30.7 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Gubernur Andra Soni Groundbreaking Sekolah Rakyat SMA di Pandeglang, Target Rampung Agustus 2026

Wartain Banten | Pemerintahan | 12  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dipusatkan di Jalan Ciomas, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (12/1/2026).

Pembangunan ini menandai dimulainya konstruksi dua unit Sekolah Rakyat tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Banten, masing-masing berlokasi di Desa Koranji, Kabupaten Pandeglang, serta di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Proyek strategis ini ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas diluncurkannya program Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Kami mewakili masyarakat Banten mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah meluncurkan program Sekolah Rakyat. Di Provinsi Banten saat ini dialokasikan empat Sekolah Rakyat, yang terdiri atas dua tingkat SMA dan dua sekolah terintegrasi,” ujar Andra Soni.

Gubernur menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI, khususnya Asta Cita keempat yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), serta Asta Cita keenam yang berfokus pada pembangunan dari desa.

Menurut gubernur, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Kami meyakini niat tulus Presiden adalah memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk mendapatkan pendidikan. Sekolah ini akan menjadi pusat pendidikan dengan fasilitas yang baik, nyaman, dan aman. Ini adalah tempat anak-anak kita memelihara harapan untuk masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menekankan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama dalam memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen penuh untuk mengawal pembangunan Sekolah Rakyat hingga selesai.

“Pemprov Banten akan berkoordinasi secara intensif agar pembangunan selesai tepat waktu. Dukungan fasilitas penunjang juga akan kami siapkan,” imbuhnya.

Sinergi Infrastruktur Lewat Program “Bang Andra”

Pemprov Banten mendukung akses menuju fasilitas pendidikan melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang saat ini berjalan di 61 titik jalan desa.

Selain itu, Gubernur menilai program aksi cepat Presiden Prabowo berdampak signifikan, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga pada percepatan swasembada pangan dan Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau lebih dari dua juta penerima manfaat di Banten.

Koordinasi Pelebaran Jalan Menuju Banten International Stadium

Gubernur Andra Soni membahas rencana pelebaran Jalan Raya Serang–Pandeglang bersama Kementerian PUPR guna meningkatkan akses menuju Banten International Stadium (BIS).

“Stadion kita memiliki kapasitas sekitar 30 ribu penonton, namun belum pernah diizinkan menampung lebih dari 5 ribu penonton. Kendalanya adalah akses Jalan Raya Serang–Pandeglang yang belum memadai untuk kegiatan berskala besar,” jelas Andra.

Keterbatasan akses jalan selama ini menjadi kendala pemanfaatan stadion berkapasitas 30 ribu penonton. Pelebaran jalan diharapkan didukung Pemerintah Pusat, seiring rencana Banten mengajukan diri sebagai tuan rumah PON dan menjadikan BIS sebagai pusat kegiatan masyarakat.

“Banten memiliki sejumlah venue olahraga yang mendukung pelaksanaan PON, termasuk Banten International Stadium (BIS). Kami berharap stadion ini dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat, layaknya stadion di kota-kota besar lain di Indonesia,” pungkasnya.

Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Banten Kementerian PUPR, Astri Paramita, menegaskan bahwa pembangunan empat Sekolah Rakyat di Banten merupakan hasil kolaborasi lintas pihak sebagai upaya nyata mewujudkan pendidikan yang inklusif dan meningkatkan kualitas pendidikan.(WartainBanten)ga`

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum