Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Kapolres Muara Enim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cega Karhutla DiSungai Rotan

Warta In

“MUARA ENIM ,”Kepolisian Resor Muara Enim memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan membangun kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait di wilayah Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.

Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. melalui kunjungan kerja sekaligus sosialisasi kesiapsiagaan pencegahan dan penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Camat Sungai Rotan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.45 WIB tersebut menjadi forum konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kesiapan menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Rotan yang memiliki karakteristik lahan gambut dan dinilai memiliki potensi kerawanan kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Muara Enim didampingi Kabag Ops Polres Muara Enim KOMPOL Herry Widodo, S.H., serta Kasat Narkoba Polres Muara Enim IPTU Yurico, S.E. Hadir pula Kapolsek Sungai Rotan IPTU Suhendri, S.Kom., Danramil 404-01 Gelumbang KAPTEN Inf. Sutrisno, unsur Kecamatan Sungai Rotan, KUA, Dinas Pertanian, Puskesmas, BPBD dan Damkar, para kepala desa se-Kecamatan Sungai Rotan, perwakilan perusahaan, masyarakat peduli api, tokoh masyarakat dan agama, insan pers serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Kita harus tetap menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak-pihak terkait dalam penanggulangan Karhutla. Antisipasi daerah-daerah yang rawan dan tetap berhati-hati dalam setiap penanganan Karhutla,” ujar Kapolres Muara Enim.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan satu institusi. Kesiapsiagaan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk segera mengambil langkah awal apabila menemukan adanya titik api. Jika kondisi api mulai membesar dan membutuhkan penanganan lebih lanjut, masyarakat diminta segera melibatkan unsur terkait agar dapat dilakukan penanggulangan secara cepat dan terkoordinasi.

“Apabila masyarakat menemukan titik api, segera padamkan. Apabila api membesar, segera ajak pihak stakeholder terkait. Mari bersama-sama Forkopimcam menjaga wilayahnya jangan sampai ada titik api,” tegasnya.

Kapolres Muara Enim juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah menghadapi ancacman Karhutla. Keterbatasan sarana dan peralatan, menurutnya, harus dijawab dengan kekuatan sinergi dan kebersamaan seluruh elemen.

“Jangan sampai kita kalah sama api, biar api yang kalah sama kita. Walaupun alat yang kita punya terbatas, kita harus bersatu padu menanggulangi Karhutla,” tegas AKBP Hendri Syaputra.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat peduli api dan tamu undangan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan peralatan pemadam kebakaran sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.

Polres Muara Enim bersama jajaran juga akan terus melakukan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, koordinasi bersama unsur Forkopimcam dan pemerintah desa, pemantauan titik panas (hotspot), patroli pada wilayah rawan, serta pengumpulan informasi terkait potensi terjadinya Karhutla.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan Karhutla dilakukan secara cepat, terpadu dan terukur. Di sisi lain, apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan, proses penegakan hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kabid Humas Polda Sumsel KOMBES POL. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan komitmen dan partisipasi seluruh elemen, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, dunia usaha hingga masyarakat.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas satu institusi. Dibutuhkan sinergi, kepedulian dan kesiapsiagaan seluruh pihak. Langkah yang dilakukan Polres Muara Enim di Sungai Rotan merupakan bentuk upaya preventif untuk memastikan potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin,” ujar Kabid Humas.

Ia menambahkan, Polda Sumsel bersama seluruh jajaran terus mendorong penguatan langkah preventif, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat membahayakan lingkungan, kesehatan, keselamatan masyarakat serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi. Bila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla, segera laporkan dan lakukan koordinasi dengan petugas maupun pihak terkait. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula dapat dilakukan penanganan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi kesiapsiagaan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kecamatan Sungai Rotan berakhir sekitar pukul 14.10 WIB dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.

Melalui penguatan sinergi lintas sektor tersebut, Polres Muara Enim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga wilayah Kabupaten Muara Enim dari ancaman Karhutla sekaligus memastikan perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat dapat dilakukan secara optimal.

(Zulkifli/hms)

Berita Terkait