33.2 C
Jakarta
Kamis, April 16, 2026
Beranda blog Halaman 452

Kapolresta Mataram Ikuti Dialog  Reformasi Polri, Serap Kritik dan Saran tuk Perbaikan Kinerja

0

Kapolresta Mataram Ikuti Dialog  Reformasi Polri, Serap Kritik dan Saran tuk Perbaikan Kinerja


  • Warta.in
    Mataram, NTB – Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polresta Mataram mengikuti Dialog Publik Reformasi Polri yang digelar Mabes Polri secara virtual, Senin (29/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Polda dan Polres se-Indonesia, termasuk Polresta Mataram yang bergabung dari Ruang Command Center Mapolresta Mataram.

Dialog publik kali ini mengangkat tema “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkis Menjadi Tanggung Jawab Hukum.” Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyerap masukan, kritik, serta pandangan dari berbagai kalangan agar Polri dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas kinerjanya.

Kapolresta Mataram menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah penting bagi kepolisian untuk mendengarkan langsung aspirasi publik terkait pelaksanaan tugas, khususnya dalam penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

“Kegiatan ini merupakan ruang bagi kita untuk mendengar kritik dan masukan dari berbagai pihak. Harapannya, ke depan Polri dapat melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” ujarnya usai mengikuti kegiatan.

Dialog publik ini menghadirkan narasumber dari beragam latar belakang, mulai dari pengamat politik, praktisi hukum, akademisi, tokoh masyarakat, hingga lembaga survei. Mereka memberikan pandangan konstruktif tentang peran Polri, terutama dalam menjaga keseimbangan antara penghormatan hak demokrasi masyarakat dengan penegakan hukum terhadap potensi tindakan anarkis.

“Salah satu materi yang dibahas adalah kinerja Polri dalam mengawal aksi penyampaian pendapat di muka umum. Kita mendengarkan masukan dan kritik dari berbagai kalangan terkait penanganan unjuk rasa, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi ke depan,” tambah Kapolresta.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Polri untuk senantiasa terbuka terhadap kritik, profesional dalam bertugas, dan semakin dekat dengan masyarakat.(sr/hpm)

Nelayan Pencari Gurita Asal Medana ditemukan Tewas di Gili Meno, Perahunya Kosong

0

Nelayan Pencari Gurita Asal Medana ditemukan Tewas di Gili Meno, Perahunya Kosong

Warta.in
Lombok Utara,NTB — Seorang nelayan pencari gurita, Udiah (warga Dusun Jambianom, Desa Medana, Lombok Utara), dinyatakan hilang di perairan selatan Gili Meno, Lombok Utara, pada Selasa, 29 September 2025. Sayangnya, setelah dilakukan upaya pencarian intensif oleh tim gabungan, nelayan tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Laporan awal diterima setelah perahu milik Udiah ditemukan kosong tanpa awak sekitar pukul 10.00 WITA di sekitar area Takut Lanter (Selatan Gili Meno).

Menurut informasi yang dikumpulkan, Bapak Udiah berangkat memancing gurita menggunakan perahu sejak pukul 06.00 WITA. Hingga siang hari, keberadaan nelayan tersebut belum diketahui.

Menanggapi laporan ini, Polres Lombok Utara segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Basarnas dan instansi terkait untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Kasat Polairud Polres Lombok Utara, AKP I Gusti Made Suarjaya, yang memimpin langsung kegiatan SAR, menjelaskan bahwa tindakan yang segera diambil adalah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan mengawali upaya pencarian di sekitar lokasi penemuan perahu.

“Giat SAR kami laksanakan sesuai atensi langsung dari Bapak Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta S.I.K,” ujar AKP I Gusti Made Suarjaya.

Upaya Tim SAR membuahkan hasil sekitar pukul 10.35 WITA. Bapak Udiah ditemukan dan segera dievakuasi. Namun, Kasat Polairud mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 10.35 WITA korban sudah ditemukan. Korban dievakuasi ke Puskesmas, dan kami serahkan kepada keluarga karena pihak keluarga sudah ikhlas menerima,” tutup AKP I Gusti Made Suarjaya.

Penyebab pasti insiden ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, namun laporan mengindikasikan bahwa nelayan tersebut hilang saat sedang mencari gurita.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan melengkapi diri dengan alat keamanan yang memadai saat melaut.(sr/hpntb)

Pertahankan Arabika Tipika Toraja Utara, Suleman Mi’ting: Bukti Sejarah Untuk Anak Cucu

0

TORAJA UTARA – Mengenal, seruput hingga mendengar kata kopi, tentunya sebagai orang Toraja patut berbangga akan anugrah Tuhan terhadap keberadaan hasil alam yang sampai sekarang Kopi Toraja yang sudah mendunia, Selasa (30/9/2025).

Hal inilah yang menjadi tantangan besar bagi para petani, masyarakat bahkan pemerintah di Toraja Utara dalam menjaga keaslian varietas unggulan tanaman kopi Arabika Toraja jenis Tipika. Dimana Kopi Tipika atau Kaa dikenal sebagai tanaman yang sudah ada sejak keberadaan orang terdahulu di Toraja.

Seperti halnya, sebagai salah satu pelaku usaha Kopi, Suleman Mi’ting punya mimpi akan pertahankan kopi Arabika Toraja jenis Tipika dimana dirinya menyebutkan bahwa saat berbicara kopi asli Toraja terkhusus Toraja Utara, sudah tentunya harus ada sejarah serta bukti yang kuat yang bisa dilihat saat sekarang hingga anak cucu ke depan.

“Mengenal kopi Arabika Toraja harus benar-benar bisa kita buktikan kalau tanamannya ada dan harus kita punya garis sejarah kopi ini. Untuk itu perlunya menjaga agar jenis Arabika Tipika ini tetap ada yang bisa dilihat,” sebut Suleman Mi’ting, yang ditemui di kediamannya di Kaa Kopi pada Senin (29/9/2025).

Suleman Mi’ting Bercerita Tentang Arabika Tipika saat Ditemui di Kaa Kopi

Suleman Mi’ting juga mengusulkan dan menyarankan kepada pemerintah Toraja Utara jika bisa untuk menjaga serta mempertahankan keberadaan jenis Arabika Tipika ini maka perlunya dibuatkan Demplot khusus.

“Demplot ini kalau bisa ada yang mencakup setidaknya luasan 50 hektar yang mana bukan untuk dijadikan sebagai keharusan kepada semua petani kopi untuk dibudidayakan tapi lebih kepada mempertahankan tanaman kopi Arabika Tipika baik sebagai percontohan nantinya maupun sebagai tempat penelitian bahkan sebagai tempat wisata kopi,” harap Suleman Mi’ting.

Selain itu Suleman Mi’ting menjelaskan jika dalam pengelolaan Demplot khusus Arabika Tipika ini dari petani idealis yang bukan mengejar keuntungan tapi kejar nilai cita rasa agar kopi Arabika Toraja jenis Tipika unggulan dari Toraja yang dikenal mendunia bisa dipertahankan secara turun temurun melalui bukti dari sejarah keberadaan adanya kopi di Toraja jauh sebelumnya seiring keberadaan orang Toraja dahulu yang diperkirakan sekitar tahun 1700.

Namun demikian kata Suleman Mi’ting, harapan ini tentunya kembali ke pemerintah daerah untuk itu karena apalah artinya berbangga punya cerita kopi Arabika Tipika yang disebut kopi asli Toraja kalau tidak ada bukti nyata adanya fisik dari tanaman tersebut.

Suleman Mi’ting juga menjelaskan jika Kopi jenis Tipika ini dari segi cita rasa jauh berbeda dengan kopi yang ada sekarang namun dari segi kwuantity panen jauh lebih sedikit.

