24.5 C
Jakarta
Selasa, Februari 17, 2026
Beranda blog Halaman 72

Gubernur Banten Tinjau Pembangunan Rumah Korban Bencana di Desa Palasari, Legok

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Januari 2026  — Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan kunjungan kerja ke Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Senin (19/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau progres pembangunan rumah bagi korban bencana serta memastikan rencana pembangunan infrastruktur jalan desa melalui program unggulan Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra Soni meninjau dua unit rumah bantuan bencana yang ditempati oleh Suwandi dan Amenah, warga Kampung Palasari. Rumah-rumah ini dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), dengan progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai 55 persen.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan respons cepat pemerintah atas usulan kepala desa setempat untuk warga terdampak bencana.

“Dua rumah ini merupakan usulan dari kepala desa. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memastikan proses pembangunannya berjalan sesuai standar, sehingga nantinya dapat segera ditempati dengan layak oleh penerima manfaat,” ujar Andra Soni yang didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.

Peningkatan Infrastruktur Jalan Desa

Selain perumahan, Gubernur Banten meninjau rencana pembangunan infrastruktur melalui program Bang Andra, yang mencakup pembangunan jalan desa beton sepanjang 1,1 kilometer di Desa Palasari.

“Pembangunan jalan desa ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menunjang mobilitas masyarakat, termasuk kemudahan akses menuju sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas Gubernur.

Realisasi Penanganan Rumah Tidak Layak Huni

Kepala Dinas Perkim Provinsi Banten, M. Rachmat Rogianto, menyampaikan bahwa pembangunan dua rumah di Palasari memanfaatkan stok bantuan material dari anggaran tahun sebelumnya sehingga penanganan bencana dapat dilakukan cepat tanpa menunggu anggaran baru.

“Kita menggunakan stok yang sudah ada. Stok ini memang disiapkan agar ketika terjadi bencana, kita bisa langsung mengirim bantuan dan membangun tanpa menunggu proses penganggaran baru,” terang Rachmat.

Sepanjang 2025, Dinas Perkim telah meningkatkan 389 unit RTLH menjadi layak huni, dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Pandeglang dan Lebak, serta 19 unit di Kabupaten Tangerang..(WartainBanten)

Polsek Ciparay Feat Damkar Ciparay Edukasi Dini Murid TK-KOBER ASH-SHILAH DESA WANGISAGARA

0

Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. WARTA IN.
Selasa, 20 Januari 2026, Kolaborasi Polsek Ciparay dan Damkar Ciparay, melaksanakan edukasi dini kepada Murid TK-KOBER ASH-SHILAH DESA WANGISAGARA Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Dengan dilaksanakannya edukasi dini, mengedukasi murid TK Kober merasakan patroli Polsek Ciparay dan dan edukasi dini menjinakan api dan seluk beluk tugas Damkar, pantang pulang sebelum padam.
Di Damkar sendiri, ada tenaga penjinak hewan, bahkan Tawon pespa, menjinakan api, siap sedia 2X24 jam, sementara Polsek Ciparay, mengedukasi dini terhadap ketertiban, keamanan, kenyamanan lingkungan, sebagai bentuk Polsek hadir dalam mengayomi masyarakat.

PEP Adera Field Catat Rekor Produksi Minyak 5.214 BOPD Berkat Struktur Benuang

0

Prabumulih, 20 Januari 2026—PT Pertamina EP (PEP) Adera Field mencatat rekor produksi minyak 5.214 barel per hari (BOPD), tertinggi sejak dikelola oleh Pertamina pada 1983. Catatan positif ini mendukung pencapaian kinerja PEP Zona 4 dalam rangka memenuhi kebutuhan minyak dan gas (migas) nasional.

 

Pencapaian ini merupakan wujud peran aktif PEP Zona 4 untuk terus tumbuh dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui misi Asta Cita Pemerintah dan pemenuhan target migas nasional Indonesia 1 juta barel per hari pada 2030.

Kecemerlangan produksi minyak di PEP Adera Field juga beriringan dengan tren positif produksi gas. Per 30 November 2025, produksi gas di area ini mencapai 19,15 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), 233 persen dari target RKAP tahun 2025.

 

“Strategi peningkatan produksi Adera terletak pada keberhasilan pengeboran di Cluster Benuang yang beberapa waktu lalu, di September 2025, peak produksi di 5.214 BOPD,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto.

 

Struktur Benuang telah mulai berproduksi migas sejak 1941. Puncak produksi tercatat pada 1984 dengan capaian produksi minyak sebesar 3.189 BOPD dan gas sebesar 80 MMSCFD. Seiring penurunan alami lapangan, produksi migas kemudian menurun.

 

Pada 2017, Pertamina mulai melakukan berbagai kegiatan well intervention dan well service pada sumur-sumur di struktur tersebut. Upaya ini berhasil mengoptimalkan kembali kinerja produksi, sehingga produksi migas terus meningkat dan pada 2024 mencapai 3.118 BOPD untuk minyak serta 15,23 MMSCFD untuk gas.

 

Peningkatan produksi migas di Struktur Benuang dan PEP Adera Field beberapa waktu belakangan salah satunya dipengaruhi penerapan metode batch drilling onshore di Benuang.

 

Batch drilling onshore adalah metode pengeboran sumur migas yang dilakukan secara berkelompok dalam satu lokasi daratan. Metode batch drilling di struktur Benuang ini merupakan implementasi pertama kali yang dilakukan pada lapangan onshore.

 

Pengeboran beberapa sumur dilakukan secara bertahap dengan menggunakan rig yang dapat berpindah dari satu sumur ke sumur lainnya tanpa perlu membongkar dan memasang kembali peralatan.

 

Selain itu, peningkatan produksi juga didorong inovasi Sectorization Zoning Model (SZM). SZM adalah metodologi yang didesain untuk memetakan area-area potensial dengan mengevaluasi kualitas reservoir dan kandungan hidrokarbon, ditunjukkan oleh peta Hydrocarbon Pore Volume (HCPV) di layer-layer tertentu.

 

Strategi lain yang dilakukan adalah pemanfaatan teknologi terbaru, yaitu Velocity String. Velocity String adalah metode pemasangan pipa berdiameter kecil di dalam tubing produksi untuk mempercepat kecepatan aliran fluida dari reservoir ke permukaan.

 

Metode ini diterapkan untuk meningkatkan produksi migas dengan memungkinkan beberapa lapisan (layer) reservoir diproduksikan secara bersamaan dan mandiri. Dalam skema ini, aliran fluida terbagi menjadi dua jalur, yaitu melalui Coiled Tubing sebagai velocity string serta melalui ruang anulus antara Coiled Tubing dengan tubing produksi (ID tubing).

 

Dengan pendekatan tersebut, sumur dapat kembali berproduksi secara lebih optimal, lebih efisien, dan dengan biaya operasional yang relatif rendah.

 

Teknologi yang pertama kali diterapkan di Zona 4 ini tengah dikerjakan pada kegiatan workover di sumur BNG-068, Desember 2025. Teknologi ini diharapkan memberi kontribusi penambahan produksi minyak 83 BOPD dan gas 3,82 MMSCFD.

 

PEP Adera Field tidak mengendurkan produksi migas di akhir tahun. Ada empat sumur yang dijadwalkan onstream pada pekan ketiga dan keempat Desember 2025.

Empat sumur itu berpotensi menambah total produksi minyak 388 BOPD dan gas 1,8 MMSCFD. Empat sumur itu adalah BNG-B6, ABB-T5, ABB-T2, dan ABB-U1.

 

Djudjuwanto menyampaikan pencapaian di PEP Adera Field ini terwujud atas kerja sama seluruh tim. Dukungan para pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini.

 

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua komponen baik pemerintah, masyarakat, dan seluruh mitra kerja kami. Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk terus memenuhi kebutuhan energi nasional,” ucap Djudjuwanto.

 

Djudjuwanto juga menyampaikan peningkatan produksi migas di PEP Adera Field dilakukan dengan tetap memprioritaskan keselamatan kerja. Setiap kegiatan operasional di Pertamina EP dilakukan dengan memperhatikan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE).

 

“PEP Zona 4 berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas dengan tetap mengutamakan aspek HSSE dan tata nilai AKHLAK,” ucap Djudjuwanto.

 

*Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4*

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

 

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

 

PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Indrika Eko Sriyatini

Officer Media Relations Zona 4

No. Hp: 0811-7523-106

Email: indrika.sriyatini@pertamina.com

PHK Sepihak Rugikan 75 Karyawan, PT Darmex Oils & Fats Disorot

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa, 20 Januari 2026.

Kota Bekasi – Dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak kembali mencuat. Sebanyak 75 karyawan PT Darmex Oils & Fats yang berlokasi di Jalan Kali Abang Tengah RT 04/RW 02, Kelurahan Kali Abang, Bekasi Utara, mengaku dirugikan setelah diberhentikan tanpa kejelasan dan tanpa pembayaran hak normatif.

Ironisnya, 71 karyawan di antaranya hingga kini belum menerima uang pesangon dan hak PHK, meski sebagian besar telah mengabdi 20 hingga 30 tahun di perusahaan tersebut.

Koordinator lapangan (Korlap) karyawan, Budi, menegaskan bahwa PHK dilakukan secara mendadak dan tanpa proses dialog.

Saya datang pagi untuk bekerja ,tiba tiba di beri surat agar tidak be kerja lagi jelas ini PHK sepihak dan saya menolak ” tegasnya

PT Darmex Oils & Fats yang berdiri sejak 1996 disebut bukan kali pertama tersandung kasus PHK bermasalah, memunculkan dugaan lemahnya kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Dalam pertemuan yang dihadiri Disnaker, kuasa hukum pekerja, dan manajemen perusahaan, pihak HRD PT Darmex, Suryadi, menyatakan bahwa belum ada kesepakatan final.

” Pertemuan belum deal ,kami akan rundingkan kembali setelah bertemu manajemen ,untuk pembayaran haj PHK.kondisi Keuangan perusahaan tidak sanggup ” ujarnya

Namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh salah satu karyawan korban PHK

” Itu bohong pak ,aset perusahaan masih triliunan rupiah ” katanya dengan nada geram

Hingga rapat berakhir, tidak ada keputusan final terkait pembayaran pesangon dan hak pekerja. Para karyawan mendesak Disnaker dan pihak terkait untuk segera menegur dan menindak manajemen PT Darmex, agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan merugikan pekerja lebih jauh.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di wilayah Bekasi dan menjadi ujian serius bagi penegakan hukum ketenagakerjaan di Indonesia.

(JS)

INILAH SILSILAH OPUNG TONGAM SITANGGANG SIPUKKA HUTA di HUTA LUMBAN SILO PANGURURAN

0
Rumah Batak di Huta Lumban Silo

Samosir, Opung Guru Ambosa Sitanggang Silo dan istrinyq Opung boru  Naibaho Siagian berasal dari Dolok Sohaliapan Kenegerian Buhit yang memiliki anak bernama Opung Tongam Sitanggang Silo yang lahir sekitar 150 tahun lalu. Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, Opung Tongam Sitanggang Silo turun dari Dolok Sohaliapan Kenegerian Buhit (sekarang masuk Desa Parlondut Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir) dan membuka tempat baru yang kemudian dinamai Lumban Silo (sekarang masuk Desa Parsaoran 1 Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir), disitulah Opung Tongam Sitanggang Silo dan istrinya Opung boru Sihotang menjalani kehidupannya bersama keturunannya.

Opung Tongam Sitanggang memiliki 2 orang anak yaitu Sindak Sitanggang dan Filipus Sitanggang (selanjutnya Filipus Sitanggang  dan istrinya boru Samosir, merantau ke Perdagangan). Huta Lumban Silo pun dihuni oleh keturunan Sindak Sitanggang dan istrinya boru Nainggolan.

Sebagai pembuka tempat baru (Sipukka Huta), Opung Tongam mendirikan 1 (satu) rumah kayu ciri khas rumah Batak, yang menjadi tanda bahwa Opung Tongam lah yang pertama menjadikan tempat tersebut sebagai tempat tinggalnya dan sampai kini Rumah Batak itu  tetap ada di kampung / huta Lumban Silo.

Generasi pertama dari Opung Tongam Sitanggang adalah Sindak Sitanggang dan Filipus Sitanggang

Generasi kedua yang merupakan keturunan dari Sindak Sitanggang & istrinya boru Nainggolan adalah : (1) Garis Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (2) Dapot Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (3) Mangihut Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (4) Ramos Sitanggang yang menikah dengan beru Sembiring

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Garis Sitanggang & boru Nainggolan adalah : (1) Hotma Sitanggang yang menikah dengan boru Hombing, (2) Sonang Sitanggang yang menikah dengan boru Sigiro

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Dapot Sitanggang & boru Nainggolan adalah : (1) Karudin  Sitanggang yang menikah dengan boru Girsang (2) Tahi Sitanggang yang menikah dengan boru Silalahi

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Mangihut Sitanggang & boru Nainggolan adalah : (1) Sudung Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (2) Joni Sitanggang yang menikah dengan boru Sinurat, (3) Gibson Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (4) Polman Sitanggang yang menikah dengan boru Gultom (5) Edu Sitanggang yang menikah dengan boru Pandiangan

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Ramos Sitanggang & boru Sembiring adalah : (1) Syamsudin Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (2) Johannes Sitanggang

Generasi keempat yang merupakan garis pertama yang menjadi sijunjung baringin adalah keturunan dari Hotma Sitanggang & boru Hombing yang bernama Darwin Sitanggang yang menikah dengan boru Marpaung. Darwin Sitanggang mempunyai 2 orang adik lelaki yaitu Bukti & Serasi

Generasi kedua yang merupakan keturunan dari Filipus Sitanggang & istrinya boru Samosir adalah : (1) Daram Sitanggang yang menikah dengan boru Sitinjak, (2) Karis Sitanggang yang menikah dengan boru Samosir, (3) Elly Sitanggang yang menikah dengan boru Manurung (4) Dangse Sitanggang yang menikah dengan boru Parhusip

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Daram Sitanggang & boru Sitinjak adalah : (1) Morlan Sitanggang yang menikah dengan boru Nainggolan, (2) Parlin Sitanggang yang menikah dengan boru Naibaho. (3) Polber Sitanggang yang menikah dengan boru Silalahi, (4) Mangana Dongan Sitanggang yang menikah dengan boru Manjuntak

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Karis Sitanggang & boru Samosir adalah : (1) Moklen  Sitanggang yang menikah dengan boru Sianipar, (2) Artimes Sitanggang yang menikah dengan boru Samosir

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Elly Sitanggang & boru Manurung adalah : (1) Jonny  Sitanggang yang menikah dengan boru Pasaribu, (2) Rudi Hartono  Sitanggang yang menikah dengan boru Sitorus, (3) Gunawan Sitanggang yang menikah dengan boru Hutabarat

Generasi ketiga yang merupakan keturunan dari Dangse Sitanggang & boru Parhusip adalah : (1) Maruba Sitanggang yang menikah dengan boru Marpaung, (2) Rinto Sitanggang yang menikah dengan boru Parhusip, (3) Riduanto  Sitanggang yang menikah dengan boru Lumban Tungkup, (4) Martono Sitanggang yang menikah dengan boru samosir (5) Ermis Sitanggang yang menikah dengan boru Lumban Siantar

Hukum adat suku Batak mengikuti garis darah lelaki yang membawa marga bagi keturunannya, sehingga anak anak perempuan tidk dimasukkan dalam silsilah keluarga. Begitu jugalah di silsilah keluarga Opung Tongam Sitanggang Silo ini, hanya mencatat nama nama anak cucu cicit lelaki nya saja

Rumah Batak yang ada di Huta Lumban Silo merupakan peninggalan Opung Tongam Sitanggang. Kami tetap merawat Rumah Batak tersebut karena itu merupakan pertanda bahwa Opung Tongam Sitanggang lah yang menjadi Sipukka Huta di Huta Lumban Silo. Disitu dibangun beberapa rumah kerabat kami yang awalnya kakek mereka maenumpang tinggal di Huta Lumban Silo ini

Kami sudah menanyakan ke Pengadilan Negeri Balige dan diperoleh keterangan bahwa Huta Lumban Silo tidak tercatat di Boekoe Radja Bius Hoendoelan Pangururan, yang artinya Huta Lumban Silo hanya merupakan kampug kecil yang buka oleh opung kami Opung Tongam Sitanggang dan dinamai Huta Lumban Silo. Sebagai bukti nyata adalah peninggalan berupa Rumah Batak dan kuburan yang ada di Huta Lumban Silo. Walaupun hampir semua keturunan Opung Tongam Sitanggang merantau, Huta Lumban Silo tetap merupakan  kampung kami kerturunan Opung Tongam, tegas Jonni Sitanggang yang menetap di Kota Tebing Tinggi (red)

Pangdam I/BB dan Ketua Persit KCK Daerah I/BB Kunker ke Kodim 0201/Medan

0

Warta.in Medan – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa Bersama Ketua Persit KCK Daerah l/BB Ny. Linda Hendy Antariksa melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0201/Medan yang berlokasi di Jalan Pengadilan No. 8, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Senin (19/1/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau satuan jajaran serta memperkuat pembinaan dan koordinasi tugas kewilayahan.

Setibanya di Makodim 0201/Medan, Pangdam I/BB menerima laporan dari Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Kolonel Inf M. Radhi Rusin. Rangkaian kegiatan diawali dengan Laporan Pos 1 dan penghormatan jajar, kemudian dilanjutkan pemaparan situasi wilayah Kodim 0201/Medan oleh Dandim sebagai gambaran kondisi dan dinamika wilayah binaan.

Dalam arahannya, Pangdam I/Bukit Barisan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0201/Medan atas peran aktif TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam di berbagai wilayah Sumatera Utara. Pangdam menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan dan sarana penghubung merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat terdampak bencana.

Selain kegiatan di Makodim, Pangdam I/BB juga melaksanakan tatap muka dengan para perwira jajaran Kodim 0201/Medan untuk memberikan motivasi dan penekanan tugas. Sementara itu, Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah I/Bukit Barisan melaksanakan kunjungan ke Kantor Persit Kodim 0201/Medan guna mempererat silaturahmi dan pembinaan organisasi Persit di lingkungan Kodim.

Rangkaian kunjungan diakhiri dengan kegiatan penulisan kesan dan pesan oleh pangdam l/BB dan Ketua Persit KCK Daerah l/BB serta foto bersama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Kasdam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB serta pengurus Persit KCK Daerah l/BB. (RN)

Sumber : Pendam l/BB

Personil Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Pagi Guna Cegah Kemacetan

0

Personil Polsek Ngimbang Secara Rutin Gelar Commanderwish Pagi Guna Cegah Kemacetan

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkativitas pagi hari di jalan raya sekaligus mengurai kemacetan dan antisipasi kecelakaan yang sering terjadi tempat keramaian seperti di Jalan Raya simpang tiga Pasar Ngimbang Kecamatan Ngimbang, Selasa (20/01/2026) pukul 06.30 WIB

Kegiatan masyarakat yang beraktifitas pada pagi hari semakin meningkat seiring dengan kegiatan masyarakat yang berangkatnya bekerja dan pergi belanja menuju ke pasar atau kawasan pertokoan, pasar maupun kesekolah.

Terlihat kesibukan Anggota Petugas Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi, dan Brigadir Elbiyun untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas cegah lakalantas dipagi hari di daerah rawan kemacetan

Untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan aktivitas dijalan raya, Kegiatan pengaturan lalu lintas ini untuk menjaga dan memmelihara Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) arus lalu lintas, dimana pagi hari banyak para pedagang dan pengendara angkutan umum serta masyarakat melakukan aktivitas dipagi hari, sehingga menimbulkan potensi kemacetan, kecelakaan dan antisipasi tindak kriminalitas, sehingga perlu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pada kesempatan terpisah, Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, mengatakan, “Kegiatan pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan bentuk pelayanan polsek Ngimbang secara rutin dipagi hari yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para pengendara dan angkutan umum serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam tertib mematuhi aturan berkendara maupun rambu-rambu lalu lintas,helm dan surat – surat kendaraan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”, ungkapnya

Kami berharap dengan melaksanakan pengarturan Commonderwish di pagi hari secara rutin wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif, pungkasnya (Roy)

Awas! Penipuan Berkedok Shopee Marak, Ini Modus yang Perlu Diwaspadai

0

Wartain Banten | Hukum | 20 Januari 2026  — Sepanjang tahun 2025-2026, penipuan online yang mengatasnamakan Shopee kembali marak dengan berbagai modus, seperti iming-iming hadiah, refund, dan verifikasi akun palsu.

Pelaku biasanya menghubungi korban melalui pesan singkat, WhatsApp, atau telepon dengan menyampaikan informasi palsu, seperti kemenangan undian, voucher besar, atau masalah transaksi yang harus segera ditangani.

Saat beraksi, korban biasanya diarahkan untuk membuka tautan tertentu, memberikan data pribadi, atau mengirim sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi. Bahkan, pelaku kerap meminta kode OTP yang seharusnya dijaga kerahasiaannya.

Penipuan juga dilakukan melalui akun media sosial palsu dan email phishing yang menyerupai komunikasi resmi Shopee untuk meyakinkan korban. Masyarakat diimbau tetap waspada, tidak membagikan data pribadi, OTP, PIN, maupun kata sandi, karena Shopee menegaskan tidak pernah meminta informasi sensitif melalui pesan pribadi atau telepon.

Praktisi Hukum, DSP Law Office, mengingatkan para penggunga, jika menerima pesan mencurigakan, masyarakat disarankan untuk melakukan verifikasi langsung melalui aplikasi resmi Shopee atau kanal layanan pelanggan yang tersedia. Selain itu, laporan penipuan dapat disampaikan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.

Meningkatnya belanja daring menuntut pengguna untuk tetap waspada, teliti, dan memastikan kebenaran informasi sebelum melakukan transaksi guna terhindar dari kejahatan siber.(WartainBanten)

Gubernur Andra Soni Resmikan Jalan Poros Tiga Desa di Tangerang Lewat Program Bang Andra

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Januari 2026  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Gubernur Banten Andra Soni meresmikan jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/2026).

Jalan yang diresmikan tersebut memiliki panjang 1.300 meter dengan lebar 4 meter, menghubungkan Desa Sindang Asih, Desa Badak Anom, dan Desa Daon. Ruas jalan ini menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta area pertanian.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur desa merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Jalan ini kini sudah dapat digunakan melalui Program Bang Andra. Pembangunan ini tidak sekadar memperbaiki akses transportasi, tetapi juga menjaga harapan masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih layak,” ujar Andra Soni dalam sambutannya.

Ia menyoroti dampak langsung pembangunan jalan tersebut, khususnya bagi para pelajar yang sebelumnya harus melintasi jalan rusak dan berlumpur, terutama saat musim hujan.

“Jalannya sudah bagus, anak-anak sekolah sekarang tidak perlu lagi membuka sepatu saat berangkat. Ini adalah bagian dari pelayanan pendidikan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Kolaborasi dan Rencana Penanganan Irigasi

Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemprov Banten untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota melalui pembagian kewenangan dan penentuan skala prioritas guna mendorong pemerataan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain pembangunan jalan, Pemprov Banten juga akan menangani irigasi secara terpadu untuk mendukung produktivitas sekitar 500 hektare sawah, melalui kerja sama lintas sektor dengan pemerintah desa, Pemkab Tangerang, dan BBWSC3 Kementerian PUPR.

“Di belakang kita ini adalah sawah produktif. Insya Allah irigasinya akan ditangani melalui koordinasi lintas sektor bersama pemerintah desa, Pemkab Tangerang, serta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) Kementerian PUPR,” tegas Gubernur.

Realisasi Anggaran dan Target 2026

Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari peninjauan Gubernur pada September 2025 dan telah rampung pada Desember 2025 dengan anggaran sekitar Rp6,1 miliar.

“Ini adalah bagian dari Program Bang Andra yang pada tahun 2025 telah merealisasikan pembangunan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan di berbagai wilayah Provinsi Banten,” jelas Arlan.

Program Bang Andra sepanjang 2025 telah merealisasikan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan di Banten. Pada APBD 2026, Pemprov Banten meningkatkan anggaran Program Bang Andra menjadi Rp164 miliar, termasuk empat titik pembangunan jalan desa di Kabupaten Tangerang.

“Khusus Kabupaten Tangerang, pada tahun APBD 2026 sudah teranggarkan 4 titik pembangunan jalan desa melalui program ini,” tambah Arlan.

Apresiasi Warga

Kepala Desa Badak Anom, Muhamad Sanwani, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan jalan yang telah rusak selama sekitar 20 tahun dan kini meningkatkan aktivitas masyarakat.

“Kurang lebih 20 tahun jalan ini rusak dan baru sekarang dibangun. Ketika jalan sudah bagus, aktivitas masyarakat meningkat,” ungkap Sanwani.

Kades berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah, khususnya penyediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pembangunan SMK, mengingat desa telah menyiapkan lahan lebih dari satu hektare untuk fasilitas pendidikan.(WartainBanten)

Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dialogis Guna Antisipasi Kriminal Di Malam Siang Hari

0

Anggota jaga Polsek Ngimbang Gelar Patroli Dialogis Guna Antisipasi Kriminal Di Malam Siang Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Ngimbang melaksanakan patroli secara dialogis di wilayah hukumnya, Senin (19/01/2026).

Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai Patroli Dialogis di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Suhadi dan Aiptu Hadi Ginarto untuk menyasar sejumlah titik vital di Kecamatan Ngimbang yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama masyarakat.

Adapun sasaran patroli Dialogis meliputi ATM BNI, SPBU Ngimbang, Pasar Ngimbang dan PLN Kakatpenjalin serta kelompok pemuda yang lagi nongkrong untuk memberikan himbauan kamtibmas kepada pemuda-pemudi yang berkumpul hingga larut malam, jalur lalu lintas yang kerap dijadikan arena balap liar, pertokoan atau ruko yang rawan tindak kejahatan, serta area parkir warung kopi dan tempat-tempat yang ramai pengunjung.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Ngimbang menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal.

 

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah preemtif dan preventif Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat”.

Dari hasil patroli menunjukkan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus menonjol terkait guantibmas. Secara umum situasi di wilayah Kecamatan Syamtalira Bayu terpantau aman dan kondusif,ujar Kapolsek Ngimbang

Polsek Ngimbang juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas dengan menghubungi 110 atau mendatangi langsung Polsek Ngimbang, sehingga dapat segera ditindaklanjuti, pungkasnya (roy)