Beranda blog Halaman 73

Polres Muara Enim Perkuat Ketahanan Pangan, 1,62 Hektare Lahan di Pandan Dulang Ditanami Jagung

0

Warta In

“MUARA ENIM — Komitmen mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan jajaran Polres Muara Enim. Kali ini, melalui Polsek Tanjung Agung, personel kepolisian bersama pengelola lahan melaksanakan penanaman jagung di Desa Pandan Dulang, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim, Rabu (2/9/2026).

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanjung Agung Iptu Roland K.S. Baemamenteng, S.Tr.K., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan dan upaya mendorong pemanfaatan lahan produktif masyarakat.

“Penanaman jagung ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan. Kami bersama personel akan terus melakukan pendampingan dan monitoring agar kegiatan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Iptu Roland.

Lahan yang dikelola Riyan Indra Pratama tersebut memiliki luas sekitar 1,62 hektare. Penanaman menggunakan benih jagung merek Maxxi sebanyak kurang lebih 11 kilogram dengan metode tumpang sari. Penanaman dilakukan pada 2 September 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada Desember 2026.

Kegiatan turut melibatkan Aipda Irwansyah, Aipda Mgs. Alfrianto, Aipda Hadi Prasetyo, Bripka Tetra Agus dan Brigpol Ahmad Zulfikar, serta pengelola lahan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran kepolisian dalam program ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dilanjutkan dengan monitoring dan pendampingan.

“Polres Muara Enim berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Monitoring akan terus dilakukan untuk mendorong keberhasilan budidaya sekaligus menjaga keamanan di lingkungan lahan pertanian,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Karena itu, Bhabinkamtibmas diarahkan untuk terus melakukan pendampingan di desa binaan serta berkoordinasi dengan kelompok tani dan instansi terkait.

Kegiatan penanaman jagung tersebut selesai sekitar pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

Dari lahan 1,62 hektare di Pandan Dulang, semangat ketahanan pangan terus ditumbuhkan—menjadikan sinergi Polri dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat produksi pangan serta kesejahteraan petani.

(Zulkifli/hms)

Guru Meninggal Tertimpa Tembok Bangunan Ponpes Saat Pulang Mengendarai Motor di Wuluhan

0

Warta.in, Jember– Suasana duka menyelimuti keluarga Reza Anwari Halim.M (37), seorang guru asal Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Reza meninggal dunia setelah tertimpa tembok bangunan saat melintas mengendarai sepeda motor di Dusun Gondosari, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di depan pemakaman umum Dusun Gondosari. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan dengan tujuan pulang ke rumahnya.

Di belakang korban, seorang saksi bernama Prasetyo (36), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, juga melintas menggunakan sepeda motor. Saksi melihat secara tiba-tiba tembok bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Riyald roboh dan menimpa korban yang sedang melintas.

Melihat kejadian tersebut, Prasetyo langsung menghentikan kendaraannya dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Namun, kondisi korban sudah tidak bernyawa akibat tertimpa material bangunan.

Petugas piket SPKT Polsek Wuluhan yang menerima laporan masyarakat kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Wuluhan IPTU Handoko Dardhak Saputro, S.H., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan awal dan kondisi di lokasi, tembok tersebut diduga sudah dalam kondisi rapuh sebelum akhirnya roboh.

Selain Prasetyo, polisi juga meminta keterangan dari Rudi (55), warga Dusun Gondosari, serta Gombloh (50), perangkat Desa Tamansari, yang mengetahui kejadian tersebut.

Setelah proses penanganan di lokasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Lojejer. Tenaga kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan luar (visum et repertum luar) untuk membantu mengetahui penyebab meninggalnya korban.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga korban sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada ketika melintas di sekitar bangunan yang terlihat sudah tua atau mengalami kerusakan.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa robohnya tembok tersebut.

Kapolres Purwakarta Silaturahmi dengan Presidium, Tegaskan Komitmen Bangun Komunikasi Terbuka

0

Warta.in, Purwakarta — Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi dengan insan pers yang tergabung dalam Presidium di Sekretariat Presidium, Jalan Muhtar Kusuma Atmaja, Kelurahan Kaum, Kabupaten Purwakarta, Kamis (3/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergitas antara jajaran Kepolisian Resor Purwakarta dengan insan pers dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Purwakarta didampingi Kasat Intel AKP Agus Mulyadi serta Kapolsek Kota. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Kapolres Purwakarta menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menegaskan, komunikasi yang sehat, terbuka, dan konstruktif dengan insan pers merupakan hal yang selalu dikedepankan di mana pun dirinya bertugas.

Menurutnya, keterbukaan komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan media. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara terbuka sehingga tercipta pemahaman bersama.

“Di mana pun saya bertugas, saya selalu mengedepankan komunikasi yang sehat dan terbuka,” ujar Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara kepolisian dan insan pers sebagai bagian dari upaya bersama mempertahankan kondusivitas wilayah.

Sinergitas tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Purwakarta yang istimewa, aman, nyaman, dan kondusif.

Sementara itu, Kasat Intel Polres Purwakarta AKP Agus Mulyadi menyampaikan bahwa komunikasi dengan insan pers tidak semata-mata dilakukan melalui fungsi Humas Polres. Dirinya juga membuka ruang komunikasi secara langsung bagi para wartawan yang tergabung dalam Presidium.

Ia menegaskan bahwa ruang komunikasi tersebut terbuka bagi rekan-rekan pers sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat, transparan, dan saling mendukung.

“Selain komunikasi melalui Humas Polres, saya juga membuka diri. Ruangan saya luas dan terbuka untuk rekan-rekan Presidium,” ungkap Agus.

Di tempat yang sama, Koordinator Presidium, Lambert Lilipaly, menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasi atas kunjungan Kapolres Purwakarta bersama jajarannya ke Sekretariat Presidium.

Menurut Lambert, kehadiran Kapolres beserta jajaran merupakan sebuah kehormatan bagi keluarga besar Presidium dan menjadi langkah positif dalam membangun komunikasi serta sinergitas antara insan pers dan kepolisian.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, keluarga besar Presidium. Semoga ke depan kami dapat ikut berkontribusi secara aktif serta terus bersinergi dengan jajaran Polres Purwakarta dalam memberikan informasi yang positif dan membangun bagi masyarakat,” kata Lambert.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal yang semakin memperkuat kemitraan antara kepolisian dan insan pers, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah, menangkal informasi yang tidak benar, serta menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan mencerdaskan masyarakat Purwakarta. (ds)

Diduga Jarah Aset Negara, Bendahara SMPN 2 Botomuzoi Bungkam Saat Ditanya Bukti Setor

0

NIAS,Warta.in — Dugaan penjarahan aset negara berkedok penjualan resmi mengguncang dunia pendidikan di Kabupaten Nias Sumatera utara.

Aksi mencurigakan terjadi di SMP Negeri 2 Botomuzoi pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026 sekitar pukul 20.21 WIB. Warga merekam sebuah mobil tengah mengangkut aset sekolah berupa seng bekas, kayu, dan jendela kaca secara diam-diam di tengah kegelapan.

Klarifikasi Aneh: Dari

“Dikembalikan” Jadi “Dijual”
Awalnya oknum guru yang tepergok berdalih barang-barang itu dibawa malam hari untuk dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nias.

Namun klarifikasi dari pihak sekolah justru berubah. Bendahara SMPN 2 Botomuzoi berinisial IB membantah ada pencurian. Ia mengklaim orang dalam video adalah pembeli resmi.

“Berita itu tidak benar. Mobil itu awalnya mengantar pesanan kusen pintu dari Panglon. Para pembeli lalu numpang angkut barang yang mereka beli biar hemat ongkos. Karena pembelinya banyak dan hitung-hitungannya lama, makanya sampai malam,”dalih IB.

IB juga menegaskan pihaknya sudah membuat Berita Acara hasil bongkaran dan melaporkannya ke Dinas Pendidikan pada 31 Juli 2026.
_”Hasil penjualan seng, kayu, dan jendela kaca sudah kami setor ke rekening Kas Daerah,” tambahnya.

Ditanya Bukti Setoran, Bendahara Bungkam Seribu Bahasa
Kejanggalan muncul saat awak media meminta bukti transparansi.

Saat ditanya bukti slip setoran dan atas nama siapa uang masuk ke Kas Daerah, IB *mendadak bungkam dan menolak menunjukkan dokumen apapun.

Ketiadaan bukti konkret ini memicu dugaan kuat bahwa klaim “sudah setor ke Kas Daerah” hanyalah alibi untuk menutupi penyelewengan.

LP-KPK: Bisa Kena Pasal Tipikor
Ketua KOMNAS LP-KPK Kepulauan Nias, Agustinus Zebua, mendesak aparat segera turun tangan.

_”Jika terbukti ada kesengajaan mengambil barang milik negara tanpa prosedur sah, pelaku bisa dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian atau Pasal 406 KUHP tentang Perusakan Barang Milik Negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, karena yang dikelola adalah aset daerah, kasus ini berpotensi masuk ranah Tipikor,
.

“Jika melibatkan pegawai negeri yang menyalahgunakan wewenang sebagaimana Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor hingga merugikan keuangan negara, maka aparat harus usut tuntas tanpa pandang bulu,” pungkas Agustinus.

Dinas Pendidikan Diminta Klarifikasi
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Nias belum memberikan keterangan resmi terkait keabsahan Berita Acara bongkaran maupun bukti setoran Kas Daerah yang diklaim bendahara.

Aset Sekolah Adalah Aset Negara!
Jangan Ada Lagi Mafia Barang Bekas di Dunia Pendidikan!

SMPN2Botomuzoi AsetNegara Nias KorupsiPendidikan LPK DinasPendidikanNias

Penulis: Tim

Catatan Redaksi: Warta.in membuka ruang seluas-luasnya kepada IB selaku Bendahara SMPN 2 Botomuzoi dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi.

WARGA LAPOR KADES ATAS DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL,MASYARAKAT MINTA APH TEGAK LURUS SESUAI HUKUM YANG BERLAKU.

0
Oplus_16908288

Warta.in-Rejang Lebong,Bengkulu.

Heboh di Rejang Lebong atas Dugaan tindak pidana kekerasan seksual terutama jadi perbincangan hangat warga setempat hingga hari ini di wilayah Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong. Seorang perempuan berinisial Esi Susanti (42), warga Desa Pahlawan, melaporkan seorang pria yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Pahlawan berinisial Lukman (50) ke Polres Rejang Lebong.

Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/236/IX/2026/SPKT/POLRES REJANG LEBONG/POLDA BENGKULU, tertanggal 1 September 2026. Perkara yang dilaporkan berkaitan dengan dugaan perbuatan seksual secara fisik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, di wilayah Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara.

Berdasarkan laporan, malam itu pelapor awalnya dijemput oleh seorang saksi bernama Ririn alias Oyin sekitar pukul 21.30 WIB untuk menyaksikan acara kesenian kuda lumping di Desa Pahlawan.

Sekitar pukul 22.15 WIB, pelapor kemudian diajak menuju pesta rakyat di Desa Tabarenah. Sesampainya di lokasi, pelapor berdiri di pinggir jalan dekat tempat acara, sementara Ririn alias Oyin berpisah dari pelapor.

Tidak lama kemudian, Edi yang disebut sebagai pacar pelapor datang dan mengingatkan pelapor agar berhati-hati serta tidak banyak ulah. Edi kemudian berdiri tidak jauh di belakang pelapor.

Saat pelapor tengah menikmati acara tersebut, terlapor disebut datang dari arah belakang. Dalam laporan, pelapor mengaku bagian tubuhnya disentuh menggunakan tangan oleh terlapor.

Merasa tidak terima atas dugaan tindakan tersebut, pelapor akhirnya memilih membawa persoalan itu ke jalur hukum. Pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 16.45 WIB, pelapor mendatangi Polres Rejang Lebong dan membuat laporan untuk mendapatkan proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena sosok yang dilaporkan merupakan seorang kepala desa. Posisi sebagai pejabat pemerintahan desa tentu membuat dugaan tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata. Publik pun menunggu apakah proses hukum akan berjalan secara terang, objektif, dan tanpa pandang bulu.

Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah awal, di antaranya melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terhadap para saksi, berkoordinasi dengan piket Reskrim, serta melaporkan perkembangan perkara kepada pimpinan.

Dalam perkara ini, kerugian materiil dilaporkan nihil. Namun, dugaan tindakan kekerasan seksual tetap menjadi persoalan serius karena menyangkut harkat, martabat, dan rasa aman seseorang.

Hingga berita ini diterbitkan, perkara masih berada dalam proses penanganan kepolisian. Status terlapor tetap sebagai pihak yang dilaporkan dan belum dapat dinyatakan bersalah sebelum terdapat pembuktian serta keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

(Tim Redaksi)

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Lamongrejo

0

Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan P2B,Polsek Ngimbang Monitoring Tanaman Jagung di Desa Lamongrejo

LAMONGAN//Warta.in- Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan oleh Polsek Ngimbang Pada Hari Rabu (02/09/2026), pukul 10.00 wib

Anggota jaga Polsek Ngimbang turun langsung ke lahan baku Ladang (LBL) milik warga di Desa Lamongrejo Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Ngimbang, Aiptu Denny, S.H, didampingi Bhabinkamtibmas di Desa Lamongrejo

Pengecekan dilakukan di lahan jagung milik P war seluas 0.500 meter persegi yang berada di Dukuh Brumbun RT 05. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 160 sentimeter, daun berwarna hijau segar, usia tanam sekitar 70 hari, serta tidak ditemukan serangan hama maupun penyakit yang signifikan.

Selain itu, ketersediaan air dinilai mencukupi berkat pemanfaatan air tadah hujan selama musim penghujan. Proses pemupukan telah dilakukan sebanyak dua kali, dengan distribusi pupuk yang berjalan lancar dan mudah diperoleh oleh petani.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr. K. S. I. K, melalui Wakapolsek Ipda Istiono, S.H, “Dalam keterangannya menyampaikan “Bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka mendukung Implementasi 8 Program Prioritas Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan”.

Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi dan memastikan program pemerintah berjalan optimal hingga ke tingkat desa, Ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Polri di tengah lahan pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus produktif, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis (roy)

Antisipasi Tindak Kriminal Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C, Menyasar Daerah Rawan

0

Antisipasi Tindak Kriminal Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light 4C, Menyasar Daerah Rawan Di wilayah Ngimbang

LAMONGAN//Warta.in –Anggota jaga Polsek Ngimbang ini telah melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light Harkamtibmas di malam hari guna cegah kriminalitas dan tangkal 4 C di wilayah Hukum Polsek Ngimbang, Rabu (02/09 /2026) pukul 22.00 Wib sampai selesai

Dalam Patroli Blue Light ini di laksanakan oleh, Aiptu Djudi, Aiptu Denny, S.H, dan Brigadir Bayu dengan sasaran Patroli jalan poros Ngimbang – Jombang, SPBU Ngimbang serta Masyarakat Ngimbang yang ada di Kecamatan Ngambang.

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S.Tr. K. S. I.K,melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, saat di hubungi Awak media menjelaskan bahwa, “Patroli Blue Light ini di laksanakan guna cegah dan antisipasi 4C, kejahatan dan premanisme serta untuk menjaga harkamtibmas guna cegah kriminalitas dan tangkal 4C di wilayah Kecamatan Ngimbang.”

Personil Patroli selalu menyampaikan pesan – pesan Keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya kepada pengamanan Swakarsa atau security di Wilayah Ngimbang selalu waspada dengan situasi yg berkembang di sekitarnya,ungkapnya Kapolsek Ngimbang

Kami berkometmen dengan Secara rutin patroli di Obyek Vital untuk antisipasi terjadinya tindakan kriminal di Wilayah Ngimbang dengan cara memverikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan sehingga wilayah Ngimbang tetap aman dan kondusif,pungkasnya(roy)

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Maksimalkan Pelayanan Commanderwish Pagi Hari

0

Guna Antisipasi Kemacetan Polsek Ngimbang Maksimalkan Pelayanan Commanderwish Pagi Hari

LAMONGAN// Warta.In – Polsek Ngimbang dalam rangka melayani masyarakat melalui kegiatan Commander Wish dipagi hari, dengan beberapa personel untuk hadir memberikan pelayanan di tengah masyarakat pada jam-jam sibuk pagi hari.

Kegiatan Commander Wish di laksanakan di laksanakan oleh personil Polsek Ngimbang Aiptu Muji, R, Aiptu Djudi, Aiptu Denny, dan Brigadir Deni. Rernaldi di pertigaan Pasar Ngimbang dan SMA Negeri 1 Ngimbang di Kecamatan Ngimbang pada Hari Kamis (03/09/2026) pukul 06.40 WIB

Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana, S. Tr, K. S.I.K, melalui Wakapolsek Ngimbang Ipda Istiono, S.H, “menjelaskan bahwa Commander Wish Layanan Pagi merupakan program prioritas sekaligus kebijakan utama dari Kapolres Lamongan yang bertujuan menghadirkan personel Polri secara maksimal pada pagi hari untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat”.

Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan rawan kemacetan, penyeberangan anak sekolah, pasar atau pusat kegiatan ekonomi, serta kawasan perkantoran.

Kehadiran personel di lokasi tersebut diharapkan mampu menciptakan kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

Kapolsek Ngimbang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh personel.

Program Commander Wish Layanan Pagi menjadi langkah awal dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif, cepat, dan Presisi melalui kehadiran nyata anggota Polri di tengah masyarakat sejak pagi hari.

Kami harap pelayanan terhadap masyarakat harus lebih maksimal. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan kegiatan layanan pagi ini.” ujarnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan jadikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”pungkasnya ( roy)

Puskesmas Kepala Curup melaksanakan Giat Rutin Posyandu Balita Selama 1 Bulan 12 Kali Pertemuan di 5 Desa.

0

Warta.in-Kab.RejangLebong.

Pusat kesehatan Masyarakat Kepala Curup bekerja sama dengan Pemerintah Desa dari 5 Desa melaksanakan kegiatan rutin Posyandu Balita hingga 12 kali giat dari 5 Desa. Kegiatan berlangsung di kantor desa masing -masing sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Kegiatan posyandu ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, khususnya balita. Posyandu berperan penting dalam pemantauan tumbuh kembang anak serta sebagai langkah preventif dalam pencegahan permasalahan gizi dan stunting.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dari Puskesmas Kepala Curup bersama kader posyandu melaksanakan pemeriksaan kesehatan balita yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, serta lingkar kepala. Seluruh hasil pengukuran dicatat dan dijadikan dasar evaluasi serta tindak lanjut pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Kepala Curup dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan posyandu merupakan program yang sangat penting bagi masyarakat desa. “Melalui kegiatan posyandu ini, kami berharap kesehatan balita di 5 Desa wilayah Puskesmas Kepala curup dapat terpantau secara optimal. Pemerintah desa akan terus mendukung kegiatan pelayanan kesehatan demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

masih menambahkan ,menjelaskan bahwa pemantauan rutin sangat diperlukan untuk mendeteksi secara dini gangguan pertumbuhan anak. “Pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, dan lingkar kepala dilakukan untuk memastikan pertumbuhan balita sesuai dengan standar kesehatan. Jika ditemukan indikasi gangguan, maka dapat segera dilakukan penanganan,” jelasnya.

Partisipasi aktif orang tua balita dalam kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari para kader posyandu. Mereka menilai bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak semakin meningkat.

Puskesmas Kepala Curup berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Desa di 5 Desa dan kader posyandu dalam melaksanakan kegiatan posyandu secara rutin. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa perwilayahan Puskesmas Kepala Curup.

(Tim Redaksi)

Dugaan Oknum Kadis melakukan Pencabulan, Lapdu Resmi sudah di sampaikan ke Aph Polres Lebong.

0
Oplus_16908288

Warta.in-Lebong, Bengkulu.

Dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Kadis di Kabupaten Lebong telah dilaporkan secara resmi ke Aph Polres Lebong, Rabu (2/9/2026).

Untuk saat ini bahwa Lapdu tersebut dibuat pihak keluarga korban ke Polres Lebong. Pada Saat melaporkan bahwa korban juga turut didampingi oleh keluarganya, Kepala Desa setempat, serta tim pendamping dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas DP3APPKB Kabupaten Lebong.

Saat dikonfirmasi dengan Kasat Reskrim Polres Lebong AKP Darmawel Saleh, S.H., M.H., didampingi Kanit PPA Polres Lebong Aipda Maslikhan mengatakan, laporan tersebut segera kami telaah, apabila unsurnya masuk akan kami tindak tegas sesuai SOP, dan juga segera tim kita lakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Kanit PPA dan Tim Olah TKP.

“ Masuk Unsurnya serta sudah terbukti, langsung kami tindak tegas,” Terang Kasatres, Mawel.

Masih lanjut, bahwa untuk di awal kami akan meminta beberapa sejumlah saksi dan kita lakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Serta tim penyidik juga akan melakukan Pulbaket, sehingga harus cukup bukti yang kuat.

“Langkah pertama tim penyidik akan panggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih dulu, dan juga tim kita lakukan pulbaket,” Tambahnya.

Saat ini Kasus dugaan pencabulan tersebut hangat diperbincangkan di kalangan, Apalagi terlapor merupakan oknum pejabat senior dikabupaten Lebong.

Tim penyidik akan terus menyampaikan Laporan Perkembangan kasus selanjutnya dengan pelapor setelah meminta keterangan dari para saksi dan pengumpulan alat bukti.

(Tim Redaksi)