31.2 C
Jakarta
Kamis, April 23, 2026
Beranda blog Halaman 433

PMKRI CABANG KUPANG KECAM TINDAKAN INTIMIDASI OLEH OKNUM POLISI TERHADAP MAHASISWA DARI NAGEKEO

0

Kupang, 22 Oktober 2025 Warta.in

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang melalui Gerakan Kemasyarakatan (GERMAS) mengecam keras dugaan tindakan intimidasi dan pengancaman yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Nagekeo terhadap salah satu mahasiswa berinisial NGT, pada Rabu (22/10/2025).

Kejadian bermula ketika korban NGT mengirim tangkapan layar (screenshot) sebuah tulisan dalam grup WhatsApp yang membahas persoalan yang menyeret nama oknum polisi tersebut. Dalam percakapan grup, NGT menanyakan secara terbuka agar persoalan itu tidak menimbulkan tafsiran dan opini liar di masyarakat.

“Saya bertanya dengan maksud agar jangan ada tafsiran dan opini liar berkembang di masyarakat. Niat saya baik, bukan dengan maksud lain,” ungkap NGT.

Namun, niat baik tersebut justru direspons dengan intimidasi melalui panggilan telepon, di mana korban diancam agar segera meminta maaf atas pernyataannya ” _Kalau kau tidak mohon maaf saya tunggu kau di polres_ “.

Tindakan tersebut jelas merupakan bentuk arogansi kekuasaan dan pelanggaran terhadap hak-hak sipil warga negara. Bukan hanya itu, korban pun merasa terganggu dengan ancaman terkait perkuliahannya bahwa jika ingin aman jangan ikut campur dan berkomentar dalam Grup.

PENDASARAN HUKUM

Germas PMKRI Cabang Kupang menilai bahwa tindakan oknum polisi tersebut telah bertentangan dengan sejumlah ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, antara lain:

1. Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 yang menegaskan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

2. Pasal 28G ayat (1) UUD 1945 yang menjamin setiap orang berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

3. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM), yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berpendapat di muka umum.

4. Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur bahwa setiap orang yang dengan melawan hukum memaksa orang lain dengan ancaman kekerasan atau perbuatan yang menakutkan dapat dipidana karena perbuatan tidak menyenangkan.

5. Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri, yang mewajibkan setiap anggota Polri menjunjung tinggi etika, menghormati hak asasi manusia, dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

Berdasarkan dasar hukum tersebut, Germas PMKRI menilai tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap mahasiswa tidak hanya melanggar etika profesi kepolisian, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai tindak pidana jika terbukti secara hukum.

SIKAP DAN TUNTUTAN GERMAS PMKRI CABANG KUPANG

1. Mendesak Kapolres Nagekeo untuk segera memeriksa dan menindak tegas oknum polisi yang diduga melakukan intimidasi terhadap korban NGT.

2. Meminta Propam Polda NTT untuk melakukan investigasi secara transparan dan memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi.

3. Menuntut Kapolda NTT memberikan jaminan perlindungan terhadap korban serta memastikan tidak ada upaya balasan atau tekanan lanjutan.

4. Mendorong masyarakat dan mahasiswa untuk tidak takut bersuara terhadap praktik penyalahgunaan kekuasaan.

Germas PMKRI Cabang Kupang, Yido Manao, menegaskan bahwa tindakan semacam ini adalah bentuk kemunduran dalam penegakan hukum dan demokrasi.

“Tindakan intimidasi terhadap mahasiswa adalah bentuk pelecehan terhadap kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi. Kepolisian seharusnya menjadi pelindung rakyat, bukan sumber ketakutan. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas agar ada efek jera bagi pelaku,” tegas Yido.

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Dialogis Kewilayahan Guna Antisipasi 4C Di Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Dialogis Kewilayahan Guna Antisipasi 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang bersama nggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan.

Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light di daerah – daerah Rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada ,Selasa (21/10/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai

Di Laksanakan Anggota jaga Polsek Ngimbang Bripka Afis Surya. W dan Brigadir Elbiyun Farid H. AL dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, Toko Swalayan R3 dan ATM BNI Ngimbang yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Polsek Ngimbang Giat Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Dari Program P2B di Desa Lamongrejo

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Giat Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Dari Program P2B di Desa Lamongrejo

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang,Selasa (21/10/2025) pukul 10.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Melon di Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Dra Hj Nunung Suryani, M. Si Hari Santri Wujudkan Generasi Berilmu dan Beriman

0

Dra Hj Nunung Suryani, M. Si Hari Santri Wujudkan Generasi Berilmu dan Beriman

Warta In Jabar, Subang, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang, Dra. Hj. Nunung Suryani, M.Si, menyampaikan ucapan selamat serta pesan inspiratif bagi seluruh santri dan masyarakat Indonesia.

Dalam pesannya, Dra. Hj. Nunung Suryani menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan semangat keislaman dan nasionalisme dalam membangun bangsa yang berperadaban.

“Selamat memperingati Hari Santri Nasional 2025. Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.

Bersama kita wujudkan generasi Islami yang siap membangun bangsa dengan ilmu dan iman,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa santri memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.

“Santri adalah simbol keikhlasan dan keteladanan. Mereka tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi penggerak dalam membangun moral dan karakter bangsa,” tambahnya.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing.

Dengan semangat Hari Santri, Dra. Hj. Nunung Suryani, M.Si berharap Kabupaten Subang terus menjadi daerah yang religius, harmonis, serta melahirkan generasi muda yang tangguh dalam iman dan ilmu pengetahuan.

Polresta Mataram Jalin Sinergitas Kamtibmas Dengan Dunia Akademik UIN Mataram

0

Polresta Mataram Jalin Sinergitas Kamtibmas Dengan Dunia Akademik UIN Mataram

Warta.in
Mataram, NTB – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan dunia akademik, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., didampingi segenap Pejabat Utama Polresta Mataram dan Kapolsek Ampenan, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. Dr. Masnun Thahir, yang juga merupakan tokoh agama dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) NTB, Selasa (21/10/2025).

Pertemuan berlangsung hangat di ruang kerja Rektor UIN Mataram. Rombongan Polresta Mataram disambut langsung oleh Prof. Masnun beserta jajaran civitas akademika kampus tersebut.

Perkuat Sinergi Polisi dan Dunia Akademik

Kepada awak media usai pertemuan, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko menjelaskan bahwa silaturahmi ini tidak hanya sebagai bentuk perkenalan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun sinergitas antara Polresta Mataram dan UIN Mataram dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), baik di lingkungan kampus maupun wilayah Kota Mataram secara umum.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung seluruh kegiatan kampus, terutama dalam hal pelayanan keamanan saat kegiatan besar atau aksi penyampaian pendapat oleh mahasiswa. Kami berharap pihak kampus juga dapat terus berkoordinasi dan membantu kami dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Mataram,” ujar Kapolresta Mataram.

Dalam kesempatan itu, Kombes Hendro juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi kondusif menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2025. Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa, turut berperan aktif dalam memelihara Harkamtibmas.

Rektor UIN Mataram Apresiasi Kepolisian

Sementara itu, Rektor UIN Mataram Prof. Dr. Masnun Thahir menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menilai langkah yang dilakukan Kapolresta Mataram merupakan bentuk nyata kedekatan Polri dengan dunia pendidikan dan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial, kami di kampus akan terus menjalin komunikasi serta pembinaan kepada mahasiswa, khususnya dalam menyampaikan pendapat di muka umum agar tetap sesuai dengan aturan dan etika,” ujarnya.

Prof. Masnun juga menegaskan komitmen UIN Mataram untuk mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di lingkungan kampus maupun masyarakat.

“Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Kami siap bersinergi dengan Polresta Mataram demi terwujudnya suasana akademik yang damai dan kondusif,” tutupnya.(sr/hpm)

Seruan Keadilan dari Nusantara: Ketua Umum PDKN Apresiasi Pidato Wilson Lalengke di PBB

0

Warta.in-Jakarta,Bengkulu.

Ketua Umum Partai Daulat Kerajaan Nusantara (PDKN), Dr. Rahman Sabon Nama, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pidato Wilson Lalengke, jurnalis dan aktivis hak asasi manusia asal Indonesia, yang disampaikan dalam Konferensi Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada 8–10 Oktober 2025.

Dalam pernyataan yang dikirimkan pada hari ini, Selasa, 21 Oktober 2025, Dr. Rahman menilai pidato Lalengke memiliki bobot esensial yang menggugah sekaligus menggugat PBB agar segera mengambil langkah konkret terhadap situasi kemanusiaan di Kamp Tindouf, Aljazair – wilayah yang telah lama menjadi sorotan dunia atas dugaan pelanggaran hukum dan HAM oleh kelompok separatis Front Polisario.

Sebagaimana diketahui bahwa Wilson Lalengke baru-baru ini menghadiri konferensi penting yang dilaksanakan oleh Komite Keempat (Fourth Committee) PBB di Markas Besar PBB di New York City dan menyampaikan pidatonya pada hari pertama konferensi, yakni Rabu, 8 Oktober 2025. Dalam pidato yang disampaikan berbahasa Inggris dengan alokasi waktu tiga menit yang disediakan, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia itu menyoroti perihal kontrol penuh dan otoriter yang dilakukan oleh Front Polisario terhadap para pengungsi di Kamp Tindouf.

Ia mengungkapkan adanya praktik intimidasi, penyiksaan, penahanan tanpa proses hukum, hingga penghilangan paksa (extrajudicial execution) terhadap individu yang berusaha melarikan diri dari kamp, sebagaimana dikutipnya dari laporan Dewan Hak Asasi Manusia PBB. “According to United Nations Human Rights Council reports, there have been numerous of extrajudicial execution, arbitrary detentions, and torture in Tindouf camps.” Demikian Wilson Lalengke dalam pidatonya.

Kamp Pengungsi Tindouf berada di wilayah gurun Sahara di dalam territorial Aljazair, yang terisolasi dengan kondisi alam ekstrem dihuni oleh tidak kurang dari 170.000 pengungsi etnis Sahrawi yang merupakan penduduk asli wilayah Sahara Maroko. Fasilitas dasar seperti air bersih, makanan, dan layanan kesehatan sangat terbatas, diperparah oleh minimnya akses terhadap bantuan internasional.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PDKN, Dr. Rahman menyatakan bahwa Wilson Lalengke telah menggulirkan tantangan moral bagi lembaga dunia tersebut. “Wilson Lalengke telah menggelindingkan sebuah tantangan moral dan politik bagi PBB. Pidatonya bukan sekadar retorika, melainkan panggilan nurani untuk menyudahi pelanggaran HAM yang telah berlangsung terlalu lama. Kami di PDKN mendukung penuh seruan ini sebagai bagian dari perjuangan global untuk keadilan dan kemanusiaan,” jelas pria yang menjabat sebagai Wareng V Adipati Kapitan Lingga Ratuloly itu.

Menurut Dr. Rahman, pelbagai sorotan itu memaknai bahwa Wilson Lalengke ingin menggugah maupun menggugat PBB agar tidak saja UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) mengambil peran bantuan kemanusiaan untuk pengungsi. Juga, agar tidak saja MINURSO (United Nations Mission for the Referendum in Western Sahara) dalam peran politik dan penjaga stabilitas dan keamanan dalam penyelesaian konflik antara Maroko dengan Aljazair yang selama ini mendukung Polisario.

“Tetapi yang utama dan urgensif saat ini dalam perspektif Lalengke adalah: Untuk keadilan dan kemanusiaan semesta (universum), PBB perlu mengintervensi Kamp Tindouf untuk penyudahi tindakan pelanggaran hukum dan HAM oleh Front Polisario yang telah berlangsung nyaris setengah abad atau lima dekade sejak 1970-an,” beber Dr. Rahman Sabon Nama.

Tokoh nasional yang pernah mengikuti Human Values Education di Institute of Sathya School Thailand tersebut menyimpulkan bahwa Wilson Lalengke, melalui kesempatan langka untuk tampil di forum internasional ini, mendorong PBB untuk tidak hanya berperan sebagai penjaga perdamaian dan penengah politik melalui MINURSO, serta sebagai penyedia bantuan kemanusiaan melalui UNHCR. Namun, PBB juga harus mengambil peran utama dalam penegakan hukum dan perlindungan atas hak asasi manusia di Kamp-kamp Tindouf maupun belahan dunia lain.

Pidato Wilson Lalengke mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan di Indonesia, termasuk dari tokoh-tokoh politik dan aktivis HAM. Kehadirannya di forum internasional dianggap sebagai representasi suara rakyat Indonesia dalam isu-isu global yang menyentuh nilai-nilai kemanusiaan. (TIM/Red)

OPENING CEREMONY ALLPACK INDONESIA 2025

0

Warta.in, Jakarta | – Krista Exhibitions secara resmi membuka penyelenggaraan pameran internasional terbesar di Asia Tenggara, ALLPACK INDONESIA 2025, yang telah memasuki tahun ke-24. Pameran Internasional menampilkan beragam inovasi lintas sektor dalam industri kemasan, plastik, pengolahan, percetakan, daur ulang, dan farmasi, yang berlangsung pada 2124 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

ALLPACK INDONESIA 2025 menampilkan lebih dari 1.500 peserta pameran dari 30 negara, serta menargetkan lebih dari 50.000 pengunjung profesional dari 54 negara. Pameran ini menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pelaku industri, produsen, distributor, asosiasi, akademisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia menciptakan sinergi nyata dalam memperkuat rantai pasok industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Foto: Bapak Daud D. Salim selaku CEO Krista Exhibitions

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions, menyampaikan bahwa ALLPACK INDONESIA 2025 telah menjadi platform penting bagi industri untuk memperkenalkan inovasi terbaru dan menjalin kemitraan strategis.

Tahun ini, jumlah peserta pameran meningkat hingga 22% dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun 2024, mencerminkan optimisme tinggi para pelaku industri terhadap potensi pasar Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, ujar Daud.

Foto: Bapak Daud D. Salim selaku CEO Krista Exhibitions

Lebih lanjut, Daud menegaskan bahwa penyelenggaraan ALLPACK INDONESIA 2025 juga mencerminkan komitmen Krista Exhibitions untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di sektor kemasan, plastik, pengolahan, daur ulang, dan farmasi, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

Kami ingin memastikan bahwa inovasi dan teknologi yang dihadirkan dalam pameran ini tidak hanya memberikan nilai bisnis, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,ungkap Daud D Salim.

Rangkaian acara ALLPACK INDONESIA 2025 menghadirkan beragam diskusi inspiratif yang memperkaya wawasan para pelaku industri kemasan, plastik, pengolahan, dan farmasi.

Seminar Packaging Trend & Innovation Towards Sustainability: The Future of Responsible Business Practices oleh Asosiasi Indonesia Packaging Federation, yang menyoroti arah masa depan industri kemasan berkelanjutan dan pentingnya penerapan tanggung jawab lingkungan.

Diskusi berlanjut dengan paparan dari Asia Pacific Food Industry bersama Mr. Kenneth Tan membahas perkembangan tren dan teknologi automasi (automation) terkini yang mendorong efisiensi dan inovasi di sektor pangan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar Shaping a Sustainable Future for Plastics oleh INAPLAS, serta Seminar Rieckermann yang menampilkan berbagai solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dalam proses manufaktur.

Sejumlah asosiasi seperti IPR, ARPI, GAPMMI, dan perusahaan Uhlmann juga menggelar member gathering yang menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi bisnis di antara para profesional industri.

Beragam seminar tematik kembali digelar dengan topik-topik relevan dan aplikatif. Rieckermann melanjutkan program seminar industrinya, diikuti oleh PDF yang mengangkat tema Packaging Innovation for Enhanced Efficiency and Cost Reduction.

