25.8 C
Jakarta
Rabu, Februari 18, 2026
Beranda blog Halaman 93

Sambangi Satkamling Cikini Raya, Bhabinkamtibmas Tekankan Kewaspadaan Warga Jelang Pagi Hari

0

Warta.in Jakarta Pusat — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikini Polsek Metro Menteng, Aiptu Tafsipul Subhani, melaksanakan kegiatan sambang dan pemantauan Pos Keamanan Lingkungan (Satkamling) di RT 011 RW 05, Jalan Cikini Raya, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin dini hari. Senin (12/1/2026)

Kegiatan sambang Satkamling ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pencurian dan kejahatan lainnya yang kerap terjadi pada waktu menjelang pagi hari. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat sekaligus sebagai bentuk nyata pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Tafsipul Subhani berdialog langsung dengan warga yang sedang melaksanakan ronda malam. Ia menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas agar warga selalu meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan situasi lingkungan sekitar, serta rutin melakukan patroli secara bergantian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Menjelang pagi hari biasanya merupakan jam rawan terjadinya aksi pencurian dan kejahatan lainnya. Untuk itu, saya mengimbau warga agar tetap waspada, saling berkoordinasi, dan segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar Aiptu Tafsipul Subhani.

Selain memberikan imbauan, Bhabinkamtibmas juga melakukan pemantauan wilayah sekitar Satkamling untuk memastikan situasi lingkungan dalam keadaan aman dan terkendali. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menyampaikan bahwa kegiatan sambang Satkamling yang rutin dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah gangguan kamtibmas sejak dini.
“Melalui sambang dan dialog langsung dengan warga, anggota kami dapat mengetahui kondisi lapangan secara nyata serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan,” jelas Kompol Rezha Rahandhi.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali Satkamling sebagai sarana kebersamaan warga dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa terwujud tanpa adanya kerja sama antara Polri dan masyarakat. Satkamling merupakan bentuk nyata partisipasi warga dalam membantu tugas kepolisian menjaga kamtibmas,” tegas Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Dengan adanya kegiatan sambang Satkamling tersebut, diharapkan wilayah Jalan Cikini Raya, Kelurahan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, tetap aman, kondusif, serta terhindar dari aksi pencurian dan kejahatan lainnya, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi hari.
Jika Anda membutuhkan judul alternatif, versi singkat untuk rilis humas, atau penyesuaian redaksi tertentu, silakan sampaikan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Perkuat Program Banten Sehat, Andra Soni Dialog dengan PERSI Wilayah Banten

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12  Januari 2026  — Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui dialog interaktif yang digelar Gubernur Banten Andra Soni bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten, di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Senin (12/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan sektor kesehatan, khususnya dalam menyukseskan program Banten Sehat. Gubernur menegaskan bahwa dialog ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan berbagai tantangan yang dihadapi rumah sakit di lapangan.

“Di Provinsi Banten terdapat 136 rumah sakit. Ini menjadi kesempatan berharga bagi saya untuk mendengarkan langsung masukan dari para direktur rumah sakit mengenai implementasi program Banten Sehat ke depan,” ujar Andra Soni.

Dalam dialog tersebut, sejumlah isu krusial menjadi pembahasan, di antaranya ketersediaan dan pemerataan dokter spesialis, pengembangan pendidikan kedokteran, serta optimalisasi pelayanan BPJS Kesehatan. Menurut Gubernur, interaksi langsung dengan para pengelola rumah sakit sangat penting untuk memastikan kebijakan kesehatan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga layanan kesehatan masyarakat. Ia secara khusus menyoroti peran strategis seluruh elemen kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Kita mampu mengatasi permasalahan COVID-19 berkat kolaborasi yang solid. Bukan hanya peran rumah sakit pemerintah, tetapi juga kontribusi besar rumah sakit swasta dan seluruh tenaga kesehatan. Sinergi ini harus terus kita jaga,” tegasnya.

Ketua PERSI Wilayah Banten, dr. Ediansyah, mengapresiasi inisiatif Gubernur Banten dalam membuka ruang dialog dua arah sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem kesehatan di Banten.

“Selain mempererat silaturahmi, Pak Gubernur ingin memastikan dukungan rumah sakit serta mendapatkan masukan objektif agar kolaborasi di masa mendatang semakin baik,” kata dr. Ediansyah.

Menurutnya, keberhasilan program Banten Sehat membutuhkan sinergi yang harmonis antar seluruh elemen layanan kesehatan, mulai dari Dinas Kesehatan hingga rumah sakit, dan PERSI menyatakan kesiapan penuh rumah sakit swasta maupun pemerintah untuk berkolaborasi demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten.(WartainBanten)

Cegah Tawuran Warga, Personil Polsek Menteng Perketat Patroli Malam di Perbatasan Manggarai–Tambak

0

Warta.in Jakarta Pusat – Dalam upaya mencegah terjadinya tawuran warga serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam hingga dini hari, Kapolsubsektor Pegangsaan Aiptu Ruhdiyanto bersama Aiptu Setiawan, Aiptu Mulyanto, dan Aiptu Andri Yatmoko melaksanakan patroli tiga pilar di wilayah perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman dan kondusif. Senin (12/1/2026)

Patroli tiga pilar tersebut melibatkan personel Polsek Metro Menteng, unsur TNI, serta aparatur pemerintah daerah setempat. Dalam pelaksanaannya, personel patroli melakukan penyisiran secara mobile dan stasioner di titik-titik rawan, khususnya di area perbatasan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga pada malam hari dan berpotensi memicu terjadinya tawuran.

Kapolsubsektor Pegangsaan Aiptu Ruhdiyanto menyampaikan arahan kepada personel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan keselamatan, serta mengedepankan pendekatan humanis namun tegas terhadap setiap potensi pelanggaran hukum. Patroli difokuskan pada pencegahan tawuran warga, balap liar, serta tindak kriminal jalanan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun kegiatan negatif lainnya. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan patroli tiga pilar merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Kami terus mengintensifkan patroli terpadu di wilayah-wilayah rawan, terutama pada malam hari, guna mencegah tawuran warga dan menekan angka kejahatan jalanan. Sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menyampaikan bahwa patroli tiga pilar akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. “Wilayah perbatasan seperti Manggarai–Tambak Ujung memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan ekstra. Melalui patroli ini, kami berharap dapat mencegah terjadinya tawuran warga serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Menteng dan sekitarnya,” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya patroli tiga pilar ini, Polsek Metro Menteng berharap situasi keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap terjaga dengan baik. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu mencegah gangguan kamtibmas sejak dini serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Gerak Cepat Tanggap Darurat Banjir, warga Perumahan TCP Menyediakan Dapur Umum

0

Gerak Cepat Tanggap Darurat Banjir, warga Perumahan TCP Menyediakan Dapur Umum

SERANG,–WARTA.IN || Perumahan Taman Ciruas permai terendam air, banyak rumah yang terdampak banjir yang berlokasi di blok Ester Rt 01 Rw 05 desa pelawad kec. Ciruas kab serang banten.perumahan taman Ciruas permai pada Senin,12 januari 2026.

Perumahan taman ciruas permai yang terdampak kebanjiran diantaranya. warga blok Ester Rt.01 Rw.05. desa pelawad sekitar 42 kk. saat ini terus bertambah, dan ini belum termasuk di blok lain. sesuai data dari Rt Abbas. yang di didata dari setiap Gang, oleh humas Gang, di koordinir oleh bapa Sulatrin dibantu oleh, bapa Anjas, bapa Jejen,bapa Agus rianto,bapa yusup,mama galih.

penyebabnya adalah karna curah hujan, yang dimulai dari sabtu hingga senin pagi diguyur hujan tak henti henti. sehingga mengakibatkan air disepanjang kaliprisen meluap dan mulai masuk kerumah warga.

Menurut keterangan dari ketua pemuda bapa Fery. Mengatakan rata rata rumah yang terdampak yg berdekatan dengan kaliprisen. saat ini bu Hastuti / bu Rt. yang juga sebagai ketua Pkk sudah berkoordinasi dengan Bu Ita S,untuk mendirikan dapur umum. Alhamdulillah berkat kerjasama semua warga, dapur umum sudah tersedia. serta bumbu – bumbu, mie instan, beras dan lainnya terkumpul berkat iuran dari warga juga. Dan sumbangan dari masyarakat sekitar, juga bermunculan termasuk dari pihak pemerintah desa pelawad, yg diserahkan langsung oleh pak lurah Rifai di dapur umum.

menurut Rw.05 bapa Yani, dan Rw.04 bapa sugeng,serta Rw.06 bapa Supriyadi.mengatakan bahwa yang memantau aliran sungai prisen agar tetap terjaga. Tidak ada sampah yang menyumbat di setiap jaring jaring yang sudah dipasang. untuk memastikan juga tidak ada anak anak yang mandi di aliran sungai.ungkapnya

Bapa Ishud sebagai keamanan lingkungan,selalu memantau dan melarang apabila ada masyarakat yang bermain di aliran sungai.

kondisi kini kami Rt.01 Rw.05 sudah berkoordinasi dengan pihak kepala desa pelawad, bapa Ripai dengan staff nya di wilayah lain yang ikut terdampak kebanjiran ia itu blok A,D,,H,I J,MR.

Himbauan buat masyarakat yang terdampak banjir, yang di khawatirkan adalah. mulai bermunculan salah satunya adalah ular dan biawak. Kepada masyarakat agar waspada menjaga anak – anaknya yang sedang berenang,di depan rumah,atau di kali, dan juga yang rumahnya kemasukan air agar selalu pintu tertutup. saat berita ini turun terbit, air terus naik.sementara waktu warga yang terdampak banjir diungsikan ke masjid Al-Istiqomah blok Ester, sesuai arahan dari ketua Dkm bapak Asep. G. Semoga menjadi renungan untuk Kita semua. tetap jaga lingkungan bersama.

( Ressy)

Rapat Pembahasan BPJS Di Kab.PALI, Justru Memicu Kontroversi Dengan Wartawan Membatasi Peliputan.

0

Sumatra Selatan (PALI)

Warta.in

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai terkesan tidak terbuka terhadap publik. Hal ini terlihat saat digelarnya rapat yang diklaim untuk kepentingan masyarakat, namun justru tertutup bagi wartawan dan unsur masyarakat sipil, dalam pembahasan nasib sekitar 40.000 peserta BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan di Kabupaten PALI.

Rapat yang menyangkut hajat hidup orang banyak tersebut dilaksanakan di gedung DPRD Kabupaten PALI. Namun, akses informasi justru dibatasi, sehingga wartawan dan para ketua LSM hanya dapat menunggu hasil rapat di balik pintu, tanpa mengetahui secara langsung jalannya pembahasan, sikap fraksi, maupun argumentasi para wakil rakyat terhadap persoalan krusial tersebut.

Sikap tertutup ini memunculkan tanda tanya besar di tengah publik. Padahal, persoalan penonaktifan BPJS Kesehatan bukanlah isu sepele, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu yang sangat bergantung pada jaminan kesehatan pemerintah.

Di sisi lain, rakyat kecil yang terdampak penonaktifan BPJS Kesehatan hanya bisa mengeluh dan menanggung kecemasan. Dalam kondisi ekonomi yang semakin sulit, mereka terpaksa menyuarakan keluhan melalui obrolan di tengah masyarakat maupun di media sosial, tanpa kepastian kapan hak kesehatan mereka akan dipulihkan.

Minimnya transparansi DPRD PALI dalam persoalan ini dinilai bertolak belakang dengan semangat keterbukaan informasi publik dan fungsi DPRD sebagai wakil rakyat. Publik pun mempertanyakan, kepentingan siapa yang sebenarnya diperjuangkan, jika pembahasan masalah rakyat justru dilakukan secara tertutup dan jauh dari pengawasan publik.

 

Masyarakat berharap DPRD Kabupaten PALI tidak hanya sekadar menggelar rapat, tetapi juga berani bersikap tegas, terbuka, dan berpihak pada rakyat, serta menyampaikan secara jujur dan transparan hasil pembahasan terkait nasib puluhan ribu peserta BPJS Kesehatan yang kini terkatung-katung tanpa kepastian.

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Jenderal Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Masyarakat PALI (LSM PMP), Wiwin Indar, menyayangkan sikap DPRD Kabupaten PALI yang dinilai kurang transparan dalam membahas persoalan krusial tersebut. Menurutnya, rapat yang membahas nasib puluhan ribu peserta BPJS Kesehatan seharusnya dibuka untuk publik, mengingat dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

“Ini menyangkut hak dasar rakyat, bukan persoalan kecil. Ketika rapat digelar secara tertutup, wajar jika publik curiga dan mempertanyakan komitmen DPRD dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Wiwin Indar pada Senin (12/01/2026)

Lebih lanjut, Wiwin Indar mengingatkan bahwa ketertutupan dalam pengambilan kebijakan dapat berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas publik. Ia menilai, jika tidak ada kejelasan dan solusi nyata, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif akan semakin menurun.

“Jangan sampai rakyat hanya dijadikan objek penderita. DPRD harus berdiri di barisan rakyat dan memastikan tidak ada satu pun warga PALI yang kehilangan hak berobat hanya karena persoalan administrasi atau kebijakan yang tidak berpihak,” tegasnya.

(team/red)

Pemprov Banten Raih Predikat “Sangat Baik” dalam Indeks SPBE 2025

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Januari 2026  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital. Berdasarkan hasil pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025 yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Pemprov Banten berhasil meraih Indeks SPBE sebesar 3,69 dengan predikat Sangat Baik.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemprov Banten dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Implema`entasi SPBE di Banten dinilai mampu memperkuat efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Keberhasilan ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, yang bertujuan memastikan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan instansi pemerintah berjalan optimal dan terpadu.

Dominasi Kinerja pada Domain Layanan

Nilai Indeks SPBE Provinsi Banten Tahun 2025 didukung oleh kinerja positif pada empat domain utama, dengan capaian tertinggi pada Domain Layanan SPBE sebesar 4,14. Domain Kebijakan SPBE memperoleh nilai 3,60, Domain Tata Kelola SPBE 3,50, dan Domain Manajemen SPBE 2,82.

Keunggulan paling menonjol terlihat pada Layanan Publik Berbasis Elektronik yang mencapai nilai 4,67, serta Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik sebesar 3,80, menandakan layanan digital telah berjalan optimal dan efektif.

Selain itu, aspek kebijakan dan tata kelola juga menunjukkan kematangan tinggi, khususnya pada kebijakan peta rencana SPBE dan manajemen keamanan informasi, yang mencerminkan kesiapan arah transformasi digital serta penguatan sistem keamanan di lingkungan Pemprov Banten.

Menuju Ekosistem Digital Holistik

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana KemenPANRB, Cahyono Tri Birowo, menyatakan bahwa hasil pemantauan SPBE Tahun 2025 mencerminkan kemajuan nyata transformasi digital instansi pemerintah serta menjadi panduan strategis dalam menyelaraskan penerapan pemerintah digital dengan kebijakan nasional.

“Hasil pemantauan tahun 2025 ini menjadi gambaran nyata atas progres transformasi digital instansi, sekaligus menjadi panduan strategis dalam menyelaraskan penerapan pemerintah digital dengan kebijakan nasional,” ujar Cahyono.

Ia menekankan pentingnya keterpaduan SPBE untuk mewujudkan layanan digital pemerintah yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Ke depan, pemantauan SPBE akan bertransformasi menjadi Indeks Pemerintah Digital (Indeks Pemdi), yang menandai pergeseran fokus menuju ekosistem digital yang holistik dan berorientasi pada pengguna.

Atas capaian tersebut, KemenPANRB mengapresiasi sinergi dan dedikasi seluruh instansi pemerintah daerah, termasuk Pemprov Banten, serta pihak-pihak terkait dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.(WartainBanten)

Demi Sukseskan Program P2B personil Polsek Ngimbang Tinjau Tanaman Jagung di Desa Tlemang

0

Demi Sukseskan Program P2B personil Polsek Ngimbang Tinjau Tanaman Jagung di Desa Tlemang

LAMONGAN//Warta.in – Anggota Jaga Polsek Ngimbang bersama masyarakat melaksanakan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung dari program Asta Cita pemanpaatan Pekarangan tanaman pangan bergizi (P2B)dengan proses perkembangan tanaman jagung di Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang, Minggu (11/01/2026) pukul 10.00

Kegiatan yang di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi untuk memonitor dan meninjau perkembangan tanaman jagung masyarakat yang bertujuan untuk mendukung program ketahanan panganan pemanpaatan Pekarangan pangan bergizi (P2B) dengan penanaman Melon di Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang

Dalam upaya menjaga ketersediaan pangan lokal, langkah ini di harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H, “Dengan kehadiran Polri sebagai motivator dalam upaya meningkatkan produksi pangan serta kebutuhan lokal dan dapat mendukung program ketahanan pangan Asta Cita Presiden dan ikut serta membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.Ujarnya,

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Polsek Ngimbang untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera.

“Respon positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi Polsek Ngimbang, untuk terus aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan wilayahnya

Dengan Adanya Program ini bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui ketersediaam pangan bergizi serta mendukung program Nasional dalam bidang pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan secara Nasional, pungkasnya (roy)

Pelantikan PGMI Lebak, Wagub Banten Soroti Peran Strategis Guru Madrasah

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 12 Januari 2026  — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan peran strategis guru madrasah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Banten. Menurutnya, guru madrasah tidak hanya berperan dalam mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi kunci utama dalam membentuk akhlak dan karakter generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat menghadiri Pelantikan dan Seminar Anggota Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Lebak yang digelar di Universitas La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (11/1/2026).

“Peran guru madrasah ini sangat penting. Saya sendiri merupakan jebolan madrasah. Anak-anak kita di Banten harus dibekali pendidikan agama yang kuat,” ungkap Wagub Dimyati.

Wakil Gubernur Banten mengapresiasi pelaksanaan acara di lingkungan pendidikan berbasis pesantren yang dinilai sejalan dengan upaya penguatan penguasaan Al-Qur’an dan pendidikan agama untuk mencetak generasi cerdas dan berakhlak.

Sementara itu, Ketua Umum PGMI Yaya Robandi mengapresiasi kehadiran dan konsistensi Wagub Dimyati dalam mendukung guru madrasah serta mengusulkan Wagub Banten dan Kakanwil Kemenag Banten sebagai penerima PGMI Award 2026.

Yaya juga berharap Pemprov Banten mengalokasikan anggaran khusus untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah melalui berbagai program pengembangan.

“Kami berharap Pemprov dapat membiayai program peningkatan kualitas, seperti seminar, bimbingan teknis, serta pengembangan kurikulum, khususnya di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten pada umumnya,” ujar Yaya.

PGMI menekankan pentingnya dukungan beasiswa pendidikan lanjutan bagi guru madrasah dari jenjang D3 hingga S3 serta peningkatan kesejahteraan melalui bantuan honorarium dari Pemprov Banten.

Sebagai wujud dukungan, Wagub Dimyati secara simbolis menyerahkan bantuan BAZNAS sebesar Rp10 juta untuk mendukung program kesejahteraan dan pengembangan anggota PGMI Kabupaten Lebak.bak.(WartainBanten)

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Guna Antisipasi Pohon Tumbang Di Jalur Rawan Bencana

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Guna Antisipasi Pohon Tumbang Di Jalur Rawan Bencana

LAMONGAN//Warta.in –Dalam Rangka bentuk kepedulian polri dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati kali ini jajaran personil Polsek Ngimbang giat patroli pemantauan dan antisipasi Pohon Tumbang Guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan Raya Babat – Jombang di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan,Minggu (11/01/2026) pukul 09.00 wib

Patroli pemantauan pohon tumbang ini di laksanakan oleh anggota jaga Polsek Ngimbang Aiptu Djudi dan Brigadir Bayu
untuk mengecek dan memantau kondisi pohon di pinggir jalan antisipasi pohon tumbang agar tidak mengganggu kamtibmas dan tetap kondusif di wilayah Kecamatan Ngimbang

Untuk semua masyarakat di harapkan tetap Waspada apabila waktu Hujan dan Angin untuk menghindari pohon tumbang segera melaporkan ke Polsek atau Damkar setempat

Sementara Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H menjelaskan “Bahwa kegiatan Patroli dan pemantauan pohon tumbang tersebut untuk antisipasi terjadinya bencana alam tumbangnya pohon saat hujan dan angin ribut apabila pengendara melintas dan masyarakat memberikan himbauan kamtibmas juga memberikan himbauan agar selalu menjaga kebersihan yaitu dengan mematuhi Peraturan lalu lintas, ”Pesan Kapolsek Ngimbang

Sehingga masyarakat merasakan kenyamanan dengan pelayanan dan kehadiran polisi ditengah – tengah masyarakat agar kondisi wilayah Ngimbang Aman dan kondusif,(roy)

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Cegah Guantibmas 4C Di Malam Hari

0

Personil Polsek Ngimbang Gelar Patroli Blue Light Guna Cegah Guantibmas 4C Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Dalam upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), personel Polsek Ngimbang melaksanakan patroli Blue Light secara dialogis di wilayah hukumnya, Minggu malam (11/01/2026).

Kegiatan patroli yang berlangsung mulai pukul 22.30 WIB hingga selesai tersebut menyasar sejumlah titik vital di Kecamatan Ngimbang yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui dialog langsung bersama masyarakat.

Adapun sasaran patroli Blue Light meliputi Jalan poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang,Gudang tembakau Lamongrejo serta kelompok pemuda-pemudi yang berkumpul hingga larut malam, jalur lalu lintas yang kerap dijadikan arena balap liar, pertokoan atau ruko yang rawan tindak kejahatan, serta area parkir warung kopi dan tempat-tempat yang ramai pengunjung.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Ngimbang menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal.

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah preemtif dan preventif Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat”.

Dari hasil patroli menunjukkan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus menonjol terkait guantibmas. Secara umum situasi di wilayah Kecamatan Ngimbang terpantau aman dan kondusif,ujar Kapolsek Ngimbang

Polsek Ngimbang juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas dengan menghubungi 110 atau mendatangi langsung Polsek Ngimbang, sehingga dapat segera ditindaklanjuti, pungkasnya (roy)