34 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 420

Memperingati Hari Sumpah Pemuda PMKRI Cabang Kupang Gelar Aksi Di Kapolda NTT

0

Kupang 29 Oktober 2025 Warta.in

Kembali lagi terjadi Aksi Demonstrasi yang Dilakukan Oleh,Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia(PMKRI) Cabang Kupang.Gelar aksi Terhadap KAPOLDA NTT.

Aksi Demonstrasi ini dipimpin langsung oleh kordinator umum”Gerakan Kemasyarakatan (GERMAS) PMKRI Cabang Kupang.Yido Manao. Melalui Kordinator Lapangan (Korlap) Stanis Laos Gonsaga

Aksi ini berlangsung pada,Senin 28 Oktober 2025 Pukul 11:00 hingga 15: 52 _Wita.

Dengam Berlangsungnya Beberapa waktu lama Masa aksi berorasi dan pada akhirnya Mendapatkan jawaban Untuk bertemu dengan bapak Kapolda NTT.

Akan Tetapi Setelah Masa aksi bertemu,Tidak bertemu dengan bapak Kapolda akan tetapi bertemu dengan Direktur Intel Polda yang pada akhirnya memicu kemarahan masa aksi dan kembali berorasi .

Dengan demikian hal ini memicu kekecewaan Masa Aksi Dan kembali berorasi Dengan Nada dan suara yang tegas yang memicu terjadi Dinamika Antara Masa Aksi Dan pihak kepolisian .

Lanjut Masa Aksi berorasi terus menerus meminta Bapak Kapolda NTT Untuk Bertemu hingga beberapa waktu kemudian akhirnya Masa Aksi Mendapatkan Jawaban untuk Bertemu dengn Wakapolda NTT.

Dalam pertemuan tersebut ada beberapa Kasus yang didiskusikan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia(PMKRI)Cabang Kupang,Melalui Presidium Gerakan Kemasyarakatan(Germas) Serta Wakil Germas dan beberapa presidium lainya Bersama Wakapolda NTT yaitu:
1.Kasus tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum kepolisian dalam hal ini Kabag OPS, Polres Nagekeo.
2.kasus Tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum kepolisian polres Nagekeo yang mengorbankan salah satu aktifis PMKRI.
3.Tindakan korupsi Dana Seroja 2021 yang ada di masyarakat Malaka hingga kini belum Dituntaskan .

Dengan demikian beberapa hal yang disampaikan Oleh PMKRI Cabang Kupang kepada Wakapolda NTT.

Dalam Berlangsungnya Diskusi Tersebut , hadir juga semua pihak yang bertanggungjawab langsung terhadap beberapa kasus dimaksud .

Maka dengan itu Dapat dijawab suara aspirasi dari Masa Aksi bahwa,dalam satu dan dua hari, akan ditindak lanjuti Kapolres Nagekeo Serta Kabag OPS Nagekeo berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku .

Dengan berakhirnya pertemuan bersama Bapak Wakapolda NTT,Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI)Cabang Kupang, menyerahkan beberapa poin Tuntutan kepada Wakapolda NTT Sebagai bentuk Tuntutan antara lain.

1. Menuntut Kapolda NTT Menindak tegas Oknum Polisi (Kabag Ops) Polres Nagekeo sesuai aturan yang berlaku.
2. Menuntut kapolda NTT untuk memecat Oknum Polisi (Kabag Ops ) Polres Nagekeo terkait dugaan tindak pengancaman dan Intimidasi
3. Menuntut Kapolda NTT mencopot Kapolres NAGEKEO
4. Menuntut Polda NTT dengan segera melakukan pemeriksaan tehadap oknum polisi (Kabag Ops) polres Nagekeo
5. Menuntut Kapolda NTT untuk membentuk Tim Gabungan pencari fakta untuk mengusut tuntas kematian Almarhum RUDOLFUS OKTAVIANUS RUMA
6. Menuntut Kapolda NTT untuk segera menetapkan Tersangka Terkait kasus Seroja Malaka
7. Menuntut Kapolda NTT untuk dengan transpran mengenai proses penanganan dugaan kasus Korupsi Dana seroja di kabupaten Malaka

Denga berakhirnya audiensi ini,demikian Disampaikan juga Sekretaris Jenderal,Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia.,Nufri Naisusu.
Bahwa kami adalah mitra kritis dan Kapolda NTT adalah mitra Penangganan sehingga harapan besarnya bahwa apa yang PMKRI Sampaikan Bukan semata-mata akan tetapi diharapkan agar saling berkolaborasi,menginformasihkan atas langkah pergerakan-pergerakan yang dilakukan Kapolda NTT Agar jangan menjadi kecurigaan bagi atau dugaan yang tidak baik Terhadap KAPOLDA NTT

Antisipasi Kejahatan 4C Anggota Jaga Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light

0

Antisipasi Kejahatan 4C Anggota Jaga Polsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang bersama nggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan.

Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light di daerah – daerah Rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada, Selasa (28/10/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai

Di Laksanakan Anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi, Briptu Deny dan Brigadir Bayu dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, Gudang Tembakau Ngimbang dan SPBU Ngimbang yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

PPWI Bengkulu Mengajak Masyarakat Perangi Narkoba

0

Warta.in-Bengkulu.

Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Bengkulu mengajak dan menghimbau kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Mukomuko, untuk bersama-sama memerangi narkoba. Dengan slogan “Nikmatnya sesaat, menyesal selamanya!”, PPWI Bengkulu ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba yang dapat merusak generasi muda dan masa depan bangsa, 28 Oktober 2025

PPWI Bengkulu menekankan bahwa tanpa narkoba, tubuh dapat tetap sehat dan umur dapat menjadi panjang. Oleh karena itu, mereka mengajak masyarakat untuk menanamkan dalam hati dan pemikiran masing-masing untuk bersatu menjaga kesehatan tubuh. “Tampa narkoba, tubuh sehat dan umur yang panjang,” ujar PPWI Bengkulu.

PPWI Bengkulu juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya membawa penyesalan yang mendalam dan panjang, tetapi juga ancaman hukum yang menanti. Hal ini sangat berbahaya, terutama bagi generasi penerus bangsa. “Apa lagi buat generasi penerus bangsa, dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat,” tambah PPWI Bengkulu.

PPWI Bengkulu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan menjaga kesehatan tubuh. Dengan kesadaran dan kesatuan, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan mendukung generasi muda untuk tumbuh sehat dan kuat. “Ayoo kita perangi narkoba, nikmatnya sesaat menyesal selamanya! Mari kita tanamkan dalam hati dan pemikiran kita masing-masing untuk bersatu menjaga kesehatan tubuh kita semua,” ajak PPWI Bengkulu. (HD)

dimediasi Polsek Gunungsari, Akhirnya Perselisihan 2 Warga Kapek Bawah Berujung Damai

0

dimediasi Polsek Gunungsari, Akhirnya Perselisihan 2 Warga Kapek Bawah Berujung Damai

Warta.in
Gunungsari,Lobar NTB — Suasana damai terasa di Polsek Gunungsari. Dua warga yang sempat berselisih, Selasa (28/10/2025) pagi, akhirnya sepakat berdamai setelah difasilitasi dalam mediasi yang digelar Bhabinkamtibmas Desa Gunungsari, Aipda Jupan.

Mediasi itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari kasus penganiayaan yang terjadi di Dusun Kapek Bawah, Desa Gunungsari, pada Minggu (26/10/2025) lalu. Kedua pihak yang terlibat akhirnya memilih menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra menjelaskan, proses mediasi berjalan lancar dan kondusif.

“Kami berupaya menghadirkan solusi terbaik bagi warga. Kedua belah pihak sepakat damai dan dituangkan dalam surat perjanjian perdamaian,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, dalam menjaga ketertiban dan harmoni sosial.

“Polri tidak hanya menegakkan hukum, tapi juga menjadi jembatan untuk menjaga hubungan baik antarwarga. Ini bagian dari upaya kami menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Mediasi yang digelar di Mapolsek Gunungsari itu, berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Tidak hanya aparat kepolisian, tokoh masyarakat setempat juga turut hadir memberikan dukungan moral, agar kedua pihak dapat berdamai dengan tulus.

Situasi selama kegiatan terpantau aman, lancar, dan tertib.

“Kami apresiasi sikap terbuka dari kedua pihak. Semoga ini menjadi contoh, bahwa setiap masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” tutup Iptu Ida Bagus.(sr/hpm)

Ini Pesan Kapolda NTB Kepada Seluruh Generasi di Hari Sumpah Pemuda ke 97

0

Ini Pesan Kapolda NTB Kepada Seluruh Generasi di Hari Sumpah Pemuda ke 97

Warta.in
Mataram, NTB – Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan SIK., bertindak sebagai inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang diselenggarakan Polda NTB di Lapangan Tribun Bhara Daksa, Selasa (28/10/2025).

Upacara ini dihadiri oleh segenap Pejabat Utama Polda NTB, para perwira dan bintara, para ASN Polri Polda NTB serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada upacara Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” yang dibacakan Kapolda NTB menyampaikan:

“Dengan Bismillahirrahmanirrahim, saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Mari kita jaga api perjuangan ini. Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar.

Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak, Indonesia tidak boleh kalah.

Hari ini kita berdiri di bawah langit merah putih, langit yang dulu menaungi para pemuda 1928. Mereka tidak banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah, dan menepatinya dengan darah dan nyawa.

Generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam mengisi kemerdekaan dengan karya dan integritas. Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya.

Kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut karena kita harus percaya bahwa di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita.

“Kita ini juga memiliki tanggung jawab besar seperti generasi sebelumnya. Tugas berat kita menjaga agar Bangsa Indonesia tetap Kokoh berdiri tegak. Persatuan dan kesatuan masyarakat harus tetap terpelihara dengan baik dan ini menjadi tanggungjawab besar kita semua generasi saat ini, “ungka Irjen Pol. Hadi Gunawan.

Ia berharap upacara tersebut tidak hanya sebagai acara seremonial tetapi jadikan momentum serta motivasi agar bagaimana persatuan dan kesatuan bangsa ini tetap terpelihara dalam rangka mempertahankan sertaembangun kemerdekaan yang telah di raih.

“Selamat Hari Sumpah pemuda yang ke 97, semoga seluruh pemuda bangsa ini tetap bersatu untuk mengisi pembangunan negara ini, “tutupnya.(sr/hpntb)

Ribuan Warga Jawa Barat Antusias Manfaatkan Promo Tambah Daya Listrik Hemat 50 Persen dari PLN

0

warta.in Bekasi ◊ Selasa, 28 Oktober 2025

Bandung, 28 Oktober 2025 – Menjelang berakhirnya periode promo pada 30 Oktober 2025, masyarakat Jawa Barat menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap program Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat. Program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk meningkatkan kapasitas listrik di rumah atau tempat usaha dengan biaya yang jauh lebih hemat serta proses yang mudah dan cepat melalui aplikasi PLN Mobile.

Sejak dibuka, program ini disambut sangat positif. Hingga 26 Oktober 2025, tercatat lebih dari 8.000 pelanggan di wilayah kerja PLN UID Jawa Barat telah mendaftar untuk menambah daya listrik. Wilayah dengan jumlah pemohon terbanyak berasal dari Bekasi, Depok, Bogor dan Bandung, hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kenyamanan dan keamanan listrik di rumah.

Program ini berlaku bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Selain potongan 50 persen biaya penyambungan, pelanggan juga berkesempatan mendapatkan e-voucher listrik senilai Rp80.000 bagi 50.000 pendaftar pertama, yang dapat digunakan untuk pembelian token listrik.

Salah satu pelanggan, Ridwan (45), warga Cibinong, mengaku program ini sangat membantu kebutuhan listrik keluarganya.

“Saya baru tahu ada promo tambah daya PLN, potongannya besar banget. Sekarang saya mau naik dari 900 ke 2200 VA supaya listrik di rumah nggak sering turun. Prosesnya gampang banget, tinggal lewat aplikasi PLN Mobile,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Siti, pedagang dari Pasar Cibadak, Sukabumi, yang merasa sangat terbantu dengan kemudahan proses layanan digital PLN.

“Begitu tahu ada promo 50 persen, saya langsung daftar. Petugasnya sigap, dan semuanya bisa dilakukan dari ponsel. Cepat, aman, dan nggak ribet,” katanya.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas antusiasme dan kepercayaannya terhadap layanan PLN.

“Antusiasme pelanggan menunjukkan bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. PLN ingin memastikan setiap pelanggan dapat menikmati listrik yang cukup, aman, dan efisien, terutama menjelang akhir tahun saat kebutuhan listrik meningkat,” ujar Sugeng.

“Selain meringankan biaya, kami juga ingin memberikan pengalaman layanan terbaik melalui PLN Mobile, agar pelanggan bisa mengatur kebutuhan listriknya dengan lebih mudah,” tambahnya.

Melalui program ini, PLN tidak hanya membantu masyarakat meningkatkan kapasitas daya dengan harga terjangkau, tetapi juga mendorong literasi digital pelanggan dalam memanfaatkan layanan PLN Mobile sebagai platform layanan terpadu.

Cara Mudah Klaim Diskon Tambah Daya di PLN Mobile

– Unduh dan login ke aplikasi PLN Mobile.

– ⁠Lakukan pembelian token atau pembayaran tagihan listrik.

– ⁠Dapatkan e-voucher diskon tambah daya di menu Reward.

– ⁠Ajukan permohonan di menu Ubah Daya & Migrasi, lalu masukkan kode voucher.

– ⁠Lakukan pembayaran setelah potongan diskon dan tunggu petugas PLN melakukan penyambungan.

Promo ini berlaku hingga 30 Oktober 2025, sementara e-voucher listrik dapat digunakan hingga 28 Februari 2026.

“Kami mengajak seluruh pelanggan memanfaatkan kesempatan emas ini sebelum promo berakhir. Tambah daya kini lebih mudah, cepat, dan hemat melalui PLN Mobile,”

(Alpin A.S)

Semangat Sumpah Pemuda ke-97 di Kota Bekasi Tak Luntur Meski Diguyur Hujan

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa, 28 Oktober 2025.

Rintik hujan yang turun sejak pagi tak menyurutkan langkah para peserta upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Plaza Pemerintah Kota Bekasi.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, gema lagu Indonesia Raya berkumandang menggugah rasa cinta tanah air setiap peserta yang hadir.

Tampak hadir Kapolres Metro Bekasi Kota, Dandim 0507 Bekasi, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi, para kepala perangkat daerah, tokoh pemuda, dan unsur masyarakat, barisan peserta tetap tegak dan penuh hormat, menandakan kuatnya tekad generasi penerus bangsa.

“Hujan ini adalah saksi semangat kita. Di tangan para pemuda akan lahir generasi penerus yang mampu memimpin Kota Bekasi menuju masa depan yang lebih maju. Banyak tokoh muda yang kini telah menjadi anggota DPRD, bahkan memimpin pemerintahan daerah. Ini bukti nyata bahwa pemuda adalah kekuatan perubahan,” ujar Tri Adhianto.

Mengusung tema “Pemuda Muda Mudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas semangat persatuan, perjuangan, dan gotong royong yang diwariskan para pemuda pada tahun 1928.

Dalam upacara tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya peran pemuda sebagai pelopor perubahan dan agen pemersatu bangsa di tengah dinamika zaman.

Dalam amanatnya, Wali Kota Tri Adhianto menyampaikan pesan mendalam tentang arti perjuangan dan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan daerah dan bangsa.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan solidaritas di antara sesama pemuda, sebagai kunci membangun daerah yang kuat dan berdaya saing.

“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, menebar semangat gotong royong, dan terus menyalakan optimisme di tengah tantangan,” tambahnya.

Meski di bawah rintik hujan, upacara tetap berlangsung hingga selesai. Setiap tetes air seolah menjadi simbol tekad yang tak mudah luntur — menggambarkan semangat Pemuda Kota Bekasi yang terus menyala demi mewujudkan Indonesia yang bersatu dan tangguh.

(Jefry. Smk)

Kapolres Lamongan Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-97 Tahun 2025.

0

LAMONGAN//Warta.in, 28/10/2025 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Selasa pagi (28/10).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan, antara lain Bupati Lamongan, Dandim 0812 Lamongan, Kapolres Lamongan, Kajari Lamongan, Ketua DPRD, dan para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Pasukan upacara terdiri dari unsur Kodim 0812 Lamongan, Polres Lamongan, Satpol PP, Damkar, Dishub, BPBD, Korpri, Satgas Korpri, Pemuda Pancasila, Kokam, Pemuda Panca Marga, Banser, Mahasiswa, Pramuka, serta para pelajar.

Dalam amanatnya, Bupati Lamongan menyampaikan bahwa Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum bersejarah yang menandai lahirnya semangat persatuan dan kesadaran nasional para pemuda Indonesia.

Ikrar Sumpah Pemuda yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan tekad kuat yang menyatukan seluruh anak bangsa dalam satu cita-cita: Indonesia yang merdeka dan bersatu.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa tema tahun ini, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” mengandung makna penting bahwa generasi muda harus aktif, kreatif, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman, serta menjadi motor penggerak kemajuan bangsa tanpa melupakan nilai-nilai persatuan.

Bupati juga mengajak seluruh generasi muda untuk memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif.

“Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal-hal yang membangun, bukan yang memecah belah. Jadilah pemuda yang menebar inspirasi, bukan kebencian,” tegasnya.

Upacara berlangsung dengan penuh semangat nasionalisme, ditutup dengan pembacaan doa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Usai upacara, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan generasi muda. Sebagai pemuda penerus bangsa, mereka harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi Indonesia, khususnya di Lamongan,” ujarnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Lamongan akan terus mendukung berbagai kegiatan positif kepemudaan yang bertujuan memperkuat karakter dan jiwa nasionalisme di masyarakat.

“Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita jaga. Pemuda adalah aset bangsa yang harus terus kita dorong agar berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan NKRI.” tutupnya.

Upacara Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Lamongan tahun ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bergerak bersama membangun Indonesia yang lebih maju, bersatu, dan berdaulat.

Pewarta:roy

Haidar Alwi: Sinergi Pemuda dan Kepolisian Adalah Manifestasi Sejati Sumpah Pemuda

0

 

Haidar Alwi menegaskan bahwa bangsa tidak bisa hanya hidup dari kenangan sejarah. Sumpah Pemuda adalah etika kebangsaan yang harus diterjemahkan menjadi tindakan sosial, edukatif, dan moral.

Pemuda membawa energi intelektual, kepolisian membawa energi tanggung jawab hukum. *“Sumpah Pemuda bukan hanya tentang bersatu, tapi tentang bagaimana kita bertanggung jawab menjaga persatuan itu,”* ujar Haidar Alwi.

*Dari Sumpah ke Kerja Nyata.*

Tantangan bangsa saat ini tidak lagi datang dari penjajahan fisik, tetapi dari polarisasi informasi dan ketidakseimbangan literasi. Data BRIN tahun 2025 mencatat lebih dari tujuh puluh persen potensi konflik sosial berawal dari misinformasi, sementara laporan Kominfo menunjukkan empat puluh dua persen penyebar hoaks berasal dari kelompok usia delapan belas hingga tiga puluh tahun. Kondisi ini menunjukkan pentingnya keterlibatan pemuda dalam menjaga rasionalitas sosial bersama kepolisian.

Haidar Alwi menilai langkah Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah berada di jalur modern dengan memperkuat paradigma Presisi, prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Haidar Alwi menilai, konsep Presisi tidak hanya menyangkut sistem kerja internal, tetapi juga cara Polri membangun kepercayaan publik. *“Presisi bukan sekadar kebijakan, tapi metode membangun empati hukum,”* kata Haidar Alwi.

Haidar Alwi mencontohkan, digitalisasi layanan kepolisian, transparansi kanal pengaduan, dan respons cepat di lapangan menunjukkan bahwa Polri kini bertransformasi menjadi lembaga edukatif. Pemuda pun perlu mengambil bagian dengan menghadirkan pengetahuan dan kreativitasnya dalam mendukung agenda sosial dan literasi hukum.

“Ketika pemuda belajar dari disiplin polisi, dan polisi belajar dari idealisme pemuda, di situlah republik ini menemukan keseimbangannya, antara hukum yang berpikir dan akal yang berperilaku,”* tegas Haidar Alwi.

*Pemuda dan Polisi Sebagai Sekolah Bangsa.*

Haidar Alwi memandang pemuda dan kepolisian sebagai dua sekolah bangsa yang berbeda namun saling melengkapi. Polisi mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dan rasa aman; pemuda mengajarkan keberanian berpikir, kreativitas, dan empati sosial.

