Pontianak – Hamdani, FIDE Arbiter (FA) asal Indonesia, Provinsi Kalimantan Barat dipercaya memimpin jalannya turnamen catur internasional bergengsi, 21st Malaysian Chess Festival 2026, di Kuala Lumpur, Malaysia. Jum’at 28/08/ 2026.
Menurut Hamdani, kepada awak media saat dikonfirmasi melalui lWhatsApp menjelaskan, bahwa ajang ini seluruh nomor pertandingan dillaksanakan dari tanggal 28 Agustus hingga 6 September 2026 sepuluh hari di KL Gateway Mall Kuala Lumpur.”menurut nya.
“Ada 9 event catur yang ditandingkan di Malaysian Chess Festival ke 21 ini. Adapun nomor pertandingannya yakni meliputi nomor pertandingan catur standar, rapid dan blitz. Selain itu ada juga nomor catur perorangan dan beregu untuk senior dan Veteran serta kategori challengger. Selain itu ada juga catur untuk kelas junior dari usia 8, 10, 12, 14, 16 dan 18 tahun”, jelasnya pada media ini.
Peserta yang mengikuti pertandingan catur datang dari berbagai negara.
Ada dari negara pusat catur asia seperti India dan China. Juga ada Vietnam, Philipina, Inggris, Australia, Singapura, Indonesia dan tuan rumah Malaysia.
“Alhamdulillah saya bersyukur dapat kesempatan menjadi wasit di pertandingan catur tingkat internasional Malaysian Chess Festival 2026. Ini kali kedua saya menjadi wasit di sini.

Yang pertama MCF pada tahun 2022. Banyak hal positif yang didapat selain ilmu dan pengalaman perwasitan” terang wasit FA pertama di Kalbar.
Menjadi wasit catur tingkat internasional menurut Hamdani bukanlah perkara mudah. Banyak hal yang harus dipersiapkan baik dari keilmuan maupun pengalaman dilapangan.
“Yang paling utama adalah kapasitas, dedikasi dan trust yang harus kita bangun serta mampu menempatkan diri serta bertindak profesional dalam memimpin turnamen ” ungkap Hamdani yang merupakan satu satunya wasit catur bersertifikat internasional yang dimiliki provinsi Kalimantan Barat.
Wasit adalah seorang pengadil dilapangan yang dituntut bersikap adil, objektif dan tidak berpihak kepada siapapun.
Menjadi wasit catur bersertifikat internasional tidaklah mudah. Calon wasit harus lulus pelatihan resmi FIDE.
Lulus ujian pengetahuan aturan, serta memiliki pengalaman menjadi wasit di turnamen Fide Rated sebelum mendapatkan gelar wasit internasional yang disahkan oleh FIDE selaku induk organisasi catur dunia.
Sementara itu, ada tiga pecatur junior Kalbar yang mengikuti Malaysian Chess Festival.
Mereka adalah Edrick Ricardo Edvin dan Justin Tan yang akan bertanding di kategori Usia 10 tahun serta Vincent Ricardo Edvin yang bermain di usia 14 tahun.
“Peluang mereka untuk meraih prestasi cukup besar, mengingat pada Malaysia Chess Festival tahun 2025 mereka meraih medali perunggu.
Apalagi tahun ini berdasarkan elo rating Edrick diunggulkan di peringkat 1 sedangkan Justin Tan di posisi tiga,” jelas Hamdani































