29.9 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026
Beranda blog Halaman 343

HUT BRI KE – 130 SATU BANK UNTUK SEMUA

0

Lampung Barat.Warta.in– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun BRI ke-130, BRI Cabang Liwa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan sosial dengan menggelar kegiatan Khitan Massal Program YBM Khitanan BRILiaN yang bekerjasama dengan Polres Lambar dan Diskes.pada Senin, 15 Desember 2025, di Mapolres Lampung Barat.

Sebanyak 30 anak dari berbagai wilayah di Liwa mengikuti kegiatan ini. Selain menjadi bagian dari perayaan HUT, khitan massal tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian BRI dalam membantu keluarga memenuhi kebutuhan kesehatan anak, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BRI cabang Liwa, Ari Apriansyah Kapolres Lampung Barat,Dinas Kesehatan (Tenaga Medis) dan Ketua Ikatan Wanita BRI ( IWABRI ) Cabang Liwa serta jajaran BRI Cabang Liwa.

Kepala/Pimpinan Cabang BRI cabang Liwa, Ari Apriansyah, serta di dampingi staf/ Cspu BRi cabang Liwa Ibu Solihah ,mengatakan bahwa khitanan massal ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi misi sosial BRI untuk memastikan tumbuh kembang generasi muda yang lebih sehat dan percaya diri.

“Khitanan massal ini menjadi salah satu agenda HUT BRI ke-130 yang bertujuan membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan kesehatan anak sekaligus memastikan anak-anak peserta khitan dapat tumbuh lebih sehat, percaya diri, dan menjadi generasi Islami yang tangguh, siap membangun masa depan yang gemilang,” ujar Ari.

Ari Apriansyah menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari keberlanjutan program BRI yang berpihak kepada masyarakat kecil.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan BRI tidak hanya dirasakan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Semoga program ini menjadi berkah bagi para peserta dan keluarga,” tambahnya.

Ari berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui semangat berbagi dan kebersamaan ini, BRI menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mendukung kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai pelayanan yang telah menjadi identitas BRI selama lebih dari satu abad,” Kata Ari,

Dalam kegiatan ini, seluruh peserta mendapatkan layanan khitan gratis oleh tenaga kesehatan profesional. Tidak hanya itu, BRI BO Metro juga memberikan paket khitan lengkap, berupa: Baju koko, Sarung, Tas sekolah, Konsumsi untuk anak dan orang tua dan Uang saku Rp150.000 per anak

Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh kebersamaan, dan disambut antusias oleh para orang tua. Banyak dari mereka mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BRI di momen perayaan ulang tahun ke-130 ini.

Sebelumnya nya Di tanggal 13 Desember 2025 Lalu, BRI cabang Liwa Lampung Barat mengadakan kegiatan pembagian sembako di PonPes Nurul Huda kecamatan Sekincau sebanyak 30 Paket Sembako.

Adapun 30 Paket Sembako yakni Berupa ; Beras, Minyak Goreng, Gula, Susu, Teh.

(*)

Pemerintah Kota Bekasi Bersama Perumda Tirta Patriot Luncurkan _Spot Air Minum Keren_

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa, 16 Desember 2025.

Kota Bekasi – Dalam upaya mengurangi sampah plastik sekaligus sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air minum di ruang terbuka publik, Pemerintah Kota Bekasi bersama Perumda Tirta Patriot meluncurkan _Spot Air Minum Keren_ di lingkungan Kantor Pemerintah Kota Bekasi Jl. A. Yani, pada Senin (15/12)

Sebelumnya, _Spot Air Minum Keren_ telah hadir di Plaza Patriot Candrabhaga yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh warga masyarakat.

Air minum yang disediakan di _Spot Air Minum Keren_ bersumber dari bawah permukaan yang melalui proses sterilisasi sehingga bisa langsung diminum dan saat ini sudah terdapat 2 unit di Lingkungan Kantor Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan bahwa kehadiran _Spot Air Minum Keren_ dimulai dari inisasi Pemerintah Kota Bekasi yang tidak lagi menggunakan minuman kemasan plastik dan para aparaturnya diwajibkan memakai tumbler, maka dari itu kehadiran _Spot Air Minum Keren_ dapat memenuhi kebutuhan air minum.

“Di setiap rapat dan di setiap pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kota Bekasi tidak lagi menyiapkan air minum kemasan plastik, dan seluruh aparatur harus membawa tumbler, sekarang atas ide inovasi dari Perumda Tirta Patriot, _Spot Air Minum Keren_ bisa memenuhi kebutuhan air minum para aparatur dengan harga murah,” jelas Tri Adhianto.

Tri Adhianto pun menambahkan, “ke depannya, program _Spot Air Minum Keren_ ini bisa hadir di setiap sekolah, sehingga anak-anak sudah bisa mendapatkan air minum yang tentunya bersih dan aman, sehingga budaya mengurangi sampah plastik bisa ditanamkan sejak dini mulai dari lingkungan sekolahnya masing-masing,” imbuhnya.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga menjelaskan mengapa _Spot Air Minum Keren_ ini tidak digratiskan, hal itu, bukan mencari keuntungan semata, tetapi agar operasional Perumda Tirta Patriot tetap berjalan.

“Tidak digratiskan karena ada operasional dan perawatan mesin di _Spot Air Minum Keren_ ini agar mesin ini bisa terus digunakan dengan baik, tapi tentunya kita tetapkan harganya sangat murah dan mudah-mudahan program ini terus berkembang dan berkelanjutan,” pungkas Tri.

(Jefry. Smk)

Diduga Pakai Anggaran Ganda, Ketua HSB PALI Desak APH Audit Proyek Jalan Raja-Pengabuan Rp9,9.M ‎

0

Sumatra Selatan (PALI)

Warta.in

‎PALI – Ketua Ormas Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Epriadi, secara resmi meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap proyek pengaspalan jalan penghubung Desa Raja, Babat, dan Pengabuan‎Desakan ini muncul setelah adanya dugaan kuat bahwa pengerjaan jalan tersebut menggunakan dua sumber anggaran berbeda (anggaran ganda), yakni APBN dan APBD, untuk objek pekerjaan yang sama.

‎Sebagai bentuk keseriusan, Epriadi menyatakan telah melayangkan surat resmi kepada sejumlah lembaga tinggi dan otoritas penegak hukum guna menindaklanjuti temuan lapangan tersebut.

‎‎”Kami sudah menyurati Kejati Sumsel, Polda Sumsel, Ombudsman RI, Kejari PALI, Polres PALI, hingga DPRD Kabupaten PALI. Kami meminta adanya transparansi dan audit investigatif terhadap proyek ini,” tegas Epriadi kepada awak media.

‎Adapun proyek yang menjadi objek laporan HSB adalah Peningkatan Jalan Raja – Pengabuan (K.61) dengan rincian sebagai berikut:

‎Nomor Kontrak: 600/290/KPA.01/PJRBP/X/2025

‎Nilai Kontrak: Rp9.910.014.000,- (Sembilan Miliar Sembilan Ratus Sepuluh Juta Empat Belas Ribu Rupiah)

‎Pelaksana: CV. Hamdi Aminullah Jaya

‎Tanggal Kontrak: 08 Oktober 2025

‎Masa Pelaksanaan: 60 Hari Kalender

‎Sumber Dana: Dana Alokasi Umum (DAU) (BKBK) T.A 2025

‎Instansi: Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten PALI.

‎Epriadi menjelaskan bahwa kecurigaan muncul karena lokasi pembangunan yang melintasi Kecamatan Tanah Abang hingga Kecamatan Abab tersebut diduga telah memiliki pos anggaran dari APBN, namun di saat yang bersamaan dikerjakan menggunakan dana APBD tahun 2025.“Jika benar ditemukan adanya tumpang tindih anggaran, maka ini adalah pelanggaran serius yang berpotensi merugikan keuangan negara. Kami berharap APH segera turun ke lapangan dan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Dinas PUTR PALI dan pihak kontraktor,” tutupnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUTR Kabupaten PALI maupun CV. Hamdi Aminullah Jaya belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan yang dilayangkan oleh HSB tersebut.‎

Muhamad Randi (team/red)

Wagub Banten Dorong Rakorbinwas Triwulan untuk Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15 Desember 2025  —  Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan (Rakorbinwas) Provinsi Banten Tahun 2025 di Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (15/12/2025).

Dalam arahannya, Dimyati menekankan pentingnya evaluasi intensitas pelaksanaan Rakorbinwas. Ia menginstruksikan agar forum strategis ini tidak hanya digelar setahun sekali, melainkan dilakukan setiap tiga bulan (triwulan) untuk mempercepat identifikasi dan penyelesaian masalah.

“Saya meminta kepada Inspektur agar Rakorbinwas dilakukan per triwulan, tidak setahun sekali. Tujuannya agar dapat menghasilkan solusi baru secara berkala dan cepat merespons inventarisasi masalah,” tegas Dimyati

Dimyati menilai Rakorbinwas sebagai sarana penting untuk mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus merumuskan langkah penyelesaiannya, sejalan dengan harapan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih dan melayani.

Konsep 7P dalam Pencegahan Korupsi

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa korupsi kerap melibatkan banyak unsur sehingga perlu upaya pencegahan yang menyeluruh. Untuk itu, ia memperkenalkan konsep 7P sebagai alur pencegahan korupsi, yang mencakup perencanaan, penganggaran, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan, pemeriksaan, dan penindakan.

“Binwas (Pembinaan dan Pengawasan) adalah sebuah evolusi untuk mendorong akuntabilitas, transparansi, serta meningkatkan sinkronisasi. Menuju tahun 2026, kita harus mengarah pada budaya bersih dan baik. Intinya, kita tidak ingin ada masalah hukum di Provinsi Banten,” tambahnya.

Sinergi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota

Inspektur Daerah Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina, menyatakan bahwa Rakorbinwas menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Rakorbinwas berperan memastikan amanat peraturan perundang-undangan dijalankan dengan baik, sejalan dengan tugas Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk menjamin pemerintahan daerah berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai kebijakan pembangunan nasional.(WartainBanten)

14 Har Operasi Antik Rinjani Polda NTB, Amankan 165 Tsk dan Ungkap 112 Kasus Narkoba

0

14 Har Operasi Antik Rinjani Polda NTB, Amankan 165 Tsk dan Ungkap 112 Kasus Narkoba

Warta.in
Mataram,NTB — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), resmi menuntaskan Operasi Kepolisian Kewilayahan Antik Rinjani 2025 yang digelar selama dua pekan, mulai 1 hingga 14 Desember 2025. Hasilnya, ratusan kasus berhasil dibongkar dengan ratusan tersangka diamankan.

Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K., M.H., Senin (15/12/2025), menjelaskan jika operasi dimulai sejak 1 Desember 2025 pukul 00.00 Wita dan berakhir pada 14 Desember 2025 pukul 00.00 Wita.

“Operasi Antik Rinjani 2025 telah kita laksanakan selama 14 hari. Dari target yang ditetapkan, seluruhnya berhasil diungkap,” ujar Kombes Roman.

Dalam operasi tersebut, lanjutnya, Polda NTB menetapkan 28 target operasi (TO) yang terdiri dari target Direktorat Resnarkoba Polda NTB dan polres jajaran. Seluruh target tersebut berhasil diungkap.

Tak hanya itu, petugas juga mengungkap 84 kasus non-target operasi, sehingga total pengungkapan selama Operasi Antik Rinjani 2025 mencapai 112 kasus.

“Target operasi ada 28 dan semuanya terungkap. Ditambah non-target operasi sebanyak 84 kasus, sehingga total pengungkapan 112 kasus dengan jumlah tersangka 165 orang,” jelasnya.

Dari ratusan kasus tersebut, polisi mengamankan berbagai jenis barang bukti narkotika, di antaranya sabu sebanyak 815,444 gram, kokain 4,52 gram, ganja 609,77 gram, hasis 2,69 gram, ekstasi 66 butir, MDMA 2,82 gram, dan mushroom sebanyak 449,76 gram.

Selain narkotika, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp64.289.000, yang diduga berkaitan dengan peredaran gelap narkoba.

Kombes Roman juga memaparkan perbandingan hasil Operasi Antik Rinjani tahun 2024 dan 2025. Pada tahun 2024, tercatat 115 kasus dengan 151 tersangka, sementara tahun 2025 terdapat 112 kasus dengan 165 tersangka.

“Secara jumlah kasus memang turun tiga kasus, namun jumlah tersangka justru meningkat. Ini menunjukkan masih adanya peredaran narkoba yang kita tindak tegas,” ungkapnya.

Untuk barang bukti sabu, terjadi peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya. Namun, nilai uang tunai yang disita justru menurun dari Rp115 juta pada 2024, menjadi Rp64 juta pada 2025.

Selain pengungkapan kasus narkotika, Operasi Antik Rinjani 2025 juga diisi dengan razia tempat hiburan malam (THM) dan lokasi rawan lainnya. Total 60 kegiatan razia dilakukan di berbagai wilayah NTB.

Hasilnya, polisi mengamankan 9 orang tersangka miras, serta menyita 752 botol minuman keras dari sejumlah lokasi hiburan malam.

Kombes Roman menegaskan jika penurunan atau kenaikan angka, bukan menjadi tolok ukur utama. Menurutnya, peredaran gelap narkoba masih ada dan akan terus dilawan dengan berbagai upaya penegakan hukum.

“Ini tantangan yang sama setiap tahun. Peredaran narkoba masih ada, tapi kita buktikan dengan kinerja bahwa penindakan terus berjalan. Operasi ini menjadi bukti komitmen Polda NTB dalam memerangi narkoba,” tandasnya.

Sementara Kabid Humas Polda NTB melalui Kasubbid PID Kompol R. Djoko A., mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif, dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Peran serta masyarakat sangat penting, untuk memutus mata rantai narkoba,” ucap Kompol Raden Djoko A.

Ia menegaskan, Polda NTB menjamin setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional serta identitas pelapor dilindungi.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian. Dibutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah daerah, agar generasi muda NTB bisa terselamatkan dari bahaya narkoba,” pungkasnya.(sr/hpntb)

Satpas Singosari Alergi Jurnalis, Baur SIM Terus Menghilang

0

Polri,Singosari Malang||war ta.in – Satpas Singosari Kabupaten Malang diduga alergi terhadap kehadiran jurnalis dari Surabaya. Upaya konfirmasi untuk kepentingan peliputan justru berujung penolakan halus dan sikap tertutup.(15/12/2025)

Parahnya, Baur SIM yang seharusnya bertanggung jawab malah terus “menghilang”, sulit ditemui dan tak pernah memberikan klarifikasi. Staf dan anggota di lokasi terkesan saling lempar alasan, memperkuat dugaan adanya sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi.

Sikap menghindar dari media ini mencederai prinsip keterbukaan pelayanan publik dan bertentangan dengan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Pers adalah pengawas, bukan ancaman.

Hingga berita ini diturunkan, Baur SIM Satpas Singosari bungkam. Publik mendesak Kapolres Malang dan Propam Polda Jatim turun tangan mengevaluasi Satpas Singosari yang terkesan anti-kritik dan anti-transparansi.(team)

Pemprov dan Kejati Banten Teken Kesepakatan Pengawalan Pembangunan Koperasi Merah Putih

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15 Desember 2025  —  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten memperkuat upaya pencegahan potensi masalah hukum dalam program percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Koperasi Merah Putih).

Komitmen sinergi ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pengawalan dan Pengamanan Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih, Senin (15/12/2025) di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak berkomitmen untuk melakukan pengawalan hukum dan pengamanan terhadap seluruh tahapan pembangunan koperasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program.

Pijakan Hukum Pencegahan Potensi Masalah

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa kerja sama antara Pemprov dan Kejati Banten bertujuan memitigasi potensi masalah hukum dalam pembangunan fisik dan operasional Koperasi Merah Putih.

“Kesepakatan ini menjadi pijakan hukum dalam pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

Kesepakatan bersama ini menjadi dasar hukum dan landasan normatif untuk pembangunan gerai, pergudangan, serta fasilitas pendukung koperasi, dengan pendampingan hukum sejak perencanaan hingga pelaksanaan agar proses berjalan tertib, akuntabel, dan sesuai peraturan.

“Pendampingan hukum dilakukan agar seluruh proses berjalan tertib administrasi, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama Teknis antara Kejati Banten dan perangkat daerah terkait, mencakup pendampingan perencanaan, penyediaan lahan, perizinan, hingga pembangunan koperasi. Program ini menyasar 1.237 desa dan 313 kelurahan di Provinsi Banten, dengan tujuan percepatan pembangunan koperasi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dukungan untuk Asta Cita ke-6

Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari sinergi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dari desa.

“Koperasi Merah Putih harus menjadi instrumen penguatan ekonomi rakyat yang dibangun secara kolaboratif, tertib hukum, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kepala Kejati Banten, Bernadeta Maria Erna Elastiyani, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan hanya entitas bisnis, tetapi gerakan sosial ekonomi berbasis gotong royong.

Pembangunan koperasi harus didukung tata kelola yang baik, kepatuhan hukum, transparansi, dan prinsip zero tolerance terhadap KKN, serta penerapan digitalisasi pembukuan dan pengawasan berbasis integritas agar koperasi dapat tumbuh berkelanjutan. Kejaksaan berperan dalam pendampingan, pengamanan, dan pencegahan penyimpangan hukum sejak tahap awal.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan CSR dari PT Krakatau Steel, PT Pelindo Regional Banten, dan Bank BJB kepada empat Koperasi Desa Merah Putih binaan Kejati Banten, masing-masing senilai Rp68.750.000,00.(WartainBanten)

Sekda Kota Bekasi: Kuatkan Pencegahan HIV/AIDS, Ingin ubah Stigma Masyarakat Pada Penyintas

0

Warta.in Jabar ◊ Senin, 15 Desember 2025

Kota Bekasi — Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, secara resmi membuka kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Balai Patriot Kota Bekasi 14 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap HIV dan AIDS, sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam upaya pencegahan, penanggulangan, serta penghapusan stigma dan diskriminasi terhadap para penyintas.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Bekasi Junaedi menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi dan aksi nyata bersama.

“Peringatan Hari AIDS Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi momentum refleksi dan aksi bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap HIV dan AIDS, sekaligus menghapus stigma dan diskriminasi terhadap para penyintas,” ujar Junaedi.

Junaedi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan, edukasi, serta penyediaan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan, edukasi, serta layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Kami mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga medis, dunia pendidikan, komunitas, hingga media, agar penanggulangan HIV dan AIDS dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Junaedi menekankan bahwa HIV dan AIDS tidak hanya merupakan persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang membutuhkan empati dan kepedulian bersama.

“HIV dan AIDS bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan kemanusiaan. Oleh karena itu, mari kita bangun lingkungan yang penuh empati, saling mendukung, serta memberikan ruang yang aman dan bermartabat bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Junaedi juga mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk terus meningkatkan pengetahuan, menjauhi perilaku berisiko, serta tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

“Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat menekan angka penularan HIV dan mewujudkan Kota Bekasi yang sehat dan berdaya,” tutupnya.

Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2025 di Kota Bekasi ini diharapkan menjadi penguat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan masyarakat yang sehat, inklusif, dan bebas stigma.

(Jefry. Smk)

Program Polantas Menyapa Warga, Tingkatkan Pelayanan Satpas dan Samsat Polres Blitar Kota

0

Polri,BLITAR KOTA||Warta.in – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program “Polantas Menyapa Warga” yang dilaksanakan di lingkungan Satpas dan Samsat Polres Blitar Kota.(15/12/2025)

Program ini menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dengan masyarakat, khususnya pemohon layanan SIM dan wajib pajak kendaraan bermotor. Dalam kegiatan tersebut, anggota Polantas menyapa warga yang sedang mengurus administrasi, sekaligus memberikan penjelasan terkait prosedur pelayanan, kelengkapan berkas, hingga imbauan tertib berlalu lintas.

Petugas juga membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk menyerap keluhan, masukan, dan kritik terkait pelayanan di Satpas maupun Samsat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Blitar Kota dalam mewujudkan pelayanan yang transparan, humanis, dan bebas pungli.

Selain menyampaikan informasi teknis, Polantas turut mengedukasi warga tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, kepatuhan terhadap aturan, serta kewajiban administrasi kendaraan sebagai bagian dari kesadaran hukum masyarakat.

Warga yang hadir menyambut positif program tersebut karena dinilai mampu mendekatkan polisi dengan masyarakat serta memberikan rasa nyaman dan kepastian dalam proses pelayanan.

Melalui program Polantas Menyapa Warga, Satlantas Polres Blitar Kota berharap kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat dan kualitas pelayanan Satpas serta Samsat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Pastikan Pasokan Aman Menjelang Nataru, Wagub Banten Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Baros

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 15 Desember 2025  — Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baros, Kabupaten Serang, Senin (15 Desember 2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan harga terkendali.

Dalam peninjauan tersebut, Dimyati mendatangi sejumlah pedagang dan toko untuk memantau langsung kondisi stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Berdasarkan hasil pantauan, pasokan secara umum dinilai cukup dan tidak terjadi kelangkaan.

“Kalau melihat laporan dari pedagang, Alhamdulillah barang tidak langka. Hanya butuh sedikit upaya stabilitas harga. Ini menjadi sinyal bahwa pemerintah harus bekerja lebih keras lagi untuk mengendalikannya,” tegas Dimyati.

Meski demikian, Wagub menilai masih terdapat beberapa komoditas yang memerlukan langkah stabilisasi dan penetrasi pasar agar harga tidak mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga.

Dimyati juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun dan menghadapi bulan Ramadhan yang berpotensi memicu lonjakan harga.

“Negara harus hadir di sini. Semua pihak harus bersinergi mencari solusi agar harga tidak memberatkan masyarakat,” imbuh Dimyati.

Komoditas beras di Pasar Baros terpantau stabil dengan stok yang aman dan harga masih dalam batas normal. Menurut Muhammad Kiki, salah satu pedagang beras di lokasi tersebut, ketersediaan beras terjaga dan harga belum mengalami kenaikan signifikan.

“Harga beras bisa dikatakan stabil, stok juga tersedia,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga serta memastikan kelancaran distribusi bahan pokok guna menjaga inflasi tetap terkendali menjelang pergantian tahun.(WartainBanten)