27.4 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026
Beranda blog Halaman 357

Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti Merayakan HUT Ke 1 Tahun

0

Warta.In | Banyuasin – Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti Merayakan HUT Ke 1 Tahun “Dalam Melestarikan Pencak Silat Sebagai Seni Beladiri Yang Berakar Dari Budaya Asli Indonesia “.Di balai Kantor Camat Talang kelapa Kabupaten Banyuasin propinsi sumatera selatan Minggu 7 Desember 2025.

Acara ini di hadiri oleh camat talang kelapa salinan S.Sos.,MM.,
Guru besar Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti SEkaligus pendiri H.Haris Wilianto Anwar SH.,MH.,Pendiri Cahaya Bintang Sakti Adi Apriansyah S.Sos.,DR Wijaya Mardiansyah M.Si.,sesepuh Pelatih PPS Cahaya Bintang Sakti., Ketua IPSI Sumsel Diwakili oleh Ketua IPSI Kota Palembang H.Anton Nurdin SH.,MH., Ketua IPSI Kabupaten Banyuasin Yang Diwakili oleh Agustinawati.,Guru Besar PPS Satria Mandiri Mansyur S.Pd.,Ketua PPS SMI Palembang H.Hartawan Lutfi SH., Sesepuh Pencak Silat Sumsel dari PPS Jatayu Bambang Semedi.,Ketua IPSI Kecamatan Talang kelapa Efendi Masanang.,Ketua Perguruan IKSPI Banyuasin Aji., Ketua Perguruan Rajawali Putih Banyuasin Listianto., Ketua Perguruan PSHT Pusat Madiun.,Ketua Perguruan Tapak Suci Banyuasin., Ketua Perguruan HIMSSI GP Banyuasin., Perwakilan SMP Negeri 23,37,42,51,60 Palembang.,SMA Negeri 13 Palembang SD Negeri 248 Palembang.,SMP Negeri 6 Talang Kelapa.,Ketua Pengurus TPD , Residence Al Area PCP 1 TPD Musi .,Penggiat Olahraga Silat Pak H.Edi Hartawan Lutfi., Hermansyah Sebagai Guru Dan Pelatih Dari Adi, Hasyim,Fei ,Dan Febri.

Perguruan Cahaya Bintang Sakti Punya TPD dari Pengcab Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin dan Pagar Alam dan Sebanyak 13 TPD yang jadi 300 Dan yang hadir peserta 555 Siswa yang sudah ikut pengesahan siswa.

Acara ini juga dilakukan pemotongan tumpeng dan di potong langsung oleh guru besar Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti H.Haris Wilianto Anwar SH.,MH.

Guru Besar Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti H.Haris Wilianto Anwar SH.,MH.
Dalam Sambutannya mengatakan Ijinkan Saya menyarankan Terima Kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran bapak ibu sekalian Di acara ulang Tahun PPS cahaya Bintang Sakti,pada kesempatan ini ijinkan saya memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya karena meresa sangat terhormat dan berbahagia atas kesetiaan bapak ibu untuk hadir dan memberikan perhatian nya kepada kami dan juga berpartisipasi dalam bidang Pertama perguruan kami.

Kami berharap bapak ibu dapat berinspirasi dan motivasi bagi kami semua untuk terus meningkatkan kinerja dalam mencapai tujuan bersama.

Kami juga berharap bapak ibu dapat memberikan masukan,arahan dan bimbingan bagi kami karena kami adalah perguruan yang baru berdiri selama 1 tahun.

Dalam 1 tahun berdirinya perguruan Cahaya Bintang Sakti ada banyak kekurangan,yang wajib perlu di evaluasi khususnya tentang visi dan misi,oleh karena itu kita mempunyai program kerja untuk selalu berimprovisasi dengan kemajuan sikap kerja pada loyalitas anggota Pengurus, pelatih.”ujarnya”.

Jadi disini kita membuktikan diri bahwasanya kita mampu dan siap untuk berlatih, kami sadar bahwa kami baru saja dihadiri perguruan-perguruan besar,kami masih dalam tahap belajar, belajar dan belajar.”katanya”.

Bagi Kami tidak ada kata bisa sebelum kami dapat dan tidak ada kata dapat sebelum kami berjuang dan tidak ada perjuangan itu kalau tidak ada hasil,karena itu kami sangat bangga serta memberikan apresiasi kepada semangat adik-adik Cahaya Bintang Sakti yang menjunjung tinggi semangat latihan dengan sungguh-sungguh sehingga adik-adik anggota CBS mampu bertanding dengan siswa perguruan pencak silat lain yang telah memiliki nama besar,ini kami buktikan dengan prestasi dengan pertandingan sportif,Dimana CBS mendapatkan juara Umum 2 dalam pertandingan pencak silat yang baru-baru ini diselenggarakan.”tutupnya”.

Camat talang kelapa salinan saat diwawancarai mengatakan luar biasa ulang tahun yang pertama sudah berkembang lebih luas perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti ini dan juga tadi ada prestasi-prestasi yang sudah didapat.

Harapan nya terus tentu nya mengembang kan dan memperbanyak pelatih-pelatih sehingga banyak cabang di sekolah, kecamatan,desa dan juga kabupaten lain nya, sehingga betul-betul bahwa sah nya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa terus dapat dilestarikan melalui perguruan Pencak Silat ini.

Dan kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini,dan selamat ulang tahun Perguruan Pencak Silat Cahaya Bintang Sakti semoga semakin jaya semakin maju dan terus berprestasi “tutupnya”.

Anton Nurdin Ketua IPSI kota Palembang saat menghadiri Ulang Tahun PPS Cahaya Bintang Sakti saat diwawancarai mengatakan dengan raso bangga dan senang Ado nyo perguruan Cahaya Bintang Sakti ini, tentu nya menambah jumlah perguruan yang ada di IPSI dan inilah juga menjadi kan budaya bangsa perguruan silat terus tumbuh berkembang.

Harapan kami perguruan ini akan mendatangkan prestasi-prestasi untuk anak kita dan selalu ingat budaya bangsa nya adalah pencak silat dan kami sangat mendukung sekali.

Perwakilan IPSI Kabupaten Banyuasin mengungkap kan Alhamdulillah Sangat meriah dan selamat ulang tahun untuk Cahaya Bintang Sakti semoga dapat mengembangkan atlet-atlet hebat di kabupaten Banyuasin,kota Palembang dan umumnya propinsi sumatera selatan yang in Shaa Allah sampai ke jenjang internasional.

Prihatin dampak bencana, Ketua DPRD Pasaman Minta Semua Pihak Selamatkan Hutan

0

Agam,Warta.in – Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi, M.Pt, dari fraksi PKS menilai perlu adanya upaya serius dari pemerintah dan pihak terkait dalam menyelamatkan hutan.

Adel menyoroti banyaknya hutan di Indonesia yang kondisinya rusak dan menyebabkan terjadi banjir dan tanah longsor, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Aceh, Sumut dan Sumbar.

“Ini adalah hal serius, hutan dan kelestariannya sudah banyak yang rusak (gundul) dan menyebabkan banjir dan tanah longsor dimana-mana.

Tentu, kita wajib berupaya secara serius dan maksimal dalam menyelamatkan hutan kita,” ujar Nelfri Asfandi, bersama relawan PKS Pasaman di sela kegiatan pemberian bantuan kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Minggu (7/12/2025).

Seperti diketahui, beredar banyak di media sosial, bahwa banyak kayu gelondongan ikut hanyut terbawa banjir dan tanah longsor.

Banyak warganet berpendapat, bahwa musibah yang terjadi di Sumatera disebabkan banyaknya aksi penebangan pohon secara besar-besaran (Ilegal Logging) dan pembukaan tambang secara ilegal.

“Kerusakan hutan sudah benar-benar parah, ini tentu menyebabkan hilangnya keseimbangan alam dan rentan akan bencana banjir dan tanah longsor.

Tidak ada kata terlambat, kita harus cepat bergerak untuk selamatkan hutan dan kelestariannya,” tegas Nelfri, yang merupakan Ketua MPD PKS Pasaman.

Lebih lanjut ia berharap, agar pemerintah pusat, provinsi maupun tingkat kabupaten, untuk menetapkan Panitia Kerja (Panja) Penyelamatan Hutan Sumatera dan hutan lainnya di Indonesia.(Fajri)

Sekda Pasaman Yudesri Terima Bantuan Rp26,5 Juta dari Perantau IKKP untuk Korban Bencana

0

Lubuk Sikaping,Warta.in Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menerima dukungan moril dan material dari para perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Kabupaten Pasaman (IKKP) di Jakarta dan Jawa Barat. Bantuan dengan total nilai Rp26,5 juta tersebut diserahkan dalam bentuk bahan pangan seperti beras, mi instan, minyak goreng, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Pasaman, Yudesri, didampingi Ketua DWP Pasaman, BPBD Pasaman Jupliar Ginting, serta Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pasaman Zulham Efendi,di posko Logistik Bencana yang berlokasi di komplek GOR Tuanku Rao , Lubuk Sikaping, Minggu 7 Desember 2025.

Dalam keterangannya, Sekda Yudesri menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian besar para perantau Pasaman.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Pasaman, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dunsanak di perantauan. Bantuan ini adalah bukti kecintaan yang tidak pernah putus. Semoga menjadi amal ibadah bagi perantau, dan menjadi sitawa sidingin bagi warga yang sedang menghadapi musibah,” ujar Yudesri.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini segera disalurkan kepada warga terdampak banjir, longsor, dan angin puting beliung yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman.

Pada hari ini, Pemkab Pasaman langsung menyalurkan bantuan tersebut ke beberapa titik terdampak, di antaranya: Nagari Cubadak Tengah, Nagari Panti Timur , Rao Selatan , Duo Koto , Ganggo Mudiak, Bonjol . Adapun penyaluran di Panti dan Duo Koto dipimpin langsung oleh Sekda Yudesri. Untuk wilayah Rao dan Rao Selatan, distribusi dilakukan oleh Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, sementara penyaluran di Ganggo Mudiak Bonjol dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial.

Yudesri menegaskan bahwa Pemkab Pasaman akan terus memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.

“Ini wujud nyata kebersamaan kita. Pemerintah hadir, perantau peduli, dan masyarakat saling menguatkan. Insha Allah Pasaman bangkit bersama,” tutupnya.(Fajri).

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

0

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka kedekatan masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman saat masyarakan menjalankan ibadah kaum Nasrani di wilayah Ngimbang

Kali ini petugas personil Polsek Ngimbang melaksanakan kegiatan pengamanan giat masyarakat umat Kristiani diwilayah Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang, minggu (07/17/2025) pukul 07.30 wib sampai selesai

Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Kaum Nasrani ini personil Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Aipda Eric hadir dalam melaksanakan kegiatan pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati.

Kegiatan pengamanan Ibadah umat Kristiani di Gereja GKJTU dan GJWI yang bertempat di Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang dalam persembahyangan Minggu pagi umat Kristiani digereja GKJTU dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

Sementara itu Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, melalui Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Muji. R saat dikonfirmasi oleh awak media, “Bahwa pengamanan ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi yang menjalankan Ibadah di Hari Minggu dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati “Terangnya

Kami berharap dengan adanya Patroli pengamanan secara rutin di Hari Minggu ini masyarakat dalam menjalankan Ibadah bisa tenang dan nyaman sehingga wilayah Ngimbang tetapaman dan kondusif,pungkasnya ( roy)

Polsek Bunut Gelar “Minggu Kasih” : Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

0

Pangkalan Bunut, Pelalawan – Kepolisian Sektor (Polsek) Bunut, Polres Pelalawan, kembali melaksanakan program rutin “Minggu Kasih” (Minggu Harmoni) pada hari Minggu, 7 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di gereja GPDI Desa Merbau, Kecamatan Bunut, dan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta mendengar aspirasi langsung dari masyarakat, khususnya jemaat gereja.
Kapolsek Bunut, AKP Arinal Fajri, S.H., dalam kegiatan kali ini diwakili oleh Aipda Ononota Gea, yang bertindak sebagai penyampai pesan kamtibmas dan mitra dialog dengan jemaat.
Pesan Kamtibmas dari Polsek Bunut
Dalam sambutannya, Aipda Ononota Gea menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan agenda rutin Polsek Bunut dan seluruh jajaran Polres Pelalawan. Ia juga menyampaikan beberapa poin penting atas nama Kapolsek Bunut:
* Kegiatan Rutin: “Minggu Kasih” atau “Minggu Harmoni” adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polres Pelalawan.
* Apresiasi dan Harapan: Kapolsek Bunut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jemaat GPDI Desa Merbau. Selain itu, jemaat diharapkan untuk tetap bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tidak mudah terpengaruh dengan berita bohong atau Hoax.
Apresiasi dari Jemaat GPDI Desa Merbau
Pihak gereja menyambut baik kegiatan ini. PS. Herman Hutahean, mewakili seluruh pengurus dan jemaat Rumah Ibadah GPDI Desa Merbau, menyampaikan apresiasi yang tinggi:
* Ucapan Terima Kasih: “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Pelalawan, khususnya Polsek Bunut, atas diadakannya program Minggu Kasih (Minggu Harmoni). Ini adalah wadah yang sangat baik bagi masyarakat, khususnya jemaat gereja, untuk menyampaikan pesan dan berdialog,” ujar PS. Herman Hutahean.
* Komitmen Kamtibmas: PS. Herman Hutahean juga menegaskan komitmen jemaat GPDI Desa Merbau untuk siap menjaga situasi kamtibmas di lingkungan mereka.
Rangkaian kegiatan Minggu Kasih Polsek Bunut berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau dalam keadaan aman dan lancar.

Intimidasi Saksi Kunci Kasus Galian C Ilegal Desa Penarik,”Upaya Jelas Membungkam Kebenaran

0

Warta.in-Mukomuko, Bengkulu.

Penanganan kasus dugaan pertambangan ilegal (galian C) di Desa Penarik, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, memasuki babak yang semakin menegangkan. Seiring meningkatnya atensi publik dan proses hukum yang kini telah melangkah ke tahap penyidikan, muncul laporan mengkhawatirkan mengenai adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kunci yang selama ini menjadi pilar penting dalam proses pelaporan aktivitas ilegal tersebut.Sabtu (6/12/2025)

Sumber internal yang berasal dari warga Desa Penarik menyampaikan bahwa saksi kunci yang menjadi target tekanan tersebut, diduga telah menerima surat somasi dari sebuah kantor hukum yang mewakili salah satu pihak yang memiliki kepentingan dalam kegiatan galian yang tengah diselidiki. Isi somasi tersebut mengandung tudingan keras bahwa saksi telah melakukan tindakan melawan hukum karena telah merekam dan menyebarkan video yang menampilkan aktivitas di lokasi galian C yang diduga tidak memiliki izin yang sah.

Saksi kunci yang enggan mengungkapkan identitasnya untuk alasan keamanan, menyampaikan bahwa langkah tersebut dirasakan sebagai bentuk tekanan psikologis yang berat dan berpotensi menghalangi dirinya dalam memberikan informasi yang akurat dan lengkap kepada penyidik. “Kami merasa ini adalah upaya jelas untuk membungkam. Padahal kami hanya menyampaikan apa yang kami lihat dengan mata kepala sendiri di lapangan – apa yang benar-benar terjadi di wilayah kita,” ungkap salah satu warga yang turut mendukung saksi dalam memberikan keterangan.

“Kasat Reskrim: Penyidikan Tetap Berjalan, Saksi dan Ahli Terus Diperiksa.

Ketika dikonfirmasi langsung mengenai laporan intimidasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Mukomuko IPTU Novaldy Dewanda Baskara, S.Tr.K., M.H., memberikan pernyataan yang tegas dan meyakinkan bahwa proses hukum tidak akan terpengaruh oleh tekanan apa pun dari pihak manapun.

Dalam wawancara singkat, beliau menegaskan: “Untuk tahapan kasus ini, sudah benar-benar ke tahap penyidikan, bang. Proses masih berjalan lancar dan kami tidak akan berhenti di situ – saat ini kami sedang dalam tahap memeriksa beberapa saksi tambahan serta saksi ahli yang akan memperkuat alat bukti kasus. Kami pastikan sepenuhnya bahwa kasus ini akan dilanjutkan sesuai prosedur hukum yang berlaku, tanpa ada kompromi.”

Penjelasan tersebut mempertegas bahwa tim penyidik Polres Mukomuko sedang giat memperkuat fondasi bukti, termasuk melalui pemeriksaan keterangan dari saksi-saksi yang memiliki informasi tambahan, serta analisis ahli terkait aspek perizinan, teknis galian, dan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas ilegal tersebut.

Surat somasi yang dilayangkan oleh pihak tertentu menuai kritik keras dari kalangan warga lokal dan beberapa pemerhati lingkungan. Mereka menilai langkah tersebut tidak hanya tidak pantas, tetapi juga berpotensi menimbulkan “chilling effect” – yakni rasa takut yang meluas di antara warga untuk menyampaikan informasi publik mengenai dugaan pelanggaran hukum di wilayah mereka.

Aktivis dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Mukomuko yang mengkhususkan diri dalam isu sumber daya alam, menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk tekanan yang menyiratkan. “Mengirimkan surat somasi kepada masyarakat yang hanya ingin membantu pihak kepolisian dengan memberikan informasi, bisa dianggap sebagai upaya yang jelas untuk membungkam suara publik. Ini adalah ancaman serius terhadap transparansi dan keberanian warga untuk melindungi lingkungan dan hak-hak mereka sendiri,” ujar tokoh LSM tersebut.

“LSM: Perlindungan Saksi Harus Diutamakan.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil di provinsi Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko secara bersama-sama mendesak aparat penegak hukum untuk segera menerapkan prinsip perlindungan saksi dan pelapor yang ketat. Mereka menekankan bahwa laporan dari warga adalah unsur krusial dalam proses penegakan hukum terkait pelanggaran terhadap sumber daya alam, terutama dalam kasus yang seringkali melibatkan pihak-pihak yang memiliki kekuatan dan akses tertentu.

“Kita tidak bisa membiarkan saksi merasa takut untuk berbicara. Penyidik Polres Mukomuko harus segera mengawasi potensi intimidasi apa pun dan memastikan bahwa saksi-saksi dapat memberikan keterangan dengan tenang dan tanpa rasa takut akan konsekuensi yang tidak pantas,” tegas salah satu koordinator LSM yang terlibat dalam advokasi kasus ini.

“Publik Harap Kasus Dituntaskan Tanpa Intervensi.

Kasus galian C ilegal di Desa Penarik kini terus menjadi sorotan utama masyarakat lokal dan sejumlah media. Publik menyampaikan harapan bahwa Polres Mukomuko akan menuntaskan perkara ini hingga terang benderang, terutama setelah munculnya dugaan tekanan terhadap saksi yang telah berani memberikan informasi.

Dengan penyidikan yang telah berjalan dan pernyataan tegas dari Kasat Reskrim, masyarakat menunggu langkah selanjutnya yang akan diambil oleh aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa penegakan hukum tetap obyektif, transparan, dan benar-benar bebas dari intervensi pihak manapun – baik dari dalam maupun luar.

Setelah berita ini diterbitkan, tim redaksi akan terus menunggu klarifikasi dari pihak terkait untuk memperkaya informasi. Segala perkembangan terbaru mengenai kasus ini akan segera diupdate oleh tim redaksi. (HD)

Polsek Ngimbang Giat Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Dari Program P2B di Desa Sendangrejo

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brig Bayu Giat Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Dari Program P2B di Desa Sendangrejo

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang,Sabtu (06/12/2025) pukul 10.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Melon di Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Anggota jaga Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Guna Cegah Dan DayaTangkal 4C Di Malam Hari

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Guna Cegah Dan DayaTangkal 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada,Sabtu (06/12/2025)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Bank BRI dan Pasar Ngimbang Ngimbang yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Ketua Koperasi SMPN 1 Binong Nekat Jual Seragam Tanpa Izin, Diduga Langgar PP 17/2010

0

Ketua Koperasi SMPN 1 Binong Nekat Jual Seragam Tanpa Izin, Diduga Langgar PP 17/2010

Warta In Subang — Dugaan praktik jual-beli seragam sekolah secara ilegal terjadi di SMPN 1 Binong. Ketua Koperasi sekolah, Asep, diduga dengan sengaja menjual pakaian seragam kepada siswa meskipun Kepala Sekolah telah secara tegas melarang kegiatan tersebut. Tindakan ini bukan hanya melanggar aturan internal sekolah, tetapi juga bertentangan dengan Pasal 181 PP No. 17 Tahun 2010, yang secara jelas melarang pendidik maupun tenaga kependidikan memperjualbelikan buku, bahan ajar, LKS, hingga pakaian seragam di lingkungan sekolah.

