Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Tradisi Lamaran Tetap Relevan, Perkuat Hubungan dan Komunikasi Keluarga

Wartain Banten | Artikel | 07 Juni 2026  — Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin modern, tradisi lamaran masih menjadi bagian penting dalam rangkaian menuju pernikahan. Bukan sekadar seremoni atau formalitas, lamaran dinilai memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan, membangun komunikasi, serta menyatukan dua keluarga sebelum pasangan melangkah ke jenjang pernikahan.

Pasangan Fariz Maulana dan Amelia Andriyani memilih menjalankan tradisi lamaran, Sabtu, 6 Juni 2026, dengan konsep yang lebih sederhana dan menyesuaikan kebutuhan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai utama dari lamaran bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan pada makna silaturahmi, komunikasi, dan penghormatan terhadap keluarga.

Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak dapat saling mengenal lebih dekat, menyampaikan maksud dan tujuan pernikahan, serta membahas berbagai hal yang berkaitan dengan rencana kehidupan rumah tangga pasangan.

Selain mempererat hubungan antarkeluarga, prosesi lamaran juga memberikan kesempatan bagi orang tua dan anggota keluarga untuk terlibat dalam persiapan pernikahan. Keterlibatan tersebut dapat memperkuat dukungan sosial dan emosional bagi calon pengantin dalam menghadapi kehidupan berumah tangga.

Dengan berbagai nilai positif yang terkandung di dalamnya, tradisi lamaran diperkirakan akan tetap bertahan dan relevan di tengah perkembangan zaman. Sebagai langkah awal menuju pernikahan, lamaran menjadi ruang untuk memperkuat hubungan, membangun komunikasi yang sehat, serta menciptakan fondasi yang kokoh bagi kehidupan keluarga di masa mendatang.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum