29.6 C
Jakarta
Kamis, April 30, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Tahun 2026, RSUDMA Sumenep Targetkan Penguatan Kapasitas Layanan Kesehatan Cepat,Tepat dan Akurat

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menetapkan tahun 2026 sebagai momentum peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menargetkan penguatan kapasitas layanan, baik dari aspek fasilitas, sumber daya manusia, hingga sistem pelayanan berbasis digital.

Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati,M.Kes, mengatakan strategi pengembangan difokuskan pada optimalisasi layanan agar masyarakat dapat memperoleh penanganan medis secara maksimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Penguatan ini kami lakukan secara bertahap, dengan memanfaatkan status rumah sakit yang kini telah meningkat menjadi tipe B, sehingga mampu menangani kasus yang lebih kompleks,” kata Erliyati, Kamis (30/04/26).

Dengan peningkatan status tersebut, RSUDMA kini memiliki kapasitas layanan yang lebih luas, termasuk penanganan gawat darurat selama 24 jam melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan Intensive Care Unit (ICU), serta PICU dan NICU untuk perawatan pasien anak dan bayi.

Selain itu, pengembangan layanan spesialis juga terus didorong, khususnya pada bidang jantung dan paru sebagai bagian dari peningkatan layanan unggulan di tahun 2026.

Di sisi lain, RSUD juga mempercepat penerapan digitalisasi dalam sistem pelayanan. Optimalisasi sistem antrean berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan.

“Dengan sistem ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring, sehingga waktu tunggu dapat ditekan dan pelayanan menjadi lebih efisien,” katanya.

Ia menegaskan, fokus utama di tahun ini adalah menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berbasis teknologi, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan pasien.

Tak hanya itu, RSUDMA juga berupaya memperluas akses layanan bagi peserta BPJS Kesehatan, agar seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan tanpa kendala administratif maupun keterbatasan fasilitas.

Dengan dukungan tenaga medis, pemerintah daerah, serta berbagai mitra, RSUDMA Sumenep menargetkan penguatan peran sebagai rumah sakit rujukan di wilayah timur Madura.

“Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah sepanjang tahun 2026,” tegasnya.(hrs)

Berita Terkait