26.1 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026
Beranda blog Halaman 365

Wakapolres Gresik Kompol Shabda Tekankan Simpati dan Empati sebagai Kunci Pelayanan Prima

0

Polri,GRESIK|| warta.in – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Gresik, Kompol Shabda Purusha Putra, menegaskan pentingnya sikap simpati dan empati sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penekanan tersebut disampaikan saat dirinya memimpin apel pagi di lapangan Mapolres Gresik, Senin (1/12/2025).

Di hadapan seluruh jajaran perwira dan bintara, Kompol Shabda menguraikan perbedaan mendasar antara simpati dan empati yang menurutnya harus dipahami oleh setiap personel Polri.

“Simpati adalah kemampuan untuk memahami apa yang dirasakan orang lain, sedangkan empati adalah perasaan yang membuat kita turut merasakan apa yang dialami mereka,” jelasnya.

Wakapolres menekankan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada prosedur dan aturan, tetapi juga menuntut kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Sentuhan kemanusiaan, kata dia, menjadi elemen penting agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Dalam setiap pelayanan, baik di sentra pelayanan terpadu maupun ketika berada di lapangan, simpati dan empati harus berjalan berdampingan. Tujuannya sederhana namun penting; masyarakat merasa terlayani dan merasakan kehadiran Polri sebagai solusi atas persoalan mereka,” tegas Kompol Shabda.

Menutup amanatnya, ia juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kebugaran fisik dan mental. Menurutnya, kualitas pelayanan publik akan maksimal hanya jika anggota berada dalam kondisi prima.

Apel pagi tersebut berlangsung khidmat dan tertib, menjadi momentum bagi jajaran Polres Gresik untuk kembali memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Realisasi Pendapatan Banten Tembus 83,74 Persen, Bapenda Fokus Percepat Penerimaan PKB

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 2 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat strategi pengelolaan pendapatan menjelang penutupan Tahun Anggaran 2025. Hingga 30 November 2025, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp8,79 triliun atau 83,74 persen dari target APBD sebesar Rp10,50 triliun.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah, dalam paparannya di Kantor Bapenda Banten, Senin (1/12/2025).

Berly menyampaikan bahwa realisasi ini menunjukkan progres positif, meskipun ruang optimalisasi masih terbuka dan perlu terus didorong melalui kerja kolaboratif seluruh perangkat pemungut pendapatan.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi kontributor terbesar dengan realisasi Rp5,68 triliun atau 82 persen dari target Rp6,93 triliun. Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat pemungut dan meningkatnya kesadaran wajib pajak. Namun kita harus terus mendorong optimalisasi,” ujarnya.

Sektor pajak kendaraan bermotor masih menjadi tulang punggung PAD. Tercatat, penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp5,13 triliun atau 82,14 persen dari target Rp6,25 triliun.

Meski demikian, Berly mengakui terdapat penurunan penerimaan BBNKB akibat meningkatnya penggunaan kendaraan listrik yang dikenakan tarif pajak 0 persen, serta kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih sehingga memengaruhi kemampuan membayar pajak.

“Tetapi hal ini tidak mengurangi komitmen kami untuk memaksimalkan capaian. Dalam sisa satu bulan anggaran (Desember 2025), percepatan penerimaan dari sektor PKB dan retribusi menjadi prioritas,” tegasnya.

Untuk mengejar target pendapatan, Bapenda Banten mengintensifkan penagihan tunggakan pajak senilai sekitar Rp2,3 triliun melalui mekanisme penagihan terstruktur dan berjenjang. Selain itu, Bapenda mengusulkan sejumlah langkah strategis, termasuk revisi kebijakan pajak kendaraan listrik agar lebih proporsional.

Pemprov Banten juga meluncurkan Program Penghargaan dan Undian Patuh Pajak Kendaraan Bermotor pada 24 November–20 Desember 2025, yang memberikan apresiasi bagi wajib pajak tepat waktu dan undian elektronik bagi yang membayar pajak selama periode tersebut.

Untuk 2026, Bapenda mengusulkan insentif berupa diskon pajak bagi wajib pajak yang membayar lebih awal.

“Ke depan fokus kami adalah mengapresiasi yang patuh, bukan menunggu penunggak pajak,” kata Berly.

Bapenda Banten memperkuat pengelolaan pajak alat berat melalui kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, di mana perusahaan diwajibkan melunasi pajak sebelum memperoleh surat izin yang diperlukan.

Optimalisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) juga dilakukan dengan meminta data resmi dari BPH Migas dan melakukan korespondensi dengan Pertamina untuk memastikan akurasi data realisasi DO bahan bakar.

Selain itu, Pemprov Banten mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk mengalihkan kendaraan operasional ke pelat nomor Banten guna meningkatkan kontribusi PKB bagi pembangunan infrastruktur.

“Sekitar 220 kendaraan di wilayah Bojonegara dan Pulau Ampel akan segera melakukan balik nama ke plat nopol Banten. Ini langkah konkret agar perusahaan turut bertanggung jawab terhadap kondisi jalan yang mereka gunakan,” jelasnya.

Pemprov Banten menegaskan bahwa seluruh ASN Bapenda memiliki peran penting dalam optimalisasi pendapatan daerah, termasuk membantu penagihan pajak kendaraan bermotor. Kinerja penagihan bahkan akan menjadi bagian dari evaluasi tunjangan pegawai.

“Pendapatan daerah berdampak langsung pada pembangunan. Karena itu, seluruh pegawai Bapenda Banten memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi sesuai kapasitasnya,” ujar Berly.

Ia menutup pemaparannya dengan optimisme bahwa target pendapatan 2025 dapat tercapai melalui percepatan penerimaan, penguatan kebijakan, serta dukungan publik. Menurutnya, keberhasilan pendapatan bukan sekadar capaian angka, melainkan hasil ikhtiar bersama untuk pembangunan Provinsi Banten.(WartainBanten)

Ny. Bina Yunita Hidayati, S.E., M.M Nahkodai Yayasan Hang Tuah

0

Ny. Bina Yunita Hidayati, S.E., M.M Nahkodai Yayasan Hang Tuah

Jakarta,(02/12/25)

“Serah terima jabatan Ketua Umum Yayasan Hang Tuah,(02/12/25) bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga merupakan bagian dari validasi organisasi untuk memudahkan rentang kendali khususnya yang berada di daerah-daerah yang saat ini dijabat oleh jalasenastri, sehingga proses transformasi organisasi semakin profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah menjadi jati diri Hang Tuah : kejujuran, keberanian, pengabdian, dan keteladanan”, demikian sambutan Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Ny. Fera Muhammad Ali pada serah terima Jabatan Ketua Umum Yayasan Hang Tuah dari Laksda TNI (Purn) Dr. Dani Achdani, S.Sos., S.E., M.A.P kepada Ny. Bina Yunita Hidayati, S.E., M.M yang berlangsung di Ballrom Pengurus Pusat Jalasenastri Jakarta.

Laksda TNI (Purn) Dr. Dani Achdani, S.Sos., S.E., M.A.P selaku Ketum Yayasan Hang Tuah sejak (27/06/22) hingga berakhir hari ini (02/12/25).

Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Ny. Fera Muhammad Ali menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Laksda TNI (Purn) Dr. Dani Achdani, S.Sos., S.E., M.A.P karena dengan kerja keras, dedikasi, serta komitmen yang telah diberikan selama masa pengabdian sungguh membawa kemajuan yang berarti bagi Yayasan Hang Tuah.

Hal ini dapat terlihat pada penguatan tata kelola organisasi lebih efektif dan responsif, adanya peningkatan transparansi melalui pelaporan program dan keuangan yang lebih terukur, peningkatan program pendidikan & pelatihan, penyelenggaraan berbagai pelatihan untuk peningkatan kapasitas SDM di lingkungan YHT juga pengembangan modul pembelajaran serta kerja sama dengan beberapa mitra lembaga pendidikan.

Sementara itu kepada Ketua Umum Yayasan Hang Tuah yang baru, kami mengucapkan selamat bertugas, Jabatan ini bukan hanya amanah, tetapi juga kepercayaan dan harapan besar dari seluruh keluarga besar Yayasan Hang Tuah.

Kami yakin, dengan pengalaman ibu dalam berorganisasi selama ini dapat memberikan semangat baru dan visi yang jelas dan mampu membawa Yayasan ini semakin maju, inovatif, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.

Seusai pelaksanaan serah terima , Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Ny. Fera Muhammad Ali menyerahkan cindera mata kepada Laksda TNI (Purn) Dr. Dani Achdani, S.Sos., S.E., M.A.P, diteruskan oleh Ketum Yayasan Hang Tuah Ny. Bina Yunita Hidayati, S.E., M.M, dan Anggota Pembina Bidang Umum YHT Laksma TNI (Purn) Dr. Ir. Trismadi, M.Si., IPU.

Nampak hadir dalam serijab Ketum YHT, Irjenal, Koorsahli, Aspers, Kadiswatpersal, Ketua Pengawas Yayasan Hang Tuah Ny. Ny. Ketty Erwin S. Aldedharma, Anggota Pembina Bidang Umum YHT Laksma TNI (Purn) Dr. Ir. Trismadi, M.Si., IPU, Sekertaris YHT Eka Agustina , A.Md, Kabidbang YHT Kol Laut (Purn) Zaenal Abidin Irawan, S.H., M.H, Kabiddik YHT Kol Laut (Purn) Dra. Ririn Susilowati, M.M., CHRMP, Bendahara YHT Dra. Erni Megawati, Seluruh Pengawas Cabang I-XIV Yayasan Hang Tuah, Kapeng Cabang Jakarta serta Kasatdik Yayasan Hang Tuah Jakarta(yht/dar).

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Pasaman Tegaskan Dukungan Penuh untuk BPS

0

Lubuk Sikaping,Warta.inPemerintah Kabupaten Pasaman bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Ambun Water Park, Lubuk Sikaping, Senin 2 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan sensus berskala nasional yang akan memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh.

Acara resmi dibuka oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, penentuan arah perencanaan, serta peningkatan kualitas data statistik daerah.

Turut hadir Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, Kepala BPS Pasaman Nita Andriyani, Forkopimda, Asisten II Setdakab Pasaman M. Yasrin Syahputra, sejumlah kepala OPD, instansi vertikal, BUMN, serta undangan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan sensus.

Dalam pemaparannya PLT Asisten II M. Yasrin Syahputra yang juga Kabag perekonomian selaku narasumber menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen penuh mendukung BPS dalam pelaksanaan SE 2026. Ia menyampaikan bahwa ketersediaan data yang akurat dan mutakhir sangat penting untuk mendorong kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemda Pasaman selalu mendukung  BPS, karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar kita mengambil keputusan yang tepat. Dengan data ekonomi yang lengkap, kita dapat merancang program yang lebih efektif,” ujar Yasrin.

Kepala BPS Pasaman, Nita Andriyani, juga mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat memastikan data ekonomi Pasaman tersaji secara valid, lengkap, dan berkualitas.

Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan interaktif, sekaligus menjadi momentum awal penguatan koordinasi lintas sektor menjelang pelaksanaan SE 2026 di Pasaman.

Dukung Ketahanan Pangan, Hardini Puspasari Dorong Pemerintah Terapkan Real-World Asset

0

Warta.in, Jakarta | – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025. Rapimnas Kadin 2025 mengusung tema “Bergotong Royong Memperluas Lapangan Kerja untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia. Upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya mendapat sambutan positif dari KADIN Indonesia.

Di sektor pangan, Pemerintah juga menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan nasional. Agenda ini dihadiri oleh pengurus Kadin dari berbagai daerah, perwakilan asosiasi sektor usaha, serta sejumlah tokoh nasional dari unsur pemerintah dan legislatif. di Park Hyatt, Jakarta, pada Senin (1/12/2025).

Hardini Puspasari selaku Ketua Komite Tetap Perencanaan Infrastruktur dan Pembiayaan Pembangunan KADIN Indonesia menegaskan bahwa sebagai mitra strategis Pemerintah, KADIN Indonesia siap mendukung setiap program Pemerintah.

“Presiden Prabowo Subianto telah meminta semua pihak untuk membangun hubungan yang solid. Sebagai mitra strategis, KADIN Indonesia siap mendukung Pemerintah dimana saat ini Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya program ketahanan pangan,”tegas Handini, saat ditemui disela-sela kegiatan Rapimnas KADIN Indonesia, Senin (1/12/2025), di Park Hyatt Jakarta.

Hardini menambahkan, Ditengah pesatnya teknologi digital dan Artificial Intelegensi (AI), yang dimana transformasi digital dan Al perlu dilakukan dan tantangannya, AI dan crypto sebagai produk digital harus dijawab oleh para pengusaha di Indonesia, karena dengan adanya AI dan crypto, komoditi yang tengah dikembangkan oleh pemerintah, maka komoditi pangan digital ini bisa dijadikan sebagai Real-World Asset.

“Kita bisa menciptakan inovasi pembiayaan yang bisa diperoleh dengan Real-World Asset dengan mengeluarkan poin base atau tokenisasi dari token pangan digital. Tak hanya untuk pangan digital, Real-World Asset ini juga bisa digunakan dalam hal hasil manufaktur maupun properti. Hal ini akan memperkuat ekonomi Indonesia ke depan sehingga akan menyerap lapangan kerja yang besar,”ujar Handini.

Ia berharap Real-World Asset ini bisa disambut dengan baik, bukan dengan rasa takut tetapi kita harus mempersiapkan diri dan menangkap peluang yang sangat luar biasa.

“Transformasi digital dan tantangannya harus kita jawab. Ke depan, mau atau tidak mau, kita harus bisa memahami dunia AI, transformasi digital dan crypto,”tutupnya.

#Hardini Puspasari

#Media Partners Hardini Puspasari

Empat Ruas Jalan Wisata Banten Dikejar Perbaikannya Sambut Libur Natal dan Tahun Baru

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 2 Desember 2025  — Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan yang menjadi akses utama menuju destinasi wisata. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan wisatawan sekaligus mendorong peningkatan kunjungan ke berbagai lokasi pariwisata di Banten.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan terdapat empat ruas jalan provinsi yang saat ini tengah dikejar progres perbaikannya. Jalur-jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan wisata pantai dan pegunungan di Banten.

“Itu sedang kita kejar, sekarang progresnya untuk perbaikan. Jadi target kita H-10 harus sudah dalam kondisi baik,” ungkap Arlan pada Senin (1/12/2025).

Empat ruas jalan yang tengah diperbaiki Pemprov Banten menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 adalah Pakupatan – Palima – Cinangka dan Simpang Taktakan – Gunung Sari menuju Pantai Anyer, Mengger – Mandalawangi – Caringin menuju Pantai Carita, serta Saketi – Malingping menuju Pantai Sawarna.

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk memperhatikan kondisi kendaraan dan mematuhi rambu-rambu jalan agar perjalanan aman dan nyaman.(WartainBanten)

Gubernur Andra Soni Terima Penghargaan Kemendagri atas Kinerja Efektif Kurangi Ketimpangan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 2 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Banten, Andra Soni, menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia atas kinerja efektif dalam menurunkan ketimpangan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori daerah dengan kapasitas fiskal tinggi pada malam Penganugerahan Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (1/12/2025). Trofi diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, didampingi dewan juri yang diwakili peneliti politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro.

Penganugerahan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap berbagai langkah strategis Pemprov Banten dalam memperluas akses pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta menekan kesenjangan ekonomi antarwilayah. Upaya tersebut dinilai berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten.

Fokus pada Pemerataan Wilayah Utara dan Selatan

Gubernur Andra Soni mengapresiasi penilaian objektif Kemendagri dan menegaskan bahwa penurunan ketimpangan menjadi prioritas utama sejak awal kepemimpinannya. Ia menyoroti pentingnya mengurangi disparitas pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan melalui berbagai kebijakan yang disepakati bersama DPRD Banten.

“Upaya menurunkan ketimpangan adalah fokus kami. Berbagai kebijakan ditempuh dan disepakati bersama DPRD Banten, termasuk keberpihakan terhadap wilayah perdesaan yang masih menghadapi tantangan aksesibilitas,” ujar Andra Soni usai menerima penghargaan.

Salah satu terobosan yang disebutnya adalah program pemerataan pendidikan gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta, yang telah membantu sekitar 65.000 siswa. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Banten.

Program “Bang Andra” dan Peningkatan Infrastruktur

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa selain pendidikan, pembangunan infrastruktur perdesaan juga menjadi fokus utama Pemprov Banten. Untuk mengatasi keterbatasan fiskal di daerah, Pemprov menginisiasi program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau “Bang Andra”, yang telah membangun 60 ruas jalan desa pada tahun 2025.

“Ketika jalan-jalan desa dalam kondisi baik, dampaknya sangat luar biasa dalam mempermudah aksesibilitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini juga meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) karena jalan desa yang kami bangun merupakan akses strategis pertanian,” jelas Andra Soni.

Roadmap program ini telah tercantum dalam RPJMD sebagai upaya mewujudkan Banten yang maju, adil merata, dan bebas korupsi.

Apresiasi Mendagri dan Iklim Kompetitif

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa penghargaan yang telah digelar selama tiga tahun bertujuan menciptakan iklim kompetitif yang sehat antar daerah.

“Beberapa daerah rutin mendapatkan penghargaan, namun ada juga daerah baru, salah satunya Provinsi Banten. Saya berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Tito.

Tito juga mengungkapkan rencana peningkatan alokasi dana apresiasi, dengan proyeksi insentif mencapai Rp1 triliun pada 2026 bagi daerah-daerah berprestasi di setiap kategori.

Metodologi Penilaian

Penilaian kinerja pemerintahan daerah 2025 didasarkan pada dua kategori utama, yakni tata kelola pemerintahan dan akselerasi Program Strategis Nasional (PSN). Indikator penilaiannya meliputi penanggulangan kemiskinan, pengendalian inflasi, akses pendidikan dan kesehatan, penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, serta penurunan rasio Gini.

Proses penilaian yang ketat dimulai sejak Oktober 2025, melibatkan 38 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota, hingga akhirnya terpilih 19 daerah finalis yang dianggap berhasil mensinergikan kebijakan pusat dan daerah secara efektif.(WartainBanten)

PKK Banten Buka Pelatihan Kewirausahaan DWP Banten: Dorong Kreativitas dan Kemandirian Perempuan

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 2 Desember 2025  — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, membuka kegiatan peningkatan kapasitas kewirausahaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini bertujuan mendorong semangat wirausaha serta meningkatkan kreativitas dan kemandirian perempuan di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Tinawati mengapresiasi komitmen DWP yang dinilai konsisten meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga melalui berbagai program pemberdayaan perempuan. Menurutnya, penguatan kewirausahaan merupakan langkah strategis dalam membuka peluang usaha sekaligus memperluas kontribusi perempuan terhadap pembangunan daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada DWP yang terus berkomitmen meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga. Penguatan kewirausahaan seperti ini bukan hanya membuka peluang usaha, tetapi juga mendorong kemandirian, kreativitas dan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Pelatihan yang mengusung tema “Membangkitkan Semangat Wirausaha dan Menciptakan Peluang Ekonomi Kreatif” ini diikuti oleh para perempuan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Hadir pula Ketua DWP Provinsi Banten Mira Deden, Kepala DP3AKKB Sitti Ma’ani Nina, para pengurus DWP dan OPD kabupaten/kota, Founder UMKMKU Wulan Ayodya, serta Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Banten, Irna Narulita Dimyati.

Tinawati berharap kegiatan pelatihan kewirausahaan DWP menjadi ruang belajar produktif bagi anggota untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan mengembangkan usaha berkelanjutan. Ia menilai sektor UMKM, terutama kuliner, fesyen, dan produk kreatif, masih menjadi peluang terbesar bagi perempuan Banten untuk berdaya.

