Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Bupati Muba Sambut Kajati Sumsel, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan Daerah

Warta.in Musi Banyuasin.SEKAYU, – Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH bersama Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, Kajari Muba Dr. Aka Kurniawan SH MH, Forkopimda, serta jajaran Pemkab Muba menyambut kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Dr. Ketut Sumedana SH MH di Kantor Kejaksaan Negeri Muba, Rabu (10/6/2026).

Hadir juga Sekda Muba Drs H Syafaruddin MSi, Kepala Bappeda Muba Dr H Mursalin SE MM, Plt Inspektur Muba Dian Marvita SH, Plt Asisten II Setda Muba Akhmad Toyobir SSTP MM, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri SH, dan Kabag Prokopim Setda Muba M Agung Perdana SSTP MSi.

Dalam sambutannya, Bupati Toha menegaskan komitmen Pemkab Muba untuk terus mendukung peningkatan sarana dan prasarana institusi penegak hukum, termasuk Kejari Muba, sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Pemkab Muba berkomitmen mendukung penataan fasilitas publik pada instansi vertikal, termasuk Kejaksaan Negeri Muba. Ini merupakan wujud sinergi dalam meningkatkan pelayanan hukum bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bupati, hubungan Pemkab Muba dan Kejari Muba selama ini telah berkembang menjadi kolaborasi strategis, terutama melalui pendampingan hukum pemerintahan daerah, program Jaksa Pengacara Negara, serta penyelesaian berbagai persoalan hukum di lapangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Muba dan masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kajati Sumsel. Kehadiran beliau menjadi energi positif untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Toha juga mengapresiasi peresmian sejumlah fasilitas baru di Kejari Muba, yakni Gedung Barang Milik Negara (BMN), Klinik, Perpustakaan Adhyaksa, dan Kantin Kejaksaan Negeri Muba.

Kajari Muba Dr. Aka Kurniawan SH MH menjelaskan bahwa Kabupaten Muba memiliki tantangan hukum yang cukup kompleks, mulai dari tindak pidana narkotika, pencurian, konflik pertanahan hingga illegal drilling. Karena itu, koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda terus diperkuat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Muba terhadap pembangunan fasilitas Kejari Muba melalui hibah daerah. Namun, mulai tahun 2027 Kejari Muba tidak lagi menerima hibah dari pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keuangan daerah.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan Pemkab Muba dalam menunjang pelayanan institusi,” ujarnya.

Sementara itu, Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana SH MH menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kejaksaan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta penegakan hukum di Sumatera Selatan.

Kajati juga mengapresiasi kinerja Kejari Muba yang berhasil menyelamatkan aset daerah berupa lahan perkebunan seluas sekitar 600 hektare senilai Rp127 miliar yang akan dikembalikan kepada Pemkab Muba.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam menjaga dan mengembalikan aset negara untuk kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah. Kita harus terus saling mendukung dan menjaga kepentingan masyarakat bersama,” pungkasnya.(Albert team)

Berita Terkait