24.9 C
Jakarta
Minggu, Februari 15, 2026
Beranda blog Halaman 42

Ketua MA Pimpin Wisuda Purnabakti Ketua PT Banten, Wagub Dimyati: Husnul Khotimah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 30 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi pengabdian Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banten Suharjono yang memasuki masa purnabakti. Suharjono diwisuda secara purnabakti dalam prosesi khidmat yang dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Sunarto.

Prosesi wisuda purnabakti tersebut berlangsung di Kantor Pengadilan Tinggi Banten, Jalan Raya Serang–Pandeglang, Kota Serang, Jumat (30/1/2026).

Dimyati menyampaikan bahwa wisuda purnabakti merupakan tradisi yang sangat baik di lingkungan Mahkamah Agung. Menurutnya, tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi negara terhadap para pejabat yudikatif yang telah menuntaskan pengabdiannya dengan penuh integritas.

“Ini adalah tradisi yang sangat baik, karena purnabaktinya sudah husnul khotimah,” katanya

Ia pun mengucapkan selamat kepada Suharjono yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Ketua PT Banten. Dimyati menilai, selama memimpin, Suharjono telah menunjukkan kepemimpinan yang baik dan visioner, salah satunya dengan merencanakan pembentukan kantor Pengadilan Negeri (PN) di Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon.

“Ini merupakan pencanangan yang baik. Mudah-mudahan kepemimpinan berikutnya lebih baik, minimalnya sama,” pungkasnya.

Selain itu, Dimyati juga menyampaikan harapan agar Suharjono dapat menikmati masa purnabakti bersama keluarga. Ia menilai masa purnabakti menjadi momentum kebahagiaan bagi para birokrat, baik eksekutif maupun yudikatif, untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga setelah bertahun-tahun mengabdi.

Dimyati juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Suharjono, masyarakat Banten merasakan hadirnya keadilan dan penegakan hukum yang berwibawa.

“Di masa kepemimpinan Pak Suharjono, masyarakat Banten menemukan banyak keadilan-keadilan dan hukum berdiri layaknya panglima tertinggi,” ujarnya.

Ketua Mahkamah Agung Sunarto menyebut wisuda purnabakti Suharjono sebagai momentum bersejarah dan penuh makna, karena melepas hakim yang menjadi teladan baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun profesional.

“Ini adalah wujud penghargaan kami dalam menegakkan hukum dan keadilan. Ini sejatinya bukan petanda akhir dari sebuah pengabdian tapi lebih pada hak terhormat dari pengabdian panjang yang sudah dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, purnabakti bukan akhir pengabdian, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Sunarto menilai Suharjono layak menjadi contoh bagi hakim di Indonesia setelah meniti karier hingga puncak sebagai Ketua PT Banten dan memasuki purnabakti pada usia 67 tahun. Setelah sekitar 41 tahun mengabdi.

Suharjono diharapkan dapat menikmati masa purnabakti dengan ketentraman dan kebahagiaan bersama keluarga.(WartainBanten)

Gelar Operasi Pekat, Tim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota

0

warta.in Bekasi ◊ Jum’at,30 Januari 2026

BEKASI KOTA – Satuan Samapta Polres Metro Bekasi Kota terus mengintensifkan upaya preventif untuk menjamin rasa aman masyarakat melalui patroli skala sedang di wilayah hukum Kota Bekasi. Pada Jumat dini hari, 30 Januari 2026, pukul 02.00 WIB, Tim 3 Patroli Perintis Presisi dikerahkan untuk menyisir berbagai rute strategis guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas jalanan. Kegiatan yang dipimpin oleh AKP Muhamad Sopyanhadi, S.H., M.M., selaku Perwira Pengawas (Pawas), berfokus pada titik-titik rawan untuk mencegah aksi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro S.H S.I.K melalui Kasat Samapta Kompol Hotman Hutajulu, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan pada jam-jam rawan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. “Patroli ini adalah wujud nyata pelayanan kami kepada masyarakat agar warga yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat merasa tenang dengan kehadiran Polri di lingkungan mereka,” ujarnya. Fokus utama patroli ini tidak hanya pada penegakan hukum, tetapi juga pada pendekatan preventif yang humanis untuk menjaga stabilitas Kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 10 personel Tim Perintis Presisi menyisir rute mulai dari Mako Polres Metro Bekasi menuju Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, hingga kawasan Harapan Indah dan Bekasi Utara. Selain mengantisipasi kejahatan 3C, tim juga bersiaga terhadap potensi gangguan ketertiban umum lainnya seperti balapan liar dan aksi tawuran antar-kelompok yang kerap meresahkan warga di malam hari. Personel secara teliti memantau pergerakan mencurigakan di sepanjang jalur utama dan area pemukiman padat penduduk.

Situasi keamanan di wilayah Bekasi Utara dan sepanjang Jalan Ahmad Yani terpantau aman dan terkendali. Tim Patroli tidak menemukan adanya gangguan menonjol maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi melanggar hukum. Interaksi antara petugas dan masyarakat yang ditemui di jalur patroli juga berlangsung secara dialogis, di mana petugas memberikan imbauan agar warga tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kegiatan yang berakhir menjelang subuh ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Keberhasilan patroli ini diharapkan dapat terus mempertahankan tren positif situasi keamanan di wilayah Kota Bekasi yang kondusif. Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen untuk terus konsisten melakukan pengawasan kewilayahan demi menghadirkan rasa aman yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Alpin A.S)

BRI Jakarta Kota Rutin Gelar Roleplay untuk Tingkatkan Konsistensi Layanan Unit Kerja

0

Warta.in Jakarta, 30 Januari 2026 —
BRI Jakarta Kota secara rutin mengadakan kegiatan roleplay layanan sebagai upaya meningkatkan konsistensi kualitas layanan di seluruh unit kerja.

Kegiatan roleplay ini bertujuan untuk menyamakan standar pelayanan, meningkatkan kompetensi pekerja, serta memastikan setiap unit kerja memberikan layanan yang profesional, ramah, dan sesuai dengan standar layanan BRI. Melalui simulasi berbagai skenario pelayanan, pekerja dilatih untuk menghadapi kebutuhan dan karakter nasabah secara tepat dan solutif.

Pemimpin Cabang BRI Jakarta Kota, Bapak Adityo Budiatno, menyampaikan bahwa roleplay menjadi salah satu metode efektif dalam membangun budaya pelayanan yang konsisten dan berorientasi pada kepuasan nasabah.

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran bersama, sehingga setiap pekerja dapat terus meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan roleplay secara rutin, BRI Jakarta Kota berkomitmen untuk menghadirkan layanan prima dan menjaga kepercayaan nasabah melalui pelayanan yang unggul di setiap unit kerja.

BRI Jakarta Kota Jalin Kerja Sama Merchant dengan Tenchi Tirtayasa

0

Warta.in Jakarta, 30 Januari 2026 —
BRI Jakarta Kota terus memperluas jaringan merchant digital dengan menjalin kerja sama merchant bersama Tenchi Tirtayasa sebagai bagian dari upaya mendorong transaksi non-tunai dan penguatan ekosistem pembayaran digital.

Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi merchant dan pelanggan dalam melakukan transaksi melalui layanan pembayaran digital BRI yang aman, cepat, dan efisien. Melalui pemanfaatan QRIS BRI, transaksi di Tenchi Tirtayasa diharapkan dapat berjalan lebih praktis dan terintegrasi.

Pemimpin Cabang BRI Jakarta Kota, Bapak Adityo Budiatno, menyampaikan bahwa perluasan kerja sama merchant merupakan langkah strategis BRI dalam mendukung digitalisasi pelaku usaha, khususnya di sektor ritel dan kuliner.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi merchant sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, BRI Jakarta Kota berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan transaksi digital serta memperkuat kehadiran BRI di tengah masyarakat.

9.434 Ustadz/Ustadzah Terima Insentif Termin III Tahun 2025 dari Pemprov Jateng

0

Warta.in || Jateng Rembang ||‎ Sebanyak 9.434 pengajar lembaga keagamaan Islam di Kabupaten Rembang telah mendapatkan insentif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pencairan intensif tersebut untuk termin 3 tahun 2025, yaitu bulan September, Oktober, November dan Desember 2025. Lembaga keagamaan Islam tersebut adalah madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT/Madin), Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) dan

Kepala Seksi Pendidikan Diniyyah dan Pondok Pesantren Kemenag Rembang, Hanik Khuriana mengatakan, besaran insentif adalah sebesar Rp100rb/bulan. Sehingga pada termin 3 tahun 2025, masing-masing penerima manfaat memperoleh Rp400rb. “Insentif tersebut langsung dicairkan melalui rekening,” kata Hanik.

Sementara termin I (4 bulan pertama) dan termin II (4 bulan kedua) tahun 2025 sudah diterima. Besaran insentif yaitu Rp100.000/bulan/orang. Sehingga selama satu tahun, mereka mendapatkan insentif Rp1,2juta/orang.

“Kami memfasilitasi pencairan insentif bagi 9.434 ustadz/ustadzah ini. Bantuan ini adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah Provinsi kepada guru LPKI,” kata Kasi PD Pontren Kemenag Rembang, Hanik Khuriana.

Sementara untuk pengajuan insentif termin I tahun 2026 sudah dikirim kepada pihak Seksi PD Pontren Kemenag Rembang paling lambat Jumat (30/1/2026).

Hanik menyebutkan syarat Penerima Bantuan Pengajar Keagamaan Islam tahun 2026 :

1. Berstatus sebagai Pengajar Keagamaan Islam, yaitu Madin, LPQ dan Ponpes yang memiliki Izin Operasional yang diterbitkan oleh Kementerian Agama dan telah melakukan Update Data EMIS Pontren secara Online;

2. Mengajar minimal 2 Tahun dan berumur minimal 19 Tahun;

3. Tidak berstatus ASN dan tidak sedang menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), Honor Penyuluh Agama dan Bantuan Insentif APBN pada tahun yang sama; dan

4. Diusulkan oleh lembaga kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota melalui koordinator EMIS Kecamatan masing-masing.

( wik )

PPT Jilid 19 dan Lorong Waktu Jilid 2 Siap Temani Pemirsa, SCTV Hadirkan “Ramadan Penuh Cinta” H

0

Warta.in Jakarta, 29 Januari 2026 — Ramadan masyarakat Indonesia selama hampir dua dekade tak terpisahkan dari kehadiran “Para Pencari Tuhan” (PPT) di layar SCTV. Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, SCTV kembali mempersembahkan “Para Pencari Tuhan Jilid 19” bertajuk “TOBAT, Woy…!” sebagai program unggulan dalam rangkaian “Ramadan Penuh Cinta”.

Tak hanya PPT Jilid 19, SCTV juga menghadirkan kelanjutan serial legendaris “Lorong Waktu Jilid 2”, tausiyah inspiratif Ustaz Pantun (Ustaz H. Yaufiaurrahman, S.A.) dalam program “Mengetuk Pintu Hati”, serta “Mutiara Hati” bersama Prof. Dr. Quraish Shihab. Keragaman program religi ini dilengkapi dengan “Gema Ramadan”, segmen khusus “Galeri Ramadan” dari Liputan 6, hingga program aksi sosial tahunan “SCTV Cinta Anak Yatim” yang kembali digelar untuk menumbuhkan kepedulian dan solidaritas, khususnya bagi anak yatim serta masyarakat terdampak bencana di Sumatra dan Aceh.

> “Ramadan Penuh Cinta merupakan tradisi yang terus kami jaga untuk menghadirkan tayangan yang bermakna, menghibur, sekaligus sarat pesan kebaikan. Tahun ini, selain program ikonik Ramadan SCTV, kami juga menghadirkan serial baru ‘Petualangan Rahasia Gueena’ serta program kuis ‘Tiba-Tiba Kuis’ yang diharapkan dapat semakin menyemarakkan suasana Ramadan pemirsa setia SCTV,” ujar Banardi Rachmad, Deputy Director Programming SCTV.

PPT Jilid 19 Angkat Realitas Sosial dan Makna Tobat

Mengisi momen jelang sahur, “Para Pencari Tuhan Jilid 19: TOBAT, Woy…!” akan tayang setiap hari pukul 02.45 WIB. Serial religi ini kembali dibintangi jajaran aktor papan atas, di antaranya Deddy Mizwar, Udin Nganga, Asrul Dahlan, Jarwo Kwat, Tio Pakusadewo, Raihan Khan, Zairin Zain, Farisa Fasa, Angga Putra, dan deretan pemeran lainnya.

Sejalan dengan ciri khasnya, PPT Jilid 19 mengangkat isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kisah berfokus pada Muluk (Raihan Khan), seorang sarjana Manajemen yang belum mendapatkan pekerjaan. Dalam perjalanannya, Muluk berhadapan dengan realitas pahit kehidupan jalanan ketika bertemu Jarot (Ridwan Ghany) yang mengeksploitasi anak-anak untuk mencopet dan mengemis.

Pertemuan Muluk dengan Udin (Udin Nganga) membuka jalan bagi konflik batin dan pencarian makna hidup. Niat Muluk untuk “membenahi” sistem justru menyeretnya pada dilema moral, hingga akhirnya ia bersama Samsul (Angga Putra) dan Pipit (Farisa Fasa) mencari jalan keluar dengan meminta perlindungan dan nasihat kepada Bang Jack (Deddy Mizwar). Tema tobat, keadilan sosial, dan kemanusiaan menjadi benang merah cerita yang relevan dengan spirit Ramadan.

Dengan rangkaian program unggulan ini, SCTV menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tayangan berkualitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan memperkuat nilai-nilai kebaikan selama Bulan Suci Ramadan.

Perluas Akuisisi Merchant Digital, BRI Jakarta Kota Jalin Kerja Sama dengan dr. Smile Meruya

0

Warta.in Jakarta, 30 Januari 2026 —
Dalam rangka memperluas akuisisi merchant digital, BRI Jakarta Kota menjalin kerja sama dengan dr. Smile Meruya sebagai upaya mendorong penggunaan transaksi non-tunai dan memperkuat ekosistem pembayaran digital.

Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi merchant dan pelanggan dalam melakukan transaksi melalui layanan pembayaran digital BRI, yang aman, cepat, dan efisien. Melalui pemanfaatan solusi pembayaran digital seperti QRIS BRI, diharapkan aktivitas transaksi di dr. Smile Meruya dapat berjalan lebih optimal dan terintegrasi.

Pemimpin Cabang BRI Jakarta Kota, Bapak Adityo Budiatno, menyampaikan bahwa perluasan akuisisi merchant digital merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor usaha, termasuk layanan kesehatan.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud dukungan BRI terhadap pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas layanan serta memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi pelanggan.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, BRI Jakarta Kota optimistis dapat terus memperluas jaringan merchant digital dan mendorong pertumbuhan transaksi non-tunai di wilayah Jakarta.

Rebranding Tampilan Baru BRI BO Jakarta Kota, Perkuat Citra Modern dan Layanan Prima

0

Warta.in Jakarta, 30 Januari 2026 —
BRI Branch Office (BO) Jakarta Kota resmi menghadirkan rebranding tampilan baru kantor sebagai bagian dari komitmen BRI dalam memperkuat citra modern serta meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.

Pemimpin Cabang BRI BO Jakarta Kota, Bapak Adityo Budiatno, menyampaikan bahwa rebranding ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi BRI agar semakin adaptif terhadap kebutuhan nasabah dan perkembangan layanan perbankan digital.

Rebranding tampilan baru ini mencakup pembaruan visual dan penataan ruang layanan yang lebih nyaman, representatif, serta berorientasi pada customer experience. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana layanan yang lebih profesional dan efisien.

Melalui pembaruan tampilan kantor ini, BRI BO Jakarta Kota berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan prima serta memperkuat kepercayaan dan loyalitas nasabah.

Pemkab Rembang Fokus Penataan Belanja Pegawai Targetkan Kepatuhan Fiskal dan Pelayanan Publik

0

Warta.in || Jateng Rembang ||‎ Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Rembang, Drupodo, menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026, proporsi belanja pegawai tercatat sebesar 44,02 persen dari total belanja APBD. Angka tersebut menjadi dasar evaluasi dan penyesuaian kebijakan keuangan daerah agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dalam Pasal 146 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 ditegaskan bahwa belanja pegawai daerah di luar tunjangan guru yang dialokasikan melalui Transfer ke Daerah paling tinggi 30 persen dari total belanja APBD,” jelas Drupodo saat Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027, baru-baru ini.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu melakukan penyesuaian secara terencana dan terukur untuk memenuhi ketentuan tersebut, sekaligus menghindari konsekuensi fiskal sebagaimana diatur dalam Pasal 148 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 terkait pengelolaan dana transfer ke daerah.

