32.9 C
Jakarta
Minggu, April 19, 2026
Beranda blog Halaman 438

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir Terima Lencana Kehormatan “Jer Basuki Mawa Beya”

0

warta.in Bekasi ◊ Minggu,12 Oktober 2025

Surabaya – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menerima Lencana Kehormatan Provinsi Jawa Timur “Jer Basuki Mawa Beya” dari Gubernur Jawa Timur, pada puncak peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/10/2025).

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur, sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan prestasi luar biasa Akhmad Munir dalam memajukan dunia pers nasional serta kontribusinya yang nyata terhadap pembangunan komunikasi publik dan penguatan nilai-nilai kebangsaan, khususnya bagi masyarakat Jawa Timur.

“Lencana Jer Basuki Mawa Beya merupakan penghormatan bagi tokoh yang telah memberi sumbangsih besar bagi Jawa Timur, baik dalam bidang sosial, budaya, maupun komunikasi publik. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai Bapak Akhmad Munir sebagai figur pers nasional yang turut mengharumkan nama daerah,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mewakili Gubernur Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Munir yang akrab disapa Cak Munir menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh insan pers Indonesia yang terus berjuang menjaga marwah jurnalistik yang profesional dan berintegritas. Jawa Timur selalu menjadi tanah yang subur bagi lahirnya jurnalis tangguh dan idealis,” ungkap Cak Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara itu selepas pemberian penghargaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya peran pers dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berdaya kritis.

“Pers harus terus berjuang untuk menegakkan kebenaran dan menjaga nalar publik. Keberhasilan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa tidak mungkin dicapai tanpa pengorbanan dan dedikasi—sejalan dengan makna luhur semboyan Jer Basuki Mawa Beya,” tambahnya.

Tentang Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya

“Jer Basuki Mawa Beya” adalah penghargaan lencana kehormatan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada individu atau lembaga yang memiliki jasa dan prestasi luar biasa yang bermanfaat besar bagi kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Jawa Timur.

Semboyan ini berasal dari falsafah Jawa yang berarti “keberhasilan membutuhkan pengorbanan” atau “kesejahteraan harus dengan biaya”.

Secara harfiah,

“Jer” berarti seharusnya,

“Basuki” berarti kebahagiaan atau kesejahteraan, dan

“Mawa Beya” berarti butuh biaya atau pengorbanan.

Makna mendalam dari semboyan tersebut mengajarkan bahwa setiap cita-cita, keberhasilan, dan kebahagiaan hanya dapat dicapai melalui kerja keras, pengorbanan, serta kesungguhan, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun pengabdian.

Pemberian Lencana “Jer Basuki Mawa Beya” didasarkan pada Keputusan Gubernur Jawa Timur, dengan tujuan untuk mengapresiasi dedikasi dan kontribusi positif seseorang dalam pembangunan daerah dan kemajuan masyarakat Jawa Timur.

Tahun lalu beberapa penerima penghargaan ini ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, serta Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

Cak Munir pernah menjabat sebagai Ketua PWI Jawa Timur selama dua periode serta Ketua Bidang PWI sebelum akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat untuk periode 2025–2030.

Lahir di Sumenep, Madura Cak Munir berkuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Jember (UNEJ) dan memulai karir sebagai wartawan di Suara Akbar Jember.

(Alpin A.S)

Gubernur Banten Andra Soni Resmi Buka Open Tournament Voli Piala Gubernur 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni secara resmi membuka Open Tournament Volleyball Piala Gubernur Banten 2025 di lapangan voli Taman Graha Asri, Sayabulu, Kota Serang, pada Sabtu (11/10). Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten.

Sebanyak 20 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten, serta beberapa tim dari Jakarta, ambil bagian dalam turnamen yang mengusung semangat sportivitas dan pembinaan atlet daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya olahraga sebagai salah satu tolok ukur kualitas sumber daya manusia di suatu daerah. Ia juga berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial dari Banten.

“Selamat bertanding dan junjung sportivitas,” pesan Andra Soni kepada seluruh peserta.

Gubernur juga memberikan apresiasi atas kekompakan warga Graha Asri dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan turnamen ini. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya olahraga yang kuat di tengah-tengah lingkungan.

“Harapan kita, Provinsi Banten terus melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.

Andra Soni mencontohkan Rizki Juniansyah, seorang atlet berprestasi asal Banten yang baru-baru ini mengharumkan nama daerah dengan memenangkan kejuaraan internasional cabang angkat besi.  Ia memuji prestasi tersebut.

“Olahraga di Provinsi Banten akan kita tingkatkan. Kita tingkatkan dengan Pekan Olahraga Mahasiswa juga Pekan Olahraga Pelajar,” ucapnya.

Gubernur juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan terus membangun pusat olahraga untuk membantu mengembangkan atlet di wilayah tersebut.  Banten International Stadium (BIS) sekarang digunakan oleh Dewa United, klub Liga 1 Indonesia, dan Adhyaksa FC Banten, klub Liga 2.

Dia percaya bahwa lapangan olahraga dan fasilitas lainnya akan terus diperbarui.  Pembinaan atlet olahraga tingkat SMA dan SMK akan dipindahkan ke pusat olahraga setelah fasilitas tersedia.

“Sport center akan terus kita kembangkan untuk pengembangan atlet-atlet Provinsi Banten,” tambah Andra Soni.

Selain itu, gubernur menyatakan bahwa Provinsi Banten Tengah dan Provinsi Lampung mendaftar sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.  Menurutnya, sumber daya suatu wilayah dapat dilihat dari prestasi olahraganya.

“Prestasi olahraga mencerminkan kualitas dan kekompakan SDM suatu wilayah,” imbuhnya.

Menurut Agus Supriyadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Banten dan Ketua Panitia Turnamen Bola Voli Piala Gubernur Banten 2025, turnamen diikuti oleh 20 tim dengan sistem gugur.

Setelah pembukaan turnamen, Gubernur Andra Soni dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Banten mengunjungi produk usaha mikro milik masyarakat dan berbelanja.  Mayoritas produk yang dijual dibuat oleh ibu rumah tangga yang bekerja di sekitar acara.(WartainBanten)

IMAN KUPANG MENDESAK POLRES TTS SEGERA TANGKAP PELAKU PERSETUBUHAN DI DESA KELLE, KEC. KUANFATU.

0

Kupang, 12 Oktober 2025, Warta.in_

Ikatan Mahasiswa Amatun (IMAN) Kupang menyesalkan dan mengecam lambannya kinerja Polres Timor Tengah Selatan (TTS) dalam menangani kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Desa Kelle, Kecamatan Kuanfatu.

Kasus ini telah dilaporkan sejak Tanggal 18 Juni 2025, namun hingga hari ini pelaku masih bebas berkeliaran tanpa proses hukum yang jelas. Sikap abai ini bukan hanya bentuk kelalaian penegakan hukum, tetapi juga penghianatan terhadap amanat konstitusi yang menjamin perlindungan bagi anak-anak Indonesia.

“Sudah empat bulan laporan ini jalan di tempat. Sampai kapan anak-anak harus menjadi korban sementara aparat hanya duduk diam? Kami menduga ada pembiaran yang disengaja. Polres TTS harus segera bertindak — jangan tunggu tekanan publik baru bergerak!”
— Tegasnya.Ketua Umum IMAN Kupang

IMAN Kupang menilai bahwa kelambanan aparat memperlihatkan ketimpangan keadilan antara mereka yang kuat dan mereka yang lemah. Di tengah gencarnya pemerintah bicara soal perlindungan anak, justru di akar rumput hukum seolah kehilangan taringnya.

“Jika aparat hukum tidak berani menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap anak, maka mereka sama saja turut melukai korban. Hukum tidak boleh tunduk pada tekanan sosial atau relasi kuasa di daerah,” tegas Gervasius

Melalui siaran pers ini, IMAN Kupang menyatakan sikap tegas sebagai berikut:

1. Mendesak Polres TTS untuk segera menangkap pelaku persetubuhan di Desa Kelle dan menuntaskan proses hukum tanpa kompromi.
2. Meminta Kapolda NTT untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus kekerasan seksual di Polres TTS, karena ini bukan kasus pertama yang tersendat.
3. Menuntut Pemda TTS dan Dinas P3A untuk segera turun tangan memberikan pendampingan hukum dan pemulihan psikologis bagi korban.
4. Menyerukan kepada masyarakat dan organisasi mahasiswa agar tidak diam, sebab diam adalah bentuk keberpihakan pada pelaku.

IMAN Kupang menegaskan bahwa perjuangan ini tidak akan berhenti sampai pelaku ditangkap dan korban mendapatkan keadilan yang layak.
Kami akan mengawal kasus ini hingga ke tingkat Polda bahkan ke Komnas Perempuan bila Polres TTS terus berdiam diri.

“Kami tidak minta belas kasihan, kami menuntut keadilan. Jika hukum tidak bekerja, maka rakyat akan bersuara!” — Gervasius Missa Ketua Umum IMAN Kupang

PMKRI Jajakan Soe ,Kasus Penganiayaan Murid Harus Proses Sesuai Ketentuan UUD Yang Berlalu

0

Kupang, Minggu 12 Oktober 2025 Warta.in_

Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Bocah (10), siswa salah satu SD Inpres di Wilayah Kecamatan Santian, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Bocah polos itu mengembuskan napas terakhirnya pada Kamis (2/10/2025) setelah diduga kuat dipukul menggunakan batu oleh guru olahraga, Yafenok.

Kisah pilu itu diungkap oleh ibu besar korban bersama keluarga kepada tim media di Kota Kupang pada Sabtu, (5/10/2025).
Menurutnya, dugaan penganiayaan/pemukulan dengan batu mengenai anak (korban) bersama teman-temannya terjadi pada Jumat, (26/9/2025) di lingkungan sekolah.

“Anak-anak lain yang datang melayat baru cerita juga, katanya hari Jumat itu dia kena pukul pakai batu di kepala. Dia langsung pingsan di sekolah tapi tidak cerita ke kami,” ujarnya lirih.

Sebelumnya, korban sempat mengalami benjolan di ubun-ubun dan bagian belakang kepala.
“Saya tanya kenapa ada benjolan, dia bilang gurunya yang pukul. Saya tanya pakai apa, dia jawab pakai batu, bukan kayu, karena batu banyak di sekitar situ,” tutur sang ibu besar korban.

Meski sempat mengeluh sakit, korban tidak banyak bicara. Ia pulang sekolah, langsung tidur, lalu bermain seperti biasa. Namun demam mulai menyerang sejak Jumat hingga Senin.
“Kami pikir demam biasa saja. Tapi waktu saya raba kepalanya, dia bilang sakit sekali,” katanya.

Kondisi korban (10) makin memburuk pada Rabu (1/10/2025). Saat hendak dibawa ke Rumah Sakit (RS), korban mulai berperilaku tak biasa.

“Dia bilang setan mau tangkap dia, lompat-lompat di atas motor. Seperti takut sekali, trauma berat,” kisahnya dengan nada sedih.

Karena sulit mendapatkan kendaraan di malam hari, mereka sempat berhenti di tengah jalan hingga dijemput keluarga dari Naifatu.
Namun, pada Kamis sore sekitar pukul 18.00 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia.

Saksi-saksi dari kalangan murid mengaku, guru olahraga Yafenok memukul sejumlah siswa menggunakan batu karena mereka tidak ikut latihan upacara pada hari Minggu, sesuai instruksi sebelumnya.

“Banyak anak lain yang kena juga, bukan hanya korban yang meninggal dunia ini,” kata salah satu keluarga korban.

Keluarga kini menuntut pertanggungjawaban hukum dan meminta aparat kepolisian segera menindak tegas pelaku.

Kasus ini menjadi sorotan warga setempat.

Kordinator PMKRI Jajakan Soe,Yulius Tamonob. Menyebut tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan mencederai profesi guru sebagai pendidik. Justru diduga melakukan kejahatan terhadap anak murid sendiri. Ujarnya

Sekolah Itu justru menjadi tempat Pembelajaran untuk anak-anak bangsa bukan menjadi tempat Balas dendam dan menindas orang-orang dengan sesuka hati .ucapnya

Berdasarkan hal ini maka kami meminta Kapolres Timor Tenggah Selatan(TTS) untuk memberikan hukuman sesuai ketentuan Undang-undang.No 35 Tahun 2014 Tentang perlindungan Anak .

Gubernur Banten Ingin Gedung Negara Jadi Simbol Hidupnya Budaya Lokal

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Oktober 2025  —  Gubernur Banten Andra Soni mendorong pemanfaatan Gedung Negara Provinsi Banten sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk berekspresi dan beraktivitas dalam bidang kebudayaan. Ia berharap gedung bersejarah tersebut tak hanya berfungsi sebagai tempat seremoni formal, tetapi juga menjadi simbol hidupnya budaya lokal yang dekat dengan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Sarasehan Pekan Kebudayaan Daerah di Gedung Negara, Kota Serang, Sabtu (11/10/2025) malam.

“Kita sudah punya tempat. Sekarang bagaimana memanfaatkannya agar benar-benar hidup dan menjadi ruang berkegiatan masyarakat,” kata Andra Soni

Ia menegaskan bahwa kebudayaan tidak boleh dipahami secara sempit sebagai sebatas seni pertunjukan seperti tari dan musik. Lebih dari itu, budaya mencerminkan cara hidup masyarakat, termasuk nilai-nilai seperti kebersihan lingkungan, kedisiplinan, hingga kepedulian terhadap ruang publik.

“Budaya bukan hanya soal tari atau musik, tapi juga bagaimana kita menjaga lingkungan, bersikap tertib, dan menghargai ruang publik,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas budaya seperti Gedung Plaza Aspirasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) dan Gedung Negara Provinsi Banten harus dimaksimalkan.  Gubernur juga menekankan bahwa kegiatan budaya harus dilakukan karena kepedulian dan bukan karena anggaran.

“Kalau kegiatan budaya berbasis kepedulian, akan lahir semangat kolektif untuk menjaga dan mengembangkan jati diri Banten,” tuturnya.

Selain itu, Andra Soni menekankan betapa pentingnya melestarikan manuskrip dan penelitian sejarah lokal untuk memberi generasi muda pemahaman tentang sejarahnya.  Ia memberikan contoh Gedung Negara, yang memiliki nilai sejarah yang belum banyak dipelajari.

“Gedung ini bagian dari sejarah Banten. Kita perlu meneliti dan mendokumentasikannya agar menjadi kebanggaan bersama,” ungkapnya.

Gubernur mendoronng diskusi kebudayaan seperti ini terus digelar agar pemerintah, pegiat budaya, dan masyarakat lebih berkolaborasi.

“Saya sangat menghargai forum seperti ini. Dari diskusi lahir gagasan, dan dari gagasan tumbuh kesadaran untuk menjaga warisan budaya kita,” pungkasnya.

Pekan Kebudayaan Daerah menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Banten untuk menghidupkan kembali budaya lokal agar terus berkembang seiring perubahan zaman.(WartainBanten)

Gubernur Banten Ajak Generasi Muda Bangkitkan Budaya Lokal jadi Sumber Inovasi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk aktif berperan dalam memajukan kebudayaan lokal. Menurutnya, kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan potensi besar yang bisa menjadi sumber inovasi dan kekuatan ekonomi masa depan.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat membuka Pekan Kebudayaan Daerah yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (11/10/2025) malam.

“Dari kekayaan budaya itu, kami ingin anak-anak muda di Banten tidak hanya bangga dengan warisan budaya nenek moyang, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari seperti nilai kejujuran, tanggung jawab, kesantunan, dan cinta tanah air,” ujar Andra Soni.

Gubernur menegaskan bahwa pemajuan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah daerah. Ia mendorong keterlibatan aktif dari komunitas budaya, pelaku seni, akademisi, dan pelajar dalam menjaga, mengembangkan, dan mentransformasikan budaya lokal agar tetap relevan di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi.

Banten, lanjut Andra, memiliki kekayaan budaya yang luar biasa — mulai dari tradisi debus yang sarat nilai spiritual, pencak silat sebagai warisan bela diri dan moralitas, wayang golek, rampak bedug, hingga batik Banten yang penuh makna filosofis. Di samping itu, terdapat juga tradisi lisan, upacara adat, dan bahasa daerah yang mencerminkan keanekaragaman budaya masyarakat Banten.

“Kebudayaan tidak boleh terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi harus menjadi sumber inovasi dan kekuatan ekonomi masa depan,” paparnya.

Selain itu, gubernur menekankan pentingnya pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah. Peraturan ini menetapkan komitmen Pemprov Banten untuk meningkatkan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan daerah.

“Pemprov Banten berkomitmen untuk memperkuat pelestarian budaya lokal, mendukung seniman dan komunitas budaya, serta mendorong integrasi nilai-nilai budaya dalam pendidikan dan pembangunan ekonomi kreatif berbasis budaya,” jelasnya.

Di sisi lain, Lukman, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, berharap Pekan Kebudayaan Daerah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kearifan lokal dan nilai-nilai kebudayaan.

“Selain itu, momentum ini juga menjadi wadah untuk mengekspresikan diri serta memperkuat jejaring kebudayaan di Provinsi Banten,” ujarnya.

Pekan Kebudayaan Daerah di Gedung Negara Provinsi Banten mengusung tema ‘Menjaga Warisan, Menguatkan Identitas Budaya’.

Dalam kesempatan itu, gubernur memberikan penghargaan kepada tiga pemenang lomba pedalangan anak-anak pada kesempatan itu. Ketiganya akan mewakili Provinsi Banten di pertandingan pedalangan tingkat nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada November 2025.(WartainBanten)

Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Rutin Minggu Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Gelar Pengamanan Ibadah Rutin Minggu Pagi Di Gereja GKJTU Dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

LAMONGAN//Warta.in –Dalam rangka kedekatan masyarakat untuk menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan rasa aman dan nyaman saat masyarakan menjalankan ibadah kaum Nasrani di wilayah Ngimbang

Kali ini petugas personil Polsek Ngimbang melaksanakan kegiatan pengamanan giat masyarakat umat Kristiani diwilayah Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang,minggu (12/10/2025) pukul 06.30 wib sampai selesai

Pengamanan Ibadah Minggu Pagi Kaum Nasrani ini personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji R. dan Brigadir Sujito hadir dalam melaksanakan kegiatan pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati.

Kegiatan pengamanan Ibadah umat Kristiani di Gereja GKJTU dan GJWI yang bertempat di Desa Ngasemlemahbang Kecamatan Ngimbang dalam persembahyangan Minggu pagi umat Kristiani digereja GKJTU dan GJWI Desa Ngasemlemahbang

Sementara itu Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, saat dikonfirmasi oleh awak media, bahwa pengamanan ini guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi yang menjalankan Ibadah di Hari Minggu dan pastikan masyarakat sudah terlayani dengan sepenuh hati “Terangnya

Kami berharap dengan adanya Patroli pengamanan secara rutin di Hari Minggu ini masyarakat dalam menjalankan Ibadah bisa tenang dan nyaman sehingga wilayah Ngimbang tetapaman dan kondusif,pungkasnya ( roy)

Gubernur Banten Dorong Kolaborasi Daerah Tingkatkan PAD Lewat Opsen Pajak

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Oktober 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama setelah diberlakukannya kebijakan opsen pajak sejak awal 2025. Hal ini disampaikan Andra Soni usai meninjau pameran otomotif Tangsel Otozone di Bintaro Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Gubernur, kebijakan opsen pajak yang menjadi bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD), memberikan ruang lebih besar bagi daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui kolaborasi dan inovasi pemanfaatan potensi lokal.

“Sejak awal tahun 2025, Pemkot Tangsel sudah mendapatkan PAD dari opsen pajak sekitar Rp 600 miliar, atau sekitar 30 persen dari total PAD Tangsel,” ungkapnya.

Sebab itu, Andra Soni mengatakan bahwa kegiatan seperti pameran mobil ini sangat menguntungkan dan dapat menjadi terobosan.  khususnya untuk meningkatkan PAD sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Selain itu, Andra Soni percaya bahwa daya beli masyarakat akan terus meningkat.  Ia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah menunjukkan tren positif.

“Meskipun saat ini daya beli kendaraan baru berbasis BBM mengalami penurunan, namun di bulan Oktober ini masing-masing diler tengah menggencarkan berbagai promo. Ditambah lagi, pemerintah juga memberikan beragam stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kita berharap ke depan kondisi ekonomi akan semakin baik,” pungkasnya.

Rita Prameswari, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Provinsi Banten, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov Banten dan Bapenda Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan PAD dari PKB dan BBNKB.

“Ada sekitar lima merek kendaraan roda empat dan enam merek kendaraan roda dua yang mengikuti pameran otomotif ini,” jelasnya.

Rita mengatakan bahwa pada hari pertama pameran, ada sebelas Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang masuk.  Ia berharap jumlah itu akan terus meningkat hingga kegiatan berakhir.

“Ini merupakan kegiatan kolaborasi, termasuk dengan Pemda lainnya kita juga akan komunikasikan untuk melakukan terobosan dalam upaya peningkatan PAD,” ujarnya.

Menurut Bambang Noertjahjo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, upaya ini diharapkan dapat berfungsi sebagai contoh kerja sama untuk meningkatkan pajak daerah.  Selain itu, PAD Pemkot Tangsel sangat besar dari pajak kendaraan.  Oleh karena itu, upaya bersama harus dilakukan untuk memaksimalkan kemandirian fiskal.

“Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov yang sudah mau bersama-sama melakukan kegiatan ini,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Banten sendiri tengah menyusun kerangka kerja sama lintas kabupaten/kota guna mendorong peningkatan PAD secara kolektif. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah sekaligus mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.(WartainBanten)

Antisipasi Kejahatan 4C dan Hitam – Hitam Kapolsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light

0

Antisipasi Kejahatan 4C dan Hitam – Hitam Kapolsek Ngimbang Intensifkan Patroli Blue Light

LAMONGAN//Warta.in –Kapolsek Ngimbang bersama nggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan.

Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light di daerah – daerah Rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada ,Sabtu (11/10/2025)

Patroli blue light ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di pimpin Langsung oleh Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, bersama Anggota jaga Polsek Ngimbang Aipda Erwan dan Briptu Andika dengan sasaran empat lokasi jalan raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang, masyarakat Ngimbang dan Gudang Kambangan yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

Seorang IRT Curi Sp. Motor Ditangkap di Kecamatan Salapian

0

Warta.in Binjai – Polsek Sei Bingai Polres Binjai telah melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap S als NOVI (39), IRT yang melakukan pencurian terhadap 1 (satu) unit sp.motor di dusun Simpang Tinambunan desa Tj. Gunung Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat.

Awal kejadian, pada hari Jumat tanggal (3/10/25) sekira pukul 13.00 wib, korban Nabari Surbakti, memarkirkan sp.motornya di teras rumahnya dengan posisi kunci kontak sp.motor tidak dicabut oleh korban. Setelah memarkirkan sp.motornya selanjutnya korban pergi menuju ke warung coffee yang tidak jauh dari rumahnya.

Setelah lebih kurang satu jam kemudian korban pulang kerumahnya, namun setibanya korban di rumahnya sp.motor yang semula diparkirkan di teras rumah sudah tidak ada lagi ataupun sudah hilang. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan serta membuat laporan di kantor polisi Polsek Sei Bingai guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Sei Bingai Akp Endramawan Sitepu, S.H., bersama anggotanya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna penyelidikan selanjutnya.

Dan tepatnya pada hari sabtu (11/10/25), Kapolsek Sei Bingai bersama anggotanya mengendus tentang keberadaan pelaku. Kemudian tim langsung bergerak dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku S als NOVI di dusun III Namo Jawi kelurahan Bandar Telu kecamatan Salapian Kabupaten Langkat pada pukul 14.00 wib.

Sesuai keterangan Kapolres Binjai Akbp Bambang C. Utomo, S.H., S.I.K., M.Si., melalui kasi humas Akp Junaidi, saat ini terhadap pelaku S als NOVI sudah diamankan di Polsek Sei Bingai polres Binjai guna proses hukum selanjutnya., ujar kasi humas. (RP)

humasresbinjai