32.1 C
Jakarta
Senin, April 13, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

H. Karya Tekankan Urgensi Infrastruktur Tani, Jalan Tegal Koneng Ditargetkan Mulai Dibangun Juni 2026

H. Karya Tekankan Urgensi Infrastruktur Tani, Jalan Tegal Koneng Ditargetkan Mulai Dibangun Juni 2026

SUBANG | Warta In Jabar – Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi Partai Golkar, H. Karya, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar di Desa Rawa Mekar.

Dalam pertemuan bersama warga, politisi senior dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Blanakan, Ciasem, dan Patokbeusi ini menyampaikan bahwa perbaikan Jalan Tegal Koneng menjadi salah satu prioritas yang ditargetkan mulai direalisasikan pada Juni 2026.

Warga secara langsung menyampaikan kondisi jalan poros desa di wilayah Tegal Koneng sepanjang kurang lebih 200 meter yang saat ini dinilai rusak dan menghambat aktivitas masyarakat. Selain itu, usulan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) juga menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran distribusi hasil pertanian.

H. Karya menilai, infrastruktur pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas petani serta mendorong tercapainya swasembada pangan di daerah.

“Pembangunan jalan usaha tani sangat penting untuk menunjang aktivitas petani. Akses yang baik akan mempermudah pengangkutan hasil panen dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan dikawal secara serius agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan daerah dan direalisasikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Kegiatan reses yang berlangsung pada 9 hingga 15 April 2026 ini dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memastikan kebutuhan riil di lapangan dapat diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD.

H. Karya juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Ini bukan sekadar usulan, tetapi kebutuhan nyata masyarakat yang harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Berita Terkait