27.7 C
Jakarta
Selasa, April 14, 2026
Beranda blog Halaman 453

Cegah Korupsi dari Hal Kecil, Inspektorat Banten Perkuat Penyuluh Antikorupsi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 September 2025  — Inspektorat Provinsi Banten terus memperkuat upaya pencegahan korupsi dengan menyasar akar persoalan yang kerap diabaikan: korupsi skala kecil (petty corruption). Melalui kerja sama dengan Forum Penyuluh Antikorupsi (Forpak), Inspektorat menggelar kegiatan Penguatan Penyuluh Antikorupsi – Ahli Pembangun Integritas (PAKSI-API), Rabu (24/9/2025), di Ruang Rapat Inspektorat Daerah Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten dan menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia) yang jatuh pada 9 Desember mendatang.

Plt Kepala Inspektorat Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina, menyampaikan bahwa tantangan pemberantasan korupsi saat ini bukan hanya praktik besar dan terstruktur, tetapi juga perilaku-perilaku kecil yang dianggap biasa, seperti gratifikasi.

“Karena itu, penguatan penyuluh antikorupsi sangat penting. Tantangan terbesar saat ini adalah petty corruption (korupsi kecil). Gratifikasi sering dipandang biasa, padahal itu bisa membuka peluang suap,” ungkap Nina.

Mengacu pada data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama periode 2004–2023, sebanyak 65 persen kasus korupsi di Indonesia berasal dari gratifikasi dan penyuapan, terutama dalam pengadaan barang dan jasa. Menurut Nina, hal ini menunjukkan bahwa pengawasan dan penyuluhan integritas harus menyentuh perilaku-perilaku kecil sehari-hari.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak usia dini. Pendidikan antikorupsi, katanya, tidak cukup hanya dalam bentuk kampanye, tetapi harus melalui pembiasaan integritas di lingkungan keluarga, sekolah, serta penguatan nilai-nilai moral dan etika di masyarakat.

“Semua pihak harus menjadi mitra dalam membangun budaya antikorupsi,” ujarnya.

Tujuan dari kegiatan ini, kata Ratu Syafitri Muhayati, Ketua Forpak Banten, adalah untuk melatih penyuluh untuk melakukan yang terbaik dalam strategi pencegahan korupsi.  PEMBERDAYAAN PAKSI-API harus dilakukan melalui jejaring multipihak dengan melibatkan semua pihak, seperti pesantren, dunia pendidikan, organisasi pemuda dan perempuan, bisnis, pelajar, dan usaha kecil dan menengah.

“Prinsip utama yang harus kita jalankan bersama adalah integritas, sinergi, kepemimpinan, profesionalisme, keadilan dan etika perilaku,” ujarnya.

Fitri mengatakan bahwa strategi pemberdayaan akan lebih fokus pada meningkatkan kemampuan, kerja sama, dan kemandirian masyarakat.  Metode SMELCE (Sharing, Monitoring, Evaluating, Learning, Capacity, Empowering) digunakan sebagai alat pengawasan dan evaluasi untuk meningkatkan kapasitas.

“Tujuan akhirnya kita ingin menciptakan masyarakat yang jujur, kompeten, dan berdaya sebagai benteng utama gerakan antikorupsi,” jelas Fitri.

Tim Champion KPK Sahlan mengingatkan bahwa pemberdayaan penyuluh harus memiliki dampak yang luas.  Selama bertahun-tahun Banten telah berpartisipasi dalam kampanye antikorupsi, dan kami berharap Forpak Banten akan menjadi salah satu forum paling aktif di Indonesia dalam kampanye ini.

“Dengan kolaborasi lintas sektor, Banten optimistis dapat mewujudkan visi-misi gubernur dan wakil gubernur,” tegasnya.

Inspektorat Banten berharap, para penyuluh yang telah dibina dapat menjadi agen perubahan dalam memperkuat budaya integritas, mencegah korupsi dari hal terkecil, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan terpercaya.(WartainBanten)

HKG PKK ke-53 Banten, Momentum Evaluasi dan Inovasi Kader

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 25 September 2025 — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, pembinaan, dan berbagi praktik baik antar-kader PKK.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan pembinaan HKG ke-53 PKK Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Kelurahan Cilowong, Jl. Raya Taktakan Gunungsari Km 08, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu (24/9/2025).

“Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen, semangat, dan dedikasi kita dalam menggerakkan 10 Program Pokok PKK. HKG bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang evaluasi, pembinaan, dan berbagi praktik baik dari seluruh kader PKK di Provinsi Banten,” papar Tinawati.

Lebih lanjut, Tinawati menyampaikan bahwa peringatan HKG ke-53 ini perlu dimaknai sebagai panggilan untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berdaya guna, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Peran PKK sangat strategis, terutama dalam meningkatkan kualitas keluarga melalui pola asuh anak, pemberdayaan ekonomi kreatif, peningkatan gizi keluarga, hingga penguatan karakter bangsa,” tegas Tinawati.

“Semua itu hanya dapat berjalan apabila kita bergerak bersama mulai dari keluarga, lingkungan, hingga masyarakat luas,” tambahnya.

Tinawati juga meminta anggota PKK untuk terus menjadi inspirasi dan penggerak perubahan yang baik untuk membuat keluarga Banten sehat, mandiri, berdaya, dan sejahtera.  Bukan jumlah kegiatan yang dilakukan yang menentukan keberhasilan PKK, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Mari kita jadikan kegiatan pembinaan HKG ini sebagai semangat baru untuk semakin mengokohkan kiprah PKK di Provinsi Banten,” ajak Tinawati.

Tinawati berterima kasih atas inovasi PKK Kelurahan Cilowong, yang merupakan pemenang di tingkat Provinsi Banten.  Ia melihat bahwa PKK telah melakukan banyak hal baru, terutama dalam hal mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pengolahan limbah.

“Kami terbantu dengan adanya inovasi ibu-ibu PKK kelurahan, ini juga membantu ibu ketua PKK Kota Serang, camat, lurah untuk terus memberdayakan kegiatan ini,” ucapnya.

Ketua TP PKK Kota Serang Arfina Rustandi menyampaikan rasa terima kasihnya atas kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan pengurusnya.  Dia menyatakan bahwa TP PKK Kota Serang telah melakukan banyak pembinaan selama Lomba HKG ke-53 PKK.

“Kegiatan lomba tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ajang evaluasi dan pembinaan pelayanan PKK kepada masyarakat,” ucap Arfina.

Dia berharap bahwa dengan pembentukan TP PKK Provinsi Banten, kualitas sepuluh Program Pokok PKK Kota Serang akan ditingkatkan.  PKK bahkan dapat membantu pemberdayaan kesejahteraan.

“Menjadi motor penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga,” pungkas Arfina.

Selain itu, Tinawati memberikan bantuan berupa 1.500 batang bibit cabai besar, 1.500 batang cabai rawit merah, 500 batang jahe, dan 500 batang kunyit pada kesempatan itu.  Selain itu, rombongan melihat layanan Posyandu lansia dan pemberdayaan ibu rumah tangga melalui bisnis pembuatan emping melinjo.

Melalui peringatan HKG PKK ke-53, TP PKK Provinsi Banten berharap agar seluruh kader tetap solid, adaptif, dan inovatif dalam mendukung pembangunan keluarga serta kesejahteraan masyarakat.(WartainBanten)

Revitalisasi Sekolah Dasar 36 Kabupaten Rejang Lebong, “Pekerjaan Asal Jadi”

0

Warta.in-Kabupaten Rejang Lebong.

Proses Pekerjaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar Menengah, Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah, satuan Pendidikan Sekolah Dasar 36 Rejang Lebong, menggunakan anggaran sebesar Rp 827.776.181,- tahun 2025, menuai sorotan masyarakat sekitar, karena Proses Pekerjaan terindikasi terdapat kecurangan dan asal jadi

Seperti terlihat Para pekerja tanpa di lengkapi Alat Pelindung Diri, material yang di gunakan tidak sesuai layaknya Pembangunan Pemerintah, selain itu proses Pekerjaan Cor di kerjakan secara manual tanpa menggunakan alat molen, besar dugaan adukan corr, 1 berbanding banyak

diungkapkan salah satu warga sekitar, “proses Pembuatan bangunan terkesan ada oknum yang ingin mengambil keuntungan besar tanpa mengutamakan kualitas mutu fisik bangunan, maka penting adanya pengawasan, agar nantinya bangunan dapat di manfaatkan dalam waktu yang lama”ujannya

Sementara Nurbaiti sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 36 Rejang Lebong, di dampingi Nur Azizah yang sebelumnya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, pada rabu 24 September 2025, di ruang kerja, kepada awak media menjelaskan, “Terkait Alat Pelindung Diri, semuanya sudah kita siapkan, namun telah sering kita minta kepada para pekerja untuk di gunakan, namun masih saja mereka tidak menggunakan, selanjutnya material kita beli melalui toko, dan terkait proses pekerjaan Cor, mamang benar di kerjakan secara manual karena pada Jullak dan juknis tidak mencantumkan untuk penggunaan Molen”ujarnya

Penting di pahami Molen mencampur semen, pasir, kerikil, dan air secara merata, sehingga menghasilkan beton dengan kekuatan dan ketahanan yang seragam di seluruh bagian tiang. Selanjutnya untuk beton struktural dan volume pengecoran penggunaan molen mutlak diperlukan agar mencapai hasil yang optimal, terlebih tiang merupakan elemen struktural penting yang menopang beban, sehingga membutuhkan beton berkualitas yang dihasilkan dari pencampuran sempurna menggunakan molen. (A)

Polda NTB Gandeng LSM & Ormas Dukung Kamtibmas Jelang MotoGP, di Mandalika

0

 

Polda NTB Gandeng LSM & Ormas Dukung Kamtibmas Jelang MotoGP, di Mandalika

Warta.in
Mataram,NTB — Menyambut perhelatan akbar MotoGP Mandalika 2025, Polda NTB terus memperkuat sinergi dengan masyarakat, guna menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui Tim II Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Tahap II, Rabu (24/9/2025), jajaran kepolisian melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) Kamtibmas, serta pemasangan spanduk imbauan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Dalam kesempatan tersebut, polisi tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menyerahkan sarana kontak berupa warles, handphone, spanduk, serta paket sembako kepada sejumlah perwakilan LSM dan Ormas, yang aktif di KEK Mandalika.

Mereka yang hadir di antaranya perwakilan LSM SWIM Lalu Alamin, perwakilan Laskar Mandalika Lalu Sukarno, perwakilan LSM ASLI Syahnan, perwakilan Karang Taruna Mertak Radian Hasan, perwakilan FP3LT Alus Darmiah, dan perwakilan Karang Taruna Samudra Desa Kuta M. Zaki.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan jika kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kolaborasi kepolisian dengan masyarakat.

“Kami ingin memastikan MotoGP Mandalika 2025 berjalan aman, nyaman, dan kondusif. Dukungan LSM, ormas, dan pemuda di Mandalika sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menjaga suasana tetap damai, dan masyarakat pun ikut merasakan manfaat positif dari event internasional ini,” ungkap Kombes Pol. Kholid.

Pemasangan spanduk imbauan juga menjadi bagian dari sosialisasi, agar seluruh masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan, menghindari tindakan provokatif, serta mendukung penuh suksesnya MotoGP Mandalika 2025.

“MotoGP Mandalika bukan hanya milik Lombok Tengah, tapi juga kebanggaan NTB dan Indonesia. Karena itu, mari kita jaga bersama-sama agar dunia melihat Mandalika sebagai tuan rumah yang ramah, tertib, dan aman,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wita tersebut berjalan dengan lancar. Para perwakilan LSM dan ormas pun menyampaikan komitmen, untuk ikut menjaga ketertiban di KEK Mandalika menjelang, selama, dan pasca gelaran MotoGP Mandalika 2025.(sr/hpntb)

Diduga Rumah Dinas Berdiri Di Lahan Bersertifikat Hak Milik,Pemkab Diminta Periksa

0

Warta.in (Muba) — Publik Pemerhati Aset mengingatkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin agar tidak lengah dalam mengawal status kepemilikan lahan yang ditempati sederet rumah dinas di Kelurahan Serasan Jaya.

