26.1 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Tinjau Pembangunan Flyover Unyur, Gubernur Andra Soni Siapkan Rp 25 Miliar untuk Atasi Kemacetan

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 November 2025  — Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau lokasi pembangunan Frontage Flyover Unyur di Kota Serang sebagai langkah percepatan penanganan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Kaligandu–Unyur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar dalam APBD 2026 untuk memastikan proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.

Flyover Unyur dirancang untuk memisahkan arus lalu lintas dari perlintasan kereta api yang selama ini menjadi titik kemacetan utama. Dengan adanya jalur alternatif tersebut, kendaraan tidak lagi harus berhenti menunggu kereta melintas, sehingga pergerakan lalu lintas menjadi lebih lancar dan aman.

“Rencananya sudah lama, tapi terkendala fiskal,” ujar Andra Soni pada Rabu (19/11/2025).

Gubernur menegaskan bahwa setiap pembangunan fisik yang dilakukan Pemprov Banten harus terukur, tepat sasaran, dan mengutamakan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang memberikan dampak langsung pada mobilitas warga harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Yang paling bermanfaat untuk masyarakat harus didahulukan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pembangunan frontage tersebut. Ia mengungkapkan bahwa izin dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebenarnya sudah keluar sejak 2023, tetapi realisasinya tertunda karena keterbatasan anggaran daerah.

“Kami terbantu sekali oleh provinsi. Kalau tidak dialihkan ke frontage, kemacetan bisa luar biasa,” kata Budi.

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menyampaikan bahwa Pemprov Banten telah menyiapkan anggaran Rp 25 miliar untuk pembangunan frontage Flyover Unyur pada 2026. Tender proyek direncanakan berlangsung pada Desember 2025 sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai awal 2026. Flyover tersebut memiliki panjang 280 meter, dengan struktur jembatan sekitar 80 meter.

Selama proses pembangunan, sebagian badan jalan akan ditutup dan rekayasa lalu lintas akan diumumkan lebih awal kepada masyarakat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum