29.1 C
Jakarta
Minggu, April 26, 2026
Beranda blog Halaman 400

Polsek Ngimbang Bersama Muspika Ngimbang Gelar Upacara Hari Pahlawan Nadional 2025

0

Polsek Ngimbang Bersama Muspika Ngimbang Gelar Upacara Hari Pahlawan Nadional 2025

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 Polsek Ngimbang bersama Muspika Kecamatan Ngimbang Gelar Upacara dan Tabur Bunga di TMP Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Senin (11/11/2025)
pada pukul 07.30 Wib.

Kegiatan dilaksanakan Upacara dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan Nasional “Pahlawan Telandanku Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”

Hadir dalam kegiatan tersebut
Yoyok M.Si Sekcam Ngimbang, Irup Upacara Pelda Suratman Koramil Ngimbang, Aiptu Totok S ( Kanit Provos),Aiptu Muji Ka SPKT B, Bripka Supriyadi Kasi Umum Polsek Ngimbang, Serma wiyaji Perwira Upacara, Sertu Sulianto Komandan Upacara, Lilik Suryati S.Pd M. Pd Kepala Korwil Pendidikan, Staf Kecamatan

Dan di hadiri satu (1 )Pleton Kopri,
Satu (1 )Pleton Guru dan
12. Siswa-Siswi

Kegiatan Upacara di dahuluhi dengan
1. Persiapan upacara selesai.
2. Komandan upacara memasuki lapangan upacara masing-masing komandan kompi menyiapkan pasukannya.
3. Inspektur Upacara memasuki lapangan.
4. Penghormatan kepada inspektur upacara.
5. Pengibaran Bendera Merah Putih
6. mengheningkan Cipta
7. Pembacaan Teks Pancasila.
8. Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
9. Pembacaan Pesan Pahlawan Nasional.
10. Amanat Upacara
11. Pembacaan Doa.
12. Laporan komadan upacara kepada Inpektur Upacara.
14. Penghormatan kepada Inpektur Upacara.
15. Upacara Selasai

Di lanjutkan dengan Ziara dan tabur bunga di TMP Kec Ngimbang dan kegiatan selesai berjalan lancar, aman dan Kondusif

Pewarta : roy

Peternak Babi Harap Pemerintah Salurkan Vaksin ASF Gratis

0

Warta.in Medan – Pemerintah diharapkan dapat segera mengatasi dan memitigasi penyebaran virus African Swine Fever (ASF) atau biasa di sebut flu babi di Sumut. Sebab, hal ini mendukung ketahanan pangan nasional sesuai program astacita Presiden dan Wakil Presiden RI dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi peternak lokal serta mendukung terciptanya rasa aman, damai di kalangan masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua DPD Persatuan Peternak Babi Indonesia (PPBI) Sumut, Heri Ginting dalam sambutannya dalam Dialog Kolaborasi Persatuan Peternak Babi Indonesia (PPBI) Sumut Dengan Pemerintah Pusat dan Daerah Sumut untuk Mencapai Ketahanan Pangan Nasional Sesuai Program Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI dan Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Peternak Lokal Serta Mendukung Terciptanya Rasa Aman Damai Di Kalangan Masyarakat, Senin (10/11) di Medan.

“Saat ini permasalahan yang tengah dihadapi para peternak babi rumahan adalah penularan African Swine Fever (ASF) atau biasa di sebut flu babi. Jika ini tidak segera dimitigasi dan dicegah penularannya, akan berdampak terhadap penurunan jumlah populasi babi di Sumut,”jelasnya.

Penurunan jumlah populasi babi, lanjut Heri, otomatis akan berdampak terhadap perekonomian para peternak babi. Dampak kerugian perekonomian yang dialami para peternak babi di Sumut menurun sampai 65 persen. Jika ini tidak segera diatasi akan berdampak terhadap perekonomian para peternak.

Untuk itu, Heri berharap, melalui dialog dan sosialisasi ini masyarakat peternak babi bisa mengetahui pencegahan dan mitigasi penularan ASF yang sampai sekarang vaksin belum tersalurkan ke para peternak. “Mudah-mudahan ke depan kita bisa mendapatkan vaksin ASF seperti vaksin PMK untuk sapi dan domba. Marilah bersama berkolaborasi untuk mensejahterakan peternak dan meningkatkan kesejahteraan peternak,”pintanya.

Heri juga memaparkan beberapa upaya yang bisa dilakukan para peternak babi agar hewan ternaknya tidak terpapar virus ASF yakni pertama, sama-sama menjaga kebersihan lingkungan, jangan sampai ada tetangga kita yang keberatan dengan. Untuk itu selalu perhatikan dan jaga kebersihan lingkungan. Kedua, kurangi lalulintas orang yang berkunjung ke kandang ternak dan ketiga, kubur bangkai babi yang sudah mati karena terpapar virus ASF.

Diakhir sambutan, Heri mengajak seluruh anggota DPD PPBI Sumut dan para peternak lokal agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Sumut khususnya Kota Medan. Meskipun saat ini para peternak sedang diuji dengan kasus flu babi, namun dia mengimbau agar para peternak dan masyarakat tetap solid menjaga Kamtibmas dan sama-sama mendukung program Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Peternak Babi Indonesia (DPP- PPBI) Sutrisno Pangaribuan, peternak babi di Kota Medan, punya peran dalam mengatasi permasalahan sampah dan bau sampah. Para peternak babi yang selalu mengambil sisa makanan dan limbah rumah tangga ikut berperan dalam mengatasi sampah dan bau sampah di perkotaan.

“Peternak ini jangan dilihat dari ternaknya saja. Tapi lihat hilirnya, para peternak babi ini ikut berperan mengatasi permasalahan sampah di Medan. Khususnya sampah-sampah yang menimbulkan bau busuk dari sisa makanan dan limbah rumah tangga habis semua diolah peternak babi untuk pakan ternak mereka,”jelasnya dalam Dialog Kolaborasi Persatuan Peternak Babi Indonesia (PPBI) Sumut Dengan Pemerintah Pusat dan Daerah Sumut untuk Mencapai Ketahanan Pangan Nasional Sesuai Program Astacita Presiden dan Wakil Presiden RI dan Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Peternak Lokal Serta Mendukung Terciptanya Rasa Aman Damai Di Kalangan Masyarakat, Senin (10/11) di Medan.

Lebih jauh, dalam Dialog yang diikuti sekitar 215 peternak dan warga sekitar ini, Sutrisno menyampaikan, menjadi peternak babi, merupakan bagian dari pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Jadi, kata dia, jangan yang dilihat peternak itu orangnya. Tapi bagaimana upaya mereka dalam mengelola dan memanfaatkan sampah menjadi nilai yang berguna bagi makhluk lainnya. “Buat para peternak babi yang hadir hari ini tetap semangat dan tetap selalu berjuang bersama,”katanya.

Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan salah seorang warga peternak, Lenta Sumiati Br Hutabarat menanyakan bagaimana ciri-ciri ternak yang terpapar virus flu babi?

Pertanyaan tersebut langsung dijawab Heri Ginting. Ciri-ciri pertama, tidak mau makan. Kedua, demam mengeluarkan lendir dari hidung. Ketiga, ada bercak merah seperti bekas gigitan nyamuk
.Ke empat, mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan kelamin. Kelima, kotoran keras bulat-bulat mirip kotoran kambing dan terakhir, air urinenya berwarna kuning kecoklatan.

Usai menggelar dialog dan tanya jawab kegiatan ditutup dengan pembagian sembako kepada sekitar 215 peserta yang hadir. (RN)

Ketua Pengurus Cabang Jakarta YHT Pimpin Upacara Hari Pahlawan

0

Ketua Pengurus Cabang Jakarta YHT Pimpin Upacara Hari Pahlawan

Jakarta,(10/11/25)

Ketua Pengurus Cabang Jakarta Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) Jaka Santosa Adiwardoyo, S.Sos., M.H menjadi Irup pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 yang berlangsung di SMP Hang Tuah 2 Jakarta,(10/11/25).

Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan tema : “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, diikuti oleh seluruh tenaga pendidik SMP Jang Tuah 2 sebanyak 34 orang serta 547 siswa kelas 7, 8 dan 9 .

Dalam upacara tersebut juga di laksanakan penyerahan piagam penghargaan dari berbagai prestasi siswa antara lain : Juara 2 dan 3 lomba Tari tingkat Kotamadya , Juara utama 2 Lomba Tata Upacara Bendera tingkat Jabodetabek, medali perunggu Lomba IPA tingkat Nasional dan medali perak Lomba Matematika tingkat Nasional, serta Juara Lomba Regu Prestasi Pramuka tingkat Jabodetabek, dan Juara Lomba Penulisan Esai, cerpen dan LKPD hasil karya tulis PPKB ke -7 tahun 2025 di KRI RJW yang baru lalu.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam sambutannya yang di bacakan oleh Ketua Pengurus Cabang Jakarta Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) Jaka Santosa Adiwardoyo, S.Sos., M.H meyenut bahwa, para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa: Pertama, kesabaran para pahlawan. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.

Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.

Tampak hadir dalam acara tersebut Kabiddik Cabang Jakarta Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) Drs. Teguh Soedarmadji, M.T, dan Ketua Komite SMP Hang Tuah 2 Jakarta Ibu Indriyani,W, S.H.serta Kasatdik SMP Hang Tuah 2 Jakarta Drs . Aris Supriyanto(yht/dar).

Satdik-Satdik Cabang Surabaya Gelar Upacara Hari Pahlawan

0

Satdik-Satdik Cabang Surabaya Gelar Upacara Hari Pahlawan

Surabaya,(10/11/25).

Sejumlah Satuan Pendidikan mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK di jajaran Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah secara serentak menggekar upacara Peringatan Hari Pahlawan (10/11/25) di halaman sekolah masing-masing.

Dua satdik SMK KAL-1 dan SMK KAL-2 yang berdekatan sempat diliput media , pelaksanaan upacara Hari Pahlawan di SMK KAL-2 dengan Irup Waka Humas Drs . Agus Priyanto, M.M dengan peserta 237 siswa kelas X , XI jurusan TKR, Teknik Pemesanan Kapal, Konstruksi Kapal Baja , Teknik Kapal Niaga dan Nautika Kapal Niaga, guru 17 dan 10 karyawan . Sementara itu kelas XII tidak bisa mengikuti upacara tersebut karena sedang melaksanakan PKL, begitu juga Kasatdik SMK KAL-2 Sri Retni Pujiwahyuni, S.Pd., M.M juga sedang melaksanakan tugas luar sehingga tidak bisa hadir ditengah+tengah siswanya.

Sedangkan pelaksanaan upacara Hari Pahlawan di SMK KAL-1 dipimpin langsung oleh Kasatdik Munawar, S.Pd., M.Pd dengan peserta 588 siswa kelas X, XI dan XII semua jurusan, TPM, TKR, TITL, TAV, T.LOG, 69 guru dan karyawan.

Rangkaian upacara diawali laporan Komandan Upacara, Penaikan Bendera Merah Putih, Pembacaan Teks Pancasila oleh Irup, pembacaan Pembukaan UUD ’45 dan sambutan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf yang di bacakan oleh Irup Munawar, S.Pd., M.M

Menteri Sosial dalam sambutannya menyampaikan, bahwa para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa: Pertama, kesabaran para pahlawan. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.

Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.

Secara khusus Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP kepada peserta didik di jajaran Satdik Cabang Surabaya menyampaikan bahwa, hari ini 10 November kita memperingati Hari Pahlawan, hari yang mengingatkan kita semua pada perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan Indonesia.

Bagi keluarga besar Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya, semangat kepahlawanan ini memiliki makna yang sangat dalam. Sebagai insan maritim dan pendidik generasi bahari, kita tidak hanya dituntut untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga mewujudkan nilai-nilai perjuangan itu dalam kerja nyata, melalui disiplin, tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan pengabdian tanpa pamrih.

Pada bagian akhir Kapeng Cabang Surabaya YHT berpesan kepada seluruh peserta upacara, para pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa-siswi di lingkungan Satdik jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK Cabang Surabaya, jadilah pahlawan di masa kini. Pahlawan yang berjuang dengan ilmu, dengan integritas, dengan kepedulian, dan dengan semangat untuk terus mengharumkan nama Hang Tuah serta bangsa Indonesia.

Mari kita teruskan api semangat “Semangat Juang Tak Pernah Padam”, menjadikan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk mempertegas komitmen kita dalam mendidik generasi tangguh, berkarakter, dan berjiwa bahari.

Dirgahayu Hari Pahlawan 10 November 2025.
Jayalah Hang Tuah, Jayalah Indonesia(yht/dar).

Andra Soni Minta OPD Banten Lebih Responsif terhadap Permasalahan Masyarakat

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 November 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya respons cepat dan pelayanan optimal dari seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Hal itu disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Senin (10/11/2025).

Dalam arahannya, Andra Soni meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih peka terhadap dinamika dan permasalahan masyarakat, serta mampu mengambil langkah cepat dalam menanganinya.

“Saya tadi sampaikan kepada seluruh OPD bahwa kita harus responsif, seperti keluhan masyarakat terkait dengan truk-truk yang beroperasi. Kita tidak melarang truknya untuk beroperasi, tapi kita mengatur jadwal operasional,” ujar Andra Soni.

Ia juga mencontohkan penanganan cepat yang dilakukan oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten terhadap peristiwa yang melibatkan masyarakat Baduy di Jakarta. Respons cepat tersebut, kata Andra, menjadi contoh konkret bagaimana aparat pemerintah seharusnya bekerja.

“Kemudian kemarin ada kejadian dengan masyarakat Baduy di Jakarta, Badan Penghubung kita langsung merespons dan membantu. Ini yang diharapkan, seluruh OPD dapat merespons terhadap permasalahan di masyarakat,” sambungnya.

Gubernur Andra Soni menekankan agar seluruh kepala OPD melaksanakan program dan kegiatan sesuai rencana yang telah ditetapkan, dengan laporan progres yang terukur untuk memastikan program terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah program-program yang sudah direncanakan saat ini terus berprogres, dan Insya Allah mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan semua yang sudah kita rencanakan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar OPD agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Wagub mencontohkan keberhasilan bersama melalui pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang membaik, serta menekankan perlunya mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut..(WartainBanten)

Pemerintah Kota Bekasi Hadiri Uji Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2025

0

Warta.in Jabar ◊ Senin, 10 November 2025

Bandung – Wakil Wali Kota Bekasi Drs. Abdul Haris Bobihoe didampingi oleh Kepala Diskominfostandi Drs. Nadih Arifin menghadiri kegiatan Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat di Mini Teater UPTD PLDDIG Diskominfo Provinsi Jawa Barat (Jabar Command Center), Bandung, Senin (10/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian verifikasi Self-Assessment Questionnaire (SAQ) yang menjadi indikator keterbukaan informasi publik bagi seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Melalui forum ini, masing-masing pemerintah daerah diberikan kesempatan untuk mempresentasikan implementasi keterbukaan informasi publik di wilayahnya.

Dalam Kesempatan ini, Wakil Wali Kota Bekasi secara langsung mempresentasikan program-program dan inovasi keterbukaan informasi publik yang ada di Pemerintah Kota Bekasi.

“Pemerintah Kota Bekasi akan terus berinovasi, melahirkan program-program atau aplikasi yang dapat diakses oleh umum, seperti halnya aplikasi patriot single windows yang ada di Playstore, aplikasi tersebut adalah hasil karya Diskominfostandi untuk seluruh warga masyarakat Kota Bekasi,” Ujar Wakil Wali Kota Bekasi Drs. Abdul Haris Bobihoe.

Melalui partisipasi ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dan memperkuat posisi Kota Bekasi sebagai daerah yang informatif di tingkat Provinsi Jawa Barat.

(Jefry. Smk)

Pemkot Bekasi Dukung Pelestrian Budaya Melalui Pentas Seni Budaya TTKKBI

0

Warta.in Jabar ◊ Senin, 10 November 2025

Pemerintah Kota Bekasi hadir dalam Pentas Seni Budaya sekaligus pelantikan pengurus DPW 2 Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten-Indonesia (TTKKBI) Kota Bekasi (08/11).

Acara ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kota Bekasi dalam melestarikan budaya. Sekretaris Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi, Dewi Astiyanti S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas upaya pelestarian kebudayaan yang masih berjalan dengan baik. “Ini Seni Budaya Bagian dari peran Kami (Pemerintah Kota Bekasi). Kami apresiasi ternyata perihal pelestarian kebudayaan masih berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bekasi sangat bangga melihat para pelaku seni budaya masih menunjukkan eksistensinya di Kota Bekasi. “Kita sambut dengan baik, mudah-mudahan kami dari Kecamatan Bekasi Barat sebagai perwakilan Kota Bekasi bersama TTKKBI tetap menjaga pelestarian budaya di Kota Bekasi,” imbuhnya.

Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars TTKKBI dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan berbagai penampilan seni budaya tradisional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotandi) Kota Bekasi, Sekretaris Camat Bekasi Barat, Lurah Jakasampurna, serta unsur Koramil dan Wakapolsek setempat. Hadir pula Ketua Umum TTKKBI H. TB. Arif Hidayat, Ketua DPW 1 TTKKBI Jawa Barat Erin Rahmat, serta para sesepuh budayawan Sunda

(Jefry. Smk)

Pemerintah Pekon Atar Bawang Kecamatan Batu ketulis Salurkan BLT DD Untuk 15 KPM  

0

Lampung Barat,Warta.in – Sebanyak 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan tersebut dalam penyaluran tahap ketiga tahun ini.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Peratin Muksir, yang turut memastikan bahwa proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pekon terhadap warga yang masuk kategori rentan secara ekonomi. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Muksir di sela-sela kegiatan penyaluran.

BLT-DD sendiri merupakan program nasional yang bersumber dari Dana Desa dan dialokasikan untuk warga miskin atau terdampak ekonomi, terutama pasca-pandemi dan dalam kondisi inflasi yang masih membayangi ekonomi lokal. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp1200.000 untuk periode 4 bulan, atau Rp300.000 per bulan.

Dalam sambutannya, Peratin menegaskan bahwa pemerintah pekon tidak hanya menjalankan kewajiban administratif, melainkan juga mengedepankan keadilan sosial dalam penyaluran bantuan.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam roda pembangunan. BLT ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk kehadiran negara di tengah rakyat,” jelas nya.

Pemerintah pekon juga mengajak para penerima manfaat untuk memanfaatkan dana bantuan secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan anak.

Tak hanya memberikan bantuan, pemerintah Pekon Atar bawang juga menyisipkan pesan moral dalam kegiatan ini: agar warga terus berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi meskipun berada dalam situasi sulit. Bantuan BLT bukan dimaksudkan untuk menggantikan penghasilan, melainkan sebagai penopang sementara agar masyarakat bisa bangkit dan lebih produktif.

“Kami mengajak warga untuk terus berupaya. Gunakan bantuan ini sebaik mungkin, dan mari bersama kita ciptakan pekon yang kuat secara ekonomi dan berdaya secara sosial,” pungkas Muksir.

Penyaluran BLT-DD di Pekon Atar Bawang ini menjadi potret kecil dari bagaimana kebijakan nasional bisa berdampak langsung pada warga desa. Namun ke depan, tantangannya adalah bagaimana bantuan-bantuan seperti ini tidak menciptakan ketergantungan, melainkan menjadi jembatan menuju kemandirian. Transparansi, ketepatan sasaran, dan pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini.

(Asih)

Tinawati Andra Soni Coba Permainan Edukatif BKB Emas di Posyandu Pari Tangsel

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 November 2025  — Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mencoba permainan edukatif Ular Tangga BKB Emas (Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting) saat berkunjung ke Posyandu Pari, Kelurahan Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Senin (10/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Tinawati bermain bersama Ketua TP Posyandu Kota Tangerang Selatan, Tini Indrayanthi Benyamin Davnie, dipandu oleh Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Posyandu Pari, Dewi Karlina. Kegiatan ini menjadi bagian dari penilaian implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) yang diterapkan di Posyandu.

Permainan Ular Tangga BKB Emas dirancang sebagai media edukasi interaktif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting, gizi seimbang, serta pola asuh anak yang sehat dan cerdas. Tinawati tampak antusias mengikuti jalannya permainan sambil berdialog dengan para kader dan masyarakat setempat.

“Bagus permainannya. Saya sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi para kader Posyandu. Kader adalah garda terdepan yang dengan sukarela memberikan waktu, tenaga, dan kepedulian untuk melayani masyarakat. Semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan gerakan Posyandu sehingga pelayanan dasar masyarakat dapat dirasakan,” ungkap Tinawati.

Ia menegaskan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan balita, tetapi juga pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan Posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak, status gizi, dan kesadaran hidup sehat dapat terus ditingkatkan.

“Mari kita terus perkuat sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kegiatan Posyandu dan program-program PKK lainnya,” ujarnya.

Ketua TP Posyandu Kota Tangerang Selatan, Tini Indrayanthi Benyamin Davnie, menegaskan bahwa kegiatan Posyandu merupakan bagian penting dalam penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban, dan sosial.