Berdasarkan hasil penelusuran investigasi tim pada Rabu (24/09/2025), lahan yang saat ini digunakan untuk beberapa rumah dinas—antara lain Rumah Dinas Kepala Dinas TPHP, eks Sekretariat Karang Taruna, Sekretariat TAGANA, dan Sekretariat LKKS—diduga tercatat dalam aplikasi registrasi pertanahan sebagai lahan dengan status Hak Milik.

Dugaan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kepastian hukum aset daerah. Sebab, apabila benar lahan tersebut merupakan milik Pemerintah Daerah, maka seharusnya statusnya terdaftar sebagai Hak Guna Pakai (HGP), yang dalam sistem pertanahan biasanya ditandai dengan garis hijau.

“Pemerintah daerah perlu segera memberikan kepastian hukum. Jangan sampai aset publik yang seharusnya menjadi milik daerah justru terdaftar atas nama pihak tertentu dengan status Hak Milik. Hal ini bisa berimplikasi pada hilangnya aset strategis pemerintah,” tegas perwakilan Publik Pemerhati Aset.

Publik juga menilai langkah klarifikasi dan verifikasi dari instansi terkait, khususnya Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Pemkab, sangat mendesak dilakukan untuk menghindari potensi konflik hukum di kemudian hari. Selain itu, keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait status aset daerah dianggap penting sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik.(albert/team)

Sejarah Kepemimpinan Kerio Dan Kepala Desa Di Desa Pengabuan

0

Sumatra Selatan kabupaten PALI

Warta.in

1. Abdul Roni

Beliau adalah Kerio (Kerie) pertama yang memimpin Desa Pengabuan. Sosoknya lebih dikenal dengan sebutan Kerie Mantan. Masa kepemimpinannya menjadi tonggak awal sistem kepemimpinan Kerio di Desa Pengabuan.2. Tepalem

Melanjutkan kepemimpinan setelah Abdul Roni.

3. Anang

Melanjutkan kepemimpinan setelah Tepalem.

4. Yahasan

Melanjutkan kepemimpinan setelah Anang.

5. Pasai

Memimpin pada masa masuknya perusahaan Standard Vacuum Petroleum Mattcappj (SVPM) atau Stanvac, yang kini dikenal sebagai PT. Pertamina EP Adera field.

6. Kodir

Masa kepemimpinannya bertepatan dengan berdirinya Sekolah Dasar (SD) pertama di Desa Pengabuan, yang sebelumnya hanya terdapat Sekolah Rakyat (SR).

7. Mescik

Pada masanya, terjadi perubahan nama desa dari Pengubuan menjadi Pengabuan. Di masa kepemimpinan beliau Pasar Kalangan Abab Jaya untuk pertama kalinya di buat ( Pada masa Pesirah ALIABUN )

8. Cecik

Melanjutkan estafet kepemimpinan setelah Mescik.

9. Hasan HusenBeliau adalah Kerio terakhir sekaligus Kepala Desa (Kades) pertama di Desa Pengabuan. Pada masa kepemimpinannya pula dibangun kantor desa pertama di dekat Kalangan Abab Jaya dan banyak tanah bangDes peninggalan beliau.

10. Mahasas

Masa kepemimpinannya ditandai dengan masuknya PT. Exspan ke Desa Pengabuan. Saat itu juga berlangsung program Presiden Soeharto berupa makanan gratis untuk anak sekolah yang dimasak oleh ibu-ibu PKK.

11. M. Sopan Sudi

Pada masa ini terjadi demonstrasi besar-besaran di kompleks Pertamina Adera Field atas kesenjangan dan ketidak seimbang antara rakyat pribumi dan pekerja dari luar.

12. Marsan Manali

Beliau adalah pemimpin yang pertama kali membangun jalan lingkar Desa demi kemajuan Desa Pengabuan. Pada masa ini juga berdiri Los Kalangan yang besar dan representatif.

13. Sandri Wardi

Kepemimpinannya ditandai dengan masuknya perkebunan kelapa sawit oleh PT. Golden Blossomm Sumatara ( GBS ), serta pengaspalan jalan lingkar Desa, dan pertama kalinya masyarakat menikmati jalan bagus yang di aspal.

14. Anto Amir

Pada masanya dilakukan penataan Los Kalangan menjadi lebih rapi, pembangunan gedung serbaguna, serta pembuatan jalan lingkar dekat PT. Medco/Kalangan dan jalan menuju makam Prabu Anom.

15. Ns. Iskandar

Beliau adalah Kepala Desa Pengabuan Timur pertama setelah pemekaran dari Desa Pengabuan. Pada masanya dibuka jalan lingkar dari Tepian Patam–Madrasah dan Jalan dari Rumah Sumir–PT. Medco. Beliau juga membangun gedung serbaguna Desa pengabuan Timur, dan Berdirinya SMP 3 Abab.

16. Supriyanto (Oleng)

Masa kepemimpinannya dikenal sebagai era modernisasi: berkembangnya media sosial (Facebook, TikTok, YouTube, dll ), masuknya Alfamart dan Indomaret, serta pembangunan banyak jalan lingkar dan pengecoran jalan desa. Termasuk pembangunan Jalan Angkatan 2020 dan Jalan Angkatan 2025, dan juga membangun Alun- Alaun Desa.

17. Iskandar S., Pd. (Pjs. Kepala Desa Pengabuan Timur)

Pada masanya dilakukan pembangunan jalan dari Rumah Yeni menuju PT. Medco, serta pembangunan SD Negeri 12 Abab.

18. Ivey Sastra

Beliau dikenal sebagai pemimpin pada masa pembangunan Kantor Desa Pengabuan Timur dan jalan lingkar menuju SMA Negeri 2 Abab, serta Adanya Lapangan bola kaki pertama di pengabuan Timur. Era ini juga ditandai dengan perkembangan pesat media sosial modern (Facebook, TikTok, YouTube, dll ).

📌 Catatan Penulis:

Disusun oleh Waneli

Sumber cerita: Astawi & Demin, serta dirangkum dari berbagai informasi lainnya.

🙏 Kritik dan saran sangat diperlukan demi kesempurnaan dan kevalidan data sejarah ini.

(Muhamad Randi)

Sudah Setahun Ditersangkakan Kasus Dugaan Penipuan Puluhan Milyar, ada Apa AzF Belum Ditahan

0

TORAJA UTARA – Kembali dipertanyakan keseriusan penanganan kasus laporan dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan di Polres Toraja Utara pada tahun 2023, Rabu (24/9/2025).

Pasalnya, terlapor berinisial AzF yang juga diduga anak dari pemilik salah satu apotek di Rantepao diketahui telah jadi tersangka oleh pihak penyidik Polres Toraja Utara sejak tanggal 27 Juni 2024, namun hingga saat ini belum juga dilakukan penahanan.

Hal ini saat dikonfirmasi via WhatsApp pada hari ini Rabu (24/9/2025) ke salah satu korban yang juga sebagai pelapor, Haryadi Bara Rangga menyebutkan jika penanganan kasus ini belum ada kejelasan dari pihak penyidik karena sudah lebih setahun ditersangkakan tapi setelah itu sudah tidak ada informasi sudah sejauh mana tindak lanjutnya

“Iya sudah jadi tersangka dan belum sama sekali ada informasi kelanjutannya ditahan atau bagaimana sedangkan bukti surat tengsangka itu hari saya yang ngotot baru di buatkan. Jadi dari polisi tidak ada sama sekali niat untuk menangkap tersangka,” sebut Haryadi.

Selain itu selaku korban kerugian materil senilai 1 Milyar, Haryadi meminta kepada pihak penyidik Polres Toraja Utara segera menindak cepat dan menangkap AzF yang sudah jadi tersangka.

“Yang saya harap sebagai korban, untuk pihak polisi menindak cepat melakukan penangkapan kepada tersangka dan mengembalikan kerugian materil. Dan ini bukan cuman saya, masi banyak korban yang lain,” ketus Haryadi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Haryadi, diketahui berdasarkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) Nomor B/A.3.2/81.d/Res 1.11/VI/2024 Reskrim, pertanggal 28 Juni 2024, AzF telah jadi tersangka sejak tanggal 27 Juni 2024.

Sementara secara terpisah, saat dikonfirmasi lanjut via telpon WhatsApp ke pihak penyidik Polres Toraja Utara akan hal tersebut, AIPDA Yosep mengatakan nanti konfirmasi langsung karena masih di Makassar.

“Kasus penipuan yang mana, terlapor dan pelapor siapa. Nanti konfirmasi langsung saja ke saya kalau sudah di Toraja karena masih di Makassar ini dan jaringan lagi gak bagus,” sebut AIPDA Yosep.

Gubernur Banten Lepas Kontingen Korpri ke Pornas XVII 2025 di Palembang

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 24 September 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas puluhan kontingen Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Banten yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, pada Rabu (24/9/2025).

Kontingen yang dilepas terdiri dari para aparatur sipil negara (ASN) yang akan mewakili Banten dalam ajang olahraga tingkat nasional antar anggota Korpri tersebut. Pornas Korpri XVII dijadwalkan berlangsung pada 5–11 Oktober 2025 di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan pesan penting kepada para atlet dan official yang akan bertanding, terutama soal pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Bukan persoalan kalah ataupun menang, tetapi bagaimana menciptakan budaya pola pikir yang sportif dalam diri setiap ASN,” katanya.

Ia juga mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh anggota kontingen dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional ini. Gubernur berharap keikutsertaan dalam Pornas Korpri bisa menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat solidaritas antar ASN dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya yakin, dengan kerja keras, disiplin, dan doa, saudara-saudara mampu memberikan yang terbaik bagi Provinsi Banten. Selamat berkompetisi. Tunjukkan kemampuan harumkan nama Banten,” pungkasnya.

Andra Soni mengatakan Pornas Korpri harus digunakan sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan sportivitas, dan menumbuhkan semangat solidaritas di antara pejabat pemerintah.

“Aparatur pemerintah, selain dituntut menjadi pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan juga harus memiliki jiwa raga yang sehat, semangat pantang menyerah, dan prestasi yang membanggakan,” jelasnya.

Menurut Soleh Hidayat, Ketua Caretaker Korpri Provinsi Banten, Provinsi Banten mengikuti lima Cabang Olahraga (Cabor) dari tiga belas Cabor yang dipertandingkan pada Pornas Korpri tahun ini.

“Lima Cabor itu meliputi Bulutangkis, Basket, Tenis Lapangan, Tenis Meja dan Catur,” katanya.

Sementara untuk kontingen yang diberangkatkan terdiri dari 63 atlet, 5 orang manajer tim, 5 orang pelatih, 1 orang official BKD, 2 orang petugas medis, 3 orang tim advance dan 5 orang official.

“Para atlet itu merupakan hasil seleksi yang berasal dari utusan dewan Korpri Kab/Kota se-Provinsi Banten,  serta OPD di lingkungan Pemprov Banten,” ujarnya.

Dengan keikutsertaan ini, diharapkan tidak hanya prestasi yang diraih, tetapi juga semangat kebersamaan dan profesionalisme ASN terus terjaga dan meningkat.(WartainBanten)

Target Zero Insiden MotoGP, Kapolda NTB Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mandalika Rinjani 2025

0

 

Target Zero Insiden MotoGP,
Kapolda NTB Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mandalika Rinjani 2025

Warta.in
Mataram, NTB– Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol. Hadi Gunawan, SIK., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2025 dalam rangka pengamanan MotoGP Mandalika 2025. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (24/09/2025).

Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan untuk memastikan kesiapan personel yang terlibat. Dilanjutkan dengan penyematan pita operasi oleh Kapolda NTB kepada perwakilan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah sebagai tanda dimulainya operasi pengamanan. Ops Mandalika Rinjani 2025 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 25 September hingga 7 Oktober 2025.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa MotoGP Mandalika bukan hanya ajang balap motor, melainkan juga sarana promosi potensi NTB di bidang pariwisata, investasi, dan budaya. Karena itu, aspek keamanan menjadi faktor kunci keberhasilan.

“Pengamanan yang maksimal dan profesional adalah harga mati. Ini bentuk nyata sinergitas sektoral TNI, Polri, dan instansi terkait. Target kita adalah zero insiden selama gelaran MotoGP,” tegas Irjen Pol. Hadi Gunawan.

Kapolda memaparkan empat poin penting dalam pelaksanaan pengamanan. Pertama, sinergitas sebagai kunci utama, dengan menanggalkan ego sektoral demi tujuan bersama. Kedua, pelaksanaan tugas secara profesional dan humanis agar penonton merasa aman dan nyaman. Ketiga, penguasaan tugas pokok, pemahaman lokasi, serta potensi kerawanan. Keempat, menjaga kesehatan dan keselamatan diri personel karena tugas ini membutuhkan konsentrasi tinggi.

“Kita berharap pengamanan MotoGP Mandalika dapat berjalan sesuai rencana, karena salah satu faktor kesuksesan event ini adalah keamanan,” tutupnya.

Apel gelar pasukan ini turut dihadiri Sekda Provinsi NTB, Wakil DPRD NTB, Wakajati, Wakil Pengadilan Tinggi NTB, Danrem 162/WB yang diwakili Dandim 1606/Mataram, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Kabinda NTB, Wakapolda NTB, para PJU Polda NTB, Kapolres se-Pulau Lombok, serta perwakilan unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.(sr/hpntb)

 

Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Pembangunan Lanjutan Jalan Prambatan-Batu Tugu Jadi Sorotan Tajam

0

 

PALI – Sumatera Selatan

diduga Pembangunan lanjutan jalan Desa Prambatan-Batu Tugu, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) Provinsi Sumatra Selatan(Sumsel) Rabu 24/09/2025 Mulai Mendapat Sorotan Tajam dari Kalangan Masyarakat.

 

DOKUMEN KONTRAK,

NOMOR 600/055/KPA.01/LPJDPBTKA/VI/2025.

Pembangunan yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (T.A) 2025 Yang di kerjakan Oleh PT. ARCELIO PERKASA ENERGI

Dengan Nilai Pagu Anggaran Sebesar 1.986.827.800, tidak terdapat Kalender Kerja.

Sangat disayangkan lanjutan Pembangunan jalan desa Prambatan-Batu Tugu Kecamatan Abab terkesan di kerjakan Asal-Asalan dan di duga tidak sesuai dengan Teknik Spesifikasi Khusus, Berdasarkan Pantauan Kerja dilapangan banyak ditemukan kejanggalan Seperti, Pengerasan tidak ada batu kerokos sebagai pengeras Struktur dasar dan pendimbunan yang lonsor karna kutangnya pemadatan.

 

Hal ini Tentunya Menjadi sorotan tajam dikalangan Masyarakat dan LSM MACAN Merasa kecewa, “sangat di sayangkan pembangunan lanjutan pembangunan jalan desa prambatan-batu tugu tersebut tidak akan bertahan lama dan Cepat rusak dalam waktu singkat, “ucap ZAINI korlap LSM MACAN

 

Aswandi juga menegaskan, “Akibat kurang nya Pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten PALI Pihak Pelaksana/kontraktor nakal bekerja Semaunya, sehingga banyak menimbulkan kekecewaan dikalangan Masyarakat dikarnakan pembangunan yang kurang berkwalitas, “paparnya.

“Kami Berharap Kepada Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan(BPKP)Sumatra Selatan, kejari PALI, kejati Sumsel, Untuk Turun Ke lapangan dan Audit pemborong yang nakal seperti ini Dikabupaten PALI, “harapnya.

 

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui WhatsApp pengawas lapangan menjawab hubungi bos karna saya tidak tahu.

Begitu juga pihak dinas Perkerjan Umum dan Tata Ruang (PUTR) saat dikonfirmasi oleh awak media melalui WhatsApp juga tidak ada jawaban dan memili bungkam sampai dengan berita ini di terbitkan.

 

(Tim)