“Varietas ini adalah peninggalan dari para leluhur kita yang dalam bahasa Toraja disebut Mana’ sehingga harus dibuatkan tempat penelitian yang juga bisa jadi objek wisata dengan sistem demplot atau percontohan kebun agar dikemudian hari kita juga punya peninggalan secara terus menerus ada buat anak cucu,” kata Suleman Mi’ting

Dari hari ke hari kita semakin tua dan kalau ini tidak dilakukan segera maka dikemudian hari anak cucu kita akan kehilangan bukti sebenarnya akan keberadaan kopi asli Toraja, pesannya

ICATI Hadir Kembali Menggelar Donor Darah di 2025

0

Warta.in, Jakarta | – Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia, atau disingkat ICATI, adalah sebuah organisasi yang menaungi para alumni pendidikan tinggi Taiwan di Indonesia. Organisasi in i bertujuan untuk menjaga relasi antar alumni dan mempromosikan kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Taiwan.

ICATI aktif dalam menyelenggarakan kegiatan seperti pameran pendidikan tinggi di Taiwan untuk membantu pelajar Indonesia mencari beasiswa, serta melakukan kegiatan sosial seperti donor darah. Mereka juga berperan dalam menjembatani kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Taiwan.

Dalam hal tersebut, Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Jakarta bersama PMI DKI Jakarta menggelar donor darah. Acara ini menjadi ajang berbagi kebaikan di tengah masyarakat, khususnya dalam bulan penuh keberkahan.

Donor darah ini dengan mengusung tema “Give Blood Save Life”, yang dimana donor darah dipandang sebagai bentuk kepedulian nyata. Donor darah tidak sekadar menyumbangkan setetes kehidupan, melainkan juga simbol solidaritas sosial. Hal ini tercermin dari kegiatan rutin yang digagas ICATI Jakarta.

PMI DKI Jakarta menyambut baik kolaborasi ini. Menurut mereka, kerja sama lintas komunitas dan alumni mampu memperkuat persediaan darah sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup.

Kegiatan ini membuktikan bahwa satu tetes darah bukan hanya berarti kesehatan bagi pendonor, tetapi juga menjadi penyelamat hidup bagi pasien yang tengah berjuang melawan sakit. Hal ini terlihat dalam kegiatan donor darah yang digelar Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Jakarta bersama PMI DKI Jakarta dan didukung TM Seasons City Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Disela sela acara, Peserta donor darah pun mengatakan bahwa kalau badan sehat, kenapa tidak berbagi? Yang dimana, kalimat itu seakan mewakili semangat solidaritas kolektif masyarakat.ntuk menambah semangat dan panitia pun memberikan paket sederhana berupa minyak goreng, nasi kotak, dan tote bag. Namun hadiah terbesar adalah rasa bangga telah menolong sesama,”katanya.

Dalam kesempatannya, Hengky Lau selaku Ketua Umum ICATI Jakarta menyampaikan bahwa donor darah sebagai aksi kemanusiaan. Baginya, setiap kantong darah terkumpul adalah peluang memperpanjang kehidupan seseorang dan antusiasme publik terlihat jelas. Lebih dari 400 orang mendaftar, dengan target 350 kantong. Angka ini menegaskan bahwa kepedulian warga terus meningkat.

“Selain membantu sesama, donor darah juga menyehatkan tubuh. Para peserta sering merasakan manfaat langsung, seperti metabolisme lebih baik dan tubuh terasa bugar setelah donor.

Sejumlah pendonor bahkan rutin mendonorkan darah setiap dua bulan. Mereka percaya, kebiasaan ini bukan hanya amal sosial, tapi juga investasi kesehatan pribadi,”ucapnya.

Hengky Lau menambahkan, PMI DKI Jakarta menilai kerjasama ini penting menambah cadangan darah nasional. Setiap kantong sangat berarti, terutama saat terjadi bencana atau pasien kritis membutuhkan darah segera.

Ke depan, ICATI berharap kegiatan ini semakin meluas dan melibatkan lebih banyak masyarakat. Karena berbagi kehidupan tidak mengenal batas, usia, maupun latar belakang,”tutupnya.

#Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia

#Media Partners Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia

Gudang Bawang Putih Ilegal Milik AS, Diduga Kebal Hukum, Warga Pertanyakan Kemana APH

0

PONTIANAK, – Dugaan praktik ilegal yang terjadi di sebuah gudang bawang putih yang berlokasi di Jalan Budi Karya Ambalat, tepat nya di belakang masjit as,salam.Pontianak Selatan, semakin menjadi sorotan, gudang yang diketahui milik AS ini beroperasi secara terang – terangan. Meski aktivitas tersebut jelas melanggar hukum, hingga kini belum ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Gudang bawang tersebut diduga beroperasi dan beredar di pasar milik AS tanpa izin yang lengkap dan melanggar ketentuan pengelolaan serta distribusi pangan yang telah diatur secara ketat oleh pemerintah.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan pangan dan stabilitas harga bawang di pasar lokal maupun regional.

Berdasarkan hasil investigasi awal, gudang bawang di ambalat tersebut diduga melakukan penyimpanan dan distribusi bawang secara tidak sah, tanpa memenuhi persyaratan legalitas yang diwajibkan oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Pasal 106 UU Pangan menegaskan bahwa setiap pelaku usaha pangan wajib menjamin keamanan, mutu, serta kemanfaatan pangan yang diedarkan kepada konsumen.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat serta mengganggu kelancaran rantai distribusi pangan nasional.

Selain itu, aktivitas gudang bawang ini juga diduga melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, terutama Pasal 29 ayat (1) yang mengatur kewajiban pelaku usaha untuk memiliki izin usaha perdagangan dan menjalankan kegiatan perdagangan secara sah dan transparan.

Operasi tanpa izin ini dikhawatirkan merugikan pelaku usaha lain yang mematuhi aturan, serta menciptakan ketidakseimbangan persaingan di pasar bawang di Kalimantan Barat.

Warga sekitar semakin resah karena tak ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum untuk menutup dan membongkar gudang Bawang putih ilegal tersebut. Ini bukan hanya soal pelanggaran administratif, tetapi soal keselamatan masyarakat.

“Jika aparat penegak hukum memang bekerja dengan sungguh-sungguh, tidak seharusnya ada celah bagi praktik ilegal ini untuk berkembang begitu leluasa.

Jika terbukti melanggar hukum, pelaku usaha dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana, termasuk denda berat dan pencabutan izin usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penegakan hukum terhadap praktik ilegal di gudang bawang Ambalat diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh pelaku usaha agar mematuhi ketentuan hukum demi terciptanya pasar pangan yang sehat, adil, dan berkelanjutan.

Masyarakat juga diminta berperan aktif dalam menjaga transparansi dan keamanan distribusi pangan di daerah masing-masing demi kepentingan bersama.

“Sampai berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak instansi terkait mau pun pengusaha bawang putih. tim media masih terus berupaya mengkonfirmasi ke pada pihak terkait.

(Tim Redaksi)

Agenda Jadwal Pelantikan DPC PWRI Lampung Barat Ditunda, Hasil Komunikasi  Dengan PWRI Lampung. 

0

warta.in,,Lampung Barat – Persatuan wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Barat melakukan pergantian pengurus DPC yang sudah di SK kan pada tanggal 31 Januari 2025 oleh ketua umum DR Suriyanto, PD, SH, MH, Mkn. Dengan nomor sk 04,01/Sk/DPP, PWRI/2025.dan dijadwalkan oleh pengurus DPC untuk melakukan agenda pelantikan, yang awalnya pada tanggal 06 Oktober 2025 untuk masa bakti 2025-2028.

“Kita pengurus DPC PWRI Lampung Barat berencana melakukan pelantikan yang sudah pengurus rencana kan, tapi hasil kordinasi dengan DPD Lampung, untuk dihadiri Ketua Umum harus di agenda dari jauh jauh hari, supaya Ketua Umum bisa hadir, itu kalau pun tidak ada jadwal agenda dia”ungkap pachri Ketua DPC PWRI Lampung Barat.

Untuk menjadwalkan ulang kegiatan pelantikan yang kita tunda 2 pekan ini, kita akan melakukan komunikasi dengan Ketua DPD PWRI Lampung untuk memantapkan acara pelantikan tersebut.

“Memang kalau sk DPC PWRI kabupaten Lampung barat sudah ada semenjak awal tahun 2025,tapi kita pengurus pengen ada acara serimonial acara pelantikan, mengingat PWRI semenjak hadir di Lampung barat belum pernah ada pelantikan, agar semua Mitra kerja PWRI Lampung barat tau atas pergantian pengurus.”

Saya sebagai ketua DPC PWRI Lampung Memintak maaf atas ditunda agenda pelantikan, dan pengurus akan pokus pada agenda pelantikan tersebut, mungkin acara agar lebih tertata.

“Isya Alloh di bulan Oktober, bisa di pertengahan bisa di ahir bulan untuk jadwal pelantikan”

Ucapan terimakasih kepada seluruh kawan-kawan wartawan yang tergabung di PWRI, atas supot, pemikiran, dalam agenda acara pelantikan tersebut, semoga rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

(Rilis PWRI Lampung barat)

BPJS kesehatan melalui mobile JKN mulai online 1 Oktober 

0
Oplus_131072

Kepulauan Meranti – Setelah menunggu begitu lama akhirnya BPJS kesehatan melalui aplikasi mobile JKN bisa mencangkup seluruh masyarakat kabupaten Kepulauan Meranti dan ini menjadi tolak ukur untuk perataan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.

 Sebelumnya wartawan warta.in menulis berita dengan judul : https://warta.in/buruk-pelayanan-online-mobile-jkn-bpjs-di-kepulauan-meranti/  , terkait hal tersebut pada tanggal 20 September 2025 .

Sebelum offline untuk empat kecamatan

1 : Pulau Merbau,

2 : Tasik putri puyu,

3 : Rangsang Barat,

4 : Rangsang pesisir,

 kabar gembiranya mulai 1 Oktober bisa mendaftar online setelah mendapat Rujukan dari puskesmas masing-masing kecamatan tersebut melalui aplikasi mobile JKN milik BPJS kesehatan

 bentuk aspirasi dengan tanggap isu tersebut kepada Pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti, DPRD dan BPJS kesehatan semoga kedepannya tidak terjadi hal-hal tersebut lagi.

Pemdes Pekon Bedudu Salurkan BLT-DD Tahap Pertama Tahun 2025 Untuk 9 (KPM)

0

Warta.in,,Lampung Barat – Pemerintah Pekon Bedudu Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama

Kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) berlangsung di Balai Pekon setempat dan dihadiri oleh Peratin Pekon Bedudu Alex Metias, Korcam Pendamping Desa Pihak Kecamatan, Babinkamtibmas, Ketua dan Anggota LHP beserta Aparatur Pemerintahan Pekon Bedudu serta warga penerima manfaat BLT-DD.

Dalam penyampaiannya Peratin Pekon Bedudu Alex sapaan akrabnya mengatakan pihaknya menyalurkan sebanyak 9 orang penerima manfaat (KPM) penyaluran BLT DD ini terhitung dari bulan Januari sampai dengan bulan Mei tahun 2025 dan setiap KPM menerima Rp 300.000 setiap bulannya jadi total keseluruhan menjadi 1 juta 500 ribu.

Sebagian Disalurkan Door to Door Selanjutnya ia berharap dengan adanya bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa ini,mampu meringankan beban ekonomi daripada penerima manfaat dan digunakan sebaik mungkin.

“Terakhir saya atas nama Pemerintah Pekon Bedudu Kecamatan Belalau mengucapkan terima kasih banyak kepada Semua pihak yang terlibat dalam menyaksikan penyaluran BLT DD tahap pertama tahun 2025 ini,”

Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Bagikan Sumkesra bagi Guru dan Pegawai

0

Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Bagikan Sumkesra bagi Guru dan Pegawai

Surabaya,(30/09/25).

Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah membagikan Sumbangan Kesejahteraan (Sumkesra) kepada 36 Guru dan Pegawai, penyerahan secara langsung di sampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP di kantor Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya,(30/09/25).

Sumkesra yang dibagikan merupakan program dari Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah yang di bagikan kepada 36 guru dan pegawai TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang telah purna tugas , meninggal dunia ataupun mengundurkan diri .

Penyerahan Sumkesra tersebut secara langsung di serahkan bergantian oleh Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP, Sekertaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd dan Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti.

Dalam sambutannya Kapeng Cabang Surabaya YHT menyampaikan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari segalanya, justru ia adalah awal dari babak baru dalam kehidupan. Bapak/Ibu telah mengabdikan diri dengan sepenuh hati, mendidik, membimbing, dan membentuk karakter anak bangsa di lingkungan Yayasan Hang Tuah.

Setiap pelajaran yang Bapak/Ibu berikan tidak hanya sekadar ilmu, tetapi juga keteladanan. Anak-anak yang dahulu duduk di bangku sekolah, kini banyak yang telah sukses menjadi pemimpin, profesional, maupun anggota masyarakat yang bermanfaat. Semua itu tidak lepas dari peran dan jasa Bapak/Ibu.

Ada pepatah yang mengatakan: “Guru adalah pelita dalam kegelapan, penunjuk jalan bagi generasi yang mencari arah.” Maka, pengabdian Bapak/Ibu adalah amal jariyah yang insya Allah pahalanya terus mengalir, meskipun Bapak/Ibu sudah tidak lagi aktif bertugas.

Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP sebagai wujud nyata apresiasi, hari ini kami memberikan dana Sumkesra sebagai tali asih, sebagai simbol ketulusan hati Yayasan Hang Tuah untuk menghormati jasa dan pengabdian Bapak/Ibu.

Namun, kami yakin penghargaan yang sesungguhnya tidak bisa diukur dengan materi. Penghargaan terbesar adalah doa tulus dari para siswa, rasa hormat dari kolega, serta jejak kebaikan yang telah Bapak/Ibu tinggalkan di hati kami semua (yht/dar).

Pemdes Pekon Sukajaya Salurkan BLT-DD Tahap I Tahun 2025 kepada 14 KPM

0

Warta.in,,Lampung Barat – Pemerintah Pekon Sukajaya, Kecamatan Pagar dewa, Kabupaten Lampung Barat, melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I, Tahun 2025 kepada 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran BLT-DD ini dilakukan di Kantor Pekon Sukajaya pada Senin, 26 Mei 2025.

Turut hadir dalam acara tersebut Peratin Pekon Febra Saputra Sukajaya Camat yang diwakili Korcam, Pendampin Desa, , Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LHP, Seluruh Aparatur Pekon dan Keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyaluran BLT-DD Tahun 2025 selama 12 bulan merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan dalam Pengelolaan Dana Desa Tahun 2025 dan tertuang dalam Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025.

Peratin Febra Saputra menjelaskan Dalam penyaluran BLT-DD ini, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp 300.000,- yang dibayarkan dengan metode tunai setiap bulan selama 12 bulan terhitung sejak bulan Januari 2025. Namun, karena Dana Desa untuk BLT-DD cair ke Rekening Kas Desa pada bulan Mei, maka BLT-DD dibayarkan sekaligus 5 bulan pada bulan Mei 2025. Terhitung setiap KPM menerima bantuan sebanyak Rp. 1.500.000,.

Penyaluran BLT-DD ini bertujuan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat pekon Sukajaya, dalam rangka penanganan kemiskinan ekstrem. Pemerintah Pekon Bedudu, berharap bahwa penyaluran BLT-DD ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan KPM dan memperkuat ekonomi Pekon Sukajaya, tuturnya.

Salah satu masyarakat penerima manfaat mengucapkan terimakasih kepada peratin Febradan seluruh aparatur Pekon Sukajaya yang telah realisasikan BLT-DD kepada kami , insya Alloh Akan kami belanjakan dengan kebutuhan pokok yang sangat mendesak di keluarga kami , tutupnya “.