26.4 C
Jakarta
Rabu, Februari 18, 2026
Beranda blog Halaman 88

Dinilai Taruhkan Nyawa, GANNAS Minta LPSK Lindungi Ammar Zoni sebagai Justice Collaborator

0

Warta.in, Jakarta | – Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) kembali menegaskan pentingnya kepastian hukum atas permohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan untuk Ammar Zoni dalam perkara narkotika yang tengah bergulir. Penegasan tersebut disampaikan setelah jajaran GANNAS mendatangi Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta, Selasa (13/1).

Kedatangan GANNAS bertujuan mendorong LPSK agar segera mengambil keputusan atas permohonan JC yang telah diajukan sejak 26 November 2025. Hingga pertengahan Januari 2026, permohonan tersebut belum juga diputuskan, padahal proses persidangan terhadap Ammar Zoni telah berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GANNAS, I Nyoman Adi Peri, menilai keterlambatan tersebut berpotensi menghambat upaya penegakan hukum secara menyeluruh, khususnya dalam membongkar jaringan peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Permohonan Justice Collaborator sudah diajukan hampir tiga bulan lalu dan seluruh persyaratan yang diminta LPSK telah kami penuhi. Namun sampai sekarang belum ada keputusan. Ini yang kami nilai terlalu lama,” ujar I Nyoman Adi Peri dalam konferensi pers usai pertemuan dengan LPSK.

Dalam kunjungan tersebut, tim GANNAS yang didampingi Sekretaris Jenderal GANNAS Rully Ardian serta jajaran humas bertemu langsung dengan tim LPSK, termasuk Brigjen Pol (Purn) Made bersama tim ahli. GANNAS secara tegas meminta agar keputusan segera dikeluarkan sebelum jaksa membacakan tuntutan dalam persidangan.

Menurut I Nyoman, kejelasan status Justice Collaborator menjadi sangat penting agar Ammar Zoni dapat memberikan keterangan secara terbuka, aman, dan maksimal terkait jaringan narkotika yang diduga beroperasi di dalam lapas.

“Harapan kami sederhana, sebelum tuntutan jaksa dibacakan, status Justice Collaborator sudah diputuskan. Tidak ada alasan lagi untuk menunda,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal GANNAS Rully Ardian mengingatkan bahwa keterlambatan keputusan justru dapat menghilangkan esensi dari perlindungan saksi itu sendiri. Ia menilai, tanpa kepastian yang cepat, manfaat Justice Collaborator menjadi tidak optimal, baik bagi saksi maupun bagi penegakan hukum.

“Kami sampaikan langsung kepada LPSK agar jangan sampai proses ini menimbulkan harapan palsu bagi keluarga. Keterangan Ammar Zoni sangat penting untuk mengungkap aktor-aktor utama peredaran narkoba, khususnya yang terjadi di dalam lapas,” kata Rully.

Rully juga mengungkapkan kekecewaan pihak keluarga Ammar Zoni. Menurutnya, keluarga berharap status Justice Collaborator sudah ditetapkan sebelum pemeriksaan terdakwa dilakukan, sehingga Ammar Zoni dapat ditempatkan di rumah aman dan merasa lebih terlindungi saat memberikan keterangan.

“Kekecewaan itu wajar. Setelah pemeriksaan terdakwa, bahkan muncul informasi adanya ancaman yang diterima Ammar Zoni di dalam lapas. Ini semakin menegaskan urgensi perlindungan dari negara,” ungkapnya.

GANNAS menilai langkah Ammar Zoni untuk membuka fakta-fakta peredaran narkoba di lapas merupakan tindakan berisiko tinggi. Oleh karena itu, perlindungan negara melalui LPSK dipandang mutlak diperlukan demi keselamatan saksi dan keberhasilan pengungkapan jaringan narkotika.

I Nyoman Adi Peri menambahkan, pengajuan Justice Collaborator ini juga sejalan dengan komitmen GANNAS dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba yang dicanangkan pemerintah. Ia meyakini, jika LPSK berpihak pada upaya pemberantasan narkoba, keputusan yang diambil akan mendukung pengungkapan jaringan secara menyeluruh.

“Tanpa keputusan yang cepat dan tegas, konsep Justice Collaborator akan kehilangan maknanya. Kami hanya meminta kepastian hukum yang jelas, adil, dan segera, demi keselamatan saksi dan demi perang melawan narkoba,” pungkasnya.(Ril_H’S)

Dekat dan Transparan, Propam Polri Sosialisasikan Akses Pengaduan Masyarakat

0

Warta.in Jakarta Pusat— Dalam rangka meningkatkan transparansi dan mendekatkan layanan kepolisian kepada masyarakat, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi akses pengaduan masyarakat melalui pembagian dan pemasangan stiker Pengaduan Cepat Propam Polri di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Ps. Kanit Propam Polsek Kemayoran, Aiptu Elfin H.P.S., S.H. Sosialisasi dilakukan dengan menyasar sejumlah titik strategis dan fasilitas umum, antara lain kawasan perkantoran Letjen Suprapto, SPBU Pertamina Letjen Suprapto, Komplek Perumahan Harapan Mulia, serta gerai ritel Alfamart Harapan Mulia dan Indomaret Utan Panjang Barat.

Melalui pemasangan stiker tersebut, masyarakat diberikan informasi mengenai saluran resmi pengaduan Propam Polri, sehingga warga dapat dengan mudah menyampaikan laporan, masukan, maupun keluhan terkait pelayanan kepolisian secara cepat dan tepat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa sosialisasi pengaduan cepat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Polri membuka ruang pengaduan yang transparan dan mudah diakses oleh masyarakat sebagai bentuk pengawasan dan perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hak dan mekanisme pengaduan yang benar.

“Kami ingin masyarakat mengetahui jalur pengaduan resmi Propam Polri, sehingga setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara profesional dan akuntabel,” kata Agung.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polri Tunjukkan Kepedulian, Hadir dalam Doa Bersama Warga Kebon Kosong

0

Warta.in Jakarta Pusat — Kepolisian kembali menunjukkan kepedulian dan empatinya kepada masyarakat melalui kehadiran dalam kegiatan keagamaan warga. Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Kosong, Polsek Kemayoran, bersama unsur tiga pilar menghadiri acara tahlil malam ke-7 almarhum Sarjono, Ketua RW 04, di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB tersebut digelar di kediaman almarhum di Jl. Kemayoran Gempol Gg. Masjid Al Ihsan RW 04, Kelurahan Kebon Kosong. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsubsektor Bendungan Jago Aiptu Haris Sudibyo, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Kosong Brigadir Yayat Ruhiyat, unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kehadiran aparat kepolisian dalam acara tahlil tersebut merupakan bentuk dukungan moril sekaligus empati kepada keluarga yang ditinggalkan, serta wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial dan keagamaan merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian.

“Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan duka dan memberikan dukungan kepada warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menambahkan bahwa keterlibatan anggota Polri dalam kegiatan kemasyarakatan bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” katanya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pemprov NTB kan Akhiri Sistem Pansel, Manajemen Talenta ASN Jadi Kompas Para Aparatur

0


Kepala Dinas Kominfotik NTB ,  Dr. H. Ahsanul Khalik

Warta.in
Mataram, NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan arah baru pengelolaan aparatur sipil negara. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan bahwa sistem seleksi terbuka (pansel/beauty contest) akan diakhiri, dan ke depan pengembangan serta promosi jabatan ASN akan sepenuhnya berbasis Manajemen Talenta ASN.

Sebagai tahap transisi, seleksi terbuka hanya akan digunakan terakhir kali untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) yang saat ini masih kosong.

Adapun jabatan-jabatan dimaksud meliputi:
– Pertama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dengan klasifikasi Eselon II.a.

– Kedua, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Eselon II.a.

– Ketiga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, Eselon II.a.

– Keempat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eselon II.a.

– Kelima, Kepala Dinas Kebudayaan, Eselon II.a.

– Keenam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Eselon II.a.

Ketujuh, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, Eselon II.a.

Selanjutnya, jabatan struktural pada RSUD dengan klasifikasi Eselon II.b, yaitu:

– Kedelapan, Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan pada RSUD, Eselon II.b.

-Kesembilan, Wakil Direktur Umum dan Operasional pada RSUD, Eselon II.b.

– Kesepuluh, Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian pada RSUD, Eselon II.b.

– Kesebelas, Wakil Direktur Pelayanan pada RSUD, Eselon II.b.

Kemudian pada Sekretariat Daerah, jabatan yang dimaksud adalah:

– Keduabelas, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah, Eselon II.b.

-Dan ketigabelas, Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan, Eselon II.b.

Seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut segera dibuka dan saat ini tengah dalam tahap persiapan. Pemerintah Provinsi menegaskan bahwa proses ini Insya Allah menjadi seleksi terbuka terakhir pada masa kepemimpinan Iqbal–Dinda.

Kepala Dinas Kominfotik NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB Dr. H. Ahsanul Khalik menegaskan kebijakan ini merupakan komitmen kuat Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, dalam menegakkan sistem merit.

“Pengembangan karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kontestasi sesaat. Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN—berbasis kinerja dan potensi—sehingga adil bagi ASN dan menguntungkan organisasi,” tegasnya.

Melalui Manajemen Talenta ASN, Pemprov NTB akan menggunakan pemetaan talenta (Talent Mapping 9-Box) sebagai dasar pengambilan keputusan karier. ASN dinilai secara objektif berdasarkan kinerja nyata dan potensi pengembangan, sehingga penempatan jabatan benar-benar mencerminkan prinsip the right person in the right place, at the right time.

Sistem ini juga memastikan regenerasi kepemimpinan, kesinambungan organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dr. Aka, mengingatkan ASN Pemprov arif NTB, bersiap menghadapi perubahan paradigma tersebut.

“Manajemen Talenta menuntut ASN untuk serius menjaga kinerja dan terus meningkatkan kompetensi. Tunjukkan hasil kerja yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat serta daerah.

Dan dalam hal ini Pak Gubernur akan memberikan prioritas kepada pejabat yang didemosi pada mutasi kemarin, tapi ingat harus bisa memperlihatkan komitmen dan loyalitas konstitusional nya dalam memberikan kinerja terbaik untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan langkah tegas menuju birokrasi modern yang profesional, objektif, dan berkeadilan. Karier ASN tidak lagi ditentukan oleh siapa yang paling menonjol di panggung seleksi, melainkan oleh rekam jejak kinerja, kapasitas, dan integritas yang teruji dari waktu ke waktu. (sr/hpntb)

Polsek Cempaka Putih Hadir di SMAN 30 Jakarta, Bangun Kesadaran Pelajar Tolak Tawuran ta

0

Warta.in Jakarta Pusat – Kepolisian terus memperkuat upaya pencegahan tawuran pelajar melalui pendekatan humanis dan edukatif. Salah satunya dilakukan oleh jajaran Polsek Cempaka Putih yang menyambangi SMAN 30 Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi, untuk memberikan arahan langsung kepada para pelajar.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, didampingi Wakapolsek, Kanit Binmas, serta para Bhabinkamtibmas. Sebanyak 150 siswa dan siswi SMAN 30 Jakarta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Dalam arahannya, Kapolsek Cempaka Putih menyampaikan amanat Kapolres Metro Jakarta Pusat terkait larangan keras tawuran pelajar serta pemahaman mengenai konsekuensi hukum, termasuk penerapan aturan dalam KUHP yang baru. Para pelajar diajak untuk memahami bahwa tawuran bukanlah solusi, melainkan perbuatan yang merugikan masa depan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P Hutagalung, menegaskan bahwa peran pelajar sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami ingin para pelajar menyadari bahwa masa depan mereka sangat berharga. Tawuran hanya akan membawa dampak hukum dan penyesalan. Jadilah generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi pelopor keamanan dengan menjaga diri sendiri, sekolah, serta lingkungan sekitar,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan menekankan bahwa kehadiran polisi di sekolah bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan terhadap generasi muda.

“Kami hadir sebagai sahabat pelajar. Polisi ingin mendengar, membimbing, dan mengingatkan agar adik-adik semua tidak terjerumus dalam tawuran. Melalui program Pelajar Jaga Jakarta, kami berharap pelajar mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif di lingkungannya,” tutur Kapolsek.

Selain memberikan pembinaan kepada para siswa, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan Kepala Sekolah SMAN 30 Jakarta, Tjahyani, sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menolak kekerasan, mematuhi hukum, serta bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman dan damai.

(Humaa Polres Metro Jakaeta Pusat)

Polsek Senen Gelar Ploting Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan di Paseban

0

Warta.in Jakarta Pusat — Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Senen Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan ploting pengamanan di wilayah rawan gangguan kamtibmas, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan ploting tersebut dilaksanakan di Pos Sekretariat RW 07, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dengan sasaran utama pencegahan tawuran warga, tindak kriminalitas jalanan, serta kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), khususnya pada waktu menjelang pagi hari.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Senen yang diterjunkan antara lain Aiptu Hendra selaku Panit 2 Samapta Polsek Senen, bersama Aipda Sugiarto dan Aipda Syah Ali. Petugas melakukan pemantauan situasi wilayah serta siaga di titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kapolsek Senen AKP Andre Try Putra menyampaikan bahwa kegiatan ploting ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Ploting personel di wilayah rawan dilakukan secara rutin sebagai upaya mencegah terjadinya tawuran, tindak kejahatan, serta gangguan kamtibmas lainnya, terutama pada jam-jam rawan,” ujar AKP Andre.

Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir dan situasi wilayah hukum Polsek Senen tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Humas Polres Metro Jakarta Pusat

Bhabinkamtibmas Sambangi Rumah Warga Korban Ancaman Pinjol di Gunung Sahari Utara

0

Warta.in Jakarta Pusat – Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Polri yang berkarakter humanis dan responsif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sahari Utara Polsek Sawah Besar, Aipda Adnan Munandar, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan ke rumah warga korban ancaman tindak pidana, Selasa (13/1/2026) sore.

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Gunung Sahari X Dalam, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, sekitar pukul 16.00 WIB, dengan tujuan memberikan empati serta informasi perkembangan penanganan kasus.

Dalam pelaksanaannya, Aipda Adnan Munandar menyambangi lingkungan tempat tinggal korban dan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat. Kegiatan ini melibatkan satu personel Bhabinkamtibmas serta unsur masyarakat, guna memastikan situasi aman dan memberikan solusi awal terkait ancaman penculikan yang diduga berkaitan dengan tunggakan pinjaman online, sekaligus memberikan pemahaman hukum dan langkah pelaporan yang tepat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap laporan warga, khususnya yang menyangkut ancaman keselamatan, akan ditindaklanjuti secara serius dan profesional. Ujarnya

Senada dengan itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan menjelaskan bahwa kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya preventif dan pendekatan langsung kepada warga. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu menenangkan korban serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Sawah Besar.

Sementara itu, Ketua RT 01/04 Kelurahan Gunung Sahari Utara, Yudha, mengapresiasi langkah cepat Polri. Ia berharap warga yang mengalami permasalahan serupa tidak ragu melapor agar mendapat pendampingan dan perlindungan, serta mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap pinjaman online ilegal.

Aipda Adnan Munandar juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau warga untuk segera melapor melalui Call Center 110 atau langsung ke Polsek Sawah Besar apabila menemukan indikasi ancaman atau tindak pidana, demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Secara umum, kegiatan sambang berjalan aman dan terkendali. Setelah kunjungan dilakukan, situasi di lingkungan Jalan Gunung Sahari X Dalam terpantau kondusif, dengan koordinasi yang terus dijalin antara Polri dan masyarakat untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pelayanan Polri Melalui Bhabinkamtibmas Sambangi Korban Penipuan di Kartini

0

Warta.in Jakarta Pusat – Sebagai wujud pelaksanaan tugas pokok Polri yang humanis dan berorientasi pada pelayanan publik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kartini Polsek Sawah Besar, Aipda Asep Norroni, melaksanakan kegiatan sambang ke rumah warga korban penipuan, Selasa (13/1/2026). Kegiatan berlangsung sekitar pukul 12.10 WIB di Jalan Lauze No. 08 RT 01 RW 05, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, dengan tujuan memberikan empati serta menyampaikan informasi perkembangan penanganan laporan polisi.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Asep Norroni mendatangi langsung rumah pelapor dan berkoordinasi dengan lingkungan setempat. Kegiatan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dengan melibatkan Ketua RW dan keluarga korban, guna memberikan rasa aman, penjelasan hukum, serta solusi awal agar korban memahami langkah yang harus ditempuh terkait kasus penipuan bermodus mengaku sebagai pihak bank.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa Polri berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang menjadi korban kejahatan. Ia menyampaikan bahwa pendekatan empati dan komunikasi langsung merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menambahkan bahwa kegiatan sambang Bhabinkamtibmas bertujuan menenangkan korban sekaligus mencegah dampak lanjutan dari tindak pidana. Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan warga diharapkan dapat meminimalisir keresahan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Salah satu warga setempat menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polri. Ia berharap masyarakat semakin waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga resmi dan tidak ragu untuk berkonsultasi atau melapor kepada pihak kepolisian apabila mengalami kejadian serupa.

Aipda Asep Norroni juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dalam keluarga dan lingkungan, serta mengimbau warga untuk selalu berhati-hati menerima informasi melalui telepon atau pesan singkat. Ia mengingatkan agar setiap perkembangan situasi segera dilaporkan melalui Call Center 110 atau langsung ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Sawah Besar demi menjaga kamtibmas.

Secara keseluruhan, kegiatan sambang berjalan aman dan lancar. Setelah kunjungan dilakukan, situasi di lingkungan Kelurahan Kartini terpantau kondusif, dengan terjalinnya koordinasi yang baik antara Polri dan masyarakat untuk mencegah terulangnya tindak pidana serupa.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polisi Peduli Lingkungan” Cek Pintu Air Istiqlal, Antisipasi Banjir Pasar Baru

0

Warta.in Jakarta Pusat – Sebagai bentuk pelaksanaan tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polsek Sawah Besar melakukan kegiatan sambang dan pengecekan infrastruktur pengendali banjir. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar Baru Aiptu Bambang Supriyanto bersama anggota Patroli 1021 bertemu langsung dengan pengelola pompa air di sejumlah titik, Selasa (13/1/2026) pukul 15.30 WIB, dengan fokus utama memastikan kesiapsiagaan pintu air dan rumah pompa guna mencegah banjir sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, Bahbinkamtibmas Pasar Baru Aiptu Bambang dan personel Patko 1021 melakukan pengecekan langsung ke Pintu Air Istiqlal, Rumah Pompa Gang Kelinci, Rumah Pompa Angkasa, Rumah Jaga Pompa Mobile Kartini 2, serta Pompa Air Mobile Sentul di pertigaan Jalan Pasar Baru Timur. Dari hasil analisis lapangan, seluruh pompa terpantau berfungsi normal, ketinggian air dalam kondisi aman, dan tidak ditemukan genangan, sehingga langkah preventif dinilai efektif sebagai solusi pencegahan banjir.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi seperti ini sangat penting dalam menghadapi potensi bencana. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan, tetapi juga berperan aktif dalam upaya pencegahan demi melindungi masyarakat.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan rutinitas yang ditingkatkan, terutama saat cuaca tidak menentu. Ia menyatakan bahwa kesiapan pintu air dan pompa harus dipastikan agar wilayah Pasar Baru tetap aman dari ancaman banjir.

Sementara itu, salah satu warga Pasar Baru mengapresiasi kehadiran Polri yang turun langsung ke lapangan. Warga berharap kegiatan sambang dan pengecekan seperti ini terus dilakukan karena memberikan rasa aman dan kepastian bahwa lingkungan mereka mendapat perhatian serius dari aparat.

Aiptu Bambang Supriyanto menekankan bahwa seluruh mesin pompa dalam kondisi baik dan siap dioperasikan bila debit air meningkat. Dengan dukungan personel patroli, Polri juga mengimbau pengelola pompa dan warga untuk segera melaporkan apabila ditemukan kendala teknis, sebagai langkah pencegahan sebelum terjadi genangan.

Secara umum, kegiatan pengecekan berjalan aman dan lancar. Setelah dilakukan peninjauan, situasi di wilayah Kelurahan Pasar Baru terpantau kondusif, tanpa genangan air, serta menunjukkan sinergi yang baik antara Polri, pengelola pompa, dan masyarakat dalam upaya cegah banjir sejak awal.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat).

Polisi Hadir Dalam Giat” Posyandu Karang Anyar, Sehatkan Warga Jaga Kamtibmas

0

Warta.in Jakarta Pusat – Mengusung semangat “Polri Hadir untuk Masyarakat”, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Anyar Polsek Sawah Besar, Aiptu Syaifudin, melaksanakan monitoring kegiatan Posyandu balita dan lansia di Jalan Ekonomi RW 008, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi bagian dari tugas pokok Polri dalam mendukung kesehatan warga sebagai fondasi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Syaifudin bersama unsur Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, kader PKK, Ketua RW, serta tokoh masyarakat memantau langsung pemeriksaan kesehatan balita dan lansia. Mulai dari pendaftaran, penimbangan, pengecekan tensi dan gula darah hingga pemberian makanan tambahan bergizi, seluruh rangkaian berjalan tertib. Upaya ini dinilai berdampak positif bagi kehidupan sosial warga dan berkontribusi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat merupakan bagian dari strategi pencegahan gangguan keamanan. Menurutnya, warga yang sehat secara fisik dan sosial akan lebih mudah diajak bekerja sama dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Posyandu bukan sekadar pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan warga. Ia menilai pendekatan seperti ini efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendeteksi potensi masalah kamtibmas sejak dini.

Salah satu warga RW 008, Ibu Sulastri, menilai kehadiran polisi dalam kegiatan Posyandu sangat membantu dan menenangkan warga. Meski demikian, ia juga mengkritisi masih perlunya peningkatan frekuensi patroli malam di lingkungan sekitar. “Kami senang polisi dekat dengan warga, semoga keamanan malam hari juga bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Secara umum, kegiatan monitoring Posyandu berjalan aman dan lancar. Sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini dinilai memberi manfaat nyata, tidak hanya meningkatkan kesehatan balita dan lansia, tetapi juga memperkuat fungsi pencegahan gangguan kamtibmas di wilayah Kelurahan Karang Anyar.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)