32.6 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
Beranda blog Halaman 422

Pekerjaan pengaspalan jalan propinsi dari desa panta dewa-prabu menang KB pali dinilai mangkrak.

0
oplus_1024

 

Temuan itu berdasarkan pengamatan tim lembaga dan media ini saat melintas di wilayah Kecamatan penukal, yang kemudian melakukan peliputan dan mengklarifikasi berdasar kepada tu poksi kita sebagai mitra pemerintah dan control sosial masyarakat, terkait pembangunan rehap jalan propinsi di desa panta dewa-Prabu menang itu, Selasa,27/Oktober/2025.

oplus_1024

Saat tim lembaga dan awak media mengkonfirmasi mengklarifikasi ke pengawas lapangan, pengawas lapangan tersebut memili menghindar saat di konfirmasi langsung, Saat tim lembaga dan awak media mengkonfirmasi mengklarifikasi ke pihak pekerja, ini proyek propinsi dan saya hanya kerja, ungkap nya.

oplus_1024

Namun sangat disayang kan Pekerjaan pengaspalan jalan tersebut terkesan di kerjakan Asal-Asalan dan di duga tidak sesuai dengan Teknik Spesifikasi Khusus, Berdasarkan Pantauan Kerja dilapangan banyak ditemukan kejanggalan Seperti aspal yang dingin karna kejauan jarak tempuh, akibat dari aspal yang tela dingin membuat aspal menjadi retak dan Peca-peca, bukan haya itu saja aspal sangat tipis hanya beberapa senti, ada juga yang tidak di aspal, tim mediya dan LSM Merasa kecewa dan merasa kwatir Melihat kwalitas pembangunan pengaspalan jalan tersebut tidak akan bertahan lama dan Cepat rusak dalam waktu singkat.

Akibat kurang nya Pengawasan dari Dinas propinsi dan Dinas Kabupaten PALI Pihak Pelaksana/kontraktor nakal bekerja Semaunya, Sehingga banyak menimbulkan kekecewaan dikalangan Masyarakat dikarnakan pembangunan yang kurang berkwalitas.

oplus_1024

Kami Berharap Kepada bapak H. Herman Deru guburnur sumatra selatan, Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan(BPKP)Sumatra Selatan, kejati Sumsel, Tipikor sumsel, Untuk Turun Ke lapangan dan Audit pemborong yang nakal seperti ini Di propinsi Sumatra Selatan ini.

Tim(red).

 

 

PWI Bekasi Raya Gelar Rapat Koordinasi, Penguatan Program dan Disiplin Organisasi Jadi Fokus Utama

0

warta.in Bekasi ◊ Senin, 27 Oktober 2025

Bekasi, 27 Oktober 2025 — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh pengurus dan anggota, Senin (27/10/2025), di Aula Sekretariat PWI Bekasi Raya, Marga Jaya, Bekasi Selatan..

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., didampingi Sekretaris Michael L.L. Lengkong, serta dihadiri unsur pengurus harian, dewan penasihat, dan anggota aktif lintas bidang.

Rapat yang digelar rutin setiap bulan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi dalam menegaskan arah gerak dan tanggung jawab kelembagaan PWI Bekasi Raya di tengah dinamika media lokal yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H. menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kedisiplinan seluruh anggota, terutama dalam menghadiri agenda organisasi yang telah terjadwal.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari seberapa banyak kegiatan, tetapi juga dari konsistensi dan partisipasi aktif seluruh elemen di dalamnya.

“PWI bukan sekadar tempat berkumpul, tapi wadah pembelajaran, pengabdian, dan pembuktian integritas profesi. Setiap rapat koordinasi adalah ruang untuk menyamakan langkah agar organisasi ini tumbuh dengan disiplin, profesional, dan bermartabat,” ujar Ade Muksin tegas.

Ade juga menyoroti pentingnya absensi dan kehadiran rutin anggota minimal dua kali seminggu di sekretariat sebagai wujud tanggung jawab moral terhadap organisasi.

Ia menegaskan, evaluasi kedisiplinan anggota akan menjadi salah satu acuan penting dalam proses perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI mendatang.

Sementara itu, Sekretaris PWI Bekasi Raya, Michael L.L. Lengkong, menyampaikan bahwa rapat kali ini juga membahas capaian program kerja triwulan keempat tahun 2025, termasuk evaluasi kegiatan bidang-bidang seperti pendidikan dan pelatihan, hukum dan advokasi, kerja sama, multimedia, serta kesejahteraan anggota.

“Setiap bidang diminta menyusun laporan capaian dan rencana kegiatan prioritas akhir tahun. Kita ingin PWI Bekasi Raya punya peta jalan kerja yang lebih terukur, transparan, dan kolaboratif,” ungkap Michael.

Selain membahas evaluasi program, forum juga menjadi ajang pertukaran ide dan masukan antaranggota terkait penguatan profesionalisme jurnalistik, kemitraan media, dan peningkatan kesejahteraan wartawan.

Rapat koordinasi ini dihadiri lebih dari 60 anggota PWI Bekasi Raya, termasuk perwakilan dari PWI Peduli dan unsur dewan pembina. Suasana rapat berlangsung dinamis, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

Para anggota turut menyampaikan gagasan terkait peningkatan mutu karya jurnalistik serta penegakan kode etik di era digital.

“Kita ingin PWI Bekasi Raya menjadi rumah besar yang produktif, kredibel, dan menjadi contoh bagi organisasi kewartawanan lain di daerah,” tutup Ade Muksin.

Melalui rapat koordinasi ini, PWI Bekasi Raya kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak jurnalisme yang sehat, kritis, dan berintegritas di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

(Alpin A.S)

Dari Pontianak untuk Borneo: Artis Dayak Generation 2025 Jadi Tonggak Kebangkitan Seni Dayak

0

PONTIANAK – WartaIN – Gelaran Final Show and Concert Artis Dayak Generation (ADG) ke-4 tahun 2025 sukses besar. Acara yang berlangsung selama empat hari, sejak 22 hingga 25 Oktober di Rumah Radakng Kota Pontianak itu, berhasil menarik puluhan ribu pengunjung yang memadati lokasi hingga malam penutupan.

Kegiatan tahunan yang mendapat dukungan penuh dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak dan DAD Provinsi Kalimantan Barat ini menjadi salah satu event seni budaya terbesar di Kalimantan Barat tahun ini.

Founder Artis Dayak Generation, Aan Baget, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas suksesnya penyelenggaraan ADG ke-4. Ia menyebut, persiapan dilakukan selama satu tahun penuh, mulai dari audisi daring, babak penyisihan, mini konser, hingga puncak final.

“Puji Tuhan, senang sekali karena konser ini bisa dikatakan sukses besar. Antusias penonton luar biasa, dari malam pertama hingga penutupan jumlahnya terus meningkat hingga mencapai belasan ribu orang. Ini bukti nyata bahwa ADG diterima masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Aan Baget.

Aan menyampaikan, keberhasilan ADG menjadi tonggak baru bagi dunia hiburan Dayak. Ia berharap ajang ini dapat menjadi wadah lahirnya artis-artis muda Dayak yang profesional, berkarakter baik, dan mampu mengangkat marwah Dayak di kancah regional maupun nasional.

“Kami ingin para artis Dayak tidak hanya dikenal karena bakatnya, tapi juga karena mampu membawa nama baik suku Dayak dan daerahnya,” tambahnya.

Aan juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung acara tersebut, termasuk Pemerintah Kota Pontianak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, seluruh DAD kabupaten/kota, serta sponsor dan masyarakat yang berpartisipasi.

Melihat kesuksesan tahun ini, Aan memastikan bahwa Artis Dayak Generation ke-5 akan kembali digelar pada tahun depan. Pendaftaran peserta dijadwalkan dibuka mulai Januari 2026, dan akan dilakukan secara daring melalui media sosial resmi ADG.

Berbeda dari tahun sebelumnya, ADG 5 akan menghadirkan format baru, yaitu seleksi awal untuk Top 50 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, dengan dua perwakilan dari setiap daerah.

“Kami ingin menjangkau lebih banyak talenta muda. Tahun depan peserta bisa mencapai lebih dari 20 orang, dan proses seleksi akan lebih inovatif,” jelas Aan.

Syarat utama pendaftaran tetap sama: peserta harus berketurunan Dayak dari salah satu orang tua, berusia 18 hingga 29 tahun, dan belum menikah.

Aan menegaskan bahwa pemenang ADG diharapkan mampu menjadi figur inspiratif bagi generasi muda Dayak, dengan karya yang bernilai ekonomi dan karakter yang baik.

“Saya berharap mereka bisa menjadi inspirasi bahwa dengan seni, kita bisa hidup dan mengangkat nama daerah. Bahkan, saya yakin talenta Dayak bisa menembus pasar Borneo, termasuk Sabah dan Serawak di Malaysia,” pungkasnya.

Dengan kesuksesan besar ADG ke-4, ajang ini tak hanya menjadi konser musik semata, tetapi juga simbol kebangkitan seni, budaya, dan identitas Dayak di Kalimantan Barat,

( ADY).

Audiensi Pengurus PWI di Mabes Polri, PWI Dorong Konsistensi MoU Dewan Pers – Polri

0

warta.in Bekasi ◊ Senin, 27 Oktober 2025

Jakarta, 27 Oktober 2025 — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menerima audiensi dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (27/10).

Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka penguatan sinergi antara Polri dan insan pers, sekaligus menjadi dukungan nyata menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang rencananya akan dipusatkan di Serang, Banten.

Dalam sesi audiensi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung penuh kerja pers yang profesional.

“Wartawan adalah mitra strategis Polri dalam menjaga Kamtibmas, sehingga sinergi perlu terus diperkuat. Apalagi PWI dan Polri berusia sama 79 tahun. Usia yang matang sehingga harus makin kuatkan sinergi,” ujar Kapolri.

*Penyelesaian Delik Pers*

Listyo juga menegaskan bahwa Polri selama ini berupaya menyelesaikan delik hukum pers melalui mekanisme Dewan Pers, dan meminta jajarannya di seluruh Indonesia untuk menaati hal tersebut.

“Selama ini kami berupaya mendindaklanjuti delik hukum pers selalu melalui mekanisme ke Dewan Pers. Dan keputusan Dewan Pers kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Kapolri secara spesifik jug menyoroti upaya perlindungan bagi jurnalis di daerah rawan.

“Kami tengah mengkaji penanda khusus bagi rekan-rekan yang bertugas di wilayah konflik, agar aparat di lapangan dapat memberikan perlindungan sesuai prosedur,” tambahnya.

Ia juga menyambut baik rencana pelatihan bersama antara Polri dan PWI untuk meningkatkan profesionalisme dan sinergi kedua pihak.

Kapolri juga menyampaikan rasa senangnya atas bersatunya kembali PWI setelah konflik internal yang terjadi.

“Kami jajaran di pusat maupun daerah sempat bingung menerima undangan dengan adanya dualisme kepengurusan. Kami ikut senang sekarang sudah bersatu kembali, diharapkan ke depan PWI semakin solid dan kompak,” kata Kapolri.

Menyambut komitmen tersebut, Ketua Umum PWI, Akhmad Munir menyampaikan apresiasi dan mengharapkan konsistensi pelaksanaan kebijakan.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Kapolri. Kami menyoroti pentingnya keseragaman implementasi nota kesepahaman antara Dewan Pers dan Polri di lapangan, terutama dalam penyelesaian sengketa pemberitaan,” kata Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara itu.

Ia menambahkan bahwa PWI berharap HPN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan pers nasional.

Audiensi strategis ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Mabes Polri, antara lain Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol Muh. Fadil Imran, Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, serta Wakil Irwasum Polri, Irjen Pol Merdisyam.

Dari PWI Pusat, hadir mendampingi Ketua Umum, yaitu Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, Sekretaris Dewan Penasihat, Sasongko Tedjo, dan jajaran pengurus lainnya.

Meliputi Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto, Wakil Bendahara Umum Sumber Rajasa Ginting, Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan Dr. Ariawan, Ketua Bidang Multimedia dan IT Hilman Hidayat, Ketua Bidang Hukum Anrico Pasaribu, Direktur Satgas Anti Kekerasan, Edison Siahaan, Wakil Ketua I Departemen Hukum dan HAM Aiman Witjaksono, Wakil Ketua III Departemen Hukum dan HAM Dr. Eddy Iriawan, Ketua Departemen Hankam TNI- Polri Johnny Hardjojo, Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri Musrifah, Kepala Sekretariat PWI Wachyono serta Humas PWI, Akhmad Dani.

Pertemuan sinergi antara Polri dan PWI ini menghasilkan kesepakatan untuk terus melanjutkan kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan jurnalistik, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta Awarding lomba karya jurnalistik. Khusus untuk Hari Pers Nasional 2026, jajaran Polri menyatakan siap support full kegiatan, termasuk bakti sosial dan kegiatan-kegiatan puncak HPN di Serang, Banten, sebagai wujud komitmen bersama menjaga kemerdekaan pers, supremasi hukum, dan demokrasi di Indonesia.

(Alpin A.S)

Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 2 Kabupaten Tangerang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Oktober 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMAN 2 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Mauk, Senin (27/10/2025). Dalam kunjungan ini, Gubernur didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman.

Andra Soni optimis program MBG akan meningkatkan prestasi siswa. “Program ini tidak hanya memberikan gizi yang cukup, tetapi juga mendukung konsentrasi dan semangat belajar siswa,” ujarnya.

Kehadiran gubernur disambut hangat oleh Kepala SMAN 2 Kabupaten Tangerang, Cucu Waryamah, para dewan guru, dan ratusan siswa yang menyambut dengan keceriaan. Gubernur meninjau ruang kelas serta ruang makan yang digunakan siswa setelah menikmati menu MBG, sekaligus berdialog langsung dengan mereka.

“Apakah makanannya enak?” tanya Andra Soni kepada para siswa. Serentak mereka menjawab dengan antusias, “Enak!”

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Program ini memberikan nutrisi yang cukup bagi siswa sehingga mendukung konsentrasi belajar dan prestasi akademik.

Andra Soni juga mengingatkan para siswa untuk selalu menghabiskan makanan yang disajikan agar tidak mubazir, dan menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan pelaksanaan program MBG secara maksimal.

“Supaya tidak mubazir,” kata Andra Soni..

Usai meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Kabupaten Tangerang, Gubernur Andra Soni menyatakan senang melihat para siswa menikmati makanan yang disajikan, dan meyakini program ini berdampak positif terhadap semangat serta prestasi belajar mereka.

“Tadi para siswa terlihat senang menerima program MBG ini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga berdialog dengan para dewan guru. Pihak sekolah menyebutkan bahwa setiap tahun tidak kurang dari 40 siswa SMAN 2 Tangerang diterima di Perguruan Tinggi Negeri, berkat metode pembelajaran inovatif seperti deep learning bagi kelas XII.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para guru yang mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa, menekankan pentingnya peran guru dalam pembentukan generasi dan pembangunan daerah.

“Tanpa jasa besar seorang guru, tidak mungkin dirinya menjadi gubernur, tidak mungkin ada pejabat,” pungkasnya.

Plt Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Lukman, menjelaskan bahwa sekitar 1.296 siswa SMAN 2 Kabupaten Tangerang saat ini menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan jumlah penerima manfaat diperkirakan akan terus meningkat.

“Secara umum, sampai saat ini capaian program MBG di Kabupaten Tangerang sudah cukup baik, berada di angka sekitar 40 persen,” katanya.

Menurut Lukman, capaian program MBG di Kabupaten Tangerang saat ini mencapai sekitar 40 persen, dan hampir seluruh sekolah di bawah kewenangan Provinsi Banten telah siap melaksanakan program ini. Ia menekankan pentingnya koordinasi agar distribusi MBG dapat lebih merata di seluruh sekolah.(WartainBanten)

Siapakah Dalang Dalam Kasus Oli Palsu Di Kalimantan Barat ?

0

KUBU RAYA – WartaIN – Penangkapan seorang pria berinisial AC pada Sabtu (25/10) dini hari sekitar pukul 00.25 WIB, membuka halaman baru di balik bisnis oli palsu yang diduga telah beroperasi luas di Wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

AC yang dikenal sebagai salah satu sales agen oli, ditangkap bukan karena dugaan penjualan oli palsu, melainkan atas tuduhan penggelapan yang dilaporkan oleh atasannya sendiri Ucok.

Namun, kasus ini justru menyeret perhatian publik kepada sosok Ucok yang disebut-sebut sebagai aktor utama jaringan besar penjualan oli palsu lintas daerah.

Berdasarkan informasi tim investigasi, Ucok diduga mengendalikan bisnis peredaran oli palsu berbagai merek melalui sejumlah gudang penyimpanan di wilayah Sungai Kakap, Tayan, hingga di beberapa Daerah Di Kalbar.

Dari hasil penelusuran, jaringan ini bekerja rapi dengan sistem distribusi melalui para salesman yang menyuplai oli ke toko-toko dan bengkel di berbagai kabupaten di Kalbar.

“Ucok ini punya jaringan kuat. Para sales-nya yang bergerak di lapangan, termasuk AC, AT, dan BD” ujar sumber terpercaya berinisial LD, Minggu (26/10).

Lebih lanjut, menurut sumber tersebut, ketiga orang yang berada di bawah jaringan Ucok itu diduga tidak menyetorkan hasil tagihan penjualan oli palsu dengan nilai mencapai sekitar Rp2,5 miliar, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi perusahaannya.

Di sisi lain, kasus ini semakin rumit setelah BD– salah satu anggota jaringan justru melaporkan balik Ucok ke Polda Kalbar atas dugaan penganiayaan.

Langkah tersebut membuat kasus ini kini menjadi sorotan luas dan memunculkan dugaan bahwa bisnis oli palsu di Kalbar melibatkan banyak pihak.

Menanggapi maraknya praktik penjualan oli palsu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kerisantus Kurniawan, menegaskan agar aparat penegak hukum tidak setengah-setengah dalam menindak pelaku.

“Kasus seperti ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jangan dibiarkan terus terjadi dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat untuk bertindak tegas dan terbuka, tanpa pandang bulu karena praktik curang semacam ini bukan hanya merugikan konsumen, tetapi juga negara,

( TIM ).

Kerjasama Dengan Kejaksaan, Tri Adhianto Kedepankan Transparansi BUMD Kota Bekasi

0

Warta.in Jabar ◊ Senin , 27 Oktober 2025.

Di tengah tantangan pengelolaan daerah yang semakin kompleks, Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara seluruh BUMD se-Kota Bekasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, yang digelar di kantor Kejari pada Senin (27/10).

Kerjasama ini bukan sekadar seremonial. Bagi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, inilah bentuk nyata dari upaya Pemkot memperkuat fondasi hukum dan memastikan seluruh BUMD berjalan di jalur yang benar transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penandatangan ini langsung dari 4 Kepala BUMD antara lain PT. BPRS Patriot, PT. Migas, PT. Mitra Patriot dan PT. Sinergi Patriot yang juga di tandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, SH., M.Hum

Tri Adhianto menilai, keberadaan BUMD bukan hanya instrumen ekonomi, melainkan cerminan tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance). Ia mencontohkan bagaimana sebelumnya Perumda Tirta Patriot telah lebih dulu menjalin pendampingan hukum dengan Kejaksaan dan menjadi pelopor pengelolaan perusahaan daerah yang tertib administrasi dan berintegritas.
“Kita ingin memastikan setiap langkah yang diambil BUMD memiliki dasar hukum yang kuat. Dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan, para pengelola BUMD tidak perlu ragu lagi. Semua bisa berjalan sesuai aturan dan tetap fokus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tri Adhianto dalam sambutannya.
Sementara itu, PT Migas Patriot kini sedang membuka peluang baru dalam pengembangan sumber energi daerah, dan PT Sinergi Patriot Bekasi tengah menyiapkan rencana bisnis yang dinilai akan berkembang pesat dalam lima tahun ke depan, semua dengan tujuan yang sama: memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Bekasi.

“Administrasi jangan sampai tertinggal. Kita hidup di zaman di mana aturan terus berkembang, dan antara keinginan serta regulasi harus sejalan. Semua bentuk peraturan, termasuk peraturan Wali Kota tentang BUMD, kini harus mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM. Artinya, kita harus semakin profesional,” tegasnya.
Tri Adhianto juga mengingatkan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan dan pengelolaan aset daerah. Dengan adanya pendampingan hukum dari Kejaksaan, seluruh BUMD kini memiliki rambu yang jelas dalam mengambil keputusan strategis.

Baginya, kerja sama ini adalah simbol kebersamaan dan komitmen moral antara pemerintah, lembaga hukum, dan BUMD untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Sinergi ini menjadi pondasi menuju tata kelola yang bersih dan pelayanan publik yang semakin prima.

“Langkah ini bukan hanya tentang hukum, tetapi tentang keyakinan. Dengan adanya perjanjian ini, kita tidak perlu ragu lagi untuk bergerak. Gaspol kerjanya! Karena ini bukti komitmen kita bersama dalam membangun Kota Bekasi yang lebih baik,” ungkapnya penuh semangat.

(Jefry. Smk)

Pemprov Banten Perkuat Sinergi dengan UIN SMH untuk Rumuskan Kebijakan Strategis Daerah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten dalam penyusunan kebijakan strategis daerah. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkaya analisis dan memberikan masukan berbasis keilmuan terhadap arah pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan kampus, kata Dimyati, menjadi kunci agar kebijakan yang dibuat tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga ilmiah dan solutif.

“Kontribusi kampus sangat dibutuhkan untuk kepentingan Banten. Kita bangun kolaborasi yang lebih luas sehingga keilmuan UIN benar-benar berdampak dalam menjawab persoalan di masyarakat,” ujar Dimyati saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten di Auditorium Kampus Palima, Senin (27/10/2025).

Dimyati menjelaskan, Pemprov Banten membuka ruang bagi akademisi UIN SMH untuk terlibat aktif dalam kajian dan penelitian yang berkaitan dengan pembangunan daerah, termasuk dalam analisis terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melalui kerja sama tersebut, diharapkan setiap program yang dijalankan pemerintah lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki kapasitas akademik yang sangat penting untuk membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan dan menghadirkan solusi efektif. Analisis dan penelitian kampus bisa memperkaya penyusunan kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Dimyati memuji peran UIN SMH Banten dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Ia menilai lulusan kampus tersebut memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan karakter religius yang mendukung kemajuan daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten berterima kasih kepada UIN SMH Banten karena telah mencetak generasi muda yang cerdas, berilmu, beriman, dan bertakwa. Identitas religius ini menjadi kekuatan yang membedakan UIN dengan kampus umum lainnya,” katanya.

Ia pun berharap kerja sama antara pemerintah dan kampus terus berkembang, baik dalam mendukung ketertiban sosial, pembinaan moral masyarakat, maupun peningkatan daya saing daerah melalui pendidikan dan riset.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, menyatakan dukungan penuh terhadap perluasan peran UIN SMH Banten dalam pembangunan sosial-keagamaan dan lingkungan di daerah.

“Kami berharap kontribusi UIN itu nyata dan berdampak langsung. Banyak persoalan yang bisa dikerjakan bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia mendorong kampus berperan aktif dalam pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, penghijauan, serta penguatan ekoteologi untuk mendukung ketahanan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim.

“Banten harus hijau, harus berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim. Dosen dan mahasiswa dapat mengambil peran, misalnya melalui penanaman pohon dan edukasi lingkungan,” jelasnya.

Kamaruddin menekankan pentingnya kehadiran dosen dan mahasiswa di tengah masyarakat, termasuk melalui peningkatan guru besar di UIN SMH Banten, agar manfaat keilmuan dapat dirasakan secara langsung hingga lapisan masyarakat paling bawah.

“Guru besar tidak hanya ada di kampus, tetapi juga hadir di tengah kehidupan masyarakat, bersama pemerintah daerah memajukan umat dan daerah,” tegasnya.

Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten menjadi momentum memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan Provinsi Banten melalui riset, inovasi, penguatan karakter, dan kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah.(WartainBanten)

Implementasi Budaya Organisasi, Mahasiswa Magister Manajemen Santri SMA Bina Insan Mandiri

0

Bogor | warta.in.Muara enim.27/10/2025.

“Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) kelas MPDE01 kelompok 3 melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Implementasi Budaya Organisasi untuk Meningkatkan Kinerja dan Kepemimpinan Siswa SMA dalam Organisasi Santri”, pada Ahad, 26 Oktober 2025, di Pondok Pesantren Al Ihsan Baron Bogor, SMA Bina Insan Mandiri.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengimplementasikan budaya organisasi di lingkungan organisasi santri, sekaligus menumbuhkan karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan opening ceremony, dilanjutkan dengan sesi pelatihan yang dikemas secara interaktif melalui diskusi kelompok, permainan simulasi, serta sesi refleksi bersama. Sebanyak 24 santriwati kelas 12 SMA Bina Insan Mandiri mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Ketua pelaksana, Muchamad Riyan Bashofi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Unpam dalam menerapkan ilmu manajemen pendidikan secara langsung di masyarakat, khususnya pada lingkungan sekolah berbasis pesantren.

“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang kontekstual kepada para santri, agar mereka mampu mengelola organisasi dengan nilai-nilai budaya positif serta memimpin dengan tanggung jawab dan empati,” ujar Riyan.

