30.6 C
Jakarta
Sabtu, Februari 28, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Pemprov Banten Rampungkan Jalan Desa Luwuk–Grewel, Topang 200 Hektare Sawah di Cimarga

Wartain Banten | Pemerintahan | 28 Februari 2026  — Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merampungkan pembangunan jalan desa Luwuk–Grewel di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Jalan tersebut kini menjadi penopang aktivitas pertanian di kawasan seluas kurang lebih 200 hektare sawah.

Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau langsung ruas jalan yang telah selesai dibangun pada Jumat (27/2/2026). Jalan sepanjang 2,9 kilometer dengan lebar 3 meter itu dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten dengan total anggaran sebesar Rp6,5 miliar.

Pembangunan jalan desa ini merupakan bagian dari Program Banten Bagus melalui turunan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan sekaligus mendorong produktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Andra Soni mengatakan, sebelum jalan dibangun, para petani harus mengeluarkan biaya angkut gabah sekitar Rp10 ribu per karung akibat kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui kendaraan.

“Dengan kondisi jalan yang sekarang sudah baik, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya angkut. Mereka bisa membawa sendiri hasil panennya,” ujarnya.

Menurutnya, pengurangan biaya produksi tersebut secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan petani. Selain itu, akses yang lebih baik juga memperlancar distribusi hasil panen ke pasar serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Ia menegaskan, Pemprov Banten akan terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan desa seiring dengan membaiknya kondisi keuangan daerah.

“Mudah-mudahan keuangan provinsi semakin baik sehingga pembangunan jalan desa bisa kita tingkatkan,” katanya.

Pada tahun anggaran 2026, program Bang Andra membangun 11 ruas jalan dengan prioritas mendukung ketahanan pangan dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Di Kecamatan Cimarga, gubernur juga meninjau jaringan irigasi pertanian Desa Karyajaya serta mendorong sinergi pemerintah daerah dan desa agar penguatan irigasi menjangkau lebih banyak areal sawah.

Ketua RT Kampung Ranca, Uswani, menyebut sebelum diperbaiki, jalan Luwuk–Grewel rusak parah sehingga petani harus menggunakan jasa panggul untuk mengangkut hasil panen.

“Sekarang jalannya sudah bagus, petani tidak lagi dibebani biaya angkut. Semua bisa dibawa sendiri,” ujarnya.

Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Banten atas pembangunan jalan desa yang dinilai berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Ia menyebut 200 hektare sawah di Desa Karyajaya sangat bergantung pada akses jalan, dan setelah dibangun, petani tak lagi menanggung biaya mobilisasi gabah sehingga mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lebak.

“Setelah jalan dibangun, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya mobilisasi gabah kering panen. Ini sangat mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lebak,” kata Hasbi.

Program Bang Andra yang diinisiasi Gubernur Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah dinilai menjadi instrumen pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Banten.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum