26.8 C
Jakarta
Minggu, Februari 15, 2026
Beranda blog Halaman 39

Polri Hadir untuk Bumi, Green Policing Polres Kepulauan Meranti Sasar Perusahaan dan Pelajar 

0

KEPULAUAN MERANTI – Polres Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui implementasi program Green Policing, sejalan dengan kebijakan Kapolda Riau. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi pada Sabtu (31/1/2026) dengan fokus pada edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon.

Salah satu kegiatan utama berlangsung di PT National Sago Prima (NSP), Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam kegiatan ini, jajaran Polres Kepulauan Meranti memberikan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan perusahaan mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup, dimulai dari lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi Barat IPDA Ito Hermanto, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kepau Baru Brigadir Hendri Sudrajat dan Bhabinkamtibmas Desa SDI Brigadir Ismail H. Selain penyampaian materi edukatif dan diskusi interaktif, kegiatan juga diisi dengan penanaman bibit pohon mangga dan durian di lingkungan PT NSP.

Menurut IPDA Ito Hermanto yang mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, Green Policing merupakan pendekatan strategis dan humanis Polri dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan hidup.

“Konsep Green Policing ini merupakan jawaban atas tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, serta potensi kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Di waktu yang sama, jajaran Polsek Merbau juga melaksanakan kegiatan Green Policing di SMP Negeri 2 Meranti Bunting, Kecamatan Merbau. Kegiatan penghijauan ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh pihak sekolah, para guru, serta seluruh siswa.

Kapolsek Merbau yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Aipda Rinaldo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan kepala sekolah, sambutan perwakilan Polsek Merbau, penyerahan bibit pohon durian, penanaman pohon bersama, serta foto bersama guru dan siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mewujudkan program Polri Untuk Masyarakat dengan kehadiran langsung di tengah-tengah masyarakat,” kata Aipda Rinaldo.

Seluruh rangkaian kegiatan Green Policing di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti.

Rilis : Humas Polres Kep. Meranti

” Zulfikar “

Sapa Warga Binaan dengan Hati, Rutan Labuhan Deli Kedepankan Pendekatan Humanis

0

Warta.in Labuhan Deli – Suasana di Rutan Kelas I Labuhan Deli kini terasa lebih hangat. Di bawah arahan Karutan Eddy Junaedi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Warisman Sihotang, turun langsung menyapa para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan cara yang berbeda.30/01/2026

Bukan sekadar pengawasan ketat, Warisman memilih untuk masuk ke blok-blok hunian dan berdialog santai dengan para penghuni rutan. Langkah ini diambil untuk memastikan rutan tetap aman, tertib, namun tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Dalam obrolan tatap muka tersebut, Warisman menyelipkan pesan-pesan penting mengenai kedisiplinan dan tanggung jawab. Ia mengajak warga binaan untuk bersama-sama menjaga rumah mereka agar tetap kondusif.

“Kami di sini tidak hanya menjaga gerbang dan jeruji, tapi juga membina manusia. Dengan komunikasi yang baik, warga binaan akan merasa lebih dihargai dan paham akan tanggung jawabnya selama menjalani masa pidana,” ungkap Karutan Eddy Junaedi melalui Ka.KPR

Melalui Warisman, Eddy juga menegaskan bahwa paradigma penjara yang menyeramkan sudah mulai ditinggalkan. Rutan Labuhan Deli kini berkomitmen pada prinsip Pemasyarakatan yang Berorientasi Pembinaan. Artinya, petugas hadir sebagai pembimbing, bukan sekadar pemberi sanksi.

Kedekatan humanis dilakukan ini untuk meminimalisir konflik dan menciptakan rasa saling percaya antara petugas dan warga binaan.

Para warga binaan pun menyambut positif langkah ini. Mereka merasa lebih didengar dan diapresiasi, sehingga suasana di dalam rutan menjadi jauh lebih tenang dan jauh dari kesan mencekam.

Langkah humanis juga merupakan wujud nyata dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan institusi yang profesional, berintegritas, dan tetap memanusiakan manusia. (RN)

Akademisi Unram Angkat Suara Soal Posisi Polri di Sistem Ketatanegaraan

0

Akademisi Unram Angkat Suara Soal Posisi Polri di Sistem Ketatanegaraan

Warta.in
Mataram,NTB — Dukungan terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada di bawah Presiden terus menguat. Kali ini datang dari kalangan akademisi Universitas Mataram. Dua dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram, menilai posisi Polri saat ini relevan dengan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Ditemui di Ruang Guru Besar FHISIP, Jumat (30/1/2026), akademisi hukum Unram Prof. Dr. Amiruddin, S.H., M.Hum., menilai struktur Polri di bawah Presiden menjaga kejelasan komando, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan. Skema itu dinilai selaras dengan konstitusi serta praktik negara hukum modern.

“Penempatan Polri di bawah Presiden memberi kepastian arah kebijakan keamanan nasional, sekaligus menjaga stabilitas hukum dan demokrasi,” kata Prof. Amiruddin.

Pandangan serupa disampaikan Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. Ia melihat posisi tersebut penting, agar Polri tetap profesional serta fokus pada tugas utama, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa tarik-menarik kepentingan politik.

“Dalam konteks ketatanegaraan Indonesia, Polri di bawah Presiden menjadi pilihan rasional, untuk menjaga netralitas institusi serta efektivitas penegakan hukum,” ujar Prof. Kurniawan.

Keduanya menilai wacana perubahan posisi Polri perlu dikaji secara hati-hati, dengan mempertimbangkan dampak hukum, sosial, hingga keamanan nasional. Menurut mereka, stabilitas institusi penegak hukum berperan besar menjaga kepercayaan publik.(sr/hpntb)

Andra Soni Resmi Membuka Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 31 Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Grup 1 Kopassus, Jalan Raya Serang–Cilegon, Taktakan, Kota Serang, Sabtu (31/1/2026).

Kejuaraan tersebut diikuti oleh 203 atlet muda dari 68 daerah di Indonesia dan akan berlangsung hingga 4 Februari 2026. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus penyaringan atlet tenis junior agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Andra Soni berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi yang menjadi kebanggaan Provinsi Banten dan Indonesia.

“Kejuaraan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi. Melahirkan atlet yang menjadi kebanggaan bagi Provinsi Banten dan Indonesia,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, atmosfer kompetisi seperti ini sangat penting dalam membentuk mental juara bagi para atlet muda.

“Tunjukkan permainan terbaik. Jadikan kejuaraan ini untuk mengasah mental juara,” ucapnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pengembangan olahraga. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memajukan olahraga daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

“Mudah-mudahan kita menjadi bangsa yang unggul, bangsa tangguh yang tercermin dalam prestasi olahraga,” paparnya.

Andra Soni berharap Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Banten dapat digelar secara rutin setiap tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Insya Allah anak-anak kita akan berkembang dan tak berhenti untuk mengukir prestasi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kejuaraan ini,” ucapnya.

Selain itu, Andra Soni menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bersama KONI Provinsi Banten terus berupaya menghadirkan berbagai kejuaraan nasional di Banten. Dalam waktu dekat, Provinsi Banten juga akan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional cabang olahraga catur.

“Provinsi Banten juga sedang mempersiapkan diri untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Provinsi Lampung,” tambah Andra Soni.

Ketua Panitia Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Banten 2026, Novriyadi Purwansyah, melaporkan bahwa kejuaraan diikuti 203 peserta dari 68 daerah. Ajang ini menjadi wadah pembinaan kompetisi berjenjang untuk memberikan pengalaman bertanding berkualitas, membangun mental juara sejak dini, memperkuat ekosistem olahraga, serta turut mendorong perekonomian daerah.(WartainBanten)

Kios Ditemukan Jual LPG 3 Kg di Atas HET, Unit Tipidter Polres Torut Indentifikasi Pangkalan

0

TORAJA UTARA – Limit waktu yang diberikan oleh Polres Toraja Utara ke 4 Agen LPG 3 Kg untuk stabilkan harga sudah habis. Namun masih ditemukan adanya kios menjual jauh di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) akibat adanya Pangkalan yang menjual di atas HET, Sabtu (31/1/2026).

Hal itu disampaikan oleh Kanit Tipidter Polres Toraja Utara IPTU Heriyanto, saat dikonfirmasi hari ini via WhatsApp.

IPTU Heriyanto menyebutkan jika pihaknya hingga hari ini masih melakukan patroli menyasar setiap Pangkalan dan Kios.

“Iya kemarin kami turun ke lapangan dan menemukan beberapa kios/warung khususnya wilayah kecamatan Tallunglipu dan Tikala masih menjual Gas LGP 3 KG di atas HET yang telah ditentukan,” sebut IPTU Heriyanto.

Namun itu kata IPTU Heriyanto, Pemilik Kios tidak mengetahui dan mengenal Pangkalan mana yang menjual ke kios mereka, sehingga sampai saat ini unit Tipidter belum bisa mengidentifikasi Pangkalan siapa yang menjual di atas HET.

Selain itu, berdasarkan hasil operasi yang dilakukan tersebut ke kecamatan Tallunglipu dan Tikala, pihak Unit Tipidter Polres Toraja Utara mendapatkan informasi dari Kios jika harga yang mereka dapatkan dari Pangkalan sudah 27 ribu pertabungnya.

Unit Tipidter Saat Sasar Kios di Toraja Utara

“Mereka belikan harga 27 ribu, sedangkan sesuai Keputusan Bupati Toraja Utara Nomor 773/XI/2025 tanggal 28 November 2025 tentang Harga Eceran Tertinggi Liquefied Petroleum Gas Tabung Tiga Kilogram,” ungkap IPTU Heriyanto.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Toraja Utara tersebut, beber IPTU Heriyanto bahwa untuk Kecamatan Tallunglipu dan Tikala masuk Zona I dengan HET LPG adalah sebesar Rp.20.500,-.

“Mereka beli dari Pangkalan 27 ribu dan Kios menjual kembali ke masyarakat 30 ribu pertabung,” jelas IPTU Heriyanto.

Untuk itu kata IPTU Heriyanto, tentunya dibutuhkan kerjasama semua pihak terkait untuk menstabilkan kembali harga Gas 3 kg. Tidak cukup hanya dengan pihak Kepolisian saja.

“Penegakan Hukum Kepolisian merupakan langkah yang paling terakhir di tempuh,” pungkasnya.

 

Gubernur NTB Kutuk Kekerasan Seksual di Lombok Timur, Pesantren Tidak Boleh Distigma

0

Gubernur NTB Kutuk Kekerasan Seksual di Lombok Timur, Pesantren Tidak Boleh Distigma

Warta.in
Mataram, 31 Desember 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengutuk keras dugaan tindak kekerasan seksual terhadap dua santriwati yang diduga dilakukan oleh pimpinan sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur. Ia menegaskan, segala bentuk pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi.

“NTB harus menjadi zona aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Siapa pun pelakunya, kriminal adalah kriminal dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tegas Gubernur Iqbal.

Miq iqbal juga menekankan bahwa meskipun peristiwa terjadi di lingkungan pesantren, tidak boleh ada stigma negatif terhadap pesantren secara keseluruhan. Menurutnya, kasus tersebut merupakan tindakan oknum dan harus diproses sebagai pertanggungjawaban individu pelaku, tanpa menggeneralisasi lembaga pendidikan keagamaan.

Melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB, Dr. Ahsanul Khalik, Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTB serta LPA Kota Mataram yang telah mengungkap dan menangani perkara tersebut.

Pemprov NTB berharap penegak hukum menerapkan pasal-pasal yang memberatkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengusut tuntas kasus ini, termasuk membuka kemungkinan adanya korban lain selain dua korban yang telah teridentifikasi.

Aka menegaskan, Gubernur NTB memastikan kehadiran negara sebagai pelindung korban, dengan menjamin proses hukum berjalan adil, transparan, dan berpihak pada pemulihan korban.

Gubernur NTB, lanjut Aka, memerintahkan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) NTB bersama Rumah Sakit Mutiara Sukma untuk segera memberikan pendampingan menyeluruh kepada para korban, meliputi pendampingan psikologis, medis, dan sosial. Pendampingan dilakukan dengan berkoordinasi bersama LPA Kota Mataram serta Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTB.

“Korban harus ditangani sebaik mungkin. Negara hadir untuk memulihkan trauma dan depresi yang dialami korban agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara bermartabat,” ujar nya.

Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan perlindungan penuh terhadap identitas korban, demi menjaga keselamatan, privasi, dan proses pemulihan psikologis korban.

Pemprov NTB mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengetahui atau mengalami kekerasan seksual, khususnya yang menimpa perempuan dan anak. Laporan masyarakat dinilai penting untuk memutus rantai kekerasan dan mencegah jatuhnya korban baru.

Ke depan, Pemprov NTB bersama pemerintah kabupaten/kota akan memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi, pengawasan, dan penguatan sistem perlindungan anak di lingkungan pendidikan dan keagamaan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor.

Gubernur Iqbal menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB akan mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas, memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal, serta menjamin tidak ada ruang toleransi bagi pelaku kekerasan seksual.

“Tidak boleh ada pembiaran. Kekerasan seksual adalah kejahatan kemanusiaan, dan negara harus berdiri di sisi korban,” pungkasnya. (sr/dkintb)

Ummi Hj. De Erma Mulyani, Ketua Yayasan Ermantis Sejarah Abadi, Syukuran SPPG Sumbersari 2

0

Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Sabtu, 31 Februari 2026. Warta. In. Ummi Hj. De Erma Mulyani, Ketua Yayasan Ermantis Sejarah Abadi, Syukuran SPPG Sumbersari 2 yang akan beroperasi pada Senin, 2 Februari 2026. Harta yang kita miliki merupakan titipan, amanah, bekal Akherat. Orang yang rela mengorbankan hartanya, mahal Dimata Allah, jelas Ummi Hj. De Erma Mulyani. Kita harus empati terhadap warga di lingkungan, yang membutuhkan uluran tangan kita, jelas Ummi Erma.
Dalam Syukuran SPPG Sumbersari 2, Ummi Hj. Erma di dampingi Hardi, PIC Dapur Sumbersari 2.
Olivia Stefani Randa Pohan, Sarjana Terapan Gizi. Kepala SPPG Dapur MBG Sumbersari 2, mentargetkan 3000 Porsi yang untuk sementara pada operasional, Senin 2 Februari 2026, kami baru bisa melayani 2000 porsi MBG untuk siswa SD, SMP, SMA,Batita, Balita, Bumil, dan Ibu Menyusui, jelas Olive, sapaan akrab Olivia Stefani Randa Pohan, Sarjana Terapan Gizi, yang mengaku berasal dari Kota Bengkulu. Ke depannya MBG akan menyasar Lansia, lanjut Olive.
Program MBG Pak Prabowo, harus kita kawal dan kita sukseskan, menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan punya masa depan cerah. Sementara MBG Lansia, menyasar Lansia, sehat, bahagia, dalam menghadapi masa tuanya, lanjut Olive.
Hal senada juga disampaikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung MBG yang sedang berlangsung. Tampak wajah antusias, semangat Relawan SPPG Sumbersari 2 yang nantinya akan mendistribusikan MBG. Warta. In Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Hendy Setiono, Owner Kebab Baba Rafi Menghadiri Dakwah & Business Sharing (DBS) di Jakarta

0

Warta.in | Jakarta – Berawal dari bisnis Kebab kecil-kecilan, pengusaha yang satu ini kini sukses mengembangkan sayapnya hingga memiliki 58 outlet yang tersebar 30 kita di seluruh Indonesia dan memiliki 1.028 karyawan sehingga unsur kebermanfaatan dari penciptaan lapangan kerjanya bisa tercipta dan dirasakan.

Dalam sebuah acara Dakwah & Business Sharing (DBS), CEO Baba Rafi Enterprise, Hendy Setiono berbagi pengalaman dan motivasi bersama pengusaha Muslim lainnya yang juga dihadiri oleh puluhan generasi muda.

Dalam paparannya, Hendy menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan bisnis. Diawal bisnisnya yang dirintis sejak menjadi mahasiswa, saya mulai menjalankan bisnis kuliner Kebab yang terinspirasi saat melakukan perjalanan ke luar negeri dan mencicipi menu Kebab. Bermodalkan Rp. 5 juta, ia kemudian membuka outlet Kebab pertamanya di tahun 2003.

“Dalam perjalanan bisnis hingga saat ini, saya terus banyak belajar dan ternyata kunci dari sebuah bisnis adalah konsistensi,”ucap Hendy, Sabtu (31/1/2026).

Hendy menambahkan, Menurutnya, konsistensi tersebut mengingatkan kembali kepada stigma awal yang melakukan pola setiap tahun harus ada bisnis baru itu ternyata salah. Dengan konsistensi tersebut, saya berupaya terus berfokus pada bisnis kebab.

Ia berpesan kepada generasi muda agar dalam menjalankan bisnis mengikuti tips-tips penting diantaranya luruskan niat dan kuatkan tujuan, halal bukan hanya sekedar label,”tutupnya.

Ummi Hj. De Erma Mulyani Syukuran SPPG Sumbersari 2 Yayasan Pondok Pesantren Modern Nurul Hikmah

0

Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung Warta. In Ummi Hj. De Erma Mulyani, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modern Nurul Hikmah Sumbersari, Syukuran SPPG Sumbersari 2,di dampingi Herdi, PIC Dapur MBG SPPG Sumbersari 2 yang akan beroperasi pada Senin, 2 Februari 2026. Harta yang kita miliki, merupakan ujian, amanah, bekal di akherat, jelas Ummi Hj. De Erma Mulyani. Orang mampu yang berani mengorbankan hartanya untuk menolong orang yang membutuhkan, mahal di mata Allah, lanjut Ummi Hj. De Erma Mulyani.
Olivia Stefani Randa Pohan, Sarjana Terapan Gizi penanggung jawab SPPG Sumbersari 2 Dapur MBG, beroperasi, Senin, 2 Februari 2026 tahap awal melayani 2000 porsi,dari target 3000, untuk siswa SD, SMP, SMA, Balita, Batita, Bumil, Ibu menyusui. Ke depannya kita juga akan melayani Lansia, jelas Olv, sapaan akrab Olivia Stefani Randa Pohan, yang mengaku berasal dari Bengkulu.
Program MBG gratis Pak Prabowo, harus kita kawal, kita tingkatkan kualitas menu MBG yang proporsional, sesuai tingkatan pendidikan, porsi kecil, medium dan porsi besar, jelas Oliv. Sehingga akan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya guna, serta membentuk Lansia yang sehat dan berdaya di masa Tuanya, tambah Oliv.
Halsenada disampaikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas, terhadap kinerja dan pelayanan SPPG Sumbersari 2. Warta. In Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.

Cegah Tawuran di Bekasi Timur, Tim Perintis Presisi Amankan Remaja Bersenjata Tajam

0

warta.in Bekasi ◊ Sabtu 31 Januari 2026

BEKASI KOTA – Satuan Samapta Polres Metro Bekasi Kota terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah melalui tindakan preventif yang cepat dan tegas. Tim 1 Patroli Perintis Presisi berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran remaja di kawasan Bekasi Timur. Keberhasilan ini bermula dari adanya laporan cepat masyarakat mengenai keberadaan remaja yang mencurigakan di Jalan KH. Agus Salim, Kelurahan Bekasi Jaya, Jumat Sore, (30/1/2026) sekitar pukul 16.55 WIB.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro S.H S.I.K M.H melalui Kasat Samapta Kompol Hotman Hutajulu, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli kewilayahan ini merupakan prioritas utama untuk menjamin keselamatan warga dari ancaman kejahatan jalanan. “Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas. Tindakan cepat tim di lapangan adalah bentuk pelayanan kami untuk memastikan tidak ada ruang bagi aksi kekerasan di wilayah Bekasi Kota,” ujarnya. Sudut pandang pelayanan dan perlindungan masyarakat menjadi inti dari pergerakan personel di lapangan.

Dalam operasi tersebut, tim yang dipimpin oleh Ipda Dwi Susanto berhasil mengamankan seorang remaja berinisial OFSN (15) yang diketahui merupakan pelajar salah satu sekolah menengah pertama. Remaja tersebut diamankan saat sedang berada di lokasi kejadian dan diduga kuat akan melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain. Polisi mengedepankan prosedur yang tegas namun tetap terukur dalam mengamankan pelaku guna mencegah situasi berkembang menjadi keributan yang lebih luas.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti yang cukup membahayakan, di antaranya empat buah senjata tajam jenis celurit panjang, satu buah mistar, satu unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Pop yang digunakan pelaku. Banyaknya senjata tajam yang ditemukan menunjukkan kesiapan pelaku untuk melakukan aksi kekerasan, yang kini berhasil diredam berkat kesigapan petugas Patroli Perintis Presisi.

Saat ini, remaja tersebut beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota dan diserahkan kepada piket Reskrim untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polres Metro Bekasi Kota mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah, guna menghindari keterlibatan dalam aksi kriminalitas maupun tawuran jalanan.

(Alpin A.S)