten)

Gubernur Andra Soni Sambut Baik Rencana Gelaran Java Jazz 2026 di PIK II

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 23 Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik rencana PT Java Festival Production yang akan menggelar perhelatan musik internasional Java Jazz Festival 2026 di kawasan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) II, Kabupaten Tangerang.

Dukungan tersebut disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan jajaran PT Java Festival Production di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen K.H. Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Jumat (23/1/2026).

“Kami senang dengan adanya perhelatan besar di Provinsi Banten. Apa yang bisa kami bantu, akan kami bantu. Terima kasih, kami akan dukung agar acara ini berjalan lancar,” tegas Andra Soni.

Ia menilai, rencana penyelenggaraan Java Jazz 2026 di PIK II merupakan langkah strategis. Kawasan tersebut memiliki aksesibilitas yang sangat baik karena terhubung langsung dengan jalan tol dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain itu, PIK II juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti pusat kuliner, hotel, dan infrastruktur pendukung lainnya.

“Di PIK II juga banyak fasilitas kuliner dan hotel,” ucapnya.

Gubernur Andra Soni menilai kawasan PIK II kondusif dengan dukungan parkir dan fasilitas memadai sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Ia berharap pengunjung Java Jazz 2026 juga berwisata ke berbagai destinasi unggulan Banten. Untuk itu, penyelenggara didorong agar turut mempromosikan potensi wisata Banten beserta akses dan transportasinya dalam rangkaian promosi acara.

Direktur Keuangan PT Java Festival Production, Dwi Cahyono, menyampaikan bahwa Java Jazz 2026 akan digelar pada 29–31 Mei 2026 dan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar Jakarta.

“Pada tahun 2005, Java Jazz digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Pada tahun 2009 pindah ke Jakarta International Expo (JIEXPO). Pada tahun 2026 ini, kami selenggarakan di NICE PIK II,” ungkap Dwi.

Dwi menyebutkan bahwa selama ini Java Jazz rata-rata dikunjungi oleh 105 ribu hingga 120 ribu penonton dalam tiga hari pelaksanaan.

“Nantinya akan ada 10 panggung dan sekitar 300 artis yang tampil,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menilai Java Jazz 2026 sebagai peluang strategis untuk memperkuat kerja sama dan mempromosikan destinasi wisata, budaya, serta kuliner Banten kepada masyarakat luas.(WartainBanten)

Lantik 190 Pejabat, Gus Bupati Tegaskan di Tahun 2026 Sebagai Pembuktian Kepada Masyarakat

0

Warta.in, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., secara resmi melakukan Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, pada Jumat (23/1/2026).

Pelantikan dan pengukuhan ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat performa pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Adapun total pejabat yang dilantik sebanyak 190 orang, yang terdiri atas pejabat eselon II dan eselon III.

“Alhamdulillah, eselon II dan beberapa eselon III hari ini sudah dilantik dan dikukuhkan. Dengan demikian, insyaallah tim ASN Pemerintah Kabupaten Jember sudah siap bekerja optimal untuk mengejar pembuktian pada tahun 2026,” ujar Gus Fawait dalam sambutannya.

Saat ini, Kabupaten Jember tercatat memiliki tren positif dalam pelayanan publik di Jawa Timur, khususnya di wilayah Tapal Kuda. Jember juga menjadi kabupaten pelopor yang memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di tingkat kecamatan.

Melalui pengukuhan ini, Gus Fawait berharap para pejabat dapat bekerja maksimal guna mengejar ketertinggalan. Ia menekankan bahwa tahun ini bukan lagi masa pemanasan, melainkan tahun pembuktian kinerja nyata.

“Saya berpesan kepada para camat, lurah, beserta jajarannya untuk memantau langsung kegiatan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing. Jangan sampai ada pungutan liar (pungli). Kami akan menindak tegas jika ditemukan praktik pungli tersebut,” tegas Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.

