26.4 C
Jakarta
Rabu, Februari 18, 2026
Beranda blog Halaman 89

Polisi Pantau Posyandu Kartini, Sehatkan Warga Jaga Lingkungan Aman

0

Warta.in Jakarta Pusat – Mengusung semangat Polri Presisi yang humanis dan peduli masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kartini Polsek Sawah Besar, Aiptu Norroni, melaksanakan monitoring kegiatan Posyandu balita dan lansia di Jalan Laksana B1 RT 01 RW 06, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan bagian dari tugas pokok Polri dalam mendukung kesehatan warga sekaligus menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas hadir bersama unsur kelurahan, Puskesmas Kartini, kader Posyandu, PKK, Babinsa, serta tokoh masyarakat. Pemeriksaan meliputi pendaftaran, pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar kepala balita, hingga pemberian makanan tambahan bergizi. Untuk lansia dilakukan pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya pencegahan penyakit. Kepedulian terhadap kesehatan ini dinilai berdampak positif bagi kehidupan sosial warga dan memperkuat situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial dan kesehatan merupakan bagian dari pendekatan preventif. Menurutnya, masyarakat yang sehat dan teredukasi akan lebih solid, sehingga potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menekankan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Posyandu juga menjadi sarana komunikasi kamtibmas. Ia menyebut kegiatan ini efektif untuk menyerap informasi dari warga, membangun kepercayaan, serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Salah satu warga RW 06, Ibu Siti Rahma, mengapresiasi kehadiran polisi yang aktif mendampingi kegiatan Posyandu. Namun ia juga berharap patroli lingkungan, khususnya pada malam hari, dapat lebih ditingkatkan. “Kami merasa lebih aman kalau polisi sering hadir, tapi keamanan malam masih perlu perhatian,” ujarnya.

Secara umum, kegiatan monitoring Posyandu di Kelurahan Kartini berjalan aman dan tertib. Sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini memberikan manfaat nyata, tidak hanya meningkatkan kesehatan balita dan lansia, tetapi juga berfungsi sebagai langkah pencegahan gangguan kamtibmas melalui pendekatan sosial yang berkelanjutan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pengaturan Lalulintas ” Sore Hari Di 4 titik Strategis Polsek Sawah Besar

0

Warta.in Jakarta Pusat — Polsek Sawah Besar menggelar pelayanan publik progresif di sejumlah titik rawan kemacetan, Selasa sore (13/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sejak pukul 16.00 hingga selesai sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas sekaligus memastikan kelancaran mobilitas warga pengguna jalan yang pulang kerja, Pelayanan dan pencegahan tersebut dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Sawah Besar, Iptu Syafrizal, bersama Aiptu Toni Susanto, dan 5 personil lainya di bantu oleh 3 personil Satlantas Polda Metro Jaya.

Personil ditempatkan di beberapa titik strategis, antara lain TL Mbal, TL Golden/Pintu Besi, pertigaan Katedral serta kawasan Lapangan Banteng Utara yang menjadi akses utama menuju Sekolah Santa Ursula. Fokus pengaturan tidak hanya menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengantisipasi potensi pelanggaran, serta menindak ringan pengendara yang tidak tertib. Hasilnya, arus lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar, tidak ditemukan tindak kriminal jalanan, dan potensi kemacetan dapat diurai. Petugas juga memberikan teguran kepada sejumlah pengguna jalan yang melanggar aturan, sebagai bentuk edukasi agar lebih disiplin berkendara.

Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengapresiasi langkah Polsek Sawah Besar yang konsisten menghadirkan pelayanan sore “Pengaturan lalu lintas di jam sibuk adalah salah satu wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah kecelakaan sekaligus memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujarnya

Senada dengan itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan menekankan pentingnya kedisiplinan anggota dalam memberikan pelayanan. Ia menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas bukan hanya rutinitas, tetapi bagian dari tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan masyarakat.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan kehadiran polisi di titik padat kendaraan, meski ada yang menyarankan agar jumlah petugas ditambah di jalur alternatif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan Polri diapresiasi masyarakat, sekaligus menjadi evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kayuh 60 Km demi Kumisah, Negara Datang dengan Sepeda dan Sepasang Roda Harapan

0

Kayuh 60 Km demi Kumisah, Negara Datang dengan Sepeda dan Sepasang Roda Harapan

60 Kilometer yang Mengubah Hidup Kumisah

Warta.in
Lombok Utara,NTB — Negara kadang hadir bukan lewat pidato, bukan pula melalui seremoni. Di Lombok Utara, negara hadir lewat kayuhan sepeda, menempuh jarak sekitar 60 kilometer, demi satu tujuan yang sederhana namun bermakna: memastikan seorang gadis disabilitas bernama Kumisah kembali bisa bergerak dan tersenyum.

Kumisah, warga Dusun Terbis, Desa Andalan, Kecamatan Bayan, yang sejak lahir hidup dengan keterbatasan fisik, kini akhirnya memiliki alat bantu yang selama ini hanya bisa ia harapkan: sebuah kursi roda. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., yang datang bersama pejabat utama Polres dan Bhayangkari melalui program Gowes Kamtibmas, Sabtu ( 10/1)

Perjalanan menuju Desa Andalan bukan perjalanan singkat. Rute ini menjadi titik ke-31 dari rangkaian Gowes Kamtibmas yang digagas Kapolres Lombok Utara untuk menyambangi desa-desa, mendengar langsung denyut persoalan warga, sekaligus menghadirkan negara dalam wujud yang lebih dekat dan membumi.

“Begitu kami mendengar kabar tentang Kumisah, kami merasa ini tidak cukup hanya disampaikan lewat bantuan administrasi. Kami ingin datang, melihat, dan memastikan langsung,” kata AKBP Agus Purwanta di sela kegiatan.

Ketika kursi roda itu akhirnya diserahkan, senyum Kumisah pecah. Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya alat bantu. Namun bagi Kumisah, dua roda itu adalah pintu menuju dunia yang selama ini terasa terlalu sempit dan jauh.

Namun Desa Andalan bukan hanya tentang satu kisah.

Dalam kunjungan itu, Polres Lombok Utara juga menyalurkan 50 paket sembako kepada warga rentan serta mengerahkan Klinik Polres untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada ratusan warga setempat.

Bagi AKBP Agus Purwanta, keamanan tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan.

“Keamanan itu bukan hanya soal tidak adanya kejahatan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat merasa diperhatikan dan dilindungi, termasuk dari sisi kesehatan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Kegiatan itu juga menampilkan wajah lain dari pelayanan publik: pemberdayaan ekonomi.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, meninjau langsung aktivitas UMKM Desa Andalan. Ia tidak datang sekadar melihat, tetapi mencermati satu per satu persoalan mendasar yang kerap luput dari perhatian pelaku usaha kecil: mulai dari penghitungan biaya produksi yang belum akurat, pencatatan keuangan yang belum tertib, hingga penentuan harga jual yang belum mencerminkan struktur biaya yang sehat.

“Kalau ingin UMKM naik kelas, yang dibenahi bukan hanya kemasan, tetapi juga cara mereka menghitung dan mencatat usahanya,” kata Ny. Heny.

Ia juga mendorong keterlibatan mahasiswa KKN untuk membantu Desa Andalan membangun website desa dan menciptakan logo UMKM yang lebih eye-catching sebagai bagian dari strategi branding produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Langkah kecil di desa terpencil itu sesungguhnya memotret pendekatan besar: negara yang tidak menunggu laporan di meja, tetapi datang menjemput persoalan di lapangan.

Gowes Kamtibmas yang digagas Polres Lombok Utara kini bukan lagi sekadar agenda olahraga atau patroli simpatik. Ia telah menjelma menjadi model kepemimpinan lapangan—menggabungkan keamanan, kemanusiaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu tarikan napas kebijakan.

Bagi Kumisah, hari itu mungkin akan selalu diingat sebagai hari ketika hidupnya berubah arah.
Bagi negara, hari itu seharusnya menjadi pengingat: bahwa kehadiran paling bermakna sering kali tidak datang dengan suara keras, melainkan dengan keringat, empati, dan keberanian untuk turun langsung ke jalan. (sr/hpntb)

Polresta Mataram Siap Kembalikan Belasan Sepeda Motor, BB Sitaan Kasus Narkoba kepemiliknya

0

 

Warta.in
Mataram, NTB – Satresnarkoba Polresta Mataram akan mengembalikan sejumlah sepeda motor yang sebelumnya diamankan sebagai barang bukti dalam pengungkapan berbagai kasus narkoba di wilayah hukum Polresta Mataram.

Pengembalian kendaraan tersebut dilakukan setelah proses penyidikan dinyatakan selesai dan tidak lagi diperlukan untuk kepentingan hukum.

Kendaraan bermotor yang akan dikembalikan dapat diambil langsung oleh pemiliknya di Mapolresta Mataram dengan membawa bukti kepemilikan yang sah. Pemilik diwajibkan menunjukkan dokumen resmi kendaraan seperti BPKB, STNK, serta surat pendukung lainnya guna memastikan keabsahan kepemilikan.

Kasi Humas Polresta Mataram, AKP Hery Santoso, SH., menjelaskan bahwa sepeda motor tersebut merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba selama beberapa tahun terakhir. Setelah melalui proses administrasi dan pemeriksaan, kendaraan dinyatakan dapat dikembalikan kepada pemilik yang berhak.

Berikut daftar Sepeda motor berbagai jenis yang dapat di ambil kembali oleh pemilik sah adalah :

1. 1 Unit motor YAMAHA Jupiter MX tanpa Nopol.
2. 1 Unit motor SUZUKI Smash warna hitam dengan Nopol DK 4509 SL.
3. 1 Unit motor YAMAHA Mio warna merah dengan Nopol DR 3626 HI.
4. 1 Unit motor YAMAHA Jupiter MX tanpa Nopol.
5. 1 Unit motor SUZUKI Shogun 110 warna orange dengan Nopol EA 5194 AC.
6. 1 Unit motor YAMAHA MIO SOUL warna hitam dengan Nopol DR 4697 BP.
7. 1 Unit motor SUZUKI THUNDER warna hitam tanpa Nopol.
8. 1 Unit motor YAMAHA MIO warna putih tanpa Nopol.
9. 1 Unit motor YAMAHA Mio warna hitam dengan Nopol DR 4889 SH.
10. 1 Unit motor YAMAHA Mio warna biru muda dengan Nopol DR 4273 BI.
11. 1 Unit motor HONDA CS 1 warna hitam tanpa Nopol.
12. 1 Unit motor SUZUKI SATRIA F warna hitam tanpa Nopol.
13. 1 Unit motor YAMAHA MIO warna hitam tanpa Nopol.
14. 1 Unit motor HONDA Supra warna hitam dengan Nopol DR 5799 CC.

“Pengembalian ini dilakukan agar masyarakat yang kendaraannya sempat diamankan sebagai barang bukti bisa kembali menggunakan sepeda motor tersebut untuk beraktivitas sehari-hari,” ujar AKP Hery Santoso, Selasa (13/01/2026).

Ia menambahkan, total terdapat sekitar 14 unit sepeda motor dari berbagai jenis yang siap dikembalikan kepada pemiliknya. Polresta Mataram mengimbau masyarakat yang merasa memiliki kendaraan tersebut agar segera mendatangi Mapolresta Mataram dengan membawa kelengkapan dokumen kepemilikan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki sepeda motor barang bukti tersebut agar datang langsung ke Polresta Mataram dan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah,” tegasnya.

Langkah ini merupakan bentuk transparansi dan pelayanan Polresta Mataram kepada masyarakat, sekaligus memastikan hak-hak warga tetap terpenuhi setelah proses penegakan hukum selesai dilaksanakan.(sr/hpm)

 

Gubernur Andra Soni Terima Audiensi LPDG dan PHDI Banten, Dukung Penguatan Pembinaan Umat Hindu

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi Pengurus Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Selasa (13/1/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Gubernur Andra Soni menyambut baik silaturahmi para tokoh umat Hindu di Provinsi Banten. Ia menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam rangka pembinaan umat serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini saya menerima kunjungan silaturahmi dari saudara-saudara kita yang mewakili umat Hindu di Provinsi Banten, yakni Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Provinsi Banten,” ungkap Gubernur Andra Soni.

Gubernur menjelaskan bahwa LPDG memiliki peran strategis sebagai lembaga yang mengkaji dan mengembangkan pemahaman kitab suci Weda melalui berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, aktivitas rutin yang diselenggarakan LPDG, baik di tingkat provinsi maupun nasional, perlu mendapat dukungan melalui koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah.

“Tadi disampaikan mengenai program tahunan yang diselenggarakan LPDG, salah satunya adalah Utsawa Dharma Gita (UDG). Kita akan terus berkoordinasi, karena kolaborasi dan koordinasi itu penting untuk kesuksesan pembinaan umat,” tambahnya.

Ketua PHDI Provinsi Banten, Ida Bagus Alit Wiratmaja, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Banten, khususnya program pembangunan infrastruktur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Andra Soni. Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra ini sangat bermanfaat dan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat luas,” ujar Ida Bagus.

Ketua LPDG Provinsi Banten, Gusti Made Subanie, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru dan melaporkan prestasi LPDG yang berhasil masuk 10 besar UDG tingkat nasional, sehingga berhak bertanding di kelompok utama.

Ia memaparkan rencana program kerja, yakni penyelenggaraan UDG tingkat provinsi pada 2026 sebagai ajang seleksi dan pembinaan, serta partisipasi kontingen Banten pada UDG tingkat nasional 2027 di Kota Palu, Sulawesi Tengah..(WartainBanten)

Prestasi Gemilang SMAN 1 Kota Serang, Gubernur Andra Soni Dorong Sekolah Banten Berprestasi

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 13  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi prestasi gemilang siswa SMAN 1 Kota Serang yang berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur saat menerima kunjungan para siswa berprestasi di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (13/1/2026).

Lomba cerdas cermat tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 BPK RI dengan tajuk “BPK Muda”, dan diikuti oleh ribuan sekolah dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaluddin. Turut hadir Kepala SMAN 1 Kota Serang Ade Nurulhuda serta guru pendamping siswa, Sri Rahayuningsih.

Tim SMAN 1 Kota Serang yang terdiri dari Raden Kansa Kayana Regita Putri, Kezy Camilla, dan Daniel Felix Ciano sukses menyisihkan 1.744 sekolah lainnya dari seluruh Indonesia. Pada babak final yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat BPK RI, Jakarta, Kamis (8/1/2026), mereka berhasil unggul atas lima finalis lain, yakni SMAN 6 Yogyakarta, SMAS Kristen Kalam Kudus Riau, MAN 2 Polewali Mandar, SMAN 3 Buleleng Singaraja, dan SMA Katolik Santo Petrus Pontianak.

Gubernur Andra Soni menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa-siswa di Provinsi Banten mampu bersaing dan unggul di tingkat nasional.

“Prestasi ini bukan hanya harus dipertahankan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Banten, baik negeri maupun swasta,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan telah menginstruksikan Kepala Dindikbud Provinsi Banten untuk kembali menggiatkan kegiatan penggalian potensi siswa, termasuk lomba cerdas cermat dan kompetisi akademik lainnya.

“Oleh karena itu, saya sudah perintahkan kepada Kepala Dindikbud agar kegiatan penggalian potensi seperti cerdas cermat ini kembali digiatkan. Dengan demikian, akan semakin banyak sekolah di Banten yang berprestasi,” tegas Gubernur.

Kepada para siswa, Gubernur Andra Soni juga berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, pendidikan merupakan modal utama generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.

“Tadi saya tanya, katanya ada yang ingin melanjutkan ke UI, STAN, serta Teknik Sipil ITB,” ungkapnya.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten Jamaluddin menegaskan bahwa prestasi siswa SMAN 1 Kota Serang layak menjadi teladan dan berkomitmen menggiatkan kembali berbagai kompetisi akademik, termasuk bagi guru, sesuai arahan Gubernur.

“Kami akan giatkan kembali lomba-lomba, termasuk kompetisi untuk para gurunya,” kata Jamaluddin.

Sementara itu, perwakilan siswa Raden Kansa Kayana Regita Putri mengungkapkan bahwa meski sempat pesimis menghadapi ribuan pesaing, dukungan guru dan orang tua menjadi kunci semangat tim.ga`

Pada babak final, tim SMAN 1 Kota Serang tampil dominan dan unggul dalam sesi adu cepat hingga berhasil meraih juara.(WartainBanten)

Polres Kediri Kota Fasilitasi Mediasi, Perkara Disepakati Lewat Restorative Justice

0

Kediri, Selasa, 13 Januari 2026 —

Polres Kediri Kota memfasilitasi pelaksanaan mediasi antara pelapor Tri Maryani dan terlapor Mohammad Rizza Gayuh Prasetyo, S.H., M.Kn., terkait perkara yang sebelumnya ditangani penyidik. Mediasi dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, di Polres Kediri Kota dan berlangsung tertib serta kondusif.

 

Kegiatan tersebut disaksikan oleh unsur Pidana Umum (Pidum) Kepolisian, yang diwakili Briptu Wenda Ade Satria, S.H., guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan prinsip penegakan hukum yang berlaku.

 

Dalam forum mediasi, kedua belah pihak menyampaikan klarifikasi dan pandangan masing-masing secara kooperatif, dengan mengedepankan musyawarah dan itikad baik. Dialog difokuskan pada penyelesaian yang berkeadilan serta pemulihan hubungan hukum antar pihak.

 

Berdasarkan hasil mediasi, pelapor dan terlapor sepakat menyelesaikan perkara melalui mekanisme Restorative Justice, sebagai pendekatan penyelesaian yang menitikberatkan pada pemulihan, kepastian hukum, dan keharmonisan.

 

Dalam proses tersebut, pihak terlapor menunjukkan sikap kooperatif dan itikad baik, yang menjadi salah satu faktor tercapainya kesepakatan bersama secara musyawarah.

 

Pendamping hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Iro Yudho Wicaksono menyatakan bahwa penerapan Restorative Justice merupakan bagian dari penegakan hukum yang humanis dan profesional.

 

“Pendekatan ini mencerminkan proses hukum yang mengedepankan musyawarah, kehati-hatian, dan kepastian hukum bagi para pihak,” ujar Adv. Muhammad Taufiq, S.H. perwakilan LBH Iro Yudho Wicaksono.

 

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, penanganan perkara selanjutnya menyesuaikan dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas serta asas praduga tidak bersalah.

Ketidakadilan Ekonomi dan Politik Identitas jadi Ancaman Kerukunan Bangsa di Tahun 2026di

0

Jakarta. Januari 2026 — Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) menilai awal tahun 2026 sebagai fase krusial bagi Indonesia dalam menjaga kerukunan nasional di tengah meningkatnya tekanan sosial, ekonomi, dan politik. Kemajemukan bangsa Indonesia, sebagai ketetapan dan karunia Ilahi, tidak dapat dibiarkan berjalan secara alamiah, melainkan harus dirawat dan direkayasa secara sadar melalui kebijakan yang adil dan kepemimpinan yang inklusif.

CDCC mengingatkan, meskipun persatuan nasional relatif terjaga, gejala keretakan sosial mulai tampak di berbagai daerah. Sentimen primordial berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) kerap dipicu oleh ketimpangan sosial-ekonomi dan kepentingan politik jangka pendek. Situasi ini berpotensi menjadi ancaman serius apabila disharmoni horizontal di masyarakat berhimpit dengan ketegangan vertikal antara rakyat dan pemerintah.

Gelombang demonstrasi masyarakat pada Agustus hingga awal September 2025 dinilai sebagai peringatan keras atas ketidakpuasan publik terhadap kondisi ekonomi dan keadilan sosial. Protes dipicu antara lain oleh penolakan terhadap tunjangan baru anggota DPR, kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah daerah, serta kekecewaan atas kinerja pemerintah dalam mengatasi pengangguran, kesenjangan ekonomi, dan lonjakan biaya hidup.

Meski ekonomi nasional tetap tumbuh dengan inflasi yang relatif terkendali, CDCC menilai kualitas pertumbuhan masih rendah. Penciptaan lapangan kerja formal terbatas, produktivitas melambat, dan ketergantungan pada konsumsi domestik serta komoditas masih tinggi. Di sisi lain, sektor manufaktur dan teknologi belum menjadi penggerak utama, sementara kinerja ekspor Indonesia tertinggal dibanding negara tetangga.

Ketua CDCC Prof. Dr. Din Syamsuddin menegaskan bahwa stabilitas nasional tidak mungkin dijaga tanpa perbaikan kualitas pertumbuhan ekonomi. “Pertumbuhan ekonomi harus berkeadilan. Jika ketimpangan dibiarkan, ketegangan sosial akan meningkat dan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kekacauan politik,” ujarnya.

CDCC menaruh harapan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah-langkah strategis sebagai prajurit-negarawan guna memperkuat kohesi sosial dan menjaga persatuan bangsa. “Indonesia hanya akan maju jika kerukunan dirawat secara nyata, keadilan ditegakkan, dan dialog dijadikan jalan utama dalam menyelesaikan perbedaan,” tegas Din Syamsuddin.

Konten Video TikTok Shop Picu Tren Belanja Impulsif di Kalangan Gen Z Indonesia

0

Tangerang Selatan | 13 Januari 2026 | Wartain Banten: Dalam era digital yang semakin maju, platform media sosial tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga arena baru untuk berbelanja. TikTok Shop, fitur belanja langsung di aplikasi TikTok, kini menjadi magnet bagi Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, yang lahir antara 1997 hingga 2012 dan berusia 9 tahun hingga 26 tahun. Namun, fenomena ini juga memicu tren belanja impulsif, di mana konsumen membeli tanpa rencana. Sebuah mini riset yang disusun oleh mahasiswi Universitas Pamulang Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dhea Savira Ainnaya, Haliza Indah Kusumawardani, Melisa Anggri Yani, Rintan Suci Maharani mengungkapkan bahwa konten video TikTok Shop memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif di kalangan Gen Z.

Kemajuan teknologi telah mengubah cara hidup manusia, termasuk dalam berbelanja. Internet tidak lagi sekadar alat komunikasi, tetapi juga lahan subur bagi e-commerce. Dengan membuka website atau aplikasi, konsumen bisa melihat dan membeli produk secara instan. Platform seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok kini berperan penting dalam pemasaran, membangun hubungan dengan pelanggan, sebagaimana dijelaskan oleh Effendy et al. (2025). Octaviani dan Sudrajat (2016) menegaskan bahwa teknologi telah memegang peranan krusial dalam kehidupan sehari-hari.

TikTok, yang awalnya dikenal sebagai aplikasi hiburan, kini menawarkan TikTok Shop. Fitur ini memungkinkan pengguna menjelajahi produk langsung di aplikasi, dengan kemudahan seperti live streaming dan tautan produk dalam video. Majid, Rahmawati, dan Sa’dullah (2024) menyoroti bahwa ini membuka peluang bisnis online yang mudah diakses, terutama bagi kaum milenial dan Gen Z yang akrab dengan dunia digital. Gen Z di Indonesia, yang tumbuh di tengah ledakan teknologi, cenderung memiliki gaya hidup hedonis, mencari kesenangan instan. Mereka sangat dekat dengan platform digital, dan TikTok Shop menjadi salah satu pasar online terpopuler di kalangan mereka, seperti yang disebutkan oleh Zeta et al (2025). Namun, kemudahan akses ini juga membawa risiko: belanja impulsif. Melati, Heridiansyah, dan Budiyono (2023) menjelaskan bahwa berselancar di internet melalui gawai sering memicu pembelian yang tidak direncanakan.

Mini riset ini menganalisis bagaimana konten video di TikTok Shop mendorong perilaku pembelian impulsif. Setiap peningkatan dalam konten video TikTok Shop dapat meningkatkan pembelian impulsif secara nyata dengan sebesar 60,8%. Konten video TikTok Shop, sebagai sumber informasi, membentuk rasa impulsif untuk membeli produk di platform tersebut.

Mini riset ini menekankan pentingnya pengelolaan konten video yang optimal oleh penjual di TikTok Shop untuk meningkatkan daya tarik bagi Gen Z. Dengan demikian, platform ini tidak hanya memfasilitasi bisnis, tetapi juga perlu diimbangi dengan kesadaran konsumen agar belanja tetap terkendali. Dan mini riset ini memberikan wawasan berharga tentang belanja digital di Indonesia, di mana Gen Z menjadi motor utama. Para peneliti berharap temuan ini dapat mendorong diskusi lebih lanjut tentang etika pemasaran di media sosial. (Wartain Banten)

Penulis:

Dhea Savira Ainnaya (Mahasiswi Universitas Pamulang)

Ruang Hijau Bertambah, Wakil Wali Kota Bekasi Hadir di Peresmian Taman Sakura RW 017 Jakasampurna

0

Warta.in Jabar ◊ Selasa, 13 Januari 2026.

Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi menghadiri sekaligus meresmikan Taman Sakura RW 017 Perumahan Bahagia Permai Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat. Peresmian ini mengusung tema “Harmoni Hijau Sakura: Menumbuhkan Semangat Mewujudkan Lingkungan Asri”dan berlangsung dengan antusiasme warga.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Camat Bekasi Barat dan Lurah Jakasampurna. Selain itu di hadiri perwakilan instansi terkait turut hadir bersama warga perumahan Bahagia Permai RW 017 yang hadir dilokasi acara.

Sejak awal kegiatan, suasana peresmian terlihat hangat dan penuh kebersamaan. Kehadiran unsur pemerintah dan masyarakat mencerminkan sinergi dalam mewujudkan lingkungan yang hijau dan tertata.

Lebih lanjut, Taman Sakura RW 017 diperkenalkan sebagai ruang terbuka hijau yang ramah bagi semua kalangan. Taman ini diharapkan menjadi tempat interaksi sosial, sarana rekreasi, serta ruang edukasi lingkungan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bekasi menekankan pentingnya menjaga ruang hijau di wilayah perkotaan. Menurutnya, taman lingkungan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Keberadaan taman seperti ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan paru-paru kawasan permukiman,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Bekasi Barat menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga RW 017. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan dan perawatan fasilitas lingkungan.

“Pemerintah Kota Bekasi berharap taman ini dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Selain memperkuat fungsi ekologis, taman ini juga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki di kalangan warga. Dengan demikian, kesadaran untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan dapat terus meningkat.

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi mendorong inisiatif serupa di wilayah lain. Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan diresmikannya Taman Sakura RW 017 Jakasampurna, Bekasi Barat kini memiliki tambahan ruang publik yang representatif. Pemerintah dan masyarakat pun diharapkan terus bergandengan tangan dalam menjaga harmoni lingkungan.

(JS)