Drupodo memaparkan, total belanja pegawai Kabupaten Rembang saat ini mencapai sekitar Rp1,048 triliun, dengan komponen gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN) sekitar Rp677 miliar. Belanja pegawai tersebut mencakup gaji dan tunjangan ASN, tambahan penghasilan pegawai (TPP), belanja kepala daerah dan wakil kepala daerah, belanja DPRD, serta belanja pegawai pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dari sisi komposisi, mayoritas ASN Kabupaten Rembang bertugas pada sektor pelayanan dasar. Sekitar 44,37 persen ASN berada pada jabatan fungsional pendidikan dan 27,94 persen pada jabatan fungsional kesehatan. Dari total 9.529 ASN, sebanyak 72,31 persen mengabdi di dua sektor strategis tersebut.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan urusan wajib pelayanan dasar yang harus dipenuhi. ASN kita terdiri dari 5.039 PNS dan 4.490 PPPK. Tantangannya adalah menata belanja pegawai agar sesuai regulasi, namun tetap menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Ke depan, Pemkab Rembang menegaskan bahwa penataan belanja pegawai akan dilakukan secara bertahap, adaptif, dan berlandaskan regulasi nasional, dengan mempertimbangkan kondisi riil keuangan daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ruang fiskal pemerintah daerah, sekaligus memastikan pelayanan publik dan pembangunan daerah tetap berjalan secara berkelanjutan.

( wik )

Sarasehan Nasional Kupas Arah Baru Penegakan Hukum Menyambut Berlaku KUHP & KUHAP Nasional

0

Warta.in,Jakarta — Menyambut implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Nasional, Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya menggelar Sarasehan Nasional bertajuk “Menata Ulang Sistem Peradilan Pidana dalam Bingkai KUHP & KUHAP Nasional” di Hall D Universitas Atma Jaya, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Sarasehan ini menghadirkan sejumlah pakar dan pejabat strategis di bidang hukum pidana nasional, yakni Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum. (Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung RI), Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, S.H., M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret), serta Dr. Nugroho Adipradana, S.H., M.Sc. (Dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog kritis antara akademisi, aparat penegak hukum, dan mahasiswa dalam merespons perubahan fundamental sistem hukum pidana Indonesia pasca disahkannya KUHP dan KUHAP Nasional, yang akan menjadi fondasi baru penegakan hukum berbasis nilai keadilan substantif.

KUHP Nasional: Transformasi Paradigma Hukum Pidana

Dalam paparannya, Prof. Dr. Asep N. Mulyana menegaskan bahwa KUHP Nasional bukan sekadar pengganti produk hukum kolonial, melainkan refleksi jati diri bangsa Indonesia.

> “KUHP Nasional merupakan tonggak penting dalam sejarah hukum pidana Indonesia. Ia menandai pergeseran paradigma dari hukum yang represif menuju hukum yang lebih humanis, restoratif, dan berorientasi pada keadilan sosial,” ujar Asep.

Menurutnya, tantangan terbesar ke depan adalah kesiapan aparat penegak hukum dalam menerjemahkan semangat KUHP dan KUHAP Nasional ke dalam praktik penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berintegritas.

KUHAP Baru Perkuat Perlindungan Hak Warga Negara

Sementara itu, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi menyoroti pentingnya KUHAP Nasional sebagai instrumen penyeimbang kekuasaan dalam sistem peradilan pidana.

> “KUHAP Nasional harus ditempatkan sebagai jaminan perlindungan hak asasi manusia. Proses penegakan hukum tidak boleh lagi semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi juga pada due process of law,” tegas Pujiyono.

Ia menambahkan, perubahan regulasi ini menuntut reformasi menyeluruh, tidak hanya pada aturan tertulis, tetapi juga pada budaya hukum aparat dan masyarakat.

Peran Akademisi dan Kampus dalam Transisi Hukum Nasional

Dari perspektif akademik, Dr. Nugroho Adipradana menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam mengawal masa transisi penerapan KUHP dan KUHAP Nasional.

> “Kampus memiliki tanggung jawab moral dan ilmiah untuk memastikan bahwa pembaruan hukum pidana dipahami secara utuh, kritis, dan kontekstual oleh generasi penegak hukum masa depan,” ujarnya.

Menurut Nugroho, sarasehan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif agar pembaruan hukum tidak berhenti pada teks undang-undang, tetapi hidup dalam praktik penegakan hukum sehari-hari.

Ruang Dialog Strategis Menuju Hukum yang Berkeadilan

Sarasehan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan praktisi hukum. Berbagai isu krusial mengemuka, mulai dari asas legalitas, pidana alternatif, restorative justice, hingga tantangan implementasi di tingkat teknis.

Melalui forum ini, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan hukum nasional yang berkeadilan, demokratis, dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia.