27 C
Jakarta
Rabu, Februari 18, 2026
Beranda blog Halaman 96

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Siskamtibmas Guna Cegah Dan Tangkal Kriminalitas Di Malam Hari

0

Polsek Ngimbang Patroli Blue Light Siskamtibmas Guna Cegah Dan Tangkal Kriminalitas Di Malam Hari

LAMONGAN//Warta.in –Anggota Jaga Polsek Ngimbang dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif serta mencegah terjadinya aksi premanisme dan kejahatan serta aksi konvoi Pemuda di daerah rawan kejahatan wilayah hukum Polsek Ngimbang gencar melaksanakan patroli Blue light siskamtibmas pada, Sabtu (10/01/2026)

Patroli blue light siskamtibmas ini dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai yang di laksanakan oleh Anggota jaga Polsek Ngimbang Aipda Afis dan Bripol Elbiyun Farid H, dengan sasaran empat jalam raya poros Jombang – Babat, SPBU Ngimbang Pabrik R3 dan Ruko depan RSUD Ngimbang yang ada di wilayah hukum Polsek Ngimbang di malam hari

Kegiatan patroli Blue Light ini merupakan bagian dari langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, khususnya aksi-aksi premanisme dan kejahatan 4C, (Curas, curat, curanmor dan curhewan) yang kerap terjadi di daerah rawan kriminalitas di malam hari

Dalam patroli Blue Light tersebut, petugas turut memberikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan (security) perusahaan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja.

Apabila ditemukan tindakan mencurigakan atau aksi kejahatan, masyarakat diimbau segera melapor ke Polsek Bulakamba atau melalui layanan darurat 110, atau datang ke Polsek Ngimbang

Kapolsek Ngimbang Iptu IWayan Sumantra, S.H, “menyampaikan bahwa patroli Blue Light di Malam hari ini secara rutin di untuk menciptakan Siskantibmas di wilayah Ngimbang, hal ini di laksanakan merupakan langkah nyata Polri dalam menciptakan rasa aman, terutama di malam hari di wilayah hukum Polsek Ngimbang, ujarnya

“Kami berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dari praktik-praktik premanisme. Keamanan masyarakat, termasuk di wilayah daerah rawan, menjadi prioritas kami.

Oleh karena itu, kami harapkan kerja sama semua pihak untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban,” tegas Iptu IWayan Sumantra, S.H.

Dan Polsek Ngimbang akan terus melakukan patroli Blue Light secara rutin dan responsif dalam menjawab aduan masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang humanis dan profesional, guna mendukung terciptanya iklim kerja yang aman dan produktif, pungkasnya(roy)

14 Tahun Berturut-turut, Banten Pertahankan Status Zero Case Rabies

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Januari 2026  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan hewan nasional. Selama 14 tahun berturut-turut, Provinsi Banten berhasil mempertahankan status Zero Case Rabies atau nol kasus rabies, meski menghadapi tantangan tinggi di lapangan.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M. Tauchid, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi rekor tersendiri bagi Banten. Pasalnya, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) yang dilaporkan oleh masyarakat.

“Ini menjadi rekor bagi Banten. Walaupun angka gigitan mencapai 1.362 kasus pada tahun 2025, kita bisa menanganinya dengan baik sehingga status bebas rabies tetap terjaga,” ujar Agus di Kota Serang, Sabtu (10/1/2026).

Strategi Surveilans dan Jemput Bola

Agus menegaskan bahwa keberhasilan Banten mempertahankan status bebas rabies lebih dari satu dekade merupakan hasil kerja keras dan konsistensi Dinas Pertanian di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Strategi proaktif diterapkan dengan mendatangi langsung pemilik Hewan Penular Rabies (HPR) untuk vaksinasi massal, tidak hanya bagi hewan peliharaan, tetapi juga bagi petugas kesehatan hewan yang berisiko tinggi terpapar.

Imbauan Kewaspadaan Masyarakat

Meskipun Banten berstatus bebas rabies, Agus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena populasi Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing dan kucing masih tinggi.

Warga diimbau segera melakukan pertolongan pertama saat digigit HPR, dengan mencuci luka menggunakan air dan sabun, serta melaporkannya ke Rabies Center untuk penanganan medis.

“Rabies memang kasus yang sangat mematikan, tetapi 100 persen bisa ditangani dan disembuhkan jika mendapatkan tindakan medis yang cepat,” tegas Agus.

Pencegahan utama adalah memastikan hewan peliharaan divaksinasi secara rutin melalui klinik hewan atau Rumah Sakit Hewan Dinas Pertanian Provinsi Banten.(WartainBanten)

Kapolres Gresik Beri Penghargaan, Dedikasi Polisi dan Warga Jadi Teladan

0

Polri,GRESIK//warta.in – Suasana pagi di halaman Mapolres Gresik, Jumat (9/1/2026), menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar rutinitas kedinasan. Bukan hanya apel atau seremoni formal, momen tersebut menjelma menjadi ruang penghormatan bagi nilai-nilai pengabdian, kejujuran, dan kerja keras yang selama ini dijalankan dengan senyap.

Di hadapan barisan peserta upacara, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin langsung pemberian penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang dinilai berprestasi.

Prosesi berlangsung sederhana, namun sarat makna, menegaskan bahwa setiap dedikasi, sekecil apa pun, tidak pernah luput dari perhatian pimpinan.

Sebanyak 16 personel Polri dan 16 warga masyarakat menerima penghargaan atas kontribusi nyata mereka. Apresiasi diberikan atas keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminal, pemberantasan peredaran narkoba, hingga prestasi yang berhasil mengharumkan nama Polres Gresik di tingkat nasional.

Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian.

Sejumlah warga yang menunjukkan kepedulian, keberanian, dan peran aktif dalam membantu tugas-tugas kepolisian turut mendapat apresiasi.

Hal ini menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Di titik inilah sinergi antara polisi dan masyarakat benar-benar terwujud.

Dalam amanatnya, AKBP Rovan menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik semangat untuk terus berbuat lebih baik.

Apresiasi diberikan kepada mereka yang bekerja beyond the call of duty, melampaui kewajiban formal demi pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

“Penghargaan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan keteladanan, serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan loyalitas dan integritas dalam mewujudkan Polres Gresik yang profesional dan humanis,” ujar Kapolres.

Di balik apresiasi tersebut, Kapolres juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara penghargaan dan disiplin. Prestasi akan selalu dihargai, namun setiap pelanggaran tetap ditindak tegas.

Prinsip reward and punishment dijalankan secara adil dan konsisten demi menjaga marwah institusi.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolres Gresik, para Pejabat Utama, serta Kapolsek jajaran. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi simbol bahwa penghargaan bukan sekadar milik individu, melainkan kemenangan kolektif sebuah organisasi yang solid dan berkomitmen melayani masyarakat.

Pagi itu, halaman Mapolres Gresik tidak hanya dipenuhi barisan berseragam, tetapi juga harapan bahwa keteladanan akan terus menular, dedikasi tak akan berhenti, dan sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat demi terwujudnya Gresik yang aman dan nyaman.(kus)

0

polri,GRESIK//warta.in – Suasana pagi di halaman Mapolres Gresik, Jumat (9/1/2026), menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar rutinitas kedinasan. Bukan hanya apel atau seremoni formal, momen tersebut menjelma menjadi ruang penghormatan bagi nilai-nilai pengabdian, kejujuran, dan kerja keras yang selama ini dijalankan dengan senyap.

Di hadapan barisan peserta upacara, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memimpin langsung pemberian penghargaan kepada personel Polri dan warga masyarakat yang dinilai berprestasi.

Prosesi berlangsung sederhana, namun sarat makna, menegaskan bahwa setiap dedikasi, sekecil apa pun, tidak pernah luput dari perhatian pimpinan.

Sebanyak 16 personel Polri dan 16 warga masyarakat menerima penghargaan atas kontribusi nyata mereka. Apresiasi diberikan atas keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminal, pemberantasan peredaran narkoba, hingga prestasi yang berhasil mengharumkan nama Polres Gresik di tingkat nasional.

Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada anggota kepolisian.

Sejumlah warga yang menunjukkan kepedulian, keberanian, dan peran aktif dalam membantu tugas-tugas kepolisian turut mendapat apresiasi.

Hal ini menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Di titik inilah sinergi antara polisi dan masyarakat benar-benar terwujud.

Dalam amanatnya, AKBP Rovan menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik semangat untuk terus berbuat lebih baik.

Apresiasi diberikan kepada mereka yang bekerja beyond the call of duty, melampaui kewajiban formal demi pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

“Penghargaan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan keteladanan, serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan loyalitas dan integritas dalam mewujudkan Polres Gresik yang profesional dan humanis,” ujar Kapolres.

Di balik apresiasi tersebut, Kapolres juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara penghargaan dan disiplin. Prestasi akan selalu dihargai, namun setiap pelanggaran tetap ditindak tegas.

Prinsip reward and punishment dijalankan secara adil dan konsisten demi menjaga marwah institusi.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolres Gresik, para Pejabat Utama, serta Kapolsek jajaran. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi simbol bahwa penghargaan bukan sekadar milik individu, melainkan kemenangan kolektif sebuah organisasi yang solid dan berkomitmen melayani masyarakat.

Pagi itu, halaman Mapolres Gresik tidak hanya dipenuhi barisan berseragam, tetapi juga harapan bahwa keteladanan akan terus menular, dedikasi tak akan berhenti, dan sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat demi terwujudnya Gresik yang aman dan nyaman.(kus)

Tiang Listrik Patah di Ciputat Timur Tangsel, Arus Lalu Lintas Terganggu

0

Wartain Banten | Warta | 10 Januari 2026  —  Sebuah tiang listrik dilaporkan patah di Jalan Menjangan Raya, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, sehingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (10/1/2026) dan membuat pengendara harus melambatkan laju kendaraan saat melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tiang listrik terlihat patah, sehingga membahayakan pengguna jalan. Kabel-kabel listrik tampak menjuntai di badan jalan, menyebabkan perlambatan kendaraan.

Sejumlah warga sekitar menyebutkan, kondisi tersebut sudah dilaporkan kepada pihak terkait. Mereka berharap petugas segera melakukan penanganan agar tidak menimbulkan kecelakaan maupun gangguan yang lebih besar, termasuk potensi pemadaman listrik.

“Tiang listriknya roboh,” ujar salah seorang warga.

Sementara itu, warga setempat berupaya mengatur arus lalu lintas secara manual untuk mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab patahnya tiang listrik tersebut maupun perkiraan waktu perbaikannya.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi Jalan Menjangan Raya Ciputat Timur dan mencari jalur alternatif hingga perbaikan selesai dilakukan.(WartainBanten)

Ketua Dekranasda Banten Bangga Hadirnya Raya Series, Fesyen Lokal Bernilai Budaya

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Januari 2026  — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyatakan kebanggaannya atas hadirnya jenama fesyen lokal Raya Series yang menampilkan busana perempuan bernilai budaya dan berdaya saing. Ia menilai kehadiran jenama tersebut menjadi bukti bahwa industri fesyen lokal Banten mampu tumbuh dengan mengedepankan kreativitas, identitas budaya, dan keberlanjutan.

Hal itu disampaikan Tinawati saat menghadiri peluncuran Raya Series Women Wear di Hotel Aston Serang, Sabtu (10/1/2026). Menurutnya, koleksi yang ditampilkan tidak hanya indah dan elegan, tetapi juga merefleksikan karakter perempuan Indonesia yang anggun, kuat, dan berdaya.

“Melalui koleksi karya women wear, saya melihat bagaimana nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam desain yang modern namun tetap berakar pada kearifan lokal,” ujarnya.

Tinawati meyakini Raya Series dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Banten dan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri fesyen daerah. Selain itu, kehadiran jenama lokal seperti Raya Series dinilai dapat membawa keberkahan serta menjadi langkah maju bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.

Ia juga berharap koleksi tersebut tidak hanya sukses di pasar, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi pelaku fesyen lainnya untuk terus berinovasi. Menurutnya, keberanian beradaptasi dengan tren harus tetap diiringi dengan komitmen menjunjung nilai lokal dan prinsip keberlanjutan.

“Saya berharap Raya Series women wear ini tidak hanya sukses di pasar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lahirnya karya-karya lain yang berani berinovasi, adaptif terhadap tren namun tetap menjunjung nilai lokal dan keberlanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tinawati menegaskan Dekranasda Banten terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM, perajin, dan desainer lokal agar dapat tumbuh dan naik kelas. Industri fesyen, khususnya segmen women wear, dinilainya memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi etalase budaya daerah di tingkat nasional maupun global.

“Inilah wajah industri fesyen yang kita dorong bersama,” pungkasnya.