Dosen sekaligus Koordinator PKM Magister Manajemen Pendidikan Unpam, Dr. Sri Utaminingsih, S.Pd., M.MPd., M.H., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kepemimpinan para siswa, tetapi juga mempererat hubungan kemitraan antara kampus dan sekolah mitra.

> “Kami berharap kegiatan kerja sama ini bisa memberikan manfaat nyata dan mempererat silaturahmi antara Universitas Pamulang dengan Pondok Pesantren Al Ihsan Baron,” ungkapnya.

Kegiatan PKM ini terlaksana dengan baik berkat kerja sama tim pelaksana yang terdiri dari Muchamad Riyan Bashofi (ketua kelompok), Aprillia (sekretaris), Tania Rizki Putritama (bendahara), serta anggota Diah Mayang Auliya dan Edeltrudis Y. Fatima.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unpam berharap para santri mampu mengimplementasikan nilai-nilai budaya organisasi dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pemimpin muda yang berintegritas di lingkungan pesantren maupun masyarakat.

(Zulkifli)

Wapres Gibran dan Andra Soni Tanam Mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Tangerang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 27 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan penanaman mangrove di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (27/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Banten. Penanaman pohon mangrove dilakukan di sepanjang kawasan pantai Ketapang sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pesisir terhadap perubahan iklim.

Sebelum kegiatan penanaman, Wapres Gibran menggelar dialog interaktif dengan para aktivis lingkungan dan komunitas muda yang aktif di bidang pelestarian alam dan energi baru terbarukan. Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai isu, mulai dari pemulihan lingkungan, pemberdayaan masyarakat pesisir, hingga pengembangan ekonomi hijau berbasis sumber daya alam berkelanjutan.

Usai menanam pohon mangrove, Wapres Gibran menyapa masyarakat sekitar dan meninjau stan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang memanfaatkan hasil olahan mangrove menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.

Gubernur Andra Soni yang turut serta dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

“Saya mendampingi Bapak Wakil Presiden melakukan penanaman pohon mangrove di pesisir pantai Mauk, Kabupaten Tangerang. Tadi juga berkegiatan bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan anak-anak muda kreatif yang juga memiliki kepedulian terhadap perubahan iklim,” ujar Andra Soni.

Andra Soni menyampaikan, penanaman pohon mangrove menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim.

“Provinsi Banten juga memerlukan program ini agar mangrove kita kembali. Sehingga hutan mangrove kita kembali,” pungkasnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa Indonesia memiliki 3,44 juta hektare hutan mangrove, setara dengan 23 persen dari total mangrove dunia, dengan potensi serapan emisi hingga 4 juta ton CO₂ ekuivalen.

“Ini mendapat atensi khusus bapak presiden dan bapak wakil presiden,” ucapnya.

Hanif menyoroti masih adanya sekitar 750 hektare kawasan mangrove yang perlu direhabilitasi, terutama di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa yang mengalami penurunan muka air tanah akibat menipisnya vegetasi mangrove.

“Fungsi mangrove yang semakin besar menjadi perhatian bapak wapres yang mengamanatkan agar ditangani sungguh-sungguh. Bapak wapres prihatin dengan kondisi Pantura Pulau Jawa yang saat ini mangrovenya sangat tipis sekali dan terjadi penurunan muka air tanah,” paparnya.

Wapres Gibran, lanjut Hanif, mengapresiasi inisiatif komunitas muda yang aktif dalam mitigasi perubahan iklim melalui berbagai langkah seperti penggunaan energi surya, pengelolaan sampah laut, penanaman pohon, dan pemanfaatan mangrove untuk produk kreatif seperti batik.

“Langkah pengamanan giant sea wall tidak mengurangi kewajiban kita untuk mengembalikan mangrove yang ada di pesisir Jawa,” tambah Hanif.

Pemerintah, kata Hanif, berkomitmen melanjutkan program rehabilitasi mangrove dengan dukungan dana sekitar Rp2 triliun, mencakup penanaman hampir 8.000 hektare, dan total 13.000 hektare hutan mangrove telah direhabilitasi sejak 2024.

“Sejak tahun 2024 hingga hari ini, telah direhabilitasi hampir 13 ribu hektare,” pungkasnya.

Kawasan Ketapang Urban Aquaculture sendiri telah menjadi salah satu contoh proyek pengelolaan kawasan pesisir terpadu di Indonesia. Selain berfungsi sebagai area konservasi mangrove, kawasan ini juga menjadi pusat edukasi, wisata alam, dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.(WartainBanten)