33.8 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026
Beranda blog Halaman 406

Gubernur Andra Soni Hadiri Peresmian Pabrik Petrokimia Senilai Rp. 64 Triliun

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 06 November 2025  — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) yang berlokasi di Jalan Raya Merak Km 116, Kelurahan Pulomerak, Kecamatan Gerem, Kota Cilegon, Kamis (6/11/2025). Pabrik bernama Lotte Chemical Indonesia New Ethylene Project (LINE Project) ini menjadi investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara dengan nilai mencapai US$ 4 miliar atau sekitar Rp64 triliun.

Turut hadir dalam peresmian tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Gubernur Banten Andra Soni juga hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga atas rampungnya proyek strategis nasional ini yang menjadi simbol kerja sama erat antara Indonesia dan Korea Selatan. Ia menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif dengan memberikan rasa aman dan kepastian kepada para investor global.

“Kita harus dukung investasi, karena mereka datang membawa kepercayaan dan manfaat bagi kita,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penegakan hukum dan kepastian regulasi sebagai dasar membangun kepercayaan dunia usaha. Ia menyebut, sistem hukum yang kuat dan adil akan menciptakan rasa aman bagi investor, dan kepercayaan tersebut menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemakmuran bangsa.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Lotte Chemical Indonesia New Ethylene Project merupakan hasil kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan. Proyek yang dibangun sejak 2022 dan mulai beroperasi Oktober 2025 ini memproduksi ethylene, propylene, dan produk petrokimia lainnya, yang menjadi bahan baku penting untuk industri hilir, termasuk alat medis, kabel listrik, dan komponen otomotif.

“Hari ini proyek besar ini diresmikan sebagai wujud komitmen kerja sama dua negara,” kata Bahlil.

Dengan beroperasinya proyek ini, Banten semakin menegaskan posisinya sebagai pusat industri strategis nasional serta mitra utama pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis investasi dan hilirisasi industri.(WartainBanten)

Tim Sepak Bola Banten Lolos ke Semifinal Popnas XVII Usai Bungkam Gorontalo 4–0

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 06 November 2025  — Tim sepak bola pelajar Provinsi Banten berhasil melaju ke babak semifinal Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 setelah menundukkan kesebelasan Provinsi Gorontalo dengan skor meyakinkan 4–0 di Stadion Tugu, Koja, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Empat gol kemenangan Banten tercipta melalui permainan solid di dua babak. Satria Maulana Febrian membuka keunggulan pada menit ke-18, disusul Rifqi Zulainur yang mencetak dua gol pada menit ke-40 dan ke-52. Kemenangan Banten dipastikan oleh Muhammad Islami Rasya lewat golnya di menit ke-63.

Dengan hasil ini, Banten memastikan satu tempat di babak semifinal dan akan berhadapan dengan tim Jawa Barat pada Jumat (7/11/2025) di Stadion Brojosumantri, Kuningan, Jakarta.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih tim sepak bola pelajar tersebut. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola pelajar di Banten yang semakin pesat.

“Tim sepak bola Banten sebelumnya tidak pernah lolos kualifikasi di Pra Popnas. Namun sekarang, langsung memasuki semifinal di Popnas” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Banten untuk mendoakan tim agar kembali meraih hasil terbaik saat menghadapi Jawa Barat. Ia juga berpesan agar para pemain tetap fokus dan menjaga semangat juang demi mencapai prestasi maksimal.

Pelatih tim sepak bola Banten, Ahmad Yani, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan timnya di babak knock out melawan Gorontalo. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain kini tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi laga semifinal melawan Jawa Barat, dengan keyakinan bahwa para pemain memiliki motivasi dan semangat tinggi untuk meraih hasil terbaik pada pertandingan berikutnya.(WartainBanten)

Memberi Pemahaman Hukum di Lingkungan Sekolah bagi Siswa-siswi melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

0

Warta.in-Lebong,Bengkulu.

Institusi Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebong melaksanakan giat Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di tempat-tempat sekolah wilayah Kabupaten Lebong. Giat ini dilaksanakan tujuannya untuk memberi pemahaman hukum untuk para siswa-siswi,misalnya tentang pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta menggunakan medsos dengan bijak, Selasa (18/2/2025).

Ada 4 Sekolah yang didatangi kegiatan JMS ini, dari tanggal 10 Februari 2025 lokasi SMA Negeri 1 Lebong,tanggal 12 Februari 2025 lokasi SMP Negeri 22 Lebong,tanggal 13 Februari 2025 lokasi MAN 01 Lebong, dan terakhir tanggal 14 Februari 2025 lokasi SMP Negeri 05 Lebong alamat Talang Leak.

Pada kesempatan ini, salah satu anggota Kejari Lebong menyampaikan beberapa materi tentang tugas dan fungsi Kejaksaan Republik Indonesia, dilanjutkan dengan materi pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga penanggulangan perilaku perundungan,ditambahkan dengan pemahaman tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Harapan Kejari Lebong dengan program ini, para siswa- siswi agar memahami hukum dan hindari perilaku yang ptensinya bisa merugikan diri sendiri atau pun orang disekitarnya. Sadar hukum dari sekarang tentunya penting bagi anak-anak dari usia muda agar lebih berhati-hati dalam melakukan atau pun menjalankan sesuatu pergaulan sehari-hari,” Tegas perwakilan Kejari Lebong, Adi E.S.

Giat Program JMS mengharapkan bisa membuat lebih cepat paham dalam memahami hukum bagi siswa-siswi, bukan secara teori saja akan tetapi bisa juga menerapkan dalam pergaulan sehari-hari. Maka dari itu, lingkungan sekolah bisa menjadi tempat aman bagi para siswa-siswi.(A) Memberi Pemahaman Hukum di Lingkungan Sekolah bagi Siswa-siswi melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Warta.in-Lebong,Bengkulu.
Institusi Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebong melaksanakan giat Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di tempat-tempat sekolah wilayah Kabupaten Lebong. Giat ini dilaksanakan tujuannya untuk memberi pemahaman hukum untuk para siswa-siswi,misalnya tentang pencegahan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta menggunakan medsos dengan bijak.

Ada 4 Sekolah yang didatangi kegiatan JMS ini, dari tanggal 10 Februari 2025 lokasi SMA Negeri 1 Lebong,tanggal 12 Februari 2025 lokasi SMP Negeri 22 Lebong,tanggal 13 Februari 2025 lokasi MAN 01 Lebong, dan terakhir tanggal 14 Februari 2025 lokasi SMP Negeri 05 Lebong alamat Talang Leak.

Pada kesempatan ini, salah satu anggota Kejari Lebong menyampaikan beberapa materi tentang tugas dan fungsi Kejaksaan Republik Indonesia, dilanjutkan dengan materi pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga penanggulangan perilaku perundungan,ditambahkan dengan pemahaman tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Harapan Kejari Lebong dengan program ini, para siswa- siswi agar memahami hukum dan hindari perilaku yang ptensinya bisa merugikan diri sendiri atau pun orang disekitarnya. Sadar hukum dari sekarang tentunya penting bagi anak-anak dari usia muda agar lebih berhati-hati dalam melakukan atau pun menjalankan sesuatu pergaulan sehari-hari,” Tegas perwakilan Kejari Lebong, Adi E.S.

Giat Program JMS mengharapkan bisa membuat lebih cepat paham dalam memahami hukum bagi siswa-siswi, bukan secara teori saja akan tetapi bisa juga menerapkan dalam pergaulan sehari-hari. Maka dari itu, lingkungan sekolah bisa menjadi tempat aman bagi para siswa-siswi.(A)

Kades Wudi Diduga Korupsi Anggaran Desa

0

Kades Wudi Diduga Korupsi Anggaran Desa

LAMONGAN,//Warta.In– LSM DPD KPK Tipikor bersama Ketua LSM HJM, didampingi kru Awak media dan berada dalam naungan Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia, kembali menyoroti dugaan penyelewengan anggaran di Desa Wudi, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Kamis (06/11/2025)

Investigasi ini dilakukan setelah adanya aduan dari masyarakat yang mencurigai kejanggalan dalam beberapa proyek fisik.

Tim investigasi saat berada di pembangunan embung.
Temuan pertama berada pada Pembangunan Embung Desa Wudi. Tim menilai konstruksi tersebut diduga hanya menghabiskan biaya kurang lebih Rp50 juta. Selain diduga tak sesuai pagu, proyek itu juga tidak dilengkapi prasasti atau papan informasi kegiatan, yang seharusnya wajib dipasang sesuai aturan keterbukaan informasi publik.

Tim Investigasi saat mengukur ketebalan bangunan rabat beton.
Lokasi kedua adalah pembangunan rabat beton di depan Balai Desa Wudi yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 senilai Rp200 juta. Kondisinya dinilai memprihatinkan karena banyak sisi yang retak dan patah. Hasil pengukuran ketebalan oleh Tim menunjukkan ketidaksesuaian, yakni hanya 16–17 cm, padahal diduga semestinya mencapai 20 cm. Lebar konstruksi juga tidak konsisten, berkisar antara 4 meter, 4,12 meter, bahkan ada yang kurang dari itu.

“Selain tidak dipasangnya papan proyek atau prasasti bangunan, rabat depan balai desa ini kami duga banyak adanya kejanggalan. Terbukti setelah kami melakukan pengukuran bangunan dan melihat kondisinya. Hal ini menjadi contoh bahwa oknum kades Wudi diduga mengerjakan secara asal-asalan,” terang Suliono, S.H.

Kondisi TPT.
Bangunan ketiga yang ditinjau adalah proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di samping gedung BUMDes. Karena tidak ada papan proyek, Tim menduga pembangunan ini merupakan bagian dari Dana Desa 2024. Namun kondisi TPT tersebut kini banyak ditemukan retak dan beberapa bagian patah.

“Setelah kita mengecek dan melihat kondisi bangunan TPT ini, kuat dugaan Kades Wudi menyelewengkan anggaran,” tuturnya.

Objek keempat yang disorot adalah bangunan ruko milik BUMDes Wudi. Kondisinya tertutup dan terkesan mangkrak karena tidak terlihat adanya aktivitas. Tim juga mencurigai adanya tambahan anggaran rutin untuk BUMDes setiap tahun, namun diduga tidak terealisasi secara jelas.

“Gedung BUMDes Wudi tersebut kondisinya mangkrak, kami menduga Kades Wudi membangun BUMDes hanya untuk mencari keuntungan pribadi,” tegas Ketua LSM HJM, Sukadi, S.H.

Prasasti pembangunan TPT di Desa Wudi yang sumber anggarannya dari Hibah Provinsi.

Kondisi TPT.
Lokasi kelima berada di depan MA Ma’arif Sambeng, berupa bangunan TPT yang menggunakan dana hibah Provinsi Jawa Timur. Pada papan nama proyek tidak tercantum volume dan nilai anggaran.

“Yang kami curigai dan janggal pada bangunan ini, tidak tertulis volumenya dan anggarannya. Yang kami duga bangunan ini rawan terjadi penyalahgunaan anggaran, kami mohon untuk inpektorat provinsi untuk mengecek bangunan ini. Kami dari LSM HJM juga akan melaporkan temuan ini kepada pihak berwajib,” ujar Sukadi.

Informasi dari narasumber menyebut pengerjaan proyek yang didanai hibah ini dilakukan oleh Pokmas Maju Bersama, namun diduga dikendalikan oleh Kades Wudi.

“Kami mendapatkan informasi dari narasumber bahwa untuk pekerjaan yang dikerjakan oleh Pokmas Maju Bersama ada keterlibatan dengan Kepala Desa Wudi, dalam arti yang mendapat bantuan ini adalah pokmas tapi yang mengendalikan ini adalah Kepala Desa Wudi, dan dugaannya untuk anggaran ini kenapa kok tidak dicantumkan, karena ini mempunyai misi untuk menyembunyukan dan mendapatkan keuntungan pribadi oknum bersangkutan,” sambung Suliono.

Tim Investigasi saat melakukan pengukuran bangunan rabat beton.
Investigasi berlanjut ke lokasi keenam, rabat beton yang diduga dibangun tahun 2023. Menurut warga, sejak awal proyek ini tidak memasang papan nama kegiatan maupun prasasti.

“Informasinya bangunan ini memang tidak dipasang (papan proyek) dan disini juga kita tidak menemukan prasasti, hal ini sudah sangat jelas menyalahi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Tapi yang jelas bangunan ini kondisinya sudah sangat buruk sekali, bangunan sudah patah. Saat kami lakukan pengukuran bangunan bangunan ini memiliki ketebalan yang tidak rata, ada yang 12 ada yang 14 dan ada yang 16 centi, kami menduga untuk RAB bangunan ini harusnya memiliki tebal 20 centimeter,” ungkap Suliono.

Tim Investigasi saat berada di pembangunan JUT.
Pada lokasi ketujuh, Tim mengecek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di wilayah perbatasan Desa Kedungbanjar, dengan anggaran Rp200 juta. Warga menyebut JUT tersebut justru berada di wilayah Desa Kedungbanjar, bukan Desa Wudi.

“Hasil cek lokasi pekerjaan, mulai dari tebal, dan tinggi JUT diduga tidak sesuai. Dibuktikannya pada bagian tengah pekerjaan tumbuh rumput-rumput liar yang menandakan tebalnya sangat tipis,” jelas Sukadi, S.H.

Papan APBDes yang dipasang Pemdes Wudi, dimana rincian anggaran pembangunan hanya seukuran semut.
Suliono mengatakan hampir seluruh proyek fisik di Desa Wudi menunjukkan kejanggalan.

“Seperti pekerjaan JUT yang ada diperbatasan dengan Desa Kedungbanjar, itu sudah lama dibangun oleh Kades Wudi, rencanaya memakai anggaran BK tahun 2023 namun sampai 2024 anggaran BK tidak cair, jadi terkait bangunan JUT tersebut akhirnya menggunakan anggaran dana desa 2025, yang menjadikan pertanyaan besar, lokasi pembangunannya berada di wilayah Desa Kedungbanjar tapi kenapa dibangun oleh pihak Desa Wudi,” katanya.

Terkait pembangunan TPT di dekat MA Ma’arif Sambeng, narasumber menyebut proyek tersebut milik Pokmas, namun diduga dikerjakan oleh kepala desa.

“Untuk bangunan yang lain kami menduga syarat akan markup yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa Wudi,” ungkapnya.

Suliono juga menyoroti buruknya infrastruktur jalan di Desa Kedungbanjar yang menjadi akses utama warga.

“Masyarakat desa kedungbanjar ini merasa sedih, karena jalannya rusak dari jaman Belanda tidak ada tindakan yang dilakukan oleh Kepala Desa, karena jalan ini menjadi satu-satunya akses bagi warga untuk keluar desa dengan melewati Desa Wudi. Karena ini merupakan jalan perbatasan, Jika Desa Wudi tidak mau melakukan pembangunan jalan, sampai kapanpun warga Kedungbanjar tidak akan bisa merasakan akses jalan yang mulus,” ungkap Suliono.

Sukadi pun meminta pemerintah daerah hingga pusat turun tangan membantu warga Kedungbanjar.

“Karena jalan ini masih milik Desa Wudi kami memohon kepada pemangku kebijakan, mulai dari kabupaten, provinsi dan nasional agar memperhatikan akses jalan satu-satunya untuk menuju desa Kedungbanjar ini,” tutup Sukadi.

Suliono menyebut pihaknya sudah mendatangi kantor desa Wudi namun Kepala Desa sedang tidak ada ditempat.

“Kami meminta perangkat Desa untuk ditelfonkan, dan kades menjawab jika sedang ada acara di Kabupaten. Maka dari itu, kami yang tergabung dalam Aliansi Alam Bersatu Jaya akan melayangkan surat untuk audiensi di kantor Kecamatan Sambeng,pungkasnya (team)

AHH Banten Capai 75,33 Tahun, Pemprov Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Lansia

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 06 November 2025  — Angka Harapan Hidup (AHH) di Provinsi Banten terus menunjukkan tren positif dan kini mencapai 75,33 tahun. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kualitas hidup masyarakat Banten. Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan lansia, agar mereka tetap sehat, aktif, dan produktif.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai mengikuti kegiatan Senam Bersama Lansia di halaman parkir Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Kamis (6/11/2025). Kegiatan tersebut digelar oleh Pokja I Tim Penggerak PKK Provinsi Banten bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Ini adalah program PKK dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa yang perlu sering kita lakukan,” ujar Andra Soni.

Ia menuturkan, meningkatnya AHH menjadi dorongan bagi Pemprov Banten untuk memperkuat program-program yang mendukung kesejahteraan lanjut usia. Menurutnya, pertambahan usia harapan hidup harus diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas hidup para lansia, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi.

“Agar mereka mendapatkan kehidupan yang sehat dan tetap produktif di usia tua,” tegas Andra Soni.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan pentingnya pemberdayaan lansia agar tetap aktif, sehat, dan bugar. Salah satu upayanya dilakukan melalui kegiatan senam bersama di halaman Gedung Negara, sebagai bentuk kepedulian Pemprov Banten terhadap kesejahteraan warga lanjut usia.

“Kami ingin bersama-sama, bahwa lansia itu berdaya dan membiasakan untuk berolahraga. Olahraga itu penting sejak usia dini hingga usia lanjut, PKK merangkul semua, baik usia dini maupun lansia,” kata Tinawati.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh dimensi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada dimensi kesehatan, Angka Harapan Hidup naik menjadi 75,33 tahun, meningkat 0,36 tahun dari tahun sebelumnya.

Di bidang pendidikan, Harapan Lama Sekolah meningkat menjadi 13,11 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah naik menjadi 9,56 tahun. Sedangkan pada dimensi standar hidup layak, pengeluaran riil per kapita tumbuh 3,06 persen menjadi Rp13,50 juta per tahun.

Secara keseluruhan, peningkatan IPM tersebut mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat Banten, seiring dengan komitmen pemerintah daerah dan PKK dalam mendorong kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan warga, termasuk para lansia..(WartainBanten)

Polresta Deli Serdang Gencarkan Patroli Dini Hari Antisipasi Aksi 3C

0

Warta.in Deli Serdang – Dalam rangka terciptanya Harkamtibmas diwilayah hukum Polresta Deli Serdang, Personil Polresta Deli Serdang melaksanakan patroli preventif dalam rangka antisipasi dan penanggulangan kejahatan Curat, Curas dan Curanmor serta kejahatan jalanan, Kamis (06/11/2025) dini hari.

Dalam kegiatan patroli kali ini personil Polresta Deli Serdang juga melaksanakan pemeriksaan dan memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna terhindar dari tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor).

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan bentuk pelayan polri, dalam memberikan pengamanan di tengah-tengah masyarakat dan untuk penanggulangan kejahatan Curat, Curas dan Curanmor serta tindak pidana lainnya.

Diharapkan dengan adanya patroli rutin yang dilaksanakan Polresta Deli Serdang kita ini dapat meningkat keamanan di wilayah hukum polresta Deli Serdang,” terangnya.

Kapolresta Deli Serdang juga berharap dengan dilakukannya kegiatan patroli dialogis ini, warga masyarakat Kabupaten Deli Serdang merasa aman dan nyaman.
Kami juga mengajak kepada warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara kamtibmas di lingkungan dan di wilayah hukum Polresta Deli Serdang” tutupnya. (RP)

Kenaikan IPM 2025 Disambut Positif, Tapi Masih Ada PR di Sektor Pendidikan dan Ekonomi

0

Wartain Banten | Artikel | IPM | 06 November 2025  — BPS Provinsi Banten (5/11/2025) mencatat pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025 yang lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan semua dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan. Kenaikan ini disambut positif oleh pemerintah dan masyarakat, namun sejumlah pihak menilai masih ada pekerjaan rumah terutama di sektor pendidikan dan ekonomi.

Menurut data BPS, bahwa umur harapan hidup bayi 2025 mencapai 75,33 tahun, naik 0,36 tahun dibanding tahun sebelumnya. Di bidang pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat tipis menjadi 13,11 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk 25 tahun ke atas naik menjadi 9,56 tahun.

Kenaikan HLS yang hanya 0,01 tahun menunjukkan kemajuan yang lamban dan menandakan tantangan Provinsi Banten dalam mempercepat akses dan kualitas pendidikan.

Sektor standar hidup layak juga menunjukkan pertumbuhan, dengan rata-rata pengeluaran riil per kapita meningkat 401 ribu rupiah menjadi 13,50 juta rupiah atau tumbuh 3,06 persen, meski belum merata di seluruh wilayah.

Data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan strategis agar kenaikan IPM benar-benar berdampak pada kualitas hidup masyarakat Banten.(WartainBanten)

Resmi! Pegadaian Umumkan Pemenang Badai Emas Periode I, Grand Prize 1 Kg Emas Menyusul

0

Warta In | Palembang, – PT Pegadaian kembali menggelar pengundian program loyalitas tahunannya melalui Badai Emas Pegadaian 2025. Untuk periode pengumpulan poin dari bulan Mei hingga Agustus lalu, pengundian Badai Emas Periode 1 resmi diselenggarakan di The Gade Tower Jakarta, pada Rabu (24/9).

Pemimpin Wilayah III Sumbagsel Novryandi menyampaikan bahwa program Badai Emas dipersembahkan sebagai bentuk apresiasi Pegadaian kepada seluruh ‘Sahabat Pegadaian’, sebutan khusus bagi nasabah setia Pegadaian. Program ini sekaligus menjadi pendorong utama pemanfaatan layanan digital Pegadaian melalui aplikasi.

“Bagi kami kepuasan dan kenyamanan Sahabat Pegadaian adalah prioritas. Sebagai apresiasi atas loyalitas dan kepercayaan yang diberikan, kami kembali menghadirkan Badai Emas Pegadaian 2025 dengan total 25 pemenang sudah di dapatkan untuk 1 Periode yang berhak menerima hadiah, mulai dari smartphone, emas batangan, kendaraan niaga, tablet hingga paket umroh.

Dan tidak hanya itu, untuk periode 2 nanti juga akan diundi grand prize berupa Tabungan Emas 1 kilogram dan paket Haji Plus,” ujar Novryandi dalam keterangan, Minggu, (2/11/2025).

Lebih lanjut, Novryandi memaparkan bahwa nasabah dapat mengikuti program Badai Emas Pegadaian 2025 dengan menukar poin pada aplikasi Pegadaian Digital menjadi kupon undian berdasarkan hadiah yang dipilih, sementara khusus bagi nasabah Pegadaian Syariah bisa langsung mendapatkan tiket hadiah setelah bertransaksi.

“Program ini berlaku secara nasional, jadi nasabah Pegadaian di seluruh Indonesia berhak untuk mengikuti program ini sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, ” ujar Novryandi.

Penyerahan hadiah di serahkan langsung oleh Pemimpin Wilayah III Sumbagsel pada minggu 2 November 2025 di PTC Mall Palembang yang bertepatan dengan penutupan Festival Tring! Dan dalam sambutan nya Novryandi mengungkapkan bahwa seluruh proses pengundian Badai Emas 2025 dilakukan secara sah dan terverifikasi dan pada hari ini kita lakukan penyerahan secara langsung kepada nasabah yang berhak menerima Badai Emas Tahap I Tahun 2025. Pengundian tersebut disaksikan langsung oleh Kementerian Sosial, Dinas Sosial, dan notaris. Selain itu, dia menegaskan bahwa program ini tidak memungut biaya apapun.

“Program Badai Emas Pegadaian ini tidak memungut biaya apapun, termasuk pajak dan biaya pengiriman menjadi tanggung jawab Pegadaian, jadi kami mohon agar seluruh masyarakat hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Pegadaian, atau mengaku sebagai perwakilan Pegadaian dan meminta biaya. Pengumuman pemenang badai emas dapat dilihat di instagram resmi @sahabatpegadaian,” sambungnya.

Informasi lengkap seputar program Badai Emas Pegadaian 2025 dapat diakses melalui situs https://sahabat.pegadaian.co.id, dan media sosial resmi Pegadaian.

Dengan demikian, Program Badai Emas Pegadaian Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi seluruh nasabah untuk terus meningkatkan transaksi digital, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan memanfaatkan produk gadai, pembiayaan non-gadai dan layanan Bank Emas dari PT Pegadaian.

###

Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian juga memiliki ragam produk dan layanan seperti investasi berbasis emas yang dapat dimiliki oleh masyarakat dengan cara yang mudah, diantaranya Tabungan Emas, Cicil Emas dan Arisan Emas. Sementara untuk produk pembiayaan, Pegadaian menyediakan produk pembiayaan Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan hingga KUR Syariah. Tergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021, Pegadaian bersama BRI dan PNM berkomitmen dalam mendukung UMKM untuk naik kelas.
Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan sosial yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Dengan berbagai inovasi layanan dan program sosial, Pegadaian terus berupaya menciptakan dampak positif bagi komunitas dan masyarakat secara luas.

Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor usaha Bulion dengan mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Layanan Bank Emas Pegadaian yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.
Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses baik secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat di unduh melalui AppStore maupun PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id

NTB Nyatakan Siap Hadapi Bencana Pada Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19

0

 


NTB Nyatakan Siap Hadapi Bencana Pada Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19

Warta.in
Mataram,NTB – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri menegaskan, sebagai daerah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, NTB memiliki tantangan besar terhadap risiko bencana alam. Namun denikian, masyarakatnya semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai kondisi.