“Polisi menjaga hukum agar tidak kehilangan hati, pemuda menjaga moral agar tidak kehilangan arah. Keduanya jika bersatu, akan menumbuhkan bangsa yang berakal sehat,”* ujar Haidar Alwi.

Sinergi itu sudah mulai terlihat di beberapa daerah. Haidar Alwi mencontohkan kegiatan pelatihan literasi hukum dan sosialisasi anti-hoaks yang digelar oleh mahasiswa bersama Bhabinkamtibmas di sejumlah kampus dan desa.

Menurutnya, inilah wujud konkret sinergi pemuda, Polri di lapangan yang mampu mengubah ruang sosial menjadi sekolah kebangsaan.

Haidar Alwi menilai bahwa demokrasi hanya bisa tumbuh jika hukum berjalan dengan empati dan kritik dijalankan dengan etika. Pemuda harus berani mengoreksi, tapi dengan data dan niat memperbaiki. Sementara kepolisian harus siap mendengar tanpa kehilangan wibawa. “Negara ini akan maju jika hukum mampu melindungi keberanian, dan keberanian tetap menghormati hukum,”* kata Haidar Alwi.

*Menjaga Ruh Sumpah Pemuda.*

Bagi Haidar Alwi, Sumpah Pemuda adalah janji spiritual untuk menjaga bangsa dengan ilmu dan moral. Semangat itu akan terus hidup selama pemuda tidak kehilangan idealismenya dan aparat tidak kehilangan nurani.

Haidar Alwi menilai, sinergi keduanya adalah fondasi moral bagi Indonesia yang aman, adil, dan berpikir maju.

Haidar Alwi juga menegaskan bahwa kerja kepolisian bukan semata penegakan hukum, tetapi juga pendidikan sosial bagi masyarakat. Pemuda tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus turun langsung dalam kerja-kerja kebangsaan.

Ketika dua kekuatan ini berpadu, hukum tidak lagi menjadi momok, melainkan cahaya yang menuntun arah kehidupan bersama. *“Negara kuat bukan karena banyak aturan, tetapi karena rakyatnya sadar makna keadilan,”* kata Haidar Alwi.

Pemuda adalah nurani bangsa, polisi adalah penjaganya. Bila keduanya mampu berjalan seiring, Sumpah Pemuda tidak akan menjadi seremonial tahunan, tetapi akan hidup dalam budaya disiplin dan tanggung jawab bersama.

“Ketika ilmu dan ketertiban berjalan beriringan, Indonesia tidak hanya aman, tapi juga berakal,”* pungkas Haidar Alwi.

Kucing Sumatera Tertangkap di Sukabumi Lambar, Petugas Tunggu BKSDA untuk Evakuasi

0

Lampung Barat,warta.in— Setelah beberapa pekan menebar ketakutan bagi warga, seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) akhirnya tertangkap hidup-hidup di wilayah Pemangku Kali Pasir, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (28/10/2025).

Penangkapan tersebut merupakan hasil dari pemasangan perangkap oleh petugas gabungan, setelah beberapa kali harimau itu terdeteksi berkeliaran di sekitar area hutan dan sempat menyerang seorang petani bernama Misri (60) hingga tewas.

Peratin Pekon Sukabumi, Alamsyah, membenarkan kabar tertangkapnya satwa dilindungi tersebut.

“Benar, seekor harimau sumatera sudah tertangkap di jebakan yang dipasang petugas. Saat ini saya berada di lokasi,” ujarnya.

Menurutnya, harimau masih dalam kondisi hidup. Petugas telah memasang garis pembatas dan melarang warga mendekat demi keamanan.

“Kami masih menunggu tim BKSDA dari Bandar Lampung yang sedang dalam perjalanan untuk melakukan evakuasi,” tambah Alamsyah.

Warga sekitar kini mulai merasa lega setelah beberapa hari dihantui ketakutan. Namun, sebagian warga masih memilih untuk tidak beraktivitas jauh dari permukiman, khawatir ada harimau lain yang masih berkeliaran.

Penangkapan ini menjadi pengingat bahwa konflik antara manusia dan satwa liar di sekitar kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan masih terus terjadi. Diperlukan langkah cepat dari BKSDA untuk memastikan keselamatan warga sekaligus kelestarian satwa langka tersebut.

(Asih)