Founder Women Wear, Mauvika Amalia, menyampaikan bahwa Raya Series telah direncanakan sejak Mei 2025 dan diluncurkan dengan menghadirkan sekitar 50 model busana untuk anak-anak hingga dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

Ia mengapresiasi dukungan Dekranasda Provinsi Banten yang menjadi motivasi untuk terus berkarya di bidang fesyen. Menurutnya, koleksi Raya Series cocok digunakan untuk momen hari raya, kebersamaan keluarga, maupun berbagai acara lainnya.(WartainBanten)

Dari Khatmandu ke Tanah Air: Prestasi Ricky Atonasio Soares di Tinju Asia Junior V 1985

0

Wartain Banten | Olahraga | 10 Januari 2026  — Nama Ricky Atonasio Soares pernah menjadi kebanggaan Indonesia di pentas tinju amatir Asia. Mantan petinju Indonesia itu mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara pada Kejuaraan Tinju Asia Junior V yang digelar di Khatmandu, Nepal, pada 1985.

Keberhasilan Ricky kala itu tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menandai kiprah Indonesia di ajang tinju tingkat Asia. Bertarung melawan petinju-petinju muda terbaik dari berbagai negara, Ricky menunjukkan teknik, daya juang, dan mental tanding yang kuat hingga mampu berdiri di podium tertinggi.

Gelar juara Asia Junior V tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier tinju Ricky Atonasio Soares. Prestasi itu sekaligus memperlihatkan potensi besar petinju muda Indonesia di kancah internasional pada era 1980-an, ketika persaingan tinju amatir Asia dikenal sangat ketat.

Sekembalinya ke Tanah Air, kemenangan di Khatmandu membawa nama Ricky semakin dikenal di lingkungan olahraga tinju nasional. Ia menjadi inspirasi bagi generasi petinju muda Indonesia untuk berani bermimpi dan bersaing di level internasional.

Meski kini telah pensiun dari ring, prestasi Ricky Atonasio Soares di Kejuaraan Tinju Asia Junior V 1985 tetap dikenang sebagai bagian dari sejarah tinju Indonesia sebuah bukti bahwa atlet nasional mampu menorehkan prestasi membanggakan di panggung Asia.(WartainBanten)

Respon layanan Call Center 110, Polsek Mataram Gercep Tangani Dugaan Penganiayaan di Kos Alamanda

0

Respon layanan Call Center 110, Polsek Mataram Gercep Tangani Dugaan Penganiayaan di Kos Alamanda

Warta.in
Mataram, NTB — Kepolisian Sektor (Polsek) Mataram menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 Polresta Mataram. Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengerusakan yang terjadi di Kos Alamanda, Jalan Setia Budi, Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram, Sabtu (10/01/2026) dini hari.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan, aduan diterima sekitar pukul 02.15 WITA dari seorang saksi berinisial F, yang merupakan rekan korban.

“Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi dan memastikan korban mendapatkan penanganan awal,” ujar AKP Mulyadi.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, korban berinisial TH (26), seorang perempuan asal Narmada, Lombok Barat, diduga menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri berinisial LMR (29), pria asal Mambalan, Kecamatan Gunungsari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.10 WITA, diduga dipicu oleh kesalahpahaman saat korban baru pulang berbelanja bersama rekannya.

“Terduga pelaku diduga tersulut emosi hingga melakukan pemukulan terhadap korban. Akibatnya, korban mengalami luka lebam dan mengeluh sakit pada lengan kanan. Selain itu, terdapat laporan pengerusakan barang di lokasi kejadian,” jelas Kapolsek.

Untuk kepentingan proses hukum, Polsek Mataram telah mengarahkan korban menjalani pemeriksaan medis. “Korban kami arahkan untuk melakukan visum et repertum di RS Bhayangkara Mataram sebagai alat bukti sah dalam proses penyidikan,” tegas AKP Mulyadi.

Saat ini, penanganan perkara tersebut telah dikoordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Mataram guna pendalaman lebih lanjut. Kapolsek Mataram mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri apabila menemukan atau mengalami kejadian darurat di lingkungan sekitar. “Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.(sr/hpntb)

 

 

 

Milad ke-35 Al-Amanah Al-Bantani, Wagub Dimyati Puji Sumbangsih Lembaga untuk Bangsa

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10 Januari 2026  — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi atas peran strategis Yayasan Al-Amanah Al-Bantani dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Banten. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Gebyar Milad ke-35 Yayasan Al-Amanah Al-Bantani di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/1/2026).

Dalam sambutannya, Dimyati menekankan keberhasilan yayasan ini sebagai lembaga pendidikan komprehensif yang mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan, iman, dan takwa. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan seperti Al-Amanah Al-Bantani menjadi sumbangsih nyata bagi bangsa dan negara.

“Kehadiran lembaga pendidikan seperti Al-Amanah Al-Bantani merupakan bentuk sumbangsih nyata kepada bangsa dan negara, karena ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Dimyati.

Wagub menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta dalam membangun sektor pendidikan guna mencetak generasi unggul dan berakhlak.

“Seiring perkembangan teknologi yang semakin modern, sekolah juga harus mulai menguatkan teknologi informasi agar tidak tertinggal dan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Gebyar Milad ke-35 berlangsung meriah sebagai ajang silaturahmi yang dihadiri pengurus yayasan, pendidik, peserta didik, alumni, serta tokoh agama dan masyarakat.(WartainBanten)

Program Bang Andra Wujudkan Jalan Kopi, Akses Warga Jatiuwung Kian Lancar

0

Wartain Banten | Pemerintahan | 10  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni meresmikan ruas Jalan Kopi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Sabtu (10/1/2026). Pembangunan jalan dengan konstruksi beton tersebut merupakan bagian dari Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat.

Ruas Jalan Kopi dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu akses utama menuju Kawasan Industri Jatake serta berbagai fasilitas umum di sekitarnya. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga dan distribusi logistik di kawasan tersebut diharapkan semakin lancar.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan langkah penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antarpemangku kepentingan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh warga.

“Mari kita koordinasikan pembangunan di Provinsi Banten. Semakin cepat kita berkoordinasi, semakin cepat kita membantu masyarakat. Kuncinya tidak boleh saling menyalahkan, tetapi saling berkoordinasi,” ujar Andra Soni.

Gubernur menyatakan bahwa Pasir Jaya merupakan kawasan dengan aktivitas industri dan investasi yang tinggi, namun lemahnya koordinasi sebelumnya membuat pembangunan infrastruktur belum optimal. Ia bersyukur, memasuki bulan kesebelas masa pemerintahannya, sinergi yang terbangun mampu mempercepat perbaikan infrastruktur vital di wilayah tersebut.

Realisasi Program Bang Andra

Gubernur melaporkan bahwa Pemprov Banten melalui Dinas PUPR dan Perkim sedang membangun jalan di sekitar 1.500 titik dengan panjang bervariasi.

“Program Bang Andra merupakan Bangun Jalan Desa Sejahtera agar mudah diingat. Program ini menyasar pembangunan jalan di desa maupun kelurahan,” jelasnya.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Bang Andra yang menyasar jalan di desa dan kelurahan, sekaligus sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat, harapan rakyat, dan ketentuan hukum.

Sinergi Pemprov dan Pemkot

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengapresiasi respons cepat Pemprov Banten terhadap aspirasi masyarakat melalui pembangunan Jalan Kopi lewat Program Bang Andra.

“Ini adalah bentuk aspirasi masyarakat kami. Alhamdulillah, Jalan Kopi sudah dibangun melalui program Bang Andra. Mudah-mudahan kolaborasi dan sinergi Pemprov Banten dengan Pemkot Tangerang terus berlanjut,” tutur Maryono.

Ia berharap sinergi Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang terus berlanjut, serta menegaskan komitmen Pemkot dalam mendukung infrastruktur penunjang, termasuk penanganan banjir melalui penganggaran khusus dan penyediaan mesin penyedot air pada 2026.

Dampak Langsung bagi Warga

Ketua RW 004 Pasir Jaya, Yopi Sudrajat, menyatakan Jalan Kopi merupakan akses vital yang sebelumnya rusak parah dan sering tergenang, sehingga menghambat aktivitas warga, pekerja, dan pelajar.

“Dulu anak-anak sekolah sering harus melepas sepatu agar tidak basah saat melintas. Masyarakat Pasir Jaya mengucapkan terima kasih banyak kepada Gubernur Andra Soni karena jalan ini sudah dibangun,” ungkap Yopi.

Pada peresmian itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako serta bantuan operasional bagi musala dan guru mengaji setempat.(WartainBanten)