Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Februari 2026 — Pada tahun pertama kepemimpinan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah, Pemerintah Provinsi Banten mencatat capaian positif pada target indikator makro dalam RPJMD 2025–2029, bahkan sebagian melampaui target nasional.
Tahun 2025, RPJMD menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro yang menjadi tolok ukur kinerja pembangunan daerah. Indikator tersebut, yang dirilis setiap tahun oleh Badan Pusat Statistik, meliputi IPM, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, persentase penduduk miskin, gini ratio, PDRB, kontribusi PDRB provinsi, serta indeks kualitas lingkungan hidup.
Pada 2025, Provinsi Banten mencatat kinerja makro yang melampaui sejumlah target RPJMD. IPM mencapai 77,25 poin, melampaui target 76,50 dan menempatkan Banten di tujuh besar nasional kategori IPM tinggi.
Pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,37 persen (yoy), melampaui target 2025 sebesar 5,20 persen dan melanjutkan capaian di atas target pada 2024. Pertumbuhan ditopang sektor industri pengolahan, konstruksi, dan pertanian, seiring lonjakan realisasi investasi menjadi Rp130,2 triliun pada 2025 dari Rp105,64 triliun pada 2024.
Jumlah penduduk bekerja meningkat menjadi 5,80 juta orang pada Februari 2025. Persentase penduduk miskin terealisasi 5,51 persen, mendekati target 5,50 persen.
PDRB per kapita mencapai Rp74,67 juta atau 103 persen dari target, sementara kontribusi terhadap PDRB nasional sebesar 3,96 persen dari target 4 persen. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup juga melampaui target, terealisasi 69,12 dari target 66,92.
Capaian indikator makro Provinsi Banten diperkuat oleh kinerja tata kelola pemerintahan yang solid. Pemprov Banten sembilan kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan daerah. Indeks SPBE 2025 meningkat menjadi 3,69 (kategori sangat baik), sementara nilai Integritas Pemerintah Daerah melalui SPI mencapai 73,22.
Kualitas kebijakan juga membaik dengan predikat “Sangat Baik” pada Indeks Kualitas Kebijakan 2025 serta kembali meraih predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dengan skor 96,45.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Banten masuk 10 besar nasional peringkat ke-9 dari 34 provinsi dengan status kinerja tinggi serta meraih kategori A (Sangat Baik) dalam evaluasi kinerja pelayanan publik 2025.(WartainBanten)