Sesi The Evolution of Packaging Design: Turning Ideas Into Reality. INAPLAS membuka sesi dengan topik Technical Issues: The Production Process for PE, PP & PVC Products, yang membahas tantangan teknis dalam proses produksi bahan plastik.

ALLPACK INDONESIA 2025 juga menghadirkan Program Business Matching yang mempertemukan produsen, distributor, dan pembeli potensial dari berbagai negara. Program ini menjadi agenda unggulan yang difasilitasi oleh Krista Exhibitions untuk mendorong kolaborasi bisnis, memperluas jaringan distribusi, serta membuka peluang investasi dan ekspor di sektor manufaktur dan teknologi industri.

Kesuksesan pameran ALLPACK INDONESIA 2025 tidak lepas dari dukungan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Indonesian Packaging Federation (IPF), Indonesian Olefin, Aromatic, and Plastic Industry Association (INAPLAS), Indonesian Plastics Recyclers (IPR), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi Indonesia), Pharma Materials Management Club (PMMC), Gabungan Industri Aneka Tenun dan Plastik Indonesia (GIATPI), Asian Packaging Federation (APF), Asosiasi Produsen Kemas Kaleng Indonesia (APKKI), Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia, Gabungan Pengusaha Jamu & Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu).

Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI), Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), Asosiasi Produsen Kimia Dasar Anorganik (APKIDA), Asosiasi Kimia Dasar Anorganik (AKIDA), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia (NAMPA), Gabungan Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Packaging Development Federation (PDF), Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Asosiasi Industri Kimia Khusus Indonesia (AIKKI), The Japan Food Machinery Manufacturers’ Association (FOOMA), Development Bureau, Ministry of Commerce P.R China.

ALLPACK INDONESIA 2025 mengundang para pelaku industri untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari transformasi menuju masa depan manufaktur yang lebih efisien, inovatif, dan berkelanjutan di sektor kemasan, plastik, pengolahan, daur ulang, dan farmasi.

Segera lakukan pendaftaran online melalui tautan resmi https://register.kristaonline.com/visitor/allpackindonesia atau kunjungi langsung pameran ALLPACK INDONESIA 2025 pada pukul 10.0019.00 WIB di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

Ditpolairud Polda NTB Sasar Bansos ke Nelayan dan Masyarakat Pesisir Lombok dan Sumbawa

0

 

Ditpolairud Polda NTB Sasar Bansos ke Nelayan dan Masyarakat Pesisir Lombok dan Sumbawa

Warta.in
Mataram,NTB – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB melaksanakan kegiatan bakti sosial (bansos) di wilayah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Kegiatan ini menyasar masyarakat pesisir dan nelayan yang membutuhkan bantuan.(21/10/2025)

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan bansos ini terwujud berkat inisiatif “Gerakan 1000 Rupiah” yang dilaksanakan setiap hari oleh personel Ditpolairud Polda NTB dan seluruh jajaran kapal polisi.

“Gerakan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah perairan,” ujar Kombes Pol Boyke. “Setiap hari, personel kami menyisihkan seribu rupiah untuk dikumpulkan dan kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan sosial.”

Salah satu kegiatan bansos yang dilakukan adalah oleh Kapal Polisi XXI-1003 di wilayah Pototano, Sumbawa Barat. Bantuan diberikan langsung kepada para nelayan yang sedang beraktivitas mencari ikan di laut.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para nelayan dan memberikan semangat untuk terus bekerja,” tambah Kombes Pol Boyke.

Kegiatan bansos ini merupakan bagian dari program rutin Ditpolairud Polda NTB dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan bersama.(sr/hpntb)

 

Banten Investment Forum 2025, Fokus Undang Investasi dan Siapkan SDM Unggul

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 21 Oktober 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya menarik investasi berkualitas sebagai salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam sambutannya pada acara Banten Investment Forum 2025 yang berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/10/2025).

“Sehingga mendorong investasi yang berkualitas yang mampu berperan dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan serapan tenaga kerja secara signifikan,” ujarnya.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa Banten merupakan salah satu kawasan investasi yang menjanjikan di Indonesia dengan potensi besar di berbagai sektor strategis. Oleh karena itu, Pemprov Banten berharap para kepala daerah dapat mengoptimalkan keunggulan dan peluang investasi yang ada di wilayah masing-masing.

“Investasi kita undang, sumber daya manusia disiapkan,” tandasnya.

Menurut Deputi Kementerian Investasi/Hilirisasi BKPM, Edy Junaedi Harahap, dalam tiga tahun terakhir, Provinsi Banten konsisten masuk lima besar realisasi investasi tertinggi secara nasional,

“Banten sangat agresif dan transformatif dalam mendorong peningkatan investasi,” kata Edy.

Edy menyatakan keyakinannya bahwa Provinsi Banten akan mampu melampaui target investasi nasional pada tahun 2025. Dari total target sebesar lebih dari Rp119 triliun, hingga bulan September 2025, realisasi investasi di Banten telah mencapai Rp92 triliun.

“Provinsi Banten akan mencapai bahkan melebihi target tersebut,” tambahnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti menyampaikan bahwa Banten Investment Forum pada 21–22 Oktober 2025 bertujuan untuk memperkenalkan potensi investasi daerah, memfasilitasi pertemuan bisnis, menarik komitmen investasi baru, dan menjadikan Banten sebagai destinasi investasi yang ramah dan prospektif.

“Forum ini diikuti oleh sekitar 250 peserta, terdiri atas investor eksisting dan calon investor, pelaku UMKM, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, serta media massa,” ujarnya.

Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan penandatanganan dua komitmen investasi besar dalam Banten Investment Forum 2025.

PT Ground Source Group akan menanamkan investasi Rp41 triliun untuk proyek energi surya 400 MW di Kabupaten Lebak, yang akan direalisasikan pada 2026.

Sementara itu, tiga perusahaan, Bosai Minerals, Top International Holding, dan PT Karya Tehnik Investama menandatangani konsorsium senilai Rp40 triliun untuk pembangunan industri aluminium di Kota Cilegon, yang akan dimulai setelah proses perizinan rampung.(WartainBanten)

Wali Kota Bekasi Buka Lomba Cipta Menu Berbasis Singkong Peringati Hari Pangan Sedunia 2025

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa, 21 Oktober 2025.

KOTA BEKASI – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia tingkat Kota Bekasi tahun 2025, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) menyelenggarakan Lomba Cipta Menu Berbasis Singkong, yang digelar di Lotte Mart Grosir Bekasi, Selasa (21/10).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, didampingi Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Wakil Ketua TP PKK, Wuri Handayani, serta Kepala DKPPP Kota Bekasi, Karto.

Acara ini juga diikuti oleh perwakilan TP PKK dari 12 kecamatan se-Kota Bekasi yang menampilkan kreativitas menu berbahan dasar singkong.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa tema lomba kali ini mengangkat olahan pangan berbasis singkong sebagai bentuk nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan penguatan konsumsi pangan lokal.

“Dengan tema olahan singkong, kita ingin menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap beras dan terigu. Pemerintah Kota Bekasi mendukung penuh gerakan diversifikasi pangan dengan mendorong konsumsi sumber karbohidrat non beras dan non terigu seperti ubi, singkong, sukun, jagung, dan umbi-umbian lainnya,” ujar Tri.

Tri juga menegaskan bahwa pemanfaatan bahan pangan lokal bukan hanya menjaga kemandirian pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Manfaatnya bukan hanya dari sisi kesehatan dan ketahanan pangan, tapi juga bisa menciptakan menu pangan non beras dan non terigu berbasis singkong yang kreatif, inovatif, dan bernilai ekonomi tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi ibu-ibu PKK untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih mencintai pangan lokal.

“PKK berperan penting dalam menggerakkan keluarga agar lebih sadar gizi dan kreatif dalam mengolah bahan pangan lokal yang mudah didapat,” kata Wiwiek.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap dapat menumbuhkan semangat masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pangan lokal serta memperkuat gerakan “Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman”.

(Jefry. Smk)