29.8 C
Jakarta
Selasa, Mei 5, 2026
Beranda blog Halaman 309

Kapolres Gresik Beri Penghargaan, Dedikasi Polisi dan Warga Jadi Teladan

0

Polri,GRESIK//warta.in – Suasana pagi di halaman Mapolres Gresik, Jumat (9/1/2026), menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar rutinitas kedinasan. Bukan hanya apel atau seremoni formal, momen tersebut menjelma menjadi ruang penghormatan bagi nilai-nilai pengabdian, kejujuran, dan kerja keras yang selama ini dijalankan dengan senyap.

Di hadapan barisan peserta upacara, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin langsung pemberian penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang dinilai berprestasi.

Prosesi berlangsung sederhana, namun sarat makna, menegaskan bahwa setiap dedikasi, sekecil apa pun, tidak pernah luput dari perhatian pimpinan.

Sebanyak 16 personel Polri dan 16 warga masyarakat menerima penghargaan atas kontribusi nyata mereka. Apresiasi diberikan atas keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminal, pemberantasan peredaran narkoba, hingga prestasi yang berhasil mengharumkan nama Polres Gresik di tingkat nasional.

Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian.

Sejumlah warga yang menunjukkan kepedulian, keberanian, dan peran aktif dalam membantu tugas-tugas kepolisian turut mendapat apresiasi.

Hal ini menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Di titik inilah sinergi antara polisi dan masyarakat benar-benar terwujud.

Dalam amanatnya, AKBP Rovan menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik semangat untuk terus berbuat lebih baik.

Apresiasi diberikan kepada mereka yang bekerja beyond the call of duty, melampaui kewajiban formal demi pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

“Penghargaan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan keteladanan, serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan loyalitas dan integritas dalam mewujudkan Polres Gresik yang profesional dan humanis,” ujar Kapolres.

Di balik apresiasi tersebut, Kapolres juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara penghargaan dan disiplin. Prestasi akan selalu dihargai, namun setiap pelanggaran tetap ditindak tegas.

Prinsip reward and punishment dijalankan secara adil dan konsisten demi menjaga marwah institusi.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolres Gresik, para Pejabat Utama, serta Kapolsek jajaran. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi simbol bahwa penghargaan bukan sekadar milik individu, melainkan kemenangan kolektif sebuah organisasi yang solid dan berkomitmen melayani masyarakat.

Pagi itu, halaman Mapolres Gresik tidak hanya dipenuhi barisan berseragam, tetapi juga harapan bahwa keteladanan akan terus menular, dedikasi tak akan berhenti, dan sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat demi terwujudnya Gresik yang aman dan nyaman.(kus)

0

polri,GRESIK//warta.in – Suasana pagi di halaman Mapolres Gresik, Jumat (9/1/2026), menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar rutinitas kedinasan. Bukan hanya apel atau seremoni formal, momen tersebut menjelma menjadi ruang penghormatan bagi nilai-nilai pengabdian, kejujuran, dan kerja keras yang selama ini dijalankan dengan senyap.

Di hadapan barisan peserta upacara, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin langsung pemberian penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang dinilai berprestasi.

Prosesi berlangsung sederhana, namun sarat makna, menegaskan bahwa setiap dedikasi, sekecil apa pun, tidak pernah luput dari perhatian pimpinan.

Sebanyak 16 personel Polri dan 16 warga masyarakat menerima penghargaan atas kontribusi nyata mereka. Apresiasi diberikan atas keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminal, pemberantasan peredaran narkoba, hingga prestasi yang berhasil mengharumkan nama Polres Gresik di tingkat nasional.

Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian.

Sejumlah warga yang menunjukkan kepedulian, keberanian, dan peran aktif dalam membantu tugas-tugas kepolisian turut mendapat apresiasi.

Hal ini menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Di titik inilah sinergi antara polisi dan masyarakat benar-benar terwujud.

Dalam amanatnya, AKBP Rovan menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik semangat untuk terus berbuat lebih baik.

Apresiasi diberikan kepada mereka yang bekerja beyond the call of duty, melampaui kewajiban formal demi pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

“Penghargaan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan keteladanan, serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan loyalitas dan integritas dalam mewujudkan Polres Gresik yang profesional dan humanis,” ujar Kapolres.

Di balik apresiasi tersebut, Kapolres juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara penghargaan dan disiplin. Prestasi akan selalu dihargai, namun setiap pelanggaran tetap ditindak tegas.

Prinsip reward and punishment dijalankan secara adil dan konsisten demi menjaga marwah institusi.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolres Gresik, para Pejabat Utama, serta Kapolsek jajaran. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi simbol bahwa penghargaan bukan sekadar milik individu, melainkan kemenangan kolektif sebuah organisasi yang solid dan berkomitmen melayani masyarakat.

Pagi itu, halaman Mapolres Gresik tidak hanya dipenuhi barisan berseragam, tetapi juga harapan bahwa keteladanan akan terus menular, dedikasi tak akan berhenti, dan sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat demi terwujudnya Gresik yang aman dan nyaman.(kus)

Tiang Listrik Patah di Ciputat Timur Tangsel, Arus Lalu Lintas Terganggu

0

Wartain Banten | Warta | 10 Januari 2026  —  Sebuah tiang listrik dilaporkan patah di Jalan Menjangan Raya, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, sehingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (10/1/2026) dan membuat pengendara harus melambatkan laju kendaraan saat melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tiang listrik terlihat patah, sehingga membahayakan pengguna jalan. Kabel-kabel listrik tampak menjuntai di badan jalan, menyebabkan perlambatan kendaraan.

Sejumlah warga sekitar menyebutkan, kondisi tersebut sudah dilaporkan kepada pihak terkait. Mereka berharap petugas segera melakukan penanganan agar tidak menimbulkan kecelakaan maupun gangguan yang lebih besar, termasuk potensi pemadaman listrik.

“Tiang listriknya roboh,” ujar salah seorang warga.

Sementara itu, warga setempat berupaya mengatur arus lalu lintas secara manual untuk mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab patahnya tiang listrik tersebut maupun perkiraan waktu perbaikannya.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi Jalan Menjangan Raya Ciputat Timur dan mencari jalur alternatif hingga perbaikan selesai dilakukan.(WartainBanten)

Ketua Dekranasda Banten Bangga Hadirnya Raya Series, Fesyen Lokal Bernilai Budaya

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Januari 2026  — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyatakan kebanggaannya atas hadirnya jenama fesyen lokal Raya Series yang menampilkan busana perempuan bernilai budaya dan berdaya saing. Ia menilai kehadiran jenama tersebut menjadi bukti bahwa industri fesyen lokal Banten mampu tumbuh dengan mengedepankan kreativitas, identitas budaya, dan keberlanjutan.

Hal itu disampaikan Tinawati saat menghadiri peluncuran Raya Series Women Wear di Hotel Aston Serang, Sabtu (10/1/2026). Menurutnya, koleksi yang ditampilkan tidak hanya indah dan elegan, tetapi juga merefleksikan karakter perempuan Indonesia yang anggun, kuat, dan berdaya.

“Melalui koleksi karya women wear, saya melihat bagaimana nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam desain yang modern namun tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.

Tinawati meyakini Raya Series dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Banten dan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri fesyen daerah. Selain itu, kehadiran jenama lokal seperti Raya Series dinilai dapat membawa keberkahan serta menjadi langkah maju bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.

Ia juga berharap koleksi tersebut tidak hanya sukses di pasar, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi pelaku fesyen lainnya untuk terus berinovasi. Menurutnya, keberanian beradaptasi dengan tren harus tetap diiringi dengan komitmen menjunjung nilai lokal dan prinsip keberlanjutan.

“Saya berharap Raya Series women wear ini tidak hanya sukses di pasar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lahirnya karya-karya lain yang berani berinovasi, adaptif terhadap tren namun tetap menjunjung nilai lokal dan keberlanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tinawati menegaskan Dekranasda Banten terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM, perajin, dan desainer lokal agar dapat tumbuh dan naik kelas. Industri fesyen, khususnya segmen women wear, dinilainya memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi etalase budaya daerah di tingkat nasional maupun global.

“Inilah wajah industri fesyen yang kita dorong bersama,” pungkasnya.

Founder Women Wear, Mauvika Amalia, menyampaikan bahwa Raya Series telah direncanakan sejak Mei 2025 dan diluncurkan dengan menghadirkan sekitar 50 model busana untuk anak-anak hingga dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

Ia mengapresiasi dukungan Dekranasda Provinsi Banten yang menjadi motivasi untuk terus berkarya di bidang fesyen. Menurutnya, koleksi Raya Series cocok digunakan untuk momen hari raya, kebersamaan keluarga, maupun berbagai acara lainnya.(WartainBanten)

Dari Khatmandu ke Tanah Air: Prestasi Ricky Atonasio Soares di Tinju Asia Junior V 1985

0

Wartain Banten | Olahraga | 10 Januari 2026  — Nama Ricky Atonasio Soares pernah menjadi kebanggaan Indonesia di pentas tinju amatir Asia. Mantan petinju Indonesia itu mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara pada Kejuaraan Tinju Asia Junior V yang digelar di Khatmandu, Nepal, pada 1985.

Keberhasilan Ricky kala itu tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menandai kiprah Indonesia di ajang tinju tingkat Asia. Bertarung melawan petinju-petinju muda terbaik dari berbagai negara, Ricky menunjukkan teknik, daya juang, dan mental tanding yang kuat hingga mampu berdiri di podium tertinggi.

Gelar juara Asia Junior V tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier tinju Ricky Atonasio Soares. Prestasi itu sekaligus memperlihatkan potensi besar petinju muda Indonesia di kancah internasional pada era 1980-an, ketika persaingan tinju amatir Asia dikenal sangat ketat.

Sekembalinya ke Tanah Air, kemenangan di Khatmandu membawa nama Ricky semakin dikenal di lingkungan olahraga tinju nasional. Ia menjadi inspirasi bagi generasi petinju muda Indonesia untuk berani bermimpi dan bersaing di level internasional.

Meski kini telah pensiun dari ring, prestasi Ricky Atonasio Soares di Kejuaraan Tinju Asia Junior V 1985 tetap dikenang sebagai bagian dari sejarah tinju Indonesia sebuah bukti bahwa atlet nasional mampu menorehkan prestasi membanggakan di panggung Asia.(WartainBanten)

Respon layanan Call Center 110, Polsek Mataram Gercep Tangani Dugaan Penganiayaan di Kos Alamanda

0

Respon layanan Call Center 110, Polsek Mataram Gercep Tangani Dugaan Penganiayaan di Kos Alamanda

Warta.in
Mataram, NTB — Kepolisian Sektor (Polsek) Mataram menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polresta Mataram. Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengerusakan yang terjadi di Kos Alamanda, Jalan Setia Budi, Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram, Sabtu (10/01/2026) dini hari.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan, aduan diterima sekitar pukul 02.15 WITA dari seorang saksi berinisial F, yang merupakan rekan korban.

“Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi dan memastikan korban mendapatkan penanganan awal,” ujar AKP Mulyadi.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, korban berinisial TH (26), seorang perempuan asal Narmada, Lombok Barat, diduga menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri berinisial LMR (29), pria asal Mambalan, Kecamatan Gunungsari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.10 WITA, diduga dipicu oleh kesalahpahaman saat korban baru pulang berbelanja bersama rekannya.

“Terduga pelaku diduga tersulut emosi hingga melakukan pemukulan terhadap korban. Akibatnya, korban mengalami luka lebam dan mengeluh sakit pada lengan kanan. Selain itu, terdapat laporan pengerusakan barang di lokasi kejadian,” jelas Kapolsek.

Untuk kepentingan proses hukum, Polsek Mataram telah mengarahkan korban menjalani pemeriksaan medis. “Korban kami arahkan untuk melakukan visum et repertum di RS Bhayangkara Mataram sebagai alat bukti sah dalam proses penyidikan,” tegas AKP Mulyadi.

Saat ini, penanganan perkara tersebut telah dikoordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Mataram guna pendalaman lebih lanjut. Kapolsek Mataram mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri apabila menemukan atau mengalami kejadian darurat di lingkungan sekitar. “Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.(sr/hpntb)

 

 

 

Milad ke-35 Al-Amanah Al-Bantani, Wagub Dimyati Puji Sumbangsih Lembaga untuk Bangsa

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi atas peran strategis Yayasan Al-Amanah Al-Bantani dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Banten. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Gebyar Milad ke-35 Yayasan Al-Amanah Al-Bantani di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/1/2026).

Dalam sambutannya, Dimyati menekankan keberhasilan yayasan ini sebagai lembaga pendidikan komprehensif yang mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan, iman, dan takwa. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan seperti Al-Amanah Al-Bantani menjadi sumbangsih nyata bagi bangsa dan negara.

“Kehadiran lembaga pendidikan seperti Al-Amanah Al-Bantani merupakan bentuk sumbangsih nyata kepada bangsa dan negara, karena ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Dimyati.

Wagub menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta dalam membangun sektor pendidikan guna mencetak generasi unggul dan berakhlak.

“Seiring perkembangan teknologi yang semakin modern, sekolah juga harus mulai menguatkan teknologi informasi agar tidak tertinggal dan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Gebyar Milad ke-35 berlangsung meriah sebagai ajang silaturahmi yang dihadiri pengurus yayasan, pendidik, peserta didik, alumni, serta tokoh agama dan masyarakat.(WartainBanten)

Program Bang Andra Wujudkan Jalan Kopi, Akses Warga Jatiuwung Kian Lancar

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni meresmikan ruas Jalan Kopi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Sabtu (10/1/2026). Pembangunan jalan dengan konstruksi beton tersebut merupakan bagian dari Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat.

Ruas Jalan Kopi dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu akses utama menuju Kawasan Industri Jatake serta berbagai fasilitas umum di sekitarnya. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga dan distribusi logistik di kawasan tersebut diharapkan semakin lancar.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antarpemangku kepentingan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh warga.

“Mari kita koordinasikan pembangunan di Provinsi Banten. Semakin cepat kita berkoordinasi, semakin cepat kita membantu masyarakat. Kuncinya tidak boleh saling menyalahkan, tetapi saling berkoordinasi,” ujar Andra Soni.

Gubernur menyatakan bahwa Pasir Jaya merupakan kawasan dengan aktivitas industri dan investasi yang tinggi, namun lemahnya koordinasi sebelumnya membuat pembangunan infrastruktur belum optimal. Ia bersyukur, memasuki bulan kesebelas masa pemerintahannya, sinergi yang terbangun mampu mempercepat perbaikan infrastruktur vital di wilayah tersebut.

Realisasi Program Bang Andra

Gubernur melaporkan bahwa Pemprov Banten melalui Dinas PUPR dan Perkim sedang membangun jalan di sekitar 1.500 titik dengan panjang bervariasi.

“Program Bang Andra merupakan Bangun Jalan Desa Sejahtera agar mudah diingat. Program ini menyasar pembangunan jalan di desa maupun kelurahan,” jelasnya.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Bang Andra yang menyasar jalan di desa dan kelurahan, sekaligus sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat, harapan rakyat, dan ketentuan hukum.

Sinergi Pemprov dan Pemkot

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengapresiasi respons cepat Pemprov Banten terhadap aspirasi masyarakat melalui pembangunan Jalan Kopi lewat Program Bang Andra.

“Ini adalah bentuk aspirasi masyarakat kami. Alhamdulillah, Jalan Kopi sudah dibangun melalui program Bang Andra. Mudah-mudahan kolaborasi dan sinergi Pemprov Banten dengan Pemkot Tangerang terus berlanjut,” tutur Maryono.

Ia berharap sinergi Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang terus berlanjut, serta menegaskan komitmen Pemkot dalam mendukung infrastruktur penunjang, termasuk penanganan banjir melalui penganggaran khusus dan penyediaan mesin penyedot air pada 2026.

Dampak Langsung bagi Warga

Ketua RW 004 Pasir Jaya, Yopi Sudrajat, menyatakan Jalan Kopi merupakan akses vital yang sebelumnya rusak parah dan sering tergenang, sehingga menghambat aktivitas warga, pekerja, dan pelajar.

“Dulu anak-anak sekolah sering harus melepas sepatu agar tidak basah saat melintas. Masyarakat Pasir Jaya mengucapkan terima kasih banyak kepada Gubernur Andra Soni karena jalan ini sudah dibangun,” ungkap Yopi.

Pada peresmian itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako serta bantuan operasional bagi musala dan guru mengaji setempat.(WartainBanten)

Dalam Gendongan Ketua Bhayangkari, Bayi Kayangan Mendapat Pelukan Pertamanya

0

Dalam Gendongan Ketua Bhayangkari, Bayi Kayangan Mendapat Pelukan Pertamanya

Warta.in
Lombok Utara,NTB
— Ia ditemukan di sebuah teras rumah warga di Dusun Pangguh Barat, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, dalam keadaan hidup namun rapuh. Seorang bayi perempuan, diperkirakan baru berusia lima hari, memulai hidupnya dalam sunyi pada Kamis (8/1/2026). Namun pada hari yang sama, ia juga menerima sesuatu yang tak ternilai: pelukan pertama yang penuh kasih.

Pelukan itu datang dari Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta.

Begitu menerima kabar tentang penemuan bayi tersebut, Ny. Heny segera menuju Puskesmas Kayangan bersama pengurus Bhayangkari setempat. Di ruang perawatan sederhana, ia menggendong bayi mungil itu cukup lama—tanpa seremoni, tanpa sorotan berlebihan. Hanya seorang ibu memeluk seorang anak yang baru saja diperkenalkan pada dunia dengan cara yang tak ramah.

“Setiap anak berhak dicintai, apa pun latar belakangnya,” ujar Ny. Heny dengan suara yang tertaha, jumat ( 9/1 )

Di tangannya, bayi itu tidak diperlakukan sebagai “kasus” atau “temuan”, melainkan sebagai seorang anak—utuh, bermartabat, dan berhak atas masa depan. Ny. Heny pun tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa perlengkapan kebutuhan bayi, mulai dari pakaian, selimut, hingga perlengkapan dasar lainnya.

Baginya, empati tidak boleh berhenti pada rasa iba, tetapi harus hadir dalam bentuk tindakan nyata.

“Kita tidak pernah tahu seberapa panjang luka yang sudah ia bawa. Tapi kita bisa memastikan, ia tidak perlu menambah luka baru,” katanya.

Kehadiran Ketua Bhayangkari itu menjadi penanda bahwa negara dan masyarakat tidak berpaling dari nasib bayi tersebut. Setelah mendapatkan perawatan awal di Puskesmas Kayangan, bayi itu kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Lombok Utara untuk dirujuk ke RSUP di Kota Mataram guna mendapatkan perawatan lanjutan.

Ny. Heny memastikan Bhayangkari akan terus mengawal sisi kemanusiaan dari peristiwa ini.

“Anak ini bukan hanya tanggung jawab satu institusi. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Di balik peristiwa itu, Ny. Heny juga menyampaikan pesan moral yang lebih luas kepada para perempuan dan para ibu di Lombok Utara.

“Dalam kondisi apa pun, jangan pernah merasa sendirian. Selalu ada jalan, selalu ada yang bisa membantu. Jangan korbankan masa depan seorang anak,” katanya.

Bayi kecil itu memulai hidupnya dari sebuah teras yang sunyi. Namun hari itu, di gendongan Ketua Bhayangkari, ia juga memulai hidupnya dengan sesuatu yang jauh lebih penting: keyakinan bahwa ia tidak sendirian di dunia ini. ( sr/hpntb )

 

Pemprov Banten Catat Prestasi 2025, Digitalisasi Arsip Peringkat 3 Nasional

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10  Januari 2026  — Pemerintah Provinsi Banten mencatat peningkatan kinerja signifikan pada tahun 2025, khususnya pada Indeks Pelayanan Publik dan Tingkat Digitalisasi Arsip.

Dalam penilaian ANRI 2025, Pemprov Banten meraih nilai 97,08 dengan predikat AA (Sangat Memuaskan) dan menempati peringkat ketiga nasional untuk digitalisasi arsip.

Sementara itu, Indeks Pelayanan Publik Banten meningkat menjadi 4,35 dengan kategori A-, naik tajam dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 3,37 (kategori B). Berdasarkan hasil PEKPPP KemenPANRB 2025, Banten menempati peringkat ke-13 dari 38 provinsi secara nasional.

Hasil evaluasi tersebut secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Menteri PANRB Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 yang mengatur hasil pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik pada kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah tahun 2025.

Capaian ini mencerminkan peningkatan kualitas layanan publik yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus sejalan dengan agenda Reformasi Birokrasi dan penguatan digitalisasi layanan di Provinsi Banten.(WartainBanten)