Gus Fawait menambahkan bahwa pergeseran jabatan merupakan hal lumrah dalam birokrasi pemerintahan dan ia meyakini hal tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik. Sebagai bukti, indikator kepuasan publik dan parameter lainnya pada tahun 2025 menunjukkan tren kenaikan, bahkan beberapa indikator menempatkan Jember sebagai yang terbaik di daerah Tapal Kuda.

Perubahan Pola Operasi Gas Prabumulih Perkuat Ketahanan Energi Nasional

0

Prabumulih, 23 Januari 2026 – PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field menuntaskan Project Perubahan Pola Operasi Penyaluran Gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju LPG Plant Limau Timur.

 

Sebagai tindak lanjut proyek tersebut, PEP Prabumulih Field melaksanakan penyaluran perdana gas dari ketiga struktur tersebut ke LPG Plant Limau Timur. Proyek ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi Roadmap Swasembada Energi, khususnya di bidang Migas dan LPG.

Dengan adanya penyaluran ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pasokan bahan baku LPG domestik, yang secara langsung berdampak pada ketersediaan energi bagi masyarakat.

 

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menghadiri acara peresmian penyaluran tersebut. Djoko mengapresiasi langkah PEP karena memiliki makna strategis, bukan hanya bagi operasi dan kinerja perusahaan, tetapi juga bagi kepentingan nasional.

 

General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa penyaluran perdana gas ini merupakan bukti nyata peran Pertamina dalam menjaga pasokan energi nasional.

 

“Penyaluran perdana gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala ke LPG Plant Limau Timur adalah wujud nyata komitmen Pertamina dalam memastikan energi dalam negeri tersedia dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Langkah ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan LPG domestik,” ujar Djudjuwanto.

 

Ia menambahkan, perubahan pola operasi penyaluran gas dilakukan untuk menjaga keandalan produksi dan memastikan sistem penyaluran berjalan stabil dan aman.

 

Struktur Gunung Kemala menjadi kontributor utama produksi gas, dengan dukungan Struktur Tundan dan Prabumulih Barat yang menjaga keseimbangan sistem penyaluran secara terintegrasi.

 

Optimalisasi penyaluran gas ini memungkinkan Pertamina mempertahankan kinerja produksi di tengah tantangan lapangan migas yang matang, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan energi impor.

 

Inovasi Pertamina ini berhasil meningkatkan produksi LPG dari 55 metrik ton per hari (MTD) menjadi 85 MTD dan kondensat dari 200 BOPD menjadi 350 BOPD tanpa melakukan pengeboran sumur baru. Produksi LPG masih dapat ditingkatkan menjadi 100 MTD.

 

Dengan demikian, proyek ini tidak hanya berdampak pada aspek operasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui ketersediaan energi yang berkelanjutan.

 

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan kerja, keandalan operasi, dan perlindungan lingkungan, serta berkoordinasi dengan SKK Migas dan para pemangku kepentingan terkait.

 

Melalui keberhasilan penyaluran perdana gas ini, Pertamina kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi Indonesia.***

 

*Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4*

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

 

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

 

PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Indrika Eko Sriyatini

Officer Media Relations Zona 4

No. Hp: 0811-7523-106

Email: indrika.sriyatini@pertamina.com

Wali Kota Dan Wakil Menteri PU Tinjau Lokasi Banjir, Bersinergi Siapkan Langkah Penanganan Terpadu

0

Warta.in Jabar ◊ Jumat, 23 Januari 2026.

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik rawan banjir di Kota Bekasi pada Jumat (23/1/26). Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam upaya bersama untuk mengatasi dan meminimalisir dampak banjir yang masih terjadi di beberapa wilayah.

Peninjauan dimulai di Pintu Air Kalimati. Di lokasi tersebut, Wali Kota Bekasi dan Wakil Menteri PU melihat secara langsung kondisi pintu air serta volume debit air yang mengalir. Pintu Air Kalimati menjadi salah satu titik penting dalam pengendalian banjir karena berfungsi mengatur aliran air dari wilayah hulu menuju kawasan permukiman di sekitarnya.

Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Perumahan Jatibening Permai, salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi. Di lokasi ini, Wali Kota Bekasi menjelaskan rencana penanganan yang akan dilakukan, antara lain dengan memperbesar aliran kali untuk meningkatkan kapasitas tampung air serta melakukan pembaruan jembatan yang berada di sekitar Masjid An-Nur.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa penanganan banjir membutuhkan kerja sama lintas sektor dan dukungan dari pemerintah pusat.
“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Kami ingin memastikan bahwa upaya yang dilakukan dari hulu hingga hilir benar-benar terintegrasi dan berdampak langsung bagi warga,” ujar Tri.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan infrastruktur secara bertahap.
“Langkah pembesaran aliran kali dan pembaruan jembatan ini kami harapkan dapat mengurangi genangan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah rawan banjir,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, menyampaikan bahwa pemerintah pusat siap mendukung upaya daerah dalam pengendalian banjir.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan dan akan mengkaji langkah teknis yang tepat. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar penanganan banjir dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” jelas Diana.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap solusi yang direncanakan dapat segera direalisasikan. Upaya bersama ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Kota Bekasi ke depannya.

(JS)

Dugaan Pengeroyokan Anak Dibawah Umur, Polres Jember Unit PPA Hadirkan Saksi ke Tiga

0

Warta.in, Jember – 23/01/2026 Kasus dugaan pemukulan yang dialami oleh Dedi Saputra di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, yang terjadi pada 27 November 2025 lalu, kembali menunjukkan perkembangan. Kuasa hukum korban menghadirkan saksi ketiga untuk dimintai keterangan oleh penyidik Polres Jember.

Saksi ketiga tersebut diperiksa hari ini di Polres Jember, setelah sebelumnya dua saksi telah lebih dulu memberikan keterangan. Kehadiran saksi tambahan ini diharapkan dapat memperkuat laporan yang telah dibuat oleh korban.

Kuasa hukum korban, Ahmad Yusron Arifin, SH, mengatakan saksi ketiga mengetahui langsung peristiwa pemukulan yang dialami kliennya. Saksi tersebut kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi.

“Meski berada pada jarak sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara, saksi mengaku melihat langsung insiden pemukulan tersebut. Hal itu disampaikan secara jelas saat proses pemeriksaan oleh penyidik” Ujar kuasa hukum Ahmad Yusron Arifin.

Ahmad Yusron menjelaskan, setelah kejadian pemukulan, korban sempat hendak dibawa ke rumahnya maupun ke rumah saudaranya. Namun korban menolak dan meminta untuk diantar ke rumah saudaranya saja.

Dengan hadirnya saksi ketiga ini, pihak kuasa hukum berharap perkara tersebut dapat menemukan titik terang. Ia menilai keterangan saksi sangat penting untuk mendorong proses hukum agar dapat berlanjut.

“Kami berharap dengan adanya saksi ketiga ini, perkara bisa dilanjutkan dan segera naik ke tahap penyidikan” Tandas Ahmad Yusron.

Lebih lanjut, saksi juga menyatakan kesediaannya untuk dipertemukan dengan terduga pelaku apabila diperlukan oleh penyidik. Bahkan, saksi mengaku mengenali salah satu terduga pelaku dari ciri fisik yang dilihatnya.

“Saksi mengenali wajah salah satu terduga pelaku, meski tidak mengenal secara personal. Dari ciri-ciri yang disampaikan, salah satunya memiliki rambut agak panjang” Pungkasnya.

*Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, Bupati PALI Koordinasi Langsung ke BPJS Pusat

0

Sumatra Selatan (Pali) Warta.in

PALI,PA- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam memastikan hak dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di sektor pelayanan kesehatan. Di tengah berbagai tantangan serta dinamika kebijakan yang berkembang, Bupati PALI Asgianto, ST, mengambil langkah konkret dengan melakukan koordinasi langsung ke BPJS Kesehatan Kantor Pusat di Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Langkah tersebut bukan sekadar perjalanan dinas formal, melainkan sebuah ikhtiar serius pemerintah daerah dalam menjemput solusi terbaik demi keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat PALI. Bupati Asgianto memahami betul bahwa urusan kesehatan menyangkut hajat hidup orang banyak dan tidak boleh tersendat oleh persoalan teknis maupun administratif.

Dalam lawatan tersebut, Bupati Asgianto didampingi jajaran strategis Pemerintah Kabupaten PALI, yakni Asisten I H. Andre Fajar Wijaya, S.Si., M.Si., Kepala Bappeda Hj. Rina Anggraini, S.T., M.T., Kepala BPKAD Anita Mariani, S.E., M.M., Ak., CA., Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Kazrin Faruk, SKM., MM., serta Kepala Diskominfostaper H. Imansyah, S.E., M.M. Turut hadir pula pimpinan DPRD Kabupaten PALI, Ketua DPRD H. Ubaidillah, SH, dan Wakil Ketua II Firdaus Hasbullah, SH., MH., yang semakin menegaskan bahwa upaya ini merupakan langkah kolektif dan solid antara eksekutif dan legislatif.

Koordinasi dengan BPJS Kesehatan Kantor Pusat dilakukan untuk menyelaraskan berbagai kebijakan dan menyelesaikan persoalan teknis yang ada, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat PALI dapat terus berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan tidak merugikan masyarakat.

Pemerintah daerah berkomitmen agar warga tidak menjadi korban dari persoalan administrasi maupun perbedaan pemahaman kebijakan.
Bupati Asgianto menegaskan bahwa membangun daerah bukanlah pekerjaan instan. Setiap kebijakan membutuhkan proses, kehati-hatian, koordinasi lintas sektor, serta kesabaran semua pihak.

“Pemerintah tidak tinggal diam. Kami terus bekerja, berikhtiar, dan mencari solusi terbaik agar hak-hak masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, tetap terpenuhi,” tegas Bupati.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten PALI, Bupati Asgianto juga menegaskan kepada masyarakat bahwa pelayanan kesehatan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Silakan datang ke rumah sakit, seluruh masyarakat tetap dilayani berobat gratis. Saat ini pemerintah sedang melakukan penataan dan validasi data penerima. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat agar tidak terjadi data ganda,” ujarnya seraya mengisyaratkan pesan bahwa penataan data merupakan bagian penting dari upaya perbaikan sistem, demi memastikan bantuan dan layanan benar-benar tepat sasaran.

Selaras dengan langkah pemerintah daerah, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pemangku Adat Kabupaten PALI, Rahman Mahmud, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, kesabaran, dan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan agar perbedaan tersebut tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah persaudaraan.

“Mari kita tetap akur, sabar, dan saling menguatkan. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang hanya menebar kebencian dan tidak menawarkan solusi,” pesannya.

Hal ini menjadi penting untuk dipahami masyarakat, mengingat maraknya informasi yang kerap dipelintir dan dijadikan alat untuk menebar keresahan. Tidak sedikit pihak yang dengan mudah menyalahkan pemerintah tanpa memahami proses panjang di balik setiap kebijakan yang diambil. Padahal, setiap upaya yang dilakukan pemerintah membutuhkan waktu, tahapan, dan kerja keras, tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Rahman Mahmud juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah bekerja secara maksimal. Kritik tetap boleh disampaikan sebagai bagian dari kontrol sosial, namun harus dibangun di atas data, etika, dan niat baik demi kemajuan Kabupaten PALI.

Ditambah Rahman, Melalui langkah koordinasi langsung ke pemerintah pusat ini, Pemerintah Kabupaten PALI kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bekerja dalam diam, berjuang dalam proses, dan bertanggung jawab atas amanah yang diberikan.

“Perlu kita ketahui bahwa membangun daerah membutuhkan waktu, sinergi, dan kepercayaan bersama. Pemerintah berharap masyarakat PALI tetap tenang, cerdas dalam menyaring informasi, serta mendukung langkah-langkah konstruktif yang sedang ditempuh. Sebab, kemajuan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil dari kebersamaan antara pemimpin dan rakyatnya.”tutup Rahman.

(Team/red)

BRI Cabang Sudirman 1 Jalin Kerja Sama dengan PT Visa Service Center

0

WARTA.IN – Jakarta — Dalam rangka memperkuat posisi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam menghadirkan layanan perbankan modern yang adaptif terhadap kebutuhan global serta gaya hidup nasabah yang dinamis, BRI Cabang Sudirman 1 menjalin kerja sama dengan PT Visa Service Center.

 

Pimpinan Cabang BRI Sudirman 1 menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memperluas sinergi bisnis sekaligus memperkuat posisi BRI dalam meningkatkan layanan pembayaran dan transaksi keuangan bagi nasabah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kemudahan, efisiensi, serta kenyamanan dalam bertransaksi.

 

Menurutnya, PT Visa Service Center merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengurusan visa dan layanan imigrasi. Melalui kerja sama ini, BRI memfasilitasi pembayaran biaya visa serta layanan terkait lainnya dengan sistem perbankan yang aman dan terpercaya.

 

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga membantu memperluas jaringan kemitraan serta meningkatkan efisiensi layanan perbankan BRI, khususnya dalam mendukung kebutuhan transaksi internasional nasabah.

 

“BRI Cabang Sudirman 1 berharap kerja sama ini dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pelanggan, baik dalam pembayaran biaya visa, pemanfaatan layanan perbankan, maupun kegiatan promosi bersama, sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

 

Dengan adanya sinergi ini, BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung layanan perbankan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era globalisasi.

Pohon Tumbang, Ganggu Warga Bhabinkamtibmas Pagesangan Gercep Tanggapi Bencana

0

Pohon Tumbang, Ganggu Warga
Bhabinkamtibmas Pagesangan Gercep Tanggapi Bencana

Warta.in
Mataram, NTB – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Mataram. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan, Aiptu I Gede Gunartha, bergerak sigap membantu warga mengevakuasi pohon tumbang di Lingkungan Pagesangan Utara, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Jumat (23/01/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Pohon duku setinggi kurang lebih 10 meter tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang dan menimpa garasi mobil milik warga, I Wayan Winarta. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan kerusakan material dan sempat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Bhabinkamtibmas yang menerima laporan warga langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Lurah serta Kepala Lingkungan setempat. Bersama warga, petugas bahu membahu melakukan evakuasi dan pembersihan batang serta dahan pohon yang tumbang.
Kapolsek Mataram AKP Mulyadi, S.H., membenarkan langkah cepat yang dilakukan anggotanya sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana.

“Sebagai bentuk siaga bencana, personel kami langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Beberapa hari terakhir hujan disertai angin kencang terus terjadi, sehingga Bhabinkamtibmas kami siagakan sebagai garda terdepan bersama pihak kelurahan,” ujar AKP Mulyadi.

Ia menjelaskan, setibanya di lokasi, personel terlebih dahulu mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna mencegah risiko lanjutan, kemudian melakukan langkah darurat dengan membersihkan bagian pohon yang memungkinkan ditangani secara manual.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem.

“Jika warga melihat dahan pohon yang sudah rapuh atau instalasi listrik yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan kerugian yang timbul hanya bersifat materiil. Kehadiran cepat Bhabinkamtibmas pun mendapat apresiasi dari warga sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat saat kondisi darurat.(sr/Hpm)