“Di Posyandu ini, keenam SPM sudah tercakup. Posyandu bukan hanya pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga sarana pendidikan keluarga, pembinaan lingkungan, ketertiban sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Tini.

Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kader yang bekerja dengan penuh dedikasi demi kesehatan anak, keamanan ibu, dan kesejahteraan keluarga.

“Mereka para kader bukan sekadar relawan, melainkan pahlawan tanpa tanda jasa dan benteng terakhir ketahanan keluarga. Atas nama pembina dan ketua Posyandu Tangsel, saya sampaikan terima kasih atas kerja keras dan pengabdian para kader,” ucapnya.

Ia menambahkan, permainan edukatif Ular Tangga BKB Emas bukan sekadar hiburan, melainkan alat pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan keluarga, gizi seimbang, dan pola asuh positif.

Melalui pendekatan yang menyenangkan ini, diharapkan Posyandu semakin kuat sebagai pondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Banten..(WartainBanten)

Kunker Tim Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Gelombang II TA. 2025 Diterima Kapolresta Mataram

0

Kunker Tim Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Gelombang II TA. 2025 Diterima Kapolresta Mataram

Warta.in
Mataram, NTB – Suasana Gedung Wira Pratama Polresta Mataram tampak berbeda pada Senin (10/11/2025) pagi. Ratusan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-65 Gelombang II Tahun Ajaran 2025 berkunjung ke Polresta Mataram untuk melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran pimpinan dan personel Polresta Mataram.

Kedatangan rombongan yang diketuai oleh Brigjen Pol. Drs. Misbahul Munauwar, SH., disambut hangat oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., didampingi para pejabat utama Polresta Mataram. Turut hadir Karo SDM Polda NTB, pejabat pemerintah Kota Mataram, serta perwakilan dari Kodim 1606/Mataram.

Dalam sambutannya, Kapolresta Mataram menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan Tim Sespimmen Polri yang memilih Polresta Mataram sebagai lokasi kunjungan kerja dan FGD.

“Kami berterima kasih kepada Tim Sespimmen Polri Dikreg ke-65 yang telah memilih Polresta Mataram sebagai lokasi kunjungan. Ini tentu menjadi kebanggaan dan akan membawa banyak hal positif bagi kami dalam mengembangkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolresta Mataram.

Ia juga memaparkan kondisi dan dinamika sosial di wilayah hukum Polresta Mataram yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi NTB. Dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi, Polresta Mataram terus berupaya meningkatkan strategi pelayanan publik dan pemeliharaan kamtibmas melalui pendekatan humanis serta modernisasi sistem kepolisian.

“Kami berharap dari kegiatan ini, Polresta Mataram bisa memperoleh banyak masukan dan saran strategis dari para peserta didik Sespimmen untuk terus berkembang ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Serdik Sespimmen Polri Brigjen Pol. Drs. Misbahul Munauwar, SH., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan FGD semacam ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan kepemimpinan di lingkungan Polri.

“Kunjungan ini merupakan wahana pembelajaran bagi para peserta didik untuk memahami langsung kondisi lapangan, serta memperkuat kemampuan analisis dan kepemimpinan dalam menangani tantangan keamanan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Brigjen Misbahul menekankan bahwa Sespimmen Polri berkomitmen mencetak calon-calon pemimpin yang profesional, modern, dan terpercaya. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan TNI, yang sejak 2009 telah menjadi bagian dari peserta pendidikan Sespimmen, untuk memperkuat soliditas aparat keamanan di masa depan.

“Pimpinan Polri menanamkan prinsip kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Disiplin dan ketertiban adalah harga mati. Nilai-nilai ini harus menjadi dasar dalam setiap langkah seorang pemimpin di lapangan,” tegasnya.

Ia juga berharap seluruh peserta didik dapat memanfaatkan kegiatan kunjungan ke wilayah ini sebagai bahan pembelajaran dan referensi akademik dalam penyusunan makalah atau laporan akhir pendidikan.

“Apa yang diperoleh di lapangan harus benar-benar dipahami dan dituangkan dalam bentuk karya akademik yang menggambarkan realitas tantangan tugas Polri,” tutup Brigjen Misbahul.

Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata antara Polresta Mataram dan Tim Sespimmen Polri sebagai simbol sinergitas dan komitmen bersama dalam membangun kepemimpinan Polri yang berkarakter dan visioner.(sr/hpm)