“Ke depan, peningkatan kualitas kemasan, digital marketing, dan inovasi pemasaran akan terus kita dorong. Pemprov Banten juga memperluas akses pemasaran produk UMKM melalui ruang-ruang publik seperti car fee day dan pengembangan pariwisata,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, akan terus mendorong peningkatan kualitas produk melalui pengemasan yang lebih baik, pemasaran digital, dan inovasi promosi, termasuk memperluas akses pasar lewat ruang publik seperti car free day dan pengembangan pariwisata. Tinawati juga mengapresiasi banyaknya istri ASN yang aktif berwirausaha, karena hal itu dinilai mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua DWP Provinsi Banten, Mira Deden, menegaskan peran strategis DWP dalam pemberdayaan perempuan, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Ia menyampaikan bahwa sejak 2019 hingga 2024, DWP Banten telah membina sekitar 100 UMKM dari kalangan istri ASN.

Mira berharap pelatihan kewirausahaan ini dapat memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di masing-masing wilayah, sehingga perempuan Banten semakin mandiri dan produktif.

“Kewirausahaan merupakan implementasi nilai Panca Dharma Wanita. Para Ketua DWP di wilayah masing-masing adalah motor penggerak. Kita harus mendorong anggota untuk berani memulai usaha, meskipun dari skala kecil,” ujarnya.

Wakil Ketua DWP Provinsi Banten, Desy Mahdani, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program ekonomi DWP yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota dalam berwirausaha. Pelatihan tersebut dirancang untuk memperluas pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan inovasi anggota dalam mengembangkan usaha.

Desy menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dalam pengembangan produk UMKM binaan dan mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga bagi anggota DWP di seluruh Provinsi Banten..(WartainBanten)

Reformasi Layanan Kesehatan Berbuah Manis, NTB sabet Penghargaan Kemendagri

0

Reformasi Layanan Kesehatan Berbuah Manis, NTB sabet Penghargaan Kemendagri

Warta.in
Mataram,NTB – Provinsi NTB meraih penghargaan sebagai Pemenang Kategori Perbaikan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Provinsi dengan Fiskal Sedang pada Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2025. Acara yang digelar Kemendagri RI itu berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada (1/12).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam ajang yang menjadi ruang apresiasi bagi daerah dengan kinerja unggul dalam pelayanan publik.

Mendagri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberian penghargaan merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat untuk mendorong persaingan positif antardaerah.

“Acara pemberian reward ini sebagai bagian dari upaya kita untuk membentuk iklim yang kompetitif antar daerah,” ujar Mendagri.

NTB dinilai layak mendapatkan penghargaan karena menunjukkan peningkatan signifikan di sektor kesehatan. Akses dan pelayanan kesehatan mencatat capaian 86,68%, sementara layanan cek kesehatan gratis mencapai 95,17%. Seluruh puskesmas juga telah menerapkan Layanan Primer Terintegrasi Berbasis Klaster dengan tingkat implementasi 79,87%, melampaui rata-rata nasional.

Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kerja kolektif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.

“Alhamdulillah kita diberikan penghargaan, apresiasi, artinya terhadap upaya-upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan di sektor kesehatan,” kata Gubernur.

Ia menjelaskan, penilaian Kemendagri dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai capaian, seperti peningkatan kelas Rumah Sakit Manangbai dari C ke B, penguatan layanan di Rumah Sakit Kota Bima, serta tingginya realisasi program pemeriksaan gratis.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran Pemprov NTB, termasuk lima rumah sakit milik provinsi, untuk terus memperbaiki layanan kesehatan.

“Saya kira ini masih di tahap yang awal sekali, kalau di tahap awal ini kita sudah mendapatkan apresiasi, tentu saja itu memotivasi dan menyemangati,” tutupnya.(sr/dkintb)

 

Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Pagi di Daerah Rawan Kemacetan

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Giat Commanderwish Pagi di Daerah Rawan Kemacetan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang,Selasa (02/12/2025) pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkat bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Muji dan Brigadir Sujito melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)