Informasi diperoleh Warta In Subang menyebutkan bahwa peringatan dari Kepala Sekolah, Zainudin, tidak diindahkan oleh Ketua Koperasi. Aktivitas penjualan seragam diduga tetap berjalan, memunculkan pertanyaan serius terkait motif dan aliran keuntungan dari transaksi tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Asep tidak memberikan penjelasan memadai. Ia hanya menjawab singkat,

“Nanti di sekolah aja,”

tanpa klarifikasi lebih lanjut atas dugaan praktik yang melanggar ketentuan pemerintah tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Binong, Zainudin, ketika dimintai informasi terkait jumlah siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 — data penting untuk menelusuri potensi jumlah seragam yang dijual — memilih tidak memberikan jawaban.

Tidak adanya respons dari pihak sekolah dan koperasi menimbulkan banyak dugaan di kalangan masyarakat dan wali murid, termasuk potensi adanya penyalahgunaan kewenangan di lingkungan satuan pendidikan dan tentunya kalau penjualan seragam sekolah ini tidak ada payung hukum nya sama saja dengan Pungutan Liar (PUNGLI)

Warta In Subang akan terus melakukan penelusuran dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak sekolah, koperasi, maupun dinas pendidikan.

**RD**

Kontingen Banten Meriahkan Pawai Budaya Hakordia 2025 di Yogyakarta

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 6 Desember 2025  — Rombongan asal Provinsi Banten yang berjumlah 40 orang turut serta dalam pawai budaya Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 bertema Arak-arakan Ganyang Wabah Korupsi yang digelar di Kota Yogyakarta, Sabtu (6/12/2025). Kehadiran kontingen Banten ini menjadi wujud nyata dukungan daerah dalam memperkuat pendidikan antikorupsi sekaligus menyebarluaskan nilai integritas kepada masyarakat.

Rombongan Banten dipimpin oleh Sekretaris Inspektorat Provinsi Banten, Ratu Syafitri Muhayati, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (Forpak). Fitri menyampaikan bahwa keikutsertaan Banten dalam pawai budaya tersebut menjadi sarana edukasi publik untuk mengenalkan nilai kejujuran dan semangat antikorupsi secara langsung.

“Sebanyak 40 peserta Banten mengikuti pawai budaya Hakordia sebagai ruang edukasi publik untuk memperkenalkan nilai-nilai antikorupsi secara langsung,” ungkapnya.

Pawai budaya Hakordia 2025, yang berlangsung pada 6–9 Desember dan pertama kali digelar di luar Jakarta, diikuti peserta dari Banten yang terdiri atas guru, akademisi, ASN, Polri, mahasiswa, dan pelaku usaha.

Rombongan Banten bergabung dengan Perkumpulan Penyuluh Antikorupsi Nasional (Perpaksinasi) untuk menyosialisasikan nilai integritas dan literasi antikorupsi sepanjang rute 500 meter dari DPRD DIY hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Sekretaris Inspektorat Banten, Fitri, menyatakan bahwa pendekatan budaya seperti pawai merupakan cara efektif dan komunikatif untuk membangun kesadaran masyarakat, dan Banten akan terus memperkuat budaya integritas melalui berbagai metode kultural.

“Pawai budaya ini memberi cara yang ringan dan komunikatif untuk membangun kesadaran masyarakat. Banten akan terus memperkuat budaya integritas melalui berbagai pendekatan, termasuk pendekatan kultural,” jelasnya.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, mengingatkan masyarakat agar bersatu dalam pemberantasan korupsi, menekankan bahwa melawan korupsi adalah amanat rakyat yang harus terus dijaga.

“KPK lahir dari tuntutan rakyat. Melawan korupsi adalah amanat luhur yang harus terus dijaga. Sekali berhenti, korupsi akan menguasai negeri. Karena itu kita harus bersatu dalam aksi pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Pawai budaya Hakordia 2025 diikuti selain kontingen Perpaksinasi, juga oleh berbagai komunitas, instansi daerah, TNI–Polri, mahasiswa, pelajar, pelaku budaya, dan Akademi Militer Angkatan Udara Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum nasional untuk memperkuat gerakan antikorupsi secara inklusif dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga integritas bangsa.(WartainBanten)