“Kita pahami bersama bahwa daerah kita memiliki kerawanan terhadap bencana, InsyaAllah dari berbagai pengalaman beberapa tahun terakhir, masyarakat kita telah memiliki kesiapsiagaan yang semakin baik”, ujar Umi Dinda saat membuka Konferensi Nasional Teknik Sipil (Konteks) ke-19 dan Musyawarah Nasional (Munas) Teknik Sipil Seluruh Indonesia di Universitas Al Azhar, Mataram, Kamis (06/11).

Umi Dinda juga menekankan pentingnya membangun infrastruktur yang tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berketahanan terhadap bencana dan ramah lingkungan.
Ia menggambarkan NTB sebagai laboratorium nyata pembangunan, dimana sinergi antara masyarakat, pemerintah dan akademisi dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Engineering for resilience bukan lagi pilihan tetapi keharusan dan di sinilah para insinyur dan akademisi teknik sipil memainkan peran penting”, tegasnya.

Menurutnya, kehadiran para akademisi dan profesional teknik sipil dari berbagai daerah merupakan kehormatan sekaligus bukti bahwa NTB semakin diakui sebagai tuan rumah kegiatan ilmiah nasional.

“Pertemuan ini adalah forum strategis untuk memikirkan kembali bagaimana keilmuan teknik sipil bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa, terutama di daerah seperti NTB yang terus bergerak membangun infrastruktur, konektivitas dan ketahanan lingkungan”, tambahnya.

Ketua Penyelenggara Konteks ke-19, Sayfuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah strategis bagi kolaborasi akademisi dan praktisi teknik sipil dari seluruh Indonesia.

Konteks ke-19 diikuti oleh ratusan peserta yang mewakili 82 program studi teknik sipil dari berbagai perguruan tinggi dengan 106 makalah ilmiah terdaftar dan akan dipresentasikan selama konferensi berlangsung.

Agenda kegiatan mencakup presentasi ilmiah hasil riset dan inovasi teknik sipil terkini, Musyawarah Nasional di bawah naungan Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI), Sosialisasi Peta Gempa Indonesia untuk memperbarui standar desain dan konstruksi di wilayah rawan bencana dan Kunjungan lapangan (field trip) ke Bendungan Meninting dan Kawasan Mandalika, yang menjadi contoh nyata proyek strategis nasional dan pengembangan infrastruktur pariwisata berkelanjutan.

“Kami berharap Konteks ke-19 di Mataram ini dapat melahirkan output yang tidak hanya berupa publikasi ilmiah, tetapi juga rekomendasi kebijakan yang dapat diadopsi pemerintah serta inovasi aplikatif yang bisa diimplementasikan oleh dunia industri”, tutup Sayfuddin.

Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah kegiatan ilmiah berskala nasional selama tiga hari mulai 6 hingga 8 November 2025 membahas tema konferensi “Inovasi Infrastruktur Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Bencana dan Pariwisata.

” Tema ini menjadi seruan kolektif bagi dunia teknik sipil Indonesia untuk memperkuat peran keilmuan dan inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang berkelanjutan.(sr/dkintb)

Dalam rangka membangun kepercayaan publik satlantas polres Jombang sapah warga

0

Polri, Jombang||warta.in – memberikan pelayanan yang lebih humanis, ramah, dan dekat dengan Masyarakat melalui program Polantas menyapa, hal tersebut dilakukan oleh unit pelayanan Regident Satlantas Polres Jombang yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat khususnya bidang registrasi dan identifikasi ranmor serta pengemudi (SIM, STNK dan BPKB).(5/11/2025)

 

Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini Satlantas Polres Jombang berusaha membangun komunikasi aktif dengan masyarakat untuk memberikan edukasi tentang keselamatan dan ketertiban berlalu lintas serta mendengar langsung keluhan atau saran dari Masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Satlantas Polres Jombang.

Kegiatan Polantas menyapa ini, diharapkan dapat membangun rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan melalui kehadiran aktif dan ramah petugas Polantas Polres Jombang serta Meningkatkan kedekatan dan interaksi aktif antara Polantas Polres Jombang dan Masyarakat sehingga terwujud kamseltibcarlantas diwilayah Kab. Jombang